Politik dan Pemerintahan malaysia Federasi Malaysia adalah sebuah monarki konstitusional.

Kepala negara persekutuan Malaysia adalah Yang di-Pertuan Agong, biasa disebut Raja Malaysia. Yang di-Pertuan Agong dipilih dari dan oleh sembilan Sultan Negeri-Negeri Malaya, untuk menjabat selama lima tahun secara bergiliran; empat pemimpin negeri lainnya, yang bergelar Gubernur, tidak turut serta di dalam pemilihan. Sistem pemerintahan di Malaysia bermodelkan sistem parlementer Westminster, warisan Penguasa Kolonial Britania. Tetapi di dalam praktiknya, kekuasaan lebih terpusat di eksekutif daripada di legislatif, dan judikatif diperlemah oleh tekanan berkelanjutan dari pemerintah selama zaman Mahathir, kekuasaan judikatif itu dibagikan antara pemerintah persekutuan dan pemerintah negara bagian. Sejak kemerdekaan pada 1957, Malaysia diperintah oleh koalisi multipartai yang disebut Barisan Nasional (pernah disebut pula Aliansi).[ Kekuasaan legislatur dibagi antara legislatur persekutuan dan legislatur negeri. Parlemen bikameral terdiri dari dewan rendah, Dewan Rakyat (mirip "Dewan Perwakilan Rakyat" di Indonesia) dan dewan tinggi, Senat atau Dewan Negara (mirip "Dewan Perwakilan Daerah" di Indonesia). 222 anggota Dewan Rakyat dipilih dari daerah pemilihan beranggota-tunggal yang diatur berdasarkan jumlah penduduk untuk masa jabatan terlama 5 tahun. 70 Senator bertugas untuk masa jabatan 3 tahun; 26 di antaranya dipilih oleh 13 majelis negara bagian (masing-masing mengirimkan dua utusan), dua mewakili wilayah persekutuan Kuala Lumpur, masing-masing satu mewakili wilayah persekutuan Labuan dan Putrajaya, dan 40 diangkat oleh raja atas nasihat perdana menteri. Di samping Parlemen di tingkatan persekutuan, masing-masing negara bagian memiliki dewan legislatif unikameral (Dewan Undangan Negeri) yang para anggotanya dipilih dari daerah-daerah pemilihan beranggota-tunggal. Pemilihan umum parlemen dilakukan paling sedikit lima tahun sekali, dengan pemilihan umum terakhir pada Maret 2008. Pemilih terdaftar berusia 21 tahun ke atas dapat memberikan suaranya kepada calon anggota Dewan Rakyat dan calon anggota dewan legislatif negara bagian juga, di beberapa negara bagian. Voting tidak diwajibkan. Kekuasaan eksekutif dilaksanakan oleh kabinet yang dipimpin oleh perdana menteri; konstitusi Malaysia menetapkan bahwa perdana menteri haruslah anggota dewan rendah (Dewan Rakyat), yang direstui Yang di-Pertuan Agong dan mendapat dukungan majoritas di dalam parlemen.[65] Kabinet dipilih dari para anggota Dewan Rakyat dan Dewan Negara dan bertanggung jawab kepada badan itu.; sedangkan kabinet merupakan anggota parlemen yang dipilih dari Dewan Rakyat atau Dewan Negara. Pemerintah negara bagian dipimpin oleh Menteri Besar di negeri-negeri Malaya atau Ketua Menteri di negara-negara yang tidak memelihara monarki lokal, yakni seorang anggota majelis negara bagian dari partai majoritas di dalam Dewan Undangan Negeri. Di tiap-tiap negara bagian yang memelihara monarki lokal, Menteri Besar haruslah seorang Suku Melayu Muslim, meskipun penguasa ini menjadi subjek kebijaksanaan para penguasa. Kekuasaan politik di Malaysia amat penting untuk memperjuangkan suatu isu dan hak. Oleh karena itu kekuasaan memainkan peranan yang amat penting dalam melakukan perubahan.

Kabinet di Indonesia adalah Kabinet Presidensial sehingga para menteri bertanggung jawab kepada presiden dan tidak mewakili partai politik yang ada di parlemen. wakil presiden. anggota MPR adalah seluruh anggota DPR ditambah utusan golongan dan TNI/Polri. dan komposisi keanggotaannya juga berubah. MPR saat ini diketuai oleh Taufiq Kiemas. . Presiden saat ini yakni Susilo Bambang Yudhoyono yang diusung oleh Partai Demokrat juga menunjuk sejumlah pemimpin Partai Politik untuk duduk di kabinetnya. yaitu sejak 2004 menjelma menjadi lembaga bikameral yang terdiri dari 560 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang merupakan wakil rakyat melalui Partai Politik. DPR saat ini diketuai oleh Marzuki Alie. ditambah dengan 132 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang merupakan wakil provinsi dari jalur independen. termasuk pengaturan administrasi para hakim. namun setelah amandemen ke-4 MPR bukanlah lembaga tertinggi lagi. sistem politik di Indonesia didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif. Komisi Yudisial. Tujuannya untuk menjaga stabilitas pemerintahan mengingat kuatnya posisi lembaga legislatif di Indonesia. Kekuasaan legislatif dipegang oleh sebuah lembaga bernama Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Namun pos-pos penting dan strategis umumnya diisi oleh menteri tanpa portofolio partai (berasal dari seseorang yang dianggap ahli dalam bidangnya). Seperti juga di negara-negara demokrasi lainnya. Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh Mahkamah Agung. eksekutif dan yudikatif.Politik dan pemerintahan indonesia Indonesia menjalankan pemerintahan republik presidensial multipartai yang demokratis. MPR pernah menjadi lembaga tertinggi negara unikameral. Sebelumnya.[27] Anggota DPR dan DPD dipilih melalui pemilu dan dilantik untuk masa jabatan lima tahun. dan Mahkamah Konstitusi. Meskipun demikian. Meskipun demikian keberadaan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tetap dipertahankan. Lembaga eksekutif berpusat pada presiden. dan kabinet. MPR setelah amandemen UUD 1945. sedangkan DPD saat ini diketuai oleh Irman Gusman.

Sidang ini terbuka untuk umum namun dapat berlangsung tertutup. Lembaga legislatif dipegang oleh dewan perwakilan yang menjabat selama 4 tahun. yudikatif dan legislatif. Pelaksanaan sidang paripurna diadakan setiap setahun sekali atau berdasarkan permintaan presiden. Hakim akan menjabat selama enam tahun dan usianya tidak boleh melebihi 65 tahun pada saat terpilih. Pengadilan konstitusional menjadi lembaga tertinggi pemegang kekuasaan yudikatif yang terdiri atas 9 hakim yang direkomendasikan oleh presiden dan dewan perwakilan.[20] Presiden bertindak sebagai kepala negara dan Perdana Menteri sebagai kepala pemerintahan. Korea Selatan membagi pemerintahannya dalam tiga bagian: eksekutif.Pemerintahan korea selatan Korea Selatan adalah negara republik. . Seperti pada negara-negara demokrasi lainnya. Lembaga eksekutif dipegang oleh presiden yang dipilih berdasarkan hasil pemilu untuk masa jabatan 5 tahun dan dibantu oleh Perdana Menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan dewan perwakilan.

Niedersachsen. Untuk melancarkan administrasinya.Pemerintahan dan pembagian administrasi jerman Jerman adalah negara demokrasi parlementer. . meskipun pada kenyataannya memiliki wewenang yang berbeda. Schleswig-Holstein. Freistaat Sachsen. Terdapat enam partai politik utama di Jerman. Pemerintahan sehari-hari dipegang oleh seorang kanselir. Bündnis 90/Die Grüne (kiri hijau). berhaluan kiri progresif) dan CDU/CSU (kristen demokrat/sosialis yang berhaluan kanan konservatif). Parlemen dikenal sebagai Bundestag. yang berperan seperti perdana menteri di negara lain dengan bentuk pemerintahan serupa. pembagian wilayah hanya bersifat administratif. meskipun ia dapat menyetujui atau tidak menyetujui beberapa hal penting. Partai yang memerintah adalah partai dengan koalisi dominan di dalam parlemen ini. Beberapa Gemeinde akan membentuk satuan komunitas lebih besar yang disebut Kreis (diterjemahkan sebagai distrik) sebagai aras kedua. bukan perwakilan masyarakat. yang dapat merupakan gabungan dari beberapa desa atau kota kecil. Saarland. Austria juga memiliki kanselir. Terdapat pula parlemen tingkat negara bagian. Bremen. yaitu Baden-Württemberg. Jerman adalah negara federasi (Bundesland) dengan 13 negara bagian (Flächenland. Unit kesatuan komunitas terendah (aras pertama) adalah Gemeinde. merupakan gabungan dari partai komunis dan pecahan SPD). Negara bagian diperintah oleh seorang perdana menteri (Ministerpräsident) lengkap dengan kabinetnya. Freistaat Bayern atau Bavaria. Selain Bundestag terdapat pula Bundesrat. yaitu SPD (demokrat sosial. Setiap negara bagian mengirim wakil-wakil (anggota kabinet. Hessen. dan Freistaat Thüringen) dan tiga kota setingkat negara bagian (Stadtstaaten atau Stadtländer. dan Hamburg). Di negara bagian kota (Stadtländer). tidak dipilih langsung) ke Bundesrat. dan Die Linke (berhaluan kiri. yaitu Berlin. Sachsen-Anhalt. tetapi di Bayern terdapat satuan komunitas aras ketiga yang dikenal sebagai Bezirk. yang anggota-anggotanya dipilih. dengan tiga yang terbesar (dua di antaranya membentuk koalisi permanen). Jabatan presiden lebih banyak bersifat seremonial. Mecklenburg-Vorpommern. Bundesrat sering disamakan dengan senat. Rheinland-Pfalz. Selain Jerman. yang anggota-anggotanya adalah perwakilan pemerintahan negara-negara bagian. Posisi kanselir diraih secara otomatis oleh kandidat utama partai pemenang pemilihan umum federal. Brandenburg. Nordrhein-Westfalen. Pembagian administratif Republik Federal Jerman. Secara administrasi. Sejumlah Kreis membentuk negara bagian. Partai-partai lainnya adalah FDP (demokrat liberal). pemerintahan di banyak negara bagian membentuk Regierungsbezirk untuk membantu tata laksana administrasi. Negara-negara bagian ini dibentuk secara bertahap semenjak berakhirnya Perang Dunia II sebagai penyederhanaan atas garis batas negara bagian peninggalan masa Reich Jerman yang lebih bersifat feodalistik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful