SISTEM KEARSIPAN PT TELKOM INDONESIA

TUGAS AKHIR

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Ijazah Diploma III Program Studi Administrasi Bisnis Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak

OLEH : GEMA ANDYKA PRIBADI NIM. 3200904058

JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS POLITEKNIK NEGERI PONTIANAK 2011

SISTEM KEARSIPAN PT TELKOM INDONESIA

Oleh: GEMA ANDYKA PRIBADI NIM. 3200904058

Tugas Akhir ini telah diterima dan disahkan sebagai salah satu syarat Untuk menyelesaikan Program Pendidikan Diploma III Program Studi Administrasi Bisnis Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak Ketua Jurusan Pembimbing

Ismail Umar, SE, MM NIP. 19680503199031003 Mengetahui Direktur

Evi Soviana, SE, MM NIP. 197609062001122002

Mahyus, S.Pd, SE, MM NIP. 197002011996031001

Penguji I 3. Ketua 2.Penguji III .Penguji II 4.Yang bertandatangan di bawah ini tim penguji pada seminar Laporan Tugas Akhir Program Studi Administrasi Visnis Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak. menyatakan bahwa Tugas Akhir dari : Nama NIM Judul : GEMA ANDYKA PRIBADI : 3200904058 : SISTEM KEARSIPAN PT TELKOM INDONESIA Telah dibahas dalam siding pada tanggal Tim Penguji Tanda Tangan 1.

untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi dan untuk memberikan solusi mengenai pengendalian arsip pada PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Pontianak yaitu pinjaman arsip hendaknya melalui petugas khusus yang menangani arsip. Pertamina (Persero) Terminal BBM Pontianak adalah azas desentralisai yaitu prosedur pengelolaan arsipnya. Berdasarkan hasil pengamatan penulis pada PT. . Arsip mempunyai peran yang sangat penting karena merupakan sumber informasi bagi setiap perusahaan. Penulisan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui petmasalahan tersebut untuk mengetahui bagaimana pengendalian arsip. Pada bagian umum pengendalian arsip masih belum dilaksanakan dengan baik.ABSTRAK Kearsipan merupakan salah satu faktor yang tidak mungkin terlepas dari kegiatan Administrasi. mengisi formulir pinjaman arsip dalam rangka pengendalian arsip. sehingga kegiatan pada perusahaan dapat berjalan dengan lancar. hal ini terlihat dari tidak diterapkannya pengendalian arsip dan tidak terdapat petugas khusus yang menangani arsip. baik penyimpanan maupun penemuan kembali dilakukan secara tersebar di masing-masing unit kerja pada suatu organisasi. dan sistem yang digunakan sistem kronologis yaitu salah satu sistem penataan berkas berdasarkan urutan tanggal. bulan dan tahun.

Ibu Evi Sofiana. Pd. Kedua Orang tua dan keluarga penulis yang telah memberikan dukungan serta selalu mmendo’akan penulis didalam penyelesaiaan Tugas Akhir ini. MM selaku Direktur Politeknik Negeri Pontianak. Bapak Meizi Fahrizal. Dalam penyusunan Tugas Akhir ini tentu tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. 2. Bapak C. MM selaku Dosen Pembimbing Tugas Akhir dan Dosen Penguji III yang telah banyak memberikan masukan dan bersedia memberikan bimbingan dan petunjuk dalam penyelesaiaan Tugas Akhir ini. Si selaku Dosen Penguji II yang telah memberikan masukanmasukan kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir. MM selaku Jurusan Administrasi Bisnis. oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada : 1. 4. Ibu Liliana. S. Yeheskiel H Manajer PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Pontianak. 7. M. Bapak Mahyus. SE.PRAKATA Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. MM selaku Dosen Penguji I yang telah memberikan masukan-masukan kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir. karena dengan rahmatnya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan tepat waktu. 6. 5. SE. Bapak Ismail Umar. Adapun tujuan dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Pendidikan Diploma III pada program studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak. SE. 3. SE. .

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa penulisan Tugas Akhir ini mungkin masih jauh dari sempurna.8. . untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun dari semua pihak. Akhir kata penulis berharap semoga Tugas Akhir ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya. Seluruh Staf Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak khususnya Di Jurusan Administrasi Bisnis yang telah membantu dan memberikan bimbingan dalam meningkatkan pengetahuan selama di bangku kuliah. 9. Seluruh Staf Kantor PT Petamina (Persero) Terminal BBM Pontianank yang telah memberikan informasi kepada penulis dalam menyusun Tugas Akhir.

............................................................................................................ Saran ...................................................... Profil Perusahaan ......................................... C................................................................................................................................. Tujuan Penulisan ........................................................ B........................ Simpulan .................... D............................................................. Latar Belakang ..................................................... Kegunaan Penulisan .. BAB I PENDAHULUAN ................. A............... Lingkup Pembahasan .................................................................................. PEMBAHASAN .............. Struktur Organisasi ............................................................ E................................................... A....................... A......... BAB III BAB IV BAB V PENYAJIAN DATA .....DAFTAR ISI Halaman ABSTRAK PRAKATA ........ Kerangka Teori ....................................................... B....................................................................................... DAFTAR ISI ..................... PENUTUP ................................................................. LAMPIRAN i ii .................................................................................................................. BAB II GAMBARAN ............................. B............................................................ DAFTAR PUSTAKA ..........

Pengambilan keputusan oleh pimpinan tergantung pada kelengkapan. dunia perhotelan. Tidak hanya di kantor. atau tempattempat usaha lainnya. Demikianlah kecenderungan bisnis pada saat ini. . Tanpa disadari. penyimpanan kartu medical record di rumah sakit. dunia pendidikan. dan ketepatan informasi yang disajikan. dan supermarket tentunya tidak akan terlepas dari kegiatan mengarsip. Untuk memajukan usaha bisnis diperlukan dukungan manajemen yang tepat.BAB I PENDAHULUAN A. perbankan. Rekaman itu terdapat pada arsip. berkembang pesat dan penuh liku-liku persaingan dan maju mundurnya sangat bergantung kepada informasi. sertifikat dan surat berharga lainnya. Di dunia perkantoran. asuransi. dan lain-lain. Latar Belakang Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat pada sat ini sangat berpengaruh terhadap kemajuan bisnis di sektor pemerintah dan swasta. Mereka bersaing untuk meningkatkan profesionalisme baik di perkantoran. Demikian pula halnya dengan penataan surat di kantor. penataan barang di pertokoan. arsip-arsip tersebut diperlukan untuk membantu pelayanan langganan dan keperluan lainnya. kegiatan mengarsip ini juga kita lakukan di rumah. Salah satu informasi yang penting bagi dunia bisnis saat inia dalah rekaman dari kegiatan bisnis itu sendiri. kecepatan. tepat. Untuk mengelola manajemen tersebut diperlukan informasi yang teliti. dan cepat. Kegiatan mengarsip selalu dilakukan oleh setiap orang. Secara individu setiap orang akan menyimpan arsip pribadinya seperti Ijazah.

Memberikan solusi terhadap kendala yang dihadapi dalam penataan arsip pada PT Telkom Indonesia. barang-barang dapat disimpan secara teratur.Secara sederhana. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut: 1. . dokumen. C. dan yang terpenting adalah jika dikemudian hari surat. Mengetahui bagaimana Sistem Kearsipan PT Telkom Indonesia. Berdasarkan uraian yang penulis paparkan di atas. dokumen. 3. Lingkup Pembahasan Adapun yang menhadi pembahasan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah “Bagaimana Sistem Kearsipan PT Tekom Indonesia”. bahkan barang-barang tersebut diperlukan. B. Mengetahui kendala yang dhadapi dalam penatapan arsip pada PT Telkom Indonesia. tujuan orang mengarsip adalah agar surat. maka akan memudahkan untuk mencarinya. 2. maka penulis tertarik untuk mengangkat judul Tugas Akhir tentang “SISTEM KEARSIPAN PT TELKOM INDONESIA”.

Sebagai masukan untuk meningkatkan kinerja karyawan pada PT Telkom Indonesia. b.D. 3. dokumen. Sebagai tambahan informasi dan referensi khususnya bagi mahasiswa yang akan menyususn TA. arsip berasal dari bahasa Belanda yaitu archief yang berarti tempat penyimpanan secara teratur bahan-bahan arsip : bahan-bahan tertulis. daftar. Menurut Deserno dan Kynaston (2005) arsip adalah dokumen dalam media yang mempunyai nilai historis atau hukum sehingga disimpan secara permanen. keputusan. c. Kegunaan Penulisan 1. Bagi Mahasiswa a. Bagi Perusahaan a. Untuk mengetahui dan menilai kemampuan mahasiswa/i dalam dunia kerja. Untuk menerapkan ilmu yang telah didapat selama duduk dibangku perkuliahan. Sebagai bahan perbaikan untuk penataan arsip. akte. dan peta(Atmosudirjo : 1982). Sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Diploma III khususnya jurusan Administrasi Bisnis. khususnya mengenai kearsipan. . surat. E. 2. Kerangka Teoris 1.7 Tahun 1971 tentang Ketentuanketentuan Pokok Kearsipan. b. Bagi Jurusan a. arsip adalah naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh lembaga pemerintah. Pengertian Arsip Menurut asal kata. b. Untuk menabah wawasan dan pengalaman. piagam. Menurut UU No.

Mendukung pendidikan dan mempertinggi mutu pengajaran . Berdasarkan beberapa pendapat di atas.swasta maupun perorangan dalam bentuk corak apapun. 2. . Memelihara bukti kegiatan dan transaksi institusi. perlu adanya tujuan untuk menjamin keselamatan dan kelestariannya. Oleh karena itu. 2. 3. baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok. 5. dalam rangka pelaksanaan kehidupan kebangsaan. tetapi juga sebagai bukti pertanggungjawaban organisasi. file elektronik. maka informasi yang terekam dalam arsip dan tercipta secara sistematik mempunyai arti penting. Adapun tujuan arsip sebagai berikut: 1. maupun bentuk lain yang dibuat. Menentukan dan menjamin bahwa institusi menciptakan bukti kegiatan dan transaksi. Tujuan Kearsipan Dalam rangka menyelamatkan bahan bukti pertanggungjawaban nasional. atau dikelola oleh organisasi maupun perorangan dan menyimpannya sebagai bukti kegiatan. maka dapat disimpulkan bahwa arsip merupakan informasi yang terkandung dalam berbagai bentuk berkas (lembaran kertas). Meningkatkan efktifitas dan profesionalisme penataan kearsipan. dan menyediakan akses terhadap bukti tersebut bagi pengguna (internal dan eksternal). diterima. 4. Mendukung dan memfasilitasi administrasi PT dan pengembangannya.

Memelihara dan penyedia memori kolektif perguruan tinggi yang merupakan sumber karya intelektual bangsa.6. alumni. civitas akademika. 7. 9. transparansi dan akuntabilitas manajemen perguruan tinggi. Pengelola arsip menjadi sumber informasi institusi yang terpercaya dalam upaya memberikan pelayanan publik. Mendukung penelitian fakultas. Penjamin ketersediaan arsip yang autentik dan utuh yang dihasilkan dari pelaksanaan berbagai kegiatan dan transaksi organisasi. 11. publik melalui akses informasi kearsipan. Penggerak tertib administrasi. 8. . pusat studi. 10. Memperkenalkan penemuan dan diseminasi pengetahuan melalui public servicing. lembaga penelitian.

Ada 5 macam sistem pengarsipan: a. Sedangkan nama.Nama benda / barang. Cara menemukan dan menentukan ciri / tanda dari suatu dokumen yang akan dijadikan petunjuk atau tanda pengenal (caption) untuk memudahkan mengetahui tempat dokumen disimpan. numerik / nomor. merupakan judul / caption.Nama-nama diambil dari nama si pengirim (surat masuk) dan nama alamat yang dituju (surat keluar). Sistem Abjad (Alphabetical Filling System) Sistem Abjad adalah sistem penyimpanan arsip dengan memakai metode penyusunan menurut abjad.Kode adalah suatu tanda atau simbol yang diberikan atau yang dibubuhkan pada lembaran arsip yang dapat dipakai untuk . Sistem Kearsipan Sistem pengarsipan adalah cara pengaturan atau penyimpanan arsip secara logis dan sistematis dengan memakai abjad.Nama orang. nama tempat. Jadi setiap judul memiliki bagian yang disebut unit.3.Adapun kata tangkap dapat berupa :.Istilah subyek atau angka (tergantung sistem pengarsipan yang dipakai)Menentukan ciri / tanda dengan cara menentukan urutan unit-unit atau bagian dari kata tangkap yang akan disusun menurut abjad. atau bagian dari suatu nama yang dijadikan tanda pengenal surat.Nama perusahaan / organisasiNama tempat / daerah. huruf ataupun kombinasi huruf dan nomor sebagai identitas arsip yang terkait. nama benda dan subjek masalah. atau bagian terkecil dari suatu nama. Indeks adalah sarana untuk menemukan kembali dengan cara mengidentifikasi surat tersebut melalui penunjukan suatu tanda pengenal yang dapat membedakan surat satu dengan surat yang lainnya. Umumnya dipakai untuk arsip yang dasar penyusunannya dilakukan terhadap nama orang.Unit adalah bagian kata dari kata tangkap yang memiliki pengertian sendiri. nama perusahaan / organisasi.

adalah tempat untuk menyimpan dokumen atau menempatkan arsip.. Terbuat dari karton tebal.Ada dua macam petunjuk silang. Adapun fungsi dari kode atau simbol adalah menunjukkan isi yang terkandung didalam arsip yang bersangkutan..Menyortir.Folder.Guide (petunjuk).Periksa apakah surat sudah disertai dengan tanda siap untuk disimpan. berlipat dua seperti map tetapi tanpa daun penutup. berbentuk segi empat.b.Koding adalah suatu kegiatan memberikan tanda atau simbol pada arsip.Menetapkan caption atau judul surat. adalah lemari arsip untuk menempatkan folder dan guide. yaitu memilah-milah atau mengelompokkan arsip menjadi satu kelompok menurut kode yang ada pada arsip.. surat-surat kantor.tanda penyimpanan arsip. .Membaca surat atau dokumen dengan teliti dan seksama.Filling cabinet. atau petunjuk hubungan antara indeks yang dipakai dengan indeks lain yang dipakai. yaitu mendapatkan arsip pada suatu tempat atau alat penyimpanan.Membuat petunjuk silang. Umumnya mempunyai beberapa laci.Menyusun menurut susunan abjad.Memberi kode surat.Menyimpan arsip. Petunjuk silang adalah alat petunjuk dari indeks yang tidak dipakai kepada indeks yang dipakai. Yaitu untuk menyimpan dokumen.. Prosedur yang harus dilaksanakan untuk mengarsipkan surat adalah :.a.Mengindeks tanda pengenal sesuai peraturan. Petunjuk silang tak langsungAdalah petunjuk silang yang dipakai untuk menunjukkan hubungan antara satu masalah dengan masalah lainnya yang saling menjelaskan atau saling membantu.. merupakan petunjuk dan pemisah antar folder-folder. Perlengkapan yang diperlukan untuk mengarsip sistem abjad adalah. Petunjuk silang langsungAdalah petunjuk silang yang menunjukkan tentang seseorang yang memiliki lebih dari satu nama atau satu dokumen yang berisi lebih dari satu masalah. Bentuk dari guide adalah segi empat dan berukuran sama dengan folder.

dengan caraMembaca surat untuk mengetahui isi surat. adalah daftar yang memuat seluruh kegiatan / masalah / hal-hal yang dilakukan diseluruh kantor dimana sistem ini diterapkan. Perlengkapan yang diperlukan adalah. Menyimpan kartu kendali.b. Penyimpanan surat.Dalam daftar ini terdapat tiga pembagian yaitu.2. Pemberian kode surat4. Sistem nomor menurut Dewey (Sistem Desimal / Klasifikasi)Sistem ini menetapkan kode surat berdasarkan nomor yang ditetapkan untuk surat yang bersangkutan.Pembagian utama.Filling CabinetGuide. nomor adalah daftar yang memuat semua kegiatan / masalah yang terdapat dalam kantor. Kartu kendaliDalam klasifikasi. Sistem Perihal (Pokok Isi Surat) Sistem perihal adalah cara penyimpanan dan penemuan kembali surat berpedoman pada perihal surat atau pokok isi surat. c. . Daftar Indeks.Masalah-masalah tersebut kemudian diuraikan lagi. sedangkan uraian masalahnya disebut dalam pembagian pembantu.Yang diperlukan dalam sistem ini adalaha. Sistem Nomor Di dalam sistem nomor ada 4 macam 1. Perlengkapan menyimpan surat.Folder.1.Mencatat surat dalam kartu kendali5. apabila uraian masalah masih dibagi lagi menjadi masalah yang lebih kecil.GuideFolderb. Daftar klasifikasi nomorc. Yang perlu dipersiapkan untuk sistem perihal adalah.Filling cabinet. disebut sub pembagian pembantu. Setiap masalah diberi nomor tertentu.Memberi kode surat.Kartu kendali3. Masalahmasalah pokok tersebut dalam pembagian utama.

Sebagai pedoman pemberian kode surat. dan folder (setiap guide 10 folder).Penyusunan surat dalam folder setiap surat yang baru selalu ditempatkan di urutan paling depan.Menyimpan surat. yaitu menunjukkan nomor laci dan nomor guideb.Mencatat surat pada kartu indeks. Sistem nomor menurut Terminal DigitDidalam sistem ini kode penyimpanan dan kode penemuan kembali surat memakai sistem penyimpanan menurut teminal digit.Mencatat surat kedalam kartu kendali. guide (setiap laci 10 guide).. Satu angka setelah unit 1 sebagai unit 2 yaitu menunjukkan nomor .Sebagai pedoman untuk mempersiapkan dan menyusun tempat penyimpanan suratUraian guide.Perlengkapan untuk tempat penyimpanan surat yang terdiri atas.Dalam sistem ini yang perlu dipersiapkan adalah. yang digunakan dalam sistem ini sama dengan kartu kendali yang digunakan dalam sistem lain.Dibelakang setiap guide ditempatkan 10 folder.Pembagian pembantu.memuat kegiatan / masalah pokok dari kantor. yaitu sistem penyimpanan berdasarkan pada nomor urut dalam buku arsip.Surat yang terbaru dalam setiap folder ditempatkan paling depanCara penyimpanan surat.Pembagian kecil memuat uraian masalah yang terdapat pada pembagian pembantu. folder.Menyimpan kartu kendali 2. Dua angka dari belakang sebagai unit 1. filling cabinet 10 laci.Cara mengindeks nomor kode sebagai berikuta.Kartu kendali. dan surat dalam filling cabinet. Yang berbeda disini adalah mengindeks nomor kode untuk keperluan penyimpanan dan penemuan kembali surat.Dalam setiap laci filling cabinet diperlukan 10 guide.Surat dibaca lebih dahulu untuk mengetahui permasalahannyaMemberi kode surat. memuat uraian masalah yang terdapat pada pembagian utama.Guna daftar klasifikasi adalah.

Cara penyimpanannya sama dengan Sistem Nomor Terminal Digit. 3. sedangkan dua angka yang berada di depannya menunjukkan kode map. surat yang ke 55. Dalam sistem ini nama-nama diganti dengan kode (notasi) yang terdiri dari 1 huruf dan 3 angka.Dalam sistem ini kode angka harus berjumlah enam. Sistem Nomor Middle DigitSistem ini merupakan kombinasi dari Sistem Nomor Decimal Dewey dan Sistem Nomor Terminal Digit. 4. Sisa seluruh angka sesudah unit 2 sebagai unit 3 yaitu menunjukkan surat yang kesekian dalam folder.Cara penyimpanan surat. Yang dijadikan kode laci dan guide adalah dua angka yang berada di tengah.folderc. dua angka di depan dan dua angka dibelakang. surat dengan nomor kode 55317. . sehingga terdapat dua angka ditengah. Seandainya angka kode kurang dari enam maka harus ditambahkan angka nol di depannya sampai berjumlah enam angkla. berarti surat tersebut disimpan dalam laci 10-19.Susunan penyimpanannya adalah menurut abjad yang diikuti urutan nomor. Sistem nomor Soundex (phonetic system)Sistem Soundex adalah sistem penyimpanan warkat berdasarkan pengelompokan nama dan tulisannya atau bunyi pengucapannya hampir bersamaan. dibelakang guide 17. didalam folder nomor 3. kemudian dua angka yang berada dibelakangnya menunjukkan urutan surat yang kesekian didalam map.

Sistem Tanggal (Chronologis) Sistem tanggal adalah sistem penyimpanan surat yang didasarkan kepada tanggal surat diterima. .d. Menggolongkan surat menurut wilayahnya masing-masingf. Sistem Geografis / Wilayah Sistem geografis atau wilayah adalah suatu sistem penyimpanan arsip berdasarkan pembagian wilayah atau daerah yang menjadi alamat suatu surat. Membaca suratc.Yang perlu dipersiapkan dalam menerapkan sistem ini.Perlengkapan yang diperlukan dalam menerapkan sistem ini adalah.Penemuan kembali.. Menyimpan suratg. folder. Menyimpan kartu kendali.Penyimpanan surat melalui prosedura. Mencatat surat pada kartu kendalie.b. guide. Surat disimpan dan diketemukan kembali menurut kelompok atau tempat penyimpanan berdasarkan geografi / wilayah / kota dari surat berasal dan tujuan surat dikirim. tidak dipisah-pisahkan. filling cabinet. Melihat tanda pembebas dalam surat. Dalam penyimpanannya menurut sistem ini harus dibantu dengan sistem abjad atau sistem tanggal. dan kartu kendali. Memberi kode suratd. cara menemukan kembali adalah sama seperti sistem-sistem lainnya. Dalam hubungan ini surat masuk dan surat keluar disimpan dan ditempatkan dalam folder yang sama. e. yaitu tanda yang menyatakan bahwa surat tersebut telah selesai diproses dan boleh disimpan.

atau “Kami”) merupakan Badan Usaha Milik Negara dan penyedia layanan telekomunikasi dan jaringan terbesar di Indonesia. menjadi portofolio TIME (Telecommunication. SEJARAH SINGKAT 1. TELKOM menyediakan layanan InfoComm. layanan telepon seluler (Mobile). Profil Perusahaan Perseroan (Persero) PT Telekomunikasi Indonesia. Information. data dan internet. layangan telepon seluler. Pelaksanaan transformasi ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya diversifikasi bisnis TELKOM dari ketergantungan pada portofolio bisnis Legacy yang terkait dengan telekomunikasi. baik secara langsung maupun melalui anak perusahaan. Pemerintah Republik Indonesia merupakan pemegang saham mayoritas yang menguasai sebagian besar saham biasa Perusahaan sedangkan sisanya dimiliki oleh publik. transformasi organisasi dan sumber daya manusia serta transformasi budaya. New York Stock Exchange (“NYSE”). Saham Perusahaan diperdagangkan diBursa Efek Indonesia (“BEI”). yakni layanan telepon tidak bergerak (Fixed). transformasi infrastruktur dan sistem. Media and .BAB II GAMBARAN UMUM PT TELKOM INDONESIA A. ”Perseroan”. Sebagai BUMN. Tbk (“TELKOM”. kami bertekad melakukan transformasi secara fundamental dan menyeluruh di seluruh lini bisnis yang mencakup transformasi bisnis dan portofolio. dan Multimedia (FMM). London Stock Exchange (“LSE”) dan Tokyo Stock Exchange (tanpa listing). telepon kabel tidak bergerak (fixed wireline) dan telepon nirkabel tidak bergerak (fixed wireless). serta jaringan dan interkoneksi. Untuk menjawab tantangan yang terus berkembang di industri telekomunikasi dalam negeri maupun di tingkat global. “Perusahaan”.

kecepatan. dan 94. Dari jumlah tersebut. dan kehandalan layanan serta produk yang kami tawarkan.3 juta pelanggan merupakan pelanggan telepon kabel tidak bergerak.5 juta pelanggan per 31 Desember 2010.6%.0 juta pelanggan telepon seluler. . 18. yakni mencapai 120. atau meningkat sebesar 14.Edutainment). Komitmen kami untuk mendukung mobilitas dan konektivitas tanpa batas diyakini akan meningkatkan kepercayaan pelanggan ritel maupun korporasi terhadap kualitas. Hal itu terbukti dengan kontinuitas peningkatan di sisi jumlah pelanggan kami. Konsistensi kami dalam berinovasi telah berhasil memposisikan Perusahaan sebagai salah satu perusahaan yang berdaya saing tinggi dan unggul dalam bisnis New Wave. sebanyak 8.2 juta pelanggan telepon nirkabel tidak bergerak.

arsip sudah dapat disimpan pada ordner yang telah tersedia. penulis melihat sistem yang digunakan pada kantor ini adalah sistem filing kronologis (tanggal). Pada PT Telkom Indonesia. 3. Misalnya surat masuk pada tanggal 12 November 2011. Penyimpanan Setelah diberikan kode. . 2. Adapun prosedur sistem filing yang telah dilakukan pada PT Telkom Indonesia adalah sebagai berikut : 1. Pengindeksan Petugas mengindeks arsip yang akan difile berdasarkan pada identitas tanggal datangnya arsip tersebut.BAB III PENYAJIAN DATA Setiap kantor pastinya mengikuti suatu prosedur tertentu untuk mengawasi lalu lintas surat masuk dan surat keluar. Memeriksa Arsip Pada langkah ini petugas memeriksa apakah surat memang sudah benar-benar akan disimpan.11. 4. maka kode yang diberikan petugas adalah 12.11. Pengkodean Petugas memberikan kode sesuai dengan tanggal datangnya arsip.

4. 2. Penyimpanan Setelah diberikan kode. maka kode yang diberikan petugas adalah 12. Pengindeksan Petugas mengindeks arsip yang akan difile berdasarkan pada identitas tanggal datangnya arsip tersebut. Berdasarkan prosedur penyimpanan arsip dengan sistem filing kronologis . Misalnya surat masuk pada tanggal 12 November 2011.BAB IV PEMBAHASAN Adapun prosedur penyimpanan sistem filing kronologis adalah sebagai berikut : 1.11. Pengkodean Petugas memberikan kode sesuai dengan tanggal datangnya arsip. arsip sudah dapat disimpan pada ordner yang telah tersedia.11. 3. Memeriksa Arsip Pada langkah ini petugas memeriksa apakah surat memang sudah benar-benar akan disimpan.

B.BAB V PENUTUP Berdasarkan hasil pembahasan pada bab sebelumnya tentang prosedur penyimpanan sistem filing kronologis pada PT Telkom Indonesia. Menambah 1 bagian administrasi tersendiri. . 2. Simpulan 1. maka dapat ditarik simpulan sebagai berikut : A. 2. Saran 1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta menambah ilmu pengetahuan dan wawasan dalam menangani surat menyurat melalui pelatihan tata persuratan untuk menjadi tenaga yang lebih profesional. sehingga proses administrasi dapat berjalan lebih baik lagi. Setiap bagian sudah mengetahui sistem filing yang digunakan sehingga proses kerja administrasi dapat berjalan dengan lancar. Semua prosedur penyimpanan surat berdasarkan sistem filing kronologis sudah sesuai yang telah ditetapkan PT Telkom Indonesia.

Wikipedia.DAFTAR PUSTAKA UU No. PT Gramedia Pustaka Utama.org/Manajemenkearsipan/ . (2003). Amsyah.Zulkifli. 43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan. Manajemen Kearsipan. Jakarta www.