PERTUMBUHAN EKONOMI

PENGERTIN PERTUMBUHN EKONOMI
Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara
secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan
ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian
yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi
merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi suatu negara
dapat diukur dengan cara membandingkan Gross National Product (GNP) tahun yang sedang
berjalan dengan GNP tahun.
B TEORI PERTUMBUHN EKONOMI
1.Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis
Teori ini dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut:
Werner Sombart (1863-1947)
Menurut Werner Sombart pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi tiga
tingkatan:
Masa perekonomian tertutup
Pada masa ini, semua kegiatan manusia hanya semata-mata untuk memenuhi kebutuhannya
sendiri. Individu atau masyarakat bertindak sebagai produsen sekaligus konsumen sehingga tidak
terjadi pertukaran barang atau jasa. Masa pererokoniam ini memiliki ciri-ciri:
1. Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan sendiri
2. Setiap individu sebagai produsen sekaligus sebagai konsumen
3. Belum ada pertukaran barang dan jasa
Masa kerajinan dan pertukangan
Pada masa ini, kebutuhan manusia semakin meningkat, baik secara kuantitatiI maupun secara
kualitatiI akibat perkembangan peradaban. Peningkatan kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi
sendiri sehingga diperlukan pembagian kerja yang sesuai dengan keahlian masing-masing.
Pembagian kerja ini menimbulkan pertukaran barang dan jasa. Pertukaran barang dan jasa pada
masa ini belum didasari oleh tujuan untuk mencari keuntungan, namun semata-mata untuk saling
memenuhi kebutuhan. Masa kerajinan dan pertukangan memiliki beberapa ciri-ciri sebagai
berikut:
Meningkatnya kebutuhan manusia
Adanya pembagian tugas sesuai dengan keahlian
Timbulnya pertukaran barang dan jasa
Pertukaran belum didasari proIit motive
Masa kapitalis
Pada masa ini muncul kaum pemilik modal (kapitalis). Dalam menjalankan usahanya kaum
kapitalis memerlukan para pekerja (kaum buruh). Produksi yang dilakukan oleh kaum kapitalis
tidak lagi hanya sekedar memenuhi kebutuhanya, tetapi sudah bertujuan mencari laba. Werner
Sombart membagi masa kapitalis menjadi empat masa sebagai berikut:
Tingkat prakapitalis
Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu:
1. Kehidupan masyarakat masih statis
2. BersiIat kekeluargaan
3. Bertumpu pada sektor pertanian
4. Bekerja untuk memenuhi kebutuhan sendiri
5. Hidup secara berkelompok
Tingkat kapitalis
Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu:
1. Kehidupan masyarakat sudah dinamis
2. BersiIat individual
3. Adanya pembagian pekerjaan
4. Terjadi pertukaran untuk mencari keuntungan


Tingkat kapitalisme raya
Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu:
1. Usahanya semata-mata mencari keuntungan
2. Munculnya kaum kapitalis yang memiliki alat produksi
3. Produksi dilakukan secara masal dengan alat modern
4. Perdagangan mengarah kepada ke persaingan monopoli
5. Dalam masyarakat terdapat dua kelompok yaitu majikan dan buruh
Tingkat kapitalisme akhir
Masa ini memiliki beberapa ciri, yaitu :
1. Munculnya aliran sosialisme
2. Adanya campur tangan pemerintah dalam ekonomi
3. Mengutamakan kepentingan bersama
riedrich List (1789-1846)
Menurut riendrich List, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibagi menjadi empat tahap
sebagai berikut:
1. Masa berburu dan pengembaraan
2. Masa beternak dan bertani
3. Masa bertani dan kerajinan
4. Masa kerajinan, industri, perdagangan
Karl Butcher (1847-1930)
Menurut Karl Bucher, pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dapat dibedakan menjadi empat
tingkatan sebagai berikut:
1. Masa rumah tangga tertutup
2. Rumah tangga kota
3. Rumah tangga bangsa
4. Rumah tangga dunia

Walt Whiteman Rostow (1916-1979)
W.W.Rostow mengungkapkan teori pertumbuhan ekonomi dalam bukunya yang bejudul %0
Stag0s of Economic Growt menyatakan bahwa pertumbuhan perekonomian dibagi menjadi 5
(lima) sebagai berikut:
Masyarakat Tradisional (%0 %raditional Soci0ty)
1. Merupakan masyarakat yang mempunyai struktur pekembangan dalam Iungsi-Iungsi
produksi yang terbatas.
2. Belum ada ilmu pengetahuan dan teknologi modern
3. Terdapat suatu batas tingkat output per kapita yang dapat dicapai
Masyarakat pra kondisi untuk periode lepas landas (t0 pr0conditions for tak0 off)
1. Merupakan tingkat pertumbuhan ekonomi dimana masyarakat sedang berada dalam
proses transisi.
2. Sudah mulai penerapan ilmu pengetahuan modern ke dalam Iungsi-Iungsi produksi baru,
baik di bidang pertanian maupun di bidang industri.
Periode Lepas Landas (%0 tak0 off)
1. Merupakan interval waktu yang diperlukan untuk emndobrak penghalang-penghaang
pada pertumbuhan yang berkelanjutan.
2. Kekuatan-kekuatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi diperluas
3. Tingkat investasi yang eIektiI dan tingkat produksi dapat meningkat
4. Investasi eIektiI serta tabungan yang bersiIat produktiI meningkat atau lebih dari jumlah
pendapatan nasional.
5. Industri-industri baru berkembang dengan cepat dan industri yang sudah ada mengalami
ekspansi dengan cepat.
Gerak Menuju Kedewasaan (aturity)
1. Merupakan perkembangan terus menerus daimana perekonoian tumbuh secaa teratur
serta lapangan usaha bertambah luas dengan penerapan teknologi modern.
2. Investasi eIektiI serta tabungan meningkat dari 10 ° hingga 20 ° dari pendapatan
nasional dan investasi ini berlangsung secara cepat.
3. utput dapat melampaui pertamabahn jumlah penduduk
4. Barang-barang yang dulunya diimpor, kini sudah dapat dihasilkan sendiri.
5. Tingkat perekonomian menunjukkkan kapasitas bergerak melampau kekuatan industri
pad masa take oII dengan penerapan teknologi modern
Tingkat Konsumsi Tinggi (ig mass consumption)
1. Sektor-sektor industri emrupakan sektor yang memimpin (l0ading s0ctor) bergerak ke
arah produksi barang-barang konsumsi tahan lama dan jasa-jasa.
2. Pendapatn riil per kapita selalu meningkat sehingga sebagian besar masyarakat mencapai
tingkat konsumsi yang melampaui kebutuhan bahan pangan dasar, sandang, dan pangan.
3. Kesempatan kerja penuh sehingga pendapata nasional tinggi.
4. Pendapatan nasional yang tinggi dapat memenuhi tingkat konsumsi tinggi

2. Teori Klasik dan Non Klasik
Teori Klasik
Adam Smith
Teori Adam Smith beranggapan bahwa pertumbuhan ekonomi sebenarnya bertumpu pada
adanya pertambahan penduduk. Dengan adanya pertambahan penduduk maka akan terdapat
pertambahan output atau hasil. Teori Adam Smith ini tertuang dalam bukunya yang berjudul n
Inquiry Into t0 Natur0 and Caus0s of t0 W0alt of Nations.
David Ricardo
Ricardo berpendapat bahwa Iaktor pertumbuhan penduduk yang semakin besar sampai menjadi
dua kali lipat pad suatu saat akan menyebabkan jumlah tenaga kerja melimpah. Kelebihan tenaga
kerja akan mengakibatkan upah menjadi turun. Upah tersebut hanya dapat digunakan untuk
membiayai taraI hidup minimum sehingga perekonomian akan mengalami kemandegan
(statonary state). Teori David Ricardo ini dituangkan dalam bukunya yang berjudul The
Principles oI Political and Taxation.
Teori Neoklasik
Robert Solow
Robert Solow berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan rangkaian kegiatan yang
bersumber pada manusia, akumulasi modal, pemakaian teknologi modern dan hasil atau output.
Adapun pertumbuhan penduduk dapat berdampak positiI dan dapat berdampak negatiI. Oleh
karenanya, menurut Robert Solow pertambahan penduduk harus dimanIaatkan sebagai sumber
daya yang positiI. b. Harrord Domar Teori ini beranggapan bahwa modal harus dipakai secara
eIektiI, karena pertumbuhan ekonomi sangat dipengaruhi oleh peranan pembentukan modal
tersebut. Teori ini juga membahas tentang pendapatan nasional dan kesempatan kerja

C KTOR - KTOR PERTUMBUHN EKONOMI
aktor-Iaktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah:
aktor Sumber Daya Manusia
Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM.
Sumber daya manusia merupakan Iaktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya
proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya manusianya selaku subjek
pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
aktor Sumber Daya Alam
Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan
proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan
proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya
dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud
dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan
laut.
aktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya
percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan
manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek eIisiensi, kualitas dan
kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya
berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
aktor Budaya
aktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan,
Iaktor ini dapat berIungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat
juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan
diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang
dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan
sebagainya.
Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas
IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan
kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan
produktivitas.

PERTUMBUHN EKONOMI N KENIKN PROUKTIVIT$

Sementara negara-negara miskin berpenduduk padat dan banyak hidup pada taraI batas
hidup dan mengalami kesulitan menaikkannya, beberapa negara maju seperti Amerika Serikat
dan Kanada, negara-negara Eropa Barat, Australia, Selandia Baru, dan Jepang menikmati taraI
hidup tinggi dan terus bertambah.Pertambahan penduduk berarti pertambahan tenaga kerja serta
berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin
kecil, penurunan produk rata-rata serta penurunan taraI hidup. Sebaliknya kenaikan jumlah
barang-barang kapital, kemajuan teknologi, serta kenaikan kualitas dan keterampilan tenaga
kerja cenderung mengimbangi berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang. Penyebab
rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum
penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat,
sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan
kuantitas dan kualitas sumber alam, kapital, dan kemajuan teknologi.

E KTOR PENGGERK PERTUMBUHN EKONOMI M
MENNGGUNGI KEMI$KINN
Dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah, pertama
sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih eIisien. Ini berarti tak boleh ada sumber-
sumber menganggur dan alokasi penggunaannya kurang eIisien.Yang kedua, penawaran atau
jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan
pertambahannya.Elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut adalah sebagai
berikut.
Sumb0r-sumb0r lam
Elemen ini meliputi luasnya tanah, sumber mineral dan tambang, iklim, dan lain-lain.
Beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam, sedikitnya
sumber-sumber alam yang dimiliki meruoakan kendala cukup serius. Dibandingkan dengan
sedikitnya kuantitas serta rendahnya persediaan kapital dan sumber tenaga manusia maka
kendala sumber alam lebih serius.
2 Sumb0r-sumb0r %0naga K0rfa
Masalah di bidang sumber daya manusia yang dihadapi oleh negara-negara sedang
berkambang pada umumnya adalah terlalu banyaknya jumlah penduduk, pendayagunaannya
rendah, dan kualitas sumber-sumber daya tenaga kerja sangat rendah.
3 Kualitas %0naga K0rfa yang R0nda
Negara-negara sedang berkembang tak mampu mengadakan investasi yang memadai untuk
menaikkan kualitas sumber daya manusia berupa pengeluaran untuk memelihara kesehatan
masyarakat serta untuk pendidikan dan latihan kerja.
4 kumulasi Kapital
Untuk mengadakan akumulasi kapital diperlukan pengorbanan atau penyisihan konsumsi
sekarang selama beberapa decade. Di negara sedang berkembang, tingkat pendapatan rendah
pada tingkat batas hidup mengakibatkan usaha menyisihkan tabungan sukar dilakukan.
Akumulasi kapital tidak hanya berupa truk, pabrik baja, plastik dan sebagainya; tetapi juga
meliputi proyek-proyek inIrastruktur yang merupakan prasyarat bagi industrialisasi dan
pengembangan serta pemasaran produk-produk sektor pertanian. Akumulasi kapital sering
kali dipandang sebagai elemen terpenting dalam pertumbuhan ekonomi. Usaha-usaha untuk
mendorong laju pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memusatkan pada akumulasi
kapital. Hal ini karena, pertama, hampir semua negara-negara berkembang mengalami
kelangkaan barang-barang kapital berupa mesi-mesin dan peralatan produksi, bangunan
pabrik, Iasilitas umum dan lain-lain. Kedua, penambahan dan perbaikan kualitas barang-
barang modal sangat penting karena keterbatasan tersedianya tanah yang bisa ditanami.
PERNN PENTING PEMERINTH M PERTUMBUHN EKONOMI

1. Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial, politik, dan
ekonomi. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. Adanya
pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban
hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri. Ini sangat diperlukan bagi
terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi.
2. Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan Iungsi entreprenurial yang
bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatiI
mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan.
3. Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan
terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Hal ini
tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan
pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat,
pendidikan, irigasi, penyediaan jalan dan jembatan serta Iasilitas komunikasi, program-
program latihan dan keterampilan, dan program lainnya yang memberikan manIaat
kepada masyarakat.
4. Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau Iaktor
penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi.
Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya
eIek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju olah kelompok kaya
yang sesungguhnya bias menabung.
5. Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraI hidup masyarakat adalah jumlah penduduk
yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. Program pemerintahlah
yang mampu secara intensiI menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat
program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan
pertanian atau daerah pedesaan yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi
penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah
social, politis, dan ekonomi.
6. Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian
pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan Iaktor
penawaran saja, yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat, yaitu sumber-sumber
alam dan manusia, kapital, dan teknologi;tetapi juga Iaktor permintaan luar negeri. Tanpa
kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan.
G $TRTEGI PERTUMBUHN EKONOMI

1Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian
Pembangunan pertanian bersiIat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatiI
menggunakan sedikit kapital; meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan, saluran dan
Iasilitas pengairan, dan pengembangan teknologinya. Kenaikan produktivitas sektor pertanian
memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan
kuantitas output bahan makanan yang sama. Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat
dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. Di samping itu
pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan
pendapatan di sektor tersebut.
$trategi Impor Versus Promosi Ekspor
A. Stategi industrialisasi via substitusi impor pada dasarnya dilakukan dengan membangun
industri yang menghasilkan barang-barang yang semula diimpor. AlternatiI kebijakan
lain adalah strategi industrialisasi via promosi ekspor. Kebijakan ini menekankan pada
industrialisasi pada sektor-sektor atau kegiatan produksi da dalam negeri yang
mempunyai keunggulan komparatiI hingga dapat memproduksinya dengan biaya rendah
dan bersaing dengan menjualnya di pasar internasional. Strategi ini secara relatiI lebih
sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional.

Perlunya isertivikasi
Usaha mengadakan disertivikasi bagi negara-negara pengekspor utama minyak dan gas bumi
merupakan upaya mempertahankan atau menstabilkan penerimaan devisanya.

8.3-. .32. .3803/7   /:580.0-:9:..-07:9  %3.92.7.3. . 3 2:3. 2./.502-.3 :8.35.889.8.3.9:   0/:5.7..7..80-./.70:39:3.8.3202-0-07.8.8.8 20207:. .7.70:39:3.7409::.7.8  ..59.3:8.809475079..3:39:203.3:39:203.8 . .3.32.3/.3 5079:.8 9/.   /.8. !079:.7.:2 -:7: !74/:8 .8..3 %2-:3.5 8:/.3  .9:   0/:5.340.3   .3.8 .3-0:2//.3 3./3.59.59..  909..3.3202-0-07.. .7.59. -07:9     033.8 !..98   0781.7 .8203.59.7 20203: 0-:9:.: ..8.7 .8808:..3   %07.:2 502 24/.2 203.8.3/.2.5007. -079::..30.3   007.3.:2.7.8.93.5.7 ../:.3   079:25:5.7 80-..98:/..3-. 2.3 20203: 0-:9:.2:3802../.!02-.3/.3 203.:39:8.35079:.7.3.5079:.5.:39:20203:0-:9:.3 /.7.3./5079:.7.3.5.0  .502-.. 07.5...59. /.7.957. !079:.307./025.7 .8.3.9.35007.3/.9.79202-.8.59.92. 2. 800/.3.900:.8.:.757419249.8.-.-0704254  %3.3.39:.28   0781..8.32.3-./03.32032-:.7..93/.3 202 -0-07.  07307 $42-.9.3-0:2//.:2 .

07.3   .3  .9.59.7..3 04342 8:.3-:7:  %3.5.3/.203.924/073   !07/..99.05078.380.-07-:7:/.203.3050393. /.3.8..22.38.9:-..9/:.3203.9079:9:5   #:2.7:2..3-079./.9...820.3.9.7.9/-./.8.   #:2.3. 2.350302-.3848.04254.9:   :3.3.5.-09073.7:9.3.9:   &8.3/.07    03:7:9 .8..-07:9   .5.8.307.:3.3.70:39:3.7...38..5..59.9.2.9574/:8   !74/:8/.3243454   .3.3.3.9 /-0/.3 203. %3.3202-0-07.9:2.49..3202-0-07...3../03.3   .07  5079:2-:.7.8.3043428:.3   .7 .05..8.204342   03:9.-.3.8..3202.8207.-07:9   .9 93.802. .7 .9.3-078.2.89    03:7:9703/7..3.2.38.3   :3.:3.8.3 3/:897 507/.5.89 5079:2-:.  ..820   /./.9907/.8.7 :.../.25:79.3.9: -.35020739.5 80-.59.   #:2.  70/7./:3.380-.7 .9./ 025./025.9..9.8.9.:.7.:2..-079.

8.3907-.9.32.92033.324/0730/.3 2.8/03. %0%7.9203/47435079:2-:.7.94:95:9507.-079...9.7 503/.893.43/8:39:5074/005.2:50309.   /.8 01091 8079.9   3./843.3 04342 /.3 -.7.9...089.  ..7.5.5.-:3.    3/:897 3/:897-.5.35079.7   3.05.3 /507:.3 04342 /2.3/.2-.:.301091/.3 93.3 /..3.3 -0:/:%0 $9...83-07./. 5070434..0411    07:5. 80-.59..:.2 -::3.3 3907../..2 57480897..2./  2.3.3 /-.7:-0702-.8.9. 203.3 :39: 023/4-7..3 3./943.5079:2-:..8    0:2.3 2025:3.9902.9 /.957.3 50704342.5.-07:9  .09    07:5..3 0:. .7.$4.33.393.8. 907.3 2033. 749203.9.9.33/:897. 5079:2-:./.3:9.5.0411    07:5.9.8.3/.. 503.9.2 1:38 1:38 574/:8.3.9:7 8079.98:.3 50702-..843.7.-:3.3.3.05.9:79    07:5.08 41 .8 90570.3.05..5.3/03.9 5079:2-:.8./-/..3.3#4894      #4894 203:3.9  .:.3 -07.3    0:.2:.4342..9/. 9.3 .3.39034424/073    3.2 085.7:2.9 .3/.089.3 907:8 20307:8 /.5.8   %3. .3-0781.3./..3/./.32:50309.3 503.:5:3/-/.3 9:2-: 80.089.3.388    $:/.8.9: .843..9574/:8/.350307. /.33.3-070.7:  -. 503/. 897:9:7 5002-.38:380.203.3/. 2.43/94381479.3 5.089.9%7.3.5.9/.50307.93.5.9   07.304342/507:...9...8 %09.3 9047 5079:2-:.9:-.38/03. ..9.5.8.03::0/0.9 80/.8.39034424/073   %07/.33/:897   !074/005.9574/:912033.21:38 1:38574/:8-.5..8010918079.3:8.38:/.:0-/.

9/..2$29 %047 /.:0-:9:.25./2.    !03/.78.7.:2:.3-08.2 -::3.5. ...9.8  /.3    08025..3 04342 207:5.503/:/:   .3 907/.7 89.1 /:5 232:2 803.8  %047.3-07:/:3 36:739490.3.3 -07:/: %0 !73.:2033.8.5.5.3/.8  #4-079$44 #4-079 $44 -07503/. 5079.3 203.438:25943    $0947 80947 3/:897 027:5. 203.3903.3 04342 80-03..34:95:9. /.59.3 /.9.3.3.574/:8-.89.320.3.2.3 .393/./ 9:7:3  &5.3.9475079:2-:.7 8.3 -..88.8.503/.80-.-.9438:28. .8/..7.3 89..  :95:9/.3/.5.3 0.3 -078:2-075.5../.9.2$2939079:.07.3-. 00-.5.3 ./.7/4-07503/..2 02.5.2-.3-08.25.3 3/:897 5.3...5..2.. 50704342.5..2-::3.80.. .941.35. 5079. 0 . 93.3.8 %047/.5.:4:95:9  .8..7.7.843./3 80.9-.8. 07.937507.7..3 -.9 -.3.7..2-..3 /.3:2.9 /:3../..-.3 203:3:.920.2025./ #.9.3 503/:/: 2.:5079.203.3..3 7.93    !03/.9.3 503/:/:  03.920203:93..2-./2547 38:/.943.1. 9.50841!49.9.307.9438:28%3 2.8.32030-.95.9 5079.947  -0707..3. -079:25: 5.3/.5.350307..3/%.33.9:70.3802.3 .503:803./#.3 :5.3 80947 .2 $29 -07./.5.843.8.3/0.3438:289.9438:2893   %047.824/.0411/03.3/::3.3/.7./.2.9.39034424/073  %3.8 -0707.5.3 :39: 202-. 90780-:9 . 5079:2-:..9438   .3 -..3./..-..7/4 #.903.90  %047 .3.343.9803. 20./8:.5.9:8....72.9203.9.9. . 5079:2-:.3 202253 0.9.35.3 203. .:.25...73...3:8.3.25. 502.5.: 0:.7/4 3 /9:.3503/:/:.3 ..39034424/073/.3:2.9 50704342.../ /:.3803/7    %3. .:80841900.943   %04704.8.

9.3:3.-.9472:!0309.3 802:..3:3.5502-.8 502-.307.:.2 $0-..3..9 -07/.3.3 24/.304342 :..3 2: 50309.9.2-.7.3 .3574808502-. 8:2-07 /.. 54891 /.25. ./. 80. /. .207:5.39.3 -079:25: 05.9 203/4743 .3/.3 574808502-.3  1.3 5.3.3 802./.308025.3 /.28. 203:3.9 203/4743 502-.:..203. 203.:39:20.5.3.3..-..502-./..3.5:3 5079:2-:.39.7:8 /2..3:3.3503/..9.3 5079:2-:.8 :9.2.3.3202. 507.3:3.947-:/..: 8:-0 502-..202-. 2.2 20304.39.3:8.33.2-.31.8 807..  203:7:9 #4-079 $44 5079.3  :/..3 -08.947 1.9.9 :.25. 5079:2-:.8:/ /3./..507.3..3 502-039:.3  507.  $:2-07 /.350704342...2574808502-.3 907.3%0344 !0702-..  .3:8.3 9.703.. .8.:9   .5. 8:2-07 /.2 ./.3 /.9-071:3880-.3 2307./. $..    % # % #!#%&&   .9 -07/..3.3:8.3 9.3574808502-.7 30.94790750393/..5.3 508.3:3.3 90344 .//::34002. . 30.7747/ 42../.3 80-..3 54.3..3:8.304342.3 04342 8. 80.89039.3 503/:/: /.2 20.93.:5079:2-:...843. -07.3.3 0.202-07.2.399. .3:8.3 .9/.5/.3 :.3 /.3.9 /503./.8.9.3 /.25.3:3. 574808 502-.3 /.3:3.  9./...230-07. -0702-.3.3:3. 80.2 ..907803/7907.05.9. 8:2-07 /. 05.25. 08:-:7.9.3 574808 502-.2:3/02.947$:2-07.703.91  0 .3.3  0.3202503./03.947:/..3/./. ..3 .3 -07/. 8:2-07 /.5.2 /.2-.3:3. 01091  .:38:2-07/.3 503/:/: . ./.850 018038  :. . ./503.3 .3 /2..:2.304342.:.3:3.3 574808502-.8 /.9473/.3:3.3 .3...947$:2-07.3 8:2-07/.:.31.9.8.7: 40 507.7.9 502-.3909.5.9. .5.3.3 2. 07.25../ 503.304342 .3 /..947.3:3.7:40$  $:2-07/.9.:503/4743574808502-..3 90780/.9/.3   ..3/.. .33.320242509038.3   .7.3 -.3 04342 . 24/..3 40 2083 2083 ..7:8 /5.9.3:.05.3 54891  -  . .7 %047 3 -07.5.39:3 05. 90780-:9 %0473:..5.73.3.95.  0.2-.05.7:5079:2-:.. /.2.

5.4/..9  802039.-.3..39.88:2-07..: ..7..7:8/.5./. 30.9.7.3:39:203..8.507.4.3 574/: 7..307:7.3 0/:.-07:5.1 /:5  $0-. /. $07.7./.9 203. 8:2-07 8:2-07 . 30.3.9.9. 503/.7..  $0.307.3 01803 .3 . 30.9.3 / 30.33..3 0.:.8 .1 -.2-. 2. 8:2-07 8:2-07 203.   $:2-07. 9. 0- 01803  3 -07.9.2-.5. -40 ..9 /. -07.3903.3 -.703.3 80-.59..- 703/. /:5 5.9.:3./.. 9. 5079..7.7.3:3.  30.59.33.950393-..7..3:7 /.3 :.3../. -..324/. 30.3 203/4743 5079:2-:.:.9 574808 502-.3 0. $:2-07 /.8/.3:. /-:9:.3 .3 -0702-.  503:7:3..9 .:3.3 :2./.7.07/. .3 .3 05.8.3 /..7.3203.8/.9 9.3 . 80/.3 . 745.7.3503/:/:-07.2-. ::2 503.3 24/.3.3:3. 03. 8079.24/.9 5079.  503.. :.8 ::7 :09/.3/.7. -.307:7.3 .3 /.3.9.03/07:32032-.8. /.7. 503:7:3.34:95:9802.50702-.3 9.3 -.5079:2-:.. .7.3-07. :39: 2034.3.7.7.3 203..79 9. 283 -07503/:/: 5. :7.  -0-07. 7.07.8.3 :..9.399.9 2033.7.3907:8-079.: 805079 207.3 .3:8. .7.07.3 2.3 -07:7.25.3 .7./.2-..9.2 08:9..3.3.3 -.3 802...2-.9.8 /. 5079.7. !079. 03..3/..3.795079.9  :897.3 502-.7:8 /:3.7. 0:.3.9 /./.. 8.8 503:3.-.3 0907..9.39.9.2-.7. /.3 903.3 503/:/: 8.3 04342 -07:5.5:3-:/.:3.3 -.7.3.5. 07. 30.390344     % # !# !#%&&     &$ :.2-.3 90344  8079.9.3 !030-../.3.3.3 :.3 203.2-. $ /...3 04342 .7.8 !% $:2-07/.7.302.304342.2 .05.3.3 80.3 2032.::2!079.303.7:  /.2. 24/.5 .8079.3 574/:9.8     !#%&&  !# &%'%$  $02039.3 2033.::2!079.5..08038.3.1 /:593/.380-.8 /:5 /.-.2-.78  048  -4748    /.:.  02. -07.3 .

5 40 30. 2. 80/.8%03./.3/.8. 50780/.3 . 30./.9..:./. 8073 .8.  8:2-07 2307. :39: 203..83.7.7.3 93.: 5038.59.8 .3 .3 438:28 80.  5079.   :2:.3 207:5..3 04342 90780-:9 ..3 50302-.7.907.7.3#03/.3 8.7.3 5.3.3 202..2  80/93./.3 8:2-07 8:2-07 .98079. 2..3 9. -0702-.2. 2.3 9.3 -07.9503/.. .80/..3.3:3.20-807:8   $:2-07 8:2-07%03..:. 93.89/.3 57.3  :2:.3 :39: 2020.8. 0.5.089.0020390750393/.3  0-07.9 283 . 205:9 5740 5740 317.9. . 30.380-.3 8:2-07 /.9 -..9.9 -. &39: 203. 3/:897...399..3 574/:8  -.8. 2. /507:.3 2.07.59. 703/.3:. 8:2-07 8:2-07 .8:2-07.3 574/: 574/: 80947 5079.:39: 203/4743 .3  :2:. .7. . /:8.33.9..9703/.07.257 802:.9..3 ..3 :8.3 /2 207:4.07. 80/./.:-..2.3.7 /.3 50347-.8 8:2-07 /. -07:9   $:2-07 8:2-07..5.:2:.8 8079.59. ... 2038.503/:/: 503/.3 5079.7./0.97: 5.8.. 30.3:8.3 .3 -.: 00203 00203 5079:2-:.5.3-0702-.3 /03.7.  .903..3/3. 8:2-07 8:2-07 ..3.8 /. 080..3 202.3..8 . -07:5.7:8.59. :.7.2-..9.3 -.909.../5. :8.   :..3.3/.3.3 8:..3 /..-7-. 03/..59./.3.3 ..7.3703/.3 3.703.8 .3 04342 /.7.8 /:5 203.:2:.:39:503//.3 03/. / -/.3:8.. 2. 703/.-.3 90780-:9 ./. -07:5.3 9.3.2 5079:2-:.3 -0702-.2-..3 8079.33.3 -0702-.59.3 203.3.3  2  /.2 0203 3 205:9 :.3 507.:2:23./.3 :.897:9:7 . 0203 00203 .9/. /.9.8. 5.3.7.3:8.9.380.7.304342 &8.3 /03.8./0 30.2-.9..3 .9..7.2 0.59.2 .. 30.35. 502.. 208 2083 /.3 . 3 .. /.-0-07.8 . 5..:2./. 80/.7.3 8:2-07 903.-:3.  .9.3.:2. /.3 202:8.5 :. 9...7.88:2-07 8:2-07/..380-.3 80/93.: 5079:2-:. 5030:. 80-.:3.::5 807:8  -.8.307.: 5079:2-:.9. 30.3. -07:5.25: 203.

: 907::/ -.8 .3 .2 5747.3080.3 -.3 .3 .8 2037: 93..324/.3.8050798.9.. 0283.2 5747.7. 04254 .3 8. 5020739.-:3   .2-..3-07:8...250.3 -0702-.7...2 0:.2 3007  3 8.:2:.9.9. 30.7.8 .3 .8/.5./9..3.872.:2.3 8079.7 /.8 2..3  0/:.089.3-8.25:.3 . /. . -0703./.59.: 4.3.9  503//.05.3 907:9.8.3 203.3 8:2-07 .8203...: 5079:2-:..9.:2:.9 .8.33.848.3 203.39.-./.7. ./.9 0.5.59.9.2- 38.25: 203.3 848.3 /.3 09079-./.8.3 04342  /.3 .89.3  7.3:3.5.3 8./.7. 703/.2-007.40809478. 9/.3  /.089. .3.7.. 80/.9.9.3/. /.703..0907-. 5078.9 5747.8 -./. /02.3 .3 /.59.35747.3 /.2 .3 507-.3 2.2-.-.9.89..9.- 92-:3.23 907..9:.: .8.3 /. //::3 40 .3 :.2    !#!%!#%!#%&&       0-07.3 -.9     #03/.: 5079.7.3 507/. 9./.503/:/: .7.. 93. .3.3..7.3.33..3 .9 /.3.3 -07-.3 -0780/. 907.9 438:28 / 30.3:39:202439475748085079:2-:.3..3 :.3 2..8  5030/. 010 /0243897. 203. 2.3/. /...33.31.25.3207:5.  503.3 2.8.5.9.3808:3:3.3..950393.89.9.2.947 5030-.7.3 .89.9 -08. 1.2.20.:002. /.05.3 04342  3 207:5.3.3 202-07..3 3.3 /.3 /.3 5:8.089. 390381 203:7:3.3 04342 207:5..3 ::2 8079.9 /.3.3 50..-7  1.3 5747.8 .703.3.703. .3 5747.3 /.9203.304342   09/.3 .3. 3 9/..3 04342  $05079 90.2 09/.9 05... /09.2.2.390780/.5. .3.3 0907.3 203...89.5.9 .9 503/.  549  /.7.3.7.3. /.3 20.8 .3.: 1. 3 .3/507:. 30.3 /.9.9 /507:.  207:5.8.3 02-.2-.59.3.3.2.3    !079:2-:.850704342./.8  5747.3.3 203.7.8. -.3 5079:2-:. 89.1/:52.3249475079:2-:.39. 0.2 .8 42:3.7.:9.3574/:9.2-.3848.9.3 ..2.3..31:38039705703:7.8.91 203..3 503/:/: .3 / /. ..9 8047 8.2 5020739.8 :2:2 /.3 -.2 502-..3 .:.8.9 !747.-:3.2203..3 3.25: 80.3809478.8..9 5079:2-:..

3 5079.3.8..3 :.35.3 50704342.73.9.3!079.. .38.3425.3 203..2030702.3..3 .3:8.5...3.2 3007 .2 3.3 1.9 203:3.3 5079:2-:./.3.7 /.3 5. /.7.9.3 203.3:. 80947 5079.3 203:3.0:3:.1.8. 203:7:3.902547'078:8!742488547   $9.3 202:33.947 503.9.3:3. 574248 08547  0-..3:3 3/:897 .8 574/:8 2.3 /.3. 5498 /.3 50302-.3. /..3 4:95:9 80..3 80.9202574/:83.. 897..07./.8.947507239.5..8..5.3/8094790780-:9   $97.3 802.3 .3:3.304342     !020739.  03.089.7. 2..3 2.59.3.07.3 202-. 80947 80947 .7.2-.3 0 80947 3/:897 9.7./.59.: 03.8 80947 5079. 49.9.8.3-8.8.947 5079.9  .8. 502-:.3 90344 5.3 4:95:9 949.3 503/. .3.50/08.3 .3 .3 !02-.7.9: 8:2-07 8:2-07 .3 203..8 .:202507.9 903. /2547  9073..91 203:3.8.8 /.7.9...3 .89.5.3 903443.8 503..3/.3 3 2030.3  8.8.:7..9.5079..32.390344909.91 0-.3 574/:8 /..3 50302-..3.:/.3 9/.90 3/:897.32.9./.3549038574/:89/.9.8.5.3-.3.3.9 203.9.3 8.89.3   8.59.9/70.8 .. 20207:.3 -././.  .8 503/:/: 50/08..8:-899:8 25475.3 04342 .3.:...9.3 574/:9./.380-.: 0..3 80/9 .38. 07.9.9.8 5.3:3.3  /.: 8579 :39: 203/4743 503. 84...3.399../. 07.2.3 203. 03.9 /.. /.05. 70..84:95:9-.8 5.3 . 3/:897.703/.. 2085:3 /.3 2025:3.5.8. 03.7..9 .3 802:././03..3 . .3 574/:9. /.3 /03.3 -0781./.3 .9 /53/.7903.3.5:./. 0- 80/9 203..7:8:7-.3/03.3    $%#%!#%&&     3/:897. -08.3 203:: 0 49..3.3/02.73007 %.3 -.253 9: 502-.90 3/:897.3 903.913.5.8.2/.35..-.3 1.8'078:8!02-.

3..8..8 -.8079.3503072.8.739073.3/0.    !07:3..3 /03.:20389.3.3 /8079. /.7..703.07..8 &8.203:39:907./.7.8.7/. / 5.3 .8 -:2 207:5.-.3/5..3..3:5. 30..3.843.3 -078.7-8.91 0- 8:.-078.   . 30.2.9.2025079. 23..3.8./.7. 203. 50308547 :9.7 39073.3.8.843..90 3 80. 70.  $97..3 203:.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful