Bahaya Lidah Dan Keutamaan Diam

BAHAYA LIDAH DAN KEUTAMAAN DIAM Lidah adalah salah satu kenikmatan yang besar yang dianugerahkan Allah

kepada hambaNya, padanya terdapat kebaikan yang banyak dan kemanfaatan yang luas bagi siapa yang menjaganya dengan baik dan mempergunakannya sebagaimana diharapkan syari'at. Dan padanya pula terdapat kejelekan yang banyak dan bahaya yang besar bagi siapa yang meremehkannya (membiarkannya) lalu digunakannya pada jalan atau tempat yang tidak semestinya. Padahal Allah Ta'ala menciptakan lisan (lidah) itu agar digunakan untuk dzikrullah (menyebut Asma Allah), membaca Al Quran, menasehati manusia dan mengajak mereka kepada jalan Allah dan ketaatan serta memperkenalkan kepada mereka tentang kewajibankewajiban mereka terhadap Allah SWT.Maka jika si hamba mempergunakan lidahnya untuk tujuan tersebut, maka dia tergolong orang yang bersyukur kepada Allah atas nikmat lidah itu sendiri. Tapi jika sebaliknya, digunakan bukan pada jalan kebenaran seperti disebutkan di atas, maka dia adalah orang yang berbuat zholim lagi melampaui batas. Kemudian ketahuilah, bahwa perkara lidah ini adalah sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan, sebab dia adalah anggota tubuh yang dominan dalam zhohir manusia dan paling kuat dalam menyeret seorang hamba dalam kebinasaan, ini semua jika tidak dijaga dan dipaksa dengan tuntunan syari'at.Maka Rasulullah SAW sudah menasehati kita agar menjaga lidah dengan baik, minimal dengan jalan tidak banyak berbicara, selagi tidak bermanfaat atau tidak mengandung kebaikan, beliau SAW bersabda (yang artinya): "Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhirat maka berkatalah yang baik, atau (jika tidak), diamlah ". (HR. Bukhori dan Muslim)Rasulullah SAW bersabda (yang artinya):"Semoga Allah merahmati seseorang yang berbicara kebaikan maka dia beruntung, atau diam dari kejelekan maka dia selamat ".Dan banyak riwayat yang sampai kepada kita tentang bahaya lidah ini, diantaranya, hadits Rasulullah saw (yang artinya):"Dan tidakkah nanti seseorang akan diseret ke neraka dengan wajah-wajah mereka (di tanah), terkecuali itu karena ulah lidah-lidah mereka". (HR. At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim). Dalam hadits yang lain disebutkan (yang artinya):"Setiap pembicaraan anak adam adalah (saksi yang) memberatkannya, bukan untuk kebaikannya, kecuali Dzikrullah, Amr Ma'ruf dan Nahi Munkar ".Rasulullah SAW bersabda pula (yang maknanya): "Sungguh ada seorang hamba berbicara dengan satu kalimat, dimana ketika mengucapkannya dia tidak perduli (dengan cuek), tapi berkat satu kalimat itu justru dia terjun ke neraka lebih jauh daripada jarak bintang Tsurayya ".Maka lidah ibarat pedang yang tajam, jika tidak dijaga dengan baik akan membinasakan orangnya, ibarat binatang buas, jika si hamba lengah sedikit maka dia akan menyambar dan mencabiknya dan lidah ibarat juru bicara hati, yang ada disana dilontarkan olehnya, yang terpendam disana ditampakkan olehnya. Maka orang yang sholeh akan diketahui dari cara bicaranya atau pembicaraan yang disampaikannya demikian pula orang jelek akhlaknya dan kaku perangainya dapat diketahui dari apa yang keluar dari lidahnya.Hal mana seperti dikatakan oleh imam Hasan Al Bashri:"Sesungguhnya lidah orang mukmin berada dibelakang hatinya, apabila ingin berbicara tentang sesuatu maka dia merenungkan dengan hatinya terlebih dahulu, kemudian lidahnya menunaikannya. Sedangkan lidah orang munafik berada di depan hatinya, apabila menginginkan sesuatu maka dia mengutamakan lidahnya daripada memikirkan dulu dengan hatinya ".
find n

Sebab dengan diam akan mengurangi dosa dan bahaya yang timbul akibat lidah. tinggallah di rumahmu (jangan banyak keluar) dan tangisilah kesalahanmu". Nabi saw bersabda: "Katakanlah.Sahl bin Sa'ad meriwayatkan hadits dari Rasulullah saw. An Nasa'I dan Ibnu Majah). Abdullah bin Sufyan meriwayatkan dari ayahnya. beritahukanlah kepadaku tentang islam. Beliau saw bersabda pula :"Sesungguhnya kebanyakan dosa anak Adam berada pada lidahnya" (HR. Tetapi jika ditanyakan sesuatu yang sekiranya tidak perlu jawaban. dengan tegas beliau berbicara. Lihatlah bagaimana beliau memposisikan sesuatu pada tempat dan waktu yang layak dan tepat.". Nabi menjawab: "Tahanlah lidahmu. (HR. maka aku menjamin untuknya surga " (HR. At Tirmidzi)Mu'adz bin Jabal bertanya kepada Rasulullah Saw: "Wahai Rasulullah perbuatan apakah yang paling utama?". seperti diriwayatkan Ibnu Abi Dunya. Oleh sebab itu. aku beriman. Ibnu Abi Dunya). Dia pasti menerima permohonan ampunannya " (HR. Ath Thabarani dan Ibnu Hibban)Keutamaan diam Cara menyelamatkan diri dari bahaya lidah adalah diam.Beliau saw bersabda pula:"Simpanlah lidahmu kecuali untuk kebaikan. kemudian Rasulullah saw mengisyaratkan dengan tangan beliau ke lidah beliau. kemudian istiqamahlah". Ibnu Abi Dunya dan Al Baihaqi)Keutamaan menjaga lidahAl Imam Al Ghazali dalam Ihya' Ulumiddin berkata: "Ketahuilah bahwa lidah bahayanya sangat besar. dia berkata:"Aku berkata kepada Rasulullah SAW. At Tirmidzi. wahai Rasulullah. siapa yang dapat menahan amarahnya pasti Allah melindunginya dari siksaNya. Nabi Muhammad SAW bersabda (yang artinya):"Barang siapa yang diam. dimana beliau bersabda (yang artinya):"Siapa yang menjamin untukku (agar menjaga) apa yang ada diantara dua janggutnya (lidah) dan yang ada diantara dua kakinya (kemaluan). kecuali pasti kelak akan mengadukan lidah kepada Allah atas ketajamannya". (HR. sekalipun nyawa adalah taruhannya. Bagaimana Imam Syafi'I tidak diam diri. menasehati si pemimpin itu. tidak menjawab. dengan suatu perkara yang aku tidak akan bertanya lagi kepada orang lain sesudahmu. apakah jalan keselamatan?". dan siapa meminta ampun kepada Allah.Ketajaman lidah mengalahkan ketajaman pedang yang mampu membelah besi dan daya penghancur (rusak)nya sangat kuat mengalahkan cuka dalam merusak madu yang manis. Dia berkata: "Lalu apakah yang harus aku jaga?". namun sedikit sekali orang yang melakukannya". Para salaf pendahulu kita lebih banyak diam daripada berbicara. manakala melihat sulthon berbuat ketidakadilan. Bukhori)Rasulullah Saw bersabda (yang artinya):"Siapa yang menahan lidahnya pasti Allah menutupi auratnya. sedikit orang yang selamat darinya. kemudian Rasulullah menjulurkan lidah beliau yang mulia lalu meletakkan jemarinya diatasnya dengan mengisyaratkan agar menjaganya. Dan jika dibalik maka rusaklah tatanan Amr Ma'ruf Nahi Munkar. syariat dihina dan Rasulullah direndahkan. Tetapi jika hak-hak Allah dilecehkan. maka beliau diam. kecuali dari hal yang baik dan mengundang kebaikan. Rasulullah saw bersabda:"Tidak ada satupun jasad manusia. Pembuat syari'at memuji dan menganjurkan diam.Sebagian Ulama . Ath Thabarani. Jadi berbicara itu baik jika ditempatkan pada posisinya dan diam itu baik jika ditempatkan pada tempatnya pula. pasti dia selamat " (HR. At Tirmidzi) Luqman Al Hakim berkata: "Diam itu adalah kebijaksanaan. Mereka akan berbicara dengan lantang dan pasti sekalipun di depan pemimpin yang kejam. kecuali dengan banyak diam ". Uqbah bin ‘Amir bertanya kepada Rasulullah SAW:"Wahai Rasulullah. karena dengan demikian kamu dapat mengalahkan syaitan " (HR. maka mereka tidak akan tinggal diam.

jika diam itu didasarkan karena khawatir berbicara sesuatu yang haram. Wallahu A'lam bisshowob . marah. Ibnu Abi Dunya). riya'. berdusta. Allah SWT berfirman (yang artinya):"Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir (Raqib ‘Atid) " (QS. kewibawaan. berkata keji. maka yang terbaik adalah banyak diam. diantaranya keselamatan agama. Rasulullah saw bersabda (yang artinya):"Maukah kalian aku beritahukan tentang ibadah yang paling mudah dan paling ringan bagi badan? Diam dan akhlak yang baik " (HR. Dan dalam diam juga terkandung keselamatan dari berbagai tanggung jawab perkataan di dunia dan hisabnya di akhirat". demi mengharap ridho Allah.Jika anda bertanya. oleh sebab itu keutamaan diam sangatlah besar. menyingkap aurat orang dan lainnya. mengadu domba. apa sebabnya diam memiliki keutamaan sedemikian besar? Maka ketahuilah bahwa sebabnya karena terlalu banyak penyakit lidah. terlibat dalam kebathilan. konsentrasi untuk berfikir. Kemampuan menahan lidah adalah jalan keselamatan. berdzikir dan beribadah.berkata: "Diam menghimpun beberapa keutamaan. bertengkar. seperti ghibah. Oleh karena banyak penyakit dan dosa yang timbul karena lidah. Qaaf 18)Bahkan diam mendatangkan ibadah yang berpahala.

net mengucapkan selamat menjalani ibadah puasa kepada semua umat Islam       Home Al-Quran Online Kandungan o Quran dan Hadits  Hadits Shahih Bukhari  Hadits Shahih Muslim  Hadits Qudsi  Hadits Shahih Bukhari (english)  Hadits-Hadits Pilihan  Fadhilat Amal  Panduan & Rujukan o Fekah  Soal Jawab AGAMA o Tassauf  Ihya' Ulumiddin .Jilid 1  Ihya' Ulumiddin .Saturday.Jilid 4  Petikan Kitab-kitab lain o Tokoh Islam  Rasul dan Nabi Allah  Kisah dan Tauladan  Kisah² Sahabat  Tokoh Ilmuan Islam o Tabliq  Renungan dan Tazkirah o Doa  Doa Harian  Doa Khusus Download o Audio File o Video File o PDF File o Perisian Contact Us Admin Login . 22 October 2011 Islam2U.Jilid 3  Ihya' Ulumiddin .Jilid 2  Ihya' Ulumiddin .

DiilhamiNya cahaya iman.search com_search ‫نكر وتُؤمنُون‬ َ ِْ َ ِ َ ِ ۗ ‫بِاللَّه‬ Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia. Yaitu: Kitab Keempat dari Rubu' Yang Membinasakan dari Kitab Ihya' 'Ulumiddin. (Surah Ali `Imran: 110) RALAT: Pihak pengurusan Islam2U memohon ribuan ampun dan maaf kerana tidak menyedari terdapat ralat dalam setting email dibahagian "Contact Us" menyebabkan email-email yang dihantar semenjak 12 Disember 2010 tidak sampai kepada kami. Segala pujian bagi Allah yang menjadikan manusia dengan sebaik-baiknya dan sepadanpadannya. dari apa yang diutamakan dan dianugerahkan olehNya.Jilid 3KITAB BAHAYA LIDAH. hati manusia itu. harap dapat menghubungi kami semula. 4Share 0diggsdigg KITAB BAHAYA LIDAH. Kesilapan ini hanya kami sedari pada Julai 2011 walaubagaimanapun ianya telah kami perbetulkan. serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman). Lalu manusia itu melepaskan lidahnya dengan kebenaran dan menegaskan dengan kesyukuran. Sekiranya anda pernah menghubungi kami sebelum ini. lalu dihiasiNya dan diperelokkanNya. Kemudian. diperbantukannya manusia itu dengan lidah yang akan menterjemahkan. Sekali lagi kami memohon ribuan ampun dan maaf. tirainya yang dilepaskanNya. lalu disempurnakanNya. diutus-Nya kepada manusia itu tabir rahmatNya dan diturunkanNya. (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji). DiajariNya keterangan. . dari ilmu pengetahuan yang diperolehnya dan tutur-kata yang memudahkannya. HomeKandunganTassaufIhya' Ulumiddin . apa yang dikandung oleh hati dan akalnya. lalu didahulukanNya dan diutamakanNya dari makhluk lain. Kemudian. Dan disingkapkanNya dari. DilimpahkanNya kedalam hati manusia itu gudang ilmu-pengetahuan. KITAB BAHAYA LIDAH.

Untuk mengetahui apa yang dipujikan atau yang dicela melepaskan lidah padanya. Yang Tunggal. semuanya dapat dicapai dengan lidah. Dan kufur dan iman itu adalah keta'atan dan kemaksiatan yang penghabisan. Kemudian. baik yang benar atau yang batil. tiada mempunyai sekutu. tiada yang disembah. Maka dengan taufiq dan pimpinan Allah yang baik. Dan ditinggikanNya kelebihannya. Sesungguhnya mata tiada sampai. pada waktu yang cepat (di dunia) dan pada waktu yang lambat (di akhirat). adalah tersembunyi dan sulit. Dan manusia itu mempermudah-mudahkan pada penjagaan dari segala bahaya dan mala-petakanya dan pada herhati-hati dari segala pancingan dan buruannya. Dan tiada perbelanjaan pada menggerakgerakkannya. selain Allah. Berbuat menurut kehendak lidah bagi orang yang mengetahuinya adalah berat dan sukar. Dan dapat didatangi oleh lidah dengan ya atau tidak. Lidah itu medan luas. Kemudian. bahaya katakata yang herlebihan.. yang disangka atau yang diduga. bahaya bercakap kosong pada yang batil. kami akan menguraikan semua bahaya lidah. khayalan (fantasi) atau yang diketahui. selain dengan kesaksian lidah. Karena ia tiada payah pada melepaskannya. kepada bukan yang bertubuh.Khalik atau makhluk. . selain pada yang bermanfa'at di dunia dan di akhirat. niscaya setan berjalan dengan dia dalam setiap lapangan. kepada bukan suara. tiada terang. Karena kufur dan iman itu. Telinga tiada sampai. Dan manusia itu. melainkan ilmu itu menerima untuk lidah. Barangsiapa melepaskan manisnya lidah dan menyianyiakannya terlepas ikatan. Dan akan kami iringi dengan menyebutkan bahaya berkata-kata. besar keta'atannya dan kedosaannya. Kiranya Allah mencurahkan rahmat kepadanya. Marilah kami sebutkan untuk pertama kali "Kelebihan Diam". Tiada mempunyai tempat tertolak. apa saja yang ada atau tidak ada. Sesungguhnya lidah itu kecil tubuhnya. Dan tiada mempunyai jalan yang berkesudahan dan berbatas. selain orang yang mengikatkan lidahnya dengan tali-kekang Agama. Tiada suatu pun. mengenai yang tidak penting. la mempunyai lapangan luas pada kebajikan. Dan menghalaunya ke tepi jurang yang menjatuhkan. sampai membawanya kepada kebinasaan. tiada jatuh dalam api neraka. Akan kami kemukakan hadits-hadits dan atsar-atsar yang mencelanya. Semua yang dicapai oleh ilmu-pengetahuan itu. Kemudian. Akan kami perkenalkan jalan menjaga daripadanya. sebab-sebab dan segala mala-petaka yang ditimbulkannya. Dan tidak terlepas dari kejahatan lidah. Dan mempunyai ekor yang dapat ditarik pada kejahatan. Dan bahwa Muhammad itu hambaNya dan rasulNya yang dimuliakanNya dan yang diagungkanNya dan NabiNya yang diutuskanNya dengan Kitab yang diturunkanNya. Adapun kemudian: sesungguhnya lidah itu termasuk diantara nikmat Allah yang besar dan diantara yang dijadikan oleh Allah yang halus dan ganjil. Tangan tiada sampai. Maka ia tidak melepaskan lidahnya. Dan begitu pula anggota-anggota badan yang lain. Kemudian. apa yang diagungkan dan dipujikan oleh hamba Allah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. dapat dilahirkan oleh lidah. la mencegah lidahnya dari setiap yang ditakuti bahayanya. kepada keluarganya dan para sahabatnya serta orang-orang sebelumnya. Sesungguhnya lidah itu perkakas setan yang terbesar untuk menipu manusia. Dan diterangkanNya jalan-jalanNya.Aku mengaku bahwa. atas hidungnya. ialah: lidah. Dan ini adalah suatu kekhususan (khasiat). Anggota badan yang paling durhaka kepada manusia. selain kepada warna dan bentuk. Dan akan kami menyebutkannya satu persatu dengan batas-batas. yang tidak terdapat pada anggota badan lainnya. melainkan oleh yang dipetik lidahnya.

bahaya pujian. Kemudian. bahaya pertanyaan orang awam dari hal sifat-sifat Allah 'Azza wa Jalla. bahaya menyiarkan rahasia. Kemudian.).a. dengan sanad dla'if. bahaya menyanyi dengan pantun. dengan membuat-buat mulut. (Man shamata najaa). (1. penjelasan tentang kata-kata sindiran pada bohong. Maka karena itulah. Kemudian. memaki dan lidah kotor (suka berkata-kata cabul dan mencarut-carut). Kemudian. niscaya ia terlepas (dari bahaya)". Kemudian. bahaya mengeluarkan perkataan dari kerongkongan. Kemudian. Kemudian. Dan sudah kami sebutkan dahulu pada "Kitab Mendengar". artinya: hikmah dan memikirkan akibat. Apakah qadim atau baharu? Itulah bahaya yang terakhir dan yang menyangkut dengan demikian. Jumlah semuanya adalah dua puluh bahaya. Masing-masing berkata dengan perkataan yang sesuai baginya.: (Ash-shamtu hukmun wa qaliilun faa'iluh). Kemudian. bahwa bahaya lidah itu besar. bersabda. Kemudian. Kemudian. Ketahuilah. Artinya: "Diam itu suatu hukum dan sedikitlah yang melaksanakannya' (2. bahaya lengah dari kesalahan yang kecil-kecil dalam kandungan perkataan. Kemudian. Agama memuji diam dan mengajak kepada diam. Diriwayatkan oleh Abdullah bin Sufyan dari ayahnya. dengan sanad dialf. bahaya kata-kata menghina dan mengejek. Kita bermohon kepada Allah akan kebaikan taufiqNya dengan kenikmatan dan kurniaNya. bahaya mengupat. dari hal Kalam Allah dan huruf-hurufnya. Maka kami tiada mengulanginya lagi. Nabi s. bahaya dua lidah yang bersimpang-siur diantara orang-orang yang bermusuhan. selain dengan diam. yang mengajak untuk berpidato. Dirawikan At-Tirmidzi dari Abdullah bin Umar. baik kepada binatang atau benda beku atau manusia. bahaya kata-kata mengutuk.w. bahaya bersenda-gurau. Hukum pada hadits ini. Kemudian. Kemudian. Lebih-lebih pada yang menyangkut dengan Allah dan sifat-sifatNya dan yang bertalian dengan pokok-pokok Agama. PENJELASAN: besarnya bahaya lidah dan keutamaan diam. nyanyian yang diharamkan dan yang dihalalkan. Tiada terlepas daripada bahayanya. Dan sabda Nabi s.bahaya berbantah dan bertengkar. Artinya: "Barangsiapa diam. kemudian bahaya lalat merah. bahaya kata-kata keji.). bahaya janji bohong. bahaya perkataan bohong dan sumpah bohong. Kemudian. Kemudian.w.a. Kemudian. Dan lain-lain sebagainya yang telah menjadi adat-kebiasaan orang-orang yang memperbuat-buat pandai berbicara. bahaya bermusuhan. dimana ayahnya berkata: "Aku berkata: "Wahai Rasulu'llah! . memaksakan katakata dengan bersajak dan kepandaian berkata-kata dan memperbuat-buat yang demikian. Dirawikan Abu Manshur Ad-Dailami dari Ibnu Umar.

a. (3.a. Rasulu'llah s.a. menunjukkan dengan tangannya kepada lidahnya". Sahl bin Sa'ad As-Sa'idi berkata: "Rasulu'llah s. Ma'az bin Jabal berkata: "Aku bertanya: "Wahai Rasulu'llah! Adakah kita ini disiksa dengan apa yang kita katakan?".).a. Aku bertanya lagi: "Wahai Rasulu'llah! Apakah yang lebih engkau takuti padaku?". sesudah engkau!". bersabda: "Barangsiapa menjamin bagiku. Dan laqlaq. kamu berpendirian teguh (istiqamah)!". lalu mengambil lidahnya.). dzabdzabnya dan laqlaqnya.w.a.w. kami menyibukkan diri kami. Dirawikan Ibnu Majah dan Al Hakim. Abdullah Ats-Tsaqafi berkata: "Aku berkata: "Wahai Rasulu'llah! Khabarkanlah kepadaku akan sesuatu. ialah: bahaya lidah. (1. Hawa-nafsu yang tiga inilah yang membinasakan banyak manusia. Maka Nabi s. Lalu Rasulu'llah s. yaitu: kemaluan. tempat yang tembus dari perut.a. tentang sebab terbesar. menjawab: "Katakanlah!: Tuhanku Allah. yaitu: mulut dan kemaluan" (4. akan sesuatu hal.a.) Qabqab. menjawab: "Dipupus kamu oleh ibumu.w. Kemudian.w. Dirawikan A]-Bukhari dari Sahl bin Sa'ad. selain oleh Yang diketam (diperbuat) lidahnya?" (5. Dzabdzab. Karena mulut itu tempat lidah.). yang membawa manusia masuk sorga. yaitu: lidah. menjawab: "Katakanlah! Aku beriman dengan Allah.w. Lalu Rasulu'llah s. menjawab: "Tahankan lidahmu! Hendaklah rumahmu memberi kelapangan bagimu dan menangislah atas kesalahanmu!". niscaya akan aku jamin baginya sorga".Khabarkanlah kepadaku tentang Islam. Rasulu'llah s.). Dan mungkin pula yang dimaksud perut. bersabda: "Barangsiapa menjaga dari kejahatan qabqabnya. (2. Maka Rasulu'llah s.a.w. Ditanyakan Rasulu'llah s. dimana aku tiada akan bertanya lagi tentang itu. Dirawikan At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah. Rasulu'llah s. Kemudian engkau berpendirian teguh".a. Dan ditanyakan pula sebab terbesar yang membawa manusia masuk neraka. hai Ibnu Jabal! Adakah manusia meringkuk dalam neraka atas hidungnya. niscaya ia terjaga dari kejahatan seluruhnya". menyebutkan bahaya lidah sesudah kami selesai daripada menyebutkan bahaya nafsu-syahwat: perut dan kemaluan.w.w. kepada seseorang. Dirawikan At-Tirmidzi dan dipandangnya shahih. bahwa Ma'az bertanya: "Wahai . menjawab: "Dua rongga badan. Nabi s. Diriwayatkan. menjawab: "Taqwa kepada Allah dan bagus akhlaq".w. seraya bersabda: "Ini!" (1.w. yang akan aku pegang teguh!". apa yang diantara dua tulang rahangnya (lidah) dan Yang diantara dua kakinya (kemaluan). yaitu: perut. 'Uqbah bin 'Amir berkata: "Aku bertanya: "Wahai Rasulu'llah! Apakah jalan kelepasan?". Dirawikan AtTirmidzi dan dipandangnya shahih.a. Karena itulah.w. Ayah Abdullah itu meneruskan ceriteranya: "Lalu aku bertanya: "Apakah Yang aku pelihara?".if. karena mulut itu. Maka Rasulu'llah s.). Maka mungkin yang dimaksud dengan mulut itu. Dirawikan Abu Manshur AdDailami dari Anas dengan sanad d1a.a.

w.a. Lalu orang bertanya kepada Ibnu Mas'ud tadi: "Hai ayah Abdurrahman! Adakah ini engkau katakan sendiri atau engkau dengar dari orang lain?". Karena jikalau engkau berdiri lurus. yang tiada mengadu kepada Allah tentang lidah diatas ketajamannya" (1. Dan barangsiapa meminta kelonggaran pada Allah. Dirawikan At-Tirmidzi dari Abi Sa'id Al-Khudri. pada lidahnya". sedang di antara perawi yang terang namanya dan nabi s. niscaya ditutup oleh Allah auratnva (hal-hal yang memalukan kalau diketahui orang lain). Dirawikan Ibnu Abid-Dun-ya.a.).w.). sebelum berdiri teguh (lurus) hatinya. Artinya: "Tiada suatu pun dari tubuh. Abubakar Ash-Shiddiq r. dimana tetangganya tidak merasa aman dari kejahatannya". membaca talbiah (2.w.w. niscaya kami pun dapat berdiri lurus. Ibnu Abid-Dun-va dan Al-Baihaqi dengan sanad baik. Hadits Marfu'. Membaca: "Labbaika Allaahumma labbaik" pada waktu haji. Diriwayatkan bahwa 'Umar bin Al-Khattab r. Sesungguhnya Rasulu'llah s.a. seraya mengatakan: "Hai lidah! Katakanlah yang baik. bahwa ia berada atas bukit Shafa. (3. Ibnu 'Umar berkata: "Rasulu'llah s. bersabda: "Bahwa kebanyakan dosa anak Adam itu.a. maka hendaklah ia membiasakan diam" (4.a. Dirawikan Ath-Thabrani. bahwa beliau bersabda: "Apabila anak Adam (manusia) itu berpagi hari.a. bersabda: (Laisa syai-un minal-jasadi illaa yasykuu ilal-laahil-lisaana `alaa hiddatih).a. niscaya semua anggota badannya memperingatkan lidah. (5. yaitu: hadits yang sanadnya tidak terang sampai kepada Nabi s.). ada perawiperawi yang tidak diketahui atau dilampaui.w.).a.Rasulu'llah! Amal apakah Yang paling utama?". Kemudian meletakkan jarinya atas lidah itu" (2. Dari Ibnu Mas'ud diriwayatkan. niscaya kami pun menjadi bengkok".a. Barangsiapa menguasai kemarahannya.w. bersabda: "Tidaklah berdiri teguh (lurus) iman hamba Allah. niscaya ia dipelihara oleh Allah akan azabnya.a. Dan hatinya itu tidak berdiri teguh (lurus) sebelum berdiri teguh (lurus) lidahnya. Dirawikan Ath-Thabrani dan Ibnu Abid-Dun-ya.a. a. (3. Anas bin Malik berkata: "Rasulu'llah s. menjawab: "Ini mendatangkan kepadaku jalan yang kebinasaan. niscaya engkau beruntung! Diamlah dari yang jahat. menarik lidahnya dengan tangannya. Abu Yu'la dan lain-lain dari Aslam. Artinya: "Barangsiapa suka selamat. mengeluarkan lidahnya. niscaya engkau selamat. bersabda: "Barangsiapa mencegah lidanya daripada memperkatakan kehormatan orang. bersabda: (Man sarra-hu an yaslama fal-yalzamish-shamta). Dari Sa'id bin Jubair (hadits marfu') yang diteruskan kepada Rasulu'llah s. Dirawikan Ibnu Abid-Dun-ya dengan sanad lemah.. sebelum engkau menyesal!". tetapi disampaikan juga. Dan tidak akan masuk sorga seseorang.w. Lalu Rasulu'llah s. (6.w..). Lalu 'Umar bertanya kepada Abubakar: "Wahai Khalifah Rasulu'llah! Apakah yang anda perbuat?".).a. melihat Abubakar Ash-Shiddiq r. Dan jikalau engkau bengkok (menyeleweng).w. bekas budak Umar r. Nabi s. Ibnu Mas'ud menjawab: "Tidak! Tetapi aku dengar Rasulu'llah s. . Artinya: anggota badan itu berkata: "Takutilah Allah mengenai kami.). Dirawikan A]-Baihaqi dari Anas dengan sanad dla if.).

Nabi s.a.niscaya diterima oleh Allah kelonggarannya". yang membawa aku masuk sorga!".a.). (4. Diriwayatkan. akan kuberi-tahukan kepadamu. Dirawikan Ibnu Abid-Dun-ya dengan isnad baik.w. Nabi Sulaiman bin Daud a. selain pada yang kebajikan! Karena dengan demikian. lalu berkata: "Tunjukkanlah kepadaku suatu amalan. Lalu nabi Isa a.s.w. Atau diam.a. bersabda: "Simpanlah lidahmu. bersabda: "Kalau berkata itu perak.). ibadah yang paling mudah dan paling ringan kepada badan? Yaitu: diam dan bagus akhlak". Seraya Nabi s. (4. Rasulu'llah s. bahwa Rasulu'llah s.). selain yang kebajikan". bahwa Ma'az bin Jabal berkata: "Wahai Rasulu'llah! Berikanlah kepadaku kata-kata wasiat!". dengan katanya: "Tunjukilah kami suatu amalan. menjawab: "Sembahlah (beribadahlah) akan Allah. Dari Al-Barra' bin 'Azib. maka hendaklah ia berkata yang baik atau ia diam". maka diam itu emas". Dirawikan Ibnu Hibban dari Abi Dzar.w. Lalu nabi Isa a.a. menunjukkan dengan tangannya kepada lidahnya". (1.s. Dirawikan Ibnu Abid-Dun-ya dengan sanad baik. menjawab: (Ath'imil-jaa-i'a wasqidh-dham 'aana wa'mur bil-maruufi wanha `anil-munkari fa in lam tuthiq fa-kuffa lisaanaka illaa min khair). bersabda: "Sesungguhnya Allah pada lidah setiap orang yang berkata.w. Artinya: "Berilah makan orang yang lapar dan berilah minum orang yang haus! Suruhlah yang baik (amar ma'ruf) dan laranglah yang munkar (nahi munkar)! Jikalau engkau tidak sanggup.).w.a.a. yang berkata-kata. Ada orang yang meminta kepada Isa a. lalu memperoleh faedah.a.s. menjawab: "Jangan kamu bertuturkata selama-lamaya!". Dari Shafwan bin Salim. dengan sanad dla'if. Dirawikan Ibnu Abid-Dun-ya dan Al-Baihaqi dari Anas.w. Al-Hasan Al-Bashari berkata: "Disebutkan kepada kami. Maka mereka menjawab: "Kami tidak sanggup demikian".w.w. berkata: "Jangan kamu bertutur-kata. Abu Hurairah berkata: "Rasulu'llah s. sesuatu yang lebih kamu miliki dari ini semua". yang membawa kami masuk sorga!". bersabda: "Apakah tidak aku khabarkan kepadamu. maka cegahlah lidahmu. bersabda: (Man kaana yu'minu bil-laahi wal-yau-mil-aakhiri fal-yaqul khairan au liyaskut).s. Artinya: Barangsiapa beriman dengan Allah dan hari akhirat. Nabi s.a. Maka . yang mengatakan: "Seorang Arab desa datang pada Nabi s. selain yang kebajikan!" (3. engkau dapat mengalahkan setan". Dirawikan AI-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. yang mengatakan: "Rasulu'llah s.). maka ia selamat" (2.a. seakan-akan engkau melihatNya! Dan hitunglah dirimu dalam golongan orang yang sudah mati! Jikalau engkau mau. bersabda: "Diberi rahmat oleh Allah kepada seorang hamba.w. Lalu Nabi s..

ialah yang mengingati Allah (berzikir akan Allah). Yang mendapat pahala. yang bunyinya sebagai berikut:"Adapun kemudian. bersabda: "Ibadah itu sepuluh bahagian. Yunus bin 'Uhaid berkata: "Tiada seseorang manusia yang lidahnya diatas yang baik. melainkan aku melihat kebaikan itu pada amalannya yang lain" Al-Hassan Al-Bashari berkata: "Suatu kaum (golongan) berkata-kata disamping Mu'awiah bin Abi Sufyan.w. niscaya banyak dosanya. Dan orang yang menghitung perkataannya dari perbuatannya. Nabi s. Dan yang binasa.). dilalukannya dengan lidahnya. Ibnu Mas'ud berkata: "Rasulu'llah s. ialah: Abubakar Siddiq r. Dan barangsiapa banyak dosanya. mengetahui keadaan zamannya. Sembilan bahagian daripadanya pada diam.s. Ibnu Thaus berkata: "Lidahku itu binatang buas. Barangsiapa banyak terperosoknya. Dan lidah orang munafiq itu. niscaya dilalukannya dengan lidahnya dan tidak dipahaminya dengan hatinya" (2. menjaga lidahnya dan menghadapi dengan baik persoalannya". Setengah mereka berkata: "Diam itu mengumpulkan dua kelebihan bagi seseorang: selamat pada agamanya dan memahami tentang temannya". Dirawikan Ath-Thabrani dan Abu Yu'la dari Abi Said Al-Khudri. la menuniukkan kepada lidahnya dan berkata: "Inilah yang mendatangkan kepadaku hal-hal kebinasaan". Dan sebahagian lagi pada lari dari manusia". Nabi s.hendaklah bertaqwa kepada Allah. Lalu Mu'awiah bertanya kepada Al-Ahnaf: .a. (5. selain lidah". meletakkan batu kecil pada mulutnya. bersabda: "Sesungguhnya lidah orang mu'min itu dibelakang hatinya. Abdullah bin Mas'ud berkata: "Demi Allah.a. bawa menjadi hak kewajiban orang yang berakal. Jikalau aku lepaskan. Dirawikan Ibnu Majah dari Ibnu Khallad. niscaya neraka lebih utama baginya" (3. manusia yang mengetahui apa yang dikatakannya!". bersabda: "Manusia itu tiga macam: yang mendapat pahala. untuk mencegah dirinya dari berkata-kata. (1.a. niscaya rela dengan mendapat sedikit dari dunia. niscaya ia makan aku". Apabila ia bercita-cita akan sesuatu.).a. Yang selamat dari dosa.w. diantaranya. Wahab bin Munabbih berkata tentang hikmah keluarga Daud a. niscaya banyak terperosoknya. kecuali pada yang diperlukannya". Dari atsar (ucapan para sahabat). Dirawikan Abu Na'im dari Ibnu 'Umar dengan sanad dla'if. Apabila ia berkehendak mengatakan sesuatu.a. bersabda: "Barangsiapa banyak perkataannya. Kemudian. niscaya sedikitlah perkataannya.w.. Dan Al-Ahnaf bin Qais itu diam. Al-Hasan Al-Bashari berkata: "Tiada memahami agamanya yang tiada menjaga lidahnya". ialah yang masuk dalam perbuatan batil". Dirawikan Al-Kharaithi dari Al-Hasan AI-Bashari. menulis Surat kepada kami. Al-Auza'i berkata: "Khalifah Umar bin Abdul-aziz r. selain DIA. maka dekatilah dia! Karena ia akan mengajarkan ilmu-hikmah".). sesungguhnya orang yang hanyak mengingati mati.). yang tiada disembah. daripada menjaga dinar dan dirham (harta)". ialah yang diam.w. yang selamat dari dosa dan yang binasa. Nabi kita s. Tiadalah sesuatu yang lebih memerlukan kepada lamanya ditahan. Muhammad bin Wasi' berkata kepada Malik bin Dinar: "Hai Abu Yahya! Menjaga lidah itu lebih Sukar bagi manusia. dihadapan hatinya. Nabi Isa a.s. niscaya dipahaminya dengan hatinya. bersabda: "Apabila kamu melihat orang mu'min itu pendiam dan mempunyai kehormatan diri.a.

dari kesalahan. Qaf. Ada padanya melarat dan manfa'at. maka perkataan itu menguasai aku dan aku tiada menguasainya. Ada penggerak-penggerak dari sifat (tabi'at) manusia dan dari setan. 4. Dan ini bersama yang terkandung dalam diam itu. Manfa'at semata-mata. terjun dalam perbuatan batil.malainkan didekatnya ada pengawas. Salah seorang mereka berkata: "Aku menyesal terhadap apa yang sudah aku katakan dan tidak menyesal terhadap apa yang tidak aku katakan". perkataan keji. mengurangi. 2. bahwa Al-Mansur bin Al-Mu'taz tinggal. selama dua puluh tahun. bohong. Ada suatu hal yang menunjukkan kepada engkau atas utamanya selalu diam. lalat merah. Kalau anda bertanya: kelebihan besar ini bagi diam. nifaq (sifat bermua dua). Lalu dilepaskannya menurut yang disukainya dan ditahannya dari yang tiada disukainya. sebagaimana akan datang uraiannya. ia meletakkan tinta. yaitu: bahwa perkataan itu empat bahagian:1. penggunaan waktu untuk berfikir. Apabila pagi hari. yang tidak berat bagi lidah. kertas dan pena. Kemudian. menambahkan. lain semua yang diucapkannya. Maka karena itulah. tiada berkata-kata?". ditulisnya. niscaya tiada bermanfaat baginya". Dan pada diam itu selamat. Dan jikalau tidak kembali. ria. Dan yang menghalau kepada lidah. permusuhan. Ada yang mengatakan. jikalau aku benar". 3."Bagaimana engkau. bahwa Ar-Rabi' bin Khaisan tidak berkata-kata dengan perkataan dunia. jikalau perkataannya itu kembali kepadanya. Yang demikian itu termasuk pengetahuan yang sulit. Lalu Al-Ahnaf menjawab: "Aku takut kepada Allah. selamat dari mengikutkan kata kata pada urusan duniawi dan dari hitungannya (hisabnya) dihari akhirat. sedikitlah yang sanggup menahan lidahnya. Terjun dalam hal-hal tersebut itu berbahaya. mengupat. niscaya mendatangkan kemelaratan baginya. hai Aba Bahr. tetapnya kehormatan diri. yaitu: terkumpulnya cita-cita. S. . daripada menolak apa yang aku katakan". Raja yang keempat berkata. besar keutamaan diam. ayat 18. Melarat semata-mata. Tidak ada padanya melarat dan manfa'at. selama empat puluh tahun. bahwa sebabnya adalah banyaknya bahaya lidah. untuk berzikir dan untuk beribadah. jikalau aku bohong dan aku takut kepada engkau. maka aku menguasainya dan ia tiada menguasai aku". siap sedia (mencatatnya)". menyeleweng. Abubakar bin 'Ayyasy berkata: "Berkumpullah empat orang raja. "Aku lebih sanggup menolak apa yang tidak aku katakan. yaitu: raja India. Inilah bahaya yang banyak. Yang ketiga berkata: "Aku heran terhadap orang yang berbicara.manusia . Artinya: "Tiada suatu perkataan yang diucapkan . Orang yang terjun pada hal-hal diatas. menyakiti orang lain dan merusak kehormatan orang (membuka hal-hal yang seharusnya ditutup). apa sebabnya? Maka ketahuilah. Allah Ta'ala berfirman:- (Maa jalfidlu min qaulin illaa ladai-hi raqiibun `a-tiid). membersihkan diri. raja Cina raja Parsia (Kisra) dan raja Rum (Kaiser). tidak berkata-kata dengan sepatah katapun sesudah shalat 'Isya. Dan apabila aku tiada berkata-kata dengan perkataan itu. perbantahan. Mempunyai keenakan pada hati. Ada yang mengatakan. Yang lain berkata pula: "Aku apabila berkata-kata dengan suatu perkataan. perbuatan yang sia-sia. ia memperhitungkan dirinya pada sore hari.

niscaya anda akan memperoleh petunjuk dengan pertolongan Allah Ta'ala. dimana beliau bersabda:- (Man shamata najaa). yaitu: ria yang sangat halus. maka itu hal yang sia-sia. Maka manusia berada dalam keadaan bahaya. Dan akan kami akhiri memperkatakan tentang mengumpat. Berguguranlah tiga-perempat perkataan dan tinggallah seperempat. Adapun yang tak ada padanya manfa'at dan melarat. Maka tinggal lagi bahagian keempat. sebagaimana yang akan kami sebutkan. mengupat. berbuat-buat perkataan.a. (1.a. adalah uraian ucapan. Dan kami sekarang akan menghitung bahaya-bahaya lidah. Barang siapa mengetahui bahaya lidah yang halus-halus. Add this page to your favorite Social Bookmarking websites Menu Utama        Home Quran dan Hadits Fekah Tassauf Tokoh-tokoh Islam Tabliq Koleksi Doa Login . Artinya: "Barangsiapa diam. Yaitu: duapuluh bahaya. Dan itu adalah kerugian yang sebenarnya. demi Allah. insya Allah Ta'ala.Adapun yang melarat semata-mata. sudah pasti dianugerahkan kepada Nabi s.w. Akan kami mulai dengan yang seringan-ringannya dan akan kami mendaki kepada yang sedikit lebih berat. yang ada padanya dosa. Berbuat dengan hal yang sia-sia itu membuang-buang waktu. Dan manfa'at itu tidak sempurna dengan adanya melarat. Dan yang seperempat ini ada pula bahayanya. mutiara hikmah dan kata-kata yang menghimpunkan segala maksud. selain ulama-ulama tertentu. bahwa apa yang disebutkan oleh Nabi s. lalat merah dan dusta. maka haruslah diam daripadanya. niscaya pasti ia mengetahui. membersihkan diri dari perkataan sia-sia. Begitu pula yang padanya melarat. Hadits ini sudah diterangkan dulu. niscaya ia terlepas dari bahaya". Dan tiada yang mengetahui pengertian-pengertian yang melaut luasnya yang terkandung dibawah satu-satu kalimat-ucapannya.) Sesungguhnya. Karena bercampur dengan perkataan. Karena amat panjang untuk meninjau pada hal-hal tersebut. Apa yang akan kami sebutkan nanti tentang bahaya-bahaya dan kesulitan menjaganya.w. Maka ketahuilah yang demikian. akan memperkenalkan kepada anda hakikatnya itu. suatu percampuran yang sukar diketahui.

Remember Me Login   Forgot your password? Forgot your username? login L2luZGV4LnBocD 1 com_user Waktu Solat Jumaat 21 Okt 2011 23 Zulka'edah 1432 H 05:39 06:56 12:58 16:17 18:59 20:09 Subuh Syuruk Zuhur Asar Maghrib Isya Kuala Lumpur & Putrajaya [ Tukar Kawasan ] Tutup Who's Online We have 179 guests online RSS Feed Visitors Counter Today Yesterday 94 1723 .

Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License. Terjemahan Hadits dari Shahih Muslim . Hindarkanlah kami dari kata-kata yang dusta.TIADA MANUSIA YANG SEMPURNA IMANNYA Koleksi Hadis      52. maafkanlah kesalahan kami. Ya Allah. Sesungguhnya tiadalah sebaik-baik perlindung selain Engkau. Terjemahan Hadits dari Shahih Muslim .Kitab ZIKIR. All Rights Reserved. Terjemahan Hadits Shahih Muslim .Kitab SHOLAT Bab1 Mula-mula Wahyu Turun .Tanbihul Ghafilin “Ya Allah.Islam itu satu cara hidup. Terjemahan Hadits Shahih Muslim . Dan Engkau kurniakanlah rahmatMu kepada seluruh hamba-hambaMu. Sesungguhnya Engkaulah yang maha berkuasa di atas setiap sesuatu. ampunkanlah dosa-dosa kami. saudara-saudara kami serta sahabat-sahabat kami.This week Last week This month Last month All Visitors Counter 7913 8761 25929 30755 417014 Soal-Jawab Agama      Soal Jawab Agama Dr Yusuf Al-Qardhawi .WASIAT PALSU SYEKH AHMAD Soal Jawab Agama Dr Yusuf Al-Qardhawi . 15 DAN 30 QAMARI Soal Jawab Agama Dr Yusuf Al-Qardhawi . dengan rendah diri dan rasa hina yang sangat tinggi. Lindungilah kami dari kesesatan kejahilan yang nyata mahupun yang terselindung. .Hadis Rasulullah saw 2. DOA.HAK ISTERI ATAS SUAMI Soal Jawab Agama Dr. Dosa-dosa kedua ibu bapa kami.Tanbihul Ghafilin Khutbah Terakhir Nabi Muhammad SAW Bagaimanakah Syurga dan Ahlinya . Jauhkanlah kami dari syirik dan kekaguman kepada diri sendiri.Dari Kitab al-Tibb al-Ruhi as-Sufi Tanda-Tanda Ikhlas Bagaimanakah Neraka dan Ahlinya . Yusuf Qardhawi .Kitab COBAAN DAN TANDA-TANDA HARI KIAMAT 47.HUBUNGAN SEKSUAL SUAMI ISTERI HUKUM BERSETUBUH PADA MALAM-MALAM TERTENTU SEPERTI MALAM KEDUA-DUA RAYA DAN 1.” Copyright © 2011 Islam2U .Kitab BERSUCI Petikan dari Kitab-kitab Tasauf      MAQAM-MAQAM ROH . TAUBAT DAN ISTIGFAR 4.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful