STIMULUS RESPONSE THEORY Dollard dan Miller memperluas apa yang dimaksud dengan stimulus – respon,.

Untuk contoh kasus, seorang pilot yang pesawatnya meledak karena diserang musuh, kemudian sang pilot menjadi fobia, takut terhadap hal-hal yang berkaitan dengan pesawat dan pertempuran. Konsep drive, cue, response dan reinforcement menjadi kurang tepat karena stimuli penyebab takut bukan lagi suara ledakan, tetapi juga pikirandan ingatan tentang pesawat dan ledakannya. Sehingga teori belajar bukan hanya menjelaskan tingkah laku yang sederhana, tetapi juga hal-hal yang makna dan terapannya berkaitan dengan persoalan kepribadian yang kompleks. Pakar teori belajar tradisional umumnya beranggapan bahwa mengaburkan objektivitas dari definisi stimulus dan respon akan membuat teori belajar menjadi berbahaya yang sama dengan yang dihadapi psikoanalisis yakni; menjkadi sangat tidak cermat dan menipu. Namun perluasan pengertian itu membuat teori belajar tradisional terhindar dari objektivitas yang steril.

Stimulus - Response and Reinforcement Theories (Teori Respon – Stimulus dan Penguatan) Berdasarkan teori ini perubahan sikap terfokus pada bagaimana orangorang merespon stimulus tertentu. Respon biasanya akan diulang-ulang jika dirasa bermanfaat atau menguntungkan. Teori ini memberikan perhatian lebih pada komponen stimulus daripada respon.

Related Interests