Kamar Sunyi

Apa yang saia lihat, dengar, rasakan dan saia baca adalah pendidikan bagi saia maka apa
yang bisa diberikan akan saia berikan,apa yang saiaa akan lalukan maka saia akan lakukan...
hanya untukMu,untuk keluarga dan untuk sahabat.
Blog ini
Di-link Dari Sini
Web
Blog ini




Di-link Dari Sini




Web




Sabtu, 29 Mei 2010
Audit Siklus Investasi dan Pembiayaan
SIFAT SIKLUS INVESTASI DAN PEMBIAYAAN
Penelaahan Siklus Investasi dan Pembiayaan
Aktivitas investasi adalah pembelian dan penjualan tanah, bangunan, peralatan, serta aktiva
lain yang umumnya tidak ditahan untuk dijual kembali. Disamping itu, aktivitas investasi
juga mencakup pembelian dan penjualan instrumen keuangan yang tidak dimaksudkan untuk
tujuan perdagangan. Langkah pertama dalam mengaudit aktivitas investasi meliputi
pemahamn atas aktiva yang diperlukan untuk mendukung operasi entitas bersangkutan dan
tingkat pengembalian yang diharapkan perusahaan akan dicapai dari aktiva yang
mendasarinya.
Langkah kedua dalam mengaudit aktivitas investasi meliputi penentuan aktiva apa yang akan
diakuisisi selama periode berjalan.Aktiva jangka panjang biasanya cukup stabil bagi
kebanyakan entitas. Aktivitas pembiayaan mencakup transaksi dan peristiwa dimana kas
diperoleh dari atau dibayarkan kembali kepada kreditor atau pemilik. Aktivitas pembiayaan
meliputi, misalnya mendapatkan pinjaman, lease modal, menerbitkan obligasi, atau
menerbitkan saham preIeren atau saham biasa. Aktivitas pembiayaan juga akan mencakup
pembayaran untuk melunasi hutang mengakuisisi kembali saham/treasury stock, dan
membayar dividen.

Menggunakan Pemahaman tentang Bisnis dan Industri untuk Mengembangkan Strategi Audit
Ketika seorang auditor mengembangkan strategi audit berdasarkan transaksi, dari bawah ke
atas untuk audit atas investasi dalam aktiva tetap, dan aktiva jangka panjang lain, proses ini
biasanya merupakan produk sampingan dari siklus pengeluaran. Pengendalian internal atas
transaksi pengeluaran juga mempengaruhi akuisisi, dan investasi dalam aktiva tetap.



SIKLUS INVESTASI
Tujuan Audit
Masing-masing tujuan itu diuraikan dalam asersi implisit atau eksplisit manajemen tentang
transaksi siklus investasi seperti hal itu berkaitan dengan aktiva jangka panjang. Tujuan-
tujuan ini merupakan hal yang utama bagi siklus ini dalam kebanyakan audit.



Pertimbangan Perencanaan Audit
a. Materialitas
Pertimbangan utama dalam mengevaluasi alokasi materialitas ini adalah penentuan besarnya
salah saji yang akan mempengaruhi keputusan seorang pemakai laporan keuangan yang
layak. Pertimbangan kedua adalah hubungannya dengan biaya untuk mendeteksi kesalahan.
b. Risiko Inheren
Risiko inheren yang berkaitan dengan asersi eksistensi/keberadaan seringkali rendah karena
aktiva tetap tidak mudah dicuri. Akan keberadaan, risiko inheren dapat meningkat sampai ke
tingkat sedang atau tinggi karena potensi bahwa aktiva yang dibesituakan atau tidak
digunakan lagi mungkin tidak dihapuskan.
c. Risiko Prosedur Analitis
Risiko prosedur analitis unsur elemen dari risiko deteksi bahwa prosedur analitis akan gagal
mendeteksi kesalahan yang material. Prosedur analitis bersiIat eIektiI dari segi biaya dan hal
itu dapat membantu auditor dalam mengevaluasi kelayakan laporan keuangan.
d. Risiko Pengendalian
Aspek yang sama dari pengendalian internal yang menetapkan kesadaran akan tingkat
pengendalian yang tinggi seperti lingkungan pengendalian yang kuat, penilaian risiko yang
eIektiI, akuntabilitas yang eIektiI atas penggunaan sumber daya, dan pemantauan sistem
pengendalian adalah penting dalam konteks akuntansi untuk aktiva tetap. Salah satu transaksi
penting yang berkaitan dengan aktiva tetap adalah akuntansi awal untuk akuisisi aktiva tetap.

PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS SALDO AKTIVA TETAP
Penentuan Risiko Deteksi
Ketika menentukan risiko deteksi, auditor harus mempertimbangkan sejauh mana klien
mempunyai aktiva konstruksi, lease modal yang signiIikan, dan penambahan serta penarikan
yang signiIikan dari aktiva-aktiva itu. Auditor juga perlu mengevaluasi asumsi-asumsi kunci
yang bertalian dengan estimasi akuntansi atas beban penyusutan. Akhirnya, riisko deteksi
dalam penugasan yang berulang seringkali tergantung pada pengendalian internal atas siklus
pengeluaran.

Merancang Pengujian SubstantiI
Pengujian substantiI yang mungkin untuk asersi aktiva tetap yaitu :


a. Prosedur Awal
- Mendapatkan pemahaman tentang bisnis dan industri klien
- Melaksanakan prosedur awal atas saldo dan catatan aktiva tetap yang akan mendapat
pengujian lebih lanjut.
b. Prosedur Analitis
- Mengembangkan ekspektasi atas aktiva tetap dengan menggunakan pengetahuan tentang
aktivitas industri dan bisnis entitas tersebut
- Menghitung rasio :
· Perputaran aktiva tetap
· Beban penyusutan sebagai persentase dari penjualan
· Beban reparasi dan pemeliharaan sebagai persentase dari penjualan
· Tingkat pengembalian atas aktiva
- Menganalisis hasil-hasil rasio dibandingkan dengan pengharapan berdasarkan data tahun-
tahun sebelumnya, yang diangarkan, industri, dan data lainnya.
c. Pengujian Rincian Transaksi
- Memvouching penambahan aktiva tetap ke dokumentasi pendukung
- Memvouching pelepasan aktiva tetap ke dokumentasi pendukung
- Mereview ayat jurnal ke beban reparasi dan pemeliharaan
d. Pengujian Rincian Saldo
- Menginspeksi aktiva tetap
- Memeriksa dokumen kepemilikan dan kontrak
e. Pengujian Rincian Saldo Estimasi Akuntansi
- Mengevaluasi kewajaran penyajian beban penyusutan dengan mengevaluasi kelayakan
umur manIaat dan estimasi nilai sisa.
- Menentukan apakah suatu kejadian yang signiIikan akan mengakibatkan penurunan nilai
aktiva tetap.
I. Penyajian dan Pengungkapan
- Membandingkan penyajian laporan dengan GAAP

SIKLUS PEMBIAYAAN
Siklus pembiayaan mencakup dua kelompok transaksi utama sebagai berikut :
a. Transaksi hutang jangka panjang mencakup peminjaman dari obligasi, hipotek, wesel, dan
hutang, serta pembayaran pokok dan bunga yang berkaitan.
b. Transaksi ekuitas pemegang saham mencakup penerbitan dan penarikan saham preIeren
serta saham biasa, transaksi saham treasuri dan pembayaran dividen.

Tujuan Audit
Meliputi beberapa hal, yaitu :
a. Keberadaan atau keterjadian
b. Kelengkapan
c. Hak dan kewajiban
d. Penilaian atau alokasi
e. Penyajian dan Pengungkapan

PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS SALDO HUTANG JANGKA PANJANG
Penentuan Risiko Deteksi
Risiko inheren untuk asersi ini mungkin berada pada tingkat sedang atau tinggi karena
kerumitan yang terlibat dalam menghitung amortisasi diskonto atau premi obligasi.
Berdasarkan pertimbangan Iaktor-Iaktor ini dan setiap penilaian risiko pengendalian yang
relevan, tingkat risiko deteksi yang tepat dapat ditentukan untuk setiap asersi signiIikan yang
berkaitan dengan saldo hutang jangka pendek.

Merancang Pengujian SubstantiI
Pengujian substantiI yang mungkin untuk asersi hutang jangka panjang yaitu :
a. Prosedur Awal
- Mendapatkan pemahaman tentang bisnis dan industri klien
- Melaksanakan prosedur awal atas saldo dan catatan hutang jangka penjang yang akan
mendapat pengujian lebih lanjut.
b. Prosedur Analitis
- Melaksanakan prosedur analitis
- Menghitung rasio
c. Pengujian Rincian Transaksi
- Memvouching ayat jurnal ke dalam hutang jangka panjang dan akun-akun laporan laba rugi
yang berkaitan.
d. Pengujian Rincian Saldo
- Mereview otorisasi dan kontrak hutang jangka panjang
- MengkonIirmasi hutang dengan pemberi pinjaman dan perwalian obligasi
- Menghitung kembali beban bunga
e. Penyajian dan Pengungkapan
- Membandingkan penyajian laporan dengan GAAP

PENGUJIAN SUBSTANTIF ATAS SALDO EKUITAS PEMEGANG SAHAM
Penentuan Risiko Deteksi
Penilaian risiko inheren untuk asersi-asersi yang berkenaan dengan saldo ekuitas pemegang
saham tergantung pada siIat dan Irekuensi transaksi yang mempengaruhi akun-akun
bersangkutan. Transaksi saham yang bersiIat rutin dalam perusahaan terbuka sering ditangani
oleh registrat dan agen transIer. Penilaian risiko inheren dan pengendalian mungkin lebih
tinggi jika ada transaksi nonrutin yang melibatkan penerbitan saham dalam akuisisi, sekuritas
konvertibel, atau opsi saham. Faktor-Iaktor tersebut harus dipertimbangkan dalam
menggunakan model risiko audit untuk menentukan tingkat risiko detekdi yang dapat
diterima atas setiap asersi signiIikan yang bersangkutan dengan saldo ekuitas pemegang
saham.

Merancang Pengujian SubstantiI
Pengujian substantiI yang mungkin untuk asersi ekuitas pemegang saham yaitu :
a. Prosedur Awal
- Mendapatkan pemahaman tentang bisnis dan industri klien
- Melaksanakan prosedur awal atas saldo dan catatan ekuitas pemegang saham yang akan
mendapat pengujian lebih lanjut.
b. Prosedur Analitis
- Menghitung rasio :
· Pengembalian atas ekuitas pemegang saham biasa
· Ekuitas terhadap total kewajiban ekuitas
· Pembayaran dividen
· Laba per saham
· Tingkat pertumbuhan yang dapat dipertahankan
c. Pengujian Rincian Transaksi
- Memvouching ayat jurnal ke dalam akun modal disetor
- Memvouching ayat jurnal ke dalam laba ditahan
d. Pengujian Rincian Saldo
- Mereview anggaran dasar dan anggaran rumah tangga
- Menelaah otorisasi dan syarat penerbitan saham
- MengkonIirmasi saham yang beredar dengan registrar dan agen transIer
- Memeriksa buku sertiIikat saham
- Memeriksa sertiIikat saham yang ditahan sebagai treasury stock
e. Penyajian dan Pengungkapan
- Membandingkan penyajian laporan dengan GAAP

JASA BERNILAI TAMBAH DALAM SIKLUS INVESTASI DAN PEMBIAYAAN
Auditor juga dapat memberikan dua jasa bernilai tambah yang penting. Pertama, auditor
dapat mengevaluasi seberapa eIektiI entitas telah memanIaatkan aktivanya untuk
menghasilkan penjualan, laba, dan arus kas, serta mencapai tujuan entitas itu. Kedua, auditor
kemudian dapat memberikan jasa independen dengan mengevaluasi aktiva investasi yang
direncanakan entitas itu dan menentukan apakah langkah-langkah yang direncanakan dapat
menjadi pendukung yang penting untuk mencapai sasarannya. Akuntan publik dapat
memberikan nasihat kepada klien tentang bagaimana membiayai investasi yang penting.
Banyak kantor akuntan bertindak sebagai pakar dalam membimbing sebuah perusahaan
melakukan merger dan akuisisi.








8A8 VIII
AUDI1 1LknADAÞ SIkLUS ÞLNDANAAN

8Ŧ1Ŧ1 Ien|s akun yang mempengaruh| aud|t transaks| pendanaanť s|k|us |n| mempengaruh| dua
aspek ya|tu
(a) ÞembenLukan kewa[lban yang ber[angka wakLu pelunasan leblh clanƌ saLu Lahun
(b) ÞembenLukan kepemlllkan perusahaan ( modal saham )
1ransaksl yang berhubungan dengan uLang [angka pan[ang anLara laln berupa ť obllgaslţ
wesel [angka pan[angţ hlpoLlk (mottqoqes)ţ bond premlum (Jlscooot )ţ lotetest expeoseţ dan
galn (qloss) oo tetltemeot of booJsŦ Sedangkan Lransaksl yang berkalLan dengan modal
saham anLara laln ť saham preferenslţ saham blasaţ saham Lresuryţ polJŴlo copltolţ tetoloeJ
eotoloqsţ JevlJeoţ JevlJeoJ poyobleŦ
2 1u[uan audlL Lerhadap slklus pendanaanť
Ŧ LkslsLensl aLau okurensl pembenLukan Lransaksl
O ÞencaLaLan Lerhadap saldoŴsaldo uLang [angka pan[ang dan modal saham pada saaL
Langgal neraca benarŴbenar nyaLaŦ
O Þembayaran devlden dan blaya bunga obllgasl yang Llmbul dan LerbenLuknya
Lransaksl dalam perlode lnl dlnyaLakanŦ
2Ŧ kesempurnaan
ekenlng uLang [angka pan[ang mencermlnkan semua kewa[lban kepada kredlLor
[angkan pan[ang pada saaL Langgal neracaŦ
ekenlng modal saham mencermlnkan hakŴhak para pemlllk Lerhadap semua akLlva
pada saaL Langgal neracaŦ
Semua Lransaksl uLang [angka pan[ang dan Lransaksl modal saham dalam Lahun
yang dllaporkan Lelah dlcaLaLŦ
3Ŧ Pak dan kewa[lban
O ekenlng uLang [angka pan[ang mencermlnkan [umlah yang secara hukum dlmlllkl
oleh para kredlLor dan plhak laln yang berkepenLlngan pada saaL Langgal neracaŦ
O ekenlng modal saham mencermlnkan hak yang secara hukum dlmlllkl para
pemegang saham pada saaL Langgal neracaŦ
4Ŧ Þenllalan aLau alokasl
Þenllalan Lerhadap rekenlng uLang [angka pan[ang dan modal saham dldasarkan pada
prlnslp akunLansl yang la[lm dlLerapkan dl lndonesla dl uSA dlsebuL CAAÞ)Ŧ
3Ŧ ÞresenLasl dan pengungkapan
O ekenlng uLang [angka pan[ang dan modal saham Lelah dlldenLlflkasl dan
dlklaslflkasl secara layak dalam neracaŦ
O Semua kesepakaLanţ per[an[lan dan rancangan pelunasan Lerhadap uLang [angka
pan[ang Lelah dl[elaskan dan dlungkapkan dalam laporan keuanganŦ
O Semua fakLa yang berkalLan dengan pengeluaran saham ( yang mellpuLl par aLau
sLaLed value) Lelah memperoleh perseLu[uan Lerhadap [enls saham dan
pengeluarannyaţ dan [umlah saham yang dlpegang sebagal saham Lreasury aLau
adanya opsl saham Lelah dlungkapkanŦ

3Ŧ MaLerlallLasţ lslko dan SLraLegl audlL Lerhadap Lransaksl pendanaanť
lslko Lerhadap kemungklnan kesalahan penanganan dan pencaLaLan Lransaksl
slklus pendanaan blasanya rendahŦ ualam beberapa kasusţ aspek operaslonal yang
mungkln menlmbulkan permasalahan adalah pembayaran bunga obllgasl dan
pembayaran devlden (kadangkala dlLangam oleh plhak luarţ anLara laln bankţ plalangţ
pedagang effek)Ŧ Semua Lransaksl yang berkalLan dengan proses pendanan lnl (saaL
menerlma uang dan saaL pemberlan kompensasl bunga dan devlden) selalu harus
memperoleh perseLu[uan darl dewan komlsarls aLau para pemegang sahamŦ ualam
perancangan sLraLegl audlL Lerhadap rekenlngŴrekenlng yang LerbenLuk oleh Lransaksl
dalam slklus lnlţ harus dlperhaLlkan adanya lde LerbenLuknya Lransaksl darl dalam
perusahaan sendlrlŦ
8Ŧ2Ŧ1 Cara memaham| dan men||a| struktur pengenda||an |nternť
SeLlap langkah dalam memahaml sLrukLur pengendallan lnLern mellpuLlť
() Þemahaman Lerhadap sagala caLaLanŴcaLaLan dan dokumenŴdokumen yang dlgunakan
oleh kllen dalam menanganl Lransaksl sllkus pendanaanŦ
(2) Þemahaman Lerhadap fungslŴfungsl yang LerkalL dalam penanganan Lransaksl slklus
pendanaan LersebuLŦ

Ŧ Þrosedur pengendallan secara umum yang LerkalL dengan Lransaksl pendanaanť
aŦ Lakukan verlflkasl Lerhadap kecermaLan saldoŴsaldoţ berbagal dafLar dan buku
pembanLunyaŦ
bŦ 1erapkan prosedur anallLlkalŦ
cŦ Lakukan penelaahan Lerhadap oLonsasl beserLa konLrakŴkonLraknyaŦ
dŦ Lakukan konflrmasl aLas uLang [angka pan[angŦ
eŦ Lakukan vouchlng Lerhadap [urnal rekenlng uLang [angka pan[angŦ
fŦ Lakukan penghlLungan kemball Lerhadap blaya bungaŦ
gŦ 8andlngkan penya[ lannya dengan sLandar akunLansl keuangan yang berlakuŦ

8Ŧ3Ŧ1 Catatan dan dokumen apa yang b|asa d|gunakan da|am transaks| pendanaanť
uokumen yang dlgunakan dalam slklus pendanaan lnl secara keseluruhan sama
dengan dokumen dalam slklus lnvesLaslŦ Panya sa[aţ Lln[auan dokumen dalam aspek
pendanaan dlLln[au darl slsl perusahaan yang mempunyal kewa[lban kepada kredlLor aLau
hakŴhak para pemlllkŦ uokumen lnl dlperlukan menglngaL pada saaL semua obllgasl Lelah
dllunaslţ maka suraLŴsuraL obllgasl LersebuL harus dlLarlk kemballŦ Þadahal penarlkan
obllgasl LersebuL pada dasarnya maslh akLlfţ dan oleh karenanya harus dlmusnahkanŦ

Ŧ lungslŴfungsl yang Lerkal dengan Lransaksl pendanaanŤ
O Þengeluaran modal saham aLau obllgaslŦ
O Þembayaran bunga obllgasl dan devlden Lunal
O Þelunasan obllgasl dan pembellan kemball saham
O ÞencaLaLan LransakslŴLransaksl pendanaan
O Þemegang buku besar obllgasl dan modal saham dan pemellharaan kecermaLan
pencaLaLaannyaŦ

8Ŧ4Ŧ1 Þengu[|an Substans|f terhadap s|k|us pendanaan Daftar pengu[|an substant|f yang
d|sarankan antara |a|n ť
aŦ Lakukan verlvlkasl Lerhadap kecermaLan saldoŴsaldoţ berbagal dafLar dan buku
pembanLunya
bŦ 1erapkan prosuder anallLlkal
cŦ Lakukan penelaahaan Lerhadap anggaran dasar dan rumah Langga perusahaanŦ
dŦ Lakukan penelaahan Lerhadap oLorlsasl pengeluaran sahamŦ
eŦ Lakukan konflrmasl aLas saham yang beredar dl pasaran
fŦ Lakukan lnspeksl buku serLlflkaL saham
gŦ Lakukan lspeksl serLlflkaL saham yang berada dlLangan bendaharawan perusahaanŦ
hŦ Lakukan vouchlng [umal pada rekenlng uLang modal saham
lŦ Lakukan vouchlng Lerhadap laba yang dlLahan
[Ŧ 8andlngkan penya[lannya dengan SAk yang berlakuŦ

8Ŧ4Ŧ2 Þrosedur pemer|ksaan terhadap pendanaan ob||gas|
ualam rangka audlL obllgasl maka audlLor harus menyusun prosedur sebagal berlkuL Ť
aŦ Lakukan verlvlkasl Lerhadap kecermaLan saldoŴsaldoţ berbagal dafLar dan buku
pembanLunya
bŦ 1erapkan prosedur anallLlkal
cŦ Lakukan penelaahan Lerhadap oLorlsasl beserLa konLrakŴkonLraknya
dŦ Lakukan konflrmasl aLas obllgasl
eŦ Lakukan vouchlng Lerhadap [urnal rekenlng obllgasl
fŦ Lakukan penghlLungan kemball Lerhadap Maya bunga
gŦ 8andlngkan penya[lannya dengan SAk yang berlaku

8ŦS Contoh kertas ker[a Aud|t
kerLas ker[a Modal Saham
ulslapkan !3 Lgl 24/l/93 ulslapkan 3 Lgl
29//94

Þ1Ŧ ML1AL lnuuS1l
Saham CLorlsasl 8eredar !umlah
Saldo //93 Ŧ v 3Ŧ 3Ŧ
Þenyaluran Ŧ
Saham nllal
perLunal
Saldo 3/2/93 Ŧ Ŧ #
6Ŧ c

v 1elusur ke kerLas ker[a Lahun lalu
# 1elusur ke caLaLan rapaL uekom 2/2/93
C Cek hasllnya ke penerlmaan kas
C konflrmasl ke agen pen[ualan
Þengu[lan SubsLanLlf lnvesLasl
· ÞenenLuan lslko ueLeksl
· Þerancangan Þengu[lan SubsLanLlf
Þrosedur awal
Þrosedur anallLlk
Þengu[an rlncl Lransaksl
Þengu[lan rlncl saldo
Þenya[lan dan pen

3!02.3$97. /..33/:897:39:0302-.39039.7..3.7/.2.:/9-07/.3.3 202-.3838/.3.8:7894..397.7-.0 .90:/9 09.3897.8.:/94720302-.38.90.970./03   03:3.8 /..8047.

.38.3 ..3.38.82.8805079.:88 /.3-08.5 /..8.33.83 2..3 5748083 -.9.207:5. .3-...339073.3 %::.253..80782589.:/9.3.2.089.3/03..3 97.3.5.3.3:/9 .3. !0792-.8:39:.909.3.9:-07..503039:.:39:203/090808.-.3-07.3..3..7. 8.8:83/.20-.3.9..3!0703.83.3/03.3 !0303/.3:/9 ..3/.33207:5.5     $&$'$%$ %::.5.2.3502.2.2.85030:..8.4.:085892.8.3.3..38047.:-:3.9.9.3.:/9     !0792-.089.8 97.3:9..3:..3.3202503.9.202503.3.7:05:9:8.9.3..9.3:9./03..3 9::.39:/:7..:.8 !0792-.78:85030:.88:83.9.3.02039039.73...8/.907.9.22030..839::..3.8/.7:.089.../.2.3/.9.3.9.3.547.909.907./.30:...30/:.9.3574/:8.3  - #8430703 #8430703./.3....33.83.7.80780889038....

43897:8 0.203039:. .7.50393/.:.50303/..350303/.3.547.9.:39:.5....8... /..9..30:.320309.3502.3784/0908 .3.8.3.3/.2:/.3#840908 09.8.03 2025:3..7:820250792-.3/03.3 /..3  .3503:8:9.909.39:.39039.3 .3$:-89.9: :/947:.3831.750303/.8503:3.0-07.339073..38079.8 50393...30892.3-838/.22030..3.243908..:39.3..909.57480/:7.-9.5.2:339/.92033../..3.8.3-07.8024/.9202-..8:28:3.907.5./.2.59/.3-079.:/947.3831.38:2-07/.3.8.9.3938050793:3.3:.3.301091.33/:89703 ./.9..38:-89..3.3..507:2030.. !7480/:7. !7480/:7.9.3 73... 784/0908 /...3 01091 .:.2503:..3.3784.39:35.9..32:33:39:.9..3.5:8./.980/..98.3.3502.308.9 50303/.3 78430703/.9.:9/.98 #8457480/:7.25.38073.909.3 850.7.503.:/947/..8:28 ..9..5.7784/0908-...2..3!03:.393.9. 9:/.388902 50303/.3.5.549038-../. #84!7480/:73.909.703.909.9 503.9:97.391.38073.9...3.7.:39.98:38:700203/.3   07.38.39.:93.8078.38. .3  / #84!0303/.3.80.3/-089:.9...98-0781.3/03.5   !&$&$%%%$$ %'%%! !03039:.3.:88..380.5.2-.9.:.339073. 03/. 203/090808./.901091/../....9:   .3.3.907.30-07.:39.703/.391 !03:..:7 ../.3.88:8 5030:.8-0-.3503.7.:39.98.38:39:.9.32. .5 $.9...780-.:2.3-07:.38.0 93.9.38./.. /:3..703./.

.4:..7.7.-.:.3.9.88.3503.3 ./..3203. 07:29.8.. %7.3 -07.80.  .5  1 !03..3 / !03:..7.3 :2:72.5.8  07/.3!03:3.909...3/03.9.38.5078039.3-:3.9....9.8 .8 5490 080 /.5.909.. 03.7.909.9.3503.5078039.3 .80/.33. 97.83.3 W%3.3.4:.8/84394.380-.8:.9/.9:0.3/.3.909..3-0-.3/.8.5.909.380-.9..3.2970.3/.80/.807832:33-07.7503:.3.. .:57024-.3/03..3#3..5.3.3.38..3%7.3 700.22039:3.3..84 W!075:9.8078831.5.. 0-07.378450303/.3:39:809./4 0338508.3705.3/..30.3502-.24798.3/.5 02078.3705....3503.3/3..909.9..5.3  !&$&$%%%$$ &%! !03039:.3/.:.3.3.3/...35005.-07:9 .9.83/:897/.8/.3 93.7.5.5/03.980/.93.:.3.0.38.2...3/3.9/.3.84/-.33..31.3.38.8. .5 W0-..8:39.39039.8.3503:7:3.:.3$.3#840908 #8430703:39:.7.../.3.  03039:.3!03:3.31.3544/.547.909.9: .9784/0908.350792-.3-07/.3#3.3 3/:897 /.890780-:9 039:37.8 0 !03.2.3 8079.3!  $&$! $:8502-.. 0.308509.8:9. 0 !03:.87.257010703 8079.34397.8 02.9473/.3.3.8.3203.2-.3/.3.9..3.3 / !03.3./..9.-./. !03:.9.7....9.9.3/03..9./..30892.9:73.3..3  - %7.74-..3 - 003.32030.88..9 503:.3..9.8/.9.88.././4:2030502.5.9.9.3.7../4892..3/03.9.3203.357480/:7..947 1.5.3 W0-..:55023.:3 9. .0425497.38.38 030...5.:5/:.9.:380-0:23.3503:8:9.30-.703.38.9.80-.:0907..:93.98 0302-.3.3:/9 05:9-0-07. ..8:7/..3#3.85020.8.3-07.5.88./03   %::./4/.9.7.50/4:2039..503/0   .3/.0-0-.8.3907-.2203.350309.3 02-.9/.7.3-8380399.5.3203:3.80.7.4.7503:.3$./4:9.3809.7.8..3503:8:9.2-.3:9  - !7480/:73.38.3503.3.80:9.3831.8.35020.950302-.9.9.9/9039:.7..5503.3.8:9.38.3503.:550307-9.3.35020.3203/.8503/::3 02.502-.9.50/4:2039.8503/::3 070.3.3905.3 :9.

:3 -078.2 203:3.8078:9.9.3 8.9..39039.391.2:9.9.9/.0.3/3.38.88..3 / !03:.947 1.357480/:7..:9./.98 0.38.3.9:73..7:8/50792-.7.0397.2.85020.:/9:39:203039:...3%7.85020.3!  !&$&$%%%$$ &%$!$ !03039:.3/.8907.0.350303/.33/:89703 0..3$.3-0703.3/03.3..3502.7../40:9....350307-9..85020.503.3 %7.34397.3:9.9...391.7/..3 02-.9...3-07..3!03:.9.2 .2.3.3 4070897.9/5079.5.:3..9: .3./9.4:...32:33:39:..320-.85020.9: .8 43.2 W%3.33/:89703 0.3.2.3:9.38:-89.3$.38..547.8809.3#3.5.3.:3 .5.8 02.2.. !03:.7./4/.8.98 039:37.2507:8.3.3!03:3.:3 .3503.94790780-:9.9503:.2   07.80780:9..8:9.9.3 8.3 0343172.378430703:39:.3!03:.9..3.38.3.3-838/.8078.3/.8 W!02-.-0-.8/.547.88.3502..5.3/.30-./4/.3170:03897. 030..98 039:37..3.5.9...38:-89.950307-9.9 /9072.3.8.3$:-89.9.5.2-.8078 .3907-:../03 W.3.:324/.-.85020. !7480/:7..81.3/.97.34-.3/.3 .2907.38./40:9.3-078.3.5949..32:33:39:.07...3:9  - !7480/:73.3 203/..3.3#3.38.2/.3.84 W!0302-. W:9.38.49478.9784/090/.30:9.2.3  / !03:..3:9  - !7480/:73.3.2.3 203/. 03/..-./80947 02.3.97:93/. !7480/:7..3.378430703/.4:.2.3. 03/.3.3.2.3.:88 80:79..9:73.9.3-838/.8/.3.9/.3.3202503.3.4:.9.5.8078831..5.7.39039.3#840908 !03. !03:.3.3.3.3-:3.3.9.8.38.3/03.3/.9.-.3.3.3507.30-.393.3.83437:93..049478.3..38107 !03.8 02.8.38.32:330- 93.391 !03:./../4 070..3.3502-0753.7: .079-0 . 0 !03.38.0/.38.39:35.84 .3.5.88.:4588..38.0/.3/03.3/.-.5.37:2..8073/9.3%7.2 ../4 070./.8.30:9.357480/:7.0/.3.3/.3.2.7:..391 !03:..3.3/03.38...357480/:7..3:9.3-0781.3.95079:2-:.3.324/0784.3$:-89.8 039:302-.80:9.9503:.9:73.3#3.5.5078.8.3#3.

5.890.3.3/:.3203039:.350393  .8..9 203.8..089.-::80791.7.:.9.3.3/..3503:. 0343172.9.3!  $#%$&$'$%$! :/947:.:/947 02:/. /.547.880-07.-.203. 0 !03..5.3.5.905.3/9.3.80791. .80-..92030.5.9202-07.3.5..89:/.370897.2 02078.3.3 02-.3/703. .9::.3/0503/03/03.3.98.2.2-.3...33..3.9.089.30399../.8.0397..3/3./.3.2..3..5.507:8.7/..202...89: 0/:.380-...350393 !079..2202-2-380-:.:39.3-.32030.:.8 8079.5.8..9 202-07.7/03.3/03.3.8.3.3/./503/::3..38107 02078.202-.3. :39.31.5...7/.8.5.8.3/.8.88.3 20.3-0793/.9202-07.2.3...7:8..35:-/.33.5.2..350393:39:203..:88           I D@@9D9---     °¾ f° f°– ¯ ¯½ °–f f f°¾f¾ ½ ° f°ff°  ¾¾° ¯ ¯½ °–f f f¾½ f %f%9 ¯ °f° f© f°f°– ©f°–ff½ °f¾f° nf° ¾ff° % %9 ¯ °f° ½ ¯f°½ ¾fff°%¯ f¾ff¯% @f°¾f¾ f°–  °–f° °–f° f°– ©f°–f ½f°©f°– f°ff f° ½f   –f¾   ¾ ©f°–f½f°©f°– ½%¯–f– ¾%  ° ½ ¯¯% ¾n°% °  ¾ ½ °¾  f° –f° %–¾¾% °   ¯ ° € ° ¾   f°–f° f°¾f¾ f°– ff° °–f° ¯ f ¾ff¯f°fff° ¾ff¯½ €  °¾ ¾ff¯ f¾f ¾ff¯ ¾ ½f °nf½f  f°  f°°–¾   °   ° ½ff   @©f°f  f f½¾¾½ ° f°ff°  .9.010910399.-073..039039.3947.:39: 203.3!03:3.5.3 .3503..320707/..8. .970.30399..3.3-070/.98.:.:/947 /.3 /703.8:7894.

f ff¾ ¾ f°f –f  f f½f°¾f¾½ ° f°ff°  .  ¾¾ °¾ff °¾½ ¯ °f°f°¾f¾ O 9 °nfff° f f½¾f  ¾f f°–©f°–f½f°©f°– f°¯ f¾ff¯½f f¾ff f°––f° fnf °f °f°ff  O 9 ¯ fff°  ° f° ff °–f  –f¾ f°– ¯  f°   °°f f°¾f¾ ff¯½  ° °fff°     ¾ ¯½°ff°    °°– f°– ©f°–f ½f°©f°– ¯ °n ¯°f° ¾ ¯f  f© f°  ½f f   ©f°–f°½f°©f°–½f f¾fff°––f° fnf     °°–¯ f¾ff¯¯ °n ¯°f°f f½ff½ ¯ f f½¾ ¯fff ½f f¾fff°––f° fnf    ¯f f°¾f¾ f°– ©f°–f ½f°©f°– f° f°¾f¾ ¯ f ¾ff¯ ff¯ f° f°– f½f° f nff    f f° f© f° O   °°–f°– ©f°–f ½f°©f°– ¯ °n ¯°f° ©¯f f°–¾ nff ¯ ¯  ½ff  f°½ff°f°–  ½ °°–f°½f f¾fff°––f° fnf  O   °°– ¯ f ¾ff¯ ¯ °n ¯°f° f f°– ¾ nff ¯ ¯ ½ff ½ ¯ –f°–¾ff¯½f f¾fff°––f° fnf    9 °ff°ffff¾ 9 °ff° f f½   °°– f°–©f°–f½f°©f°– f° ¯ f ¾ff¯  f¾ff°½f f ½°¾½f°f°¾f°–f©¯  f½f° ° ° ¾f D ¾ 9%    9 ¾ °f¾ f°½ °–°–f½f° O   °°– f°– ©f°–f ½f°©f°– f° ¯ f ¾ff¯  f  °€f¾ f° f¾€f¾¾ nffff ff¯° fnf  O  ¯f  ¾ ½fff°  ½ ©f°©f° f° f°nf°–f° ½ °f¾f°  f f½ f°– ©f°–f ½f°©f°– f © f¾f° f° °–f½f° ff¯f½f° f°–f°  O  ¯f€ff f°– ff° °–f° ½ °– ff°¾ff¯ % f°– ¯ ½½f ff ¾f  f %  f ¯ ¯½   ½ ¾ ©f°  f f½ © °¾ ¾ff¯ f° ½ °– ff°°f  f° ©¯f ¾ff¯ f°– ½ –f°– ¾ f–f ¾ff¯  f¾ ff f f°f½¾¾ff¯ f °–f½f°     .

¾  f f½  ¯°–°f°  ¾fff° ½ °f°–f°f° f° ½ °nfff° f°¾f¾ ¾¾ ½ ° f°ff° f¾f°f  ° f  ff¯ f½f f¾¾  f¾½  ½ f¾°f f°– ¯°–° ¯ °¯ f° ½ ¯f¾fff° f ff ½ ¯ fff° °–f  –f¾ f° ½ ¯ fff°  ° %f f°–ff f°–f¯   ½f f  f°ff f° f°  ½ff°–  ½ f–f°– €€ %   ¯f f°¾f¾ f°– ff° °–f° ½¾ ¾ ½ ° f°f° ° %¾ff ¯ ° ¯f f°– f° ¾ff ½ ¯ f° ¯½ °¾f¾ °–f f°  °% ¾ f f¾ ¯ ¯½   ½ ¾ ©f° f f° ¯¾f¾ ff ½ff ½ ¯ –f°– ¾ff¯  ff¯ ½ f°nf°–f° ¾f – f   f f½   °°–   °°– f°–   °   f°¾f¾ ff¯ ¾¾ °  f¾ ½ ff° f f°f     °°f f°¾f¾ f ff¯ ½ ¾fff°¾ °     .

ff¯ ¯ff¯ f°¯ °f¾½ °– ° ff°° °   f½f°–f ff¯¯ ¯ff¯¾½ °– ° ff°° °¯ ½  %% 9 ¯ff¯f°  f f½ ¾f–ff nfff° nfff° f° ¯ ° ¯ ° f°– –°ff°   ° ff¯¯ °f°–f°f°¾f¾¾¾½ ° f°ff°  %% 9 ¯ff¯f°  f f½ €°–¾ €°–¾ f°–  f ff¯ ½ °f°–f°f° f°¾f¾ ¾¾ ½ ° f°ff° ¾      9¾ ½ °– ° ff°¾ nff¯¯f°– f °–f°f°¾f¾½ ° f°ff°  f  ff°  €f¾  f f½  n ¯ff° ¾f  ¾f    f–f f€f f°  ½ ¯ f°°f   @ f½f°½¾ f°ff  n  ff°½ ° fff° f f½°¾f¾ ¾ f°f °f°f   ff°°€¯f¾ff¾f°–©f°–f½f°©f°–   ff°n°– f f½©°f  °°–f°–©f°–f½f°©f°–  €  ff°½ °–°–f° ¯ f f f½ ff °–f  –  f° °–f°½ °f©f°°f °–f°¾f° ff°f°¾ f°–f°f°– f      .

fff° f° ¯ °f½ff°– f¾f –°ff° ff¯f°¾f¾½ ° f°ff°  ¯ ° f°– –°ff° ff¯ ¾¾ ½ ° f°ff° ° ¾ nff  ¾ f° ¾f¯f °–f° ¯ ° ff¯ ¾¾ ° ¾f¾  f°f ¾f©f  °©ff° ¯ ° ff¯ f¾½  ½ ° f°ff° °©f f ¾¾½ ¾fff° f°– ¯ ¯½°f f© f°  ½f f ff .

f f ½ff ½ ¯  ¯ ° ° ½ f° ¯ °–°–f ½f f ¾ff ¾ ¯f  –f¾  f °f¾  ¯ff ¾f ¾f  –f¾  ¾  f¾ f  ¯ f  9f ff ½ °ff°  –f¾ ¾ ½f f f¾f°f¯f¾f€  f° f °f°ff¾ ¯¾°ff°     °–¾ €°–¾f°– f °–f°f°¾f¾½ ° f°ff°  O 9 °– ff°¯ f¾ff¯ff –f¾  O 9 ¯ fff° °–f –f¾ f°  °°f O 9 °f¾f° –f¾ f°½ ¯ f° ¯ f¾ff¯ O 9 °nfff°f°¾f¾ f°¾f¾½ ° f°ff° O 9 ¯ –f°–  ¾f  –f¾ f° ¯ f ¾ff¯ f° ½ ¯ fff°  n ¯ff° ½ °nffff°°f      9 °–©f°  ¾f°¾€  f f½ ¾¾ ½ ° f°ff° f€f ½ °–©f° ¾ ¾f°€ f°– ¾ff°f°f°fff°  f  ff°  f¾  f f½  n ¯ff° ¾f  ¾f    f–f f€f f°  ½ ¯ f°°f  @ f½f°½¾ f°ff n  ff°½ ° ffff° f f½f°––ff° f¾f f°¯ff°––f½ ¾fff°   ff°½ ° fff° f f½¾f¾½ °– ff°¾ff¯   ff°°€¯f¾ff¾¾ff¯f°–  f ½f¾ff° €  ff°°¾½ ¾ ¾ €f¾ff¯ –  ff°¾½ ¾¾ €f¾ff¯f°– f f f°–f° ° ffff°½ ¾fff°    ff°n°–©¯f½f f  °°–f°–¯ f¾ff¯   ff°n°– f f½f ff°– ff° ©  f° °–f°½ °f©f°°f °–f°f°– f      9¾ ½ ¯ ¾ff° f f½½ ° f°ff° –f¾ ff¯f°–ff  –f¾¯fff f¾¯ °¾°½¾ ¾ f–f   f  ff°  f¾  f f½  n ¯ff° ¾f  ¾f    f–f f€f f°  ½ ¯ f°°f .

 @ f½f°½¾ f°ff n  ff°½ ° fff° f f½¾f¾ ¾ f°f °f°f  ff°°€¯f¾ff¾ –f¾  ff°n°– f f½©°f  °°– –f¾ € ff°½ °–°–f° ¯ f f f½.ff °–f –  f° °–f°½ °f©f°°f °–f°f°– f    .

° f¾ ©f   f¾ ©f. fff¯ ¾f½f°–$$¾f½f°– $$  9@ .@-D@ ff¯ f $$ 9 °ff° ff¯°f ½ °f f $$   I   .

 @ ¾  f¾ ©ff°f @ ¾ nfff°f½f ¯$$ .

f¾°f ½ ° ¯ff°f¾ °€¯f¾ f– °½ °©ff°      ¾f¾         n  f        ¯f            9 °–©f° ¾f°€° ¾f¾ W 9 ° °f°¾  ¾ .

W 9 f°nf°–f°9 °–©f° ¾f°€  9¾ ff  9¾ f°f  9 °–©f°°nf°¾f¾  9 °–©f°°n¾f  9 °f©f° f°½ °  .