KOMUNIKASI ANTAR PROFESI KESEHATAN

DIII Fisioterapi STIKES St. Vinc a Paulo

1

PENDAHULUAN
• Dalam suatu pelayanan kesehatan tidak hanya satu profesi saja yang terlibat dalam pekerjaan • Pada sebuah rumah sakit setidaknya terdapat dokter, fisioterapis, perawat, ahli gizi, radiologis, psikologi dan analis medis • Namun tujuan dalam pelayanan kesehatan adalah sama yaitu mengatasi masalah kesehatan klien/ berorientasi pd upaya kesehatan pasien • Perlu teamwork dalam pelayanan kesehatan
2

Ford RC.• "They should know that they can not work alone. 2006) 3 . with competence of others they will get synergism " (Fattler MD. & Heaton CP.

merencanakan atau mengevaluasi perawatan pasien.Teamwork dalam Bid Kesehatan • " a dynamic process involving two or more healthcare professionals with complementary backgrounds and skills. sharing common health goals and exercising concerted physical and mental effort in assessing. Dari definisi ini. yang saling berbagi tentang tujuan kesehatan dan berusaha untuk menilai. Gambaran lebih jelasnya seperti diagram di bawah ini . dapat kita pahami teamwork terdiri dari 2 orang atau lebih profesi dengan latar belakang dan skill. or evaluating patient care ". Jadi setiap profesi kesehatan tdk dpt bekerja sendiri2. 4 . planning.

5 .

sering kali terjadi tumpang tindih dalam bidang garapnya akibat kurang koordinasi dengan profesi yang lain • Sehingga diperlukan komunikasi yang berkesinambungan antar profesi dan keefektifan antar dan inter profesi kesehatan 6 .PENDAHULUAN • Karena kesamaan tujuan itu dapat dikatakan bahwa profesi yang berkarya dalam pelayanan kesehatan adalah mitra sejajar dalam pencapaian tujuan • Namun karena kesibukan masing2 profesi.

7 .KOMUNIKASI ANTAR PROFESI KESEHATAN • Sebagai satu kesatuan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada klien maka masing2 profesi kesehatan harus mengadakan sharing. berbagi pengalaman dan pendapat dan melakukan koordinasi dalam mengatasi masalah kesehatan pasien.

KOMUNIKASI ANTAR PROFESI KESEHATAN • Kegiatan tersebut sering disebut dengan kolaborasi • Kolaborasi merupakan bentuk kegiatan yang kompleks. dimana kolaborasi adalah bekerja bersama2 dengan profesi yang lain 8 .

KOMUNIKASI ANTAR PROFESI KESEHATAN • Dalam melaksanakan tindakan kolaborasi masing2 harus saling menghormati kemampuan dan pengetahuan yang dikuasai dalam upaya memberikan keuntungan bagi klien 9 .

10 .KOMUNIKASI ANTAR PROFESI KESEHATAN • Fisioterapis sebagai bagian dalam tim pelayanan harus mampu saling berkoordinasi dgn tim kesehatan yang terlibat langsung dalam pelayanan kesehatan • Komunikasi dan koordinasi diperlukan untuk menciptakan keselarasan kerja masing2 profesi dan memungkinkan tanggung jawab dibagi secara optimal.

KOMUNIKASI ANTAR FISIOTERAPIS • Fisioterapis adalah suatu profesi yang harus setia pada klien • Sehingga fisioterapis harus menjalankan tugas dan fungsinya tersebut secara berkesinambungan 11 .

kerjasama dan komunikasi dengan fisioterapis lain yang terlibat dalam pelayanan klien sehingga mencegah terputusnya proses fisioterapi yang dilaksanakan • Gangguan komunikasi antar fisioterapis dapat mengakibatkan proses fisioterapi terhenti. kinerja menurun dan menghambat proses pencapaian tujuan fisioterapi 12 .KOMUNIKASI ANTAR FISIOTERAPIS • Fisioterapis harus selalu mengadakan koordinasi.

KOMUNIKASI ANTAR FISIOTERAPIS • Agar kerjasama antar fisioterapis dapat berhasil dengan baik maka diperlukan:  Kesesuaian pemahaman tentang tujuan fisioterapi  Pendelegasian wewenang  Kesediaan untuk menerima umpan balik  Terciptanya solidaritas kelompok  Terciptanya iklim kerja yang kondusif dalam tim 13 .

PENDELEGASIAN • Adalah kegiatan mengalihkan sebagian tugas kepada orang lain • Adalah menggabungkan aspek pekerjaan yang diperlukan untuk mencapai tujuan fisioterapi dengan personal yang memiliki kemampuan profesional yang adequat untuk melaksanakan tugas yang diberikan dengan tetap mempertahankan standar pelayanan fisioterapi 14 .

PENDELEGASIAN 15 .

PENDELEGASIAN • Adalah pengalihan tugas sebagai bentuk tanggung jawab seseorang yang memiliki kekuasaan dengan mengalihkan sebagian kekuasaannya untuk melakukan sesuatu 16 .

PENDELEGASIAN • Ketika seorang fisioterapis mendelegasikan tugas kepada rekan sejawatnya maka ia telah memperluas kewenangannya tidak hanya sebagai pemberi program penatalaksanaan Fisioterapi tetapi juga memberikan tugas pada sejawatnya dan menciptakan tanggung gugat baru yang harus dilaksanakan penerima delegasi • Yang perlu di ingat pendelegasian bukanlah pengalihan tanggung jawab. tanggung jawab tetap pada “PEMBERI DELEGASI” 17 .

PENDELEGASIAN Pendelegasian tergantung dari: 18 .

waktu Memberi delegasi penuh 19 .PENDELEGASIAN • Empat langkah pendelegasian : Pemberian tugas Menjelaskan rasional tugas Menjelaskan tujuan : spesifik. dapat diukur. dapat dicapai.

PENDELEGASIAN • 5 konsep yang harus diperhatikan agar mampu melakukan pendelegasian yang efektif  Delegasi bukanlah merupakan sistem penurunan tanggung jawab  Tanggung jawab dan kewenangan harus didelegasikan secara setara 20 .

PENDELEGASIAN  Proses pendelegasian dilakukan sebagai perwujudan tanggung jawab. memperluas kekuasaan dan menciptakan tanggung gugat  Konsep pemberdayaan diterapkan pada segenap tim fisioterapi  Fisioterapi pemberi pelayanan harus mengambil peran aktif dalam menerima pendelegasian pelayanan klien 21 .

22 .

.

24 .