P. 1
ARTIKEL BULUTANGKIS

ARTIKEL BULUTANGKIS

|Views: 83|Likes:
Published by Abdhi AzIz MuhaDzir

More info:

Published by: Abdhi AzIz MuhaDzir on Dec 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

ARTIKEL BULUTANGKIS

Bagi kita Warga Indonesia, Bulu Tangkis merupakan sebuah Olahraga yang
dianggap sebagai Lambang Supremasi Bangsa yang bagaimana tidak biasanya setiap
Olimpiade Digelar kita selalu meraih Emas dalam Cabang OlahRaga ini. Nah
bagaimana kalau kita sekarang mencoba untuk melihat Kebelakangan sejarah dari
olahraga Bulu Tangkis atau Badminton ini Bulutangkis atau badminton adalah suatu
olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan
(untuk ganda) yang saling berlawanan. Mirip dengan tenis, bulutangkis bertujuan
memukul bola permainan ("kok"atau "shuttlecock") melewati net agar jatuh di bidang
permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan
hal yang sama.

Sejarah
Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa,
Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya
dimanipulasi dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar
tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.
Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut
Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya
akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga
kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk
menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch
mempublikasikan kartun untuk ini.
Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat
Cina, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian
dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah
raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamIlet oleh
Isaac Sprott, seorang penyalur mainan Inggris, berudul "Badminton Battledore a
new game" ("Battledore bulu tangkis sebuah permainan baru"). Ini melukiskan
permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke
oI BeauIort's di Gloucestershire, Inggris.
Rencengan peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada
1877. Asosiasi bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional
pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.
Bulu tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia
Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara
Skandinavia.
Lapangan dan 1aring Bulutangkis
Lapangan bulu tangkis berbentuk persegi panjang dan mempunyai ukuran
seperti terlihat pada gambar. Garin-garis yang ada mempunyai ketebalan 40 mm dan
harus berwarna kontras terhadap warna lapangan. Warna yang disarankan untuk garis
adalah putih atau kuning. Permukaan lapangan disarankan terbuat dari kayu atau
bahan sintetis yg lunak. Permukaan lapangan yang terbuat dari beton atau bahan
sintetik yang keras sangat tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan cedera pada
pemain. Jaring setinggi 1,55 m berada tepat di tengah lapangan. Jaring harus
berwarna gelap kecuali bibir Iaring yang mempunyai ketebalan 75 mm harus
berwarna putih.
PerlengkapanBulutangkis
O Raket
Secara tradisional raket dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau
logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu
tangkis proIesional berkomposisikan komposit serat karbon (plastik bertulang
graIit). Serat karbon memiliki kekuatan hebat terhadap perbandingan berat, kaku,
dan memberi perpindahan energi kinetik yang hebat. Namur, sejumlah model
rendahan masih menggunakan baja atau aluminium untuk sebagian atau
keseluruhan raket.


O $enar
Mungkin salah satu dari bagian yang paling diperhatikan dalam bulu
tangkis adalah senarnya. Jenis senar berbeda memiliki ciri-ciri tanggap berlainan.
Keawetan secara umum bervariasi dengan kinerja. Kebanyakan senar
berketebalan 21 ukuran dan diuntai dengan ketegangan 18 sampai 30¹ lb.
Kesukaan pribadi sang pemain memainkan peran yang kuat dalam seleksi senar.
O 4k
Kok adalah bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat
dari rangkaian bulu angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka, dengan
pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam latihan atau
pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.
O $epatu
Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para pemain
membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu
bulu tangkis membutuhkan sol karet untuk cengkraman yang baik, dinding sisi
yang bertulang agar tahan lama selama tarik-menarik, dan teknologi penyebaran
goncangan untuk melompat; bulu tangkis mengakibatkan aga banyak stress
(ketegangan) pada lutut dan pergelangan kaki.

Namur, agar bisa bermain bulutangkis, seorang pemain harus bisa memukul
kok, baik dari atas maupun dari bawah. Jenis-jenis pukulan yang harus dikuasai
adalah servis, lob, dropshot, smes, netting, underhand, dan drive. Kesemua jenis
pukulan tersebut harus dilakukan dengan menggunakan grip dan Iootwork yang
benar. Buku ini mengajarkan dasar-dasar petunjuk praktis jenis pukulan di atas.
Pegangan Raket (Grip)
Bulutangkis dikenal sebagai olahraga yang banyak menggunakan
pergelangan tangan. Karena itu, benar tidaknya cara memegang raket akan sangat
menentukan kualitas pukulan seseorang.
Salah satu teknik dasar bulutangkis yang sangat penting dikuasai secara
benar oleh setiap calon pebulutangkis adalah pegangan raket. Menguasai cara
dan teknik pegangan raket yang betul, merupakan modal penting untuk dapat
bermain bulutangkis dengan baik pula. Oleh karena itu, apabila teknik pegangan
raket salah dari sejak awal, sulit sekali meningkatkan kualitas permainan.
Pegangan raket yang benar adalah dasar untuk mengembangkan dan
meningkatkan semua jenis pukulan dalam permainan bulutangkis.
Cara pegangan raket yang benar adalah raket harus dipegang dengan
menggunakan jari jari tangan (ruas jari tangan) dengan luwes, rileks, namun
harus tetap bertenaga pada saat memukul kok. Hindari memegang raket dengan
cara menggunakan telapak tangan (seperti memegang golok).
2 1enis Pegangan Raket
Pada dasarnya, dikenal beberapa cara pegangan raket. Namur, hanya
dua bentuk pegangan yang sering digunakan dalam praktek, yaitu cara
memegang raket 14rehand dan backhand. Semua jenis pukulan dalam
bulutangkis dilakukan dengan kedua jenis pegangan ini.
Dua macam cara memegang raket di atas, pada kenyataannya digunakan
secara bergantian sesuai situasi dan kondisi permainan. Untuk tahap awal para
pemula biasanya diajarkan cara memegang Iorehand terlebih dahulu, kemudian
baru backhand.
Pegangan raket yang benar, dan memanIaatkan tenaga pergelangan
tangan pada saat memukul kok, dapat meningkatkan mutu pukulan dan
mempercepat laju jalannya kok. ini berarti, telah menggunakan tenaga secara
lebih eIisien namun eIektiI. Itulah sebabnya, sejak dini peserta latih harus
membiasakan memukul kok dengan menggunakan tenaga pergelangan tangan
(tenaga pecut).
Cara Memegang Raket 4rehand
1. Pegang raket dengan tangan kiri, kepala raket menyamping. Pegang raket
dengan cara seperti "jabat tangan". Bentuk "V" tangan diletakkan pada
bagian gagang raket.
2. Tiga jari, yaitu jari tengan, manis dan kelingking menggenggam raket,
sedangkan jari telunjuk agak terpisah.
3. Letakkan ibu jari diantara tiga jari dan telunjuk.
Cara Memegang Raket Backhand
ootwork merupakan dasar untuk bisa menghasilkan pukulan
berkualitas, yaitu apabila dilakukan dalam posisi baik. Untuk bisa memukul
dengan posisi baik, seorang atlet harus memiliki kecepatan gerak. Kecepatan
gerak kaki tidak bisa dicapai kalau Iootwork-nya tidak teratur.
3 Sikap dan Posisi
Sikap dan Posisi Berdiri di Lapangan
Sikap dan posisi berdiri di lapangan harus sedemikian rupa, sehingga
dengan Sikap yang baik dan sempurna itu, dapat secara cepat bergerak ke segala
penjuru lapangan permainan.
4 Hitting Position
Posisi memukul bola atau kerap disebut preparati4n. Waktu sekian
detik yang ada pada masa persiapan ini jugs dipakai untuk menentukan pukulan
apa yang akan dilakukan. Karena itu posisi persiapan ini sangat penting dilakukan
dengan baik dalam upaya menghasilkan pukulan berkualitas.
5 Servis Forehand
a. Servis orehand Pendek
- Tujuan servis pendek ini untuk memaksa lawan agar tidak bisa
melakukan serangan. Selain itu lawan dipaksa berada dalam posisi
bertahan.
- Variasi arah dan sasaran servis pendek ini dapat dilatih secara serius dan
sistematis.
- Kok harus dipukul dengan ayunan raket yang relatiI pendek.
Pada saat perkenaan dengan kepala (daun) raket dan kok, siku dalam
keadaan bengkok, untuk menghindari penggunaan tenaga pergelangan
tangan, dan perhatikan peralihan titik berat badan Anda.
Cara latihannya adalah menggunakan sejumlah kok dan dilakukan secara
berulang-ulang.
b. Servis orehand Tinggi
- Jenis servis ini terutama digunakan dalam permainan tunggal.
- Kok harus dipukul dengan menggunakan tenaga penuh agar kok
melayang tinggi dan jatuh tegak lurus di bagian belakang garis lapangan
lawan.
Saat memukul kok, kedua kaki terbuka selebar pinggul dan kedua telapak
kaki senantiasa kontak dengan lantai.
Perhatikan gerakan ayunan raket. Ke belakang, ke depan dan setelah
melakukan pukulan, harus dilakukan dengan sempurna serta diikuti gerak
peralihan titik berat badan dari kaki belakang kekaki depan yang harus
berlangsung kontinu dan harmonis.
- Biasakan selalu berkonsentrasi sebelum memukul kok.
- Hanya dengan berlatih tekun dan berulang-ulang tanpa mengenal lelah,
dapat mengusai teknik servis Iorehand tinggi dengan sebalik-baiknya.
6 Servis Backhand
Jenis servis ini pada umumnya, arah dan jatuhnya kok sedekat mungkin
dengan garis serang pemain lawan. Dan kok sedapat mungkin melayang retatiI
dekat di atas jaring (net).
Oleh karena itu, jenis servis ini kerap digunakan oleh pemain ganda.
a. Sikap berdiri adalah kaki kanan di depan kaki kiri, dengan ujung kaki kanan
mengarah ke sasaran yang diinginkan. Kedua kaki terbuka selebar pinggul,
lutut dibengkokkan, sehingga dengan sikap seperti ini, titik berat badan
berada di antara kedua kaki. Jangan lupa, sikap badan tetap rileks dan penuh
konsentrasi.
b. Ayunan raket relatiI pendek, sehingga kok hanya didorong dengan bantuan
peralihan berat badan dari belakang ke kaki depan, dengan irama gerak
kontinu dan harmonis.
Hindari menggunakan tenaga pergelangan tangan yang berlebihan,
karena akan mempengaruhi arah dan akurasi pukulan.
Sebelum melakukan servis, perhatikan posisi dan sikap berdiri lawan,
sehingga dapat mengarahkan kok ke sasaran yang tepat dan sesuai perkiraan.
Teknik pengembalian servis, sangat penting dikuasai dengan benar oleh
setiap pemain bulutangkis. Arahkan kok ke daerah sisi kanan dan kiri lapangan
lawan atau ke sudut depan atau belakang lapangan lawan. Prinsipnya, dengan
penempatan kok yang tepat, lawan akan bergerak untuk memukul kok itu,
sehingga ia terpaksa meninggalkan posisi strategisnya di titik tengah
lapangannya.
a. Dalam permainan tunggal, sebaiknya servis lob lawan dikembalikan dengan
teknik pukulan keras dan tinggi ke salah satu sudut bagian belakang lapangan
lawan, atau dengan teknik "pukulan pendek" (drop pendek) ke sudut depan
lapangan lawan.
b. Hindari melakukan "smes keras", tatkala berdiri pada posisi di bagian
belakang lapangan sendiri. Oleh karena, posisi pada saat itu kurang
menguntungkan, apabila smes dapat dikembalikan dengan penempatan yang
akurat atau terarah oleh pemain lawan.
c. Dalam permainan ganda, seharusnya kok dipukul terarah cepat, dan arah
pukulan senantiasa menukik jatuh ke lapangan lawan atau ke bagian tubuh
lawan.

7 Underhand (Pukulan dari Bawah)
Jenis pukulan ini dominant digunakan dalam permainan bulutangkis.
Seperti halnya teknik dasar pukulan dari atas kepala untuk menguasai teknik
dasar ini, pertama-tarna, harus trampil berlari sambil melakukan langkah lebar,
dengan kaki kanan berada di depan kaki kiri untuk menjangkau jatuhnya kok.
Ada dua jenis pukulan underhand:
a. Clear Underhand, pukulan atau dorongan yang diarahkan tinggi ke belakang.
b. lick Underhand, pukulan atau dorongan mendatar ke arah belakang.



8 verhead Clear/Lob
Pusatkan perhatian lebih untuk menguasai pukulan overhead lob ini,
karena teknik pukulan lob ini banyak kesamaannya dengan teknik smes dan
dropshort. Pukulan overhead lob adalah bola yang dipukul dari atas kepala,
posisinya biasanya dari belakang lapangan dan diarahkan keatas pada bagian
belakang lapangan.
Ada dua jenis overhead lob :
1. Deep lob/Clear, bolanya tinggi ke belakang.
2. 99acking lob/Clear, bolanya tidak terlalu tinggi.
9 Round The Head Clear/Lob/Drop/Smash
Adalah bola overhead (di atas) yang dipukul di bagian belakang kepala
(samping telinga sebelah kiri). Dibanding dengan overhead yang biasa, pukulan di
belakang kepala ini relatiI lebih sulit. Karena untuk bisa melakukan pukulan
(teknik) ini diperlukan ekstra kekuatan kaki, kelenturan, Iootwork yang baik,
dan koordinasi. Biasanya pukulan ini dilakukan secara terpaksa karena untuk
melakukannya harus dengan pukulan backhand.
Smash
aitu pukulan overhead (atas) yang diarahkan ke bawah dan dilakukan
dengan tenaga penuh. Pukulan ini identik sebagai pukulan menyerang. Karena itu
tujuan utamanya untuk mematikan lawan. Pukulan smes adalah bentuk pukulan
keras yang sering digunakan dalam permainan bulutangkis. Karakteristik pukulan
ini adalah; keras, laju jalannya kok cepat menuju Iantai lapangan, sehingga
pukulan ini membutuhkan aspek kekuatan otot tungkai.
Adalah pukulan yang dilakukan seperti smes. Perbedaannya pada posisi
raket saat perkenaan dengan kok. Bola dipukul dengan dorongan dan sentuhan
yang halus. Dropsho9 (pukulan potong) yang baik adalah apabila jatuhnya bola
dekat dengan net dan tidak melewati garis ganda.
Karakteristik pukulan potong ini adalah, kok sentiasa jatuh dekat jaring
di daerah lapangan lawan. Oleh karena itu harus mampu melakukan pukulan yang
sempurna dengan berbagai sikap dan posisi badan dari sudut-sudut lapangan
permainan. aktor pegangan raket, gerak kaki yang cepat, posisi badan dan proses
perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul merupakan Iaktor
penentu keberhasilan pukulan ini.
Netting
Adalah pukulan yang dilakukan dekat net, diarahkan sedekat mungkin ke
net, dipukul dengan sentuhan tenaga halus sekali. Pukulan netting yang baik yaitu
apabila bolanya dipukul halus dan melintir tipis dekat sekali dengan net.
Karakteristik teknik dasar ini adalah kok senantiasa jatuh bergulir sedekat
mungkin dengan jaring/net di daerah lapangan lawan. Koordinasi gerak kaki,
lengan, keseimbangan tubuh, posisi raket dan kok saat perkenaan, serta daya
konsentrasi adalah Iaktor-Iaktor penting yang mempengaruhi keberhasilan pukulan
ini.
Pegang raket dengan jari-jari tangan (ruas jari tangan), pergelangan
tangan tetap rileks, posisi kepala (daun) raket sejajar dengan lantai pada saat
perkenaan raket dan kok yang harus diperhatikan selama proses pukulan jaring
berlangsung. Di samping itu sikap dan posisi kaki tumpu harus tetap kokoh
menapak di lantai, dengan lutut kanan dibengkokkan, sehingga tidak terjadi
gerakan tambahan yang dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh.
2 Return Smash
Adalah pukulan yang lebih identik dengan pola pertahanan. Namun
demikian pengembalian smash yang baik bisa menjadi serangan balik.
Jenis-jenis pengembalian smash:
1. Pengembalian pendek, yaitu pengembalian dimana bolanya jatuh dekat net.
Banyak teradi pada permainan tunggal. Tujuannya untuk memaksa lawan
berlari jauh.
2. Pengembalian drive, lebih banyak dilakukan pada permainan ganda.
Tujuannya untuk tidak memberi kesempatan lawan melakukan serangan.
3. Pengembalian panjang, yaitu pengembalian bola ke arah belakang lagi.
Pukulan ini biasanya hanya bisa dilakukan oleh pemain yang sudah trampil
dan mempunyai pergelangan tangan kuat.
3 Backhand verhead
Pukulan ini bisa dikategorikan paling sulit, terutama bagi pemain pemula.
Karena secara biomekanik teknik pukulan ini selain menuntut koordinasi anggota
badan yang sempurna, juga penguasaan grip dan timing yang tepat.
4 Drive
Adalah pukulan cepat dan mendatar banyak digunakan dalam permaianan
ganda. Tujuannya setelah seorang atlit berhasil menguasai cara memegang raket,
menguasai Iootwork, dan seluruh teknik dasar (basic stroke) dengan baik, maka
selanjutnya dapat membuat variasi pukulan. Dengan kata lain, pada satu jenis
posisi yang baik dapat melakukan beberapa pilihan pukulan. Misalnya pukulan
overhead, selain lob dengan sedikit mengubah grip dan arah raket/putaran raket,
bisa melakukan pada posisi underhand yang baik, selain melalukan netting bisa
juga melakukan Ilick.



ARIlk£L B0L0IAN0klI

Diafukan un9uk Memenuhi Salah Sa9u Tugas
Ma9a Kuliah Bulu9angkis













Disusun :

NURUL FADILLAH R
2124080293
3D PJKR



PRDI P1KR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS GALUH CIAMIS
2 - 2

3.2.990/4708 /.3 $:990.203:3. .3..3 507903.3 ..9 545:07  3..2:339./.3.3.4..:3.35.9: 9: -.3.8 8.8.. .3 5072.3.3./. /. 5. .80.4.3.3.2.7 9/..:39:203..3 /80-:9 .3   378 80.203039:9. .39. .3 202.285072. .33.

3  #05:- #.7.9.3$.38. /.3.990/470  . 2025:-.79:3:39:3  !03/:/: 378 202-./.   !. /.3  .8./23943 .280-:. $57499  8047..:7 2.3.210940 8.9 -078.3 -078..5072.3/ ./.3. :39: 203.9039.3.38007. .3.7.9.990/4708  /.7.9 3.39:02-. 4909. 3..3.380./. 302:/.3/ 80.5.:309..::5545:07:39: 203. 5072.3 .88.. .2...3.3.3%./.92070..0./ 3:.7.3.3.809025.3203/..203.5/:/. ./5072.35.3 /03.2070..3203. .7.202-.7203039:9..943../.3..3 3 0 05.03785.7.9 .3 503.3 378  -07:/: ..2.33.5..343/435.!:3. 2. 7.8.2034438.2 80./.

33.73.19 $07. 5:9 ..3.8 203:3..3:39:.2./.5.5. 5079. 7.5.73.703.9 / 903. 24/0 703/.3..7 .  /03.3.09 $0.5 0. %2:7/.7:  3 20:8.3 805079907./.3.3 39073.03.7.9.: 080:7:. .95..3/3.3 2.3/3.93203/423.3.: :33  !072:.3 0307 309 . ::7.38  80-:.38.7:8-07..3 -:: 9./843.2. 545:07 / /:3.3. $.30-.7 -0943 .203.:23:2 :39: 80-.3 -.3 22/.7 .3:7.3./.3 .3 907-:.9907.3.3 0-. --7 1.:1479 8/4:. 5.843.7.3%03.0/07.9..88.9.9.9.3 .73 .84./239434:80 089. 5072.9 /.9 /..8907../..2:7  80:2. -07:3:  5079.7.3::9.7-432020:.3 5072..5.:23:2 .8 -::9.3 /8../.9.  848.2025:3..3/  :: 9. -07425488. 090-.7.89 -079:.2-.73 .73 8093   2 -07.  .3  .09    ../.5.7.3  22 .7./23943 .3.9:0 410..3/0/:3.:  /.4397.37.5507-.30 .3. / .  907:9./.3...09-:: 9.: 4.3 83909.30:. 30.5.09 /-:.3.73.3. 905.3./9:840 :-.3.:  02:/.7:8 -07.3 2025:3. .38 .95.7.3 .20 .7:8 -07.08907870 378  #03.3 907-:.9.5.3./ 80-:./23943.307../-.5:9  !0703.3 425489 807. 502.: . ..7.: . 8.3/.3.38 -07-039: 50780 5.9  .. 7.2..273.: -./.73.99/.38 203.9203.3.3 -. 4.9 .9:7.3.3/8.7.73 . 0..35079.5.3/30. 97./.3 2025:3.73.5.3 /./.3 .990/470 -:: 9.38 O #.78 .  !072:.3.257802:.5.3 ..3  3.3 7.9 /.3  .3 .3 0:.78./..38378/-039:5./.73::9.-.9.3 202-07 50753/.:.3 839098  :3.7 .2. .: -.3 .090-.9.38 57410843.390780-:9/2..9 .3 ../.7.3/5 3 .7-43 5.3-07.3 /.3507.

 80-.9.5 8.9.39/.7 -07090-..8..3 43.7-8. 502. -. 897088 090.38.39. -4.2:7 .3 80./8..7-07-0/.7.   -  08:.9: .037.2020.3 /.8 2.: 5079. 203:3.80.3 090.9 -:: 9.3  $..  /03.38.80.7. 8.3/.7..3 .8.8.3.3  0.7082/:3.709 :39: .3.7.3..202:: 4  -.9 /.4/..38  907-:.09  03:.3 .:9:9/..980385::.3 /.3 .3.3 5. /.3 203:3.37.38 8047.3. :2:2 -07.3.7 -.79.357-.3.7509:3:57...3 -.3/  /.. .9/.O $03.:5:3 /.3  8.9 203039:.09.5-07..3502.8. 50. 5.7..9. 507.3..3.3..3202.803.3.3 144947 .3..7-::9.3 7.8.38 203.7 -.3.3 . .3 /. 038803.3-::9.3 5..38 .3..38.3 /:3.3:. /745849  8208  30993  :3/07.2.7 /.950393/:.7.9: /.7 .3:.3 803.  038 038 5::./..3.202.7. 809.38 202-:9:.9.8 /03./.7 ::3203.9.2 4.05. -4.:.3 5. .3 8...35070.3 .5.7 .7 .3 202-:9:.:9 907-:..9: -03.3 -.89  O $05./.703.7:8 /.-:8  .82. 4.7 :33 8.9.7:8-8.3 5070.3 907-:..38.3.7 203.9:903/.38.25.09 75  ::9.39./.8  4.9 /.  0-.43 50-::9.3808047.7.3 /03..8. 038 5::. .   .38 /03.3.3.3..3502.3 /:39.73.85::.3:.3..9.3 /8:8:3 202-039: 07:..3 ./.79.3 -03..3#. /03.703.3 50.2 .3 .9.2.3.7 /..3.9.3903445030-.9  $05.79/.3.75. .5 ..0  0802:.8    !0.2.3.2 -:: 9.3 /03.28008803.3 /507.3-079:.09.3 75 /..-072. -03.9.-.3 ./.. 50393  5.8.3 :39: 20425.3.3 805. 807.9: -:: 9.3 -:: ..7  O 4 4 . -07-039: 80903.7 40 809..3 /7.3 307.3 84 . -:: 9.3.7:8 /:.7.3  ::7.3 90780-:9 .7 7.3507. .. .7.3 2.3..3 .3/..3.. .  /3/3 88 .3/3.

8.3 24/.-3.33.09470.38  . .3.790:3:. 8.8 5..38/.3 9.3 :08  708  3.3.7 903..7 2020.37.3/03.25072.2.3. /.3 7.09 8.. 5070..3 -03.3 :..: .3 202507.3.09 ..3 .7 9.09 !./..3  !0../.09 /03.3 80.7./.7..7. -07./. 8.3 1470.3 5.. /.-.9 -072.3  039: ' 9.3 7.. 50. -0-07.09 .3.2 -::9. 038 5::.3 7.3 903 50.3.3. 5070.7.3-.3 033 20303..3 7.2:3 ...3 -.7  .7.3.3..  8:9 80.7 .7 :39: 20302-..7 9.9 202::4 3/.3 -.3..09/.8.90  .8 5072.3. 7.03850.5-07903. 5.3.9 9..09  . -.09 .9.3/  $02:.3 7.9 . 50.3 /.9.... 80-. .7.3 7.5.3802:.  /03..3.8 ..50.7  /.703.05.  0.38 /.7.3 9.7.0385::..09 .3 202:: 4 /03...3 -03.3.09 ..3 8073 /:3. 0- 01803 3. .3/ /.2 7.37. -.3 7  05.3 -09:  207:5.3.90758.9 202:: 4  /.3 7.3 /.3/ 9070- /.2020.09  80/.3.3 /09.3 808:.3-::9.7.3 203:3.31.3 903. 502:. 203:3.3.8.3/  !0.020. 80.73.33.2:7  .38/03.9: ...  . .09/03.9 2033.3..:9  .. 2033.3.5.3.203:3.:.90350.3 2033.09 1470./..3.3 203:3.5./..3 8050792020.3#.8.9.09    %.5.3#..33  :. 4  3 -07.9.3 .5.::  02:/.  80.390.30/:..253  !0.3 43/8 5072.3 .3 2:9: 5::..3/.3 .7:8 /50.37. 2020.3-::9. 50393 :39: /.3.9: . /.7.3 202..3.2:3 01091  9:.344    038!0.5:.9: .09 /03.3/   !0.3.3 903.3. 89:.9.9.3  &39: 9./:3.3  2.3 -03.79  90.3 .3 7. -039: 50.7 ./.09 203.7:8909.2.3 7.5 .. /.3  /03.3 /./..03.3 7:.7 80...7.7.-.3 903. /:.3.7:-.8 /.3 /03.3 9.7:8 202-. 805079 .9.3 903..5. 2020.9 .3 /. /3 508079.3 5.39.2 57....9.7 ... 7.3.3.

:39:203039:.907.203:3.35::.9/.:3./.9.2:5.9: .3 $.9: /.: 07.020.8.09. /.7...38025:73.33. /03..3.943  .35072.98   4.3-.8470.807:8/.5. .370.7.980./.9.7. 8..203./.7.:3  7.3.8  .-.3507.3$.  &39: -8.380.3 807.7:8/5::/03.3-./...5.:.3 07.3 9.5..-8.91503/0  !.. 503:7:..3.2 5488 -079../.3 88902.3 5488 -07/7 / .5.7/...7.38.05.3 -07:.3 07.7:8 80/02.:./.3...39.8.3-07:..8.8.9..8..7 :39: -8.909 .8.9.3   './.3 903.5...:144947 3.3 /09 . 2.3 9: . -8.338.3 .3!48807/7/.  09.3 /.3 :.7/.3#. /.33/.2 5488 -.3/.7.7 9/.3.  803.380:2.9-0707.9/.8. .3...3 -034  :39: 2033/..3 . 202:: /03.950393/.080.9:54885078.3807.5078..3 807.9.3 .3/ 44947 207:5.:.3 3 :8/5.8503/03/.3  $0. /./.5/.3 /5..7.3 ./. 20.3    993!48943 !488 202:: -4...3.8470.3.7.:.3..3/. 203.3 4  8: /.37.5.3 /..5 /.3 5488 -..3/!03/0  %::.8    $07.9 50703.05..2 0..703.3 /.3 .3 .  8047.3 /03.9:7    $.399-07. -07:.3!488 $.7 503:3. -07.4/.390:3:  .3.  $07.7.5.3507.5.9.09 /.3/ .5.7:8 202 0.5.3  .7.35::.:.9/.5 /80-:9 5705.3 7:5.9.5..9-.9./. 5070.3-:.  ..09.5.980..05.3 5::..3 /03./.8.9: 80.5/..8 503/0 3 :39: 202.3 05.  0..

..3 7.3  0/:.7 /03.5-. .380-.3 /33...3.5708/.3 507..3 4 80/./03.8.800-.9:90.8307.3/ 038807.3 203:3..3/%3  038807./.  .3.3202503.9203:8.72438   ./:3.3..3.9.2.../.7:8 /5:: /03.7. .7 53:  :9:9 /-034.3./.../:907.3.3.835.9 90:3 /. 20.3 903.3 .3 0 .3 -. 0.78.3909.439.09  0 -0.85::.3.30/:. 4393:/. 5070.7.3  . 0 8..38025:73.9 -.3 903.9.9: 038807.803.3503: 4380397.39.5-07/7.3 8090.3  803./.3 /.340502. -.3./.. /03.7.3 /..3 709. /05.  $.3 7.3.:3./.-  $07.3/03..7 203:3.3 .753:/.:7.3 .9 -.09 70.393/.3 -07.3 502.3  /03... .480/0.9/..90.3.3  .3 0..7:8/.91 503/0  803.7.903807../. /05..35::.880-0:2202::4   . 07.73 309  0.3 /.3 9.380.3-0./. 800-. 4 .3  $.3 07.3.5...  /.3/.8..25072..703. 507.3 203.8079.3 .83907:9.8.0/:.3 .3 :..3 7.3 9.7 4 20.78 807.7. 907-:./.:2:23.5 805079 3  99 -07.:7:8/-.3 -07..3/93/03.3 .92:33 /03.3  0 /05.  !07.5. /03.9 2:33 20.   4 .9:3.7 -0./.3 99 -07.39:.3 .3:5.91 /0.72438  3/..3::3..:-074380397.38:34393:/.9202::4 0/:.8470.5..3.3..3 .3 8. 503: .:..3 -070-. //4743 /03.7 .703.35.3 -07:. 20303.8.3 -07.3 .3//05.5/:3.8.8  -  :3.3.3.7:. 8.3.9 -.3.39.2.:.39.3  .    $07.39:3.3.5.907-:. .3/.81470.7:8 -07. -0.

7.:/4743.3  %0350302-..  ..8.:.3 -0707.7  /03.  0.9.3 .3 4 .3.7&3/07.:7. 8208 /.903/. 2033.  .3/.3.3..3 .7.3 /03.2 5072.3 .3  .9:3.-.8..3/.5.3     ..  /03. 9075.3808:.3.3.-0.3 .:.307.3. 4 /5:: 907..8.3 .3905.3 .9.3.9/.5. -07/7 5...3 .$0-0:2 20./.8 4- .9 9: :7.3930-0.: 0 -.9  /.:.3 803..3 /02-. / 99 903.3  803. 8.3408.39308.3 .40502..3 5488 897.9083.3 9:-: .5.3.37 .9.3/ !::.38  $05079.3/ 5::.3 -0.9.7:83.9.8  507.. :39:203:.3 ./..3 .  80-./.9:8:/:9-.5.3..3 .3..8 8.3.3 . 203: .0385::. 5::.5.3.5.07.9.7:39:203.3.8/.3  ..  .7 8.38  7.3 8.70. 88.: 0 8:/:9 /05.3:3/07. :39: 202:: 4 9:  803.5..3...75::.703.3 903 5::.3 /03.&3/07.3-07.3.33. .3 503025.3 3 /423.903 /.3.3 8208 07.2- 20.3807. .3-0.3. 5488 / -.9.7.39..3 503/0 /745 503/0  0 8:/:9 /05.3 5488 /.3 803/7  0 .9.3.: /03.3.5077.:907.8.9  .9.3-03.7./03..3  -  3/. .. 0-.9203.3 .805.39 /:3.3 9:3..2 5072.  ./.3/ .9: 0 ..3..9.5.7.3.3 .3/ 5::.3. 807..3 503025.05.5.7..3/.  5488 5.3 .  038 5::.340/.7.73.950393/:..3/.3/.3 807.9..9 /02-. 9.7..2 5072.3  .:/4743.3 /.8.2.:.9.3 .740 809.4  /..  80.3  !73853..8  9.3 905./:.7 3  5079.: -0.3.8.3.3 -::9.9.3 203:39:3.7 20.9..3203/..//05.3.3     &3/07..5 -07/7 .8.3 9035::..25 -07.3  -  .3.7:8 97.8.7..3 -::9.5502..5.

7./0.  .070.

2. /03.3 4.3. -4.8 05..3.9.3 /5:: /.3 /.7.. -.3 4..4- !:8./4-   0054-.8.5.3  /.7 -0.5.703. 903 5::.3 0- :39: 203:.3 /./:.3 -0.33.070.0384.3.9.3.7 . -. . 5::. 08.070.9.3 /7458479  !::...3 507.8.3 0./..3 4- 3 -.070. /./.  54883./ 4- .3 .9./ 4- 3  .3 903 8208 /.3..8 5.

34-..7 -4.0.930-0.3..3    99.

907./0.3.7 -4.7.0.9/.:93    #4:3/%00.

4-.

745.

34..3 54943  .3 .3 /. .-...9 50703.5488 7.5.: .9: 9::.5.3 8208 .5::..703.3 . /03.703.:.8.  0039:7.3 . .3 0 -.3-.5.703.33.3 3 ./.8 .3549433.25072.3/5::/ -.3 5::./.3.3 /03.3 . 8.:.5 /.349499:3./.3 447/3.3/.070.9 203:: . /0.3 -.3 5488 -.8. 0:.$2.3 -. /5:: /03.39/.8500:.3-0./. 5::.80-0.09 8.78.3 /03.8.703.3-::9.3 :9.070..5::...7:8/03.38 .3 /4743..33.2.3 /.253903.3 /..3 07.3.3/.3 .25:20..8  ../ /.5.-4..9...3 0897. 3 70.3 8039:.3 4..8. -039: 5::.3 -07-.07..9.3 4  4. :39: 202.3 .305.9..8 .3 /.9/03. 20./.7 8:/:9 8:/:9 .5. 48039. .070...3 3 /.3 8025:73.:.38073/:3.7:82../.9075.  .3 05. :39: -8.:.3.3..8  .3 80. 5::. -4.3903.33/03980-.907895::.38050798208 !07-0/.3 .9.3/3/03.907895::.8 /.7.33202-:9:.3 903  3 /507:.3.9.3  144947 .320307.3  0.91 0- 8:9  .9:3.  /..3.33. /.3-.3.9..3  803.4.35::.:..3.73 //.3.503: !::. . 4 .8  .9:/0.8...39. .:8  745849 5::.7.9. 5::.3/ -0.35::. 8...7.7 -.3/.3309/..3  !::..3/    $2.9:. 07.:39: 20.05./ .200./.:.  /.9: 5::.7.

3 .5072.380/0.:880.3 -07...947 503039:0-07.3-.73.9: ..3574808 50753/.35::.3.-..3309  .5::.3.-4.3/0.05..3...320397958/0.92:330 309 /5::/03.3.7.39.7.8...3 .8.3 .73./5::.9309 /.9:-07:780/0.4803..37.3/.9 -./03.9 202:: 207:5./.3 .8. 8.3903.3.9 2:33 /03.980.38039:.:../.5.90789903/.72438 5.3/.3 1.9 5488-.33    0993 /.09 07.330993. !::././.:8/..94750.

0  0- -.9 309  .2-.3. 907. .3 0- /039 /03.33..3.3 3 -.5 708  5488 05.7:0802-.3.3.3.7.33.3 54.9  ..3.8 . /..7 ..3 5488 .3.3    !0302-.8.3 3  !0.73 -07. -0./.3807../ 5..3  .5 /. 5072.3 5.3-. 5.3.3. 907.3 .97.  038 03850302-.3 .7:8 /507.:.3 .3 80.3 -07.3 7:.8 /.5 44 203.3-.3.9.3  803.9 50703.7:8 909..8   !0302-.8.3 503/0  .7.3.3..2.  %::.203..:    !0302-.382..09 /.07.5.39../.3 7.3.3 5.3  8079.39.5.3 /2.:3  7. /./.38:3   8.-8.309 / /.:.3  ..3 /-034.3...35::.3 9.7 /03.3 :9:9 . 9/.340502.09 80.9: 50302-.3 4 8.  03.3 -4.382.3 /7.5070.3 9:3. /.3..8..3 4 .3 .3 .3 9:-:  5488 7..3:.39:-:    #09:73$2.3/.3 7.3202503.38:/.. 5::. -8.3/.202-0708025../.3. .09 /.3. -4.3.9.947 1.3 909.3.8 07.  /03.32025:3. 4380397.3  5070.9202503. 8.9: /0.25 /.3 .. 574808 5::.  %::.2:3 /02.1.253 9: 8.7:0-07.9 50703. 5079.3  0802-..:. .3 . 0 ...8.3.7 9.5.3.9: 50302-.3  447/3.3 .3.8./807.3.320. 5072. .3.39.350302-. / .09 /03.94750393.:39:9/. .  !::. 9:25: .39.3 .7 9./. :39: 202./ 07.

502.3 4- /03.3 80/9 203:-.5.3905./..3. 8.5. 75 /. 7.3..3 5::.8.3.8.3 .-.  . 89740  /03./  80. :.9    7.8.3 4./ !::.503:.8.9 20.7 -./.3:93.3.. -. 5::.3502:. .8..35.3 -0-07./.3/ .3  5.9 202-:.33-8.8 203:.3  8.38025:73.38:9 907:9.9.39035::.8.7.. /.349.:.3203/.3.070.80.25072.3 80:7: 903 /.  2.8 5::.9.99 -07. /..7. 8090.3/.3 .3203:39:9447/3..3 -.2.3  03.9047..7.3 ./:3..375/.070..  . 8047. . %::.5::.3/.33. 5.-420.9: 038 5488 .3 .3923.9/.3380.3 7.09.7.7-.05. 80. 144947  /.3 -.0 /.09  203:.703.. 2020.5.9 .

3 -.5:9.3/ .    .:.:. :.  80.3 5. 20. 5488 :3/07.:.31.3 7.7.20.3 30993 -8.09  -8./.3 20.

8 .:.:..$.9.3:39:0203:$.::9.38              8:8:3  &#&#     !#    !# !# &%$&#&&! &'#$%$&$      .9:%:.  #%&&%$  .

 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->