BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Etika pada dasarnya berarti bagian filsafat yang meliputi hidup baik, menjadi orang yang baik, berbuat baik dan menginginkan hal yang baik dalam hidup. Etika adalah perwujudan dari moral. Dapat dikatakan bahwa etika pada dasarnya adalah hal mengetahui nilai-nilai moral tersebut dan melakukannya dalam kehidupan. Etika dapat dibedakan menjadi 3 pengertian yaitu: a) Etika sebagai nilai dan azas moral yang dipakai untuk pegangan tingkah laku b) Etika sebagai nilai dan azas yang berkenaan dengan moralitas atau apa saja yang dianggap baik atau buruk c) Etika sebagai ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dari sudut norma dan nilai moral Bioetika berasal dari bahasa Latin yaitu bio dan etika. Bio adalah kata yang artinya kehidupan. Jadi pada dasarnya, bioetika merupakan studi tentang masalah-masalah yang ditimbulkan oleh perkembangan di bidang biologi dan ilmu kedokteran yang menyangkut masalah etika di bidang kehidupan. Yang pertama kali memakai istilah “bio-ethics” adalah Van Rensselaer Potter, seorang ahli kanker dari Amerika. Pada tahun 1971 ia membahas bioetika dalam bukunya “Bio-ethics, Bridge to the Future”. Kini bioetika telah terkenal di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Bioetika bukanlah suatu ilmu baru, tetapi suatu usaha untuk melibatkan berbagai ilmu dalam merefleksikan problem-problem baru. Kaidah dasar bioetika terdiri dari 4 prinsip utama yang akan dibahas masing-masing. Keempat prinsip ini adalah Beneficence, Non-Maleficence, Justice dan Autonomy. Dalam hal pemakaiannya, keempat prinsip ini juga dibantu dengan kaidah prima-facie, sebagai penentu kaidah dasar mana yang dipilih jika berada dalam konteks tertentu. 1. Beneficence Definition: Providing benefit, Balancing the benefit and harms. Terdiri dari dua prinsip: 1

Prinsip Balancing of Utility/Propotionality Balancing benefit and harm 2. fairness • • • • • Egalitarian – – – – Equal access to the goods Rights to social and economic liberty (fair procedure and system) Kombinasi kedua di atas Memaksimalkan public utility Libertarian Utilitarian Seseorang patut menerima apa yang selayaknya dia terima Distribusi sumber daya dalam masyarakat Distributive justice 3. Non-Maleficence Definition: • • • Primum Non Noncere: Pertama.Positive Beneficence Prevent evil or harm Remove evil or harm Do or promote good .Melaksanakan informed consent . Above all do no harm Non Malfeasance satu continuum dengan Beneficence – – – – – – Not to inflict evil or harm Prevent evil or harm Remove evil or harm Do or promote good Justice. jangan menyakiti.Menghargai hak pasien .Menjaga privasi pasien .Tidak berbohong pada pasien meskipun demi kebaikan pasien 2 . Justice Ada beberapa teori mengenai justice: 4.Menghargai rasionalitas pasien . Autonomy ..

Dengan ruangan praktek yang luas. 1. Beneficence. terutama pada hari sabtu dan minggu.3 Tujuan Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan kita sebagai mahasiswa dan diharapkan dapat menjadi bahan bermanfaat bagi kita semua saat kita berprofesi sebagai dokter nanti. 3 . dan Justice ) yang sangat berguna ketika seorang dokter membuka praktek.2 Latar Belakang Masalah Seorang dokter umum yang sudah praktek selama 2 tahun memiliki pasien cukup banyak. Oleh sebab itu bioetika kedokteran sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai hal yang terjadi dalam praktek yang dialami oleh dokter Tenar. namun di sisi lain terdapat kesulitan bila ada pasien yang datang dengan kelainan kulit dimana ia harus memeriksa pasien dalam keadaan setengah telanjang. Non – Maleficence. Khususnya kita dapat lebih memahami hal-hal tentang bioetika yang mencakup ( Autonomy.1. dokter tersebut menempatkan 2 bed dalam kamar prakteknya.

Tenar menawarkan untuk menjadi mediator menyampaikan masalah Rana yang mencuri uang bapaknya dan menjelaskan kepada bapak Rana.1 Kalimat-kalimat Penerapan Beneficence i. tenar dalam membantu menyelesaikan masalah pasien– pasiennya sampai ia rela pulang larut malam. (Paragraf 3) Alasannya : Dr. dr. Dr.ia pun memberikan nasehat kepada pasien agar cepat sembuh yang merupakan mengusahakan agar kebaikan pasien lebih banyak dibandingkan dengan keburukannya. tenar memberikan surat rujukan beberapa pemeriksaan laboratorium. tenar melakukan EKG karena kecurigaan terjadi penyempitan pembuluh darah jantung. maka dari itu termasuk kedalam beneficence karena dokter mementingkan untuk kebaikan pasien ii. iv. serta dokter meminimalisasi akibat buruk dari rasa stress yang dihadapi Rana dengan menawarkan diri sebagai mediator untuk menyampaikan apa adanya kepada bapak Rana. (Paragraf 11) 4 . Tenar selain memeriksa pasien. Dr. Dr . banyak minum air putih serta mengkonsumsi buah – buahan. Maka dr .Tenar menunjukan bahwa ia memeriksa dengan teliti untuk kebaikan pasien yang termasuk dalam beneficence. Begitulah keseharian dr. Lalu. Tenar memberikan puyer batuk pada ketiganya serta nasehat untuk istirahat cukup.BAB 2 ISI 2. (Paragraf 4) Alasannya : Dengan melakukan EKG dan memberikan surat rujukan pemeriksaan laboratorium. memberikan resep obat. iii. (Paragraf 10) Alasannya : Dokter menghargai hak – hak pasien secara keseluruhan.

2. ia memperoleh voucer belanja Rp 300.Alasannya : Dalam hal ini setidaknya dokter sudah mengabdi pada pekerjaannya sampai ia rela pulang larut malam untuk membantu menyelesaikan masalah pasien–pasiennya. langsung diberikan resep sakit kencing yang sudah langganan ia derita 5 tahun ini.pasiennya sampai pulang larut malam. meskipun dalam melakukan prakteknya ada banyak juga bioetika yang ia langgar. Sementara ibu menor. Ia menolong Malthus dulu selama 45 menit.000 di supermarket terkenal di kotanya. tapi dokter setidaknya sudah membantu menyelesaikan masalah pasien.Tenar merujuk ibu tersebut ke Lab Klinik langganannya.2 Kalimat-kalimat Penerapan Non-Maleficence 1. Dr. Dr. (Paragraf 6) Alasannya : Dokter tidak mengobati secara proporsional karena tidak melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui penyakitnya lebih akurat dan dalam hal ini dokter dapat membahayakan kehidupan pasien karena dr. (Paragraf 4) Alasannya : Dalam hal ini ada kemungkinan dokter Tenar melakukan prinsip nonmaleficence negatif yaitu melakukan white collar crime dengan mengambil keuntungan bagi diri sendiri dalam bekerja sama dengan klinik laboratorium setempat karena selalu dapat hadiah dari laboratorium tersebut. Saat mempersilakan Nn. 3. Tenar mendapat bingkisan kue yang dia amati ternyata sejajar jumlahnya dengan pasien yang ia kirim ke situ. Pernah dua bulan yang lalu dengan 20 pasien yang ia kirim . Rana masuk ke ruang sekat kanan. (Paragraf 9) 5 . 2. Dari lab klinik ini dr. Tenar terkaget karena serombongan orang menyela masuk sambil menggendong seorang anak yang tadi pagi khitanan dalam keadaan berdarah.Tenar langsung memberikan obat tanpa pemeriksaan terlebih dahulu. dr. Tenar memeriksa sekilas dan menyalin resep dari catatan medis yang disodorkan suster. tidak sempat melakukan pengukuran darahnya.

berarti memberikan keadilan menghargai hak orang lain yang termasuk dalam bioetik justice. Hal ini menunjukkan non-autonomy. 6 . Tenar memeriksa pasien sesuai nomor urut pendaftaran. ruang pasien yang memerlukan perlakuan khusus. (Paragraf 5) Alasannya : Anak muda ini tidak mengikuti antrian yang berlaku. Dalam hal ini berarti dr. (Paragraf 3) Alasannya : Dengan memasyarakatan budaya antre untuk menunggu pemeriksaan. 2. Namun di sisi lain terdapat kesulitan kulit dimana ia harus memeriksa pasien dalam keadaan setengah telanjang (Paragraf 2) Alasannya : Ada kemungkinan hak menghargai privasi pasien tidak terpenuhi.3 Kalimat-kalimat Penarapan Justice 1) Dengan tujuan memasyarakatkan budaya antre dr .Tenar sehingga suster memasukkan lebih dahulu ke ruang sekat kiri. 2) Anak muda tadi tidak mengikuti nomor antrian karena mengaku teman SMP dr. melainkan menerobos yang dapat mengakibatkan kelancaran pemeriksaan terganggu. sehingga pasien lain tidak mendapatkan perlakuan serta hak yang sama untuk mendapat pemeriksaan.Alasannya : Dr. 2.Tenar melanggar prinsip justice dalam konsep bioetika yaitu tidak memberlakukan segala sesuatu secara universal dan membedakan pelayanan pasien atas dasar SARA.Tenar dengan pasien yg sedang ditangani. status social.Tenar menempatkan 2 bed dalam kamar prakteknya yang dibatasi dengan gorden. Tenar memenuhi konsep non-maleficence karena menangani pasien yang lebih emergensi terlebih dahulu.4 • Kalimat-kalimat Penerapan Autonomy Dr. dll. karena pasien di sisi satunya bisa mendengar percakapan antara dr.

Tenar memenuhi prinsip bioetika autonomy. Cuma panas dalam perut”. 7 .• Dr. Tenar tidak memenuhi prinsip bioetika autonomy karena seharusnya dr. Tenar menjaga hak privasi pasien dengan tidak memberitahukan penyakit pasien yang sebenarnya pada orang lain yang bertanya. Tanpa penjelasan mengenai isi di dalam surat keterangan tersebut. tenar agak terpana untuk menjawab pert anyaan awam si ibu ini. Ini menunjukkan dr. Tenar. jawab dr . Alasannya : Dr. dr .Tenar memberikan informed consent kepada pasien sebelum memberikan rujukan ke rumah sakit bagian saraf agar pasien setidaknya dapat lebih mengeahui tentang penyakit yang dideritanya dan dapat melakukan pengobatan dengan lebih baik untuk memulihkan kesehatannya.Tenar memberikan surat rujukan ke rumah sakit bagian saraf. (Paragraf 6) Alasannya : Dr. • Surat keterangan yang terdapat di dalam amplop CT scan menyatakan kecurigaan adanya SOL. “Ah.

BAB III PENUTUP Kesimpulan Setelah mempelajari Bioetika dan prinsip-prinsip dasar bioetika serta ciri-cirinya. Tenar dalam melakukan prakteknya menerapkan prinsip-prinsip bioetika tapi tidak dapat dipungkiri bahwa dr. saya bisa menyimpulkan bahwa memang benar bahwa dr. Tenar juga banyak melakukan pelanggaran dalam melakukan prakteknya.” 8 .Tenar dalam menjalankan prakteknya kurang memenuhi kaidah bioetik. “dr. saya menerima hipothesis tersebut dan membenarkan bahwa. Jadi dari hipotesis yang sudah ada.

John R. Concept of beneficence 4th Edition. 1994. Beanchamp TL. Childrens F. 1991. Penerbit FK UI.Daftar Pustaka Williams. New York: Oxford University Press. France. 9 . Etika dan Hukum Kedokteran. Guwandi. Medical Ethics Manual. The World Medical Association: 2005. Principles of Biomedical Ethics.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful