KOMPRESI Laboratorium Komunikasi Data

Disusun oleh :

Arya Wahyu Wibowo (1309030197) Noha Haditya Wafa Revi Noviananda N. Wafa Chairani (1309030413) (1309030283) (130903048Y)

5A Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Telekomunikasi

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
2010 / 2011

KOMPRESI I. Tujuan 1. Dapat mengkompres gambar untuk pengiriman dalam bentuk email, dokumen, dan web page. 2. Melakukan pengiriman file yang terkompres dan membandingkan waktunya dengan file aslinya. 3. Melakukan pengukuran MOS untuk masing-masing kompresi. II. Pendahuluan Kompresi data diperlukan untuk menghemat bandwidth sehingga dapat mempercepat proses pengiriman data dan proses downloading. Mean Opinion Score (MOS) adalah ukuran kepuasaan user untuk menerima informasi. III. Dasar Teori Dalam ilmu computer kompresi data adalah sebuah cara untuk memadatkan data sehingga hanya memerlukan ruangan penyimpanan lebih kecil. Kompresi data ini umumnya bertujuan untuk : 1. Memperkecil ukuran data sehingga menghemat ruangan yang terpakai dalam hardisk. 2. Mempercepat proses download maupun upload. 3. Mempercepat pengiriman data. Microsoft Office Picture Manager mempunyai 4 tipe kompresi gambar, yaitu : 1. Document. 2. Web Page 3. E-mail Document Compression Kompresi ini bertujuan untuk gambar yang akan dipakai dalam suatu dokumen. Dalam tipe kompresi ini gambar akan disimpan dalam format gambar terkompres dan diubah ukurannya menjadi 1024x768 piksel.

Web Page Compression Kompresi ini ditujukan untuk pengguna yang menginginkan proses loading yang cepat pada output seperti email dan website. Pada tipe kompresi ini gambar akan disimpan dengan format file terkompres dan dipadatkan sehingga ukurannya menjadi 448x336 piksel. Email Compression Kompresi ini ditujukan untuk memadatkan gambar sehingga hanya seukuran thumbnail. Kompresi ini sangat baik digunakan pada email dan website dengan tujuan mempercepat proses loading dan memperkecil ukuran data. Pada tipe kompresi ini gambar akan disimpan dengan format file terkompresi dan dipadatkan sehingga ukurannya menjadi hanya 160x160 piksel.

IV.

Instrumen dan Komponen 1. 2 PC yang dilengkapi dengan aplikasi hyper terminal dan Microsoft Office Picture Manager. 2. Kabel Cross Connection pada port com.

V.

Langkah Percobaan 1. Menghubungkan 2 PC dengan kabel null modem melalui port com dengan setting bit rate 115200. 2. Memilih satu file gambar, kemudian melakukan kompresi dan memberi nama baru, kemudian melengkapi table 1. 3. Mengirimkan file tersebut serta melengkapi table 2. 4. Membuka Paint Brush kemudian menyimpan gambar dengan format yang tersedia. 5. Melihat properties gambar tersebut, kemudian mencatat masing-masing ukuran filenya, serta melengkapi table 3.

VI.

Hasil Percobaan Tabel 1 : Kompresi File No Compressing for 1 Uncompress 2 Web Page 3 Document 4 E-mail

File Size 3076 KB 34.5 KB 130 KB 6.58 KB

Compression Precentage 0% 98.7% 95.74% 99.7%

MOS 10 5.5 7.33 1

Tabel 2 : Pengiriman File No. Compressing For 1 Uncompress 2 Web Page 3 Document 4 E-mail

File Size 3076 KB 34.5 KB 130 KB 6.58 KB

Sending Time 4:35 00:03 00:12 00:01

MOS 10 5.5 7.33 1

Tabel 3 : Kompresi antar format No Compress For File Format 1 2 3 4 Uncompress Web Page Document E-mail BMP JPG JPG JPG

Paint Brush Format JPG JPG JPG JPG

File Size 203 KB 32.2 KB 121 KB 6.13 KB

Compression Precentage 93.4% 6.7% 6.92% 6.84%

VII.

Analisis Pada percobaan ini langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat koneksi antar computer menggunakan kabel cross connection melalui port com. Caranya adalah dengan menyambungkan kabel ke port com. Kemudian klik START – Acessories – Communication – Hyper Terminal. Setelah aplikasi hyper terminal terbuka, maka lakukan langkah berikut : 1. Membuat nama dan icon dari koneksi yang akan dibuat. Seperti gambar berikut :

2. Mengatur tipe koneksinya. Dalam hal ini pada kolom “Connect using” diisi dengan “COM1”, seperti gambar berikut :

3. Mengatur properties dari port COM1. Pengaturan properties port yang dipakai dalam percobaan ini dapat dilihat dalam gambar berikut :

Setelah langkah-langkah diatas selesai dilakukan, maka koneksi antar computer telah siap. Kemudian langkah yang harus dilakukan adalah mengkompresi data. dalam percobaan ini kompresi yang dilakukan adalah kompresi gambar dengan menggunakan aplikasi Microsoft Office Picture Manager. Cara melakukan kompresinya adalah sebagai berikut : 1. Membuka gambar yang akan dikompresi dengan Microsoft Office Picture Manager. 2. Dari menu pull down, klik “Picture” dan kemudian pilih “Compress Picture”, maka akan keluar dialog box compress picture pada sebelah kanan layar, seperti gambar berikut :

3. Memilih tipe kompresi yang diinginkan. 4. Klik OK. Dari hasil percobaan, format yang dipakai dalam gambar yang sudah dikompres adalah JPG. Pada tipe kompresi document, gambar yang dihasilkan tidak terlalu berbeda dengan gambar aslinya. Ini membuktikan bahwa resolusi gambar asli dengan gambar yang dikompresi dengan tipe kompresi document tidak jauh beda. Dari percobaan diatas diketahui juga bahwa resolusi gambar yang telah terkompresi dengan tipe kompresi document mempunyai resolusi 1024x768. Pada tipe kompresi web page dan email, gambar yang dihasilkan kualitasnya menurun drastis, ini dikarenakan resolusi gambar pada tipe kompresi tersebut dipadatkan menjadi 448x336 piksel untuk web page dan 160x160 piksel untuk email. Kemudian percobaan dilanjutkan dengan mengirimkan data ke computer yang lain. Pengiriman ini menggunakan aplikasi hyper terminal, caranya adalah: 1. Klik icon send file, seperti gambar berikut :

.

2. Klik “Browse” dan pilih file yang ingin dikirim, seperti gambar berikut :

3. Klik “Send”. Dari hasil percobaan terlihat bahwa file yang telah dikompres membutuhkan waktu yang jauh lebih sedikit dalam pengiriman data dibandingkan file yang belum dikompres. Ini membuktikan bahwa file yang telah dikompres lebih efisien walaupun kualitas datanya berkurang dibandingkan data aslinya. Dari hasil percobaan terlihat juga bahwa file pada computer 1, tidak mengalami perubahan ketika dikirimkan kepada computer 2. Juga tidak ada perubahan resolusi maupun besarnya file. Percobaan berikutnya adalah menyimpan file dengan menggunakan aplikasi paint brush. Hal yang harus dilakukan adalah : 1. Buka gambar dengan aplikasi Paint. 2. Dari menu pulldown, klik “File” kemudian “Save as” kemudian akan keluar dialog box seperti pada gambar berikut :

3. Ubah “Save as type” menjadi “JPEG”. 4. Klik “Save”. Dari hasil percobaan diketahui bahwa ketika gambar disimpan menggunakan aplikasi paint brush, maka terjadi proses kompresi lagi, walaupun format filenya sama. Presentasi kompresi pada proses save pada paint brush adalah ≈ 7%. Dari percobaan juga diketahui bahwa presentase kompresi antar format yang terjadi dalam format BMP ke format JPG adalah 93.4%. VIII. Kesimpulan 1. Proses kompresi bertujuan untuk melakukan efisiensi baik pada ruang hardisk maupun pada efisiensi waktu pengiriman data. 2. Format JPEG adalah format dari gambar yang telah dikompres. 3. Ketika suatu gambar dibuka dan disimpan kembali pada aplikasi paint brush, maka terjadi proses kompresi juga dengan presentase ≈7% 4. Ketika merubah format dari BMP ke format JPEG maka terjadi proses kompresi ≈ 95%.