Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Dewi Nagagini. ketika masih muda disebut Nagasesa. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala.Antaboga ANTABOGA. Dalam pewayangan. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Selain itu. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). istrinya. walaupun terletak di dasar bumi. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. putri Sang . tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. walau itu anaknya. menikah dengan Bima. orang kedua dalam keluarga Pandawa. anaknya sendiri. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Sang Hyang Antaboga. Karena Nagatatmala memang bersalah. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. setiap 1000 tahun sekali. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. putri Anantaswara. tetapi dalam keadaan triwikrama. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Ibunya bernama Dewi Wasu. sesuai dengan yang dikehendakinya. Putrinya. ia mempunyai dua anak. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. SANG HYANG. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Untunglah Dewi Supreti. ujudnya tetap seekor naga. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Dalam pewayangan disebutkan. istri Batara Yamadipati. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja.

bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. melainkan mengaduk-aduknya. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. dan saat itulah muncul Batara Guru. Itu pula sebabnya. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. para dewa bukan membor samudra. dibawa ke samudra. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Untuk membangun ikatan keluarga. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Namun setelah berhasil memutarnya. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. yang artinya mengaduk-aduk. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Batara Guru menyanggupinya. Nagasesa menjawab. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Tidak hanya itu. cahaya terang memasuki mulutnya. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong.Hyang Wenang. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. . oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. mengacau. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru.

tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Antareja tidak pernah ada. Dalam Kitab Mahabarata. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Kata an atau artinya tidak. Sebenarnya sebutan itu keliru.Perlu diketahui. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Bersama dengan menantunya. yakni Antareja. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Antaboga berangkat ke kahyangan. Jadi. yang benar adalah Aji Kawastram. Kata ‘maya’. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. artinya. Lihat Antareja. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. dan Candrabirawa. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. tak terlihat. . karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. kata anta artinya batas. cucunya. Prabu Kresna. cucu Sang Hyang Antaboga. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. yang suami Dewi Pertiwi. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak.

Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. yang mempunyai kesaktian. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. bernama: Raden Gatotkaca. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). pendiam. putri Prabu Ganggapranawa. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. dan Arya Anantasena. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Anatareja berkulit napakawaca. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. . sehingga kebal terhadap senjata. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. salah satu dari lima satria Pandawa. dengan Dewi Nagagini. Lidahnya sangat sakti. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. pemberian ibunya. dan berputra Arya Danurwenda.

yaitu : Anantareja. dengan Dewi Urangayu. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. salah satu dari lima satria Pandawa. putra Dewi Nagagini. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. dan Gatotkaca. yang dapat . Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. putra Dewi Arimbi. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu.

Setelah dewasa. Brajawikalpa dan Kalabendana. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. bersahaja. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. menggantikan kedudukan kakaknya. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Arimba/Hidimba. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. dengan Dewi Hadimba. kekuasaan . Prabu Arimba. raja raksasa negara Pringgandani. Anantasena berwatak jujur. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. tidak pernah berdusta. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. berani kerena membela kebenaran. Brajamusti. salah seorang dari lima satria Pandawa.mengembalikan kematian di luar takdir. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. bernama. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Brajadenta. terus terang. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arya Prabakesa. putra Prabu Pandu. Brajalamatan.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

raja Boja. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Prabu Rumbaka. cerdik pandai. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. swaraswati keraton Mandura. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Arya Basudewa. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. raja negara Surateleng atau Trajutisna. dan bergelar Prabu Bismaka. putri Prabu Kunti. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. raja Negara Kumbina. Akhir riwayatnya diceritakan.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . putra Prabu Rumbaka. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. dengan Dewi Krepi. trengginas. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Ia berambut dan . dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati.

Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. dengan Dewi Anggini. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Dari ayahnya. Ketika ayahnya. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. keturunan Prabu Citragada. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Resi Drona). Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. pemberani. raja negara Magada.

Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . percaya akan kekuasaan Tuhan. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan.Bagawan Bagaspati. ayahnya. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. seorang hapsari/bidadari. Dewi Pujawati. Bagaspati sangat sakti. suara besar agak serak (agor . dan berputra Dewi Pujawati. lucu. Akhir riwayatnya diceritakan. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Bagaspati mempunyai watak. Ia mempunyai tabiat . Di dalam cerita pedalangan Jawa. sabar. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. menantunya sendiri. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Jawa). tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Carub atau Astrajingga. ikhlas. Sebelum tewas. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti.. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. tindakannya seperti .

orang bodoh. kakak Dewi Kanistri. Bagong berumur sangat panjang. ia hidup sampai jaman Madya . tetapi selalu tepat. Seperti halnya dengan Semar. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. kata-katanya menjengkelkan. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. putri Bathara Hira.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Kakrasana dan Narayana. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Kakrasana. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . putri Prabu Kunti. Dewi Prita/Dewi Kunti. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. swaraswati Keraton Mandura. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Setelah usia lanjut. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Secara tidak resmi. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. raja Boja.

Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Atas kemurahan hatinya. Dewi Basuwati. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. membagun sebuah padepokan/pertapaan. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Beberapa tahun kemudian. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Basukiswara . Sebagai penggantinya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Arya Basunanda dan Arya Basumurti.

adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. arif bijaksana dan suka menolong. berani. . raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. putri Prabu Kunti. cerdik pandai. Arya Basuketi. Setelah usianya lanjut. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Prabu Basukesti. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Dewi Prita/Dewi Kunti. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. raja Boja.

Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Dewi Basundari dan Arya Basundara. juga tahu segala bahasa binatang. Arya Basukesti. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Putri Bathara Brahma. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Dengan kereta sakti Amarajaya. Karena ketekunannya bertapa. putri . Prabu Basupati menjadi sangat sakti . dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basupati yang mengundurkan diri.

Setelah menikahkan putrinya. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basupati. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basurata berkeinginan moksa.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Dari perkawinan tersebut. Arya Basunada. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. . Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama .

Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Pandusiwi. Balawa. Kowara. patuh dan jujur. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. 2. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. tabah. Bayusuta. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Kelatbahu Candrakirana. Dewi Arimbi. Kuku Pancanaka. Alugara. Gada Rujakpala. yaitu . berputra Arya Anantareja. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. gagah berani. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. . Sena. serta 2 orang saudara lain ibu. kuat. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Gelung Pudaksategal. Dewi Nagagini. Aji Bandungbandawasa. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. atau Wijasena. Kalung Nagasasra. Ia putra kedua Prabu Pandu. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Sumping Surengpati. Gelang Candrakirana. Dandunwacana. wilayah negara Amarta. Kusumayuda. Pupuk Jarot Asem. Bratasena. Birawa. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Kusumadilaga. Bima memililki sifat dan perwatakan. teguh. Nagata. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Dewi Urangayu. yaitu : 1. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Nakula dan Sadewa.

Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayu. (raja negara Banyutinalang). Citrayuda. Durmagati. Kartadenta. Durmuka.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Gardapura . Citraboma. Bomawikata. Kartamarma. . Carucitra. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksi. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraksa. Surtayuda.

Bila salah satu diantara mereka mati. Di medan peperangan. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. maka yang mati akan hidup kembali. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. raja negara Surateleng. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Berwatak angkara murka. ia menjadi sangat sakti. Dalam perang Bharatayuda. Ia pandai bermain gada. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Karena ketekunanya bertapa. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. kejam. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Selain sakti. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu.

Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajawikalpa dan Kalabendana. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Arya Prabakesana. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajalamatan. Brajamusti. Akhir riwayatnya diceritakan. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. . berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Bima tinggal di Jadipati. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajamusti. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Dewi Arimbi. Arimba / Hidimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Oleh kakaknya. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabu Arimbaji. ingin menangnya sendiri. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Dewi Arimbi.

Brajadenta. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Arya Prabakesa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. pemberani dan sangat sakti.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajamusti. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. . Dewi Arimbi. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arimba/Hidimba. mudah marah. masing-masing bernama . putranya dengan Bima.

Brajalamatan. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. agak bengis. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi. Brajalamantan dan Brajawikalpa. keras hati dan ingin menang sendiri. Bersama kakaknya. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Brajadenta. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajadenta dan kedua adiknya. berlindung pada kemenakannya. . ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. Ia sangat sakti. istri Prabu Duryudana. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. raja negara Astina. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Prabu Arimbaji. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Dengan bantuan Bathari Durga. Arimba/Hidimba.

Brajamusti. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Dewi Arimbi. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. senang menurutkan kata hatinya. Brajadenta. tangguh. Burisrawa berwujud setengah raksasa. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. pendendam. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Brajalamatan dan Kalabendana. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. ingin selalu menang sendiri. Dewi Erawati. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. pemberani. Arya Prabakesa.peristiwa . setia. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Arimba/Hidimba. Dewi Surtikanti. Ia berwatak sombong. gagah perkasa dan sangat sakti. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana.

raja Awangga karena hubungan saudara ipar. putri Prabu Kiswaka. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Prabu Duryudana. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa.yang penuh dengan kekerasan. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja negara Lesanpura. raja Astina dan Adipati Karna. raja Mandura. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. . Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Dalam perang Bhratayuda.

karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. banyak tingkah dan pandai bicara. trengginas. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Cakil memiliki sifat. semuanya berwarna hitam. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. pemberani. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. serakah. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. tangkas. berkaki putih . berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Ia berwatak kejam.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana.

Setelah pesta perkawinan selesai. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Bersama kakaknya. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. di kawasan hutan Mertani.(=pancal panggung/Jawa). Pada mulanya Dadungawuk menolak. Atas seijin Bathari Durga. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Ia mempunyai dua kakak kandung. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Arya Danduwacana. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. ketika dipinang oleh Arjuna. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Dananjaya sangat sakti. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. yaitu : Prabu Yudhistira. .

Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. jujur. pusaka Jala Sutra Emas. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Arya Dandunwacana menyerahkan. Jangettinelon. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Celengdemalung. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . putra Prabu Pandu raja negara Astina. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Ditya Sapujagad. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Dandangminangsi. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Kepada Bima. Berwatak pemberani. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Menjanganketawang dan Cecakandon. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. negara Jodipati. putra Prabu Pandu raja negara Astina. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. gagah perkasa. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Podangbinurehan. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker.

yang mempunyai kesaktian. Hyang Anantaboga. jujur. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. pendiam. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Nagapratala. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Arya Danurwenda masih kecil. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Anantareja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. . Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Ia berkulit Napakawaca. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya.

Dewi Amba. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Putri sulungnya. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. raja negara Srawantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Wresni dan . Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Dewi Drupadi. istri Prabu Yudhistira. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Yadu dan Turwasu. Dewayani meminta Resi Sukra. Kumbina dan Dwarawti). ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Karena menghendaki kemenangan para daitya. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. raja Amarta. putri Sanghyang Indra. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. dan Dewi . Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. dan berputra tiga orang lelaki. raja negara Astina. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Druhyu. Lesanpura. masing-masing bernama . putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa).000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. masing-masing bernama . Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati.Andaka. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. raja daitya negara Parwata.

raja negara Dasarna. yaitu Resi Drona. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Pada saat itu roh Ekalaya. memiliki sifat pemberani. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. istri Arjuna. tinggi hati. banyak bicaranya. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. sombong. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. menghadapi senapati perang Kurawa. cerdik. congkak. Resi Drona berwatak. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Setelah melalui pertempuran sengit. Drestadyumna berwajah tampan. bengis. Drestaka dan Drestara.Srikandi. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. putra Resi Drona. . tangkas dan trenginas. Ia tewas dibunuh Aswatama. putri Prabu Hiranyawarma.

putra Prabu Drupada. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. yang memenggal putus kepalanya. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Untuk mencari pengalaman hidup. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. raja negara Tempuru. setelah gugurnya Resi Bisma. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. kecerdikan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma.tetapi kecakapan. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. putri Prabu Purungaji. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa.

Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. bijaksana. teliti dan . oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Di dalam perang besar Bharatayuda.sabar. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. luhur budinya. Dalam masa kekuasaanya. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.Hargajembangan. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Dewi Drupadi. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja.

Srutanika dari Nakula 5. takabur. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Sedangkan menurut Mahabharata. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Srutawarman dari Sahadewa. Srutasoma dari Bima. 3. Dursala mempunyai watak dan sifat. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa.Partawindya dari Yudhistira. 1. Yudhistira. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Nakula dan Sahadewa. Bima. Menurut pedalangan Jawa. yaitu. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. 2. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Arjuna. Srutakirti dari Arjuna 4. Akhir riwayatnya diceritakan. gagah dan bermulut lemar. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Ia berbadan besar.setia. ia sangat sakti. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dursala tewas dalam pertempuran . Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa.

gemar bertindak sewenang-wenang. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Carucitra. Durmagati. (raja negara Banyutinalang). besar kepala. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . putri Adipati Banjarjungut. Wikataboma. Durmuka. Dursasana berbadan besar. Surtayuda. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Kartamarma. Citrayuda. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayu. gagah dan bermulut lebar. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Bogadatta (raja negara Turilaya). takabur. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapura . Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. mempunyai watak dan sifat. Citraksa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. senang meremehkan dan menghina orang lain. Bomawikata. Citraksi. Citraboma. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Durgempo.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Kartadenta.

Durmuka. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantara 100 orang. Carucitra. Bogadatta (raja negara Turilaya). Surtayu.hancur berkeping-keping. dihantam gada Rujakpala. Gardapura. Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bomawikata. Durgempo. . Citrayuda. Surtayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksa. dan Widandini (raja negara Purantara) . keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Durmagati. Wikataboma. Citraboma. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Duryudana (raja Negara Astina).

Ekalaya berwatak. Menjelang . Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. raja negara Sindu. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. putri hapsari/bidadari Warsiki. Wataknya bersahaja. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. menarik hati. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. keinginanya selalu terlaksana. Ia adalah raja negara Paranggelung.Hidupnya serba mewah. tekun dan tabah. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ekalaya seorang raja kesatria. setia. Dalam perselisihannya dengan Arjuna.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. jujur. sangat mencintai istrinya. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana.

Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. . putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. setia. Jawa).kematiaanya. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Erawati berwatak. raja negara Mandura. Dewi Surtikanti. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. penuh belas kasih. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. sabar dan wingit. Dewi Banowati.

Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. raja negara Mandaraka. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. . semenjak jaman Arya Dandunwacana. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati.

teguh sentosa. menantunya yang setelah menjadi . sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. raja negara Astina. bersahaja. gagah berani. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. dan berputra dua orang bernama. murid Resi Boma. Karena penggantinya. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. pendiam dan sakti. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra.

Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. menurut Mahabharata. Ketika ayahnya. Ia berwajah tampan. Prabu Gandabayu meninggal. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. pendiam. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Sedangkan menurut pedalangan. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. tegap. . Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. gagah. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. pemberani.

tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. masingmasing bernama . Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Kurawa terhadap Pandawa. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Durmagati. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. raja negara Astina. Gardapati (raja negara Bukasapta). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Kartadenta. Durgempo. Durmuka. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. (raja negara Turilaya).Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Carucitra. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Gardapura. Citraboma. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Arya Sakuni. Surtayu. Dursasana (Adipati Banjarjungut). . raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Citrayuda. Bogadatta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Surtayuda. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Wikataboma.

yang kemudian menjadi istri Arjuna. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. raja negara Amarta. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. 3. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. .Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. 2. Dewi Srikandi. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Dewi Gandawati ikut belapati. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. Sepeninggal Prabu Gandabayu. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. bergelar Prabu Drupada. sabar dan teliti serta setia. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Arya Sucitra. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. masing-masing bernama . luhur budinya. 1. bijaksana. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Dretadyumna/ Trustajumena.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Dewi Garbarini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Dewi Wersini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. raja negara Garbasumanda. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Untuk mengukuhkan tali persaudraan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri Prabu Kalayaksa. karena ingin memperistri bidadari. senapati perang negara Dwarawati. raja negara Karanggubarja. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki.

Durgempo. Citraksi. Citraksa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayuda. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. raja negara Glagahtinalang. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Dengan kesaktiannya. Bogadatta (raja negara Turilaya). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Surtayu. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Citrayuda. . Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Durmuka. Wikataboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). cerdik dan licik. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Carucitra. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. congkak. Citraboma. Carucitra. Durmagati. Gardapura . Citraboma. Surtayuda. Durmuka. Surtayu. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Durmagati. Bomawikata. Wikataboma. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa.Kurawa. Durgempo. Gardapati berwatak keras hati. Kartadenta. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraksa. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Bomawikata. Citrayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).

Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Karena sabda Sanghyang Ismaya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. dan masuk dalam golongan panakawan. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Gareng bernama Bambang Sukskati. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. kaki pincang. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Aslinya. terjadilah peperangan antara keduanya. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. ia hidup sampai jaman Madya. Setelah selesai tapanya. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Matanya juling. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Nala Gareng berumur sangat panjang. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. keras kepala. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. perut gendut. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. kakaknya. sehingga tiada yang kalah dan menang. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. hidung bulat bundar. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. cerdik dan licik. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. .Gardapura bersifat sombong. tak berleher. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang.

Dalam pewayangan. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . menjadi raja di negeri itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. ibunya bernama Dewi Arimbi. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.Gatotkaca GATOTKACA. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Begitu lahir di dunia. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Brajamusti. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Sebelum itu. Ia adalah anak Bima. adik Arimbi. kakak ibunya yang bernama Arimba.

Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Di kahyangan. begitu tali pusar itu putus. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. anak Arjuna. musuhnya akan mati. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Karena kesal. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Dari perkawinan dengan Pergiwa. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Bima dan Arimbi mengizinkan. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Setelah tali pusarnya putus. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Usahanya ini tak berhasil. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Setelah penggemblengan selesai. Tubuhnya tetap utuh. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna.untuk keperluan itu. Namun. yang bernama Kunta Wijayandanu. Tutuka pingsan. . Senjata. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Namun. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. penutup kepala gaib. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. putri Batara Surya. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Ia mengenakan Caping Basunanda. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. itu bukan diserahkan pada Arjuna. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca.

Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Namun. Bra-jadenta. karena ia le-laki. dan Bimaputra. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Trincingwesi.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Bimasiwi. ketika mereka berperang tanding. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. yakni Kalananata. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Ketika jatuh ke bumi. sesudah Gatotkaca gugur. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. dan Mladangtengah. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Krincingwesi. Gurubaya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Karena itu. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. dan amat menyayangi Gatotkaca. Abimanyu. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Guritna. Arimbiatmaja. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. ia terbang amat tinggi. . sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Sebagai raja muda Pringgadani. Sebenarnya. Purbaya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. ada lagi nama alias Gatotkaca. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. terutama Brajamusti. Akibatnya. Kancingjaya. Menjelang ajalnya.

Subadra Larung 11. dengan Aji Narantaka itu . ia sadar. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Wahyu Senapati 7. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Brajadenta . Aji Narantaka 12. Sesuai janjinya. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra.Pregiwati 3. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. para putra Pandawa. Gantotkaca Rante 10. Baru saja latihan perang itu dimulai. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca Sewu 5. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. para putra Pandawa. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Gatotkaca Sungging 4. putra Dursasana. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana.Brajamusti 8. Pregiwa . Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Namun. Selain malu. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. sehingga pingsan. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Kalabendana Lena 9. Gatotkaca menjawab.

anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Di Surakarta. Gelap. dan Dukun. tidak diketahui dengan jelas. Dalam perang melawan raksasa. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. sedangkan kata kaca artinya rambut. yakni Butaprepat. Panglawung. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Boma Narakasura. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. hanyalah Prabu Kala Pracona. Bentuk badannya tegap. yakni wanda Kilat. mukanya tidak terlalu tunduk. dengan muka agak .1820) di Surakarta. dengan wajah mirip Bima. Guntur. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Tatit. sehingga menampilkan kesan gagah. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Patih Kala Sakipu. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Nama itu diberikan karena waktu lahir. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Sukarno. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. dan Abimanyu di darat. Mengenai soal wanda ini. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Presiden RI. Pada tahun 1960-an Ir. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Badannya kekar dan kokoh. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. dan Guntur Samodra. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. dan Dursala. Dalam pewayangan. Guntur Prahara. lengkap dengan taringnya. Gatotkaca menyambar dari udara.

memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. dan Sukarno. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. seolah mencerminkan sifat andap asor. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Baca Bima. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Dewi. membagi Gatotkaca atas empat wanda. lengkap dengan taringnya. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. wajah raksasa. dengan tubuh besar. raja Mataram. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini.datar. Wanda Guntur. Dulu. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Wajahnya juga memandang ke bawah. tunduk. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Pergiwati. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. . kuat. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Sementara itu.

istri Bathara Derma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kurawa terhadap Pandawa. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. sederhana. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. dengan bantuan Dewi . Kartadenta. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Surtayu. masingmasing bernama . Carucitra. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Gardapura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. baik budi. Durgempo. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Citrayuda. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Surtayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Durmagati. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. suaminya. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Arya Watubaji. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Arya Sakuni. raja negara Astina. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Bogadatta. Wikataboma. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Citraboma. (raja negara Turilaya). lembut. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Durmuka.

Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. menjelang pecah perang Bharatayuda. Antakadena dan Bambang Sumbada. dari pertapaan Yasarata. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Sumitra. Sedangkan menurut Mahabharata. Wijanarka. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Abimanyu. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Prabukusuma. Ia berwatak tenang. salah satu dari lima satria Pandawa. Endang Pregiwati. Wilungangga. bernama. sesuai dengan takdir dewata. Setelah ada kesepakatan. di keputrian negera Surateleng. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Kumalasakti.Wilutama. . jatmika. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Endang Pregiwa. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. dengan Dewi Ulupi. tekun dan wingit. Bratalaras. Akhir riwayatnya diceritakan. ayahnya sendiri. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Wisanggeni. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Kumaladewa.

Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. . begitu kelahiran Dewabrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. raja negara Astina.

ingin menangnya sendiri. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. penganiaya. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. keras hati. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Supala raja negara Kadi. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia sangat sakti. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Untuk memenuhi ambisinya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. raja raksasa dari negara Widarba. bengis. gagah. .

Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Karena ketekunannya bertapa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. istri Arya Prabu Rukma. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. istri Arya Prabu Rukma. ayahnya. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. . berwatak angkara murka. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. berwatak angkara murka.

Jayadrata. . Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. dan bergelar Prabu Sinduraja. ia menukar namanya dengan nama patihnya. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. ayahnya. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Arya Wirata dan Arya Surata. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. penuh kesungguhan dan setia. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. berani.

sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. raja negara Madukara (lama). Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Bambang Sasikirana. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Prabu Jayamurcita. raja negara Pringgandani. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Sebelum menemui ajalnya.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. putra Dewi Suryawati. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. karena ketika . putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. bernama. mengutus adiknya. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. putra Dewi Pregiwa. istri Arjuna. Raden Gatotkaca. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. dan Arya Suryakaca. Merasa sangat sakti. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu.

Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Demikian pula dengan tabiat. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. berwujud sebagai wanara / kera. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. sabar. tangkas dan terampil. setia. Samba. dengan Dewi Trijata. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. dan Gunadewa. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. tangguh. sangat berbakti dan penuh belas kasih. daripada tinggal di istana Dwarawati. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. cerdik pandai. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. ia memperoleh dua orang putra bernama . Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. yang berwajah sangat tampan. raja negara Dwarawati. kesetiaan. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Dari perkawinan tersebut. berani tak mengenal takut. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. gesit. teguh. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Gatotkaca. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Jayasupena tidak bisa terbang. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. ibunya. Dewi Jembawati berwatak jujur. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Karena mati sebelum takdir. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. waspada. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Ketika lamarannya ditolak. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Perbedaannya. Drestadyumna dapat dihidupkan . Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi.perang berlangsung ia masih kecil.

Brajalamatan dan Brajawikalpa. setia. dari negara Wirata. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Prabkesa. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajadenta. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. raja negara Dwarawati. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Brajamusti. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. sangat jujur. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Dewi Arimbi. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. raja Awangga. Arimba/Hidimba.kembali oleh Prabu Kresna. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. . bernama. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna.

ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Dalam peperangan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Daya berpkirnya lambat. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. namun memiliki gerakan yang cekatan. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Merasa sangat sakti. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Bertubuh gemuk pendek. Dalam cerita pedalangan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. dari negara Mandura. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. .Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). putra ke-empat Prabu Basukunti.

Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Dalam peperangan tersebut. mau menangnya sendiri. pemberani dan sangat sakti. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. serakah. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. putri Prabu Rumbaka. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . suka menurutkan kata hati. istri Prabu Basudewa. Prabu . bengis. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Berwatak angkara murka. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. kakak Arya Ugrasena). raka negara Astina. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. kejam. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). raja negara Astina. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Arya Ugrasena. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. seperti Arya Prabu Rukma. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. serakah. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena.

karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. penghianat. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. adik Prabu Gorawangsa. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Setelah remaja. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. raja Mandura. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Pemberontakan Kangsa gagal. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. pamannya yang sakti. keras hati. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. raja negara Astina. permaisuri Prabu Basudewa. ingin menangnya sendiri. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Karena sangat sakti. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. berani dan selalu menurutkan kata hatinya.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Dengan dukungan Suratimantra. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). oleh Suratrimantra. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Ia lahir di negara Bombawirayang.

yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Resi Druwasa. padahal ia masih gadis. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Prabu Basukunti. . Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Waktu masih berusia remaja. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Basukarna adalah putra sulung. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. putri bungsu raja Mandura. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Basukarna adalah anak buangan.Karna KARNA. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa.

Dengan ilmunya yang tinggi. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Setelah lahir. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Alasannya.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. sering bangun siang. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Pandu. Tahun berganti tahun. Namun permohonan itu ditolak. Manakala hari telah terang. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Maka. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. yakni putra-putra Drestarastra. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. ia diberi nama Karna . Menjelang masa remaja. Nama lain baginya adalah Talingasmara. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. dan Yama Widura. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. . Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Resi Krepa. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. dan matahari sudah naik. sesudah masa kehamilannya cukup. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. atau Suryatmaja.yang artinya telinga. Itulah sebabnya. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Itulah sebabnya.

ataukah sebaliknya. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Keduanya seimbang sama kuat. Karna menjadi Adipati di Awangga . Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Lagi pula. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Lebih-lebih Arjuna. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. termasuk para Kurawa. Namun Kunti juga ragu. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. ditolak. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Adu tanding pun dimulai. Duryudana. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Yakin. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa.

pada saat yang genting . justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Saat itu seekor ketonggeng. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Basukarna. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Karna harus menyamar sebagai brahmana. sehingga keringatnya bercucuran. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya.yang menentukan hidup atau mati. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. sejenis kalajengking berbisa. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. putri Prabu Salya. atau raja muda. raja Mandraka. menyengat paha Basukarna. . terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. melainkan seorang ksatria. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Sewaktu tahu apa yang terjadi. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. yakni ilmu ketrampilan memanah. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. yaitu raja penguasa di Awangga. Karena merasa ditipu. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. tetapi karena hasil usahanya sendiri. walaupun telah menjadi menantunya. kelak ternyata. Dan. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. adik Surtikanti. kutukan itu akan terbukti. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti.

Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. dan mengaku sebagai Arjuna. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. putri sulung Prabu Salya. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. siapa pun yang memintanya. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. yaitu Batara Surya. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Ki Nartasabda. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Bima. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. "Ingatlah Karna. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya." . penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. sebab Batara Endra. tetapi gagal. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Selain seimbang kesaktiannya. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. teguh dalam pendirian. Jadi. salah lihat. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Meskipun sebelumnya telah tahu. yakni Prabu Anom Duryudana. dan Arjuna. Dalam pewayangan. percaya diri. tahu membalas budi. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu.

dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan.yang masih dalam ujud brahmana. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi..Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa." Demikianlah." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . ambillah." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. berkata: "Karna. Esok harinya.. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Sehari menjelang Baratayuda. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Karenanya. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Jika seorang brahmana datang meminta. Pada pertemuan empat mata. sebagai ganti barang yang hamba ambil. ksatria mulia. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.. itu tergantung pada siapa yang memintanya. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. apa alasan brahmana itu memintanya. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya.. Namun. . Tanpa menanyakan.. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. . saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan.. dengan senang hati hamba akan menerimanya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Kini. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas.

tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. sejak masih remaja. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah.. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Barata-yuda harus segera terjadi. bagaimana pun. Kakek Abiyasa. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Namun. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Rasanya. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. bukan perang kecil. culas. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Itulah sebabnya. Bahkan Maharesi Bisma. Itu adalah kewajiban Adinda. itu semua agar Baratayuda dapat segera . ." Kresna: "Tetapi. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan." Karna: "Kakanda Kresna." Karna: "Kakanda Kresna. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Kakanda Kresna. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Yang penting. Adinda tahu benar.. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Resi Krepa." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. sehingga Baratayuda dapat dicegah.Kresna: "Dinda Karna. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Jadi. dan dengki mereka. Dinda Karna. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana.. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. sifat iri. pendirian mereka. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka.. Adinda telah mengenal para Kurawa. Begawan Drona. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. . Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi." Kresna: "Saya memahami hal itu.

Hati kecilnya merasa. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. seandainya Adinda yang menang. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai." kata titisan Wisnu itu. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat.. . Entah siapa yang akan kalah. Karenanya. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Demikian pula.terjadi sebagaimana seharusnya. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Namun. dan siapa yang akan unggul." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Coba renungkan hal itu. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Namun. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. kita semua belum tahu. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Dinda Basukarna . Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma.. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar." Kresna: "Adinda Karna. bagaimana pun. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. selalu harus ada yang menjadi korban. Seandainya Adinda yang gugur. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur.. Sekali lagi. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. jelas berbeda. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya." Kresna: "Adinda Karna. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. lewat tengah hari. Adinda tahu.

perang besar akan terjadi esok hari. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu.. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Engkau tentu juga tahu. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. junjungan hamba.. Ibunda tentu juga tahu.. Namun hamba mohon. Para dewa dapat menjadi saksi. Namun. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku.. Anakku. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. . engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Ibunda mengerti. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. . ada yang . adik-adik hamba. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Namun.. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. cobalah engkau renungkan barang sejenak." Kunti: "Tetapi . Aku.. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Namun. Karna Anakku. Hanya karena keadaan. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Engkau seorang ksatria utama. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi.. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Tidak bisa tidak. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi."Basukarna anakku. Hamba mengerti. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. betapa remuknya hati seorang ibu. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. dengan menguatkan hati.. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. ibumu ini. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga... Dapatkah engkau membayangkan. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Namun. Arjuna." Kunti: "Karna. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. engkau adalah prajurit sejati." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati.

Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. memelihara dan mengasihimu. Biarlah aku memelukmu barang sejenak.." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya.. buah hatiku . anakku. . Aku tidak berkesempatan merawat. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Puluhan tahun. Dan. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa.. jika ia tidak ikut beperang. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. anakku . Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana.. maafkanlah Ibumu ini. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. batal. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. sebagai ksatria. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. aku telah kehilangan engkau. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Demikian pula. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. anakku. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca... menciumi ubunubunnya. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Kunti lalu berkata: "Anakku. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Dalam Baratayuda. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. izinkan aku memelukmu.. Karna. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. kemuliaan. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. mengorbankan orang yang disayanginya. Pertimbangan yang lain adalah. Karena itu. Kesedihanku sebagai seorang ibu. mungkin Baratayuda akan gagal. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. penguasa Astina itu mulai khawatir. derajat dan pangkat. dan . Untuk itu. Doaku untukmu.. Tetapi.. tidak terlaksana. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban.harus mengorbankan suaminya. kumohon kepadamu. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Jika hamba gugur. Ibunda Dewi dapat membanggakannya.. sejak engkau masih berujud bayi merah.

Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. melesat ke arah dada Arjuna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Hanya karena bujukan Duryudana. raja Dwarawati. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. kemudian membujuk Prabu Salya. Basukarna . seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Alasannya. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. mengasuh. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Sementara itu. Karena desakan Duryudana ini. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati.cari Arjuna. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. sebagaimana dikehendakinya. bahwa perang ini bukan perang pribadi. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. seorang anak yang terbuang sejak bayi. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Namun. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Agar seimbang dan tampak sederajat. Basukarna. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. dan mengasihinya. Duryudana lalu meng-ingatkan. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Karena jika bukan dia yang gugur. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. dan menurut anggapannya. Panah Wijayacapa meluncur deras. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Dan. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Duryudana dengan cepat melerai. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India.

maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Permadi sanggup. turun dari kereta. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. ia juga merupakan besan.Bhs. Jadi. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. . putri Prabu Salya. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. namun tidak seorang pun yang percaya. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi.gugur karena siasat licik Kresna. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Ia mempersalahkan Adimanggala. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Dengan demikian. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. selain sebagai ipar. Permadi mencoba membantah. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Basukarna mendapat dua orang putra. abang satu ibu lain ayah. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Suatu hari. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. yakni patih Kadipaten Awangga. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Dari keterangan para dayang. Tetapi versi lain menyebutkan. putri Prabu Anom Duryudana. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Pada saat Baratayuda berlangsung. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah.

Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. dan terjadilah perang tanding. Dalam pewayangan di Indonesia. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. dewa itu segera melerainya. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Lagi pula. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. dan bahkan juga nama baiknya. Setelah tahu apa yang terjadi. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Diterangkan. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. . Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Guna me-nyirnakan angkara murka. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Karenanya. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Karna menolak. terpaksa menerima kenyataan itu. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna.Dalam waktu singkat. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Usaha Permadi ini berhasil. ia sanggup mengorbankan jiwanya. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak.

Karna ternyata sanggup. atau Basusena. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. bukan bangsawan). Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Lihat juga Kunti. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Dalam Mahabarata.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Dewi. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. dan Arjuna. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. selain dendam pada Arjuna. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Basukarna. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Kelak. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. .

pandai bicara. Kartadenta. Citraboma. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. putri raja Banyutinalang. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. cerdik. Kartawiyoga berwatak keras hati. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Bomawikata. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. lincah. Citrayuda. Surtayuda. Durgempo. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Wikataboma. Duryudana (raja Negara Astina). Durmagati. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. keras hati. gagah dan berwajah setengah raksasa. Surtayu. Kartamarma memliki perwatakan. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Carucitra. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraksi.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Citraksa. Setelah mertuanya meninggal. Durmuka. Gardapura. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Ia berbadan besar. Bogadatta (raja negara Turilaya). .

Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. yaitu. Upakeca / Rupakeca. telah datang menyusul Kakrasana. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. ingin menangnya sendiri. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Setatama.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. penghianat. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Kencakarupa berwatak keras hati. Bagawan Abiyasa. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. dengan Dewi Durgandini. berani dan . Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. yaitu. Rajamala. raja negara Astina. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. dari padepokan Retawu. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Citragada dan Wicitrawirya.

Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). . Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Kisah lain menyebutkan. Dalam Mahabharata diceritakan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Krepa berwatak jujur. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Akhir riwayatnya diceritakan. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Prabu Matswapati. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. setia dan penuh pengabdian. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Cerita Pedalangan menyebutkan.selalu menurutkan kata hati. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit.

Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. . Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. sampai akhir hayatnya. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima.

putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. seorang swarawati keraton Mandura. Arya Setyaka. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Kaca paesan.Dewi Pratiwi. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. 2. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Ia lahir kembar bersama kakaknya. berputra . raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa).Dewi Jembawati. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. antara lain.Dewi Rukmini. 3. Kembang Wijayakusuma. Kakrasana. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. berputra . istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Terompet/Sangkala Pancajahnya.Dewi Setyaboma. berputra . Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. dari negara Lesanpura. . putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). 4. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Senjata Cakra. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. adalah putra Prabu Basudewa.

bernama. Wisanggeni. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. tenang. Puntadewa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Nakula dan Sadewa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Endang Pregiwa. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. putri Prabu Kunti. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Bagawan Wilawuk. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Daya khasiat minyak Jayengkaton. raja negara Astina. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Arya Basudewa. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Ia berwatak penuh belas kasih. Bratalaras. Bima/Werkundara dan Arjuna. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Abimanyu. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. raja Boja. kakaknya. Endang Pregiwati. Bambang Irawan. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. putra Prabu . Prabu Kresna menginginkan moksa. Wijanarka. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Sejak kecil. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Wilugangga. setia dan wingit. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. pemberani. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Antakawulan dan Bambang Sumbada. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Sumitra. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. dengan Dewi Jimambang. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.

Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Hidupnya serba mewah. yang menjadi istri Arya Warsakapura. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. putra kedua Adipati Karna. keinginanya selalu terlaksana. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. menarik hati. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Ia mempunyai kakak kandung . Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu.Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Wataknya bersahaja.

bernama Narasoma. Kangsa pergi kenegara Mandura. Prabu Pandu. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. diusir keluar dari negara Mandura. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Oleh Kangsa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Kedua putra kembarnya. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. raja negara Widarba. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. . Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. raja negara Mandura. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. digauli oleh Prabu Gorawangsa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). setia. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dari perkawinan tersebut. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. raja negara Mandura. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dengan dukungan Suratrimantra. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. sabar dan Wingit. adik Prabu Gorawangsa. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih.

Mandrapati mempunyai watak. Mandrapati mempunyai watak. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. yaitu. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. di daerah kerajaan Jodipati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. percaya akan kekuasaan Tuhan. yaitu. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. seorang hapsari/bidadari. percaya akan kekuasaan Tuhan. sabar. Narasoma dan Dewi Madrim. Narasoma dan Dewi Madrim. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. wilayah negara Mertani. Menurut purwacarita. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. sabar. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. seorang hapsari/bidadari. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. ikhlas. Akhir riwayatnya diceritakan. ikhlas. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa.

Dewa Tabib. Ia lahir kembar bersama adiknya. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. dari negara Mandaraka. sangat berbakti. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. setia. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. dari negara Mandura bernama.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. putra Prabu Pandu raja negara Astina. memperrtunjukkan kemahirannya menari.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. salah satu dari lima satria Pandawa. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. dengan permaisuri Dewi Kunti. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. manusia kera kekasih dewata. Puntadewa. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Nakula tidak akan dapat lupa . Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Dari perkawinan tersebut. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Mereka bertemu. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka.

Senapati negara Mretani. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Akhir riwayatnya diceritakan. setia. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Setelah selesai perang Bharatyuda. . Ia juga mempunyai cupu berisi. wilayah negara Amarta. Dewi Madrim. Nakula mempunyai watak jujur. 1. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. taat. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Dewi Srengganawati. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. putri Resi Badawanganala. belas kasih. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. 2. raja negara Awuawulangit.

Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Arya Singamulangjaya. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia tewas dalam .Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Narasinga menjadi sangat sakti. raja negara Surateleng. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.

putra Prabu Basudewa. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. raja negara Mandaraka. andel Resi Palasara. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. putri Arya Kidangtalun. Senapati perang Dwarawati. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). dari negara Lesanpura. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih.peperangan melawan Narayana. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. putra Sanghyang Brahma. selain berguru pada ayahnya. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda.. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. putra Prabu Kresna. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. jujur. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Ibunya bernama Dewi Kandini. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Setelah ayahnya. Karena itu selain sakti. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. setia. Selain sakti. Sedangkan dalam olah keprajuritan.

akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Dewi Dangan. Wijarnaka. Abimanyu. Dalam kitab Adiparwa. Ia seorang anak yatim. Dewi Niyedi 5. jujur dan adil. berputra . Akhir riwayatnya diceritakan. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Ramaprawa dan Basanta. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Kumalasakti. Antakadewa dan Bambang . Dewi Satapi/Dewi Tapen. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Ramayana dan Pramasata 2. berputra . berputra . berputra . yaitu . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Bagawan Sarmiti. Dewi Impun. ia masih dalam kandungan ibunya. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. 1. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Wilugangga. salah satu dari lima satria Pandawa. Prabakusuma. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Ia berwatak bijaksana. Bratalaras. Dewi Tamioyi 3. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). berputra . Bambang Irawan. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Dewi Puyangan. Sumitra.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Kumaladewa. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. dengan Dewi Manuhara. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Dewi Gentang.

Ia dan adik bungsunya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. raja negara Pringgondani. setia. Wijanarka. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. setia. Brajamusti. dengan Dewi Manuhara. Arimba/Hidimba. Prabakusuma. Brajadenta. Baru setelah remaja. Dewi Arimbi. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi.Sumbada. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Kumaladewa. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Kumalasakti. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Bambang Irawan. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Abimanyu. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. bernama. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. baik budi. jujur. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Bratalaras. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Dewi . Sumitra. setia. Arjuna. bernama. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. berbakti dan teguh dalam pendirian. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Brajalamatan. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. putra Prabu Puntadewa. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. jujur. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Wilugangga. Arjuna. Dari perkawinan tersebut.

juga ahli dalam ilmu pengobatan. besar tanggung jawabnya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Ia kemudian mengutus patihnya. Wilugangga. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Endang Pregiwa. raja negara Awangga. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. tenang. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. mengalahkan semua para Dewa. Bratalaras. raja raksasa dari negara Manikmantaka. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Endang Pregiwati. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Akhir riwayatnya diceritakan. berwatak angkara murka. Ia adalah putra Arjuna. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Wilugangga. Kumalasakti. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Kumaladewa. Sumitra. putri Bathara Indra. yaitu. Dewi Mustakaweni. jatmika.Arimbi. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Bambang Irawan. Wijarnaka. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Abimanyu. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Atas keputusan Bathara Guru. Ia sangat sakti. Akhir riwayatnya diceritakan. halus. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. dengan Dewi Supraba. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. baik tingkah lakunya. Wisanggeni.

Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. dengan Ken Sagupi. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. . diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Wresni dan Andaka. Ken Sagupi. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. dan Dewi Rarasati/Larasati. seorang swarawati Keraton Mandura. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. senang bergurau. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. setelah selesainya perang Bharatayuda.dan Kasipu. Suaranya lantang. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Akhir riwayatnya diceritakan. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Dewa keadilan dan kesejahteraan. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. yaitu. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Kedua putranya. Arya Udawa.

ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. yang kemudian diberikan kepada putranya. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. jujur. penuh belas kasih. Sitija. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Dewi Pujawati berwatak. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Ia mempunyai watak. raja jin negara Mertani. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Akhir riwayatnya diceritakan. dan sangat berbakti. Dewi Surtikanti. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. jujur. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. masing-masing bernama. . sabar. dengan Dewi Darmastuti. setia.Dewi Pratiwi berwatak setia. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. ikhlas. tekun dalam agamanya. seorang hapsari/bidadari. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Bima/Werkudara dan Arjuna. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Dewi Erawati. sabar. percaya atas kekuasaan Tuhan. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Dewi Banowati. dan dua orang adik kembar lain ibu. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi.

serta berjiwa penjilat. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda.Dalam perang Bharatayuda. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Atas perintah Arya Sakuni. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Arya Gamdamana. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Ia seorang arsitek ulung. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. raja negara Mandaraka. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. . Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Setelah menobatkan Parikesit. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya.

ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Citragada dan Wicitrawiya. Dewi Nirada.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. raja negara Astina. masing-masing bernama . Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Menurut ketentuan dewata. Adipati Karna.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Di dalam cerita pedalangan Jawa. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. tidak bisa mati selama masih terkena air. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Setatama. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Upakeca/Rupakenca. Ia sangat sakti. Rajamala berwatak keras hati. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. bernama. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. sais kereta kerajaan Astina. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. berani. Duryudana dan Bima. Resi Balarama/Baladewa. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. yaitu: Resi Bisma. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. . Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Kecaka/Kencakarupa. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina.

Ken Sagupi. seorang swarawati keraton Mandura. Bambang Sumitra dan Bratalaras. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. mengerti dan menguasai dirinya. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. istri pertama Arjuna. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. ia mempunyai tiga orang saudara. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. raja negara Astina. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Sedangkan dari garis keturunan ibuny.dengan permaisuri Dewi Rumbini. dengan Ken Sagupi. yaitu : Arya Udawa. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. . Dewi Rarasati berwatak setia. Arya Prabu Rukma. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. putri Arya Prabu Rukma. Dari garis keturunan ayahnya. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. sangat menginsyafi. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. sabar. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. patuh dan berbakti. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena.

ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Narayana. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia meningal dalam usia lanjut. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). yaitu. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. hatinya keras dan sedikit suka usil. Kencaka/Kencakarupa. . Dewi Surtikanti. halus. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). tenang. dengan Dewi Durgandini. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Rajamala. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. bernama. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). cerdik pandai. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. sabar. Setelah Prabu Kresna mati moksa. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. bernama. Dewi Erawati. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. dari padepokan Retawu. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Citragada dan Wicitrawirya. Setatama. Bagawan Abiyasa. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. raja negara Astina.

Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira.Rupakenca berwatak tinggi hati. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. keras kepala dan mau menangnya sendiri. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. taat. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Ia lahir kembar bersama kakanya. Setelah selesai perang Bharatayuda. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. sombong. putri Resi Badawanganala. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Prabu Matswapati. Nakula. Bima/Werkundara dan Arjuna. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. setia. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. wilayah negara Amarta. Akhir riwayatnya diceritakan. Puntadewa. Selain sangat sakti. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). bernama. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . dari negara Mandura. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Akhir riwayatnya di ceritakan. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. belas kasih. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Dewa Tabib. Sadewa mempunyai watak jujur.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful