You are on page 1of 13

Pengantar Ventilasi Tambang

Rini Novrianti Sutardjo Tui, ST, MBA, MT

Dua Permasalahan Pokok


Teknologi
Penambangan Bawah Tanah

Segi Mekanika Batuan apakah


sistem tambang bawah tanah yang diterapkan dapat ditunjang oleh sistem penyanggaan terhadap bukaan?

Segi Ventilasi Tambang apakah


masih dimungkinkan untuk melakukan pengaturan udara agar penambangan dapat dilakukan dengan lingkungan kerja yang nyaman dan aman?

Mengapa Ventilasi Tambang Penting?


Ventilasi Tambang Mengatur peredaran udara dan memberikan udara segar bagi pekerja tambang
Melarutkan gas-gas berbahaya

Mengurangi jumlah debu

Mengatur panas/kelem baban


Ventilasi Tambang

Sejarah Ventilasi Tambang


Pra Abad Pertengahan
Terdapat pembangunan twin access dan divided shaft pada tambang perak Laurium di Yunani (600 BC). Pada masa Romawi, budak-budak digunakan untuk mengipaskan daun palem untuk menghasilkan sirkulasi udara. Praktek ventilasi tambang digambarkan pada De Re

Revolusi Industri Metallica oleh Georgius Agricola, 1556. Kipas sentrifugal yang Abad Pertengahan digerakkan manusia dan kuda, pintu-pintu ventilasi yang
mengalihkan udara ke pekerjaan tambang.

Revolusi Industri Abad Informasi

John Atkinson, seorang Inggris, memperkenalkan paper-nya On the Theory of the Ventilation of Mines pada tahun 1854. Persamaan Atkinson masih menjadi dasar bagi semua teknik ventilasi tambang.
Terdapat pengembangan analisis jaringan ventilasi tambang yang terkomputerisasi. Hal ini memungkinkan prediksi kebutuhan kipas dan distribusi aliran udara pada sirkuit ventilasi tambang yang kompleks dengan menggunakan komputer desktop.

Abad Informasi

Pengertian

Ventilasi tambang
pada dasarnya merupakan penerapan prinsip dinamika fluida pada aliran udara di bukaan tambang

Sistem ventilasi tambang


Terdiri atas fan, jalur udara, dan peralatan kendali untuk aliran udara.

Prinsip Ventilasi Tambang

Udara akan mengalir dari kondisi temperatur rendah ke temperatur tinggi

Udara akan mengalir melalui jalur-jalur ventilasi yang memberikan tahanan yang lebih kecil dibandingkan dengan jalur bertahanan besar

Sistem Ventilasi Tambang

Sistem Tunggal Terdiri atas: Brattice system Fan & Duct system Forcing system Exhausting system Extended system

Sistem Campuran
Merupakan sistem yang mengkombinasikan dua sistem tunggal: Push-pull system Overlapping system

Alternatif Sistem Adalah sistem yang menggunakan penggerak udara lain: Jet fan Spray fan Compressed air ejectors

Infrastruktur Ventilasi

Arah aliran udara Posisi dan tugas fan


Geometri jalan udara Layout jaringan jalan udara

Skema Sederhana Ventilasi Tambang

Faktor dan Metode Kendali


Faktor-faktor yang menyebabkan bahaya
Faktorfaktor Alami
Kedalaman penambangan Iklim permukaan Geologi Sifat fisik dan kimia batuan Kandungan gas Air tanah dan zat cair lain Umur jalur udara Faktor-faktor Desain Metode penambangan Layout penambangan
Tingkat fragmentasi batuan

Metode Kendali
Resiko Bahaya Debu

Kendali Tambahan
Supresi debu

Kendali Aliran Udara


Fan utama
Booster fan, ventilasi auxiliary dan alami

Emisi gas
Panas dan kelembaban Kebakaran dan ledakan Radiasi

Drainase gas
Sistem pendingin Sistem monitoring

Airlock, stopping, overcast, regulator Jumlah, ukuran, deretan, layout jalur udara

Ketebalan seam
Jenis, ukuran, penempatan alat

Lalulintas kendaraan Material tersimpan

Ventilasi Merupakan Bagian Integral dari Proses Perencanaan

1
Layout tambang seringkali didikte oleh tingkat produksi yang diinginkan dan kestabilan permukaan, tanpa memperhitungkan mengenai ventilasi.

2
Infrastruktur ventilasi seringkali hanya memadai untuk layout awal namun kurang fleksibel untuk mengatasi fluktuasi permintaan pasar.

Contoh Ventilasi