P. 1
ADAT aceh

ADAT aceh

|Views: 242|Likes:
Published by Bambang Jumani

More info:

Published by: Bambang Jumani on Dec 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan YME dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam. Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus. Suku Aceh merupakan kelompok mayoritas yang mendiami kawasan pesisir Aceh. Orang Aceh yang mendiami kawasan Aceh Barat dan Aceh Selatan terdapat sedikit perbedaan kultural yang nampak nya banyak dipengaruhi oleh gaya kebudayaan Minangkabau. B. TUJUAN Makalah ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan Program Pembelajaran.

kerajinan dan perayaan. bintang. Kebudayaan Aceh sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. Hal ini karena menurut ajaran Islam tidak dibenarkan menampilkan bentuk manusia atau binatang sebagai ragam hias. Setiap suku tersebut memiliki kekhasan tersendiri seperti bahasa. sastra. dan bunga atau bentuk obyek alam seperti awan. Tarian. Kedua suku ini juga bersifat patriakhat dan pemeluk agama Islam yang kuat. ragam hias. ombak. musik dan adat istiadat. kerajinan. Hal ini mungkin karena nenek moyang mereka yang pernah bertugas diwilayah itu ketika berada di bawah protektorat kerajaan Aceh tempo dulu dan mereka berasimilasi dengan penduduk disana. dan lain-lain semuanya berakar pada nilai-nilai keislaman.BAB II PEMBAHASAN A. Suku Gayo dan Alas merupakan suku minoritas yang mendiami dataran tinggi di kawasan Aceh Tengah dan Aceh Tenggara. ACEH Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki aneka ragam budaya yang menarik khususnya dalam bentuk tarian. Aceh sangat lama terlibat perang dan memberikan dampak amat buruk . dan lain sebagainya. Di Provinsi Aceh terdapat empat suku utama yaitu: • • • • Suku Aceh Suku Gayo Suku Alas Tamiang Suku Aceh merupakan kelompok mayoritas yang mendiami kawasan pesisir Aceh. bulan. banyak mengambil bentuk tumbuhan seperti batang. arian. nyanyian. Contoh ragam hias Aceh misalnya. adat istiadat. Orang Aceh yang mendiami kawasan Aceh Barat dan Aceh Selatan terdapat sedikit perbedaan kultural yang nampak nya banyak dipengaruhi oleh gaya kebudayaan Minangkabau. daun.

seperangkat pakaian wanita dan perhiasan yang disesuaikan dengan kemampuan keluarga pria. Jika theulangke telah mendapatkan gadis yang dimaksud maka terlabih dahulu dia akan meninjau status sang gadis. Jika belum ada yang punya. Biasanya pada acara ini sekaligus diadakan upacara pertunangan (disebut jakba tanda). kain atau baju serta penganan khas Aceh. pineung reuk. maka dia akan menyampaikan maksud melamar gadis itu. TAHAPAN MELAMAR (BA RANUB) Untuk mencarikan jodoh bagi anak lelaki yang sudah dianggap dewasa maka pihak keluarga akan mengirim seorang yang bijak dalam berbicara (disebut theulangke) untuk mengurusi perjodohan ini. keluarga pihak pria akan datang kembali untuk melakukan peukeong haba yaitu membicarakan kapan hari perkawinan akan dilangsungkan. UPACARA PERKAWINAN ADAT ACEH 1. TAHAPAN PERTUNANGAN (JAKBA TANDA) Bila lamaran diterima. pihak pria akan mohon pamit untuk pulang dan keluarga pihak wanita meminta waktu untuk bermusyawarah dengan anak gadisnya mengenai diterima-tidaknya lamaran tersebut. B. cengkih.bagi keberadaan kebudayaannya. Acara ini pihak pria akan mengantarkan berbagai makanan khas daerah Aceh. Namun bila ikatan ini putus ditengah jalan yang . buleukat kuneeng dengan tumphou. gapu. Banyak bagian kebudayaan yang telah dilupakan dan benda-benda kerajinan yang bermutu tinggi jadi berkurang atau hilang. termasuk menetapkan berapa besar uang mahar (disebut jeunamee) yang diminta dan beberapa banyak tamu yang akan diundang. Pada hari yang telah di sepakati datanglah rombongan orang2 yang dituakan dari pihak pria ke rumah orang tua gadis dengan membawa sirih sebagai penguat ikatan berikut isinya seperti gambe. pisang raja. aneka buah-buahan. 2. Setelah acara lamaran iini selesai.

Sesudahnya. Daun pacar ini akan dipakaikan beberapa kali sampai menghasilkan warna merah yang terlihat alami. Mereka memulainya dengan membuat tenda serta membawa berbagai perlengkapan atau peralatan yang nantinya dipakai pada saat upacara perkawinan. sang gadis akan dibimbing mengenai cara hidup berumah tangga serta diingatkan agar tekun mengaji. CBD mempersiapkan dirinya untuk melakukan acara siraman (disebut seumano pucok) dan didudukan pad asebuah tikaduk meukasap. Selain itu akan dialksanakan tradisi potong gigi (disebut gohgigu) yang bertujuan untuk meratakan gigi dengancara dikikir. dengan pakaian khusus. PERSIAPAN MENJELANG PERKAWINAN Seminggu menjelang akad nikah. acara dilanjutkan dengan mengadakan pengajian dan khataman AlQuran oleh calon pengantin wanita yang selanjutnya disebut calon dara baro (CBD).disebabkan oleh pihak pria yang memutuskan maka tanda emas tersebut akan dianggap hilang. Setelah itu calon pengantin melanjutkan dengan perawatan luluran dan mandi uap. Tetapi kalau penyebabnya adalah pihak wanita maka tanda emas tersebut harus dikembalikan sebesar dua kali lipat. masyarakat aceh secara bergotong royong akan mempersiapkan acara pesta perkawinan. Adapun calon pengantin wanita sebelumnya akan menjalani ritual perawatan tubuh dan wajah serta melakukan tradisi pingitan. calon pengantin wanita akan melakukan upacara kruet andam yaitu mengerit anak rambut atau bulu-bulu halus yang tumbuh agar tampak lebih bersih lalu dilanjutkan dengan pemakaian daun pacar (disebut bohgaca) yang akan menghiasi kedua tangan calon pengantin. Agar gigi sang calon pengantin terlihat kuat akan digunakan tempurung batok kelapa yang dibakar lalu cairan hitam yang keluar dari batok tersebut ditempelkan pada bagian gigi. Setelah itu. 3. Selam masa persiapan ini pula. . Selain tradisi merawat tubuh. Dalam acara ini akan terlihat beberapa orang ibu akan mengelilingi CBD sambil menari-nari dan membawa syair yang bertujuan untuk memberikan nasihat kepada CBD.

Pada saat upacara siraman berlangsung. Setelah ijab kabul selesai dilaksanakan. UPACARA AKAD NIKAH DAN ANTAR LINTO Pada hari H yang telah ditentukan. Selain itu juga hanya orangtua serta kerabat dekat saja yang akan menerima rombongan CLB. Makna dari acara ini adalah agar keduanya dapat seiring sejalan ketika menjalani biduk rumah tangga. CBD akan langsung disambut lalu dipangku oleh nye’wanya atau saudara perempuan dari pihak orang tuanya. keluarga CLB akan menyerahkan jeunamee yaitu mas kawin berupa sekapur sirih. CDB hanya diperbolehkan menunggu di kamarnya. Kemudian satu persatu anggota keluarga yang dituakan akan memberikan air siraman yang telah diberikan beberapa jenis bunga-bungaan tertentu dan ditempatkan pada meundam atau wadah yang telah dilapisi dengan kain warna berbeda-beda yang disesuaikan dengan silsilah keluarga. Sementara itu sambil menunggu rombongan CLB tiba hingga acara ijab Kabul selesai dilakukan. seperangkat kain adat dan paun yakni uang emas kuno seberat 100 gram. Setelah itu CLB disertai rombongan pergi untuk melaksanakan akad nikah sambil membawa mas kawin yang diminta dan seperangkat alat solat serta bingkisan yang diperuntukan bagi CDB. Setelah itu dilakukan acara menjamu besan dan seleunbu linto/dara baro yakin acara suap-suapan di antara kedua pengantin. . Namun sebelum berangkat kerumah keluarga CBD. 4. Saat akad nikah berlangsung. akan dilakukan secara antar linto (mengantar pengantin pria). calon pengantin pria yang disebut calon linto baro(CLB) menyempatkan diri untuk terlebih dahulu meminta ijin dan memohon doa restu pada orang tuanya. Keberadaan sang ibu juga diharapkan saat menghadiri acara jamuan besan yang akan diadakan oleh pihak keluarga wanita. ibu dari pengantin pria tidak diperkenankan hadir tetapi dengan berubahnya waktu kebiasaan ini dihilangkan sehingga ibu pengantin pria bisa hadir saat ijab kabul.

apakah tradisi seperti ini masih perlu dilestarikan atau tidak kepada generasi seterusnya. . onseukee pulut. UPACARA PEUSIJEUK Yaitu dengan melakukan upacara tepung tawar. Namun kesemuanya tentu akan berpulang lagi kepada pihak keluarga selaku pihak penyelenggara. ongaca dan lain sebagainya minimal harus ada tiga yang pakai. akar naleung sambo. Tetapi saat ini bagi masyarakat Aceh kebanyakan ada anggapan bahwa acara ini tidak perlu dilakukan lagi karena dikhawatirkan dicap meniru kebudayaan Hindu.5. Tetapi dikalangan ureungchik (orang yang sudah tua dan sepuh) budaya seperti ini merupakan tata cara adat yang mutlak dilaksanakan dalam upacara perkawinan. memberi dan menerima restu dengan cara memerciki pengantin dengan air yang keluar dari daun seunikeuk. maneekmano. Acara ini dilakukan oleh beberapa orang yang dituakan(sesepuh) sekurangnya lima orang.

baik dari segi makanan. Kesehatan ibu hamil harus terus di perhatikan. Contoh ragam hias Aceh misalnya. SARAN Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk kita. obat–obatan. dan lain-lain. salee (diasapi). thet batee (bakar batu). bulan. Fenomena syariat Islam di Aceh hari ini cendrung mengarah kepada pendistorsian syariat itu sendiri.BAB III PENUTUP A. tapi pada prosesnya mengalami hambatan di tingkatan atas. bintang. B. Hal ini dapat dilihat dari pelayanan keluarga terhadap kebutuhan ibu dari saat hamil sampai melahirkan. daun. kerajinan. yaitu elite-elite politik yang cenderung menjadikan syariat Islam itu sebagai komoditas politik yang berorientasi pada kekuasaan. dan lain sebagainya. Tarian. KESIMPULAN Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki aneka ragam budaya yang menarik khususnya dalam bentuk tarian. dan bunga atau bentuk obyek alam seperti awan. Di satu sisi budaya masyarakat Aceh adalah budaya yang sangat mendukung pelaksanaan syariat Islam. ombak. ragam hias. banyak mengambil bentuk tumbuhan seperti batang. ramuan. agar kita lebih memahami dan mengerti permasalahan Kebudayaan Aceh. kerajinan dan perayaan. adat istiadat. Indikasinya ditandai dengan lambannya proses pembuatan kanun-kanun (UU). Kebudayaan Aceh sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Islam. . dan lain-lain semuanya berakar pada nilai-nilai keislaman.

html .blogspot.DAFTAR PUSTAKA http://destririfhani.blogspot.com/2011/05/adat-dan-budaya-aceh-sangat-bangattapi.com/2011/03/adat-dan-budaya-aceh.html http://maswardy07.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->