P. 1
Orang Awam Mencoba Memahami Kata-Kata Yesus Di Injil Markus - By Justinus Darmono

Orang Awam Mencoba Memahami Kata-Kata Yesus Di Injil Markus - By Justinus Darmono

5.0

|Views: 3,309|Likes:
Published by Gilbert Hanz
Menyampaikan kesaksian bukanlah menyombongkan diri, namun berbagi pengalaman bagaimana Tuhan telah menolong dan menyembuhkan kita.
Menyampaikan kesaksian bukanlah menyombongkan diri, namun berbagi pengalaman bagaimana Tuhan telah menolong dan menyembuhkan kita.

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Jan 02, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2014

pdf

text

original

Bunda Maria dalam penampakannya di Medjugorje memberikan pesan kepada
kita, antara lain untuk membaca Kitab Suci setiap hari. Di dalam Kitab Sucilah
kita bisa mengetahui firman Tuhan yang menjadi jalan hidup atau jalan terang
bagi manusia yang sedang berziarah ini.

Dari pesan Bunda Kita, maka penulis mencoba untuk lebih memahami kata-kata
Tuhan Yesus untuk zaman sekarang ini, yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi penulis
sendiri. Tulisan ini memang kelanjutan dari Injil pertama yang ditulis Matius. Yang namanya
pemahaman, maka sudah selayaknya jika bisa berbeda dengan orang lain. Namun demikian,
semoga perbedaan tersebut tidak membikin batu sandungan. Apa lagi semakin menjauh dari
ajaran Tuhan sendiri.

Walau bagaimanapun, penulis tetap percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan Allah sendiri.
Dia sudah berkenan hadir di dunia demi kita, orang-orang berdosa, agar mau kembali ke jalan
yang dikehendaki-Nya. Santo Markus adalah salah seorang saksi iman dan mengalami sendiri
bertemu dengan Tuhan Yesus, yang mungkin pada waktu itu masih termasuk anak muda.

Penulis percaya bahwa Dia maha-memaklumi akan kelemahan dan kebodohan, walaupun
dalam memahami-Nya masih ada kekeliruan bahkan agak bertentangan. Harapan penulis
semoga ada orang lain yang sudi untuk meluruskan apabila terjadi kesalahan yang mendasar.

Mohon maaf apabila dalam pemahaman ini sepertinya menyinggung seseorang atau
kelompok, padahal tidak sedikitpun dalam benak penulis untuk melukai hati. Semoga
pembaca bisa memaklumi akan kekurangan wawasan penulis, yang sering melantur karena
memang tidak mempergunakan referensi apapun, kecuali Kitab Suci.

Penulis agak mengenyampingkan perbedaaan-perbedaan tulisan antara Matius, Markus
maupun Lukas. Biarlah itu menjadi urusan para ahli, dan penulis hanya mencoba memahami
dari apa yang tertulis saja. Kemudian mencoba merenungkan bagaimana penerapannya untuk
saat ini. Penulis merasa yakin bahwa pemahaman penulis bisa berbeda dengan orang lain,
karena pengalaman dan sudut pandang yang mungkin berbeda.

Justinus Darmono
Jl. Jatihandap 194/72
RT 04/08 Kel. Jatihandap
Kec. Mandalajati - Bandung

Dar/memahami Markus 8

9

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->