    

Skip to navigation Skip to main content Skip to primary sidebar Skip to secondary sidebar Skip to footer

Aatunhalu’s Blog
Just another WordPress.com weblog
  

Beranda About PERBEDAAN ASI DAN SUSU SAPI

← laporan unhal6 praktikum →

LAPORAN
Des 6 Posted by aatunhalu

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR I PERCOBAAN VI PENENTUAN TETAPAN GAS DAN VOLUME MOLAR GAS

NAMA NO. STAMBUK PROG. STUDI JURUSAN KELOMPOK ASISTEN

: KHARIS ISNAIN : F1BI 00 048 : FISIKA : FISIKA : I (SATU) : AAT ISNAIN,SSI

id. maka semua garis lurus diatomik berbentuk linear.free. Bentuk molekul tidak dapat diramalkan dari rumus empiris.atom terikat dihubungkan oleh garis lurus. akan tetapi biasanya jumlah atom menemukan gambaran tiga mitra. Untuk molekul yang relatif kecil yang atom pusatnya mengandung dua hingga enam ikatan. Pertindihan antara dua sub kulit s tidak kuat. hal ini dikarenakan sub kulit p terkonsentrasi pada arah tertentu (www. yaitu suatu gambaran geometris yang dihasilkan jika inti atom. Model ini didasarkan pada asumsi bahwa ikatan kimia dan .LABORATORIUM UNIT KIMIA UPT. Sub kulit p dapat tindih dengan sub kulit s atau sub kulit p lainnya. LABORATORIUM DASAR UNIVERSITAS HALUOLEO KENDARI 2000 PEMBUATAN MODEL-MODEL MOLEKUL A. 1996). tetapi harus melalui percobaan (Sukarti. oleh karena distribusi muatan yang berbentuk bola. oleh sebab itu pada umumnya ikayan s-s relatif lemah. ikatannya relatif lebih kuat.vlsm. KAJIAN TEORI Bentuk molekul. geometri dapat diramalkan dengan baik dengan model tolakan pasangan elektron kulit valensi (TPEKV). TUJUAN PERCOBAAN Adapun tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui model-model molekul dari suatu senyawa. Geometri molekul merujuk pada susunan tiga-dimensi dari atom-atom dalam molekul. Karena dua titik membentuk suatu garis lurus.org. Diakses tanggal 13 november 2007). Elektron dalam orbital yang tumpah tindih harus mempunyai bilangan kuantum spin yang berlawanan. Bentuk datar dan benmtuk linear kadang-kadang ditemui. B. Tiga titk membentuk maka semua molekul triometrik berbentuk datar (planar). Teori ini menyatakan bahwa ikatan ikatan antar atom terjadi dengan cara saling bertindihan dari orbital-orbital atom. Dalam bentuk molekul dikenal adanya teori ikatan valensi.

pasangan elektron bebas cendrung sejauh mungkin untuk meminimalkan tolakan. untuk membentuk orbital hibrida. jika sepasang elektron menempati suatu orbital elektron lain. oleh karena itu. Orbital atom terhibridisasi. Berbagai geometri molekul dapat dihasilkan dari hibridasi yang berbeda. Teori VSEPR mengambarkan pasangan elektron terhadap inti dari suatu atom (petrucci. ikatan van der waals. ALAT DAN BAHAN . bagaimanapun rotasinya tidak dapat berdekatan dengan pasagan tersebut. Ikatan yang terjadi pada intermolekul dibagi menjadi tiga jenis yaitu ikatan hidrogen. 1986). Pasangan elektron cenderung untuk berjauhan satu sama lain. Hidrasi adalah gambaran mekanika kuantum tentang ikatan kimia. 1985). Iktan van der waals adalah ikatan tarik menarik antara molekul-molekul non polar sedangakan efek orientasi ikatn yang terjadi secara tarik menaarik dipol positif sebuah molekul dan dipol negatif (Lillasari. menurut asas eksklusi pauli. Konsep hibridasi menjelaskan pengeculaian aturan oktet dan juga menjelaskan pembentukan ikatan rangkap dan ikatan rangkap tiga (Chang. atau bercampur. Teori VSEPR (valensi shell elektron pair repulsion) menyatakan bahwa baik pasangan elektron dalam ikatan kimia ataupun pasangan elektron yang tidak dipakai bersama (yaitu pasangan elektron mandiri) saling tolak menolak. selisih kekelektronagatifan dari atom-atom yang berikatan menghasilkan ikatan polar dan momen dipol. dan ikatan efek orientasi.2001). Pengukuran momen dipol dapat membantu kita untuk membedakan berbagai geometri molekul yang mungkin. Ikatan hidrogen ialah ikatan yang terjadi antara atom H dalam satu molekul dengan atom yang lain pada molekul tetangganya yang sangat elektronegatif dan jari-jari atomnya sangat kecil. Banyaknya ikatan kovalen yang dibentuk oleh sebuah atom bergantung pada banyaknya elektron tambahan yang diperlukan agar atom itu mencapai suatu konfigurasi gas mulia. hidrogen membentuk satu ikatan kovalen (Fessenden dan Fessenden . Atau. sebuah atom netral hidrogen memerlukan satu elektron lagi untuk mencapai konfigurasi elektron dari He. C. 1993). Orbital-orbital ini kemudian berinteraksi dengan orbital atom yang lain untuk membentuk ikatan kimia. Dalam molekul diatomik. Misalnya. Momen dipol suatu molekul yang tersusun atas tiga atom atau lebih bergantung pada kepolaran ikatan dan geometri molekul.

5° NH3  Trigonal piramida.digambarkan dan ditentukan besar sudut ikatannya CH4  Tetrahedral. 109. 180° BF3  Trigonal planar. 90° 1.ditentukan nama untuk masing-masing model molekul .5° BaCl2  Linear. 120° dan 90° SF6  Oktahedral.Alat dan bahan yang digunakan dalam percobaan ini adalah : seperangkat model molekul (molimod) D. 107° H2O  bentuk “V” 104. 120° PF5  Trigonal bipiramida. PROSEDUR KERJA Molimod dibuat model molekul untuk masing-masing senyawa berikut NH3 CH4 H2O BaCl2 BF3 PF5 SF6 . .

2-dikloroetena) dicari isomer geometrinya Cis 1.C4H10 (Butana) 2.2-dikloroetena dan tran 1. C4H10 (Butana) dibuat model molekulnya dengan menggunakan molimod (cis 1.2-dikloroetena berisomer geometri dengan trans 1. dibuat model strukturnya dengan menggunakan molimod (n-butana dan iso butana) dicari isomer strukturnya (dengan merangkai sedemikian rupa) digambar pada data pengamtan n.2-dikloroetena .butana beisomer struktur dengan iso butana (2 – metal propana) 3.

H2O Huruf V 104.5° Nama Metana Gambar 2. HASIL PENGAMATAN No Molekul 1. BF3 Segitig datar 120° Boron . NH3 Segitiga piramida 107° Amonia 3.5° Hidrogen oksida 4.E. BaCl2 linear 180° Barium klorida 5. CH4 Bentuk Tetrahedral Sudut 109.

BaCl2. Fosfor 180° pentafluorida 7. PF5.2dikloroetena Isomer geometri F. H2O. SF6 Oktahedral 90° Sulfur heksafluorida No 1 Nama n-butana Gambar/Model molekul Keterangan Isomer struktur 2 Etena Struktur 3 1. PF5 Trigonal bipiramida 120°. BF3. NH3. dan struktur model n-butana. yang bertujuan untuk mengenal dan mengetahui model-model molekul dari beberapa senyawa.(planar) trifluorida 6. yaitu CH4. 90°. PEMBAHASAN Pada percobaan kali ini yakni pembuatan model-model molekul. etena serta isomer struktur .SF6.

Ikatan kovalen koordinasi terjadi jika pasangan elektron yang berikatan berasal dari salah satu atom. struktur duplet mempunyai dua elektron di kulit terluar (sama dengan He) dan struktur oktet mempunyai delapan elektron pada kulit terluar (sama dengan Ne. Ikatan kimia adalah penggabungan atom-atom bebas menjadi senyawa yang stabil. ikatan ini terbentuk antara ion positif dan ion negatif (oleh gaya elektrostatik). Atom-atom dikatakan stabil apabila konfigurasi elektronnya sama dengan konfigurasi gas mulia (struktur duplet atau oktet). Kr. Tetapi terdapat cara sederhana . dan antara atom-atom yang memiliki beda keelektronegatifan kecil.2-dikloroetena dengan menggunakan seperangkat alat model molekul (molimod). ikatan kovalen polar. Ada dua jenis ikatan kimia yang biasa di kenal. oleh karena itu konfigurasi elektron suatu atom sangat berpengaruh untuk memperkirakan jenis ikatan yang akan dibentuk oleh atom-atom. hanya bagian terluarnya yang bersingggungan dengan atom lain. serta jumlah ikatan yang dapat dibentuk oleh atom unsur tertentu dan kestabilan dari molekulnya. Ikatan kovalen polar terjadi jika pasangan elektron yang berikatan lebih kuat tertarik ke salah satu atom. Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama elektron anatara atom-atom yang berikatan. Ketika atom berinteraksi untuk membentuk ikatan kimia. Ar. atom-atom yang memiliki potensial ionisasi tinggi (afinitas elektron kecil) dan atom-atom yang mempunyai potensial rendah (afinitas elektron besar). Ikatan ion terjadi karena adanya serah terima elektron antara atom. seperti titik leleh. yakni ikatan kovalen non polar. IIA dan atom-atom unsur golongan VIA.geometri cis/trans dari 1. dan atom-atom yang memiliki keelektronegatifan besar dengan atom-atom yang memiliki keelektronegatifan kecil. dan jenis reaksi yang dialaminya. Ikatan kovalen non polar terjadi jika pasangan elektron yang berikatan tertarik sama kuat ke semua atom. Ikatan kovalen terbagi dalam beberapa jenis. Geometri molekul adalah susunan tiga-dimensi daria atom-atom dalam suatu molekul. Xe. atom-atom golongan IA. yaitu ikatan ion dan ikatan kovalen. titik didih kerapatan. VIIA. ikatan kovalen koordinasi. Secara umum panjang ikatan dan sudut ikatan harus ditentukan lewat percobaan. Geometri molekul mempengaruhi sifat-sifat kimia dan sifat-sifat fisisnya. Ikatan kimia terjadi jika terjadi penggabungan atom-atom bebas yang disebabkan oleh adanya gaya tarik-menarik antara elektron-elektron dari atom-atom tersebut. Rn).

Bentuk yang dipilih suatu molekul meminimalkan tolakan (seperti terlihat dari posisi seluruh atom). jika suatu molekul memiliki dua atau lebih struktur resonansi. Muatan formal biasanya tidak ditunjukan. Untuk tujuan ini. karena kerapatannya yang lebih tinggi dari ikatan rangkap dua atau ikatan rangkap tiga diantara dua atom. karena pendekatan ini menjelaskan susunan geometric dari pasangan elektron disekitar atom pusat sebagai akibat tolak-menolak antara pasangan elektron. segitiga bipiramida dan oktahedral. Dalam ikatan kovalen. dalam kaitannya dengan tolak-menolak pasangan elektron.yang memungkingkan untuk meramalkan geometri molekul atau ion dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi jika mengetahui jumlah elektron di sekitar atom pusat dalam struktur lewis-nya. akan membutuhkan ruang yang lebih besar. dimana terdapat dua atau lebih ikatan anatar atom pusat dan atom sekitarnya. Tetapi harus disadari bahwa dalam kenyataannya ikatan rangkap dua/rangkap tiga “lebih besar” disbanding ikatan tunggal. Pendekatan untuk kajian bentuk molekul ini disebut model tolakan pasangan-elektron kulit-valensi (TPEKV). Kulit valensi (valensi shell) adalah kulit terluar yang ditempati elektron dalam suatu atom yang biasanya terlibat dalam ikatan. Tetrahedron memiliki empat sisi atau muka (awalan tetra berarti “empat”). Pendekatan ini sesuai untuk tujuan kualitatif. berperan dalam mengikat dua atom. dapat diterapkan model tolakan pasangan-elektron kulit-valensi (TPEKV) pada setisp struktur tersebut. geometri CH4 adalah tetrahedral. karena terdapat empat ikatan. ada beberapa bentuk dasar molekul. tolak-menolak antara elektron-elektron dalam pasangan ikatan yang berbeda menyebabkab pasangan itu berada sejauh mungkin satu sama lain. Dasar pendekatan ini asumsi bahwa pasangan elektron di kulit valensi suatu atom saling bertolakan satu sama lain. Pada molekul CH4.Dengan model ini. Aturan yang kedua. Pada pengamatan yang dilakukan terhadap bentuk-bentuk molekul pada beberapa senyawa. Dua aturan umum dalam model tolakan pasangan-elektron kulit-valensi (TPEKV) yang pertama. VSEPR). segitiga datar. dapat diramalkan bentuk molekul (dan ion) secara sistematis. (Valensi-shell elektron-pair repulsion. ikatan rangkap dua dan ikatan rangkap tiga dapat diperlakukan seperti ikatan tunggal. yang sering disebut pasangan ikatan. berdasarkan pada apakah atom pusatnya mengandung pasangan elektron bebas atau tidak. yang semuanya merupakan segitiga sama sisi. sepasang elektron. molekul-molekul dibagi ke dalam dua golongan. atom . tetrahedral. yaitu linear. Tetapi dalam molekul poliatomik. Dalam molekul tetrahedral.

5°. Tapi dalam molekul NH3. pasangan elektron bebas ini cenderung sejauh mungkin satu sama lain. salah satu pasang elektron adalah pasangan elektron bebas.Molekul CH4 memiliki empat pasangan elektron ikatan dan tidak mempunyai pasangan elektron bebas.5°. Dalam susun yang stabil. Jadi sudut HNH dalam amonia lebih kecil daripada sudut tetrahedral yang ideal sebesar 109. Molekul PF5 tidak memiliki pasangan elektron bebas namun memiliki 5 pasangan elektron ikatan. Jadi sudut ClBaCl diramalkan 180°. ketiga ikatan BF mengarah pada titik sudut segitiga sama sisi dengan B sebagai titik pusat segitiga. Pengamatan selanjutnya dilakukan terhadap molekul BaCl2. Susunan keseluruhan dari keempat pasangan elektron dalam air adalah berbentuk tetrahedral.pusatnya (dalam kasus ini C) terletak pada pusat tetrahedron dan empat atom lainnya terletak pada sudut-sudutnya. Sudut ikatannya sebesar 107°. Sudut ikatan antara pasangan elektron ikatan yang satu sama besar dengan pasangan elektron ikatan yang lain. Tetapi tidak seperti amonia. Jadi. Akibatnya kedua pasang elektron ikatan OH terdorong dan saling mendekat satu sama lain.5°. sama seperti amonia. setiap sudut FBF adalah 120°. Karena pasangan ikatan saling tolak-menolak satu sama lain. Pada molekul BF3. dan molekulnya berbentuk linier. atau pasangan ikatan dan tidak memiliki pasangan elektron bebas. mengandung tiga ikatan kovalen. Molekul air mengandung dua pasang elektron ikatan dan dua pasang elektron bebas. pada molekul BaCl2 terdapat dua pasanga elektron ikatan dan tidak terdapat pasangan elektron bebas. Geometri BF 3 adalah segitiga data karena ketiga atom ujung berada pada titik sudut segitiga sama sisi yang datar. Karena pasangan elektron bebas menolak pasangan elektron ikatan lebih kuat. Satu-satunya cara untuk meminimalkan gaya . Molekul amonia mengandung tiga pasang elektron bebas. air memiliki dua pasang elektron bebas pada atom pusat O. Geometri H2O adalah menekuk serupa bentuk “V”. dan keempat atom terletak pada bidang yang sama. maka sudut ikatan dalam molekul tersebut semakin kecil. Semakin banyak pasangan elektron ikatan dalam suatu molekul. sehingga geometri NH3 adalah segitiga piramida (disebut demikian karena tampak seperti piramida. ketiga ikatan NH terdorong untuk lebih dekat satu sama lain. karena tidak terganggu oleh pasangan elektron bebas. dan dapat diramalkan penyimpangan yang lebih besar dari sudut tetrahedral daripada dalam NH3. susunan keseluruhan keempat pasang elektron adalah tetrahedral. dengan atom N sebagai puncaknya). Sudut ikatannya adalah 109. sudut HOH adalah 104.

rotasi dari dua gugus metil terhadap ikatan tunggal karbon-karbon (yang berupa ikatan sigma) adalah cukup bebas. Senyawa etena yang memiliki rumus kimia C2H4 dan termasuk senyawa alkena. Susun yang paling stabil dari keenam pasangan ikatan SF adalah bentuk octahedron. Bentuk ini dapat dihasilkan dengan menggabungkan dua piramida segiempat pada dasar yang sama. Segitiga bipiramida dapat dihasilkan dengan menggabungkan dua buah tetrahedron sepanjang dasar segitiga yang sama. Tidak seperti senyawa etana C2H6. selain ikatan sigma ada satu ikatan pi antara kedua atom karbon. Octahedron memiliki delapan sisi (awalan okta berarti “delapan”). Untuk pengamatan pada n-butana (C4H10) mempunyai dua kemungkinan skema ikatan yang menghasilkan isomer struktur n-butana (n artinya normal) dan iso butana. Atom pusat (dalam kasus ini P) terletak pada pusat segitiga bersama itu dengan atom-atom sekitar yang terletak pada lima titik sudut segitiga bipiramida. Pada molekul yang mengandung ikatan rangkap seperti etena C2H4. dan yang terletak pada bidang segitiga disebut menempati posisi ekuatorial. tidak dapat digunakan istilah “aksial” dan “ekuatorial” seperti pada molekul segitiga bipiramida. sudut antara ikata aksial dan ikatan ekuatorial adala 90°. Karena keenam ikatan setara dengan molekul oktahedral. dan sudut antara ikatan aksial adalah 180°. Semua sudut ikatan adalah 90° kecuali sudut yang dibentuk oleh ikatan-ikatan antara atom pusat dengan pasangan atom yang letaknya berlawanan secara diametrik. Rotasi disekitar atom karbon-karbon tidak mempengaruhi ikatan sigma itu. yaitu molekul-molekul yang mempunyai rumus molekul yang sama tetapi rumus strukturnya berbeda. Proses ini memerlukan input energi . terdapat 6 pasangan elektron yang kesemuanya adalah pasangan elektron ikatan. Sudut antara dua ikatan ekuatorial adalah 120°. akan tetapi hal itu menyebabkan dua orbital 2pz pindah keluar bidang tumpang-tindih. Atom-atom yang terletak di atas dan dibawah bidang segitiga disebut menempati posisi aksial. dan karena itu merusak sebagian atau seluruh ikatan pi. n-butana adalah alkana rantai lurus sebab atom karbon dihubungkan sepanjang satu garis. Sudut ikatan ini adalah 180°. Pada isobutana. satu atom karbon terikat pada sedikitnya tiga atom karbon yang lain. Untuk molekul SF6.tolak diantara kelima pasangan ikatan adalah dengan menyusun ikatan-ikatan PF dalam bentuk segitiga bipiramida. Atom pusatnya (dalam kasus ini S) terletak pada pusat dasar segiempat dan atom-atom sekitar terletak pada keenam titik sudut.

Ralph. Ada beberapa bentuk dasar molekul. Jakarta. PT. Erlangga. suatu proses yang disebut isomerisasi cis-trans. Untuk molekul dikloroetena. . yang mempunyai jenis dan jumlah atom dan ikatan kimia yang sama akan tetapi susunan ruangnya berbeda. Dimana istilah cis berarti bahwa dua atom tertentu (atau gugus atom) adalah saling berdekatan.sebesar 270 kJ/mol. ClC=CHCl. tetrahedral. alkena) mempunyai isomer geometri (geometric isomer). yaitu linear. rotasi ikatan rangkap dua karbon-karbon menjadi terbatas. Kalor atau radiasi dengan cahaya biasanya digunakan untuk mengubah satu isomer geometri menjadi isomer yang lainnya. dan oktahedral. dapat berupa salah satu dari kedua isomer geometrinya yang disebut cis-dikloroetena dan trans-dikloroetena. Dengan alasan ini. G. J dan Joan S Fessenden. Kimia Organik Jilid 1 Edisi Ketiga. Biasanya isomer cis dan trans memiliki sifat kimia dan sifat fisis yang sangat berbeda. . KESIMPULAN Dari hasil percobaan kali ini dapat disimpulkan bahwa : Sudut ikatan dalam suatu molekul ditentukan adanya pasangan elektron bebas dalam molekul tersebut. Semakin banyak pasangan elekron bebas dalam suatu molekul. trigonal bipiramida. DAFTAR PUSTAKA Fessenden. dan trans berarti bahwa kedua atom (atau gugus atom) bersebrangan satu terhadap yang lainnya. 1986. segitiga datar. Molekul yang mengandung ikatan rangkap dua karbon-karbon (yaitu. atau isomerisasi geometri. isomer tersebut tidak bisa dipertukarkan tanpa memutus ikatan kimianya. tetapi tidak mustahil. maka semakin kecil sudut ikatan dalam molekul tersebut.

Jakarta. 2001. Petrucci. Diakses tanggal 13 November 2007. Tentang aatunhalu Aku pengen melihat orang yang selalu optimis pada dirinya View all posts by aatunhalu » Posted on Desember 6. 1985. Raymond. Erlangga.vlsm. in Uncategorized. Chang. . Kimia Dasar Jilid I. Erlangga. PT. 1993. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Tinggalkan sebuah Komentar. Pabelan. Bookmark the permalink. Lillasari. Jakarta. Ralph H. Kimia Dasar Prinsip Terapan Modern Jilid 1 Edisi Keempat.org/v12/Sponsor-Pendamping/Praweda/Kimia/0235b%20212. Sistem Pembelajaran Kimia Dasar. Suka Be the first to like this post. Jakarta. Kimia Jilid 1. 1996. 2008.htm.http://free. Jakarta Sukarti.

Beritahu saya tulisan baru lewat surat elektronik. .com..  Halaman o o About PERBEDAAN ASI DAN SUSU SAPI Blog pada WordPress. Ikuti Follow Aatunhalu's Blog Get every new post delivered to your Inbox.← laporan unhal6 praktikum →   Tinggalkan sebuah Komentar Komentar (1) Tinggalkan Balasan Enter your comment here. Fill in your details below or click an icon to log in:    Email (wajib) (Belum diterbitkan) Nama (wajib) Situs web Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik. Theme: Mystique by digitalnature..

Masukkan a Powered by WordPress.com .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful