ABSTRAK Bahan bakar minyak merupakan sumber energi yang berasal dari fosil yang kebutuhannya sangat penting

di berbagai bidang kehidupan, akan tetapi sumber energi ini tidak dapat di perbarukan. Oleh karena itu di upayakan suatu sumber energi terbarukan yang dapat di jadikan sebagai sumber energi alternative, salah satunya adalah dengan pengolahan biomassa menjadi bio-oil dengan metode pyrolysis dengan bantuan katalis Ni-Mo/NZA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kadar pengembanan logam NiMo/NZA (0%;0,5%;1,0%,1,5%b/b) terhadap yield yang di hasilkan, mengetahui nilai densitas, viskositas, angka keasaman dan titik nyala dari bio-oil serta mengetahui komponen kimia pada bio-oil dengan metode GC-MS. Pyrolysis cangkang sawit dengan katalis Ni-Mo/NZA dilakukan dalam reaktor slurry dengan diameter cangkang sawit - 40+ 60 mesh sebanyak 50 gram beserta 500 ml silinap dengan variasi kadar pengembanan logam Ni-Mo 0 %, 0,5 %, 1 % dan 1,5 % b/b terhadap NZA dengan kecepatan pengadukan 300 rpm dan suhu 320ºC selama 120 menit tanpa kehadiran oksigen. Yield yang optimum terdapat pada pengembanan kadar logam 0,5% Ni-Mo/NZA sebesar 60,8%. Karakteristik sifat fisika yang di peroleh yakni: densitas 1,032 gr/ml, viskositas 8,211 cSt, angka keasaman 90,40 gr NaOH/gr sampel, serta titik nyala 54 0C. Untuk hasil GC-MS di peroleh komponen kimia yang dominan yakni: acetic acid; methanol; methyl ester; phenol; 2-furancarboxaldehyd.

Kata kunci : Bio-oil, Phyrolysis, Ni-Mo/NZA.

iii