Bab 2 Indikator Pembangunan

Bab ini bertujuan untuk menjelaskan:
1. 2. 3. Pendekatan pendapatan per kapita sebagai indikator pembangunan Kelemahan-kelemahan pendapatan per kapita sebagai indikator pembangunan A lterna tif indikator-indikator pembangunan

PENDEKATAN

PENDAPATAN

PER KAPITA

Pendapatan per kapita seringkali digunakan pula sebagai indikator pembangunan selain untuk membedakan tingkat kemajuan ekonomi antara negara-negara maju dengan NSB. Dengan kata lain, pendapatan per kapita selain bisa memberikan gambaran tentang laju pertumbuhankesejahteraan masyarakatdi berbagai negara jugadapat menggambarkan perubahan corak perbedaan tingkat kesejahteraan masyarakat yang sudah terjadi diantara berbagai negara. Namun demikian, kita hams hati-hati dalam menggunakan pendapatan per kapita itu sebagai suatu indikator pembangunan. Hal ini disebabkan oleh adanya pendapat yang mengatakan pembangunan itu bukan hanya sekedar meningkatkan pendapatan riiI saja, tetapi kenaikan tersebut harus berkesinambungan dan mantap serta harus disertai pula oleh perubahan-perubahan sikap-sikap dan kebiasaan-kebiasaan sosial yang sebelumnya menghambat kemajuan-kemajuan ekonomi. Tetapi apapun kelemahan pendapatan per kapita sebagai indikator pembangunan, pendekatan ini masih sangat cocok untuk digunakan dan mudah untuk dipahami, dan mungkin pendapatan per kapita adalah indikator pembangunan satu-satunya yang "terbaik" yang ada saat ini. Pendekatan inijuga mempunyai suatu kelebihan, dimana ia memfokuskan pada raison d'etre dari pembangunan, yaitu kenaikan tingkat hidup dan menghilangkan kemiskinan. Dengan kata lain, pendapatan per kapita bukanlah suatu proxy yang buruk dari struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Akhirnya dapatlah disimpulkan bahwa pendapatan per kapita masih tetap bisa digunakan sebagai suatu titik awal untuk pengklasifisikasian tingkat-tingkat pembangunan, dan sudah tentu pula bisa digunakan untuk indentifikasi kebutuhan pembangunan.

KELEMAHAN

UMUM PENDEKATAN

PENDAPATAN

PER KAPITA

Salah satu kelemahan penting dari tingkat pendapatan per kapita sebagai indikator

19

misalkan penduduk di daerah pegunungan mempunyai pendapatan yang sarna dengan penduduk yang hidup di dataran rendah. masih tetap disadari bahwa tingkat pendapatan masyarakat merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kesejahteraan mereka. perlu pula diingat bahwa pembangunan ekonomi akan merubah kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan masyarakat tradisional. tujuan hidup. dan sebagainya. tiap orang mempunyai pandangan hidup. Selain kedua hal yang diungkapkan di atas ada juga pendapat yang mengatakan bahwa kesejahteraan masyarakat itu merupakan suatu hal yang bersifat subyektif. Keadaan tersebut menyebabkan tingkat kesejahteraan masyarakatnya selalu dipandang lebih rendah dari yang dicerminkan oleh tingkat pertumbuhan ekonominya. Dengan demikian memberikan nilai-nilai yang berbeda pula terhadap faktor-faktor yang menentukan tingkat kesejahteraan mereka. pekerjaan pertanian lebih mudah dilaksanakan. Sekedar gambaran. Artinya. Dan ada pula sekelompok orang yang lebih suka untuk memperoleh waktu senggang (leisure time) yang lebih banyak dan enggan untuk bekerja lebih keras untuk memperoleh pendapatan yang lebih tinggi. Kesimpulan tersebut berdasarkan pada kenyataan bahwa pada umummya penduduk dataran rendah menghadapi tantangan alam yang lebih sedikit. hubungan antara anggota masyarakat menjadi lebih formal. seperti misalnya masyarakat menjadi bersifat lebih individualistis. keadaan iklim dan alam sekitar. Dengan demikian bertambah tingginya tingkat kesejahteraan masyarakat biasanya diikuti pula oleh pengorbanan moril dan usaha 20 . Demikian pula halnya akan ketiadaan kebebasan untuk bertindak dan mengeluarkan pendapat di negara-negara Sosialis/Komunis misalnya. Faktor-faktor non-ekonomi seperti: adat istiadat. dan ada/tidaknya kebebasan mengeluarkan pendapat dan bertindak merupakan beberapa contoh yang akan menimbulkan perbedaan tingkat kesejahteraan di negara-negara yang mempunyai pendapatan per kapita yang tidak ban yak berbeda. Di dataran rendah iklimnya tidak terlampau dingin. dan cara-cara hidup yang berbeda. Di samping hal-hal yang dikemukakan di atas.pembangunan (indeks kesejahteraan) adalah bersumber pada anggapan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat ditentukan oleh besarnya pendapatan per kapita masysarakat tersebut. Namun demikian. sudah lama orang meragukan kebenaran anggapan bahwa tingkat pendapatan masyarakat merupakan pencerminan tingkat kesejahteraan yang dinikmati oleh suatu masyarakat. maka akan tampak faktor-faktor lain di luar tingkat pendapatan yang sangat berpengaruh kepada tingkat kesejahteraan mereka. karena memang di samping itu ada beberapa faktor lain yang seringkali merupakan faktor yang cukup penting juga dalam menentukan tingkat kesejahteraan mereka. Sebenarnya. dan energi yang dikeluarkan untuk bergerak dari satu temp at ketempat lainnya relatif lebih sedikit. Kalau kita memperbandingkan kehidupan masyarakat antar negara. Ada sekelompok orang yang menekankan kepada penumpukan kekayaan dan memperoleh pendapatan yang tinggi sebagai unsur penting untuk mencapai kepuasan hidup yang lebih tinggi. Berdasarkan pada perbedaan alamnya dapat dikatakan bahwa tingkat kesejahteraan penduduk di dataran rendah adalah lebih tinggi.

Namun dernikian. KELEMAHAN METODOLOGIS KAPITA.yang lebih ban yak oleh masyarakat tersebut. distribusi pendapatan merupakan faktor penting lainnya yang menentukan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut berarti menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi belum tercapai sepenuhnya.1 di bawah ini: dan 21 . Selain tingkat pendapatan itu sendiri. Hal tersebut sesuai dengan pendapat Arthur Lewis: . Oengan demikian. Ini disebabkan oleh beberapajenis pengeluaran seperti rekening air dan listrik. metoda perhitungan pendapatan. like every thing else. juga membutuhkan pengorbanan-pengorbanan. dan perbedaan nilai mata uang (kurs) dengan mata uang dolar Amerika Serikat. tetapi di lain pihak tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi ini harus dicapai dengan beberapa pengorbanan dalam perilaku hidup masyarakat. Berdasarkan pengalaman sejarah negara-negara maju. Di NSB biasanya proporsi penduduk di bawah umur dan orang usia muda adalah lebih tinggi dari pada di negara-negara maju. Kelemahan itu timbul karen a perbandingan secara demikian mengabaikan adanya perbedaan-perbedaan dalam hal-hal berikut antara berbagai negara: struktur umur penduduk. maka besar kemungkinan keluarga yang terdiri dari 5 orang tersebut mempunyai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi. pada tingkat awal pembangunan ekonomi distribusi pendapatan ini akan buruk. majalah dan suratkabar. tetapi pada akhirnya distribusi pendapatan itu menjadi semakin baik. perumahan. PENDEKATAN PENDAPATAN PER Secara lebih khusus.. Faktor ini sering tidak diperhatikan dalam membandingkan tingat kesejahteraan masyarakat dan perubahannya dari waktu ke waktu jika indeks yang digunakan adalah tingkat pendapatan per kapita.. perbandingan pendapatan setiap keluarga di kedua kelompok negara itu tidaklah seburuk seperti yang digambarkan oleh pendapatan per kapita mereka. serta barang-barang lain yang digunakan secara bersama-sama tidak banyak berbeda di antara kedua keluarga tersebut. distribusi pendapatan masyarakat nasional. misalnya. economic growth has its costs" yang berarti bahwa pembangunan ekonomi di samping memberi manfaat kepada masyarakat. Jika suatu keluarga terdiri dari 5 orang berpendapatan US $ 900 terdiri dari 3 anggota keluarga. Perkembangan di banyak NSB menunjukkan bahwa dalam proses pembangunan tersebut justru distribusi pendapatannya menjadi lebih tidak merata. karena usaha-usaha pembangunan tersebut dianggap hanya menguntungkan sebagian kecil anggota masyarakat.. Keadaan di atas menimbulkan ketidak-puasan terhadap usaha-usaha pembangunan di beberapa NSB. pengalaman sejarah negara-negara maju tersebut tidaklah dialami oleh NSB. pertumbuhannya. jumlah penduduk beberapa negara bisa di lihat pada Tabel 2. Di satu pihak pembangunan ekonomi akan mempertinggi kesejahteraan masyarakat.. nilai pendapatan per kapita sebagai indeks untuk menunjukkan perbandingan tingkat kesejahteraan dan jurang (gap) tingkat kesejahteraan antar masyarakat mempunyai kelemahan. Untuk melihat perbandingan -perbandingan GNP per kapita.

6 57. 1990.770 6. -~ ---------------~~~ US s 1I Rata-rata pertumbuhan/tahun Penduduk (juta) 1965-1988 (persen) I Negara ASEAN Brunai Indonesia Malaysia Philipina Singapura Thailand Negara Newly Industrializing Countries (NICs) Hongkong Taiwan Korea Selatan Singapura Negara MajuJIndustri Amerika Serikat Jepang Inggris Perancis Canada Negara-negara Anggota OPEC dari Timur Tengah: Oman Libya Saudi Arabia Kuwait Uni Emirat Arab Sumber: World Bank.4 -2.810 16.0 1.070 1.090 16.3 6.3 122.960 6.6 54.000 5.8 16.7 5.7 3.0 174.6 246.6 4..2 4.9 2. World Development Report.5 2.3 1.420 6.6 7.1 Perbandingan GNP per kapita dan Pertumbuhannya serta Jumlah Penduduk Beberapa Negara Terpilih.5 9.5 22 .940 630 9. GNP per kapita Negara I I ~----" .0 2.4 4. 1988.9 59.1 55.400 15.8 2.600 9.0 2.9 26.300 21.000 4.8 A.020 12.7 42.200 13.070 19.8 7.220 3.Tabel2.3 4.0 1. 440 l.2 14.3 1.2 1.0 5.

8 juta orang. rnaka jika GNP turnbuh dengan 10 persen per tahun. Padahal seperti diketahui sebagian besar penduduk di NSB hidup dari dan di sektor pertanian.6 juta orang . kernungkinan distribusinya dapat: Scktor Perscntasc A I i kcnaikan sektoral B 4 6 c 2 8 D Perturnbuhan sektor pertanian Perturnbuhan sektor non-pertanian 5 5 o 10 Kornbinasi D rnenunjukkan adanya kernandegan (stagnasi) di sektor pertanian. Seperti rnisalnya. Sernentara Singapura yang rnerupakan negara terkecil di ASEAN yang jurnlah penduduknya hanya 2. 23 . rnaka tidak dapat dikatakan. Suatu rnasyarakat akan rnenikrnati tingkat kesejahteraan yang lebih rendah jika proporsi pendapatan nasional (pengeluaran) yang digunakan untuk anggaran pertahanan dan pernbentukkan modal (capital formation) lebih tinggi dari pada di negara lain yang pendapatan per kapitanya sarna. Perbedaan iklimjuga rnenirnbulkan perbedaan pola pengeluaran rnasyarakatdi negaranegara rnaju dan NSB. Misalnya dua orang yang berpendapatan sarna. Oleh karena itu penduduknya harus rnengeluarkan uang yang lebih banyak untuk rnenikrnati suatu tingkat kehidupan yang sarna yang bisa dinikrnati oleh NSB. dan sebagainya. Keadaan ini bisa rnenunjukkan bahwa pernbangunan di sektor pertanian rnengalarni kegagalan.rnernpunyai tingkat pendapatan per kapita tertinggi yaitu US $ 9.070. jika sektor pertanian rnerupakan 50 persen dari GNP dan sektor non-pertanian juga 50 persen dari GNP. kebanyakan negara rnaju iklirnnya lebih dingin dari NSB. tetapi dengan jurnlah penduduk tertinggi yaitu 174. tetapi salah seorang di antaranya harus rnengeluarkan ongkos angkutan yang lebih tinggi untuk pergi ke ternpat kerja. Seperti diketahui. Pola pengeluaran rnasyarakat di berbagai NSB kadang-kadang sangat berbeda dan perbedaan ini rnenyebabkan dua negara yang pendapatan per kapitanya sarna belurn tentu rnenikrnati tingkat kesejahteraan yang sarna. Komposisi produksi nasional yang berbeda juga akan rnernpengaruhi tingkatkesejahteraan dua rnasyarakat yang rnernpunyai pendapatan per kapita yang sarna. Indonesia rnernpunyai GNPlkapita paling rendah yaitu US $ 440. harus berpakaian necis. Metode perhitungan pendapatan nasional ini bersifat agregatif sehingga tidak dapat rnenunjukkan perubahan-perubahan serta distribusi antar sektor.Pada Tabel 2. Masyarakat di negara rnaju harus rnengeluarkan uang yang lebih banyak untuk rnencapai suatu tingkat kesejahteraan yang sarna dengan di NSB. Keadaan ini pada akhimya akan rnengakibatkan tingkat kesejahteraan penduduk di sektor tersebut sernakin buruk. bahwa kedua orang tersebut rnernpunyai tingkat kesejahteraan yang sarna tingginya.1 di atas tarnpak bahwa: di antara negara-negara ASEAN.

27. Sementara itu Millikan (1950) telah melakukan pula penghitungan kembali pendapatan per kapita di Asia di luarTimur Tengah pada permulaan tahun I950-an. maka jurang (gap) antara mereka dengan negara-negara maju adalah lebih lebar dari yang sebenamya. Usher (1963) telah mengestimasi bahwa perbandingan pendapatan per kapita antara Inggris dan Thailand adalah 13. jika pendapatan Inggris dan Thailand dinilai secara langsung pada tingkat hargaharga Thailand maka perbandingan itu hanya 6. Perbandingan tingkat pendapatan per kapita antara negaranegara maju dan NSB selalu mencerminkan perbedaan tingkat kesejahteraan yangjauh lebih besar dari pada yang sebenamya terjadi di kedua kelompok negara terse but. yang pada akhimya akan merendahkan pendapatan per kapitanya. Di NSB terdapat banyak kemungkinan yang menyebabkan taksiran nilai pendapatan per kapita mereka lebih rendah dari yang sebenamya (seperti telah disinggung dimuka). Keadaan ini sering tampak di pedesaan: petani yang menghasilkan produk kemudian produk tersebut dikonsumsi sendiri. Hal ini berarti pemilik barang dan jasa memperoleh bayaran 24 . Untuk daerah Afrika dengan cara perhitungan yang biasa. Setelah ditaksir kembali temyata nilai sebenamya adalah US $ 117. Penaksiran yang salah terhadap tingkat pendapatan per kapita NSB itu disebabkan oleh ketidak sempumaan dalam penghitungan pendapatan nasional dan pendapatan per kapita itu sendiri. Menurut perhitungan cara biasa. pendapatan per kapita daerah terse but adalah US $ 58. Kenyataan tersebut tidak selalu benar (harga pasar = nilai sosial sesuatu barang) karena adanya ketidak sempumaan pasar sebagai akibat dari: misalnya adanya produksi yang tidak dipasarkan.76. Hal ini tentu saja akan mengurangijumlah pendapatan nasional yang sebenamya. Akhimya sampailah kita pada masalah perbedaan nilai mata uang sendiri maupun dalam mata uang dolar Amerika Serikat. berdasarkan perbandingan pendapatan per kapita. tetapi menurut taksiran Millikan. jika pendapatan nasional Thailand dalam mata uangnya sendiri (baht) dikonversikan terhadap poundsterling pada tingkat kurs yang berlaku.Masih berkaitan dengan metoda perhitungan pendapatan nasional adalah adanyaanggapan bahwa harga pasar dapat menggambarkan nilai sosial dari sesuatu barang. dan jika kedua pendapatan itu dinilai pada tingkat harga-harga Inggris maka perbandingan itu akan turun lagi menjadi 2. Selain itu dari hasil analisis Gilbert dan Kravis dibuktikan pula bahwa jurang tingkat kesejahteraan yang sebenamya yang terdapat di antara berbagai negara di Eropa di satu pihak. nilai pendapatan per kapita daerah itu adalah US $ 48. Namun demikian. daerah itu pendapatan per kapitanya mencapai US $ 195. Sebagai akibat lebih lanjut. Kesulitan dalam menentukanjenis-jenis kegiatan yang dimaksudkan ke dalam pendapatan nasional adalah biasanya kegiatan yang dimasukkan ke dalam perhitungan adalah kegiatan yang hasilnya dijual ke pasar.06. dan Amerika Serikat di lain pihak adalah lebih kecil daripada perbedaan yang ditunjukkan oleh perbandingan tingkat pendapatan per kapita mereka. Ketidak sempumaan itu disebabkan oleh adanya masalah dalam menentukanjenisjenis kegiatan yang dimaksudkan dalam pendapatan nasional dan adanya kesulitan dalam menukar pendapatan per kapita dalam mata uang negara yang bersangkutan ke dalam mata uang dollar.

983 harus sarna nilainya dengan harga barang tersebut (karet) di Indonesia.dari penjualan barang danjasanya. Tetapi kenyataannya tidak demikian.jumlah penduduk yang bersekolah. Mungkin saja nilai barang tersebut di Indonesia lebih kecil atau lebih besar dari nilai yang seharusnya menurut teori.yang seharusnya bisa dinilai . dari berbagai cara di atas. Dan kelompok ketiga adalah usaha untuk membuat perbandingan tingkat kesejahteraan dari setiap negara berdasarkan pada data yang tidak bersifat moneter (nonmonetary indicators) seperti: jumlah kendaraan bermotor. Misalnya. Padahal di NSB banyak sekali kegiatan . misalnya mengerjakan sendiri pekerjaan-pekerjaan di rumah. Usaha ini dipelopori oleh Colin Clark dan selanjutnya disempumakan oleh Gilbert dan Kravis. Kesulitan dalam menukar nilai pendapatan per kapita dari mata uang sendiri ke dalam mata uang dollar ini bersumber dari adanya nilai tukar resmi mata uang suatu negara dengan negara lain tidak mencerminkan perbandingan harga di kedua negara tersebut. Untuk memperbaiki kelemahan tersebut mereka menghitung kembali pendapatan nasional negara-negara Eropa berdasarkan kepada harga-harga di Amerika Serikat. sayangnya.00 (1991) Secara teoritis hal ini berarti bahwa barang-barang yang ada di Amerika Serikat (misalnya karet) apabila dikalikan dengan 1. di negara kita nilai tukar resmi antara mata uang rupiah dengan dollar Amerika Serikat adalah US $ = Rp 1. cara yang dilakukan oleh Gilbert dan Kravis adalah cara yang paling sempuma. Usaha ini dipelopori oleh Bennet. Cara ini merupakan usaha untuk membandingkan tingkat kesejahteraan dan pembangunan di beberapa negara dengan memperbaiki metoda pembandingan dengan menggunakan data pendapatan nasional dari masing-masing negara. Beckerman mengemukakan cara lain dalam membandingkan 25 . dan sebagainya. Oleh karen a itu. tidak tersedia di NSB. Dengan pendekatan ini maka pada hakekatnya produksi nasional Amerika Serikat dan negara-negara Eropa sekarang dinilai menurut harga-harga yang sama. cara yang barn ini memerlukan data yang lengkap untuk memungkinkan dilakukannya perhitungan kembali pendapatan nasional yang dinilai berdasarkan pada tingkat harga-harga di negara lain. Menurut Beckerman. Data yang diperlukan tersebut.tidak dihitung. INDIKATOR NON-MONETER Beckerman membedakan berbagai penelitian tentang cara-cara untuk membandingkan tingkat kesejahteraan ke dalam 3 kelompok: Kelompok pertama merupakan usaha untuk membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat di dua atau beberapa negara dengan memperbaiki cara-cara yang dilaksanakan dalam perhitungan pendapatan nasional biasa. perbedaan pendapatan per kapita penduduk Amerika Serikat dan Eropa tidaklah sebesar seperti yang ditunjukkan oleh perbedaan tingkat pendapatan per kapita mereka yang dihitung menurut cara yang biasa dilakukan. Hasilnya menunjukkan bahwa. Kelompok kedua adalah usaha untuk membuat penyesuaian dalam pendapatan masyarakat yang dibandingkan dengan mempertimbangkan perbedaan tingkat harga di setiap negara. Namun demikian.983. seperti telah dijelaskan di muka. konsumsi minyak.

Persentase anak-anak yang belajar di sekolah dasar dan menengah. 8. persediaan telepon dikalikan 10. dan komunikasi. Jumlah surat kabar. konsumsi daging dalam satu tahun (kg). Nilai per kapita perdagangan luar negeri. Jumlah telepon. Konsumsi baja per kapita. 2. 17. Dengan cara tersebut. Jumlah penduduk di kota-kota yang mempunyai 20. indeks tingkat kesejahteraan dari setiap negara ditentukan berdasarkan kepada tingkat konsumsi atau jumlah persediaan beberapa jenis barang tertentu yang datanya dapat dengan mudah diperoleh di NSB. Tingkat harapan hidup (life expectancy). 4. 18. 3. 9. Konsumsi energi per kapita. 2. 4. 11. 6. kesehatan. persediaan berbagai jenis kendaraan. 5. 3. gas. Jumlah Jumlah Jumlah 1umlah Jumlah Jumlah Jumlah konsumsi baja dalam satu tahun (kg) konsumsi semen dalam satu tahun dikalikan 10 (ton) surat dalam negeri dalam satu tahun. Persentase Iaki-laki dewasa di sektor pertanian. pergudangan. 16. pengangkutan. Konsumsi protein hewani per kapita. Persentase tenagakerja (dari kesel uruhan tenaga kerja yang mempunyai pekerjaan) yang memperoleh gaji. Persentase tenaga kerja (dari keseluruhan tenaga kerja yang mempunyai pekerjaan) yang bekerja di sektor listrik. 15. 14. Konsumsi listrik per kapita. U saha lain dalam menentukan dan membandingkan tingkat kesejahteraan antar negara telah dilakukan pula oleh United Nations Research Institute for Social Development (UNRISD). Pendapatan per kapita Produk Nasional Bruto (PNB). 10. 7. Data terse but adalah: 1.000 penduduk atau lebih. yang berpusat di Jenewa. Persentase Produk Domestik Bruto (PD B) yang berasal dari industri -industri pengolahan (manufacturing). 12. Cara ini dinamakan "Indikator Non-moneter Yang Disederhanakan" (Modified non-monetary indicators). persediaan pesawat radio dikalikan 10. pada tahun 1970. 5. Persentase anak-anak yang belajar di sekolah kejuruan. Produk pertanian rata-rata dari pekerja laki-laki di sektor pertanian. Dalam penelitian tersebut yang dilakukan adalah menciptakan indeks tarafpembangunan dari negara-negara maju dan NSB berdasarkan kepada sifat dari 18 jenis data berikut di tiap-tiap negara: 1. Jumlah radio. 13. 26 . air. 6.tingkat kesejahteraan masyarakat di berbagai negara yaitu dengan menggunakan data yang bukan bersifat moneter untuk menentukan indeks kesejahteraan masyarakat di tiap-tiap negara. 7.

Thailand merupakan negara yang indeksnya paling rendah yaitu 10. pendapatan per kapitanya pada tahun 1970 hanya merupakan 57 persen (US $ 965/US $ 1696) dari pendapatan per kapita Swedia. Belanda misalnya. Dari 58 negara yang dihitung indeks pembangunannyaa. Dengan demikian agar kepuasan batin itu ikut diperhitungkan.Jika indeks pembangunan yang diusulkan UNRISD tersebut digunakan sebagai indikator kesejahteraan atau pembangunan maka perbedaan tingkat pembangunan antara negaranegara maju dan NSB tidaklah terlampau besar seperti yang digambarkan oleh tingkat pendapatan per kapita mereka masing-masing. Koreksi positif mengharuskan kita untuk memperhatikan waktu senggang (leisure) dan perkembangan sektor ekonomi informal. Mereka mencoba untuk menyempurnakan nilai-nilai GNP dalam upaya untuk memperoleh suatu indikator ekonomi yang lebih baik yaitu dengan mengenalkan konsep Net Economic Welfare (NEW).06 kali pendapatan per kapita Thailand. maka suatu koreksi harus ditambahkan pada GNP dan akan menghasilkan Net Economic Welfare (NEW). Seperti diketahui. Sedangkan perbandingan indeks pembangunan mereka menunjukkan bahwa tingkat pembangunan yang dicapai kedua negara tersebut tidak banyak berbeda yaitu 103:96. Penyempurnaan nilai-nilai GNP itu dilakukan dengan dua cara yaitu koreksi positif dan koreksi negatif. pada masa sekarang ini pertumbuhan sektor ekonomi informal sangat pesat. Kedua cara terse but dibahas di bawah itu. Waktu senggang ini berkaitan dengan jumlah jam kerja kita selama seminggu misalnya. seperti memasak atau mengecat dinding rumah sendiri. Sektor 27 . Sedangkan Inggris indeks pembangunannya adalah 104. maka nilai tambah inipun tidak pernah dihitung dalam GNP. Berarti secara relatif indeks pembangunan Inggris adalah 10 kali lebih besar dari Thailand. Oleh karena itu GNP-pun akan turun walaupun tingkat kesejahteraan meningkat. Nilai NEW akan mencakup juga nilai dari kegiatan "kerja sendiri" terse but. mungkin kita akan memutuskan untuk bekerja lebih singkat dalam seminggu. perbedaan tingkat pembangunan yang digambarkan oleh indeks pembangunan tersebut adalah lebih kecil dibandingkan jika menggukan pendapatan per kapita mereka. Juga di antara negara-negara maju sendiri. Kepuasan dari waktu senggang ini diharapkan akan sebesar kepuasan yang diperoleh dari barang dan jasa yang biasanya dihasilkan. Koreksi positif lainnya adalah berkaitan dengan sektor ekonomi informal. dengan harapan akan memperoleh kepuasan batin dari adanya tambahan waktu senggang tersebut untuk berekreasi. Demikian pula halnya dengan kegiatan-kegiatan yang dikerjakan sendiri di rumah kita. Oleh karena nilai tambah tersebut tidak dibeli atau dijual di pasar. Seandainya kita menjadi lebih kaya. INDIKATOR KESEJAHTERAAN EKONOMI BERSIH Suatu perkembangan baru mengenai indikator kesejahteraan adalah apa yang dikemukakan oleh William Nordhaus dan James Tobin (1972). Nilai tersebut jelas lebih kecil dari perbandingan pendapatan per kapita kedua negara tersebut pada tahun 1963 (Usher) yaitu pendapatan per kapita lnggris sebesar 13.

seperti NEW ini. serta semakin sesaknya suasana di kota-kota besar. polusi air dan udara yang ditimbulkan oleh pabrik semen. seperti keseimbangan antara waktu kerja dan waktu senggang. Oleh karena itu bisnis ganja dan narkotika tidak dimaksukkan ke dalam nilai GNP maupunNEW. Sementara itu. Oleh karena itu. dalam GNP terkadang juga "hasil" yang merugikan (berupa kerusakan tanah galian batu kali. Pada umumnya para ekonom tidak menambahkan nilai kegiatan ilegal ke dalam nilai produk nasional. Oleh karena itu biaya-biaya ekonomi tersebut harus dikurangkan dari nilai GNP untuk mendapatkan NEW. bukanlah hal yang sulit dimengerti. tukang bakso. Lebih rendahnya GNP dari yang sebenarnya. Gambar 2. dengan melandaskan diri pada indikator yang lebih terpadu. namun mungkin tidak termasukkan dalam nilai produk nasional. Pertumbuhan suatu bangsa sebaiknya tidak semata-mata hanya dikaitkan dengan peningkatan secara lahir (fisik) saja. seperti yang tampak pada gambar di bawah ini. Hal ini jelas dapat kita rasakan dengan semakin bergantungnya kita semua pada industri berat bahan bakar yang polusif. Yang sulit dimengerti adalah hal-hal yang menyebabkan nilai GNP di nilai terlalu tinggi dari pada yang sebenarnya. koreksi negatif adalah berkaitan dengan masalah kerusakan lingkungan. maka masyarakat atau pemerintah dimanapun diharapkan akan lebih tepat menentukan prioritasnya dalam pembangunan nasional. dan sebagainya ? Mereka semua menghasilkan barang danjasa yang benar-benar berg una dan bernilai. Sekarang bagaimana halnya dengan kegiatan informallainnya seperti yang diIakukan oleh pedagang kaki lima. Dari uraian di atas makajelas bagi kita bahwa "biaya" yang sangat merugikan itu belum tergambar dalam hasil produk dan harga pasar. dan kegiatan-kegiatan ekonomi yang legal tetapi tidak tercatat sehingga terhindar dari pajak (seperti tukang batu yang memperbaiki rumah kita misalnya). Akhirnya. 28 . pada bagian ini akan diperlihatkan grafik laju pertumbuhan GNP dibandingkan dengan laju pertumbuhan NEW. karena sudah disepakati kegiatan ini merupakan kegiatan yang buruk dari segi sosial. tukang es teler. pada bahan-bahan kimia organik yang canggih. yang kesemuanya itu digunakan untuk membangun peru mahan yang nyaman tadi). Oleh karena itu laju pertumbuhan GNP riiI akan lebih rendah dari sebenarnya.1 di atas menunjukkan bahwa NEW tumbuh lebih lambat dari GNP. Bersamaan dengan hasil produk yang bermanfaat (misalnya berupa bangunan peru mahan yang nyaman). atau pemanfaatan sumberdaya secara lebih baik agar pencemaran lingkungan bisa dihindari. Perekonomian seyogyanya mengarah pada tujuan yang lebih luas.ekonomi informal ini dibedakan menjadi dua yaitu kegitan ekonomi yang ilegal atau melawan hukum (seperti perdagangan narkotika misalnya).

Fiftieth Anniversary Colloqium V (NBER. Press.. E <l) OIl .Gambar 2. KONSEP PENTING DALAM BAB INI Pendapatan per kapita Distribusi Pendapatan Indikator Non-moneter Net Economic Welfare (NEW) Pola Pengeluaran Masyarakat Komposisi Produk Nasional Perbedaan Kurs SOAL LATIHAN PILIHAN BERGANDA Petunjuk: Pilih satu jawaban yang benar di antara lima pilihan jawaban yang tersedia dengan cara melingkari huruf di muka jawaban yang Saudara anggap benar.1 Perbandingan Laju Pertumbuhan Kesejahteraan Ekonomi Bersih (NEW) dan GNP Produk Nasional Bruto (per Kapita) 300 250 0N 00. 1972).. "0 OIl Perang Dunia II ro 150 of ~ <l) </. Edisi 12. 1989. 1. Di antara indikator kesejahteraan masyarakat. Columbia lihat Samuelson dan Nordhaus dalam Economics. 100 90 80 \.. Is Growth Obsolete?._ Kesejahteraan Ekonomi Netto (per Kapita) 1930 1940 1950 1960 1970 1980 Tahun S!m:!blll: Nordhaus dan Tobin.. pendapatan per kapita masih merupakan yang terbaik. c. Alasannya adalah 29 . <l) </. McGraw·Hili Inc.

c. Beckerman pemah membedakan berbagai penelitian tentang cara-cara untuk membandingkan tingkat kesejahteraan dalam beberapa kelompok diantaranya adalah a. sehingga tidak perlu pengukuran semacam itu. e. Hanya jawaban b dan c yang benar. c. 5. d.a. Distribusi pendapatan Perbedaan nilai antara uang (kurs) dengan mata uang dolar Amerika Serikat 4. Tidak ada jawaban yang benar. Kelemahan yang terkandung dalam konsep pendapatan per kapita. e. padahal keadaan di barat dan di NSB sarna sekali berbeda. e. 30 . muncul karena mengabaikan adanya perbedaan-perbedaan antar berbagai negara terutama dalam hal: a. 2. Adanya anggapan bahwa kenaikan harga umumnya selalu tak dapat dikendalikan sehingga selalu mempengaruhi angka yang diperoleh. Hal ini disebabkan a. d. Indikator tersebut memfokuskan pada raison d'etre dari pembangunan. Struktur umur penduduk Metode perhitungan pendapatan Semua jawaban benar. c. Kelemahan utama dari tingkat pendapatan per kapita sebagai indikator keberhasilan pembangunan (indeks kesejahteraan) adalah: a. Adanya ketidak sempumaan pasar sebagai akibat dari adanya produksi yang tidak di pasarkan. Adanya anggapan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat ditentukan oleh besamya pendapatan per kapita masyarakat terse but. Anggapan bahwa harga pasar dapat menggambarkan nilai sosial dari suatu barang dalam metode perhitungan pendapatan nasional temyata tidak selalu banar. Adanya anggapan bahwa kesejahteraan adalah suatu hal yang obyektif. Merupakan usaha untuk membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat di dua negara atau beberapa negara. Pertumbuhan penduduk biasanya lambat sehingga tingkat pendapatan perkapita bisa digunakan dalam waktu yang cukup lama. c. Harga pasar biasanya lebih tinggi dari nilai sosial suatu barang. Pendapatan per kapita bukanlah suatu proxy yang buruk dari struktur sosial dan ekonomi masyarakat. Masing-rnasing orang di suatu negara belum tentu memiliki penghasilan yang sarna. b. b. Nilai sosial suatu barang biasanya harus lebih besar dari harga pasamya. b. b. Selisih antara harga pasar dan nilai sosial adalah kerugian yang ditanggung oleh seorang produsen. Adanya anggapan bahwa konsep pendapatan perkapita dibuat oleh ekonom barat. d. yaitu kenaikan tingkat hidup dan menghilangkan kemiskinan. e. Adanya anggapan bahwa kemakmuran dapat dicapai tanpa melalui proses akan tetapi dapat diciptakan oleh kekuasaan pemerintah. 3. d.

William Nordhaus dan James Tobin (1972) pernah mencoba untuk menyempurnakan nilai-nilai GNP dalam upaya untuk memperoleh suatu indikator yang lebih baik dengan melakukan koreksi positif dan koreksi negatif. c. d. Human Development Index (HOI). b. dan c benar. d. Di antara istilah dan lembaga di bawah ini adalah yang pernah melakukan penelitian tentang cara-cara untuk membandingkan tingkat kesejahteraan: a. Di antara beberapa notasi berikut yang merupakan metode perhitungan pendapatan dengan metode pengeluaran adalah: a. Yang termasuk koreksi positif menurut mereka adalah. c. Di antara beberapa notasi berikut yang bukan merupakan notasi perhitungan pendapatan nasional adalah: a. b. e. d.M) G-P t t X 100% YP 1 t- 10. hanya jawaban a.Q Y = r+ w +1t + i Y P Y PI t t - b. Y=LP. b. d. b. 7. kecuali: a. Y=C+I+G+(X-M) Hanya a & b yang benar 9. 8. tidak ada jawaban yang benar. Semua jawaban a. Y = C + I + G + (X . perlunya diperhitungkan nilai waktu senggang kerusakan lingkungan c. 6.Q Y = r + w + rt + i Hanya b & c yang benar b. Usaha untuk membuat perbandingan tingkat kesejahteraan dari setiap negara berdasarkan pada data yang tidak bersifat moneter. d. Lembaga internasional yang setiap tahun mengeluarkan masyarakat yang dikenal dengan Basic Indicators adalah indikator kesejahteraan a. World Bank Asian Development Bank (ADB) International Finance and Corporation (IFC) International Bankfor Reconstruction and Development (IBRD) International Monetary Fund (IMF) 31 . Usaha untuk membuat penyesuaian dalam pendapatan masyarakat yang dibandingkan dengan mempertimbangkan perbedaan tingkat harga di setiap negara. Y=LP. c. d. e. e. dan c benar. b. Tidak ada jawaban yang benar. sektor informal pekerjaan yang dilakukan sendiri e. e. Modified non-monetary indicators Net Economic Welfare (NEW) United Nation Research Institute for Social Development (UNRISD). c. e.b. c.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful