Sampai hari ini tanggal 14 Nopember 2011 telah terjadi 203 kali peristiwa kebakaran di Wilayah DKI Jakarta

, dengan perkiraan kerugian material sebesar : Rp. 33.344.330.000,00,(Data statistik kebakaran terhitung per 1 Januari 2009).v http://kebakaran.jakarta.go.id/#

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki bulan Oktober, kebakaran di Jakarta menembus angka 736 kejadian. Untuk itu, masyarakat diminta untuk terus waspada dan melakukan antisipasi terkait bencana kebakaran yang kerap menimpa kawasan permukiman padat penduduk. "Dari jumlah kebakaran tersebut, kerugian materi telah mencapai Rp 174 miliar," kata Kepala Dinas Pemadan Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Paimin Napitupulu di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/10/2011). Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI, dari jumlah kebakaran di wilayah Jakarta, angka kebakaran tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Barat sebanyak 183 kejadian, Jakarta Selatan sebanyak 169 kejadian, Jakarta Timur 162 kejadian, Jakarta Utara 140 kejadian, Jakarta Pusat 81 kejadian, dan Kepulauan Seribu 1 kejadian. "Kebakaran juga memakan korban jiwa 12 warga dan 61 orang luka-luka, ditambah 11 karyawan Dinas Damkar," jelas Paimin. Angka ini naik secara signifikan dibandingkan tahun 2010. Tercatat hingga akhir 2010, terjadi 684 kejadian kebakaran tersebar di enam wilayah Jakarta. Sementara pada tahun ini, kejadian menyentuh angka 700-an padahal masih sampai di bulan Oktober. "Semoga tidak sampai seperti tahun 2007 yang mencapai 902 kejadian tapi tetap ada kemungkinan bertambah," tuturnya. Kebakaran yang terjadi ini mayoritas disebabkan oleh korsleting listrik atau hubungan pendek arus listrik. Api pun cepat menyebar di kawasan permukiman padat penduduk lantaran musim kering disertai angin. "Jumlah kebakaran karena arus listrik sebanyak 457 kasus. Sisanya ya karena kompor dan lampu," kata Paimin Napitupulu.
http://megapolitan.kompas.com/read/2011/10/03/15431270/Hingga.Oktober.736.Kej adian.Kebakaran.di.Jakarta

Data Kebakaran DKI

910.936 442.255.675.000 130.068 16.575. Kaidah tersebut antara lain adalah kode etik untuk selalu bekerja dengan jujur. Lebih jauh.030.492 Kerugian ( Rupiah ) 12.940.683.335 20.554 234.000 142.000 144.884.126 7.744 33.410 746.763 Korban ( Mati ) ( Luka ) 2 15 17 37 29 39 23 18 36 31 76 323 3 63 85 35 83 245 34 38 71 46 54 757 Luas ( meter 2 ) 14.457.424 24.449 22.000 74. peneliti dan masyarakat luas sebagai dasar analisis dan pengambilan keputusan.210 335.334 14.258.344.140. dapat digunakan untuk mengoreksi jalannya kegiatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di DKI Jakarta.835. mengindikasikan sebuah keyakinan bahwa kegiatan statistik ini.594 898.000 168.080 109.650 352.470.380 7.000 191.092 29. seperti yang disampaikan oleh Soetjipto Wirosardjono (seorang pakar statistik) yaitu bahwa statistik bermanfaat dalam penyusunan perencanaan strategis atau mengidentifikasi karakteristik konsumen bagi dunia usaha.362 358.947.710. Diisyaratkan oleh dunia pengetahuan.005 225.120.080 Data statistik yang makin lengkap akan makin terpercaya untuk dipergunakan oleh pemerintah.091.181 369.165.000 1.767.999 29. dan pantang menukangi data.000 105.992.157.985. bahwa untuk terpercayanya data statistik maka kaidahkaidah statistik tidak boleh dilanggar.000 54.243 Penghuni ( Jiwa ) 2.657 36.Jakarta Data/Statistic ini diambil dari MP2KI Penyajian data/statistik kebakaran provinsi DKI Jakarta dalam situs MP2KI (Masyarakat Profesi Proteksi Kebakaran Indonesia).500. Tahun Frekuensi 2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002 2001 2000 1999 1998 Total 98 855 902 742 805 888 869 772 791 725 796 8.000.000. Setiap data harus dapat ditelusuri kembali oleh orang lain secara bebas untuk menguji apakah data tidak berbeda jauh dengan kondisi . dunia usaha.000 119.838.192 349.553 18.

Setiap kota besar umumnya telah mempunyai data kebakarannya masing-masing.com/content/view/49/9/ . Tentang statistik kebakaran nasional. kebakaran dengan kerugian besar di lingkungan bisnis atau industri. meski formatnya belum standar dan tidak mudah untuk diakses. kita belum mempunyai lembaganya dan (apalagi) system informasi database terpadu. Bulan Wilayah 2008 Jakarta Frekuensi 7 12 12 16 12 59 5 10 11 12 1 39 Pokok Benda Yang Terbakar Perumahan Umum Industri Kendaraan Lain-Lain 3 5 5 5 9 27 2 4 7 5 0 18 2 3 3 5 1 14 1 3 2 2 1 9 0 1 2 0 2 5 0 0 0 0 0 0 1 1 1 2 0 5 2 0 0 3 0 5 1 2 1 4 0 8 0 3 2 2 0 Januari Pusat Utara Barat Selatan Timur Jumlah Januari: Pebruari Pusat Utara Barat Selatan Timur Jumlah Pebruari: 7 http://skaifire.senyatanya. dan lain-lain. Ke depan sangat diharapkan data/statistik kebakaran Provinsi DKI Jakarta akan semakin lengkap (misalnya dengan memuat data yang lebih rinci antara lain tentang korban meninggal.) Harapan kami adalah segera terbentuknya lembaga yang menangani statistik kebakaran secara nasional. dan semua kabupaten/kota meng-upload atau me-link data kebakarannya agar mudah diakses.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful