P. 1
Integument Um Siap Print

Integument Um Siap Print

|Views: 1,314|Likes:
Published by InsaNne Cuppu

More info:

Published by: InsaNne Cuppu on Nov 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2013

pdf

text

original

Sections

  • BAB I PENDAHULUAN
  • 1.LATAR BELAKANG
  • 2.TUJUAN
  • 3.RUMUSAN MASALAH
  • BAB II
  • A. Lapisan-Lapisan Kulit 1.Lapisan Epidermis
  • C. Organ asesoris pada integumentum 1. Kelenjar
  • 3.Rambut
  • 1.Akar rambut
  • C. FUNGSI KULIT 1.Proteksi
  • 2.Sensasi/ Persepsi (Penerima Rangsang)
  • 3.Regulasi panas
  • Pengaturan secara fisik Dilakukan dengan dua cara :
  • Pengaturan suhu tubuh dalam keadaan panas
  • 4.Kontrol evaporasi
  • 5.Estetik dan komunikasi
  • 6.Penyimpanan dan pembuatan
  • 7.Ekskresi
  • 8.Absorpsi
  • 9.PembentukanPigmen
  • 10.Fungsi keratinasi
  • 11.Produksi vitamin D
  • 12.Fungsi ekspresi emosi
  • 13.Mencegah dehidrasi
  • 14. Rangsangan luar
  • 15. Menyimpan lemak
  • 16. Menghasilkan bau dan penyamaran
  • 17. Kawalaturan suhu
  • 18. Pengatur tekanan darah
  • 19. Sintesis dan metabolisme senyawa
  • D. Luka
  • a)Jenis-Jenis Luka
  • c)Mekanisme terjadinya luka :
  • Macam-macam Penyakit Kulit 1. Jerawat a. Definisi
  • b. Penyebab
  • 2.Psoriasis a. Definisi
  • e. Diagnosa
  • - f. Pengobatan
  • 3. Dermatitis atau Eksim a. Definisi
  • f. Pencegahan
  • 4. Gatal-gatal atau pruritus a. Definisi
  • 5. Rosaea a. Definisi
  • 6. Liken Planus a. Definisi
  • 7. Tinea Versikolor (panu) a. Definisi
  • 8. Biang Keringat a. Definisi
  • 9. Kutil (Veruka) a. Definisi
  • 10. Impetigo a. Definisi
  • d. Pencegahan
  • BAB III

BAB I PENDAHULUAN 1.

LATAR BELAKANG Integumen merupakan organ yang paling besar yang ada dalam tubuh kita. Integument mempunyai beberapa fungsi penting dalam pengendalian sekresi ataupun ekresi, sehingga fungsinya begitu vital bagi tubuh kita. Sebagai seorang perawat wajib hukumnya untuk mempelajari secara detail tentang integument dan bagaiman fungsi kulit dalam pengaturan ataupun dalam pengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Pentingnya untuk mengetahui anatomi ataupun fisiologi tentang integumen ini, karena ini sangat akan membantu dalam proses pelayanan ataupun asuhan keperawatan itu sendiri. Lesi atau luka itu sendiri yang terdapat di integument sangat berpengaruh terhadap jenis kegiatan yang akan dilakukan oleh klien. Beberapa fungsi integumen antara lain : proteksi, sensasi, regulasi panas, kontrol evaporasi, estetik dan komunikasi, penyimpanan dan pembuatan, ekskresi, dan absorpsi. Makalah ini dibuat dan disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah fisiologi dan agar kita tahu tentang peran penting integumen dalam sistem tubuh kita. Sehingga jika ada kekurangan atau ada kesalahan penulisan, kami sebagi penulis mohon dimafkan. 2. TUJUAN
  

penyampaian dalam

Untuk mengetahui fungsi kulit? Untuk mengetahui bagian-bagian organ dalam kulit? Untuk mengetahui macam-macam luka atau lesi yang terdapat Untuk mengetahui penyakit-penyakit kulit? Mengetahui fungsi kulit? Mengetahui bagian-bagian organ dalam kulit? Mengetahui macam-macam luka atau lesi yang terdapat dikulit?

dikulit?

3.

RUMUSAN MASALAH   

Mengetahui penyakit-penyakit kulit BAB II

A. Lapisan-Lapisan Kulit

1.

Lapisan Epidermis Lapisan epidermis terbentuk dari perubahan sel yang terjadi dari

keratinisasi yaitu proses berpindah dari lapisan epidermal terbawah menuju ke permukaan dengan perubahan ukuran dan komposisi kimia (penambahan keratin).  Stratum Basalis Merupakan lapisan terdalam dan tunggal sel kuboid. Aktivitas mitosis tinggi sehingga sel menjadi terkeratinisasi. Tempat produksi keratinosit dan terdapat Melanosit (tak sama tiap ras). Banyak terdapat sel Merkel yang sensitif terhadap sentuhan  Stratum Spinosum Merupakan lapisan yang paling tebal dan dapat mencapai 0,2 mm terdiri dari 8-10 lapisan yang terikat dengan desmosom. Sel-selnya disebut spinosum karena jika dilihat di mikroskop sel-selnya terdiri dari sel yang bentuknya poligonal (banyak sudut) dan mempunyai tanduk (spina). Pembelahan sel-selnya terbatas dan tempat produksi serabut keratin/Keratinosit. Pembentukan benda lamella/ lamellar bodies dan terdapat sel Langerhans sebagai bagian dari sistem imun. Pembelahan sel terjadi di stratum spinosum & stratum basale yang disebut stratum germinativum.  Stratum Granulosum Pada lapisan superficial nukleus dan organella lain berdegenerasi dan mati. Stratum ini hanya terdiri 2-5 lapisan yang berbentuk berlian. Terdapat keratinosit dan produksi keratin dan keratohialin. Dalam sitoplasma terdapat butir-butir yang disebut keratohialin. Startum ini merupakan awal mula sel mati. Terdapat benda lamellar mengeluarkan lemak dari sel.  Stratum Lucidum

Lapisan ini sel-selnya sudah banyak yang kehilangan inti dan butir-butir selnya telah menjadi jernih sekali dan tembus sinar. Sehingga lapisan ini merupakan lapisan yang tipis dan transparan. Lapisan ini hanya terdapat pada telapak tangan dan kaki.Tampak jelas pada kulit tipis dan terdiri dari 3-5 lapisal sel jernih. Lapisan ini mengandung Eleidin. Terdapat pada kulit tebal, jarang pada kulit tipis. Pada kulit tebal biasanya pada kulit yg biasa tertekan, 5 lapisan dan byk lapisan di stratum corneum. Misalnya : palmar, plantar pedis, ujung jari. Kulit tipis terdapat pd sebagian besar tubuh, tiap stratum mengandung sedikit lapisan sel, lekukan kulit sedikit terlihat, lebih fleksibel,  Stratum Corneum Merupakan lapisan paling atas dan terdiri dari sel kornifikasi. Terdiri dari 20 lapisan atau lebih sel squamosa yang mati. Lapisan ini menyediakan kekuatan struktur karena adanya keratin antar sel dan juga mencegah hilangnya air karena adanya lemak disekeliling sel. Desquamasi pada sel paling superficial dapat mencegah abrasi.
2. Lapisan Dermis

dan rambut hanya ditemukan di kulit tipis.

Keratohyalin tersebar disekeliling serabut keratin.

Merupakan lapisan kedua kulit yang tersusun dari jaringan ikat longgar, kollagen & serabut elastis, pembuluh saraf, serabut elastis, pembuluh darah, serabut otot, sel adiposa, folikel rambut dan kelenjar. Terdiri dari dua lapis : 1. Lapisan papiler  
 

Lapisan permukaan terluar 1/5 dermis – jaringan ikat longgar Kaya pembuluh darah & reseptor sensoris Area permukaan menonjol oleh papilla sebagai sidik jari

2. Lapisan Retikuler     Jaringan ikat padat tak teratur Kelenjar Sebasea/minyak Folikel rambut Saluran kelenjar sudorifera/keringat

 

Tanda Striae/ stretch (selulit) Corpuskula Meissner & Pacini

3. Lapisan Hipodermis

Melekat pada lapisan retikuler pada organ dibawahnya. Terdiri dari kumpulan-kumpulan sel lemak dan jaringan ikat longgar. Jaringan lemak memiliki tebal yang berbeda-beda di tiap-tiap tempat serta pembagian antara lakilaki dan perempuan tidak sama. Selain itu terdapat pembuluh darah major rete cutaneum. Adiposa berfungsi sebagai shock breaker jika terdapat tekanan trauma mekanis yang menimpa pada kulit, isolator panas atau untuk mempertahankan suhu, penimbun kalori, dan tambahan untuk kecantikan tubuh. C. Organ asesoris pada integumentum
1. Kelenjar

Komponen kelenjar adalah badan kelenjar, saluran kelenjar, dan muara kelenjar. Kelenjar terbagi kedalam 2 macam, yakni kelenjar keringat (Glandula sudorifera) dan kelenjar minyak (Glandula sebasea). Glandula sudorifera terletak di sebelah dalam dermis. Glandula ini keluar melalui dermis dan epidermis, bermuara di atas permukaan kulit dalam lekukan halus yang disebut pori-pori. Glandula sudorifera berfungsi sebagai alat utama pengendali suhu tubuh. Berkurang saat dingin dan bertambah saat iklim panas. Glandula ini berbentuk tabung berbelit-belit. Sekresi aktif glandula sudorifera dikendalikan oleh saraf simpatis dan berjumlah banyak. Macam kelenjar keringat sebagai berikut:
a. Merokrin/Ekrin : mengandung air, garam, dan limbah. Merokrin berfungsi

untuk mendinginkan tubuh, juga saat gugup. Kelenjar ini terletak di telapak tangan dan telapak kaki.
b. Apokrin : berbentuk lebih besar daripada merokrin. Mengandung asam

lemak dan protein, berfungsi untuk mengatur suhu pada mamalia. Pada manusia berhubungan dengan tanda kelamin sekunder. Kelenjar ini terletak pada ketiak, lipat paha, sekeliling anus, dan payudara.

Lunula 6. Kelenjar ini mengeluarkan sekret yang disebut sebum untuk memelihara kulit supaya empuk. : bagian yang putih dibawah : sel dalam dasar kuku (pada area lunula).c. Matriks : kulit yang membingkai kuku : lapisan kulit dibawah kuku : lapisan kuku yang melindungi sel keratin baru. Kutikula 5. Dermisnya memuat garis–garis lekukan. telinga. Seruminosa : mengeluarkan cerumen (lilin telinga). Meibom : Terletak di dekat tepi bulu mata dan menghasilkan sebum b. protein. Nail plate : lapisan terluar kuku 2. Glandula sebasea mengandung kolesterol. Terletak di sebelah dalam telinga dan berfungsi untuk mencegah barang asing masuk ke dalam telinga. hormon. Kelenjar ini terletak dalam kulit. Kekurangan nutrisi (Anoreksia nervosa) menyebabkan pertumbuhan kuku sangat lamban dan rapuh. Macam kelenjar sebasea sebagai berikut: a. Nail folds 3. Nail bed 4. Terdapat banyak pada kepala dan wajah sekitar hidung. Kuku mempunyai beberapa bagian sebagai berikut: 1. Kulit bawah kuku mengandung persyarafan dan pembuluh kapiler yang memiliki suplai darah kuat sehingga menimbulkan warna kemerahan. mulut. Kuku tumbuh terus menerus selama hidup. Pertumbuhan kuku juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia. tidak terdapat pada telapak tangan dan telapak kaki. berbentuk seperti botol. Glandula sebasea berasal dari rambut dan bermuara di folikel rambut yang berfungsi untuk melumasi rambut dan kulit yang berdekatan. garam. dan nutrisi. halus. dan sisa sel. Kuku terbentuk dari keratin protein yang kaya akan sulfur dan mengandung sedikit air. serta membuat kulit tahan air. suhu tubuh. Kuku Kuku adalah bagian terminal lapisan tanduk yang menebal. Perubahan dalam sel epitel berakibat sekresi berlemak (sebum). Holokrin 2. Kelenjar dan salurannya dilapisi sel epitel. bukan papil–papil seperti pada kulit. Peranan . Pertumbuhan kuku jari tangan dan jari kaki berbeda. dan rambut mengkilat.

.Rambut seksual di pubis dan aksila. Bagian-bagian rambut : Akar rambut Akar rambut merupakan bagian rambut yang berada di dalam kulit dan tertanam di dalam folikel/kantong rambut. Batang rambut . dasarnya terdapat pada papilla tempat tumbuh rambut. telapak kaki. dan alis.kuku adalah melindungi jaringan (terutama jaringan dibawah kuku). erector filli sebagai penegak rambut. dan jenggot. kecuali pada telapak tangan. pubis. labia minora dan pubis.Rambut pendek di lubang hidung. 3. Akar rambut tertanam miring dalam lapisan dermis. Rambut Rambut terletak di seluruh kulit. 2. sebagai penggaruk. Rambut tumbuh dari folikel rambut di dalam epidermis. Fungsi rambut sebagai berikut : - Melindungi kepala dari benturan dan sinar matahari Mahkota Membentuk bingkai dari wajah Menambah keindahan dan garis warna pada wajah Melindungi mata dari keringat Melindungi mata dari kotoran dan debu Membantu menguapkan keringat - - 1. Rambut terdiri dari: . . Bagian rambut yang tertanam/berada di dalam kulit jangat. kaki. Akar rambut terdapat di dalam folikel pada ujung paling dalam dan bagian sebelah luar disebut batang rambut. Folikel rambut dibatasi oleh epidermis sebelah atas. penis. dan bagian dorsal dari falang distal jari tangan. Folikel rambut mengandung otot polos kecil yaitu M. liang telinga.Rambut panjang di kepala. dan indikator kesehatan tubuh.Rambut bulu lanugo di seluruh tubuh .

2. Fase Anagen Dimulai proses pembentukan folikel berasal dari epidermis ke arah dalam menuju lapisan dermis. misalnya tekanan. seperti zat-zat kimia iritan (lisol. . C. gangguan panas atau dingin. Lapisan berkematu yang senantiasa gugur. 3. asam atau basa kuat lainnya). waktu 2-3. diikuti proses keratinisasi hingga terbentuk rambut. waktu 100 hari. tidak bekerja dan tidak berhubungan dengan papil rambut. Kulit dapat melindungi bagian dalam tubuh terhadap gangguan fisik maupun mekanik. Kulit berfungsi sebagai barier anatomi antara lingkungan luar dan dalam tubuh. Sel Langerhans yang terdapat pada bagian dermis merupakan bagian dari sistem imun adaptif. gangguan akuman. gangguan kimiawi. Proteksi Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. jamur. misalnya otot dan tulang. Pertumbuhan rambut mengalami pergantian melalui 3 fase: 1. menyebabkan bakteria sukar membiak dan bertapak tetap pada kulit. bakteri atau virus. Lapisan epidermis atau lapisan terkematu merupakan lapisan perlindungan daripada kemasukan bakteria. gangguan sinar radiasi atau sinar ultraviolet. Fase katagen/masa istirahat Rambut lama berada di tempatnya. gesekan. tidak terjadi pembentukan apapun waktu 2-3 minggu. hingga 6 tahun. FUNGSI KULIT 1. ini merupakan perlindungan tahap pertama. tarikan.Batang rambut merupakan bagian rambut yang berada di luar kulit berupa benang halus terdiri dari keratin atau sel-sel tanduk. karbol. Batang rambut mempunyai tiga lapisan. Fase telogen/masa pergantian Papil rambut bekerja membentuk umbi baru dan mendorong rambut lama hingga lepas.

Regulasi panas Disebut juga sebagai thermoregulasi atau pengatur suhu tubuh. Mekanisme pengaturan suhu tubuh yaitu berjalan dari kulit reseptor ferifer hipotalamus (posterior dan anterior) preoptika hipotalamus nervus eferen kehilangan/pembentukan panas. 2007). dan nyeri melalui berbagai reseptor seperti benda Meissner. kulit dilengkapi dengan reseptor -reseptor khusus. getaran. tekanan. Saraf-saraf sensorik tersebut lebih banyak jumlahnya di daerah erotik. Kulit mengatur temperatur tubuh melalui mekanisme dilatasi dan konstriksi pembuluh kapiler dan melalui perspirasi. Reseptor untuk tekanan. Dilatasi pembuluh darah meningkatkan perfusi dan kehilangan panas. raba. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis.2. yang keduanya dipengaruhi syaraf otonom. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. Kulit bertanggung jawab sebagai indera terhadap rangsangan dari luar berupa tekanan. Korpuskulum Ruffini dan benda Krauss sebagai reseptor suhu dan Nervous End Plate sebagai reseptor nyeri.  Pengaturan Suhu Tubuh Pada Keadaan dingin Ada dua mekanisme tubuh untuk keadaan dingin yaitu : . 3. dan luka. Sensasi/ Persepsi (Penerima Rangsang) Disebut pula persepsi sensoris. Rangsangan dari luar diterima oleh reseptor-reseptor tersebut dan diteruskan ke sisitem saraf pusat dan selanjutnya diinterpretasi oleh korteks serebri. Ada saat temperatur badan menurun terjadi vasokonstriksi. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. sentuhan. sedangkan konstriksi pembuluh akan mereduksi aliran darah kutan dan menyimpan panas. Terdapat berbagai macam ujung saraf yang bereaksi terhadap panas dan dingin. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. suhu. Korpuskulum Pacini sebagai reseptor tekanan. Kulit mengandung ujung-ujung saraf sensorik di dermis dan subkutis. diskus Merkell dan korpuskulum Golgi sebagai reseptor raba. Kulit melakukan peran ini dengan mengeluarkan keringat dan otot dinding pembuluh darah kulit. sedangkan saat temperatur badan meningkat terjadi vasodilatasi untuk meningkatkan pembuangan panas (Retno.

Pada menggigil kadang terjadi kontraksi secara simultan sehingga seluruh badan kaku dan terjadi spasme.  Pengaturan secara kimia Pada keadaan dingin. Secara kimia yaitu terdiri dari penambahan panas metabolisme. Menggigil efektif untuk pembentukan panas.1. 2. Secara fisik (prinsif-prinsif ilmu alam) Yaitu pengaturan atau reaksi yang terdiri dari perubahan sirkulasi dan tegaknya bulu-bulu badan (piloerektion) → erector villi. penambahan penambahan konduktivitas panas (thermal darah aliran konduktivity) . Limit blood flow slufts (Perubahan aliran darah) Pada prinsifnya yaitu panas/temperature inti tubuh terutama akan lebih dihemat (dipertahankan) bila seluruh anggota badan didinginkan. Menggigil adalah kontraksi otot secara kuat dan lalu lemah bergantian. 2. secara synkron terjadi kontraksi pada group-group kecil motor unit alau seluruh otot. dengan batas maximal 5 kali. Vasokontriksi pembuluh darah (cutaneus vasokontriksi) Pada reaksi dingin aliran darah pada jari-jari ini bias berkurang + 1% dari pada dalam keadaan panas. Fisik • Penambahan aliran darah permukaan tubuh • Terjadi aliran darah maximum pada anggota badan • Perubahan (shift) dari venus return ke vena permukaan Proses ini terutama efektif pada keadaan temperature kurang/dibawah 34 derajat 2. Keringat Celcius.  Pengaturan suhu tubuh dalam keadaan panas 1. dengan menggigil pada suhu 5 derajat Celcius selama 60 menit produksi panas meningkat 2 kali dari basal.  Pengaturan secara fisik Dilakukan dengan dua cara : 1. Sehingga dengan mekanisme vasokontriksi maka panas yang keluar dikurangi atau penambahan isolator yang sama dengan memakai 1 rangkap pakaian lagi. penambahan panas dengan metabolisme akan terjadi baik secara sengaja dengan melakukan kegiatan otot-otot ataupun dengan cara menggigil.

dan usus. Kelenjar-kelenjar pada kulit mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna atau sisa metabolisme dalam tubuh. dan daya tarik individu. 6. pengaturan sirkulasi panas tidak cukup dengan radiasi. Penguapan dari tubuh merupakan salah satu jalan melepaskan panas. 4. Estetik dan komunikasi Sebagai indikasi perasaan.• Pada temperature diatas 340 C. dimana pada kondisi ini tubuh mendapat panas dari radiasi. Kontrol evaporasi Sebagai barier yang relatif kering dan kedap terhadap kehilangan cairan. Produk kelenjar lemak dan keringat di permukaan . seperti hati.5. Kulit merupakan satu dari tujuh saluran ekskresi yang mengandung sekitar 70% air. serta sintesis vitamin D oleh sinar ultraviolet. Penyimpanan dan pembuatan Bertindak sebagai tempat penyimpanan utama lemak dan air. Produk kelenjar lemak dan keringat di permukaan kulit membentuk keasaman kulit pada pH 5 – 6. ginjal. dan 2% lemak. mekanisme panas yang dipakai (evaporasi). Air berdifusi melalui kulit walaupun tidak berkeringat sehingga penguapan dari permukaan tubuh kita selalu terjadi. 25% protein. Fungsi ini akan hilang saat terjadi luka bakar dan menyebabkan tubuh kehilangan cairan dalam jumlah besar. kondisi fisik. Kelenjar-kelenjar pada kulit mengeluarkan zat-zat yang tidak berguna atau sisa metabolisme dalam tubuh. dalam keadaan ini dengan cara penguapan • Gerakan kontraksi pada kelenjar keringat. berfungsi secara periodic memompa keringat kulit merupakan mekanisme tetesan cairan keringat dari lumen permukaan pendingin yang paling efektif. disebut inspiration perspiration (berkeringat tidak terasa) atau biasa disebut IWL (Insensible Water Loss). 5. 7. untuk menyingkirkan sisa-sisa metabolisme yang tidak diperlukan oleh tubuh. Kulit membantu organ-organ utama sistem ekskresi. Ekskresi Keringat mengandung urea dengan konsentrasi 1/130 dari urea urin.

10. Hal ini mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke daerah tersebut. Kemudian air bersama larutannya keluar melalui pori-pori yang merupakan ujung dari kelenjar keringat. Material yang mudah larut dalam lemak lebih mudah diabsorbsi dibandingkan air dan material yang larut dalam air. Selain itu. sehingga kulit akan terlihat bersisik. kasar dan kering. PembentukanPigmen Sel pembentuk pigmen kulit (melanosit) terletak di lapisan basal epidermis. Oksigen. tebal. Bila suhu tubuh meningkat atau suhu udara di lingkungan tinggi. Penyerapan dapat melalui celah antar sel. pembuluh-pembuluh darah di kulit akan melebar. Produksi vitamin D Kulit juga dapat membuat vitamin D dari bahan baku 7-dihidroksi kolesterol dengan bantuan sinar matahari. metabolisme dan jenis vehikulum zat yang menempel di kulit. Proses ini dilakukan agar kulit dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. garam dan sedikit urea oleh kelenjar keringat. Keringat yang keluar membawa panas tubuh. kelembaban udara. Karena pangkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah maka terjadilah penyerapan air. Apabila lapisan kulit ini terdedah . hidrasi. tipisnya kulit. 11. Jumlah melanosit serta jumlah dan besarnya melanin yang terbentuk menetukan warna kulit. Keringat mengandung urea dengan konsentrasi 1/130 dari urea urin. Pada beberapa macam penyakit kulit proses ini terganggu. saluran kelenjar atau saluran keluar rambut.kulit membentuk keasaman kulit pada PH 5 – 6. Absorpsi Kemampuan absorpsi kulit dipengaruhi oleh tebal. Beberapa bahan dapat diabsorbsi kulit masuk ke dalam tubuh melalui dua jalur yaitu melalui epidermis dan melalui kelenjar sebasea. dan karbon dioksida dapat berdifusi ke dalam epidermis dalam jumlah kecil. seperti salep atau adhesive patch.5. 9. sejumlah obat dapat teradministrasi melalui kulit. 8. nitrogen. Fungsi keratinasi Proses keratinasi sel dari sel basal sampai sel tanduk berlangsung selama 14 – 21 hari. sehingga sangat penting untuk menjaga agar suhu tubuh tetap normal. Proses pembentukan keringat.

14. Menyimpan lemak Lapisan paling bawah kulit merupakan lapisan lemak subkulitan. Mencegah dehidrasi Lapisan berkematu mencegah kehilangan air kepersekitaran. 15. Bau juga bertujuan untuk membeza antara haiwan-haiwan lain. membolehkan kulit peka terhadap perubahan persekitaran. Rangsangan luar Lapisan kulit atau lapisan dermis yang mempunyai banyak reseptor. Kawalaturan suhu 18. seterusnya menukarkannya kepada vitamin D. Pengatur tekanan darah . 16. terutama sinaran ultraungu B. Menghasilkan bau dan penyamaran Bau berguna untuk tujuan pertahanan terutama bagi haiwan yang diburu oleh pemangsa. Fungsi ekspresi emosi Hasil gabungan fungsi yang telah disebut di atas menyebabkan kulit mampu berfungsi sebagai alat untuk menyatakan emosi yang terdapat dalam jiwa manusia.kepada sinaran ultraungu. Pigmen dalam kulit sesetengah haiwan. sentuhan dan sebagainya. Vitamin D3 dihasilkan di dalam kulit yang terdedah kepada cahaya matahari. mampu meniru atau mengikut perubahan warna persekitaran. 2 bentuk utamanya adalah vitamin D2 (atau ergokalsiferol) dan vitamin D3 (atau kolekalsiferol). 13. 17. 12. Lapisan ini merupakan lapisan yang kaya dengan lemak. suhu. Lapisan lemak ini juga merupakan penebat haba. Lapisan ini amat berkesan untuk mencegah kehilangan air. Vitamin D merupakan kumpulan vitamin yang larut dalam lemak prohormon. Reseptor-reseptor ini boleh mengesan pelbagai rangsang seperti tekanan. Vitamin D juga merujuk pada metabolit dan analogi lain dari bahan ini. sinaran ultraungu ini akan diserap oleh kulit dan bertindak ke atas prekursor.

Dalam beberapa detik saja darah akan membeku dan berubah menjadi jelli (darah dalam pipa percobaan akan menggumpal dalam waktu 3 hingga 4 menit) 3. Kelenjar getah bening akan memasukkan simpanan darahnya ke perangkat internal darah untuk mengganti kerusakan dan kehilangan darah 4. sel darah putih akan mampu berproduksi hingga sepuluh kali lipat dari keadaan biasa Karena sel-sel plasma tenggelam di antara getah-getah dan kehidupan selsel ini mesti pada tempat lembab.Untuk fungsi ini dapat dijelaskan dengan contoh. Sel darah putih akan berproduksi lebih banyak. . kemudian akan bercampur dengan fobronuzen lalu akan membuat cairan putih berbulu halus yang bernama fibrin. Karena itu. bahan ini memiliki rangkaian dan saluran-saluran yang tak terhitung banyaknya. Dalam keadaan ini. goresan. Akan tetapi. sel-sel ini akan terbuang.dimana esensi mereka masih belum diketahui dengan jelas . atau luka. keadaan ini akan sangat menyulitkan mereka.Ketika terdapat aliran darah dalam pembuluh rambut darah tidak bisa menggumpal dan menutup karena kalau tertutup maka darah tidak bisa mengirimkan bahan-bahan vital yang diperlukan oleh sel. Biasanya dalam darah terdapat sel-sel yang sangat kecil dimana begitu terjadi tumbukan. Pada momen awal bahan-bahan getah makanan dan lendir plasma akan masuk ke bagian yang luka lalu memberikan kelembaban yang dibutuhkan kemudian darah akan menjadi beku pada sekitar bagian yang terluka sehingga jalan untuk menyusup keluar menjadi tertutup. darah akan menggumpal dengan sangat cepat. darah yang berada dalam pembuluh rambut yang terputus yang merupakan cairan paling berharga bagi tubuh akan keluar dan terbuang sia-sia hal ini memberi peluang masuknya mikroba-mikroba untuk menyerang ke dalam tubuh dan harus segera bertindak untuk menanggulangi bahaya lebih lanjut. misalnya apabila terdapat luka yang sangat membahayakan. maka muncul tanda sebagai berikut: 1. perlu diketahui bahwa pada saat yang membahayakan seperti ini. kebalikan dari keadaan pertama. ketika sampai pada permukaan luka. dari luka-luka akan terpancar beberapa cairan kimia . ketika terjadi luka udara menjadi kering.lalu akan terjadi aksi-reaksi di dalam bahan yang lembab. Tekanan darah akan menurun untuk menghalangi terjadinya pendarahan 2.

Jenis-Jenis Luka Luka berdasarkan tingkat kontaminasi . Sintesis dan metabolisme senyawa Sel pembentuk pigmen kulit (melanosit) terletak di lapisan basal epidermis. bakteribakteri (mikroba-mikroba dari jenis penyakit infeksi). tempat luka akan tertutup dengan kulit baru dan aktivitas perbaikan luka serta pembaharuan struktur kulit sampai pada tahapan terakhir. D. 19. pembuluh-pembuluh di bawah kelenjar akan bertambah banyak dan dari sisi luka ke arah pusat akan terjadi perkembangan yang masing-masing mengarah pada penyatuan lalu menempel antara satu dengan lainnya. Luka Luka adalah suatu gangguan dari kondisi normal pada kulit antara lain kerusakan kontinyuitas kulit. luka akan meruam.setelah itu bahan ini akan menarik sel-sel darah merah ke dalam dirinya. dan setiap bahan lainnya yang menyebabkan tertangguhkannya penyembuhan luka. mukosa membran dan tulang atau organ tubuh lain. Pada saat ini. dari celah-celah sekat-sekat ini akan keluar phagosytes-phagosytes yaitu sel-sel pemangsa dan sel-sel darah putih akan melahap sel-sel yang mati. akan tetapi untuk penggemukannya harus terjadi aktivitas lainnya yang tidak terlalu penting. pembuluh-pembuluh yang bersebelahan dengan luka akan mengembang dan membuka (karena itulah sehingga tepian luka menjadi berwarna kemerah-merahan) dan sekatnya menjadi panjang. Kulit juga dapat membuat vitamin D dari bahan baku 7dihidroksi kolesterol dengan bantuan sinar matahari. dan akhirnya dalam waktu satu tahun atau kurang. Kira-kira satu minggu setelah luka menyempit. memerangkap mereka lalu memblokade daerah pembuluh rambut yang tergores dan menutup kapiler kelenjar getah bening yang merupakan pintu bagi masuknya mikroba-mikroba ke dalam tubuh. Dalam waktu beberapa bulan. a) 1. lemak-lemak diletakkan saling bertumpuk dan jaringan-jaringan yang telah diperbaiki akan menyambung dengan jaringan-jaringan yang bersebelahan dengannya. Jumlah melanosit serta jumlah dan besarnya melanin yang terbentuk menentukan warna kulit.

genital dan urinari tidak terjadi. Kemungkinan timbulnya infeksi luka adalah 3% . Dirty or Infected Wounds (Luka kotor atau infeksi) Yaitu terdapatnya mikroorganisme pada luka. 2. Stadium III : Luka Full Thickness Yaitu hilangnya kulit keseluruhan meliputi kerusakan atau nekrosis jaringan subkutan yang dapat meluas sampai bawah tetapi tidak melewati jaringan yang mendasarinya.11%. Contamined Wounds (Luka terkontaminasi) Termasuk luka terbuka. Merupakan luka superficial dan ada tanda klinis seperti abrasi. Luka bersih biasanya menghasilkan luka yang tertutup. b. Kategori ini juga termasuk insisi akut. Kemungkinan infeksi luka 10% . .17%. Stadium II : Luka Partial Thickness Yaitu hilangnya lapisan kulit pada lapisan epidermis dan bagian atas dari dermis. c. kontaminasi tidak selalu terjadi. Luka timbul secara klinis sebagai suatu lubang yang dalam dengan atau tanpa merusak jaringan sekitarnya. c. blister atau lubang yang dangkal. genital atau perkemihan dalam kondisi terkontrol. b. Kemungkinan terjadinya infeksi luka sekitar 1% . luka akibat kecelakaan dan operasi dengan kerusakan besar dengan teknik aseptic atau kontaminasi dari saluran cerna. fresh. Lukanya sampai pada lapisan epidermis. pencernaan. d. Stadium I : Luka Superfisial (Non-Blanching Erithema) Yaitu luka yang terjadi pada lapisan epidermis kulit. dermis dan fasia tetapi tidak mengenai otot.5%. Luka Berdasarkan Kedalaman Dan Luasnya Luka a. inflamasi nonpurulen.a. pencernaan. Clean-contamined Wounds (Luka bersih terkontaminasi) Yaitu luka pembedahan dimana saluran respirasi. Clean Wounds (Luka bersih) Yaitu luka bedah tak terinfeksi yang mana tidak terjadi proses peradangan (inflamasi) dan infeksi pada sistem pernafasan.

Luka bersih (aseptik) biasanya tertutup oleh sutura seterah seluruh pembuluh darah yang luka diikat (Ligasi) ● Tanda dari Penyembuhan Luka Bedah Insisi : 1. 3. Luka akut : yaitu luka dengan masa penyembuhan sesuai dengan konsep penyembuhan yang telah disepakati. Peningkatan inflamasi . b. 3. Jaringan granulasi mulai mempertemukan daerah luka. 5. Tepi luka akan didekatkan dan dijepit oleh fibrin dalam bekuan selama satu atau beberapa jam setelah pembedahan ditutup. Luka Berdasarkan Waktu Penyembuhan Luka a.d. Inflamasi (kemerahan dan bengkak) pada tepi luka selama 1 – 3 hari 4. Luka kronis yaitu luka yang mengalami kegagalan dalam proses penyembuhan. Tidak ada perdarahan dan munculnya tepi bekuan di tepi luka. tendon dan tulang dengan adanya destruksi atau kerusakan yang luas. dapat karena faktor eksogen dan endogen b) Efek timbulnya luka : o Hilangnya seluruh atau sebagian fungsi organ o Respon stres simpatis o Perdarahan dan pembekuan darah o Kontaminasi bakteri o Kematian sel c) Mekanisme terjadinya luka : 1. 2. Stadium IV : Luka Full Thickness Yaitu luka yang telah mencapai lapisan otot. Luka insisi (Incised wounds) ● Terjadi karena teriris oleh instrumen yang tajam. Misal yang terjadi akibat pembedahan. Luka bertemu dan menutup selama 7 – 10 hari. Penurunan inflamasi ketika bekuan mengecil.

menjadi bengkak. Pembentukan kollagen mulai 4 hari setelah perlukan dan berlanjut sampai 6 bulan atau lebih 8. tali tampar : gantung diri. contohnya Benda kasar : terseret di jalan aspal. 2. 6. Pembentukan bekas luka 7. Luka lecet (Abraded Wound) Adalah Luka akibat kekerasan benda yang bepermukaan kasar sehingga epidermis sebagian atau seluruh lapisannya hilang. Perkiraan Proses Penyembuhan Luka Memar : • Hari ke 1 • Hari ke 2 – 3 • Hari ke 4 – 6 : terjadi pembengkakan warna merah kebiruan : warna biru kehitaman : biru kehijauan–coklat • Lebih dari 1-4 minggu : menghilang atau sembuh 3. Tepi luka tampak meradang dan bengkak. benda runcing : duri. Pengecilan ukuran bekas luka lebih satu periode atau setahun. kuku ● Ciri Luka Lecet : o Sebagian/seluruh epitel hilang o Permukaan tertutup exudasi yang akan mengering (Crusta) o Timbul reaksi radang o Biasanya pada penyembuhan tidak meninggalkan jaringan parut ● Perkiraan Penyembuhan Pada Luka Lecet o Hari ke 1 – 3 o Hari ke 4 – 6 : warna coklat kemerahan : warna pelan-pelan menjadi gelap dan lebih suram : pembentukan epidermis baru o Hari ke 7 – 14 o Beberapa minggu : terjadi penyembuhan lengkap . berwarna merah kebiruan.digabungkan dengan panas dan drainase mengindikasikan infeksi luka. Peningkatan ukuran bekas luka menunjukkan pembentukan kelloid. Luka memar (Contusion Wound) Adalah kerusakan jaringan subkutan dimana pembuluh darah (kapiler) pecah sehingga darah meresap ke jaringan sekitarnya.

walaupun beberapa bahan perawatan dapat membantu untuk mendukung proses penyembuhan. melindungi area yang luka bebas dari kotoran dengan menjaga kebersihan membantu untuk meningkatkan penyembuhan jaringan. (3) Respon tubuh secara sistemik pada trauma. membersihkan sel dan benda asing dan perkembangan awal seluler bagian dari proses penyembuhan. Sebagai contoh. seperti peluru atau pisau yang masuk kedalam kulit dengan diameter yang kecil. Luka gores (Lacerated Wound) Adalah : kerusakan seluruh tebal kulit dan jaringan bawah kulit. biasanya pada penyembuhan. Mudah terjadi pada kulit yang ada tulang di bawahnya. 5. Peningkatan aliran darah ke daerah yang rusak. 1.4. Luka tusuk (Punctured Wound) Terjadi akibat adanya benda. (4) Aliran darah ke dan dari jaringan yang luka. Prinsip Penyembuhan Luka Beberapa prinsip penyembuhan luka menurut Taylor (1997) yaitu: (1) Kemampuan tubuh untuk menangani trauma jaringan dipengaruhi oleh luasnya kerusakan dan keadaan umum kesehatan tiap orang (2) Respon tubuh pada luka lebih efektif jika nutrisi yang tepat tetap dijaga. d) Luka Bakar (Combustio) Penyembuhan Luka Tubuh yang sehat mempunyai kemampuan alami untuk melindungi dan memulihkan dirinya. Luka tembus (Penetrating Wound) Yaitu luka yang menembus organ tubuh biasanya pada bagian awal luka masuk diameternya kecil tetapi pada bagian ujung biasanya lukanya akan melebar. 7. (5) Keutuhan kulit dan mukosa membran disiapkan sebagai garis pertama untuk mempertahankan diri dari mikroorganisme. . Proses penyembuhan terjadi secara normal tanpa bantuan. meninggalkan jaringan parut 6.

Fase penyembuhan luka menurut Kozier. Makrofag juga mengeluarkan factor angiogenesis (AGF) yang merangsang pembentukan ujung epitel diakhir pembuluh darah. Epitelial sel membantu sebagai barier antara tubuh dengan lingkungan dan mencegah masuknya mikroorganisme. Dibawah scab epithelial sel berpindah dari luka ke tepi.  . Bekuan darah dibentuk oleh platelet yang menyiapkan matrik fibrin yang menjadi kerangka bagi pengambilan sel. 2.(6) Penyembuhan normal ditingkatkan ketika luka bebas dari benda asing tubuh termasuk bakteri. Fase Penyembuhan Luka Penyembuhan luka adalah suatu kualitas dari kehidupan jaringan hal ini juga berhubungan dengan regenerasi jaringan. Fase inflamatori juga memerlukan pembuluh darah dan respon seluler digunakan untuk mengangkat benda benda asing dan jaringan mati. . Dua proses utama terjadi pada fase ini yaitu hemostasis dan pagositosis. Pada akhirnya daerah luka tampak merah dan sedikit bengkak. 1995 : a. Fase Inflamatori ● ● Hemostasis Hemostasis (penghentian perdarahan) akibat fase konstriksi pembuluh darah besar di daerah luka. endapan fibrin (menghubungkan jaringan) dan pembentukan bekuan darah di daerah luka. retraksi pembuluh darah.  Pagositosis Selama sel berpindah lekosit (terutama neutropil) berpindah ke daerah interstitial. Scab (keropeng) juga dibentuk dipermukaan luka. Makrofag ini menelan mikroorganisme dan sel debris melalui proses yang disebut pagositosis. Tempat ini ditempati oleh makrofag yang keluar dari monosit selama lebih kurang 24 jam setelah cidera/luka. Bekuan dan jaringan mati. Suplai darah yang meningkat ke jaringan membawa bahan-bahan dan nutrisi yang diperlukan pada proses penyembuhan. Makrofag Fase ini terjadi segera setelah luka dan berakhir 3 – 4 hari. scab membantu hemostasis dan mencegah kontaminasi luka oleh mikroorganisme.

Jaringan ini disebut granulasi jaringan yang lunak dan mudah pecah. . Kolagen menyatukan dalam struktur yang lebih kuat. Jumlah kolagen yang meningkat menambah kekuatan permukaan luka sehingga kecil kemungkinan luka terbuka. Fase Proliferatif Fase kedua ini berlangsung dari hari ke-3 atau 4 sampai hari ke-21 setelah pembedahan.dan AGF bersama-sama mempercepat proses penyembuhan. meningkatkan aliran darah yang memberikan oksigen dan nutrisi yang diperlukan bagi penyembuhan. Fibroblast berpindah dari pembuluh darah ke luka membawa fibrin. membawa platelet menghentikan perdarahan. Fibroblast (menghubungkan sel-sel jaringan) yang berpindah ke daerah luka mulai 24 jam pertama setelah pembedahan. Fase penyembuhan luka menurut Potter (1998): a. Fase Maturasi Fase maturasi dimulai hari ke-21 dan berakhir 1-2 tahun setelah pembedahan. Hemostasis adalah kondisi dimana terjadi konstriksi pembuluh darah. kehilangan elastisitas dan meninggalkan garis putih. Fibroblast terus mensintesis kolagen. Bekas luka menjadi kecil. Diawali dengan mensintesis kolagen dan substansi dasar yang disebut proteoglikan kira-kira 5 hari setelah terjadi luka. Respon inflamatori ini sangat penting bagi proses penyembuhan b. Tibanya sel darah putih di luka. Kolagen adalah substansi protein yang menambah tegangan permukaan dari luka. Kapilarisasi tumbuh melintasi luka. c. Tahap ini terbagi atas Homeostasis. Seiring perkembangan kapilarisasi jaringan perlahan berwarna merah. Respon inflamatori. Selama waktu itu sebuah lapisan penyembuhan nampak dibawah garis irisan luka. Devensive / Tahap Inflamatory Dimulai ketika sejak integritas kulit rusak/terganggu dan berlanjut hingga 4.6 hari. Bekuan membentuk sebuah matriks fibrin yang mencegah masuknya organisme infeksius.

Diikuti vasodilatasi menyebabkan peningkatan aliran darah ke daerah luka yang dibatasi oleh sel darah putih untuk menyerang luka dan menghancurkan bakteri dan debris. neutrophils membunuh bakteri dan debris yang kemudian mati dalam beberapa hari dan meninggalkan eksudat yang menyerang bakteri dan membantu perbaikan jaringan. Sebagai tekanan yang besar. Epitelial sel bergerak dari dalam ke tepi luka selama lebih kurang 48 jam. Lebih kurang 24 jam setelah luka sebagian besar sel fagosit ( makrofag) masuk ke daerah luka dan mengeluarkan faktor . Monosit menjadi makrofag. selanjutnya makrofag membersihkan sel dari debris oleh pagositosis. Fibroblast berfungsi membantu sintesis vitamin B dan C.Respon inflammatory adalah saat terjadi peningkatan aliran darah pada luka dan permeabilitas vaskuler plasma menyebabkan kemerahan dan bengkak pada lokasi luka. Sebagai hasil adanya suatu konstriksi pembuluh darah. Reconstruksion / Tahap Prolifrasi Penutupan dimulai hari ke-3 atau ke-4 dari tahap defensive dan berlanjut selama 2 – 3 minggu. c. dan asam amino pada jaringan kollagen. Fase Inflamatory Fase inflammatory dimulai setelah pembedahan dan berakhir hari ke 3 – 4 pasca operasi. Meningkatkan perbaikan luka dengan mengembalikan asam amino normal dan glukose . Tahap Maturasi Tahap akhir penyembuhan luka berlanjut selama 1 tahun atau lebih hinggabekas luka merekat kuat. luka menimbulkan lokal adaptasi sindrom. Fase penyembuhan luka menurut Taylor (1997): a. berakibat pembekuan darah untuk menutupi luka. Sampainya sel darah putih di luka melalui suatu proses. Epitelial sel memisahkan sel-sel yang rusak. Dua tahap dalam fase ini adalah Hemostasis dan Pagositosis. Kollagen menyiapkan struktur. kekuatan dan integritas luka. b.

membuat penyembuhan luka lebih kuat dan lebih mirip jaringan. tipis dan garis putih. Klien kurang nutrisi memerlukan waktu untuk memperbaiki status nutrisi mereka setelah terjadi luka jika mungkin. Usia Anak dan dewasa penyembuhannya lebih cepat daripada orang tua. Nutrisi Penyembuhan menempatkan penambahan pemakaian pada tubuh.angiogenesis yang merangsang pembentukan anak epitel pada akhir pembuluh luka sehingga pembentukan kembali dapat terjadi. vitamin C dan A. adanya pembuluh darah. Klien yang gemuk meningkatkan resiko infeksi luka dan penyembuhan lama karena supply darah jaringan adipose tidak adekuat. Penurunan fungsi hati dapat mengganggu sintesis dari factor pembekuan darah. Klien memerlukan diet kaya protein. sehingga bekas luka menjadi rata. Fibroblast secara cepat mensintesis kolagen dan substansi dasar. menekan pembuluh darah dalam penyembuhan luka. Fase Proliferative Dimulai pada hari ke 3 atau 4 dan berakhir pada hari ke-21. . Jaringan baru ini disebut granulasi jaringan. kemerahan dan mudah berdarah. Sebuah lapisan tipis dari sel epitel terbentuk melintasi luka dan aliran darah ada didalamnya. dimulai hari ke-21 dan dapat berlanjut selama 1 – 2 tahun setelah luka. lemak. Fase Maturasi Fase akhir dari penyembuhan. Kollagen yang ditimbun dalam luka diubah. c. Dua substansi ini membentuk lapislapis perbaikan luka. 2. sekarang pembuluh kapiler melintasi luka (kapilarisasi tumbuh). b. dan mineral seperti Fe. e) Faktor yang Mempengaruhi Luka 1. karbohidrat. Kollagen baru menyatu. Zn.

Benda asing Benda asing seperti pasir atau mikroorganisme akan menyebabkan terbentuknya suatu abses sebelum benda tersebut diangkat. 7. Tetapi jika terdapat bekuan yang besar hal tersebut memerlukan waktu untuk dapat diabsorbsi tubuh. dan lama untuk sembuh. Oksigenasi jaringan menurun pada orang yang menderita anemia atau gangguan pernapasan kronik pada perokok. Pada orang-orang yang gemuk penyembuhan luka lambat karena jaringan lemak lebih sulit menyatu. yang membentuk suatu cairan yang kental yang disebut dengan nanah (“Pus”). lebih mudah infeksi. Infeksi Infeksi luka menghambat penyembuhan. Hal ini dapat .3. 4. sehingga menghambat proses penyembuhan luka. Seringkali darah pada luka secara bertahap diabsorbsi oleh tubuh masuk kedalam sirkulasi. Adanya sejumlah besar lemak subkutan dan jaringan lemak (yang memiliki sedikit pembuluh darah). Aliran darah dapat terganggu pada orang dewasa dan pada orang yang menderita gangguan pembuluh darah perifer. 6. fibrin. hipertensi atau diabetes millitus. Abses ini timbul dari serum. Hematoma Hematoma merupakan bekuan darah. 5. Iskemia Iskemia merupakan suatu keadaan dimana terdapat penurunan suplai darah pada bagian tubuh akibat dari obstruksi dari aliran darah. Sirkulasi (hipovolemia) dan Oksigenasi Sejumlah kondisi fisik dapat mempengaruhi penyembuhan luka. jaringan sel mati dan leukosit. Kurangnya volume darah akan mengakibatkan vasokonstriksi dan menurunnya ketersediaan oksigen dan nutrisi untuk penyembuhan luka. Bakteri sumber penyebab infeksi.

Antibiotik :efektif diberikan segera sebelum pembedahan untuk bakteri penyebab kontaminasi yang spesifik. Beberapa luka dapat gagal untuk menyatu. selama pembedahan atau setelah pembedahan. akibat hal tersebut juga akan terjadi penurunan protein-kalori tubuh. 8. Gejalanya berupa infeksi termasuk adanya . tidak akan efektif akibat koagulasi intravaskular. Steroid b. Infeksi Invasi bakteri pada luka dapat terjadi pada saat trauma. Keadaan Luka Keadaan khusus dari luka mempengaruhi kecepatan dan efektifitas penyembuhan luka. Antikoagulan :akan menurunkan mekanisme peradangan normal :mengakibatkan perdarahan tubuh terhadap cedera c. a. nutrisi tidak dapat masuk ke dalam sel.terjadi akibat dari balutan pada luka terlalu ketat. Obat Obat anti inflamasi (seperti steroid dan aspirin). f) Komplikasi Penyembuhan Luka : 1. Gejala dari infeksi sering muncul dalam 2 – 7 hari setelah pembedahan. Penggunaan antibiotik yang lama dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi luka. Dapat juga terjadi akibat faktor internal yaitu adanya obstruksi pada pembuluh darah itu sendiri. 9. 10. Jika diberikan setelah luka pembedahan tertutup. Diabetes Hambatan terhadap sekresi insulin akan mengakibatkan peningkatan gula darah. heparin dan anti neoplasmik mempengaruhi penyembuhan luka.

kegemukan.9 % Sodium klorida adalah larutan fisiologis yang ada di seluruh tubuh karena alas an ini tidak ada reaksi hipersensitivitas dari sodium klorida. nyeri. dan dehidrasi. Dehiscence luka dapat terjadi 4-5 hari setelah operasi sebelum kollagen meluas di daerah luka. mempertinggi resiko klien mengalami dehiscence luka. multiple trauma. g) Bahan yang Digunakan dalam Perawatan Luka 1. Sehingga balutan (dan luka di bawah balutan) jika mungkin harus sering dilihat selama 48 jam pertama setelah pembedahan dan tiap 8 jam setelah itu.Jika perdarahan berlebihan terjadi. Sodium Klorida 0. kemerahan dan bengkak di sekeliling luka. Klien disiapkan untuk segera dilakukan perbaikan pada daerah luka. Pemberian cairan dan intervensi pembedahan mungkin diperlukan. 2. muntah.purulent. Dehiscence adalah terbukanya lapisan luka partial atau total. 3. atau erosi dari pembuluh darah oleh benda asing (seperti drain). infeksi. Perdarahan Perdarahan dapat menunjukkan suatu pelepasan jahitan. kurang nutrisi. Sejumlah faktor meliputi. dan peningkatan jumlah sel darah putih. sulit membeku pada garis jahitan. kompres dengan normal saline. batuk yang berlebihan. Ketika dehiscence dan eviscerasi terjadi luka harus segera ditutup dengan balutan steril yang lebar. penambahan tekanan balutan luka steril mungkin diperlukan. Dehiscence dan Eviscerasi Dehiscence dan eviscerasi adalah komplikasi operasi yang paling serius. Hipovolemia mungkin tidak cepat ada tanda. peningkatan suhu. Normal saline . peningkatan drainase. gagal untuk menyatu. Eviscerasi adalah keluarnya pembuluh melalui daerah irisan.

Studi menunjukan bahwa antiseptik seperti povodine iodine toxic terhadap sel (Thompson. (Lilley & Aucker. Larutan ini tidak mempengaruhi sel darah merah (Handerson. Iodine hanya larut sedikit di air. jamur. Larutan ini akan melepaskan iodium anorganik bila kontak dengan kulit atau selaput lendir sehingga cocok untuk luka kotor dan terinfeksi bakteri gram positif dan negatif. Sodium klorida atau natrium klorida mempunyai Na dan Cl yang sama seperti plasma. spora. Bahan ini agak iritan dan alergen serta meninggalkan residu (Sodikin. Macam-macam Penyakit Kulit 1. Iodine adalah element non metalik yang tersedia dalam bentuk garam yang dikombinasi dengan bahan lain Walaupun iodine bahan non metalik iodine berwarna hitam kebiru-biruan. Jerawat a. tidak iritan. 1999).9 %. Definisi Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak yang menyebabkan saluran folikel rambut dan poripori kulit sehingga timbul beruntus-beruntus dan abses (kantong nanah) yang . Rasa terbakar akan nampak dengan iodine ketika daerah yang dirawat ditutup dengan balutan oklusif kulit dapat ternoda dan menyebabkan iritasi dan nyeri pada sisi luka. 1999). Iodine dengan konsentrasi > 3 % dapat memberi rasa panas pada kulit.aman digunakan untuk kondisi apapun (Lilley & Aucker. Iodide tinture dan solution keduanya aktif melawan spora tergantung konsentrasi dan waktu pelaksanaan (Lilley & Aucker. melindungi granulasi jaringan dari kondisi kering. menjaga kelembaban sekitar luka dan membantu luka menjalani proses penyembuhan serta mudah didapat dan harga relatif lebih murah 2. 2002). 1999). Sodium klorida tersedia dalam beberapa konsentrasi. yang paling sering adalah sodium klorida 0. Ini adalah konsentrasi normal dari sodium klorida dan untuk alasan ini sodium klorida disebut juga normal saline. tetapi dapat larut secara keseluruhan dalam alkohol dan larutan sodium iodide encer. dan protozoa. Larutan povodine-iodine. 2000). J. 1992). kilau metalik dan bau yang khas. Merupakan larutan isotonis aman untuk tubuh.

Iritasi kulit atau karena garukan Anabolik steroid . Gejala Jerawat biasanya muncul di wajah dan bahu.Pil pengontrol kelahiran / pil KB . b. lengan dan tungkai. yang kesemuanya bisa pecah dan meninggalkan jaringan parut. Daerah yang mudah terkena jerawat adalah bagian muka. kista yang berisi nanah dan abses. dada. punggung. Penyebab Beberapa faktor yang menyebabkan jerawat ialah: .Aktivitas hormon Meningkatnya produksi hormon testosteron yang dimiliki pria maupun hormon pada wanita akan emicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan .Kelenjar minyak yang hiperaktif .Bakteri di pori-pori kulit .meradang dan terinfeksi. d. Macam-macam jerawat Jerawat superficial : Jika terdapat komedo. Peradangan pada kulit terjadi jika kelenjar minyak memproduksi kulit minyak (sebum) secara berlebihan sehingga terjadi penyumbatan pada saluran kelenjar minyak dan pembentukan komedo (whiteheads) dan saborhoea. Apabila sumbatan membesar. dan tubuh bagian atas atau lengan.Stress c. biasanya tidak meninggalkan jaringan . tetapi bisa menyebar ke batang tubuh. komedo terbuka (blackheads) muncul sehingga terjadi interaksi dengan bakteri. jerawat dan pustula (lepuhan berisi nanah) tanpa disertai abses.Berada dalam lingkungan dengan kadar chlorine yang tinggi terutama chlorinated dioxins yang menyebabkan jerawat serius yang disebut chorance . Pada jerawat dalam infeksi bisa menyebar dan menyebabkan terbentuknya daerah peradangan yang lebih luas dan menonjol.

Penyakit ini tidak menyebabkan kematian. Psoriasis tampaknya merupakan suatu penyakit keturunan dan juga berhubungan dengan kekebalan dan respon peradangan. Pada penderita psoriasis proses pembentukan epidermis dipercepat. ditutupi oleh skuama yang tebal berlapis-lapis berwarna putih mengkilap serta transparan disertai fenomen tetsan lilin. Menekan atau mencoba memecahkan bisa memperburuk jerawat superfisial karena meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi. tidak menular. Komedo bisa diangkat oleh penderita sendiri sebanyak 1-2 kali/minggu dengan menggunakan jarum steril atau ekstraktor Schamberg. terdapat predisposisi genetik tetapi secara pasti cara ditunkannya belum diketahui. Psoriasis a. b. auspitz dan kobner. Jerawat dalam : Jika jerawat yang meradang menyusup ke dalam jaringan kulit di bawahnya dan timbul kista berisi nanah yang bisa pecah dan berkembang menjadi abses yang lebih besar e. 2. Penyebab Penyebab penyakit psoriasis hingga saat ini belum diketahui. tetapi karena timbunya dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat . peradangan dan pembentukan jaringan parut. Definisi Psoriasis adalah penyait kulit kronik residif dengan lesi yang khas berupa bercak-bercak eritema berbatas tegas. dimana proses pergantian kulit pada pasien psoriasis berlangsung secara cepat yaitu 2-4 hari.parut. Pengobatan Kompres air hangat bisa melunakkan komedo sehingga lebih mudah diangkat. sedangkan pada orang normal berlangsung 3-4 minggu sehingga terjadi penimbunan sel-sel kulit yang mati dan pembentukan sisik-sisik yang tebal. Kemunculan penyakit ini terkadang dalam jangka waktu lama atau kambuhan dalam waktu yang tidak menentu yang ditandai oleh adanya benjolan bersisik berwarna keperakan dan sejumlah plak (bercak yang menonjol) dengan ukuran yang bervariasi. Diketahui faktor utama yang menunjang penyebab psoriasis adalah hiperplasia sel epidermis.

Itu disebabkan sel kulit bagian lainnya masih cukup normal dan sehat. kulit kepala. Psoriasis juga bisa menyerang lempeng kuku.Pemakaian alkohol yang berlebihan . gigitan seranggan. tetapi bisa menyerang setiap atau seluruh bagian tubuh. dan gangguan psikologis (mental). psoriasis tidak saja menyerang kulit tubuh. gejala yang muncul bisa dilihat dengan timbulnya pecahan-pecahan kulit kering menyerupai ketombe. sikut. Tumbuhnya tidak selalu di seluruh bagian kulit tubuh. maka akan terlihat lubang-lubang kecil dan keruh pada kuku. Jika kulit kepala yang terkena.Stres c.Obesitas (kegemukan) . ruam) .Sengatan matahari yang hebat .Infeksi virus atau bakteri .Pemakaian litium . Psoriasis bisa kambuh tanpa alasan yang jelas. penyakit kulit ini bahkan bisa menyerang kulit kepala. lipatan kulit atau kuku jari tangan. Psoriasis yang termasuk serius berbahaya seperti psoriasis bernanah (psoriasis postulosa). Psoriasis menyebabkan timbulnya lapisan- . atau kekambuhan bisa terjadi setelah: .Pemakaian obat anti malaria .Pemakaian obat beta-bloker (misalnya propanolol dan metoprolol) atau hampir semua jenis salep maupun krim . Jika kuku yang terkena. Jika terjadi seluruh kulit akan menjadi merah disertai badan menggigil (eritoderma). Penyakit kulit ini dapat disertai dengan rasa gatal dan rasa perih namun ada pula yang tanpa rasa gatal sama sekali. lutut. Gejala Gejala awal yang dialami penderita psoriasis biasanya tampak bintik merah yang makin melebar dan ditumbuhi sisik putih berlapis-lapis.menyebabkan gangguan kosmetik. Selanjutnya. luka sayat.Iritasi kulit atau cedera (luka bakar. Paling sering ditemukan di batang tubuh. menurunkan kualitas hidup. Psoriasis kadangkadang hanya timbul pada tempat-tempat tertentu.

kelainan ini menyebabkan kulit tidak dapat berfungsi dengan baik sebagai pelindung terhadap cedera dan infeksi. dengan ukuran yang bervariasi. Jenis psoriasis ini sangat serius karena seperti halnya luka bakar. Diagnosa Diagnosa dilakukan melalui: Pemeriksaan kulit : dari autoanamnesis pasien mengeluh adanya bercak kemerahan yang menonjol pada kulit dengan pingiran merah. Psoriasis pustuler (jerawat berisi nanah) : psoriasis yang berukuran besar dan kecil timbul di tangan dan telapak kaki. - Psoriasis inversa (Psoriasis fleksural) : Mempunyai tempat presileksi pada daerah fleksor misalnya. Macam-macam psoriosis Artritis psoriosis : menimbulkan gejala yang mirip arthritis rematoid. timbulnya mendadak. Pemeriksaan laboratorium bertujuan . d. Jika daerah ini membaik. kulit akan tampak seperti semula dan pertumbuhan rambut tidak berubah. dimana penderita merasakan nyeri pada persendiannya Dermatitis psoriatik eksfolitiva : Meskipun sangat jarang. Tidak ada kelainan laboratoriumyang spesifik pada penderita psoriasis terkecuali psoriasis pustural general serta eritroderma psoriasis dan pada plak serta psoriasis gutata. - Psoriasis pustulosa dan psoriasis eritoderma e. psoriasis bisa menutupi seluruh tubuh dan menyebabkan dermatitis psoriatik eksfoliativa. pangkal paha dibawah payudara.lapisan di kulit. dan lipatanlipatan kulit. dimana keseluruhan kulit mengalami peradangan. Kadang pustula ini menyebar di seluruh tubuh - Psoriasis vulgaris : lesi-lesi yang ditimbulkan berbentuk plak Psoriasis gutata : Diameter kelainan < 1 cm. aksila. dan umumnya setelah infeksi Streptococcus di saluran pernafasan bagian atas atau setelah influenza atau morbili. jarang menyebabkan gatal. maupun karena infeksi bakterial. makin melebar bisa pecah dan menimbulkan nyeri. tertutup dengan sisik keperakan.

Gejala dan Tanda Gejala utama yang dirasakan penderita eksim adalah adanya rasa gatal yang terkadang sudah muncul sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. . Untuk menjaga kelembaban kulit bisa digunakan salep dan krim yang melumasi kulit (emolien) 1-2 kali/hari. gula darah. Kadang digunakan obat yang lebih kuat. Tanda-tanda yang sering muncul pada penderita eksim antara lain warna kulit menjadi kemerah-merahan. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah. f. Sinar ultra violet juga bisa membantu meredakan psoriasis. Jika kulit kepala terkena. yaitu antralin. bisa kering atau juga basah. b. yang juga digunakan untuk mengobati jerawat yang parah. Obat yang paling efektif untuk psoriasis pustuler adalah etretinat dan isotretinoin. kolesterol. Salep dan krim yang mengandung asam salisilat atau aspal batubara juga digunakan untuk mengobati psoriasis. namun tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain. tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit dan meninggalkan noda pada pakaian. Keradangan tersebut bisa terjadi dimana saja namun yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki. tangan dan kaki. Bisa juga diberikan krim vitamin D. dan menjadi lebih tebal atau keropeng dan bersisik. dan asam urat. Berjemur dibawah sinar matahari seringkali membantu menghilangkan plak di daerah tubuh yang lebih luas. 3. Salep yang mengandung corticosteroid efektif digunakan pada psoriasis dan efektivitasnya bisa ditingkatkan dengan mengoleskan dan kemudian membungkus daerah tersebut dengan selofan (kertas kaca). Definisi Eksim atau dermatitis adalah kelainan kulit kronis yang sangat gatal yang mana kulit tampak meradang dan iritasi. digunakan shampo yang mengandung antralin.untuk menganalisis penyebab psoriasis seperti pemeriksaan darah rutin. Pengobatan Jika hanya terdapat sedikit plak yang kecil. Dermatitis atau Eksim a. lutut. psoriasis dengan cepat akan memberikan respon terhadap pengobatan.

Dermatitis atopik : peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal. Pada orang kulit putih. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain.Pada eksim yang baru biasanya warnanya agak lebih merah. Oleh karena itu. ada pula yang sebaliknya. ada yang gatalnya ringan tetapi rasa panas yang dominan. Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa. d. agak basah. dan disertai dengan bengkak. ada yang . gangguan emosi misalnya mudah gugup. dan warnanya agak kehitaman. kering. c. daerah ini pada mulanya akan berwarna merah muda lalu berubah menjadi cokelat. Dermatitis numularis: dermatitis yang timbul pada klien yang mempunyai kulit yang kering serta mempunyai kepribadian yang tense dan axious. cemas dan irritable. Infeksi saluran nafas bagian atas atau flu juga bisa menjadi pencetus timbulnya eksim. Penyebab Penyebab dari eksim sebenarnya belum diketahui dengan pasti. Macam-macam dermatitis Dermatitis kontak :dermatitis karena kontak eksternal yang menimbulkan sensasi sensitisasi (alergik) atau toksik (iritan) Neurodermatitis sirkumskripta : dermatitis yang timbul karena kurang istirahat. eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma. Tiap tiap orang mempunyai pencetus eksim yang berbeda beda. Gejala yang timbul pun bervariasi. Sementara itu pada orang dengan kulit lebih gelap. seringkali terjadi pada penderita rinitis alergika (asma) dan pada orang-orang yang anggota keuarganya menderita asma. Sementara pada yang kronis atau yang sudah lama. eksim akan mempengaruhi pigmen kulit sehingga daerah eksim akan tampak lebih terang atau lebih gelap. lebih tebal bersisik. Stress yang dialami penderita akan membuat gejala menjadi lebih buruk. namun beberapa ahli mencurigai eksim berhubungan dengan aktifitas daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan.

Krim kortikosteroid yang dioleskan pada daerah yang luas atau dipakai dalam waktu yang panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius karena diserap kedalam aliran darah. Obat lain yang dibutuhkan adalah antihistamin (difenhidramin. f. dan cyclosporin untuk penderita yang tidak berespon terhadap semua jenis pengobatan yang diberikan.- Dermatitis statis : salah satu jenis sirkulatorius e. Ada juga obat atau tablet eksim yang mengandung kortikosteroid yang diberikan sebagai anti radang dan anti mitosis (pembelahan) dan apabila pada daerah eksim telah terinfeksi maka bisa diberikan antibiotika untuk membunuh bakteri penyebab infeksi. Pengobatanya Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal dan mencegah terjadinya infeksi. Salep atau krim yang mengandung kortikosteroid seperti hydrokortison diberikan untuk mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal. Kompres dingin juga diduga dapat mengurangi rasa gatal yang terjadi. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah. hydroxizini) untuk mengurangi rasa gatal yang terlalu berat terutama efek sedatifnya. Pencegahan Munculnya eksim dapat dihindari dengan melakukan hal dibawah ini yaitu: Jaga kelembaban kulit dengan cara menghndari perubahan suhu Hindari berkeringat terlalu banyak atau kepanasan Kurangi Stress Jagalah kebersihan Hindari sabun dengan bahan yang terlalu keras deterjen dan larutan lainnya . lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. seperti saat habis mandi sehingga lotion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit.

karena jika penyebabnya diketahui maka bisa dilakukan tindakan untuk mengobati penyebabnya tersebut. Kontak dengan bahan wol atau bahan iritan (misalnya pelarut atau kosmetik) juga bisa menyebabkan gatal-gatal. Dermatitis kontak.bulu binatang Hindari perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak 4. Penyebab Gatal bisa disebabkan oleh suatu penyakit kulit maupun penyakit sistemik. kamper.- Jika anda alergi maka hindarilah faktor pencetus alergi. Pengobatan . Kaligata. bisanya diberikan krim atau lotion pelembab yang tidak berbau dan berwarna. Pewarna atau aroma tambahan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan gatal-gatal. b. terutama pada usia lanjut. kamomil. eukaliptus dan c.Dermatitis alergika. Penting untuk mengetahui penyebab dari gatal-gatal. juga menyebabkan gatal-gatal hebat yang meluas. Penyakit sistemik yang dapat menyebabkan gatal-gatal adalah: Penyakit hati (terutama sakit kuning) Gagal ginjal Limfoma Leukemia Penyakit darah lainnya. Jika kulit meradang. Kulit kering. sehingga terjadi suatu lingkaran setan. Dermatitis atopik. Gigitan serangga. Penggarukan terus menerus bisa menyebabkan kemerahan dan goresan dalam pada kulit serta bisa mengiritasi kulit yang selanjutnya akan menyebabkan bertambahnya rasa gatal. seperti debu. Penyakit kulit yang bisa menyebabkan gatal-gatal hebat adalah: Infestasi parasit (skabies. Definisi Gatal-gatal (Pruritus) adalah suatu perasaan yang secara otomatis menuntut penggarukan. pedikulosis). Bisa juga diberikan senyawa yang mengandung mentol. Gatal-gatal atau pruritus a.

seperti makanan yang pedas. yang paling efektif dan menimbulkan paling sedikit efek samping adalah tetracycline. Antihistamin per-oral (misalnya hydroxizin dan diphenhydramine) bisa membantu mengurangi gatal-gatal. yang menyebabkan timbulnya jerawat-jerawat kecil yang berwarna kemerahan dan pecahnya pembuluh darah. kopi dan soda yang mengandung caffeine. Kadang rosasea timbul di batang tubuh. Untuk mengembalikan bentuk . bisa hanya pada bagian wajah tertentu atau pada seluruh bagian wajah. Rosaea a. alkohol. Rosasea bisa ditemukan bersama penyakit kulit lainnya (jerawat. tetapi obat ini menyebabkan kantuk. 5. biasanya di tengah-tengah wajah. terutama di sekitar hidung sehingga hidung tampak merah disertai banyaknya kelenjar minyak dan membengkak . hanya digunakan jika gatal-gatal terbatas pada suatu daerah yang kecil. Pengobatan Penderita sebaiknya menghindari makanan-makanan yang bisa menyebabkan pelebaran pembuluh darah di kulit. Penyakit ini disertai dengan pelebaran pembuluh darah yang berada tepat di bawah kulit. Bentuk hidung tampak seperti bola lampu dan kulitnya berminyak. Paling sering ditemukan pada orang-orang yang mudah mengalami memar.kalamin. keratitis). Penyebab Penyebabnya tidak diketahui. Antibiotik per-oral (melalui mulut) bisa mengatasi rosasea. Definisi Rosasea adalah suatu kelainan kulit yang menetap. Terjadi penebalan kulit. b. Krim corticosteroid yang bisa membantu mengurangi peradangan dan mengendalikan gatal-gatal. lengan dan tungkai. seborea) atau penyakit mata (blefaritis. d. c. Pada wajah juga ditemukan telangiektasi (pelebaran pembuluh darah kecil). Keadaan ini disebut rinofima. Antibiotik salep/krim (misalnya gel metronidazole) juga efektif. Gejala Wajah tampak kemerahan.

pergelangan tangan sebelah dalam. Penyebab Penyebab yang pasti tidak diketahui. b. c. akan timbul kemilau yang khas. Jika sinar dari samping diarahkan kepada benjolan ini. Biasanya menghilang dengan sendirinya. Gejala-gejalanya meningkat pada saat penderita mengalami stres emosional. dimulai sebagai ruam dari benjolan kecil yang menyebar. tetapi tampaknya berhubungan dengan reaksi alergi atau reaksi kekebalan. batang tubuh. biasanya dilakukan pembedahan. membaik lalu kambuh kembali selama bertahn-tahun. Luka terbuka di mulut biasanya berwarna putih . bisa dengan sinar laser atau dermabrasi. paling sering di mulut. tungkai. Biasanya ruam menyebar secara simetris. jarang menyerang anak-anak. yang kemudian menyatu membentuk plak yang bersisik dan kasar (bercak menonjol). biasanya lebar dan bersisik. Penyakit ini timbul setelah pemaparan alergen (zat yang menyebabkan reaksi alergi) yang kuat. Liken Planus a. seperti obat-obatan. kemungkinan karena adanya perubahan sistem kekebalan selama terjadinya stres. Ruam kadang menyebabkan bercak kebotakan di kulit kepala. 6. ujung penis dan vagina.hidung seperti semula pada rinofima. kadang meninggalkan pewarnaan gelap di kulit. Setelah ruam membaik. Gejala Episode pertama bisa dimulai secara bertahap atau secara mendadak dan menetap selama beberapa minggu atau beberapa bulan. kadang sangat berat. Jika digaruk atau terjadi cedera kulit yang ringan. Benjolan biasanya berwarna ungu dan memiliki pinggiran yang bersiku-siku. Ruam hampir selalu menyebabkan gatal. bisa timbul benjolan yang baru. Liken planus biasanya terjadi pada usia separuh baya. Wajah jarang terkena. zat warna dan zat kimia lainnya. Serangan pertama bisa berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa bulan. Ruam di tungkai. Definisi Liken planus merupakan penyakit gatal yang kambuhan. tetapi bercak-bercak seringkali kambuh lagi dan bisa berulang selama beberapa tahun.

dada dan leher. kadang disertai obat lain seperti tretinoin. Jamur ini merupakan bagian dari flora normal pada kulit manusia dan menimbulkan gangguan pada keadaan tertentu. Luka ini sering timbul sebelum munculnya ruam kulit. Biasanya tidak menimbulkan nyeri. Bagian tubuh yang sering terkena adalah punggung. Pengobatan . dioleskan ke kulit atau diberikan per-oral (melalui mulut). 7. b. kecuali bila lukanya sangat dalam. c. Lama-lama beberapa bercak kecil akan bergabung membentuk bercak yang lebih besar. Tinea Versikolor (panu) a. Pengobatan Obat atau bahan kimia yang menjadi penyebab liken planus harus dihindari. tetapi menimbulkan warna pucat. lengan bawah. digunakan sebelum makan. bercak-bercak putih atau kelabu hingga merah tergantung warna kulit. Gejala Tinea versikolor jarang menyebabkan nyeri atau gatal-gatal. Definisi Panu adalah suatu infeksi jamur yang menyebabkan timbulnya bercakbercak putih sampai coklat muda pada kulit yang umumnya ditemukan didaerah tropis dan lembab. Orang yang memiliki kulit gelap akan memiliki bercak terang/pucat. d. Corticosteroid bisa disuntikkan kedalam benjolan. d. hydroxizin atau chlorpheniramine) bisa diberikan untuk mengatasi gatal-gatal.kebiruan dan membentuk garis. Untuk luka mulut yang terasa nyeri bisa diberikan obat kumur yang mengandung lidocain. Bercak-bercak ini sering ditemukan di dada atau punggung dan bisa sedikit bersisik. sedangkan orang yang berkulit kuning langsat akan memiliki bercak yang lebih gelap. lengan atas. Penyebab Tinea versikolor merupakan suatu infeksi yang disebabkan oleh jamur Pytirosporum orbiculare. Antihistamin (misalnya diphenhydramine.

Sampo ini dioleskan pada daerah yang terkena (termasuk kulit kepala) sebelum tidur dan dibiarkan semalaman. Bisa juga digunakan lotion yang mengandung corticosteroid atau kadang ditambahkan sedikit mentol. Pengobatan Masalah yang timbul akibat biang keringat dapat diatasi dengan mengurangi pembentukan keringat. kemudian dibersihkan pada keesokan harinya. Pencegahan Seseorang yang pernah menderita tinea versikolor sebaiknya menghindari cuaca panas atau keringat yang berlebihan. Gejala Jika saluran kelenjar keringat tersumbat. c. yang selanjutnya akan menimbulkan iritasi dan gatal-gatal. Jika terjadi iritasi kulit. Penyebab Penyebabnya adalah penyumbatan pada pori-pori yang berasal dari kelenjar keringat. sebaiknya waktu pemakaian sampo dibatasi selama 20-60 menit atau diganti dengan obat lainnya. 8. . Pengobatan ini biasanya berlangsung selama 3-4 malam. dan yang terpenting adalah menghindari keadaan yang dapat meningkatkan pembentukan keringat. maka keringat yang tertahan menyebabkan terjadinya peradangan. tetapi karena adanya penyumbatan maka keringat tertahan di dalam kulit dan menyebabkan terbentuknya benjolan kecil berwarna merah. misalnya yang mengandung selenium sulfida 1%. Definisi Biang keringat merupakan ruam kulit yang menyebabkan gatal. d. e.Biasanya digunakan sampo anti-ketombe. Usahakan agar kulit tetap kering dan dingin. Biang keringat biasanya tampak sebagai lepuhan yang sangat kecil atau benjolan kemerahan yang sangat kecil di kulit. Bagian tubuh yang sering membentuk biang keringat adalah batang tubuh dan paha. Pada saat cuaca panas tubuh mengeluarkan keringat. b. Obat lainnya yang digunakan untuk mengatasi tinea versikolor adalah anti-jamur clotrimazole. ketoconazole atau miconazole. Biang Keringat a.

Kutil juga bisa dibekukan dengan cairan nitrogen dan pembekuan ini biasanya dilakukan berulang-ulang agar seluruh kutil hilang. 10. Definisi Kutil (Veruka) adalah pertumbuhan kulit jinak yang berukuran kecil. sedangkan kutil yang lainnya menyebabkan nyeri karena mengiritasi saraf. Kutil (Veruka) a. Pengobatan Kutil seringkali menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Definisi Impetigo adalah penyakit kulit menular yang disebabkan bakteri dan biasanya menyerang anak-anak. tetapi kebanyakan tidak terlalu menular kepada orang lain. Untuk mempercepat hilangnya kutil bisa dioleskan larutan atau plester yang mengandung asam salisilat dan asam laktat. Penyebab Penyebabnya adalah salah satu dari 60 jenis virus papilloma manusia (human papillomavirus. Sedangkan kutil genitalis (kutil pada alat kelamin) bisa ditularkan kepada orang lain. Walaupun sebagian besar disebabkan oleh . Gejala Ukuran dan bentuk kutil tergantung kepada virus penyebabnya dan lokasinya di tubuh. berat dan sudah berapa lama kutil berada. Beberapa kutil bersifat menetap selama bertahun-tahun dan ada juga kutil yang hilang-timbul. Beberapa kutil tidak menimbulkan nyeri.9. b. jenis. Beberapa kutil tumbuh sendiri dan terpisah. Veruka vulgaris biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 2 tahun. kutil lainnya tumbuh bersama-sama dan membentuk kelompok kutil (kutil mosaik). d. c. HPV. Pengobatan tergantung kepada lokasi. Impetigo a. Kutil di kulit mudah menyebar dari suatu bagian tubuh ke bagian tubuh lainnya.

Bakteri ini hidup normal di kulit manusia tanpa menimbulkan penyakit. mencakup cuci tangan teratur. Mainan yang dipakai dapat dicuci dengan disinfektan. Kelainan kulit berupa eritema. menjaga kuku jari tetap pendek dan bersih Jauhkan diri dari orang dengan impetigo Orang yang kontak dengan orang yang terkena impetigo segera mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Impetigo terjadi bila bakteri ini masuk melalui luka di kulit atau gigitan serangga dan berkembang biak.bakteri yang masuk melalui luka. paling sering muncul di muka. Impetigo krustosa hanya terdapat pada anak-anak. Gejala Impetigo terdiri dari dua jenis. . Impetigo menyebar melalui kontak langsung dengan lesi (daerah kulit yang terinfeksi). dan punggung. namun dapat mengiritasi pada sebagian kulit orang yang kulit sensitif) Higiene yang baik. Cuci dengan air panas dan keringkan di bawah sinar matahari atau pengering yang panas. d. Pencegahan Untuk mencegah impetigo dapat dilakukan : Mandi teratur dengan sabun dan air (sabun antiseptik dapat digunakan. paling sering muncul di ketiak. Cuci pakaian. b. yaitu di sekitar hidung dan mulut. vesikel. dengan krusta/keropeng/koreng) dan impetigo bulosa (dengan gelembung berisi cairan). handuk dan sprei dari anak dengan impetigo terpisah dari yang lainnya. namun impetigo dapat terjadi pada kulit yang sehat. Penyebab Impetigo disebabkan oleh bakteri staphylococcus dan streptococcus. Kelainan kulit berupa eritema dan vesikel yang cepat memecah sehingga penderita datang berobat yang terlihat adalah krusta tebal berwarna kuning seperti madu. yaitu impetigo krustosa (tanpa gelembung cairan. c. dada. dan bula. Jika dilepaskan tampak erosi dibawahnya Impetigo bulosa terdapat pada anak dan dewasa. vesikel atau bula telah pecah. Kadang-kadang waktu penderita datang berobat.

Pengobatan Impetigo diobati dengan antibiotik. Antibiotik oral yang dapat diberikan adalah Amoxicillin dengan asam klavulanat. Karena antibiotik topikal sama efektifnya dengan antibiotik oral. Obat topikal yang diberikan mupirocin 2% diberikan di kulit yang terinfeksi 3x sehari selama tiga sampai lima hari. cefuroxime. cephalexin. namun karena dapat menyebar dengan mudah dan dapat menjadi infeksi yang lebih serius. Antibiotik oral disimpan untuk kasus dimana pasien sensitif terhadap antibiotik topikal. dicloxacillin atau eritromicin selama 10 hari. lesi lebih luas atau dengan penyakit penyerta yang berat. Penyakit ini dapat sembuh sendiri dalam 2-3 minggu.- Gunakan sarung tangan saat mengoleskan antibiotik topikal di tempat yang terinfeksi dan cuci tangan setelah itu e. sangat penting untuk mengobatinya secepat mungkin. Pada lesi yang terlokalisir maka pemberian antibiotik topikal diutamakan. .

BAB III A. KESIMPULAN B. DAFTAR PUSTAKA .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->