PADANG, KOMPAS.

com - Permasalahan ketenagakerjaan yang dihadapi Indonesia saat ini sangat cukup sulit, terutama terkait penempatan tenaga kerja baik dalam maupun luar negeri. Kepala Subbidang Direktorat Jenderal (Kasubbid Ditjen) Bina Penta Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hari Sapto di Padang, Rabu (22/7), mengatakan, "Persoalan yang dihadapi adalah tidak berimbangnya kebutuhan angkatan kerja dengan kesempatan kerja yang tercipta, sehingga perlu segera diantisipasi." Dia menambahkan, ketidakseimbangan akan berakibat penyerapan terhadap angkatan relatif terbatas dan tidak proposional, sehingga angka pengangguran cukup tinggi. Dia mengatakan, kesempatan kerja terbatas sangat dipengaruhi oleh tingkat pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan data Depnakertrans dari 97 juta pekerja dan sekitar 63 pekerja informal. "Di samping itu, rendahnya kualitas angkatan kerja tercermin dari tingkat pendidikan", ujarnya. Menurutnya, permasalahan lain ketenagakerjaan yakni, globalisasi arus barang dan jasa. http://nasional.kompas.com/read/2009/07/23/00393846/function.simplexml-load-file

Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth).Pembangunan ekonomi Dari Wikipedia bahasa Indonesia. pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi. dan sebaliknya. pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara. Ekonomi Ekonomi menurut kawasan [tampilkan] Kategori umum Ekonomi mikro · Ekonomi makro Sejarah pemikiran ekonomi Metodologi · Pendekatan heterodoks Bidang dan subbidang Behavioral · Budaya · Evolusi Pertumbuhan · Pengembangan · Sejarah Internasional · Sistem ekonomi Keuangan dan Ekonomi keuangan Masyarakat dan Ekonomi kesejahteraan Kesehatan · Buruh · Manajerial Bisnis Informasi · Informasi · Game theory Organisasi Industri · Hukum Pertanian · Sumber daya alam Lingkungan · Ekologis Kota · Pedesaan · Kawasan Peta ekonomi Teknik Matematika · Ekonometrika .

dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk berpartisipasiaktif dalam proses pembangunan. pengetahuan. pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita. Misalnya.  Pembangunan sebagai suatu proses Pembangunan sebagai suatu proses.  Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Namun. makmur. Hal ini dilakukan karena kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat. Perbedaan antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif. yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan. sosial dan teknik. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi. sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif. setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil.Eksperimental · Neraca nasional Daftar Jurnal · Publikasi Kategori · Topik · Ekonom Ideologi ekonomi [tampilkan] Perekonomian: Konsep dan Sejarah Portal Bisnis dan ekonomi Kotak ini: lihat • bicara • sunting Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional[1]. Di sini terdapat tiga elemen penting yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi. tetapi untuk menjadi dewasa harus melalui tahapan-tahapan pertumbuhan. tidak langsung menjadi dewasa. Selanjutnya pembangunan ekonomi diartikan sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan perkapita penduduk meningkat dalam jangka panjang. pemerintah. artinya bahwapembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani olehsetiap masyarakat atau bangsa. dan sejahtera. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. maka mengakibatkan perekonomian negara tersebutmengalami kemunduran. suatu negara terjadi musibah bencana alam ataupunkekacauan politik. kondisi tersebut hanyalah bersifat sementara . Demikian pula. Dengan demikian. manusia mulai lahir. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikanterus menerus. sangat dibutuhkan peran serta masyarakat. tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga. bukan hanya pertambahan produksi.  Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita Sebagai suatu usaha. Sebagai contoh.

yang terpenting bagi negara tersebut kegiatan ekonominya secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun.2 Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi [sunting] Faktor Sumber daya alam yang dimiliki memengaruhi pembangunan ekonomi. terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi. hasil hutan.2 Pembangunan ekonomi 3 Dampak Positif dan Negatif Pembangunan Ekonomi o 3. dan hasil laut. namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi dua.1 Pertumbuhan ekonomi o 2. Ada beberapa faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi. yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah. yaitu faktor ekonomi dan faktor nonekonomi. sangat memengaruhi pertumbuhan industri suatu negara. dan keahlian atau kewirausahaan. sumber daya manusia. Sumber daya alam. keahlian .1 Dampak Positif Pembangunan Ekonomi o 3. keadaan iklim/cuaca. sumber daya modal. tambang. Faktor ekonomi yang memengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi diantaranya adalah sumber daya alam. Daftar isi [sembunyikan]    1 Faktor 2 Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi o 2. Sementara itu.

sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut. Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak [sunting] Pembangunan ekonomi       Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas. dan sistem yang berkembang dan berlaku. Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya. Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik. Memperhatikan pertambahan penduduk. . keadaan politik. Faktor nonekonomi mencakup kondisi sosial kultur yang ada di masyarakat. Pembentukan modal dan investasi ditujukan untuk menggali dan mengolah kekayaan. Meningkatkan taraf hidup masyarakat. Sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi (disebut juga sebagai proses produksi). baik positif maupun negatif. sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas yang ada. [sunting] Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi [sunting] Pertumbuhan ekonomi       Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang. Tidak memperhatikan pertambahan penduduk Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.dan kewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam. [sunting] Dampak Positif dan Negatif Pembangunan Ekonomi Pembangunan ekonomi yang berlangsung di suatu negara membawa dampak. Sementara itu. Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi. Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi. kelembagaan.

Industrialisasi mengakibatkan berkurangnya lahan pertanian. Pembangunan ekonomi menuntut peningkatan kualitas SDM sehingga dalam hal ini. sehingga kegiatan ekonomi yang dilaksanakan oleh negara akan semakin beragam dan dinamis. akan makin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.[sunting] Dampak Positif Pembangunan Ekonomi      Melalui pembangunan ekonomi. Terciptanya lapangan pekerjaan akibat adanya pembangunan ekonomi secara langsung bisa memperbaiki tingkat pendapatan nasional.com/2011/02/25/strategi-pembangunan-ekonomi-indonesia/ . Dengan demikian. Melalui pembangunan ekonomi dimungkinkan adanya perubahan struktur perekonomian dari struktur ekonomi agraris menjadi struktur ekonomi industri. http://tarymagetan. pelaksanaan kegiatan perekonomian akan berjalan lebih lancar dan mampu mempercepat proses pertumbuhan ekonomi. Adanya pembangunan ekonomi dimungkinkan terciptanya lapangan pekerjaan yang dibutuhkan oleh masyarakat. dimungkinkan ilmu pengetahuan dan teknologi akan berkembang dengan pesat.wordpress. [sunting] Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi   Adanya pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik mengakibatkan adanya kerusakan lingkungan hidup. dengan demikian akan mengurangi pengangguran.

Dalam konteks tersebut. diperlukan intervensi kebijakan dan penanganan khusus oleh Pemerintah untuk pengelolaan wilayah yang tertinggal. Hal ini seiring dengan agenda Kabinet Gotong Royong untuk menormalisasi kehidupan ekonomi dan memperkuat dasar bagi kehidupan perekonomian rakyat melalui upaya pembangunan yang didasarkan atas sumber daya setempat (resource-based development). terutama daerah-daerah terisolir dan tertinggal.Indonesia juga mempunyai hak eksklusif untuk memanfaatkan sumber daya kelautan dan berbagai kepentingan terkait seluas 2. 60 cekungan prospektif sumber mineral dan migas. Indonesia memiliki kedaulatan atas wilayah perairan seluas 3. ekspor dan impor yang dihasilkan oleh suatu negara. Kenyataan bahwa sumberdaya yang berlimpah tersebut tidak merata beradadi seluruh daerah. investasi. Indonesia memiliki ± 18. sebagai salah satu andalan bagi pemulihan perekonomian nasional. dan teknologi yang dipergunakan dalam proses produksi. Keberagaman ini memberikan perbedaan dalam karakteristik faktor-faktor produksi yang dimiliki. Di laut. perekonomian wilayah yang meningkat dapat diindikasikan dengan meningkatnya pergerakan barang dan masyarakat antar wilayah.STRATEGI PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA Posted on Februari 25.9 juta km2 dan laut teritorial seluas 0. Meningkatnya kinerja ekonomi nasional sering diterjemahkan dengan meningkatnya kinerja ekonomi seluruh wilayah/daerah. memiliki lahan kehutanan 113 juta ha. dimana baik sumberdaya lautan dan daratan saat ini didorong pemanfaatannya. 2011 | Tinggalkan komentar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan negara dengan luas wilayah hampir 2 juta km2 dan berpenduduk lebih 206 juta jiwa pada tahun 2000. karena hanya beberapa wilayah/daerah yang dapat berkembang seperti nasional dan banyak daerah yang tidak dapat berlaku seperti wilayah nasional. pembangunan ekonomi merupakan pembangunan yang a-spasial.2 juta km2 yang terdiri dari perairan kepulauan seluas 2. Hal ini memberikan pengertian yang “bias”. investasi swasta.5 juta. yang berarti bahwa pembangunan ekonomi memandang wilayah nasional tersebut sebagai satu “entity”. Untuk mengoptimalkan nilai manfaat sumberdaya yang berlimpah tetapi tidak merata tersebut bagi pengembangan wilayah nasional secara berkelanjutan dan menjamin kesejahteraan umum secara luas (public interest). Seringkali kebijakan nasional pembangunan ekonomi yang disepakati . Secara sederhana. pembangunan ekonomi dapat dipahami sebagai upaya melakukan perubahan yang lebih baik dari sebelumnya yang ditandai oleh 3membaiknya faktor-faktor produksi. Di darat. lahan perkebunan produktif 15. Lebih lanjut. Hal yang sama terjadi dengan sebaran sumberdaya manusia yang merupakan “aktor” pembangunan tersebar juga tidak merata.3 juta km2 Selain itu .110 pulau dengan garis pantai sepanjang 108. lahan sawah produktif 9. Faktor-faktor produksi tersebut adalah kesempatan kerja. investasi publik.000 km.Berdasarkan Konvensi Hukum Laut (UNCLOS) 1982.7 km2 pada perairan ZEE (sampai dengan 200 mil dari garis pangkal). Secara mudah. Wilayah Indonesia terdirid ari 33 propinsi dengan 400an kabupaten/kota yang secara sosial ekonomi dan budaya sangat beragam. wujud dari membaiknya ekonomi suatu wilayah diperlihatkan dengan membaiknya tingkat konsumsi masyarakat. Implikasi dari ketidak-merataan keberadaan kedua sumberdaya tersebut adalah belum baiknya tingkat pelayanan infrastruktur wilayah melayani kebutuhan wilayah dan masyarakat. memiliki potensi sumberdaya alam baik di laut (marine natural resources) dan di darat (land natural resources) yang sangat besar.9 juta ha.

sumberdaya buatan/infrastruktur dan kondisi kegiatan usaha dari masing-masing daerah di Indonesia serta interaksi antar daerah (termasuk diantara faktor-faktor produksi yang dimiliki) merupakan acuan dasar bagi perumusan upaya pembangunan ekonomi nasional ke depan. ruang lautan dan ruang udara sebagai satu kesatuan wilayah. Selain merupakan proses untuk mewujudkan tujuan-tujuan pembangunan. SDA. • proses perencanaan tata ruang wilayah. Penataan ruang tidak terbatas pada proses perencanaan tata ruang saja. Dalam konteks ini. Contoh. Pemahaman terhadap sumberdaya alam. sedangkan daerah yang berkarakteristik darat dikembangkan melalui pembangunan kawasan industri. TANTANGAN PEMBANGUNAN INDONESIA KE DEPAN Tantangan pembangunan Indonesia ke depan sangat berat dan berbeda dengan yang sebelumnya. penataan ruang sekaligus juga merupakan instrumen yang memiliki landasan hukum untuk mewujudkan tujuan pengembangan wilayah. namun lebih dari itu termasuk proses pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang. sumberdaya manusia. yang merupakan wujud operasionaliasirencana tata ruang atau pelaksanaan pembangunan itu sendiri. 7. Pendekatan ini dikenal dengan pembangunan ekonomi wilayah. serta daerah yang tertinggal merencanakan pembangunan industri tetapi sulit merealisasikannya akibat rendahnya SDM. sumberdaya manusia. tempat manusia dan mahluk hidup lainnya hidup dan melakukan kegiatan serta memelihara kelangsungan hidupnya. selaras. di daerah yang berkarateristik wilayah kepulauan dan laut diantisipasi dengan pembangunan industri perikanan. sumberdaya buatan/infrastruktur wilayah dan kegiatan usaha merupakan unsur pembentuk ruang wilayah dan sekaligus unsur bagi pembangunan ekonomi nasional yang lebih merata dan adil. dan infrastruktur yang dibutuhkan oleh pengembangan Industri. UU 24/1992 tentang Penataan Ruang menyebutkan bahwa ruang dipahami sebagai suatu wadah yang meliputi ruang daratan.sulit mencapai tujuan dan sasaran yang diharapkan pada semua daerah-daerah yang memiliki karakteristik sangat berbeda. Paling tidak ada 4 (empat) tantangan yang dihadapi Indonesia. Pembangunan ekonomi wilayah memberikan perhatian yang luas terhadap keunikan karakteristik wilayah (ruang). . dan • proses pengendalian pemanfaatan ruang yang terdiri atas mekanisme pengawasan dan penertiban terhadap pelaksanaan pembangunan agar tetap sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan tujuan penataan ruang wilayahnya. kebijakan nasional untuk industrialisasi. yang menghasilkan rencana tata ruang wilayah. Disamping sebagai “guidance of future actions” rencana tata ruang wilayah pada dasarnya merupakan bentuk intervensi yang dilakukan agar interaksi manusia/makhluk hidup dengan lingkungannya dapat berjalan serasi. yaitu: (i) Otonomi daerah. seimbang untuk tercapainya kesejahteraan manusia/makhluk hidup serta kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pembangunan (development sustainability) • proses pemanfaatan ruang. sumberdaya alam.

Kerjasama pemasaran bagi hasil bumi dan tambang untuk memperkuat posisi (iv) Adanya pasar bersama 6untuk produk-produk ekspor yang sama ke pasar Asia Pasifik yang memiliki 70% pasar dunia. inovasi proses produksi dan produk. sumberdaya buatan/infrastruktur. Di sisi lain. penguatan ini sangat penting karena secara langsung permasalahaan yang dirasakan masyarakat di kabupaten/kota langsung diupayakan diselesaikan melalui mekanisme yang ada di kabupaten/kota tersebut. jaringan bisnis global. Hal ini berarti telah terjadi penguatan yang nyata dan legal terhadap kabupaten/kota dalam menetapkan arah dan target pembangunannya sendiri. yaitu (i) (ii) (iii) tawar. Ketiga. krisis ekonomi ini menjadi pemacu krisis multidimensi. keamanan. Tetapi. kondisi objektif akibat krisis ekonomi (jatuhnya kinerja makro ekonomi menjadi – 13% dan kurs rupiah yang terkontraksi sebesar 5-6 kali lipat) dan multi dimensi yang dialami Indonesia telah menyebabkan tingginya angka penduduk miskin menjadi 49. penguasaan teknologi. 22 tahun 1999 secara tegas meletakkan otonomi daerah di daerah kabupaten/kota.97 juta jiwa. di sisi lain. Proses ekonomi global cenderung melibatkan banyak negara sesuai dengan keunggulan kompetitifnya seperti sumberdaya manusia. reorientasi pembangunan Indonesia ke depan adalah keunggulan sebagai negara maritim.(ii) (iii) (iv) Pergeseran orientasi pembangunansebagai negara maritim. Ada empat manfaat yang dirasakan dari globalisasi ekonomi. Kedua. globalisasi juga memberikan ancaman terhadap ekonomi nasional dan daerah berupa membanjirnya produk-produk asing yang menyerbu pasar-pasar domestik akibat tidak kompetitifnya harga produk lokal. kebijakan pemerintah. Terakhir. karena dapat diandalkan sebagai salah satu pilar ekonomi nasional. Undang-undang No.4% atau 47. Pertama. ancaman dan peluang dari globalisasi ekonomi terhadap Indonesia yang terutama diindikasikan dengan hilangnya batas-batas negara dalam suatu proses ekonomi global. Potensi pasar yang besar bagi produk masal.2% dari total penduduk Indonesia pada tahun 1997/1998 dan mulai membaik pada tahun 1999 menjadi 23. Di satu sisi. kemampuan dalam pemasaran dan distribusi global.wordpress. Wilayah kelautan dan pesisir beserta sumberdaya alamnya memiliki makna strategis bagi pembangunan ekonomi Indonesia. otonomi ini justru menciptakan ego daerah yang lebih besar dan bahkan telah menciptakan konflik antar daerah yang bertetangga dan ancaman terhadap kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. ketersediaan modal. Di sisi lain.5 juta atau 24.com/2011/02/25/strategi-pembangunan-ekonomi-indonesia/ . Spesialisasi produk yang didasarkan pada keunggulan absolut atau komparatif. Ancaman dan sekaligus peluang globalisasi. seperti krisis sosial. serta Kondisi objektif akibat krisis ekonomi. dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah http://tarymagetan.