Laporan Akhir Diagnosa LAN Semester 1

Disusun oleh
Nama NIS Kelas : Mochamad Arsyad Pramadia : 11008876 : XI TKJ B

JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN SMK NEGERI 1 CIMAHI

2011

NAMA: ARSYAD P

MOCHAMAD

KELAS: XI TKJ B

NO LAPORAN:1

ANALISA KOMUNIKASI DATA JARINGAN KOMPUTER

MATERI: DIAGNOSA LAN PEMATERI: PAK RUDY : BU CHANDRA TANGGAL:

I. Tujuan
• • Siswa dapat menggunakan software WireShark untuk menganalisa komunikasi jaringan. Siswa dapat mengetahui proses half duplex yang terjadi pada komunikasi jaringan.

II.Pendahuluan
Komunikasi data merupakan cara mengirimkan data menggunakan sistem transmisi elektronik dari satu komputer ke komputer lain.Tujuan utama komunikasi data adalah untuk menukar informasi antara dua perantara. Komponen komunikasi data: • • • • • Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data Penerima, adalah piranti yang menerima data Data, adalah informasi yang akan dipindahkan Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.

Metode komunikasi data

Keterangan: -Simplex adalah komunikasi satu arah. -Half duplex adalah komunikasi dua arah secara bergantian. -Full duplex adalah komunikasi dua arah secara bersamaan.

III. Alat dan Bahan
• • PC yang terkoneksi ke internet Sistem operasi windows atau linux

Software wireshark

IV.
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Langkah kerja

Nyalakan PC instal software wireshark(jika belum di instal) buka capture option pilih interface, setelah muncul lalu tekan start Aktifkan aplikasi browser pada kolom filter, isikan "http" untuk melihat proses http. Lakukan Analisa pada proses komunikasi data tersebut.

Berikut hasil analisa:

NAMA: MOCHAMAD ARSYAD P KELAS: XI TKJ B

MATERI: DIAGNOSA LAN

PROSES CAPSULASI DI WIRESHARK

PEMATERI: PAK RUDY : BU CHANDRA TANGGAL:

NO LAPORAN: 2

Ternyata komunikasi data pada jaringan komputer adalah half duplex karena terjadi komunikasi dua arah secara bergantian.

V.

Kesimpulan
• • Dengan software wireshark kita dapat menganalisa komunikasi pada jaringan komputer. Komunikasi pada jaringan komputer adalah half duplex.

I. Tujuan
• •

Siswa dapat menggunakan software WireShark untuk menganalisa jaringan. Siswa dapat mengetahui proses enkapsulasi dan dekapsulasi menggunakan wireshark.

II.

Pendahuluan
Wireshark adalah program yang berfungsi untuk mengetahui kejadian yang terjadi pada saat kita melakukan komunikasi dengan internet. Dengan wireshark dapat dilihat proses pengiriman dan penerimaan data dari komputer ke web yang dituju dan dari web ke komputer. Enkapsulasi adalah sebuah proses menambahkan header dan trailer atau melakukan pemaketan pada sebuah data. Dengan enkapsulasi, data menjadi memiliki identitas. Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada lapisan yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut. Dalam OSI Reference Model, proses enkapsulasi yang terjadi pada lapisan terendah umumnya disebut sebagai "framing".

III. Alat dan Bahan
• • • PC atau laptop yang terkoneksi ke internet Sistem Operasi Wireshark

IV. Langkah Kerja
1.Aktifkan WireShark dan klik Interface List

Gambar 1

2.Setelah muncul interface list tekan start 3. Aktifkan aplikasi browser,misalnya pada address bar ketik url www.facebook.com 4. Buka kembali Wireshark dan lihat proses penerimaan dan pengiriman dan pilih salah satu frame untuk di analisa dengan protocol HTTP

V. Analisa Hasil Praktek

 Layer Aplikasi, Presentasi, dan Session

gambar 2

pada gambar 2 terlihat: - HTTP/1.1\r\n  menunjukkan versi http yang digunakan -host:www.facebook.com\r\n Pada layer ini, data – data belum diberi header. Pemberian header akan dilakukan pada layer selanjutnya.  Layer Transport

Gambar 3

Pada gambar 3 terlihat: - Source port: dialog port (2098)  adalah sumbernya.. (port server) - Destination port: http (80)  adalah tujuannya (port computer) - Header length: 20 bytes  besar header yang terdapat di layer transport. Pada layer ini, data dipecah ke dalam paket-paket data yang selanjutnya akan diberi header serta diberikan nomor urut ke paket – paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima.  Layer Network

Gambar 4

Pada gambar 4 terlihat: - Version: 4  Versi IP yang digunakan - Header Length: 20 bytes  Besar header - protocol: TCP(6) protocol yang digunakan Pada layer ini, Paket – paket data diberikan header berupa IP Address Penjelasan: Selain IPv 4, terdapat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.  Layer Data-Link

Gambat 5

Pada gambar 5 terdapat: -Destination: D-Linkin_cb : c2 :23 (1c : bd : b9 : cb : c2 : 23)Mac Address tujuan -Source: HonHaiPr_03 : b1 : 18 (d0 : 27 : 88 : 03 : b1 : 18)Mac Adress sumber  Layer Physical

Pada gambar 5 terlihat: - Arrival Time: Aug 7, 2010 21:50:50. 986566000 SE ASIA Standard Time - Frame Number: 230 - Frame Length: 1294 bytes Pada layer ini, frame tadi diubah menjadi bentuk bit. Catatan:
a. HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan

untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen b. FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah

internetwork. FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Pada umumnya browser-browser versi terbaru sudah mendukung FTP. c. e. SMTP, protokol TCP/IP mendukung e-mail dalam jaringan internet dengan d. Simple Mail Transfer protocol (SMTP). SMTP adalh protokol yang digunakan untuk mengirim e-mail ke suatu tujuan yang sudah ditentukan. SMTP dapat digunakan oleh User sebagai protokol untuk saling menukar e-mail antar user dalam komputer yang sama atau komputer lain. e. f. TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol)merupakan standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet

VI. Kesimpulan
• •

Wireshark bisa membuktikan proses enkapsulasi yang terjadi. Wireshark membuktikan jenis komunikasi apa yang dipakai jaringan. Semua informasi ditampilkan oleh mengenai komunikasi data, secara details wireshark.

Nama Arsyad P Kelas No laporan

: Mohammad : 2 TKJ B :3 Laporan Tugas Analisa Interaktif Video

Mata Pelajaran LAN Pemateri Tanggal 2011

: Diagnosisa : Pa Rudi Bu Chandra : 12 Agustus

Tujuan 1. Menganalisa bagaimana proses handshaking berlangsung 2. Memenuhi nilai mata pelajarn Diagnosis LAN

Pendahuluan Handshaking merupakan proses sesi komunikasi data yang
berlangsung dari mulai perencanaan sampai komunikasi tersebut selesai

Alat dan bahan 1. Software Wireshark 2. PC 3. Software Yahoo messenger 4. Webcam

Langkah Kerja 1. Jalankan aplikasi yahoo messenger 2. Lakukan sign in di yahoo messenger tersebut 3. Jalankan aplikasi wireshark 4. Lalu connect dengan teman untuk video call dengan teman 5. Amati yg terjadi pada wireshark 6. Putus koneksi ke teman kita 7. Buat hasil analisa

• Hasil Analisa
No Seq Source Destination 98.139.200.175 172.16.16.93 98.139.200.103 172.16.16.93 Arrow Info

1 21 172.16.16.93 socalia [SYN] 2 22 98.139.200.103 49249 [FIN, ACK] 3 23 172.16.16.93 socalia [ACK] 4 24 98.139.200.175 49250 [SYN, ACK]

-->> 49250 > <<-- socalia > -->> 49249 > <<-- socalia >

5 25 172.16.16.93 socalia [ACK]

98.139.200.175

-->> 49250 >

6 26 172.16.16.93 socalia [PSH, ACK] 7 27 98.139.200.175 49250 [ACK] 8 28 172.16.16.93 socalia [PSH, ACK] 9 29 98.139.200.175 49250 [ACK] | | | | | | | | |

98.139.200.175 172.16.16.93 98.139.200.175 172.16.16.93 | | | | | |

-->> 49250 > <<-- socalia > -->> 49250 > <<-- socalia >

10 797 172.16.16.93 socalia [PSH, ACK] 11 823 98.139.200.175 49250 [ACK] 12 828 172.16.16.93 socalia [PSH, ACK] 13 829 98.139.200.175 49250 [ACK]

98.139.200.175 172.16.16.93 98.139.200.17 172.16.16.93

-->> 49250 > <<-- socalia > -->> 49250 > <<-- socalia >

14 835 172.16.16.93 socalia [FIN, ACK] 15 839 98.139.200.175 49250 [ACK] 16 849 98.139.200.175 49250 [FIN, ACK] 17 850 172.16.16.93 socalia [ACK]

98.139.200.175 172.16.16.93 172.16.16.93 98.139.200.175

-->> 49250 > <<-- socalia > <<-- socalia > -->> 49250 >

Protokol yang digunakan : Tcp Flow control • Kesimpulan : Pada awal koneksi terjadi proses handshaking, untuk memastikan ada nya sinkronisasi Setelah itu data baru terkirim Apabila ada data hilang akan terjadi “reassembled” Setelah selesai langsung di akhiri. : Tidak ada

Nama : Mochamad Arsyad P Kelas : XI TKJ B SMK Negeri 1 Cimahi No laporan: 4 I. PENDAHULUAN 1.IP Configuration - Wizard - Command Line 2.Uji Koneksi - Ping ke IP sendiri - Ping ke 0.0.0.0 - Ping ke www - Ping ke website - Reachable - Unreachable - Request Time Out - Hardware Error

Pemateri : Bpk Dodi dan Bu Chandra Konfigurasi IP Address dan Tanggal 21 Oktober 2011 Uji Koneksi

II.TUJUAN agar siswa dapat mengetahui cara pengkonfigurasian IP address. III.ALAT DAN BAHAN

– – –

PC 2 Kabel LAN LAN tester

IV.LANGKAH KERJA

KONFIGURASI WIZARD
1. System >> Preferences >> Network Connection 2. Klik “Add”. Pilih ke IPv4 settings. Metode yang dipilih “Manual”. Isi Address, Netmask, dan Gateway.

Setelah selesai, klik Apply.

COMMAND LINE
1. Buka terminal. Ketikkan ifconfig untuk melihat setting-an IP

Setting-an tersebut dapat dirubah dengan mengetikan perintah dibawah ini, untuk melihat dan men-setting IP, netmask, eth dan gateway

Berikut eth, addres netmask dan gateway yang telah dirubah dari setting-an sebelumnya, kemudian save dengan menekan tombol ctr+x>yes

PING KE IP SENDIRI
1. Buka terminal. Ketikkan ping [nama IP sendiri]

PING KE 0.0.0.0
1.

Buka terminal Linux. Ketikkan ping 0.0.0.0

PING KE www
1. Buka terminal Linux. Ketikkan ping www

PING KE WEBSITE
1. Buka terminal Linux. Ketikkan ping website (connection peer to peer)

Buka terminal Linux ketikan ping website (connection modem)

REACHABLE

UNREACHABLE

REQUEST TIME OUT

Hardware error
Karena adanya hardaware yang error mengakibatkan koneksi terputus walaupun saling terkoneksi

V.KESIMPULAN Dengan praktek siswa lebih mengerti bagaimana mengkonfigurasi IP dengan cara wizard dan comman line dan dapat memahami uji koneksi.

NAMA: MOCHAMAD ARSYAD P KELAS : XI TKJ B

MATERI: DIAGNOSA LAN

SEGMENTASI JARINGAN(TOPO LOGI CLICK NET)

PEMATERI: PAK RUDY : BU CHANDRA TANGGAL:

NO LAPORAN:5

I. TUJUAN

Menganalisa segmentasi jaringan melalui topologi warnet click net. II. ALAT DAN BAHAN    Topologi warnet Alat tulis Buku

III.Langkah kerja 1. Gambar topologi click net 2. Analisa topologi click net Berikut gambar topologi click net beserta analisa:

Broadcast Domain Collision Domain

Dari topologi click net diperoleh hasil analisa: jumlah collision domain Jumlah broadcast domain IV. Kesimpulan =47 =2

Setelah melakukan analisa segmentasi jaringan topologi salah satu warnet, yaitu click net ternyata terdapat collision domain 47 dan broadcast domain 2.

Nama: M. Arsyad Pramadia

Pemateri : Pak Rudi Haryadi Laporan Implementasi Subnetting Bu Chandra Dewi L November 2011

Kelas: XI TKJ B No laporan:6

I. Pendahuluan

Esensi dari subnetting adalah “memindahkan” garis pemisah antara bagian network dan bagian host darisuatu IP Address. Beberapa bit dari bagian host dialokasikan menjadi bit tambahan pada bagian bit network. Subnetting menciptakan sejumlah network tambahan, tetapi mengurangi jumlah maksimum host yang ada dalam tiap network tersebut sehingga secara tidak langsung menghemat penggunaan IP Address. II. Tujuan Agar siswa dapat membuktikan penerapan subnetting pada jaringan yang besar di suatu perusahaan-perusahaan besar atau instansi-instansi tertentu dan memberikan saran-saran yang berguna. III.Latar Belakang Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Diagnosa LAN, kami melakukan studi lapangan ke PT. BioFarma yang merupakan salah satu perusahaan atau industri penghasil vaksin-vaksin terbesar di Indonesia. Untuk mengamati jaringan komputer dan penerapan subnetting di perusahaan tersebut. IV. Alat dan Bahan

Alat tulis

V. Survei di Lapangan 1. Sasaran survei : Industri 2. Lokasi survei : PT. Biofarma Persero, Jl. Pasteur No.28, Bandung Kantor bagian Sistem Informasi Management 3. Narasumber : Bapak Dadang 4. Waktu Survei : Selasa, 15 November 2011 Hasil Pengamatan 1. PT. Biofarma Persero di jaringan komputernya menerapkan Virtual LAN (VLAN). 2. Perusahaan tersebut mempunyai 7 jaringan VLAN yang tersebar di wilayah perusahaan VLAN 16 = IP address 10.16.0.0 (Tidak di Subnet) VLAN 17 = IP address 10.17.0.0 (Tidak di Subnet) VLAN 18 = IP address 10.18.0.0 (Tidak di Subnet) VLAN 19 = IP address 10.19.0.0 (Tidak di Subnet)

VLAN 20 = IP address 10.20.0.0 (Tidak di Subnet) VLAN 21 = IP address 10.21.0.0 (Tidak di Subnet) VLAN 22 = IP address 192.168.0.0 Subnet mask= 255.255.248.0 (Subnet) 3. VLAN 16 sampai VLAN 21 masing-masing memiliki jumlah host 100 Sedangkan VLAN 22 hanya memiliki 6 Host 4. Setiap virtual LAN menggunakan IP Address kelas B, kecuali VLAN 22 menggunakan /29 5. Backbone kabel nya menggunakan Fiber Optik 6. Menggunakan swith Backbone HP Procurve 2910 dan HP Procurve 2510 7. Menggunakan sistem DHCP server dan ada PAM server nya 8. Pengaplikasian jaringannya : Untuk aplikasi database Untuk Internetan Untuk File server Untuk file sharing 9. Alasan perusahaan tidak menerapkan subnetting adalah perusahaan menggunakan teknologi yang sudah maju, host-host yang ada telah memiliki account user dan IP sendiri yg tidak perlu di setting lagi oleh pengguna apabila ingin menggunakan aplikasi jaringan. Pengguna hanya perlu memasukkan user dan password untuk menggunakan aplikasi jaringan, jika pengguna belum membuat user dan belum mengetahui passwordnya maka tidak bisa masuk ke aplikasi jaringan. Kecepatan transfer data pun tergolong sangat cepat meski tidak disubnetting. V. Kesimpulan Perusahaan tersebut mengganggap subnetting tidak diperlukan karena tidak akan membawa keuntungan apapun bagi perusahaanny karena kecepatan transfer datanya sudah cepat meski tidak di subnetting, tidak perlu ada pengaturan IP address lagi karena IP address sudah di setting secara otomatis dan banyak tersedia untuk jaringannya. Padahal subnetting yang tidak diterapkan oleh perusahaan tersebut telah mengakibatkan pemborosan IP address, karena ada sekitar sejuta host terbuang sia-sia tak terpakai.

Alokasi IP Address di PT. Biofarma
VLAN 16 IP 10.16.0.0/16 Network address : 10.16.0.0 Broadcast address : 10.16.255.255 Netmask : 255.255.0.0 Range IP Host : 10.16.0.1  10.16.255.254 VLAN 17 IP 10.17.0.0/16 Network address : 10.17.0.0 Broadcast address : 10.17.255.255 Netmask : 255.255.0.0 Range IP Host : 10.17.0.1  10.17.255.254 VLAN 18 IP 10.18.0.0/16 Network address : 10.18.0.0 Broadcast address : 10.18.255.255 Netmask : 255.255.0.0 Range IP Host : 10.18.0.1  10.18.255.254 VLAN 19 IP 10.19.0.0/16 Network address : 10.19.0.0 Broadcast address : 10.19.255.255 Netmask : 255.255.0.0 Range IP Host : 10.19.0.1  10.19.255.254 VLAN 20 IP 10.20.0.0/16 Network address : 10.20.0.0 Broadcast address : 10.20.255.255 Netmask : 255.255.0.0 Range IP Host : 10.20.0.1  10.20.255.254

VLAN 21 IP 10.21.0.0/16 Network address : 10.21.0.0 Broadcast address : 10.21.255.255 Netmask : 255.255.0.0 Range IP Host : 10.21.0.1  10.21.255.254 VLAN 22 IP 192.168.0.0/29 Network address : 192.168.0.0 Broadcast address : 192.168.0.7 Subnetmask : 255.255.255.248 Range IP Host : 192.168.0.1  192.168.0.6

VI.

Topology PT. BIOFARMA PERSERO

NAMA: MOCHAMAD ARSYAD P KELAS: XI TKJ B NO LAPORAN:7

MATERI: DIAGNOSA LAN

ROUTING TABLE

PEMATERI: Pak Rudy TANGGAL:

I. Pendahuluan Routing adalah proses penyampain data dari satu host ke host yang lainnya yang tergabung dalam jaringan komputer. Proses routing ini terjadi pada lapisan network dengan protocol IP. Suatu router membuat keputusan berdasarkan IP Adderess yang dituju oleh paket. Semua router menggunakan IP Address tujuan untuk mengirim paket. Cara penyampaian paket data: a. Langsung Pengiriman data dilakukan langsung dari host pengirim ke host penerima tanpa harus melalui perantara dulu, misalnya menggunakan switch. b. Tidak langsung Penyampaian data antara keduanya melalui perantara yaitu router. Routing table berisi data tujuan yang berasal dari local host.

II. Alat dan Bahan • • PC Software packet tracer

III.Langkah kerja 1.Pada packet tracer, buat topologi seperti gambar dibawah ini: - Route to other Network

-

Route to route gateway

2. Isi alamat masing-masing interface berdasarkan table routing - Route to other network

-

Route to route gateway

Router 5* : kita persepsikan router 5 sebagai internet

Uji Koneksi

Lakukan uji konektivitas menggunakan command prompt di masing-masing device, melalui perintah ping atau tracert untuk uji jalurnya. Berikut percobaan uji koneksi dari PC 3 ke Internet(router 5)

Tabel pengiriman simple PDU

IV.

Kesimpulan

 Packet tracer dapat mensimulasikan routing.  Table routing mempermudah dalam menentukan route.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.