P. 1
Hubungan Basis Nilai, Tujuan Penilaian Dan Pendekatan Penilaian

Hubungan Basis Nilai, Tujuan Penilaian Dan Pendekatan Penilaian

|Views: 6|Likes:
Published by Muhammad Ansar

More info:

Published by: Muhammad Ansar on Dec 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!

nD T«D1In1nD 1

Tugas Resume Individu Penilaian Aset



HUBUNGAN BASIS NILAI, TUJUAN PENILAIAN
DAN PENDEKATAN PENILAIAN


















UHAAD ANSAR
(AKSI ANGKATAN XXV KELAS KAIS ALA


AGISTER AKUNTANSI
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2011


²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 2

HUBUNGAN BASIS NILAI, TUJUAN PENILAIAN
DAN PENDEKATAN PENILAIAN

1. KONSEP NILAI
Nilai ditafsirkan sebagai makna atau arti suatu benda. Hal ini maksudnya adalah
suatu benda atau barang akan mempunyai nilai bagi seseorang jika barang atau benda
tersebut memberikan makna atau arti bagi seseorang. Sebagai contoh bila kita memiliki
suatu barang dapat dikatakan mempunyai nilai apabila barang tersebut kita anggap
mempunyai makna atau arti yang tidak selalu diukur dengan uang atau barang lain.
Nilai suatu properti dapat pula ditafsirkan sebagai suatu harga yang dibayar oleh
pembeli yang mampu, bersedia dan berkelayakan membeli dari penjual yang bersedia,
berkelayakan dan mempunyai hak untuk menjualnya. Jadi dalam hal ini di antara penjual
dan pembeli harus mengetahui keadaan pasaran yang sebenarnya atau kedua belah pihak
telah mendapat nasehat dari pihak profesional yang telah mahir dalam pasaran properti
berkenaan.
Nilai juga merupakan Konsep ekonomi yang merujuk pada hubungan finansial antara
barang dan jasa yang tersedia untuk dibeli dan mereka yang membeli dan menjualnya. Nilai
bukan merupakan fakta, tapi lebih merupakan perkiraan manfaat ekonomi atas barang dan
jasa pada suatu waktu tertentu dalam hubungannya dengan definisi nilai tertentu. Adapun
ciri-ciri dari nilai, yakni:
a. Bila dibutuhkan
b. Ada permintaan
c. Ada kelangkaan
d. Dapat dijadikan sejumlah uang
Dalam perkembangannya, istilah "nilai¨ ini biasanya tidak berdiri sendiri tetapi
menyatu dalam suatu istilah yang lebih spesifik seperti, Nilai Pasar (arket Value, Nilai
Guna (Use Value, Nilai Tukar (Value In .ange dan sebagainya. Sementara itu di bidang
penilaian yang paling sering digunakan adalah "Nilai Pasar¨ (arket Value.
Penggunaan Nilai Pasar dalam penilaian karena pasar mencerminkan sifat dan aksi
dari masyarakat sebagai reaksi atas kekuatan sosial dan ekonomi. Apapun alasan
dilakukannya penilaian, ide utama dibelakang proses penilaian bahwa estimasi nilai
seyogyanya merupakan indikasi yang realistis dari apa yang secara pantas dapat dijual
pada suatu waktu tertentu.
Pemikiran estimasi nilai semacam itulah yang disebut sebagai market value yang
selama bertahun-tahun menjadi suatu kesepakatan yang kuat yang telah terbentuk diantara


²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 3

para penilai, klien pemerintah dan sistem hukum bahwa penilaian atas nilai pasar harus
berdasarkan kepada data pasar yang riil agar hasil penilaian dapat diterima.

2. TUJUAN PENILAIAN
Beberapa tujuan penilaian dan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan untuk
mendapatkan sebuah nilai adalah sebagai berikut:
A. Penentuan NiIai Pasaran Terbuka (Open Market Value
Apabila seorang penilai menggunakan perkataan "nilai¨, pada umumnya yang
dimaksudkan nilai tersebut adalah nilai pasaran terbuka. Nilai pasaran terbuka yang
dimaksudkan adalah harga terbaik yang didapat dari sebuah kepentingan harta melalui
perjanjian individu (5rivate treaty pada tanggal penilaian dengan andaian:
O Penjual dan pembeli yang sanggup, berkelayakan dan rela
O Ada cukup waktu untuk melihat dan berunding (negosiasi penjualan dengan
mempertimbangkan jenis dan karakterristik harta
O Nilai tidak berubah dalam jangka waktu tersebut
O Ada waktu yang cukup dan tidak ada batasan untuk memperlihatkan harta pada pasar
B. PeniIaian Untuk Tujuan PenjuaIan
Dalam melakukan penilaian untuk tujuan penjualan, seorang penilai haruslah
mengidentifikasi:
O Semua calon pembeli yang ada di pasaran pada waktu tertentu
O Alternatif harga yang ada di pasaran
O Memperkirakan harga yang didapat dari persaingan di antara calon-calon pembeli
O Mengidentifikasi keuntungan atau kerugian seandainya dilakukan perbaikan atau renovasi
sebelum ditawarkan di pasaran untuk mendapatkan harga terbaik.
. PeniIaian Untuk Tujuan PembeIian
Perkara pokok yang perlu dipertimbangkan dalam membuat penilaian adalah
mengetahui keperluan dari pelanggan. Penilaian untuk tujuan pembelian di sini adalah
berlawanan dengan penilaian untuk tujuan penjualan, di mana penilai sebagai wakil dari
pihak pembeli perlu menganalisis serta mengidentifikasi dari harta/properti yang akan dibeli,
mengestimasi harga dan mempertimbangkan keuntungan/kerugian dari pembelian tersebut.
D. PeniIaian Untuk Tujuan Penyewaan
Untuk tujuan penilaian sewa ini, seorang penilai dapat diminta oleh pemilik untuk
menguruskan penyewaan hartanya ataupun oleh penyewa atau sub penyewa untuk
menentukan besarnya nilai atas hak yang dimiliki dari penyewaan harta tersebut dalam
batas tempo tertentu yang disetujui.


²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 4

E. PeniIaian Untuk Jaminan endapatkan Pinjaman
Dalam melakukan penilaian untuk maksud jaminan mendapatkan pinjaman, seorang
penilai perlu mempertimbangkan nilai jika harta tersebut terpaksa dijual, yaitu dilelang
(au.tion. Apabila terjadi penjualan secara lelang, maka harta tersebut tidak dipasarkan
dalam waktu yang cukup (jangka waktu yang singkat. Oleh karena itu seorang penilai perlu
memperkirakan beberapa keadaan yang kurang baik yang mungkin mempengaruhi
nilai/harganya nanti.
. PeniIaian Untuk Tujuan Asuransi
Dalam penilaian bagi tujuan asuransi, penilaian adalah berdasarkan pada prinsip
indemnity, reinstatment dan re5la.ement. Berdasarkan pada prinsip indemnity, nilai dari
harta yang diasuransikan adalah nilai seperti pada waktu sebelum musibah terjadi. Jadi
pemilik akan diberi ganti rugi sebesar nilai harta sebelum terjadi musibah. Sedangkan
berdasarkan prinsip reinstatment, nilai asuransi dari sebuah harta adalah nilai penggantian
baru dari harta tersebut dengan fungsi, ukuran dan desain yang sama tanpa memperhatikan
apakah bangunan itu baru atau sudah berumur. Sedangkan prinsip re5la.ement atau prinsip
penggantian adalah digunakan untuk bagunan kuno yang material bangunannya tidak
tersedia di pasaran atau pemerintah menghendaki perubahan lain untuk lebih disesuaikan
dengan kebijaksanaan perencanaan kota.
G. PeniIaian Untuk Penggabungan Perusahaan
Untuk memperkokoh jalannya usaha, kadangkala dua atau lebih perusahaan
mempunyai kebijaksanaan untuk melakukan penggabungan. Namun sebelum proses
penggabungan tersebut perlu dilakukan penilaian terhadap aset yang dimiliki oleh masing-
masing perusahaan, terutama sekali untuk aset tetap (1ied asset perlu peran penilai harta
untuk menentukan nilai modal dari tiap-tiap aset modal tersebut.
PeniIaian Untuk Tujuan Go-Public
Sebelum menjadi perusahaan yang go-5ubli. sebuah perusahaan perlu dinilai
"kesehatan¨nya. Salah satu penilaian yang dilakukan adalah terhadap aset yang dimiliki, di
mana peranan penilai dalam hal ini sangat diperlukan untuk menilai aset tetap yang dimiliki
oleh perusahaan yang akan go-5ubli..

I. PeniIaian yang Berkaitan dengan Kebijaksanaan Pemerintah dan Undang-undang
a Pajak Bumi dan Bangunan
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994 dinyatakan bahwa dasar
pengenaan pajak adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP. Dalam hal ini penilaian objek PBB
dilakukan oleh penilai dari pihak direktorat PBB sendiri dengan menggunakan metode teknik


²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 5

penilaian massal maupun penilaian individual (pasal 4, SK Dirjen Pajak No: KEP-
31/PJ.6/1994.

b Pembebasan Tanah
Ganti rugi akan dibayar kepada pemilik apabila tanah dan bangunan mereka
dibebaskan oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Untuk meNdapatkan ganti rugi yang adil
kepada dua belah pihak, maka harus mengikuti prinsip-prinsip betterment yaitu suatu prinsip
yang menekankan pada pemberian kompensasi yang tidak menguntungkan dan tidak
merugikan kepada kedua belah pihak, oleh karena itu peranan penilai diperlukan.

c Bea PeroIehan Hak atas Tanah dan Bangunan
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2000, maka setiap perolehan hak
atas tanah dan bangunan akan dikenakan suatu bea tertentu. Penilaian properti adalah
sangat penting bagi penentuan Nilaia Perolehan Objek Pajak (NPOP yang digunakan
sebagai dasar penghitungan bea.

3. PENDEKATAN PENILAIAN
Secara garis besar pendekatan penilaian yang lazim digunakan ada 3 (tiga yakni:
i. Pendekatan perbandingan penjuaIan
Pendekatan perbandingan penjualan adalah pendekatan penilaian yang dilakukan
dengan cara membandingkan antara properti yang dinilai subje.t 5ro5erty) dengan
properti-properti pembanding .om5arables 5ro5erties) yang telah diketahui karakteristik dan
nilainya. Selanjutnya analisis dilakukan dengan mengukur tingkat kesamaan dan
perbedaannya untuk menentukan berapa penyesuaian adjustment) yang akan diberikan
untuk menentukan nilai properti subjek.
Adapun beberapa elemen perbandingan yang sering dipertimbangkan adalah:
O Jenis hak yang melekat pada properti
O Masalah keuangan/pendanaan 1inan.ing term)
O Kondisi penjualan
O Kondisi pasar
O Lokasi
O Karakteristik fisik
O Karakteristik dalam menghasilkan pendapatan in.ome 5rodu.ing .ara.teristi.s)
O Karakteristik-karakteristik lain.



²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 6

ii. Pendekatan biaya
Pendekatan biaya dilakukan dengan cara melakukan identifikasi bangunan yang
selanjutnya dilakukan analisis pembuatan barunya re5rodu.tion .ost new) berdasarkan
standar harga yang berlaku pada tanggal penilaian dan selanjutnya dilakukan
penyusutan/depresiasi (khusus untuk bangunan saja. Tahap selanjutnya untuk menentukan
nilai properti secara keseluruhan maka nilai bangunan baru yang telah terdepresiasi tersebut
ditambah dengan nilai tanah (yang diperoleh dari analisis perbandingan dengan pasaran
tanah yang ada disekitarnya.

iii. Pendekatan pendapatan
Pendekatan pendapatan dilakukan dengan mendasarkan pada tingkat keuntungan
yang mungkin dihasilkan oleh properti subjek pada saat ini dan masa yang akan datang
yang selanjutnya dilakukan pengkapitalisasian untuk mengkonversi aliran pendapatan
tersebut kedalam nilai properti. Secara garis besar penilaian melalui pendekatan pendapatan
adalah sebagai berikut:
a Menentukan total pendapatan kotor potensial 5otensial gross in.ome)
b Menentukan tingkat kekosongan
c Menentukan total pendapatan lain-lain
d Menentukan total pendapatan kotor efektif, yaitu penjumlahan item (a-bc
e Menentukan total biaya/pembelanjaan out goings)
f Menentukan total pendapatan bersih operasi
g Menentukan tingkat kapitalisasi dan prosedur kapitalisasi yang sesuai
h Melakukan pengkapitalisasian untuk mendapatkan nilai modal .a5ital value) dari properti
subjek.

4. HUBUNGAN ANTARA NILAI, TUJUAN PENILAIAN DAN PENDEKATAN PENILAIAN
Tugas pekerjaan yang diterima oleh penilai dibedakan ke dalam pekerjaan penilaian,
yang bertujuan untuk memperoleh estimasi nilai atas kepentingan pada suatu real estat atau
pekerjaan konsultasi, yaitu untuk melakukan analisa atau memberikan konsultasi berkenaan
dengan keputusan yang akan diambil atas suatu real properti. Maksud dan tujuan dari
penilaian ditentukan oleh klien.
Tujuan dari penilaian merupakan dasar dari kesimpulan nilai akhir, olehnya itu setiap
penilai yang menerima tugas penilaian wajib terlebih dahulu mengerti dan memahami tujuan
penilaian. Hal ini penting mengingat tujuan yang berbeda, maka memerlukan macam dan


²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 7

metode penilaian yang berbeda pula. Penilai juga harus mengetahui dan mengidentifikasikan
problem atau masalah yang akan dipecahkan dengan menggunakan hasil penilaian itu.
Dalam setiap tugas dari berbagai macam penilaian, seorang penilai haruslah mampu
menjelaskan kepada klien secara tepat apa maksud dan tujuan dari dilakukannya penilaian.
Berikut adalah berbagai macam alasan klien untuk meminta jasa seorang penilai untuk
melakukan penilaian:
1. Pemilik ingin menjual properti
2. Pemilik ingin mengetahui berapa nilai properti
3. Pembeli ingin menaksir nilai properti
4. Pemegang saham ingin mengetahui proporsi kepemilikan saham atas aset/properti
secara keseluruhan
5. Penilaian aset properti untuk sebuah perusahaan
6. Nilai ganti untuk asuransi
7. Kerugian akibat penggusuran properti oleh pemerintah
8. Pembagian warisan
9. Kredit
10. Pembangunan tanah
11. Penilaian statuta untuk penentuan PPh, NJOP-PBB dan NPOP-BPHTB

Apabila keinginan dan maksud dari klien telah dimengerti, maka tujuan dari penilaian
dapat digambarkan sesuai dengan informasi yang dimintakan. Hal ini harus dijelaskan diawal
agar memudahkan penilai dan mempunyai kaitan erat dalam hal estimasi nilai yang
diperlukan dalam penilaian dan juga jenis nilai yang dihasilkan, jenis dari nilai yang diminta
bisa berbagai macam jenis. Nilai yang dikendaki mungkin bisa nilai pasar, nilai asuransi,
going .on.ern value, assessed value, use value, invesment value atau jenis nilai yang lain.
Dan dalam jenis nilai yang dihasilkan nantinya akan digunakan sesuai dengan tujuan
penilaian apakah untuk tujuan jual beli, agunan bank, asuransi, lelang, pajak, pembebasan
tanah dan sebagainya.
Setelah penilai memperoleh informasi yang detil dan jelas maksud dan tujuan dari
diadakannya penilaian, yang selanjutnya penilai pun telah menentukan jenis nilai yang
sesuai dengan tujuan penilaian, yang akan dipakai dalam perhitungan nilai akhir properti
dengan menggunakan berbagai macam pendekatan yang termasuk dalam metode penilaian.
Metode penilaian yang secara garis besar pendekatan penilaian yang lazim
digunakan ada 3 (tiga yakni pendekatan perbandingan penjualan, pendekatan
perbandingan pendapatan dan pendekatan perbandingan biaya. Proses akhir dari rangkaian


²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 8

diatas sebelum penilai memberikan kesimpulan nilai dan laporan penilaian, sebelumnya
diadakan rekonsiliasi nilai. Rekonsiliasi indikasi nilai adalah suatu analisis terhadap berbagai
kesimpulan nilai untuk mendapatkan suatu estimasi nilai akhir.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa hubungan antara basis nilai,
tujuan penilaian dan pendekatan penilaian sangat erat dan saling berkonstribusi satu sama
lain. Dimana ketika tujuan dari penilaian menjadi jelas maka hal ini akan memberikan
konstribusi kepada penilai dalam memudahkan menentukan dan mengestimasikan nilai yang
akan dipakai. Selanjutnya setelah tujuan penilaian dan estimasi nilai diperoleh maka 2
bagian juga turut berperan dalam penentuan pendekatan penilaian apa yang akan dipakai.
Karena pemilihan pendekatan yang akan digunakan dipengaruhi oleh nilai akhir yang
diinginkan oleh klien yang sebelumnya telah dijelaskan dan ditegaskan dalam tujuan
penilaian.

























²uIuDqnD Tn:1: ²1In1, ²u¡unD T«D1In1nD nnD T«Dn«In!nD T«D1In1nD 9

DATAR PUSTAKA

Agus, Prawoto, 2003, Teori dan Praktek Penilaian Pro5erti, BPFE, Yogyakarta

MAPPÌ, 2007, Standar Penilaian indonesia SPI), Jakarta

Wahyu, Hidayati, dan Budi, Harjanto, 2003, Konse5 Dasar Penilaian Pro5erti disi Pertama,
BPFE, Yogyakarta

35077.3. .3 2025:3.3.: .:. .7.7.  .8 3.3 . 808047.3.32070.2 8:.3 /. /9.3..7/.80.187..3.898 /. 9.8.39/.  ..:0  .3 /..3 2.380-. -:.9.2.7.7.: .703.3.3 574808 503..390780/.8 .7 40 502-0 .9.5 203.:0.9.!.709 '.31..3. 9.3 70.3203:. /03.9.9: /.904342.8..34380504342. 90780-:9 202-07. 202 8:.8 .  /.3.3.3 -0780/.9.9 5:.9.: -.7.3/. .8. 8:./.3 0892.3!03.8.35..3 3/..:-:3..79 -.3 /  .390.3 80.313.. 804.5.9: .9/..2. 2.3 .3. 802.9: -..0.3.3 -.7.9: 5745079 /.3 .3 /-.7 '.2 . .3 -  /. &80'.:/::7/03. .:0 .7.3 /0138 3...:.  &&$$ %&&! !%!     $! .7 5.8:/3.3 /80-:9 80-..2 50702-..8. 3.3   . 2.3  .9.8.907-039:/.9: -03/.7 . 90.  89.. . .31.5. 5.9...79 8:.-.33.8 3.7.:0 .9:9079039:  !027.3/.  -070.:39:/-0/. 8:.3..3  $0-.3.9:.:....3.9: 89.8.3:.709 .3./.7/.3207::5. 203/.9:/-/. :3.39./. :39: 203:.2.9 /.3 80-.2 :-:3. /9./.3!03/0.9.7 2.7.73.3!03.38..8:..3207:5./ /..9:0805.3/.39.:3203.35../.9 /.4394 -. 8:.3 /./-:9:. /-0.380:2.7  .9: -03/.0723.80. :-:3...9. .8 /./8:.8.5.5.88.5.7.:03. 3 / ..39..9: 9079039: /.7 503:...33..3 202-0 /.9: ./.7203.9. -07/7 803/7 909.25:  -0780/. . .8-.507239. 57410843.3.3  .3 80.. 503.7.9.7.  3 -. .%:..3 04342  5.32.. 3. !. 70.9.3202-0/.3 80-.3 . . 5.3.3 . /.7.7..5.7 .73.381. -.5. 9079039:  /.9 /:.3 2025:3.9.3. $02039. /. 207:5..9.187. 503:. -.. 808047.3 2.3 848. .709'.7.2503.7:820309.33.38073/:3.: -03/.  . ..:-.30 /.3 .:0  !03:3.5.8 /. 8:.:.3:.3. /.  .39...2 9:.7 /.3 0- 85081 805079  .3 5745079 -0703.8. -../.. 3 2.50-207:5.3 90..:3 9..8 0:.9/.3.2 5.3..-0. 5.3 . .207:5.380-03.5:3 .:0/:. %::.3 90780-:9 9..5:3 .3 503.7 . 3. 2.!.. -.-079. .3502-0. 9/..7.9 80-.8.5 2025:3.79.9 3.3  /0 :9..3 -070. 0892.8.3 2025:3..5.3.

.80-.3:5 -070.907-.  5.947 . 503.8/.907789.3038/.: 0507:..3.947 1./.370./.33/.3  !03. 503.::5 .3.8 3.75078..3&39:%::.3&39:%::. 203:3. 203/0391.3 503. 5.3 :39: 9::../.3 88902 ::2 -.5... 9::. 20.5.3  8047.3 .. 20309.8.9 /.79. 90780-:9 ./.3 .9.. 050393..3/...7 50..3//.7.3 .3. /. 503......7.9.5.5.3 O !03:..3 3.9: :39: 20.3:39:203/.2 20.5.9.7.3 1.9 503.380.7.8:/.-07:9  !03039:.3/5..3 /03.-07:-.5.: 507.::5/.3 /2.9:.:..3 /./5./.7.9../.3 3./.8./..:0  5.3 :39: 203/..3 .79.-. 503.80:39:3.3.8.35.:07:..43 ./.3 503.3%07-:. 544 .3!03:..9.3507-.   !03./.380-:.  ./.7.3 907-:.7.8.3/03.3..     %&&! 0-07.3  / 2.7.8.8.3 507: /50792-.3.709'.8 O $02:./5.-..7  !03. 80-.502-0507:203..305.3 :39: 9::. ./.7.3 503.8.39/. 5.3/.9.5.3.3.9.3 / 83 ..3:39:202507.3 503.7:8 -07/.8.3.. 3..3.3.7.3 O 025077. 5.7:8.5.43502-0.43502-0 O 03/0391.:.503.7 80-:.3.3/.7.7.79.  03 5020739./.3 //..91.3 /2. .9:9079039: O 9073.3 !07.3.. /.3.3. :2:23.!.888079../.3 /. .79.5.90970.7.2 202-:.7 5.7.3.9/... -07. O .3 :39: 9::..3 907-:.3 /.9.3...3/..3.8 80-0:2/9.3.8:/.3 503:..7.9 5..8.9.9/.3 507./.3..3!02-0.7 .9:90780-:9 O /..3 503:.. .37. .7.3.2.  5./.3.8503.8.8.3 -07:3/3 20250792-.. O /.3 507: /50792-.3 503.3 . 907-.203/0391.9.7. 8047.9 /..3./: 57.3. .38.:7034./.9/9072.7.39.7. ..3/.3502-0.3 502-0.

/.320250792-.3.3.7.3.30:39:3.3/-0  2030892.8..5745079.

..390780-:9   !03. .73.5.8 . ..3.79...9.3.8902549079039:.3!03.3 :-:3..3 503.3 80.79.9.3 503.7 5030.3&39:%::.8  503:.7502-0.3 -08.3 &39: 9::.3 /03. .: 8:- 5030..9.3 .9 /239.2 -. 40 502 :39: 203:7:8. /.9.3/.:5:3 40 5030.3 5030. :39: 203039:.3/809::  3048. 3.3 . %::.88.3   .3 /2 /.3!030.3!03.9.07:.. . 3  8047.. 90780-:9 /.3/.3!03/0.

..::5 .9: /0. 90780-:9 9/.7.3203/.5...3 503. /5.3 :7.9.3 .703..5.79.943  5.   !03.3 8047.8. 0.. /:. 507: 20250792-.2.303/. 907.3 2:33 202503.3. ../.3 /.2.3&39:. 0.3. .:..2.9  0.3!3..383. .3503.5.3:39:2.:.3 80.3.-.9:..3  2.. 90780-:9 9075.23.220.3 -.9:8047.23.507: 2025077.3 -0-07.3503.8:/.3 .  .3 .3 3.9./ 503:. .7.7: 3.353.9:.8.79.

8.:57385 503.3   ..24/.39.7 50303./..3.3/08.. 3../ 507:8.7.7.3 .3 503.3.. -0!.3/03.././..8.5.. 57385 3/0239  70389.3/.8.79.3 ..9!803/7/03. .3/.  .2..3:39:203.7.3 /2 40 2.:3  /3./.:3.3!03..3:3./.809909.-.3203:3.:.3 /.35.39    !03. $.3.3 .3.80924/. !..3 .3. 20303/..8.9.8809 507:507..3503. 907.8.3 907:9..3 2.3 &3/.809909.3503./.:39:.3 .3:3..: 0- 507:8.38/.2.02039..3.3 2025:3.5.31:38 ::7.80.3 :34 .3 :39: 20. %::.9.3/2 40507:8.92039 3../..35.3!07:8..3..390780-:9507: /.3 -.3 503.7./..7 .-07:2:7 $0/.202507. 57385 3/0239  3..3!03/0.38. /. 0-.7..2.34 5:-.:. 9::.9: 80-0:2 2:8-.3 5.-:3.33.3...3.3!03.8. /...357385705.8:7.507.9..88.38.3 :39: -./ 502 . .9.7.39.3&39:%::./.:.7:/. 507:-.30-.3 507: /3. 80-0:2 907.9:503.3.:8:/.3&3/.8. -07/.3.: 5020739./.32094/0903 :-:3.3 &39: 20250744 .90780-:9   !03.3.39 7: 80-08.8.3 :3/.7:.5 ..3 :39: 0- /808:.8.90780-:9/03..340503..3 .3 5.38..9.8.3 -..8:7. -. 805079 5. 080.3 07/.79.3 5738570389.:.9.92039 /.3 4 5:-. . . ..349. 80-:.   !03..3&39:%::.. 503.3 -07/.3.3./.75.9./70947.5 10/.02039  07/.79.-:3..3&39:!03.9/507:. $0-0:2 203.:2/..79.34-0! /...     !03.3:3. :39:203039:.3 907.33./  .83507:8..3 /03.38  503../ 2:8-.. 9/.3.. /:./.3.3.3 &3/....5..3503./..7.3.3 .9./.907. 507:8..34 !:-.3/.39:-.809.3 .3 4247  %.79.3 /-07 . /:3.30-....9..-:3.307.  $0/.3.2.33.907..79.7 80-:.  ! .38 ./.9.5 9. 90780/.... :8.3 .3 -.3  .:..3/2 / 2.3 3..350703.3 705..7 3.3!020739./.3.2:3 80-0:2 574808 503.38:7.8:7..83 2.809 . / 5.5. 3.2 503.

8. 4 ! . 5..:5:3 503.   $ 703 !../:.. 2.3 3/.88.  503.3 2.

! .

-../. 503/0.3.3..3 8:../.7.:3   2.3.5:3-0-07. .2/:3..3 . 40.3 9/.39 7: .3 503.3/3. .7. . 9079039:  !03.3   .9.!0740..3 80-.390./.5.703.5.3 .3 4247   %.  $0.305.3.57450798:-0  /..425. /-0-./. 50308:.3503. 9.3:3.0/:.8 9..3  &39: 20/.3.3.3.9 5745079   /03.. !0740. O 038...3 .3 2030.3.7.5.8.3 507-0/.38073/50792-.3 ..3.3 /-07./.9:8:.78-08..3:9. 8.3/3.3 425038.3 3.3.3 9/. 503039:.2.33.3 /-. ..3/3.3   !03/0./..3%.3 /03.-08574507908 .8%.3200..3 ..3.3 -.3:93. 5745079 .9.5.3 5745079 .7503/0.3 . .3 .3.3 503:. 8:-0.3 /3.3..9. 0.5. 9. 5.5745079 O . /.3 !03/0.   . 502 .3 /.88 /.3./.3 /.3507-.9.9 08.3 /./09.3.39 7: ..3:3.-0..3 :39:203039:./...:.3.3 /03.3 &3/.39.:.7:8203:957385 57385-099072039.9:507.3 ..3 -078.3 -07.3 203::7 93. 202-..8.7 05.3 2070..3-0.3..8.-0.. 2.3 5.9 50393 -.3 /03.75039:3.3 &3/.     !%! $0.8.3/3.9: -0. 502-07.8 .3503.3 .3:3.3503:./507:. /.3 507-..:./:.3 ./.9:57385 .0:.9.3 . 203:39:3.3 07/.3 5745079 5745079502-.00203507-.9./.7..3.7./.3.5.8./ 05./:892039  .90789/. 207:. 809.9.95. :39: 203039:.3 40 5.7.3 -.5 50740.3/3 .33.!02-0-.

.5.3..39072  O 43/8503:..7 O 4.420574/:.3 O 43/85..7...3503/.3.3   .3!03.503/.8  O .9078918 O ..8.90789.7.88..8 O .3   -0 !.3. ! !  .8.90789 .3 :-:3.7. %::.7.90789/.3!03.3 3.3 13..3/.3!03/0.7.3 /:3.90789.9.9.3.2203.

3. .3 .7.943 .3 /0391. 503.8 -.3 -.7:3.7.3 -.7.3.    !03/0.88 502-:.3.3 89.3-.3 /03. /.:.:.:.3 503:8:9.3:93..9.9.7 .: 5.3 -07. !03/0.8. 20. /..3:93.3 .3/.3 80..3:3.. /.489 30  -07/.:. 9.3 /.9./.3 80. 70574/:.3 .

-07:9 .3.8.73.5.-.3-..8. .3503/.23.3 /.8.3 !03/0..7././05708.2-. .890780-:9 /9.5.3 3.9.503/.59.420  ./809.32.7.3:93.9.3 3.    !03/0...:.-. 03039:.7.3:93.3. /03. %.9.390.  03039:..3902 .3 9.3949.9 3 /..3503/. 8.78-08.9..3.9.9.574507980./. 9.9:503:2.080:7:.  03039:.3. /.3 /50740 /.34947549038.3949.3 503.9.3./.5.3 5.8 :8:8:39:-.503/.:..3 2:33 /.7503.7:.580.3949.3 203/.078 .3 :39: 20343.3 .5. .3 2.3 .3 /  03039:.3/3.3 .3 503/.3949.3 .:503/0.38.393.74883.3 /.3 40 5745079 8:-0 5..3:3.80-. 0  03039:.5.:39:203039:. 93./.3 /03.88 507-.3 80.9.3 90780-:90/...907/05708.7.5745079 $0..8.9.3 5. 549038.5.8.3 .9..904843.5.3:3.3494701091 .8.9..3.503/..3 503/.3 ..7 .3 /03.7.9 0:39:3.320.

7503..34003  %::.3  ..9.33. 3 50393 2033.7 503.8 8:./-0/.:0 /.3 /..3 2.9:809.3:39:202507400892..9:.3.9.3438:9..3/9072.3.3503.3-0784507.. 5745079  ..70825:.3 .85007.29::.9...3 .3/....502-0./.3 05:9:8.9.8.3 -07-0/.. .9.:202-07.3 :-:3.8:/ /.503/..8.3438:9.2- ..9:70.3/.8503.9 9::.59.   0..3 .3  ..3.3949...7/.3..9::39:20.9.25007.3503.8 .8050393.3 503.9.3!03.3!03/0.59.3202.3/.3.3 /03.8.88.3 9::.9.  2.40503. %::.8..3..:..3   .5..3203072.8:.59.8.8-0703.393..75745079 8:-0     &&%# %&&!!%! %:.7 403.357480/:7.8   03039:.3/9039:.:.9.3:39:203/.3808:.8/.-9070-/.8.8.: 5007.83.33.2 /.::203079/.3 /.30/.3!03..089.35..3 4:9438  1  03039:.24/.3-079::.3207:5.59.9: 70.5 503. 20207:.5.

3../.9.3  07:9 .: 5745478 0502..8 . 8047...39:  .3 574-02.503.7/..8503.8.5:. :39: 20. ..2 .3203:3./.7.873.3.809.5745079   !023320309.:.3 03 :39: 20239.33.7:8.3. !03.:.2.....3 503..3503.3..905.8.. -07-.0380.3203/0391.2 33 20309.7:820309.3   !0233203:.:-07.8..3/..3/03..8.2809.2.9.3 8047..9.3/50.5..2 ..:2.3503.305..8.5745079   !020.5..2503.:.5745079   !02-033203.2.25: 2030..59:.  2094/0503.8/...3 8.7-07-..8://.3-07-0/.:/. 2.3 8.39::.

3!03.:3.   !03.3   70/9   !02-.8. 503.35745079405020739.....3/..3....9:9..3 .3./.8.3.9.. -07-.8. .3 .3 038/..073..3.5.3 0. .  $090.33.3507-..3 3. 502-0-.3/.3/.3 :-:3...3 /:3..73.-0 . .8 3. /03....:0383.7 5745079 /03.2 5079:3.7 202:/..2503.3   !03.3/.3 503. . 2:33 -8.3/3.3-..:0 3.3 . /..78 -08...3-07-.9::.3/239.3 .3 ..9.8:/. !74808.  9..9..3/.7:8/0.38 0.9 /. .3-.7/..380-.7.3/.32.080:7:. .8095745079:39:80-:./.3   . 5:3 90...393. 203039:.3 80.5.8:/ /.331472.3 5.3.9.8:7. -8.3503/0.   !02-.  .3 /507:.3 80.38   07:.3 507-.. 2.3 2025:3..082039.2 038 3.38  43..3 808:. 5..7 503/0.3  094/0 503.2 .3/./.3 503..389..7.:0.2.5.3 503:.880880/.3../03.9. 503.033..3/3.3. 0892.:39:503039:.7.3 /03/.3/239..3:93..8 2.3 808:..3  503/0.3:3.9/.3503/..8 .3!!  ! !/.70390.-.3 /5.3!03.8.3 /. .3 .3 3..8://.-.9.2 038  .39:39:.3 07.7  3.0383.3 9::.3 /.3 507-..9. /.8.3!03/0.3.77..88. 20250740 31472.9.3 /.7 /.3:...3 9::.3/3.3203:3. . 503.3.3 9::.3:.:39:9::.. %::. /03.3  .:0 :80.3 .3 /09 /.9503:8:7.2-.3! ! !%  5.3  .2503/0..3808:.7503.8.39.3 503.2 /:3. 3..78.43.507:8.9.22094/0503./203079 2.8:7.3.8:7.3..3 503/0.3.3 9. .3 503.3  .3 038 3. ..3 /.3/.39072..3   ..:0 .5745079 80.

 90.3:..8 2.83../.3 0892.3.7. 09.3/.9... 9::.9.3 202-07.83.9:. 8090..3                         :-:3.. . %::.  /.9.2503039:./...39.8 80-0:2 503.3/..3/5.3 40 03 .3-0743897-:88.3!03.3  2.5..8.3503.3503/0. -..7 503.3 503.3/.88.38:.  -..9.3  80-0:23..3 0825:.33...3 /.3. /0.7: 40 3..3 . #0438.3 .9.3 503/0.3 -..3 . 502..5.8 /.3503.33..3!03/0.7 .8.3 203. 202-07. /.  ..7.:39:203/.3 /.9..  9::.3 80-0:23..3   .3 :7.88 3.3503/0.503.38..3.3203039:.3 ..370438. :-:3.8./ 0..547.3.3 .3 /..703.3.3 /.3 /:3.3 /.9 /825:. /./.9:8.3 /503.3 43897-:805. 3 .83.8:./.5-07-..88907..3!03.3 3.9/..3503. . 0825:.5.3 /5.32030892.  $0. /50740 2..38.3:93.9.3/.83/. 9::.2./.7  07/.907.2 9::..2202:/.3 /90.3 503.8 3.8.3 /33.9:7:9-07507..3.9:0892. .3 503.

.3:/ .7..3/.8..3   .  ! 4.33/4308..3!03/0.: /..3!7.79.  !!   $9.90!03.88. $! .494   %047/... :-:3.7!03. %::.3..7!03.394   43805.79.3!745079/8!079.  .2..79.3!745079 ! 4.9 /.3/.9.3!03.  %#!&$%  :8 !7.3!03.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->