2.

Struktur Batuan Beku Intrusif Batuan beku intrusif adalah batuan beku yang proses pembekuannya berlangsung dib awah permukaan bumi. berdasarkan kedudukannya terhadap perlapisan batuan yang di terobosnya struktur tubuh batuan beku intrusif terbagi menjadi dua yaitu konkord an dan diskordan. ? Konkordan Tubuh batuan beku intrusif yang sejajar dengan perlapisan disekitarnya, jenis je nis dari tubuh batuan ini yaitu : a. Sill, tubuh batuan yang berupa lembaran dan sejajar dengan perlapisan ba tuan disekitarnya. b. Laccolith, tubuh batuan beku yang berbentuk kubah (dome), dimana perlapi san batuan yang asalnya datar menjadi melengkung akibat penerobosan tubuh batuan ini, sedangkan bagian dasarnya tetap datar. Diameter laccolih berkisar dari 2 s ampai 4 mil dengan kedalaman ribuan meter. c. Lopolith, bentuk tubuh batuan yang merupakan kebalikan dari laccolith, y aitu bentuk tubuh batuan yang cembung ke bawah. Lopolith memiliki diameter yang lebih besar dari laccolith, yaitu puluhan sampai ratusan kilometer dengan kedala man ribuan meter. d. Paccolith, tubuh batuan beku yang menempati sinklin atau antiklin yang t elah terbentuk sebelumnya. Ketebalan paccolith berkisar antara ratusan sampai ri buan kilometer ? Diskordan Tubuh batuan beku intrusif yang memotong perlapisan batuan disekitarnya. Jenis-j enis tubuh batuan ini yaitu (gambar 3.5): a. Dike, yaitu tubuh batuan yang memotong perlapisan disekitarnya dan memil iki bentuk tabular atau memanjang. Ketebalannya dari beberapa sentimeter sampai puluhan kilometer dengan panjang ratusan meter. b. Batolith, yaitu tubuh batuan yang memiliki ukuran yang sangat besar yait u > 100 km2 dan membeku pada kedalaman yang besar. c. Stock, yaitu tubuh batuan yang mirip dengan Batolith tetapi ukurannya le bih kecil Struktur batuan metamorf dapat terdiri dari struktur schistose (struktur batuan metamorf yang memperlihatkan perselingan orientasi mineral pipih dan mineral gra nular / nematoblastik), gneistose (struktur batuan metamorf yang memperlihatkan hubungan dari orientasi mineral pipih dan mineral nematoblastik/granular yang sa ling berpotongan/tidak menerus), hornfelsic (struktur batuan metamorf yang hanya tidak memperlihatkan foliasi). Struktur Batuan Metamorf Secara umum struktur yang dijumpai di dalam batuan metamorf dibagi menjadi dua k elompok besar yaitu struktur foliasi dan struktur non foliasi. Struktur foliasi ditunjukkan oleh adanya penjajaran mineral-mineral penyusun batuan metamorf, sed ang struktur non foliasi tidak memperlihatkan adanya penjajaran mineral-mineral penyusun batuan metamorf. Struktur Foliasi a. Struktur Skistose: struktur yang memperlihatkan penjajaran mineral pipih (bio tit, muskovit, felspar) lebih banyak dibanding mineral butiran. b. Struktur Gneisik: struktur yang memperlihatkan penjajaran mineral granular, j umlah mineral granular relatif lebih banyak dibanding mineral pipih. c. Struktur Slatycleavage: sama dengan struktur skistose, kesan kesejajaran mine raloginya sangat halus (dalam mineral lempung). d. Struktur Phylitic: sama dengan struktur slatycleavage, hanya mineral dan kese jajarannya sudah mulai agak kasar. Struktur Non Foliasi a. Struktur Hornfelsik: struktur yang memperlihatkan butiran-butiran mineral rel atif seragam. b. Struktur Kataklastik: struktur yang memperlihatkan adanya penghancuran terhad ap batuan asal.

malah mendekati tipe struktur filit. Struktur Flaser: sama struktur kataklastik. Struktur Milonitik: struktur yang memperlihatkan liniasi oleh adanya orientas i mineral yang berbentuk lentikuler dan butiran mineralnya halus. hanya lensa-lensanya terdiri dari butir -butir felspar dalam masa dasar yang lebih halus. Struktur Granulose: sama dengan hornfelsik. Struktur Augen: sama struktur flaser. Struktur Pilonitik: struktur yang memperlihatkan liniasi dari belahan permuka an yang berbentuk paralel dan butiran mineralnya lebih kasar dibanding struktur milonitik. e. d. namun struktur batuan asal berben tuk lensa yang tertanam pada masa dasar milonit. .c. f. h. hanya butirannya mempunyai ukuran beragam. Struktur Liniasi: struktur yang memperlihatkan adanya mineral yang berbentuk jarus atau fibrous. g.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful