Perangkat Administrasi Pelaksanaan Tugas Pengawas

Tagged with: administrasi pengawas sekolah kewajiban pengawas Tugas pengawas Pemberlakuan peraturan tentang pelaksanaan tugas pengawas semakin memperjelas kriteria wajib dalam pemenuhan standar operasional maupun standar administrasi oleh pengawas. Tugas menggerakkan sekolah memenuhi standar ini berdampak pada meningkatnya jumlah dokumen tugas pengawas. Hasil analisis terhadap keputusan yang dikeluarkan Dirjen menunjukkan bahwa dalam melaksanakan tugas profesinya pengawas sekolah wajib memenuhi kriteria minimal berikut: No Indikator Operasional Kelengkapan Administrasi 1 Melaksanakan pengawasan 1. Surat Tugas dari Dinas Pendidikan yang terhadap 10 sampai dengan 15 dilampiri dengan data sekolah dan jumlah guru. sekolah dan membina 40 guru 2. Data pendidik dan tenaga kependidikan hingga paling banyak 60 guru sekolah binaan. 2 Menyusun Program 3. Program Tahunan Pengawasanmeliputi Pengawasan Akademik dan pengawasan akademik dan manajerial, mencakup Manajerial prioritas pemantauan, pembinaan, dan penilaian (Disusun oleh kelompok pengawas sejenis tingkat kabupaten/kota) 4. Program Semester Pengawasan, berupa teknik operasional kegiatan individu; meliputi pengawasan akademik dan manajerial yang memuat masalah prioritas pemantauan, penilaia, dan pembinaan. 3 Melaksanaan supervisi 5. Dokumen hasil pemantauan kinerja sekolah akademik dalam menerapkan dalam menerapkan standar isi , proses, penilaian, standar isi, proses, penilaian dan SKL yang meliputi kegiatan perencanaan, dan SK pelaksanaan, dan penilaian. 6. Format isian rekaman kegiatan supervisi akademik yang keabsahannya ditadai dengan tanda tangan kepsek yang disupervisi dan dikuatkan tanda tangan kepala sekolah atau ketua penyelenggara kegiatan (Format ditentukan Dinas Pendidikan) 7. Bukti fisik pengolahan data dan laporan pemantauan, pembinaan, dan penilaian kinerja dalam penerapan standar isi, proses, penilaian, dan SKL meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan output. 8. Lembar hasil refleksi dan rekomendasi tindak lanjut perbaikan mutu berkelanjutan.

Format isian bukti pelaksanaan penilaian kinerja kepala sekolah dalam 14. dan tenaga sekolah melalui supevisi manajerial kependidikan paling sedikit melaksanakan tiga kali dalam satu semester. serta pembiayaan yang meliputi kegiatan perencanaan. Laporan Semesteran Pengawasan per sekolah yang meliputi seluruh sekolah binaan yang ditekankan pada pemetaan pencapaian tujuan pengawasan. tenaga conference. Lembar hasil refleksi dan rekomendasi tindak lanjut perbaikan mutu berkelanjutan. sarana dan prasarana. Format isian rekaman kegiatan supervisi akademik yang keabsahannya ditandai dengan tanda tangan personal yang disupervisi dan dikuatkan tanda tangan kepala sekolah (Format ditentukan Dinas Pendidikan) 11. seminar. sarana dan prasarana. Lembar analisis dan rekomendasi tindak lanjut perbaikan mutu berkelanjutan Melaksanakan pembimbingan 17. pendidik dan tenaga kependidikan. Laporan Tahunan Pengawasan per sekolah pelaksanaan program yang meliputi seluruh sekolah binaan yang pengawasan ditekankan pada pemetaan pencapaian tujuan pengawasan. Menyusun laporan 18. tema. serta pembiayaan 5 6 7 8 9. dan dan pelatihan dalam rangka kompetensi yang dikembangkan dalam bentuk meningkatkan mutu profesi workshop. pendidik dan tenaga kependidikan. 10. dan output. sarana dan prasarana. Laporan PTK atau laporan PTS hasil penelitian atau perbaikan pelaksanaan tugas Terdapat 19 item administrasi yang menjadi syarat. pendidik dan tenaga kependidikan. dan penilaian. Bukti fisik pengolahan data dan laporan supervisi dalam penerapan standar pengelolaan. 16. Dokumen hasil pemantauan kinerja sekolah dalam menerapkan standar pengelolaan . tanggal. Data hasil penilaian dan akademik. 12. . bimbingan teknis. Dokumen jadwal. pelaksanaan. serta kunjungan pendidik. Melaksanakan penilaian 13. ditambah item yang terakhir menyusun karya tulis. observasi dan group kepala sekolah.4 Melaksanaan supervisi manajerial dalam menerapkan standar pengelolaan. Instrumen penilaian melaksanakan tugas manajerial 15. jam. serta pembiayaan meliputi kegiatan perencanaan. Menyusun karya tulis laporan 20. pelaksanaan. 19.

belum lagi menunaikan tugas substansinya. Untuk memicu perkembangan ke arah itu. Oleh karena itu. . Kerja sama dapat dikembangkan lebih lanjut untuk melakukan perbaikan mutu berkelanjutan. Tujuan utama dari langkah ini adalah mengembangkan kerja sama untuk berbagi beban sehingga diharapkan beban pelaksanaan tugas menjadi lebih ringan.Apabila hal tersebut dikerjakan sendiri. Salah satu strategi yang GP tawarkan adalah mengembangkan kolaborasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi. kolaborasi antar pengawas untuk memenuhi seluruh persyaratan minimal administrasi sangat diperlukan. GP mulai melampirkan beberapa komponen administrasi yang memungkinkan dapat membantu teman-teman pengawas melihatnya sebagai pembanding. maka beban pemehunan administrasi saja tidak ringan. Berikut ini GP lampirkan beberapa model administrasi yang dapat para pengawas sempurnakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful