P. 1
SKRIPSI

SKRIPSI

|Views: 29|Likes:
Published by Mutiara Net

More info:

Published by: Mutiara Net on Nov 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2011

pdf

text

original

Pengertian Pendidikan

Pengertian Pendidikan - Document Transcript
1. PENGERTIAN PENDIDIKAN Oleh: AsianBrain.com Content Team Dengan perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih moderan. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Menyikapi hal tersebut pakar-pakar pendidikan mengkritisi dengan cara mengungkapkan konsep dan teori pendidikan yang sebenarnya untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Kamus Bahasa Indonesia, 1991:232, Pendidikan berasal dari kata " didik" , Lalu kata ini mendapat awalan kata " me" sehingga menjadi " mendidik" artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Menurut bahasa Yunani : pendidikan berasal dari kata " Pedagogi" yaitu kata " paid" artinya " anak" sedangkan " agogos" yang artinya membimbing " sehingga " pedagogi" dapat di artikan sebagai " ilmu dan seni mengajar anak" . Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Wikipedia, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Dari pernyataan diatas dapat di tarik kesimpulan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spiritual keagamaan, emosional, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. http://www.anneahira.com/artikel-pendidikan/pengertian-pendidikan.htm Tingkatkan Kualitas Guru dan Pendidikan Oleh: AsianBrain.com Content Team Bagi murid guru merupakan sosok yang sangat mulia, kehadirannya selalu menjadi penerang bagi semua anak didiknya. Dulu, profesi guru tidak banyak diminati oleh masyarakat, mereka lebih tertarik menjadi dokter, tentara maupun pengusaha.

tetapi mereka malah cenderung menguras harta negara. karena kurangnya profesionalitas tenaga pengajar. Hal ini juga lebih menyedihkan bagi kita sebagai orangtua murid. Akhir-akhir ini sering terdengar banyak keluhan dari beberapa orangtua murid mengenai peran guru sekolah yang kurang berkualitas. Peran guru beberapa tahun yang lalu bukan hanya sekedar mengajarkan pengetahuan yang telah dimiliki sebagai sebuah keahlian tetapi juga turut mendidik murid menjadi seorang yang cerdas. Pendidikan Masyarakat Sama Dengan Pemberdayaan Masyarakat Oleh: AsianBrain. Itu disebabkan dengan mendesaknya kebutuhan ekonomi keluarga sehingga mereka kurang memperhatikan tanggung jawab guru yang sebebnarnya. Menurut saya hal itu adalah nilai tambah yang sangat mulia untuk profesi guru. Kata mengajar mempunyai arti memberikan pengetahuan yangmereka miliki terlebih dulu kepada para muridnya sehingga mereka bisa mengerti. yang sedang mereka bimbing sekarang ini. Guru semacam inilah yang berbahaya. demi terisinya mata pelajaran. karena tanpa bantuan pemerintah siapapun yang berusaha untuk mengubah keadaan tidak akan mendapatkan hasil yang baik Perbanyak program beasiswa yang berkualitas untuk mendapatkan guru yang berkualitas tinggi. Pendapatan guru wajib ditingkatkan terutama mereka yang telah rela mengajar murid sekolah di berbagai tempat terpencil Penghargaan dan perhatian sekecil apapun pada para guru akan menyentuh hati mereka untuk lebih menyayangi anak didiknya. karena merekalah anak kita bisa menjadi manusia yang lebih berguna di masa depan. Hal itu menjadi sebab utama rapuhnya pendidikan bangsa ini.Tapi sekarang.com Content Team . Kata mendidik. sekarang ini dari pihak sekolah sering kali salah kamar dalam menempatkan posisi guru sebagai pemegang mata pelajaran. profesi ini menjadi salah satu profesi yang cukup menjanjikan. Saya pikir hal seperti ini sangat menyedihkan. Bagaimana cara terbaik untuk meningkatkan kualitas guru demi tercapainya kualitas sumber daya manusia yang tinggi. mempunyai makna yang lebih dalam karena selain guru mempunyai tugas untuk mengajar tapi mereka juga memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan anak muridnya menjadi seorang manusia yang lebih berbudi luhur. karena mereka tidak mampu membentuk karakter dan mencerdaskan anak didiknya. sopan santun dan berakhlak mulia. Beberapa survey mengatakan bahwa banyak orang memilih profesi guru hanya sebagai pelampiasan atau jalan alternative mencari nafkah saja. Namun dengan perkembangan yang pesat ini seharusnya kualitas guru pun jadi meningkat bersamaan dengan naiknya permintaan pasar. Ada cara-cara sebagai berikut : Pemerintah diharapkan dapat meningkatkan perhatiannya pada masalah pendidikan bangsa ini. Disamping itu. dengan adanya global crisis yang melanda semua Negara di dunia. sehingga secara otomatis guru akan memberikan perhatian lebih pada para murid Ada baiknya mulai sekarang kita sebagai orangtua mulai lebih memperhatikan keberadaan seorang guru.

Mereka yang tergabung dalam program ini akan berdiskusi. Pendidikan masyarakat yang memberikan banyak manfaat dan kegunaan bagi kehidupan masyarakat kelas bawah. Karena dulu media pendidikan untuk masyarakat hanya ada satu stasiun televise saja maka hampir semua golongan masyarakat menengah ke bawah sering menyaksikan acara ini di tv. Mereka saling menolong tanpa ada rasa iri atau suudzon. Dengan arti lain. Begitu juga dengan kegiatan seputar olahraga dan PKK. Tidak diperlukan banyak biaya untuk melaksanakan program ini dan semunya itu penuh manfaat bagi kehidupan mereka. hingga membuat menu sederhana namun penuih gizi dengan menggunakan baha-bahan masakan yang berasal dari halaman belakang mereka. Manfaatnya bagi masyarakat golongan menengah ke bawah adalah mereka menjadi semakin tinggi tingkat kesadarannya akan berbagai macam hal penting yang terjadi di masyarakat kita. Dulu. wawasan mereka semakin luas dengan adanya program ini. hasil penelitian dan penerapan pengembangan di masyarakat. Pendidikan masyarakat ketika itu saya kira mempunyai nilai yang cukup tinggi.Jenis-jenis kegiatan yang hampir sama dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat. berbagi pengalaman membaca buku ataupun sekedar membicarakan isu hangat yang sedang banyak dibicarakan oleh masyarakat. Disebut dengan Kelompencapir atau Kelompok Pendengar Pembaca dan Pirsawan. misalnya seperti berikut ini : Sosialisasi pemberian ASI pada bayi. Mereka lebih memiliki tenggang rasa dengan warga yang masih kekurangan. Ada yang beternak ikan dan ayam atau kambing. Pola pikirnya menjadi berubah dan semakin terbuka dengan berbagai perubahan dunia. Program imunisasi rutin untuk semua balita Senam bersama Kegiatan belajar bagi masyarakat buta huruf . Program ini termasuk dalam satu program pendidikan masyarakat. ada sebuah program pemerintah yang banyak diikuti oleh masyarakat karena programnya yang menyenangkan dan bisa memberikan pendidikan secara gratis kepada mereka. Kegiatan keterampilan khuss untuk wanita seperti menjahit. Ada sekolah khusus untuk para orang tua yang buta huruf.Pendidikan masyarakat ini dalam kegiatannya membahas mengenai berbagai macam isu yang hadir di masyarakat.Pendidikan masyarakat adalah suatu gagasan berupa konsep. Fungsinya adalah untuk membimbing dan meningkatkan pola piker masyarakat terhadap semua perkembangan dunia yang sedang terjadi saat ini. berkreasi dengan barang bekas. Semua kegiatan itu bersifat positif dan menjadi ajang pembinaan yang efektif.Semua kegiatan yang dijadwalkan dalam pendidikan masyarakat ini disesuaikan dengan kemampuan ekonomi mereka. mereka sangat menikmati program ini dan berusaha untuk membuka wawsan pikirannya lebih luas lagi sehingga kesenjangan dengan mereka yang mengenyam pendidikan di sekolah semakin kecil. Ada yang bertanam sayuran dan bumbu dapur. Tentunya semua hal yang mereka bicarakan itu bermanfaat dan bukan sekedar gossip belaka.

