Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. sesuai dengan yang dikehendakinya. Putrinya. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). walaupun terletak di dasar bumi. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. menikah dengan Bima. Dewi Nagagini. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Dalam pewayangan. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. setiap 1000 tahun sekali. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga. ketika masih muda disebut Nagasesa. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Ibunya bernama Dewi Wasu. SANG HYANG. Untunglah Dewi Supreti. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. tetapi dalam keadaan triwikrama. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya.Antaboga ANTABOGA. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. ia mempunyai dua anak. ujudnya tetap seekor naga. anaknya sendiri. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. walau itu anaknya. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Dalam pewayangan disebutkan. putri Anantaswara. istri Batara Yamadipati. Selain itu. Karena Nagatatmala memang bersalah. putri Sang . orang kedua dalam keluarga Pandawa. istrinya. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala.

Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. para dewa bukan membor samudra. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Untuk membangun ikatan keluarga. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Batara Guru menyanggupinya. Namun setelah berhasil memutarnya. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Itu pula sebabnya. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. dan saat itulah muncul Batara Guru. yang artinya mengaduk-aduk. melainkan mengaduk-aduknya. Tidak hanya itu. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. . para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. mengacau. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru.Hyang Wenang. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. dibawa ke samudra. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. cahaya terang memasuki mulutnya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Nagasesa menjawab.

Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Sebenarnya sebutan itu keliru. cucu Sang Hyang Antaboga. Bersama dengan menantunya. Prabu Kresna. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. cucunya. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. . Antareja tidak pernah ada. Antaboga berangkat ke kahyangan. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Dalam Kitab Mahabarata. Jadi. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. tak terlihat. Kata ‘maya’. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia.Perlu diketahui. yakni Antareja. yang benar adalah Aji Kawastram. dan Candrabirawa. Lihat Antareja. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. kata anta artinya batas. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Kata an atau artinya tidak. artinya. yang suami Dewi Pertiwi.

Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Lidahnya sangat sakti. putra Bima dengan Dewi Arimbi. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. dengan Dewi Nagagini. . sehingga kebal terhadap senjata. putri Prabu Ganggapranawa. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. yang mempunyai kesaktian. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). Anatareja berkulit napakawaca. bernama: Raden Gatotkaca. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. salah satu dari lima satria Pandawa. dan berputra Arya Danurwenda. dan Arya Anantasena. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. pemberian ibunya. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. pendiam.

Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. putra Dewi Nagagini. putra Dewi Arimbi. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. dengan Dewi Urangayu. dan Gatotkaca. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. salah satu dari lima satria Pandawa. yaitu : Anantareja. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. yang dapat . putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian.

kekuasaan . Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Setelah dewasa.mengembalikan kematian di luar takdir. Arimba/Hidimba. berani kerena membela kebenaran. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Prabu Arimba. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. putra Prabu Pandu. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. dengan Dewi Hadimba. terus terang. bernama. Brajawikalpa dan Kalabendana. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. salah seorang dari lima satria Pandawa. Brajamusti. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. tidak pernah berdusta. Brajadenta. Anantasena berwatak jujur. bersahaja. Arya Prabakesa. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. raja raksasa negara Pringgandani. Brajalamatan. menggantikan kedudukan kakaknya.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. raja Negara Kumbina.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. putri Prabu Kunti. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. raja Boja. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Akhir riwayatnya diceritakan. cerdik pandai. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. dengan Dewi Krepi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Prabu Rumbaka. Arya Basudewa. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Ia berambut dan . putra Prabu Rumbaka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. trengginas. swaraswati keraton Mandura. dan bergelar Prabu Bismaka. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena.

Pancawala (putra Prabu Puntadewa). secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Ia memiliki sifat dan perwatakan . adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Dari ayahnya. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. dengan Dewi Anggini. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Resi Drona). tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Ketika ayahnya. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. keturunan Prabu Citragada. raja negara Magada. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. pemberani.

lagak lagu katanya kekanak-kanakan. dan berputra Dewi Pujawati. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Dewi Pujawati. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . lucu. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Bagaspati sangat sakti. ikhlas. sabar. percaya akan kekuasaan Tuhan. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. suara besar agak serak (agor . Carub atau Astrajingga. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. tindakannya seperti . Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Jawa). Sebelum tewas. Bagaspati mempunyai watak. Akhir riwayatnya diceritakan. ayahnya.Bagawan Bagaspati. seorang hapsari/bidadari. Ia mempunyai tabiat .. menantunya sendiri. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri.

Bagong berumur sangat panjang. kata-katanya menjengkelkan. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. ia hidup sampai jaman Madya . Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Seperti halnya dengan Semar. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. tetapi selalu tepat. kakak Dewi Kanistri.orang bodoh. putri Bathara Hira.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. swaraswati Keraton Mandura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. raja Boja. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Setelah usia lanjut. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dewi Prita/Dewi Kunti. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Secara tidak resmi. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. putri Prabu Kunti. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Kakrasana dan Narayana. Kakrasana.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita.

Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Basuwati. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Basukiswara . membagun sebuah padepokan/pertapaan. Beberapa tahun kemudian. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal.

ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. putri Prabu Kunti. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. berani. Dewi Prita/Dewi Kunti. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. raja Boja. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. arif bijaksana dan suka menolong. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. . Prabu Basukesti. Arya Basuketi. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Setelah usianya lanjut. cerdik pandai. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal.

dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Karena ketekunannya bertapa. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Dengan kereta sakti Amarajaya. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Arya Basukesti. Putri Bathara Brahma. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . putri . Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata).

Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Arya Basupati. Arya Basukesti dan Arya Bamurti.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Setelah menikahkan putrinya. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Dari perkawinan tersebut. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Arya Basunada. . Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada.

gagah berani. teguh. berputra Arya Anantareja. Gelang Candrakirana. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. tabah. atau Wijasena. Balawa. Pandusiwi. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Kalung Nagasasra. Sena. yaitu : 1. Aji Bandungbandawasa. Nakula dan Sadewa. Dandunwacana. Sumping Surengpati. Ia putra kedua Prabu Pandu. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Kusumadilaga. yaitu . . Alugara. Birawa. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. kuat. Dewi Arimbi. Gada Rujakpala. Kuku Pancanaka. Pupuk Jarot Asem. wilayah negara Amarta. Gelung Pudaksategal. Dewi Urangayu. 2. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Dewi Nagagini. Kelatbahu Candrakirana. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. patuh dan jujur. Kowara. Bayusuta. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. serta 2 orang saudara lain ibu. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Bima memililki sifat dan perwatakan. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Kusumayuda. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Nagata. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Bratasena.

Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citrayuda. Citraksa. (raja negara Banyutinalang). Durmuka. Durmagati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Carucitra. Surtayu. Citraboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapura . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Surtayuda. Durgempo. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Wikataboma. Citraksi.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bomawikata. Kartamarma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). .

Selain sakti. Dalam perang Bharatayuda. raja negara Surateleng. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Di medan peperangan. ia menjadi sangat sakti.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. maka yang mati akan hidup kembali. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. kejam. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Ia pandai bermain gada. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Karena ketekunanya bertapa. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Bila salah satu diantara mereka mati. Berwatak angkara murka. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan.

Brajamusti. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Brajawikalpa dan Kalabendana. Bima tinggal di Jadipati. . Arimba / Hidimba. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Arya Prabakesana. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Dewi Arimbi. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajamusti. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Dewi Arimbi. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Prabu Arimbaji. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajalamatan. Brajadenta berwatak keras hati. Oleh kakaknya. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Akhir riwayatnya diceritakan. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajadenta sangat sakti. Dengan bantuan Bathari Durga. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Usahanya kembali menghalami kekagalan. ingin menangnya sendiri. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana.

Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. putranya dengan Bima. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. masing-masing bernama . Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. mudah marah. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. . Brajawikalpa dan Kalabendana. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Arya Prabakesa. Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba/Hidimba. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajadenta.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Brajamusti. pemberani dan sangat sakti.

dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. berlindung pada kemenakannya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Ia sangat sakti. Prabu Arimbaji. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. keras hati dan ingin menang sendiri. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajalamatan. Arimba/Hidimba. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. agak bengis. Dengan bantuan Bathari Durga. Bersama kakaknya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta. istri Prabu Duryudana. .Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. raja negara Astina. Arya Prabakesa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Dewi Arimbi. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajawikalpa dan Kalabendana.

Brajamusti. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Brajadenta. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. setia. Arya Prabakesa. ingin selalu menang sendiri. Ia berwatak sombong. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. senang menurutkan kata hatinya. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. gagah perkasa dan sangat sakti. Dewi Erawati.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Dewi Surtikanti. tangguh. Arimba/Hidimba. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.peristiwa . Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Brajalamatan dan Kalabendana. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. pendendam. pemberani.

yang penuh dengan kekerasan. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Dalam perang Bhratayuda. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja Mandura. raja Astina dan Adipati Karna. raja negara Lesanpura. . raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Prabu Duryudana. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. putri Prabu Kiswaka.

berkaki putih . raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. pemberani. semuanya berwarna hitam. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. serakah. tangkas.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. banyak tingkah dan pandai bicara. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. trengginas. Cakil memiliki sifat. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Ia berwatak kejam.

Arya Danduwacana. ketika dipinang oleh Arjuna. Ia mempunyai dua kakak kandung. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. di kawasan hutan Mertani. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Setelah pesta perkawinan selesai. Pada mulanya Dadungawuk menolak.(=pancal panggung/Jawa). Bersama kakaknya. yaitu : Prabu Yudhistira. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Arya Dananjaya sangat sakti. Atas seijin Bathari Durga. . putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura.

Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Berwatak pemberani. Jangettinelon. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Podangbinurehan. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Ditya Sapujagad. Dandangminangsi. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. gagah perkasa. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. negara Jodipati. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. jujur. Kepada Bima. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. hak memakai nama Arya Dandunwacana. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Arya Dandunwacana menyerahkan. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Celengdemalung. Menjanganketawang dan Cecakandon. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. pusaka Jala Sutra Emas. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar.

. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Anantareja. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. pendiam. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. yang mempunyai kesaktian. Arya Danurwenda masih kecil. Hyang Anantaboga. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Nagapratala. Ia berkulit Napakawaca. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. jujur. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan.

raja negara Srawantipura. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Amba. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Wresni dan . Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Putri sulungnya.

raja Amarta. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. masing-masing bernama . dan berputra tiga orang lelaki. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. dan Dewi .Andaka. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Druhyu. Kumbina dan Dwarawti). Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. putri Sanghyang Indra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. raja negara Astina. Yadu dan Turwasu. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewi Drupadi. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. istri Prabu Yudhistira. Lesanpura.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. raja daitya negara Parwata. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Dewayani meminta Resi Sukra. masing-masing bernama . Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.

Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. menghadapi senapati perang Kurawa. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Pada saat itu roh Ekalaya. Resi Drona berwatak. raja negara Dasarna. memiliki sifat pemberani. tinggi hati. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. sombong. istri Arjuna. Setelah melalui pertempuran sengit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. putri Prabu Hiranyawarma. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. banyak bicaranya. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. . yaitu Resi Drona. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Drestaka dan Drestara. bengis. Ia tewas dibunuh Aswatama. congkak. tangkas dan trenginas. putra Resi Drona.Srikandi. cerdik. Drestadyumna berwajah tampan. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa.

yang memenggal putus kepalanya. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna).tetapi kecakapan. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. kecerdikan. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. raja negara Tempuru. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Untuk mencari pengalaman hidup. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. setelah gugurnya Resi Bisma. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. putri Prabu Purungaji. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. putra Prabu Drupada.

Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Di dalam perang besar Bharatayuda. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Dalam masa kekuasaanya. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan.sabar. bijaksana. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. luhur budinya. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada.Hargajembangan. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dewi Drupadi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. teliti dan .

Srutasoma dari Bima. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. 3. yaitu. Yudhistira. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Ia selalu berbakti terhadap suaminya.Partawindya dari Yudhistira. Srutanika dari Nakula 5. Menurut pedalangan Jawa. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. gagah dan bermulut lemar. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Srutawarman dari Sahadewa. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. ia sangat sakti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Nakula dan Sahadewa. Ia berbadan besar. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dursala mempunyai watak dan sifat. Arjuna. Bima.setia. Sedangkan menurut Mahabharata. Srutakirti dari Arjuna 4. 2. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Selain pernah berguru pada Resi Drona. 1. takabur. Dursala tewas dalam pertempuran . Akhir riwayatnya diceritakan. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca.

senang meremehkan dan menghina orang lain. takabur. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Citraboma. Durmuka. gagah dan bermulut lebar. Durmagati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Carucitra. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.gemar bertindak sewenang-wenang. (raja negara Banyutinalang). Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Dursasana berbadan besar. Kartamarma. Surtayu. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati (raja Negara Bukasapta). Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Bomawikata. putri Adipati Banjarjungut. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Wikataboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Gardapura . mempunyai watak dan sifat. Citraksa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Kartadenta. Surtayuda. besar kepala. Citraksi. Citrayuda. Durgempo.

keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Gardapura. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksi. Citraksa. Carucitra. Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Durgempo. Surtayu. dihantam gada Rujakpala.hancur berkeping-keping. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Wikataboma. Diantara 100 orang. dan Widandini (raja negara Purantara) . . Citraboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citrayuda. Durmuka. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Durmagati. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartadenta.

putri hapsari/bidadari Warsiki.Hidupnya serba mewah. jujur. Menjelang . Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Wataknya bersahaja. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. tekun dan tabah. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. sangat mencintai istrinya. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ia adalah raja negara Paranggelung. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Sindu. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. setia. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. keinginanya selalu terlaksana. gaya dan kata-katanya serba menarik. menarik hati. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ekalaya seorang raja kesatria. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Ekalaya berwatak.

putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. . Winata dan Wimuka/Wilmuka. Jawa). Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. raja negara Mandura. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. setia. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. penuh belas kasih. Dewi Erawati berwatak. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Dewi Banowati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. sabar dan wingit. Dewi Surtikanti.kematiaanya. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya.

Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. semenjak jaman Arya Dandunwacana. . Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. raja negara Mandaraka. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati.

murid Resi Boma. raja negara Astina. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. menantunya yang setelah menjadi . Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. teguh sentosa. dan berputra dua orang bernama. gagah berani. bersahaja. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. pendiam dan sakti. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Karena penggantinya. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata.

menurut Mahabharata. pendiam. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. gagah. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Ia berwajah tampan. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. pemberani. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. tegap. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Prabu Gandabayu meninggal. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. . Ketika ayahnya. Sedangkan menurut pedalangan.

Surtayu.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. masingmasing bernama . Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Wikataboma. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. . dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Kartadenta. Gardapati (raja negara Bukasapta). yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Kurawa terhadap Pandawa. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Citraboma. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Durmagati. Arya Sakuni. raja negara Astina. Citrayuda. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Gardapura. Surtayuda. Durmuka. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bogadatta. Carucitra. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. (raja negara Turilaya). Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa.

Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. Dewi Srikandi. masing-masing bernama . Dewi Gandawati ikut belapati. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. sabar dan teliti serta setia. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. yang kemudian menjadi istri Arjuna. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. . Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. luhur budinya. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. 2. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. bergelar Prabu Drupada.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. 1. Dretadyumna/ Trustajumena. Arya Sucitra. bijaksana. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. raja negara Amarta. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. 3.

yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Dewi Wersini. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. raja negara Karanggubarja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. karena ingin memperistri bidadari.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. putri Prabu Kalayaksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. raja negara Garbasumanda. senapati perang negara Dwarawati. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Dewi Garbarini. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya.

Citraksa. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Durmuka. cerdik dan licik. . Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. Citraksi. raja negara Glagahtinalang. Carucitra. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Bomawikata. Gardapati berwatak keras hati. Dengan kesaktiannya. Citrayuda. Durgempo. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima.Kurawa. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Gardapura . Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartadenta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durmagati. Durgempo. Bomawikata. Surtayu. Wikataboma. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Citraboma. Citrayuda. Surtayuda. Carucitra. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. Bogadatta (raja negara Turilaya). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmuka. Kartadenta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). congkak. Wikataboma. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Citraksa. Citraksi. Surtayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta.

putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. kaki pincang. Matanya juling. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. keras kepala. cerdik dan licik. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Aslinya. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. . putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa).Gardapura bersifat sombong. sehingga tiada yang kalah dan menang. Gareng bernama Bambang Sukskati. kakaknya. hidung bulat bundar. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Setelah selesai tapanya. Nala Gareng berumur sangat panjang. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. tak berleher. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. dan masuk dalam golongan panakawan. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. terjadilah peperangan antara keduanya. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. perut gendut. ia hidup sampai jaman Madya. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima.

Gatotkaca telah membuat huru-hara. Begitu lahir di dunia. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. ibunya bernama Dewi Arimbi. Brajamusti. Sebagai raja muda di Pringgadani. Dalam pewayangan. Ia adalah anak Bima. adik Arimbi. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.Gatotkaca GATOTKACA. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Sebelum itu. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. kakak ibunya yang bernama Arimba. menjadi raja di negeri itu.

itu bukan diserahkan pada Arjuna. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Ia mengenakan Caping Basunanda. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Karena kesal. Tubuhnya tetap utuh. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Usahanya ini tak berhasil. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. anak Arjuna. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Dari perkawinan dengan Pergiwa. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Senjata.untuk keperluan itu. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. musuhnya akan mati. Di kahyangan. yang bernama Kunta Wijayandanu. Setelah penggemblengan selesai. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Namun. Tutuka pingsan. Setelah tali pusarnya putus. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. . Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. penutup kepala gaib. Namun. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. putri Batara Surya. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Bima dan Arimbi mengizinkan. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. begitu tali pusar itu putus. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa.

Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. dan Mladangtengah. ketika mereka berperang tanding. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Abimanyu. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Guritna. ada lagi nama alias Gatotkaca. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Purbaya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. yakni Kalananata. sesudah Gatotkaca gugur. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Sebagai raja muda Pringgadani. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Ketika jatuh ke bumi. dan Bimaputra. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. karena ia le-laki. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. . Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Trincingwesi. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Karena itu.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. terutama Brajamusti. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Sebenarnya. Menjelang ajalnya. Krincingwesi. dan amat menyayangi Gatotkaca. Arimbiatmaja. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Akibatnya. Namun. ia terbang amat tinggi. Gurubaya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Bimasiwi. Bra-jadenta. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Kancingjaya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan.

Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Sesuai janjinya. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Pregiwa . Baru saja latihan perang itu dimulai. Gatotkaca Sungging 4. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Gatotkaca menjawab. Brajadenta . datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala.Pregiwati 3. putra Dursasana. para putra Pandawa. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Aji Narantaka 12. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. ia sadar. Gantotkaca Rante 10. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Namun. para putra Pandawa. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Kalabendana Lena 9. Gatotkaca Sewu 5. sehingga pingsan.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Subadra Larung 11. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Selain malu. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini.Brajamusti 8. dengan Aji Narantaka itu . yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Wahyu Senapati 7. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya.

Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Sukarno. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Gatotkaca menyambar dari udara. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Pada tahun 1960-an Ir. dan Dursala. dan Guntur Samodra. hanyalah Prabu Kala Pracona. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. yakni Butaprepat. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Dalam perang melawan raksasa. Mengenai soal wanda ini. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Patih Kala Sakipu. lengkap dengan taringnya. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Presiden RI. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. dengan muka agak . yakni wanda Kilat. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Di Surakarta. Bentuk badannya tegap. Tatit. mukanya tidak terlalu tunduk. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Guntur Prahara. Gelap. sedangkan kata kaca artinya rambut. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I.1820) di Surakarta. Badannya kekar dan kokoh. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. dan Dukun. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Boma Narakasura. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Panglawung. tidak diketahui dengan jelas. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Dalam pewayangan. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. dengan wajah mirip Bima. Guntur. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. sehingga menampilkan kesan gagah. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Nama itu diberikan karena waktu lahir. dan Abimanyu di darat.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura.

memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. seolah mencerminkan sifat andap asor. Baca Bima. Sementara itu. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. lengkap dengan taringnya. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Pergiwati. Dewi. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat.datar. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Wajahnya juga memandang ke bawah. membagi Gatotkaca atas empat wanda. dengan tubuh besar. dan Sukarno. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. tunduk. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Wanda Guntur. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. kuat. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. wajah raksasa. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. . raja Mataram. Dulu.

Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Kurawa terhadap Pandawa. Surtayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Durmuka. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Citraboma. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Arya Sakuni. Citrayuda. Bogadatta. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Gardapura. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). raja negara Astina. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. (raja negara Turilaya).Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. masingmasing bernama . raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Wikataboma. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. suaminya. Arya Watubaji. Kartadenta. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Durgempo. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. lembut. dengan bantuan Dewi . Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. baik budi. sederhana. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapati (raja negara Bukasapta). istri Bathara Derma. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Durmagati. Carucitra. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Surtayu.

dengan Dewi Ulupi. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Endang Pregiwa. Endang Pregiwati. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Sedangkan menurut Mahabharata.Wilutama. Wisanggeni. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. bernama. tekun dan wingit. Ia berwatak tenang. Kumalasakti. Setelah ada kesepakatan. salah satu dari lima satria Pandawa. dari pertapaan Yasarata. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. menjelang pecah perang Bharatayuda. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. . di keputrian negera Surateleng. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Wijanarka. Prabukusuma. jatmika. ayahnya sendiri. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Wilungangga. sesuai dengan takdir dewata. Antakadena dan Bambang Sumbada. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Akhir riwayatnya diceritakan. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Sumitra. Abimanyu. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Bratalaras. Kumaladewa.

Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. begitu kelahiran Dewabrata. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. . raja negara Astina. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga.

Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. perkasa dan berwajah setengah raksasa. ingin menangnya sendiri. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Karenanya berbadan tinggi besar. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. keras hati. bengis. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Prabu Supala raja negara Kadi. raja raksasa dari negara Widarba. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Ia sangat sakti. . gagah.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. penganiaya. Untuk memenuhi ambisinya.

Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. istri Arya Prabu Rukma. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. berwatak angkara murka. istri Arya Prabu Rukma. . ayahnya. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. berwatak angkara murka.

Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Jayadrata. .Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. penuh kesungguhan dan setia. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Arya Wirata dan Arya Surata. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. dan bergelar Prabu Sinduraja. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. ayahnya. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. berani.

Sebelum menemui ajalnya. karena ketika . Raden Gatotkaca. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. bernama. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. mengutus adiknya. Bambang Sasikirana. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Prabu Jayamurcita. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. raja negara Madukara (lama). dan Arya Suryakaca. istri Arjuna. Merasa sangat sakti. raja negara Pringgandani. putra Dewi Suryawati. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. putra Dewi Pregiwa.

Samba. tangkas dan terampil. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Karena mati sebelum takdir. berwujud sebagai wanara / kera. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. ibunya. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. tangguh. raja negara Dwarawati. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. gesit. sangat berbakti dan penuh belas kasih. daripada tinggal di istana Dwarawati. Drestadyumna dapat dihidupkan . tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Jayasupena tidak bisa terbang. waspada. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. sabar. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Gatotkaca. cerdik pandai. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. dengan Dewi Trijata. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. kesetiaan. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Dari perkawinan tersebut. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. yang berwajah sangat tampan. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Demikian pula dengan tabiat. Ketika lamarannya ditolak. ia memperoleh dua orang putra bernama . dan Gunadewa. setia. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Dewi Jembawati berwatak jujur. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna.perang berlangsung ia masih kecil. teguh. berani tak mengenal takut. Perbedaannya. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala.

Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Brajalamatan dan Brajawikalpa.kembali oleh Prabu Kresna. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. raja negara Dwarawati. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. bernama. Brajadenta. Prabkesa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Dewi Arimbi. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. dari negara Wirata. setia. sangat jujur. raja Awangga. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. . Arimba/Hidimba. Brajamusti. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati.

Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. namun memiliki gerakan yang cekatan. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Dalam cerita pedalangan. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Karena pembawaannya yang agak tolol ini.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Bertubuh gemuk pendek. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Daya berpkirnya lambat. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. putra ke-empat Prabu Basukunti. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Dalam peperangan. dari negara Mandura. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). . Merasa sangat sakti.

Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. kakak Arya Ugrasena). Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. serakah. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. putri Prabu Rumbaka. mau menangnya sendiri. Dalam peperangan tersebut. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. bengis. Prabu . juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. kejam.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. suka menurutkan kata hati. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. istri Prabu Basudewa. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. serakah. Berwatak angkara murka. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. raka negara Astina. raja negara Astina. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. pemberani dan sangat sakti. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. seperti Arya Prabu Rukma. Arya Ugrasena. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena.

oleh Suratrimantra. adik Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Dengan dukungan Suratimantra. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . raja negara Astina. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). penghianat. pamannya yang sakti. Karena sangat sakti.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. keras hati. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. raja Mandura. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Pemberontakan Kangsa gagal. Ia lahir di negara Bombawirayang. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. permaisuri Prabu Basudewa. Setelah remaja. ingin menangnya sendiri.

Resi Druwasa. Basukarna adalah anak buangan. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita.Karna KARNA. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. . yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Waktu masih berusia remaja. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Prabu Basukunti. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. putri bungsu raja Mandura. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Basukarna adalah putra sulung. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. padahal ia masih gadis. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung.

Menjelang masa remaja. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Tahun berganti tahun. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya.yang artinya telinga. dan matahari sudah naik. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. dan Yama Widura. atau Suryatmaja. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Setelah lahir. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. yakni putra-putra Drestarastra. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Pandu. Dengan ilmunya yang tinggi. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. ia diberi nama Karna . Itulah sebabnya. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. . Namun permohonan itu ditolak. Manakala hari telah terang. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. sering bangun siang. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Nama lain baginya adalah Talingasmara. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Maka. Alasannya. Resi Krepa. sesudah masa kehamilannya cukup. Itulah sebabnya.

***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Karna menjadi Adipati di Awangga . Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Duryudana. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. ataukah sebaliknya. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Lebih-lebih Arjuna. Keduanya seimbang sama kuat. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. ditolak. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Yakin. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Adu tanding pun dimulai. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. termasuk para Kurawa. Namun Kunti juga ragu. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Lagi pula.

Dan. Basukarna. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. kutukan itu akan terbukti. menyengat paha Basukarna. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. yaitu raja penguasa di Awangga. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. walaupun telah menjadi menantunya. Karna harus menyamar sebagai brahmana. yakni ilmu ketrampilan memanah.yang menentukan hidup atau mati. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. sehingga keringatnya bercucuran. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. atau raja muda. Saat itu seekor ketonggeng. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. kelak ternyata. melainkan seorang ksatria. pada saat yang genting . masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. putri Prabu Salya. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. sejenis kalajengking berbisa. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. . sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Karena merasa ditipu. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. raja Mandraka. adik Surtikanti.

tahu membalas budi. yaitu Batara Surya. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. percaya diri. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. teguh dalam pendirian. Dalam pewayangan. Bima. dan mengaku sebagai Arjuna. Ki Nartasabda. Meskipun sebelumnya telah tahu. Jadi. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. "Ingatlah Karna. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan." . Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. salah lihat. yakni Prabu Anom Duryudana. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. putri sulung Prabu Salya. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. tetapi gagal. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. sebab Batara Endra. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. dan Arjuna. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. siapa pun yang memintanya. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Selain seimbang kesaktiannya. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya.

Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Kini.yang masih dalam ujud brahmana. Esok harinya." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya .." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Karenanya.. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa.. Tanpa menanyakan. . Hamba sendiri yang akan melepaskannya. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan.. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Jika seorang brahmana datang meminta. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. ksatria mulia. . pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. ambillah. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Namun. apa alasan brahmana itu memintanya. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna." Demikianlah. dengan senang hati hamba akan menerimanya.. Kresna secara khusus datang menemui Karna. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. sebagai ganti barang yang hamba ambil.. Karna menolak bujukan itu dengan alasan." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. berkata: "Karna. Sehari menjelang Baratayuda. Pada pertemuan empat mata. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan.

sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. sifat iri.." Karna: "Kakanda Kresna. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Itulah sebabnya. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. bagaimana pun. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan.. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. dan dengki mereka. Yang penting. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Jadi. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang." Kresna: "Tetapi. Adinda telah mengenal para Kurawa. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Namun. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. . Dinda Karna. Barata-yuda harus segera terjadi." Kresna: "Saya memahami hal itu. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan.. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Rasanya.Kresna: "Dinda Karna.. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Kakek Abiyasa. Begawan Drona. pendirian mereka. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. culas. sejak masih remaja. . kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka." Karna: "Kakanda Kresna. Adinda tahu benar. sehingga Baratayuda dapat dicegah. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. bukan perang kecil. Resi Krepa." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Bahkan Maharesi Bisma. Itu adalah kewajiban Adinda. Kakanda Kresna.

kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu." Kresna: "Adinda Karna. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. . Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Namun. bagaimana pun. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Dinda Basukarna . Demikian pula. Coba renungkan hal itu. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya." Karna: "Itu pun Adinda pahami." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. jelas berbeda. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya." Kresna: "Adinda Karna. seandainya Adinda yang menang. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun.terjadi sebagaimana seharusnya.. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat." kata titisan Wisnu itu. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Entah siapa yang akan kalah. Adinda tahu. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma.. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. selalu harus ada yang menjadi korban.. Seandainya Adinda yang gugur. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. lewat tengah hari. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Sekali lagi. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Hati kecilnya merasa. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. kita semua belum tahu. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Karenanya. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Namun. dan siapa yang akan unggul. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna.

Namun hamba mohon. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. cobalah engkau renungkan barang sejenak. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Tidak bisa tidak. Namun.. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. . Namun.. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Anakku. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. ." Kunti: "Tetapi . engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu." Kunti: "Karna. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Aku. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. junjungan hamba. ada yang . Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Hamba mengerti. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati.. Engkau tentu juga tahu.. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Arjuna. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Hanya karena keadaan. adik-adik hamba. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Karna Anakku. Ibunda mengerti.. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga.. dengan menguatkan hati.. Ibunda tentu juga tahu." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Namun. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. engkau adalah prajurit sejati. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya."Basukarna anakku. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. ibumu ini. Engkau seorang ksatria utama. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Para dewa dapat menjadi saksi. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. perang besar akan terjadi esok hari... bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Namun. betapa remuknya hati seorang ibu. Dapatkah engkau membayangkan..

Dalam Baratayuda. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Doaku untukmu.. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Jika hamba gugur. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa.. Tetapi. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu.. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. . Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. anakku. sebagai ksatria. Karna. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. memelihara dan mengasihimu. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. penguasa Astina itu mulai khawatir. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca.. Demikian pula. Puluhan tahun. Untuk itu. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. buah hatiku . sejak engkau masih berujud bayi merah. izinkan aku memelukmu. jika ia tidak ikut beperang. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. menciumi ubunubunnya. kemuliaan. Aku tidak berkesempatan merawat. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata.. derajat dan pangkat. mengorbankan orang yang disayanginya. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. anakku. Dan... walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Kesedihanku sebagai seorang ibu. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. anakku . mungkin Baratayuda akan gagal.harus mengorbankan suaminya. Kunti lalu berkata: "Anakku.. aku telah kehilangan engkau. maafkanlah Ibumu ini. kumohon kepadamu.. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Karena itu. Pertimbangan yang lain adalah. batal. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . maka ia akan gugur sebagai pahlawan. tidak terlaksana." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Ibunda Dewi dapat membanggakannya.. dan .

Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Karena jika bukan dia yang gugur. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Sementara itu. Namun. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. yang paling tepat adalah Prabu Salya. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. sebagaimana dikehendakinya. Dan. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Karena desakan Duryudana ini. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Basukarna . Alasannya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. mengasuh. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. dan mengasihinya. kemudian membujuk Prabu Salya. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Basukarna. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Duryudana dengan cepat melerai. raja Dwarawati. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Agar seimbang dan tampak sederajat. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Hanya karena bujukan Duryudana. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Duryudana lalu meng-ingatkan. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. dan menurut anggapannya. melesat ke arah dada Arjuna. Panah Wijayacapa meluncur deras. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca.cari Arjuna. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang.

Basukarna mendapat dua orang putra. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. yakni patih Kadipaten Awangga. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Jadi. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. putri Prabu Salya. Pada saat Baratayuda berlangsung. Suatu hari. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. putri Prabu Anom Duryudana. Permadi mencoba membantah. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Dengan demikian. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. . Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Tetapi versi lain menyebutkan. abang satu ibu lain ayah. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan.gugur karena siasat licik Kresna. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. selain sebagai ipar. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Ia mempersalahkan Adimanggala. Dari keterangan para dayang. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. turun dari kereta. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah.Bhs. Permadi sanggup. ia juga merupakan besan. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . namun tidak seorang pun yang percaya. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri.

yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Diterangkan. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Karenanya. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Usaha Permadi ini berhasil. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Guna me-nyirnakan angkara murka. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Lagi pula. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. dan terjadilah perang tanding.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Setelah tahu apa yang terjadi.Dalam waktu singkat. dan bahkan juga nama baiknya. Karna menolak. Dalam pewayangan di Indonesia. . dewa itu segera melerainya. terpaksa menerima kenyataan itu.

Basukarna.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . atau Basusena. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Kelak. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Karna ternyata sanggup. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. selain dendam pada Arjuna. . Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Lihat juga Kunti. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Dalam Mahabarata.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. bukan bangsawan). dan Arjuna. Dewi. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa.

Citraboma. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. lincah. Setelah mertuanya meninggal. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durgempo. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia berbadan besar. . Kartamarma memliki perwatakan. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. cerdik. Durmagati. Kartawiyoga berwatak keras hati. Carucitra.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Citrayuda. pandai bicara. Citraksi. Citraksa. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. putri raja Banyutinalang. berani dan selalu menuruti kata hati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartadenta. keras hati. Duryudana (raja Negara Astina). Durmuka. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Bomawikata. gagah dan berwajah setengah raksasa. Surtayu. Surtayuda. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati (raja negara Bukasapta). Wikataboma.

Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Kencakarupa berwatak keras hati. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. berani dan . yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yaitu. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. dengan Dewi Durgandini. yaitu.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Setatama. telah datang menyusul Kakrasana. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Bagawan Abiyasa. Upakeca / Rupakeca. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. ingin menangnya sendiri. Citragada dan Wicitrawirya. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. dari padepokan Retawu. raja negara Astina. penghianat. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Rajamala.

Prabu Matswapati. . Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda.selalu menurutkan kata hati. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. setia dan penuh pengabdian. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Akhir riwayatnya diceritakan. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Krepa berwatak jujur. Kisah lain menyebutkan. Cerita Pedalangan menyebutkan. Dalam Mahabharata diceritakan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu.

sampai akhir hayatnya. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. . dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.

berputra: Saradewa (berwujud raksasa). berputra . seorang swarawati keraton Mandura. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.Dewi Jembawati. 2. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. dari negara Lesanpura. Terompet/Sangkala Pancajahnya. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. berputra . Kembang Wijayakusuma.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Kakrasana. Ia lahir kembar bersama kakaknya. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. antara lain. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Kaca paesan. berputra . Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. . Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Senjata Cakra.Dewi Rukmini. 4. 3. adalah putra Prabu Basudewa. Arya Setyaka.Dewi Setyaboma. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi.Dewi Pratiwi. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda.

Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Endang Pregiwati. Puntadewa. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Bratalaras. dengan Dewi Jimambang. bernama. Sumitra. Daya khasiat minyak Jayengkaton. tenang. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. putri Prabu Kunti. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Bagawan Wilawuk. Abimanyu. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Wisanggeni. Nakula dan Sadewa. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Bambang Irawan. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Arya Basudewa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. raja negara Astina. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. apabila dioleskan pada pelupuk mata. putra Prabu . raja Boja. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. setia dan wingit. kakaknya. Prabu Kresna menginginkan moksa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Ia berwatak penuh belas kasih. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Endang Pregiwa. Sejak kecil. Wilugangga. Antakawulan dan Bambang Sumbada. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Bima/Werkundara dan Arjuna. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Wijanarka. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. pemberani. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama.

raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. putra kedua Adipati Karna. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia mempunyai kakak kandung . Akhir riwayatnya diceritakan.Pandu dengan Dewi Madrim. menarik hati. gaya dan kata-katanya serba menarik. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Hidupnya serba mewah. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Wataknya bersahaja. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. yang menjadi istri Arya Warsakapura. keinginanya selalu terlaksana. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda.

Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dari perkawinan tersebut. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa.bernama Narasoma. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. adik Prabu Gorawangsa. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. raja negara Mandura. Kangsa pergi kenegara Mandura. diusir keluar dari negara Mandura. Kedua putra kembarnya. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. sabar dan Wingit. setia. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Oleh Kangsa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Prabu Pandu. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. raja negara Widarba. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dengan dukungan Suratrimantra. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. digauli oleh Prabu Gorawangsa. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. tetapi juga putra Prabu Basudewa. . Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. raja negara Mandura.

Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. seorang hapsari/bidadari. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. seorang hapsari/bidadari. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. wilayah negara Mertani. percaya akan kekuasaan Tuhan. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. yaitu. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati mempunyai watak. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . ikhlas. ikhlas. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Akhir riwayatnya diceritakan. di daerah kerajaan Jodipati. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. padepokan Pandansurat dimerdekakan. sabar. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. sabar. Akhir riwayatnya diceritakan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. percaya akan kekuasaan Tuhan. Mandrapati mempunyai watak.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Narasoma dan Dewi Madrim. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. yaitu. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Menurut purwacarita.

dari negara Mandura bernama. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. setia. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Dewa Tabib.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Nakula tidak akan dapat lupa . cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. sangat berbakti. Puntadewa. Mereka bertemu. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. dari negara Mandaraka. dengan permaisuri Dewi Kunti. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. manusia kera kekasih dewata. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Dari perkawinan tersebut. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Ia lahir kembar bersama adiknya. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. salah satu dari lima satria Pandawa. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa).

. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Senapati negara Mretani. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. wilayah negara Amarta. putri Resi Badawanganala. 1. Dewi Madrim. belas kasih. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Dewi Srengganawati. raja negara Awuawulangit. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. setia. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. taat. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . 2. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Nakula mempunyai watak jujur. Setelah selesai perang Bharatyuda. Ia juga mempunyai cupu berisi. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.

yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Narasinga menjadi sangat sakti. Arya Singamulangjaya. raja negara Surateleng. Ia tewas dalam . Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Karena ketekunannya bertapa. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura.

Ibunya bernama Dewi Kandini. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Setelah ayahnya. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Sedangkan dalam olah keprajuritan. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Karena itu selain sakti.peperangan melawan Narayana. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. selain berguru pada ayahnya. jujur. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Selain sakti. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Senapati perang Dwarawati. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . putra Prabu Basudewa. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. andel Resi Palasara.. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. putri Arya Kidangtalun. putra Sanghyang Brahma. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. setia. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. dari negara Lesanpura. putra Prabu Kresna. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian.

Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Dalam kitab Adiparwa. Bagawan Sarmiti. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. 1. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Ia seorang anak yatim. berputra . Sumitra. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. jujur dan adil. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Dewi Niyedi 5. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Wijarnaka. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Dewi Puyangan. salah satu dari lima satria Pandawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Tamioyi 3. berputra . dengan Dewi Manuhara.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Kumalasakti. Dewi Gentang. Dewi Impun. Bratalaras. Dewi Satapi/Dewi Tapen. berputra . yaitu . Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. berputra . Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Kumaladewa. Wilugangga. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Antakadewa dan Bambang . Prabakusuma. Abimanyu. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. berputra . ia masih dalam kandungan ibunya. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Ia berwatak bijaksana. Dewi Dangan. Ramayana dan Pramasata 2. Ramaprawa dan Basanta. Bambang Irawan.

raja negara Pringgondani. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Abimanyu. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Brajamusti. dengan Dewi Manuhara. baik budi. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Brajawikalpa dan Kalabendana. bernama. Baru setelah remaja. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Kumaladewa. Dewi Arimbi. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Brajadenta. setia. Kumalasakti. Brajalamatan. Prabakusuma. Arimba/Hidimba. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. bernama. jujur. setia. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya.Sumbada. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Antakadewa dan Bambang Sumbada. setia. Dari perkawinan tersebut. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Arjuna. Wilugangga. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Ia dan adik bungsunya. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Bambang Irawan. putra Prabu Puntadewa. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Arjuna. Sumitra. Bratalaras. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Wijanarka. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Dewi . berbakti dan teguh dalam pendirian. jujur. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan.

Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Bambang Irawan. berwatak angkara murka. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. raja negara Awangga. raja raksasa dari negara Manikmantaka. tenang. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Wijarnaka. halus. mengalahkan semua para Dewa. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Wilugangga. Bratalaras. Wisanggeni. Dewi Mustakaweni. Antakawulan dan Bambang Sumbada. dengan Dewi Supraba. besar tanggung jawabnya. Akhir riwayatnya diceritakan. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Ia kemudian mengutus patihnya. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Kumaladewa. Atas keputusan Bathara Guru. Ia adalah putra Arjuna. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. yaitu. Wilugangga. baik tingkah lakunya. Endang Pregiwa. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Kumalasakti. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona .Arimbi. Abimanyu. putri Bathara Indra. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Endang Pregiwati. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Sumitra. jatmika. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Ia sangat sakti.

Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. . yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa.dan Kasipu. Dewa keadilan dan kesejahteraan. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Kedua putranya. seorang swarawati Keraton Mandura. Suaranya lantang. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. setelah selesainya perang Bharatayuda. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. senang bergurau. Ken Sagupi. dengan Ken Sagupi. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. yaitu. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Akhir riwayatnya diceritakan. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. dan Dewi Rarasati/Larasati. Arya Udawa. Wresni dan Andaka.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Sitija. dan sangat berbakti. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. sabar. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. . ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata.Dewi Pratiwi berwatak setia. dengan Dewi Darmastuti. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai watak. Dewi Banowati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. raja jin negara Mertani. seorang hapsari/bidadari. dan dua orang adik kembar lain ibu. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. masing-masing bernama. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. percaya atas kekuasaan Tuhan. setia. ikhlas. yang kemudian diberikan kepada putranya. tekun dalam agamanya. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Surtikanti. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. sabar. jujur. penuh belas kasih. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. jujur. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Dewi Erawati. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Ia juga terkenal pandai bermain catur. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Dewi Pujawati berwatak. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Bima/Werkudara dan Arjuna. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi.

Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. . Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Arya Gamdamana. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. raja negara Mandaraka. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Setelah menobatkan Parikesit. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Atas perintah Arya Sakuni. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura.Dalam perang Bharatayuda. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. serta berjiwa penjilat. Ia seorang arsitek ulung.

Kecaka/Kencakarupa. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. bernama.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Ia sangat sakti. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. yaitu: Resi Bisma. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Upakeca/Rupakenca. Menurut ketentuan dewata. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Resi Balarama/Baladewa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. tidak bisa mati selama masih terkena air. masing-masing bernama . dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Duryudana dan Bima. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Dewi Nirada. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. raja negara Astina. Setatama. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Citragada dan Wicitrawiya. Rajamala berwatak keras hati. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. sais kereta kerajaan Astina. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. berani. . Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Adipati Karna.

istri pertama Arjuna. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dewi Rarasati berwatak setia. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. yaitu : Arya Udawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Arya Prabu Rukma. Dari garis keturunan ayahnya. putri Arya Prabu Rukma. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. . dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa.dengan permaisuri Dewi Rumbini. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. dengan Ken Sagupi. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. seorang swarawati keraton Mandura. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Bambang Sumitra dan Bratalaras. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. sabar. Ken Sagupi. raja negara Astina. ia mempunyai tiga orang saudara. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. patuh dan berbakti. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. mengerti dan menguasai dirinya. sangat menginsyafi.

hatinya keras dan sedikit suka usil. halus. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. bernama. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. raja negara Astina. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). yaitu. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Bagawan Abiyasa. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. sabar. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). cerdik pandai. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. bernama. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. tenang. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Rajamala. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Setatama. Ia meningal dalam usia lanjut. Narayana. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Dewi Surtikanti. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). dari padepokan Retawu. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Kencaka/Kencakarupa. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Citragada dan Wicitrawirya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. dengan Dewi Durgandini. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Dewi Erawati. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. .

setia. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. putri Resi Badawanganala. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata.Rupakenca berwatak tinggi hati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Dewa Tabib. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Prabu Matswapati. Sadewa mempunyai watak jujur. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Akhir riwayatnya di ceritakan. dari negara Mandura. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Setelah selesai perang Bharatayuda. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Bima/Werkundara dan Arjuna. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia lahir kembar bersama kakanya. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Selain sangat sakti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. belas kasih. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Puntadewa. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Nakula. sombong. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. bernama. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Akhir riwayatnya diceritakan. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. wilayah negara Amarta. taat. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful