1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 1 : 1. Memahami struktur atom untuk meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul, dan sifat-sifat senyawa. : 1.1 Menjelaskan teori atom Bohr dan mekanika kuantum untuk menuliskan konfigurasi elektron dan diagram orbital serta menentukan letak unsur dalam tabel periodik. : 1. Menjelaskan teori atom mekanika kuantum. 2. Menjelaskan dan menentukan bilangan kuantum. 3. Menggambarkan bentuk-bentuk orbital atom. 4. Menjelaskan kulit dan subkulit atom serta hubungannya dengan bilangan kuantum. 5. Menggunakan asas Aufbau, asas larangan Pauli, dan aturan Hund dalam menuliskan konfigurasi elektron dan menggambarkan diagram orbital. 6. Menentukan penempatan suatu unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektronnya. Alokasi Waktu : 10 jam pelajaran (5 pertemuan)

Indikator

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Siswa dapat menjelaskan teori atom mekanika kuantum. 2. Siswa dapat menjelaskan dan menentukan bilangan kuantum. 3. Siswa dapat menggambarkan bentuk-bentuk orbital atom. 4. Siswa dapat menjelaskan kulit dan subkulit atom serta hubungannya dengan bilangan kuantum. 5. Siswa dapat menggunakan asas Aufbau, asas larangan Pauli, dan aturan Hund dalam menuliskan konfigurasi elektron dan menggambarkan diagram orbital. 6. Siswa dapat menentukan penempatan suatu unsur dalam tabel periodik berdasarkan konfigurasi elektronnya.

B. MATERI PEMBELAJARAN Teori Atom Mekanika Kuantum 2

1. Spektrum atom dan model atom Bohr (halaman 3 – 14) 2. Teori mekanika kuantum (halaman 14 – 21) 3. Bilangan kuantum dan orbital atom (halaman 21 – 34) 4. Konfigurasi elektron (halaman 34 – 45) 5. Tabel periodik (halaman 46 – 52)

C. METODE PEMBELAJARAN 1. Ceramah 2. Diskusi kelompok 3. Tanya jawab

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengingatkan siswa tentang beberapa model atom yang telah dipelajari sebelumnya di kelas X. b. Guru memotivasi siswa tentang manfaat mempelajari materi teori atom mekanika kuantum.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan model atom Bohr secara lebih mendalam dan teori mekanika kuantum atau model atom modern (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 3 - 21, mengenai spektrum atom, model atom Bohr, dan teori mekanika kuantum atau model atom modern). b. Guru menjelaskan perbedaan antara spektrum kontinu dan spektrum garis. c. Guru menjelaskan cara memperoleh spektrum suatu atom. d. Guru menjelaskan peristiwa spektrum garis atom hidrogen menurut Bohr. e. Guru menjelaskan beberapa kelemahan teori atom Bohr dalam menjelaskan peristiwa efek Zeeman.

3

f. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai spektrum atom, dilanjutkan dengan tanya jawab mengenai model atom Bohr. g. Guru menjelaskan sekilas tentang teori mekanika kuantum yang mencakup gelombang de Broglie, prinsip ketidakpastian Heisenberg, dan fungsi gelombang Schrodinger. h. Guru membagi siswa menjadi 3 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan waktu 15 menit untuk berdiskusi. i. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. j. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai teori mekanika kuantum (model atom modern).

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang teori mekanika kuantum (model atom modern). b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 1.1 (halaman 14) dan latihan 1.2 (halaman 21).

Pertemuan 2 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 1.1 dan latihan 1.2) yang telah ditugaskan sebelumnya. b. Guru terus memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari bilangan kuantum dan orbital atom.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang bilangan kuantum dan orbital atom (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 21 - 33, mengenai bilangan kuantum utama, bilangan kuantum azimut, bilangan kuantum magnetik, orbital atom, dan bilangan kuantum spin). b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. c. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar 4

maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. d. Guru memberikan contoh soal untuk menentukan bilangan kuantum utama, bilangan kuantum azimut, bilangan kuantum magnetik, dan bilangan kuantum spin suatu atom atau unsur. e. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan bilangan kuantum dan orbital molekul. f. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. g. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis. h. Guru meminta siswa untuk mengerjakan latihan 1.3 (halaman 33 - 34). i. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan.

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang bilangan kuantum dan orbital atom. b. Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang konfigurasi elektron dan sistem periodik (halaman 34 - 51) di rumah.

Pertemuan 3 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya yaitu bilangan kuantum dan orbital atom. b. Guru melakukan tanya jawab awal sambil mengecek apakah siswa benar-benar sudah membaca terlebih dahulu di rumah materi yang akan dijelaskan atau tidak.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang konfigurasi elektron dan tabel periodik (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 34 - 51, mengenai asas Auf Bau, asas larangan Pauli, aturan Hund, penulisan konfigurasi elektron, elektron valensi, penentuan periode dan golongan suatu unsur). b. Guru memberikan contoh soal tentang cara membuat konfigurasi elektron, dan cara menentukan periode serta golongan suatu unsur.

5

c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. d. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. e. Guru memimpin sebuah permainan tentang konfigurasi elektron untuk menentukan periode dan golongan suatu unsur . Guru menjelaskan terlebih dahulu aturan mainnya yaitu sebagai berikut. 1) Masing-masing siswa menyediakan kertas kecil dan alat tulis. 2) Kertas diisi dengan satu unsur (yang telah diketahui jumlah elektronnya), lalu kertas tersebut digulung. 3) Kertas yang sudah digulung dikumpulkan semua lalu dikocok. 4) Tiap siswa mengambil kertas yang sudah dikocok secara acak, lalu kertas dibuka. 5) Setelah dibuka, tiap siswa menentukan konfigurasi elektron, periode, dan golongan dari unsur yang ditulis temannya, lalu ditulis di papan tulis. (Sebelumnya guru sudah membuat tabel untuk diisi siswa). f. Guru dan siswa saling berdiskusi tentang kebenaran jawaban dari tiap siswa. g. Siswa diminta mencatat tabel yang berisi penentuan konfigurasi elektron, periode, dan golongan dari unsur di buku masing-masing.

3. Kegiatan Penutup Guru membimbing siswa menyimpulkan materi tentang konfigurasi elektron dan tabel periodik. Setelah itu guru memberi tugas kepada siswa untuk mengerjakan latihan 1.4 (halaman 45) dan latihan 1.5 (halaman 51-52) di rumah.

Pertemuan 4 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi bab 1 secara keseluruhan, yaitu tentang teori mekanika kuantum (model atom modern). b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

6

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 5358, mengenai teori mekanika kuantum). b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 1) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman bagian satu (pilihan ganda) secara lisan, dan 2) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal uji latih pemahaman bagian dua (uraian) di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 1 tentang teori mekanika kuantum, dikerjakan di rumah. b. Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 5 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. b. Guru meminta siswa untuk memasukkan semua buku-buku atau sumber lain yang berhubungan dengan kimia ke dalam tas.

2. Kegiatan Inti a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. e. Guru mengawasi jalannya ulangan. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. 7

h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

3. Kegiatan Penutup a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari sekilas materi pada bab selanjutnya.

E. ALAT DAN SUMBER BELAJAR 1. Alat Belajar a. Papan tulis b. Spidol atau kapur c. Charta d. Computer atau laptop e. LCD Projector

2. Sumber Belajar a. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. b. Tabel Periodik Unsur. c. Buku116 Unsur Kimia Deskripsi dan Pemanfaatannya, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. d. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

F. PENILAIAN 1. Teknik Penilaian a. Tugas kelompok b. Tugas mandiri

8

c. Ulangan harian

2. Bentuk Instrumen a. Pilihan Ganda b. Uraian c. Lembar Diskusi

3. Contoh Instrumen a. Pilihan Ganda 1. Quantum magnetic number indicates .... Bilangan kuantum magnetik menunjukkan .... A. the orientation of orbital space arah ruang orbital B. energy level of a shell tingkat energi kulit C. sub-energy level of an electron subtingkat energi elektron D. the difference of electron’s spin perbedaan arah rotasi elektron E. the probability to find an electron kebolehjadian menemukan elektron 2. X element has the atomic number of 8, electron for the element are .... Unsur X bernomor atom 8, maka harga unsur tersebut adalah .... A. n = 2 ℓ=0 m=0 B. n = 2 ℓ=1 m = +1 C. n = 2 ℓ=1 m=0 D. n = 2 ℓ=1 m = -1 E. n = 2 ℓ=1 m = -1 the four quantum number values of the last keempat bilangan kuantum elektron terakhir s = -½ s = +½ s = -½ s = +½ s = -½

3. element has electron configuration of .... Unsur mempunyai konfigurasi elektron .... A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 3d1 B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 4s2 C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d1 9

E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d2 4. Electron configuration of is .... Konfigurasi elektron adalah .... A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5 E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6

5. The elements in the same period have .... Unsur-unsur yang terletak pada periode yang sama mempunyai .... A. the same valence electron elektron valensi yang sama B. the same shell number jumlah kulit yang sama C. the same physical properties sifat fisis yang sama D. the same chemical properties sifat kimia yang sama E. the same electron number jumlah elektron yang sama

b. Uraian 1. What is the evidence indicating electron has the wave nature? Apakah bukti yang membuktikan elektron mempunyai sifat gelombang? 2. Explain why the s orbital has only one probability of orbital orientation in a space. Jelaskan mengapa orbital s hanya mempunyai satu kemungkinan orientasi orbital dalam ruang? 3. A neutral element atom has 2 elctrons in first shell; 8 electrons in second shell; and 7 electron in third shell. Calculate the total number of electrons in s orbital. Suatu atom unsur netral mempunyai 2 buah elektron dalam kulit pertama; 8 elektron dalam kulit kedua; dan 7 elektron dalam kulit ketiga. Hitung jumlah total elektron dalam orbital s! 4. Determine the number of unpaired electron in orbitals of the following atoms and ions. Tentukan jumlah elektron tak berpasangan dalam orbital-orbital atom dan ion berikut ini! a. Cr atom with atomic number = 24 10

atom Cr dengan nomor atom = 24 b. Fe atom with atomic number = 26 atom Fe dengan nomor atom = 26 c. Ti3+ ion if atomic number of titanium atom = 22 ion Ti3+ jika nomor atom titanium = 22 d. Co2+ ion with the electron configuration is [Ar] 3d7. ion Co2+ dengan elektron konfigurasinya adalah [Ar] 3d7. 5. Write down electron configuration for the following atoms and determine their period and group in periodic table. Tuliskan konfigurasi elektron untuk atom-atom berikut ini dan tentukan periode dan golongannya dalam tabel periodik! a. 20Ca d. 37Kr b. 27Co c. 34se e. 72Hf f. 83Bi

c. Lembar Diskusi

Penjelasan Gelombang de Broglie

Penjelasan Prinsip ketidakpastian Heisenberg

Penjelasan Fungsi gelombang Schrodinger

Kesimpulan …………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………….. …………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………

11

Kelompok 1 Anggota: ………………………………. ………………………………. ……………………………….

Unsur

Konfigurasi Elektron

Periode

Golongan

……………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

12

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 1 : 1. Memahami struktur atom untuk meramalkan sifat-sifat periodik unsur, struktur molekul, dan sifat-sifat senyawa. : 1.2 Menjelaskan teori jumlah pasangan elektron di sekitar inti atom dan teori hibridisasi untuk meramalkan bentuk molekul. 1.3 Menjelaskan interaksi antarmolekul (gaya antarmolekul) dengan sifatnya. :1. Menjelaskan konsep molekul. 2. Menjelaskan dan menentukan bentuk molekul dengan menggunakan konsep teori VSEPR. 3. Menjelaskan dan menentukan bentuk molekul dengan menggunakan konsep hibridisasi. 4. Menjelaskan kepolaran suatu molekul. 5. Menjelaskan pengaruh gaya antarmolekul dalam suatu zat. Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran (3 pertemuan)

Indikator

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 13

1. Siswa dapat menjelaskan konsep molekul. 2. Siswa dapat menjelaskan dan menentukan bentuk molekul dengan menggunakan konsep teori VSEPR. 3. Siswa dapat menjelaskan dan menentukan bentuk molekul dengan menggunakan konsep hibridisasi. 4. Siswa dapat menjelaskan pengaruh gaya antarmolekul dalam suatu zat.

B. MATERI PEMBELAJARAN Molekul 1. Ikatan Kimia dalam Molekul (halaman 61 – 62) 2. Ukuran dan Bentuk Molekul (halaman 63 – 83) 3. Kepolaran Senyawa (halaman 84 – 88) 4. Gaya antar Molekul (halaman 89 – 96)

C. METODE PEMBELAJARAN 1. Diskusi 2. Ceramah 3. Tanya jawab D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengingatkan kembali tentang ikatan kimia yang telah dipelajari di kelas X. b. Guru memotivasi siswa tentang manfaat yang bisa diperoleh dalam mempelajari ukuran dan bentuk molekul.

2. Kegiatan Inti a. Guru mengulang sekilas tentang ikatan kimia, khususnya cara menuliskan rumus Lewis; menjelaskan konsep molekul; serta menjelaskan tentang ukuran dan bentuk molekul (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 61 - 83, mengenai ikatan kimia dalam molekul, ukuran molekul, bentuk molekul menurut teori VSEPR dan teori hibridisasi orbital atom). 14

b. Guru menggambarkan bentuk molekul berdasarkan teori VSEPR dengan menggunakan model molekul atau balon. c. Guru membimbing siswa berlatih menggambarkan beberapa bentuk molekul, misalnya BeCl2, BCl3, H2O dan CH4 berdasarkan teori VSEPR. d. Guru menggambarkan bentuk molekul berdasarkan teori hibridisasi. e. Guru membimbing siswa berlatih menggambarkan beberapa bentuk molekul, misalnya BF 3, NH3 dan PX5 berdasarkan teori hibridisasi. f. Guru memberikan waktu kepada siswa untuk berdiskusi tentang perbedaan teori VSEPR dan teori hibridisasi dalam menentukan bentuk molekul. g. Setelah beberapa saat guru meminta perwakilan siswa untuk menjelaskan perbedaan bentuk molekul berdasarkan dua teori tersebut. 3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan tentang bentuk molekul berdasarkan teori VSEPR dan teori hibridisasi. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 2.1 (halaman 83 - 84).

Pertemuan Kedua 1. Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 2.1) yang telah ditugaskan sebelumnya. b. Guru terus memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari kepolaran senyawa dan gaya antarmolekul.

2. Kegiatan Inti a. Guru mengingatkan kembali materi tentang keelektronegatifan yang telah dipelajari dikelas X, dimana atom-atom dengan elektronegativitas yang berbeda dan membentuk ikatan kovalen yang polar. b. Guru menjelaskan tentang kepolaran senyawa dan gaya antarmolekul (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 84 - 96, mengenai molekul polar, molekul nonpolar, gaya Van der Waals dan ikatan hidrogen). c. Guru memberikan contoh beberapa molekul polar dan nonpolar. d. Guru menjelaskan pengertian gaya Van der Waals. 15

e. Guru menjelaskan bahwa penyebab terjadinya gaya Van der Waals adalah gaya tarik menarik dipol-dipol, gaya imbas, dan gaya London. f. Guru menjelaskan pengaruh kerumitan molekul dan ukuran molekul terhadap kekuatan gaya London. g. Guru menggambarkan ikatan hidrogen dan pengaruhnya terhadap sifat-sifat senyawa. h. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. i. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. j. Guru meminta siswa untuk mengerjakan latihan 2.2 (halaman 89) dan latihan 2.3 (halaman 96). k. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan.

3. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa membuat kesimpulan tentang kepolaran senyawa dan interaksi antarmolekul. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan uji latih pemahaman (halaman 97 – 100) di rumah.

Pertemuan 3 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. b. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan pekerjaan rumah yang telah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. 16

e. Guru mengawasi jalannya ulangan, sambil memeriksa pekerjaan rumah tiap siswa. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

3. Kegiatan Penutup a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari sekilas materi pada bab selanjutnya.

E. ALAT DAN SUMBER BELAJAR 1. Alat Belajar a. Papan tulis b. Spidol atau kapur c. Charta d. Computer atau laptop e. LCD Projector

2. Sumber Belajar a. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas X, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. b. Tabel Periodik Unsur. c. Buku116 Unsur Kimia Deskripsi dan Pemanfaatannya, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. d. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

F. PENILAIAN

17

1. Teknik Penilaian a. Tugas kelompok b. Tugas mandiri c. Ulangan harian

2. Bentuk Instrumen a. Pilihan Ganda b. Uraian

3. Contoh Instrumen a. Pilihan Ganda 1. Among of the following compounds, the nonpolar covalent molecule is .... Di antara senyawa berikut yang bukan molekul kovalen polar adalah .... A. HCl D. H2O B. NaCl C. NH3 2. Among of the following groups which ones all the components bond covalently are .... Di antara kelompok berikut yang semuanya berikatan kovalen adalah .... A. KCl, HF, Cl2 B. CO2, CH4, KCl C. NH3, HCl, H2O D. F2, HCl, K2O E. NaCl, MgCl2, CaF2 E. PCl3

3.

32

X element bonds with 8Y element to form the compound of ....

Unsur 32X berikatan dengan unsur 8Y membentuk senyawa .... A. X2Y, which has the polar covalent bond X2Y, memiliki ikatan kovalen polar B. XY2, which has the double covalent bond XY2, memiliki ikatan kovalen rangkap dua C. X2Y, which has the coordination covalent bond X2Y, memiliki ikatan kovalen koordinasi D. XY2, which has the single covalent bond 18

XY2, memiliki ikatan kovalen tunggal E. XY, which has the ionic bond XY, memiliki ikatan ion 4. Among of the following compound pairs, the pair which has the covalent bond is .... Di antara pasangan senyawa berikut yang merupakan pasangan senyawa yang memiliki ikatan kovalen adalah .... A. KCl and HCl KCl dan HCl B. H2S and Na2S H2S dan Na2S C. PCl3 and FeCl3 PCl3 dan FeCl3 D. CH4 and NH3 CH4 dan NH3 E. H2O and Na2O H2O dan Na2O 5. A molecule has 5 electron pairs around the central atom, two of them are free electron pairs. The most possible shape for the molecule is .... Suatu molekul mempunyai 5 pasangan elektron di sekitar atom pusat, dua di antaranya merupakan pasangan elektron bebas. Bentuk molekul tersebut yang paling mungkin adalah .... A. trigonal planar segitiga datar B. tetrahedral tetrahedron C. trigonal pyramidal segitiga piramida D. T-shaped bentuk T E. V-shaped bentuk V b. Uraian 1. What is process of producing a chemical bond? Explain. Bagaimana proses pembentukan ikatan kimia? Jelaskan!

2. Among the following molecules, determine the molecule having a dipole moment and depict the dipoles for polar molecule. Di antara molekul-molekul berikut ini, tentukan molekul yang mempunyai momen dipol dan gambarkan dipol-dipol untuk molekul yang polar! 19

a. CH2Cl2

b. CHCl3

c. CCl4

3. BF3; CF4; PF5; and SF6 molecules are nonpolar molecules, but the interatomic bonds are polar. Why could it happen? Molekul-molekul BF3; CF4; PF5; dan SF6 merupakan molekul nonpolar, tetapi ikatan antaratomnya polar. Mengapa hal ini dapat terjadi?

4. Explain why the Van der Waals forces can be formed. Jelaskan bagaimana gaya Van der Waals dapat terbentuk!

5. Explain what influence of hydrogen bonds to the compund properties. Jelaskan bagaimana pengaruh ikatan hidrogen terhadap sifat-sifat senyawa!

……………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 1 : 2. Memahami perubahan energi dalam reaksi kimia dan cara pengukurannya : 2.1 Mendeskripsikan perubahan entalpi suatu reaksi, reaksi eksoterm, dan reaksi endoterm 2.2 Menentukan ΔH reaksi berdasarkan percobaan, hukum Hess, data perubahan entalpi pembentukan standar, dan data energi ikatan : 1. Menjelaskan pengertian kalor. 2. Menjelaskan dan memformulasikan konsep entalpi dan perubahannya. 3. Menjelaskan dan memformulasikan jenis-jenis entalpi. 4. Menghitung perubahan entalpi dengan menggunakan data entalpi standar, hukum Hess, dan energi ikatan rata-rata. 5. Menjelaskan prinsip kerja kalorimeter dalam mengukur kalor. 6. Menerapkan cara-cara dalam mengukur kalor dengan menggunakan kalorimeter sederhana. 7. Menjelaskan perubahan entalpi untuk reaksi pembakaran bahan bakar dan zat makanan. : 18 jam pelajaran (9 pertemuan)

Indikator

Alokasi Waktu

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. 2. 3. 4. Siswa dapat menjelaskan pengertian kalor. Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan konsep entalpi dan perubahannya. Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan jenis-jenis entalpi. Siswa dapat menghitung perubahan entalpi dengan menggunakan data entalpi standar, hukum Hess, dan energi ikatan rata-rata. 5. Siswa dapat menjelaskan prinsip kerja kalorimeter dalam mengukur kalor. 6. Siswa dapat menerapkan cara-cara dalam mengukur kalor dengan menggunakan kalorimeter sederhana. 7. Siswa dapat menjelaskan perubahan entalpi untuk reaksi pembakaran bahan bakar dan zat makanan. B. MATERI PEMBELAJARAN Termokimia 1. Kalor (halaman 103-105) 21

2. Entalpi dan Perubahannya (halaman 105-112) 3. Menghitung Perubahan Entalpi (halaman 113-128) 4. Kalorimeter (halaman 129-138) 5. Reaksi-reaksi Pembakaran Bahan Bakar dan Zat Makanan (halaman139-141)

C. METODE PEMBELAJARAN 1. Ceramah 2. Diskusi kelompok 3. Tanya jawab 4. Praktikum

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan menyebutkan beberapa peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang melibatkan kalor. b. Guru memotivasi siswa agar materi ini dapat dikuasai dengan baik, sehingga siswa akan lebih mudah dalam memahami konsep termokimia yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

2. Kegiatan Inti a. Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok, Masing-masing kelompok diberikan waktu 30 menit untuk berdiskusi tentang kalor dan hubungannya dengan entalpi (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 102 – 112, mengenai pengertian kalor; hukum kekalan energi; reaksi endoterm dan reaksi eksoterm; sistem dan lingkungan; sistem terisolasi, sistem, tertutup, dan sistem terbuka; serta pengertian entalpi dan perubahannya). b. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. c. Guru memandu para siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai materi yang telah dipresentasikan.

22

d. Guru meminta beberapa siswa untuk menyimpulkan hasil diskusi mengenai pengertian kalor; hukum kekalan energi; reaksi endoterm dan reaksi eksoterm; sistem dan lingkungan; sistem terisolasi, sistem, tertutup, dan sistem terbuka; serta pengertian entalpi dan perubahannya. e. Guru masih memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. f. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaanpertanyaan yang ada pada lembar diskusi. g. Guru meminta perwakilan kelompok mengumpulkan lembar diskusi.

3. Kegiatan Penutup a. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 3.1 (halaman 105) dan latihan 3.2 (halaman 112 - 113). b. Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang pengertian entalpi dan perubahannya.

Pertemuan 2 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 3.1 dan latihan 3.2) yang telah ditugaskan sebelumnya. b. Guru mengingatkan kembali pengertian entalpi dan perubahannya yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan sekilas tentang cara menghitung perubahan entalpi suatu reaksi kimia (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 113 - 121, mengenai persamaan termokimia, perubahan entalpi standar yang terdiri dari perubahan entalpi pembentukan standar, perubahan entalpi penguraian standar, perubahan entalpi pembakaran standar, dan cara menghitung perubahan entalpi berdasarkan perubahan entalpi standar). b. Guru menjelaskan aturan-aturan dalam persamaan termokimia. c. Guru memberikan contoh soal di papan tulis tentang persamaan termokimia, lalu dibahas bersama-sama siswa.

23

d. Guru menjelaskan tentang perubahan entalpi standar yang terdiri dari perubahan entalpi pembentukan standar, perubahan entalpi penguraian standar, perubahan entalpi pembakaran standar. e. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. f. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. g. Guru memberikan formula atau rumus untuk menghitung perubahan entalpi berdasarkan perubahan entalpi standar. h. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan perubahan entalpi. i. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. j. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang perhitungan entalpi dengan menggunakan hukumHess dan perhitungan entalpi berdasarkan energi ikatan (halaman 119 - 126) di rumah.

Pertemuan 3 1. Kegiatan Pendahuluan Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya, yaitu menghitung perubahan entalpi berdasarkan perubahan entalpi standar.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang perhitungan perubahan entalpi dengan cara yang berbeda (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 121 - 126, mengenai perhitungan entalpi dengan menggunakan hukumHess dan perhitungan entalpi berdasarkan energi ikatan). b. Guru memberikan formula atau rumus untuk menghitung perubahan entalpi dengan menggunakan hukum Hess. c. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat.

24

d. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. e. Guru membuat beberapa soal di papan tulis, dan meminta siswa untuk mengerjakannya di buku latihan. f. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. g. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal yang ada di papan tulis tersebut. h. Guru memberikan formula atau rumus untuk menghitung perubahan entalpi berdasarkan energi ikatan. i. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat. j. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. k. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. l. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal yang ada di papan tulis tersebut.

1. Kegiatan Penutup Guru meminta siswa melanjutkan latihan soal di rumah.

Pertemuan 4 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi tentang perubahan entalpi. b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 3.3 (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 126- 128, mengenai soal-soal untuk menghitung perubahan entalpi berdasarkan perubahan entalpi standar, dengan menggunakan hukumHess, dan berdasarkan energi ikatan). b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara:

25

1) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal latihan 3.3 nomor 1 secara lisan, dan 2) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal latihan 3.3 nomor 2 - 9 di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 3 tentang perubahan entalpi, dikerjakan di rumah. b. Guru juga menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang kalorimeter.

Pertemuan 5 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru melakukan tanya jawab awal sambil mengecek apakah siswa benar-benar sudah membaca terlebih dahulu di rumah materi yang akan dijelaskan atau tidak. b. Guru terus memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari perubahan entalpi.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang kalorimeter (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 129 - 135, mengenai kalorimeter dan perhitungannya). b. Guru mengenalkan kalorimeter kepada siswa sambil memperlihatkan alat kalorimeter tersebut. c. Guru menjelaskan bagian-bagian kalorimeter. d. Guru menjelaskan kegunaan kalorimeter. e. Guru memberikan formula atau rumus untuk menghitung besarnya kalor kalorimeter. f. Guru memberikan contoh soal dipapan tulis berkaitan dengan formula tersebut, lalu dibahas bersama-sama. g. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada hal-hal yang masih belum dimengerti. h. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 3.4 (halaman 136 - 137) di buku latihan masingmasing. 26

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa melanjutkan latihan 3.4 di rumah. b. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok, lalu meminta masing-masing kelompok menyiapkan alat dan bahan yang untuk praktikum pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 6 1. Kegiatan Pendahuluan ccc

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan secara singkat praktikum yang akan dilakukan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, penerbit Yrama Widya, halaman 137 – 138, praktikum dalam menentukan perubahan entalpi suatu reaksi kimia). b. Masing-masing kelompok diminta mengambil zat-zat kimia yang dibutuhkan, yaitu larutan natrium hidroksida dan larutan asam klorida; serta menyiapkan alat-alatnya, yaitu kalorimeter sederhana dan tabung ukur. c. Guru membimbing siswa dalam mengerjakan percobaan sesuai dengan langkah-langkah kegiatan yang telah diberikan. d. Guru menjawab setiap pertanyaan siswa. e. Setelah selesai, masing-masing perwakilan kelompok mempresentasikan hasil percobaan yang dilakukan. f. Siswa lain ikut menanggapi presentasi temannya. g. Guru meminta siswa melanjutkantugas kelompoknya, yaitu mengerjakan pertanyaan dan tugas yang telah tersedia di lembar kegiatan ilmiah. 3. Kegiatan Penutup Guru membimbing siswa dalam menyimpulkan hasil percobaan yang telah dilakukan.

Pertemuan 7 1. Kegiatan Pendahuluan

27

a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari reaksi-reaksi pembakaran, termasuk reaksi pembakaran zat makanan dalam tubuh manusia

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang reaksi-reaksi pembakaran (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 139 - 141, mengenai reaksi-reaksi pembakaran bahan bakar dan zat makanan). b. Guru mengklasifikasi reaksi-reaksi pembakaran ke dalam dua bagian, yaitu reaksi-reaksi pembakaran bahan bakar dan reaksi-reaksi pembakaran zat makanan. c. Guru memberikan beberapa contoh reaksi pembakaran bahan bakar dalam kehidupan sehari-hari. d. Guru memberikan beberapa contoh reaksi pembakaran zat makanan. e. Guru meminta siswa berdiskusi tentang contoh-contoh reaksi pembakaran lainnya, lalu diklasifikasikan ke dalam reaksi-reaksi pembakaran bahan bakar dan reaksi-reaksi pembakaran zat makanan. f. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. g. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada hal-hal yang masih belum dimengerti. h. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 3.5 (halaman 141) di buku latihan masingmasing. i. Guru bersama-sama siswa membahas latihan 3.5.

4. Kegiatan Penutup a. Guru meminta perwakilan kelompok untuk memberikan kesimpulan tentang materi reaksireaksi pembakaran bahan bakar dan zat makanan. b. Guru meminta siswa membuat sebuah karya tulis yang berhubungan dengan pembakaran lemak dalam tubuh manusia (halaman 141). .

Pertemuan 8 1. Kegiatan Pendahuluan

28

a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi bab 3 secara keseluruhan, yaitu tentang termokimia. b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 142150, mengenai termokimia). b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 1) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman bagian satu (pilihan ganda) secara lisan, dan 2) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal uji latih pemahaman bagian dua (uraian) di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 3 tentang termokimia, dikerjakan di rumah. b. Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 9 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. b. Guru meminta siswa untuk memasukkan semua buku-buku atau sumber lain yang berhubungan dengan kimia ke dalam tas.

2. Kegiatan Inti

29

a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. e. Guru mengawasi jalannya ulangan. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

3. Kegiatan Penutup a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari sekilas materi pada bab selanjutnya.

E. ALAT DAN SUMBER BELAJAR a. Alat Belajar a. Papan tulis b. Spidol atau kapur c. Alat-alat percobaan (kalorimeter sederhana dan tabung ukur) d. Bahan-bahan percobaan (larutan NaOH dan HCl)

b. Sumber Belajar a. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. b. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

30

F. PENILAIAN 1. Teknik Penilaian a. Tugas mandiri b. Tugas kelompok c. Ulangan harian

2. Bentuk Instrumen a. Pilihan Ganda b. Uraian c. Lembar Diskusi d. Lembar Kegiatan Ilmiah

3. Contoh Instrumen a. Pilihan Ganda 1. The expression stating that heat is a form of energy was firstly proposed by .... Ungkapan yang menyatakan kalor merupakan bentuk energi pertama kali dikemukakan oleh .... A. John Dalton B. Lavoisier C. E. Rutherford 2. Enthalpy is .... Entalpi adalah .... A. energy contained in a substance at temperature of 25oC and pressure of 1 atm. energi yang terkandung dalam suatu zat pada suhu 25oC dan tekanan 1 atm B. energy contained in a substance at temperature of 0oC and pressure of 1 atm. energi yang terkandung dalam suatu zat pada suhu 0oC dan tekanan 1 atm C. energy contained in a substance at temperature of 273 K and pressure of 1 atm. energi yang terkandung dalam suatu zat pada suhu 273 K dan tekanan 1 atm D. energy released by a substance at temperature of 0oC and pressure of 1 atm. energi yang dilepaskan oleh suatu zat pada suhu 0oC dan tekanan 1 atm E. energy released by a substance at temperature of 25oC and pressure of 1 atm. energi yang dilepaskan oleh suatu zat pada suhu 25oC dan tekanan 1 atm D. J. Robert Mayer E. J. Presscott Joule

31

3. The change in enthaply measured at a constant pressure is equal to .... Perubahan entalpi reaksi yang diukur pada tekanan tetap sama dengan .... A. kinetic energy energi kinetik B. potential energy energi potensial C. kalor reaksi heat of reaction D. heat capacity kapasitas kalor E. standard enthaply entalpi standar 4. In endothermal reactions, the change in enthalpy for those reactions show the positive value, it means .... Pada reaksi-reaksi endoterm, perubahan entalpi reaksi-reaksi tersebut menunjukkan nilai yang positif, hal ini berarti .... A. ∆Hreactant > ∆Hproduct ∆Hpereaksi > ∆Hhasil reaksi B. ∆Hreactant = ∆Hproduct ∆Hpereaksi = ∆Hhasil reaksi C. ∆Hproduct < ∆Hreactant ∆Hhasil reaksi < ∆Hpereaksi D. ∆Hproduct ≤ ∆Hreactant ∆Hhasil reaksi ≤ ∆Hpereaksi E. ∆Hproduct > ∆Hreactant ∆Hhasil reaksi > ∆Hperaksi

5. The heat absorbed in a reaction (Q) is equal to the change in enthalpy for that reaction when it undergoes at .... Kalor yang diserap dalam suatu reaksi (Q) sama dengan perubahan entalpi reaksi tersebut apabila berlangsung pada .... A. a constant temperature temperatur tetap B. a constant volume volum tetap C. a constant temperature and volume temperatur dan volum tetap D. a constant volume, pressure, and temperature volum, tekanan, dan temperatur tetap E. a constant pressure 32

tekanan tetap b. Uraian 1. Explain the meaning of: Jelaskan pengertian dari: a. endothermal reaction reaksi endoterm b. exothermal reaction reaksi eksoterm c. enthalpy entalpi d. the bonded energy energi ikatan e. heat capacity kapasitas kalor f. specific heat kalor jenis 2. Given that: Diketahui: C(s) + O2 (g) 2H2 (g) + O2 (g) 3C(s) + 4H2 (g)

CO2 (g) 2H2O(l) C3H8 (g)

∆H = – 94 kkal ∆H = –136 kkal ∆H = –24 kkal

Calculate for reaction of: Hitung untuk reaksi: C3H8 (g) + 5O2 (g) 3 CO2 (g) + 4H2O(l). 3. Given that: Diketahui: ∆H fo H2O(g) = –242 kJ/mol ∆H fo CO2 (g) = –394 kJ/mol ∆H fo C2H2 (g) = +52 kJ/mol Calculate for the combustion reaction of 52 grams of C2H2 according to reaction of: Hitung ∆H untuk reaksi pembakaran 52 gram C2H2 menurut reaksi: 2C2H2 (g) + 5O2 (g) 4CO2 (g) +2H2O(g) (Ar C = 12, Ar H = 1). 4. In dissolving of 2 grams of NaOH crystal (Mr = 40) into 50 ml of water, it happens the rise in temperature from 27oC to 32oC. If the specific heat of the solution = 4.2 J/goC, calculate the change in enthalpy in the dissolving of NaOH.

33

Pada pelarutan 2 gram kristal NaOH (Mr = 40) dalam 50 mL air, terjadi kenaikan suhu dari 27oC menjadi 32oC. Jika kalor jenis larutan = 4,2 J/g oC, maka hitung perubahan entalpi dalam pelarutan NaOH tersebut! 5. The combustion enthaply of methane gas (CH4) is –900 kJ. Calculate the heat produced from combustion of 48 liters of the methane gas at temperature of 27oC an pressure of 1 atm (R = 0.08 L atm/oC mol)! Entalpi pembakaran gas metana (CH4) adalah –900 kJ. Hitunglah kalor yang dihasilkan dari pembakaran 48 liter gas metana pada suhu 27oC dan tekanan 1 atm (R = 0,08 L atm/oC mol)!

c. Lembar Diskusi Diskusikan masalah-masalah berikut ini dengan teman-teman dan buatlah suatu kesimpulan dari diskusi Anda! 1. Apa sajakah contoh-contoh sistem terisolasi, sistem tertutup, dan sistem terbuka dalam kehidupan sehari-hari? No. Contoh-contoh Sistem Tertutup

Sistem Terisolasi

Sistem Terbuka

2. Dapatkah kita membuat suatu sistem terisolasi? Jelaskan! …………………………………………………………………………………………….. 34

…………………………………………………………………………………………… 3. Kesimpulan apa yang dapat Anda ambil? Jelaskan! …………………………………………………………………………………………….. ……………………………………………………………………………………………

d. Lembar Kegiatan Ilmiah

Determining the change in enthalpy of a chemical reaction Menentukan perubahan entalpi suatu reaksi kimia 1. Instruments and materials Alat dan bahan a. A simple calorimeter consisting of a plastic or styrofoam glass, a cover (usually made from cork), a stirring device, and a thermometer. Sebuah kalorimeter sederhana yang terdiri dari sebuah gelas plastik atau stirofoam, penutup (biasanya terbuat dari gabus), alat pengaduk, dan termometer. b. A measuring tube Tabung ukur c. 50 mL of sodium hydroxide 1 M solution 50 mL larutan natrium hidroksida 1 M d. 50 mL of hydrochloric acid 1 M solution 50 mL larutan asam klorida 1 M 2. Activity steps Langkah-langkah kegiatan a. Pour 50 mL of NaOH 1 M solution into the calorimeter. Tuangkan 50 mL larutan NaOH 1 M ke dalam kalorimeter. b. Pour 50 mL of HCl 1 M solution into a measuring tube. Tuangkan 50 mL larutan HCl 1 M ke dalam tabung ukur. c. Measure the initial temperature of NaOH and HCl solutions. If those two solutions are different in temperature, record the average initial temperature. Ukurlah suhu awal larutan NaOH dan larutan HCl tersebut. Jika suhu keduanya berbeda, maka catatlah suhu rata-ratanya. d. Pour the HCl solution into the calorimeter and stir, so there occurs a chemical reaction between NaOH solution and the HCl. Tuangkan larutan HCl tersebut ke dalam kalorimeter dan aduk, sehingga terjadi reaksi antara larutan NaOH dengan HCl tersebut. e. Observe the rise in temperature and write down the highest temperature 35 recorded at the thermometer. Amati kenaikan suhunya dan catat suhu tertinggi yang tertera pada termometer

3. Questions and assignments Pertanyaan dan tugas a. What is the initial temperature of the NaOH and HCl solutions? Berapakah suhu awal larutan NaOH dan larutan HCl tersebut? b. What is the rise in temperature for that reaction? Berapakah kenaikan suhu untuk reaksi tersebut? c. What is the chemical equation for that reaction? Bagaimanakah persamaan kimia untuk reaksi tersebut? d. Calculate the change in enthalpy per mole of substances used in this experiment. (Consider that the solution mass = 100 grams, the solution density = 1 g/cm3, the specific heat of the solution = 4.2 J/g K) Hitunglah perubahan entalpi tiap mol zat yang digunakan dalam percobaan ini! (Anggap massa larutan = 100 gram, massa jenis larutan = 1 g/cm 3, dan kalor jenis larutan = 4,2 J/g K) e. Report your activity result supplemented with your analysis, discussion, and conclusion. Laporkan hasil kegiatan Anda yang dilengkapi dengan analisis, pembahasan, dan kesimpulan Anda!

36

……………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 1 : 3. Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang memengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri : 3.1 Mendeskripsikan pengertian laju reaksi dengan melakukan percobaan tentang faktor-faktor yang memengaruhi laju 3.2 Memahami teori tumbukan (tabrakan) untuk menjelaskan faktor-faktor penentu laju dan orde reaksi serta terapannya dalam kehidupan sehari-hari : 1. Menjelaskan dan memformulasikan laju suatu reaksi kimia. 2. Memformulasikan persamaan laju reaksi berdasarkan data hasil percobaan. 3. Menjelaskan, memformulasikan, dan menentukan orde reaksi. 4. Menjelaskan terjadinya suatu reaksi kimia berdasarkan teori tumbukan. 5. Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi. 6. Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi melalui percobaan. : 16 jam pelajaran (8 pertemuan)

Kompetensi Dasar

Indikator

Alokasi Waktu

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 37

1. Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan laju suatu reaksi kimia. 2. Siswa dapat memformulasikan persamaan laju reaksi berdasarkan data hasil percobaan. 3. Siswa dapat menjelaskan, memformulasikan, dan menentukan orde reaksi. 4. Siswa dapat menjelaskan terjadinya suatu reaksi kimia berdasarkan teori tumbukan. 5. Siswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi. 6. Siswa dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi melalui percobaan. B. MATERI PEMBELAJARAN Laju Reaksi 1. Pengertian Laju Reaksi (halaman 153-158) 2. Persamaan Laju Reaksi (halaman 159-170) 3. Teori Tumbukan (halaman 172-174) 4. Faktor-faktor yang Memengaruhi Laju Reaksi (halaman 174-185)

C. METODE PEMBELAJARAN 1. Ceramah 2. Praktikum 3. Diskusi kelompok 4. Tanya jawab.

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan menceritakan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan laju dan kecepatan. b. Guru memotivasi siswa agar materi tentang laju reaksi dapat dikuasai dengan baik.

1. Kegiatan Inti

38

a. Guru mengingatkan kembali materi tentang laju dan kecepatan yang diajarkan di pelajaran fisika. b. Guru menjelaskan pengertian laju reaksi dalam bidang kimia (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 3 - 21, mengenai pengertian laju reaksi, zat-zat pereaksi, dan zat-zat hasil reaksi). c. Guru menjelaskan perbedaan antara zat-zat pereaksi dan zat-zat hasil reaksi. d. Guru memberikan formula atau rumus laju reaksi sekaligus dengan penjelasannya bahwa jika terjadi reaksi kimia, zat-zat pereaksi akan semakin berkurang sementara zat-zat hasil reaksi akan semakin bertambah sampai batas tertentu. e. Guru mendeskripsikan laju reaksi dalam bentuk grafik hubungan antara jumlah molekul terhadap waktu. f. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai laju reaksi. g. Guru memberikan contoh soal di papan tulis berkenaan dengan formula atau rumus yang telah diberikan (halaman 157 – 158). h. Guru bersama-sama siswa membahas soal tersebut. i. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 4.1 (halaman 158 – 159).

2. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang pengertian laju reaksi. b. Guru meminta siswa untuk melanjutkan latihan 4.1 di rumah.

Pertemuan 2 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 4.1) yang telah ditugaskan sebelumnya. b. Guru terus memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari bilangan kuantum dan orbital atom.

39

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang persamaan laju reaksi (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 159 - 170, mengenai persamaan laju reaksi termasuk di dalamnya orde reaksi). b. Guru memberikan formula atau rumus laju reaksi sekaligus dengan penjelasannya c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. d. Guru menjelaskan tentang orde reaksi dan menuliskan formula atau rumus yang digunakan dalam mencari orde reaksi. e. Guru memberikan contoh soal untuk menentukan orde suatu reaksi (contoh soal 4.1 dan contoh soal 4.2) dan pembahasannya. f. Guru memberikan kesempatan lagi kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. g. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. h. Guru meminta siswa membandingkan antara orde nol, orde pertama, dan orde dua. i. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan laju reaksi yang mencakup orde reaksi. j. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. k. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Guru masih memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. b. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang persamaan laju reaksi.

Pertemuan 3 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya tentang persamaan laju reaksi termasuk di dalamnya tentang orde reaksi.

40

b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 4.2 (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 170 - 172, mengenai soal-soal persamaan laju reaksi yang berkaitan dengan orde reaksi). b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 1) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal latihan 4.2 nomor 1 secara lisan, dan 2) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal latihan 4.2 nomor 2 - 5 di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang teori tumbukan.

Pertemuan 4 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengadakan tanya jawab sambil mengecek apakah siswa benar-benar telah membaca materi tentang teori tumbukan atau tidak. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari teori tumbukan.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang teori tumbukan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 172 - 174, mengenai teori tumbukan). b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. c. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. d. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan teori tumbukan.

41

e. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. f. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang teori tumbukan. b. Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi (halaman 174 - 181) di rumah.

Pertemuan 5 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengadakan tanya jawab sambil mengecek apakah siswa benar-benar telah membaca materi tentang faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi atau tidak. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 174 - 181, mengenai faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi). b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. c. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. d. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan teori tumbukan. e. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. f. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup

42

a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 4.3 (halaman 182) di rumah.

Pertemuan 6 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 4.3) yang telah ditugaskan sebelumnya. b. Guru memotivasi siswa dengan cara menjelaskan manfaat dari percobaan yang akan dilakukan oleh siswa.

2. Kegiatan Inti a. Guru memandu siswa melakukan praktikum untuk menyelidiki pengaruh konsentrasi dan luas permukaan terhadap laju reaksi (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 183 - 185, mengenai pengaruh konsentrasi dan luas permukaan terhadap laju reaksi). b. Guru meminta siswa menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk percobaan tersebut. c. Selama siswa melakukan praktikum, guru melakukan penilaian proses. d. Setelah kurang lebih 30 menit, guru meminta siwa untuk menghentikan percobaannya, lalu diadakan diskusi bersama. e. Masing-masing perwakilan kelompok diminta menyampaikan hasil percobaannya secara lisan di depan teman-temannya. Sementara itu siswa yang lain boleh memberikan tanggapan. f. Bila ada percobaan yang gagal, maka guru dan siswa kembali berdiskusi bersama-sama mencari penyebabnya. g. Guru masih memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. h. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaanpertanyaan yang ada pada lembar kegiatan ilmiah (halaman 184 - 185). i. Guru bersama-sama siswa membahas pertanyaan-pertanyaan yang ada pada lembar kegiatan ilmiah tersebut.

3. Kegiatan Penutup 43

Guru membimbing siswa menyimpulkan hasil percobaan tersebut, yaitu bahwa konsentrasi dan luas permukaan dapat memengaruhi laju reaksi.

Pertemuan 7 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi bab 4 secara keseluruhan, yaitu tentang laju reaksi b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 186192, mengenai laju reaksi). b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 1) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman bagian satu (pilihan ganda) secara lisan, dan 2) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal uji latih pemahaman bagian dua (uraian) di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 4 tentang laju reaksi, dikerjakan di rumah. b. Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 8 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. b. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan pekerjaan rumah yang telah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya. 44

2. Kegiatan Inti a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. e. Guru mengawasi jalannya ulangan, sambil memeriksa pekerjaan rumah tiap siswa. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

3. Kegiatan Penutup a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari sekilas materi pada bab selanjutnya. A. ALAT DAN SUMBER BELAJAR 1. Alat Belajar a. Papan tulis b. Spidol atau kapur c. Alat-alat percobaan (lumpang atau cawan + penumbuk, gelas ukur, tabung reaksi, neraca, stopwatch, dan pipet) d. Bahan-bahan percobaan (pualam, larutan HCl 0,1 M dan 0,5 M)

2. Sumber Belajar a. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. b. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

45

B. PENILAIAN 1. Teknik Penilaian a. Tugas mandiri b. Tugas kelompok c. Ulangan harian

2. Bentuk Instrumen a. Pilihan Ganda b. Uraian c. Lembar Diskusi d. Lembar Kegiatan Ilmiah

3. Contoh Instrumen a. Pilihan Ganda 1. Among of the following reactions having the greatest rate is .... Di antara reaksi berikut ini yang mempunyai laju paling besar adalah .... A. 2 grams Zn rod and HCl 0.01 M solution 2 gram batang Zn dengan larutan HCl 0,01 M B. 2 grams Zn rod and HCl 0.1 M solution 2 gram batang Zn dengan larutan HCl 0,1 M C. 2 grams Zn powder and HCl 0.01 M solution 2 gram serbuk Zn dengan larutan HCl 0,01 M D. 2 grams Zn solution and HCl 0.001 M solution 2 gram serbuk Zn, dengan larutan HCl 0,001 M E. 2 grams Zn powder and HCl 0.1 M solution 2 gram serbuk Zn dengan larutan HCl 0,1 M

2. Given that the condition of substance which reacts as follows. Diketahui kondisi zat yang bereaksi sebagai berikut. 1. zinc powder + HCl 0.1 M serbuk seng + HCl 0,1 M 2. zinc plates + HCl 0.1 M lempeng seng + HCl 0,1 M 3. zinc powder + HCl 0.5 M 46

serbuk seng + HCl 0,5 M 4. zinc grains + HCl 0.5 M butiran seng + HCl 0,5 M 5. zinc plates + HCl 0.5 M lempeng seng + HCl 0,5 M From that condition, the fastest reaction is .... Dari kondisi tersebut, reaksi yang paling cepat adalah .... A. 1 B. 2 C. 3 D. 4 E. 5

3. The increase of temperature will raise the reaction rate, because .... Kenaikan suhu akan mempercepat reaksi, karena ... A. it will raise the activation energy kenaikan suhu akan menaikkan energi aktivasi B. it will upgrade the concentration kenaikan suhu akan memperbesar konsentrasi C. it will upgrade the kinetic energy of particles kenaikan suhu akan memperbesar energi kinetik partikel D. it will upgrade the pressure kenaikan suhu akan memperbesar tekanan E. it will upgrade the surface area kenaikan suhu akan memperbesar luas permukaan

4. The higher concentration of reactants, the faster reaction proceeds because .... Semakin tinggi konsentrasi zat-zat pereaksi, semakin cepat reaksi berlangsung karena .... A. the lower activation energy semakin rendah energi aktivasi B. the larger energy produced by particles semakin besar energi yang dihasilkan partikel C. the faster the motion of particles semakin cepat gerakan partikel D. the closer distance among the particles semakin dekat jarak antara partikel E. the more possibility possessed by particles to collide semakin banyak kemungkinan partikel bertabrakan

5. The function of catalyst in a chemical reaction is .... Fungsi katalis dalam suatu reaksi kimia adalah .... 47

A. to change the equilibrium untuk mengubah keseimbangan B. to add or reduce the rate of a reaction untuk menambah atau mengurangi laju reaksi C. to form a solution membentuk larutan D. as the main component of a reaction sebagai komponen utama reaksi E. to reduce the activation energy of a substance menurunkan energi aktivasi zat

b. Uraian 1. If the temperature is increased to 10oC, a reaction becomes twice faster and at temperature of toC, the reaction proceeds in 12 minutes, determine the time for the reaction at temperature of (t + 3)oC. Jika suhu dinaikkan10oC, reaksi menjadi 2 kali lebih cepat dan pada suhu toC, reaksi berlangsung selama 12 menit, tentukan waktu reaksi pada suhu (t + 3)oC! 2. The result data of experiment of reaction between NO gas and Br2 is as follows. Data hasil percobaan reaksi gas NO dengan Br2 adalah sebagai berikut. No 1. 2. 3. 4. 5. [NO] M 0,1 0,1 0,1 0,2 0,3 [Br2] M 0,05 0,1 0,2 0,05 0,05 V (M/s) 6 12 24 24 54

Determine Tentukan: a. the reaction order, orde reaksinya, b. the reaction rate equation persamaan laju reaksi, dan c. the constant of reaction rate tetapan laju reaksinya. 3. Write down factors influencing the reaction rate and explain their effect. Tuliskan faktor-faktor yang memengaruhi laju reaksi dan jelaskan pengaruhnya! 4. If a reaction is known for every rise of 10oC, the reaction rate becomes twice, what is the reaction rate if the initial temperature is 20oC changing to 60oC? 48

Jika suatu reaksi diketahui untuk setiap kenaikan10oC, laju reaksinya menjadi dua kali lipat, berapa laju reaksinya bila suhu mula-mula 20oC menjadi 60oC? 5. For reaction of 2NO + Cl2 → 2NOCl, the reaction rate is v = 0,4 [NO]2 [Cl2] in M/minute, if 2 moles of NO and 2 moles of Cl2 are reacted in a container of 4 liters in volume, determine the reaction rate when 80% of NO reacts! Untuk reaksi 2NO + Cl2 → 2NOCl, laju reaksinya adalah v = 0,4 [NO]2 [Cl2] dalam M/menit, jika 2 mol NO dan 2 mol Cl2 direaksikan dalam wadah 4 liter, maka tentukan laju reaksi saat 80% NO bereaksi!

c. Lembar Kegiatan Ilmiah

Observing the effect of concentration and surface area to the rate of a reaction Menyelidiki of concentration and Observing the effect pengaruh konsentrasi dan luas permukaan of a reaction surface area to the rateterhadap laju reaksi Menyelidiki pengaruh konsentrasi dan materials 1. Instruments and luas permukaan terhadap laju reaksi Alat dan bahan a. Marble (CaCO3) Pualam (CaCO3) b. HCl solution (0.1 M; 0.5 M; and 1 M) Larutan HCl (0,1 M; 0,5 M; dan 1 M) c. Mortar or cup + pounder Lumpang atau cawan + penumbuk d. A measuring glass Gelas ukur e. Reaction tube (3 pieces) Tabung reaksi (3 buah) f. A balance Neraca (timbangan) g. A stop watch Stop watch h. A pipette Pipet

49

2. Activity steps Langkah-langkah kegiatan a. Prepare several marble plates, then weigh and divide it into two parts which are equal in quantity (each of 2.5 grams). Siapkan beberapa kepingan-kepingan pualam, kemudian timbang dan bagi menjadi dua bagian yang sama (masing-masing 2,5 gram). b. Pound 2.5 grams of the marble in a mortar or a cup and leave 2.5 grams of other marble plates. Tumbuk 2,5 gram pualam tersebut di dalam lumpang atau cawan dan biarkan 2,5 gram pualam lainnya dalam bentuk kepingan-kepingan. c. Fill two reaction tubes with HCl solution 1 M each of 5 mL. Isi dua buah tabung reaksi masing-masing dengan larutan HCl 1 M sebanyak 5 mL. d. Put the powdery marble into the tube which is filled by the HCl and put the marble plates into the other reaction tube. Masukkan pualam halus ke dalam tabung berisi HCl tersebut dan masukkan pualam kepingan pada tabung reaksi lainnya. e. Record time required until the marble is used up in the reaction and observe the change which happens. Catat waktu yang diperlukan sampai pualam habis bereaksi dan amati perubahan yang terjadi. f. Prepare another reaction tube and fill it with HCl 0.1 M, put 1 plate of marble into the tube and record time required until the marble is used up in the reaction. Siapkan tabung reaksi lain dan isi dengan HCl 0,1 M, masukkan 1 keping pualam ke dalamnya dan catat waktu yang diperlukan sampai pualam tersebut habis bereaksi. g. Repeat the step of f insuccession for HCl 0.5 M and 1 M with the size of the plate of marble which is relatively equal. Ulangi langkah f secara berturut-turut untuk HCl 0,5 M dan 1 M dengan ukuran kepingan pualam yang relatif sama besar.

50

3. Questions and assignments Pertanyaan dan tugas a. Complete the following table of observation data . a. Isilah tabel data pengamatan berikut ini! (HCl) = 1 M No. Pualam Halus Kepingan Waktu Reaksi(s)

No.

0,1 M

Pualam 0,5 M

1M

Waktu Reaksi (s)

2.

What is purpose of crushing or pounding the marble? Apakah tujuan dari penggerusan atau penumbukan pualam?

3. Make a report from your activity supplemented by your analysis, discussion, and conclusion. Buatlah laporan dari hasil kegiatanmu yang dilengkapi dengan analisis, pembahasan dan kesimpulan Anda!

51

…………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 1 : 3. Memahami kinetika reaksi, kesetimbangan kimia, dan faktor-faktor yang memengaruhinya, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan industri : 3.3 Menjelaskan kesetimbangan dan faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran arah kesetimbangan dengan melakukan percobaan 3.4 Menentukan hubungan kuantitatif antara pereaksi dengan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan 3.5 Menjelaskan prinsip kesetimbangan dalam kehidupan sehari-hari dan industri : 1. Menjelaskan pengertian kesetimbangan kimia. 2. Menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan berdasarkan asas Le Chatelier. 3. Menerapkan asas Le Chatelier melalui percobaan. 4. Menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung tetapan kesetimbangan. 5. Menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung tekanan parsial gas dalam hubungannya dengan reaksi kesetimbangan. 52

Kompetensi Dasar

Indikator

6. Menjelaskan penerapan konsep kesetimbangan dalam khususnya pada proses Haber-Bosch dan proses kontak. Alokasi Waktu : 20 jam pelajaran (10 pertemuan)

industri,

A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Siswa dapat menjelaskan pengertian kesetimbangan kimia. 2. Siswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan berdasarkan asas Le Chatelier. 3. Siswa dapat menerapkan asas Le Chatelier melalui percobaan. 4. Siswa dapat menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung tetapan kesetimbangan. 5. Siswa dapat menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung tekanan parsial gas dalam hubungannya dengan reaksi kesetimbangan. 6. Siswa dapat menjelaskan penerapan konsep kesetimbangan dalam industri, khususnya pada proses Haber-Bosch dan proses kontak. B. MATERI PEMBELAJARAN Kesetimbangan Kimia 1. Pengertian Kesetimbangan Kimia (halaman 195-199) 2. Faktor-faktor yang Memengaruhi Pergeseran Kesetimbangan (halaman 201-206) 3. Pengaruh Katalis dalam Reaksi Kesetimbangan (halaman 207-208) 4. Tetapan Kesetimbangan (halaman 208-219) 5. Tekanan Parsial Gas (halaman 220-222) 6. Kesetimbangan Kimia dalam Industri (halaman 223-235)

C. METODE PEMBELAJARAN 1. Ceramah 2. Diskusi kelompok 3. Tanya jawab 4. Praktikum

D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN 53

Pertemuan 1 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengingatkan kembali konsep persamaan reaksi kimia yang telah dipelajari pada materi-materi sebelumnya. b. Guru memotivasi siswa agar materi tentang kesetimbangan kimia dapat dikuasai dengan baik.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan pengertian kesetimbangan kimia (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 195 - 199, mengenai pengertian kesetimbangan kimia, kesetimbangan dinamis, kesetimbangan homogen, dan kesetimbangan heterogen). b. Guru memberikan dua contoh reaksi kimia dan menjelaskan sekilas reaksinya, lalu melalui diskusi kelas diharapkan siswa dapat membedakan antara reaksi irreversibel dan reaksi reversibel. c. Guru menjelaskan tentang kesetimbangan dinamis berikut membuat grafik laju reaksi terhadap waktu pada reaksi kesetimbangan. d. Guru memberikan dua contoh reaksi kimia dan menjelaskan sekilas reaksinya, lalu melalui diskusi kelas diharapkan siswa dapat membedakan antara kesetimbangan homogen dan kesetimbangan heterogen. e. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan seputar materi kesetimbangan kimia yang telah diajarkan. f. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai kesetimbangan kimia. g. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 5.1 (halaman 199 – 200).

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang reaksi reversibel dan reaksi irreversibel; kesetimbangan dinamis; serta kesetimbangan homogen dan heterogen. b. Guru meminta siswa untuk melanjutkan latihan 5.1 di rumah.

Pertemuan 2 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 5.1) yang telah ditugaskan sebelumnya. 54

b. Guru terus memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari kesetimbangan kimia. 2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan secara singkat praktikum yang akan dilakukan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, penerbit Yrama Widya, halaman 232 - 233, praktikum untuk menguji kebenaran asas Le Chatelier). b. Masing-masing kelompok diminta mengambil zat-zat kimia yang dibutuhkan, yaitu air suling, kristal Na2HPO4, larutan KSCN, dan larutan FeCl3; serta menyiapkan alat-alatnya, yaitu tabung reaksi, pipet, gelas kimia, tabung ukur, dan alat pengaduk. c. Guru membimbing siswa dalam mengerjakan percobaan sesuai dengan langkah-langkah kegiatan yang telah diberikan. d. Selama siswa melakukan praktikum, guru melakukan penilaian proses. e. Setelah itu guru meminta siswa untuk menghentikan percobaannya, lalu diadakan diskusi bersama. f. Masing-masing perwakilan kelompok diminta menyampaikan hasil percobaannya secara lisan di depan teman-temannya. Sementara itu siswa yang lain boleh memberikan tanggapan. g. Bila ada percobaan yang gagal, maka guru dan siswa kembali berdiskusi bersama-sama mencari penyebabnya. h. Guru masih memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. i. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaan dan tugas yang ada di lembar kegiatan ilmiah (halaman 233).

3. Kegiatan Penutup Guru membimbing siswa dalam menyimpulkan hasil percobaan yang telah dilakukan.

Pertemuan 3 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengingatkan kembali percobaan yang telah dilakukan pada pertemuan sebelumnya. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan.

2. Kegiatan Inti 55

a. Guru menjelaskan secara singkat faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 201 - 206, mengenai pengaruh suhu, konsentrasi, pengaruh tekanan dan volum terhadap pergeseran kesetimbangan). b. Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan waktu 15 menit untuk berdiskusi tentang salah satu salah faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan. c. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. d. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab.

e. Guru menerangkan lebih lanjut tentang pengaruh suhu, konsentrasi, tekanan, dan volum terhadap pergeseran kesetimbangan.

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 5.2 (halaman 206 - 207).

Pertemuan 4 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 5.2) yang telah ditugaskan sebelumnya. b.Guru memotivasi siswa tentang manfaat yang bisa diperoleh dalam mempelajari pengaruh katalis dalam reaksi kesetimbangan.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang pengaruh katalis dalam reaksi kesetimbangan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 207- 208, mengenai pengaruh katalis dalam reaksi kesetimbangan). b. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab. c. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran kesetimbangan. d. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. 56

e. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang pengaruh katalis dalam reaksi kesetimbangan. b. Guru meminta siswa membaca materi selanjutnya di rumah, yaitu tentang tetapan kesetimbangan.

Pertemuan 5 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya tentang tetapan kesetimbangan. b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 5.3 (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 219 – 220, mengenai tetapan kesetimbangan). b. Guru meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal latihan 5.3 di papan tulis. c. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan 5.3 sampai tuntas.

3. Kegiatan Penutup Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang tekanan parsial gas. Pertemuan 6 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengadakan tanya jawab sambil mengecek apakah siswa benar-benar telah membaca materi tentang tekanan parsial gas atau tidak. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari tekanan parsial gas.

2. Kegiatan Inti 57

a. Guru menjelaskan tentang tekanan parsial gas (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 220 - 222, mengenai tekanan parsial gas yang mencakup derajat disosiasi). b. Guru memberikan formula atau rumus tetapan kesetimbangan sekaligus dengan penjelasannya c. Guru memberikan contoh soal untuk menentukan orde suatu reaksi (contoh soal 5.8 dan contoh soal 5.9) dan pembahasannya. d. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. e. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. f. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan tekanan parsial gas. g. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. h. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang tekanan parsial gas.

Pertemuan 7 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya tentang tekanan parsial gas. b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 5.4 (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 223, mengenai latihan tekanan parsial gas).

58

b. Guru meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal latihan 5.4 di papan tulis. c. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan 5.4 sampai tuntas.

3. Kegiatan Penutup Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang kesetimbangan kimia dalam industri.

Pertemuan 8 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membagi siswa ke dalam beberapa kelompok. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari kesetimbangan kimia dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam industri.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan sekilas tentang aplikasi kesetimbangan kimia (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 223 - 231, mengenai kesetimbangan kimia dalam industri). b. Guru memberikan beberapa contoh peristiwa sehari-hari yang melibatkan reaksi kesetimbangan. c. Guru memberikan contoh reaksi kesetimbangan dalam industri ammonia dan asam sulfat. d. Guru meminta siswa berdiskusi tentang contoh-contoh industri lainnya yang berhubungan dengan kesetimbangan kimia, setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. e. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya jika ada hal-hal yang masih belum dimengerti. f. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 5.5 (halaman 231) di buku latihan masingmasing. g. Guru bersama-sama siswa membahas latihan 5.5.

3. Kegiatan Penutup

59

a. Guru meminta perwakilan kelompok kesetimbangan kimia dalam industri.

untuk

memberikan

kesimpulan

tentang

b. Guru meminta siswa membuat sebuah karya tulis yang berhubungan dengan kesetimbangan kimia dalam kehidupan sehari-hari (Contoh ada di halaman 234 - 235). .

Pertemuan 9 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi bab 4 secara keseluruhan, yaitu tentang kesetimbangan kimia. b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 236 242, mengenai kesetimbangan kimia). b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 1) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman bagian satu (pilihan ganda) secara lisan, dan 2) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal uji latih pemahaman bagian dua (uraian) di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 5 tentang kesetimbangan kimia, dikerjakan di rumah. b. Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 10

60

1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. b. Guru meminta siswa untuk memasukkan semua buku-buku atau sumber lain yang berhubungan dengan kimia ke dalam tas.

2. Kegiatan Inti a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. e. Guru mengawasi jalannya ulangan. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

3. Kegiatan Penutup a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. b. Guru mengingatkan siswa agar mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian akhir semester satu (ganjil).

E. ALAT DAN SUMBER BELAJAR 1. Alat Belajar: a. Papan tulis b. Spidol atau kapur c. Charta d. Alat-alat percobaan (tabung reaksi, pipet, gelas kimia, tabung ukur, dan alat pengaduk)

61

e. Bahan-bahan percobaan (air suling, kristal Na2HPO4, larutan KSCN 0,1 M, dan larutan FeCl3 0,1 M)

2. Sumber Belajar: a. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. b. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya. F. PENILAIAN 1. Teknik Penilaian a. Tugas mandiri b. Tugas kelompok c. Ulangan harian

2. Bentuk Instrumen a. Pilihan Ganda b. Uraian c. Lembar Kegiatan Ilmiah

3. Contoh Instrumen a. Pilihan Ganda 1. The dynamic equilibrium is a condition of a system representing that .... Kesetimbangan dinamis adalah satu keadaan dari sistem yang menyatakan .... A. the amount of moles of reactants is equal to that of products jumlah mol zat-zat pereaksi sama dengan jumlah mol zat-zat hasil reaksi B. the number of particles for every substance reacting is equal to the number of particles formed jumlah partikel setiap zat yang bereaksi sama dengan jumlah partikel yang terbentuk C. macroscopically the reaction proceeds continuously secara makroskopis reaksi berlangsung terus D. the reaction proceeds continuously in two opposite directions macroscopically reaksi terus berlangsung dalam dua arah yang berlawanan secara mikroskopis E. the products do not react further because the equilibrium has been reached zat-zat hasil reaksi tidak bereaksi lebih lanjut karena telah mencapai kesetimbangan

62

2. Among of the following equilibrium reactions the equilibrium of which shifts rigthward if the temperature is increased is .... Di antara reaksi kesetimbangan di bawah ini yang kesetimbangannya bergeser ke kanan jika tekanan diperbesar adalah .... A. 2HI(g) H2 (g) + I2 (g) B. N2O4 (g) C. CaCO3 (s) D. 2NO(g) + O2 (g) E. S(s) + O2 (g) 2NO2 (g) CaO(s) + CO2 (g) 2NO2 (g) SO2 (g)

3. FeCl3 solution reacts with KSCN to form Fe(SCN)2+ ion which is red in colour according to the following reaction: Larutan FeCl3 bereaksi dengan KSCN membentuk ion Fe(SCN)2+ yang bewarna merah menurut persamaan: Fe3+(aq) + SCN–(aq) Fe(SCN)2+(aq) If at constant temperature this system is added by water, .... Jika pada suhu tetap sistem ini ditambah air, maka .... A. the equilibrium will shift rigthward, the colour is increasingly red, and the value of Kc increases kesetimbangan akan bergeser ke kanan, warna makin merah, dan harga Kc bertambah B. the equilibrium shifts leftward, the colour is increasingly red, and the value of Kc decreases kesetimbangan bergeser ke kiri, warna makin merah, dan harga Kc berkurang C. the equilibrium shifts leftward, the colour is increasingly red, and the value of Kc increases kesetimbangan bergeser ke kiri, warna makin merah, dan harga Kc bertambah D. the equilibrium shifts leftward, the colour fades, and the value of Kc is constant kesetimbangan bergeser ke kiri, warna memudar, dan harga Kc tetap E. the equilibrium does not shift kesetimbangan tidak bergeser 4. For reaction of N2 (g) + 3H2 (g) decreases if .... Untuk reaksi N2 (g) + 3H2 (g) mengecil jika .... A. the temperature is decreased temperatur diturunkan B. the temperature is risen temperatur dinaikkan C. the pressure is increased tekanan diperbesar D. the pressure is constant tekanan tetap 2NH3 (g) ∆H = – 22 kcal, the equilibrium constant 2NH3 (g) ∆H = – 22 kkal, konstanta kesetimbangan

63

E. NH3 gas is added gas NH3 ditambah 5. At a given temperature, in a container of 1 liter there is an equilibrium of: Pada suhu tertentu, dalam bejana 1 liter terdapat kesetimbangan: 2SO3 (g) 2SO2 (g) + O2 (g) Initially there is 0.5 mole of SO3 and after being reached the equilibrium, the ratio of SO3 and O2 moles is 4 : 3, the value of Kc = .... Semula terdapat 0,5 mol SO3 dan setelah tercapai kesetimbangan perbandingan mol SO 3 dengan mol O2 adalah 4 : 3, harga Kc = .... A. 6.00 6,00 B. 2.25 2,25 C. 0.33 0,33 D. 0.30 0,30 E. 0.23 0,23

b. Uraian 1. Prove that the value of Kc for the equilibrium reaction of N2 (g) + 2O(g) K1 × K2, if given that reactions: Buktikan bahwa harga Kc untuk reaksi kesetimbangan N2 (g) + 2O(g) K1 × K2, jika diketahui reaksi: 2NO(g) + O2 (g) N2 (g) + O2 (g) 2NO2 (g) 2NO(g) Kc = K1 Kc = K2 2NO2 (g) is 2NO2 (g) adalah

2. The solid of calcium chloride can react with water to form the equilibrium reactions as follows. Padatan kalsium klorida dapat bereaksi dengan air membentuk reaksi kesetimbangan sebagai berikut. CaCl2 (s) + 6H2O(g) CaCl2.6H2O(s)

If the value of Kp for the reaction is 1.28 × 1085 at temperature of 298 K, calculate the partial pressure of water vapor in the reaction. Jika harga Kp reaksi tersebut 1,28 × 1085 pada suhu 298 K, hitung tekanan parsial uap air pada reaksi tersebut! 3. In a tube there are 0.02 M of N2, 0.06 M of H2, and 0.01 M of NH3. Will the ammonia be formed or dissociated? If the mixture proceeds to the equilibrium at temperature of 400oC, and the chemical equation for that reaction is as follows.

64

Dalam tabung terdapat N2 0,02 M, H2 0,06 M dan NH3 0,01 M. Akankah amonia dibentuk atau diuraikan? Jika campuran menuju kesetimbangan pada suhu 400 oC, dan persamaan kimia reaksi tersebut adalah sebagai berikut. N2 (g) + 3H2 (g) 2NH3 (g) Kc = 0,5

4. At temperature of 275oC the equilibrium constant value for the reaction of Menguji Asas Le Chatelier NH4Cl(s) NH 3 (g) + HCl(g) is 1.04 × 10–2, what is the partial pressure of NH3 and HCl gases at the same temperature? 1. Instruments and materials Pada suhu 275oC tetapan kesetimbangan untuk reaksi NH4Cl(s) NH3 (g) + HCl(g) adalah Alat dan bahan –2 1,04 × 10 , berapa tekanan parsial gasf. Distilled water suhu yang sama? NH3 dan HCl pada a. Reaction tubes Tabung reaksi Air suling b. isPipette of decreasing temperature for the crystal reactions? g. Na2HPO4 following 5. What the effect Bagaimana pengaruh penurunan tekanan untuk reaksi-reaksi berikut? Pipet Kristal Na2HPO4 a. 2H2S(g) 2Hglasses2 (g) +S c. Chemical 2 (g) h. KSCN 0.1 M solution b. CO(g) + Cl2kimia COCl2 (g) Gelas (g) d. Measuring cylinder Tabung ukur e. Stirring device Alat pengaduk 2. Activity steps c. Lembar Kegiatan Ilmiah Langkah-langkah kegiatan a. Prepare 50 cm3 of distilled water and pour it into a chemical glass. Siapkan 50 cm3 air suling dan tuangkan ke dalam gelas kimia. b. Add into the distilled water each of 3 drops of KSCN 0.1 M and FeCl3 0.1 M and stir until the colour is constant. Tambahkan ke dalam air suling tersebut masing-masing 3 tetes KSCN 0,1 M dan FeCl3 0,1 M dan aduk sampai warnanya tetap. c. Divide the solution into 5 tube reactions which is equal in quantity. Bagilah larutan tersebut ke dalam 5 tabung reaksi yang sama banyak. d. Use the first tube as the standard of comparison and drop each of: Gunakan tabung pertama sebagai pembanding dan teteskan masingmasing: * 2 drops of FeCl3 0.1 M into the second tube 2 tetes FeCl3 0,1 M ke dalam tabung kedua * 2 drops of KSCN 0.1 M into the third tube 2 tetes KSCN 0,1 M ke dalam tabung ketiga * 2 pieces of Na2HPO4 into the fourth tube 2 butir Na2HPO4 ke dalam tabung keempat * 5 cm3 of water into the fifth tube 5 cm3 air ke dalam tabung kelima e. Compare the colour of solution in the second, third, and fourth tubes with that in the first. Bandingkan warna larutan dalam tabung kedua, ketiga, dan keempat dengan warna larutan dalam tabung pertama. f. Compare the colour of solution in the fifth tube with that in the first from the top. Bandingkan warna larutan dalam tabung kelima dengan warna larutan dalam tabung pertama dari atas. i. Larutan KSCN 0,1 M FeCl3 0.1 M solution Larutan FeCl3 0,1 M

65

3. Questions and assignments Pertanyaan dan tugas a. What is purpose in adding FeCl3 0.1 M, KSCN 0.1 M, Na2HPO4, and water into the second, third, fourth, and fifth tubes respectively? Apa tujuan penambahan FeCl3 0,1 M, KSCN 0,1 M, Na2HPO4, dan air ke dalam tabung kedua, ketiga, keempat, dan kelima secara berturut-turut? b. What is the comparison result of colour of solution in the second, third, fourth, and fifth tubes with that in the first? What is your conclusion? Bagaimanakah hasil perbandingan warna larutan dalam tabung kedua, ketiga, keempat, dan kelima dengan warna larutan dalam tabung pertama? Bagaimana kesimpulan anda? c. What is the relation of this activity with the equilibrium concept? Explain. Apa hubungan kegiatan ini dengan konsep kesetimbangan? Jelaskan! d. Make a report from this activity. Buatlah laporan dari kegiatan ini!

66

……………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 2 : 4. Memahami terapannya. sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan

: 4.1 Mendeskripsikan teori-teori asam basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan. 4.2 Menghitung banyaknya pereaksi dan hasil reaksi dalam larutan elektrolit dari hasil titrasi asam basa. : 1. Menjelaskan pengertian asam dan basa 7. Menjelaskan dan memformulasikan kesetimbangan air 8. Menjelaskan dan memformulasikan pengaruh penambahan asam dan basa dalam air terhadap kesetimbangan air 9. Menghitung konsentrasi atau molaritas H+ dan OH– dalam suatu larutan 10. Menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung derajat keasaman (pH) suatu larutan 11. Menjelaskan, meformulasikan, dan menerapkan reaksi netralisasi dan titrasi asam-basa 12. Menjelaskan teori-teori asam-basa. 67

Indikator

Alokasi Waktu

: 24 jam pelajaran (12 pertemuan)

G. TUJUAN PEMBELAJARAN 7. Siswa dapat menjelaskan pengertian asam dan basa. 8. Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan kesetimbangan air. 9. Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan pengaruh penambahan asam dan basa dalam air terhadap kesetimbangan air. 10.Siswa dapat menghitung konsentrasi atau molaritas H+ dan OH– dalam suatu larutan. 11.Siswa dapat menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung derajat keasaman (pH) suatu larutan. 12.Siswa dapat menjelaskan, memformulasikan, dan menerapkan reaksi netralisasi dan titrasi asam-basa. 13.Siswa dapat menjelaskan teori-teori asam-basa.

H. MATERI PEMBELAJARAN Asam dan Basa 6. Konsep Asam dan Basa (halaman 245 – 256) 7. Kesetimbangan Ion dalam Larutan (halaman 257 – 268) 8. Derajat Keasaman/pH Asam dan Basa (halaman 268 – 283) 9. Reaksi Asam dan Basa (halaman 284 – 295) 10.Stoikiometri Larutan (halaman 295 – 301) 11.Teori Asam-Basa (halaman 301 – 304)

I. METODE PEMBELAJARAN 4. Ceramah 5. Diskusi kelompok 6. Tanya jawab 68

7. Praktikum

J. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan menceritakan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan asam dan basa. d. Guru memotivasi siswa tentang manfaat mempelajari materi asam dan basa.

5. Kegiatan Inti k. Guru menjelaskan tentang konsep asam dan basa (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 245 - 256, mengenai asam dan basa menurut Arrhenius, asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari, sifat-sifat asam dan basa, oksida-oksida asam dan basa, serta indikator asam dan basa). l. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok diberikan waktu 15 menit untuk berdiskusi mengenai asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari beserta sifat-sifatnya. m. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. n. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai asam dan basa dalam kehidupan sehari-hari beserta sifat-sifatnya. o. Guru menjelaskan tentang konsep asam dan basa menurut Arrhenius. p. Guru menuliskan beberapa contoh reaksi asam dan basa ketika dilarutkan dalam air. q. Guru menjelaskan tentang oksida-oksida asam dan basa. r. Guru menjelaskan tentang indikator asam dan basa. s. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. t. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa.

69

6. Kegiatan Penutup c. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang konsep asam dan basa. d. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 6.1 (halaman 256) di rumah.

Pertemuan 2 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 6.1) yang telah ditugaskan sebelumnya. d. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari kesetimbangan ion dalam larutan.

5. Kegiatan Inti j. Guru menjelaskan tentang kesetimbangan ion dalam larutan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 257 - 265, mengenai kesetimbangan air dan pengaruh asam terhadap kesetimbangan air). k. Guru menuliskan reaksi penguraian air menjadi ion-ionnya. l. Guru menuliskan tetapan kesetimbangan penguraian air tersebut. m. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan tetapan kesetimbangan air.

n. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. o. Guru menjelaskan tentang pengaruh asam terhadap kesetimbangan air. p. Guru menuliskan reaksi ionisasi asam kuat. q. Guru memberikan contoh soal berkaitan dengan pengaruh asam kuat terhadap kesetimbangan air. r. Guru memberikan contoh soal berkaitan dengan tetapan kesetimbangan asam lemah. s. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan kesetimbangan air dan pengaruh asam terhadap kesetimbangan air. t. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. u. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

70

6. Kegiatan Penutup c. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang kesetimbangan air dan pengaruh asam terhadap kesetimbangan air. d. Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang pengaruh basa terhadap kesetimbangan air (halaman 265 - 268) di rumah.

Pertemuan 3 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi yang telah diajarkan pada pertemuan sebelumnya. b. Guru terus memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari kesetimbangan ion dalam larutan.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang kesetimbangan ion dalam larutan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 265 268, mengenai pengaruh basa terhadap kesetimbangan air). b. Guru menjelaskan tentang pengaruh basa terhadap kesetimbangan air. c. Guru menuliskan reaksi ionisasi basa kuat. d. Guru memberikan contoh soal berkaitan dengan pengaruh basa kuat terhadap kesetimbangan air. e. Guru memberikan contoh soal berkaitan dengan tetapan kesetimbangan basa lemah. f. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan kesetimbangan air dan pengaruh basa terhadap kesetimbangan air. g. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. h. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis. i. Guru meminta siswa untuk mengerjakan latihan 6.2 (halaman 268). j. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan.

3. Kegiatan Penutup

71

a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang pengaruh basa terhadap kesetimbangan air. b. Guru menugaskan siswa untuk membaca kembali sambil mengingat-ingat materi tentang konsentrasi larutan yang telah dipelajari sebelumnya di kelas X di rumah.

Pertemuan 4 2. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi tentang konsentrasi larutan yang telah dipelajari sebelumnya di kelas X. d. Guru melakukan tanya jawab awal sambil mengecek apakah siswa benar-benar sudah membaca terlebih dahulu di rumah materi yang telah ditugaskan atau tidak.

1. Kegiatan Inti j. Guru memandu siswa melakukan praktikum untuk membuat larutan dengan konsentrasi tertentu (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 268 - 272, mengenai konsentrasi larutan). k. Guru meminta siswa menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk percobaan tersebut. l. Selama siswa melakukan praktikum, guru melakukan penilaian proses. m. Setelah kurang lebih 30 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan percobaannya, lalu diadakan diskusi bersama. n. Masing-masing perwakilan kelompok diminta menyampaikan hasil percobaannya secara lisan di depan teman-temannya. Sementara itu siswa yang lain boleh memberikan tanggapan. o. Bila ada percobaan yang gagal, maka guru dan siswa kembali berdiskusi bersama-sama mencari penyebabnya. p. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaan dan tugas yang ada pada lembar kegiatan ilmiah. q. Guru bersama-sama siswa membahas pertanyaan-pertanyaan yang adapada lembar kerja ilmiah. r. Guru memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. s. Guru meminta masing-masing kelompok untuk membereskan hasil praktikumnya dan membersihkan alat-alat yang telah digunakan. 72

1. Kegiatan Penutup j. Guru meminta siswa mengumpulkan laporan hasil percobaan, yang memuat analisis, pembahasan, dan kesimpulan. k. Guru meminta siswa membaca materi selanjutnya, yaitu mengenai derajat keasaman (pH) asam dan basa.

Pertemuan 5 3. Kegiatan Pendahuluan Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan melakukan tanya jawab sekilas sambil mengecek apakah siswa benar-benar sudah membaca terlebih dahulu di rumah materi yang akan diajarkan atau tidak.

4. Kegiatan Inti f. Guru menjelaskan tentang pH asam dan basa (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 268 - 283, mengenai cara menghitung pH larutan asam dan basa dan cara mengukur pH). g. Guru memberikan formula untuk mencari pH asam kuat, basa kuat, asam lemah, dan basa lemah. h. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat. i. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. j. Guru menjelaskan cara mengukur pH dengan menggunakan trayek pH indikator, indikator universal, dan pH meter. k. Guru memberikan contoh soal 6.11 (halaman 279 - 280) berkaitan dengan cara mengukur pH. l. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih belum dimengerti. m. Guru meminta siswa untuk mengerjakan latihan 6.3 (halaman 282 - 283).

n. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing.

73

2. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang cara menghitung dan cara mengukur pH larutan asam dan basa. b. Guru meminta siswa untuk melanjutkan pengerjaan latihan 6.3 di rumah.

Pertemuan 6 2. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 6.3) yang telah ditugaskan sebelumnya. d. Guru memotivasi siswa agar materi tentang reaksi asam dan basa dapat dikuasai dengan baik.

4. Kegiatan Inti h. Guru menjelaskan tentang reaksi kimia (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 284 - 293, mengenai netralisasi dan titrasi asam-basa). i. Guru menjelaskan bahwa reaksi asam dan basa disebut juga reaksi netralisasi atau reaksi penggaraman. j. Guru menuliskan reaksi netralisasi (reaksi penggaraman). k. Guru menjelaskan jenis-jenis reaksi netralisasi (reaksi penggaraman). l. Guru memberikan beberapa contoh reaksi kimia yang berhubungan dengan reaksi netralisasi (reaksi penggaraman). m. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan seputar materi yang telah diajarkan. n. Guru menjelaskan tentang titrasi asam dan basa. o. Guru menjelaskan tentang macam-macam titrasi asam dan basa. p. Guru menjelaskan perhitungan dalam titrasi asam dan basa. o. Guru memberikan formula yang berkaitan dengan titrasi asam dan basa. a. Guru memberikan contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat.

74

b. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. q. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengajukan pertanyaan seputar materi yang telah diajarkan.

5. Kegiatan Penutup c. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang reaksi asam dan basa. d. Guru meminta siswa untuk menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan praktikum yang akan dilaksanakan pada pertemuan selanjutnya..

Pertemuan 7 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya, khususnya tentang titrasi asam dan basa. d. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari titrasi asam dan basa.

5. Kegiatan Inti j. Guru menjelaskan secara singkat praktikum yang akan dilakukan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, penerbit Yrama Widya, halaman 293 - 294, praktikum untuk menentukan konsentrasi larutan dengan cara titrasi). k. Masing-masing kelompok diminta mengambil zat-zat kimia yang dibutuhkan, yaitu air suling, cuka (asam asetat), larutan NaOH 0,1M, dan fenolftalein; serta menyiapkan alatalatnya, yaitu buret, labu erlenmeyer, labu takar, gelas kimia, corong, dan pipet volumetrik. l. Guru membimbing siswa dalam mengerjakan percobaan sesuai dengan langkah-langkah kegiatan yang telah diberikan. m. Selama siswa melakukan praktikum, guru melakukan penilaian proses. n. Setelah itu guru meminta siswa untuk menghentikan percobaannya, lalu diadakan diskusi bersama. o. Masing-masing perwakilan kelompok diminta menyampaikan hasil percobaannya secara lisan di depan teman-temannya. Sementara itu siswa yang lain boleh memberikan tanggapan. p. Bila ada percobaan yang gagal, maka guru dan siswa kembali berdiskusi bersama-sama mencari penyebabnya.

75

q. Guru masih memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. r. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaan dan tugas yang ada di lembar kegiatan ilmiah (halaman 294).

6. Kegiatan Penutup a. Guru membimbing siswa dalam menyimpulkan hasil percobaan yang telah dilakukan. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 6.4 (halaman 294 -295) di rumah.

Pertemuan 8 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 6.4) yang telah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya. d. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari stoikiometri larutan.

5. Kegiatan Inti f. Guru menjelaskan secara singkat beberapa reaksi elektrolit (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 295 - 300, mengenai stoikiometri larutan elektrolit). g. Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan waktu 15 menit untuk berdiskusi tentang salah satu reaksi elektrolit. h. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. i. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab.

j. Guru menerangkan lebih lanjut tentang reaksi pendesakan logam yang mencakup reaksi logam dengan asam dan reaksi logam dengan garam; serta reaksi metatesis (dekomposisi rangkap). k. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan perhitungan reaksi-reaksi tersebut. l. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih belum dipahami. m. Guru memberikan beberapa soal di papan tulis agar dikerjakan siswa di rumah.

76

6. Kegiatan Penutup c. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang stoikiometri larutan elektrolit. d. Guru meminta siswa untuk mengerjakan soal-soal yang ada di papan tulis, dikerjakan di rumah.

Pertemuan 9 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya tentang stoikiometri larutan. d. Guru bersama-sama siswa membahas pekerjaan rumah yang telah ditugaskan sebelumnya.

5. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 6.5 (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 300 – 301, mengenai stoikiometri larutan). b. Guru meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal latihan 6.5 di papan tulis. c. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan 6.5 sampai tuntas.

6. Kegiatan Penutup Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang teori asam dan basa.

Pertemuan 10 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan melakukan tanya jawab sambil mengecek apakah siswa telah membaca materi yang akan diajarkan atau tidak. b. Guru terus memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari teori asam dan basa.

77

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang beberapa teori asam-basa (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 301 - 304, mengenai teori Bronsted-Lowry dan teori Lewis). b. Guru memberikan beberapa contoh reaksi kimia untuk menentukan senyawa yang termasuk asam dan senyawa yang termasuk basa. c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. d. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. e. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan teori asam dan basa. f. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. g. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang teori asam basa menurut Bronsted-Lowry dan teori asam basa menurut Lewis. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 6.6 (halaman 304), dikerjakan di rumah.

Pertemuan 11 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 6.6) yang telah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya. d. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

5. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 305310, mengenai asam dan basa). 78

b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 3) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman (soal-soal hapalan) secara lisan, dan 4) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal uji latih pemahaman (soalsoal hitungan) di papan tulis.

6. Kegiatan Penutup c. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 6 tentang asam dan basa, dikerjakan di rumah. d. Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 12 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. d. Guru meminta siswa untuk memasukkan semua buku-buku atau sumber lain yang berhubungan dengan kimia ke dalam tas.

5. Kegiatan Inti a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. e. Guru mengawasi jalannya ulangan. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

6. Kegiatan Penutup 79

c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. d. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari sekilas materi pada bab selanjutnya. K. ALAT DAN SUMBER BELAJAR 3. Alat Belajar f. Papan tulis g. Spidol atau kapur h. Alat-alat percobaan (gelas kimia, neraca, gelas ukur, alat pengaduk, sendok, buret, labu erlenmeyer, labu takar, corong, dan pipet volumetrik). i. Bahan-bahan percobaan (air suling, gula, garam dapur, cuka atau asam asetat, larutan NaOH 0,1 M, dan fenolftalein)

4. Sumber Belajar e. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas X, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. f. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. g. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

L. PENILAIAN 3. Teknik Penilaian d. Tugas kelompok e. Tugas mandiri f. Ulangan harian

4. Bentuk Instrumen d. Pilihan Ganda e. Uraian f. Lembar Diskusi g. Lembar Kegiatan Ilmiah 80

4. Contoh Instrumen d. Pilihan Ganda 1. Some solutions are tested by using a litmus paper bringing about the following data. Beberapa larutan diuji dengan menggunakan kertas lakmus yang menghasilkan data berikut. Solution Litmus Red Litmus Blue Larutan Lakmus Merah Lakmus Biru I red/ merah red/ merah II blue/ biru blue/ biru III red/ merah red/ merah IV blue/ biru blue/ biru V red/ merah blue/ biru Based on the data above, the acidic solution is .... Berdasarkan data di atas, larutan yang bersifat asam adalah .... A. I and II D. I dan II B. II and IVE. II dan IV C. I and III I dan III 2. The following substances are base oxides, except .... Berikut ini merupakan oksida-oksida basa, kecuali .... A. Na2O D. BaO B. K2O C. N2O3 3. Concentrations of hydroxide and hydrogen ions in NaOH 0.01 M solution are .... Konsentrasi ion hidroksida dan ion hidrogen dalam larutan NaOH 0,01 M adalah .... A. [OH–] = 1 M and [H+] = 10–12 M [OH–] = 1 M dan [H+] = 10–12 M B. [OH–] = 10–1 M and [H+] = 10–12 M [OH–] = 10–1 M dan [H+] = 10–12 M C. [OH–] = 10–2 M and [H+] = 10–12 M [OH–] = 10–2 M dan [H+] = 10–12 M D. [OH–] = 1 M and [H+] = 10–2 M [OH–] = 1 M dan [H+] = 10–2 M E. [OH–] = 10–1 M and [H+] = 10–1 M [OH–] = 10–1 M dan [H+] = 10–1 M 81 E. Al2O3 II and III II dan III IV and V IV dan V

4. In Ca(OH)2 0.05 M solution, the value of OH– concentration is .... Dalam larutan Ca(OH)2 0,05 M, besarnya konsentrasi OH– adalah .... A. 0.025 M 0,025 M B. 0.050 M 0,050 M C. 0.200 M 0,200 M 5. As much as 0.1 moles of NH3 is dissolved into water until the volume becomes 1 liter at a certain temperature. If the NH3 reacting with the water becomes ammonium and hydroxide ions is of 1 %, Kb of NH3 at the temperature is.... Sebanyak 0,1 mol NH3 dilarutkan ke dalam air sampai volumnya 1 liter pada suhu tertentu. Jika NH3 yang bereaksi dengan air tersebut menjadi ion amonium dan ion hidroksida adalah sebesar 1 %, maka Kb NH3 pada suhu tersebut adalah .... A. 1 × 10–6 B. 1 × 10–5 C. 2 × 10–5 e. Uraian 1. A solution is tested by using some indicators as follows. Suatu larutan diuji dengan menggunakan beberapa indikator sebagai berikut. Methyl orange : yellow Metil jingga : kuning Methyl red : red Metil merah : merah Determine: Tentukan: a. prediction of pH of the solution value perkiraan nilai pH larutan b. colour of the solution if it is tested using bromothymol blue warna larutan jika diuji dengan menggunakan bromtimol biru 2. Calculate molarity of the following solutions. Hitunglah molaritas larutan-larutan berikut ini! a. 1 grams of NaOH in 1 liter of solution 1 gram NaOH dalam 1 liter larutan b. 1.5 grams of propanol, C3H7OH in 500 mL of solution 1,5 gram propanol, C3H7OH dalam 500 mL larutan c. 3.6 grams of glucose, C6H12O6 in 2.5 liters of solution 3,6 gram glukosa, C6H12O6 dalam 2,5 liter larutan 82 D. 5 × 10–5 E. 1 × 10–4 D. 0.250 M 0,250 M E. 0.500 M 0,500 M

3. As much as 54 mL of HCl gas (at T = 27oC and P = 1 atm) is dissolved in water so the volume of solution becomes 250 mL. Calculate pH of the solution! Sebanyak 54 mL gas HCl (pada T = 27oC dan P = 1 atm) dilarutkan dalam air hingga volum larutan menjadi 250 mL. Hitunglah pH larutan tersebut! 4. Calculate pH of each solution below. Hitunglah pH masing-masing larutan di bawah ini! a. HNO3 0,5 M b. HF 0,125 M (Ka = 7 × 10–4) c. NH4OH 0,06 M (Kb = 10–5) 5. As much as 3.4 grams of NH3 is dissolved in water (Mr NH3 = 17) so the volume of solution becomes 4 liters, if Kb = 1.8 × 10–5, calculate concentration of OH– in the solution. Sebanyak 3,4 gram NH3 dilarutkan di dalam air (Mr NH3 = 17) hingga volum larutan menjadi 4 liter, jika Kb = 1,8 × 10–5, hitunglah konsentrasi OH– di dalam larutan!

f. Lembar Diskusi

No.

Contoh Asam

Sifat-sifatnya

No.

Contoh Asam

Sifat-sifatnya

83

g. Lembar Kegiatan Ilmiah Making a Solution with a Given Concentration Membuat Larutan dengan Konsentrasi Tertentu

Instruments 2.1. Activity steps and materials Alat dan bahan Langkah-langkah kegiatan a. Sugar (C12H22O11) e. Chemical glass a. Prepare two clean and dry chemical glasses. Gula (C12H O11) Gelas kimia Sediakan dua22buah gelas kimia bersih dan kering. Table salt b.b. Fill each of the glass by distilled f. Balance mL. water of 250 Garam dapur Neraca (timbangan) Isi masing-masing gelas kimia dengan 250 mL air suling. c. Distilled water g. Measuring glass c. Add into one of the chemical glassesGelas ukur 15 grams of sugar and into the as much as Air suling other glass add 15 grams of table salt and stir them until the substances are d. Stirring device h. A spoon dissolved. Alat pengaduk Sendok Tambahkan ke dalam salah satu gelas kimia tersebut sebanyak 15 gram gula pasir dan pada gelas yang lain tambahkan 15 gram garam dapur dan aduk sampai zat-zat tersebut terlarut. d. Add water as much as 250 mL into the solutions in each glass and stir the solutions. Tambahkan ke dalam larutan pada masing-masing gelas dengan air sebanyak 250 mL dan aduk larutan tersebut! 3. Questions and assignments Pertanyaan dan tugas a. If Ar C = 12; H = 1; O = 16; and Na = 23 observe how many molarities of the solutions are made in each glass, both before and after diluting! (Don’t forget to measure volume of the solution first). Jika Ar C = 12; H = 1; O = 16; dan Na = 23 selidiki berapa molaritas larutanlarutan yang Anda buat pada masing-masing gelas, sebelum dan sesudah pengenceran! (Jangan lupa ukur terlebih dahulu volum larutannya). b. By the calculation, how many grams of NaCl and sugar are required to make the sugar solution and salt solution of 0.25 M; 0,5 M; and 1 M in 250 mL of the solution. Melalui perhitungan, berapa gram NaCl dan gula yang diperlukan untuk membuat larutan gula dan larutan garam 0,25 M; 0,5 M; dan 1 M dalam 250 mL larutan! c. Report your experiment result supplemented with an analysis, discussion, and conclusion. 84 Laporkan hasil kegiatan Anda disertai dengan analisis, pembahasan, dan kesimpulan!

85

Determining Concentration of a Solution Using Titration Method Menentukan Konsentrasi Larutan Menggunakan Cara Titrasi 1. Instruments and materials Alat dan bahan a. A burette Buret b. An erlenmeyer flask (100 cm3) Labu erlenmeyer (100 cm3) c. A pottery flask (100 cm3) Labu takar (100 cm3) d. A chemical glass (200 cm3) Gelas kimia (200 cm3) e. A funnel Corong f. A volumetric pipette (10 cm3) Pipet volumetrik (10 cm3) g. Vinegar (acetic acid) Cuka (asam asetat) h. NaOH 0.1M solution Larutan NaOH 0,1 M i. Phenolphthalein Fenolftalein j. Distilled water Air suling 2. Activity steps Langkah-langkah kegiatan a. Take vinegar of 5 mL using a volumetric pipette and drop it into a pottery flask and add distilled water until the sign of boundary. Ambil cuka sebanyak 5 mL menggunakan pipet volumetrik dan teteskan ke dalam labu takar dan tambahkan air suling sampai tanda batas. b. Take the vinegar solution which has been diluted of 25 mL and fill it into erlermeyer flask, then add 2 drops of phenolphthalein. Ambil cuka yang telah diencerkan tersebut sebanyak 25 mL dan masukkan ke dalam labu erlenmeyer, kemudian tambahkan fenolftalein! c. Use NaOH 0.1 M solution to titrate the vinegar solution and stop it when the solution has changed in colour to be pink. Gunakan larutan NaOH 0,1 M untuk “mentitrasi” larutan cuka tersebut. Dan hentikan pada saat larutan telah berubah warnanya menjadi merah muda. d. Repeat the titration until you obtain the result which is relatively constant. Ulangi titrasi sampai memperoleh hasil yang relatif tetap. e. Calculate the content of vinegar by assuming the pure vinegar has molarity of 86 17.4 M. Hitung kadar cuka tersebut dengan menganggap cuka murni mempunyai molaritas 17,4 M.

3. Questions and assignments Pertanyaan dan tugas a. What is the content of vinegar from your calculation? Berapakah kadar cuka dari perhitungan Anda? b. Make a report based on this activity supplemented with an analysis, discussion, and conclusion. Buatlah laporan berdasarkan kegiatan ini yang dilengkapi dengan analisa, pembahasan, dan kesimpulan!

87

……………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 2 : 4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

88

Kompetensi Dasar

: 4.3 Mendeskripsikan sifat larutan penyangga dan peranan larutan penyangga dalam tubuh makhluk hidup. 4.4 Menentukan jenis garam yang mengalami hidrolisis dalam air dan pH larutan garam tersebut. 4.5 Menggunakan kurva perubahan harga pH pada titrasi asam basa untuk menjelaskan larutan penyangga dan hidrolisis :1. Menjelaskan pengertian larutan penyangga 6. Menjelaskan bagaimana suatu larutan penyangga dapat mempertahankan pH 7. Membuat larutan penyangga melalui percobaan 8. Memformulasikan dan menghitung pH larutan penyangga 9. Menjelaskan peranan larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari 10. Menjelaskan dan memformulasikan konsep hidrolisis 11. Menggunakan formulasi konsep hidrolisis dalam memecahkan beberapa masalah yang berkaitan.

Indikator

Alokasi Waktu

: 18 jam pelajaran (9 pertemuan)

G. TUJUAN PEMBELAJARAN 5. Siswa dapat menjelaskan pengertian larutan penyangga 6. Siswa dapat menjelaskan bagaimana suatu larutan penyangga dapat mempertahankan pH 7. Siswa dapat membuat larutan penyangga melalui percobaan 8. Siswa dapat memformulasikan dan menghitung pH larutan penyangga 9. Siswa dapat menjelaskan peranan larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari 10.Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan konsep hidrolisis 11.Siswa dapat menggunakan formulasi konsep hidrolisis dalam memecahkan beberapa masalah yang berkaitan.

H. MATERI PEMBELAJARAN Larutan Penyanggadan Hidrolisis 5. Pengertian Larutan Penyangga (halaman 313 – 316) 6. pH Larutan Penyangga (halaman 317 – 326) 7. Larutan Penyangga dalam Kehidupan Sehari-hari (halaman 326 – 330) 8. Hidrolisis (halaman 330 – 339)

I. METODE PEMBELAJARAN 89

4. Diskusi 5. Ceramah 6. Tanya jawab 7. Praktikum

J. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya, yaitu tentang asam dan basa. b. Guru memotivasi siswa tentang manfaat mempelajari materi larutan penyangga dan hidrolisis.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang pengertian larutan penyangga (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 313 316, mengenai larutan penyangga dari asam lemah dan basa konjugasinya, serta larutan penyangga dari basa lemah dan asam konjugasinya). b. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok diberikan waktu 10 menit untuk berdiskusi mengenai larutan penyangga dari asam lemah dan basa konjugasinya, serta larutan penyangga dari basa lemah dan asam konjugasinya. c. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. d. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai perbedaan kedua larutan penyangga tersebut. e. Guru menjelaskan tentang pengertian basa konjugasi dan asam konjugasi. f. Guru menuliskan beberapa contoh larutan penyangga. g. Guru menjelaskan larutan apa saja yang dapat membentuk larutan penyangga. h. Guru meminta beberapa siswa menyebutkan contoh-contoh lain larutan penyangga. i. Guru meminta salah seorang siswa untuk menuliskan reaksi asam lemah dengan basa konjugasinya, sehingga membentuk larutan penyangga.

90

j. Guru meminta salah seorang siswa untuk menuliskan reaksi basa lemah dengan asam konjugasinya, sehingga membentuk larutan penyangga. k. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. l. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa.

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang pengertian larutan penyangga. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan latihan 7.1 (halaman 316) di rumah.

Pertemuan 2 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah (latihan 7.1) yang telah ditugaskan sebelumnya. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari pH larutan penyangga.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang pH larutan penyangga (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 317 - 326, mengenai larutan penyangga dapat mempertahankan pH dan cara menghitung pH larutan penyangga). b. Guru menjelaskan alasan mengapa larutan penyangga dapat mempertahankan pH. c. Guru menjelaskan cara menghitung pH larutan penyangga yang berasal dari asam lemah dan basa konjugasinya. d. Guru memberikan formula yang berkaitan dengan pH larutan penyangga yang berasal dari asam lemah dan basa konjugasinya. e. Guru memberikan contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat. f. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya.

91

g. Guru menjelaskan cara menghitung pH larutan penyangga yang berasal dari basa lemah dan asam konjugasinya. h. Guru memberikan formula yang berkaitan dengan pH larutan penyangga yang berasal dari basa lemah dan asam konjugasinya. i. Guru memberikan contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat. j. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. k. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan pH larutan penyangga. l. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. m. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup a. Guru membuat beberapa soal lagi di papan tulis berkenaan dengan pH larutan penyangga. b. Guru menugaskan siswa untuk mengerjakan soal-soal tersebut di rumah.

Pertemuan 3 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas pekerjaan rumah yang telah ditugaskan sebelumnya. b. Guru terus memotivasi siswa tentang manfaat mempelajari pH larutan penyangga.

2. Kegiatan Inti a. Guru mengulang sekilas materi tentang pH larutan penyangga (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 320 - 326, mengenai cara menghitung pH larutan penyangga). b. Guru membagi siswa kedalam beberapa kelompok. c. Guru meminta siswa untuk mengerjakan latihan 7.2 secara berkelompok. d. Guru meminta perwakilan kelompok untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. e. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan 7.2.

92

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang pH larutan penyangga. b. Guru menugaskan siswa untuk mempelajari langkah-langkah percobaan yang akan dilakukan pada pertemuan selanjutnya.

Pertemuan 4 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya. Yaitu tentang pH larutan penyangga. b. Guru meminta siswa untuk mengecek kelengkapan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum.

2. Kegiatan Inti a. Guru memandu siswa melakukan praktikum untuk membuat larutan penyangga (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 318 - 319, mengenai ). b. Guru meminta siswa menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk percobaan tersebut. c. Selama siswa melakukan praktikum, guru melakukan penilaian proses. d. Setelah kurang lebih 30 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan percobaannya, lalu diadakan diskusi bersama. e. Masing-masing perwakilan kelompok diminta menyampaikan hasil percobaannya secara lisan di depan teman-temannya. Sementara itu siswa yang lain boleh memberikan tanggapan. f. Bila ada percobaan yang gagal, maka guru dan siswa kembali berdiskusi bersama-sama mencari penyebabnya. g. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaan dan tugas yang ada pada lembar kegiatan ilmiah. h. Guru bersama-sama siswa membahas pertanyaan-pertanyaan yang ada pada lembar kerja ilmiah. i. Guru memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. j. Guru meminta masing-masing kelompok untuk membereskan hasil praktikumnya dan membersihkan alat-alat yang telah digunakan. 93

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa mengumpulkan laporan hasil percobaan, yang memuat analisis, pembahasan, dan kesimpulan. b. Guru meminta siswa membaca materi selanjutnya, yaitu mengenai larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari.

Pertemuan 5 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan melakukan tanya jawab sambil mengecek apakah siswa sudah membaca materi yang akan diajarkan atau tidak. b. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan secara singkat materi larutan penyangga dalam kehidupan seharihari (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 326 - 330, mengenai larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari). b. Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok. Masing-masing kelompok diberikan waktu 30 menit untuk berdiskusi tentang salah satu manfaat larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari. c. Setelah itu masing-masing kelompok diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan semua siswa di kelas XI. d. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab.

e. Guru menerangkan lebih lanjut tentang manfaat larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari. f. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih belum dipahami.

3. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang manfaat larutan penyangga dalam kehidupan sehari-hari. 94

b.

Guru meminta siswa untuk mempelajari materi selanjutnya, yaitu tentang hidrolisis.

c. Guru meminta siswa untuk membuat karya ilmiah yang berhubungan dengan larutan penyangga dalam industri-industri farmasi, dikerjakan di rumah.

Pertemuan 6 1. Kegiatan Pendahuluan Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan melakukan tanya jawab sekilas sambil mengecek apakah siswa benar-benar sudah mempelajari terlebih dahulu materi yang akan diajarkan atau tidak.

2. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang hidrolisis (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 330 - 339, mengenai pengertian hidrolisis dan pH larutan garam). b. Guru menjelaskan syarat-syarat berlangsungnya reaksi hidrolisis. c. Guru memberikan formula untuk menghitung pH larutan garam. d. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat. e. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. f. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih belum dimengerti. 3. Kegiatan Penutup Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang pengertian hidrolisis dan cara menghitung pH larutan garam.

Pertemuan 7 1. Kegiatan Pendahuluan Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya tentang hidrolisis.

2. Kegiatan Inti 95

a. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 7.3 (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 339, mengenai hidrolisis). b. Guru meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal latihan 7.3 di papan tulis. c. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal latihan 7.3 sampai tuntas. d. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami.

3. Kegiatan Penutup Guru menugaskan siswa untuk membuat rangkuman tentang hidrolisis.

Pertemuan 8 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan meminta siswa mengumpulkan tugas yang telah ditugaskan pada pertemuan sebelumnya. b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

2. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 340344, mengenai larutan penyangga dan hidrolisis). b. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 1) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman (soal-soal hapalan) secara lisan, dan 2) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal uji latih pemahaman (soalsoal hitungan) di papan tulis.

3. Kegiatan Penutup Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya. 96

Pertemuan 9 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. b. Guru meminta siswa untuk memasukkan semua buku-buku atau sumber lain yang berhubungan dengan kimia ke dalam tas.

2. Kegiatan Inti a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. e. Guru mengawasi jalannya ulangan. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

3. Kegiatan Penutup a. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. b. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari sekilas materi pada bab selanjutnya.

K. ALAT DAN SUMBER BELAJAR 3. Alat Belajar a. Papan tulis b. Spidol atau kapur

97

c. Alat-alat percobaan (labu erlenmeyer 100 cm3, pipet, gelas ukur, dan tabung reaksi). d. Bahan-bahan percobaan (air suling; indikator universal; larutan HCl 0,1 M; larutan NaOH 0,1M; larutan asam cuka 0,1 M; larutan CH3COONa0,1 M; larutan NH4Cl 0,1 M; dan amonia 0,1M)

4. Sumber Belajar e. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas X, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. f. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

L. PENILAIAN 2. Teknik Penilaian d. Tugas kelompok e. Tugas mandiri f. Ulangan harian

3. Bentuk Instrumen c. Pilihan Ganda d. Uraian e. Lembar Kegiatan Ilmiah

4. Contoh Instrumen c. Pilihan Ganda 1. Of the following mixtures that can form a buffer is .... Campuran berikut ini yang dapat membentuk larutan penyangga adalah .... A. 100 mL of NaOH 0.1 M and 100 mL of HCl 0.1 M 100 mL NaOH 0,1 M dan 100 mL HCl 0,1 M B. 100 mL of NaOH 0.1 M and 100 mL of NaCN 0.1 M 100 mL NaOH 0,1 M dan 100 mL NaCN 0,1 M C. 100 mL of NaCN 0.1 M and 100 mL of HCN 0.1 M 98

100 mL NaCN 0,1 M dan 100 mL HCN 0,1 M D. 100 mL of NH4OH 0.1 M and 50 mL of H2SO4 0.1 M 100 mL NH4OH 0,1 M dan 50 mL H2SO4l 0,1 M E. 100 mL of K2SO4 0.1 M and 50 mL of H2SO4 0.1 M 100 mL K2SO4 0,1 M dan 50 mL H2SO4 0,1 M 2. The value of pH does not insignificantly change although it is diluted using water as much as 2 times of the initial volume. It happens in the solution of .... Nilai pH tidak banyak berubah meskipun larutan diencerkan dengan air sebanyak 2 kali volum semula. Hal tersebut terjadi dalam larutan .... A. HCl B. CH3COOH C. NaOH + NaCl D. NH4OH + NH4Cl E. HF + CH3COONa 3. When acetic acid and sodium acetate with equal in concentration are mixed to produce a buffer with pH = 6 – log 5, the ratio of their volumes which must be mixed is .... (Ka CH3COOH = 10–5) Bila larutan asam asetat dan natrium asetat dengan konsentrasi yang sama dicampurkan untuk membentuk larutan penyangga dengan pH = 6 – log 5, maka perbandingan volumnya yang harus dicampurkan adalah .... (Ka CH3COOH = 10–5) A. 1 : 1 B. 1 : 2 C. 1 : 3 D. 2 : 1 E. 2 : 3

4. The value of pH of a buffer which has ratio of NH3 mole and NH4Cl mole = 2 : 6 is .... (Kb NH3 = 1.8 × 10–5) Nilai pH larutan penyangga yang memiliki perbandingan mol NH3 dan mol NH4Cl = 2 : 6 adalah .... (Kb NH3 = 1,8 × 10–5) A. 8 + log 6 B. 8 – log 6 C. 6 + log 8 5. When 2 liters of acetic acid 0.1 M (Ka = 10–5) is mixed with 4.1 grams of sodium acetate and this mixing does not influence volume of the solution, pH of the solution is .... Apabila 2 liter asam asetat 0,1 M (Ka = 10–5) dicampurkan dengan 4,1 gram natrium asetat dan pencampuran ini tidak mempengaruhi volum larutan, maka pH larutan tersebut adalah .... A. 5 – log 2 B. 4 – log 2 D. 4 – 2 log 2 E. 5 – 1 log 2 99 D. 6 – log 8 E. 6 – log 6

C. 5 – 2 log 2

d. Uraian 1. Explain why a buffer can maintain pH and why a salt solution can be acidic or basic. Jelaskan mengapa suatu larutan penyangga dapat mempertahankan pH dan mengapa larutan garam dapat bersifat asam maupun basa! Making a Buffer Membuat Larutan Penyangga 2. As much as 50 mL of HX (a weak acid) is mixed with 100 mL of KOH 0.15 M, so a 1.solution with pH = 8.5 is produced. Determine the ionization constant of the weak acid. Instruments and materials Sebanyak 50 mL HX (asam lemah) dicampurkan dengan 100 mL KOH 0,15 M, Alat dan bahan sehingga terbentuk larutan dengan pH = 8,5. Tentukan tetapan ionisasi asam lemah a. Erlenmeyer flasks 100 cm3 g. Vinegar 0.1 M solution tersebut! 3 Labu erlenmeyer 100 cm Larutan asam cuka 0,1 M b. Pipettes h. CH3COONa 0.1 M solution 3. NH3 0.1 M solution has pH = 11. What is pH of NH4Cl 0.1 M solution? Pipet Larutan CH3COONa 0,1 M Larutan NH3 0,1 M mempunyai pH = 11. Berapakah pH larutan NH4Cl 0,1 M? c. Measuring glasses i. NH4Cl 0.1 M solution Gelas ukur Larutan NH4Cl 0,1 M 4. Determine quantity of (NH4)2SO4 (in gram) which must be dissolved in 500 mL of water d. Reaction tubes j. Ammonia 0.1 M in order to it has pH = 5. (Kb NH4OH = 10–5 and Mr (NH4)2SO4 = 132) Tabung reaksi Amonia 0,1 M Tentukan jumlahsolution 4 (dalam gram) yang harus dilarutkan dalam 500 mL air agar e. HCl 0.1M (NH4)2SO k. Universal indicator Larutan HCl 0,1 b NH Indikator universal mempunyai pH = 5! (KM 4OH = 10–5 dan Mr (NH4)2SO4 = 132) f. NaOH 0.1 M solution l. Distilled water Larutan NaOH 0,1 M Air suling 5. In a container there is (HCOO)2Ba 0.2 M, determine pH value of the solution if Ka HCOOH = 2 × 10–4! 2.Dalam suatu wadah terdapat (HCOO) Ba 0,2 M, tentukan nilai pH larutan tersebut jika Activity steps 2 Langkah-langkah kegiatan Kaa. Prepare 2 × 10–4! tubes and put numbers on them. HCOOH = 6 reaction Siapkan 6 buah tabung reaksi dan beri nomor. b. Fill tube 1 and 2 each of which by 2 mL of water and 2 drops of universal indicator. e. Lembar Kegiatan Ilmiah Isilah tabung 1 dan 2 masing-masing dengan 2 mL air dan 2 tetes indikator universal. c. Drop HCl 0.1 M solution into tube 1 until the change in colour occurs. Record the number of drops used. Teteskan larutan HCl 0,1 M ke dalam tabung 1 sampai terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetesan yang digunakan. d. Drop NaOH 0.1 M solution into tube 2 until the change in colour occurs. Record the number of drops used. Teteskan larutan NaOH 0,1 M ke dalam tabung 2 sampai terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetesan yang digunakan. e. Fill tube 3 and 4 each of which by the mixture of 1 mL of vinegar 0.1 solution; 1 mL of CH3COONa 0.1 M solution; and 2 drops of universal indicator. Isilah tabung 3 dan 4 masing-masing dengan campuran 1 mL larutan cuka 0,1 M; 1 mL larutan CH3COONa 0,1 M; dan 2 tetes indikator universal. f. Drop HCl 0.1 M solution into tube 3 until the change in colour occurs. Record the number of drops used. Teteskan larutan HCl 0,1 M ke dalam tabung 3 sampai terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetesan yang digunakan. 100 g. Drop NaOH 0.1 M solution into tube 4 until the change in colour occurs. Record the number of drops used. Teteskan larutan NaOH 0,1 M ke dalam tabung 4 sampai terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetesan yang digunakan.

101

h.

Fill tube 5 and 6 each by the mixture of ammonia 0.1 solution; NH4Cl 0.1 M solution; and 2 drops of universal indicator. Isilah tabung 5 dan 6 masing-masing dengan campuran amonia 0,1 M; larutan NH4Cl 0,1 M; dan 2 tetes indikator universal. Drop HCl 0.1 M solution into tube 5 until the change in colour occurs. Record the number of drops used. Teteskan larutan HCl 0,1 M ke dalam tabung 5 sampai terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetesan yang digunakan. Drop NaOH 0.1 M solution into tube 6 until the change in colour occurs. Record the number of drops used. Teteskan larutan NaOH 0,1 M ke dalam tabung 6 sampai terjadi perubahan warna. Catat jumlah tetesan yang digunakan.

i.

j.

3. Questions and assignments Pertanyaan dan tugas 1. Of the solutions which you have made in tube 1 - 6, which the solution is a buffer? Explain. Dari larutan-larutan yang Anda buat dalam tabung 1 - 6, larutan manakah yang merupakan larutan penyangga? Jelaskan! 2. What ions play a role in the buffer system? Ion-ion apakah yang berperan dalam sistem penyangga tersebut? 3. Make a report based on the result of this activity supplemented with your analysis, discussion, and conclusion. Buatlah laporan dari hasil kegiatan ini yang disertai dengan analisis, pembahasan, dan kesimpulan Anda!

……………., …………………… 102

Mengetahui, Kepala Sekolah

Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 2 : 4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya. : 4.6 Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip kelarutan dan hasil kali kelarutan. : 1. Menjelaskan pengertian larutan tak jenuh, larutan jenuh, dan larutan lewat jenuh 8. Menjelaskan pengertian kelarutan 9. Menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung hasil kali kelarutan (Ksp) 10. Menjelaskan dan memformulasikan hubungan antara kelarutan dan hasil kali kelarutan 11. Menjelaskan dan memformulasikan pengaruh ion sejenis terhadap kelarutan zat 12. Menjelaskan dan memformulasikan penerapan Ksp dalam meramalkan proses pengendapan. : 12 jam pelajaran (6 pertemuan)

Indikator

Alokasi Waktu

G. TUJUAN PEMBELAJARAN 103

8. Siswa dapat menjelaskan pengertian larutan tak jenuh, larutan jenuh, dan larutan lewat jenuh. 9. Siswa dapat menjelaskan pengertian kelarutan. 10.Siswa dapat menjelaskan, memformulasikan, dan menghitung hasil kali kelarutan (Ksp). 11.Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan hubungan antara kelarutan dan hasil kali kelarutan. 12.Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan pengaruh ion sejenis terhadap kelarutan zat. 13.Siswa dapat menjelaskan dan memformulasikan penerapan Ksp dalam meramalkan proses pengendapan.

H. MATERI PEMBELAJARAN Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan 6. Pengertian Kelarutan (halaman 347 – 352) 7. Hasil Kali Kelarutan (halaman 352 – 354) 8. Hubungan Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (halaman 355 – 357) 9. Pengaruh Ion Sejenis terhadap Kelarutan Zat (halaman 357 – 361) 10.Hubungan Ksp dengan Pengendapan (halaman 361 – 364)

I. METODE PEMBELAJARAN 5. Ceramah 6. Diskusi kelompok 7. Tanya jawab

J.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan menceritakan peristiwa sehari-hari yang berkaitan dengan kelarutan dan pengendapan suatu zat. d. Guru memotivasi siswa dengan cara menjelaskan manfaat materi tentang kelarutan dan hasil kali kelarutan.

104

5. Kegiatan Inti k. Guru menjelaskan tentang pengertian kelarutan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 347 - 352, mengenai jenis-jenis larutan, faktor-faktor yang memengaruhi kelarutan zat, dan tinjauan molekuler dalam menjelaskan kelarutan). l. Guru menjelaskan tentang perbedaan larutan jenuh, larutan tak jenuh, dan larutan lewat jenuh. m. Guru memberikan contoh beberapa jenis larutan. n. Siswa diminta menggolongkan contoh-contoh larutan tersebut ke dalam larutan jenuh, larutan tak jenuh, atau larutan lewat jenuh. o. Guru menjelaskan tentang faktor-faktor yang memengaruhi kelarutan zat. p. Guru menjelaskan tentang tinjauan molekuler dalam menjelaskan kelarutan. q. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. r. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa.

6. Kegiatan Penutup Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang hasil kali kelarutan (halaman 352 - 354) di rumah.

Pertemuan 2 3. Kegiatan Pendahuluan Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya, yaitu tentang pengertian kelarutan.

4. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang hasil kali kelarutan atau Ksp (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 352 354, mengenai hasil kali kelarutan atau Ksp). b. Guru memberikan formula atau rumus untuk menghitung hasil kali kelarutan suatu zat. c. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat. 105

d. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. e. Guru membuat beberapa soal di papan tulis, dan meminta siswa untuk mengerjakannya di buku latihan. f. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. g. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal yang ada di papan tulis tersebut. h. Guru menjelaskan hubungan kelarutan dan hasil kali kelarutan (halaman 355 – 357). i. Guru memberikan formula atau rumus yang berkaitan dengan hubungan antara kelarutan dan hasil kali kelarutan. j. Guru memberikan beberapa contoh soal berkaitan dengan formula yang telah dibuat. k. Guru memandu siswa untuk melakukan tanya jawab seputar perhitungan kimia yang telah dijelaskan sebelumnya. l. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. m. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal yang ada di papan tulis tersebut.

4. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi tentang hubungan antara kelarutan dan hasil kali kelarutan. b. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 8.1 (halaman 354) dan latihan 8.2 (halaman 357), dikerjakan di rumah.

Pertemuan 3 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan membahas latihan 8.1 dan latihan 8.2, yang telah ditugaskan sebelumnya. d. Guru menjelaskan manfaat mempelajari materi tentang pengaruh ion sejenis terhadap kelarutan zat.

5. Kegiatan Inti

106

a. Guru menjelaskan tentang pengaruh ion sejenis terhadap kelarutan zat (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 357 - 361, mengenai keberadaan ion sejenis dalam larutan). b. Guru menjelaskan tentang keberadaan ion sejenis dapat memengaruhi kelarutan suatu zat dalam larutan jenuhnya. c. Guru menuliskan contoh soal yang berkaitan dengan adanya ion sejenis dalam suatu larutan. d. Guru menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan contoh soal tersebut. e. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. f. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 8.3 (halaman 360 – 361).

6. Kegiatan Penutup c. Guru meminta siswa melanjutkan mengerjakan latihan 8.3 di rumah. d. Guru menugaskan siswa untuk membaca materi selanjutnya tentang hubungan Ksp dengan pengendapan (halaman 361 – 363).

Pertemuan 4 3. Kegiatan Pendahuluan c. Guru melakukan tanya jawab awal sambil mengecek apakah siswa benar-benar sudah membaca terlebih dahulu di rumah materi yang akan dijelaskan atau tidak. d. Guru bersama-sama siswa membahas latihan 8.3, yang telah ditugaskan sebelumnya.

4. Kegiatan Inti i. Guru menjelaskan tentang hubungan Ksp dengan pengendapan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 361 - 364, mengenai hubungan Ksp dengan pengendapan ). j. Guru menjelaskan tentang kemungkinan-kemungkinan yang terjadi saat mencampurkan larutan. k. Guru menuliskan contoh soal tentang hubungan Ksp dengan pengendapan.

107

l. Guru menjelaskan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyelesaikan contoh soal tersebut. m. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. n. Guru meminta siswa mengerjakan latihan 8.4 (halaman 364). o. Guru bersama-sama siswa mengerjakan latihan 8.4.

5. Kegiatan Penutup Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan materi tentang hubungan Ksp dengan pengendapan suatu zat.

Pertemuan 5 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi bab 8 secara keseluruhan, yaitu tentang kelarutan dan hasil kali kelarutan. d. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

5. Kegiatan Inti c. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 365368, mengenai kelarutan dan hasil kali kelarutan). d. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara: 3) meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman bagian satu (pilihan ganda) secara lisan, dan 4) meminta siswa secara bergiliran untuk mengerjakan soal-soal uji latih pemahaman bagian dua (uraian) di papan tulis. 6. Kegiatan Penutup c. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 8 tentang kelarutan dan hasil kali kelarutan, dikerjakan di rumah. d. Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

108

Pertemuan 6 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti. d. Guru meminta siswa untuk memasukkan semua buku-buku atau sumber lain yang berhubungan dengan kimia ke dalam tas.

5. Kegiatan Inti a. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. b. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. c. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. d. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. e. Guru mengawasi jalannya ulangan. f. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). g. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. h. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

6. Kegiatan Penutup c. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan jawaban atau pembahasan tentang soal-soal ulangan. d. Guru mengingatkan siswa agar mempelajari sekilas materi pada bab selanjutnya.

K. ALAT DAN SUMBER BELAJAR c. Alat Belajar e. Papan tulis f. Spidol atau kapur

109

d. Sumber Belajar c. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. d. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

L. PENILAIAN 4. Teknik Penilaian d. Tugas mandiri e. Ulangan harian

5. Bentuk Instrumen a. Pilihan Ganda b. Uraian

6. Contoh Instrumen b. Pilihan Ganda 1. If given that Ksp of BaSO4 = 1 × 10–10 and Mr BaSO4 = 233, the solubility of the BaSO4 salt in water is .... Jika diketahui Ksp BaSO4 = 1 × 10–10 dan Mr BaSO4 = 233, maka kelarutan garam BaSO4 tersebut dalam air adalah .... A. 233 mg/L 233 mg/L B. 23.3 mg/L 23,3 mg/L C. 2.33 mg/L 2,33 mg/L D. 2.33 × 10–7 mg/L 2,33 × 10–7 mg/L E. 10–5 mg/L 10–5 mg/L

2. At a given temperature 0.35 grams of BaF2 (Mr = 175) is dissolved in pure water to form 1 liter of saturated solution. The solubility product of BaF2 at this temperature is .... Pada suhu tertentu 0,35 gram BaF2 (Mr = 175) terlarut dalam air murni membentuk 1 liter larutan jenuh. Hasil kali kelarutan BaF2 pada suhu ini adalah .... A. 1,7 × 10–2 1,7 × 10–2 D. 3.2 × 10–9 3,2 × 10–9 110

B. 3.2 × 10–6 3,2 × 10–6 C. 3.2 × 10–8 3,2 × 10–8

E. 4.0 × 10–9 4,0 × 10–9

3. Pay attention to the value of Ksp for the following salts. Perhatikan beberapa harga Ksp garam-garam berikut ini! Ksp Ag2CO3 = 8 × 10–12 Ksp AgCl = 1,6 × 10–10 Ksp PbCO3 = 1 × 10–10 Ksp PbI2 = 9 × 10–13 Ksp PbSO4 = 2 × 10–10 Based on the data above, one of the salts which has the largest solubility in water is .... Berdasarkan data di atas, garam yang mempunyai kelarutan terbesar dalam air adalah .... A. Ag2CO3 D. PbI2 B. AgCl C. PbCO3 4. If concentration of Ca2+ in the saturated solution of CaF2 = 2 × 10–4 mol/L, the solubility product of CaF2 is .... Jika konsentrasi Ca2+ dalam larutan jenuh CaF2 = 2 × 10–4 mol/L, maka hasil kali kelarutan CaF2 adalah .... A. 8.0 × 10–8 8,0 × 10–8 B. 3.2 × 10–11 3,2 × 10–11 C. 1.6 × 10–11 1,6 × 10–11 D. 2.0 × 10–12 2,0 × 10–12 E. 4.0 × 10–12 4,0 × 10–12 E. PbSO4

5. If NaCl 2 × 10–3 M and AgNO3 0.1 × 10–3 M solutions are mixed with same volume, so .... Bila larutan NaCl 2 × 10–3 M dan larutan AgNO3 0,1 × 10–3 M dicampurkan dengan volum yang sama, maka .... (Ksp AgCl = 10–5) A. it is not produced a sediment tidak terbentuk endapan B. the solution is exactly in saturated larutan tepat jenuh C. the solution is in supersaturated larutan lewat jenuh D. it is produced a sediment terbentuk endapan E. AgCl form a sediment and it dissolves back 111

AgCl mengendap dan larut lagi

b. Uraian 1. Explain the difference of unsaturated, saturated, and supersaturated solutions and give their examples. Jelaskan perbedaan antara larutan tak jenuh, larutan jenuh, dan larutan lewat jenuh dan berikan contohnya! 2. Explain formulation of Ksp for the following compounds. Tuliskan rumusan Ksp untuk senyawa-senyawa berikut ini! a. CuCl b. Ag2CrO4 c. Fe(OH)3 d. Al2(CO3)3 3. Given that Ksp of Ca(OH)2 = 8 × 10–6, determine: Diketahui Ksp Ca(OH)2 = 8 × 10–6, tentukan: a. solubility of Ca(OH)2 in water kelarutan Ca(OH)2 dalam air b. mass of Ca(OH)2 (Mr = 74) dissolved massa Ca(OH)2 (Mr = 74) yang terlarut c. solubility of Ca(OH)2 in a solution with pH = 13 kelarutan Ca(OH)2 dalam larutan dengan pH = 13 4. In 500 mL of the saturated solution of Mg(OH)2 it is found Mg2+ ion as much as 10–6 moles. If Ksp of Mg(OH)2 = 10–11, calculate pH of the solution. Dalam 500 mL larutan jenuh Mg(OH)2 terdapat ion Mg2+ sebanyak 10–6 mol. Jika Ksp Mg(OH)2 = 10–11, hitunglah pH larutan tersebut! 5. Observe, what in mixing 200 mL ofBaCl2 0.004 M solution and 600 mL of K2SO4 0.008 M solution the sediment of BaSO4 whether will be formed or not.(Ksp of BaSO4 = 1.1 × 10–10) Selidiki, apakah pada pencampuran 200 mL larutan BaCl2 0,004 M dengan 600 mL K2SO4 0,008 M akan terbentuk endapan BaSO4 atau tidak! (Ksp BaSO4 = 1,1 × 10–10)!

112

……………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : SMA : Kimia : XI (Sebelas) / 2 : 5. Menjelaskan sistem dan sifat koloid serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. : 5.1. Membuat berbagai sistem koloid dengan bahan-bahan yang ada di sekitarnya. 5.2. Mengelompokkan sifat-sifat koloid dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator : 1. Menjelaskan dan mengklasifikasikan koloid. 7. Menjelaskan sifat-sifat koloid. 8. Melakukan percobaan untuk mengetahui perbedaan koloid dengan larutan. 9. Menjelaskan kestabilan koloid. 10. Menjelaskan dan mendeskripsikan koloid liofil dan koloid liofob serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 11. Menjelaskan dan menerapkan cara-cara membuat koloid. 113

Alokasi Waktu

: 12 jam pelajaran (6 pertemuan)

F. TUJUAN PEMBELAJARAN 7. Siswa dapat menjelaskan dan mengklasifikasikan koloid. 8. Siswa dapat menjelaskan sifat-sifat koloid. 9. Siswa dapat melakukan percobaan untuk mengetahui perbedaan koloid dengan larutan 10.Siswa dapat menjelaskan kestabilan koloid. 11.Siswa dapat menjelaskan dan mendeskripsikan koloid liofil dan koloid liofob serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 12.Siswa dapat menjelaskan dan menerapkan cara-cara membuat koloid.

G. MATERI PEMBELAJARAN Koloid 5. Pengertian dan Klasifikasi Koloid (halaman 371-378) 6. Sifat-sifat Koloid (halaman 379-385) 7. Kestabilan Koloid (halaman 385-388) 8. Koloid Liofil dan Koloid Liofob (halaman 388-391) 9. Membuat Koloid (halaman 391-397)

H. METODE PEMBELAJARAN 5. Ceramah 6. Praktikum 7. Diskusi kelompok 8. Tanya jawab.

I. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan 1 1. Kegiatan Pendahuluan a. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan menceritakan peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan koloid. 114

b. Guru memotivasi siswa agar materi tentang koloid dapat dikuasai dengan baik.

2. Kegiatan Inti a. Guru memandu siswa melakukan praktikum untuk mengamati perbedaan koloid, suspensi, dan larutan (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 371 - 378, mengenai pengertian dan klasifikasi koloid; serta perbedaan koloid, suspensi, dan larutan). b. Guru meminta siswa menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk percobaan tersebut. c. Selama siswa melakukan praktikum, guru melakukan penilaian proses. d. Setelah kurang lebih 30 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan percobaannya, lalu diadakan diskusi bersama. e. Masing-masing perwakilan kelompok diminta menyampaikan hasil percobaannya secara lisan di depan teman-temannya. Sementara itu siswa yang lain boleh memberikan tanggapan. f. Guru menjelaskan tentang sistem dispersi. g. Guru menjelaskan tentang perbedaan koloid, suspensi, dan larutan berdasarkan pada sistem dispersi. h. Guru mengklasifikasi sistem koloid. i. Guru memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. j. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaan dan tugas yang ada pada lembar kegiatan ilmiah. k. Bila ada percobaan yang gagal, maka guru dan siswa kembali berdiskusi bersama-sama mencari penyebabnya. l. Guru meminta masing-masing kelompok untuk membereskan hasil praktikumnya dan membersihkan alat-alat yang telah digunakan.

3. Kegiatan Penutup a. Guru meminta siswa mengumpulkan laporan hasil percobaan, yang memuat analisis, pembahasan, dan kesimpulan. b. Guru meminta siswa membaca materi selanjutnya, yaitu tentang sifat-sifat koloid.

115

Pertemuan 2 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan melakukan tanya jawab untuk mengecek apakah siswa benar-benar telah membaca materi yang telah ditugaskan sebelumnya atau tidak. d. Guru memotivasi siswa mengenai manfaat mempelajari sifat-sifat koloid.

5. Kegiatan Inti l. Guru menjelaskan tentang sifat-sifat koloid (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 379 - 385, mengenai efek Tyndall, gerak Brown, adsorpsi, elektroforesis, dan koagulasi). m. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. n. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. o. Guru menjelaskan tentang kestabilan koloid yang mencakup stabilisator koloid dan proses dialisis (halaman 385 - 388). p. Guru bersama-sama siswa berdiskusi mengenai salah satu penerapan dialisis dalam proses pencucian darah (hemodialisis). q. Guru kembali memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. r. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan sifat-sifat koloid dan kestabilan koloid. s. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. t. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

6. Kegiatan Penutup c. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang sifat-sifat koloid dan kestabilan koloid. d. Guru menugaskan siswa untuk membuat karya tulis yang berhubungan dengan peranan elektroforesis dalam pengolahan getah karet (lateks) dan dalam alat pengendap Cottrell. 116

Pertemuan 3 4. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi sebelumnya tentang sifat-sifat koloid dan kestabilan koloid. d. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan karya tulis yang telah ditugaskan sebelumnya. e. Guru membahas sekilas tentang karya tulis yang dibuat siswa.

5. Kegiatan Inti a. Guru menjelaskan tentang macam-macam koloid (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 388 - 391, mengenai koloid liofil, koloid liofob, sifat-sifat dan pemanfaatannya). b. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. c. Sebelum guru menjawab pertanyaan salah seorang siswa, guru mencoba melempar pertanyaan tersebut kepada teman yang lain. Jika ada yang bisa menjawab dengan benar maka guru memberikan reward (penghargaan), tetapi jika tidak ada yang menjawab barulah guru memberikan jawaban yang dibutuhkan siswa. d. Guru menjelaskan tentang cara membuat koloid (halaman 391 - 396). e. Guru kembali memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami. f. Guru membuat beberapa soal di papan tulis berkenaan dengan koloid liofil, koloid liofob, dan cara membuat koloid. g. Guru meminta beberapa siswa untuk mengerjakan di papan tulis, dan sisanya menulis di buku latihan masing-masing. h. Guru bersama-sama siswa membahas soal-soal di papan tulis.

6. Kegiatan Penutup a. Siswa dengan bimbingan guru membuat satu kesimpulan tentang koloid liofil, koloid liofob, dancara membuat koloid. b. Guru menugaskan siswa untuk menyiapkan alat dan bahan praktikum yang akan dilakukan pada pertemuan selanjutnya.

117

Pertemuan 4 1. Kegiatan Pendahuluan c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi yangtelah dijelaskan sebelumnya yaitu tentang cara membuat koloid. d. Guru memotivasi siswa dengan cara menjelaskan manfaat dari percobaan yang akan dilakukan oleh siswa.

2. Kegiatan Inti a. Guru memandu siswa untuk mempraktikkan cara-cara membuat koloid (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 396 - 397, mengenai pembuatan koloid dengan dua cara, yaitu cara kondensasi dan cara dispersi). b. Guru meminta siswa menyiapkan alat-alat dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk percobaan tersebut. c. Selama siswa melakukan praktikum, guru melakukan penilaian proses. d. Setelah kurang lebih 30 menit, guru meminta siwa untuk menghentikan percobaannya, lalu diadakan diskusi bersama. e. Masing-masing perwakilan kelompok diminta menyampaikan hasil percobaannya secara lisan di depan teman-temannya. Sementara itu siswa yang lain boleh memberikan tanggapan. f. Bila ada percobaan yang gagal, maka guru dan siswa kembali berdiskusi bersama-sama mencari penyebabnya. g. Guru masih memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menanyakan hal-hal yang belum dimengerti. h. Guru meminta siswa untuk melanjutkan kerja kelompoknya dengan menjawab pertanyaan dan tugas yang ada pada lembar kegiatan ilmiah (halaman 397). 3. Kegiatan Penutup Guru membimbing siswa menyimpulkan hasil percobaan tentang pembuatan koloid dengan cara kondensasi dan cara dispersi.

Pertemuan 5 4. Kegiatan Pendahuluan

118

c. Guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan mengulang sekilas materi bab 9 secara keseluruhan, yaitu tentang koloid. d. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

5. Kegiatan Inti a. Guru meminta siswa mengerjakan uji latih pemahaman (Bahan: buku paket, yaitu buku Kimia Bilingual SMA kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya, halaman 398402, mengenai koloid). b. Guru memberikan waktu pengerjaan uji latih pemahaman ini sekitar 30 menit. c. Setelah 30 menit, guru bersama-sama siswa membahas soal-soal dengan cara meminta siswa secara bergiliran untuk menyebutkan jawaban soal-soal uji latih pemahaman.

6. Kegiatan Penutup c. Guru meminta siswa membuat rangkuman materi bab 9 tentang koloid, dikerjakan di rumah. d. Guru juga mengingatkan siswa agar bersiap-siap menghadapi ulangan harian pada pertemuan berikutnya.

Pertemuan 6 4. Kegiatan Pendahuluan Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanyakan hal-hal yang masih kurang dimengerti.

5. Kegiatan Inti i. Guru membagikan lembar soal ulangan harian kepada tiap-tiap siswa. j. Guru menjelaskan tata cara pengerjaan soal ulangan harian tersebut. k. Guru menyebutkan waktu yang disediakan adalah 60 menit. l. Guru meminta siswa mulai mengerjakan soal-soal ulangan harian tersebut. m. Guru mengawasi jalannya ulangan, sambil memeriksa pekerjaan rumah tiap siswa. n. Guru menjawab pertanyaan siswa jika masih ada soal-soal ulangan yang belum dimengerti (misalnya tulisan kurang jelas, ada data yang kurang, dan sebagainya). 119

o. Setelah 60 menit, guru meminta siswa untuk menghentikan pengerjaan ulangannya. p. Guru meminta siswa untuk mengumpulkan lembar soal dan lembar jawaban di atas meja guru.

6. Kegiatan Penutup Guru mengingatkan siswa agar mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian akhir semester dua (genap). E. ALAT DAN SUMBER BELAJAR 3. Alat Belajar e. Papan tulis f. Spidol atau kapur g. Alat-alat percobaan (gelas kimia, alat pembakar, kaki tiga dan kasa, pipet, sendok, lumpang dan penumbuk, serta tabung reaksi). h. Bahan-bahan percobaan (terigu, gula, susu, air,)

4. Sumber Belajar c. Buku Kimia Bilingual untuk SMA/MA Kelas XI, karangan Sunardi, penerbit Yrama Widya. d. Buku 1700 Soal Bimbingan Pemantapan Kimia, karangan Budiman Anwar, penerbit Yrama Widya.

F. PENILAIAN 4. Teknik Penilaian d. Tugas mandiri e. Tugas kelompok f. Ulangan harian

5. Bentuk Instrumen a. Pilihan Ganda b. Lembar Kegiatan Ilmiah

120

6. Contoh Instrumen c. Pilihan Ganda 1. Margarine is an emulsion of .... Margarin adalah suatu emulsi dari .... A. oil in water minyak dalam air B. water in oil air dalam minyak C. water in a protein air dalam protein D. a protein in oil protein dalam minyak E fat in water lemak dalam air 2. Fog is a colloidal system of .... Kabut adalah sistem koloid dari .... A. gas in liquid gas dalam zat cair B. liquid in gas zat cair dalam gas C. gas in other gas gas dalam gas lain D. gas in solid gas dalam zat padat E. liquid in other liquid zat cair dalam zat cair lain 3. Among of the following substances, the one that cannot form lyophobic colloid if it is dispersed into water is .... Di antara zat-zat di bawah ini, yang tidak dapat membentuk koloid liofil jika didispersikan ke dalam air ialah .... A. starch kanji B. sulfur belerang C. gelatin gelatin 4. Substances below which is not an example of colloidal system is .... Zat-zat di bawah ini yang bukan contoh dari sistem koloid adalah .... 121 D. soap sabun E. agar agar-agar

A. milk susu B. coconut squeeze santan C. smoke asap D. protoplasm protoplasma E. hydrochloric acid asam klorida 5. An example of colloid the dispersing medium of which is solid and the dispersed phase of which is liquid is .... Contoh koloid yang medium pendispersinya padat dan fase terdispersinya cair adalah .... A. smoke asap B. cloud awan C. brass kuningan D. gem mutiara E. floatable rock batu apung

6. The symptom or process which is most has no relation to colloidal system is .... Gejala atau proses yang paling tidak ada kaitannya dengan sistem koloid adalah .... A. Tyndall effect efek Tyndall B. dialysis dialisis C. coagulation koagulasi 7. An electrolytic solution which is effective for coagulating As2S3 sol which is negatively charged is .... Larutan elektrolit yang efektif untuk menggumpalkan sol As 2S3 yang bermuatan negatif adalah .... A. NaCl D. SrCl2 B. K2SO4 C. CaCl2 8. The process of purifying water using alum relates to a colloid property, that is .... Proses penjernihan air dengan tawas berkaitan dengan sifat koloid, yaitu .... A. Brownian motion 122 E. AlCl3 D. emulsion emulsi E. electrolysis elektrolisis

gerak Brown B. electrophoresis elektroforesis C. Tyndall effect efek Tyndall D. coagulation koagulasi E. adsorption adsorpsi 9. Light can look when it passes a colloidal system, it is because of the following colloid property, that is .... Cahaya dapat terlihat bila melalui sistem koloid, hal ini karena sifat koloid berikut, yaitu .... A. Brownian motion gerak Brown B. electrophoresis elektroforesis C. coagulation koagulasi D. Tyndall effect efek Tyndall E. dialysis Observing Differences of Colloids, Suspensions, and Solutions dialisis Mengamati Perbedaan Koloid, Suspensi, dan Larutan Instruments property of a 10.1.One important and materials colloidal dispersion which is widely used in industrial Alat dan bahan sector and analytical biochemistry .... a. satu sifat glasses d. Wheat flour Salah Chemicalspenting dari dispersi koloid yang banyak dimanfaatkan dalam bidang Gelas kimia industri dan analisis biokimia adalah .... Terigu b. Water e. Milk A. electrophoresis principle Air Susu prinsip elektroforesis c. Sugar B. Tyndall effect Gula efek Tyndall C. Brownian motion gerak Brown 2. Activity steps D.Langkah-langkah kegiatan homogenization homogenisasi a. Make a colloid, suspension, and solution using the materials prepared. E. peptization Buatlah koloid, suspensi, dan larutan menggunakan bahan-bahan yang tersedia. peptisasi b. Observe those three dispersion systems and record the properties observed. Amati ketiga sistem dispersi tersebut dan catat sifat-sifat yang teramati. 3. Questions and assignments d. Lembar Kegiatandan tugas Pertanyaan Ilmiah 1. Which is of the dispersion systems that you have made colloid, suspension, and solution? Manakah dari sistem dispersi yang telah Anda buat yang merupakan koloid, suspensi, dan larutan? 2. Make a report based on the result of this activity completed by your analysis, 123 discussion, and conclusion. Buatlah laporan dari hasil kegiatan ini yang disertai dengan analisis, pembahasan, dan kesimpulan Anda!

124

Applying Methods of Making Colloids Mempraktikkan Cara-cara Membuat Koloid 1. Instruments and materials Alat dan bahan a. Chemical glass Gelas kimia b. Burner device Alat pembakar c. Tripod and gauze Kaki tiga dan kasa d. Pipette Pipet e. Spoon Sendok f. Mortar and pounder Lumpang dan penumbuk g. Saturated solution of FeCl3 Larutan jenuh FeCl3 2. Activity steps Langkah-langkah kegiatan Making a colloid by using condensation method Membuat koloid dengan menggunakan cara kondensasi a. Pour 100 mL of distilled water into a chemical glass and heat it. After boiling drop 10 drops of saturated solution of FeCl3 while it is stirred. Stop heating when solution begins to be brown in colour, observe the change. Masukkan 100 mL air suling ke dalam gelas kimia dan panaskan. Setelah mendidih teteskan 10 tetes larutan FeCl3 jenuh sambil diaduk. Hentikan pemanasan ketika larutan mulai berwarna coklat, amati perubahannya. b. Mix 25 cm3 of HC1 2 M solution and 25 cm3 of Na2S2O3 0.5 M solution. Observe the mixture produced. Campurkan 25 cm3 larutan HC1 2 M dengan 25 cm3 larutan Na2S2O3 0,5 M. Amati campuran yang dihasilkan. c. Mix 5 mL of A1C13 0.1 M solution and 5 mL solution NaOH 0.1 M solution. Observe the mixture produced. Campurkan 5 mL larutan A1C13 0,1 M dengan 5 mL larutan NaOH 0,1 M. Amati campuran yang dihasilkan. j.

h. HCl 2 M solution Larutan HC1 2 M i. Na2S2O3 0.05 M solution Larutan Na2S2O3 0,05 M A1C13 0.1 M solution Larutan A1C13 0,1 M k. NaOH 0.1 M solution Larutan NaOH 0,1 M l. Distilled water Air suling m. Sugar and Sulfur powder Gula dan Serbuk belerang n. Reaction tube Tabung reaksi

125

Making a colloid by using dispersion method Membuat koloid dengan menggunakan cara dispersi a. Crush 1 spoonful of sugar and 1 spoonful of sulfur powder in a mortar by using pounder. Geruslah 1 sendok gula dan 1 sendok serbuk belerang di dalam lumpang dengan menggunakan penumbuk. b. Take half of the sugar-sulfur mixture, then add into the mixture one spoonful of sugar and crush the mixture again. Ambil setengah dari campuran gula-belerang tersebut, kemudian tambahkan satu sendok gula dan geruslah kembali campuran tersebut. c. Do step b twice. Lakukan langkah b sebanyak dua kali. d. Take 1 spoonful of the last crushing product then put it into water. Observe the mixture produced. Ambil 1 sendok hasil gerusan yang terakhir kemudian masukkan ke dalam air. Amati campuran yang dihasilkan. e. Take sugar and sulfur powder which are not yet crushed (each of 2 spoonfuls), then put them into 100 mL of distilled water. Observe the mixture produced and compare it with the mixture of sugar-sulfur which have been crushed. Ambil gula dan serbuk belerang yang belum digerus (masing-masing 2 sendok), kemudian masukkan ke dalam 100 mL air suling. Amati campuran yang dihasilkan dan bandingkan dengan campuran gula-belerang yang telah digerus. 3. Questions and assignments Pertanyaan dan tugas 1. What are the phenomena which you can observe in making colloids by using those two methods? Peristiwa-peristiwa apakah yang dapat Anda amati dalam pembuatan koloid menggunakan kedua cara tersebut? 2. Make a report based on the result of this activity supplemented by your analysis, discussion, and conclusion. Buatlah laporan dari hasil kegiatan ini yang disertai dengan analisis, pembahasan, dan kesimpulan Anda!

…………., …………………… Mengetahui, Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Kimia

(___________________) NIP

(_____________________) NIP

126

127

128

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful