BAHAN SOSIALISASI

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA ( Desa Wanurejo menuju Desa Wisata )
Hari / tanggal Waktu Tempat Acara : Kamis, 15 Juli 2010 : Jam 09.00 – s/d. selesai. : Desa Wanurejo Kec. Borobudur. : Sosialisasi pengelolaan sampah rumah tangga.

I. UMUM : 1. Pengertian Sampah : Sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan / atau dari proses alam yang berbentuk padat. 2. Pertambahan jumlah penduduk bisa menimbulkan kecenderungan semakin bertambah pula jumlah sampah, maka apabila sampah di setiap lingkungan tidak dikelola dengan baik, akan menjadi gangguan pencemaran bagi lingkungan setempat dan masyarakat luas.

II. PENGELOMPOKAN SAMPAH : 1. Sampah Organik bisa di daur ulang. misalnya :Kertas, kardus, koran, majalan, dll. 2. Sampah 0rganik tak bisa di daur ulang. misalnya : sisa makanan, daun, sisa sayuran, dll. 3. Sampah Non organik bisa didaur ulang. misalnya : logam (besi, aluminium, tembaga), botol, bekas botol minuman, kaleng, kaca, plastic, dll. 4. Sampah Non organik tak bisa didaur ulang. misalnya : Plastik yang tidak bisa didaur ulang, baterei bekas, dll.  Pemilahan Sampah :

hasilnya untuk mendukung kebutuhan sosial bersama di lingkungan setempat. b. Adakan musyawarah warga di tiap RT atau RW atau Dusun (misal menjadi salah satu agenda dalam acara pertemuan selapanan KK) untuk evaluasi bersama dan menyusun langkah-langkah lebih lanjut (misalnya membudayakan bersih lingkungan rumah dan keindahan / keasrian pekarangan oleh keluarga setiap pagi dan sore. daun-daunan. 2. bahkan bisa menimbulkan bencana. Manfaatnya sebagai daya serap air tanah dan pupuk alami yang bisa menyuburkan tanaman.  Kesadaran masyarakat dalam hal pengelolaan sampah perlu ditingkatkan. Dusun. PEMANFAATAN SAMPAH : 1. dan apabila sampah tidak dikelola dengan baik maka akan menimbulkan gangguan kenyamanan masyarakat luas. Sampah organik yang tidak bisa di daur ulang dan rerumputan / sampah pembersihan pekarangan dimasukkan ke lobang sampah. PERMASALAHAN SAMPAH : Masalah sampah adalah masalah semua orang. kemudian di jual kepada pengepul. Buat lobang sampah di pekarangan (misal ukuran lebar 80 cm panjang 150 cm kedalaman 80 cm dekat pohon piaraan). JANGAN MEMBUANG SAMPAH DISEMBARANG TEMPAT ! V. (hasilnya untuk berbagai kebutuhan) 2. Sampah yang bisa didaur ulang baik organik maupun non oprganik bisa dijual kepada pengepul. Sampah yang tidak bisa didaur ulang seharusnya dibakar dengan menggunakan incinerator. 3. Sampah non organic yang masih bisa didaur ulang dikumpulkan di tiap keluarga. mengurangi pencemaran udara. dan tanaman lainnya. RT. dengan alat ini maka asap bisa dikendalikan melalui cerobong. bisa diolah menjadi kompos. setelah penuh tutup dengan tanah. Kompos bisa diolah menjadi pupuk organik yang bisa dijual atau dipergunakan sendiri untuk memupuk tanaman hias. sisa sayuran.  Saran : SEBAIKNYA JANGAN MEMBAKAR SAMPAH PLASTIK SECARA SEMBARANGAN ? Karena asapnya bisa merusak lapisan ozon yang bisa berpengaruh terhadap temperatur udara dan perubahan cuaca. Contoh : masyarakat membuang sampah secara sembarangan di got /saluran air. dan buat lobang yang baru. serta kerja bakti kebersihan . IV. Lakukan pemilahan sampah : a. dan lainlain yang sejenis.III. saluran air akan bumpet dan timbul comberan (bau dan pandangan tidak sedap) bahkan bisa mengakibatkan banjir. TEHNIK PENGELOLAAN SAMPAH LINGKUNGAN RUMAH TANGGA : 1. Sampah organik (sisa makanan.

dan menjaga keasrian Lingkungan pemukiman secara periodik. Penyampai materi : Hadi Sunarto.Mgl).  Daur Ulang Sampah. b. sikap tenggang rasa.BA.BLH Kab. c. I. dan sinar matahari yang cukup.30 WIB. psikologis. Tetap terpeliharanya budaya /pranata sosial (norma susila. d. ----------. dll. ( Ka Sub Bid. Udara dan Air yang bersih (tidak tercemar). dll ). 12. . sopan santun.3.SEMOGA BERHASIL ---------- BAHAN SOSIALISASI KELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP Topik Sosialisasi : MENGATUR LINGKUNGAN DI LUAR RUMAH. pangan. Pada prinsipnya kebutuhan pokok setiap manusia dalam kehidupan sehari-hari selain kebutuhan dasar/primer (sandang. sesuai kondisi setempat. disiplin. bagi PLKB.  Mengolah Sampah Menjadi Kompos. papan/tempat tinggal). baik didalam intern rumah tangga maupun dalam bermasyarakat dimana saja.45 s/d. termasuk tetap terpeliharanya keimanan dan kehidupan secara demokratis. UMUM : 1.  Kelestatian Alam dan Polusi. Peserta : Kader Bina Lingkungan Keluarga. ketaatan. Tercukupinya kebutuhan ekonomi. Keadaan lingkungan yang bersih dan tertata rapi sehingga menambah keindahan dan kenyamanan hidup. juga sangat membutuhkan : a. Tempat /waktu : Aula Rabu 26 Mei 2010 Jam 11. sosial. PPUB.

2. sehingga terwujud keseimbangan. Contoh > Pemanfaatan lahan pertanian secara terus menerus dengan menggunakan pupuk sintetis secara berlebihan. tenteram. dan mengancam kelestarian sumberdaya alam. akan berpengaruh sangat luas terhadap perikehidupan dalam bermasyarakat . yang mempengaruhi alam itu sendiri. Jumlah Penduduk Tahun 2008 = 1. bahagia dan sejahtera). Pepohonan pelindung ditebang secara sembarangan.204. Upaya Bersama untuk mewujudkan Kelestarian Lingkungan Hidup : Menjaga ekosistem sebagai tatanan unsur lingkungan hidup.  Tetapi apabila kita semua tidak mampu mewujudkan Kelestarian LINGKUNGAN HIDUP yang baik . maka pertumbuhan penduduk tsb.08 %.867 orang.  LINGKUNGAN HIDUP adalah : Kesatuan ruang dengan semua benda. Banyak hal yang harus dilakukan diantaranya : a. sehingga kerusakan lingkungan semakin parah. .179. agar Eksploitasi lahan tidak melampaui ambang batas maksimal. daya. keadaan dan makhluk hidup.  Apabila kita semua bisa mewujudkan kelestarian LINGKUNGAN HIDUP yang baik. stabilitas dan produktifitas. dan lain sebagainya akan menjadi terancam. sehingga menimbulkan lahan kritis. Tahun 2009 = 1. Semakin meningkatnya jumlah penduduk di Kabupaten Magelang. HAL-HAL YANG PERLU MENDAPAT PERHATIAN BERSAMA. antara lain : 1. sejahtera. karena timbulnya interaksi dan reaksi yang didorong oleh keinginan terpenuhinya kebutuhan hidup manusia (secara ekstrem bisa dikatakan bahwa semua orang ingin hidup senang.2kekuatan/potensi Sumber Daya untuk mengelola asset bangsa (optimalisasi pemanfaatan Sumber Daya Alam menuju kejayaan bangsa). termasuk manusia dan perilakunya.Hal-hal tersebut diatas termasuk bagian dari sub-sub system dalam LINGKUNGAN HIDUP yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak. II. aman. Pengendalian eksploitasi pemanfaatan lahan untuk berbagai kepentingan. maka kondisi kehidupan yang diinginkan yaitu. diantaranya bisa menjadikan bertambahnya . rata-rata setiap tahun bertambah 2. > Penambangan pasir secara sembarangan/tidak tertib dan tidak diikuti kegiatan reklamasi lahan.936 orang  Laju pertumbuhan penduduk tsb. kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.

atau masyarakat sudah tahu apa yang mestinya dilakukan tetapi belum mau melaksanakan. 2. diantaranya : 1. ALTERNATIF / SOLUSI MENGATASI PERMASALAHAN LINGKUNGAN HIDUP : Banyak cara atau alternative yang bisa dan atau harus dilakukan sesuai dengan esensi permasalahan yang dihadapi. antara lain meliputi persoalan :  Sampah (dikelola sistim 3 R) dan Limbah (dikelola sistim IPAL. Contoh : > Menjaga kebersihan. lingkungan . Namun pada dasarnya yang harus dilakukan adalah : Meningkatkan kesadaran dan pemahaman kepada semua pihak untuk bertanggung jawab menangani / mengelola dengan baik terhadap semua persoalan yang dapat mengganggu / mengancam kelestarian lingkungan hidup di sekitar lingkungannya. (Revitalisasi. b. Seiring dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk. baik di lingkungan rumah tangga. Konservasi. diantaranya persoalan pengelolaan limbah. hendaknya diimbangi dengan system pemeliharaan lingkungan yang seimbang. PERMASALAHAN YANG DIHADAPI : Cukup banyak permasalahan yang dihadapi dan merupakan tantangan kita semua terhadap persoalan Kelestarian Lingkungan Hidup. pengetahuan dan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aspek kelestarian lingkungan hidup masih relative rendah Hal ini memerlukan sosialisasi di berbagai kalangan yang menerus dan berkesinambungan. III.)  Eksploitasi / penggunaan lahan. ada kecenderungan semakin bertambahnya jenis dan volume sampah dan limbah dari aktifitas manusia. (seimbang keserasian)  Pemeliharaan sarana dan prasarana serta sumberdaya alam dan makhluk hidup lainnya. karena masih banyak masyarakat yang kurang memahami dan mengetahui apa yang mestinya harus dilakukan.  Kewaspadaan terhadap pelanggaran norma2 kehidupan bermasyarakat (melestarikan budaya perilaku) Metode / cara / langkah yang perlu ditempuh oleh setiap lingkungan Masyarakat.> Penggunaan lahan untuk pemukiman. Meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang makna kelestarian lingkungan hidup. . yang belum semuanya melaksanakan pengelolaan yang baik dan benar. IV. maupun keserasian lingkungan. masih memerlukan dorongan / motivasi dan keteladanan. pemukiman. kerapian dan keindahan lingkungan tempat Tinggal maupun alam lingkungan.3 industry/tempat usaha. tempat layanan umum. Tingkat pemahaman. Reboisasi). dengan metode tertentu dan perkembangan teknologi. bahkan upaya Pemerintah pun dalam hal ini masih sangat terbatas. industry atau tempat usaha lainnya dll sekalipun merupakan konsekuensi logis.

klambing. Dari kegiatan pemeliharaan ternak dimaksud.Kaliangkrik.3 – BLH Kab. Setiap langkah / upaya menuju hal tsb.BA. dll. kerbau. Pemberdayaan partisipasi masyarakat untuk menangani persoalan lingkungan hidup di setiap lingkungan masing-masing oleh warga setempat. 2. selesai.Muhammadiyah Magelang : Hadi Sunarto. diatas usahakan melalui forum musyawarah sehingga setiap langkah yang ditempuh selalu berdasarkan kesepakatan bersama.Bid. 2. (Ka Sub.00 – s/d. tentu saja menimbulkan limbah dari kotoran ternak yang biasanya oleh penduduk dimanfaatkan untuk pupuk tanaman.PPLUB.1. walaupun sistim pengolahan limbah / kotoran ternak menjadi pupuk organik siap pakai masih diolah secara tradisional. dengan memanfaatkan potensi dan kemampuan warga setempat. di sisi lain dari limbah kotoran ternak tersebut juga bisa menimbulkan polusi pencemaran lingkungan (udara dan air). Sebagian besar masyarakat di Kabupaten Magelang umumnya berpencaharian di sektor pertanian dalam hal pengolahan lahan untuk bercocok tanam. UMUM : 1.Mgl Penyaji Materi I. 28 Mei 2010 : Jam 14. bersama Mahasiswa KKN dari Univ. . : Sosialisasi pemanfaatan Limbah kotoran ternak menjadi sumber energy BIOGAS. : Dusun Kepering Desa Ngawonggo Kec. --------.selamat berjuang ---------- BAHAN SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH (KOTORAN TERNAK) MENJADI SUMBER ENERGI BIOGAS Hari / tanggal Waktu Tempat Acara : JUM’AT. Sebagai masyarakat petani cukup banyak juga sebagai pemelihara ternak sapi. ayam.

5.  Pembuatan Instalasi Biogas dengan bahan Kaleng / Drum. plastic. karet. Pembuatan pupuk organik versus sistim BIOGAS yang bisa menghasilkan pupuk organik padat dan cair serta sumber energi api dari gas methanol. 10 meter).  Pembuatan Instalasi Biogas dengan bahan Viberglass / Bijih Plastik. Teknologi yang kita perkenalkan kepada masyarakat antara lain : a. PEKERJAAN YANG PERLU DILAKUKAN : 1. kemudian dipres dengan mur. Pembuatan pupuk organik dengan sistim KOMPOS / PERMENTASI (uraian seperti terlampir). Gunakan pipa pralon 0. PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DENGAN SISTIM BIOGAS BEBERAPA SISTIM PEMBUATAN BIOGAS.baut. kemudian dipres / klem ukuran kuat.3. panjang 6 m. bagian bawah diperkuat dengan pasangan bata diplester agar tidak bocor. (lihat b) 3. 6. Sebagai berikut : A. Pada kesempatan ini pokok bahasan difokuskan pada PEMANFAATAN LIMBAH /KOTORAN TERNAK MENJADI SUMBER ENERGI BIOGAS dengan bahan Konstruksi Plastik. lokasi dekat dengan kandang ternak (jarak sekitar 2 s/d. sebaiknya galian ini diperkuat dengan pasangan bata.(lihat f). Buat tempat penampung sisa hasil pemrosesan / pupuk organik semacam bak bangunan batu bata ukuran 1 M2 kedalaman menyesuaikan lokasi. Sehubungan dengan perkembangan teknologi.5 “ sebagai saluran gas (lihat g). Buat tabung pencerna / digester (lihat c) dari plastic lingkaran diameter 1 m. misalnya terbuat dari Buis beton ukuran 80 cm tinggi 60 cm. Persiapkan lahan sebagai tempat plastic pencerna. buat saluran gas tsb. (lihat a) 2. Buat galian ukuran lebar 1 m tinggi 1 m dan lebar 6 m. pengolahan limbah dari kotoran ternak menjadi pupuk organik bisa diolah secara lebih cepat siap pakai.  Pembuatan Instalasi Biogas dengan bahan konstruksi Permanen. b. Buat saluran pengeluaran gas. sampai lokasi kompor biogas (kompor gas elpiji dimodivikasi). usahakan dibuat palir2 agar limbah cair (lindi) secara otomatis mengumpul dan disalurkan . terdiri dari lapisan papan. di antaranya :  Pembuatan Instalasi Biogas dengan bahan konstruksi Plastik. Buat tempat penampung bahan baku. bagian ujung-ujungnya berfungsi sebagai saluran masuk /inlet (lihat d) dan saluran keluar / outlet (lihat e) dengan pralon panjang secukupnya diikat dengan tali plastic/karet. Saluran pemasukan dan pengeluaran limbah (tersebut d dan e) bahan dari pipa pralon ukuran 4” 4. karet dan papan.

3.Selamat Mencoba Semoga Sukses----------- . dan hubungkan dengan kompor. siap pakai untuk memupuk tanaman. Salurkan gas tersebut melalui pipa/selang. kemudian stop dulu. B. agar gas dapat diproduksi. 4. sampai ada limbah yang keluar melalui Outlet. Tampung limbah ternak sapi pada bak tamping. Masukkan limbah / kotoran ternak dari 4 ekor sapi dewasa setiap hari. Sisa Limbah setelah diambil gasnya (berada di bak penampung terakhir) berupa pupuk organic padat dan cair . encerkan dengan air perbandingan 1 banding 1. ---------. ditandai dengan mengembangnya plastik digester. Biarkan 4 sampai 15 hari sampai terbentuk gas.ke luar dengan pipa pralon.jerigen plastic). aduk sampai rata kemudian masukkan (melalui inlet) ke tabung digester . 2. CARA KERJA DAN PROSES PRODUKSI BIOGAS : 1. 5. dan di bagian luar disiapkan alat penampung (ember/drum.

.

encerkan dengan air perbandingan 1 banding 1. Gunakan pipa pralon 0. misalnya terbuat dari Buis beton ukuran 80 cm tinggi 60 cm. plastic. (lihat a) 2. 10 meter).jerigen plastic). Buat saluran pengeluaran gas.5 “ sebagai saluran gas (lihat g). sebaiknya galian ini diperkuat dengan pasangan bata.PEKERJAAN YANG PERLU DILAKUKAN : 1. bagian ujung-ujungnya berfungsi sebagai saluran masuk /inlet (lihat d) dan saluran keluar / outlet (lihat e) dengan pralon panjang secukupnya diikat dengan tali plastic/karet. kemudian dipres / klem ukuran kuat. kemudian dipres dengan mur. Buat tempat penampung bahan baku.PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DENGAN SISTIM BIOGAS Oleh : Hadi Sunarto ( Badan Lingkungan Hidup Kab. . aduk sampai rata kemudian masukkan (melalui inlet) ke tabung digester .baut. dan di bagian luar disiapkan alat penampung (ember/drum. Buat galian ukuran lebar 1 m tinggi 1 m dan lebar 6 m. sampai lokasi kompor biogas (kompor gas elpiji dimodivikasi). usahakan dibuat palir2 agar limbah cair (lindi) secara otomatis mengumpul dan disalurkan ke luar dengan pipa pralon. lokasi dekat dengan kandang ternak (jarak sekitar 2 s/d. buat saluran gas tsb. karet.(lihat f). Saluran pemasukan dan pengeluaran limbah (tersebut d dan e) bahan dari pipa pralon ukuran 4” 4. Magelang ) A. 5. panjang 6 m. bagian bawah diperkuat dengan pasangan bata diplester agar tidak bocor. kemudian stop dulu. CARA KERJA DAN PROSES PRODUKSI BIOGAS : 1. Buat tempat penampung sisa hasil pemrosesan / pupuk organik semacam bak bangunan batu bata ukuran 1 M2 kedalaman menyesuaikan lokasi. 6. Tampung limbah ternak sapi pada bak tamping. Persiapkan lahan sebagai tempat plastic pencerna. Buat tabung pencerna / digester (lihat c) dari plastic lingkaran diameter 1 m. sampai ada limbah yang keluar melalui Outlet. B. terdiri dari lapisan papan. (lihat b) 3. karet dan papan.

Biarkan 4 sampai 15 hari sampai terbentuk gas. ditandai dengan mengembangnya plastik digester. Masukkan limbah / kotoran ternak dari 4 ekor sapi dewasa setiap hari. 5. 4.2. agar gas dapat diproduksi. 3. dan hubungkan dengan kompor. ---------.Selamat Mencoba Semoga Sukses----------- . Sisa Limbah setelah diambil gasnya (berada di bak penampung terakhir) berupa pupuk organic padat dan cair . siap pakai untuk memupuk tanaman. Salurkan gas tersebut melalui pipa/selang.

Kotoran ayam (kering) : 5% 7. ditambah 2 sendok makan gula pasir.  Takarannya : setiap pupuk + 1 ton dicampuri 2 kwintal posfat. 4 diatas. Posfat : 20 % 3. abu 50 kg. Ziolit : 10 % 5. kemudian diayak (pakai ayakan semacam ayakan pasir) agar terpilih yang lembut. no. kemudian pupuk diperam (diimbu) selama 6 hari ditempat rapat/tertutup. 3. Siapkan pupuk kandang (sapi atau kambing) sejumlah 4 rit truck (+ 20 M3) Catatan : Bila pupuk kandang terlalu jemek/basah sebaiknya dijemur dulu biar agak kering (kadar air tinggal + 30 %). Pupuk kandang diurai dan disemprot dengan adonan tsb. atau secara manual. dan kotoran ayam 50 kg. Setiap 50 mili (5 tutup botol) dicampur dengan 10 liter air bersih. Dolomit : 10 % 4. b. sedang yang masih mrongkol dicacah/dibuat hancur kemudian di ayak lagi. ziolit. Bahan Permentasi BIOFERMO dan BIOFASTER secukupnya. BAHAN YANG DIPERSIAPKAN : 1. : Persiapan : 1. 5. 1 kwintal dolomit. Setiap 1 liter adonan tsb. ditambah 8 liter air.  Teknik pencampuran bisa memakai mesin moleh. CONTOH CARA MENGOLAH (untuk 1 paket). a diatas. Siapkan Biofermo 1 kaleng dan Biofaster 5 kaleng (tutup kaleng sbg takaran) . 2 diatas secara merata. didiamkan selama 2 hari. Pupuk kandang (sapi atau kambing) : 50 % 2. kemudian dicampur dengan posfat dan dolomite.CARA MEMBUAT PUPUK ORGANIK SISTIM PERMENTASI ( Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Magelang) I. 1 kwintal ziolit. ditambah Biofaster 5 tutup. (dalam bak permanen atau bak kayu. a. kotoran ayam. A b u : 5% 6. Pupuk dibongkar dari tempat peraman / imbon. 2. Setelah Terwujud campuran tersebut no. 4. abu. kemudian ditutup deklit plastic). . II.

Selamat Mencoba ---------------- . setiap 1 kg untuk dicampur dengan 1 ton pupuk organic. Selanjutnya diolah dengan mesin granul agar membentuk butiran. setiap 1 kg untuk 1 ton pupuk organic.dasar informasi kepada masyarakat pemakai. lebih baik pakai mesin pencacah. dengaan komposisi setiap 1 kwintal pupuk ditambah 10 liter. sudah menjadi pupuk organic siap pakai (bisa dikemas dalam plastic / bagor plastic. Hasil pencacahan / ayakan tsb.  Khusus untuk tanaman padi (karena harus ditebarkan dan biar tenggelam. Tehnik membuat bahan2 tsb. diuji laboratorium dulu sbg. Lombok. Sedangkan bila digunakan untuk  Khusus untuk tanaman lobis. kentang dll yang mudah layu ditambah GLIOFIRIN. maka pupuk organic ditambah urin kelinci dan asam humat. sebaiknya pupuk organic tsb.  Untuk agri bisnis. ---------------. - 2 - CATATAN :  Khusus untuk tanah yang banyak hama uretnya ditambah METARET. menjadi lembut secara merata.

2. daun/batang jagung. . Biofermo/Biofaster). pisau. Bahan dan Alat yang di Siapkan : 1. ember. Sampah organic. atau sampah pertanian (jerami.BAHAN SOSIALISASI MENGAGTUR LINGKUNGAN DI LUAR RUMAH I. A.4 . KELESTARIAN ALAM DAN POLUSI. III. 4. plastic. C. Alat-alat pendukung lainnya (cangkul. II. Cara membuat Kompos. Tempat permentasi. Alat Pencacah sampah (manual atau bermesin). Bahan permentasi (EM. MENGOLAH SAMPAH MENJADI KOMPOS. 3. kacang. II. dll). daun-daunan dll). B. Cara pemanfaatan. sekop. ketela. DAUR ULANG SAMPAH. KELESTARIAN ALAM DAN POLUSI. 5.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful