Pengertian Ventilasi mekanik adalah tindakan yang membantu atau mengambilalihpernafasan pasien.

Ventilasi mekanik dapat dilakukan secara manual (bag andmask) atau dengan mesin ventilator. Ventilasi mekanik dilakukan untukmengatasi gagal nafas pada pasien, terutama gagal ventilasi. Pada beberapakeadaan ventilator digunakan secara sengaja untuk mendapatkan keadaan klinisyang diinginkan, misalnya pada resusitasi otak. Ventilasi mekanik pada umumnya diberikan dalam bentuk ventilasitekanan positif (positive pressure ventilation). Paru dikembangkan denganmemberikan tekanan positif melalui endotracheal tube atau tracheostomy tube.Manipulasi paru dilakukan dengan mengatur besar volume atau dan/ atautekanan positif yang diberikan. Kerugian penggunaan teknik ini adalah risikobarotrauma/ volutrauma dan gangguan kardiovaskular.Gangguan kardiovaskular yang sering terjadi akibat penggunaan ventilasimekanik adalah turunnya curah jantung (cardiac output) karena turunnya aliranbalik vena (venous return). Venous return berkurang karena tingginya tekananpositif rongga toraks akibat ventilasi mekanik.Kerugian lain yang secara tidak langsung timbul adalah penggunaanendotracheal tube (ETT), baik oral maupun nasal. ETT mempermudah terjadinyainfeksi saluran nafas. Penggunaan ETT lebih dari 2 – 3 minggu meningkatkanrisiko cedera pada trakea dan daerah glotis/ infraglotik. Penggunaan ETT nasalsebetulnya lebih nyaman, terutama pada pasien yang tidak disedasi dalam,sebab pasien dapat leluasa menutup mulut dan mengurangi secret, namun caraini meningkatkan kemungkinan perdarahan nasal dan sinusitis atau otitis Istilah-istilah dalam ventilasi mekanik: Mode Of Ventilation Tidal Volume = Pola nafas, yaitu jenis setting ventilasi mekanik yangdipilih. = Volume tidal, volume inspirasi maupun ekspirasipasien. iVT = vol. tidal inspirasi, yaitu yang masuk ke pasien. eVT== vol.tidal ekspirasi, yaitu yang kembali ke mesin. Biasanya tidal volume ditentukan oleh berat badanyaitu sekitar 58 mL/ Kg BB Minute Volume (VM )= ventilasi semenit, yaitu banyaknya udara yang keluar-masuk paru dalam satu menit. VM adalah hasilperkalian antara VTx RR = Respiratory Ratelaju nafas, frekuensi nafas dalam satu menit

pada umumnya di set 1:2 = Diberikan guna merangsang mesin untukmemberikan bantuan nafas Jenis ventilator Mesin ventilator pada umumnya diklasifikasikan menurut karakternyadalam fase inspirasi dan cara siklus perpindahan dari inspirasi ke ekspirasi. Generator bekerja pada tekanangas yang rendah. yangdisebut intrinsic PEEP yang besarnya 2. Karakteristik inspirasi 1. Biasanya ventilator inimempunyai limit sehingga secara teoritis dapat mencegah . sedikit saja di atas tekanan inspirasi puncak. CPAP FiO2 I : E Ratio Sensitivitas = continuous positive airway pressure. 2. Tekanan tinggi inimemungkinkan aliran udara tetap konstan meski terjadi perubahanpada resistensi jalan nafas atau komplians paru. Aliran konstan didapat dengan adanya katup on – off dansumber gas bertekanan tinggi (5 – 50 psi).Volume–cycled.PEEP = positive end-expiratory pressure. Perubahan dari inspirasi ke ekspirasi 1.5 – 5cmH2O. sehingga paruterkembang orang dan udara terhirup. A.Flow generator. Aliran udara berhenti ketika tekanan jalan nafas menyamaitekanan inspirasi yang telah disetel. Namun. yaitu sebenarnyasetiap mempunyai PEEP alamiah. Jenis ini memberikan tekanan positif secarakonstan selama inspirasi tanpa memperhatikan aliran udara yangdihasilkan. Dalam keadaannormal” tekanan akhir ekspirasi adalah 0 dan padaawal inspirasi tekanan menjadi negatif. Pressure generator. yaitu tekanan positif dalam paru pada akhir ekspirasi. B. Fase inspirasi akan berakhir jika sejumlah volumetertentu (yang disetel) telah dihantarkan. yaitu PEEPpada pasien yang bernafas spontan = Kadar oksigen yang diberikan = Perbandingan lamanya inspirasi dan ekspirasi. Suatu aliran gas dihantarkan secara konstan padawaktu inspirasi tanpa memperhatikan tekanan jalan nafas (airwaypressure).

barotrauma. 2. mesin akan langsung masuk faseekspirasi meskipun volume yang dihantarkan belum cukup. Jika terjadipeningkatan tiba-tiba resistensi jalan nafas. Mesin disetel dengan laju nafas tertentu.Time-cycled. Tidal volume didapat dari waktu inspirasi yang disetel daninspiratory flow rate. 1. Jika aliran tertentu telah dihantarkan ke pasien.Jika tekanan inspirasi melebihi limit. dihitung dari mulainyainspirasi. 2. Saat ini pressure-cycled lebihsering digunakan oleh pakar-pakar intensivist di dunia. Intervalnya menentukan lajunafas. Ventilator modern umumnya dapat memberikan lebih darisatu macam pola nafas dan bahkan dapat memberikan kombinasi beberapamacam pola sekaligus. Volume tidal dan masa inspirasi bervariasi. Assist-Control Ventilation Usaha pasien untuk bernafas akan diterima oleh sensor pada sirkuit nafasdan menjadi trigger bagi mesin untuk masuk fase inspirasi. Fase ekspirasi dimulai jika tekanan jalan nafas mencapailevel yang disetel. volume tidal dapat turun. Selama tidak ada trigger. bergantungresistensi jalan nafas serta komplians paru dan sirkuit nafas. Jika waktu telah dicapai. tapi tiap usaha nafaspasien yang adekuat akan menghantarkan tidal volume yang disetel(patient-cycled). Mode of Ventilation Mode of Ventilation (MoF) bergantung jenis siklus (cycles) ventilator dariekspirasi ke inspirasi. Controlled Ventilation Ventilator akan bekerja menurut time-cycled. 4. ventilator langsung masuk ke faseekspirasi. Pressure-cycled. mesin akanmasuk ke dalam fase ekspirasi. komplians paru atau sirkuitnafas (misalnya ETT tersumbat/ kinking). Akantetapi teknik ini lebih aman daripada volume-cycled dalam halmenyebabkan barotraumas/ volutrauma. . Pola ini sesuai pada pasien yang tidak dapatbernafas spontan (misalnya yang diberi pelumpuh otot). mesin akan bekerja sesuaisetting.Flow-cycled. 3. Pola ini memberikan volume tidal yang tetap dan laju nafas yangtetap (fixed minute volume). Siklus diatur berdasarkan waktu. Besarnyausaha nafas pasien untuk memberikan trigger dipilih dengan sensitivitycontrol.

Inverse I:E Ratio Ventilation (IRV) I:E ratio orang normal adalah 1:2. dimana peningkatan PaCO2 dapat diterima hingga 80 mmHg. Hal ini didasarkan pada pengertian bahwa hipoksemia lebihberbahaya daripada hiperkarbia. Mesin memonitor ventilasi semenit ekspirasi.Jika laju nafas disetel tinggi. Mandatory Minute Ventilation (MMV) Pasien dapat bernafas spontan dan juga menerima bantuan nafasmekanik. Makin rendah laju nafas yang disetel makin sedikit bantuanmesin. 6. Intermittent Mandatory Ventilation (IMV) Di sini pasien dapat bernafas spontan dan tetap mendapatkan bantuandari mesin. Tidal volume disetel untuk membantu nafas spontan pasien. 4. Pressure Support Ventilation (PSV) Pola ini diciptakan untuk meningkatkan volume tidal pasien yang telahbernafas spontan tapi belum adekuat (volume tidal masih kecil). Namun dalamintensive care dikenal istilah“permissive hypercarbia”. kadang usaha nafas pasien “bertabrakan” denganpemberian bantuan oleh mesin (terutama jika laju nafas yang disetel agaktinggi).3.20. Tentu saja hal ini berisikomeningkatnya PaCO2 akibat memendeknya fase ekspirasi. asalkan pH tidak <7. pola ini sama saja dengan controlledventilation. Secarateoritis pola ini juga dapat mencegah “tabrakan” antara inspirasi pasiendan bantuan mekanik dari mesin. Mesin akanmenyesuaikan laju nafas pasien dan laju nafas mesin. Pembuat ventilator kemudian mengembangkan modifikasi denganmenciptakan SIMV (synchronized intermittent mandatory ventilation). Keuntungan lain dengan memperpanjang fase inspirasi ini adalah tekanan puncak inspirasi jadilebih rendah dan dead space (ruang rugi) mengecil. Pemanjangan fase inspirasi dimaksud untukmendapatkan oksigenasi yang lebih baik. Pola ini mengubahnya menjadi 1:1 ataubahkan kurang. Kerugiannya. sehingga ventilasisemenit tetap sesuai dengan yang disetel. 5. .

Sampai dengan 40% dari dosis diekskresikan dalam urin dalam 24 jam.4 jam. Durasi: 30 min. Ekskresi: Eliminasi waktu paruh: sekitar 1.2-1. Distribusi: 30% terikat pada protein plasma. . Juga diekskresikan dalam empedu menghambat depolarisasi.Rocuronium adalah pemblokir neuromuskuler kompetitif yang bertindak dengan menghalangi pengikatan asetilkolin pada reseptor pada endplate motor. Max: 4 min. Onset: 1-2 min.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful