Mperbaiki windows tanpa install ulang Berikut tahapan2 sesuai dengan jenis kesalahan. 1.

Memperbaiki Instalasi (Repair Install)Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting, Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) yang awal. - Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid. - Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda. - Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua, bukan yang pertama. - Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut. - Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R Ini akan memulai perbaikan. - Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement” - Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file. Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya. - Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation”. - Ketika ditanya, klik tombol Next - Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid. - Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama. - Komputer akan restart. - Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal. - Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan). - SelesaiSekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada. 2. NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt) Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan: - Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut. - Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.

Pilihan Load Fail-Safe Default ataupun yang sejenis.Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Di sini dimungkinkan untuk lebih memacu komponenkomponen pada PC. maka Anda hanya akan mendapatkan sebuah sistem yang tidak stabil. sedikit banyak BIOS juga mengalami beberapa perubahan.Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain.exe . Dengan setting BIOS. . Hal ini kami anggap wajar. Artikel ini lebih banyak berisi . Namun kami mencoba memberikan penjelasan.Biasanya #1 . ada kemungkinan file BOOT. Seiring dikarenakan perkembangan komponen PC. Penggunaan CPU berteknologi 64-bit tentunya membutuhkan sebuah fungsi khusus.Tulis: expand ntkrnlmp. . Dan sebagian lagi masih merasa bingung dengan fungsi-fungsi di dalamnya. hasil kompromi keduanya. Sayangnya. tidak ada setting-an BIOS yang terbaik. Anda akan dihadapkan antara dua pilihan. Kenali fungsi-fungsinya. Diharapkan. tidak semua produsen motherboard menyertakan manual yang lengkap dan informatif. akan memberikan kestabilan terbaik.Tulis: CD i386 . Optimalkan bios Secara sederhana. CPU (central processor unit) tentu saja memegang peranan penting. Tanpa komponen yang berkualitas juga pendinginan komponen yang memadai. pilihan ini tidak mengeluarkan seluruh kemampuan dari yang dimiliki sistem Anda. dalam hal ini. Melalui setting ulang BIOS. Sesuatu yang mungkin sebagian orang masih takut untuk melakukannya.. Tentu saja dengan sebuah harga yang harus dibayar. Mengingat. .Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT3. dan DDR2 yang menawarkan bandwidth memory yang lebih besar dibanding DDR. Anda dapat lebih meningkatkan kemampuan PC Anda. maka Anda akan mendapatkan sebuah sistem yang optimal.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl. Membuat sistem yang tercepat atau mau mengutamakan kestabilan.Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.. agar Anda dapat membuat setting-an optimal dengan BIOS Anda.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal. Di Persimpangan Jalan Sebetulnya. setelah membaca ulasan kali ini. HAL. Khususnya untuk setting BIOS ini. sebetulnya hanya ada dua pilihan pada BIOS. maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut. Demikian juga PCI Express sebagai pengganti slot AGP.dll. Terutama hal ini terjadi dikarenakan terus berkembangnya beberapa komponen pendukung utama pada PC.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

Yang perlu Anda lakukan adalah sebuah aplikasi yang tepat. fungsi-fungsi inilah yang kami anggap paling Anda butuhkan untuk diketahui lebih lanjut. Anda juga sudah dapat mengira-ngira fungsi apa yang sama pada BIOS Anda. Dan kali ini. kami akan memberikan beberapa panduan bagi Anda yang tertarik untuk melakukannya.penjelasan menu-menu “baru” yang tersedia untuk BIOS sekarang. Modding BIOS pun dapat dilakukan. biasanya para produsen tidak menyediakannya. Pada bagian tersebut akan membahas mulai dari yang paling sederhana. aplikasi ini hanya . akan berapa halaman yang akan membahas BIOS pada artikel ini. Pada artikel ini. Panduan. Modding BIOS Tidak hanya PC case yang bisa menjadi sasaran modding. Namun tentunya. tentunya bisa Anda bayangkan. Bukan Buku Manual Tentunya. Jika lengkap. tempat Anda dapat mencari informasi lebih lanjut ataupun untuk men-download aplikasi pendukung. Seperti mengganti welcome boot screen dari BIOS. Namun perbedaan antar-BIOS sebetulnya hanya pada susunan menu dan istilah yang digunakan. panduan yang akan termuat pada artikel kali ini masih jauh dari lengkap. Ini yang menyebabkan BIOS memiliki beberapa perbedaan. kami menyertakan url rujukan. Seperti mengganti layar saat boot. Sampai beberapa aplikasi unik yang mampu memberikan keleluasaan untuk mengedit BIOS. Ingat. Kami juga berusaha untuk memberikan ekuivalensi nama fitur pada kebanyakan BIOS. Selebihnya sebagian besar memiliki kesamaan pada fungsi yang diusung. BIOS Phoenix-Award inilah yang paling sering kami temui pada kebanyakan motherboard terbaru. Juga pada beberapa bagian. Beberapa produsen motherboard juga menyertakan aplikasi untuk melakukan modding BIOS. antara satu sistem dengan sistem yang lain. Namun. yang mampu mengedit menu-menu yang akan tampil pada BIOS. Seperti Award BIOS Editor. kebanyakan hanya menyediakan fasilitas sederhana. Istilah Fungsi yang Berlainan BIOS (Basic Input and Output System) sebenarnya adalah sebuah firmware yang tersimpan pada sebuah EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory). Karena belakangan ini. Namun setidaknya. kami memberikan contoh kebanyakan dari Phoenix-Award. Lebih dari itu.

Cell menu. Sedangkan multiplier factor adalah faktor pengali. maka samakan setting BIOS dengan spesifikasi processor yang digunakan. Setidaknya ini akan menghindarkan kesalahan pada setting. membuat hal ini tidak sesederhana dulu. Selama tidak ada masalah kestabilan. seperti Jumperfree Configuration. hal ini dapat terus dilakukan. Default. setting auto sangatlah disarankan. Namun dengan perkembangan penamaan processor belakangan ini. Saran kami. Beberapa juga menyediakan preset profile. atau Auto. Jadi. Mengandalkan Nilai Setting Auto Mengoptimalkan sebetulnya cukup sederhana. multiplier. Pastikan nilai clock. Ini juga berguna sekiranya Anda sudah bosan menunggu-nunggu update BIOS yang disediakan dari produsen motherboard Anda. Atau beberapa menu khusus untuk overclocking. waktu penamaan processor menggunakan frequency kerjanya. Atau dapat juga mencarinya pada situs resmi para pembuat processor. CPU Frequency = ? CPU Frequency didapatkan dari hasil perkalian antara clock dan multiplier. atau malah sang produsen tidak menyediakan sama sekali perihal update BIOS ini. Kecuali karena satu dan lain hal. Processor & CPU Frequency Terdapat beberapa varian nama untuk fungsi yang satu ini. uGuru. Clock pada beberapa BIOS disebut dengan external clock. Menggunakan setting auto pada kebanyakan kasus memang yang terbaik. Catatan: kesalahan setting CPU frequency memiliki konsekuensi kerusakan dan ketidakstabilan sistem. Ataupun untuk produk yang sudah discontinue. ada baiknya Anda masih memiliki data acuan untuk setting processor yang Anda gunakan. Anda dapat menemukan fungsi ini dengan menu bernama Adjust CPU FSB frequency. dengan beberapa tingkatan. menyesuaikan setting CPU frequency sesuai dengan beban kerja PC. Jika hal ini yang terjadi pada kasus Anda. Dapat ditemukan dalam menu Advanced Chipset Feature. selama tidak ada masalah. Secara default.terbatas membuka fungsi yang tersembunyi pada menu BIOS. Bukan membuat ulang program BIOS untuk menjalankan fungsi tertentu. ada kesalahan saat pembacaan processor secara otomatis. Kerusakan dapat . dan seterusnya. setting yang sering digunakan adalah pada mode Standard. dan terkahir CPU frequency sesuai dengan spesifikasi processor yang digunakan. Beberapa produsen motherboard. atau CPU host clock.

setting sesuai dengan spesifikasi. Jika sistem Anda terpasang beberapa DRAM dengan kemampuan beragam. . Pastikan. SPD (Serial Presence Detect) akan membaca informasi yang terdapat pada EEPROM (Electrically Eraseable Programmable Read Only Memory). Secara default. Hanya diperlukan empat hal yang perlu diperhatikan. RAM: DRAM Timing Selectable Berikut adalah cara mengoptimalkan setting timming modul RAM yang terpasang pada sistem. voltage interfaces. DRAM RAS to CAS Delay: waktu DRAM antara saat memungkinkan memberikan active command. Selama tidak ada masalah. Kenali RAM Anda Sesuaikan dengan kemampuan modul DRAM yang terpasang. pilih modul DRAM dengan kemampuan terendah sebagai acuan untuk setting timming DRAM. Hal yang Harus Diperhatikan Untuk mengoptimalkannya sebetulnya cukup sederhana. Selama tidak ada masalah kestabilan. Karena setting RAM paling berpengaruh dengan kestabilan sistem. maupun motheboard. DRAM RAS Precharge: waktu idle yang dibutuhkan untuk perintah precharge. dengan waktu proses read/write. Act to Precharge Delay: mendefinisikan waktu yang dibutuhkan (dalam satuan DRAM clock) yang akan digunakan sebagai parameter DRAM. bisa menggunakan beberapa utility system info yang dapat menjabarkan spesifikasi detail DRAM. hal ini dapat terus dilakukan. setting By SPD sangatlah disarankan. kebanyakan motherboard akan memiliki nilai pada setting BIOS dengan Auto. CAS Latency Time: mendefinisikan latency yang terjadi antara proses pembacaan DRAM sampai dengan waktu tersedianya data tersebut. Jika ingin melakukan overclock pada RAM. Untuk mengetahui informasi mengenai modul RAM yang terpasang. sesuaikan dengan spesifikasinya. antara lain memory type. speed. dan module bank. Keduanya samasama mengacu pada SPD modul yang terpasang. size.terjadi baik pada CPU. atau By SPD.

HyperTransport Penjelasan singkat mengenai teknologi HyperTransport adalah sebagai berikut. menurut kami adalah yang paling menarik. Catatan: Fungsi hanya berlaku untuk processor mulai dari AMD Sempron 3000+ (socket 754) dan seterusnya. sekaligus menambah pasokan daya yang dibutuhkan. solusi AMD Cool‘n’Quiet dimaksudkan untuk mengeliminasi hal tersebut. juga tingkat kebisingan yang meningkat dari fan untuk mendinginkan processor. Lebih khususnya lagi. Untuk dapat memfungsikan fasilitas ini. HyperTransport atau dahulu dikenal dengan istilah Lightning Data Transport (LDT) biasanya disesuaikan dengan faktor pengali bus processor. Perlu diperhatikan adalah keragaman chipset yang digunakan. selain mengaktifkannya pada BIOS diperlukan driver untuk operating system dan CPU . Dan memungkinkan penyederhanaan desain routing motherboard secara keseluruhan. Jika processor AMD Anda terbaca dengan sempurna. meletakkan fungsi ini pada menu khusus yang disediakan oleh produsen motherboard. AMD Cool‘n’Quiet Seiring pertambahan kemampuan kinerja processor. Di mana perkembangan penambahan menu BIOS paling dirasakan. Fungsi ini dapat ditemukan pada tempat yang beragam. Cara yang digunakan AMD antara lain dengan memindahkan memory controller. Processor: AMD Configuration Untuk pembahasan ini. Ini akan menghasilkan tingkat latency yang lebih rendah. Adalah penerapan interface high speed hubungan point-topoint. Berikut adalah pembahasan fungsi-fungsi khusus. panas yang dihasilkan. Anda dapat mebiarkannya pada nilai auto. Jika tidak. mencoba setting timming yang lebih agresif dapat meningkatkan kinerja PC. yang hanya tersedia pada BIOS untuk motherboard dengan platform processor AMD.Jika Anda memiliki cukup waktu untuk berksperimen ataupun memiliki informasi yang lebih baik mengenai modul memory yang terpasang. menghilangkan masalah I/O bottleneck. yaitu untuk jajaran Athlon 64 (dan beberapa model Sempron). Ini akan sedikit banyak memberikan perbedaan baik pada nama fungsi maupun fasilitas yang tersedia. Kebanyakan produsen motherboard. sebaiknya samakan dengan nilai faktor pengali processor. terintegrasi dengan processor.

sekiranya Anda menggunakan processor yang sudah mendukung teknologi ini. Jangan lupa mengaktifkannya. Fungsi yang akan dibahas kali ini memang hanya berlaku untuk processor Intel jajaran tertentu.4. sesuai dengan tegangan (volt) yang ditentukan. seperti NT4. Sayangnya untuk TM2 Bus Ratio ini. Beberapa motherboard memberikan keleluasaan lebih untuk mengaturnya. Inilah beberapa hal yang dapat Anda lakukan. Hyper-Threading Tentu saja. Kecuali jika Anda masih menggunakan operating system lawas. untuk menentukan clock ratio. diperlukan processor dengan multiplier yang tidak ter-lock.2. Juga nilai TM2 Bus Ratio. dengan melakukan perlambatan. Istilah ini menggantikan penggunaan istilah CPU Thermal-Throtling. Fungsi ini juga dikenal dengan nama Intel SpeedStep. Enhanced Intel SpeedStep juga dapat menurunkan kecepatan saat idle. Thermal Management Biasanya dapat Anda temukan pada Advanced BIOS Feature|CPU Feature. MPS Version Ctrl For OS Multi-Processor Specification (MPS) sangat menentukan informasi yang diberikan kepada operating system. CPU Thermal-Throtling Fungsi ini akan mengamankan processor dari overheating. Anda dapat mendefinisikan nilai TM2 Bus VID. Selain meminimalkan panas yang dihasilkan. fungsi ini juga sedikit banyak akan memperpanjang umur processor Anda. Dijanjikan penurunan kinerjanya tidak akan sedrastis TM1. Processor: Intel Configuration Tentu saja ada beberapa fungsi yang khusus hanya dapat ditemukan pada BIOS untuk motherboard processor Intel. Jika processor dan motherboard yang Anda gunakan sudah mendukung. Selain mengurangi panas yang dihasilkan. Pada jajaran processor terbarunya dengan teknologi Intel Extended Memory 64 Technology (Intel EM64T). ini juga menurunkan tingkat noise yang dihasilkan HSF processor. Pilihlah versi 1. VGA: VGA Tuning Peralihan slot Video Graphics Adapter (VGA) dari Accelerated Graphics Port (AGP) menjadi PCI Express x16 memang . Terpaksa menggunakan pilihan 1. Perintah TM1 digunakan mulai pada era Intel Pentium III. ini bukan istilah asing lagi.cooler yang mendukung teknologi ini. Fungsinya sama.

tanpa perlu berbelit-belit masuk ke BIOS.1GB/s. Short. Beberapa fungsi setting untuk PCI-Ex x16 sebetulnya bisa dianalogikan dengan fungsi pada AGP. cobalah fungsi ini untuk mendapatkan kinerja VGA yang lebih baik. AGP Transfer Mode Mungkin Anda masih ingat. Perubahan ini juga terjadi pada fungsi yang tersedia pada BIOS. dan Long. karena menurut pengalaman kami fungsi ini tidak tersedia pada semua motherboard dengan slot PCIExpress x16. Dibandingkan dengan AGP 8x dengan bandwidth maksimal 2. Tergantung pada produsen motherboard. 4x. Sedangkan PEG Buffer Length hanya memberikan tiga pilihan: Auto. Saran kami tetap sama. Pilihlah boot sequence yang benar-benar diperlukan dalam penggunaan sehari-hari. Jika Anda memiliki waktu selang. ini akan mengubah kecepatan kerja VGA. Untuk interface VGA PCI Express x16. Fast. fungsi yang serupa ini tidak tersedia. Seperti bagaimana cara mengatur boot sequence.memberikan bandwidth jauh lebih besar. awal kali pertama slot AGP muncul. perlu penyesuaian tersendiri untuk menentukan nilai saat menaikan kecepatan bus VGA ini. Jika nilai default untuk AGP pada 66 MHz. dan 8x. fungsi ini ada pada nilai auto. Jika Anda termasuk pelaku overcolcking. PEG Link Mode PEG (PCI Express Graphics) Link Mode adalah fungsi baru yang tersedia pada beberapa BIOS. Boot: Quick Boot Meskipun pembahasan sejenis juga sudah tersedia pada artikel terdahulu. AGP Frequency dan PCI-Ex Frequency Secara default. Gunakan pilihan Long. Dan pada beberapa kasus. Slow. Baik core clock maupun memory clock. 2x. Normal. Sebetulnya belum ada penjelasan yang pasti untuk fungsi ini. Apalagi jika BIOS motherboard Anda juga sudah menyediakan sebuah boot menu khusus. jika penggunaan PC Anda membutuhkannya dan Anda memiliki RAM yang berlimpah. AGP transfer mode terus berkembang mulai dari 1x. AGP Aperture Size secara spesifik berfungsi untuk menentukan jumlah RAM yang dialokasikan untuk AGP. sedangkan PCI Express x16 dapat menawarkan bandwidth mencapai 4 GB/s. maka untuk PCI-Ex bekerja pada 100 MHz. dan Faster. AGP Aperture Size dan PEG Buffer Length Keduanya memiliki fungsi yang dapat dibilang sama. Pilihan yang tersedia adalah Auto. Ini akan memudahkan Anda sesekali mengubah boot sequence. .

misalnya Anda masih mengandalkan perangkat dengan interface parallel ATA. atau malah interface SATA RAID. Namun. Maka. yang diperlukan adalah mengubah nilai dalam menu Integrated Peripherals pada IDE/SATA RAID function. namun tidak demikian dengan bertambahnya interface untuk harddisk pada motherboard terbaru. . Tinggalkan Floppy Disk Mematikan fungsi Boot Up Floppy Seek adalah salah satunya. Ini adalah proses BIOS dari RAID controller yang berjalan. setting BIOS apa saja yang dapat dilakukan untuk melakukan hal ini. Secara default. terlihat fungsi serupa yang berjalan. Mematikan fungsi ini akan menghemat waktu booting tidak kurang dari 2 detik. Tidak seperti pada motherboard terdahulu. Ataupun sekaligus mematikan fungsi Silicon SATA Controller. mengaktifkan fungsi-fungsi tersebut hanya akan memperlambat proses booting. ataupun PATA. Tergantung pada waktu delay untuk deteksi harddisk dengan interface yang bersangkutan. yang hanya menyediakan pilihan konektor PATA untuk IDE drive. apa susahnya mengatur hal yang satu ini? Memang relatif mudah. Anda diberikan kebebasan untuk menentukan sesuai dengan penggunaan. Optimalkan Fungsi Anda menggunakan motherboard yang sudah mendukung konfigurasi harddisk RAID. Tidak ada yang buruk dengan hal ini. yang sama sekali belum berguna sekiranya Anda belum menggunakan interface ini. Harddisk: Setting IDE Sequence Mungkin sebagian besar dari Anda akan segera bertanya. Apalagi mengingat makin jarangnya Anda melakukan booting dengan disket. yang dilengkapi dengan interface SATA. Sekaligus tidak menyertakan Floppy Drive sebagai salah satu bagian boot sequence. maka pilihan setting untuk IDE ini sedikit lebih rumit. dan tanpa memanfaatkan fungsi RAID atau SATA yang tersedia. Dengan tersedianya interface SATA. Namun setidaknya. agar tujuan percepatan waktu booting tercapai. harddisk yang terpasang pada konektor IDE Primary Master. Setelah proses POST selesai dilakukan. Keduanya harus dilakukan. saat mengaktifkan fungsi RAID. Jika Anda perhatikan.Selain itu. akan menjadi urutan pertama proses boot. masih banyak yang bisa dilakukan dengan mudah untuk mempercepat proses booting PC Anda. Toh sekiranya Anda ingin memanfaatkannya. Di sini akan dijelaskan.

untuk meningkatkan kegunaan dan performanya. PATA IDE Mode Secara khusus. Perlu diperhatikan di sini adalah konfigurasi SATA yang didefinisikan di menu BIOS ini. Biasanya dapat Anda temukan pada Integrated Peripherals. menyesuaikan dengan beban kerja sistem secara otomatis. AHCI (Advanced Host Controller Interface): Serial ATA menjadi AHCI mode. berdasarkan konektor yang digunakan. fungsi yang semacam ini memiliki nama yang berbeda-beda.Hal ini dapat dilihat. IDE: menjadikan on-chip Serial ATA sebagai IDE mode. Tentu saja dengan penamaan yang sedikit berbeda. Combined Mode: menggabungkan fungsi PATA dan SATA (total jumlah maksimal 4 IDE drive).AutoDrive. Gigabyte punya fitur yang disebut C. yang sekarang sudah pada generasi kedua. ABIT menyebutnya dengan OC Guru .A. Disabled: men-disable-kan fungsi Serial ATA controller. SATA Only: SATA beroperasi pada legacy mode. baik Parallel ATA dan Serial ATA (total jumlah maksimal 6 IDE drive). Namun sebagian besar memiliki banyak kesamaan.(CPU Intelligent Accelerator). untuk menentukan urutan sequence IDE. Enhanced Mode: enable keduanya. mengatur mode untuk konektor IDE1. dikenal dengan nama ASUS AI NOS (Non-delay Overclocking System). SATA Mode Menentukan mode aktif untuk on-chip Serial ATA. Apalah Arti Sebuah Nama Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Bahkan tanpa memerlukan campur tangan dari penggunanya. untuk memudahkan penggunaannya.I. Di dalam menu ini. Secondary: “IDE1” connector bertugas sebagai Secondary Master dan Secondary Slave channel. MSI memiliki CoreCenter. yang memiliki fungsi sejenis. yaitu dengan tersedia profile setting overclocking. terdapat berbagai pilihan. jika Anda masuk ke dalam menu OnChip IDE Device. Primary: “IDE1” connector bertugas sebagai Primary Master dan Primary Slave channel (layaknya motherboard terdahulu). Bahkan beberapa juga menyertakan fungsi overclocking otomatis. RAID: Serial ATA bekerja dalam RAID mode. Processor: Dynamic OC Kebanyakan produsen motherboard terkemuka menyertakan fungsi ini. . Auto: BIOS yang akan mengatur secara otomatis fungsi ini. Pada ASUS. On-Chip Serial ATA Menentukan fungsi on-chip Serial ATA.

Tanpa semua fungsi pada BIOS yang terlewati dengan sempurna. Profile Beberapa di antaranya juga menyertakan pilihan profile overclocking yang akan digunakan. memberikan fasilitas khusus untuk hal semacam ini. Tentu Anda tidak menginginkan. BIOS yang ngambek. ada baiknya menurunkan ke step di bawahnya. Analoginya bagaikan sebuah operating system yang bekerja pada safe mode. Utamakan Kestablian Dan cara yang paling tepat adalah menggunakan metoda trial dan error. Ini akan menyesuaikan overclocking otomatis yang akan digunakan. Jika masih memungkinkan untuk masuk menu BIOS. BIOS adalah bagian yang juga penting dalam sistem PC Anda. atau yang sejenis. sebelum Anda dapat berhasil sampai ke menu ini. 2. . Pilihlah menu Load System Default Settings atau Load Fail-Safe Default. namun tanpa proses yang dapat berjalan. yang akan memastikan sistem dapat bekerja. Langkah berikut tidak berlaku untuk semua motherboard. Ada yang langsung tersedia pada menu utama BIOS. Dan jika semua profile sudah Anda coba. Perlu diingat. maka sistem Anda tidak akan bekerja dengan optimal. Bahkan pada beberapa kondisi. Sebab. saat mencoba melakukan overclocking yang berakhir dengan kegagalan ataupun kesalahan konfigurasi CPU. Sistem akan menyala. yang perlu dilakukan sederhana.Letaknya pada menu BIOS pun juga beragam. Dikarenakan keragaman komponen pada PC. sesuaikan dengan kemampuan perangkat pendukung lainnya yang digunakan pada sistem. Terlebih motherboad yang telah berumur lebih dari lima tahun. PERTOLONGAN PERTAMA PADA BIOS Tanpa disadari. Ini akan mengembalikan preset atau profile BIOS dengan setting default. dapat membuat PC Anda tidak berfungsi. Jika pada setting sebelumnya. ini tidaklah optimal. maka Anda terpaksa memilih fungsi ini pada pilihan disable. Apa yang harus dilakukan? 1. secepat apapun performa sistem Anda tidak akan banyak gunanya jika tidak disertai dengan tingkat kestabilan yang bisa diandalkan. sistem yang sering crash. Ada juga yang diperlukan sedikit penjelajahan di dalam menu BIOS. Semisal. namun tingkat kestabilan sistem masih menyedihkan. khususnya untuk seri premium. Beberapa produsen motherboard. sistem Anda masih menunjukkan ketidakstabilan. Pesan kami.

proses edit untuk modding BIOS hanya dapat dilakukan pada file BIOS. Pastikan Anda sudah mengetahui segala risiko dan cara penanggulangannya. Cara penggunaan detail. Modding File BIOS Perlu diperhatikan. Mulai dari yang sederhana.Sebagai contoh. Bahkan pada BIOS pun. Pada panel tambahan ini tersedia CMOS Reset Button. Peringatan: sebaiknya lakukan backup BIOS. modding juga dapat dilakukan. Fitur semacam ini akan terasa memudahkan pemiliknya. tanpa perlu membuka PC case. Letak jumper ini. Sedikit lebih mudah bagi pengguna motherboard ABIT yang memiliki Guru Game Panel. meski Anda sudah mencari-cari jumper clear CMOS. Jika langkah-langkah termudah di atas belum dapat membantu mengembalikan fungsi BIOS. Karena memang tidak tersedianya jumper Clear CMOS. Seperti mengganti logo boot screen. saat berhadapan dengan masalah semacam ini. Anda dapat dengan mudah melakukan Clear CMOS. sebelum melakukan modding BIOS. Clear CMOS adalah langkah selanjutnya yang perlu dilakukan. . Ada juga yang menggunakan cara melepaskan baterai CMOS. dapat Anda lihat kembali pada buku manual yang tersedia di paket penjualan. Sampai yang mungkin selama ini tidak terpikirkan. Untuk melakukan hal ini. Risiko dan gangguan sistem mungkin saja terjadi. Modding BIOS Modding dapat dilakukan tidak hanya pada PC case. Seperti mengganti nama field menu pada BIOS. ataupun membuka menu yang tersembunyi pada BIOS. atau sekadar mengganti logo EPA (Environmental Protection Agency) Pollution Preventer. maka langkah selanjutnya sedikit lebih merepotkan. DFI dengan CMOS Reloaded atau seperti Gigabyte yang menyediakan Dual BIOS. Beberapa motherboard menyediakan jumper untuk clear CMOS. produsen yang memiliki fitur semacam ini adalah ASUS dengan CPR (CPU Parameter Recall). Bukan langsung pada BIOS yang sedang berjalan. 3. dapat ditemukan pada manual motherboard. terpaksa membuka PC case agar dapat mengakses motherboard.

Atau Anda juga dapat menyimpan file BIOS ke dalam bentuk file (biasanya berupa file berekstensi BIN). Proses ini dapat dilakukan dengan mem-back-up BIOS ke dalam file. baru proses modding dapat dilakukan. Juga aplikasi ini tidak . aplikasi Award BIOS Editor ini lah yang memiliki kemampuan modding BIOS paling lengkap. maka akan terlihat tampilan menu dari masing-masing halaman. dibutuhkan BIOS yang masih berupa file. Sebaiknya ukuran gambar yang digunakan beresolusi kisaran 136x84 pixel.technik. Pada tab BIOS ID/Versions. download update BIOS). EPACoder Aplikasi ini dikhususkan untuk mengganti logo EPA saja. Anda dapat melakukan convert dari file BMP. Bisa didapatkan dengan cara men-download pada situs produsen (biasanya terdapat pada link pilihan support. Award BIOS Editor Untuk sementara. tersedia System BIOS. Jadi. Aplikasi semacam ini banyak tersedia dalam kebanyakan paket penjualan motherboard. penggunaannya benar-benar di luar tanggung jawab para pemrogram BIOS. Layaknya sebuah system tool yang banyak tersedia untuk operating system Windows. Sebetulnya. aplikasi ini tidak dilengkapi dengan manual yang terdokumentasi dengan baik. tidak lebih dari itu. Termasuk nilai default yang disediakan. Flash BIOS dengan file BIOS yang sudah ter-modding. Pada tree dalam Recognized Items. Tentu saja aplikasi yang satu ini juga tidak disediakan oleh Award sendiri. Misalnya menggunakan Award Flash (Awdflash).htm. Beberapa program flash untuk update BIOS dimanfaatkan untuk menyimpan BIOS menjadi file. sekiranya Anda ingin melakukan modding BIOS. dengan kedalaman warna maksimal 4 bit (16 warna atau monochrome).Jadi. Jika Anda pindah ke tab Setup Menu. Bahkan Anda dapat mengedit menumenu pada BIOS. Anda juga dapat melihat dan mengganti info tambahan yang tersedia pada BIOS. Fungsi semacam ini juga disediakan oleh beberapa produsen motherboard.pl/edukacja/informatyka/bios/tools/epacoder. perlu dilakukan proses sebaliknya. Untuk menggunakan BIOS yang sudah ter-modding. Sayangnya. Setelah BIOS tersimpan dalm bentuk file. banyak yang dapat dilakukan oleh aplikasi ini sendiri. Namun kebanyakan hanya dikhususkan untuk mengganti logo boot screen pada BIOS. Info selengkapnya dapat dilihat di http://www.swiebodzin.

komponen hardware yang digunakan pada masa pengujian QA (Quality Assurance). Sekiranya sistem hang. Hanya saja untuk berjaga-jaga. Yang harus dilakukan jika hal ini terjadi adalah sebagai berikut. 01. Clear CMOS Saat Instalasi Motherboard Baru. FAQ: Yang Harus Diketahui Seputar BIOS Berikut ini adalah lima hal penting yang perlu diketahui seputar BIOS. EEPROM pada BIOS akan kembali ke BIOS semula. sekiranya di antara hal berikut ini terjadi dengan PC. Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan. sebelum mematikan ataupun melakukan reset. Namun. Masalah inkompatibilitas dapat saja terjadi. Lakukan secepatnya clear CMOS. Untuk menjaga kompatibilitas komponen hardware yang akan diinstal dengan motherboard. Mengandalkan BIOS backup yang tersedia pada motherboard Anda. Anda telah mengetahui apa yang terjadi dan apa yang harus dilakukan. Musibah memang bisa terjadi di mana dan kapan saja. kami ucapkan selamat memodifikasi BIOS Anda. Anda dapat dengan mudah melakukan restore BIOS utama.kompatibel dengan seluruh BIOS. pindahkan jumper ke posisi clear CMOS. Sebab ada kemungkinan. Proses Tidak Sempurna pada Saat Update BIOS. Pertanyaan: Perlukah melakukan clear CMOS.sourceforge. 03. hal ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan sebelum menginstalasi komponen pada sebuah motherboard baru. Dengan harapan. menggunakan komponen yang berbeda. 02. Kecuali motherboard Anda dilengkapi dengan BIOS back-up. Namun bagi Anda yang beruntung memiliki BIOS yang kompatibel dengan aplikasi ini.net. sekiranya saat dilakukan update BIOS tiba-tiba sistem crash ataupun listrik padam? Jawab: Inilah yang paling ditakutkan selama proses melakukan update BIOS. hal ini sama sekali tidak perlu dilakukan. Info selengkapnya bisa Anda dapatkan di http://awdbedit. Kemungkinan sebagian besar dari Anda tidak akan mengalami hal ini. terutama pada setting CPU dan beberapa komponen pendukung lainnya. . PC Gagal Melakukan Proses Booting. Tindakan ini semacam proses undo pada beberapa aplikasi. sebelum menginstalasi motherboard baru? Jawab: Walaupun dalam banyak kasus.

yang perlu dilakukan. Atau minimal switch PSU di dalam posisi off.Pertanyaan: Sesekali sistem mengalami gagal boot. jika PC direncanakan tidak akan digunakan dalam waktu lama. Jadi. untuk melakukan update BIOS dengan alasan memperbaiki salah satu software bug dari BIOS. Yang perlu dilakukan sederhana. Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya? Jawab: Sebaiknya. Jika pesan yang diberikan semacam ini "CMOS checksum invalid" atau "Invalid configuration. Perlukah Update BIOS? Pertanyaan: Pada situs resmi produsen motherboard yang digunakan. Namun kemungkinan besar. Perhatikan POST yang diberikan saat booting. Seperti harddisk ukuran 200 GB. Hal ini sangat jarang terjadi. Perlukah melakukan update dengan BIOS versi terbaru? Jawab: Alasan yang paling tepat untuk munculnya kebutuhan update BIOS adalah saat menambahkan kompatibilitas untuk sebuah komponen yang terpasang. bahkan tanpa terdengar bunyi POST code. namun tidak melanjutkan proses boot. terdapat banyak bug yang mengganggu. Kecuali dinyatakan secara khusus. setelah sistem dimatikan secara keseluruhan (cabut kabel AC. PC mengalami gagal boot. PC menyala. dikarenakan kurangnya daya dari baterai CMOS. CPU terbaru yang sering membutuhkan update BIOS untuk dapat berjalan dengan sempurna. Gejalanya adalah. Pertanyaan: Mengapa CMOS tidak menyimpan setting BIOS? Jawab: Ada dua kemungkinan. maka catuan power AC ke PC dicabut. 05. tersedia update BIOS. setelah melakukan sambungan ulang power AC (kurang lebih 30 detik). run Setup". Setting BIOS Tidak Tersimpan pada CMOS. CMOS tidak dapat menyimpan setting BIOS. Ini untuk memastikan PSU sudah beroperasi dengan optimal. Update BIOS dengan alasan selain itu. penjelasannya sangatlah sederhana. Juga tidak disarankan. Termasuk BIOS. itu hanya akan membuang waktu saja. dalam versi BIOS yang digunakan. 04. Ini terjadi karena belum meratanya catuan daya ke seluruh komponen PC. hanyalah . Ini yang menyebabkan proses boot gagal dilakukan dengan sempurna. memang tidak ada salahnya. Namun setelah itu. switch off pada PSU). Beri interval waktu. Demikian juga dengan pemilihan PSU yang lebih berkualitas pada PC Anda. Atau. Memastikan tegangan listrik juga dapat membantu menyelesaikan masalah ini.

yang dapat menyebabkan setting BIOS tidak dapat tersimpan. terjadi karena kesalahan setting. Untuk detail yang satu ini. tidak hanya tersedia pada toko komputer. ada baiknya untuk terpaksa membukabuka buku manual motherboard Anda. Beberapa motherboard menyediakan jumper clear password (CLR_PWD). . Kebanyakan bertipe CR2032.mengganti baterai CMOS dengan yang baru. Dan baterai ini relatif mudah didapatkan. Kemungkinan kedua.