DATA PENYAJI

Asep Suryana
Garut, 09 Pebruari 1954 Jl. Cisitu Lama No. 13/160B (022)-2509713 Bandung Widyaiswara Pusdiklat Teknologi Mineral dan Batubara D3, Tambang Umum S1, Teknik Pertambangan

.

PE/1993 KEPMEN NOMOR 555.K/201/M.K/26/M.PERATURAN      UU NOMOR 1 TH 1970 PP NOMOR 19 TH 1973 MPR NOMOR 341 LN 1930 KEPMEN NOMOR 2555.PE/1995 .

PENDAHULUAN BAHAN PELEDAK :        BERGUNA SEBAGAI ALAT LOSSENING BARANG YANG BERBAHAYA SANGAT PEKA/SENSITIF TIDAK ADA PILIHAN LAIN PENANGANANNYA HARUS HATI-HATI DITUNTUT SUATU KETERAMPILAN TERSENDIRI HARUS TERHINDAR DARI PENGARUH EKSTRIM DARI LUAR .

YANG SEBAGIAN BESAR ATAU SELURUHNYA BERBENTUK GAS DAN PERUBAHAN TERSEBUT BERLANGSUNG DALAM WAKTU YANG SINGKAT DISERTAI EFEK PANAS DAN TEKANAN YANG SANGAT TINGGI .PENGERTIAN UMUM 1. BENTURAN ATAU GESEKAN AKAN BERUBAH SECARA KIMIAWI MENJADI ZAT. GAS ATAU CAMPURANNYA YANG APABILA TERKENA SUATU AKSI BERUPA PANAS. DEFINISI BAHAN PELEDAK : BAHAN PELEDAK ADALAH SEMUA/ZAT YANG BERBENTUK PADAT.ZAT LAIN YANG LEBIH STABIL. CAIR.

LANJUTAN 2 DETONATOR ADALAH SUATU BENDA (SELONGSONG) YANG MENGANDUNG ISIAN BAHAN PELEDAK (PETN) SEBAGAI PENYALA AWAL LEDAKAN (PENGGALAK) BAHAN PELEDAK PEKA DETONATOR ADALAH BAHAN PELEDAK YANG DAPAT MELEDAK DENGAN DETONATOR NOMOR 8 BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER ADALAH BAHAN PELEDAK YANG HANYA DAPAT MELEDAK DENGAN MENGGUNAKAN BOOSTER BERSAMA DETONATOR NOMOR 8 3 4 .

BAHAN RAMUAN BAHAN PELEDAK ADALAH BAHAN BAKU YANG APABILA DICAMPUR DENGAN BAHAN TERTENTU (SOLAR) AKAN MENJADI BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER GUDANG ADALAH SUATU BANGUNAN ATAU KONTAINER YANG SECARA TEKNIS MAMPU MENYIMPAN BAHAN PELEDAK SECARA AMAN GUDANG BAHAN PELEDAK UTAMA ADALAH GUDANG YANG DIGUNAKAN SEBAGAI TEMPAT PENYIMPANAN ATAU PENIMBUNAN BAHAN PELEDAK YANG LETAKNYA DILOKASI TAMBANG 6.LANJUTAN 5. 7. .

10. JURU LEDAK ADALAH ORANG YANG MEMILIKI KIM DAN DIANGKAT SEBAGAI PEKERJA UNTUK MEMPERSIAPKAN BAHAN PELEDAK DAN PELEDAKAN .LANJUTAN 8. GUDANG BAHAN PELEDAK TRANSIT ADALAH GUDANG YANG DIGUNAKAN SEBAGAI TEMPAT PENYIMPANAN SEMENTARA BAHAN PELEDAK SEBELUM DIANGKUT KE GUDANG UTAMA GUDANG BAHAN PELEDAK SEMENTARA ADALAH GUDANG YANG DIGUNAKAN UNTUK KEGIATAN PERTAMBANGAN TAHAP EKSPLORASI ATAU UNTUK PENIMBUNAN SEMENTARA MENUNGGU GUDANG UTAMA SELESAI DIBANGUN 9.

GESEKAN MAUPUN BENTURAN.PENANGANAN HANDAK  KARENA BAHAN PELEDAK INI SANGAT PEKA / SENSITIF MAKA PENANGANNYA HARUS DILAKUKAN HATI-HATI DAN HARUS TERHINDAR DARI PENGARUH EKSTRIM DARI LUAR SEPERTI PANAS . DLL ORANG YANG MENANGANI BAHAN PELEDAK INI DITUNTUT SUATU KETERAMPILAN / KEMAMPUAN TERSENDIRI DALAM MEMPERSIAPKAN PELEDAKANNYA SEHINGGA AMAN TERHADAP ORANG MAUPUN PERALATAN JURU LEDAK KELAS II ADALAH ORANG YANG TELAH MENDAPAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TENTANG PENGENALAN DAN CARA MENANGANI / MEMPERSIAPKAN PELEDAKAN YANG DINYATAKAN KOMPETEN DAN MEMILIKI SERTIFIKAT JURU LEDAK DAN KARTU IZIN MELEDAKKAN   .

SIFAT BAHAN PELEDAK ANTARA LAIN ADALAH : • • • • • • • • SENSITIF TERHADAP PANAS SENSITIF TERHADAP GESEKAN SENSITIF TERHADAP PUKULAN SENSITIF TERHADAP GETARAN SENSITIF TERHADAP BENTURAN SENSITIF TERHADAP ARUS LIAR SENSITIF TERHADAP MEDAN MAGNIT DLL .

BAHAN PELEDAK PEKA DETONATOR ANTARA LAIN DINAMIT HDP PRIMER ANZOMEX CORDTEX . DLL C.PENGGOLONGAN HANDAK A. BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER ANTARA LAIN : . DLL .TOVEX . DLL : B.SOLAR.MAGNAFEX .EMULSION . BAHAN RAMUAN BAHAN PELEDAK ANTARA LAIN : .ANFO .AMMONIUM NITRAT .

E. B. KELENGKAPAN GUDANG BAHAN PELEDAK KLASIFIKASI GUDANG BAHAN PELEDAK LOKAS GUDANG BAHAN PELEDAK F. KAPASITAS GUDANG BAHAN PELEDAK . KETENTUAN GUDANG DIPERMUKAAN KETENTUAN GUDANG BAWAH TANAH C. D.GUDANG HANDAK A.

       KETENTUAN GUDANG DIPERMUKAAN BAHAN TIDAK MUDAH TERBAKAR ATAP SERINGAN MUNGKIN DINDING DARI BAHAN YANG PEJAL MEMPUNYAI DUA RUANGAN DAN PINTU MASINGMASING DILENGKAPI LOBANG PERANGINAN MEMPUNYAI SATU JALAN KELUAR MASUK GUDANG DILENGKAPI PENANGKAL PETIR .A.

KETENTUAN GUDANG BAWAH TANAH       PERMUKAAN KERING DAN DATAR KONSTRUKSI BANGUNAN KUAT TERLINDUNG DARI KEJATUHAN BATU ADA LOBANG VENTILASI DAN ALIRAN UDARA CUKUP MEMENUHI JARAK AMAN TERHADAP JALAN UTAMA. SHAFT DAN TEMPAT KERJA KAPASITAS PEMAKAIAN 2 X 24 JAM DAN ATAU MAKSIMUM 5 TON .B.

C. KELENGKAPAN GUDANG HANDAK       TERSEDIA THERMOMETER DIDALAM GUDANG TANDA DILARANG MASUK DAN MEROKOK TERSEDIA TABUNG APAR DILUAR GUDANG POS PENJAGAAN UNTUK SEKURITI TERSEDIA BUKU ADMINISTRASI DALAM GUDANG PENYELENGGARA ADMINISTRASI ORANG YANG MEMILIKI SERTIFIKAT JURU LEDAK .

LANJUTAN C      LAMPU PENERANGAN DILUAR GUDANG BAHAN PELEDAK PAGAR PENGAMAN DISEKELILING GUDANG BAHAN PELEDAK TANGGUL TANAH DISEKELILING GUDANG PEKA DETONATOR DAN PEKA PRIMER DIJAGA 24 JAM TERUS MENERUS MEMENUHI JARAK AMAN LINGKUNGAN .

LANJUTAN C     MEMASUKI GUDANG MENGGUNAKAN LAMPU KEDAP GAS DAN PERCIKAN API DILARANG MEMAKAI SEPATU ALAS BESI ATAU MEMBAWA BARANG-BARANG YANG DAPAT MENIMBULKAN PERCIKAN API DIDALAM GUDANG AN DIBAWAH KAPASITAS 5 TON DIPASANG PEMADAM API OTOMATIS GUDANG AN KAPASITAS 5 TON LEBIH DIPASANG HYDRANT DILUAR BANGUNAN GUDANG .

D. KLASIFIKASI GUDANG HANDAK 1. MENURUT FUNGSINYA : * GUDANG BAHAN PELEDAK UTAMA * GUDANG BAHAN PELEDAK SEMENTARA * GUDANG BAHAN PELEDAK TRANSIT . MENURUT KEPEKAANNYA : * GUDANG BAHAN PELEDAK PEKA DETONATOR * GUDANG BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER * GUDANG BAHAN RAMUAN BAHAN PELEDAK 2.

.

3. DIPERMUKAAN TANAH * LOKASI PENAMBANGAN * LOKASI PELABUHAN ATAU DERMAGA 2.E. LOKASI GUDANG HANDAK 1. DIBAWAH TANAH JARAK AMAN LINGKUNGAN .

GUDANG PEKA PRIMER MAKSIMUM 500 TON .MAKSIMUM 5 TON ATAU PEMAKAIAN SELAMA 2 X 24 JAM . GUDANG UTAMA : .F.GUDANG BAHAN RAMUAN MAKSIMUM 2000 TON .GUDANG PEKA DETONATOR MAKSIMUM 150 TON . GUDANG BAWAH TANAH .DIBATASI OLEH JARAK AMAN LINGKUNGAN 2. KAPASITAS GUDANG HANDAK 1.

36 bags/pallet .Anfo(Pexfo) 30kgs/bag.

190 ea/case .Booster. Anzomex G Booster 110gr.

Stopeprime 250G. 40 case/pallet . 60 ea/case.

Cord. Detonating Powerflex 5GM 2rollsx500M/case .

4. 0. No.EXEL LP. 400/case .9M.

EXEL LP. No. 400/case . 4.9M. 1.

No. 1. 240/case . 7.2M.EXEL LP.

EXEL LP. No. 240/case . 2. 7.2M.

Detonator Ikon 15M. 75ea/case .

EXEL MS. 150/case . 18M. No. 6.

6. 18M. 150/case . No.EXEL MS.

No. 7. 150/case .EXEL MS. 18M.

500/case .INST Electric Detonator 4M.

Electric Igniter 27.5mm PCF Safety Cartridge .

MAGNAPEX 32 X 300. 36 case/pallet . 25KG/CASE.

36 case/pallet .MAGNAPEX 38 X 300. 25KG/CASE.

25KG/CASE. 36 case/pallet .MAGNAPEX 55 X 400.

POWERGEL TRIMEX 19MMX900MM-25 kg/case .

BANGUNAN 10 TON .KONTAINER 5 TON C.KONTAINER 10 TON . BAHAN RAMUAN .KONTAINER 2 TON B.LANJUTAN 3.BANGUNAN 4 TON .BANGUNAN 10 TON . PEKA DETONATOR . GUDANG SEMENTARA : A. PEKA PRIMER .

000 TON .BENTUK KONTAINER 5 TON B.000 TON DENGAN BOBOT 20 TON/KONTAINER . GUDANG TRANSIT A. BAHAN RAMUAN .BENTUK KONTAINER 2.LANJUTAN 3.BENTUK BANGUNAN 500 TON .BENTUK BANGUNAN 2. PEKA PRIMER .

PENGANGKUTAN DARI/KETEMPAT TUJUAN PENGANGKUTAN PADA PERMUKAAN KENDARAAN KHUSUS B. .PENGANGKUTAN HANDAK A. C.

A. PENGANGKUTAN DARI/KE TEMPAT TUJUAN     DARI GUDANG BAHAN PELEDAK UTAMA KE LOKASI KEGIATAN PELEDAKAN DARI GUDANG BAHAN PELEDAK UTAMA KE GUDANG BAHAN PELEDAK TAMBANG BAWAH TANAH DARI GUDANG BAWAH TANAH KE LOKASI TEMPAT KEGIATAN PELEDAKAN DARI GUDANG BAHAN PELEDAK TRANSIT KE GUDANG BAHAN PELEDAK UTAMA .

MELALUI SUMUR SECARA MEKANIS .   PENGANGKUTAN PADA PERMUKAAN      MENGGUNAKAN ALAT ANGKUT KHUSUS KENDARAAN DILENGKAPI DENGAN BENDERA KHUSUS DAN TULISAN ANGKUTAN BAHAN PELEDAK MENGHINDARI RUTE YANG AMAI TIDAK BOLEH KELUAR AREA TAMBANG DETONATOR DAN HANDAK TERPISAH DILAKUKAN PADA SIANG HARI UNTUK TAMBANG BAWAH TANAH MEMAKAI LAMPU “SAFETY LAMP” PADA JAM KERJA.B.

LANJUTAN B       JUMLAH SESUAI DENGAN KEBUTUHAN DIDALAM PETI ATAU TAS TERTUTUP JANGAN TERKENA LANGSUNG MATAHARI JANGAN SAMPAI TERBANTING-BANTING DILARANG MEROKOK DILAKUKAN SATU ORANG PENGANTAR .

C. PERSYARATAN UMUM BAHAN PELEDAK PEKA DETONATOR BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER BAHAN RAMUAN BAHAN PELEDAK CATATAN BAHAN PELEDAK PEMERIKSAAN BAHAN PELEDAK . E. D. B.PENIMBUNAN/PENYIMPANAN HANDAK A. F.

    SYARAT UMUM TATACARA PENIMBUNAN BAHAN PELEDAK HARUS DISIMPAN DALAM KEMASAN ASLINYA DIATAS BANGKU SETINGGI 30 CM DARI LANTAI TERCANTUM TANGGAL PENERIMAAN PADA KEMASANNYA DETONATOR DISIMPAN TERPISAH DENGAN BAHAN PELEDAK LAIN DIDALAM GUDANG PEKA DETONATOR BAHAN PELEDAK PEKA DETONATOR TIDAK BOLEH DISIMPAN DIGUDANG BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER ATAU DIGUDANG BAHAN RAMUAN BAHAN PELEDAK  .A.

LANJUTAN A  BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER DAPAT DISIMPAN BERSAMA-SAMA DIDALAM GUDANG BAHAN PELEDAK PEKA DETONATOR TAPI TIDAK BOLEH BERSAMA-SAMA DIDALAM GUDANG BAHAN RAMUAN BAHAN PELEDAK BAHAN RAMUAN BAHAN PELEDAK DAPAT DISIMPAN BERSAMA-SAMA DIDALAM GUDANG BAHAN PELEDAK PEKA DETONATOR ATAU DIDALAM GUDANG BAHAN PELEDAK PEKA PRIMER  .

B.      TATACARA PENYIMPANAN HANDAK PEKA DETONATOR   TINGGI TUMPUKAN MAKSIMUM 5 PETI LEBAR TUMPUKAN MAKSIMUM 4 PETI PANJANG TUMPUKAN SESUAI GUDANG DIANTARA LAPISAN PETI DIBERI PAPAN PENYEKAT JARAK ANTARA TUMPUKAN MINIMUM 80 CM RUANG BEBAS ANTARA TUMPUKAN DENGAN DINDING MINIMUM 30 CM DALAM GUDANG BERBENTUK KONTAINER KAPASITAS MAKSIMUM 4 TON DAN DISUSUN SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA UDARA DAPAT MENGALIR DENGAN BAIK .

TATACARA PENYIMPANAN HANDAK PEKA PRIMER KEMASAN 25 KG : * TUMPUKAN MAKSIMUM 5 PETI * LEBAR TUMPUKAN 4 PETI * PANJANG TUMPUKAN SESUAI GUDANG 2.C. KEMASAN 1000 KG : * DISIMPAN DENGAN PALETNYA * * * * RUANG BEBAS ANTARA TUMPUKAN DENGAN DINDING 75 CM TINGGI TUMPUKAN MAKSIMUM 3 KEMASAN TERSEDIA LORONG UNTUK OPERASI ALAT ANGKUT JARAK ANTARA TUMPUKAN SESUAI ALAT ANGKUT DAPAT MANUVER DENGAN AMAN * ALAT ANGKUT TIDAK BOLEH DITINGGAL DIDALAM GUDANG . 1.

D. TATACARA PENYIMPANAN BAHAN RAMUAN KEMASAN 25 KG : * TETAP DALAM KEMASAN ASLINYA * * * * * TINGGI TUMPUKAN MAKSIMUM 10 KEMASAN LEBAR TUMPUKAN MAKSIMUM 8 KEMASAN PANJANG TUMPUKAN SESUAI PANJANG GUDANG JARAK ANTARA TUMPUKAN MINIMUM 80 CM RUANG BEBAS ANTARA TUMPUKAN DENGAN DINDING 30 CM . 1.

KEMASAN 1000 KG : * DISIMPAN DENGAN PALETNYA * RUANG BEBAS ANTARA TUMPUKAN DENGAN DINDING 75 CM * TINGGI TUMPUKAN MAKSIMUM 3 KEMASAN * TERSEDIA LORONG UNTUK OPERASI ALAT ANGKUT * JARAK ANTARA TUMPUKAN SESUAI ALAT ANGKUT DAPAT MANUVER DENGAN AMAN * ALAT ANGKUT TIDAK BOLEH DITINGGAL DIDALAM GUDANG .LANJUTAN D 2.

CATATAN HANDAK 1. TERSEDIA BUKU UNTUK MENCATAT NAMA JENIS DAN JUMLAH SERTA TANGGAL PENERIMAAN BAHAN PELEDAK TERSEDIA DAFTAR PERSEDIAAN SECARA TERATUR DENGAN RINCIAN : * NAMA DAN TANDA TANGAN PETUGAS 2.E. * JUMLAH SETIAP JENIS HANDAK ATAU DETONATOR YANG KELUAR MASUK DARI GUDANG * TANGGAL DAN WAKTU PENGELUARAN SERTA PENGEMBALIANBAHAN PELEDAK * NAMA DAN TAQNDA TANGAN PETUGAS YANG MENERIMA BAHAN PELEDAK * LOKASI PELEDAKAN ATAU TUJUAN PERMINTAAN .

F. SETIAP SATU KALI DALAM SEMINGGU HARUS DIPERIKSA MENGENAI ISI GUDANG BAHAN PELEDAK PENANGKAL PETIR HARUS DIPERIKSA SETIAP 6 BULAN SEKALI DAN ATAU SETIAP TERJADI PETIR YANG HEBAT HARUS MEMERIKSA PENERIMAAN. PEMERIKSAAN HANDAK 1. 3. PENYIMPANAN DAN PENGELUARAN BAHAN PELEDAK 2. .

C. B. PERSIAPAN PELEDAKAN PASCA PELEDAKAN MISFIRE PELEDAKAN TIDUR . D. E.PROSEDUR PELEDAKAN A.

7. 4. 3. 5.A. MENGAMBIL BAHAN PELEDAK SESUAI KEBUTUHAN MENYIAPKAN PERLENGKAPAN DAN PERALATAN YANG DIBUTUHKAN MEMASANG TANDA PERINGATAN (BENDERA MERAH) DI AREA PELEDAKAN DILAPANGAN BAHAN PELEDAK DIEDARKAN KETIAP LOBANG PEMBUATAN PRIMER SATU PERSATU DITIAP LOBANG CEK LOBANG LEDAK DENGAN MENGGUNAKAN TONGKAT DARI BAHAN KAYU DILARANG MEROKOK . PERSIAPAN 1. 6. 2.

MENJEPIT SUMBU API DENGAN DETONATOR MENGGUNAKAN CRIMPER PRIMER DENGAN DETONATOR LISTRIK TERLEBIH DAHULU TES DETONATORNYA UJUNG LEGWIRE DETONATOR SELALU DISATUKAN PEMBUATAN PRIMER DENGAN CARA MELOBANGI DINAMIT KEMUDIAN MEMASUKKAN DETONATOR ATAUPUN SUMBU LEDAK KE DINAMIT . 9. DETONATOR HARUS BERSIH DAN PERMUKAAN SUMBU API FRESH DAN RATA 9.LANJUTAN A 8. 11. 10. 12 PRIMER DENGAN DETONATOR API.

14. 15. 16. 17. MENGIKAT PRIMER DAPAT MENGGUNAKAN TALI ATAU DENGAN LEGWIRE ATAU SUMBU LEDAK TERSEBUT LEGWIRE MAUPUN SUMBU API JANGAN SAMPAI TERTEKUK SAMBUNGAN LEGWIRE BILA ADA DIDALAM LOBANG HARUS DI ISOLASI KHUSUS SUMBU LEDAK JANGAN ADA BERSILANGAN/TUMPANG TINDIH HATI-HATI MEMASUKKAN PRIMER KEDALAM LOBANG LEDAK .LANJUTAN A 13.

22. MEMASUKKAN PRIMER KEDALAM LOBANG DAPAT DIBANTU DENGAN TONGKAT JANGAN MEMADATKAN PRIMER STEMMING MENGGUNAKAN PASIR HALUS ATAU CUTTING BOR STEEMING DIPADATKAN DENGAN TONGKAT PENGGUNAAN DETONATOR LISTRIK SAMBUNGAN ANTAR CONECTING WIRE HARUS BAIK TES RANGKAIAN DAN CEK TAHANAN RANGKAIAN . 23.LANJUTAN A 18. 19. 21. 20.

PEMBUATAN PRIMER PEMBUATAN PRIMER :    DENGAN SUMBU BAKAR DENGAN SUMBU LEDAK DENGAN DETONATOR LISTRIK POSISI PRIMER :  UNTUK LOBANG LEDAK YANG RELATIF KECIL DAN TIDAK DALAM UMUMNYA HANYAQ MENGGUNAKAN SATU PRIMER UNTUK LOBANG LEDAK BESAR DAN DALAM SERING HARUS MEMBUTUHKAN LEBIH DARI SATU PRIMER  .

CARA PEMBUATAN PRIMER .

PARAMETER LUBANG LEDAK B S ST TINGGI JENJANG ISIAN HANDAK KEDALAMAN LOBANG SD .

POSISI PRIMER
BOTTOM CHARGE
CAP STEMMING

ISIAN HADAK

BOOSTER

POSISI PRIMER
DOUBLE CHARGE
CAP STEMMING

BOOSTER

ISIAN HADAK

BOOSTER

POLA LOBANG LEDAK TAMDA
TAMPAK SAMPING

FF

LOBANG BOR

POLA LOBANG LEDAK TAMDA TAMPAK DEPAN .

3. 7. TEMPAT BERLINDUNG HARUS DIKETAHUI ARAH ANGIN/VENTILASI PERIKSA SEKELILING TEMPAT BERLINDUNG BILA MENGGUNAKAN DETONATOR BIASA TERLEBIH DAHULU DITENTUKAN TEMPAT BERLINDUNG BILA PERLU DIBUAT TEMPAT BERLINDUNG KHUSUS PEMEGANG EKSPLODER ORANG YANG MEMILIKI KIM BILA MENGGUNAKAN DETONATOR LISTRIK TERAKHIR TES RANGKAIAN . TAMBANG TERBUKA. TEMPAT BERLINDUNG MEMPERHITUNGKAN ARAH DAN JARAK LEMPARAN TAMBANG BAWAH TANAH. 6. 5. PELEDAKAN 1. 4. 2.B.

PENGAWAS MELAKUKAN PEMERIKSAAN DAERAH PELEDAKAN DAN MENYATAKAN AMAN BLASTING MACHINE SWITCHKE “ON” KABEL UTAMA DIMASUKKAN KE BLASTING MACHINE PERINGATAN KETIGA. 11. 10. BLASTING MACHINE SWITCH KE “FIRE” . MEMBUNYIKAN TANDA PERINGATAN PERTAMA.LANJUTAN B 8. 9. SEMUA ORANG MENYINGKAR DAN JALAN MASUK DIBLOKIR PERINGATAN KEDUA.

BATU-BATU MENGGANTUNG DAN PELEDAKAN MANGKIR LOBANG MANGKIR DIBERI TANDA DAN LAPOR KEATASAN UNTUK SEGERA DIATASI BILA MELEDAK DENGAN BAIK DAN AMAN BERIKAN ABA-ABA TERAKHIR TANDA PELEDAKAN BERAKHIR DENGAN AMAN    . NONEL ATAU SUMBU LEDAK DAN 15 MENIT SETELAH LEDAKAN TERAKHIR BILA MENGGUNAKAN DETONATIR API PEMERIKSAAN TERHADAP GAS-GAS BERACUN. PASCA PELEDAKAN  PEMERIKSAAN DILAKUKAN SETELAH 5 MENIT LEDAKAN TERAKHIR BILA MENGGUNAKAN DETONATOR LISTRIK.C.

MISFIRE     MELARANG SETIAP ORANG MEMASUKI DAERAH BAHAYA TERSEBUT MENGAMBIL LANGKAH-LANGKAH YANG TEPAT UNTUK MENANGANINYA MENUNJUK PETUGAS YANG BERTANGGUNG JAWAB LAKUKAN PENYELIDIKAN PENYEBAB KEGAGALAN .D.

TIDAK BOLEH MENGGUNAKAN DETONATOR DI DALAM LOBANG DILAKUKAN PENGAMANAN TERHADAP DAERAH PELEDAKAN BILA MENGGUNAKAN DETONATOR DI DALAM LOBANG HARUS MENDAPAT PERSERTUJUAN 2. 3.E. PELEDAKAN TIDUR 1. .

HANDLING DAN PENIMBUNAN .KECELAKAAN AKIBAT HANDAK  MELEDAKNYA BLASTING CAP. HAL INI BISA TERJADI PADA SAAT     PENGANGKUTAN PERSIAPAN PELEDAKAN PENGARUH LISTRIK STATIS PENGARUH PETIR  TINDAKAN ATAU KONDISI TIDAK AMAN PADA SAAT MELAKUKAN PENGANGKUTAN HANDAK.

LANJUTAN  TEMPAT PERLINDUNGAN TERLALU DEKAT KELOKASI PELEDAKAN KARENA TIDAK MENGERTI TENTANG BAHAN PELEDAK PERALATAN PELEDAKAN YANG TIDAK STANDAR MEROKOK SAAT MENGANGKUT ATAU MEMBAWA HANDAK BERSAMA-SAMA DETONATOR PENGGUNAAN HANDAK YANG SUDAH KADALUARSA     .

&%  &$%#   !% % # &%   %#%   !!## & %   %#%   #& & %   %# %  .

&%  &%#$%  !!## %&& %  %& %#%   #& %&& %  %& %# %    % % .

 %# .

!&%  !&%#.

%!%%&& !&%!!#& #&$&$   .

 !&%#.

 %!%%&&     #&!&% $ %! #&!&%& !%% #&% $%!% %! #&!%#$%& !&% .

   !&%! !#&      &%&%&$&$ #!# &$&$%&$&% ! ##&% % &##% % % #%#!$ &!$# &%&%%!& $%! !# & $&&#$#$ .

&%       &$$&&%& !%%&%$%#%&%&! %#$&%# $!%#% $!%#% % ##   &$%& #!%# .

!&.

!!       !#$#%&& !!% % # !!!## #&! %%! !#$! .

  $#%&&%%# !& !#&$$!$$ %$&$% #% %#%&%!#!$ % % #$!%#!$! &!% % # !!% % #% $! &!!!##%&& #&!     .

&%  !!!##!% $!#$ $!#$ $& !!% % #%! % #$ $ #$ &#&! #&!!% $!#$ $!#$ $& !!% % #%& &!! !##  .

        %%#!! !% % # %%&!&$&!% #%&!&$&!% !%&!&$$&& %#!$!%#!!!% #%#%&!&&  #&$%#%&!& &  &#%& %#!$%$ $&% $&$&$#&! $&#!%# .

  %%#!! !!## $ %&!&$&!% #%&!&!% !%&!&$$&&  $  $!!% #&$%#%&!& %%&!&$&$ %#$ # &%& !#$%&% #%#%&!&$$&%&% !%&'# %&%% %& .

  %%#!! #& $ %%!$$ %%&!&$& $ #%&!&$&$ !%&!&$$&!& #%#%&!&&  #&$%#%&!&   .

&%  $   $!!% #&$%#%&!&  %%&!&$&$ %#$ # &%& !#$% &% #%#%&!&$$&% &% !%&'# %&%% % & .

 %%  %#$&&&%&%%$ &$#%%!# ! %#$%#!#$$#%#%&# # %%!%&$   &$%!$%&% % # &#$&#&  %%&!&#$#% !!  %"%!%&$#  !   $!%&%&&!#% .

 !#$  $%!$%&$&#&$ !#$$& ! !!%##&$!#$ $%!&$%&$%! %#!%#% #&$#$!#  !!!&# !   .

!# $&#!      !#$! ! !$! $# !%&# .

 !#$!        !$$& &%& !!#!!#% &%& $%!#% # # #! !!# %!  !&%!##$%&!#$%&%!    & % %#& ##   .

&%      !##% % #! % % # #&$#$!#&$&&!#$ #%  !%$&&!%   !%$&&!% % # &#!# !##% % #$%#%# &&%$% % # &&#% % #$&$%& !&%!###  %&$&% % # %&!&$&&% .

&%      %!##!%&% %&#%&$&& %#$&% #&!&$&&!$! %#%& $&#  #&$$ $ &$&$$&& #$.

%&!% % % %$&!##   .

&%       $&!## !% %&% % %!## $%&!$#&$%&&%%  # $%!%% % !&% % #$%#$&%#  %##&$ %$#%# .

!&%!## !&%!##    $&&# $&& % % #$%# ! $$!##  &%& #%% &&"&$%&!## &%& $#$##&$ &%&#$%&!##  .

#!&%!## .

!#%#&   $ $% %  $     $ .

! $$!##  %% # ! $% $  $%# .

! $$!##  &# ! $%  $%# $  $%# .

!  % %!$!    # .

!  % %!! .

 !        %%#& %!%#& !#%&##!# %% %!%#&#&$ %&#.

'%$ !#$$%!%#& &% % #$%#&& %%&%!%#& !#&&%%!%#&&$&$ !$! # # &% % #$%#%##%$ # .

&%     &%!#% !#% $& ## $& # !#%& !$ &!#$# !% $%$%   &%$&$% !#%% $% $% # .

 !$!  !#$&$%% %##&% % #$%#   %&$&&%$% %##&% %#! !#$%#!$ !#$%#!$ $#& %& %& %& %&!#  ##%! #%$ &%&$#%$ # #  %##%!##    .

 $#     #$%! #$&# %#$&%   %!%&%&  &&!%&$#%& &!! .

 !%&#  % &% % #   &!%#!# ! &% % #  #&$!%!#$#%&&   .

%  $%! $%# !$%     !&% !#$!! !#&$%#$%%$ !#&!%#  %%& $%!$% &!&%  !& .

&%  %!%!#&%#&% $ ! #%#%%%! !#%!%$%# #  $%&%%& #$ #$ $% % # !&$&&#$     .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful