SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵ

1
SKL 2009 : LARUTAN

Menjelaskan
siIat-siIat
larutan, metode
pengukuran
dan
terapannya.

4 Menganalisis data daya hantar listrik beberapa larutan
4 Mendeskripsikan konsep pH larutan
4 Menghitung konsentrasi asam/basa pada proses titrasi asam basa
4 Menganalisis siIat larutan penyangga
4 Menghitung 5H larutan garam yang terhidrolisis
4 Menyimpulkan terbentuknya endapan/larutan dari data
sp

4 Menyimpulkan siIat koligatiI larutan berdasarkan data
4 Menganalisis diagram PT yang berkaitan dengan siIat koligatiI larutan
4 Menyimpulkan penerapan siIat koloid di dalam kehidupan sehari-hari



























Ringkasan Materi

SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page Ŷ

2
PiIihIah satu jawaban yang paIing tepat.
Perhatikan data percobaan daya hantar listrik berbagai larutan di bawah ini:
Larutan Nyala Timbul
gelembung gas terang redup
P
Q
R
S
T
v
-
-
-
v
-
-
v
-
-
v
-
v
v
v
Larutan yang tergolong elektrolit lemah adalah . . . .
A. P
B. Q
C. R
D. S
E. T
2 Perhatikan data daya hantar listrik berbagai bahan berikut.
Zat Padatan Lelehan Larutan
P Baik Baik -
Q Buruk Buruk Buruk
R Buruk Buruk Baik
S Buruk Baik Baik
Zat yang tergolong senyawa kovalen adalah . . . .
A. P, Q,d an R
B. Q, R, dan S
C. Q dan R
D. R dan S
E. Q saja



3 Perhatikan data pengujian daya hantar listrik beberapa larutan:









1 2 4
Berdasarkan dayahantar listriknya, yang termasuk larutan elektrolit lemah dan non elektrolit adalah... .
A. 1 dan 2
B. 1 dan
C. 2 dan
D. 2 dan 4
E. dan 4




SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŷ








Hasil pengujian berbagai jenis larutan dengan suatu ekstrak bunga sebagai berikut:

Larutan yang diuji Warna ekstrak bunga
Asam cuka Merah
Air kapur Kuning
Larutan X Kuning
Larutan Y Merah
Larutan Z Merah
Larutan yang bersiIat asam adalah . . . .
A. asam cuka, larutan X, dan larutan Z
B. air kapur, larutan Y, dan larutan Z
C. asam cuka, larutan Y, dan larutan Z
D. air kapur, larutan X, dan larutan Z
E. asam cuka dan larutan X


5 Data hasil pengujian berbagai larutan sebagai berikut:
Daya Hantar Listrik Pengujian dengan Kertas Lakmus

Larutan pada Lampu pada Elektrode Lakmus Merah Lakmus Biru
1. menyala ada gas merah merah
2. menyala ada gas biru biru
. tidak menyala tidak ada gas merah biru
4. tidak menyala ada gas biru biru
5. tidak menyala ada gas merah merah

Berdasarkan data di atas, larutan yang merupakan basa lemah adalah . . . .
A. 1
B. 4
C. 2
D. 5
E.











SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page Ÿ

4
Suatu sampel air diuji dengan beberapa indikator, hasilnya disajikan dalam Tabel berikut:
o Idikator Trayek pH indikator Warna sampel + indikator
1 Metil merah 4 6 (merah-kuning) Kuning
2 Metil jingga 2 4 (merah kuning) Kuning
Bromtimol biru 6,2 7,6 (kuning biru) Biru
4 FenolItalein 8, 10 (tidak berwarna merah) Tidak berwarna
Berdasarkan data yang diperoleh, pH sampel air tersebut adalah antara . . . .
A. 4 6
B. 4 8,
C. 6 7,6
D. 6 8,
E. 7,6 8,
Seorang siswa akan menentukan pH larutan dengan beberapa larutan indikator berikut:

Larutan Indikator Trayek pH Trayek Warna
Metil merah 4,2 6, Merah kuning
PhenolItalein 8, 10,0 Tidak berwarna - merah
Brom timol biru 6,0 7,6 Kuning biru

Bila larutan yang diuji ternyata mempunyai pH antara 7,6 sampai 8, . Maka perubahan warna yang tepat
pada masing-masing larutan indikator yang digunakan adalah... .

Metil merah phenolftalein Brom Timol Biru
A. Kuning Tidak berwarna Kuning
B Kuning Tidak berwarna Biru
C. Kuning Merah Biru
D. Merah Tidak berwarna Kuning
E. Merah Merah Kuning

8 Aspirin merupakan obat penghilang rasa nyeri yang mengandung asam asetil salisilat dengan tetapan
ionisasi × 10
4
. Jika 0, mol aspirin dilarutkan dalam air hingga volumnya menjadi 100 mL, maka pH
larutan aspirin tersebut adalah . . . .
A. 2 log
B. log2
C. log 4
D. 4 log
E. 12 ¹ log

Sebanyak 10 mL cuka makan diencerkan dengan akuades hingga menjadi 100 mL. Ternyata, 10 mL dari
larutan yang telah diencerkan tersebut tepat bereaksi dengan 15 mL larutan NaOH 0,2 M. Berdasarkan
data tersebut, kemolaran cuka makan semula adalah . . . .
A. 0,15 M
B. 0,2 M
C. 0, M
D. 1,5 M

SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page Ź

5
E. M


Pada titrasi 25 cm

HCl 0,1 M dengan NaOH 0,1 M dengan indikator PP diperoleh data sebagai berikut:
o Volum aOH M yang
ditambahkan (mL)
Warna larutan setelah
penambahan aOH
1 22 Bening
2 24 Bening
25 Merah muda
4 27 Merah
5 29 Merah
Dari data di atas, titik netralisasi terdapat pada percobaan ke . . . .
A. 1
B. 2
C.
D. 4
E. 5
Sebanyak 20 tetes suatu larutan asam asetat dimasukkan ke dalam sebuah tabung reaksi. Setelah diberi 1
tetes larutan IenolItalein, larutan itu ditetesi dengan larutan NaOH 0,1 M. Diperoleh pengamatan
sebagai berikut.

Berdasarkan data yang diperoleh, kemolaran larutan asam cuka yang dititer adalah . . . .
A. 0,05 M
B. 0,07 M
C. 0,075 M
D. 0,08 M
E. 0,085 M
2 Perhatikan gambar titrasi larutan NaOH dengan H
2
SO
4
berikut ini:


umlah tetes aOH yang
ditambahkan
Warna larutan
10 Tidak berwarna
14 Tidak berwarna
15 Merah muda
16 Merah
17 Merah

Volume larutan yang terdapat dalam labu erlenmeyer sebanyak 20 mL dengan
konsentrasi 0,1 M. Bila larutan yang keluar dari buret seluruhnya 10 mL, maka
konsentrasi larutan dalam buret adalah... .
A. 0,05 M
B. 0,10 M
C. 0,15 M
D. 0,20 M
E. 0,0 M




SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ź

6







3 Data perubahan pH suatu larutan:

Larutan pH awal
pH dengan penambahan sedikit
Air Basa Asam
5,60 5,80 6,00 5,00
5,40 5,40 5,40 5,40
5,20 5,40 5,60 4,80
V 8,20 8,00 8,80 7,80
V 9,20 9,00 9,60 8,70



Larutan yang mempunyai siIat penyangga adalah . . . .
A.
B.
C.
D. V
E. V










Gunakan wacana berikut untuk menjawab soal nomor dan 5
Seorang siswa melakukan 5 kali proses pencampuran asam dengan basa sebagai berikut:

Perobaan NH

0,2 M HCl 0,2 M
1 10 mL 10 mL
2 10 mL 20 mL
20 mL 10 mL
4 0 mL 25 mL
5 25 mL 25 mL
(
-
NH

÷ 1 x 10
-5
)
Percobaan yang menghasilkan larutan penyangga adalah... .
a. 1 dan 2
b. 2 dan 4
c. 2 dan 5

SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page Ż

7
d. dan 4
e. 4 dan 5

5 pH larutan yang dihasilkan pada percobaan (1) adalah... .
a. 1 log 2
b. 5 log 1
c. 6 log 2
d. 7 log 1
e. 9 log 1

Beberapa ion berikut:
(1) Mg

(4) CH

COO

(2) Cl

(5) HPO
4
2

() HCO

yang merupakan ion penyangga dalam tubuh manusia adalah . . . .
A. 1 dan 2
B. 1 dan
C. 2 dan 4
D. dan 4
E. dan 5
Sabun adalah garam natrium dari asam-asam lemak, misalnya natrium stearat. Jika diketahui tetapan
asam (
a
) dari asam stearat adalah 4 x 10
6
, maka pH larutan sabun (natrium stearat) 0,01 M adalah . . . .
A. 4 log 2
B. 6 log 5
C. 6 log 4
D. 8 log 4
E. 8 ¹ log 5

8 Larutan NaCH

COO 0,1 M mempunyai pH . . . . (
a
CH

COOH ÷ 1 x 10
5
)
A. 1
B.
C. 5
D. 9
E. 11

Sebanyak 50 mL larutan asam cuka 0,1 M ditetesi dengan larutan NaOH 0,1 M. pH pada titik ekivalen
adalah . . . . (
a
CH

COOH ÷ 1 × 10
5
)
A. 1
B.
C. 5
D. 6 log 7,07
E. 8 ¹ log 7,07







SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page 8

8



2 Tabel
sp
senyawa sulIat dengan konsentrasi ion pembentuknya sebagai berikut:
#umus
Zat

sp
Konsentrasi (mol/L)
Ion (+) Ion(¬)
MgSO
4
1,0 × 10
5
1,0 × 10

1,0 × 10

CaSO
4
9,1 × 10
6
,0 × 10

,0 × 10

SrSO
4
,2 × 10
7
8,0 × 10
5
4,0 × 10
4
BaSO
4
1,1 × 10
10
2,0 × 10
4
1,0 × 10
5
PbSO
4
2,8 × 10
8
0,7 × 10
4
4,0 × 10
5
Berdasarkan data pada tabel di atas, endapan yang akan terbentuk jika ion (¹) dan on () direaksikan
adalah. . . .
A. MgSO
4

B. CaSO
4

C. SrSO
4

D. BaSO
4

E. PbSO
4

2 Seorang siswa mempelajari reaksi pengendapan dengan mencampurkan berbagai larutan sebagai berikut:
No.
Percobaan
Larutan yang dicampurkan
1 10 mL CaCl
2
0,1 M dengan 10 mL Na
2
SO
4
0,1 M
2 10 mL CaCl
2
0,01 M dengan 10 mL Na
2
SO
4
0,01 M
10 mL CaCl
2
0,001 M dengan 10 mL Na
2
SO
4
0,001 M
4 10 mL CaCl
2
0,01 M dengan 10 mL NaOH 0,01 M
Diketahui hasilkali kelarutan (
sp
) CaSO
4
÷ 9,1 x 10
6
dan Ca(OH)
2
÷ 5,5 x 10
6
.
Secara teori, percobaan yang menghasilkan endapan adalah percobaan nomor . . . .
A. (1) saja
B. (1) dan (2)
C. (1), (2) dan ()
D. (1), (2), () dan (4)
E. () dan (4)
22 Perhatikan gambar pencampuran dua buah senyawa berikut ini:



SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page 9

9

sp
dari Ag
2
SO
4
÷ ,2 x 10
-5

Pb
2
÷ 8,4 x 10
-9

Ba(OH)
2
÷ 5 x 10
-
Bila konsentrasi pada masing masing larutan dalam gelas kimia adalah 1 x 10
-
M dan yang dalam
tabung reaksi 0,01 M. Maka gelas kimia yang menghasilkan endapan adalah... .
A. K saja
B. L saja
C. M saja
D. K dan L
E. K, L dan M


23 Perhatikan bagan percobaan berikut:








Perubahan yang terjadi adalah . . . .
A. es mencair, suhu campuran naik
B. air membeku, suhu campuran naik
C. es mencair, suhu campuran turun
D. air membeku, suhu campuran turun
E. es mencair, suhu campuran tetap
2 Perhatikan diagram berikut:

Urutan titik beku larutan-larutan itu, dimulai dari yang terendah, adalah . . . .
A. V
B. V
C. V
D. V
E. V







SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵŴ

10
25 Tersedia jenis larutan sebagai berikut:

Pernyataan yang paling tepat mengenai tekanan uap ketiga larutan itu adalah . . . .
A. air murni ~ larutan urea 1 molal ~ larutan NaCl 1 molal
B. air murni · larutan urea 1 molal · larutan NaCl 1 molal
C. air murni ~ larutan urea 1 molal ÷ larutan NaCl 1 molal
D. air murni · larutan urea 1 molal ÷ larutan NaCl 1 molal
E. air murni ÷ larutan urea 1 molal ÷ larutan NaCl 1 molal
2 Ke dalam 100 mL air dimasukkan 10 gram zat X nonelektrolit, kemudian dibekukan dan diperoleh data
sebagai berikut:
omor Waktu (menit) Suhu air (HC) Suhu larutan (HC)
1 5 4 0
2 6 -1
7 0 -2
4 8 0 -
5 9 0 -
6 10 -1 -
Bila
I
air adalah 1,86 HC, maka
r
zat nonelektrolit itu adalah . . . .
A. 4
B. 60
C. 62
D. 90
E. 19




2 Perhatikan diagram PT perubahan Iase suatu zat berikut. Bila suhu diubah dari 80ºC menjadi 20ºC dan
tekanan diubah dari 1 atm menjadi 0,5 atm, maka perubahan Iase yang terjadi adalah ... .

A. padat menjadi cair
B. cair menjadi gas
C. gas menjadi padat
D. cair menjadi padat
E. gas menjadi cair






SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵŵ

11








28 Perhatikan diagram P-T air, larutan urea 0,1 m dan NaCl 0,1 m berikut:

Penurutnan titik beku larutan NaCl 0,1 M adalah . . . .
A. T4 T
B. T4 T2
C. T4 T1
D. T T2
E. T T1
2 Perhatikan diagram P-T air dan larutan urea berikut:

(1) Larutan mempunyai titik didih lebih tinggi dari pada titik didih pelarutnya
(2) Larutan mempunyai titik beku lebih tinggi dari titik beku pelarutnya
() Zat terlarut menurunkan tekanan uap pelarutnya
Pernyataan yang sesuai dengan Gambar di atas adalah . . . .

SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵŶ

12
A. (1) saja
B. (2) saja
C. () saja
D. (1) dan (2)
E. (1) dan ()




3 Aroma yang kurang sedap dari air sumur dapat dihilangkan dengan menggunakan arang. Proses tersebut
berdasarkan salah satu siIat koloid, yaitu . . . .
A. eIek Tyndall
B. gerak Brown
C. elektroIoresis
D. adsorpsi
E. koagulasi
3 Pengolahan air minum dari air sungai berdasarkan siIat koloid, yaitu . . . .
A. koagulasi dan adsopsi
B. eIek Tyndall dan gerak Brown
C. elektroIoresis dan adsorpsi
D. dialisis dan koagulasi
E. eIek Tyndall dan gerak Brown
32 Perhatikan beberapa proses berikut:
(1). Proses cuci darah
(2). Pemisahan debu pada cerobong asap
(). Terjadinya delta di muara sungai
(4). Sorot lampu bioskop
(5). Penjernihan campuran putih telur dengan gula pasir
Proses koagulasi pada koloid terdapat..
A. 1
B. 2
C.
D. 4
E. 5
1. Konduktivitas relatiI berbagai larutan sebagai berikut:
Zat terlarut Konduktivitas relatif
Natrium klorida 100
Sukrosa 0,01
P 200
Q 0,02
R 80
S 7
T 4
Di antara zat P, Q, R, S, dan T, yang tergolong elektrolit lemah adalah . . . .
A. P saja
B. P dan R
C. S dan T
D. Q, S, dan T
E. Q saja

SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵŷ

1
2. Larutan barium hidroksida, Ba(OH)
2
, 0,1 M sebanyak 200 mL dapat dinetralkan oleh . . . .
A. 200 mL asam klorida 0,1 M
B. 100 mL asam sulIat 0,1 M
C. 200 mL asam asetat 0,2 M
D. 200 mL asam nitrat 0,1 M
E. 200 mL asam IosIat 0,1 M
. Perhatikan bagan percobaan berikut:








Perubahan yang terjadi adalah . . . .
A. es mencair, suhu campuran naik
B. air membeku, suhu campuran naik
C. es mencair, suhu campuran turun
D. air membeku, suhu campuran turun
E. es mencair, suhu campuran tetap








4. Ke dalam 100 mL air dimasukkan 10 gram zat X nonelektrolit, kemudian dibekukan dan diperoleh data
sebagai berikut:
omor Waktu (menit) Suhu air (HC) Suhu larutan (HC)
1 5 4 0
2 6 -1
7 0 -2
4 8 0 -
5 9 0 -
6 10 -1 -
Bila
I
air adalah 1,86 HC, maka
r
zat nonelektrolit itu adalah . . . .
A. 4
B. 60
C. 62
D. 90
E. 19
5. Gambar berikut menunjukkan keadaan awal suatu percobaan.



SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵŸ

14

Keadaan akhir dari percobaan itu adalah . . . .
A. terjadi perpindahan NaCl ke A dan urea ke B, tinggi larutan pada A dan B tetap sama
B. terjadi perpindahan NaCl ke A, tinggi larutan pada A dan B tetap sama
C. terjadi perpindahan bersih air dari A ke B, larutan di A turun sedangkan di B naik
D. terjadi perpindahan bersih air dari B ke A, larutan di A turun sedangkan di B naik
E. tidak ada perpindahan air dan zat terlarut kaena kedua larutan mempunyai konsentrasi sama









6. Perhatikan diagram berikut:

Urutan titik beku larutan-larutan itu, dimulai dari yang terendah, adalah . . . .
A. V
B. V
C. V
D. V
E. V
7. Apabila air pada titik tripelnya (lihat Gambar) dipanaskan pada tekanan tetap, maka perubahan yang
terjadi adalah . . . .
A. mencair
B. menguap
C. mencair dan menguap

SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵŹ

15
D. menguap dan menyublim
E. mencair dan menyublim
8. Gambar berikut menyatakan kurva titrasi CH

COOH 0,1 M dengan larutan NaOH 0,1 M.

9.
10.
11.
12.Kurva (1) dan (2) merupakan kurva titrasi asam-1 (HA) dan asam-2 (HB) masing-masing dengan NaOH
0,1 M. Pernyataan berikut yang benar tentang kekuatan dan konsentrasi kedua asam itu adalah . . . .

A. kedua asam mempunyai konsentrasi yang sama, asam-1 lebih kuat daripada asam-2
B. kedua asam mempunyai konsentrasi yang sama, asam-2 lebih kuat daripada asam-1
C. kedua asam mempunyai kekuatan yang relatiI sama, asam-1 lebih pekat daripada asam-2
D. kedua asam mempunyai kekuatan yang relatiI sama, asam-2 lebih pekat daripada asam-1
E. kedua asam mempunyai kekuatan dan konsentrasi yang berbeda
1.Dua bejana, dan , ditempatkan dalam suatu ruangan tertutup. Bejana berisi akuades
sedangkan bejana berisi alkohol 10°, masing-masing 50 mL (Lihat Gambar).
Campuran bersiIat buIIer pada daerah . . . .
A. 1
B. 2
C.
D. 1 2
E. 1

Volum NaOH 0,1 M

SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵź

16

Pernyataan yang tepat tentang volum dan kandungan dari kedua bejana tersebut setelah
mencapai kesetimbangan adalah . . . .
Bejana Bejana
A Tetap, akuades Tetap, alkohol 10°
B Berkurang, akuades Betambah, alkohol · 10°
C Tetap, alkohol 5° Tetap, alkohol 5°
D Bertambah, alkohol · 5° Berkurang, alkohol ~ 5°
E Bertambah, alkohol 5° Kosong
14.Sebuah bejana tertutup berisi uap air pada suhu 65ºC dan tekanan 80 mmHg (lihat Gambar).

Bejana tersebut kemudian didinginkan hingga 45ºC. Gambar berikut yang menyatakan keadaan bejana
setelah pendinginan adalah . . . .

15.n
33







SKL Laiutan ŶŴŴ9 Page ŵŻ

17









































Sign up to vote on this title
UsefulNot useful