Laporan Akhir Instalasi LAN

2011

Laporan Akhir Instalasi LAN
Riyan Rinjani (26)

Riyan Rinjani XI TKJ B 1/1/2011

1

Laporan Akhir Instalasi LAN

Daftar Isi ……………………………..………………….….. 1 Pendahuluan .……………………………………………….. 2 1. Komunikasi Data ……………………………………. 3 2. Model Referensi …………………………………….11 3. Topologi Jaringan …………………..…….………..16 4. Perangkat Jaringan ………………………………...21 5. Media Transmisi Jaringan ………….……………...30 6. Cabling ……………………………………………....36 7. Wireless ……………………………………………..44 Penutup ……………………………………………..48

Riyan Rinjani

1

2

Laporan Akhir Instalasi LAN

Pendahuluan

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt karena atas ijinnya kami bisa menyusun/membuat laporan ini, laporan ini dibuat untuk memenuhi nilai-nilai yang kurang, semoga bermanfaat.

Penyusun

Riyan Rinjani

2

3

Laporan Akhir Instalasi LAN

1. Komunikasi data dan Jaringan Komputer Komunikasi data adalah Telekomunikasi yang berkenaan dengan Transmisi, yaitu pemindahan data dan informasi antara komputer - komputer dan perangkat lain yang dikirimkan melalui Media Komunikasi Data/Media Transmisi, yaitu penghubung fisik antara transmitter dan receiver dalam system transmisi data.

Source

Transmitter

Media

Receiver

Destination

a. Source (sumber), adalah sumber informasi data yang akan dikirimkan berasal b. Transmitter ( Pengirim ), adalah alat yang digunakan untuk mengubah data asal menjadi data yang berbentuk lain yang dapat dikirim oleh media transmisi. c. Media ( sistem transmisi ), adalah suatu media transmissi yaitu media yang digunakan untuk mengirim suatu data yang berasal dari source ke destination entah itu, menggunakan media kabel atau nirkabel. d. Recivier ( penerima ), adalah alat yang berfungsi mengubah data dari bentuk lain menjadi ke bentuk semula yang akhirnya dapat diterima oleh tujuan. e. Destination ( Tujuan ), adalah tujuan akhir dari data yang hendak dikirimkan. Dari gambar di atas, pertama-tama data akan diubah menjadi ke bentuk yang lain oleh transmitter, sehingga bisa dikirim melalui media transmisi , lalu data tersebut diubah ke bentuk semula oleh recivier dan akhirnya sampai ke tujuan.

Riyan Rinjani

3

4

Laporan Akhir Instalasi LAN

Inti dari system komunikasi adalah pertukaran data antara 2 bagian Perbedaan karekteristik komunikasi data dengan komunikasi suara. 

Komunikasi data (digital)

1. Waktu persiapan koneksi dibawah satu detik/ lebih singkat 2. Transmisi satu atau 2 arah 3. Data yang diterima bebas kesalahan 4. Redudansi data sedikit atau tidak ada 5. Transmisi biasanya terputus- putus sesuai kebutuhan 6. Data dapat disimpan dan dikirim lagi dalam kondisi delay 7. Bandwich tersedia dalam range yang luas mulai ribuan sampai jutaan Hz 

Komunikasi suara (analog)

1. Waktu persiapan koneksi satu detik/ lebih lama 2. Transmisi 2 arah 3. Data yang diterima kurang bebas kesalahan 4. Redudansi data banyak yang terikat satu sama lain 5. Transmisi biasanya lanjut meskipun call sudah selesai 6. Tidak ada toleransi delay pada transmisi 7. Bandwich maksimal 4.000 Hz

Riyan Rinjani

4

5

Laporan Akhir Instalasi LAN

Ada 3 cara Metode Komunikasi Data, yaitu :
 

Simplex, (satu arah) Seperti pada penerimaan siaran Radio dan Televisi. Half-duplex, (dua arah) Dalam waktu yang tidak bersamaan, Seperti komunikasi dengan walkie-talkie.

Full-duplex, yaitu komunikasi dua arah pada waktu yang bersamaan (seperti

telepon, internet, dll)

Riyan Rinjani

5

6

Laporan Akhir Instalasi LAN

Komponen Komunikasi Data :

1. Penghantar/pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data 2. Penerima, adalah piranti yang menerima data 3. Data, adalah informasi yang akan dipindahkan 4. Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data. 5. Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan

Model referensi komunikasi data atau juga disebut protocol, yaitu adalah sebuah arsitektur komunikasi yang dijadikan standar dalam implementasi komunikasi data.Ada contoh dari protokol tersebut, yaitu :

1) Model OSI, Open System Interconnection adalah protocol yang dibuat oleh ISO ( International Organization for Standardization ) yang bertujuan untuk mempermudah komunikasi antar jaringan yang beragam. OSI memiliki 7 lapisan atau layer, yaitu : Physical Layer, Data Link Layer, Network Layer, Transport Layer, Session Layer, Pressentation Layer, Application Layer.

2) Model SNA, System Network Architecture adalah arsitektur produksi IBM tetapi baru

Riyan Rinjani

6

7

Laporan Akhir Instalasi LAN

prototype. memiliki 7 lapisan, yaitu : Transaction services, Presentation layer, data flow control, Transmission Control, Path control, Data Compresion control, Physical control

3) Model TCP/IP, TCP/IP (singkatan dari Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protocol yang paling banyak digunakan saat ini. Data tersebut diimplementasikan dalam bentuk perangkat lunak

Jaringan komputer adalah sekelompok komputer terdiri dari dua buah komputer atau lebih yang saling terhubung ,dapat menbentuk jaringan kerja, tukar menukar (sharing) dan berbagai program maupun data satu sama lain. Jenis Jaringan Komputer 1. Client/server , dimana hanya sebuah computer yang menjadi server dan tugasnya hanya melayani client.

Riyan Rinjani

7

8

Laporan Akhir Instalasi LAN

2. Peer to Peer, dimana tidak ada client dan server, semua computer memiliki derajat yang sama yaitu dapat saling berbagi sumber informasi.

Klasifikasi Jaringan Komputer 1. LAN (Local Area Network), jaringan berwilayah kecil seperti kantor, atau warnet. 2. MAN (Metropolitan Area Network), Jaringan computer yang cakupannya cukup luas, seperti antar kota atau provinsi. 3. WAN (Wide Area Network), Jaringan computer yang cakupannya sangat luas, seperti antar negara atau antar pulau, internet pun masuk ke WAN.

Riyan Rinjani

8

9

Laporan Akhir Instalasi LAN

Tipe Jaringan 1. Base Band, merupakan jaringan local. 2. Broad Band, merupakan jaringan interlocal (luar) Internet dan Intranet: Internet,Kumpulan jaringan komunikasi yg saling terhubung oleh beberapa bridge dan/atau router. Intranet : – Internet milik suatu organisasi. – Menyediakan layanan kunci Internet, yaitu www. – Dapat terisolasi dr Internet, dpt pula terhubung ke Internet.

Internet Services :

Riyan Rinjani

9

10

Laporan Akhir Instalasi LAN

E-mail

Tujuan dari jaringan komputer :    Berbagi sumber daya (resource) ; seperti berbagi pemakaian memori, harddisk atau printer, Komunikasi; seperti surat elektronik (e-mail), instant messaging dan chatting. Akses informasi; seperti web browsing.

Suatu jaringan komputer terdiri atas :    Minimal dua buah komputer. Kartu jaringan (network interface card / NIC) pada setiap komputer. Medium koneksi, yang menghubungkan kartu jaringan satu komputer ke komputer lainnya, biasa disebut sebagai medium transmisi data, bisa berupa kabel maupun nirkabel atau tanpa-kabel (wireless seperti radio, microwave, satelit, dan sebagainya).  Perangkat lunak sistem operasi jaringan (network operating system software / NOSS) yang berfungsi untuk melakukan pengelolaan sistem jaringan, misalnya: Windows 2000, Windows NT, Novell Netware, Linux, dan sebagainya.  Peralatan interkoneksi seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway, apabila jaringan yang dibentuk semakin luas jangkauannya. Komponen Jaringan Komputer tersusun dari beberapa elemen dasar , yaitu :   Komponen Hardware Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel dan topologi jaringan. Komponen Software Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan

Riyan Rinjani

10

11

Laporan Akhir Instalasi LAN

2. Model Referensi

Model Referensi OSI Pada tahun 1970an Internasional Organization for Standarization (ISO) membuat Referensi Open Systems Interconnection (OSI) untuk kebutuhan kompatibelitas. OSI Model adalah model atau acuan arsitektural utama untuk network yang mendeskripsi kan bagaimana data dan informasi network di komunikasikan dari sebuah aplikasi komputer ke aplikasi komputer lain melalui sebuah media transmisi.

Model OSI terdiri dari tujuh layer dengan pembagian tugas yang jelas, ke tujuh layer itu adalah:
      

Aplication Presentation Session Transport Network Data-Link Physical

Tanggung jawab setiap layer adalah menyediakan servis bagi layer diatasnya, layer yang berada diatas tidak perlu tahu tentang bagaimana data bisa sampai kesana atau apapun yang terjadi di layer di bawahnya.

Riyan Rinjani

11

12

Laporan Akhir Instalasi LAN

1. Aplication Layer => Layer paling tinggi dari model OSI adalah aplication layer, seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layer ini, tugas dari application layer adalah mengatur komunikasi antar aplikasi. 2. Presentation Layer => Presentation layer menambahkan struktur pada paket data yang akan dikirimkan. Tugas layer ini adalah untuk meyakinkan bahwa data atau informasi terkirim dengan bahasa atau syntax yang dapat dipahami oleh host yang dituju. 3. Session Layer Session => Tugas layer ini yaitu untuk mengontrol “dialog” selama komunikasi berlangsung, Session layer juga menambahkan control header pada paket data selama pertukaran data terjadi. 4. Transport Layer => Tugas layer ini menjamin diterimanya paket data yang dikirim. Transport layer juga dapat membentuk sebuah sambungan dan mengirim acknowledgment ketika paket data diterima. 5. Network Layer => Tugas-nya bertanggung jawab dalam hal routing dari paket-paket data yang didasarkan pada logical address dari paket-paket data tersebut. 6. Data-Link Layer => Layer dimana data dipersiapkan untuk dikirimkan melalui jaringan, pada layer ini paket data di kapsulasi dalam sebuah frame (bundle dari data biner) sebelum dikirimkan. Layer ini ber tugas untuk bertanggung jawab dalam megirimkan data dari satu hoop ke hoop yang lain. 7. Physical Layer => Layer ini ber-tugas untuk menjelaskan bagaimana pengiriman dan penerimaan bit-bit data sepanjang media transmisi seperti; kabel koaksial, twited-pair,

Riyan Rinjani

12

13

Laporan Akhir Instalasi LAN

serat optic, gelombang radio atau media transmisi yang lainya.

Cara kerja Model OSI :     Pembentukan paket dimulai dari layer teratas model OSI => Aplication layer megirimkan data ke presentation layer => Pada presentation layer data ditambahkan header dan atau tailer kemudian dikirim ke layer dibawahnya => Pada layer dibawahnya pun demikian, data ditambahkan header dan atau tailer kemudian dikirimkan ke layer dibawahnya lagi terus demikian sampai ke physical layer =>   Di physical layer data dikirimkan melalui mediatransmisi ke host tujuan => Di host tujuan paket data mengalir dengan arah sebaliknya, dari layer paling bawah ke layer paling atas

Riyan Rinjani

13

14

Laporan Akhir Instalasi LAN

Model Referensi TCP/IP TCP/IP dibentuk dalam beberapa lapisan (layer). Dengan dibentuk dalam layer, akan mempermudah untuk pengembangan dan pengimplementasian. Tiap-tiap layer memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda dan saling mendukung layer diatasnya. Pada protokol TCP/IP dibagi menjadi 4 layer, yaitu :     Applications Transport Internetwork Network Interface and Hardware

1. Physical Layer (lapisan fisik) merupakan lapisan terbawah yang mendefinisikan besaran fisik seperti media komunikasi, tegangan, arus, dsb. 2. Access Layer mempunyai fungsi yang mirip dengan Data Link layer pada OSI. Lapisan ini mengatur penyaluran data frame-frame data pada media fisik yang digunakan secara handal. Lapisan ini biasanya memberikan servis untuk deteksi dan koreksi kesalahan dari data yang ditransmisikan. 3. Internet Layer lapisan ini bertugas untuk menjamin agar suatu paket yang dikirimkan dapat menemukan tujuannya dimana pun berada. Beberapa tugas penting pada lapisan ini adalah:  Addressing, yakni melengkapi setiap datagram dengan alamat Internet dari tujuan.

Routing, yakni menentukan ke mana datagram akan dikirim agar mencapai tujuan yang diinginkan.

Riyan Rinjani

14

15

Laporan Akhir Instalasi LAN

4. Transport Layer menjamin bahwa informasi yang diterima pada sisi penerima adalah sama dengan informasi yang dikirimkan pada pengirim. Untuk itu, lapisan ini memiliki beberapa fungsi penting antara lain :

Flow Control. Pengiriman data yang telah dipecah menjadi paket-paket tersebut harus diatur sedemikian rupa agar pengirim tidak sampai mengirimkan data dengan kecepatan yang melebihi kemampuan penerima dalam menerima data.

Error Detection. Jika ditemukan kesalah pengirim akan mengirim ulang data tersebut namun menimbulkan delay yang cukup lama.

 Perbedaan Mengkombinasi Presentasi dan session jadi aplikasi pada layer di Tcp/Ip  Persamaan 1. Keduannya sama menggunakan frame layer 2. Memiliki layer aplikasi walaupun service beda 3. Transport dan Network yang sebanding

Riyan Rinjani

15

16

Laporan Akhir Instalasi LAN

3. Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsurunsur dasar penyusun jaringan yaitu node, link dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu : topologi fisik (phisycal topology) dan topologi logika (logical topology) .

Terdapat 5 (lima) Topologi Jaringan pada umumnya, yaitu : 1. Star 2. Mesh 3. Ring 4. Bus 5. Tree

1. Topologi Star, Topologi ini berbentuk seperti bintang dimana semua komputer berhubung pada sebuah konsenstrator tunggal (hub, switch).

Riyan Rinjani

16

17

Laporan Akhir Instalasi LAN

Keuntungan :      Paling fleksibel. Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian Jaringan lain. Kontrol terpusat Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan Kemudahan pengelolaan jaringan

Kekurangan :    Boros kabel Perlu penanganan khusus Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

2. Topolohi Mesh, Topologi ini memungkinkan semua node berhubung langsung pada semua node pada jaringan

Keuntungan :  Jaringan yang kuat jika salah satu putus dapat melewati jalur lainnya

Riyan Rinjani

17

18

Laporan Akhir Instalasi LAN

Kekurangan :  Boros kabel.

3. Topologi Ring, pada topologi ini hubungan dari setiap komputer harus terhubung ke komputer sebelahnya sehingga membentuk sebuah cincin/loop.

Keuntungan :  Hemat kabel Kekurangan :  Pengembangan jaringan kaku

4. Toplogi Bus, Seperti namanya topologi ini menyerupai bus. Semua komputer yang akan terhubung pada jaringan harus mnghubungkan dirinya pada backbone (tulang punggung) .

Riyan Rinjani

18

19

Laporan Akhir Instalasi LAN

Keuntungan :   

Hemat kabel Layout kabel sederhana Mudah dikembangan

Kekurangan :    

Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil Kepadatan lalu lintas Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi. Diperlukan repeater untuk jarak jauh

5. Toplogi Tree, Topologi ini memungkinkan dibuatnya tingkatan-tingkatan lapisan dalam sebuah jaringan.

Riyan Rinjani

19

20

Laporan Akhir Instalasi LAN

Topologi Logik Pola hubung secara logik, dapat dikatakan jika topologi logik ialah aturan yang berlaku bagaimana data dapat terkirim dari satu host ke host lainnya. Atau nama lainnya ialah metoda akses, berikut penjelasannya : 

CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access/Collision Detection ) Bilamana suatu node mengirimkan paket melewati jaringan, maka node tersebut akan mengecek terlebih dahulu apakah jaringan sedang mengirimkan paket data atau tidak. jika jaringan sedang kosong, maka node akan mengirimkan paket data. Jika ternyata ada paket data lain, pada saat node akan mengirimkan data, maka akan terjadi collision (tabrakan data).

CSMA/CA (Carrier Sense Multiple Access/Collision Avoidance ) Berbeda dengan CSMA/CD disini jika node akan mengirimkan paket maka node tersebut memberitahukan kepada node lain dalam jaringan untuk mengosongkan jalur yang akan diapakainya, sehingga collision pun terhindarkan.

Tokken Pass Pada jaringan Token Pass, sebuah token bebas mengalir dalam jaringan, jika satu node ingin mengirimkan paket data, maka paket data yang akan dikirimkan ditempelkan pada token, pada waktu token berisi data, node lain tidak dapat mengirimkan data. Token passing digunakan dalam arsitektur ini untuk menghindari collision.

FDDI FDDI menggunakan kabel fiber optik yang bekerja berdasarkan 2 buah ring konsentris dengan kecepatan 100Mbps. Salah satu ring bisa berfungsi sebagai backup apabila ring yang lainnya atau node (komputer) lain terputus atau tidak beroperasi. Jaringan dengan arsitektur ini memerlukan biaya yang cukup mahal; sehingga kurang cocok untuk membangun jaringan komputer yang sederhana seperti di rumah atau di kantor-kantor kecil.

Polling Metoda yang digunakan ketika salah satu node ingin mengirimkan paket kepada node lainnya yang berada diluar jaringannya, node tersebut mengirimkan data secara berkala mulai dari konsentrator terdekat ke konsntrator yang berada di dekat node tujuan dan mengirimkan paket ke node yang akan dituju.

Riyan Rinjani

20

21

Laporan Akhir Instalasi LAN

4. Perangkat Jaringan Komputer Peralatan jaringan dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu :  End User Device = peralatan jaringan yang langsung berhubungan dengan user printer scanner dan peralatan lain yang digunakan user untuk diaplikasikan beberapa komputer .  Network Devices = peralatan yang behubungan antara end-user devices untuk bertukar informasi .  NIC berfungsi untuk membuat frame dan meneruskan sinyal biner keluar komputer dan meneruskannya ke kabel jaringan. NIC adalah alat yang menentukan apakah frame yang dipakai adalah ethernet , token ring atau yang lainnya. Dalam memilih network interface card, ada beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan. Pertimbangan-pertimbangan ini sangat penting untuk diperhatikan, yaitu :     Tipe jaringan seperti Ethernet LANs, Token Ring, atau Fiber Distributed Data Interface (FDDI). Tipe Media seperti Twisted Pair, Coaxial, Fiber-Optic, dan Wireless. Tipe Bus seperti ISA dan PCI. saling

Riyan Rinjani

21

22

Laporan Akhir Instalasi LAN

 HUB adalah alat yang berfungsi untuk menyatukan atau membagi koneksi yang menggunakan kabel UTP. Hub memiliki prinsip kerja yang sama dengan repeater yakni berfungsi untuk menguatkan sinyal-sinyal pada jaringan komputer. Namun yang membedakannya dengan repeater adalah pada hub terdapat port-port yang lebih banyak sehingga hub dikenal juga dengan multiport repeater. Ada 2 alasan di dalam menggunakan hub yakni hub digunakan sebagai titik pusat koneksi dari sambungan jaringan (titik pusat dari topologi star). Namun topologi jaringan secara logik akan berbentuk seperti topologi bus. Hal ini disebabkan cara kerja hub yakni dalam satu waktu tidak semua komputer yang terhubung dapat berkomunikasi. Selain itu setiap ada pengiriman data dari satu komputer ke komputer lainnya maka data ini akan dibroadcast atau disebarkan ke setiap computer yang terhubung melalui hub ini.

Riyan Rinjani

22

23

Laporan Akhir Instalasi LAN

 SWITCH adalah alat yang berfungsi untuk menyatukan atau membagi koneksi sama seperti HUB. Switch juga dikenal sebagai multiport bridge. Switch juga melakukan penyaringan terhadap data yang melewatinya dengan menggunakan alamat MAC. Dengan adanya filtrasi pada switch ini maka jaringan komputer akan lebih efisien. Hal ini disebabkan pada switch, data akan langsung disalurkan ke port yang menghubungkan dengan komputer yang merupakan tujuan dari data tersebut. Walaupun switch memiliki jumlah port yang banyak (mirip hub) namun switch memiliki kelebihan lainnya dibandingkan hub. Dalam satu waktu yang sama, hubungan komunikasi dapat terjadi lebih dari satu (pada hub hal ini tidak bias dilakukan). Misalnya komputer A sedang berkomunikasi dengan computer B, maka pada waktu yang sama pula komputer C dapat berkomunikasi dengan komputer D. Sehingga dengan adanya fasilitas ini, pengiriman data akan lebih cepat dan efisien.

Riyan Rinjani

23

24

Laporan Akhir Instalasi LAN

 Bridge adalah alat yang dapat menghubungkan dua koneksi jaringan/network menjadi seperti satu koneksi. Tujuan utama dari penggunaan bridge adalah untuk memfilter traffic antar kedua segmen LAN. Jadi apabila ada data yang hanya ditujukan untuk komputer yang terletak pada segmen LAN yang sama, maka data tersebut tidak diteruskan ke segmen LAN yang lainnya. Setiap data yang akan melewati bridge, maka bridge akan mengecek terlebih dahulu frame yang ada pada data. Di dalam frame terkandung alamat MAC tujuan, apabila alamat MAC tujuan.

Riyan Rinjani

24

25

Laporan Akhir Instalasi LAN

 Router bekerja untuk melakukan routing yaitu menentukan jalur terbaik yang akan dilalui sebuah paket data berdasarkan pada alamat IP yang terdapat pada data yang melewatinya. Karena kemampuannya mengarahkan (routing) paket data berdasarkan pada alamat IP, router ini menjadi alat yang cukup penting di dalam sebuah jaringan internet. Router bekerja dengan cara menganalisa alamat IP dari paket data yang masuk. Berdasarkan hasil analisa tersebut, router memutuskan apakah data tersebut perlu diteruskan atau tidak. Apabila perlu diteruskan, maka router juga dapat memilihkan rute terbaikbagi paket data tersebut dan kemudian meneruskan ke port yang sesuai. Selain fungsi-fungsi dasar, router juga memiliki kelebihan lainnya. Kelebihan lainnya adalah dapat memfiltrasi data yang melewatinya berdasarkan ACL (Access Control List), menjembatani komunikasi antar protokol yang berbeda (misalnya antara protokol IP dengan protokol IPX) dan juga antar teknologi yang berbeda-beda(misalnya antara Token Ring dengan Ethernet).

Riyan Rinjani

25

26

Laporan Akhir Instalasi LAN

 Repeater Sebuah jaringan komputer mempunyai keterbatasan daya jangkau. Jaringan yang menggunakan kabel dengan tipe UTP (Cat 5) hanya memiliki daya jangkau hingga 100 meter. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah alat yang dapat berfungsi untuk memperpanjang jangkauan jaringan dari medium computer tersebut. Alat yang dimaksud tersebut adalah repeater. Repeater berguna untuk membangkitkan dan menguatkan sinyalsinyal yang mengalir pada jaringan komputer sehingga jaringan komputer dapat menjangkau jarak yang lebih jauh.

Riyan Rinjani

26

27

Laporan Akhir Instalasi LAN

 Modem Suatu perangkat keras yang bertugas merubah suara digital menjadi analog, begitu juga dengan sebaliknya. Modem biasa digunakan untuk komunikasi komputer satu dengan komputer yang lainnya dengan media transmisi jaringan telpon biasa. Selain itu modem indentik digunakan baik dalam personal komputer maupun pada jaringan sebagai alat menyambungkan kepada jaringan MAN, WAN dan internet

Riyan Rinjani

27

28

Laporan Akhir Instalasi LAN

Tambahan : DTE, DCE, dan CPE PENGERTIAN DTE Data Terminal Equipment (DTE) adalah instrumen terakhir yang mengubah informasi menjadi sinyal atau sinyal yang diterima reconverts. DTE ini juga dapat disebut sirkuit ekor . DTE adalah unit fungsional dari sebuah stasiun data yang berfungsi sebagai sumber data untuk melakukan komunikasi data . Fungsi kontrol harus dilakukan sesuai dengan protokol link . DTE merupakan sebuah peralatan atau subsistem yang saling berhubungan dengan beberapa peralatan yang melakukan fungsi yang diperlukan untuk memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi. Biasanya, perangkat DTE adalah terminal (atau komputer meniru terminal), dan DCE adalah sebuah modem atau perangkat lain milik operator. Aturan umum adalah bahwa perangkat DCE menyediakan sinyal clock (clocking internal) dan perangkat DTE mensinkronisasikan pada jam yang diberikan (clocking eksternal). Istilah ini juga umum digunakan dalam dunia telekomunikasi untuk menentukan perangkat jaringan, seperti terminal, komputer pribadi tetapi juga router dan jembatan, yang tidak mampu atau tidak dikonfigurasi untuk menghasilkan sinyal clock. Oleh karena itu koneksi PC ke PC Ethernet juga dapat disebut DTE ke komunikasi. Komunikasi ini dilakukan melalui kabel crossover Ethernet sebagai lawan dari PC ke DCE (hub, switch, atau jembatan) komunikasi yang dilakukan melalui kabel straight Ethernet.

PENGERTIAN DCE

Data Circuit Equipment (DCE) adalah perangkat yang terletak antara Data Terminal Equipment dan Data Circuit Transmisi . Hal ini juga disebut peralatan komunikasi data dan operator peralatan data. DCE melakukan fungsi seperti sinyal konversi, coding , dan garis clocking dan dapat menjadi bagian dari peralatan DTE. Meskipun istilah yang paling sering digunakan adalah RS-232 , nammun DTE dan DCE merupakan standar dari Peralatan Komunikasi Data yang kedua peralatan tersebut saling berkomunikasi. Nama peralatan yang menggunakan peralatan standar ini adalah sbb:

Riyan Rinjani

28

29

Laporan Akhir Instalasi LAN

• • • •

Federal Standard 1037C , MIL-STD-188 RS-232 Beberapa ITU-T standar dalam seri V (terutama V.24 dan V.35) Beberapa ITU-T standar dalam seri X (terutama X.21 dan X.25)

Ketika dua perangkat, DTE dan DCE harus dihubungkan bersama tanpa modem atau media penerjemah, maka harus digunakan kabel crossover, seperti modem null untuk RS-232 atau Ethernet .

PENGERTIAN CPE CPE (Customer Premises Equipment) adalah seluruh perangkat (terminal berikut infrastruktur jaringan pendukungnya) yang berada di tempat/lokasi pelanggan, yang digunakan dan dimiliki/dikuasai secara individu/privat serta menjadi tanggungjawab individu yang bersangkutan. Perkembangan perangkat CPE selain didrive oleh kebutuhan pasar juga sangat dipengaruhi perkembangan infrastruktur pendukungnya, yaitu teknologi jaringan transportasi (carrier grade) dan access network/gateway. Ketika ISDN belum dikenal, perangkat CPE hanya berupa pesawat telegrap (morse, telex, fax), setelah ISDN diimplementasikan, perangkat CPE dapat menggunakan PC, videophone, video conference, telemetri dll. Ketika teknologi gateway antara jaringan telekomunikasi dengan jaringan data dimungkinkan, muncul perangkat modem analog untuk akses internet dengan mode dial-up melalui Internet Service Provider (ISP). Ketika teknologi xDSL (khususnya ADSL) diimplementasikan muncul perangkat-perangkat CPE untuk akses internet non dialup.

Aturan 5-4-3 Pertimbangan dalam membentuk jaringan bertipologi pohon dengan protokol Ethernet mengikuti aturan 5-4-3. Salah satu aspek dari Ethernet protocol mensyaratkan bahwa sinyal yang dikirim menjangkau setiap bagian jaringan dalam waktu waktu tertentu. Setiap ada sinyal yang melewati concentrator atau repeater membutuhkan alokasi waktu yang lebih lama. Sehingga aturan ini menyatakan bahwa di antara dua simpul jaringan hanya boleh ada maksimum 5 segmen jaringan yang terhubung dengan 4 repeater/concentrator. Kemudian, hanya boleh 3 dari segmen itu boleh disi dengan segmen jaringan yang baru jika dihubungan dengan kabel coaxial. Namun aturan ini tidak berlaku pada protokol lain.

Riyan Rinjani

29

30

Laporan Akhir Instalasi LAN

5. Media Transmisi Media Transmisi merupakan suatu jalur fisik antara transmitter dan receiver dalam system transmisi data dari satu komputer ke komputer lainya. Media transmisi diklasifikasikan sebagai berikut :  Bounded Media  Unbounded media

Bounded Media Bounded media atau sering disebut Guided Media (media terpandu) adalah media yang mengalirkan data melalui jalur fisik tertentu. Contoh Bounded Media :  Openwire, Kabel listrik.

Riyan Rinjani

30

31

Laporan Akhir Instalasi LAN

 Twisted pair a. UTP (Unshield Twisted Pair) b. STP (Shielded Twisted Pair)

Dibagi menjadi 2 yaitu EIA/TIA 568A dan 568B

A. EIA 568A ( crossover cable ) merupakan kabel untuk menghubungkan antara 2 device jaringan yang sama. Susunan warnanya seperti berikut CONNECTOR A White Green Green White Orange Blue White Blue Orange White Brown Brown CONNECTOR B White Orange Orange White Green Blue White Blue Green White Brown Brown

Riyan Rinjani

31

32

Laporan Akhir Instalasi LAN

B. EIA 568B ( straight cable ) merupakan kabel untuk menghubungkan antara 2 device jaringan yang berbeda. Susunan warnanya seperti berikut CONNECTOR A White Orange Orange White Green Blue White Blue Green White Brown Brown CONNECTOR B White Orange Orange White Green Blue White Blue Green White Brown Brown

Riyan Rinjani

32

33

Laporan Akhir Instalasi LAN

3. Kabel Coaxial, merupakan kabel yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer terutama pada saat masa di mana topologi bus paling populer digunakan, Kabel ini sering digunakan sebagai kabel antena TV. Kabel jenis ini menjadi pilihan karena 2 alasan utama yaitu murah dan mudah digunakan. Kabel coaxial ini terbagi lagi dalam 2 tipe yaitu : o Thick (thicknet) namanya thick coax 50ohm, umumnya menggunakan koaksial tipe RG8 dan mampu digunakan dalam jarak 500m tanpa repeater pada kecepatan 10Mbps o Thin (thinnet) namanya thin coax 50ohm, umumnya menggunakan koaksial tipe RG58 dan mampu digunakan untuk jarak sekitar 200m pada kecepatan 10Mbps.

Ciri - ciri kabel kloaksial : 1. Media dan ukuran konektor medium 2. Panjang kabel maksimum yang diizinkan adalah 500 m (medium) 3. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 mbps 4. biaya per node murah

Riyan Rinjani

33

34

Laporan Akhir Instalasi LAN

4. Optical, Merupakan kabel fiber optic ( kabel yang menggunakan sensor cahaya untuk penyampaian datanya )

Cara kerjanya : Sebuah kabel fiber optik terbuat dari serat kaca murni, sehingga meskipun kabel mempunyai panjang sampai beratus2 meter, cahaya masih dapat dipancarkan dari ujung ke ujung lainnya.. Helai serat kaca dilapisi oleh 2 lapisan plastik (2 layers plastic coating) dengan melapisi serat kaca dengan plastik, akan didapatkan equivalen sebuah cermin disekitar serat kaca. Cermin ini menghasilkan total internal reflection (refleksi total pada bagian dalam serat kaca). sama seperti jika kita berada pada ruangan gelap dengan sebuah jendela kaca, kemudian anda mengarahkan cahaya senter 90 derajat tegak lurus dengan kaca , maka cahaya senter akan tembus ke luar ruangan. Akan tetapi jika cahaya senter tersebut diarahkan (ke jendela berkaca) dengan sudut yang rendah (hampir paralel dengan cahaya aslinya), maka kaca tersebut akan berfungsi menjadi cermin yg akan memantulkan cahaya senter ke dalam ruangan.

Riyan Rinjani

34

35

Laporan Akhir Instalasi LAN

Unbounded Media Bentuk transmisi dalam media ini disebut sebagai wireless transmission. Yang tergolong dalam media transmisi jenis Unbounded media sebagai berikut:

1. Radiowave, media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data juga untuk menyebarkan jaringan, memiliki frekuensi antara 3 KHz sampai 300 GHz., contoh : Radio, TV

2. Microwave, digunakan untuk Unicast ( ke suatu tujuan )dalam jarak jauh. Juga merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz),yang melimputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Mikrogelombang banyak pakai pada system jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP)  Keuntungan Menggunakan Gelombang Mikro /Microwave : o Akusisi antar tower tidak begitu dibutuhkan o Dapat membawa jumlah data yang besar

Riyan Rinjani

35

36

Laporan Akhir Instalasi LAN

o Biaya murah, karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas o Frekuensi tinggi atau gelombang pendek hanya membutuhkan antena yang kecil 

Kelemahan Gelombang Mikro / Microwave :

o Gentan terhadap cuaca, hujan Terpengaruh terhadap pesawat tebang yang melintas diatasnya 3. Infrared, digunakan untuk area yang kecil/dekat dan lurus. Infra merah biasa digunakan untuk komuikasi jarak dekat dengan kecepatan 4 Mbps, contohnya remote Tv, dan Infrared pada Hp.  Keuntungan Inframerah : o Kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnitik o Inframerah mudah dibuat dan murah o Instlasi mudah o Mudah dipindah-pindah o Keamanan inframerah lebih tinggi dari pada gelombang radio  Kelemahan Inframerah : o Jarak terbatas o Infra merah tak dapat menembus dinding o Harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima o Tidak dapat digunakan di luar ruangan, karena akan terganggu oleh cahaya matahari

Riyan Rinjani

36

37

Laporan Akhir Instalasi LAN

6. Cabling  Grounding Grounding / Pentanahan adalah penanaman kabel ke dalam tanah untuk menghilangkan beda potensial antara logam yang teraliri arus listrik dengan tanah .  Memperlakukan Kabel Merawat kabel dengan betul sangat diperlukan agar kabel dapat bertahan lama usianya .

Jenis-jenis kabel pada twisted adalah : 1. Cross : untuk menghubungkan 2 buah computer / menghubungkan 2 device yang sama 2. Straight : Untuk menghubungkan 2 device yang berbeda

 Susunan kabel terbagi menjadi 2 jenis yaitu susunan yang di standard kan oleh EIA :

Riyan Rinjani

37

38

Laporan Akhir Instalasi LAN

Horizontal kabel : untuk menhubungkan 1 wiring kloset dan sebuah jack

Backbone kabel : untuk menghubungkan 1 wiring kloset dengan wiring kloset lainnya

Riyan Rinjani

38

39

Laporan Akhir Instalasi LAN

Modular patch kabel : kabel patch digunakan untuk koneksi antara horizontal dan jaringan konektivitas seperti switch

Conduit : pipa yang dapat berupa metal atau bukan, kaku dan tidak fleksibel , dapat bekerja ke wiring kloset untuk melindungi kabel

Riyan Rinjani

39

40

Laporan Akhir Instalasi LAN

Cabel tray : untuk alternative dari conduit berbentuk rak

Race ways : jenis khusus dari conduit yang berfungsi untuk pemasangan kabel horizontal dan biasanya dijalurkan secara modular

Riyan Rinjani

40

41

Laporan Akhir Instalasi LAN

Wiring kloset : tempat awal jaringan

Wall mounted bracket : untuk pemasangan berskala kecil berfungsi untuk management kabel

Riyan Rinjani

41

42

Laporan Akhir Instalasi LAN

Electrical grounding : memberikan arus ground dalam sebuah jaringan agar tidak terjadi konslet

Wall plate adalah penanaman kabel di dalam dinding vagar wiring menjadi lebih rapi .

Riyan Rinjani

42

43

Laporan Akhir Instalasi LAN

Punch-Down Block, adalah jenis sambungan listrik sering digunakan dalam telepon. Ini adalah pendekterbuka slot yang merupakan jenis isolasi-perpindahan konektor.

Cross-connect device, komponen pengkabelan yang dapat diterapkan untuk membuat perubahan pada jaringan agar bagus

Riyan Rinjani

43

44

Laporan Akhir Instalasi LAN

7. Wireless

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, digunakan untuk jaringan nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, dan 802.11 n. Berikut ini adalah standart IEEE yang pernah dikeluarkan untuk Wireless LAN :     802.11a WLAN yang beroperasi pada 5 GHz, data rate 54 Mbps. Dipublikasikan tahun 1999. 802.11b Dikenal juga sebagai Wi-Fi. Beroperasi pada 2.4 GHz, data rate sampai 11 Mbps. Dipublikasikan tahun 1999. 802.11c Ada dokumentasi prosedur MAC 802.11. - 802.11d Ada definisi dan kebutuhan dari standar 802.11 untuk dapat beroperasi di negara yang belum ada standarnya. 802.11e Dibuat untuk memperbaiki MAC 802.11 untuk meningkatkan QoS. Perbaikan pada kapabilitas dan efisiensi ditujukan untuk aplikasi seperti suara atau video melalui jaringan wireless 802.11  802.11f Ada sarana untuk mengimplementasikan konsep 802.11 tentang AP dan distributed system (DS). Meningkatkan kompatibilitas antara peralatan AP dari vendor yang ada.  802.11g Membangun PHY berkecepatan lebih tinggi dari standar 802.11b tetapi tetap menjaga kompatibilitas dengan peralatan 802.11b yang sudah ada. Target data rate 20 Mbps.    802.11h Memperbaiki MAC 802.11 dan PHY 802.11a untuk menyediakan manajemen jaringan dan pengendalian daya dan spektrum pada pita 5 GHz. 802.11i Meningkatkan mekanisme keamanan dan autentikasi pada standar 802.11. 802.11j 802.11j adalah amandemen IEEE 802.11 standar yang dirancang khusus untuk Jepang pasar. Hal ini memungkinkan LAN nirkabel operasi di 4,9-5 GHz band untuk menyesuaikan diri dengan aturan Jepang operasi radio indoor, outdoor dan aplikasi mobile. Amandemen telah dimasukkan ke dalam diterbitkan IEEE 802,11-2.007 standar.  802.11k IEEE 802.11k-2008 adalah sebuah amandemen 802,11-2.007 IEEE standar pengelolaan sumber daya radio. Mendefinisikan dan mengekspos jaringan radio dan informasi untuk memudahkan pengelolaan dan pemeliharaan mobile Wireless LAN.  802.11n 802.11n adalah amandemen baru yang meningkatkan atas standar 802,11

Riyan Rinjani

44

45

Laporan Akhir Instalasi LAN

sebelumnya dengan menambahkan multiple-input multiple-output (MIMO) dan banyak fitur-fitur baru lainnya. IEEE telah menyetujui amandemen dan itu diterbitkan pada bulan Oktober 2009. Sebelum ratifikasi akhir, perusahaan telah bermigrasi ke jaringan 802.11n didasarkan pada Wi-Fi Alliance sertifikasi produk sesuai dengan rancangan tahun 2007 proposal yang 802.11n.  802.11p IEEE 802.11p adalah rancangan amandemen ke IEEE 802.11 standar untuk menambah akses nirkabel di dalam kendaraan lingkungan (WAVE). Ini mendefinisikan perangkat tambahan untuk 802,11 diperlukan untuk mendukung Intelligent Transportation Systems (ITS) aplikasi. Hal ini mencakup pertukaran data berkecepatan tinggi antara kendaraan dan antara kendaraan dan infrastruktur jalan di ITS lisensi pita 5,9 GHz (5,85-5,925 GHz). IEEE 1609 adalah sebuah standar lapisan yang lebih tinggi yang didasarkan IEEE 802.11p.  802.11r 802.11r atau fast BSS transisi (FT) adalah sebuah amandemen terhadap IEEE 802.11 standar untuk mengizinkan kapal konektivitas berkelanjutan perangkat nirkabel bergerak, dengan cepat dan aman handoffs dari satu stasiun pangkalan lain dikelola dengan cara halus. Ini diterbitkan pada tanggal 15 Juli, 2008.  802.11s IEEE 802.11s adalah suatu usulan IEEE 802.11 amandemen untuk jaringan mesh, menentukan bagaimana perangkat nirkabel dapat interkoneksi untuk menciptakan jaringan mesh WLAN, yang dapat digunakan untuk topologi statis dan jaringan ad-hoc.  802.11u IEEE 802.11u adalah usulan amandemen terhadap 802,11-2.007 IEEE standar untuk menambahkan fitur yang dapat meningkatkan interworking dengan jaringan eksternal.    802.11v IEEE 802.11v adalah usulan amandemen ke IEEE 802.11 standar untuk memungkinkan konfigurasi perangkat klien saat dihubungkan ke jaringan nirkabel. 802.11w 802.11w adalah sebuah amandemen disetujui IEEE 802.11 standar untuk meningkatkan keamanan manajemen frame. 802.11y 802.11y IEEE-2008 adalah sebuah amandemen terhadap 802,11-2.007 IEEE standar yang memungkinkan powered tinggi Wi-Fi peralatan untuk beroperasi pada rekan-dasar utama dalam 3.650-3.700 MHz di Amerika Serikat, kecuali bila dekat grandfathered satelit bumi stasiun. Ini disetujui untuk diterbitkan oleh IEEE pada 26 September 2008.  802.11x Untuk meningkatkan keamanan 802.11.

Riyan Rinjani

45

46

Laporan Akhir Instalasi LAN

Konfigurasi wireless dibagi menjadi 2 yaitu 1. Ad-hoc, atau yang kita sering dengar yaitu peer to peer. (taka da server atau client) yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus menggunakan access point.

2. Infrastruktur, menggunakan access point sehingga memungkinkan adanya server dan client.

Riyan Rinjani

46

47

Laporan Akhir Instalasi LAN

o Beberapa faktor yang berhubungan dengan media transmisi dan sinyal dan pertimbangan dalam pemilihan media, sebagai berikut : o Resistance : Tingkat ketahanan media terhadap pengaruh EMI (Electrical Magnetic Interference. o Bandwidth : Jangkauan frekuensi yang dapat diakomodasi oleh kabel tersebut. o Attenuation : Bagaimana kabel tersebut mengurangi kekuatan sinyal dengan bertambahnya rentang jarak. o Cost : Pertimbangan biaya dalam instalasi dan perawatannya.


 WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband „last mile‟, ataupun backhaul. Wi Max Standar BWA yang saat ini umum diterima dan secara luas digunakan adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE), seperti standar 802.15 untuk Personal Area Network (PAN), 802.11 untuk jaringan Wireless Fidelity (WiFi), dan 802.16 untuk jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX). Pada jaringan selular juga telah dikembangkan teknologi yang dapat mengalirkan data yang overlay dengan jaringan suara seperti GPRS, EDGE, WCDMA, dan HSDPA. Masing-masing evolusi pada umumnya mengarah pada kemampuan menyediakan berbagai layanan baru atau mengarah pada layanan yang mampu menyalurkan voice, video dan data secara bersamaan (triple play). Sehingga strategi pengembangan layanan broadband wireless dibedakan menjadi Mobile Network Operator (MNO) dan Broadband Provider (BP). Perbandingan beberapa karakteristik sistem wireless data berkecepatan tinggi digambarkan oleh First Boston seperti berikut

Riyan Rinjani

47

48

Laporan Akhir Instalasi LAN

Penutup Sekian rangkuman dari saya sebelumnya saya minta maaf apabila terdapat kesalahan pada laporan ini, perkataan juga perbuatan selama ada di semester ini saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas itu semua, wassalamualaikum wr.wb. Desember 2011 Riyan Rinjani

Riyan Rinjani

48

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful