P. 1
Politik Strategi Nasional

Politik Strategi Nasional

|Views: 29|Likes:
Published by Taufiq Kurniawan

More info:

Published by: Taufiq Kurniawan on Nov 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

PoIitik Strategi NasionaI

Secara etimologis kata politik berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti
kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri. Politik merupakan rangkaian asas, prinsip, keadaaan, jalan,
cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang mencakup kepentingan seluruh warga
negara. Sisi lain, politik dapat juga disebut proses pembentukan dan pembagian kekuasaan dalam
masyarakat antara lain berwujud proses pembuatan keputusan dalam negara.
Kata strategi berasal dari bahasa Yunani Strategos yang dapat diterjemahkan sebagai komandan militer.
Dalam bahasa Ìndonesia strategi diartikan sebagai rencana jangka panjang dan disertai tindakan-
tindakan konkret untuk mewujudkan sesuatu yang telah direncanakan sebelumnya.
Politik nasional adah suatu kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita
dan tujuan nasional bangsa. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional
dalam upaya mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional. Dapat dikatakan bahwa
strategi nasional disusun untuk mendukung terwujudnya politik nasional.
Sebelum tahun 2004 Presiden merupakan mandataris MPR. Dipilih dan diangkat oleh MPR, serta
menjadikan GBHN yang dibuat dan ditetapkan oleh MPR sebagai acuan bagi politik dan strategi
nasional. Kebijakan ini kemudian ditiadakan setelah diadakanya pemilihan langsung oleh rakyat terhadap
Presiden dan Wakil Presiden pada tahun 2004. GBHN yang sebelumnya dipergunakan sebagai acuan
penyusunan Polstranas kemudian digantikan oleh pidato visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden yang
disampaikan pada saat sidang MPR, pidato visi dan misi ini diperdengarkan setelah Presiden dan Wakil
Presiden secara resmi dilantik, diambil sumpah dan janjinya.
Presiden dan Wakil Presiden terpilih, secara moral bertanggung jawab terhadap apa yang telah ia
janjikan kepada masyarakat dalam kaitannya dengan upaya mendapat simpati dari masyarakat melalui
proses kampanye. Setiap calon Presiden dan Wakil Presiden menjanjikan segala hal yang luar biasa bagi
kehidupan masyarakat jika pada pemilihan umum mendapat suara terbanyak. Tidak jarang para calon
mengumbar janji-janji berlebihan yang tidak masuk akal, sehingga masyarakat terpengaruh terhadap
bujuk rayu sang calon dan kemudian memilihnya dalam pemilihan umum. Janji inilah yang dipergunakan
oleh masyarakat dalam menilai calon-calon yang saling bertarung, walaupun pada kenyataannya
masyarakat memang telah bosan dengan janji palsu para calon Presiden dan Wakil Presiden.
Menjadi kewajiban mutlak bagi Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk memenuhi janji yang
sebelumnya ia sampaikan kepada masyarakat. Janji-janji ini lah yang mereka gunakan sebagai dasar
penyusunan visi dan misi (politik dan strategi nasional) dalam tujuannya untuk membangunan bangsa
dan negara selama satu periode pemerintahan. Apabila dalam berjalannya proses pemerintahan tidak
sesuai dengan apa yang sebelumnya mereka janjikan, masyarakat dapat mempertanyakan hal ini
kepada pemerintah dan wujud pertanggungjawaban terakhir adalah mundurnya Presiden dan Wakil
Presiden dari kursi Kepresidenan.
Polstranas disusun dengan memahami pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam sistem manajemen
nasional yang berdasarkan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan
Nasional. Landasan pemikiran dalam manajemen nasional dipergunakan sebagai kerangka acuan dalam
penyusunan politik strategi nasional, karena di dalamnya terkandung dasar negara, cita-cita nasional dan
konsep strategi bangsa Ìndonesia.
Eksekutif negara menjadikan visi dan misi Presiden sebagai acuan dalam proses penyusunan
Polstranas. Strategi nasional dilaksanakan oleh para manteri dan pimpinan lembaga-lembaga negara
setingkat menteri dengan arahan langsung dari Presiden. Polstranas hasil penyusunan Presiden harus
memuat tujuan-tujuan negara yaitu melindungi segenap bangsa Ìndonesia dan seluruh tumpah darah
Ìndonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupa bangsa dan ikut melaksanakan
ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Pada awal-awal Republik Ìndonesia terbentuk, tahun 1945-1965 adalah periode kepemimpinan Soekarno
dengan demokrasi terpimpin. Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah Kepala Negara
sekaligus Kepala Pemerintahan (presidensiil/single executive), namun pada masa revolusi kemerdekaan
(November 1945) berubah menjadi semi-presidensiil/double executive dengan Sutan Syahrir sebagai
Kepala Pemerintahan/Perdana Menteri. Polstranas pada masa-masa ini sangat kental dengan unsur-
unsur kediktatoran, karena politik dan strategi nasional hanya berpusat pada satu orang, tanpa kontrol
yang memadai dari pihak manapun. Efek dari kediktatoran ini adalah perekonomian menjadi tidak maju,
partisipasi masa sangat dibatasi, penghormatan terhadap HAM rendah dan masuknya militer ke dalam
tubuh pemerintahan. Proses pemerintahan menjadi tidak sehat dan pada akhirnya masyarakat yang
merasakan imbas keterpurukan dari sistem ini.
Presiden Soeharto diangkat menjadi Presiden oleh MPRS pada tahun 1966 dan lengser pada tahun
1998. Pada 32 tahun kekuasaannya, Soeharto menggunakan GBHN sebagai acuan politik dan strategi
nasional yang sebelumnya telah disusun oleh MPR. Sebagian besar anggota MPR pada masa itu adalah
orang-orang pilihan Soeharto sehingga dapat dipastikan bahwa polstranas pada saat itu adalah
polstranas pesanan Soeharto. Pemerintahan yang dipimpinnya memang sukses dalam memajukan
ekonomi makro, namun ekonomi mikro sangat lemah. Pembangunan cenderung berpusat di
pemerintahan pusat.
Pada tahun 1998-1999 Presiden B. J. Habibie, tahun 1999-2001 Abdurrahman Wahid, kemudian tahun
2001-2004 menjabat Megawati Soekarno Putri sebagai Presiden Republik Ìndonesia. Masa-masa ini
merupakan masa euphoria reformasi. Ìndonesia seperti dilahirkan kembali, menjadi sebuah bangsa yang
terbebas dari berbagai macam ketidakadilan pemerintah. Reformasi didengungkan di segala bidang.
Selama kurang lebih enam tahun masa reformasi ini polstranas Ìndonesia masih mengacu kepada GBHN
yang dibuat dan ditetapkan oleh MPR. Pada kurun waktu ini bangsa Ìndonesia mengalami perubahan
hampir di seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Merupakan masa-masa transisi dari orde
baru milik Soeharto menuju pemerintahan yang demokratis di seluruh aspek kehidupan.
Terpilihnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan umum secara langsung tahun 2004
menandai pula perubahan dalam perumusan polstranas. Pada masa ini polstranas disusun berdasarkan
visi dan misi langsung Presiden dalam pidato kenegaraan di hadapan segenap anggota MPR, DPR dan
anggota lembaga tinggi negara lainnya. Visi dan misi inilah yang dipergunakan sebagai politik strategi
nasional dalam menjalankan pemerintahan dan melaksanakan pembangunan selama lima tahun. Sampai
pada akhirnya terpilih kembali pada tahun 2009.
Meskipun pada saat ini polstranas tidak disusun langsung oleh MPR, lembaga ini tidak bisa lepas tangan
terhadap realisasi politik dan strategi nasional berdasarkan visi dan misi Presiden. MPR dan DPR adalah
pengawal segala kebijakan yang berkaitan dengan hajat hidup masyarakat. Mengaspirasikan
kepentingan masyarakat. Membuat undang-undang yang bertujuan mensejahterakan masyarakat luas,
dan menjaga kestabilan pemerintan. Antara eksekutif, legislatif dan yudikatif tidak dapat berdiri sendiri.
Ketiga unsur ini diharapkan mampu bekerjasama dalam kaitannya dengan mewujudkan tujuan negara
Ìndonesia.
Proses penyusunan politik strategi nasional merupakan sasaran yang akan dicapai oleh segenap rakyat
Ìndonesia. Penyelenggara negara harus mengambil langkah-langkah pembinaan terhadap seluruh
lapisan masyarakat dengan mencantumkan sasaran polstranas pada masing-masing bidang. Dalam era
ini masyarakat memiliki peranan yang sangat besar dalam pengawasan politik strategi nasional yang
dibuat dan dilaksanakan oleh segenap penyelenggara negara, guna mewujudkan tujuan luhur negara
yang telah ditetapkan sebelumnya pada pembukaan UUD 1945.

Dengan demikian, politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan negara, kekuasaan, pengambilan keputusan,
kebijakan (policy), dan distribusi atau alokasi sumber daya.

a. Negara
b. Kekuasaaan
c. Pengambilan Keputusan
d. Kebijakan Umum
e. Distribusi

Pengertian Strategi
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai "the art of the general¨ atau seni seorang
panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa
strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Sedangkan
perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik.

Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapat-kan kemenangan atau pencapaian tujuan. Dengan
demikian, strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer, tetapi telah meluas ke segala
bidang kehidupan.

Politik dan Strategi Nasional
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan
tujuan nasional. Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara
tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan
nasional untuk mencapai tujuan nasional. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional
dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.

Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem
manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan
Nasional.

Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraaan menurut
UUD 1945. sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa jajaran pemerintah dan lembaga-
lembaga yang tersebut dalam UUD 1945 merupakan "suprastruktur politik¨. Lebaga-lembaga tersebut adalah MPR,
DPR, Presiden, DPA, BPK, MA. Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai "infrastruktur
politik¨, yang mencakup pranata politik yang ada dalam masyarakat, seperti partai politik, organisasi
kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group), dan kelompok penekan (pressure group).
Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang.

Mekanisme penyusunan politik dan strategi nasional di itngkat suprastruktur politik diatur oleh presiden/mandataris
MPR. Sedangkan proses penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politk dilakukan setelah
presiden menerima GBHN.

Strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan
petunjuk presiden, yang dilaksanakan oleh presiden sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional yang
bersifat pelaksanaan.

Pandangan masyarakat terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, maupun bidang Hankam akan selalu
berkembang karena:
a. Semakin tinggina kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
b. Semakin terbukanya akal dan pikiran untuk memperjuangkan haknya.
c. Semakin meningkatnya kemampuan untuk menentukan pilihan dalam pemenuhan kebutuhan hidup.
d. Semakin meningkatnya kemampuan untuk mengatasi persoalan seiring dengan semakin tingginya tingkat
pendidikan yang ditunjang oleh kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Semakin kritis dan terbukanya masyarakat terhadap ide baru.


A. PengertIan PoIItIk StrategI dan PoIstranas

Perkataan polItIk berasal darI bahasa YunanI yaItu PolIstaIa, PolIs berartI kesatuan masyarakat yang mengurus dIrI
sendIrI/berdIrI sendIrI (negara), sedangkan taIa berartI urusan.

Untuk lebIh memberIkan pengertIan artI polItIk dIsampaIkan beberapa artI polItIk darI segI kepentIngan
penggunaan, yaItu :

1. 0alam artI kepentIngan umum (polItIcs)

PolItIk dalam artI kepentIngan umum atau segala usaha untuk kepentIngan umum, baIk yang berada dIbawah
kekuasaan negara dI Pusat maupun dI 0aerah, lazIm dIsebut PolItIk (PolItIcs)

2. 0alam artI kebIjaksanaan (PolIcy)

PolItIk adalah penggunaan pertImbangan·pertImbangan tertentu yang yang dIanggap lebIh menjamIn terlaksananya
suatu usaha, cIta·cIta/keIngInan atau keadaan yang kIta kehendakI.


. 0asar PemIkIran Penyususan PoIItIk dan StrategI NasIonaI

Penyusunan polItIk dan strategI nasIonal perlu memahamI pokok·pokok pIkIran yang terkandung dalam sIstem
manajemen nasIonal yang berdasarkan IdeologI PancasIla, UU0 1945, Wawasan Nusantara dan Ketahanan NasIonal.
Landasan pemIkIran dalam manajemen nasIonal sangat pentIng sebagaI kerangka acuan dalam penyususan polItIk
strategI nasIonal, karena dIdalamnya terkandung dasar negara, cIta·cIta nasIonal dan konsep strategI bangsa
ÌndonesIa.


. Penyusunan PoIItIk dan StrategI NasIonaI

Proses penyusunan polItIk strategI nasIonal pada Infrastruktur polItIk merupakan sasaran yang akan dIcapaI oleh
rakyat ÌndonesIa. SesuaI dengan kebIjakan polItIk nasIonal, penyelenggara negara harus mengambIl langkah·
langkah pembInaan terhadap semua lapIsan masyarakat dengan mencantumkan sasaran masIng·masIng
sektor/bIdang.
0alam era reformasI saat InI masyarakat memIlIkI peran yang sangat besar dalam mengawasI jalannya polItIk
strategI nasIonal yang dIbuat dan dIlaksanakan oleh PresIden.


0. StratIfIkasI PoIItIk NasIonaI

StratIfIkasI polItIk nasIonal dalam negara FepublIk ÌndonesIa adalah sebagaI berIkut :
1. %Ingkat penentu kebIjakan puncak
2. %Ingkat kebIjakan umum
J. %Ingkat penentu kebIjakan khusus
4. %Ingkat penentu kebIjakan teknIs
5. %Ingkat penentu kebIjakan dI 0aerah


. PoIItIk Pembangunan NasIonaI dan hanajemen NasIonaI

PolItIk dan StrategI NasIonal dalam aturan ketatanegaraan selama InI dItuangkan dalam bentuk C8HN yang
dItetapkan oleh |PF. Hal InI berlaku sebelum adanya penyelenggaraan pemIlIhan umum PresIden secara langsung
pada tahun 2004. Setelah pemIlu 2004 PresIden menetapkan vIsI dan mIsI yang dIjadIkan rencana pembangunan
jangka menengah yang dIgunakan sebagaI pedoman dalam menjalankan pemerIntahan dan membangun bangsa.


F. DtonomI 0aerah

Pelaksanaan otonomI daerah kInI memasukI tahapan baru setelah dIrevIsInya UU No. 22 %ahun 1999 tentang
PemerIntahan 0aerah menjadI UU No. J2 %ahun 2004 tentang PemerIntahan 0aerah atau lazIm dIsebut UU DtonomI
0aerah (Dtda). Perubahan yang dIlakukan dI UU No. J2 %ahun 2004 bIsa dIkatakan sangat mendasar dalam
pelaksanaan pemerIntahan daerah. Secara garIs besar, perubahan yang palIng tampak adalah terjadInya
pergeseran·pergeseran kewenangan darI satu lembaga ke lembaga laIn. Konsep otonomI luas, nyata, dan
bertanggungjawab tetap dIjadIkan acuan dengan meletakkan pelaksanaan otonomI pada tIngkat daerah yang palIng
dekat dengan masyarakat. %ujuan pemberIan otonomI tetap sepertI yang dIrumuskan saat InI yaItu
memberdayakan daerah, termasuk masyarakatnya, mendorong prakarsa dan peran serta masyarakat dalam proses
pemerIntahan dan pembangunan.

. ImpIementasI PoIItIk dan StrategI NasIonaI

ÌmplementasI polItIk dan strategI nasIonal dI bIdang hukum:
|engembangkan budaya hukum dI semua lapIsan masyarakat untuk tercIptanya kesadaran dan kepatuhan hukum
dalam kerangka supremasI hukum dan tegaknya negara hukum.
2. |enata sIstem hukum nasIonal yang menyeluruh dan terpadu dengan mengakuI dan menghormatI hukum agama
dan hukum adat serta memperbaharuI perundang-undangan warIsan kolonIal dan hukum nasIonal yang
dIskrImInatIf, termasuk ketIdakadIlan gender dan ketIdaksesuaIanya dengan reformasI melaluI program legalIsasI.
J. |enyelenggarakan proses peradIlan secara cepat, mudah, murah dan terbuka, serta bebas korupsI dan nepotIsme
dengan tetap menjunjung tInggI asas keadIlan dan kebenaran.
4. |enIngkatkan pemahaman dan penyadaran, serta menIngkatkan perlIndungan. Penghormatan dan penegakan hak
asasI manusIa dalam seluruh aspek kehIdupan.
5. |enyelesaIkan berbagaI proses peradIlan terhadap pelanggaran hukum dan hak asasI manusIa yang belum dItanganI
secara tuntas.

ÌmplemetasI polItk strategI nasIonal dIbIdang ekonomI :
|engembangkan sIstem ekonomI kerakyatan yang bertumpu pada mekanIsme pasar yang berkeadIlan dengan
prInsIp persaIngan sehat dan memperhatIkan pertumbuhan ekonomI, nIlaI-nIlaI keadIlan, kepentIngan sosIal,
kualItas hIdup, pembangunan berwawasan lIngkungan dan berkelanjutan sehIngga terjamIn kesempatan yang sama
dalam berusaha dan bekerja, perlIndungan hak-hak konsumen, serta perlakuan yang adIl bagI seluruh rakyat.
2. |engembangkan persaIngan yang sehat dan adIl serta menghIndarkan terjadInya struktur pasar monopolIstIk dan
berbagaI struktur pasar dIstortIf, yang merugIkan masyarakat.
J. |engoptImalkan peranan pemerIntah dalam mengoreksI ketIdaksempurnaan pasar dengan menghIlangkan seluruh
hambatan yang menganggu mekanIsme pasar, melaluI regulasI, layanan publIk, subsIdI dan InsentIf, yang dIlakukan
secara transparan dan dIatur undang-undang.
4. |engupayakan kehIdupan yang layak berdasarkan atas kemanusIaan yang adIl bagI masayarakat, terutama bagI
fakIr mIskIn dan anak-anak terlantar dengan mengembangkan sIstem dan jamInan sosIal melaluI program
pemerIntah serta menumbuhkembangkan usaha dan kreatIvItas masyarakat yang pendIstrIbusIannya dIlakukan
dengan bIrokrasI efektIf dan efIsIen serta dItetapkan dengan undang-undang.
5. |engembangkan perekonomIan yang berorIentasI global sesuaI kemajuan teknologI dengan membangun keunggulan
kompetItIf berdasarkan keunggulan komperatIf sebagaI negara marItIm dan agrarIs sesuaI kompetensI dan produk
unggulan dI setIap daerah, terutama pertanIan dalam artI luas, kehutanan, kelautan, pertambangan, parIwIsata,
serta IndustrI kecIl dan kerajInan rakyat.
. |engelola kebIjakan makro dan mIkro ekonomI secara terkoordInasI dan sInergIs guna menentukan tIngkat suku
bunga wajar, tIngkat InflasI terkendalI, tIngkat kurs rupIah yang stabIl dan realItIs, menyedIakan kebutuhan pokok
terutama perumahan dan pangan rakyat, menyedIakan fasIlItas publIk yang memadaI dan harga terjangkau, serta
memperlancar perIzInan yang transparan, mudah, murah, dan cepat.

ÌmplementasI polItIk strategI nasIonal dI bIdang polItIk :
|emperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan FepublIk ÌndonesIa yang bertumpu pada
kebhInekatunggalIkaan. Untuk menyelesaIkan masalah-masalah yang mendesak dalam kehIdupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara, perlu upaya rekonsIlIasI nasIonal yang dIatur dengan undang-undang.
2. |enyempurnakan Undang-Undang 0asar 1945 sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dInamIka dan
tuntutan reformasI, dengan tetap memelIhara kesatuan dan persatuan bengsa, serta sesuaI dengan jIwa dan
semangat Pembukaan Undang-Undang 0asar 1945.
J. |enIngkatkan peran |ajelIs Permusyawaratan Fakyat, dan lembaga-lembaga tInggI negara laInnya dengan
menegaskan fungsI, wewenang dan tanggung jawab yang mengacu pada prInsIp pemIsahan kekuasaan dan tata
hubungan yang jelas antara lembaga eksekutIf, legIslatIf dan yudIkatIf.
4. |engembangkan sIstem polItIk nasIonal yang berkedudukan rakyat demokratIs dan terbuka, mengembangkan
kehIdupan kepartaIan yang menghormatI keberagaman aspIrasI polItIk, serta mengembangkan sIstem dan
penyelengaraan pemIlu yang demokratIs dengan menyempurnakan berbagaI peraturan perundang-undangan
dIbIdang polItIk.

Secara umum Pembangunan 0aerah adalah sebagaI berIkut :
O |engembangkan otonomI daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab dalam rangka pemberdayaan
masyarakat, lembaga ekonomI, lembaga polItIk, lembaga hukum, lembaga keagamaan, lembaga adat dan lembaga
swadaya masyarakat, serta seluruh masayrakat dalam wadah Negara Kesatuan FepublIk ÌndonesIa.
O |elakukan pengkajIan tentang berlakunya otonomI daerah bagI daerah propInsI, daerah kabupaten, daerah kota
dan desa.
O |empercepat pembangunan ekonomI daerah yang efektIf dan kuat dengan memberdayakan pelaku dan potensI
ekonomI daerah serta memperhatIkan penataan ruang, baIk fIsIk maupun sosIal sehIngga terjadI pemerataan
pertumbuhan ekonomI sejalan dengan pelaksanaan ekonomI daerah.
O |empercepat pembangunan pedesaan dalam rangka pemberdayaan masyarakat terutama petanI dan nelayan
melaluI penyedIaan prasarana, pembangunan sIstem agrIbIsnIs, IndutrI kecIl dan kerajInan rakyat, pengembangan
kelembagaan penguasaan teknologI, dan pemanfaatan sumber daya alam.
O |ewujudkan perImbangan keuangan antara pusat dan daerah secara adIl dengan mengutamakan kepentIngan
daerah yang lebIh luas melaluI desentralIsasI perIzInan dan InvestasI serta pengelolaan sumber daya.
O |emberdayakan 0ewan PerwakIlan Fakyat 0aerah dalam rangka melaksanakan fungsI dan perannya guna
memantapkan penyelenggaraan otonomI daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab.

Sumber 0aya Alam dan LIngkungan HIdup :
O |engelola sumber daya alam dan memelIhara daya dukungnya agar bermanfaat bagI penIngkatan kesejahteraan
rakyat darI generasI ke generasI.
O |enIngkatkan pemanfaatan potensI sumber daya alam dan lIngkungan hIdup dengan melakukan konservasI,
rehabIlItasI, dan penghematan penggunaan, dengan menerapkan teknologI ramah lIngkungan.
O |endelegasIkan secara bertahap wewenang pemerIntah pusat kepada pemerIntah daerah dalam pelaksanaan
pengelolaan sumber daya alam secara selektIf dan pemelIharaan lIngkungan sehIngga kualItas ekosIstem tetap
terjaga, yang dIatur dengan undang-undang.
O |endayagunakan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dengan memperhatIkan
kelestarIan fungsI dan keseImbangan lIngkungan hIdup, pembangunan yang berkelanjutan, kepentIngan ekonomI
dan budaya masyarakat lokal, serta penataan ruang, yang pengusahaannya dIatur dengan undang-undang.
O |enerapkan IndIkator-IndIkator yang memungkInkan pelestarIan kemampuan pembaharuan dalam pengelolaan
sumber daya alam yang dapat dIperbaharuI untuk mencegah kerusakan yang tIdak dapat balIk.

ÌmplementasI dI bIdang pertahanan dan keamanan :
O |enata %entara NasIonal ÌndonesIa sesuaI paradIgma baru secara konsIsten melaluI reposIsI, redefInIsI, dan
reaktualIsasI peran %entara NasIonal ÌndonesIa sebagaI alat negara untuk melIndungI, memelIhara dan
mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan FepublIk ÌndonesIa terhadap ancaman darI luar dan dalam negerI,
dengan menjunjung tInggI hak asasI manusIa dan memberIkan darma baktInya dalam membantu menyelenggarakan
pembangunan.
O |engembangkan kemampuan sIstem pertahanan keamanan rakyat semesta yang bertumpu pada kekuatan rakyat
dengan %entara NasIonal ÌndonesIa, KepolIsIan Negara FepuIblIk ÌndonesIa sebagaI kekuatan utama dIdukung
komponen laInnya darI kekuatan pertahanan dan keamanan negara dengan menIngkatkan kesadaran bela negara
melaluI wajIb latIh dan membangun kondIsI juang, serta mewujudkan kebersamaan %entara NasIonal ÌndonesIa,
KepolIsIan Negara FepublIk ÌndonesIa dan rakyat.
O |enIngkatkan kualItas keprofesIonalan %entara NasIonal ÌndonesIa, menIngkatkan rasIo kekuatan komponen utama
serta mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan negara ke wIlayah yang dI dukung dengan sarana,
prasarana, dan anggaran yang memadaI.

..30207/0.3..7.7.7. 02-..3..907-039: 9.3:8./.8/8:8:3/03.3!708/03.7.:805.3.3:2:2 203..3.5.35253.8.3../..2889022.89075253 0/:/:.8.22..//.5020739.903.92025079.3 43805897.3.2544 54457.3::/5079.25.3$40.9..380-.3. 80.7!708/03 !4897./.7:7805708/03. .8/.. .3.7.38.:39:202-.29::.2:3/:73. /../03.3405.3-07/.309..703..5.:3 .3  !4897..903..3 507/.9 .843.2574808503:8:3.2.3.07/../.8.0203 3.30/:5./.203.5074/00502253..843.305.07..//.3907/.3-.3 2..7.8.3.3/.80-0:23. !708/03/.8....8 $97..7.3/.3.330..3/.843..7:8 202:.0.7.2./507:3.!020739..3.8.-.99::..3 5. ..3848.:.33.5748085020739.380:7:9:25.907./../.35027.7.3907.-.#05:-3/4308.32070./.9:5074/05020739./..8..3907/.843.. 3/4308..3/4308.3080.3 5708/038..328 549/.3..5...9.8.33.3 .!708/03/.38.3.7 503:8:3./.3 09079-.-..8.8/.5-./.:.90-./.7. 202.2.9:203/:38003.3..730.7.8.9/.:3..3549897.9/..7.843.3:3.3.38.3/:3/.39.30.3.9203907/03.380-0:23.302-.330..3/./.8503:8:3.3 9::.39/.38.2.8.3/:3.-07/..3.843.3/4308.3:3.3 !4897.3.7...2-07./.3/0247./.3!708/03$40..734 /03.3 05.903./.734203:7:9&&.7.80. .7.380-.33. /. 808:.3. && .38:3/.  !... .23.3897..3:920.8.05.8.3 .-.8.3/044!.3. 8093.907..3.2 503:8:3.:.  80:9130./.843.30.3202.02033.2070.328!708/0380-.8.

2:35..02-07 -07:-.8.70.4:80207/0./.203.83000.0 3.2./802 5708/038.3 4.:9.

!020739.7780-.0/03.../4:-000.. 05.:9.3.3$:9.3$.

75.:3 $.8//03:3.3/.8 !.903.3897.203..3 9..-.85.32. 2.3-08.3:38:7 :38:70/9. 2.3..82.3 .:3  !./80-:.--0 9..3 .02-...3.9../.2.:3/./.3.39.:32.94030.3/-:..33...9/5.../.35.7./!708/0340!#$5.2:3043422748.794203:3.2.9:3-.2.85.3/..349.843./.8.5.5.9./.8:3.349.:.8.98/80:7:.:  5.9330...90 3..3907.!07/.3038075.!708/03#05:-3/4308.:3  203.7.794203::5020739.3.9/ 5020739.3 47.794803.3 043422..5:3 10/./.8203.33.32.2.3.38:39.8.:3   .9$40.3 207././.9/.54897.3/52533.3.8/.8./.947..7-07-.7.2.947..35020739.83/4308.35020739./..3-0730.9.3$40.8354897.8.3/.3$40.:.35.3  $0.3 207:5.502.320. 54897. $40. 47.7.90./03.5703/..8 503472.2203.9203.2.8..8.3549/.3203.3..8 3/4308..38.0:547.95.9..90. '8/.302-.3-.5:.9.3.9./.:7:3.3:2:280.8././.340!# !.35.549/.3.99:.!708/03$:84..7.80.. !02-.8500/:5.38.3/./.9/-.2507:-.7.38.3.7./ 02:/.29070/.907502-...!# !#/.. 203..8.209/.3 907-0-..3/80.2202.8..... 5.74 3./.380.257/80:7:.794/.9.90 3.8/.35:8.5.3. 07:5.9.809075:7:.8.:30:.33.3 .03907 !4897.70/9. ./.3502-.43974 ..703.3:3. 2.2.3.701472.8/8:8:3-07/.3/507:3.9:.25.3.3  %0753.843.8.3 !748085020739.3-07-..3/4308.29.380-.3:3./..03/07:3-075:8./.3..5..30-03.73.2 9:-:5020739.3../..3.380-0:23.9:47./.25/.-075:8.3/0247.8. #01472.38003.3/./.8./9/.843.8.8500/:5.8.5.380-.328.2507:2:8..549897.32-.:3  -/:77.97./.:7.202.2.2.38:808/.8.349.32./9/./.89./...902..9.8508.354897...8.3.-.2.9039.2./8:8:340!# $0-.734!:9780-.9  !.7985.3283.354897.-/./.:3 !708/03  .805079/.2-.:05.507:-.8.3/909.:3    203.3 .7.747/0 -.2..38:3!708/03/.7:2$40.!#5.73.3203./.3.3.3..50704342..9/.388/. ./.38.3897.3:/44345.794 !020739.701472.3202.7889023  !708/03$40.

8 .30:.3 050393..7.7.30/:5..33.3 :8.5.843./.. .3.3..8079.8.3&&    03.:39:203/.9.7./2434545.30.38:380.3897.3549897. 503..843.32./.20::/.3 50703..30203.207:5..350303/..38.9./.  !74808503:8:3.-07..380-.3:8.3/909. .203..3907.3907.3/03.39039.32.3.....5./.0-.9.39::.3897.35079025:7.-07/.919/.3!#.3897.9 03.7.3/01385493.05.903./8:8:3.3.83-/.3.843.3:39:20203.8.843.903.3.8.3 54.3 9::. 9039.8..9-.58.7.3/02.3$97.8. !03003.2503079..3 907.:390..85.90.3549897.:-/.3203.5.350507.5.8.7.843. !493..3-07..3 :3/.-0702-.9202507..8.320::/.7..390.:.843.3 50302-..3 3.9-07/7803/7  09.:809   -07503/../...3.8:.3 /.2.8..3 03.9.   .91/.3203:7:9 && 80.3.305:9:8.9/.5.33.7:8203.380-0:23.   .320380.843.3 897.305:9:8.3405493.30.7..354897.302-.3$97.3.7!027.7..35020739.507:202.907.7. 0.5.909/.8..7.8.3/044!.903.89/.8549/.9 .8.408003.0-.7./.3/.8...9/03. /.0-.843.39::.3897.7-.3 8079.3.3549/.3203.8.20:.3.3503:3.83 2.9.580:7: . !49/..   !03:8:3.:503.3..80.5.3 .:38:73/.88:2-07/.7941900307. -/.3.3-.90.3 / 0-.843.8.7.9..7.90. 32...3..3 39.7549   .3 .3  0-.9...3..39:803/7207:5.3503.7.207.7.-8..7.3$97./..3 503.9:3/.3/. ..5503003.9 02-:./.3/03. && .. :3.5.3.9354897.25:-007.8.90...3.03/7.8.3 /-:.39::... /.9.843..2-.3../.9.3!03:8:3.089.843.3/..20..3.3$97.3&2:2 0 897-:8  !03079.3502-3. - 0:.89.7.../03.5.3/02.30.7.3.3./. 3/4308..570.5.3/.843.8.2.9-08.3/8:8:3-07/.8.38:340!# 02-.. $0/.7..3... !03.309. 897..3:2:2/.8.3503/.843.79.43.3-.843.2503.085:35.....90 $97.7.388902030.3.3.5.3!49/.32907 909.79.3 $0/.:8038047.9.502-:.7.9/:52...3.8.3 ...7.57..3.32.50309.39::.3   !49/./909.903.39.3 507./.:.3 /02.:39:203.7.7.3.3/.3.2-.9:..7.8.38.35020739.3.3!49/.9:.843. 0:.2-.02033.2..843. !03:8:3.2.7..7.90.3/.7/.90..8.843.590.3-07..9.3203.390..288902 2. 03.503:3.5. .3-079::.8.502-3.90-07.8.9.380-.3.3408003.3 549202-.3/:3/.33.328!708/03 !#/.8.2-.8.3. ...9.38.30-.32..4.903..-...3/..857.250507.8./... 90.2203.:3.3-07.39:2.2544 54457.3.903.39/.3 5020..7.8/.8080.3/897-:8.35493..3897.3.8.330.3.3:/..3 ./.././.3:9..8.:.3:2:2 897.9::.3::730.330.5.. /.843.32..9 3/4308.080:91 08.7../. ./:3.8  /..3 5.3:39:203.330.

9-007..2.2&&207:5.!#  !# !708/03 ! !  $0/..897:9:7549 0-.8.3 20/./.3317.3897.897:9:7549.3.9:7405708/03..79.3..3   0./.3 8:57. 04254050393./93./.3..:557.897:9:7549/./.38.3802-.903./.8.2.32020:../.9. 02-.897:9:7 549 .3 -..3820503:8:3.3-.3 390708974:5 /.3042545030..7:8/..549.7.02-././.7.549 47... 317.88.897:9:7/.390780-:9/..3.9.22.8.843..3.9.9/80-:980-..3549/.8.90780-:9.3203.5.22.98:57.3 57088:7074:5  $:57.8 02.3.9 8050795.7.

.843.3/.903.8.3.3.7.5/0-.25:../.38090.3933.30-:9:.2.3-0730.3549/.3 509:3:5708/03 ./.32.3574808503:8:3.357..08.8.3.9..9:!489.950.9..34002.:5:3-/..903.  - $02.9 503//.897:9:7549/.8.790203-07/.3/.3:39:203.3549-07.3/:5  / $02..32033.8.903.3!49$97.8..3/. /.390344  0 $02.3907-:.3405708/03808:3:3.3.38.98:57..02.3897.02.3798/. $02.3549 04342 848. 2.3.8.3/.7.302-.3.32.7.:.9907.3/. !48-07.203907/.843..9.: -0702-..3.7-.3405./.3.9:.7..93..  .3.35253./.3/9:3.3./.3897. .35. $02./93.-:/.3549/.90/.2.25:.9907.7.7.3.3 -0781.78 !# $0/.3   !.3..3.38073/03..3:39:202507:.93.3907-:.343/05.3.3!4897./.843.9.9 -07-.207:5.7:     !03079.3802.3.8.:3. 5708/03203072.3933.7..250203:.5020739.7908.8  !07.7.93.3-072.:..2.703.850784.8.3203:7:8/7 803/7...   $97.380.3.25:.8.32033.50/:5.3:39:203039:.8.32:50309.

8.9.3503079.2. .3-07.3 !4.3/.39079039:.7./!:8.07.79050393.:5:3/. .25.79549/.:80....3:2:2.3:2:2 -.330.3..3.3.8   !49/.-07/7803/7 30..3-0-07..9:   .2/80-:9!49 !49. 80/..3 50792-../.2..   !49..3 503:3.3.5.:8..-07..23907./..3 .50-203.92.3.79050393.39./-..2.3.3.3.9..9.350792-.79:7:8.780050393. 0:.790-..3:2:2 549.:39:050393.8.9::8.7.3   &39:0-202-07.79549/8.8. 8:. .8    .3.503:3.

8.22.843..309.3.35027./. && .033.3!03:8:8.3.843..:0.003/.3/.3-07/.7.  .2544 54457.8.3/044!..3549/.843.843.  !03:8:3.3:8.3..7.3549 .3$97.843.7!027.3/..3/.07.903.39.3897./.02033.3.3.3.3.     ..02033.3/:3/.3.3907....9..8.90.3.8.3!49/.2503:8:8..507:202..8.288902 2.95039380-.8.39.3.:.

3$97..5.//. 3/4308.8.38.32..9.3.32.7.3.3!49/.843.3. $08:..703.7. .30.502-3..  !74808503:8:3.897:9:7549207:5.8.9.730. .7.843.7.3907.3/:3/.35493.3/. 503003.5.343805897.8.9/03./.3...3203.83 2.7.903.90-.7..3.897./03./.23...39:2.58.5802:.30-.93/4308. .2-.90.     !03:8:3.843.907.7:8203./.843.38.38.903..8. .317.83 80947.3549897.843..40 7.

3.5..350.:39039.3  .93.25.-07:9   %3.:80-0:2.502-.3494342/.      94342.3 5070807.7/.2.3.3502.-909./.3.35.2 50..32009.8...78-08..2.843.30.3..3 43805494342:...35..9 %::.9/.-/.7.    !49!02-.35020739..309.78.8!49.3.0203..203.9/...2574808 5020739./.3507.3:3-.843.9503039:0-..3:8:8   %3.3/:3.80-.9503039:0-. !07:-...843./..3:2:2   %3.843.07...9: 202-07/..39038   %3.5..207..503003.3.07./.3./3.7/.:3  $090..38.549 897..3/9:.932.9203/.07.3.:3 -8..8.3.38..5805079.38079.5/./.340!708/03     $97.33..07.3494342909. 203/474357.38.3202.3/.35:3..3 !020739.2203..3/..9.3/.230.../..3/.7..  !0.3 -079.#05:-3/4308.:.93.9-08.3:3..3./&&4 %../.3.9. 5070807..5.7..3:3.   %3..340!# .3/-:.... /.3/.38:3 5.9:02-.3.3  ../.3.8 3.3.07.07.2-039:.3.78.2203..7. $0.9.:..9202507.3202-.3.32.3.. 9/.701472.88.8/.843..34943425.3502-.38.3/.07.9/03.2/80-:9&& 94342 .3:2:2!708/0380.83.91.3/03..3 ./.:3 9039.3/.93..3-.3$97.002-..3703.8.9.&&4 %.8.907./70.7 507:-.3/.8.9:7.8:2.3502-07.843.380-. 9072.7:8090...90.3-07.2.91.3/.3:3.380./.7.7.502: !708/0320309.35020739.3.8.3.8..9/.9..3/...  !49/.328.9503039:0-.3/7:2:8.7./...903..3/.3!020739.8.8:9.  $97.3.90-.:.3 /909.9503039:0-.3/&&4 %.07.07.7.3.3 /0.3..8.7..20303.3003.3:3./..39.50/42.8.85493..

3 !03472.3.23..8:5702.3.07.88902::23..3 050393.808:.3-079:25:5.507.3574808507.9::2.907.20.3.3701472.7.32030:7:/.8::2/...7.33:3.8549897.:.2033/.:5747..3/.843.:.35030.3848.80.3.2308025.8.3.280:7:.3-070..3 :3/.7 20..801091/./-/.3380391 .3-0:2/9./.3203.90.35:- 8:-8//.3./8079.3 8079.:70:.3$97.7.7/03.3.35078.9:.7.3.3202507.8.9.3443.82.574808507.8!49/.7.3.:.8   250209.3/.309/.907.3203.8..3848..8/:5 502-.3/809.2.::2    03.7:507:3/./..3.3/.2.8./-.3:3/.305.2.35.342507.7/03.38205..9.9  .58.05.7. 907:9...307.3 :3/.3.380.7..08. 8079.7..388902/.8.-.330549820 /03.3203472.. 3.9    0302-.  8079..3 80.3::2   0302-.  2502039.3.8..3..3/.304342 3.2.724345489/.380..370.3/.3.  2502039.3503/897-:8.380:7: .7.78.3207:.3.98079.3.3.3-007./.8549/.-07/.3.20.32.9.3:8.3.847:58/.82.802.3:8...7. 2:7.3 /8723.3/03./.3 /03.7.7. .84-.3 -07-.39075.903.8..30.9.0.3889020434207./. 1..38..3.97.3:20./-.3203.32.30/:5.9:39:907.2-07:8..5203:3:393./03.9.3.8./909./.3/03.80:7:7.9.897:9:75.9:7:3/.3 0.:5747.3-0747039./..8.02.42509038/.././.3..438:203 8079.3.390344/03./. .5/.82.9.3-070..:.385.9.2.2.3.3.3.3.843.33.9:39.3.3 5079.:9.2-. /.2./..808:.903.2.3907-:.3/.320302-.3    033.3:3.3    03008.5.8.350704342..::2/802:.9.9    034592..35020739.-0-.35079:2-:.7.7.3.3803.3-07. . /./:/03.8 .30-03./.3..7/894791 .3.7.8.3..3    03:5./.3.3907.7.3./3.7.3897.7.3503.3:8.3::2.3:9.3::2 /./.3907.37./.59.9/.9.3 573855078.8.3:8.78808:.9 2:/.8500/:5.8079.35073/:3.3018038079.7.../.38205.3::23.3574/: :3:.9.843.207.304342   0302-.3909.8:09/.3.203:2-:02-.7283/.79:.2203470809/.3.8    03003.3202-.3.843.3:30:3:.3507.  :.:/..3.3.3-747.3.3 80.8.3/:8970.3.3 4250991-07/.3::2/. 5073/:3.897:9:75.390.303/07/..20.3-07-.9 907:9.7.3/.30./.3 :3/..9.2-.550.3502.30:3:.843..8025:73.8.39.820./-/.3 5.91 9072.3.5079.3.3/.8.9./.3/.792/.3..2 5020739..9/.202507-.3    0302-.9180-..78.8 0:9.8.2033.3-:/.9./.380.

30.3701472.3/.07.8.:5:3848..30.3-07-.7..32.7.330. 2:7.3.80-.02-.7.:.3.494342/.8.3 &3/.089.3-070/:/:..:/.80./03.3/0247..04342 02-.3./.30.502-07/..2.903 /.  .8 /03.3/.32.3..3909.843.9 8079.3:./...9.08.3494342/.38:2-07/.3 9:39:9.91    0302-.3907-:.30-:.3 2.8.:3..9:.2.3:3/.: 8079.3&3/..302-.31.3.383078:3.38:3./..3202-07/.3 -. :-:3.30-:9:../03..3    03025:73.509.7.3.9:7.3 0/:5.07.9330....3.9/0247.:5..9 2030/.8/...3.3.07.3/.2..8.39..2.9.79..07..0-.3549   $0.9502-.3.3 2:/.3#05:-3/4308.7    033.8.907447/3.:2:2!02-.. /3.3-079:25:5.808:.780.8.3202.3.857.38.3549038 04342/./.350...08..507:2.-/.2.080:91 08.7.3203.  O 02507../.31.3/.49./.91/.502-07/..803.3.  O 0.3.8549 8079.  0304.3 02-.8..3:3.7.07..350.9/.9 /.27.3-07.98:: -:3.33.7.3544 907:9.3/03.3/08.397.304342/..7..8549897.20/:5..5:8...9:787:5.3:3.37..3/03.3.75073.07.3-079./.8.3-072.. /.3:/.305.7-838 3/:970. 8079.3503:..3:3.08!072:8.549 02-.05./.3050393.38.8..39.9  -07-.85:-.3&3/.9:..507..843.9.890703/..8.907.3 503003.7.7.74/.307.8 3....8.37.7.3503. 8..3/.3.9:.31:38 003.-.3.389.7.3..3 002-.3203/08.903..9/.3/.304342/.931....88079.3:3..8.3..9..90-07.3 /-/..8.. 93.2.39.3549   02507:..  O 02507...:5030/.7. 507::5.3 &39:203008.3/.3 :3/. 502-.9   2502039. 20302-.3 &3/.3.-/.2.07..37.182.80:7:2.2.. 0-30./...3.3.350/08.7.388902.3 :3/.20302-.3-038.7.302-.3889025493..9/03.50304.3 802.573855028..-.-07:9 O 0302-.3:3.3#05:-3/4308.9:3..32.3507:3/.70438.7.9 50302-.39039./-/.3 2030.3 20...89.385.80.27./.370./.301091/..3. 202507.98/./.9502-..90-07.820.//03.202507..9907:9.350702-..3 5079:2-:.0./..-:5..3#.7.35078.3-.907.30:.37:.2  O 0::/..3..3203025:73.9/.9:7/03.3503.3/.05...9:.3203472..30:.7 93. /.30-:9:.9.98 2030/.3.07.07.3203:9.32740434280.3/.9..390344 /.8079.3502.3-0730./.203039:.7.843.393.:.8.9.3/..3.3.98/03./.8.9!02-:.3.83.357.3.3 /. 2.08.7.3.../.8.07.35.388902/.574538 /...0.35072-...33.85073.07.3:3.9.:/080397.05.3502:.::2 02-...39. 02-.7.30434280.3507...9 02-..3...7.38:2-07/.52020./50207.

   2502039.907.70307.33:3...8..:705488 70/0138 /.#05:-3/4308.7.7:.2/.7:80.3502.31. 0548.2...3:3.3 .07:8.7.7.3494342/.8..7 -08.38..:39:203/:3 2020./.2...38:2-07/..3.3%039.343807./.3507./.31:38/.-.3/:5/03.250304.33:3..3.7.33.7::39:203..5.33:3.35020.2..3%039..7.3.:.7.82.7.843.330.3:3.37:.3889025079.3.73.3:9.08.8  70.8./2.7-072.8  O 033.3.25:.7.3/:5 O 0304..3/.5.3 :3/..3 O 03..3.80-.37.0:.20::/..7.5.9.9..3:343/8:.7..25:.8 /. 8079.7.843.9:.37.33..9.9:..3/4308.3/4308.302.8/-/.35490388:2-07/.3:..7:.9:7/03.30...3:.3.308.330.38:2-07/..7.3//::3/03.-   $:2-07..3 :3/...2/.%039.35079.39..30802-.5..3-079:25:5.9.7.302.7.250..9/.320.8..3203:3:393..3  O 03/.320307./.9.8.2:7.33..-. /.2.3..5.905.2....8057410843.9.3202507.7.3 2025079.37..8 3.3.9.3/.9.3903447..7.3/.3.840:.3 8:2-07/.30./....3.930.94.7.7.35079.3803..9..3#05:-3/4308. .30.7..80091/.3503:8.   .7./....  0548..32020.3 /03.3/.280.9/.31.33/.3-0.20...07.843.800307.30.3.8507.7.3 7.30.72.... 8079.3:3/.:.2202-./::33.0:.3-070.31:38/.3#..07.3...39:203003.30.3.3%039./..9-.3080.3  O 0307.3/.9..7.9-./03.34254303:9.3-:/.-.9.7.0.3  O 0302-.3/.2:39:80-08..39/./.5003..5.3.808:.32033.70:. 20.3 8079..7/.843.5 907.9.3:3/.:3.3  O 03/00.2..9.9802089.7.3502-./..9  O 033.8.7.3.  57.9/507-.3:9.3 50304....20302-.5.9...2..3503003.9.30.#05:-3/4308.7.:3.37.80-.3.907.3/:5 502-.80488902909.503..2/./.3202.30.5020739..3 70.3%039.3-079.3:8.7.3!07. 2033.438890320..3.2..-079./.9./.-9.30-078./.947../.8:2-07/..7.5033.3/4308.93.3/.3.30.3202:33. 202.3202-.2.2.3 502-..5:8.23007  /03.3 0089.3/.3:3.947 3/.O 02-07/..0.35079.350089..304342 /.//::3 4254303.3.02.30:9:.843.9.350302.8.30:.33:3.9:7/03./.35020739./.27.9 /03.3 050393.3.37.2.07.3:3.380...9.3.9..3503:3./.9/03.3/4308.3.:.3202-07.3/4308.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->