11 Januari 2010 UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN inilah UNSUR-UNSUR PENDIDIKAN yang perlu diperhatikan: . engertian keluarga/defenisi keluarga menurut Departemen Kesehatan RI (1998) : Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. 2011 Sumber: http://id. sedangkan pengertian keluarga/defenisi keluarga menurut Salvicion dan Ara Celis (1989) : Keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang tergabung karena hubungan darah. berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan. hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidupnya dalam suatu rumah tangga. Dengan demikian pendidikan masyarakat akan semakin meningkat dan hasilnya tentu akan dinikmati oleh semua kalangan di negara ini.Program Jumat Bersih Siskamling Dll Semakin hari semua program ini semakin sulit ditemukan di masyarakat. Diterbitkan di: 22 Januari. Jika program ini bermanfaat dan berguna bagi pendidikan masyarakat. akan lebih baik jika kita menggalakkan kembali semua program pemberdayaan masyarakat tersebut.shvoong.com/writing-and-speaking/2104939-pengertian-keluargamenurut-para-ahli/#ixzz1djtoPmTG Senin.

pemimpin program pembelajaran. Peserta Didik Peserta didik berstatus sebagai subjek didik. sehingga merupakan insan yang unik. 2. Subjek yang dibimbing (peserta didik). Ciri khas peserta didik yang perlu dipahami oleh pendidik ialah: a. Cara yang digunakan dalam bimbingan (alat dan metode) 7. latihan. Orang yang membimbing (pendidik) Yang dimaksud pendidik adalah orang yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Individu yang sedang berkembang. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) . dan masyarakat. Pandangan modern cenderung menyebutkan demikian oleh karena peserta didik adalah subjek atau pribadi yang otonom. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif) 4. Individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan) 5. guru. b. Individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi. lingkungan sekolah. Individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas. Sebab itu yang bertanggung jawab terhadap pendidikan ialah orang tua. c. Peserta didik mengalami pendidikannya dalam tiga lingkungan yaitu lingkungan keluarga. Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan) 6. Orang yang membimbing (pendidik) 3. d. Tempat dimana peristiwa bimbingan berlangsung (lingkungan pendidikan) Mau yang jelasnya g’? 1. yang ingin diakui keberadaannya. 3. 2.Proses pendidikan melibatkan banyak hal yaitu: 1. dan lingkungan masyarakat.

sumber:/ulfiarahmi. serta alat-alat pendidikan. namun sejalan dengan tantangan dan suasana kehidupan modern yang serba kompleks. Secara khusus alat melihat jenisnya sedangkan metode melihat efisiensi dan efektifitasnya. Alat dan Metode Alat dan metode diartikan sebagai segala sesuatu yang dilakukan ataupun diadakan dengan sengaja untuk mencapai tujuan pendidikan.com Pengertian Kecerdasan Emosional (EQ) 15 Desember 2009 Arya Utama Tinggalkan komentar Go to comments Selama bertahun-tahun IQ telah diyakini menjadi ukuran standar kecerdasan. sekolah dan masyarakat. .Interaksi edukatif pada dasarnya adalah komunikasi timbal balik antara peserta didik dengan pendidik yang terarah kepada tujuan pendidikan. terutama apabila dihubungkan dengan tingkat kesuksesan atau prestasi hidup seseorang. pendidik. metode. adalah salah seorang yang mempopulerkan jenis kecerdasan manusia lainnya yang dianggap sebagai faktor penting yang dapat mempengaruhi terhadap prestasi seseorang. yakni kecerdasan emosional. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan) a. Daniel Goleman (1999). Tempat Peristiwa Bimbingan Berlangsung (lingkungan pendidikan) Lingkungan pendidikan biasanya disebut tri pusat pendidikan yaitu keluarga. Pencapaian tujuan pendidikan secara optimal ditempuh melalui proses berkomunikasi intensif dengan manipulasi isi. ukuran standar IQ ini memicu perdebatan sengit dan sekaligus menggairahkan di kalangan akademisi. b. praktisi bisnis dan bahkan publik awam. 4. yang kemudian kita mengenalnya dengan sebutan Emotional Quotient (EQ). Alat pendidikan dibedakan atas alat yang preventif dan yang kuratif.wordpress.

Mayer dan Solovey (Goleman. dan menggunakan perasaan-perasaan itu untuk memadu pikiran dan tindakan. Diantaranya adalah perkembangan pada masa anak. tahapan yang lebih awal akan mempersiapkan tahapan selanjutnya. Kemampuan mana yang sudah dikuasainya dengan baik. Stankov. emosional. 1998) mengungkapkan kecerdasan emosi sebagai kemampuan untuk memantau dan mengendalikan perasaan sendiri dan orang lain. bisa diperkirakan pada taraf perkembangan emosi yang mana seorang anak berada. Senada dengan definisi tersebut.Steiner (1997) menjelaskan kecerdasan emosi adalah suatu kemampuan yang dapat mengerti emosi diri sendiri dan orang lain. Pengalaman emosional yang sesuai pada tiap tahap merupakan dasar perkembangan kemampuan koginitif. Ada enam tahapan perkembangan emosi yang harus dilalui seorang anak. Perkembangan dalam arti yang sesungguhnya adalah perkembangan secara psikis. bahasa. Kapan / pada usia berapa tercapainya bukan merupakan hal yang penting bila dibandingkan bagaimana pencapaiannya. sosial. sehingga diharapkan guru bisa menilai sejauh mana kematangan dari setiap siswa didiknya. Tahapan tersebut saling berkesinambungan. serta mengetahui bagaimana emosi diri sendiri terekspresikan untuk meningkatkan maksimal etis sebagai kekuatan pribadi. Dalam tulisan ini akan dibahas tentang tahap-tahap perkembangan emosi pada anak serta ciri-cirinya. Perkembangan kognitif (intelektual) dan perkembangan afektif (emosional) pada anak dan remaja dipengaruhi oleh banyak faktor. Sedangkan perkembangan secara fisik sering disebut dengan pertumbuhan. 1999. Pengamatan dilakukan saat bermain. Perkembangan Emosi pada anak OPINI | 17 July 2011 | 13:36 336 1 Nihil Manusia dalam hidupnya selalu mengalami perkembangan baik secara psikis maupun fisik. berinteraksi dan melakukan aktifitas sehari-hari. Masa anak adalah masa di mana manusia sedang menggali potensi yang ada pada dirinya untuk mencapai kematangan pada saat dewasa nanti. Dalam dunia pendidikan perkembangan emoasi anak harus selalu diperhatikan oleh setiap guru. Pengamatan dimasukkan dalam daftar ‘rating scale’ disertai umur . Baik itu faktor personal maupun faktor sosio kultural. mana yang membutuhkan penguatan dan mana yang sama sekali belum berkembang. Berdasarkan observasi cermat berkelanjutan. Anak-anak yang diasuh dengan kehangatan dan tidak mengalami gangguan perkembangan biasanya akan mencapai tahapan terakhir secara otomatis pada usia 4-5 tahun. dan Roberts. Ada beberapa tahapan perkembangan manusia yang terjadi di dalam hidupnya. keterampilan dan konsep dirinya di kemudian hari. namun anak-anak dengan kebutuhan khusus membutuhkan bantuan dari orang tua dan profesional untuk bisa mencapainya dengan lebih perlahan. Pada masa anak inilah manusia mengalami masa sekolah. Davies.

Pulih dari kondisi tidak menyenangkan dalam 20 menit dengan bantuan 4. akrab. Bisa tenang dan terfokus pada sesuatu sedikitnya 2 menit 3. Enam tahapan perkembangan emosi anak adalah : A. Memprotes dan mulai marah saat frustrasi 7. Pulih dari kondisi tidak menyenangkan dalam 15 menit dengan bantuan C. Dengan demikian ia tidak bisa memperhatikan lingkungan secara lebih bermakna. Menunjukkan respon terhadap tawaran pengasuh dengan rasa ingin tahu dan minat asertif (misalnya dengan mengamati wajah) 4. menutup siklus komunikasi (aksi-reaksi). Bisa mengantisipasi bahwa benda yang ada jadi hilang dari pandangannya (misalnya dengan tersenyum atau berceloteh untuk menunjukkan minat) 5. lelah. Komunikasi di sini tidak harus verbal. Kemampuan yang dimiliki: 1.dll). Menunjukkan minat terhadap pengasuh. KOMUNIKASI DUA ARAH Kemampuan anak untuk terlibat dalam komunikasi dua arah. yang penting ia bisa mengkomunikasikan intensi/tujuannya dan kemudian mengenal konsep sebabakibat (berpikir logis) dan konsep diri. REGULASI DIRI DAN MINAT TERHADAP LINGKUNGAN Kemampuan anak untuk mengolah rangsang dari lingkungan dan menenangkan diri. kerenyit. menyenangkan dan penuh cinta. Ssometimes (kemampuan tersebut kadang-kadang tampak). vokalisasi.pencapaiannya (untuk skor A). Menunjukkan respon terhadap tawaran pengasuh dengan rasa senang yang nyata 3. Menunjukkan minat terhadap berbagai rangsang dalam lingkungan sedikitnya selama 3 detik 2. la mulai menyadari bahwa tingkah lakunya berdampak . Menunjukkan respon terhadap tawaran pengasuh (dengan senyum. Bila anak masih belum mampu meregulasikan diri maka ia akan tenggelam dalam usaha mencari rangsang yang dibutuhkannya atau sebaliknya menghindari rangsang yang membuatnya tidak nyaman. A-always (kemampuan tersebut selalu tampak) dan L-loses (kemampuan tersebut hilang saat stress: lapar. meraih dan tingkah laku bertujuan yang lain) 2. N-never (kemampuan tersebut tidak pernah tampak). Pengasuh merupakan hal terpenting dalam dunianya. Kemampuan yang dimiliki: 1. KEAKRABAN-KEINTIMAN Kemampuan anak untuk terlibat dalam suatu relasi yang hangat. marah. tidak hanya terhadap benda B. Menunjukkan rasa tidak suka bila didiamkan/tidak direspon selama sedikitnya 30 detik saat bermain 6.

Menutup sedikitnya 10 siklus dengan vokalisasi atau kata. kegembiraan dan kegairahan (tersenyum senang saat mengambil mainan dari mulut anda dan memasukkannya ke mulutnya sendiri). KOMUNIKASI KOMPLEKS Kemampuan anak untuk menciptakan komunikasi kompleks (sekitar 10 siklus). rasa ingin tahu yang asertif (menyentuh dan mengelus rambut anda). Memulai interaksi dengan pengasuh (misalnya memegang hidung/rambut anda. tidak hanya mengikuti perintah atau petunjuk pengasuh/orang tua. Menunjukkan emosi akrab/kedekatan (balas memeluk. Mulai menyertakan keinginannya dalam bermain. saling menyentuh/memeluk. akan dipuji atau diejek. mengekspresikan keinginan dan emosi secara lebih berwarna. menangis bila orang tak dikenal mendekatinya terlalu tiba-tiba) 4.terhadap lingkungan. Sehingga mulai muncul keinginan untuk aktif memilih/ menentukan pilihan dan berinisiatif Kemampuan yang dimiliki: 1. Kemampuan yang dimiliki: 1. meraih ingin digendong bila tangan terentang). menatap atau berceloteh bila diajak bicara) 2. menuntun ke lemari es. dll sehingga mulai berkembang kemampuan memprediksi kejadian dan kemudian mengarah pada kemampuan memecahkan masalah berdasarkan keurutan logis. bergerak dalam ruang. la mampu memahami pola karakter dan tingkah laku orang lain sehingga mulai memahami apakah tingkah lakunya disetujui atau tidak. Pulih dari rasa tidak senang dalam 10 menit dengan terlibat dalam interaksi social D. berespon terhadap pertanyaan anda dengan celoteh dan gestures. protes dan marah (mendorong makanan di atas meja sampai jatuh. tampak ketakutan. menunjuk. berceloteh. Menutup sedikitnya 3 siklus berkelanjutan saat merasakan emosi: . menjerit bila mainan yang diinginkan tidak diberikan) . Selanjutnya hal ini akan menjadi dasar terbentuknya konsep diri dan kepribadian. mengulurkan tangan ingin digendong) 3. Menunjukkan respon terhadap gestures pengasuh dengan gestures bertujuan (misalnya meraih ingin digendong bila tangan kita terentang. meneruskan pertukaran gestural sampai anda membuka pintu lemari es dan mengambil apa yang diinginkannya) 2. kompleks dan kreatif. Menutup sedikitnya 10 siklus komunikasi secara berkelanjutan (misalnya memegang tangan anda. aktifitas motorik (kejarkejaran) dan komunikasi dengan jarak yang jauh (di ruangan yang luas ada jarak antara dirinya dan pengasuh) 4. ekspresi wajah. Menirukan tingkah laku pengasuh dengan bertujuan (misalnya memakai topi ayah dan berjalan berkeliling menunggu pujian) 3. takut (membalik/menjauh.

mengenal simbol. sentuhan (pelukan) 4. dan emosi dan ia belajar kemampuan memanipulasi ide untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya. Rasa ingin tahu yang asertif (bereksplorasi sendiri. gestures untuk mengungkapkan sedikitnya 2 ide sekaligus.berikut dalam sedikitnya 2 ide: keakraban/kedekatan (boneka berkata.takut (menyatakan minta dilindungi dengan berkata ‘nggak’ sambil lari ke belakang anda). Bermain permainan motorik dengan aturan yang sederhana (bergiliran melempar bola) 5. Menggunakan bermain pura-pura untuk mengkomunikasikan emosi yang tidak boleh dimakannya). Kemampuan yang dimiliki: 1. main’) 3. keinginan dan harapan.marah (memukul. membanting atau tiduran di lantai. Kemampuan menciptakan ide awalnya berkembang melalui permainan pura-pura yang memberikan kesempatan bereksperimen dengan perasaan. intensi dan perasaannya dengan katakata. atau memandang dengan tatapan marah dan dingin).rasa ingin tahu . Bermain pura-pura dengan sedikitnya 2 ide yang bisa saja belum terkait (mobil tabrakan. gestures dan vokalisasi saat mendekat ingin dipeluk. gambar. Menggunakan kata-kata. Mengkomunikasikan keinginan. berhenti!’ atau peringatan dengan jari atau ekspresi marah 1. kegembiraan dan kegairahan (mengucapkan kata-kata lucu dan tertawa).pembatasan (mengerti dan berespon positif terhadap ‘tidak. beberapa gestures sekaligus. disini ia mulai mengerti penggunaan simbol benda konkrit. dijawabnya “aku cium kamu”). berteriak. atau menirukan bicara di telpon mainannya saat anda menerima telpon sungguhan) Kegembiraan dan kegairahan (menunjukkan vokalisasi dan tatapan untuk mengundang seseorang berbagi kegairahan mengenai sesuatu yang menarik. memeluk boneka kemudian pura-pura minum teh) 2.”peluk aku”. dicium. berbagi guyonan dengan anak lain atau orang dewasa dengan tertawa bersama). Kemudian ia mulai memberi nama pada benda-benda sekeliling yang berarti. tidlak harus berhubungan (’nggak bobok. termasuk bahasa yang melibatkan emosi. IDE EMOSIONAL Kemampuan anak untuk menciptakan ide.Keakraban/kedekatan (menunjukkan ekspresi wajah. Kemudian simbol menjadi semakin meluas pada aktifitas. memuat batu di mobil itu. Pulih dari rasa tidak senang dengan meniru tingkah laku (membantingbanting kaki ke lantai atau membalas teriak bila dibentak) E. menggunakan kemampuan komunikasi jarak jauh untuk merasakan kedekatan dengan anda saat ia bermain atau bereksplorasi sendirian).

kegembiraan dan kegairahan (mengatakan istilah ‘kamar mandi’ lalu tertawa). takut (monster menakut-nakuti anak kecil). kadang mengisyaratkan cara menghadapi masalah (misalnya. rasa ingin tahu yang asertif ( tentara yang baikditugaskan mencari putri yang hilang). Bermain motorik dan spasial dengan aturan (bergantian meluncur) 7. mengenal konsep ruang. waktu serta bisa memecahkan masalah secara verbal dan memiliki pendapatnya sendiri. Berkomunikasi secara logis. ibu mengobati). Pulih dari rasa tidak senang dengan main pura-pura (pura-pura makan kue pembatasan (boneka mengikuti aturan minum teh) F. dijawabnya “mau main”) 5. Kemampuan yang dimiliki: 1. Pulih dari rasa tidak senang dengan bermain pura-pura yang memiliki keurutan logis. dengan cara terbang cepat sekali) 2. anak menjadi guru yang sok mengatur kelas) . perasaan dengan kata-kata. ditanya apa yang dimasak. mau nonton tv”) 4.yang asertif (pura-pura menerbangkan pesawat berkeliling ruangan dan mengatakan akan terbang ke bulan). Bermain pura-pura dengan mengkaitkan sedikitnya 2 ide secara logis. kebutuhan. memprediksi perasaan dan akiba’ dari suatu aktifitas. Mengembangkan ide bermain pura-pura orang dewasa (misalnya anak memasak sup. Bila anak bisa mencapai kemampuan ini maka ia akan siap belajar berpikir abstrak dan mempolajari strategi berpikir. Mampu mengekspresikan berbagai emosi dalam bermain. Berbicara dengan ide-ide yang saling terkait secara logis dan realistik (”nggak mau tidur. BERPIKIR EMOSIONAL Kemampuan anak untuk menciptakan kaitan antar berbagai ide sehingga mampu berpikir secara logis dan sesuai dengan realitas. Menggunakan permainan pura-pura atau kata-kata untuk mengkomunikasikan sedikitnya 2 ide yang terkait secara logis mengenai emosi : kedekatan (boneka terluka. pembatasan (tentara hanya boleh memukul orang jahat karena peraturan) 1. beberapa gestures (pura-pura jadi anjing yang marah) dan sentuhan (sering memeluk sebagai bagian dari drama ketika anak menjadi ayah) 6. 1. mengaitkan sedikitnya 2 ide mengenai intensi. keinginan. takut (boneka takut suara bising dan memanggil ibunya). Menutup sedikitnya 2 siklus konunikasi verbal (”mau pergi ke luar” ditanya kenapa. marah (tentara yang baik melawan yang jahat). walau kadang-kadang ide itu sendiri tidak realistik (misalnya dengan mobil berkunjung ke bulan. dijawabnya “batu-batu dan ranting-ranting”) 3.

Cari berbagai pendekatan. 10. Jangan terlalu konkrit dalam bermain padahal ia sudah beralih ke tahap yang lebih abstrak. sentuhan. intonasi yang ritmis dan kontak mata yang hangat. supaya anak belajar juga menghadapinya 11. 4. Jangan terlalu/kurang menstimulasi dan memancing interaksi 8. terutama saat ia marah atau tidak senang. antusiasme dan gairah dalam berinteraksi 6. ikuti pola dan keinginan anak 9. memecahkan masalah. Jangan menghindari area emosi yang tidak disukainya. Jangan tegang atau kuatir karena hal tersebut akan dirasakan oiehnya dan semakin membuatnya tidak tenang. Ikuti apa yang diinginkannya. dengan memeluk hangat. lembut tetapi erat. eksplorasilah bersama-sama sampai menemukan cara mana yang paling disukainya. 3. Tunjukkan kegembiraan. Jangan terlalu mengontrolnya. dll. menghadapi realitas dan bertanggung jawab terhadap tingkah lakunya (konsekuen) 7. Tenangkan anak. bunyi. Cari cara interaksi yang bisa memancing keterlibatan. Jangan mundur bila anak bereaksi emosi keras. ada saat ia membutuhkan kedekatan namun ada juga saat ia ingin menjadi lebih asertif dan mandiri. mengambil inisiatif. Doronglah anak untuk melangkah ke tahap perkembangan berikutnya.PEDOMAN UMUM UNTUK MERANGSANG PERKEMBANGAN EMOSI ANAK 1. 2. tetap . ‘Bacalah’ dan berespon terhadap sinyal emosi anak. 5. jangan memaksakan ‘agenda’ kita. ekspresi wajah. ikuti pola berpikir dan imajinasinya. membahasakan emosi. Perhatikan profil sensoriknya. bermain pura-pura.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->