komposlL

LerbuaL darl resln akrlllk dengan kaca aLau adlLlf
kuarsaţ Lelah dlgunakan selama beberapa dekadeŦ
Pal lnl dlgunakan unLuk memullhkan glgl
membusuk dan unLuk menlngkaLkan penampllan
dalam segl benLuk glglţ ukuran dan warnaŦ Pal lnl
renLan Lerhadap pewarnaan dalam [angka pan[ang


keleblhan

8esln komposlL merupakan salah saLu resLorasl glgl
esLeLls karena sewarna dengan glglŦ

tumpatan Komposite resin melekat jauh lebih
baik pada sisa gigi yang ada setelah dilakukan
cavity entrance. Tumpatan ini mempunyai
estetik yang lebih baik.
Resin komposit Mampu untuk memperbaiki
penampilan gigi yang mempunyai bentuk yang
tidak bagus, juga pada gigi yang mengalami
diskolorasi.
ComposlLe resln blsa berLahan enam hlngga dua
belas Lahunţ dan raLa raLa paska LumpaLan
komposlL rasa senslLlf [arang Ler[adl blla
dlbandlngkan dengan LumpaLan amalgam mlsalnya


keruglan

Composite resin membutuhkan waktu yang
relatiI sedikit lebih banyak dibandingkan
dengan aplikasi amalgam. Selain itu bahan ini
mempunyai harga yang relatiI mahal sehingga
jatuhnya ke pasien akan mahal pula.
Kekerasan atau setting bahan in tergantung dari
bahan sinar yang diaplikasikan
( bila menggunakan sistem light cured ), pada
Compomer

dlkembangkan leblh baru darl komblnasl komposlL
dan semen lonomer gelasţ dan karenanya memlllkl
kuallLas kedua bahanŴleblh mudah unLuk
memanlpulasl seperLl semen lonomer gelas Lapl
Lldak Lahan aus sebagal komposlLŦ


keleblhan

fluorlda pembebasan

Compomers lakukan menun[ukkan pelepasan lon
fluorldaţ seperLl semen lonomer kacaŦ 1lngkaL rllls
lnl fluorlda namun hanya seklLar 10Ʒ darl yang
dlrllls oleh glass lonomerţ dan karena kegunaannya
dalam mencegah karles berulang dlperLanyakanţ
dan LerbukLl memlllkl keunLungan Lldak leblh darl
suaLu resLorasl amalgam yang melepaskan perakţ
Lldak fluorldaŦ ż1Ž Compomers [uga Lldak memlllkl
kemampuan unLuk ƌmenglsl ulangƌ dengan fluorlda
yang dloleskan darl pasLa glgl dllţ seperLl semen
glass lonomer lakukan yang lagl akan membaLasl
keberhasllan merekaŦ

penanganan

Þenanganan dan kemudahan penggunaan
komposlL umumnya dlpandang sebagal yang balk
oleh profeslonal glgl ż2ŽŦ Compomers Lersedla balk
dalam benLuk normal dan mengallrţ dengan
produsen darl compomers mengallr mengklalm
bahwa mereka memlllkl kemampuan unLuk
membenLuk ke rongga Lanpa perlu unLuk
lnsLrumen LanganŦ

esLeLlka

Compomers adalah glgl bahan berwarnaţ dan
esLeLlka mereka segera dapaL dlllhaL sebagal leblh
balk darlpada amalgam glglŦ 1elah dlLun[ukkan
bahwa perlngkaL dl wllayah esLeLlka yang leblh
balk unLuk berbagal compomers darl resln dlubah
semen lonomer gelasŦ ż3Ž Compomers [uga
Lersedla dalam berbagal warna nonŴalaml berbagal
alat sinar yang kurang bagus, kadangkala
intesitas sinarnya tidak mampu menembus
ketebalan dari komposit ini dan seringkali
terjadi terjadi kekerasan di bagian luarnya saja,
sedangkan bagian yang dalam masih belum
setting betul .
Juga tahapan aplikasi komposit harus benar
benar diperhatikan oleh karena perlekatan
bahan ini selain menggunakan tehnik chemical
juga menggunakan tehnik Iisikal ( mekanikal
interlocking dan bonding )

Tetapi secara umum komposit light cured
adalah bahan terbaik saat ini bila dibandingkan
dengan bahan tumpatan lainnya.

glgl darl perusahaan unLuk dlgunakan dalam glgl
desldulŦ

keruglan

. Kekuatannya lebih rendah bila dibandingkan
bahan tambal lain, sehingga tidak disarankan
untuk digunakan pada gigi yang menerima
beban kunyah besar seperti gigi molar
(geraham)
49. 2. Warna tambalan ini lebih opaque, sehingga
dapat dibedakan secara jelas antara tambalan
dan permukaan gigi asli
50. 3. Tambalan glass ionomer cement lebih
mudah aus dibanding tambalan lain





Klas
Pada umumnya dipergunakan restorasi amalgam. Akhir-akhir ini semen komposit dianggap
tidak lagi cocok untuk digunakan merestorasi kavitas oklusal, tetapi untuk kavitas yang kecil
yang berada ada permukaan oklusal yang cukup sehat, tetap dapat dilakukan restorasi dengan
komposit etsa asam asalkan Iisura yang masih ada juga direstorasi pada saat yang bersamaan.
Dengan makin membaiknya siIat Iisik dari resin komposit, bahan ini dapat dipertimbangkan
kegunaannya untuk kavitas yang besar. Dewasa ini resin komposit hanya cocok digunakan untuk
restorasi kavitas lingual pada gigi yang sudah dirawat saluran akar.
Klas II
Pada umumnya dipergunakan restorasi amalgam.
Klas III
Semen komposit adalah bahan pilihan baik berupa bahan tumpat konvensional atau teknik
etsa asam.
Ciri-ciri utama dari kavitas klas III bahan restorasi estetik adalah:
- Daerah permukaan kavitas harus sekecil mungkin dengan jalan masuk dan lapang pandang
yang baik.
- Preparasi pada permukaan labial gigi harus seminimal mungkin. Bila karies mengenai
permukaan labial, outline kavitas harus dibuat harmonis dengan kontur gigi.
- Kavitas harus dibuat cukup dalam untuk tempat pelapik dan bahan tumpat.
- Retensi pit dan Iisura yang baik harus dibuat bila tidak digunakan teknik bonding.
Klas IV
Bahan komposit ini kurang ideal karena ketahanan terhadap abrasinya yang rendah.
Meskipun demikian, kavitas yang mengenai tepi insisal dapat direstorasi menggunakan semen
komposit dengan teknik etsa asam.
Desain Preparasi: semua karies dan enamel yang tidak terdukung dipreparasi dari gigi dan dibuat
bevel half-thickness 135° pada semua tepi enamel. Bevel ini akan menyempuranakan preparasi.
Klas V
Prinsip yang melatarbelakangi desain kavitas dan teknik preparasi yang akan ditumpat
dengan bahan restorasi estetik adalah sama persis dengan desain untuk restorasi amalgam

¯½¯    ¯ f°–f°  f f¯ °f¾¯½¾ f°¾ ¯ °°¯ – f¾  f°f °f°f¯ ¯ ff¾ f ff°  ¯ f° ¯ ¯f°½f¾¾ ½ ¾ ¯ °°¯ – f¾f½  fff°f¾¾ f–f¯½¾      f°  € f½ ¯ f¾f°  .

0 %:25.3.88.30--..5./. ¾f ¾f¾f¯f–f¯f°–¯  ½f¾f°½ f  08909..9.3.9.:0- -.90397.3 ff¯¯ °n –ff ¾ f°– ½ f°ff°  f°  ¯ ¯ °°–f° f  f .:.   f€ f   .8090.332025:3.././.¯½¯ ¾ff°¯ °°©f°½  ½f¾f°° € f ¾ ½ ¾ ¯ °°¯ fnf @°–f¾ °€ f-f¯°f°f¾ f  ff°– ¾ –f¾¾°¯   f°f °f –°ff°°f 9:25.9.342548907083200.

2  f¾f°¯  f  /8447..¯½¯ ¾©–f f¯ ¯  ¯f¯½f°° ¯ °–¾f°–  °–f°€ f #083425489.3 f°–  ¾f° f½f¾f––  ¾ ½ ¾ ¯ ° –f¾¾°¯ ff°f°–f–ff°¯ ¯ ff¾ 9/.:8 :. 503.5.32025:3.3203.8   ½ °f°–f°f° ./.-..3.25.-039:.25::39:202507-.

¯½¾  ¾° ¾f ff° °f¯°––f f  f¾f°  f°ffff½f¾f¯½ff° 9 °f°–f°f° f° ¯ ff°½ °––°ff° ¯½¾f¾f¾ °¾€©ff°– ©f  f  f° °–f° °–f°¯½ff°f¯f–f¯¯¾f°f ¯½¾¯¯°f ½f° f°–¾ f–ff°– f  ½€ ¾°f––  .

9:.7.5.3  70.370. ./-.3.8..¯½¯ ¾ ¾ f f  ff¯ °°¯f f°¯ °–f  °–f°  ½ ¾ ° fn¯½¯ ¾¯ °–f¯ °–f¯  –f° ff¯  f¯ ¯ ¯f¯½f°°  ¯ ¯ ° °––ff°½f½ ° °¾¯ °f°–f°  42548907083202-:9:.3/3.9180/90--....2 $0.912.803.2.33  2025:3.3.3 ¾ f /03.39:-.3..

5:.803.7 ff½ °–f ff ¾ ff°–  -.3..¯½¯ ¾f ff–– ff° f°f  f° .3 f°  f–fn¯½¯ ¾ f ¾°  f ¾ ¯ °°¯ – f¾   .:80993-.383.32.9:3.  ¾ f¯  f¾ – f f½f f¾ f–f  f f½f ff¯f–f¯–– @ f °©f° 007..39:3/.9.33907.05.8.5..3/..7.8.

.:70/ 5.203:3.¯½¯ ¾©–f -./.3889029.  ¾ f ff¯  f–ff°f°° ff¯  f–f .

..3.7.7  .33.2  .8.3.8 4:8.3./..3 .3 20708947.8.3:7..3708947.2 .:. -08..883.7 0..9 ..3.:2:23./.-.73./7.8 !.2.3.9.9.8.../.:8/-.98.:8 .8425489.2.5.3. .7..39.7. 39074.3 18:7..6:0 803.2-.3380.35072:.3 203072.3.3.      %.3 425489 098.7.8 .5 /. .8 .8 /03.2-.2      .3/.3 0:3. 5072:.3 4:8.3 3 /.3  803.3 .2  7 .:2:23./.5..:7.2-./507:3..83:.9/.7/507.. .3 5..3/-.:2:24254899..7 -03.33.3 202-.3 :3..8./.9 18 /.  80/.7 3 80203425489/.93-.9.8.  .2.37083425489.3903.3. .3/39.3....9.9.3-.3/.5./507:3.4.5 :39: .. 907.3 9......3 -.7.3-.3:.3 -07..5.3203:3..38:/. . 39089. 20. 8.3:39: 708947./007.02039 0-  2:/. 81.8-0:2 80993-09:    –– f½ ¾fff°° –°ff° ff¯–– ¾     –f°  0:./907.:70/ .3 -078..8 . /-.7 805079  24.3 2.580.9.. -0-.3-08.8.3/.3.330-45.9  909../.340...5. :.9. /8./..2-.3       ...:39:.25:20302-:8 090-.5070.8.3 :.3708947.8.74254893/.3-.::5 80./.3/3.3..3 2.5. ../.203:3.9 /.. 9/..8 5.3 %09.4.9 /-0/.39:25.3 0.8 .02./. /.73...9 /50792-... 0.8.38073. 0- 703/.4 :39: /:3.9. -.3-43/3  07.22.9.7 7083 425489  -.4/:3. ./-.3. /708947.3 :39: /:3...2-.5 9/. 9.3907-.73.3  03.8 !..3.703.7 :.33..3 /.88 434207 .3 80..983.390318. -.7:8-03.8 /03.  909.9.3 708947.3/3.8. .2.

3!705.8  .2.  085:3 /02.7:9.2  7 . 5072:.3 /9:25.9..8.20.1 9.2  08.9.7.3 20303.2.3 425489 3 :7.7. /.35705.7.9 43.2:39:9025. 2:33 /03.  .3903098.9 /03.-7.9.9.3-..3 .8.3 ..8' !7385 ...20 0.7:8/-:.808909.303.7:8/-:.-.3/08.3 .907/::3/5705.3.9. .8802:.8/...3 .8: /./.3-.3 9:25.3 5. -.5.7:8/-:..2. 5072:.  .8 $0203 425489 . .3  ../..50788/03.90503. 5072:..7/.318:7.3 /0.708 20303.8-..8' .3 703/.   !705.3 2.3 903 5705.5 .39/.950.8 203:3..9.03.8 .9.3 80203 425489/03.8 5..703.7.9.3-.03843.3088 5. . 09..3 907.3 /08.0.. -./:3..9 -0.7:8 80232..7... -07:5.9/.3-. 2:33  .3 .3.8 .3 -....3 .9  #0903859/.::5/.5.8.3708947. 905 388...3203025:7./..8.07.3 .8 .9 /708947./.83.3 5..8./.-.3439:7  .3/-:.8.3 20.3./.2  ..9-.802:..39:25.9.5/.72438/03..8.: 903 098.8 /../.9.7-0.3/.7:8 800.3:39:708947.3903-43/3  ... 4:930..808909.708/.3708947.7. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful