Penentuan Heating Value pada LNG

david agung Dear All Saya ingin menanyakan cara menentukan heating value pada LNG,apakah komposisi hidrokarbonnya juga mempengaruhi, contoh: seperti etana atau propana. Dicky@Web Hi David Agung, Betul, HHV ditentukan oleh komposisi C1-C4 dari produk LNG. Semakin besar etana/propana/butana, semakin tinggi heating value-nya. Nugroho Wibisono Pak Dicky, Apa ga kebalik ya? Justru rantai karbon berat yg mempunyai HHV lebih tinggi? Tambahan untuk pak David, setahu saya menentukan heating value ya dengan melakukan pengukuran menggunakan gas chromatograph (utk dapet gas composition). Dalam prakteknya GC ini juga terbatas dalam mengukur komposisi gas sampai rantai karbon tertentu (misalnya sampai C9 saja). Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya dan beberapa kawan pernah berdiskusi masalah ini, berikut dibawah adalah salah satu diskusinya. Semoga bermanfaat dan mohon koreksinya. Nugroho Wibisono Heating value tdk ada hubungannya dng panas utk memanaskan sesuatu zat. Heating value itu nilai panas yg dihasilkan dari pembakaran sempurna suatu zat pada suhu tertentu.

mesti diberikan suhu yg cukup spy vapor pressurenya cukup tinggi utk membentuk vapor phase yg bisa dibakar (dari sinilah muncul istilah flash point). heating value dlm kJ/kmol (tapi tdk dlm kJ/kg!) juga semakin tinggi. Tapi begitu sdh dibakar. Itulah sebabnya efisiensi semua mesin konversi energy (steam power plant. misalnya diesel oil. Seperti kita tahu pada 25 °C dan 1 atm H2O memiliki fase liquid so perhitungan HHV menganggap H2O hsl pembakaran diembunkan mjd fase liquid. Perlu dicatat bahwa HHV dan LHV adalah notasi theoretical. Kalau perhitungan LHV itu menganggap bahwa H2O tetap pada fase gas pada 25 °C. hanya dipakai utk indikasi dan tidak menunjukkan kondisi yg sebenarnya dlm praktek. semakin tinggi carbon number. Terus. Jadi HHV dan LHV sama sekali tdk ada hubungannya dng fase dari bahan bakarnya. Jadi selisih antara HHV dan LHV adalah panas pengembunan H2O pada suhu dan tekanan standar. Kalau kita mulai dari temperature ambient. jadi utk gas alam semakin banyak fraksi berat semakin tinggi heating valuenya dlm volumetric basis. jadi dia tdk mengambil panas (energi) dari lingkungan justru memberikan panas ke lingkungan. baik bahan bakar padat maupun cair sama2 punya HHV dan LHV.Reaksi pembakaran sempurna hydrocarbon spt ini: CxHy + (x + y/4) O2 ---. kalau ada bahan bakar cair. Ingat pembakaran itu proses eksotermis. kita gain more energy dari panas pengembunan H2O. Alasannya bahan bakar dan gas hasil pembakaran tdk pernah berada pada temperature yg sama sesuai asumsi yg dipakai utk perhitungan HHV dan LHV. panas dari pembakaran akan selalu menyediakan energi yg cukup utk menghasilkan vapor phase yg siap utk dibakar. Kalau soal gampang atau susahnya membakar. dan kita tahu bahwa utk gas mol itu proportional thd volume. Utk gas heating value biasanya dinyatakan dlm Btu/MMscf. internal combustion engine. . so selain panas didapat dari pembakaran. juga nggak ada hubungannya dng HHV & LVH. Biasanya kondisi standar yg dipakai utk perhitungan heating value adalah 25 °C dan 1 atm. Dalam praktek energi yg bisa kita recover dari pembakaran bahan bakar akan selalu lebih kecil dari HHV atau LHV. Sebenarnya yg bisa dibakar itu adalah fase gas. utk bhn bakar cair tertentu. gas turbine) tdk pernah bisa 100 %. maka hrs terbentuk cukup uap di atas permukaannya supaya bisa memulai pembakaran.x CO2 + y/2 H20 Sesuai definisinya panas pembakaran dihitung seolah2 reaktan dan hsl reaksi memiliki suhu yg sama. karena ada energi dlm bentuk panas yg dibawa pergi oleh gas hsl pembakaran.

ya memang benar begitu adanya. Tapi hati2! Bahwa menentukan gross heating value bukan lewat GC tapi lewat komputasi numeris (yg umumnya sdh ada di soft machine nya GC yg lalu mengambil data composition peaknya GC). mohon diperhatikan satuan yang menyatakan nilai LHV/HHV juga. semakin tinggi heating value-nya". LHV/HHV methane lebih besar dibanding rantai yg lbh panjang (karena MWnya makin kecil). Sori kalo salah mengerti. lha wong nulisnya : "Semakin besar etana/propana/butana.. . kalimat tsb dalam pengertian saya: "semakin besar komposisi dari etana/propana/butana. Kalo maksute "semakin besar rantai karbonnya. hehe. terimakasih. gandi Sebagai tambahan.7 psia.gandi Mas Weby salah baca saja. Mengapa? Karena anda harus menginput properties natural gas pada 60oF dan 14. bahwa nilai LHV/HHV membesar sesuai kenaikan jumlah karbonnya tentu saja untuk satuan Btu/lbmol (kJ/kmol). Nugroho Wibisono Pak Gandi. Ardian Nengkoda@unocal Pada dasarnya diskusi Weby benar.. main component dr LNG kan Methane. jd kalo C-2/C3/C-4 semakin besar maka LHV/HHV membesar seperti uraian yang sudah disampaikan. Maklum lah. semakin tinggi HHVnya". Karena jika satuan yang digunakan adalah berbasis massa. semakin besar heating value-nya". terimakasih.

Kebetulan saya baru aja selesai melakukan penelitian mengenai GHV dan perhitungannya di flow computer dan GC. memang betul mengukur GHV bukan langsung dari GC kayak ngukur pressure dari pressure transmitter. bisa lebih loooh tergantung settingan/instrument dan estándar method yg anda implementasikan. sehingga jika terjadi perubahan kecil dari komposisi di rantai karbon yg berat hanya memberikan impact yg kecil terhadap nilai GHV.Hakikatnya. Perkenalkan dulu. Lebih lengkap cerita gross heating value/ relative density/ compressibility factor/ definisi dan calculation ada di GPA 2172-96.. mbok saya dikirimi juga tho itu file-nya. lagipula dalam kenyataannya fraksinya juga sangat kecil dibandingkan dengan fraksi C1 (yg biasanya dipakai sebagai standar spesifikasi dari gas untuk sales). Hehe. Jadinya saya mau berbagi informasi mengenai beberapa standar perhitungan GHV. Memang bisa mengkalkulasi sampai rantai karbon yg berat. maklum disini kan hanya tukang hehe. request ke saya maka saya akan kasih stándar ini lengkap GRATIS. kalo engga minggu depan saya "jemput bola" deh ke balikpapan sambil nongkrong di Dapin gimana? :) Anwar Sutan Hi all. Nugroho Wibisono Mas Ardian. saya anwar.. Spesialisasi saya di bidang metering system dan saya bekerja di salah satu perusahaan manufacturer dan service provider untuk metering system. Mas Ardian. kalo salah ya mohon mangap.. Ya.. . eh maap. itu saja komentar saya. tapi biasanya sudah tidak akurat. tapi ada komputasi dari GC setelah gas composition didapatkan. GC tidak terbatas sampai pengukuran C9 saja.

73 dalam hal ini) yang biasanya didapat dari perhitungan AGA 8.1%. itu sudah cukup untuk memberikan error kesalahan sekitar 0.01% terbaca 0. Yang dilakukan oleh GC adalah melihat komposisi gas berdasarkan peak di chromatogram. Satuan keluaran dari standar ISO6976 adalah MJ/Sm3 untuk perhitungan volume. Jadi yang biasa dilakukan adalah memberikan semua informasi data ini ke flow computer (data GC dan H2O dan komponen lain yang dibutuhkan). . Terima kasih. GC akan menghitung GHV berdasarkan data masukan mol % dari gas yang diukur itu sendiri.73 psia. kita tidak bisa memilih standar pressure yang digunakan. Masukan lain yang dibutuhkan adalah nilai compressibility gas pada tekanan standar (14. Yang umum digunakan adalah 14. Yang cukup umum digunakan (15. Semua masukan dan keluaran dari ISO6976 adalah dalam bentuk metric. Kalau misalnya nilai gas yang seharusnya 0. Kalau ada yang salah mohon koreksinya. Untuk standar ISO6976. atau ISO 6976. apakah itu GPA-2172. Di beberapa tempat ini tidak biasa dilakukan karena GC tidak mengukur nilai komposisi H2O dan H2S dan beberapa componen lain yang tidak terdeteksi oleh GC. fraksi berat yang memang pada pengukuran fiscal gas nilainya cukup kecil. ISO6976 memberikan pilihan untuk menghitung GHV dalam beberapa combustion/metering temp. Untuk pengukuran gasnya sendiri. base pressure dan base pressure pengukuran yang digunakan.20). Rita Listyana@saipem Kalo saya lebih setuju jawabannya pak Dicky. tapi setau saya GPA 2172 tidak memberikan pilihan input temperatur karena perhitungan selalu dianggap untuk temperature standard 60 degF. itu tidak dispesify oleh standar. Semoga berguna. Segitu dulu dari saya. tapi saya tau bahwa GC bisa melakukan perhitungan GHV. kita bisa memilih GHV mau dihitung pada tekanan berapa terserah kita.4% yang kalau diuangkan akan memberikan angka sekitar beberapa ratus ribu dolar per tahun yang bergantung pada jumlah gas yang mengalir. dan flow computer yang akan melakukan perhitungan gross heating value.15) dan (20.Saya ngga tau ada berapa macam GC di pasaran. Standar perhitungan GPA2172 menggunakan pressure 14. Kemudian berdasarkan standar yang digunakan. namun bila ada salah perhitungan akan memberikan perbedaan yang cukup signifikan karena fraksi berat memiliki nilai heating value yang terbesar. Correct me if i'm wrong. Untuk standar GPA 2172.696.

Kalau kita inputkan lebih dari itu misalnya sampai C15 ya alat tersebut juga akan mampu mengidentifikasi sampai C15. A. @badaklng GHV dapat diukur berdasarkan Mass dan Volume. ini berdasar prinsip bahwa volume dari 1 mol C1 akan sama dengan volume dari 1 mol C2 (sekitar 379 scf/mol). Kalo ada pendapat lain is very wellcome Primiari Nastiti Ada 'ukuran' lain dari heating value yaitu volume. karena diantara C yang lainnya heating value dari C1 . Disitu tertera heating value untuk masing2x component : C1 == 21. Kalau heating value dihitung berdasar volume maka secara logis heating value dari C2 akan lebih tinggi dari C1 dan C3 lebih tinggi daripada C2 dan seterusnya karena berat molekul C2 lebih dari C1 dst. mmscfd dan nilai heating value ini (Btu/scf). dengan satuan Btu/scf.391( BTU/lb) Dari data di atas. Btu/scf.416 (BTU/lb) C3 == 19.665 (BTU/lb) iC5 == 19. Keterbatasan pengukuran GC adalah keterbatasan input kita saja. Sebagai reference di Perry's Chemichal Engineers Handbook edisi ke 6. table 3-207. C yang lebih tinggi akan memberikan kontribusi . Surachman.929 (BTU/lb) iC4 == 19.502 (BTU/lb) C2 == 20. jadi total energi yang melewati meter (Btu per jam atau per day) adalah perkalian dari volume. jika berdasarkan Mass (BTU/Kg).C4 lebih besar.C4 mempunyai konstribusi HHV yang lebih besar. Biasanya kalau kita bicara gas metering dengan on line chromatograph maka pengukuran heating value adalah berdasar volume ini. heating value juga dapat diukur dari mass basis.499 (BTU/lb) nC6 == 19.614 (BTU/lb) nC4 == 19.451 (BTU/lb) nC5 == 19. artinya GC terbatas sampai C9 karena memang input yang kita berikan untuk alat tersebut hanya sampai C9.C1 .

4 4000.7 2516.C4 n-C4 i-C5 n-C5 n-C6 Semoga membantu BTU/Kg 52.673 49.739 46.484 46.2 3252. Jika component LNG dalam molar fraction. sedangkan jika berdasarkan Volume (BTU/Scf) maka sebaliknya C yang lebih tinggi memberikan kontribusi Heating Value yang lebih tinggi. maka GHV pada 60 F sebagai ideal Gas adalah : Component C1 C2 C3 i.Heating Value yg semakin rendah.0 .238 47.174 BTU/Scf 1010.808 46.394 46.7 4756.9 4008.958 46. Physical Constants for Hydrocarbon.0 3262.0 1769. Dari GPA 2145 Tahun 2003.