dl ppt

PRESENTASI DATA-LINK LAYER

D’Tullitz
Anas Amrullah H (0731130015) Andry Dian P (0731130066) Nur Maulidiah (0731130032)

Data Link Layer
 

   

Medium access control (MAC) Menyediakan aliran data yang bebas kesalahan bagi network layer, mendeteksi/mengoreksi kesalahan akibat transmisi Menerima data dari layer yang lebih atas dan merubahnya menjadi aliran bit untuk ditransmisikan oleh layer fisik Pada proses penerimaan, merubah aliran bit menjadi frame Menambahkan kode untuk sinkronisasi, deteksi kesalahan Menyediakan mekanisme untuk menangani kehilangan (lost), kerusakan, atau duplikasi frame Pengalamatan fisik

Network Layer
 Fungsi

– Merutekan paket – Mengendalikan kongesti – Melaksanakan internetworking
 Contoh:

Open Shortest Path First (OSPF), Routing Information Protocol (RIP), dsb.

Lapisan Network Interface
Menyediakan

teknologi physical dan data link untuk transmisi di tingkat media (hardware) Memungkinkan transmisi melalui suatu medium jaringan phisik tunggal : ethernet, token ring, serat optik, atau X.25

Network Interface : Ethernet
A B C D E F

  

A= preamble - 8 byte B=Dest. Addr. - 6 byte C=Source Addr. - 6 byte

D=Type - 2 byte E=Data - 46-1500 byte F=FCS - 4 byte

High Level Data Link Control
 HDLC  ISO

33009, ISO 4335

Tipe HDLC Station

Primary station
– Mengontrol operasi pada link – Hasil Frames disebut commands – Memelihara separate logical link untuk tiap secondary station

Secondary station
– Dibawah control pada primary station – Hasil Frames disebut responses

Combined station
– Dimungkinkan hasil command dan responses

Konfigurasi HDLC Link
 Unbalanced

– Satu primary dan satu atau lebih secondary stations – Mendukung full duplex dan half duplex
 Balanced

– Mengombinasikan dua stasiun – Mendukung full duplex dan half duplex

Mode HDLC Transfer (1)

Normal Response Mode (NRM)
– – – Unbalanced configuration Primary memulai transfer untuk secondary Secondary mungkin hanya mengirim data dalam response untuk command dari primary – digunakan multi-drop lines – Host computer as primary – Terminals as secondary

Mode HDLC Transfer (2)
 Asynchronous

Balanced Mode (ABM)

– Konfigurasi dibalance – Tiap station mungkin memulai pengiriman tanpa menerima ijin – Digunakan Most widely No polling overhead

Mode HDLC Transfer (3)
 Asynchronous

Response Mode (ARM)

– Unbalanced configuration – Secondary mungkin memulai pengiriman tanpa menerima ijin – Primary merespon line – Digunakan rarely

Operasi HDLC
 Sentral

pada informasi supervisory dan frame-frame tidak bernomor  Tiga fase
– Inisialisasi – Data transfer – Disconnect

Contoh Operation (1)

Contoh Operation (2)

Matur

Kalangkong bRow…….

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful