BAB 7 : MENGELOLA SECARA EFEKTIF

1. Tingkatan-Tingkatan Manajemen
a. Manajemen Puncak (Top Management)

Manajer-manajer yang berada pada posisi ini seperti presiden, direktur utama, direktur keuangan, dan wakil presiden, dimana dalam mengambil keputusan yang berhubungan dengan tujuan perusahaan dalam jangka panjang. Tanggung jawabnya adalah : • Membuat pabrik baru untuk memperluas produksi dan meningkatkan penjualan. • Mengomunikasikan rencana-rencana tsb kepada seluruh manajer.

b. Manajemen Tingkat Menengah (Middle Management)

Manajer-manajer yang berada pada posisi ini seperti manajer pabrik dan manajer regional, dimana manajer sering kali bertanggung jawab atas keputusan-keputusan jangka pendek perusahaan. Tanggung jawabnya adalah : • Menentukan berapa banyak karyawan yang direkrut. • Menentukan bagaimana dapat mengenakan harga yang lebih rendah untuk meningkatkan penjualan. • Menentukan bagaimana cara meningkatkan iklan guna meningkatkan penjualan. • Menentukan bagaimana mendapatkan dana untuk mendanai ekspansi.

c. Manajemen Supervisor (Supervisory Management)

Manajer-manajer yang berada pada posisi ini seperti manajer akun dan supervisor, dimana para manajer biasanya sangat terlibat dengan karyawan yang mengerjakan proses produksi sehari-hari. Tanggung jawabnya adalah : • Melakukan pembagian tugas kepada karyawan-karyawan baru yang direkrut.

Langkah-langkah proses perencanaan : • Pernyataan misi (mission statement) adalah penjabaran tujuan utama sebuah perusahaan. Kepemimpinan (Leading) . Perencanaan (Planning) Fungsi perencanaan mencerminkan persiapan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menghadapi berbagai kondisi bisnis di masa mendatang. Fungsi pengorganisasian terjadi secara kontinu pada sepanjang hidup perusahaan. • Rencana strategis (strategic plan) adalah mengidentifikasikan focus bisnis utama sebuah perusahaan untuk periode jangka panjang. Fungsi Manajer a. mungkin selama tiga hingga lima tahun ke depan. • Perencanaan taktis (tactical planning) adalah rencana-rencana skala kecil (diatas satu atau dua tahun) yang konsisten dengan rencana strategis (jangka panjang) perusahaan. c. dan biasanya focus pada periode jangka pendek. • Perencanaa kontinjensi (contingency planning) adalah rencana-rencana alternative yang dikembangkan untuk berbagai kemungkinan kondisi bisnis. 2. b. Pengorganisasian (Organizing) Fungsi pengorganisasian meliputi organisasi karyawan dan sumber daya lainnya melalui cara yang konsisten dengan tujuan perusahaan.• Menentukan jadwal waktu bagi para karyawan baru yang direkrut. • Perencanaan operasional (operational planning) adalah menentukan metode- metode yang akan digunakan dalam waktu dekat untuk mencapai rencana taktis.

Pengendalian (Controlling) Fungsi pengendalian melibatkan pengawasan dan evaluasi pekerjaan. Keahlian Interpersonal (Interpersonal Skill) Keahlian interpersonal adalah keahlian yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan karyawan.Fungsi kepemimpinan adalah proses memengaruhi kebiasaan-kebiasaan orang lain demi mencapai tujuan bersama. latar belakang di balik ketidakpuasan pelanggang atau karyawan tidak terungkap. Salah satu keahlian interpersonal yang paling penting adalah kemampuan untuk memberikan pertanyaan. 3. Tanpa keahlian ini. d. Fungsi pengendalian akan menilai apakah rencana-rencana yang dibuat dalam fungsi perencanaan telah tercapai. c. Keahlian Manajerial a. Keahlian konseptual umumnya digunakan oleh manajer puncak dan menengah yang tidak telibat secara langsung dalam proses perakitan produksi. Keahlian Konseptual (Conceptual Skill) Keahlian konseptual adalah kemampuan untuk memahami hubungan yang terdapat diantara berbagai pekerjaan dalam perusahaan. b. Keahlian Pengambilan Keputusan (Decision-Making Skill) . Pemahaman teknis merupakan suatu hal yang penting bagi seluruh manajer yang mengevaluasi ide-ide produk baru atau terlibat dalam pemecahan masalah. Fungsi kepemimpinan juga berhubungan mengenai insentif untuk menyelesaikan pekerjaan tsb secara benar dan tepat d. Keahlian Teknis (Technical Skill) Keahlian teknis dalah keahlian yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan harian tertentu.

4. yang mengacu pada cara bagaimana manajer mengalokaikan waktu mereka ketika mengelola pekerjaan. agar dapat memusatkan perhatian pada pekerjaan tsb hingga selesai. • • Meminimalisasi gangguan agar dapat menyelesaikan penugasan. Membuat tujuan jangka pendek agar dapat menyelesaikan proye-proyek jangka panjang secara bertahap. PENGANTAR BISNIS . • Menjadwalkan interval waktu yang lebih panjang untuk pekerjaan-pekerjaan penting. Bagaimana Manajer Mengelola Waktu Dalam mengelola sumber daya yang dimiliki dengan jumlah waktu yang terbatas. Pengambilan keputusan yang tepat memerlukan dilakukannya suatu penilaian atas biaya dan manfaat dari berbagai kemungkinan keputusan yang dapat diimplementasikan. Berikut adalah panduanpanduan dalam menggunakan waktu yang efisien : • Menyusun prioritas dengan tepat untuk menempatkan focus pada tanggung jawab pekerjaan yang terpenting.Keahlian pengambilan keputusan adalah keahlian dalam menggunaka informasi yang ada untuk menentukan bagaimana sumber daya perusahaan sebaiknya digunakan. • Mendelegasikan pekerjaan-pekerjaan yang dapat diselesaikan sendiri oleh karyawan. manajer menggunakan manajemen waktu.

D I S U S U N O L E H KELOMPOK 9 Astri Septia Simanjuntak Lailatul Mufidah Hanifati Cerelia Garry Billy A (041113165) (041113121) (041113104) (041113107) .

Nikolas Dio Diandra Sarah Amelia Ratih Okta Novani (041113115) (041113172) (041113108) Kelas : K Jurusan : Akuntansi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful