P. 1
Makalah Sejarah Orde Baru

Makalah Sejarah Orde Baru

|Views: 96|Likes:
Published by Vita Janssen

More info:

Published by: Vita Janssen on Dec 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

MAKALAH

SE1ARAH ORDE BARU



Nama : Nenden Nurhayati Meriam
Kelas : XII IPA 4










SMAN 1 CIWIDEY
1ln. Babakantiga no. 125 ciwidey 40973

Kata Pengantar

Puji Syukur Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan hidayah
Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul tentang 'Sejarah Orde
Baru'.
Makalah ini saya buat dengan tujuan agar lebih menambah wawasan dan ilmu
pengetahuan bagi saya maupun siswa/siswi yang akan membaca/mempelajari tentang
makalah saya ini. Serta memberi penyadaran buat pembaca bahwa Sejarah adalah penting
untuk dipelajari, di dalami, dan diterapkan hal-hal yang bisa kita ambil manIaatnya untuk
kehidupan.

Tidak pula lupa, saya ucapkan terima kasih kepada pihak pihak yang telah
membantu dalam penyelesaian makalah ini. Sehingga makalah ini terselesaikan.



Ciwidey, 24 januari 2011




Penulis

Nenden Nurhayati Meriam







DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ................................................................................................ i
DAFTAR ISI.............................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1
A. Latar Belakang ..................................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN ........................................................................................ 2
A. Sejarah Orde Baru ................................................................................ 2
BAB III PENUTUP .................................................................................................. 3
Kesimpulan ............................................................................................................... 3
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Kata sejarah berasal dari bahasa Arab, yaitu syafaratun yang berarti pohon, artinya sebuah
pohon yang terus berkembang dari tingkat yang sederhana ke tingkat yang lebih kompleks
atau lebih maju.
Dalam bahasa Inggris, kata sejarah (history) berarti masa lampau umat manusia. Dalam
bahasa Jerman, kata sejarah (geschicht) berarti sesuatu yang telah terjadi. Dalam Kamus
Umum Bahasa Indonesia yang ditulis oleh W.J.S. Poerwadaraminta menyebutkan bahwa
sejarah mengandung tiga pengertian sebagai berikut:
1. Sejarah berarti silsilah atau asal usul.
2. Sejarah berarti kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
3. Sejarah berarti ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian atau peristiwa
yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
Dalam kata lain sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari segala peristiwa
atau kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan umat manusia. Dalam
kehidupan manusia, peristiwa sejarah merupakan suatu peristiwa yang abadi, unik, dan
penting.
1. Peristiwa yang abadi; peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang
sepanjang masa.
2. Peristiwa yang unik; peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali dan tidak pernah
terulang persis sama untuk kedua kalinya.
3. Peristiwa yang penting; peristiwa sejarah mempunyai arti dalam menentukan
kehidupan orang banyak.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Sejarah Orde Baru (1966-1998)
Orde Baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan Presiden Soeharto di Indonesia. Orde
Baru menggantikan Orde Lama yang merujuk kepada era pemerintahan Soekarno. Orde
Baru hadir dengan semangat "koreksi total" atas penyimpangan yang dilakukan oleh
Soekarno pada masa Orde Lama.
Orde Baru berlangsung dari tahun 1966 hingga 1998. Dalam jangka waktu
tersebut, ekonomi Indonesia berkembang pesat meskipun hal ini terjadi bersamaan
dengan praktik korupsi yang merajalela di negara ini. Selain itu, kesenjangan antara
rakyat yang kaya dan miskin juga semakin melebar.
Masa Jabatan Presiden Suharto
Pada 1968, MPR secara resmi melantik Soeharto untuk masa jabatan 5 tahun sebagai
presiden, dan dia kemudian dilantik kembali secara berturut-turut pada
tahun 1973, 1978, 1983, 1988, 1993, dan1998.
Politik Presiden Soeharto memulai "Orde Baru" dalam dunia politik Indonesia dan secara
dramatis mengubah kebijakan luar negeri dan dalam negeri dari jalan yang ditempuh
Soekarno pada akhir masa jabatannya.
Salah satu kebijakan pertama yang dilakukannya adalah mendaItarkan Indonesia menjadi
anggota PBB lagi. Indonesia pada tanggal 19 September 1966 mengumumkan bahwa
Indonesia "bermaksud untuk melanjutkan kerjasama dengan PBB dan melanjutkan
partisipasi dalam kegiatan-kegiatan PBB", dan menjadi anggota PBB kembali pada
tanggal 28 September 1966, tepat 16 tahun setelah Indonesia diterima pertama kalinya.
Pada tahap awal, Soeharto menarik garis yang sangat tegas. Orde Lama atau Orde Baru.
Pengucilan politik - di Eropa Timur sering disebut lustrasi - dilakukan terhadap orang-
orang yang terkait denganPartai Komunis Indonesia. Sanksi kriminal dilakukan dengan
menggelar Mahkamah Militer Luar Biasauntuk mengadili pihak yang dikonstruksikan
Soeharto sebagai pemberontak. Pengadilan digelar dan sebagian dari mereka yang terlibat
"dibuang" ke Pulau Buru.
Sanksi nonkriminal diberlakukan dengan pengucilan politik melalui pembuatan aturan
administratiI. Instrumen penelitian khusus diterapkan untuk menyeleksi kekuatan lama
ikut dalam gerbong Orde Baru. KTP ditandai ET (eks tapol).
Orde Baru memilih perbaikan dan perkembangan ekonomi sebagai tujuan utamanya dan
menempuh kebijakannya melalui struktur administratiI yang didominasi militer namun
dengan nasihat dari ahli ekonomi didikan Barat. DPR dan MPR tidak berIungsi secara
eIektiI. Anggotanya bahkan seringkali dipilih dari kalangan militer, khususnya mereka
yang dekat dengan Cendana. Hal ini mengakibatkan aspirasi rakyat sering kurang
didengar oleh pusat. Pembagian PAD juga kurang adil karena 70° dari PAD tiap
provinsi tiap tahunnya harus disetor kepada Jakarta, sehingga melebarkan jurang
pembangunan antara pusat dan daerah.
Soeharto siap dengan konsep pembangunan yang diadopsi dari seminar Seskoad II 1966
dan konsep akselerasi pembangunan II yang diusung Ali Moertopo. Soeharto
merestrukturisasi politik dan ekonomi dengan dwitujuan, bisa tercapainya stabilitas
politik pada satu sisi dan pertumbuhan ekonomi di pihak lain. Dengan ditopang
kekuatan Golkar, TNI, dan lembaga pemikir serta dukungan kapital internasional,
Soeharto mampu menciptakan sistem politik dengan tingkat kestabilan politik yang
tinggi.
Eksploitasi sumber daya Selama masa pemerintahannya, kebijakan-kebijakan ini, dan
pengeksploitasian sumber daya alam secara besar-besaran menghasilkan pertumbuhan
ekonomi yang besar namun tidak merata di Indonesia. Contohnya, jumlah orang
yang kelaparandikurangi dengan besar pada tahun 1970-an dan 1980-an.
Warga Tionghoa Warga keturunan Tionghoa juga dilarang berekspresi. Sejak tahun
1967, warga keturunan dianggap sebagai warga negara asing di Indonesia dan
kedudukannya berada di bawah warga pribumi, yang secara tidak langsung juga
menghapus hak-hak asasi mereka. Kesenian barongsai secara terbuka, perayaan hari
raya Imlek, dan pemakaian Bahasa Mandarin dilarang, meski kemudian hal ini
diperjuangkan oleh komunitas Tionghoa Indonesia terutama dari komunitas pengobatan
Tionghoa tradisional karena pelarangan sama sekali akan berdampak pada resep obat
yang mereka buat yang hanya bisa ditulis dengan bahasa Mandarin. Mereka pergi hingga
ke Mahkamah Agung dan akhirnya Jaksa Agung Indonesia waktu itu memberi izin
dengan catatan bahwa Tionghoa Indonesia berjanji tidak menghimpun kekuatan untuk
memberontak dan menggulingkan pemerintahan Indonesia.
Satu-satunya surat kabar berbahasa Mandarin yang diizinkan terbit adalah Harian
Indonesia yang sebagian artikelnya ditulis dalam bahasa Indonesia. Harian ini dikelola
dan diawasi oleh militer Indonesia dalam hal ini adalah ABRI meski beberapa orang
Tionghoa Indonesia bekerja juga di sana. Agama tradisional Tionghoa dilarang.
Akibatnya agama Konghucu kehilangan pengakuan pemerintah.
Pemerintah Orde Baru berdalih bahwa warga Tionghoa yang populasinya ketika itu
mencapai kurang lebih 5 juta dari keseluruhan rakyat Indonesia dikhawatirkan akan
menyebarkan pengaruh komunisme di Tanah Air. Padahal, kenyataan berkata bahwa
kebanyakan dari mereka berproIesi sebagai pedagang, yang tentu bertolak belakang
dengan apa yang diajarkan oleh komunisme, yang sangat mengharamkan perdagangan
dilakukan
.

KonIlik Perpecahan Pasca Orde Baru Di masa Orde Baru pemerintah sangat
mengutamakan persatuan bangsa Indonesia. Setiap hari media massa
seperti radio dan televisi mendengungkan slogan "persatuan dan kesatuan bangsa". Salah
satu cara yang dilakukan oleh pemerintah adalah meningkatkan transmigrasi dari daerah
yang padat penduduknya seperti Jawa, Bali dan Madura ke luar Jawa, terutama ke
Kalimantan, Sulawesi, Timor Timur, dan Irian Jaya. Namun dampak negatiI yang tidak
diperhitungkan dari program ini adalah terjadinya marjinalisasi terhadap penduduk
setempat dan kecemburuan terhadap penduduk pendatang yang banyak mendapatkan
bantuan pemerintah. Muncul tuduhan bahwa program transmigrasi sama
dengan jawanisasi yang sentimen anti-Jawa di berbagai daerah, meskipun tidak semua
transmigran itu orang Jawa.
Pada awal Era ReIormasi konIlik laten ini meledak menjadi terbuka antara lain dalam
bentuk konIlik Ambon dan konIlik Madura-Dayak di Kalimantan.

Sementara itu gejolak
di Papua yang dipicu oleh rasa diperlakukan tidak adil dalam pembagian keuntungan
pengelolaan sumber alamnya, juga diperkuat oleh ketidaksukaan terhadap para
transmigran.



Kesimpulan

Berdasarkan uraian bahasan 'Sejarah Orde Baru¨ dapat disimpulkan bahwa :
1. Orde Baru adalah era pemerintahan Soeharto dari tahun 1966-1998 yang menggantikan
Orde Lama yaitu pada masa pemerintahan Soekarno.
2. Perombakan besar pada masa orde baru oleh Soeharto berpengaruh besar pada majunya
Negara Indonesia, namun seiring dengan banyaknya korupsi merajalela pada zaman itu ada
pula pengaruh negatiInya.

3/. 7/0 .:5:3 88..37.3 $0.7 0- 203. 3 .3 2.3 9::...7  !:$::70..9.2-.3 .9..3 /.7.39.3.3 -07:/: 9039..9%:.. .8.7:  ..3 -. . 8. /.!03. .5..3./7. -:. 803..3 2: 50309. 2.9/.. 3 8.825.8..:... 8.9 203008.2.9 /03.

3 202-.88 ..3 .

.. 5..3   %/.. :. :39: 0/:5... 202-.. .3:. 9.3 . :5.  5.3 /907. 50393 :39: /50..32.20250.39:/. $0.2        ..2- 2..3 9072..3     /0 . 5:.31./.3 -8.. .9 502-.7  / /...7../.39078008..2. .3 90.2503008. 202-07 503. ... -...2  /. ./.907.7      !03:8  03/03:7. .5.7.93.3 $03. 8..3 2.  8.8 05. 3  $079.5.3 -:.7 9039.

. 7/0.70.9.%#$  %!%#  %#$   !&&    .7.3   !$    $0.3   .7:         !&%&!   0825:.

.3 909.7 -03.-07.8. 80-:.2 0/:5. .25.3/4308.3.: 50789. 2030-:9. 207:5.-. 80.9.3/:39.7907..7.9.3 /9:8 40   $  !407../ 8.7.:.3 -07.3 50393 50789. . 80.. 072.3 907:8 -0702-.9.7.25.3-.790. /.8./.3 ..8.79 2. 378  .3 -.3 .:  .    !0789.: 0.7. .7. 5073.:8:    $0.3 .3 9/../.3.2./. 50.5 /03..3 9039. 907.79 /. -07.70.25./5.3 ./ 5./5. /.350789.8. 0 93. 8947  -07.239..9 . .3 90.7./ 50789.793.    !0789. .9:3.3/..3 20250...9.380-.3  . ...8.../.9: 50789.3 0- 42508 .2 0/:5..7.9 .203.9: .3-03..3507888. -07:-. 5443 . 2025:3./.25. 80..3  .3-03.9: .7907. 80.3 /..3 2.2.503079.8.3.79 2:  50309.  .7. .7. 2./.-07.-.3. 08.7. 8:.2 -.   .7.2.3.3 0. 50789.. 907.. .9:8.: :2.347.:. .9.:    $0. 80.79 808:.79 5443  . 80.:  .3 :2.3 0/:5./  .3 805.3 .9  -07. ..9 2.3 90.9.9.7 93..9 2.3:8.8. .3:8./.:. 80. 9/..3 50393    !0789.8.3:8../.7.9.2. 907:.9.7.3 .: /.7988. .3 8:.32.7 -. :-. ./  :3  /..7 -03.7.3 80/07. -07. 907.3 :3 50789.8.2 .8. /.  .  50789. . !&&    .7.7 80.:39:0/:. 80.:0-2.8.079. 7..9: 2: 50309.2:8 &2:2 .2 203039:.3 80.2-.-07:9   $0.

947:58.39.9.3 ! /. 80.3 ..9 4708 949.33..3.:.72.  7/0 .8. !#80.3 802. 5.2.39. 7/0.794 !.7..:39: 203. 9.3.3 7/0 . 3/4308.5020739.3283:.2.3:9.80-:9...3 /03.3.  7/0 . /.3 07./ .794203.9.3 207..79480-.-./.3. $40.3 5.3 .3 907.9.3.7985./... 7/0.:3 80-.3 /../. / 30.2 0... .2.2 3007 /.2.8./.7 9.8.7.3.19..3.7: 203.3 /.39 $40..3!.30!:.  3/4308.3 40 $40.7..3200-.:3     /.3 /.0.5. .794 :39: 2./.3!708/03$:./ .5 47.../.3 ./.9.734  7/0 .2/:3.. 42:38 3/4308.3 0.3/. 5020739.33.3 /9025: $40.7 . $05902-07203:2:2.3:9. %2:78073 /80-:9:897.3 .2 .:./.  !.7 .2.8.7:. 907 :.3 !  /.8 50325.7:  !03:.2.7345.8  7/0.3/.8.3$40.98 203:-.3/0.8:/ :39: 20.380-. 0-.3 203. 7.././ 5.99. 02:/.9 2085:3 .7.3 47.990.7..72070.349.. /03.3 549  /745.349.38:3 /. 3 907.2.38 723.::7:  .9. 5.794202:..33/4308.5493/4308. ! ...380. !$    $0. 7082 20.7 3007 /.8.-.8 /.2.-.8  /.7. -072.2.3 $40.3 -.:33.:./9072. .9 /-:.3 2030. ! 02-.39 02-.2. $. -079:7:9 9:7:9 5.203/.3.3  9.9: 90780-:9 04342 3/4308./.. 7/0. 5708/03  /.... 07.8.3.9.35079.9 /03. 9./.: 7/0.7.3 907..:.794/3/4308.7:/..38.3 20.802.3 508.7.7:    7/0. /7.7345.3 :.78.79.:38090.7/.3  !49!708/03$40./.9:0-. 9..7  .7: .7: -07.9.2..3 /.. .3-./.$05902-07 905./ -078.9.3!708/03$40.7. !03. -0702-.8.3 9:  0803. 3  $0.3/4308.5079.3 207:: 05.  .203.3907-..3 /43897:8../7 /03../..3 57.3 /03.502-07439.  $.9.

38:2-07 /.7. 39073.7 -08.2../9:8/03. .8. 907.33.8 2907 3.  :2. -071:38 80. . 9/.57-:2  .9.3.8. .9::.3 0/:/:.3 80.343805502-.3 %434..8.7438.7 ..  507.3-.54  7/0.3 88902 549 /03.5/03.5.2. -07.3 50308549.9/.73.3 ..9 /...  803.3 3.25.8. . / -./23897. 200-./.3 /03. /.3 2907  :8:83.8 7.3 -08.9.  .7.. 5. .: 502-:.85034-.25: 203.32070.-.3.9.7948.7 40 5:8..3.07...8 549 5..5 574.. 47.: 897:9:7 . 0 ..3 -07/.2:3 /03.9: 88 /.5 80-.9 /03.3 8073.39.. /-07.3.83 / 3/4308. .3/.8%434.:.. 203.3 /:8:3 4079454  $40.9.7.20  /..7.78023.3.907:9.3:9. 50./.-8./.5:8. 30.3  . ..3 549 20.3 502-.3 04342 /03.3/.3.91  3897:203 50309.33..3/..2:3 9/.38 343723.3.30..3 04342 / 5. 3 203.3 /945.3!#9/.7.  0803..9  !02-.3-08.3.794 2. 09:7:3.7. :7.3  208 02:/. :3 /. .3 //423. 89.  0-.9 .7:8 /80947 05.794 2070897:9:78. :3 3/4308.3..3/03. /5 /.3 549 .7.3 0-.3:3. /::3.79.5 9.38 9.7./.7.7.-:..5:8 .59.3 43805 ../23897./. 5020739. 97.7 .9.5.34..3 :8:8 /907.3.3/.7.9. / 3/4308.3. 2.9 089.3:3.3%434. .75.3 /.3 93.30434280-.9 8073 :7.3  -8.350702-.3 04342 .8007.2.3 502.3 .% 089.2.5073.3 ./ . 5027 8079. /.3 02-.8.8 2070.5.73/. :9/.$. -.:.7 ! 9. .3 203025: 0-.7.3  03.843. ./.-9. .. .3 .857.8 549 /. 04342 //.3!:.3/.3 203. 207.280..7..8.   /.7$084.. 8.. 2070.207-43 7/0.3 0:.7.. ..3 503:./458/..3 .3 .3/.3 93  8549.3 3  /.:3 . 3 /507:.3 //03.73 070.7.3 :39: 203008 0:.91 .80.3 /9::. 70805 4-.3 -07085708  $0.7. . 20.3.3 .9.7 3.2.3 5079:2-:.3 .  $40.3 40 42:39.59.38:3 :. 09:7:3.3 :7.8 502-. 01091  349.  $40.-.3:3.3 .:33.9. 80. 907-:.3/4308.303/.3 /0.3-..:3   .3 8.3 5079:2-:. ./.3 .3  .. -08.3.8.2.3/./843.7.3. %434.7 %  /.33. 9.7.9:7.  43943.703.7: %!/9.742:39.9: 9: 202-07 3 .7:202507-.703./ /.3. $0.8 8:2-07 /.8.9 !#/.3/:7..3 .7 7.

3 /.. :..7:42:3820/ %.8. .2 502-.3 .8.3 0. %434.  .-. %434.39.3 907.7 2070.7903.2.39.9.39:47..83.  :3.../.3/.5 503/:/: 503/.2.9.3 -07.3827.3 /.7: 5020739. $.3 /.  .8.384.:. 0-.2 -.3 9039: -0794.2 97..3 9/.5:.93.8.7.3 5020739.35020739.8203/03:3..3.3 .3  .. 9: 203..3431.9 $09.  $./. 97.. 3/4308.2 -039:4312-43/.3 3 /04. .3 -.:. 3/4308..73 .07..3 8.3 /. :7.9 3/4308.7 080:7:.9.3 3/4308..3 7.. -007../3. /.7: -07/. 2.3.3 907-9 ..3 50304. 3/4308.3 /..3 2030-. 8:7. /03.38..5.. 3/4308..88../.7 .2./03./.  ./.2. 7  !.25.8/. /507. /9:8 /..35020739.3 .:0..8. .3 7/0 . 20325:3 0:. /..2.:.43:.7.39:.3.3 . /.7. 5747.3405020739..7../.9 . 203/. -.3.3 8039203 . 805079. 203:9.9.7 -07-.3 503.9:./843.:.7/.97..2 3 ./:7.3 40 42:3820  .3 9/.37..  907:9..3 :39: 202-07439.3 .. / 8.. -0. 50/. 30.3 0:39:3.5. 8.3827.3 /5.2:3 /.3 507/...5 .7 20/.02-:7:.2./4/.... .9 203.3 5078.  !./. .91 .: 9:/:..3503. /. 97..3 /.3 9/.3 $:.  7/0 .23..7. 09.9:.8:.3. .3827.3.35078./..08 %247 %2:7  /. .3 907..9:.8 907.7..3900. .3./.9:04. 7/0 . /./ /.9 40 09/. #01472.7.  03.. 907. .3 /3.9 /.3 %434.3 545:./.3     .308.3 -. 47. 97.. 3 .7.7.8431 .9:3.39 .8 40 2907 3/4308.3 8:2-07 .  2085:3 9/...9.5 503/:/: 809025. -./ 907-:. 8050797. /!.8. ..3  431 !0750.3. 2.3 80-.38. /5079:3.7.7.903 3 200/.9 503/:/:3.3/.  :.5 5.3. / -07-.9: 8. 8.9.3 5.3 /03.3 0-  :9.73.39.3  $02039.5. -.3-..2.9.8.3 !. 802:.3203:3.33/4308..3  -. 203.3 . .0 :.07.3/.2033..8 8.2.: 40 7.397.3.3.9../../..3827.2 ./.38.7. -07. /507:.9:.3 -.5.. %434. 0 .  !020739../:7.. -07574108 80-.7:  2. /.7 5747.#208 -0-07.3 -.

3.7:30.5.47:58207.3-.3 7/0.3-.3$40.3-08..8.3./. 3.7:-08..2.7: /. 0.:3.7.8..7:.5020739.07.9/825:.2.5020739.734   !0742-..9:5. 7/0.3$40.7.  .3:7.5./.39.7..2.   7/0.2:38073/03. 5:.8.0..3203.8.39:./.79.47/0-.75.3 $0.794/..0825:.2./.503.:3 .3/4308..7:40$40.913./.794-07503.3  07/..2..75.3-./.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->