ISSN : 0854 - 8986 ANALISIS PENERAPAN PRINSIP KETERBUKAAN 01 PASAR MODAL OALAM KAITANNYA DENGAN PENGELOLAAN PERUSAHAAN YANG

BAlK Raffles
Staf Pengajar 8agian Hukum Perdata Fakultas Hukum Universitas Jambi

ABSTRAK
Keterbukaan dalam pasarmodal mempunyai makna bahwa menjadi suatu keharusanbagi emiten, perusahaan publik dan pihak lain yang tunduk kepada UUPM untuk menginformasikan kepada masyarakat dalam waktu yang tepat seluruh informasi material mengenai usahanya atau efeknya yang dapat berpengaruh terhadap keputusan pemodal terhadap efek yang dimaksud atau harga darl efek tersebut Prinsip keterbukaan di pasar modal dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap, yaitu primary market levet, secondary market level, dan timely disclosure. Keterbukaan di pasar modal selain untuk kepentingan perlindungan hukumpemodal (investor) tetapi juga dapat menjadi suatu instrumenyuridis bagi upaya membangun perusahaanyang sehat dengan pengelolaan yang balk. Kata Kunci : keterbukaan, pasarmodal, pengelolaan perusahaan yang baik

PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Negara Indonesia adalah negara yang sedang berkembang. Salah .satu ciri dari negara berkembang adalah pembangunan di segala bidang. Dewasa ini arah dan kebijaksanaan yang ditempuh oleh Pemerintah adalah penekanan pada segi pemerataan pembangunan dan hasil-hasH pembangunan di samping tetap mengusahakan pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas nasianal yang kondusif untuk mendorong upaya pemerataan pembangunan dan upaya pertumbuhan ekonomi itu sendiri. Pelaksanaan pembangunan yang memerlukan pembiayaan yang sangat besar, menuntut partisipasi aktif dari para pelaku usaha maupun masyarakat pada umumnya. Untuk kepentingan 101, diperlukan suatu pengaturan mekanisme yang memungkinkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan dalam bentuk penyertaan modal. Dalam praktek, upaya 101 dilakukan oleh Pemerintah dengan pembukaan pasarmodal. Pasar modal merupakan tempat kegiatan perusahaan dalam rangka mencari dana untuk pembiayaanusahanya. Secara makro dalam pembangunan nasional memang menghendaki tersedianya dana untuk pembangunan dalam jumlah yang memadai. Dalam hubungan ini dana yang diperlukan itu haruslah diupayakan dari sumber-sumber dalam negeri. Hal inl penting dalam rangka meningkatkan kemandirian suatu negara,

sedang dana yang diperoleh dart sumber luar negeri hanyalah merupakanpelengkap. Pengertian pasar modal sebagaimana pengertian pasar pada umumnya adalah merupakan tempat bertemunyapenjual dan pembell, Di sini yang diperjualbelikan adalah modal atau dana. Jadi pasar modal mempertemukan penjual modal atau dana dengan pembeli modal atau dana. Pembeli modal atau dana adalah mereka bail< perorangan maupun kelembagaan atau badan usaha yang menyisihkan kelebihan danaluangnya untuk usaha yang bersifat prodoktif, sedangkan penjual modal/dana adalah perusahaan yang memerlukan dan atau tambahan modal untuk keperluan usahanya. Dalam kenyataannya pasar modal dikenal sebagai bursa efek. (Sumantoro, 1990: 9) Nindyo Pramono menyatakan bahwa pasar modal selain merupakan sarana untuk memperoleh dana segara dari masyarakat secara tepat juga sebagai sarana pendemokrasian perusahaan melalui pemilikan saharn-saham perusahaan yang go pubNc oleh masyarakat pemilik modal atau investor yang bsmiat menginvestasikan modalnya melalui pemilikan saham tersebut. (Pramono. 1997: 2) Mengenai go public, Sumantoro menjelaskan bahwa pada hakikatnya go publik secara terjemahannya adalah proses perusahaan yang "go public atau pergi ke masyarakat" artinya perusahaan itu memasyarakatkan dirinya yaitu dengan memberikan sarana untuk masyarakat untuk masuk dalam perusahaanya, yaitu

meningkatkan transparansi dan memberikan jaminan perlindungan hukumbagi investor. menciptakan sistem perdangan yang aman. Melalui tulisan sederhana ini. kerabat dekat. Kedua prinsip ini. yang memiliki keterkaitan erat dengan pengelolaan perusahaan yang baik sebagaimandisebutkandi atas.Pokok-pokokpermasalahantersebut dituangkan dalam perumusan masalah yaitu: apakah tujuan penerapan prinsip keterbukaan di pasar modal? Bagaimanakah Kedudukan Yuridis Prospektus? . sehingga perusahaanyang masuk ke pasar modal mutlak menerapkan good corporate governance dan sekaligus menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan. yang dibatasi pada dua masalah pokok. yaitu prinsip keterbukaan dan prinsip good corporate governance dianut dalam sistem pengelolaan pasar modal. dan lain-Iainnya. Penerapan prinsip keterbukaan bagi suatu perusahaan akan memiliki dimensi luas. ternan. terdapat pemegang saham baru yang datang dari masyarakat umum. 3. penulis mencobamemberikangambaran mengenai prinsip keterbukaan di pasar modal. 997:4) 1 Pengaturanmengenai Pasar Modal di Indonesiasaat ini diatur dengan UndangUndang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM). baik dalam kepemilikan maupun dalam penetapan kebijaksanaan pengelolaan perusahaannya. Sebagaimana disebutkan di atas bahwa eksistensi pasar modal adalah . memberikan kesempatan investasi bagi parapemodal kecil.Percikan: Vol. efisien. dan 5. Prinsip keterbukaan (full disclosure) dianut di pasar modal di suluruh dunia. (Sumantoro. oleh karena berkaitan dengan kondite (kondisi objektif) perusahaan itu sendin. menciptakan kerangka hukum yang kuatdi bidang pasar modal. 1. Hal ini berarti bahwa di sampingada pemegang saharn terdahulu (pemegang saham dalam status PT tertutup). dan selengkap mungkin mengenai fakta material yang berkaiatn dengan tindakan perusahaan atau efeknya yang berpotensi kuat mempengaruhi keputusan pemegang saham atau calon investor terhadap saham. 4. maka penerapan prinsip keterbukaandalam pasar modal oleh para pelaku pasar modal adalah penting dan mutlak. kemudian atas dasar kesekatan bersama diterbitkan atau dikeluarkan sejumlah saham baru yang dijual kepada masyarakat umum melaluipasar modal. Prinsip fuff disclosure ini bermakna sebagai kewajibanemiten. Dengan demikian. tulisan ini memfokuskanpembahasan pada permasalahanprinsip transparansi di pasar modal. maka dipertukan suatu gambaran umum yang utuh mengenai hal ihwal yang berkaitan dengan perusahaan-perusahaan yang menawarkan sahamnya kepada masyarakat Dalam kaitan dengan sasaran yang hendak dicapai UUPM sebagaimana diuraikan diatas. 1990: 64) Memang dengan go public berarti perusahaan tersebut menawarkan partisipasi masyarakat dalam permodalan/memiliki saham perusahaan dan sebagai akibat ikutannya adalah pemilik saham perusahaan tersebut ikut menentukan kebijaksanaan pengelolaan perusahaan yaitu dalam RUPS. seakurat. meningkatkan profesionalisme pelaku pasarmodal. s Sasaranyang ingin dicapai oleh UndangUndangini adalah : . dan likuid.tertib. 94 Edisi November 2008 dengan menerima penyertaan masyarakat dalam usahanya. (Pramono. group. karena informasi itu berpengaruh pada efek atau harga efeknya. yaitu mengenai prinsip-prinisp keterbukaan dan tujuan adanya keterbukaan Pasar Modal dan kedudukan di yuridis prospektusyang memiliki keterkaitan erat denganmasalah keterbukaan di Pasar Modal. UUPM ini mulai berlakuefelctif ejak tanggal1 Januari 1995. 990:65). (Sumantoro. Beranjak dari pemikiran tersebut.sebagai sarana pendemokratisasian perusahaan kepada masyarakat. perusahaan publlk. penerapan prinsip keterbukaan "menuntut" adanya pengelolaanperusahaan yang baik (good corporate governance). 2. atau siapa saja yang terakit untuk mengungkapkan informasi sejelas. 1 Pandangan iru sejalan dengan pendapatNindyo Pramono bahwa dengan go public berarti Perseroan Terbatas (PT) yang tadinya sahamnya hanya dimiliki sejumlah orang tertentu yang mungkin terbatas pada keluarga.

Pasal 86 ayat (1) UUPM menentukan bahwa emiten. Terkait dengan akurasi informasi yang disampaikan kepada masyarakat umum.. berdasarkan Pasal 80 ayat (1) UUPM informasi yang disampaikan yang tidak menqandunq kebenaran dan ketepatan digolongkan sebagai informasi yang tidak benar dan menyesatkan. UUPM memuat sanksi pidana. Keterbukaan merupakan suatu prinsip yang berfaku secara universal dalam . Dari SISI yuridis. disamarkan. tidak ada yang tertinggal atau disembunyikan. Penjamin Pelaksana Emisi Etek. Prinsip keterbukaan atau transparansi yang diterapkan dipasar modal merupakan suatu bentuk perlindungan kepada masyarakat.pasar modal. Dikatakan lengkap apabila informasi itu utuh. Pihak yang menandatangani Pernyataan Pendaftaran. 4. dan sanksi administrasi. peristiwa. prinsip keterbukaan merupakan suatu prinsip yang amat diperlukan bagi investor untuk menyakinkan dirinya mendapatkan inforrnasi yang benar dan lengkap (Iihat: lrsan Nasaruddln. 2.(lihat Irsan Nasaruddin. 2004: 227) . Profesi Penunjang Pasar Modal atau pihak lain yang memberikan pendapat atau keterangan dan atas persetujuannya dimuat dalam Pernyataan Pendaftaran. UUPM menentukan bahwa emiten wajib menyampaikan informasi secara lengkap dan akurat. Dari aspek substansi. 1. Dikatakan akurat a_pabila informasi yang disampaikan mengandung kebenaran dan ketepatan. 2004: 226) Irsan Nasaruddin dan Indra Surya menyatakan bahwa transparansi di pasar modal dapat ditinjau dari aspek substansi dan aspek yuridis. Dengan demikian. perusahaan publik dan pihaklain yang tunduk kepada UUPM untuk menginformasikan kepada masyarakat dalam waktu yang tepat seluruh informasi material mengenai usahanya atau efeknya yang dapat berpengaruh terhadap keputusan pemodal terhadap efek yang dimaksud atau harga dari efek tersebut. Oleh karena itu... transparansi atau keterbukaan memampukan publik untuk mendapatkan akses informasi penting yang berkaitan perusahaan. Mengenai sanksi hukum. Keterbukaan dalam pasar modal mempunyai makna bahwa menjadi suatu keharusan bagi emiten. pihak-pihak yang dapat dimintakan pertanggungjawaban sebagai liable person atas pernyataan pendaftaran adalah. 3. perusahaan publik atau pihak lain yang terkait wajib menyampaikan inforrnasi penting yang berkaitan dengan tindakan atau efek perusahaan tersebut pada waktu yang tepat kepada masyarakat dalam benttik laporan berkala dan laporan peristiwa penting. Direktur atau Komisaris emiten pada waktu Pemyataan Pendaftaran dinyatakan efektif. Prinsip keterbukaan yang merupakan sesuatu yang mutlak harus dapat dilakukan semua plhak yang terlibat dengan kegiatan di pasar modal. atau fakta yang dapat mempengaruhi harga efek pada bursa dan atau keputusan calon investor atau pihak lain yang berkepentingan atas informasi atau fakta terse but. Adapun yang dimaksud informasi material adalah informasi atau fakta-fa1<ta penting yang relevan mengenai kejadian.. sanksi perdata.Raffles: Analisis Penerapan Prinsip Keterbukaan PEMBAHASAN TUJUAN DAN KETERBUKAAN MODAL PRINSIP-PRINSIP DALAM PASAR di Pasar Modal . UUPM menentukan bahwa setiap pihak terkait diwajibkan untuk mempertanggungjawabkan kerugian yang ditimbulkan aklbat penyampaian informasi yang tidak benar atau menyesatkan. Pengenaan sanksi yang termuat dalam UUPM serta penegakan hukum atas stiap pelanggaran ketentuan mengenai keterbukaan ini menjadikan pemegang saham atau investor teriindungi secara hukum dari parktik-praktik manipulasi dalam perusahaan publik. transparansi merupakan jaminan bagi hak publik untuk mendapatkan akses penting dengan sanksi untuk hambatan atau kelalaian yang dilakukan perusahaan. atau tidak menyampaikan apa-apa atas fakta material. Berdasarkan Pasal 80 ayat (1) UUPM. Suatu pasar modal dikatakan fair dan efisien apabila semua pemodal memperoleh informasi dalarn waktu yang bersamaan disertai kualitas informasi yang sama (equal treatment dalam akses informasi). mengingat pasar modal merupakan tempat bertemunya permintaan dan penawaran dana dalam jumlah yang amat besar dan datang dari mana saja untuk kegiatan bisnis. Berkenaan dengan kewajiban melaksanakan pnnsip keterbukaan ini. merupakan suatu kebalikan dengan prinsip atau asas yang dianut kalangan perbankan dimana prinsip kerahasiaan bank merupakan hal yang mutlak untuk ditaati.

yang didahului dengan Pemyataan Pendaftaran Ernisi ke Bapepam dengan menyertakan sernua dokumen penting yang dipersyaratkan dalam Peraturan Nomor IX. Peraturan Nomor IX. dan dokumen-dokumen lainnya.1 tentang Pengambilalihan PerusahaanTerbuka. 004:229-230) 2 Dikaji berdasarkan fungsinya. Adanya -jaminan keterbukaan inforrnasiakan memberikan pedoman bagi calon investoratau pemegang saham untuk mengambilkeputusan. Peraturan Nomor X. 6.7.1. termasuk laporan keuangan berkala yang diatur dalam PeraturanNomorX.1 tentang Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu. paling tidak ada tiga fungsi keterbukaan dalam pasar modal. Melalui keterbukaanakan terbentuk suatu penilaian (judgment) terhadap investasi. prinsip keterbukaan penting untuk mencegahpenipuan. Undang-undang Pasar Modal yang mengatur kewajiban pelaksanaan prinsip keterbukaan menentukan investor dan pelaku bursa lainnya memiliki informasi yang cukup dan akurat untuk mengambil suatu keputusan Untuk mendukung penerapan prinsip keterbukaan di pasar modal. yakni peristiwa yang dirinci dalam PeraturanNomor X. 5.4 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum. 94 Ed/si November 2008 Perlindunganhukum bagi pemegang saham atau investor tersebut. Peraturan Nomor X. tentang Pedoman Penyajian Laporan Keuangan. prinsip keterbukaan berfungsi untuk menciptakan mekanisme pasar yang efisien. Keterbukaan. Fungsi prinsip keterbukaanmembuat prinsip keterbukaan menjadi fokus sentral pasar modal. sebab prinsip keterbukaanmempunyai peranan penting bagi investor sebelum mengambil keputusan untuk melakukan investasi.laporan Keuangan yang tetah diaudit akuntan. . dapat terdiri atas dua bentuk. keinginan investor untuk melakukan investasi akan semakin tinggi. selanjutnya dilaksanakan setelah emiten mencatat dan memperdagangkan efeknya di bursa (secondary market leve!).C. Pertama. Sebaliknya ketiadaan atau kekurangan inforrnasi akan dapat menimbulkan ketidakpastian dan ketidak percayaan investor untuk melakukan investasimelaluipasarmodal. oleh karena secara kenyataan pasar modal merupakan lembagakeuangan beroperasi berdasarkaninfonnasi. Hal ini penting. Kedua.2.K. Peraturan Nomor lX. Peraturan Nomor X. Peraturan-peraturan tersebut. Dalam tahap ini emiten wajib menyampaikan laporan keuangan secara berkala dan terus menerus (continuously disclosure) kepada Bapepam dan Bursa. Secara umum pelaksanaan keterbukaan di pasar modal dilakukan dalam 3 (tiga) tahap. yang dapat menentukan pilihan secara optimal terhadapportofolio mereka. Keterbukaan juga dilaksanakan karena terjadinya suatu peristiwa penting dan laporannya disampikan secara tepat waktu (timely disclosure).I tentang Pedornan Sentuk dan lsi Pernyataan Pendafiaran. Peraturan Nomer VIII. 3. 2.K. Sentuk pertama adalah dengan memberikan kepastian hukum melalui peraturan perundang-undangan yang disertai penegakan hukum. antara lain: 1.E.Percikan : Vol. 4.K.Perusahaan Yang Dimohonkan Pailit. Makin jelas informasi perusahaan. Legal Opinion. 7.E.1 tentang Penawaran Tender.K. Dengan demikian prinsip keterbukaan berperan untuk meningkatkanpenyediaan informasi yang benar agar dapat ditetapkan harga pasar yang akurat. yaitu primary market level.G.H. antara lain: Prospektus. Pelaksanaanketerbukaan telah dirnulai pada saat melakukan penawaran urnurn (primary market level).2 tentang Kewajiban Penyampaian Laporan Berkala. Ketiga. Perjanjian Ernisl. Sentuk kedua adalah jaminan keterbukaan inforrnasi.5 tentang Keterbukaan Informasi bagi Emiten atau Perusahaan. prinsip keterbukaan berfungsi memelihara kepercayaan publik terhadap pasar modal. Apabila tidak ada keterbukaan dalampasar modal akan dapat menyebabkaninvestor tidak percaya pada mekanisme pasar. secondary market level. dan timely disclosure. Peraturan Nomor 1X. Bapepam menerbitkan sejumlah peraturan yang bertujuan untukmenciptakan suatu pasar modal yang efisien dan efektif dan harus ditaati oleh setiap perusahaan yang telah melakukan penawaran umum (go public).K. Filosofi inl didasarkan atas konstruksi pemberian informasi yang secara penuh akan menciptakan pasar modalyang efisien di mana harga saham secara penuh merupakan refleksi dari seluruh informasi yang tersedia. (Iihat: lrsan Nasaruddin.

Menurut Irvan Nasution dan lndra Surya. Peraturan Nomor IX. 9. dan kepemimpinan suatu perusahaan. keterbukaan merupakan prinsip dari Good Corporate Governance yang diakomodasi kan ke dalam peraturan perundangundangan di bidang pasar modal. UUPM juga memuat peraturan yang berkaitan dengan good corporate governance. Peraturan Nomor IX. akurat.2004: 236) Dengan demikian. 10. Dalam laporan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) telah membuat suatu laporan 8.Raffles: AnalisisPenerapanPrinsip Keterbukaan di PasarModal . dan objeldif(lihat: Irsan Nasaruddin. Pasal 82-84. dapat dipahami bahwa penerapan prinsip keterbukaan di pasar modal sesungguhnya bertujuan untuk : 1.. Salah satu bidang tersebut adalah bidang keterbukaan (transparency) yang sekaligus menjadi salah satu prinsip pengelolaan perusahaan. seperti keadilan (fairness).3 tentang Pedoman Menngenai Bentuk dan lsi Prospektus dalam Rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).K. di samping prinsip-prinsip lainnya. Peleburan dan pengambilalihan(lndra Surya. jelas. Lebih lanjut dijelaskan Irvan Nasution dan lndra Surya. .. Perseroan wajib menyampaikan informasi panting dalam laporan berkala dan laporan peristiwa penting perseroan kepada pemegang saham dan instansi pemerintah yang terkait sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku secara tepat waktu.1 tentang Keterbukaan Informasi yang Harus Segera Diumumkan kepadaPublik.." Berdasarkan uraian-uraian di atas. peraturan perundangundangan di bidang pasar modal juga sangat terkait dengan implementasiprinsipprinsip good corporate governance. rnenlnqkatkan kepercayaan publik kepada pasar modal.2006:118). pedoman Good Corporate Governance ref 4. memberikan perlindungan hukumbagi semua pihak yang berkepentingan dengan pasar modal terutama bagi calon investor (pemodal). kepemilikan. Menurut Indra Surya dan Ivan Yustiavandana. 8enturan Kepentingan. Sebagaipasaryang mempertemukan pihak yang membutuhkan dana dan pihak yang menawarkandana. 2. termasuk situasi keuangan. terutama dalam kaitannya dengan prinsip disclosure (keterbukaari). 3. Penggabungan. hal ini didasarkan pemikiran bahwa aktivitas pasarmodal sangat bergantung pada tingkat kepercayaan masyarakat.1 tentang Rencana dan Pelaksana RapatUmum Pemegang Saham. ada relevansiantara iklim keterbukaan yang berkembang di pasar modal dengan kondlsi objeldifsuatu perusahaan dimana iklim keterbukaan yang diterapkan dalam pasar modal menuntut keharusan pengelolaan perusahaansecara baik bagi perusahaan-perusahaan yang akan masuk ke pasar modal. secara umum dapat disebutkan bahwa keterbukaan merupakan prinsip dasaryang dianut secara universal dan berlakusecara mutlak di pasar modal. pertanggungjawaban (accountability).0 memasukkanprinsip keterbukaan yang mensyaratkanketepatan waktu dan akurasi informasi.. selain hukum perusahaan. pasar modal dikelola secara profesional dengan mengedepankanketerbukaan untuk mempermudah akses bagi semua pihak yang berkepentingan dengan kegiatan pasar modal. Peraturan Nomor X. Dengan derniklan. mengenai prinsip-prinsip umum pengelolaan perusahaan (cotporate governance) berdasarkan pandangan sektor swasta dengan menitik beratkan pada "apa yang diperlukan oleh suatu pengelolaan untuk menarik modal. sehingga untuk menumbuhkan kepercayaan diberikan ruang seluas-Iuasnyauntuk mendapat informasi di pasarmodal. jika intervensi tersebut terfokuskan padaempat bidang." Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa intervensi dalam masalah pengelolaan perusahaan akan menjadi cara yang paling efektif dalam rangka rnenarik modal. bahwa "kerangka penqelolaan perusahaan harus dapat memastikan bahwa pengungkapan infomasi yangakurat atau tepat diadakan berkaitan dengan materi yang menyangkut perusahaan. yakni mengenai Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu. Penawaran Tender.C. Pengaturan tersebut terutama terrnuat dalam Bagian Kelima. UUPM dan sejumlah peraturan yang berkaitan dengan pasar modal rnerupakan instrumen yuridis untuk mewujudkanpasar modal yang terorganisasi dengan baik. Dalam prinsip keterbukaan tersebut dinyatakan. dan tanggung jawab (responsibility). memberikan informasi seluas-Iuasnya bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pasar modal sebagai dasar pertimbangan pengembilan suatu keputusan. kinerja.1.

Percikan : Vol. Secara umum. adalah rumusan bentuk lertulis dari prospektus dalam kacamatahukum adalah untuk lebih jelas mengukur apakah informasi yang disampaikan kepada masyarakat itu merupakan keterangan yang benar atau tidak benar.C. Artinya. Prospektuslengkap (cetakan). Berdasarkan hal tersebut. Bentuk tertulis dapat menjadi alat bukti manakala terjadi tuntutan hukum oleh seseorangyang merasa dirugikan atas keterangan yang dianggapnyatidak benar. risiko. yaitu: 1. bahwa prospektus itu hakikatnya adalah informasi yang disarnpaikan kepada masyarakat umum secara tertulis. e Sebagai suatu bentuk informasi. bahwa prospektus adalah setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan agar pihaklain membeli efek. ProspektusRingkas (iklan). Sejalan dengan ini. kekayaan.menurut Pasal 1 butir 26 UUPM adalah setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan agar pihak lain membeli efek. tidak akurat dan menyesatkan. Prospektus awal (preliminary/redhening prospectus) yang diterbitkan dalam rangka penawaranawal (book building). pertama. 94 Edisi November 2008 Keterbukaan di pasar modal tidak hanya berorientasi pada kepentingan perlindungan hukum pemodal (investor) tetapi juga dapat menjadi suatu instrumen yuridisbagi upaya membangun perusahaan yang sehat dengan pengelolaan yang baik. l UUPM menentukan bahwa setiap prospektus dilarang memuat keterangan ·yangtidak benar tentang fakta material atau tidak memuat keterangan yang benar tentangfakta material yang diperlukan agar prospektus tidak memberikan gambaran yangmenyesatkan. UUPM menekankan bahwa jajaran direksi dan kornisaris bertanggung jawab penuh untuk menjamin kebenaran materi informasiyang disampaikan kepada pemegang saham dan masyarakat luas. segalaisinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. terkait kebenaran informasi yang dimuat dalam prospektus.I tentang Pedoman Bentuk dan lsi Pernyataan Pendaftaran. dan rencana-rencana untuk masa yang akan datang yang dimiliki oleh perusahaan. Pengingkaranterhadap ketentuan ini bermaknaperbuatan penyesatan informasi kepada masyarakat. harus dicermati kembali pengertian prospektus sebagaimana disebutkan da!am Pasal 1 butir 26 UUPM. Jajaran Direksi dan Komisaris bertanggungjawab penuh untuk menjaminkebenaran materi informasi yang disampaikankepada pemegangsaham dan masyarakatuas. apabiJa informasi yang dimuat dalamprospektusadalah salah. sebagai dokumen yang disyaratkan bagi perusahaan dalam penyampaian pernyataan pendaftaran berisikanantara lain tentang latar belakang. prospektus merupakan suatu dokumen resmi atau sah yang diterbitkan suatu perusahaan yang berisikan informasi mengenai perusahaan tersebut sehubungan dengan penawaran umum dengan maksud untuk mempengaruhi bagi siapa saja untuk membe!i fek. Kedua. Dengan pemahaman 101. apabila atas kesalahan informasi dalamprospektustersebut. Pada akhimya pengelolaan perusahaan yang baik dapat mempengaruhi kemampuan suatu perusahaan untuk menarikpenanamanmodal. Sekaligus merupakanpihak yang harus bertanggung jawab. 2. dalam perspektif hukum. menjadi suatu keharusan isi prospektus bersifatakurat dan memberikan gambaran utuh. ada pihak-pihak . prospektus dapat dibedakan atas 3 (tiga) macam. prospektus dilarang memuat keterangan yang tidak benar tentang fakta material atau tidak memuat keterangan yang benar tentang fakta material yang dipertukan agar prospektus tidak memberikan gambaran yang menyesatkan. Artinya. Untuk mengkaji kedudukan prospektus dalam aspek hukum. 3. direksi dan komisaris mempunyai kewajiban hukum untuk mempertanggungjawabkannya. didahului dengan PemyataanPendaftaran Emisi ke Bapepam dengan menyertakan semua dokumen penting yang dipersyaratkan dalam PeraturanNomor IX.status hukum. Prospektus. sebagaimanadikemukakan di atas bahwa berdasarkan UUPM. Prospektus harus kredibel. Prospektus. Ada dua hal yang dapat dikritisi dari rumusanini. Olehkarenaitu. KEDUDUKAN YURIDIS PROSPEKTUS Sebagaimana telah disinggung pada uraian sebelumnya. kondisikeuangan. bahwa pada saat perusahaanmelakukan penawaran umum (primal}' market level). dimana salah satu dokumen tersebut adalahprospektus. berarti prospektus memiliki kedudukan dan konsekuensi hukum.

direksi dan komisaris mempunyai kewajiban hukum untuk mempertanggungjawabkannya. Nindyo Pramono. . ada pihak-pihak yang merasa ditipu atau dirugikan o!eh informasi tersebut rnelakukan gugatan hukum. Bandung. Sekaligus merupakan pihak yang harus bertanggung jawab. Aspek Hokum Pasar Modal Indonesia. kondisi keuangan. yang berisikan antara lain tentang latar belakang. Jumal Hukum Bisnis. Pengantar Tentang Pasar Modal Di Indonesia. Irsan Nasaruddin dan Indra Surya. apabila informasi yang dimuat dalam prospektus adalah salah. dan Good Corporate Governance. terkait kebenaran informasi yang dimuat dalam prospektus. Jakarta. Penerbit Kencana Prenada Media Group bekerjasama dengan Lembaga Kajian Pasar Modal dan Keuangan (LKPMK) Fakultas Hukum UI. Keterbukaan dalarn pasar modal mempunyai makna bahwa menjadi suatu keharusan bagi emiten. UUPM menentukan bahwa setiap prospektus dilarang memuat keterangan yang tidak benar tentang fakta materialatau tidak memuat keterangan yang benar tentang fakta material yang diperlukanagar . Prospektus memiliki kedudukan dan konsekuensi hukum. Juli 2001. Kencana Prenada Media Group. dan timely disclosure. Artinya. Volume 14. 2006. Jakarta. Penerapan Good Corporate Governance Mengesampingkan Hakhak Istimewa Demi Kelangsungan Usaha. status hukum. dan rencana-rencana untuk masa yang akan datang yang dimiliki oleh perusahaan. Jakarta. sebagai dokumen yang disyaratkan bagi perusahaan dalam penyampaian pemyataan pendaftaran di pasar modal. Prinsip Keterbukaan Dalam Pasar Modal. Oleh karenattu. Prinsip keterbukaan di pasar modal dilaksanakan dalam 3 (tiga) tahap. BP. DAFT AR PUSTAKA Keterbukaan merupakan suatu prinsip yang berlaku secara universal dalam pasar modal. Ghalia Indonesia. secondary malket level. . Citra Aditya Bakti. perusahaan publik dan pihak lain yang tunduk kepada UUPM untuk menginformasikan kepada masyarakat dalam wakiu yang tepat seluruh informasi material mengenai usahanyaatau efeknya yang dapat berpengaruh terhadap keputusan pemodal terhadap efek yang dimaksud atau harga dari efek tersebut. risiko. maka sepatutnya pembuatan prospektus dilakukan secara cermat dan mempertimbangkan akurasi substansi. apabila atas kesalahan informasi dalam prospektus tersebut. rnaka sepatutnya pembuatan prospektus dilakukan secara cermat dan mempertimbangkan akurasi substansi. 1997. perlu terlebih dahulu direksi dan komisaris menata pengelolaan perusahaanya secara baik sebelum "go publiK SIMPULAN pemegang saham dan masyarakat luas. kekayaan.prospektus tidak memberikan gambaran yang menyesatkan.. 2001. Jakarta. Oleh karena prospektus memiliki konsekuensi yuridis.. yaitu primary market level. Bismar Nasution. 1990. Indra Surya dan [van Yustiavandana. Untuk memberikan gambaran yang baik tentang perusahaan dalam prospektus. tidak akurat dan menyesatkan. Oleh karena prospektus memiliki konsekuensi yuridis. yang merasa ditipu atau dirugikan oleh informasi tersebut melakukan gugatan hukum. 2006. 2006. Sertifikasi Saham PT Go. Restruksturisasi Perusahaan... Cipta Jaya. UUPM menekankanbahwa jajaran direksi dan kornisaris bertanggung jawab penuh untuk menjamin kebenaran materi informasi yang disampaikan kepada Andrian Sutedi.Raffles: AnalisisPenerapanPrinsip Keterbukaan di Pasar Modal . Sumantoro. Keterbukaandi pasar modal selain untuk kepentingan perlindungan hukum pemodal (investor) tetapi juga dapat menjadi suatu instrumen yuridis bagi upaya membangun perusahaan yang sehat dengan pengelolaanyangbaik. Prospektus. Public dan Hukum Pasar Modal di Indonesia. Pentingnya Keterbukaan Untuk Pengetolaan Perusahaan yang Baik Da/am UUPM.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful