Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. putri Anantaswara. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. walau itu anaknya. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Dewi Nagagini. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. anaknya sendiri. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Ibunya bernama Dewi Wasu. istrinya. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. istri Batara Yamadipati. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Putrinya. Dalam pewayangan disebutkan. Untunglah Dewi Supreti. Karena Nagatatmala memang bersalah. menikah dengan Bima. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. walaupun terletak di dasar bumi. ia mempunyai dua anak. Selain itu. ujudnya tetap seekor naga. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. putri Sang . ketika masih muda disebut Nagasesa. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. sesuai dengan yang dikehendakinya.Antaboga ANTABOGA. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). setiap 1000 tahun sekali. SANG HYANG. tetapi dalam keadaan triwikrama. Dalam pewayangan. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Sang Hyang Antaboga. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan.

. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. cahaya terang memasuki mulutnya. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Nagasesa menjawab. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Untuk membangun ikatan keluarga. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. yang artinya mengaduk-aduk. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Tidak hanya itu. Batara Guru menyanggupinya. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. dibawa ke samudra. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Namun setelah berhasil memutarnya. para dewa bukan membor samudra. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Itu pula sebabnya. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka.Hyang Wenang. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. melainkan mengaduk-aduknya. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. dan saat itulah muncul Batara Guru. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. mengacau.

Yang kelokannya tidak mengenal batas. yakni Antareja. cucunya. Dalam Kitab Mahabarata. cucu Sang Hyang Antaboga. Kata ‘maya’. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. dan Candrabirawa. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Antaboga berangkat ke kahyangan. yang benar adalah Aji Kawastram. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Antareja tidak pernah ada. yang suami Dewi Pertiwi.Perlu diketahui. Prabu Kresna. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. tak terlihat. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. kata anta artinya batas. . Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Kata an atau artinya tidak. Sebenarnya sebutan itu keliru. Bersama dengan menantunya. Lihat Antareja. artinya. Jadi.

salah satu dari lima satria Pandawa. dan Arya Anantasena. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. putri Prabu Ganggapranawa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. dengan Dewi Nagagini. sehingga kebal terhadap senjata. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. pemberian ibunya. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. Anatareja berkulit napakawaca.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. bernama: Raden Gatotkaca. pendiam. Lidahnya sangat sakti. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. . yang mempunyai kesaktian. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. dan berputra Arya Danurwenda.

Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. salah satu dari lima satria Pandawa. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. yang dapat . Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. putra Dewi Arimbi. dan Gatotkaca. putra Dewi Nagagini. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. yaitu : Anantareja.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. dengan Dewi Urangayu.

menggantikan kedudukan kakaknya. bernama. Setelah dewasa. terus terang. Anantasena berwatak jujur. Brajamusti. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Brajalamatan. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. putra Prabu Pandu. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Arya Prabakesa. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. tidak pernah berdusta. Arimba/Hidimba. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. bersahaja. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. raja raksasa negara Pringgandani. dengan Dewi Hadimba.mengembalikan kematian di luar takdir. Brajadenta. berani kerena membela kebenaran. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. kekuasaan . Brajawikalpa dan Kalabendana. Prabu Arimba. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. salah seorang dari lima satria Pandawa. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

raja negara Surateleng atau Trajutisna. cerdik pandai. trengginas. Prabu Rumbaka. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. dan bergelar Prabu Bismaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. swaraswati keraton Mandura. raja Boja. Ia berambut dan . Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. putri Prabu Kunti. putra Prabu Rumbaka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Arya Basudewa. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. dengan Dewi Krepi.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. raja Negara Kumbina. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima.

Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Ketika ayahnya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. dengan Dewi Anggini. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. raja negara Magada. Dari ayahnya. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Resi Drona). Ia memiliki sifat dan perwatakan . cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. pemberani. keturunan Prabu Citragada.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan.

Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. dan berputra Dewi Pujawati. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. seorang hapsari/bidadari. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Dewi Pujawati. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati.Bagawan Bagaspati. suara besar agak serak (agor . tindakannya seperti . Ia mempunyai tabiat . ikhlas. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. ayahnya. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. percaya akan kekuasaan Tuhan. menantunya sendiri. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Bagaspati mempunyai watak. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Di dalam cerita pedalangan Jawa. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Jawa). sabar. Bagaspati sangat sakti.. Sebelum tewas. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. lucu. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Carub atau Astrajingga. Akhir riwayatnya diceritakan.

ia hidup sampai jaman Madya . Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. kata-katanya menjengkelkan.orang bodoh. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. tetapi selalu tepat. kakak Dewi Kanistri. Bagong berumur sangat panjang. Seperti halnya dengan Semar. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. putri Bathara Hira.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Kakrasana. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). raja Boja. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Setelah usia lanjut. Kakrasana dan Narayana. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng .Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Dewi Prita/Dewi Kunti. Secara tidak resmi. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. putri Prabu Kunti.

Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Sebagai penggantinya. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Dewi Basuwati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Basukiswara . Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Beberapa tahun kemudian. membagun sebuah padepokan/pertapaan.

Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. . dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. putri Prabu Kunti. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. berani. Arya Basuketi. Dewi Prita/Dewi Kunti.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. arif bijaksana dan suka menolong. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. raja Boja. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Prabu Basukesti. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. cerdik pandai. Setelah usianya lanjut. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati.

Putri Bathara Brahma. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . putri . Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . juga tahu segala bahasa binatang. Karena ketekunannya bertapa. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Arya Basukesti. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Dengan kereta sakti Amarajaya. Dewi Basundari dan Arya Basundara. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata.

Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama .Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. dengan permaisuri Dewi Srisekar. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). . Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Dari perkawinan tersebut. Setelah menikahkan putrinya. Arya Basunada. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Arya Basupati. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama .

yaitu : 1. Bima memililki sifat dan perwatakan. berputra Raden Gatotkaca dan 3. gagah berani. Dewi Nagagini. Alugara. . Sumping Surengpati. Kusumadilaga. Sena. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Kalung Nagasasra. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . kuat. Dewi Arimbi. wilayah negara Amarta. serta 2 orang saudara lain ibu. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Kusumayuda. Birawa. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Kuku Pancanaka. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Dandunwacana. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. tabah. Kowara. yaitu . patuh dan jujur. teguh. Gelang Candrakirana. Nagata. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Balawa. Kelatbahu Candrakirana. Gelung Pudaksategal. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Aji Bandungbandawasa. Pupuk Jarot Asem. atau Wijasena. 2. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Nakula dan Sadewa. Ia putra kedua Prabu Pandu. Pandusiwi. Bratasena. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Gada Rujakpala. berputra Arya Anantareja. Dewi Urangayu. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Bayusuta. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain.

Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durgempo. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. . Surtayu. (raja negara Banyutinalang). Wikataboma. Carucitra. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayuda. Gardapura . Citraksa. Kartadenta. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Durmuka. Citrayuda. Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Citraboma. Kartamarma. Durmagati.

Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. kejam. Di medan peperangan. Bila salah satu diantara mereka mati. maka yang mati akan hidup kembali. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Karena ketekunanya bertapa.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Ia pandai bermain gada. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. raja negara Surateleng. Dalam perang Bharatayuda. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Selain sakti. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. ia menjadi sangat sakti. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Berwatak angkara murka. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih.

Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Prabu Arimbaji. Brajamusti. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Arya Prabakesana. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Bima tinggal di Jadipati. Brajadenta sangat sakti. Akhir riwayatnya diceritakan. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti. Oleh kakaknya.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. ingin menangnya sendiri. Dewi Arimbi. Usahanya kembali menghalami kekagalan. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajalamatan. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Arimba / Hidimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta berwatak keras hati. . Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya.

Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajamusti. mudah marah. Brajadenta. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajawikalpa dan Kalabendana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. masing-masing bernama . . Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. pemberani dan sangat sakti. Arimba/Hidimba. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. putranya dengan Bima. Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca.

Dengan bantuan Bathari Durga. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Dewi Arimbi. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. raja negara Astina. Bersama kakaknya. Prabu Arimbaji. berlindung pada kemenakannya. Brajadenta dan kedua adiknya. Arya Prabakesa. . Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Brajalamatan. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. agak bengis. Brajawikalpa dan Kalabendana. Ia sangat sakti.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. istri Prabu Duryudana. Brajadenta. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Arimba/Hidimba. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. keras hati dan ingin menang sendiri.

Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama .peristiwa . ingin selalu menang sendiri. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. senang menurutkan kata hatinya. Dewi Arimbi. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Dewi Erawati. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. gagah perkasa dan sangat sakti. Arimba/Hidimba. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Dewi Surtikanti. Brajadenta. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Brajalamatan dan Kalabendana. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. pemberani. pendendam. Brajamusti. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. tangguh. setia. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Arya Prabakesa. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Ia berwatak sombong.

Prabu Duryudana. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari.yang penuh dengan kekerasan. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja Mandura. putri Prabu Kiswaka. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Lesanpura. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. . Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Dalam perang Bhratayuda. raja Astina dan Adipati Karna.

perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. pemberani. Cakil memiliki sifat. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. trengginas. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. semuanya berwarna hitam. serakah. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. tangkas. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. banyak tingkah dan pandai bicara. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. berkaki putih . Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Ia berwatak kejam. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa.

Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima.(=pancal panggung/Jawa). Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Pada mulanya Dadungawuk menolak. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Setelah pesta perkawinan selesai. Arya Dananjaya sangat sakti. Ia mempunyai dua kakak kandung. Atas seijin Bathari Durga. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. . yaitu : Prabu Yudhistira. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. di kawasan hutan Mertani. Arya Danduwacana. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Bersama kakaknya. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. ketika dipinang oleh Arjuna. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya.

negara Jodipati. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. putra Prabu Pandu raja negara Astina. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Jangettinelon. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Celengdemalung. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Kepada Bima. jujur. Ditya Sapujagad. Podangbinurehan. Menjanganketawang dan Cecakandon. . Dandangminangsi. gagah perkasa. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . hak memakai nama Arya Dandunwacana. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. putra Prabu Pandu raja negara Astina. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Kepada Arjuna ia menyerahkan . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. pusaka Jala Sutra Emas. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Berwatak pemberani. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Dandunwacana menyerahkan. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar.

jujur. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Anantareja. Hyang Anantaboga. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Nagapratala. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Ia berkulit Napakawaca. yang mempunyai kesaktian. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. . menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Arya Danurwenda masih kecil. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. pendiam.

Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Wresni dan . Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Amba. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Putri sulungnya. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. raja negara Srawantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini.

Dewayani meminta Resi Sukra. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. dan Dewi . dan berputra tiga orang lelaki. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Kumbina dan Dwarawti). istri Prabu Yudhistira. raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Lesanpura.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. masing-masing bernama . Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Druhyu. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati.Andaka. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). raja daitya negara Parwata. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. raja Amarta. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. putri Sanghyang Indra. Dewi Drupadi. Yadu dan Turwasu. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. masing-masing bernama . Karena menghendaki kemenangan para daitya. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa.

Pada saat itu roh Ekalaya. congkak. menghadapi senapati perang Kurawa. Resi Drona berwatak. Drestaka dan Drestara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Ia tewas dibunuh Aswatama. sombong. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. banyak bicaranya. yaitu Resi Drona.Srikandi. putra Resi Drona. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Ia menikah dengan Dewi Suwarni. Drestadyumna berwajah tampan. putri Prabu Hiranyawarma. tinggi hati. raja negara Dasarna. bengis. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. memiliki sifat pemberani. . Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. cerdik. tangkas dan trenginas. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Setelah melalui pertempuran sengit. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. istri Arjuna.

Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. yang memenggal putus kepalanya. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. raja negara Tempuru. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putra Prabu Drupada. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Untuk mencari pengalaman hidup. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. putri Prabu Purungaji. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna).tetapi kecakapan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Arya Sucitra pergi meninggalkan . kecerdikan. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. setelah gugurnya Resi Bisma.

dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja.Hargajembangan. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati.sabar. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. teliti dan . Di dalam perang besar Bharatayuda. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. bijaksana. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Drupadi. luhur budinya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Dalam masa kekuasaanya. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik.

seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. 2. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Yudhistira. 1. Menurut pedalangan Jawa. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula dan Sahadewa. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Ia berbadan besar. Dursala tewas dalam pertempuran . ia sangat sakti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. gagah dan bermulut lemar. Srutasoma dari Bima.Partawindya dari Yudhistira. Srutanika dari Nakula 5. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dursala mempunyai watak dan sifat. Srutakirti dari Arjuna 4. Bima. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. takabur. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. 3. Srutawarman dari Sahadewa. yaitu.setia. Arjuna.

Carucitra. putri Adipati Banjarjungut. senang meremehkan dan menghina orang lain. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durgempo. takabur. Surtayuda. Citraboma.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Wikataboma. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. mempunyai watak dan sifat. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana berbadan besar. Citraksa. Gardapati (raja Negara Bukasapta). (raja negara Banyutinalang). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Citraksi. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Gardapura . Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durmagati. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Kartamarma. Durmuka.gemar bertindak sewenang-wenang. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. besar kepala. Bomawikata. gagah dan bermulut lebar. Surtayu. Citrayuda.

Carucitra. Citrayuda. Surtayu. Citraksa. Citraksi. Durmuka. Wikataboma. dihantam gada Rujakpala.hancur berkeping-keping. Gardapura. dan Widandini (raja negara Purantara) . . Duryudana (raja Negara Astina). keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Surtayuda. Citraboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmagati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Kartadenta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Durgempo. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantara 100 orang. Bomawikata. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dursasana (Adipati Banjar Jumut).

jujur. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Ekalaya berwatak. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Wataknya bersahaja. sangat mencintai istrinya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. keinginanya selalu terlaksana. raja negara Sindu. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Ia adalah raja negara Paranggelung. putri hapsari/bidadari Warsiki. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ekalaya seorang raja kesatria. Menjelang . yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. tekun dan tabah. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. menarik hati. setia.Hidupnya serba mewah. gaya dan kata-katanya serba menarik.

penuh belas kasih. sabar dan wingit. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. raja negara Mandura. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. setia.kematiaanya. Jawa). . Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dewi Banowati. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Surtikanti. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Dewi Erawati berwatak.

Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. . semenjak jaman Arya Dandunwacana. raja negara Mandaraka. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani.

murid Resi Boma. gagah berani. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. menantunya yang setelah menjadi . sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Karena penggantinya. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. pendiam dan sakti. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. bersahaja. dan berputra dua orang bernama. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. raja negara Astina. teguh sentosa.

Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Ia berwajah tampan. Sedangkan menurut pedalangan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Ketika ayahnya. Prabu Gandabayu meninggal. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. pemberani. gagah. tegap. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. pendiam. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. dan diangkat menjadi patih negara Astina.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. . Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. menurut Mahabharata.

Kurawa terhadap Pandawa. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartadenta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Surtayuda. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Bogadatta. Carucitra. . yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Wikataboma. Citrayuda. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Arya Sakuni. Citraboma. Surtayu. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Gardapura.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Durmagati. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Durgempo. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). (raja negara Turilaya). masingmasing bernama . raja negara Astina. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Durmuka.

luhur budinya. Dewi Srikandi. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Dretadyumna/ Trustajumena. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. yang kemudian menjadi istri Arjuna. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. 1. raja negara Amarta. 2. Sepeninggal Prabu Gandabayu. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. 3. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. masing-masing bernama . bergelar Prabu Drupada. Dewi Gandawati ikut belapati. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. sabar dan teliti serta setia. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. . Akhir riwayatnya diceritakan. bijaksana. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Arya Sucitra.

senapati perang negara Dwarawati. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. karena ingin memperistri bidadari. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Dewi Garbarini. raja negara Garbasumanda. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. putri Prabu Kalayaksa. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. raja negara Karanggubarja. Dewi Wersini. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.

Gardapura . Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Durmuka. Citrayuda. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Citraboma. Kartadenta. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksa. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksi. Citraboma.Kurawa. Wikataboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Glagahtinalang. Carucitra. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). . Durgempo. Durgempo. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Surtayu. Dengan kesaktiannya. Durmagati. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Wikataboma. Surtayuda. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. cerdik dan licik. Carucitra. Surtayu. Citrayuda. congkak. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Surtayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati berwatak keras hati. Durmuka. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Citraksi. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksa. Kartadenta. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bomawikata. Bomawikata. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina).

kakaknya. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. cerdik dan licik. Matanya juling. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. terjadilah peperangan antara keduanya. Gareng bernama Bambang Sukskati. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. kaki pincang. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. keras kepala. Nala Gareng berumur sangat panjang. Setelah selesai tapanya. Aslinya. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. . Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. sehingga tiada yang kalah dan menang. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. ia hidup sampai jaman Madya. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. dan masuk dalam golongan panakawan. tak berleher. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. perut gendut. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping.Gardapura bersifat sombong. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. hidung bulat bundar. Karena sabda Sanghyang Ismaya.

Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya.Gatotkaca GATOTKACA. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Sebelum itu. menjadi raja di negeri itu. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Brajamusti. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Begitu lahir di dunia. kakak ibunya yang bernama Arimba. Ia adalah anak Bima. adik Arimbi. Dalam pewayangan. ibunya bernama Dewi Arimbi. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Tali pusarnya tidak dapat diputus.

Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Setelah tali pusarnya putus. Namun. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. penutup kepala gaib. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Bima dan Arimbi mengizinkan. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Tubuhnya tetap utuh. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Usahanya ini tak berhasil.untuk keperluan itu. yang bernama Kunta Wijayandanu. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. begitu tali pusar itu putus. Ia mengenakan Caping Basunanda. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Dari perkawinan dengan Pergiwa. anak Arjuna. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. putri Batara Surya. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Senjata. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Setelah penggemblengan selesai. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. . Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Di kahyangan. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. musuhnya akan mati. Namun. Karena kesal. Tutuka pingsan. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu.

Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Ketika jatuh ke bumi. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Arimbiatmaja. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Krincingwesi. Trincingwesi. yakni Kalananata. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Akibatnya. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Guritna. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. . sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. dan Mladangtengah. Gurubaya. Bra-jadenta. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Bimasiwi. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. karena ia le-laki. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. dan Bimaputra. ia terbang amat tinggi. ada lagi nama alias Gatotkaca. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Sebagai raja muda Pringgadani. Kancingjaya. Abimanyu. sesudah Gatotkaca gugur. terutama Brajamusti. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. dan amat menyayangi Gatotkaca. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Namun. Purbaya. Menjelang ajalnya. Karena itu. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. ketika mereka berperang tanding. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Sebenarnya.

para putra Pandawa. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Aji Narantaka 12. Brajadenta . Gantotkaca Rante 10. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka.Brajamusti 8. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. ia sadar. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala.Pregiwati 3. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Kalabendana Lena 9. sehingga pingsan. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Gatotkaca Sewu 5. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. para putra Pandawa. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Pregiwa . Gatotkaca Sungging 4. Subadra Larung 11. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. dengan Aji Narantaka itu . Selain malu. Gatotkaca menjawab. putra Dursasana. Baru saja latihan perang itu dimulai. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Namun. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Sesuai janjinya. Wahyu Senapati 7. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini.

Guntur Prahara. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Sukarno. Tatit. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. lengkap dengan taringnya. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. yakni wanda Kilat. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Gatotkaca menyambar dari udara. Guntur. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. sehingga menampilkan kesan gagah. Badannya kekar dan kokoh. Gelap. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. dengan muka agak . Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Boma Narakasura. hanyalah Prabu Kala Pracona. Presiden RI. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi).1820) di Surakarta. dan Dukun. dan Dursala. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Dalam perang melawan raksasa. Mengenai soal wanda ini. Dalam pewayangan. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Bentuk badannya tegap. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. dan Abimanyu di darat. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Di Surakarta. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. dengan wajah mirip Bima. tidak diketahui dengan jelas. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Pada tahun 1960-an Ir. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. yakni Butaprepat. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. sedangkan kata kaca artinya rambut. Patih Kala Sakipu. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. mukanya tidak terlalu tunduk. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Panglawung. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. dan Guntur Samodra.

Sementara itu. dengan tubuh besar. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Wajahnya juga memandang ke bawah. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. . wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Baca Bima. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. raja Mataram. wajah raksasa. seolah mencerminkan sifat andap asor. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. dan Sukarno. kuat. Pergiwati. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Dulu. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Dewi. membagi Gatotkaca atas empat wanda. lengkap dengan taringnya. tunduk.datar. Wanda Guntur. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat.

yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Carucitra. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. lembut. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. sederhana. Gardapura. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. (raja negara Turilaya). Sesuai dengan ketentuan Dewata. Durmuka. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Citrayuda. Surtayu. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Citraboma. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Arya Watubaji. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Durmagati. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Kurawa terhadap Pandawa. Gardapati (raja negara Bukasapta). raja negara Astina. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Surtayuda. dengan bantuan Dewi . Durgempo. Bogadatta.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. baik budi. istri Bathara Derma. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Wikataboma. masingmasing bernama . suaminya. Arya Sakuni. Kartadenta. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma.

Wijanarka. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. bernama. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Sedangkan menurut Mahabharata. Kumaladewa. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Abimanyu. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Bratalaras. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. salah satu dari lima satria Pandawa. . Endang Pregiwa. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Wisanggeni. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. dari pertapaan Yasarata. Setelah ada kesepakatan. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabukusuma. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). ayahnya sendiri. sesuai dengan takdir dewata. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Sumitra.Wilutama. Ia berwatak tenang. di keputrian negera Surateleng. dengan Dewi Ulupi. Wilungangga. menjelang pecah perang Bharatayuda. jatmika. Endang Pregiwati. Antakadena dan Bambang Sumbada. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Kumalasakti. tekun dan wingit.

Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. begitu kelahiran Dewabrata. raja negara Astina. . tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata.

Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. raja raksasa dari negara Widarba. Ia sangat sakti. gagah. perkasa dan berwajah setengah raksasa. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Karenanya berbadan tinggi besar. Untuk memenuhi ambisinya. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. . Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. ingin menangnya sendiri. bengis. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. keras hati. Prabu Supala raja negara Kadi. penganiaya.

Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. ayahnya. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. istri Arya Prabu Rukma. berwatak angkara murka. berwatak angkara murka. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. istri Arya Prabu Rukma. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. .Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Karena ketekunannya bertapa. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong.

ayahnya. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Jayadrata. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. . Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Arya Wirata dan Arya Surata. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. berani. dan bergelar Prabu Sinduraja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. penuh kesungguhan dan setia.

patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Bambang Sasikirana. mengutus adiknya. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Merasa sangat sakti. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. istri Arjuna. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Raden Gatotkaca. bernama. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. karena ketika . Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. putra Dewi Suryawati. raja negara Madukara (lama). Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Sebelum menemui ajalnya. putra Dewi Pregiwa. Prabu Jayamurcita. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. dan Arya Suryakaca. raja negara Pringgandani.

Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. yang berwajah sangat tampan. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Dewi Jembawati berwatak jujur. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana.perang berlangsung ia masih kecil. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. ibunya. sabar. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Demikian pula dengan tabiat. tangkas dan terampil. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Karena mati sebelum takdir. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Jayasupena tidak bisa terbang. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Gatotkaca. berani tak mengenal takut. daripada tinggal di istana Dwarawati. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. gesit. tangguh. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. setia. dengan Dewi Trijata. kesetiaan. Drestadyumna dapat dihidupkan . sangat berbakti dan penuh belas kasih. Samba. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. waspada. raja negara Dwarawati. teguh. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Perbedaannya. cerdik pandai. dan Gunadewa. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. berwujud sebagai wanara / kera. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. ia memperoleh dua orang putra bernama . Ketika lamarannya ditolak. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Dari perkawinan tersebut. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan".

suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Brajamusti. Prabkesa. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. dari negara Wirata. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Dewi Arimbi. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . bernama. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. raja negara Dwarawati. setia. raja Awangga. sangat jujur. Arimba/Hidimba.kembali oleh Prabu Kresna.

Bertubuh gemuk pendek. dari negara Mandura. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Dalam peperangan. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. . Daya berpkirnya lambat. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Merasa sangat sakti.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. namun memiliki gerakan yang cekatan. Dalam cerita pedalangan. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini.

untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. raka negara Astina. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. raja negara Astina. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Arya Ugrasena. seperti Arya Prabu Rukma. Dalam peperangan tersebut. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. pemberani dan sangat sakti. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. serakah. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . serakah. istri Prabu Basudewa. Prabu . Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. bengis. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. kakak Arya Ugrasena). Ia pernah menyerang negara Kumbina. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. mau menangnya sendiri. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. putri Prabu Rumbaka. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Berwatak angkara murka. suka menurutkan kata hati. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. kejam. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura.

Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). penghianat. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Setelah remaja. keras hati. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. ingin menangnya sendiri. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). oleh Suratrimantra. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. pamannya yang sakti. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Pemberontakan Kangsa gagal. permaisuri Prabu Basudewa. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Dengan dukungan Suratimantra. raja negara Astina. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Karena sangat sakti. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. adik Prabu Gorawangsa. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. raja Mandura. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Ia lahir di negara Bombawirayang.

Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Basukarna adalah putra sulung. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Prabu Basukunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Resi Druwasa. . berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. putri bungsu raja Mandura. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Basukarna adalah anak buangan.Karna KARNA. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Waktu masih berusia remaja. padahal ia masih gadis. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu.

Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Setelah lahir. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Menjelang masa remaja. ia diberi nama Karna . Alasannya. yakni putra-putra Drestarastra. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. . ia masih tergolek di tempat tidurnya. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. dan Yama Widura. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Resi Krepa. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Manakala hari telah terang. Dengan ilmunya yang tinggi. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Itulah sebabnya. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. sesudah masa kehamilannya cukup. Tahun berganti tahun.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Pandu. Maka.yang artinya telinga. sering bangun siang. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Itulah sebabnya. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. dan matahari sudah naik. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. atau Suryatmaja. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Namun permohonan itu ditolak.

secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Adu tanding pun dimulai. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Namun Kunti juga ragu. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. ditolak. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Karna menjadi Adipati di Awangga . merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Lebih-lebih Arjuna. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. ataukah sebaliknya. Yakin. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Lagi pula. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Duryudana. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. termasuk para Kurawa. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Keduanya seimbang sama kuat.

Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Karna harus menyamar sebagai brahmana. melainkan seorang ksatria. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Dan. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. menyengat paha Basukarna. kelak ternyata. sejenis kalajengking berbisa. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. yakni ilmu ketrampilan memanah. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. adik Surtikanti. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. Karena merasa ditipu. Saat itu seekor ketonggeng. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. sehingga keringatnya bercucuran. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. atau raja muda. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. walaupun telah menjadi menantunya. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Basukarna. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. raja Mandraka. tetapi karena hasil usahanya sendiri. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi.yang menentukan hidup atau mati. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. yaitu raja penguasa di Awangga. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. putri Prabu Salya. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. pada saat yang genting . kutukan itu akan terbukti. .

Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. yaitu Batara Surya. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. percaya diri. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. tahu membalas budi. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. teguh dalam pendirian. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Ki Nartasabda. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. salah lihat. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Selain seimbang kesaktiannya. Dalam pewayangan. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna." . Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. siapa pun yang memintanya. Bima. Jadi. yakni Prabu Anom Duryudana. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. sebab Batara Endra. dan mengaku sebagai Arjuna. "Ingatlah Karna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Meskipun sebelumnya telah tahu. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. tetapi gagal. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. putri sulung Prabu Salya. dan Arjuna. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda.

hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Pada pertemuan empat mata. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra ." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Karenanya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. berkata: "Karna." Demikianlah. Tanpa menanyakan. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya.. ksatria mulia. sebagai ganti barang yang hamba ambil." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. ambillah. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.. apa alasan brahmana itu memintanya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Jika seorang brahmana datang meminta. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan.. Kini. ." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Esok harinya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Sehari menjelang Baratayuda. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. itu tergantung pada siapa yang memintanya.. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya.. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.. . Namun.yang masih dalam ujud brahmana. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . dengan senang hati hamba akan menerimanya. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua.

jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Bahkan Maharesi Bisma." Kresna: "Tetapi. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang.. Barata-yuda harus segera terjadi." Kresna: "Saya memahami hal itu. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Namun. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. itu semua agar Baratayuda dapat segera . . Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa." Karna: "Kakanda Kresna. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka.. Itu adalah kewajiban Adinda. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Rasanya. Kakek Abiyasa. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Dinda Karna. Kakanda Kresna.Kresna: "Dinda Karna." Karna: "Kakanda Kresna. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Jadi. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. bagaimana pun. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Adinda tahu benar. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Adinda telah mengenal para Kurawa. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. sifat iri. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. culas. Itulah sebabnya. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Resi Krepa.. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. sejak masih remaja. dan dengki mereka. .. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. bukan perang kecil. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. pendirian mereka. Yang penting. Begawan Drona.

bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. lewat tengah hari. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu." Kresna: "Adinda Karna. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. kita semua belum tahu.terjadi sebagaimana seharusnya. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya." kata titisan Wisnu itu. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Namun. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Karenanya. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Sekali lagi. dan siapa yang akan unggul. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Coba renungkan hal itu. Adinda tahu. Entah siapa yang akan kalah. Seandainya Adinda yang gugur. Hati kecilnya merasa. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Dinda Basukarna ." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Demikian pula. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. jelas berbeda. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Namun.. selalu harus ada yang menjadi korban. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. bagaimana pun. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. seandainya Adinda yang menang.. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu." Kresna: "Adinda Karna. .. Di tepi sungai yang dianggap suci itu.

junjungan hamba. Karna Anakku. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. .. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Engkau seorang ksatria utama. Namun. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Namun. cobalah engkau renungkan barang sejenak.. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Namun. Dapatkah engkau membayangkan. Ibunda mengerti. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria.. Namun. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Engkau tentu juga tahu.. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Para dewa dapat menjadi saksi. betapa remuknya hati seorang ibu.. Tidak bisa tidak. Ibunda tentu juga tahu. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa.. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Aku. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Anakku. Hamba mengerti. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia." Kunti: "Tetapi . Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. dengan menguatkan hati. Arjuna. ibumu ini.. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria.. . ada yang . engkau adalah prajurit sejati. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa."Basukarna anakku. perang besar akan terjadi esok hari. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Hanya karena keadaan.. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. adik-adik hamba. Namun hamba mohon. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak." Kunti: "Karna..

. Dalam Baratayuda. sebagai ksatria. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Puluhan tahun. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa.. aku telah kehilangan engkau. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. memelihara dan mengasihimu. kemuliaan. Jika hamba gugur. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban.. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. mungkin Baratayuda akan gagal. Aku tidak berkesempatan merawat. Demikian pula. izinkan aku memelukmu. sejak engkau masih berujud bayi merah. anakku . tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. buah hatiku . penguasa Astina itu mulai khawatir. Kesedihanku sebagai seorang ibu." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya.. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. kumohon kepadamu. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Doaku untukmu. Tetapi. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya.. menciumi ubunubunnya. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus.harus mengorbankan suaminya.. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. maafkanlah Ibumu ini. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. jika ia tidak ikut beperang. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. tidak terlaksana. Kunti lalu berkata: "Anakku.. mengorbankan orang yang disayanginya. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Karena itu. . dan ." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah.. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. anakku. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. batal. Karna. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Dan.. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. anakku. derajat dan pangkat. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Untuk itu.. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Pertimbangan yang lain adalah.

Panah Wijayacapa meluncur deras. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. mengasuh. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Alasannya. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. sebagaimana dikehendakinya. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Sementara itu. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Agar seimbang dan tampak sederajat. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna . Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. raja Dwarawati. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Namun.cari Arjuna. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. dan menurut anggapannya. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. dan mengasihinya. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Dan. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kemudian membujuk Prabu Salya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. melesat ke arah dada Arjuna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Karena jika bukan dia yang gugur. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Hanya karena bujukan Duryudana. Duryudana lalu meng-ingatkan. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Duryudana dengan cepat melerai. Karena desakan Duryudana ini. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Basukarna.

tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Pada saat Baratayuda berlangsung. putri Prabu Anom Duryudana. namun tidak seorang pun yang percaya. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Dengan demikian. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Ia mempersalahkan Adimanggala. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Suatu hari. abang satu ibu lain ayah. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Permadi sanggup. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. selain sebagai ipar. Tetapi versi lain menyebutkan. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Permadi mencoba membantah. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. ia juga merupakan besan. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Basukarna mendapat dua orang putra. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda.gugur karena siasat licik Kresna. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Jadi. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. . Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Dari keterangan para dayang. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. turun dari kereta. putri Prabu Salya. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna.Bhs. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. yakni patih Kadipaten Awangga.

Karna menolak. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Diterangkan. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. terpaksa menerima kenyataan itu. Lagi pula. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . dan bahkan juga nama baiknya. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Usaha Permadi ini berhasil. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Setelah tahu apa yang terjadi. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh.Dalam waktu singkat. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Guna me-nyirnakan angkara murka. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Dalam pewayangan di Indonesia. ia sanggup mengorbankan jiwanya. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. dan terjadilah perang tanding. . Karenanya. dewa itu segera melerainya. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya.

selain dendam pada Arjuna. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Lihat juga Kunti. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Basukarna adalah salah seorang pesertanya." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. bukan bangsawan). Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Karna ternyata sanggup. Kelak. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. . atau Basusena. dan Arjuna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Dewi. Dalam Mahabarata. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Basukarna. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi.Sebagian dalang yang lain menyebutkan.

agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Kartawiyoga berwatak keras hati. Wikataboma. Bomawikata. Durmuka. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Citraksi. pandai bicara. Durmagati. . Surtayuda. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. keras hati. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Duryudana (raja Negara Astina). putri raja Banyutinalang. Citraksa. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Durgempo. berani dan selalu menuruti kata hati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartamarma memliki perwatakan. cerdik. lincah. Ia menikah dengan Dewi Karastri. gagah dan berwajah setengah raksasa. Gardapura. Carucitra. Kartadenta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia berbadan besar. Setelah mertuanya meninggal. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati (raja negara Bukasapta). Citrayuda. Citraboma. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang.

dari padepokan Retawu. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Citragada dan Wicitrawirya. yaitu. dengan Dewi Durgandini. Bagawan Abiyasa. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Rajamala. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. ingin menangnya sendiri. yaitu. Upakeca / Rupakeca. raja negara Astina. penghianat. berani dan . putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Kencakarupa berwatak keras hati. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Setatama. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. telah datang menyusul Kakrasana.

tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Akhir riwayatnya diceritakan.selalu menurutkan kata hati. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. . Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Dalam Mahabharata diceritakan. Prabu Matswapati. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Cerita Pedalangan menyebutkan. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. setia dan penuh pengabdian. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Kisah lain menyebutkan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Krepa berwatak jujur.

Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. sampai akhir hayatnya. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. . Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji.

antara lain. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Arya Setyaka. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. 2. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. seorang swarawati keraton Mandura. Ia lahir kembar bersama kakaknya. berputra .Dewi Rukmini. Kakrasana. Kembang Wijayakusuma. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Senjata Cakra. Samba dan Gunadewa (berwujud kera).Dewi Pratiwi. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. berputra . Kaca paesan. Terompet/Sangkala Pancajahnya. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. . dari negara Lesanpura. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. berputra . ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. adalah putra Prabu Basudewa.Dewi Jembawati. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. 4.Dewi Setyaboma. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. 3.

Prabu Kresna menginginkan moksa. dengan Dewi Jimambang. putri Prabu Kunti. Arya Basudewa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. raja negara Astina. Sejak kecil. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. raja Boja. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. setia dan wingit. Sumitra. pemberani. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Nakula dan Sadewa. tenang. Bratalaras. Wisanggeni. Endang Pregiwa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Puntadewa. Wilugangga. Bambang Irawan. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Bagawan Wilawuk. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Wijanarka. kakaknya. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. bernama. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Abimanyu. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Bima/Werkundara dan Arjuna. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. putra Prabu . Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Ia berwatak penuh belas kasih. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Endang Pregiwati. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki.

Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Hidupnya serba mewah. menarik hati. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Ia mempunyai kakak kandung . putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda.Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Wataknya bersahaja. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. gaya dan kata-katanya serba menarik. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. keinginanya selalu terlaksana. putra kedua Adipati Karna. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Akhir riwayatnya diceritakan. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda.

adik Prabu Gorawangsa. setia. diusir keluar dari negara Mandura. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Prabu Pandu. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. . raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Kedua putra kembarnya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). digauli oleh Prabu Gorawangsa. Dengan dukungan Suratrimantra. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dari perkawinan tersebut. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya.bernama Narasoma. raja negara Mandura. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. raja negara Mandura. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Oleh Kangsa. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. sabar dan Wingit. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. raja negara Widarba. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Kangsa pergi kenegara Mandura. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura.

Akhir riwayatnya diceritakan. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. wilayah negara Mertani. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Mandrapati mempunyai watak. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. seorang hapsari/bidadari. Mandrapati mempunyai watak. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. seorang hapsari/bidadari. sabar. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. di daerah kerajaan Jodipati. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. percaya akan kekuasaan Tuhan.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. sabar. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. ikhlas. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Narasoma dan Dewi Madrim. percaya akan kekuasaan Tuhan. Menurut purwacarita. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. padepokan Pandansurat dimerdekakan. ikhlas. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . yaitu. Narasoma dan Dewi Madrim. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil.

Puntadewa.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Mereka bertemu. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. salah satu dari lima satria Pandawa.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. dari negara Mandura bernama. Nakula tidak akan dapat lupa . Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). dari negara Mandaraka. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. dengan permaisuri Dewi Kunti. sangat berbakti. Dewa Tabib. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Ia lahir kembar bersama adiknya. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. setia. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. manusia kera kekasih dewata. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Dari perkawinan tersebut. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru.

raja negara Awuawulangit. putri Resi Badawanganala.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Ia juga mempunyai cupu berisi. Akhir riwayatnya diceritakan. Setelah selesai perang Bharatyuda. Nakula mempunyai watak jujur. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Senapati negara Mretani. taat. wilayah negara Amarta. 1. Dewi Srengganawati. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. setia. Dewi Madrim. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. belas kasih. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . . 2. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik.

Karena ketekunannya bertapa. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Narasinga menjadi sangat sakti. raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Ia tewas dalam . Arya Singamulangjaya. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti.

putri Arya Kidangtalun. Selain sakti. raja negara Mandaraka. putra Sanghyang Brahma. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. jujur. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. selain berguru pada ayahnya. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. andel Resi Palasara.. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Karena itu selain sakti. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Senapati perang Dwarawati. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. putra Prabu Basudewa. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putra Prabu Kresna. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Setelah ayahnya. dari negara Lesanpura. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Sedangkan dalam olah keprajuritan. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. setia. Ibunya bernama Dewi Kandini. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula.peperangan melawan Narayana. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa.

Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Ia berwatak bijaksana. Dewi Dangan. Dewi Puyangan. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. salah satu dari lima satria Pandawa. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Dewi Impun. Dalam kitab Adiparwa. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Wijarnaka. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Dewi Tamioyi 3. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Bambang Irawan. berputra . berputra . Abimanyu. ia masih dalam kandungan ibunya. Antakadewa dan Bambang . Kumalasakti. Ramayana dan Pramasata 2. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Dewi Niyedi 5. yaitu . Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Sumitra. Bagawan Sarmiti. berputra . jujur dan adil. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Ia seorang anak yatim. Prabakusuma. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. 1. berputra . Bratalaras. Ramaprawa dan Basanta. dengan Dewi Manuhara. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Akhir riwayatnya diceritakan. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Dewi Gentang. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. berputra . Kumaladewa.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Wilugangga.

Brajawikalpa dan Kalabendana. Baru setelah remaja. Abimanyu.Sumbada. Prabakusuma. setia. raja negara Pringgondani. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Arimba/Hidimba. Dewi . Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. bernama. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Dari perkawinan tersebut. bernama. Bratalaras. Arjuna. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Brajalamatan. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. putra Bima dengan Dewi Arimbi. setia. Wilugangga. jujur. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Ia dan adik bungsunya. Bambang Irawan. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. putra Prabu Puntadewa. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. setia. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajadenta. jujur. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Sumitra. Arjuna. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Wijanarka. baik budi. Brajamusti. Dewi Arimbi. Kumaladewa. Kumalasakti. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. berbakti dan teguh dalam pendirian. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). dengan Dewi Manuhara.

mengalahkan semua para Dewa. Wisanggeni. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Antakawulan dan Bambang Sumbada. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Endang Pregiwa. yaitu. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Kumalasakti. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Ia kemudian mengutus patihnya. halus. Bambang Tetuka/Gatotkaca. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. jatmika. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. raja negara Awangga. Dewi Mustakaweni. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Sumitra. dengan Dewi Supraba. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Bathara Indra. Ia adalah putra Arjuna. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Ia sangat sakti. Wilugangga. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Bambang Irawan. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Kumaladewa. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra.Arimbi. baik tingkah lakunya. Wilugangga. tenang. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. berwatak angkara murka. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. besar tanggung jawabnya. Bratalaras. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Atas keputusan Bathara Guru. Wijarnaka. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Endang Pregiwati. Abimanyu.

Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. senang bergurau. . selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Kedua putranya. yaitu. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Dewa keadilan dan kesejahteraan. setelah selesainya perang Bharatayuda. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. dan Dewi Rarasati/Larasati. Suaranya lantang. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma.dan Kasipu. seorang swarawati Keraton Mandura. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Wresni dan Andaka. ia mempunyai dua orang saudara bernama. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Ken Sagupi. dengan Ken Sagupi. Arya Udawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Sedangkan dari garis keturunan ibunya.

setia. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. dengan Dewi Darmastuti. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. ikhlas. jujur. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Dewi Pujawati berwatak. sabar. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. sabar. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Sitija. penuh belas kasih. Bima/Werkudara dan Arjuna. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. yang kemudian diberikan kepada putranya. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. raja jin negara Mertani. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Surtikanti. tekun dalam agamanya. dan sangat berbakti. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata.Dewi Pratiwi berwatak setia. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. percaya atas kekuasaan Tuhan. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. dan dua orang adik kembar lain ibu. Dewi Erawati. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. seorang hapsari/bidadari. jujur. Dewi Banowati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Ia juga terkenal pandai bermain catur. masing-masing bernama. Ia mempunyai watak. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. .

Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Setelah menobatkan Parikesit.Dalam perang Bharatayuda. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Ia seorang arsitek ulung. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. . raja negara Mandaraka. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. serta berjiwa penjilat. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Atas perintah Arya Sakuni. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Arya Gamdamana. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana.

tidak bisa mati selama masih terkena air. raja negara Astina. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. bernama. Rajamala berwatak keras hati. sais kereta kerajaan Astina. yaitu: Resi Bisma. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. berani. Kecaka/Kencakarupa. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Menurut ketentuan dewata. Resi Balarama/Baladewa.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Setatama. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Citragada dan Wicitrawiya. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Di dalam cerita pedalangan Jawa. masing-masing bernama . Adipati Karna. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Ia sangat sakti.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Upakeca/Rupakenca. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. . yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Dewi Nirada. Duryudana dan Bima. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti.

istri pertama Arjuna. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. putri Arya Prabu Rukma. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Dari garis keturunan ayahnya. dengan Ken Sagupi. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). seorang swarawati keraton Mandura. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. raja negara Astina. sangat menginsyafi. Ken Sagupi. patuh dan berbakti. . Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. ia mempunyai tiga orang saudara. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Dewi Rarasati berwatak setia. sabar. Bambang Sumitra dan Bratalaras.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Arya Prabu Rukma. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. yaitu : Arya Udawa. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. mengerti dan menguasai dirinya. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati.dengan permaisuri Dewi Rumbini. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain.

pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Setatama. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. tenang. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Ia meningal dalam usia lanjut. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. sabar. bernama. dengan Dewi Durgandini. Kencaka/Kencakarupa. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. . putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. cerdik pandai. Rajamala. hatinya keras dan sedikit suka usil. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Citragada dan Wicitrawirya. halus. Bagawan Abiyasa. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. raja negara Astina. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. bernama. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. dari padepokan Retawu. yaitu. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Dewi Surtikanti. Dewi Erawati. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Setelah Prabu Kresna mati moksa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Narayana.

Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. sombong. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa.Rupakenca berwatak tinggi hati. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). taat. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Akhir riwayatnya di ceritakan. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. belas kasih. bernama. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. wilayah negara Amarta. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Setelah selesai perang Bharatayuda. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. dari negara Mandura. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Dewa Tabib. Bima/Werkundara dan Arjuna. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. setia. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Sadewa mempunyai watak jujur. Puntadewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Prabu Matswapati. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Selain sangat sakti. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Ia lahir kembar bersama kakanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). putri Resi Badawanganala.