Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. istrinya. walaupun terletak di dasar bumi. Untunglah Dewi Supreti. ia mempunyai dua anak. Ibunya bernama Dewi Wasu. Dalam pewayangan disebutkan. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Dalam pewayangan. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. SANG HYANG. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. ujudnya tetap seekor naga. tetapi dalam keadaan triwikrama. istri Batara Yamadipati. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. anaknya sendiri. menikah dengan Bima. Sang Hyang Antaboga. Karena Nagatatmala memang bersalah. sesuai dengan yang dikehendakinya. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. walau itu anaknya. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Putrinya. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Dewi Nagagini. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). putri Sang . Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar.Antaboga ANTABOGA. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. putri Anantaswara. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Selain itu. ketika masih muda disebut Nagasesa. setiap 1000 tahun sekali. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala.

Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. melainkan mengaduk-aduknya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. cahaya terang memasuki mulutnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu.Hyang Wenang. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Nagasesa menjawab. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Untuk membangun ikatan keluarga. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. . dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. dibawa ke samudra. Namun setelah berhasil memutarnya. Tidak hanya itu. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. para dewa bukan membor samudra. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. yang artinya mengaduk-aduk. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. dan saat itulah muncul Batara Guru. mengacau. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Itu pula sebabnya. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Batara Guru menyanggupinya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan.

Kata an atau artinya tidak. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. cucunya. Dalam Kitab Mahabarata. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. yakni Antareja. Lihat Antareja. Bersama dengan menantunya. tak terlihat.Perlu diketahui. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. dan Candrabirawa. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. kata anta artinya batas. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. artinya. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Antaboga berangkat ke kahyangan. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Prabu Kresna. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Kata ‘maya’. Sebenarnya sebutan itu keliru. yang benar adalah Aji Kawastram. yang suami Dewi Pertiwi. Antareja tidak pernah ada. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Yang kelokannya tidak mengenal batas. cucu Sang Hyang Antaboga. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. . Jadi. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras.

bernama: Raden Gatotkaca. . dan berputra Arya Danurwenda. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. putri Prabu Ganggapranawa. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. dan Arya Anantasena. pemberian ibunya. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Lidahnya sangat sakti. dengan Dewi Nagagini. yang mempunyai kesaktian. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. pendiam. putra Bima dengan Dewi Arimbi. sehingga kebal terhadap senjata. Anatareja berkulit napakawaca. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Ia juga memiliki cincin mustikabumi.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. salah satu dari lima satria Pandawa. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi).

mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. salah satu dari lima satria Pandawa. yaitu : Anantareja. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. dengan Dewi Urangayu. putra Dewi Nagagini. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. dan Gatotkaca.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. putra Dewi Arimbi. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. yang dapat . Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti.

mengembalikan kematian di luar takdir. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. raja raksasa negara Pringgandani. Brajamusti. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Anantasena berwatak jujur. Brajalamatan. Brajawikalpa dan Kalabendana. bersahaja. bernama. tidak pernah berdusta. putra Prabu Pandu. Arya Prabakesa. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. dengan Dewi Hadimba. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. terus terang. Arimba/Hidimba. Setelah dewasa. Prabu Arimba. Brajadenta. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. salah seorang dari lima satria Pandawa. menggantikan kedudukan kakaknya. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. kekuasaan . Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. berani kerena membela kebenaran. yang tewas dalam peperangan melawan Bima.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

putra Prabu Rumbaka. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. Arya Basudewa. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Rumbaka. dengan Dewi Krepi. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. raja Negara Kumbina. swaraswati keraton Mandura. trengginas. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. raja Boja. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. cerdik pandai. dan bergelar Prabu Bismaka. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. putri Prabu Kunti. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Ia berambut dan .

Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . dengan Dewi Anggini. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. raja negara Magada. keturunan Prabu Citragada. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Ketika ayahnya. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Resi Drona). Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). pemberani. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Dari ayahnya. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. badannya hancur dipukul gada Rujakpala.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya.

ikhlas. Akhir riwayatnya diceritakan. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor.. Carub atau Astrajingga. percaya akan kekuasaan Tuhan. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. dan berputra Dewi Pujawati. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Bagaspati mempunyai watak. Ia mempunyai tabiat . Ia memiliki Ajian Candrabirawa. lucu. seorang hapsari/bidadari. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. sabar. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Jawa). lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. suara besar agak serak (agor .Bagawan Bagaspati. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. tindakannya seperti . Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. menantunya sendiri. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Dewi Pujawati. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Bagaspati sangat sakti. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. ayahnya. Sebelum tewas.

Seperti halnya dengan Semar. Bagong berumur sangat panjang.orang bodoh. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. tetapi selalu tepat. kakak Dewi Kanistri. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. ia hidup sampai jaman Madya . putri Bathara Hira. kata-katanya menjengkelkan. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Setelah usia lanjut. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Kakrasana dan Narayana. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Kakrasana. Dewi Prita/Dewi Kunti. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). raja Boja. putri Prabu Kunti. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Secara tidak resmi.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. swaraswati Keraton Mandura. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Dewi Basuwati. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Basukiswara . Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Beberapa tahun kemudian. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Atas kemurahan hatinya. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Sebagai penggantinya. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut.

Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Prabu Basukesti.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. raja Boja. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. arif bijaksana dan suka menolong. Dewi Prita/Dewi Kunti. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. cerdik pandai. berani. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. . Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Setelah usianya lanjut. putri Prabu Kunti. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Arya Basuketi.

Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Karena ketekunannya bertapa. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. juga tahu segala bahasa binatang. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Arya Basukesti. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. putri . dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Putri Bathara Brahma.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Dengan kereta sakti Amarajaya. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil.

Arya Basupati. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. . Setelah menikahkan putrinya. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . dengan permaisuri Dewi Srisekar. Dari perkawinan tersebut. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Arya Basunada. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama .

mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Nagata. Dewi Nagagini. teguh. Nakula dan Sadewa. wilayah negara Amarta. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Bratasena.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Kusumayuda. Gada Rujakpala. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. yaitu . Kuku Pancanaka. tabah. Kusumadilaga. . Pupuk Jarot Asem. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kowara. 2. atau Wijasena. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Gelang Candrakirana. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. serta 2 orang saudara lain ibu. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Bima memililki sifat dan perwatakan. kuat. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. berputra Arya Anantareja. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Bayusuta. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Gelung Pudaksategal. Kalung Nagasasra. patuh dan jujur. Alugara. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Birawa. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Kelatbahu Candrakirana. Aji Bandungbandawasa. Dandunwacana. Pandusiwi. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. gagah berani. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Sena. yaitu : 1. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Dewi Arimbi. Sumping Surengpati. Dewi Urangayu. Balawa.

. (raja negara Banyutinalang). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraksa.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayu. Surtayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durgempo. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Carucitra. Kartamarma. Bomawikata. Citraboma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Wikataboma. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Kartadenta. Citraksi. Citrayuda. Durmuka. Gardapura . Durmagati.

Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. ia menjadi sangat sakti. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Bila salah satu diantara mereka mati. Karena ketekunanya bertapa. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Ia pandai bermain gada. kejam. Dalam perang Bharatayuda. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Selain sakti. maka yang mati akan hidup kembali. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Di medan peperangan. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Berwatak angkara murka. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura .

Usahanya kembali menghalami kekagalan. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajamusti. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Brajawikalpa dan Kalabendana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Arya Prabakesana. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Oleh kakaknya. Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta sangat sakti. Arimba / Hidimba. Brajalamatan. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Arimbaji. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. . Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Dewi Arimbi. ingin menangnya sendiri. Bima tinggal di Jadipati. Dengan bantuan Bathari Durga. Dewi Arimbi. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. barang siapa kena gigitannya pasti binasa.

raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. mudah marah. Arimba/Hidimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. . masing-masing bernama . pemberani dan sangat sakti. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. putranya dengan Bima. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. Brajamusti.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka.

Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. raja negara Astina. Dengan bantuan Bathari Durga. keras hati dan ingin menang sendiri. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Bersama kakaknya. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Brajalamatan. Brajadenta. istri Prabu Duryudana. Brajawikalpa dan Kalabendana. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Arya Prabakesa. agak bengis. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Prabu Arimbaji. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Arimba/Hidimba. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Ia sangat sakti. berlindung pada kemenakannya. Brajadenta dan kedua adiknya.

Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. pemberani. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. gagah perkasa dan sangat sakti. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Brajamusti. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. ingin selalu menang sendiri.peristiwa . Brajalamatan dan Kalabendana. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . tangguh. Brajadenta. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. pendendam. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Arya Prabakesa. senang menurutkan kata hatinya. Dewi Arimbi. Dewi Surtikanti. Ia berwatak sombong. setia. Dewi Erawati. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Arimba/Hidimba.

Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Prabu Duryudana. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Mandura. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. putri Prabu Kiswaka. . Dalam perang Bhratayuda. raja negara Lesanpura.yang penuh dengan kekerasan. raja Astina dan Adipati Karna. putra Prabu Setyajid/Ugrasena.

Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Cakil memiliki sifat. serakah. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. trengginas. Ia berwatak kejam. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. pemberani. banyak tingkah dan pandai bicara. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. tangkas. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. berkaki putih . semuanya berwarna hitam. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan.

Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. ketika dipinang oleh Arjuna. yaitu : Prabu Yudhistira. Bersama kakaknya. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Dananjaya sangat sakti. Atas seijin Bathari Durga. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Arya Danduwacana. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Ia mempunyai dua kakak kandung. Setelah pesta perkawinan selesai.(=pancal panggung/Jawa). dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . di kawasan hutan Mertani. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Pada mulanya Dadungawuk menolak.

Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. . gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. gagah perkasa. Arya Dandunwacana menyerahkan. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Kepada Bima. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Jangettinelon. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Podangbinurehan. Dandangminangsi. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Menjanganketawang dan Cecakandon. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Celengdemalung. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. jujur. Ditya Sapujagad. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. negara Jodipati. pusaka Jala Sutra Emas. Berwatak pemberani. Kepada Arjuna ia menyerahkan .

Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. pendiam. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. . Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Ia berkulit Napakawaca. Arya Danurwenda masih kecil. Hyang Anantaboga. yang mempunyai kesaktian. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Nagapratala. jujur. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Anantareja.

Wresni dan . Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Putri sulungnya. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Amba. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. raja negara Srawantipura. dari pertapaan Retawu.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura.

Kumbina dan Dwarawti). mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Karena menghendaki kemenangan para daitya. dan Dewi . raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa).Andaka. istri Prabu Yudhistira. Dewi Drupadi. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Yadu dan Turwasu. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. putri Sanghyang Indra. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Lesanpura. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. raja Amarta. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Druhyu. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. masing-masing bernama . Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. raja daitya negara Parwata. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. masing-masing bernama . Dewayani meminta Resi Sukra. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. dan berputra tiga orang lelaki. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista.

sombong. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Pada saat itu roh Ekalaya. Ia tewas dibunuh Aswatama. banyak bicaranya.Srikandi. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. yaitu Resi Drona. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. congkak. cerdik. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. . raja negara Dasarna. menghadapi senapati perang Kurawa. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. istri Arjuna. Setelah melalui pertempuran sengit. putra Resi Drona. tinggi hati. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. tangkas dan trenginas. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. memiliki sifat pemberani. putri Prabu Hiranyawarma. Drestaka dan Drestara. bengis. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drestadyumna berwajah tampan. Resi Drona berwatak.

Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Untuk mencari pengalaman hidup. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. setelah gugurnya Resi Bisma. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putra Prabu Drupada. kecerdikan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. raja negara Tempuru. yang memenggal putus kepalanya. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. putri Prabu Purungaji.tetapi kecakapan.

Di dalam perang besar Bharatayuda. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. luhur budinya. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna.Hargajembangan. Dewi Drupadi. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. teliti dan . Ketika Prabu Gandabayu mangkat. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. bijaksana. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada.sabar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Dalam masa kekuasaanya. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.

besar kepala dan senang meremehkan orang lain. yaitu. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. 2. 3. ia sangat sakti. Menurut pedalangan Jawa. Srutakirti dari Arjuna 4. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Nakula dan Sahadewa. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Srutawarman dari Sahadewa. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Srutasoma dari Bima. gagah dan bermulut lemar. Bima. Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. 1. Dursala tewas dalam pertempuran . Ia berbadan besar.Partawindya dari Yudhistira. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Akhir riwayatnya diceritakan. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Dursala mempunyai watak dan sifat. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda.setia. takabur. Srutanika dari Nakula 5. Yudhistira.

Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. (raja negara Banyutinalang). Gardapati (raja Negara Bukasapta).gemar bertindak sewenang-wenang. Dursasana berbadan besar. takabur. besar kepala. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Citraksi. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Surtayu. Durgempo. mempunyai watak dan sifat. Citraboma. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Bomawikata. Citrayuda. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Bogadatta (raja negara Turilaya). Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Kartamarma. Kartadenta. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. gagah dan bermulut lebar. Wikataboma. Durmuka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayuda.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Durmagati. Gardapura . putri Adipati Banjarjungut. Carucitra. Citraksa. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). senang meremehkan dan menghina orang lain. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.

Carucitra. Surtayuda. Duryudana (raja Negara Astina). Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraboma. Citraksi. Durmagati. dan Widandini (raja negara Purantara) . Citrayuda. Durgempo. Bomawikata. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Surtayu. Durmuka. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapura. Diantara 100 orang. Citraksa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Kartadenta. dihantam gada Rujakpala. Wikataboma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.hancur berkeping-keping. .

dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Sindu. gaya dan kata-katanya serba menarik. menarik hati. Ia adalah raja negara Paranggelung. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Menjelang .Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. jujur. putri hapsari/bidadari Warsiki. Wataknya bersahaja. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Ekalaya berwatak. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. keinginanya selalu terlaksana. tekun dan tabah. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. setia.Hidupnya serba mewah. Ekalaya seorang raja kesatria. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. sangat mencintai istrinya. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Dalam perselisihannya dengan Arjuna.

Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dewi Banowati. . raja negara Mandura. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Dewi Surtikanti. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. sabar dan wingit. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Jawa). Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda.kematiaanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. setia. Dewi Erawati berwatak. penuh belas kasih. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama.

Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. semenjak jaman Arya Dandunwacana. raja negara Mandaraka. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. .Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak.

Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. bersahaja. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. dan berputra dua orang bernama. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. menantunya yang setelah menjadi .Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. pendiam dan sakti. raja negara Astina. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. murid Resi Boma. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. gagah berani. Karena penggantinya. teguh sentosa. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana.

Ia berwajah tampan. tegap. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. gagah. Sedangkan menurut pedalangan. menurut Mahabharata. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Ketika ayahnya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. pendiam. dan diangkat menjadi patih negara Astina. . pemberani. Prabu Gandabayu meninggal. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya.

masingmasing bernama . putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Gardapura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Bogadatta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citrayuda. raja negara Astina. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Arya Sakuni. Citraboma. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. . Carucitra.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Kartadenta. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Durmuka. Surtayu. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). (raja negara Turilaya). Wikataboma. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Surtayuda. Kurawa terhadap Pandawa. Durmagati. Durgempo. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).

Dretadyumna/ Trustajumena. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. masing-masing bernama . bergelar Prabu Drupada. Dewi Gandawati ikut belapati. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. Akhir riwayatnya diceritakan. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. Dewi Srikandi. . Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. 1.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. bijaksana. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. luhur budinya. 2. sabar dan teliti serta setia. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. raja negara Amarta. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Arya Sucitra. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. yang kemudian menjadi istri Arjuna. 3.

Dewi Wersini. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. putri Prabu Kalayaksa. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. senapati perang negara Dwarawati. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. raja negara Garbasumanda.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Dewi Garbarini. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. karena ingin memperistri bidadari. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . raja negara Karanggubarja. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci.

Gardapati berwatak keras hati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dengan kesaktiannya. congkak. Kartadenta. Citraksi. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Citraksa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Citraboma. cerdik dan licik. Durmuka. Surtayu. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Citraboma. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durgempo. . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citrayuda. Durmagati. Bomawikata. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Durgempo. Surtayuda. raja negara Glagahtinalang. Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citrayuda. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Surtayuda. Kartadenta. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Durmuka. Citraksa. Surtayu. Durmagati. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Gardapura . Wikataboma. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda.Kurawa. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Gardapati (raja negara Bukasapta). Carucitra. Bogadatta (raja negara Turilaya).

mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Gareng bernama Bambang Sukskati. ia hidup sampai jaman Madya. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. sehingga tiada yang kalah dan menang. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Aslinya. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Setelah selesai tapanya.Gardapura bersifat sombong. tak berleher. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. terjadilah peperangan antara keduanya. dan masuk dalam golongan panakawan. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. cerdik dan licik. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Matanya juling. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Nala Gareng berumur sangat panjang. . keras kepala. Karena sabda Sanghyang Ismaya. perut gendut. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. hidung bulat bundar. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. kaki pincang. kakaknya. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya.

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Sebagai raja muda di Pringgadani. Ia adalah anak Bima. Brajamusti. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. ibunya bernama Dewi Arimbi. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Dalam pewayangan. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Begitu lahir di dunia. kakak ibunya yang bernama Arimba. adik Arimbi.Gatotkaca GATOTKACA. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. menjadi raja di negeri itu. Sebelum itu.

Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Dari perkawinan dengan Pergiwa. penutup kepala gaib. Di kahyangan. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. putri Batara Surya. Setelah tali pusarnya putus. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu.untuk keperluan itu. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Namun. . Tubuhnya tetap utuh. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Tutuka pingsan. musuhnya akan mati. yang bernama Kunta Wijayandanu. anak Arjuna. Karena kesal. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Ia mengenakan Caping Basunanda. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Namun. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Setelah penggemblengan selesai. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Bima dan Arimbi mengizinkan. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Usahanya ini tak berhasil. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. begitu tali pusar itu putus. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Senjata. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang.

Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Bra-jadenta. Bimasiwi. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. ketika mereka berperang tanding. sesudah Gatotkaca gugur. Arimbiatmaja. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Guritna. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Abimanyu. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Krincingwesi. Akibatnya. Purbaya. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. dan Mladangtengah. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. dan amat menyayangi Gatotkaca. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Namun. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. . sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Sebagai raja muda Pringgadani. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. yakni Kalananata. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. ia terbang amat tinggi. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Ketika jatuh ke bumi.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. karena ia le-laki. ada lagi nama alias Gatotkaca. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Gurubaya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Sebenarnya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Karena itu. Trincingwesi. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Kancingjaya. Menjelang ajalnya. terutama Brajamusti. dan Bimaputra. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta.

Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Selain malu. putra Dursasana.Brajamusti 8. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Wahyu Senapati 7. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Baru saja latihan perang itu dimulai. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. ia sadar. Kalabendana Lena 9. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gantotkaca Rante 10. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Aji Narantaka 12. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. dengan Aji Narantaka itu . Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Subadra Larung 11.Pregiwati 3. Namun. Gatotkaca menjawab. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca Sewu 5. para putra Pandawa. sehingga pingsan. Sesuai janjinya. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. para putra Pandawa. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Pregiwa . Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Brajadenta . yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gatotkaca Sungging 4.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu.

Guntur Prahara. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). hanyalah Prabu Kala Pracona. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. dan Dukun. sehingga menampilkan kesan gagah. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Gelap. dan Guntur Samodra. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. dan Dursala. Bentuk badannya tegap. Di Surakarta. Sukarno. Boma Narakasura. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. yakni wanda Kilat. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Guntur. Dalam perang melawan raksasa. sedangkan kata kaca artinya rambut. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu.1820) di Surakarta. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Badannya kekar dan kokoh. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Pada tahun 1960-an Ir. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. mukanya tidak terlalu tunduk. Gatotkaca menyambar dari udara. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Patih Kala Sakipu. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. dengan wajah mirip Bima. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Tatit. dengan muka agak . Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Mengenai soal wanda ini. dan Abimanyu di darat. Dalam pewayangan. Panglawung. Presiden RI. lengkap dengan taringnya. tidak diketahui dengan jelas. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. yakni Butaprepat.

Sementara itu. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani.datar. dan Sukarno. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. lengkap dengan taringnya. Baca Bima. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Pergiwati. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Wanda Guntur. dengan tubuh besar. Wajahnya juga memandang ke bawah. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. wajah raksasa. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Dewi. seolah mencerminkan sifat andap asor. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. raja Mataram. Dulu. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. . dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. tunduk. kuat. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa.

Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Kartadenta. Wikataboma.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. dengan bantuan Dewi . Citraboma. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Carucitra. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. suaminya. Durmuka. Surtayu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Arya Watubaji. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. sederhana. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). masingmasing bernama . Gardapura. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Bogadatta. baik budi. raja negara Astina. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. (raja negara Turilaya). istri Bathara Derma. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Gardapati (raja negara Bukasapta). raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Durmagati. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Arya Sakuni. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Durgempo. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Kurawa terhadap Pandawa. Citrayuda. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. lembut. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa.

tekun dan wingit. Ia berwatak tenang. Endang Pregiwa. Sedangkan menurut Mahabharata. Wilungangga. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Akhir riwayatnya diceritakan. Antakadena dan Bambang Sumbada. Abimanyu. dari pertapaan Yasarata. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. sesuai dengan takdir dewata. . jatmika. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Bratalaras. di keputrian negera Surateleng. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Wisanggeni. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Setelah ada kesepakatan. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. ayahnya sendiri. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. bernama.Wilutama. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Kumalasakti. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Prabukusuma. salah satu dari lima satria Pandawa. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. menjelang pecah perang Bharatayuda. Wijanarka. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Sumitra. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Endang Pregiwati. dengan Dewi Ulupi. Kumaladewa.

raja negara Astina. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. . Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. begitu kelahiran Dewabrata. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu.

penganiaya. . Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Karenanya berbadan tinggi besar. raja raksasa dari negara Widarba. ingin menangnya sendiri. bengis.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. keras hati. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Prabu Supala raja negara Kadi. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. gagah. Ia sangat sakti. Untuk memenuhi ambisinya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara.

Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. berwatak angkara murka. ayahnya. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. . Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. istri Arya Prabu Rukma. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. istri Arya Prabu Rukma. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.

Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. berani. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Arya Wirata dan Arya Surata. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. penuh kesungguhan dan setia. . ayahnya. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. dan bergelar Prabu Sinduraja. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Jayadrata.

Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Sebelum menemui ajalnya.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. istri Arjuna. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. putra Dewi Pregiwa. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Bambang Sasikirana. raja negara Madukara (lama). Raden Gatotkaca. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Prabu Jayamurcita. bernama. mengutus adiknya. Merasa sangat sakti. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. raja negara Pringgandani. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. karena ketika . Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. putra Dewi Suryawati. dan Arya Suryakaca. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu.

gesit. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. berwujud sebagai wanara / kera. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. ia memperoleh dua orang putra bernama . daripada tinggal di istana Dwarawati. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. dan Gunadewa. sangat berbakti dan penuh belas kasih. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. raja negara Dwarawati. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. dengan Dewi Trijata. Demikian pula dengan tabiat. Samba. ibunya. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Perbedaannya. Dewi Jembawati berwatak jujur. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Gatotkaca. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Jayasupena tidak bisa terbang. berani tak mengenal takut. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Ketika lamarannya ditolak. teguh. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. waspada. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. yang berwajah sangat tampan. cerdik pandai.perang berlangsung ia masih kecil. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. setia. Dari perkawinan tersebut. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Karena mati sebelum takdir. kesetiaan. tangguh. tangkas dan terampil. sabar. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Drestadyumna dapat dihidupkan .

Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. raja negara Dwarawati. setia. . raja Awangga. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Brajadenta. Prabkesa. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. sangat jujur. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna.kembali oleh Prabu Kresna. dari negara Wirata. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arimba/Hidimba. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. bernama. Brajamusti. Dewi Arimbi.

putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. dari negara Mandura. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. putra ke-empat Prabu Basukunti. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Dalam cerita pedalangan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. namun memiliki gerakan yang cekatan. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Merasa sangat sakti. . Daya berpkirnya lambat. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Bertubuh gemuk pendek. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Dalam peperangan.

Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. kakak Arya Ugrasena). putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Arya Ugrasena. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Berwatak angkara murka. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. putri Prabu Rumbaka. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. serakah. Prabu . sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. serakah. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. mau menangnya sendiri. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. suka menurutkan kata hati. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. bengis. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. raka negara Astina. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. pemberani dan sangat sakti. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. kejam. Dalam peperangan tersebut. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. seperti Arya Prabu Rukma. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). raja negara Astina. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. istri Prabu Basudewa. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring.

Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Dengan dukungan Suratimantra. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. raja Mandura. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. oleh Suratrimantra. Pemberontakan Kangsa gagal. Karena sangat sakti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Ia lahir di negara Bombawirayang. raja negara Astina.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. penghianat. pamannya yang sakti. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Setelah remaja. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. keras hati. adik Prabu Gorawangsa. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). ingin menangnya sendiri. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa.

ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Basukarna adalah anak buangan. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. . putri bungsu raja Mandura. Prabu Basukunti. padahal ia masih gadis. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Resi Druwasa. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Basukarna adalah putra sulung. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh.Karna KARNA. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Waktu masih berusia remaja.

dan matahari sudah naik. Tahun berganti tahun. yakni putra-putra Drestarastra. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Alasannya. atau Suryatmaja. Menjelang masa remaja. Itulah sebabnya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Setelah lahir.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Dengan ilmunya yang tinggi. Manakala hari telah terang. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Pandu. Maka. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. sering bangun siang. sesudah masa kehamilannya cukup. dan Yama Widura. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina.yang artinya telinga. Resi Krepa. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Itulah sebabnya. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Namun permohonan itu ditolak. ia masih tergolek di tempat tidurnya. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. . Kebetulan mereka memang tidak punya anak. ia diberi nama Karna . di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Nama lain baginya adalah Talingasmara.

Lagi pula. Duryudana. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Karna menjadi Adipati di Awangga . secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Yakin. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. ataukah sebaliknya. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. termasuk para Kurawa. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Namun Kunti juga ragu. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Lebih-lebih Arjuna. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Adu tanding pun dimulai. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Keduanya seimbang sama kuat. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. ditolak.

Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. yaitu raja penguasa di Awangga. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. . walaupun telah menjadi menantunya. sejenis kalajengking berbisa.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Saat itu seekor ketonggeng. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. yakni ilmu ketrampilan memanah. Dan. pada saat yang genting . Sewaktu tahu apa yang terjadi. melainkan seorang ksatria. sehingga keringatnya bercucuran. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. kutukan itu akan terbukti. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. atau raja muda. menyengat paha Basukarna. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. putri Prabu Salya. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. tetapi karena hasil usahanya sendiri. raja Mandraka. kelak ternyata.yang menentukan hidup atau mati. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Basukarna. adik Surtikanti. Karena merasa ditipu. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda.

Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. dan Arjuna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Bima. Meskipun sebelumnya telah tahu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Ki Nartasabda. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. percaya diri. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Selain seimbang kesaktiannya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. siapa pun yang memintanya. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. teguh dalam pendirian. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. tahu membalas budi. salah lihat. putri sulung Prabu Salya. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. "Ingatlah Karna. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. yaitu Batara Surya. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Dalam pewayangan. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. yakni Prabu Anom Duryudana. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat." . Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. tetapi gagal. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. dan mengaku sebagai Arjuna. Jadi. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. sebab Batara Endra.

Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Karenanya.. sebagai ganti barang yang hamba ambil.. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. apa alasan brahmana itu memintanya.." Demikianlah." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Tanpa menanyakan. berkata: "Karna. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Namun. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Kresna secara khusus datang menemui Karna.. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas.. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. ambillah.yang masih dalam ujud brahmana. . saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Jika seorang brahmana datang meminta. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. . Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Pada pertemuan empat mata." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta.. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Kini. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. dengan senang hati hamba akan menerimanya. Esok harinya. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. ksatria mulia. Sehari menjelang Baratayuda.

Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Itu adalah kewajiban Adinda. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka." Kresna: "Tetapi. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. sejak masih remaja.. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Yang penting. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya.. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. . itu semua agar Baratayuda dapat segera . sifat iri. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. bukan perang kecil. bagaimana pun. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Barata-yuda harus segera terjadi. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari.Kresna: "Dinda Karna. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Jadi. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Kakek Abiyasa. Dinda Karna. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Resi Krepa. pendirian mereka. Itulah sebabnya. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Rasanya. Bahkan Maharesi Bisma.. culas. Adinda tahu benar. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa.. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. dan dengki mereka." Karna: "Kakanda Kresna. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Kakanda Kresna. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Begawan Drona. Namun. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan." Karna: "Kakanda Kresna. Adinda telah mengenal para Kurawa. . Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa." Kresna: "Saya memahami hal itu." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan.

Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Entah siapa yang akan kalah. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Di tepi sungai yang dianggap suci itu.." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Coba renungkan hal itu. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. . maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. seandainya Adinda yang menang. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar." Kresna: "Adinda Karna. Namun.. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Seandainya Adinda yang gugur.terjadi sebagaimana seharusnya. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna.. lewat tengah hari. jelas berbeda. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Demikian pula. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. selalu harus ada yang menjadi korban. dan siapa yang akan unggul. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Namun. Sekali lagi. Adinda tahu. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. kita semua belum tahu." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti." kata titisan Wisnu itu. Karenanya. Dinda Basukarna . bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria." Kresna: "Adinda Karna. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. bagaimana pun. Hati kecilnya merasa.

Jika harapanku ini engkau kabulkan. adik-adik hamba.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. . ada yang . dengan menguatkan hati. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Ibunda mengerti. Para dewa dapat menjadi saksi. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Arjuna. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Tidak bisa tidak. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. . Dapatkah engkau membayangkan. Ibunda tentu juga tahu. Namun. Engkau seorang ksatria utama. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Engkau tentu juga tahu. Anakku. Hanya karena keadaan. betapa remuknya hati seorang ibu. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. engkau adalah prajurit sejati. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Hamba mengerti. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Namun." Kunti: "Tetapi . bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Namun. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. junjungan hamba. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.." Kunti: "Karna. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. cobalah engkau renungkan barang sejenak. ibumu ini. perang besar akan terjadi esok hari... Namun.. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu..." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati.. Karna Anakku. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku.. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba .. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Namun hamba mohon. Aku. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak."Basukarna anakku.

anakku . maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. izinkan aku memelukmu.. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Pertimbangan yang lain adalah. mengorbankan orang yang disayanginya. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. aku telah kehilangan engkau. sejak engkau masih berujud bayi merah.harus mengorbankan suaminya. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Doaku untukmu. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Karena itu. sebagai ksatria. batal. Aku tidak berkesempatan merawat. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya.. mungkin Baratayuda akan gagal. Tetapi. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra.. Demikian pula. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Kesedihanku sebagai seorang ibu.. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. jika ia tidak ikut beperang. anakku. Puluhan tahun. buah hatiku . Dan. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. memelihara dan mengasihimu.. Kunti lalu berkata: "Anakku. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Untuk itu. kumohon kepadamu. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah.. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Jika hamba gugur. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata.. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus.. derajat dan pangkat. anakku. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Karna. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada.. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat.. . maafkanlah Ibumu ini. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. menciumi ubunubunnya. penguasa Astina itu mulai khawatir. tidak terlaksana. kemuliaan. Dalam Baratayuda. dan . maka ia akan gugur sebagai pahlawan.

gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama.cari Arjuna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Duryudana dengan cepat melerai. Karena desakan Duryudana ini. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Basukarna. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. dan mengasihinya. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. sebagaimana dikehendakinya. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. melesat ke arah dada Arjuna. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Alasannya. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. seorang anak yang terbuang sejak bayi. dan menurut anggapannya. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Duryudana lalu meng-ingatkan. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Agar seimbang dan tampak sederajat. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Basukarna . raja Dwarawati. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Panah Wijayacapa meluncur deras. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Dan. Karena jika bukan dia yang gugur. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Hanya karena bujukan Duryudana. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Sementara itu. kemudian membujuk Prabu Salya. Namun. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. mengasuh. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca.

Dari keterangan para dayang. Suatu hari. Ia mempersalahkan Adimanggala. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. turun dari kereta. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Jadi. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Permadi sanggup. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Dengan demikian. putri Prabu Salya. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Permadi mencoba membantah. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil.Bhs. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. ia juga merupakan besan. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Pada saat Baratayuda berlangsung. Tetapi versi lain menyebutkan.gugur karena siasat licik Kresna. . selain sebagai ipar. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. namun tidak seorang pun yang percaya. putri Prabu Anom Duryudana. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. yakni patih Kadipaten Awangga. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Basukarna mendapat dua orang putra. abang satu ibu lain ayah.

dewa itu segera melerainya. Guna me-nyirnakan angkara murka. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Dalam pewayangan di Indonesia. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Lagi pula. Usaha Permadi ini berhasil. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Setelah tahu apa yang terjadi. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Karna menolak. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. dan bahkan juga nama baiknya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. . walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Karenanya.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. terpaksa menerima kenyataan itu. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Diterangkan. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka.Dalam waktu singkat. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. dan terjadilah perang tanding.

sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. . tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Basukarna. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 ." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Karna ternyata sanggup.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. dan Arjuna. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Dewi. Lihat juga Kunti. atau Basusena. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. bukan bangsawan). Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. selain dendam pada Arjuna. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Kelak. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Dalam Mahabarata.

Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Durgempo. Ia berbadan besar. Surtayuda. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. lincah. cerdik. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). putri raja Banyutinalang. Setelah mertuanya meninggal. Kartadenta. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Bomawikata. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Wikataboma. Citrayuda. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Kartamarma memliki perwatakan. Durmagati. Surtayu. pandai bicara. Citraboma. Durmuka. gagah dan berwajah setengah raksasa. Kartawiyoga berwatak keras hati. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapura. keras hati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. . Citraksi. Duryudana (raja Negara Astina). berani dan selalu menuruti kata hati. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Citraksa. Carucitra.

dari padepokan Retawu. berani dan . dengan Dewi Durgandini. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. ingin menangnya sendiri. raja negara Astina. Upakeca / Rupakeca. yaitu. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Setatama. Bagawan Abiyasa. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Citragada dan Wicitrawirya. Rajamala. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. yaitu. telah datang menyusul Kakrasana. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. penghianat. Kencakarupa berwatak keras hati. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati.

raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Cerita Pedalangan menyebutkan. Krepa berwatak jujur. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. setia dan penuh pengabdian. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Akhir riwayatnya diceritakan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. . Dalam Mahabharata diceritakan. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Prabu Matswapati. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona.selalu menurutkan kata hati. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Kisah lain menyebutkan. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna.

sampai akhir hayatnya. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. . raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji.

Dewi Rukmini. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.Dewi Setyaboma. dari negara Lesanpura. Kakrasana. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. seorang swarawati keraton Mandura. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. berputra . Kaca paesan. Senjata Cakra. berputra . antara lain. 2. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). berputra . 3. adalah putra Prabu Basudewa.Dewi Pratiwi. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Kembang Wijayakusuma. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. . Terompet/Sangkala Pancajahnya. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Ia lahir kembar bersama kakaknya. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Arya Setyaka. 4.Dewi Jembawati. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti.

raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Arya Basudewa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Wisanggeni. putra Prabu . Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Prabu Kresna menginginkan moksa. raja Boja. Ia berwatak penuh belas kasih. setia dan wingit. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Abimanyu. Bima/Werkundara dan Arjuna. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Puntadewa. pemberani. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. kakaknya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. dengan Dewi Jimambang. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Sejak kecil. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Bratalaras. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Wijanarka.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Endang Pregiwati. Bagawan Wilawuk. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Bambang Irawan. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. tenang. Sumitra. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Wilugangga. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Antakawulan dan Bambang Sumbada. raja negara Astina. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Nakula dan Sadewa. putri Prabu Kunti. Endang Pregiwa.

Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. menarik hati.Pandu dengan Dewi Madrim. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Wataknya bersahaja. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Hidupnya serba mewah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Ia mempunyai kakak kandung . melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. putra kedua Adipati Karna. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Akhir riwayatnya diceritakan. keinginanya selalu terlaksana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati.

Oleh Kangsa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. . Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang.bernama Narasoma. adik Prabu Gorawangsa. raja negara Mandura. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Dari perkawinan tersebut. diusir keluar dari negara Mandura. Kangsa pergi kenegara Mandura. digauli oleh Prabu Gorawangsa. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. sabar dan Wingit. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Widarba. Dengan dukungan Suratrimantra. raja negara Mandura. setia. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Kedua putra kembarnya. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Prabu Pandu. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati.

Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. seorang hapsari/bidadari. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. yaitu. Narasoma dan Dewi Madrim. sabar. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Mandrapati mempunyai watak. di daerah kerajaan Jodipati. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. seorang hapsari/bidadari. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. ikhlas. percaya akan kekuasaan Tuhan. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. wilayah negara Mertani. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). ikhlas.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Akhir riwayatnya diceritakan. sabar. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Menurut purwacarita. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Akhir riwayatnya diceritakan. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma dan Dewi Madrim. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. percaya akan kekuasaan Tuhan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. yaitu.

putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. manusia kera kekasih dewata. Ia lahir kembar bersama adiknya. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Puntadewa. dengan permaisuri Dewi Kunti. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Nakula tidak akan dapat lupa . Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). setia. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Mereka bertemu. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. dari negara Mandaraka. sangat berbakti. Dari perkawinan tersebut. dari negara Mandura bernama. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Dewa Tabib.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. salah satu dari lima satria Pandawa. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala.

Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. wilayah negara Amarta. belas kasih. . Dewi Srengganawati. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Setelah selesai perang Bharatyuda. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Nakula mempunyai watak jujur. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. raja negara Awuawulangit. taat. 2.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . 1. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Dewi Madrim. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. setia. Senapati negara Mretani. Ia juga mempunyai cupu berisi. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. putri Resi Badawanganala. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita.

raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Narasinga menjadi sangat sakti. Karena ketekunannya bertapa. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia tewas dalam . Arya Singamulangjaya. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya.

raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. putra Sanghyang Brahma. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. setia.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Setelah ayahnya. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . raja negara Mandaraka. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Ibunya bernama Dewi Kandini. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Senapati perang Dwarawati. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. selain berguru pada ayahnya.peperangan melawan Narayana. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. putri Arya Kidangtalun. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Karena itu selain sakti. dari negara Lesanpura. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. putra Prabu Kresna. Selain sakti. putra Prabu Basudewa. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa.. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. jujur. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. andel Resi Palasara.

Ia seorang anak yatim. Wilugangga. yaitu . Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. dengan Dewi Manuhara. berputra . raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Gentang. Kumalasakti. Ramaprawa dan Basanta. Antakadewa dan Bambang . jujur dan adil. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Ramayana dan Pramasata 2. Dewi Niyedi 5. Dewi Dangan. berputra . Bambang Irawan. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Abimanyu. Dewi Tamioyi 3. Dewi Impun. Bratalaras. berputra . Ia berwatak bijaksana. 1. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Dalam kitab Adiparwa. Prabakusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. berputra . ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Dewi Satapi/Dewi Tapen. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Sumitra. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. ia masih dalam kandungan ibunya. Bagawan Sarmiti. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Wijarnaka. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. berputra . Kumaladewa. Dewi Puyangan. salah satu dari lima satria Pandawa.

Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajadenta. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Sumitra. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Kumalasakti. berbakti dan teguh dalam pendirian. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan.Sumbada. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. jujur. Prabakusuma. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Brajalamatan. Arjuna. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. jujur. baik budi. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Abimanyu. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Kumaladewa. Brajamusti. Arjuna. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Dari perkawinan tersebut. Dewi . Wilugangga. setia. bernama. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Baru setelah remaja. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). setia. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Arimba/Hidimba. putra Prabu Puntadewa. raja negara Pringgondani. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Wijanarka. bernama. Dewi Arimbi. setia. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Bambang Irawan. Brajawikalpa dan Kalabendana. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Bratalaras. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. dengan Dewi Manuhara. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Ia dan adik bungsunya.

Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Wisanggeni. besar tanggung jawabnya. putri Bathara Indra. Akhir riwayatnya diceritakan. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Antakawulan dan Bambang Sumbada. halus. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. raja negara Awangga. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. tenang. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Ia kemudian mengutus patihnya. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Mustakaweni. Abimanyu. jatmika. Wilugangga. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. dengan Dewi Supraba. Endang Pregiwa. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. juga ahli dalam ilmu pengobatan. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Wilugangga. Wijarnaka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. mengalahkan semua para Dewa. Ia sangat sakti. berwatak angkara murka. Bambang Irawan. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Atas keputusan Bathara Guru. yaitu. Bratalaras. Kumalasakti. Endang Pregiwati. Ia adalah putra Arjuna. Kumaladewa. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. baik tingkah lakunya. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Bambang Tetuka/Gatotkaca. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Sumitra. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba.Arimbi.

diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. setelah selesainya perang Bharatayuda.dan Kasipu. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. senang bergurau. yaitu. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Akhir riwayatnya diceritakan. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. seorang swarawati Keraton Mandura. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Wresni dan Andaka. dan Dewi Rarasati/Larasati. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Suaranya lantang. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. dengan Ken Sagupi. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Ken Sagupi. Arya Udawa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Kedua putranya. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. . Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu.

Akhir riwayatnya diceritakan. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. penuh belas kasih. yang kemudian diberikan kepada putranya.Dewi Pratiwi berwatak setia. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Dewi Erawati. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. ikhlas. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. sabar. Ia juga terkenal pandai bermain catur. percaya atas kekuasaan Tuhan. Dewi Banowati. masing-masing bernama. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Dewi Pujawati berwatak. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. setia. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Dewi Surtikanti. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. sabar. seorang hapsari/bidadari. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. raja jin negara Mertani. Sitija. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. dan sangat berbakti. Ia mempunyai watak. Bima/Werkudara dan Arjuna. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. . Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. jujur. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. tekun dalam agamanya. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. jujur. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. dan dua orang adik kembar lain ibu. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . dengan Dewi Darmastuti. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra.

Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Ia seorang arsitek ulung. serta berjiwa penjilat. Atas perintah Arya Sakuni.Dalam perang Bharatayuda. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. raja negara Mandaraka. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Setelah menobatkan Parikesit. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Arya Gamdamana. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. .

Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Resi Balarama/Baladewa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Menurut ketentuan dewata. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Di dalam cerita pedalangan Jawa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Kecaka/Kencakarupa. Duryudana dan Bima. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. bernama. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. berani. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. sais kereta kerajaan Astina. Citragada dan Wicitrawiya. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Setatama.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Ia sangat sakti. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. yaitu: Resi Bisma. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. masing-masing bernama . Upakeca/Rupakenca. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Dewi Nirada. Adipati Karna. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. raja negara Astina. . Rajamala berwatak keras hati. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. tidak bisa mati selama masih terkena air.

Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. sangat menginsyafi. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. . konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. sabar. ia mempunyai tiga orang saudara. seorang swarawati keraton Mandura. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Bambang Sumitra dan Bratalaras. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. putri Arya Prabu Rukma. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. raja negara Astina. yaitu : Arya Udawa. mengerti dan menguasai dirinya. Dewi Rarasati berwatak setia. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Dari garis keturunan ayahnya.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Ken Sagupi. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. dengan Ken Sagupi. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. patuh dan berbakti. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Arya Prabu Rukma. istri pertama Arjuna. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka.

Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. dengan Dewi Durgandini. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Dewi Surtikanti. Ia meningal dalam usia lanjut. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. . bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Rajamala. tenang. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. raja negara Astina. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Dewi Erawati. Setatama. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. yaitu. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Narayana. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. dari padepokan Retawu. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. hatinya keras dan sedikit suka usil. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Setelah Prabu Kresna mati moksa. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Kencaka/Kencakarupa. sabar. Citragada dan Wicitrawirya. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. halus. Bagawan Abiyasa. cerdik pandai. bernama.

Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. dari negara Mandura. taat. sombong. Akhir riwayatnya di ceritakan. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. belas kasih.Rupakenca berwatak tinggi hati. keras kepala dan mau menangnya sendiri. bernama. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Ia lahir kembar bersama kakanya. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. setia. wilayah negara Amarta. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Akhir riwayatnya diceritakan. Selain sangat sakti. Prabu Matswapati. Sadewa mempunyai watak jujur. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. putri Resi Badawanganala. Puntadewa. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Bima/Werkundara dan Arjuna. Nakula. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Setelah selesai perang Bharatayuda. Dewa Tabib.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful