P. 1
Proposal Chugie Makrozobentos Estuaria

Proposal Chugie Makrozobentos Estuaria

|Views: 74|Likes:
Published by Chugie Gian

More info:

Published by: Chugie Gian on Dec 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

1

KEANEKARAGAMAN MAKROZOBENTOS DI KAWASAN
ESTUARIA TAKISUNG KECAMATAN TAKISUNG
KABUPATEN TANAH LAUT
(Dosen Pembimbing: Drs. Dharmono, M.Si dan Dra. Asri Lestari, M.Pd)

I. LATAR BELAKANG
Ekosistem merupakan suatu unit ekologis yang mempunyai komponen
biotik yang saling berintegrasi dan antara komponen-komponen tersebut terjadi
pengambilan dan pemindahan energi, daur materi serta produktivitas, komponen
biotik ekosistem meliputi Ilora, Iauna serta organisme tingkat rendah, sedangkan
komponen abiotik meliputi bagian tak hidup dari lingkungan misalnya tanah, air
dan udara (Nirarita dkk., 1996).
Kehidupan suatu makhluk dalam suatu ekosistem di alam terdapat dalam
beberapa macam habitat. Habitat inilah yang merupakan tempat hidupnya,
misalnya lingkungan darat, dan perairan. Habitat perairan terbagi atas lautan,
estuaria dan air tawar.
Estuaria (aestus, air pasang) adalah suatu badan air pantai setengah
tertutup yang berhubungan dengan laut terbuka, jadi sangat terpengaruh oleh
gerakan pasang surut, dimana air laut bercampur (Pritchard, 1967 dalam Odum
1996). Nirarita dkk. (1996) berpendapat bahwa bercampurnya air tawar dan air
laut di muara menjadikan lahan basah ini memiliki keunikan tersendiri dengan
terbentuknya air yang payau dengan salinitas yang berIluktuasi.
Secara umum, estuaria mempunyai peran ekologis penting yaitu sebagai
sumber zat hara dan bahan organik yang diangkut lewat pertukaran pasang surut,


habitat bagi sejumlah spesies ikan dan mamalia air yang bergantung pada estuaria
sebagai tempat berlindung dan mencari makan, dan sebagai tempat untuk
bereproduksi dan tempat tumbuh dan membesar bagi sejumlah spesies ikan dan
udang (Tulungen dkk., ).
Suatu konsep sentral dalam ekologi ialah ekosistem, yaitu suatu sistem
ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan
lingkungannya (Soemarwoto, 1994). Manurut Manurung (1995) menyatakan
bahwa makhluk hidup tersebut dapat hidup dalam tipe habitat yang berbeda
tergantung bagaimana respon dan adaptasinya terhadap kondisi dan sumber daya
alam habitat itu sendiri sehingga menyebabkan keanekaragaman makhluk hidup di
dalam suatu ekosistem.
Komponen abiotik utama dalam suatu ekosistem adalah air yang sangat
diperlukan semua makhluk hidup di bumi. Adanya aktivitas manusia disekitar
lingkungan perairan yang dilakukan tanpa memperhatikan lingkungan sekitar,
akan memberi dampak negatiI bagi lingkungan tersebut. Perubahan Iungsi lahan
muara sungai estuaria menjadi tempat pelabuhan perahu dan kapal nelayan
meruapakan salah satu contoh aktivitas manusia yang dapat merusak dan
mencemari lingkungan perairan ini. Jika hal tersebut terus dibiarkan maka akan
mengganggu eksosistem perairan seperti rusakanya beberapa vegetasi di daerah
pinggiran sungai dan mengganggu kehidupan biota perairan termasuk hewan
dasar perairan (bentos).
Salah satu biota air yang menerima pengaruh pencemaran adalah
makrozoobentos yang merupakan hewan dasar perairan yang sering dijadikan


sebagai bioindikator lingkungan untuk mengetahui kualitas pencemaran air. Selain
itu makroozoobentos berguna dalam kehidupan makhluk yang lain dalam hal
jaring makanan. Hewan ini biasanya memakan tumbuhan air atau hewan
mikrozoobentos dan merupakan hewan sesil atau melekat, juga dikatakan
beristirahat pada perairan atau endapan sungai.
Oragisme perairan berdasarkan bentuk dan kebiasaan hidupnya
digolongkan menjadi periIiton, plankton, nekton, neuston dan bentos (Soetjipta
(199). Menurut Fachrul (7) Bentos adalah organisme dasar perairan, baik
berupa hewan maupun tumbuhan, baik yang hidup di periaran dasar ataupun di
dasar perairan. Komunitas zoobentos terdiri atas lima kelompok, yaitu
Makrozobentos, Polychaeta, Crustacea, Echinodermata, dan kelompok lain yang
terdiri atas beberapa takson kecil seperti Sipunculidae, Pogonophora, dan lainnya.
Kecamatan Takisung merupakan salah satu dari sembilan Kecamatan
yang terdapat di Kabupeten Tanah Laut dan secara administratiI wilayah ini
terdiri atas 1 desa (Bappeda Tanah Laut, 9). Di Kecamatan Takisung ini
terdapat obyek wisata pantai Takisung yang menarik. Di sana terdapat muara
sungai menuju laut yang disebut estuaria. Terdapat banyak jenis biota darat
maupun air yang hidup di daerah ini, hanya saja Iauna tertentu sajalah yang
mampu bertahan pada kondisi kandungan garam yang berubah antara asin dan
tawar sebagai akibat dari pasang surut air laut. Salah satu jenis Iauna yang
tersebut adalah Makrozobentos. Pada umumnya habitat hewan Makrozobentos
berada di air tawar, air laut dan daerah estuaria.
4

Sepanjang estuaria pantai Takisung umumnya digunakan sebagai tempat
tambatan kapal atau perahu nelayan, tidak jarang hal tersebut membuat perairan di
sekitar muara estuaria ini menjadi keruh dan tercemar akibat ceceran atau
tumpahan minyak dari perahu motor dan gerakan air ketika perahu berlayar.
Endapan lumpur akan menyebabkan arus berubah dan menghilangkan hewan-
hewan yang ada di dasar (Michael, 1994). SiIat material kecil dan ringan, sangat
mudah tersuspensi oleh pergerakan air dan kapal. Hal ini menjadikan perairan
menjadi mudah keruh dan sangat mempengaruhi kehidupan dari tingkat dasar
yaitu plankton, hingga ikan dan makrozobentos bentik (Hidayat dkk., 4).
Kekeruhan secara umum mengganggu biota dikarenakan akan
menghalangi masuknya sinar matahari bagi kebutuhan Iotosintesis Iitoplankton,
menurunkan kesedian oksigen terlarut, memicu sedimentasi penyebab
pendangkalan, menggangu pandangan visual hewan, mempengaruhi prilaku dan
sistem makan (termasuk interaksi biota) dan pernapasan hewan (Hidayat dkk.,
4). Kualitas lingkungan perairan akan terganggu keseimbangannya sehingga
mempengaruhi kehidupan biota. Perubahan struktur komunitas pada substrat
perairan terjadi karena adanya pengaruh limbah pada biota (Cappenberg, ).
Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah diakukan terlihat bahwa
terdapat tingkat keanekaragaman makrozoobentos yang berbeda-beda pada tiap
tempat yang berbeda. Penelitian yang dilakukan oleh Ihsan (1999) menganalisis
indeks diversitas makrozoobentos di Sungai Tanipah Kecamatan Aluh-aluh
Kabupaten banjar ditemukan 4 spesies dengan Indeks Diversitas 1,. Wati
() menganalisis kemelimpahan dan keanekaragaman makrozobenros di
5

perairan sungai Kelayan Kecamatan Banjar Selatan Kota Banjarmasin
menemukan 7 jenis dengan Indeks Diversitas 1,. Nurwati () menganalisis
keanekaragaman dan kemelimpahan marozoobentos di sungai Kambat Kecamatan
Cerbon Kabupaten Barito Kuala menemukan spesies dengan Indeks Diversitas
1,46. Sedangkan penelitian Fetriyah () menganalisis pola distribusi dan
keanekaragaman makrozoobentos di aliran sungai Tapin Kabupaten Tapin
menemukan 1 spesies dengan Indeks Diversitas 1,. Akan tetapi penelitian-
penelitian yang berkaitan dengan wilayah estuaria yang berpengaruh terhadapa
perubahan salinitas yang ekstrim akibat pasang surut air laut terhadap
makrozobentos yang mampu bertahan hidup ini masih belum ada dilakukan.
Berdasarkan uraian di atas, maka diharapkan dilakukan penelitian tentang
keanekaragaman makrozobentos di kawasan estuaria Takisung Kecamatan
Takisung Kabupaten Tanah Laut.

II. PERUMUSAN DAN BATASAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas maka perumusan masalah dalam
penelitian ini adalah bagaimana keanekaragaman makrozobentos di kawasan
estuaria Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut.
Masalah yang akan diteliti dibatasi sebagai berikut :
(1) Keanekaragaman makrozobentos yang diteliti meliputi jenis dan
kemelimpahannya.
() Jenis-jenis makrozobentos yang ditemukan diupayakan akan ditelusuri
sampai tingkat jenis atau spesies.
6

() Kemelimpahan meliputi Nilai Penting dan Indeks Diversitas.
(4) Kawasan estuaria yang di teliti didasarkan atas konsep dari Nontji (197)
tentang kawasan esrauria yaitu perairan sampai dengan salinitas 17 ppm ke
arah hulu.
(5) Makrozobentos diperoleh dengan menggunakan alat pengeruk (Ekman
Grab).

III.TU1UAN PENELITIAN
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman
makrozobentos di kawasan estuaria Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten
Tanah Laut.

IV.MANFAAT PENELITIAN
Sesuai dengan tujuan penelitian di atas, maka manIaat yang diharapkan
dari penelitian ini adalah:
(1)Sebagai bahan inIormasi, khususnya bagi mahasiswa Program Studi
Pendidikan Biologi FKIP Univeristas Lambung Mangkurat Banjarmasin,
tentang aplikasi dan penerapan mata kuliah Zoologi Invertebrata dan Ekologi
Hewan.
()Sebagai bahan penunjang pembelajaran di SMA Kelas X semester I tentang
pokok bahasan Keanekaragaman Hayati.
7

()Sebagai bahan inIormasi bagi masyarakat tentang hewan dasar perairan di
kawasan estuaria Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut dan
sebagai bahan masukan bagi penelitian selanjutnya.

V. TIN1AUAN PUSTAKA
5.1. Keanekaragaman
Menurut Soemarwoto (1994) keanekaragaman adalah sebagai
keseluruhan jumlah makhluk hidup. Keanekaragaman sendiri dapat dilihat
dalam berbagai tingkatan yaitu tingkatan jenis, gen dan ekosistem.
Keanekaragaman merupakan suatu siIat yang merupakan ciri dari suatu
komunitas dan ciri ini berkaitan dengan jumlah jenis yang dimiliki komunitas
tersebut dan jumlah individu dari setiap jenis di dalamnya (Odum, 1996).
Keanekaragaman jenis yang terdapat dalam suatu komunitas dapat
diketahui dari indeks keanekaragaman. Indeks keanekaragaman merupakan
parameter yang sangat berguna untuk membandingkan berbagai komunitas
yang ada di dalamnya (Fachrul, 7).
Keanekaragaman suatu biota air dapat ditentukan dengan
menggunakan teori inIormasi Shannon-Wienner (H`). Tujuan utama teori ini
adalah untuk mengukur tingkat keteraturan dan ketidakteraturan dalam suatu
sistem. Manurung (1995) menyatakan H` merupakan Indeks keanekaragaman
(diversitas) dari Shannon-Wiener.
Indeks diversitas organisme dapat dipergunakan sebagai suatu
indikator pencemaran lingkungan perairan (Odum, 1996). Menurut


Sastrawijaya () penurunan dalam keanekaragaman spesies dapat juga
dianggap sebagai suatu tanda ada pencemaran. Spesies yang ada dalam
keadaan yang tinggi dinamakan spesies indeks atau organisme indikator
populasi.
Menurut Soetjipta (199) menyatakan bahwa adanya
keanekaragaman dapat disebabkan oleh:
(1) Ketersediaan sumberdaya, misalnya makanan, habitat yang aman dari
pemangsa.
() Keragaman genetik diantara anggotanya sehingga menyempitkan daerah
yang dapat dihuninya.
() Plastisitas Ienotopik dalam individu di dalamnya (mudah beradapatasi
baik terhadap lingkungan maupun individu lain dalam satu habitat).
(4) Kompetitor, pemangsa, parasit ataupun manusia kolektor.
Keragaman jenis disebut juga keheterogenan jenis, merupakan ciri
yang unik untuk menggambarkan struktur komunitas di dalam organisasi
kehidupan. Suatu komunitas dikatakan mempunyai keragaman jenis tinggi,
jika kemelimpahan masing-masing jenis tinggi dan sebaliknya keragaman
jenis rendah jika hanya terdapat beberapa jenis yang melimpah (Ardi, ).
Menurut Michael (1994) struktur suatu komunitas alamiah
bergantung pada cara tumbuhan atau hewan tersebar atau terpencar di
dalamnya. Pola penyebaran bergantung pada siIat Iisika kimia lingkungan
maupun keistimewaan biologis organisme itu sendiri. Keragaman tak terbatas
dari pola penyebaran yang terjadi di alam secara kasar dapat dikelaskan
9

menjadi tiga kategori : (i) penyebaran teratur atau seragam, dimana individu-
individu terdapat pada tempat-tempat tertentu dalam komunitas; (ii)
penyebaran acak atau kebetulan, di dalam individu-individu menyebar dalam
beberapa tempat dan mengelompok dalam tempat lainnya; (iii) penyebaran
mengelompok, dimana individu-individu selalu ada dalam kelompok-
kelompok dan sangat jarang terlihat sendiri-sendiri secara terpisah. Masing-
masing populasi keanekaragaman lebih besar bilamana akuntabilitas lebih
besar yaitu jika populasi itu satu sama lain sama dan beberapa yang lain
jarang.
5.2 Tinjuan Umum tentang Hewan Bentos (Makrozobentos)
Ekosistem perairan memilki Iauna yang beranekaragam dalam jumlah
dan jenisnya. Menurut Michael (1994) beragam binatang dan tumbuhan
hidup pada atau di dasar aliran, sungai, kolam, danau dan lautan. Nama
bentos diberikan pada organisme penghuni dasar. Menurut Odum (1996)
bentos adalah organisme yang melekat atau beristirahat pada dasar atau hidup
di dasar perairan. Adapaun menurut Lind (1979) dalam Facrul (7)
menyatakan bahwa bentos adalah semua organisme yang hidup pada lumpur
pasir, batu, kerikil, maupun sampah organik baik di dasar perairan laut,
danau, kolam ataupun sungai, merupakan hewan melata, menetap, menempel,
memendeam dan meliang di dasar perairan tersebut.
Bentos adalah makhluk yang melekat atau sedang beristirahat pada
dasar perairan atau hidup di dalam sedimen perairan (Soetjipta, 199).
Menurut Mare (Zattoli, 19) hewan bentos dibedakan menurut cara makan
1

menjadi makhluk Iilter Ieeder (contohnya kerang) dan yang lainnya makhluk
deposit (contohnya siput).
Fachrul (7) mengatakan bentos adalah organisme dasar perairan,
baik berupa hewan maupun tumbuhan, baik yang hidup di permukaan dasar
ataupun di dasar perairan. Odum (1996) mengelompokkan hewan bentos
menjadi berdasarkan tempat hidupnya, yaitu :
(1) EpiIauna, yaitu organisme yang hidup dipermukaan dasar perairan,
melekat atau bergerak di permukaan.
() InIauna, yaitu organisme yang menggali ke lapisan bawah atau hidup di
dalam dasar perairan.
Bentos adalah makro invertebrata yang hidup di dasar perairan
tergenang atau perairan mengalir yang keberadaannya begitu penting sebagai
jaringan makan yang menunjukkan Iungsi (Welch, 199). Menurut Mare
(Zattoli, 19) membagi hewan bentos berdasarkan ukuran tubuhnya menjadi
tiga kategori, yaitu :
(1) Makrobentos, yaitu organisme yang tidak dapat melewati saringan
berukuran 1 mm
() Mesobentos, yaitu organisme yang dapat melewati saringan ukuran 1
mm, tetapi tertahan pada saringan ukuran ,1 mm misalnya golongan
Protozoa yang berukuran besar, cacing yang berukuran kecil dan
7ustacea yang sangat kecil.
() Mikrobentos yaitu organisme dasar yang dapat melewati saringan ukuran
,1 mm misalnya Protozoa.
11

Menurut Perkins (1974) hewan bentos dibedakan atas dua golongan
berdasarekan pergerakannya yaitu golongan yang hidupnya menetap dan
hidupnya berpindah-pindah. Golongan yang terakhir ini dibedakan lagi atas
hewan yang berpindah secara aktiI dan yang pasiI. Selanjutnya dikatakan pula
bahwa tidak semua hewan-hewan dasar hidup selamanya sebagai bentos.
Beberapa jenis hidup sebagai bentos hanya pada waktu muda saja. Sebagai
pada waktu dewasa sebagi nekton.
Lingkungan hidup bentos terdapat pada dua habitat yang berbeda
sama sekali yakni pada zona proIurdal dan litoral. Pada zona litoral dan
sublitoral keanekaragaman lebih besar. Sebagian besra terdiri dari tipe insekta
(serangga air), siput, cacing, krustasea dan ikan (Goldman, 19).
Rosenberg dan Resh (199) dalam Ardi () mengatakan bahwa
diantara hewan bentos yang relatiI mudah diidentiIikasi dan peka terhadap
perubahan lingkungan perairan adalah jenis-jenis yang termasuk dalam
kelompok invertebrata makro. Kelompok ini lebih dikenal dengan
makrozoobentos. Makrozoobentos mempunyai peranan yang sangat penting
dalam siklus nutrien di dasar perairan.
Organisme akuatik yang paing banyak menerima pengaruh dari
pencemaran adalah organism dasar (bentos). Hal ini disebabkan siIatnya yang
cenderung tidak berpindah-pindah atau bergerak relative lambat (Asmawi,
1994)
1

Hewan bentos dapat dipergunakan sebagai bioindikator lingkungan
perairan. Welch (199) memberikan alasan mengapa bentos lebih cocok
digunakan untuk memonitor kualitas air, yaitu :
(1)Hewan bentos hidupnya menetap dengan umur yang panjang sehingga
dapat digunakan untuk menduga kualitas air pada suatu tempat dengan
periode yang panjang.
()Keberadaan hewan bentos tidak berIluktuasi.
()Hewan bentos merupakan hewan yang mudah untuk merespon mendeteksi
keadaan lingkungan yang berubah.
(4)Hewan bentos terdiri dari kelompok hewan yang heterogen, sehingga
dengan teknik pengambilan tunggal memungkinkan untuk mendapatkan
sejumlah jenis dengan berbagai Iilum.
Pengambilan jumlah jenis dan jumlah individu bentos dilakukan
dengan cara mengambil contoh substrat dasar perairan (lumpur dan atau
pasir) dengan menggunakan 7ab sample7 untuk perairan dalam dan jala
sarbur (surbur net) dengan menggunakan metode transek kuadrat untuk
perairan dangkal. Pengambilan sampel dilakukan pada lokasi sampling yang
telah ditentukan dengan cara random atau acak dengan dua atau tiga kali
ulangan (Fachrul, 7).
Menurut Michael (1994) dan Fachrul (7) Ekman Grab adalah alat
standar yang digunakan secara luas untuk studi kuantitatiI dasar lunak. Badan
pengeruk adalah suatu kota bujur sangkar atau segiempat. Terbuat dari baja
1

tahan karat, kotak pengeruk dibuat dengan ukuran khusus sedemikian,
sehingga daerah dasar yang diketahui dapat diambil sampelnya.

5.3Sifat Fisik dan kimia Lingkungan perairan
5.3.1 Sifat fisik perairan
Menurut Michael (1994) menjelaskan bahwa yang termasuk Iaktor-
Iaktor Iisik yaitu:
(1) Suhu
Nontji (197) menyatakan bahwa suhu air di perairan Nusantara
umumnya berkisar antara - 1

C. Suhu air dipermukaan pada
umumnya dipengaruhi oleh Iaktor metereologi yaitu curah hujan,
penguapan, kelembaban udara, suhu udara, kecepatan angin dan
intensitas radiasi matahari. Oleh sebab itu, suhu permukaan biasanya
mengikuti pola musiman.
() Kecepatan arus
Perpindahan air sangatlah penting dalam penentuan penyebaran
organisme plankton, gas terlarut, dan garam-garaman (Michael, 1995).
Mereka juga mempengaruhi organisme kecil. Kecepatan aliran air yang
mengalir beragam dari permukaan ke dasar, meskipun berada dalam
saluran buatan yang dasarnya halus tanpa rintangan apa pun. Perubahan
kecepatan air seperti itu tercermin dalam modiIikasi yang diperlihatkan
oleh organisme yang hidup dalam air mengalir, yang kedalamannya
berbeda (Michael, 1994).
() Kedalaman
14

Sebuah galah panjang yang ditandai dalam meter, dapat
dipasang secara permanen di dalam kolam, dan kedalaman air dapat
dibaca bilamana dibutuhkan. Bisa juga tali yang diberi pemberat dan
ditandai atau diberi titik-titik dalam meter, diturunkan sampai
pemberatnya menyentuh dasar, serta kedalaman air dibaca.
Kedalaman perairan dapat mempengaruhi jumlah dan jenis dari
biota air yang ada dalam suatu ekosistem air. Kedalaman air
mempengaruhi kelimpahan dan distribusi zoobentos. Dasar perairan
yang kedalaman airnya berbeda akan dihuni oleh makrozoobentos yang
berbeda pula, sehingga terjadi stratiIikasi komunitas menurut kedalaman.
Pada perairan yang lebih dalam makrozoobentos mendapat tekanan
Iisiologis dan hidrostatis yang lebih besar. Karena itu makrozoobentos
yang hidup di perairan yang dalam ini tidak banyak (Ardi, ).
(4) Intensitas cahaya
Menurut Romimohtarto dan Juwana. (5) menguraikan bahwa
banyaknya cahaya yang menembus pada permukaan air dan menerangi
lapisan permukaan air setiap hari dan intensitas dengan bertambahnya
kedalaman mempunyai peranan yang penting bagi organisme yang ada.
(5) kekeruhan
Istilah-istilah tersebut lebih kurang sama dan mengacu pada
kejernihan air. Kekeruhan air disebabkan oleh lumpur, partikel tanah,
potongan tanaman atau Iitoplankton. Penembusan sinar dalam air yang
keruh, dan mempengaruhi kedalaman tempat tumbuh-tumbuhan perairan.
15

Dengan demikian, kekeruhan membatasi pertumbuhan organisme yang
menyesuaikan pada keadaan air yang jernih.
(6) Padatan Tersuspensi
Rupa air dalam sungai, kolam atau danau tidak tetap. Sehabis
hujan kecoklatan, karena banyak partikel tersuspensi yang terbawa
masuk. Pada musim kemarau banyak yang kelihatan kehijauan karena
banyak ganggang tumbuh. Perubahan rupa air ini disebabkan bahan
tersuspensi dan terlarut. Pada kondisi normal konsentrasi bahan ini
rendah sehingga tidak tampak padatan yang tersuspensi dalam air
umumnya terdiri dari Iitoplankton, zooplankton, kotoran manusia,
kotoran hewan, lumpur, sisa tanaman , hewan dan limbah industri
(Sastrawijaya, ).
(7) Substrat Dasar
Michael (1994) mengatakan susunan substrat penting bagi
organisme yang hidup di zone dasar, baik pada air yang diam maupun
bergerak. Analisis sedimen yang berkaitan dengan ukuran partikel
banyak menolong untuk mengaitkan jenis Iauna dengan substratnya.
5.3.2 Sifat kimia perairan
Menurut Michael (1994) menjelaskan bahwa yang termasuk Iaktor-
Iaktor kimia yaitu:
(1) Salinitas
Sebaran salinitas di permukaan dipengaruhi oleh Iaktor seperti
sirkulasi air, penguapan, curah hujan dan aliran air. Perairan estuaria atau
daerah sekitar kuala biasanya mempunyai struktur salinitas yang
16

kompleks kaena merupakan tempat pertemuan antara air tawar dan air
asin (Nontji, 197). Salinitas air berpengaruh terhadap siIat kimia dan
Iisika air, Iluktuasi temperatur dan tekanan osmosis, konsentrasi zat
terlarut dan massa jenis air. Kombinasi dari berbagai dari berbagai
tingkat tersebut menentukan jenis-jenis organisme yang mampu bertahan
hidup di dalamnya (Nirarita dkk., 1996). Pada umumnya hewan yang
tergolong dalam invertebrata air biasanya mampu menyesuaikan tekanan
air yang ada dalam tubuhnya agar selalu sama dengan tekanan air yang
terdapat di sekelilingnya (Suwignyo, 5)
() Derajat keasaman (pH)
Derajat keasaman (pH) pH merupakan Iaktor ekologi utama
yang membatasi kegiatan-kegiatan dan penyebaran makhluk hidup air.
Sebagian besar spesies air tawar menunjukkan toleransi yang baik
terhadap perubahan pH yang besar, tetapi ada beberapa spesies lain yang
sangat peka walaupun terhadap perubahan pH yang sangat kecil dan
hanya hidup dalam suatu kisaran pH yang sangat sempit (Michael, 1995).
() kadar Oksigen Terlarut
Oksigen adalah salah satu Iaktor terpenting dalam setiap sistem
perairan. Hampir semua tumbuhan dan binatang memerlukan oksigen
untuk pernaIasan. Sumber utama oksigen terlarut berasal dari atmosIer
dan proses Iotosintesis tumbuhan hijau. Jumlah oksigen yang terkandung
dalam air tergantung pada daerah permukaan yang terkena suhu, dan
konsentrasi garam.
17

5.4 Estuaria
Estuaria (aestus, air pasang), menurut deIinisi yang dimodiIikasikan
dari Pritchard (1967) dalam Odum (1996) adalah suatu badan air pantai
setengah tertutup yang berhubungan dengan laut terbuka; jadi sangat
terpengaruh oleh gerakan pasang surut, dimana air laut bercampur.
Kawasan muara sungai yang juga disebut sebagai estuaria atau
kuala, merupakan lahan basah pasang surut yang pada umumnya sebagian
atau setengahnya tertutup daratan, namun tetap mempunyai hubungan dengan
laut terbuka. Di muara sewaktu-waktu terjadi percampuran air laut dengan
air tawar di daratan, sehingga airnya menjadi payau. Kawasan muara sungai
meliputi muara sungai dan delta, hutan bakau dekat muara dan hamparan
lumpur atau pasir (Nirarita dkk., 1996).
Menurut Odum (1996), secara khusus, komunitas estuaria terdiri
dari campuran antara jenis-jenis endemik (yaitu jenis yang terbatas pada zona
estuaria) dan jenis-jenis yang datang dari laut, ditambah jenis-jenis yang
mempunyai kemampuan osmoregulasi untuk menembus ke arah atau dari
lingkungan air tawar.
Salinitas yang beragam di muara sungai berpengaruh pada
komposisi organisme yang hidup di muara sungai. Di daerah dekat lautan,
spesies Ilora Iauna yang mampu hidup adalah organisme yang mampu
beradaptasi terhadap daerah yang berkadar garam tinggi atau sama dengan
laut. Semakin ke arah sungai, salinitas air makin rendah, sehingga daerah
yang berdekatan mulut sungai biasanya dihuni oleh Ilora-Iauna air tawar.
1

Kawasan berair payau, dihuni oleh Ilora-Iauna muara sungai sejati yang
mampu beradaptasi dengan air payau (Nirarita dkk., 1996).
Nirarita dkk. (1996) berpendapat bahwa bercampurnya air tawar dan
air laut di muara menjadikan lahan basah ini memiliki keunikan tersendiri
dengan terbentuknya air yang payau dengan salinitas yang berIluktuasi.
Perubahan salinitas yang dipengaruhi oleh pasang surut dan musim. Ke arah
darat salinitas muara cenderung rendah. Tetapi selama musim kemarau pada
saat aliran air sungai berkurang, air laut dapat masuk lebih jauh ke arah darat
sehingga salinitas muara meningkat. Sebaliknya pada musim hujan, air tawar
mengalir dari sungai ke laut dalam jumlah yang besar sehingga salinitas di
muara menurun.
Perbedaan salinitas mengakibatkan terjadinya lidah air tawar dan
pergerakan massa air di muara. Air asin memiliki massa jenis yang lebih
besar dari pada air tawar, sehingga air asin di muara mendorong air tawar
berada di lapisan bawah menuju laut. Keadaan ini mengakibatkan terjadinya
sirkulasi (perputaran) air di muara. Lingkungan muara yang paling produktiI
dijumpai di daerah yang ditumbuhi komunitas bakau dan padang lamun
(Nirarita dkk., 1996).

5.4.1 Tipe-tipe estuaria
Dari sudut geomorIologi, (Pritchard, 1967 dalam Odum 1996)
menganggap sesuai membagi empat subdivisi estuaria sebagai berikut :
19

1)Lembah sungai yang tergenang adalah yang paling luas berkembang di
sepanjang garis pantai dengan dataran pantai yang relatiI rendah dan lebar.
)Estuaria jenis Iyord adalah pantai yang dalam, berbentuk U melesak ke
bawah karena pengaruh glasial dan biasanya dengan bentuk yang dangkal
pada mulutnya, yang terbentuk oleh timbunan glasial.
)Estuaria bentukan tanggul (ba7built) adalah cekungan yang dangkal,
sering kali sebagian tergenang pada saat air surut, tertutup oleh
serangkaian tanggul lepas pantai (off sho7e ba7s) atau pulau-pulau
penghalang (ba77ie7 islands).
4)Estuaria bentukan proses tektonik adalah pantai yang menurun yang
terbentuk oleh adanya kelainan geologi atau penurunan setempat, sering
kali disertai masuknya sejumlah besar air tawar.
Berdasarkan keempat uraian tentang jenis estuaria dari sudut
geomorIologinya, maka jenis estuaria Takisung berdasaran survei lapangan
termasuk jenis estuaria lembah sungai yang tergenang dikarenakan estuaria
ini masih berhubungan dengan laut terbuka dan mengalir ke hingga ke hulu
sungai.
Dari sudut hidrograIi, (Pritchard, 1967 dalam Odum 1996) estuaria
digolongkan menjadi tiga kategori luas yaitu :
1)Estuaria stratiIikasi tinggi atau ¨saltwedge¨. Bila aliran sungai sangat
mendominasi air pasang surut, seperti pada muara sungai besar, air tawar
cenderung melimpahi air garam yang lebih berat, sehingga membentuk


¨belahan-belahan¨ meluas sampai ke dasar pada jarak tertentu ke arah
hulu.
)Estuaria tercampur sebagian atau stratiIikasi sedang. Bila aliran masuk air
tawar dan pasang surut hampir sama, cara percampuran yang dominan
adalah turbulensi, yang disebabkan oleh periodisitas dari gerakan pasang
surut.
)Estuaria yang tercampur sempurna atau homogen vertikal. Bila gerakan
pasang surut sangat dominan dan hebat, air cenderung untuk tercampur
dengan baik dari atas sampai ke bawah dan secara relatiI salinitas menjadi
tinggi (hampir sama dengan salinitas laut).
Berdasarkan dari ketiga uraian jenis estuaria dari sudut hidrograIi,
maka estuaria Takisung jenisnya tergantung dari pasang surut air laut dan
musim. Ketika musim kemarau pada saat air laut pasang maka jenis
estuartianya masuk dalam estuaria yang tercampur sempurna atau homogen
vertikal, sebaliknya pada saat musim hujan dimana air sungai mengalir ke
laut sehingga salinitas estuarianmya menurun maka jenis estuarianya
termasuk dalam estuaria stratiIikasi tinggi.

5.5 Gambaran Umum Daerah Penelitian
Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu
dari sembilan Kecamatan yang terdapat di Kabupeten Tanah Laut. Secara
wilayah administratiI Kecamatan Takisung terdiri atas 1 desa (Bappeda
1

Tanah Laut, 9). Di Kecamatan Takisung terdapat kawasan pantai yang
merupakan obyek wisata menarik di Kabupaten Tanah Laut.
Kecamatan Takisung adalah bagian dari wilayah Kabupaten Tanah
Laut yang terletak pada 114,6
o
114,697
o
Bujur Timur dan ,7 7
o

,99 59
o
Lintang Selatan dengan batasbatas :
Sebelah Utara : Kecamatan Kurau
Sebelah Timur : Kecamatan Pelaihari
Sebelah Barat : Laut Jawa
Sebelah Selatan : Kecamatan Panyipatan
Kecamatan Takisung memiliki tinggi sekitar 5 meter dari permukaan laut
dengan luas wilayah 4, km

, jumlah Desa 1 buah dan memiliki panjang
pantai km (Bappeda Tanah Laut, 9).
Obyek wisata Pantai Takisung terletak di sebelah Barat Kabupaten
Tanah Laut. Dengan jarak kurang lebih km dari Kota Pelaihari atau kurang
lebih 7 km dari ibu Kota Banjarmasin. Di sepanjang pantai Takisung
terdapat area persawahan, perumahan penduduk serta hutan mangrove yang
menjadi ciri daerah pesisir pantai.
Penelitian berlokasi di kawasan estuaria Takisung Kecamatan
Takisung. Tempat penelitian yang dilakukan dengan gambaran daerah yang
memiliki hutan mangrove, semak belukar dan tentunya sungai yang bermuara
ke laut dan oleh penduduk digunakan untuk menambatkan perahu nelayan. Di
tempat ini terdapat banyak jenis tumbuhan seperti semak, herba dan pohon
yang merupakan tumbuhan khas daerah esuaria. Kondisi perairan agak keruh


karena banyaknya lumpur terlarut dalam perairan akibat dari erosi di
sepanjang aliran sungai dan adanya beberapa vegetai yang rusak disebabkan
aktivitas nelayan yang menjadikan daerah estuaria takisung sebagai tempat
menambatkan perahu (Gambar 1).





Gambar 1 Estuaria Takisung

Sebagai tempat wisata andalan di Kabupaten tanah laut kebersihan
dan keindahan pantai menjadi perhatian khusus bagi pengelola ataupun aparat
pemerintah di sana untuk menarik wisatawan agar berkunjung. Daerah
estuaria yang kotor akibat aktivitas nelayan dan aktivitas pertambangan di
Desa Gunung Makmur membuat membuat perairan menjadi keruh dan
tercemar.
Kawasan muara seperti daerah estuaria merupakan lahan yang subur
dan produktiI bagi pertumbuhan Ilora dan Iauna khas estuaria. Akan tetapi
kawasan ini sangat memprihatinkan karena rentan terhadap kerusakan dan
perubahan, baik alami maupun akibat aktivitas manusia. Seperti kondisi di
perairan estuaria pantai Takisung yang hampir mengalami kerusakan dan
pencemaran akibat dijadikan sebagai tempat tambatan perahu nelayan saat
tidak berlayar. Hal ini bisa saja membuat perairan di sekitarnya menjadi


keruh dan tercemar akibat tumpahan oli dan bahan bakar perahu motor.
Selain itu aktivitas pertambangan batu bara ke arah hulu sungai pegunungan
juga turut andil menjadi penyebab kerusakan sungai.
Masyarakat di sekitar lokasi pengamatan kebanyakan berkerja sebagai
petani, nelayan dan sebagian kecil berjualan di tempat wisata ada yang
memanIaatkan cangkang makrozobentos sebagai hiasan untuk di jual dan ada
juga yang menjadikannya sebagai pelapis tanah halaman rumah mereka.
Adapun batas wilayah lokasi pengambilan sampel sepanjang estuaria
di Kecamatan Takisung, yaitu sebagai berikut:
(1) Sebelah barat berbatasan dengan jalan raya dan pantai
() Sebelah timur berbatasan dengan semak, pohon dan vegetasi estaria
() Sebelah utara berbatasan dengan rumah penduduk
(4) Sebelah selatan berbatasan dengan rumah penduduk
Berdasarkan hasil survei awal yang dilakukan di tempat penelitian terlihat
bahwa Kecamatan Takisung merupakan salah satu kawasan yang mempunyai
ekosistem yang kompleks. Dimana terdapat ekosistem herba, semak, estuaria,
padang rumput dan ekosistem sawah. Dalam dunia pendidikan, kawasan ini
cocok untuk dijadikan sebagai laboratorium terbuka seperti pada
pembelajaran ekosistem laut pada hewan invertebrata khususnya hewan dasar
perairan di SMA kelas X.



4

VI. METODE PENELITIAN
6.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Penelitian akan dilakukan di kawasan estuaria Takisung Kecamatan
Takisung Kabupaten Tanah Laut. Penelitian direncanakan dilakukan di 1
stasiun dengan tiga titik pengamatan yaitu tepi kiri, tengah dan tepi kanan
sungai estuaria menggunakan alat pengeruk (Ekman Grab) ke arah hulu
sampai salinitas 17 ppm.
Secara keseluruhan waktu yang masih direncanakan dalam penelitian
ini adalah 6 bulan yang meliputi masa persiapan (survey lokasi penelitian dan
penyusunan proposal), pelaksanaan penelitian, pengumpulan data, analisis
data sampai penyusunan skripsi.

6.2 Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah semua Makrozobentos yang
terdapat di sepanjang estuaria Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut.
Penentuan sampelnya adalah Makrozobentos yang masuk ke dalam
perangkap Eakman Grab pada 1 stasiun dengan tiga titik pengamatan yaitu
tepi kiri, tengah dan tepi kanan ke arah hulu hingga batas salinitas 17 ppm
(pada saat survey pendahuluan berjarak 75 meter dari pantai).

6.3Alat dan Bahan Penelitian
Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu:
(1) Salinometer digunakan untuk mengukur salinitas air (ppm).
5

() DO meter digunakan untuk mengukur oksigen terlarut (°).
() pH meter digunakan untuk mengukur pH air.
(4) Termometer, digunakan untuk mengukur suhu air di lingkungan
kawasan penelitian (

C).
(5) Lup, digunakan untuk mengamati morIologi makrozobentos hasil
penangkapan.
(6) Bola pimpong dan tali (metode apung), digunakan untuk mengkur
kecepatan arus dengan memperhitungkan waktu yang diperlukan oleh
alat bantu dalam menempuh jarak tertentu (m/detik).
(7) Tali atau pita dan pemberat, digunakan untuk mengukur kedalaman
perairan (m).
() Rol meter digunakan untuk mengukur jarak antar tiap stasiun
pengambilan sampel (m).
(9) Kantong plastik, digunakan untuk menyimpan sampel makrozobentos
yang ditemukan.
(1) Kertas label untuk memberikan label pada sampel hasil penelitian yang
didapatkan.
(11) Kamera digital, digunakan untuk membuat dokumentasi penelitian.
(1) Kertas milimeter blok, digunakan sebagai alas untuk meletakkan
sampel yang ditemukan agar mudah didokumentasikan.
(1) Saringan dengan luas 1 x 1 m dengan mata saringan berukuran 1 x 1
mm, untuk menyaring tanah lumpur.

6

Adapun bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah:
(1) Sampel makrozobentos yang ditemukan.
() Sampel tanah untuk mengetahui unsur substrat tanah
() Formalin 4°, digunakan untuk mengawetkan sampel makrozobentos.

6.4Prosedur Penelitian
Menentukan area pengamatan yaitu daerah sepanjang estuaria
Takisung Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut sampai dengan
salinitas 17 ppm ke arah hulu. Pada saat survey pendahuluan berjarak
75 meter dari pantai dengan lebar sekitar 1 meter. Daerah penelitian di
bagi menjadi 1 stasiun dengan jarak antar stasiun ditentukan setelah
mengetahui jarak sungai ke arah hulu hingga 17 ppm (pada saat survey
pendahuluan berjarak 75 m). Tiap stasiun terdiri dari tiga titik
pengamatan yaitu tepi kiri, tengah dan kanan sejajar garis lurus dengan
- kali pengulangan. Pengambilan sampel dilakukan secara transek
vertikal yakni ke arah dasar sungai, pengambilan sampel pada tepi kiri,
tengah dan tepi kanan sungai.
6.4.1 Tahap Persiapan
(1)Melakukan observasi lokasi penelitian.
()Membuat surat izin penelitian.
()Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam
penelitian.
6.4. Tahap Pelaksanaan
7

(1) Menetapkan areal penelitian di sepanjang estuaria dari muara
pantai menuju estuaria ke arah hulu hingga salinitas perairan 17
ppm (lampiran).
() Menentukan 1 stasiun pengamatan ke arah hulu sungai hingga
batas salinitas 17 ppm, setiap stasiun terdiri dari tiga titik
pengamatan yaitu tepi kiri, tengah dan tepi kanan secara sejajar
dengan - kali pengulangan. Jarak penentuan titik untuk
daerah tepi ditentukan setelah pengambilan sampel pertama
menggunakan ekman grab hingga menemukan substrat lumpur
atau pasir dan berlaku untuk pengambilan sampel berikutnya.
() Melakukan pengambilan sampel pada setiap titik sampel dengan
menggunakan pengeruk Ekman Grab dimana kedalaman
estuaria berkisar antara 5 m dari dasar perairan dan
memasukkan dalam ember.
(4) Mencuci dengan air bersih dan menyaringnya dengan saringan
bentos kemudian memasukkannya ke dalam plastik dan
memberi label.
(5) Mengelompokkan jenis makrozoobentos yang ditemukan dan
menghitung jumlah jenis makrozoobentos pada tiap titik sampel.
(6) Melakukan pengukuran parameter lingkungan yang meliputi
salinitas, suhu air, pH air, kecepatan arus, kedalaman perairan
dan oksigen terlarut yang dilakukan pada kawasan yang sudah
ditentukan dengan kali pengulangan.


(7) Mengambil sampel tanah pada setiap stasiun untuk diukur
kandungan unsur hara tanah yaitu :
a) C Organik
b) S (SulIur)
c) Fe (besi)
() Mengambil Ioto setiap makrozoobentos yang ditemukan.
(9) Mengawetkan makrozoobentos dalam botol sampel yang diberi
Iormalin 4°.
(1)MengidentiIikasi makrozoobentos yang terambil dengan
menggunakan buku pustaka panduan Edmonson (1959), Dharma
(19), Djuhanda (19) pustaka yang relevan, pengamatan
bentos di Laboratorium Biologi FKIP dan di validasi oleh Dra.
Asri Lestari, M. Pd.

6.5Analisis Data
Data diperoleh dengan cara observasi yaitu terjun langsung ke
lapangan dalam pengamatan dan pengambilan sampel dan analisis dengan
mangacu pada pustaka yang relevan.
6.5.1 Untuk menentukan jenis dilakukan dengan identiIikasi jenis
makrozobentos dengan menggunakan pustaka; Storer (1971) dan
Verma (1) dan pustaka lain yang relevan.
6.5. Menetapkan Kemelimpahan dengan menggunakan Nilai Penting (NP)
menurut Michael (1994) yaitu sebagai berikut :
9

NP ÷ Nilai Penting
Kerapatan (K) ÷ Jumlah individu suatu spesies
Total cuplikan
Kerapatan RelatiI (KR) ÷ Kerapatan suatu spesies
Kerapatan seluruh spesies

Frekuensi (F) ÷ Jumlah cuplikan ditempati suatu spesies
Jumlah seluruh cuplikan
Frekuensi RelatiI (FR) ÷ Frekuensi spesies
Frekuensi seluruh spesies
NP ÷ KR ¹ FR
6.5. Menghitung indeks keanekaragaman (H`) menggunakan rumus
Shannon Wiener (Odum, 1996) adalah sebagai berikut :
H ÷ - _ Pi Log Pi
Keterangan : Pi ÷ Ni / N
Pi ÷ Kemelimpahan proporsional dari jenis ke-1
Ni ÷ Jumlah individu suatu jenis dalam komunitas
N ÷ Jumlah total individu semua jenis dalam komunitas
H` ÷ Nilai indeks keragaman
Berdasarkan indeks keanekaragaman jenis menurut Shannon-
Winner (Fachrul, 7) dideIinisikan sebagai berikut:
a. Nilai H` ~ menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis pada
transek adalah melimpah tinggi.
b. Nilai 1 _ H` _ menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis pada
transek adalah melimpah sedang.
X 1 °
X 1 °


c. Nilai H` · 1 menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis pada
transek adalah rendah atau sedikit.



VII. 1ADWAL PENELITIAN
No. Tahapan-tahapan
Bulan ke-
1 2 3 4 5 6
1. Persiapan (survey lokasi penelitian
dan penyusunan proposal)
x x x

. Pelaksanaan penelitian x
. Pengolahan data x
4. Penyusunan skripsi x x











1






VIII.DAFTAR PUSTAKA
Ardi. . !emanfaatan Mak7o:oobentos Sebaai Indikato7 Kualitas !e7ai7an.
http://tumoutou.net/7*41/ardi.htm.

Asmawi, S. 1994. Manajemen Kualitas Air. Fkultas Perikanan. Unlam,
Banjarbaru.

Bappeda Tanah Laut, 9. Kecamatan Takisun Dalam Anka.
http://docs.google.com/gview?url÷http://www.bappeda-tanahlaut.inIo/
dokumenku/pdI/kec/takisung.pdI&chrome÷true. Diakses pada tanggal 1
Agustus 11.

Cappenberg, H.A.W. . Moluska Bentik di !e7i7an Mua7a Sunai isadane,
Tane7an, Banten. Oseanologi dan Limnologi di Indonesia (). 4:
1-.

Fachrul, Melati Ferianita. 7. Metode Samplin Bioekoloi. Bumi Aksara,
Jakarta.

Goldman, C. R. 19. Limonogy, Mc Graw-Hill International Book Company.


Hendrasarie, N. 1. St7uktu7 Komunitas Bentos di Kawasan Man7ove !antai
Situbondo. JURNAL AKSIAL, Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol , No.
, Desember 1, Hal 1-15.

Hidayat, J.W., K. Baskoro & R. Sopiany. 4. St7uktu7 Komunitas
Mak7o:obentos Bentik Be7basis Keke7uhan di !e7ai7an !elabuhan
Tanfun Emas Sema7an. BIOMA Desember 4 Vol. 6 No. , hal 5-
56. ISSN : 141-1

Ihsan, I. 1999. Indeks Dive7sitas Mak7o:oobentos sebaai Indikato7 tinkat
!encema7an Sunai Tanipah Kecamatan AluhAluh Kabupaten Banfa7.
Skripsi Program Studi Pendidikan Biologi. FKIP UNLAM, Banjarmasin
(tidak dipublikasikan).




Manurung, Binari. 1995. Dasa7Dasa7 Ekoloi Hewan. Jurusan Pendidikan
Biologi FMIPA IKIP, Medan.

Michael, P. 1994. Metode Ekoloi Untuk !enyelidikan Lapanan dan
Labo7ato7ium (Te7femahan Yanti R. Koestoe7. Usaha Nasional, Jakarta.

Nirarita, N.C.H., Prianto Wibowo, Shanti S., Djupri Padmawinata, M. SyariI,
Yeni H., Kusniangsih, dan Lidiya Gr. Sinulingga. 1996. Ekoloi Lahan
Basah. Buku Panduan untuk Guru dan Praktisi Pendidikan Direktorat
Jendral Perlindungan Hutan dan Pelestarian. Bogor.

Nontji, A. 197. Laut Nusanta7a. Djambatan, Jakarta.


Odum, E. P. 1996. Dasa7Dasa7 Ekoloi. UGM Press, Yogyakarta.


Perkins, EJ. 1979. The Bioloy of Estua7ies and ostae Wate7. Caademic Press,
Yogyakarta.

Romimohtarto, Kasijan dan Sri Juwana. 5. Bioloi Laut Ilmu !enetahuan
Tentan Biota laut. Djambatan, Jakarta.

Soemarwoto, Otto. 1994. Ekoloi, Linkunan Hidup, dan !embanunan.
Djambatan, Bandung.

Soetjipta. 199. Dasa7Dasa7 Ekoloi Hewan. Fakultas Biologi UGM,
Yogyakarta.

Suwignyo, Sugiarti, Bambang Widigdo, Yusli Wardianto, dan Majariana Krisanti.
5. Avertebrata Air. Penebar Swadaya, Jakarta.

Tulungen, J. J., M. Kasmidi, C. Rotinsulu, M. Dimpudus & N. Tangkilisan. .
!anduan Oenelolaan Sumbe7daya Wilayah !esisi7 Be7basis
Masya7akat. USAID-Indonesia Coastal Resources Managemen Project.
Koleksi Dokumen Proyek Pesisir 1997 .

Welch, E. B. 19. Ecoloical Effects of Wastewate7 hapman & Hall,
Cambridge University Press, London.

Zattoli, R. 19. !enanta7 Bioloi Laut Jilid I. Terjemahan. Mosby Company,
London.
































4


































Lampiran 1
SKETSA DAERAH PENELITIAN
5



SKETSA DAERAH PENELITIAN (diperbesar)





















Keterangan :
: titik sampel
: arah pengambilan sampel


x meter
17 ppm
ke arah hulu sungai
LAUT
WILAYAH ESTUARIA
6

Lampiran
ModiIikasi Determinasi Jenis Filum Mollusca

No Ciri-ciri MorIologi Pengamatan Pustaka **
1 Cangkang:
O Jumlah (tunggal/ ganda)
O Bentuk (Pipih, oval, bulat,
lonjong,)
O Struktur (kuat/ rapuh)
O Ukuran (panjang)
O Permukaan (berduri, licin,
kasar)
O Bibir (bergerigi/ tidak;
bergelombang)
O Warna



Kaki:
O Ukuran (besar/ kecil)



Habitat
4 KlasiIikasi *:
Filum :
Kelas :
Bangsa :
Anak bangsa :
Suku :
Marga :
Jenis :
5 Gambar Hasil Pengamatan








Gambar Pengamatan Menurut Literatur

Keterangan:
7

,-9,9-,80:2,850808,3/,32,2,,,7,3-07,39:35,/,089:,7, 80-,, 9025,9 -073/:3 /,3 203.,7 2,,3  /,3 80-,, 9025,9 :39: -070574/:8 /,3 9025,9 9:2-: /,3 202-08,7 -, 80:2, 850808 ,3 /,3 :/,3 %::303/    $:,9: 43805 80397, /,,2 044 ,, 0488902  ,9: 8:,9: 88902 044,3907-039:40:-:3,392-,-,,39,7,2,:/:5/03,3 3:3,33, $402,7494    ,3:7:9 ,3:7:3   203,9,,3 -,, 2,: /:5 90780-:9 /,5,9 /:5 /,,2 950 ,-9,9 ,3 -07-0/, 907,39:3 -,,2,3,708543 /,3,/,59,83,907,/,5 43/8 /,3 8:2-07 /,, ,,2,-9,99:803/7803,2030-,-,30,30,7,,2,32,:/:5/ /,,28:,9:0488902  4254303 ,-49 :9,2, /,,28:,9: 0488902 ,/,, ,7 ,3 8,3,9 /507:,3 802:, 2,: /:5 / -:2  /,3, ,9;9,8 2,3:8, /809,7 3:3,3 507,7,3 ,3 /,:,3 9,35, 202507,9,3 3:3,3 809,7  ,,3 202-07 /,25, 30,91 -, 3:3,3 90780-:9  !07:-,,3 1:38 ,,3 2:,7, 8:3, 089:,7, 203,/ 9025,9 50,-:,3 507,: /,3 ,5, 30,,3 207:,5,,3 8,, 8,9: .4394 ,9;9,8 2,3:8, ,3 /,5,9 207:8, /,3 203.02,7 3:3,3 507,7,3 3  , , 90780-:9 907:8 /-,7,3 2,, ,,3 203,3: 08488902 507,7,3 805079 7:8,,3, -0-07,5, ;009,8 / /,07, 537,3 8:3, /,3 203,3: 0/:5,3 -49, 507,7,3  9072,8: 0,3 /,8,7507,7,3 -03948  $,, 8,9: -49, ,7 ,3 203072, 503,7: 503.02,7,3 ,/,, 2,7444-03948 ,3 207:5,,3 0,3 /,8,7 507,7,3 ,3 8073 /,/,3 



80-,,-43/,9473:3,3:39:20309,::,9,8503.02,7,3,7 $0,3 9: 2,74444-03948 -07:3, /,,2 0/:5,3 2,: ,3 ,3 /,,2 , ,73 2,,3,3  0,3 3 -,8,3, 202,,3 9:2-:,3 ,7 ,9,: 0,3 27444-03948 /,3 207:5,,3 0,3 808 ,9,: 200,9  :, /,9,,3 -07897,,95,/,507,7,3,9,:03/,5,38:3,  7,820 507,7,3 -07/,8,7,3 -039: /,3 0-,8,,3 /:53, /443,3 203,/ 5071943  5,3943  30943  30:8943 /,3 -03948 $40959,   03:7:9 ,.7:    03948 ,/,, 47,3820 /,8,7 507,7,3  -, -07:5, 0,3 2,:5:3 9:2-:,3  -, ,3 /:5 / 507,7,3 /,8,7  ,9,:5:3 / /,8,7 507,7,3  42:39,8 44-03948 907/7 ,9,8 2, 04254  ,9: ,744-03948  !4.,09,  7:89,.0,  .34/072,9,  /,3 04254 ,3 ,3 907/7,9,8-0-07,5,9,8430.805079$5:3.:/,0 !4434547, /,3,33,  0.,2,9,3 %,8:3 207:5,,3 8,, 8,9: /,7 802-,3 0.,2,9,3 ,3 907/,5,9 / ,-:50903 %,3, ,:9 /,3 80.,7, ,/23897,91  ,, 3 907/7 ,9,8  /08, ,550/, %,3, ,:9      0.,2,9,3 %,8:3 3 907/,5,9 4-0 8,9, 5,39, %,8:3 ,3 203,7   8,3, 907/,5,9 2:,7, 8:3, 203:: ,:9 ,3 /80-:9 089:,7,  %07/,5,9 -,3, 038 -49, /,7,9 2,:5:3 ,7 ,3 /:5 / /,07, 3  ,3, 8,, 1,:3, 9079039: 8,,, ,3 2,25: -079,,3 5,/, 43/8 ,3/:3,3 ,7,2 ,3 -07:-, ,39,7, ,83 /,3 9,,7 80-,, ,-,9 /,7 5,8,3 8:7:9 ,7 ,:9  $,, 8,9: 038 1,:3, ,3 90780-:9 ,/,, ,744-03948  !,/, :2:23, ,-9,9 0,3 ,744-03948 -07,/,/,79,,7 ,7,:9/,3/,07,089:,7,  



7.9 507.3 80.  !07:-.3 8.9./.07..$05./:3.3/.3 /.92..3 90.35.3 907.3 0..3: 5.3  203. 0-:9:.3 07./.2..: 9:25.: 80/2039.9 93.3/ 809.803.3 9072.3507.3.7 09. /.3 2030-../ 2:/.:507.3 40 8.3 -07-0/.3 ..9 /.7.%.2.9 -.8 5030-.3 3/08 .88 02025.5.3:  -49.3 897:9:7 42:39.3 9/.3.7 .744-03948-039 /.//.8    .3 /.3 2.8 -49.-:5.7.7: 0/:5..8.- 503/..3: 0802-.: 24947 /.  !0309.9/    007:.3 8. 3 203.8 5.8:.0  $1.7 93.8: 3907./ 07: /. 089:.39.7444-03948 / $:3.9.0.7:2-.3 50309.3/. -0/.3.3907..3 .7:9  202...:30.3 . :2:2 203.7.3 -49. 0.-49.2.8 2.3 :25:7 .30.90780-:9202-:.3 203.:.9.9 .7 /.9:5.3 -07-0/..:.7: 0/:5.3.5. 202503.7.7.3.3  202503.3.7 2../.3 0. 3 203.3 1494839088 1945.0789.9 0.7444-03948 ..: /.3 0..5. %. 507.88 3/08 /.3 .  /./.3. 8:-897.3 0.. 07: /.9 /     :.3 203.9.: .703.7.3 .3 907.3907.3 203.2-.7 .7:8 -07:-.-.903 -. /.3.3 .0789.744-03748 /   ./.5 9025.8:3..8. 5.373. .3 .3   203. 9..3 .3 50309.3943  203:7:3..5./.3.3943 3.3.3 2.9 9.9   203.3 23.3.5.. 0.3 /./.02.5.8.: -07.907.3 88902 2.3.7 507.9 .7 /902:..8.3.7.3 080/..8:3:2:23. 907/. 83.3 4803 907.9507.7.7 -.7  3/. /. /.3.32.7 2:. 9078:85038 40 50707.  .5503-07    07/./..7.7: 57.3 : .3 ..3 ..9 202503.5.3 507.3 5073.3 2.9.3089:.30..7 .9 2:/.8 3:3.0.3 /.9..3  850808 /03.9025.33.3.380-.-.703.7...503.7.

.    203.3 .7.93.3/:532.%.5 2.33/08 ..8.:9     !#&&$%$$ 07/.88 54.5 50309.3./. /897-:8 /../.0789.3 .7.8:3 0. 0.7.3 50309.8 2.30.3 07-43 .32.3 02025. /. ..3 08972 .3/..3  038 /03.7 .39039./.2-.880-.9.3 3 .3 / . .-07:9   0.9    203.3  07/.3 /:5.9..3 %.7..9.2.3 -07503.9..-:5..9.7 -0..9.3 8:7:9 .2.3.3 2.:850808    .3 /03.90.3 /90:8:7 8.3 2.3/.744-03948 / .:9 907...8   :7.0789.33.2.:.3 49.39.5.3 3/08 .7.8:30.53 .3 2.903%./.7.30.-:5.-.744-03948 .350309..3:7.7 $0.3 2..3/909/-.3 ..744-03948 / . 0.7.. -.3.2.302025..25.32.3 8..3...0789./.3 /909 205:9 038 /.9.3 8:3.744-03948 .744-03948.53 20302:.8.9.9 5..33/08.30.2. %.9.3 .5..3 -07.83 20302:.3 0..3 50309.8:3. %.8.3 /902:.7: 907.3..3.3  850808 /03.3%.8 ..8.3 089:.7.3 0.2.8    $0/.7..8-0:2.3 8:3.3 2.7.88 0.2..3 089:.7..7444-03948 / .2.-:5.3.3..8.3 .3 0.8    .72.9038.507.3 909..7.8. 507:-.3  850808 /03.7444-03948/8:3..2.25:-079. 507:2:8.3 097. 089:.9.:9  .903 ./.8:3..794 :.8 2.    038 038 2.2..903%.3.30.30.8.3/.2 50309.. 20302:.9.903 %..-:5..:.7.

750309. . :39: 20309.3   $0-.3 31472..8 2.: 0.0789.3 .3:7.31.3 544-.3.:.3/..9 50307: 2..8.:9   ' %!% $08:.3 / 909 //.2.744-03948 / .5./.30.2-:3 .39....7.350309.3205:9.3 089:.9.3 502-0..0789.3 /.8  80208907  9039.88.9: 507.. /03.7 439   9039.3 503:3./...3 44 ! &3.3 3 .9. !747.9.3.8:3 0.744-03948  /50740 /03.7.8:3 .0790-7.9 .33/08.8  :8:83.3 089:.3 8..7..3 203:3.2.7.3 2.8..3..7..9.3 .8  552 0 . . -.3/.  $0-..  02025.5.350307.2.8    ..33..::    .8 43805 /.7.7.!0393/.8.3.9    .3 7. -.3 087.7.9.3 / $ 0.8.7.72./. 2.83  9039. 2.    %&&!% %::....5.3 50309.8/.3 2.. -.30.25.2 $9:/ !03//.8 .3 %..  %.30.39::.-:5.8.:7.903 %./03.9.3 8.4443.3 .344 0.

3343 03307  %::.7809..8 47. 42:39.30.7..3 %.32.3820 /.7.3 80-.0789.2 -07-.8.3/.   '  %&!&$%   0.3:93.9 /507:3.3 0.. 2.9: 42:39.9 /..: /:5  0.3 089:.038./:/.8 /.3 :2.9 /. 8:.7.2.7 8:.8/..3 038 .30.73-07.9:7.//.3/242:39..3 8:.-:5.3 3:3.3 /.907.3  3/08 0...3 907/. :39: 202-.-.8:3 .7 /. 080:7:.8..7 507.8 90780-:9/.3/03.2...3 803/7 /..8:.30...2.2..3 207:5.3 .7.3/3..3 207:5.9 .8 .9 /.7.9.3343 0307  3/08 /.8 /.9..2.7. . 93.9. /:2   0.2.0789.9 -07:3.23. -.2.3.02..7.3  / .3 507.50309.9 /9039:.3 .3.90907.30.3:7:3  203./.7.3 203:3.9.3/.. 2.28:.3:2.5.903 %./.3-..3 /03.9.9 9039.9: 3/.9: 42:39.9: -49.3 80-.30.7.5..7:    0.3 /.90473 . %.3 5..5..3 -07-.9:7.3..3.2.3/.7$..9: 81.2 8:.8:3 0..309/..20907 .9 /09.947 503.7.3 0488902  0.7.7 3/08 0.5..7 /..3 207:5. $0-.7494   0..3 038  03 /. ..2.3 31472.3 8:.7.:39: 203::793.3:2.3:9.3 8..5038//.7. .30.3 03:7:9 $402./.8 -.5.380.30.3904731472.8$.: /.30.2.3 .3 /:2    03:7:9   .23..30.9: 93..7. 80-.3 207:5.2.9: 88902 .:9 /..33/080.8.7.

23.3 -07.07.7 /..3.2-.3.: 907503.7 .3 /. 07.2.$.947 545:.340   090780/..2 0.7.:5:33/.2 0.3 850808 3/08 .9/80-.3   $:.89.39.5 80-.5..3.02./.9. 81.: 0.2 80.  28./.2 47.3/.9.3 0309 /.5./.897. 8:. 00907403. 7/    03:7:9 .7.038.3   .7.3 .8989.8 -.32.8 1034945 /.30.39.28.-9.2 3/.3 ..3/..907-.9: 42:39.9    42509947 502.3 .5.2. 803. . 0.3  $50808 .9 18.3:8.2. .-. 2..7.53:3.3..907/.8  03:7:9 $40959.8 /...5.38.3 /.. 5030-.32025.5../.7 502..3 2. 2:/. -07.3 :3 :39: 203.9-0-07./ / .9 /0..3 038 93  . 9:2-:.7 ...907./: / /.9..7 / /. -07.3 8:2-07/.2.    07..:5:32. 02025.38.7.3 2.3 907.3 850808 /...7.39:3 5. 2030259. 07.3/.   203.2.83 038 93 /. 5.7.2. /./.: 47.8.3-44847.39:3 5.3 .3 038 /80-:9 :.3 038703/.  !4.40947  07.5....3 93 /3.   503:7:3.9: 42:39.9...3 897:9:7 42:39.8 . 503.7 54.3 .3 /.23.3 80-..7.2.349.3820 3/.9.9.3  ..3.83 2.2./. .3 .3/.9/:33. /.9: 9.:5:308920..2...3.../:. . 3:3.9 :. 2.3 2025:3.    !.0   897:9:7 8:..3 038  207:5. .9.-9.3 90780-.9:.5.7. 5030-.7.8 0/:5.2.8 /../.9 .9...30.3 -.8./.3.38.38209:803/7 07..8 / /..

.2 -3...303948 .47.. 2.320.3   .7...83 2..3 .3-07..0   -07.9 9025.2.7.3 0- -08.: /:5 / /. 2.5.9.3 -03948 /-0/.3/.7 -.2. .3.-9..3820 503:3 /.-03948.9 9079039: /. 20309.9:  07  2..: .7 507.8 9: 8.9.9 803/7 803/7 80..95.3 .3  8:3.3./.8 0.744-03948  488902507.7.70 .9.3.7./..3 -0-07..7:    203. 545:.8.3 /:5 5. /.9 5.9 ..3820.9.. /.7.3 //.30./:2030-.8.: /..5./: 80..:807.320.:9.9.9 5.2 04254 04254 /.3//. -03948 /-07.2 .3   %3:..: / /.3.9.83 545:.8   5030-.8.2 -0-07.  4.3 8.: .9 /.    03:7:9 .9.7 507.3 .8.3-.2:2.:-07897..9: 8.7.3 200.7.9 . /../.3&2:29039.390780-:9  03948 ./.32021./: 3/.9047  5030-. / /.2 80/203 507.2.2.:0-09:.3 $40959.3 -07897./...7/. 47.9././.3.8 0- -08.3200.8.7.203.23/.33..: 4.  03:7:9 ..802:.3/:55../.3 5.25.3  ./.3 8.3 20304254  /2.7. 90758.87  -.9:7.9.5./9..3 0383.3 .:5:3 8.7.3.8.3907.7 .: 80/.2/./.:5:38:3.7.:/:5 / /.9: .30.7.2 9025.9..3 9:2-:.3 -.2 /2. 9025.3  /. 3/.7. .3 203:7:9 . .:25:7 5.3 /./: 3/.9.7.3.30.:39. 9025.. /.7507.:3.7.994    0.3 20304254 /.5.:9  /.2/./.   5030-.5 2030250  20203/0./: 907/. 47.8..3 .7.7 507.47.2  /.3 907.. .7  03:7:9 /:2   -03948.30./: 3/.9 .2 42:39.2.2.7 . 207:5.9.  .:3 203:7:9 3/   /..3820.7.

9./-07/.9: 47.74 3.7../2. 2.2/..3 0.73.9:   .3-03948-07/.98.3.7.!74944.9.7.3 !74944. .90.30-07./5072:. .9.7  .39025.7 ..3 /:5 / 5072:.9 8.3 5.5.  .3 90703.8.3 /.3 -07::7.7.3..3 2. -07:5. 8.322   084-03948  .9.7 507.3.0..-09:5039380-.3    31.39:-:3.3 /. .7.3 -08.: /:5 / /.3 2.:3.3.:-0707. /.7507.3 2228.9./.3/.9.3 /.47.8.3 0.8.7 507.7...3.3820 .9:47.0790-7.3 -07::7.3 /:5 /5072:.    03:7:9 . . 0 .38.3  22 28.9: 47.70 ./.8..8.3 7:89.3  /:2   20304254.3 ::7.0.3 -07::7. .7.74-03948  .3  03948 .3-03948.43943.8.5.  .3 9/.3  -.7.:5:3 / /.203.3 /:5 / /..9 200.58.3  22  909.5.9047 .8.994  202-.9200.: /05489 ..3820 .     .85:9  ..8.3203. ../.9: 47. 0.:507.:5:3 9:2-:.33.3 203:3:.33. 443.9: 47.43943.9 8.3 ::7.3. /.3  -.7507.5 9079.07.7.3  200.3 1:38 0..9/:53.3 203.3820 ..9:   51./ 9.3::7.9..3820 ..73.3820/.    74-03948.73.7.9 200.7 507.3 -03948 203.:3...:1907100/07 .203.2./.3 .3 .3::7.8.73.3 -.3 /.3820 /.7:   203.73.

.9.3 -./. 80-.9..7 /:5 80.3 9072.30.3 -07-0/.3 /:5 -03948 907/.: -0707. -.3 -07/.9.0..381.5.5 507:-..3.3. 0. 503.3 50707. 53/. 80.70..5.3 0.3 50.2.9: 2:/.3.3 /:53.9./.. /03. .9:/0. 53/. 8..3 947.5 /.3 /.3 907.. /. 70.30943  3:3.7..2-.30--08.7.3-087.3 4/2.3./.3.9 82.0790-7.3 70.9. 802:. 038 /:5 80-../.8 /.3 5.8: /.      . /:.7.. 20309.  !./.3 8:-947.3-03948/-0/.9.3  7. 807../.3 .7507.9.80.. 43. 507.382/.8.8.8.35:. .3-0753/.3   #4803-07 /. 2.3.03:7:9!0738  0.8 0. 947.  443.3 /:53.3 -. .7 85:9 .-9.80-.:.93. -03948 .35..907/7/.8/:./../.3 2.2 7/    203.3 507.7. 038 038 . 5.3 3:3. /./.  $0-.9 .39.3:93. 0.80.3 .2 04254 3.03/07:3 9/.3 -03948 .3.33.2.7 503.8.3 7:89.47.3 .2. -0753/.-.7 -03948 .81 $0.79503809.7.. 203072. .3 .91 2:/.7: /..3.3.7444-03948  ./. -03948  0-07. .7 $0-.8.74  04254 3 0- /03.3 .9: 443. -0753/.7444-03948 2025:3..3.3820 .9 50393 /.28:83:9703//.443.3 #08   /.. 9/. 8.3 5.7.. 907.9 ..7 3 /-0/. 5741:7/.3 ..3. 43.3 8. /.3/80-..91/.9 5. .0 . //0391.02.. 5...

/.9.399.2-..5.7-./.3 507.9 %07-:. 20309.7:    03:7:9.8.9.4.7.5.3 /..3/:3.   .:. /9039:.: 9.253 .3  0.3 0907403  803..8.30./7.2 /. 8:.7. .9 /.33:3.9 89.3. :..8.7 04254 0.038/03.3 203.9.7-:7 8:7-:7 309  /03.:.-.35.3 203:3.3 2094/0 97.3 80:2./: -03948 /.3   0-07.3 903 503. .3 90.8...3 :2:7 .3 :39: 203/:.: 5.. -03948 0- .:39:20708543203/0908 0.3 5074/0..2- .3 803.5. 202:33.:80025.7..3.2-.3 :39: 203/..0  /.3 /.9 /:3.7 507./.../.3 5.9.3 .87  /03.9..3-03948207:5.9: 9025.3.3.3 7.3-039489/..1:2  !03.   202-07.947 3:3.3 :2..3.30.380.7 5. 4.7. /03.3 -03948 /.7 .3 -03948 907/7 /..   0.7:   2..9 /03.3 . 038 /. /.-071:9:. 8.: .:.9:  0..3 .8:39:89:/:./..9:49.9/.3/.3 :2.2507 :39: 507.37. 203.0.3 5.88.7.3/42 ...8:.3 .4 /:3.9.3 /:.- 8....3.380 :.7:3.7.3-07:-.3. :.3-07-.5 /03.2-.38.4394 8:-897.3 /03.8 .-::78.3 -03948 /:53.8   0.3:39:20243947:.9 :39: 507.250 /.9.3 50307:. /03./.5. !03. -43/..3 .3 /03..7.3 :25:7 /.32:/. 3/.3 203:3.3 ..91/.3 80-.3. 7. .3 9:3./.7.9 /507:3.3 .7.

 -078./.739.73. /.3 40 47. :.3/09.9...39.3 47.9:   $:: 439  203.8: 1.3 .. 203:954.7  .  8:: :/.2.7.3  002-.8.05.9 /03.2 . 5:3 !07:-.7  2085:3 -07..2-8.3 :/.7 5072:.3 0.7.:7..3  503:.7.947  1.7  0 80-.8. .33 /..3  803./..7 .9. :. 202503.3 03:7:9 .7: 47. 50393 /.94718.3 5.3 :8:8 80/02.8 7.3   $1.3 0 /. :2:23.3   ..5.7.05.    $1.33.3/.7: 40 1.2 .. /503.8 .- 9:  8:: 5072:.  0.3943  .9.7.98/.3820 0. 50307: /-:.3 .3 ::7..3820 .2 24/1.3.7.2..7.9.3 -.3 ..3507.  0.39.8.9.8..2 /.2 503039:.7.3 9072.7/507.:7.8.9.3.2 8.0    070.7 -07.3 .7.3-.9/.3.35. .3.05.3 0/.7:9  /.8 907.2503.9..-.9: .3 5030-.7.8 2.2..918507.7 805079 9: 907.3 390389.5.78. .2:82.3.7:8 !0753/.9.7. -07-0/.7 .32./..3 -:.      $:: .05.3820 5.3.8::.3 .3 /:5 /..3:8.9.3 /507.3 203.7.3:3.5.947 20907044 .7 /5072:.9.:/.3    0.3 ./.7.3 .9  49.0   2030..07./.3.3 -. :2:23...7 203.0     0/.:89.0723 /.

3 .8.2 2.  0/.3820.3/.3 .3 /9.2. ..3 .3/:5/507.9: 0488902 ..2. /. 0073.2.7: :2.9 202503.7444-03948 .3.32025:3.3 /-07 502-07.-.3 .2 20907  /...2 8:.7 .5. .3-.2 4.3 /9. :.7 809. 502-07.3.3 89.3:./897...7.2 .203039:/.842:39.7   . 507.    203:7.3 20307.7.: 5.350393-. -07-0/..58. 803.3 .790 9.507./.98 .3 0- -08.7 /80-..5.3.2-.73.7  0/.3 038 /..3 .9 /.3 507.3.5.303 / /.3 .39025. 7/      390389. 0/.3 /.3. ./.3 0/...$0-:..907.9..3 8./.2  /.3  8.3/.2. /.3 40 :25:7  5.7 /.8.703.7. ./.2.0/. -. 9.7 /. /.3/.7 8079. .3507.3202503..2.239/.3. -.3 0/.3/.2.7: 025..2.8.3. 5072:...7 202503.7 .8 /03.3.3  !.3.91.9 /5. . 90780-:9 0- :7.7 /...3 .3 ..9 /-.5 ..2.3.9..7 507.. 5072.3 07: /.7 -49.2 20907  /9:7:3.3.3 /897-:8 44-03948   .7.8.7  007:.3 -07-0/.3 9.3943  !0302-:8..3 /:3 40 2./.3 18448 /.7.3 203.7/-.    007:...3 /7489.5:.3.47.. 03:7:9#42249.3 .-.  54943...9 90.3 0- /.25.794/..3 8.3 -079.3 83.3    .3..3 20302-:8 5.3.5.99:2-: 9:2-:.3 .3 . /-:9:.8203:7:90/. 89.2.: 1945.7444-03948 .. .3 5072:...7:0/.7 /.: /-07 99 99 /.3 390389.7.3 80. 9: 2.2.3 . /.93. 5.7444-03948 203/.3.

 2.947 805079 87:.3 0..7 .: /.3 0.7  -.3:8. 2025:3.03.8.3 0.7 .3 8:-897.    $1.3 8..3.3 907.0   2030.3 03:7:9 .9.  4.: /.9.07../.25.3820 .8.3  0..7 :2:23.3 0.-8 :.3 -07.3 2...9472. 5.2 2.:3. .203443:39:203.9...: -.2 .88 80/203 .9.3 9078:85038 /.3  :25:7  88. 3/:897 $.7. -.:7.3 9072.5.. .790 9078:85038 . 5.3 7:5.8 .3 . 907/7 /.:5:3 -0707.3 . ..2 .3 8:8:3. .9.:. 43/8 3472.39.3. . 9. 2:82 02.3%078:85038 #:5.38:-897.3073    !.35.3 5./.7 3 /80-.703. -.3.3943  445... 5.3  007:. 9/. 9.7.3   .2 8:3.3. .-.3 /503. 809.9.3 9078:85038 /.3.3.39.8:  !.7 !07.4.3 /.9.39. 909.3 /..8: 1.3089:.3 -.3  .7./.3 /03.7: 40 1.3 ::7./.3 20308:.  4947.3 2-.507.3 907-.     $:-897.8.. -.3 9:2-:  !07:-.8 5079:2-:.3 .3/./..0.703. 4380397.7.3 47.9./.: 9/.3..7.3.7 503:.8 / 5072:. 47.30381.9..2.8 $0-./03.7.9. 897:9:7 8.7..9 50393 -.9:   $.897.947  1.0   203.7:9  !.3820 .92.3.5  $0.:.3 3 703/.3 /02.3 -.7 /.7 1945.3 /:5 / 430 /.3.  3.8 -.3 202-.9.93.8.7 :.790 -. 803.3.8.3943  4947./.

 /03..8 0.3 .3 -3.3 4803 :39: 5073.3 9025.8.3 0.23..3.39:3 5././.3 9407.850808.7 909.7 . /    !.3820.3 .2. $:34      07..7-.5 81. ..7. .2.7 80.980259 .38 .9.990780-:9203039:.257 802:.2 9:-:3.7 /.3.3 907443/.7  1:9:.3907.: 8.5.35.25:20308:.: /:5 .3 907/. 4803 907.3 2.7 907. 8::  /. 038 ..3 482488  4380397.: :2. 5072:.7.9 0.8..0     .2 .88.7 -07-.7:9 803.9.8 902507.2    .3 8. 93..2.7 .7  $0-.3 18...3 .8.947 044 :9. /.38.7:9 /.7 -07-.3 /. /. 207:5.357480814948390889:2-:.7 ..7 .8.9:1...9:8.8. :2:23..83 439    $.3.8.7: 907.42508 .3 .8 /.3 90703..390.2.7.3. /. /.3 /:5 / /..:5:3 907.3.2. 9:2-:.3-08.7 850808 .3 .-0-07.3.3/:3 /.3 90.3 202-.79.9 507902:. .7 203:3:.23...9 0..9:7 /.8.7.3 2.8 ./.7  42-3./.3 .3 8.9. . 0.1.3 .3 -08.9 2.9 50.. 7.3 5 .5 507:-.3038 03847.3  .8 .588902 507././.3 -.90./:5/.25:-079.4803.8.03.9/80033.3 20207:.5../.0790-7.3 5030-.39.3 1.94790750393/. .3.3 5  5 207:5.39.28:.3 5  07.5507:-.3 /. 907.3.9248107 /.7 803%07.3..9.7:9 -07. /././.07..3 .7.2...32..3 90.35.3  $:2-07 :9.9. /.3.3 4380397.9 907.7 9.5.7 -07503.7 9..2809.

/.:5.9: -.3 /:5 / 2:.9 2:.3 . 8:..9. /03.7.2 93 .3 2.3 /09.7.038 03803/02 .8.75.7 5.7. 205:9 2:.. . 038 038 .07.7: 5.: :.3 -.9 907503.7:4007.3 -07/0. 8:3.3 -07:-:3...39.:9  $02.25: -07.3820 . /..3.7 .:3.9.39.7.3 203:7:9/0138.3 /. -.7.:80903./   03:7:9 /:2   80.3 2:.3 803. 8:3.25:7  .8. 089:.2.. 89:..7.3 ./.7  $.3 -07.7.73.  8.7.3 -.:3.:9 907-:. 907/7 /.2:3909.:9  /03. .25. /.9: 907.  803./. .8./ 5.8 089:. 8:3.7.3 703/.8.3 038 038 . 47.85. .8 ..3 2::9 8:3. . 089:.3 2.3 2025:3.7.25:7.:9-07.9. /0. /:3 40 147.3 3.: /0.: /.9.3  850808 147.8 907.8.7. -07503. 8:3.38:7:9 /2.7 9./.79. 203.9./ 8.. 9079:9:5 .3 /03.3907-. :8:8  42:39. 5.9./.9.7.3/03.9 .3 5..43.7 2.3820 .7    .3 0 .089:8 .   /.07. .3 /.2 / 2:..:9 907-:.  :9.3 2:...39.87 7.9.:  .7.: 8.3 -07./.7/   /.7.  207:5.:9  /9.3.3 ..3 :.8.9.7 / /. 80903.3. . ..  /.:-:3.3 /.3..5 /.7 .8 :39: 20302-:8 0 ...7. 80.8 ..:9. :2:23.79. 425488 47.79..7. 1./..39./ 507.2-./. 89:.2 /:2   .8.07./.7.8.3/24/1. 8:3.3 .3 .3.52025:3.3 .   2:.3.3 . /.9.7..3 482470:.25:7..7 !79. 80-. .59.9: .7.7.3 :25:7.7 .25:.. 1.3 8:7:9 . /80-:9 80-.35. 8:3.7.7.7 3:3.25: /:5 .9:038.9079:9:5/.3 .3 . 02.

39. / /.79..8..2 :2. ./3.3 -07.7. 3 202 0:3.79../.80-.3 .3 -. /.8  !07:-./.83 202 2.2:3 7. 038 .88./.7.9-.3 .7.2:82:. .580.3 2.3 .7 -07..3.38:7:9/.7. 1.7 /.25:73.3 /9:2-: 42:39. ..7 8:/:9 04247144  !79.38.2.79.39.8 2:.7 8:3.7 9. 8.7 203.:9 / 2:.7..35.:9 /. .  7 .9.39.9.7 5.25:-07. 3:3.3907.7 803.7.7./.7 .7/.. 2:82 02.3 -08. 2:..8..9 $0-. 203.5808:.7 /.7.3 5.. .83 / 2:.5.-07:9   .98:-/.8089:.79. %09./. 80.:3.3 2.88.7 9. / .7.8.07.3574/:91 /:25./      %50 950089:.3 2:..-. 87:.59.3 2:82 0..9 ./3..:0.98.: /03. ... 203::./.5.7.2033. 0 .: /.-07.7/   /.7.3 .7..9.3 -.03/07:3703/.3/503..7  803. /.3 5./   7.8 -.8..3.7..3 0- -08.7.7:405..3 . .39././   -07503/./.7 .7.7.39.75.3.202-.3 50707.8 5075:9.3 8. 203/4743 .3 .8 .7 / 2:.3 -071:9:.:  /:3 40 147...:9 0.7 9.8:0-..025.2 /:2   203.7/ 2:.8/03.3 907.7.7 5.7 /.78:3.7 .3 907803/7 /03.-07:7.5. ./... 8:3.8 / 2:.7.-.:5.3.82:.3 3 203.:9/.3 907-039:3. 8.39. ..79.92.3 8.203:7:3  !07-0/.9 803.8.7.: 7.8 203.58.

8:3 -07/.3. %.39.3 203.3 9072.79.3907-039:4092-:3. /. 411 8470 -. 8:3.39.9 :7.8:3.3 9039.8../.7   89:..  2.3 5.: 8.3 8:3.3 0025.503.. .8 5. 5./.3 044 .0 .3 90703.  .7.3 / 805.8.3 089:. 038 089:.7.3 /. . 202-039:   .7 -:9  .7.7 .3/8   89:..3/.3 /.703.3.7.3 8:7:9 8050795.:9 907-:..80:2.79.3 9..9 203/423.785.2  -07-039: & 2008.8.3 90703.3.8:3.9. 8:3.35..3 907-039: 40 . -039:./8079.3. 3 2./03. .7.  8073 ./.7.   89:. -039:.90/0  .. 5.91703/..39.3-.7.9  803.3. -08.1  !79.3-039:. .: 5:.7:.8 93 .: 503.9 .3 ..3... . ..7. 8.3.8.7 8:/:9 042471443.7/   /.3 038 089:. 5.3: 05.3. 0.3 203:7:3 .03/07:3 2025.7 .0:3.7.8..78  .9..370.703.3.7 0 3.3203. .3 -.8 -0702-.7.3.3. 0 -.3 90703.39.8 -07:-:3.3 :.39. . 897.9. 2:.3/.2 ../.8.: 5:./.2./.2 /:2   089:.77078.7 8:/:9 /747.-08.7. 038 147/ .: 503:7:3.3 809025.7.5.3 574808 90943 ../.8.3: -./. 80-.3 0- -07. 0 :: 8:3.. /.3 9..7 5.8: 038 089:./9.2::93.7 .3 .7.7. 02-././. /443..7. 02-.3 5. .3 /.7.3 /03. 8.3 .7 8:7:9  9079:9:5 40 807.9.9  8073 .91.8.30-.3 8:7.9047:.9:  89:./03.7  07/.

3-.7.8:.25:7 8025:73.8 8.8.. 2.7.91.918. 203.9.3 907..2./.3 ...3 .!0309.7..3 2:82  09.79.907. .39.39.8  /08.32.3.. 9079039: 0 .3.: 42403 .:9 /.8. . 8.7 0 .8.-.3 0. 089:.7.25:7 /03. .3 5.25:7..38..9 / .70...7.  ./.. 2:82 02.7 . .3  20:./ 93 ./.2 089:.2.9.3 038 089:. 07./.7..7 /.3 8:7:9 .9.9 /423.:897..88.7.7.8.7 .8 /.880/.3 0. /.903 %./03.8:3 0383.7 8:/:9 /747... 5.:9  207:5.8:3 907/7 ..3.7.. %./.-:50903 %.32.8.3.893    .07.7.7..9 .03/07:3 :39: 907. .2578.:9 803.:9  $0. .3 8:7:9 . 8.3 8:7:9   89:.3 %.  80-.3 -0.079.8203..7 8:3.25:780-. 9072.: 42403 .3 8.3 /80-.7..25.897.2-.3 907.2.7.9. :7.3&2:2.3 %... . . 8.3 /..    .3 .3 2.9 2:82 :. 038 089:. 507.8:3 .25:7 8025:73.3 8:7:9 8. 038 089:.3.91 0.2.3 5. 9:7-:038  . .3 . 907. 203:7:3 2.8.7 5.9..5. 8.3 /423.3.1  2.8.: 5. .9.3 0-.380.257 8.3./23897.7 09.-0.8:/.9.3 5.9: /.7 5.  .7 07.9  .7.3 40 5074/89.-:5.7.7.7 802-..3 /..:9  07/. .8.7 9.7.8 089:.25.39. ::   89:.550/../.:9 5..91..3.9.7 .2.8: /.7.3 /2.2089:. 0 /.079.39:3 /..0-.3 907/..

 5.3.39039:3.2..3 5. .3.$0.8:3 90709.3 -074.39.08:..:30.2.9.39:2-:. .8:3 907/.!0. /./.   4   4 ::7 %2:7 /.. / 80-0.3/03. 2 .  !0309.3 5443 .%.3 %.:9  0.::7./.5.3 0./.7.:9/.. .3 %.:9 .8:3 0. !.7.9..3 %.  07-.3:7.3 5.5.9 50309.8:3 .9.3.72.7.2.7 -: 49. 038 9:2-:.3 203.3 2.-:5. .9 .7 5072:.3-072:.3 0.2. 0.39.3:39:203.8/.9.3 805079 802. .-0:..3.7..3 /03.:9 03.9. .39.5.2.2..39.0 802.:.7/..30-2/.83   805..:9      0.8:3 202 93 809.749.9.7/..2.3$0. $0-0.8.9.8..3.3.70.7/.:9. :9.08.7 .:7.3 207:5.7 $0-0.8 $0-0.-:.39.3 ..-:5.07.3:. 2 :2.07.3 503/:/: 8079. -.7..3 5.340503/:/:/:3.3507.3  9025.07:   .9 3 907/.3.7.: $0-0.3.903 %.374.9.3.508875.9.34-08.3 202:9.3 ..2-.9 .7..903%./.3 089:.3  507:2.7.3 .35...32025.&9. ..8:3  %025.8 / .3 90709.3 0-  2 /.3207:5.%.3.. %.. 0.-:5.3 /.8.903 %.9 .374..3-.3 /.3!0...9 -.203..7.3.550/.:9    -0 8.3    4   439..0 .32.3!.9.07.9. %.9. %. 43/8507.8:3 907/.9..7..8 -.3 %. 5078.3 /.9.3.%2:7 0..9.8:3.9 .:9 /03.9.2-..7  20907 /.

 .5..-.07..5 07:8.257 203..3 .3 /..:5:3.3.02..9 5020739.7.3 .9 202-:.7. .3 .02.3.2 507. 805079 /.7..3 80-.2-./507.-.7.7. -07.07..203.39..3. :25:7 907.7 -07:3:3  .9 9/.7  . 9025.3 907.7.9.07.3.9. 9025.9.7. / 8.2:7 202-:.8..5.35. 3 -8.3:8.:3.3..3 507:-.3 /..7.8 5079.3 089:.%.-.3.3 /.9 .3 1.9..009.9. 9.9 8.:5:3 .: 30.93.2-...2-.3 .3. 089:.  .-.7  .  $05079 43/8 / 507.3 507. 5079:2-:.7 0748 / 805.9 507. .37:8.39.3 .8:3 .9 /. 7039. 089:..3..3 / .3 203.3 .3 203.8:3 80-.3 / 08.7.3 4947 .3 909.7.3.7:9 /.7.8 2.9./... :3:3 ..8:3   $0-./.3  -.7.. . . . 203. 207:5.9. :39: 203. -0-07.3 3 8.7        .303/.3 /.73.3 ../.3/.9.3 8:-:7 /.3 907..9. -.-.. 089:.9. /80-..703.2-.9 9.8 30.2 07:8.3 .50304. 8.3 2:.8.: .8 30.2 2.7.-:5.8 089:.. .3 8.789:.9.703.5 .:9 0-078.3.3 574/:91 -.9.3 .9 .3 /.3 / 809.2-.3:8:8-.9 507. 5.3507. 202-:.3 .7 8.3 503./ 07: /. %.9.3 147.7.3 8:3.9 203.9 /.9 20257.9. 9025./././   . /.903 9.

38.3/03./.3 0488902 8.9.3.9.3 -.5.-47.33.3 -./.503/:/: 07/.3 202.9 9:25.9:.7.4.38:3.3/03..3/03. 802.3/. :.009..7.9.3/203..2.8./.. 0 .3 907.3./..8..9.9.3 80-..8503. 5443/.9:80-.9.744-0394880-.342508 2.3.39:.8 8:7.9 -.8..9.0./.3 0.31.07: /... 502-0.3 /./.9.8:3 .  .0..9 50309.2.9.:95.8       .35.. 503//.2-.907/.38.9.  /. :: 8:3.-.7.3/03. .3.2070.8.9./.  5.503/:/:   $0-0.2.589.39../5030-.37:2..8.8.. .3  30.: 24947  $0.9048890207-...9.9:-.7 .3.:. 0488902.37:2.3 :.7 507.30-.37.0 .:9..50:3:3...80. 089:.7.02.-.7. .3802..3 4 /.3.8.. -07:.3 7:25:9 /.3%.7 507.8089.9/809.9.-07-.8503.50.3 80-..3 /.74.3 089:.9:7:9..   $0-0.8.3.7. 509.9-07-.2.3...3 / 9025.8.3.9 8.8.  .-07:8.9. .3 ..32.947:2 907-:.3:39:/:..3 -./.8. 805079 5.8 5079.0.3203.8.3-0707.3-07-.3.2 /:3.   $0-0.3/$0.3...2-..5:3-.3 / 9025.7.0790-7.4.3%..37:2.3  .:8:83.92:7-07-.7.250805.7.3 3 .4 :39: /.3 907.33.80-.30488902.8:3207:5.32025:3.7./..80-..-07:9   $0-0.7. /0.

.3 2.3.2. .2 50309.3.3 .9.3 7.3089:. -..9/.3/..9:   $.3 .3  503:25:.2.250309.7 552    .3 8.:9  !03039:.8552  $0.0.8:3 0...3%.7.8 /.. 089:.3 905 .3...3 8:7.9.3-07.3 .3 0 .3 !0309..3.39./.9:!0309.75. :: 8.8.25.2 507.3 /.3 /.080:7:.8.3.9..25.3 8:3.9: 905 7  903.3$.3 /. 203:3.8.3 3 .2.8/703..  50. .250309..3 9.7..9/.3205:92.8:3 /03.5..39.3 / .3.5078..3.3/. .3 /    89.3 50309.250 !45:. %.9./..3./.3.9.8.9:.98:7.3.850309.39.  89.2503.2.' % !%  %025.3!0309.3 9. 0 .9: 905 7  903.7..8:3. 20907/.-:5.8.:.3.3 .04.9 50307: 2.-5.    .3 503:8:3.8/.9/805.903 %.3 907/. 99 503.9.3 2. /.3 574548.:.8 8.2.7.3 7./.744-03948 .8.9.8:3 .3.8.3/.3.3 089:.::. :: 3..9.99 503.5.3420907/:3. /..3:39:203::78..8:3 /03.7..3 .3 905 ...5.903%.7.744-03948  .:9  !0309.3.7.33./.3 %. .3 /703.39. 802:..0503/.-:5.8  552 5.8: 0 /..503:8:3.38758    !45:.3/:3.88 /.-:.3 3.  .

3:39:203::75..7    %072420907  /:3.   20907/:3.3 /507:.. 2094/0 .8 503.9079039: 2.350309..3 .05.744-03948 ..3 40 .3.3 :39: 203.8.3 :39: 203:7 0.7:9     520907/:3..2203025:.9 247144 2.7 / 3:3.2.3 .5:3  /:3.9-.7:8 /03.7.3    4..3 9. 52543 /.3     :5  /:3.3 ..3 :39: 203::7 8:: .5.3 2025079:3.9: ..3:39:203::74803907.39:/.9.

3 //.744-03948 .7.//4:2039.8 220907 -4  /:3.8:3 503./09    %.8 :39: 2009.850309.5 89.39. 8.3 2.207..3:39:202-:.3 :39: 20325.250.3 8.9. /:3.3/902:.250 2    .9.3 /03.9.3 :39: 203::7 .3/902:.3 -07::7..3.739.3 502-07.73.3    . ...3 80-.9  /:3.9/4:2039.3 :39: 203::7 0/./9.250.3943 5.3.: 59..3    079.850309..89  /:3.3    079.-05.5.250 2.3. /.3    22 :39:203.2. . .8    2 /03./.7.3 507.2-....3 2    #4 20907 /:3.7 9.3 :..73.:25:7     .8.8.3    $.3 8.72:/.8.38.-0:39:202-07.3.

 .. /03..7.0 503/.09.2-.:.38..3    $.8.33.380.3   025078.250 5.5 89.7.2.7.3 .9/. .3 .7.:9 8.3:39:203.3/.39. 203. ::  !. 503:.9:9057 903.7.3. 0 .::..7.8  552 0 .3 8.3/.  503.7809.3  0./03. 99 503.3..78:3.3 /:3.9.7.2..3905.::. %.99.3    %.. :: 3.3.7.8:3 ./. .3. 905 7  903.. 97.: .9: /..744-03948    !7480/:7!0309.2 50309./.3.8:3 /9039:.   $.8:3  907/7 /.3.3/:3.744-03948...3 8090.3 -07.2.25.3.2502.84.8:3 /03.079..  552 5.3  !03.3 0 .3 80.2509.07.   2  %. 805.7.3 -07./.3   .3.5!0.78:7:8/03.3 8.3 %.   472.9.70.    %.8.250 /.0 503/.2502..3/902:././   89. 8:3.3  089:.9 8:7.5!078.9350309..3.7 89.3.250309..3 03039:.9 8:7...380 .850309.07.903 %. 8..2-.5:3-.98:7.75.  20907/.5.7.39.50309.7 9.-:5. /.34-807..3 8.3.3 .5.3/:3.:./.3. 503.30-.38:3.3. 8.3   02-:.3   .:39:20309.3/ -. 20309.39././.7 20907 .3.3-.8:3 0.::38:78:-897.9.

:.7 9.7 507.38.::3.3 205:9 8.7.70.250-07:93.7.2.2.- /2.2-.3 50307: 2.:.3503..3 -03948 02:/.3 5.7.-0    0304254..7.250 5079.39.7 /03.8:.7.2505. 50309..3 203.7. 20302:.87/.7.80.:.3 /.73..3 202.3.3.7:9.9.8 8.9./.3.2-.3.9.3 8.0382.3    .3 . 905 /9039:..7. 503.250    0. 0 /.05.    0.3 / 805.7.202-07    03.39.7 /.7  0.:5.3/03.3./.3 202.2. /9039:. -078.3 8. /..34803907.8:3 907/7 /..3 .3  .250/03.733.9:9057 903.38:/.3 7.5.3 02.7444-03948 .5998.7444-039485.  0309.7 2:..39.8:. 0/.3 7.3 /.8.8.8  552  809.3    .    2 /..7:8  0/.8:3503.3 552 .7 .2 5.3 8090. 203:3.9 :25:7 .3 /902:.3 8:-897.3-07.7 -078 /.3/.7.5 89.9.3 089:.3 .33.203::089:.3.3 99 :39: /.3/.3.3 507.35.30.3    03039:.3 202-07.380.::39:503. /03.8  8:: .809.9.3 038 2.38.07.7.2.- 3.3 203:3.3 503::7.7  5 . 5.::8:3.3 089:. 503:.89 /.:.3 89.8507.3 /.503:.3 .3 2039:3:2. -./.5998.3905.39. 99 503.257.20907 3:3. /.8.7. 503039:.2. /03.9.7.3.39..0.2-.3.

8 40 7.-47./.3 /03..3 038 /..3700.3 .8:3 :39: /::7 . /50740 /03.   :.3 5:89..5 89.947:2 44! /.3/243843  ..9.8 .7.250 /..9./.3.9.5.  03..72..38:3 0 .7..5.88.9.3 .3/.5:89..9: 907:3 ...3-::5:89.3 '072.  87089.    7.-07:9   .3/902:.8 038 2.3 02025..3 203:3.3.3 -03948 / .3 /0391..0  .744-03948 /03..3    03.   5:89.9.3 .250 9. 4-807.3 /.3.9:80-.250 .3 /.3    &39: 203039:..09.2 -494 8.7444-03948 .3 /03.3 907.3/:3.3.2-1494809.2.7  !/    3.3 203:3. ./. $94707   /. 5. .3 .7444-03948.   /.3 2.3 8.3/:.35:89...5.2.2- 8.:5. $ $:1:7  .3 / .9: . 809.3.52.2- /03.:.3  503.  0 -08    03.3 700..3 /-07 1472.3700..2 503..7444-03948 /..3    0309..8 2.3 203:3.!0393 !  203:7:9.3 503..3 2.3.88 /03.2-.3   03/0391.3:38:7.

3.38:.9:850808  %49.98:.9.9:850808 07.9..7.3 07.3 $./:8:.3!.3#0.30.3   70:038#0.9.3        07.91 #     70:038            :2.:5.5.5.33430307  c!4! 0907.9.:5.80:7:.3/.9:850808  :2.!0393 :2.380:7:850808 07.:5.!    .5.3/9025..2.5..91 #      70:038850808 70:03880:7:850808 !# #   039:3 3/08 0.

.30.7:   //0138..949..380.3343 3307 .3/..3    203:3..380-.3/./.3/0807. 97. 0.3 7:2:8 /:2  ..70380  :2..-07:9   .3574547843.     203:3:./.80/.3 038 5./.93  -  .3 -.3 07/../.  .242:39. !02025.7.8.3 3/08 0.30.038/..2..3 -./:802:.7./..80-.. 97..8 :2. 0.2.3 038 5.2.7.2025.242:39.9:038/././:8:.380.7. ^   ^  203:3:.2025.30.-07:9 .3 038 203:7:9 $..8  ...2.

3    !078..3 !034....5.30  4  %. 0.380.350309. !03:8:3.3 -.850309. 97..3 038 5.5.2.3 9.3574548.04.3  /..3/.7.3503:8:3./..9.30.703/.3.:80/9     '  !% :../..9.     203:3:.38758                                           .3 8:7.8.        !0.5.  .

7444-03948 $0-.     ' %#!&$% 7/     !02..7.9.31.947 :.8 !07..3 . 3/.3  995.9.

.

9:24:94: 309.

 * .

8:3 .7/ 92   82.  $    .7-.3  &3..3.8 !07.9.8 7  :9. %.3 %.7:   .2.. .3.  995.9.2 3.2  .3.3.:9     0.0203 :..550/.

.

8 440 .42./4.

.0:7995.

.

9.550/.:9 314.3. -..

 /4:203:.

5/1.

0.

344 !& .7.     094/0 $.3.88 007:.3 !0.5503-07         4:8./.%03$5'4 4   0802-07  .39. 8.7.8.0 !.39.8 ....%.2.  $$    8. 3/.0789.742097:0  ..3  #  2434 .9 07..8.3 / !07.3 2344 / 3/4308.8$02.0.3  .02.3:32.307. $:3.35.7:  0./5:-.3     $97:9:7 42:39.8474  #  $45..7.253 4044  :2 8.3 : : .9.8 03948 /.3    03/7.83 9/.7. 9.7444-03948 80-..   4/2. 039 / !077.44425.2$9:/!03//.72.2.3 $:3.7.3 .8:3 5/1 .3.3 %.7  $758!747.8.3903  80.70       $97:9:7 42:39.903 ..808 5.3.947 93.-:5.-:.         . $9:-43/4 &#$ .  :89:8    .344 /.79.9       .3    .30  %.943./.744-03948 039 07-.9.  .374.    /.3      3/08 . 39073.7.8 .9 !03.3 :.3  0802-07 '4 4  .

     !7.994  #    !03.3  .3:3.3 $7 :.3 .8.3.82/  #4938::  25:/:8  %.:.. #084:7.-47.8.2-7/0&3.2-.3/:.08 .7494  994    44  3:3..3.947:2 %0702.708 .3 .39.7 !030-.0789!7088 43/43   .3 /.9  4084:203!740!0887     0.3/:.78.3 :39:  :7: /.794  .  ..    $.. !0887 07-.7 44 0.3 .8 44 &  4.394 -44  $.3 $:2-07/.8.9 03/7.  44.8.843.907 .9.        .3 447   439   .:9 2: !0309.44.:9.7/. .3/.39    .39.9.   $:34 $:./..79. 110.3 .79.52.79.7$.9.79.7 .   7.3 70947.98 !03//.9.907  . ...3 !7.890.3.3..79.2-.3 .38.9  &$ 3/4308..3  43/43     . .79.0790-7.3 44!! 0/..3 !02-.7...3/:3   $40959..98 41 .0 ./02./2.7.:9 .. .   $402.3/.7 44 .:9 /   %0702..71  03  :83.:9:8.394 /.89.3 %039.8.8..7.3  48- 425.   %::303    .    !0738    %0 44 41 89:.5..7 .3 !03//.8.0203 !740.3/ 489.3.7    .    /:2  !  .3  :7:8.3 /:5  /.7 44 0.79.3    !.39 $  :57 !.3:9.7..  :: !..8.7 . 7 $3:3.79.79 .0  !    094/0 44 &39: !030/.3!0089.3. 4.     44 .    .3//4 :8..349.9.3.3:7:3  3.8.  .88 ..3 /.!073/:3.38  /.39# 4089407 &8.3   .2-.!7088  4.3 .2-.3 0304.   #42249.3  .3  .744 &!7088 4..

                               .

257.3 $%$#!%   .                                 .

 552 0907.250   .250 .3   998.  $%$#!% /507-08.2-.503.38.7.3.7.::8:3.7            &%                  $%&# 20907 0.

3 4/1.257.2.3 . 9:3.8090723..747144 !03..3.  7 .9.3    O :2.8038:24:8..

 O 039: !5 4. -:..3/..9.9  4343  O $97:9:7 :.

3  O !072:.3  .5:  O &:7.7.3.7  O -7 -0707.3 5..8.3 -07/:7  .

73. . 9/.7. -07042-.3 -08.   O &:7.3  O .

303:7:9907.-9.81.7.  3.38.3.9.8!03.7!03.9.3    .              .   038  .8   .2-.9  .  $::   .3   4  !:89.-.9:7  0907.2.7.2-.38.  ..0.2.8  :2  0.

   .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->