Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. anaknya sendiri. Selain itu. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. tetapi dalam keadaan triwikrama. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. walau itu anaknya. putri Anantaswara. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Untunglah Dewi Supreti. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Sang Hyang Antaboga. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Ibunya bernama Dewi Wasu.Antaboga ANTABOGA. ujudnya tetap seekor naga. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. ketika masih muda disebut Nagasesa. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Dewi Nagagini. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. sesuai dengan yang dikehendakinya. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. setiap 1000 tahun sekali. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. SANG HYANG. istrinya. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Karena Nagatatmala memang bersalah. putri Sang . karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Dalam pewayangan. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. menikah dengan Bima. Putrinya. istri Batara Yamadipati. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Dalam pewayangan disebutkan. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. ia mempunyai dua anak. walaupun terletak di dasar bumi.

Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu.Hyang Wenang. Namun setelah berhasil memutarnya. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. mengacau. melainkan mengaduk-aduknya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Tidak hanya itu. cahaya terang memasuki mulutnya. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. dibawa ke samudra. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Batara Guru menyanggupinya. dan saat itulah muncul Batara Guru. . Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Untuk membangun ikatan keluarga. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Itu pula sebabnya. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. para dewa bukan membor samudra. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. yang artinya mengaduk-aduk. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Nagasesa menjawab. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya.

Perlu diketahui. cucunya. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. kata anta artinya batas. Sebenarnya sebutan itu keliru. tak terlihat. yang suami Dewi Pertiwi. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. yang benar adalah Aji Kawastram. Yang kelokannya tidak mengenal batas. . Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Antareja tidak pernah ada. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. cucu Sang Hyang Antaboga. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. artinya. Jadi. Bersama dengan menantunya. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. yakni Antareja. Prabu Kresna. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Kata ‘maya’. Lihat Antareja. Dalam Kitab Mahabarata. Antaboga berangkat ke kahyangan. dan Candrabirawa. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Kata an atau artinya tidak. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada.

putri Prabu Ganggapranawa. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. bernama: Raden Gatotkaca. salah satu dari lima satria Pandawa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. yang mempunyai kesaktian. Lidahnya sangat sakti. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. dan Arya Anantasena. Anatareja berkulit napakawaca. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. dengan Dewi Nagagini. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. sehingga kebal terhadap senjata.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. . dan berputra Arya Danurwenda. pemberian ibunya. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). raja ular/taksaka di Tawingnarmada. pendiam.

salah satu dari lima satria Pandawa. yang dapat . putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. putra Dewi Nagagini.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. dan Gatotkaca. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. yaitu : Anantareja. putra Dewi Arimbi. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. dengan Dewi Urangayu. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti.

Brajalamatan. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Prabu Arimba. salah seorang dari lima satria Pandawa. menggantikan kedudukan kakaknya. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Arya Prabakesa. raja raksasa negara Pringgandani. Arimba/Hidimba. berani kerena membela kebenaran. Setelah dewasa. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani.mengembalikan kematian di luar takdir. Brajamusti. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. putra Prabu Pandu. Brajadenta. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajawikalpa dan Kalabendana. bernama. terus terang. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. kekuasaan . bersahaja. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Anantasena berwatak jujur. dengan Dewi Hadimba. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. tidak pernah berdusta.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. raja Boja. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. putra Prabu Rumbaka. Prabu Rumbaka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. cerdik pandai. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. dan bergelar Prabu Bismaka. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Ia berambut dan . Arya Basudewa. trengginas. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. raja Negara Kumbina. dengan Dewi Krepi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. swaraswati keraton Mandura. putri Prabu Kunti. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Akhir riwayatnya diceritakan.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini.

Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . dengan Dewi Anggini. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Ketika ayahnya. Resi Drona). keturunan Prabu Citragada. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Ia memiliki sifat dan perwatakan . raja negara Magada. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Dari ayahnya. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. pemberani.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya.

menantunya sendiri. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. lucu. Di dalam cerita pedalangan Jawa. suara besar agak serak (agor . Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. ayahnya. seorang hapsari/bidadari. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Ia mempunyai tabiat . ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Dewi Pujawati. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. dan berputra Dewi Pujawati. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. tindakannya seperti . Sebelum tewas. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. ikhlas.Bagawan Bagaspati. Jawa). tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. lagak lagu katanya kekanak-kanakan.. Akhir riwayatnya diceritakan. Bagaspati mempunyai watak. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Bagaspati sangat sakti. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Carub atau Astrajingga. percaya akan kekuasaan Tuhan. sabar.

tetapi selalu tepat. ia hidup sampai jaman Madya . kata-katanya menjengkelkan. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati.orang bodoh. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. putri Bathara Hira. Bagong berumur sangat panjang. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Seperti halnya dengan Semar. kakak Dewi Kanistri.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. raja Boja. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Setelah usia lanjut. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. putri Prabu Kunti.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Secara tidak resmi. Kakrasana. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Kakrasana dan Narayana. Dewi Prita/Dewi Kunti. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya.

Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Atas kemurahan hatinya. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Dewi Basuwati. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Basukiswara . Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Beberapa tahun kemudian. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama .

berani. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. arif bijaksana dan suka menolong. Setelah usianya lanjut. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Arya Basuketi. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. . Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukesti. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. cerdik pandai. putri Prabu Kunti. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. raja Boja. Dewi Prita/Dewi Kunti. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Arya Basuketi dan Arya Kistawan.

Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata).Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Arya Basukesti. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Dengan kereta sakti Amarajaya. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). putri . Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Putri Bathara Brahma. Dewi Basundari dan Arya Basundara.

Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Arya Basunada. . Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Setelah menikahkan putrinya. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Arya Basupati. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Dari perkawinan tersebut.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama .

Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Pupuk Jarot Asem. Kusumadilaga.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Bayusuta. atau Wijasena. Birawa. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. yaitu : 1. Kusumayuda. Pandusiwi. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Gada Rujakpala. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Dewi Nagagini. Dewi Arimbi. Gelung Pudaksategal. gagah berani. Balawa. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Alugara. Kuku Pancanaka. patuh dan jujur. Nagata. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Kalung Nagasasra. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Bima memililki sifat dan perwatakan. wilayah negara Amarta. Kowara. Aji Bandungbandawasa. teguh. Sena. . raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. kuat. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Ia putra kedua Prabu Pandu. 2. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Gelang Candrakirana. Sumping Surengpati. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Bratasena. Kelatbahu Candrakirana. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. tabah. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Dandunwacana. Nakula dan Sadewa. serta 2 orang saudara lain ibu. yaitu . berputra Arya Anantareja. Dewi Urangayu.

Surtayuda. Citraboma. (raja negara Banyutinalang). Gardapura . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmuka. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraksi. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma. Carucitra. Citrayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). .Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Bomawikata. Wikataboma. Citraksa. Surtayu. Durgempo. Durmagati.

Dalam perang Bharatayuda. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Berwatak angkara murka. Di medan peperangan. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. raja negara Surateleng. Selain sakti. Karena ketekunanya bertapa. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Ia pandai bermain gada. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. ia menjadi sangat sakti. kejam. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Bila salah satu diantara mereka mati. maka yang mati akan hidup kembali.

putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Akhir riwayatnya diceritakan. Arimba / Hidimba. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajalamatan. Brajadenta sangat sakti. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Prabu Arimbaji. Brajamusti. Brajadenta berwatak keras hati. Arya Prabakesana. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Brajamusti. Dengan bantuan Bathari Durga.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. ingin menangnya sendiri. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Bima tinggal di Jadipati. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Oleh kakaknya. Dewi Arimbi. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. . Usahanya kembali menghalami kekagalan.

. Brajamusti. Arimba/Hidimba. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arya Prabakesa. Brajadenta. Brajawikalpa dan Kalabendana. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. mudah marah. Dewi Arimbi. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. masing-masing bernama . putranya dengan Bima. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. pemberani dan sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung.

Brajalamatan. Arimba/Hidimba. Arya Prabakesa. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Dewi Arimbi. Ia sangat sakti. raja negara Astina. keras hati dan ingin menang sendiri. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Prabu Arimbaji. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . Bersama kakaknya. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajadenta. istri Prabu Duryudana. berlindung pada kemenakannya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta dan kedua adiknya. Dengan bantuan Bathari Durga. agak bengis. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Brajalamantan dan Brajawikalpa. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca.

Dewi Arimbi. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. pemberani. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Dewi Erawati. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. senang menurutkan kata hatinya. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti.peristiwa . Dewi Surtikanti. ingin selalu menang sendiri. tangguh. Burisrawa berwujud setengah raksasa. setia. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. gagah perkasa dan sangat sakti. Arimba/Hidimba. Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia berwatak sombong. Brajalamatan dan Kalabendana. Brajadenta. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Arya Prabakesa. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. pendendam.

putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja Mandura.yang penuh dengan kekerasan. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. putri Prabu Kiswaka. raja Astina dan Adipati Karna. . Dalam perang Bhratayuda. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Prabu Duryudana. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja negara Lesanpura.

Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Ia berwatak kejam. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. semuanya berwarna hitam.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. tangkas. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. trengginas. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Cakil memiliki sifat. pemberani. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. serakah. banyak tingkah dan pandai bicara. berkaki putih .

. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Pada mulanya Dadungawuk menolak. yaitu : Prabu Yudhistira. Atas seijin Bathari Durga. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Setelah pesta perkawinan selesai. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Bersama kakaknya. Ia mempunyai dua kakak kandung. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. ketika dipinang oleh Arjuna. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Arya Danduwacana. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Arya Dananjaya sangat sakti. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun.(=pancal panggung/Jawa). Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. di kawasan hutan Mertani. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati.

Berwatak pemberani. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Ditya Sapujagad. putra Prabu Pandu raja negara Astina. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. pusaka Jala Sutra Emas.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Kepada Bima. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. negara Jodipati. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Kepada Arjuna ia menyerahkan . Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Jangettinelon. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Celengdemalung. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Menjanganketawang dan Cecakandon. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Podangbinurehan. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . jujur. gagah perkasa. putra Prabu Pandu raja negara Astina. . sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Dandangminangsi. Arya Dandunwacana menyerahkan. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira.

Nagapratala. . pendiam. Ia berkulit Napakawaca. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. jujur. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Arya Danurwenda masih kecil. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. yang mempunyai kesaktian. Hyang Anantaboga. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Anantareja.

Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Wresni dan . Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. raja negara Srawantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. dari pertapaan Retawu. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Putri sulungnya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Amba.

Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Dewayani meminta Resi Sukra. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. istri Prabu Yudhistira. raja negara Astina. masing-masing bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. masing-masing bernama . raja Amarta. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. raja daitya negara Parwata. dan berputra tiga orang lelaki. putri tunggal Prabu Wrisaparwa.Andaka. Lesanpura. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Kumbina dan Dwarawti). dan Dewi . Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Yadu dan Turwasu. Druhyu.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. putri Sanghyang Indra. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Dewi Drupadi.

. Resi Drona berwatak. Drestadyumna berwajah tampan. memiliki sifat pemberani. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. menghadapi senapati perang Kurawa. sombong. congkak. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. tinggi hati. Pada saat itu roh Ekalaya. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . putra Resi Drona. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Setelah melalui pertempuran sengit. banyak bicaranya. istri Arjuna. putri Prabu Hiranyawarma. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. Drestaka dan Drestara. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. bengis. raja negara Dasarna. Ia tewas dibunuh Aswatama. yaitu Resi Drona. tangkas dan trenginas. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. cerdik. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani.Srikandi.

kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan.tetapi kecakapan. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. yang memenggal putus kepalanya. kecerdikan. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. setelah gugurnya Resi Bisma. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. putri Prabu Purungaji. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. putra Prabu Drupada. raja negara Tempuru. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Untuk mencari pengalaman hidup.

luhur budinya. Dewi Drupadi. Dalam masa kekuasaanya. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. bijaksana. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati.sabar. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa.Hargajembangan. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. teliti dan . Di dalam perang besar Bharatayuda. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna.

Bima. Selain pernah berguru pada Resi Drona. gagah dan bermulut lemar. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dursala tewas dalam pertempuran . Ia berbadan besar. yaitu. 3. takabur. Yudhistira. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. 1. Srutanika dari Nakula 5. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Srutawarman dari Sahadewa. Srutakirti dari Arjuna 4. Dursala menikah dengan Dewi Sumini.Partawindya dari Yudhistira. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Menurut pedalangan Jawa. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya.setia. Akhir riwayatnya diceritakan. 2. Sedangkan menurut Mahabharata. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dursala mempunyai watak dan sifat. Srutasoma dari Bima. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Arjuna. Nakula dan Sahadewa. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. ia sangat sakti.

Citraboma. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. putri Adipati Banjarjungut. takabur. Durgempo. Citraksi. Durmagati.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. gagah dan bermulut lebar. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Carucitra. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Kartadenta. besar kepala. Surtayu. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. senang meremehkan dan menghina orang lain. Surtayuda. Dursasana berbadan besar.gemar bertindak sewenang-wenang. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksa. mempunyai watak dan sifat. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Kartamarma. Durmuka. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapura . Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Bomawikata. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Citrayuda. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Banyutinalang).

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.hancur berkeping-keping. . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citrayuda. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Citraksa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantara 100 orang. Citraboma. Duryudana (raja Negara Astina). Gardapati (raja negara Bukasapta). keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Kartadenta. Durmagati. Carucitra. Bomawikata. Wikataboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Surtayuda. dihantam gada Rujakpala. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Gardapura. Durmuka. Citraksi. dan Widandini (raja negara Purantara) . Surtayu.

keinginanya selalu terlaksana. Ia adalah raja negara Paranggelung. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ekalaya berwatak. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Wataknya bersahaja. setia. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. sangat mencintai istrinya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. putri hapsari/bidadari Warsiki. jujur. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Menjelang . gaya dan kata-katanya serba menarik. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. menarik hati.Hidupnya serba mewah. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. tekun dan tabah. Ekalaya seorang raja kesatria. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. raja negara Sindu. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya.

kematiaanya. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. raja negara Mandura. penuh belas kasih. . Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Dewi Surtikanti. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. setia. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. sabar dan wingit. Dewi Erawati berwatak. Dewi Banowati. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Jawa).

Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. raja negara Mandaraka. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. . sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati.

punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. dan berputra dua orang bernama. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. raja negara Astina. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. teguh sentosa. menantunya yang setelah menjadi . Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. pendiam dan sakti. bersahaja. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. murid Resi Boma. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Karena penggantinya. gagah berani. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana.

Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. pendiam. Ia berwajah tampan. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. menurut Mahabharata. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. . Prabu Gandabayu meninggal. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Ketika ayahnya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Sedangkan menurut pedalangan. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. tegap. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. pemberani. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. gagah. Akhir riwayat Gandamana diceritakan.

raja negara Astina.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Durgempo. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Carucitra. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Kurawa terhadap Pandawa. Citrayuda. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Citraboma. . putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. masingmasing bernama . Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durmuka. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Durmagati. Surtayuda. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Kartadenta. Surtayu. Arya Sakuni. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Bogadatta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Gardapati (raja negara Bukasapta). (raja negara Turilaya). Wikataboma. Gardapura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak.

sabar dan teliti serta setia. Sepeninggal Prabu Gandabayu. yang kemudian menjadi istri Arjuna. bijaksana. Dretadyumna/ Trustajumena. 2. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. raja negara Amarta. . Arya Sucitra.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Gandawati ikut belapati. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. bergelar Prabu Drupada. Dewi Srikandi. 1. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. luhur budinya. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. 3. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. masing-masing bernama . Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita.

Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Dewi Garbarini. raja negara Garbasumanda. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. senapati perang negara Dwarawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dewi Wersini. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. putri Prabu Kalayaksa. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. karena ingin memperistri bidadari. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Untuk mengukuhkan tali persaudraan.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. raja negara Karanggubarja. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini.

cerdik dan licik. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. raja negara Glagahtinalang. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Carucitra. congkak. Durmuka. Gardapura . Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Citraksi. Citrayuda. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Gardapati (raja negara Bukasapta). Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Citraboma. Carucitra. Kartadenta. Surtayuda. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Surtayu. Durmagati. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Durmagati. Bomawikata. . Wikataboma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). ia berhasil merebut negara Bukasapta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraboma.Kurawa. Bomawikata. Citraksa. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durgempo. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citrayuda. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Citraksi. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Gardapati berwatak keras hati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Wikataboma. Surtayu. Dengan kesaktiannya. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Durmuka.

Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng.Gardapura bersifat sombong. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. . Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. kakaknya. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Matanya juling. Aslinya. perut gendut. keras kepala. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. sehingga tiada yang kalah dan menang. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. tak berleher. Nala Gareng berumur sangat panjang. cerdik dan licik. Setelah selesai tapanya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Gareng bernama Bambang Sukskati. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. terjadilah peperangan antara keduanya. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. dan masuk dalam golongan panakawan. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. kaki pincang. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. hidung bulat bundar. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. ia hidup sampai jaman Madya. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura.

Sebagai raja muda di Pringgadani. Brajamusti. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Dalam pewayangan. Tali pusarnya tidak dapat diputus. ibunya bernama Dewi Arimbi. Sebelum itu. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Begitu lahir di dunia. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. adik Arimbi. menjadi raja di negeri itu.Gatotkaca GATOTKACA. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Ia adalah anak Bima. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. kakak ibunya yang bernama Arimba. Gatotkaca telah membuat huru-hara.

Bima dan Arimbi mengizinkan. Usahanya ini tak berhasil. Tubuhnya tetap utuh. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Namun. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa.untuk keperluan itu. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Senjata. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. penutup kepala gaib. putri Batara Surya. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Ia mengenakan Caping Basunanda. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Karena kesal. musuhnya akan mati. Tutuka pingsan. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. yang bernama Kunta Wijayandanu. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Setelah tali pusarnya putus. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. anak Arjuna. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Di kahyangan. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Setelah penggemblengan selesai. Namun. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. . Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. begitu tali pusar itu putus. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. dan yang ketiga Dewi Suryawati. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan.

Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Krincingwesi. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Namun. terutama Brajamusti. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. ketika mereka berperang tanding. karena ia le-laki. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. dan Mladangtengah. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. dan amat menyayangi Gatotkaca. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Akibatnya. dan Bimaputra. yakni Kalananata. ia terbang amat tinggi. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Abimanyu. Trincingwesi. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Menjelang ajalnya. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Sebagai raja muda Pringgadani. . sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Ketika jatuh ke bumi. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Purbaya. Bimasiwi. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Arimbiatmaja. Guritna. Karena itu. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. sesudah Gatotkaca gugur. Gurubaya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. ada lagi nama alias Gatotkaca. Bra-jadenta. Kancingjaya.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Sebenarnya.

Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. dengan Aji Narantaka itu . Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. ia sadar. Gantotkaca Rante 10. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Wahyu Senapati 7. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra.Brajamusti 8. Sesuai janjinya. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca Sewu 5. Aji Narantaka 12. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Pregiwa . Subadra Larung 11. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Baru saja latihan perang itu dimulai. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini.Pregiwati 3. Kalabendana Lena 9. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. para putra Pandawa. Selain malu. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Namun. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gatotkaca menjawab. putra Prabu Matswapati dari Wirata. sehingga pingsan. Brajadenta . Gatotkaca Sungging 4. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. para putra Pandawa. putra Dursasana. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani.

Badannya kekar dan kokoh. yakni wanda Kilat. Guntur Prahara. Dalam perang melawan raksasa. dan Dursala. dan Abimanyu di darat. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Gatotkaca menyambar dari udara. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Di Surakarta. mukanya tidak terlalu tunduk. Gelap. Patih Kala Sakipu. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Presiden RI. tidak diketahui dengan jelas. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Pada tahun 1960-an Ir. Mengenai soal wanda ini. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. sedangkan kata kaca artinya rambut. dengan muka agak . Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. yakni Butaprepat. Tatit. hanyalah Prabu Kala Pracona. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Boma Narakasura. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Bentuk badannya tegap. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. dan Dukun. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Nama itu diberikan karena waktu lahir. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Sukarno. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). dengan wajah mirip Bima. Dalam pewayangan.1820) di Surakarta. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. sehingga menampilkan kesan gagah. dan Guntur Samodra. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. lengkap dengan taringnya. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Guntur. Panglawung. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba.

Pergiwati. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Wanda Guntur. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. lengkap dengan taringnya. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Dewi. kuat. . Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Dulu. tunduk. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Sementara itu. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. raja Mataram. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa.datar. dan Sukarno. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Baca Bima. Wajahnya juga memandang ke bawah. dengan tubuh besar. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. wajah raksasa. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. seolah mencerminkan sifat andap asor.

Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. suaminya. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Wikataboma. raja negara Astina. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Gardapura. Durmagati. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Arya Watubaji. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citrayuda. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Kartamarma (raja negara Banyutinalang). lembut. Citraboma. Carucitra. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayuda. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. istri Bathara Derma. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Durmuka. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Sesuai dengan ketentuan Dewata. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Arya Sakuni. masingmasing bernama . dengan bantuan Dewi . Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Kurawa terhadap Pandawa. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. sederhana. Durgempo. Bogadatta. Kartadenta. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Surtayu.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. baik budi. (raja negara Turilaya). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.

Sedangkan menurut Mahabharata. Kumaladewa. Endang Pregiwa. ayahnya sendiri. Kumalasakti. . Sumitra. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. sesuai dengan takdir dewata. dari pertapaan Yasarata. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. jatmika. Wisanggeni. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. bernama. Wilungangga. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna.Wilutama. Bratalaras. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. tekun dan wingit. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). salah satu dari lima satria Pandawa. di keputrian negera Surateleng. Ia berwatak tenang. Antakadena dan Bambang Sumbada. Prabukusuma. dengan Dewi Ulupi. Endang Pregiwati. Abimanyu. Wijanarka. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Setelah ada kesepakatan. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. menjelang pecah perang Bharatayuda. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba.

Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. . Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. begitu kelahiran Dewabrata. raja negara Astina. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata.

gagah. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Prabu Supala raja negara Kadi. keras hati. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. perkasa dan berwajah setengah raksasa. . dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. bengis. berani serta selalu menurutkan kata hatinya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. penganiaya. Karenanya berbadan tinggi besar. raja raksasa dari negara Widarba. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. ingin menangnya sendiri. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Untuk memenuhi ambisinya. Ia sangat sakti.

dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. . istri Arya Prabu Rukma. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. ayahnya. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. istri Arya Prabu Rukma. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti.

Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. dan bergelar Prabu Sinduraja. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. . Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. ayahnya. berani. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Jayadrata. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Arya Wirata dan Arya Surata. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. penuh kesungguhan dan setia. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri.

putra Dewi Pregiwa. Merasa sangat sakti. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. dan Arya Suryakaca. karena ketika . mengutus adiknya. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. raja negara Pringgandani. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Bambang Sasikirana. bernama. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Sebelum menemui ajalnya. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Raden Gatotkaca. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. raja negara Madukara (lama). Prabu Jayamurcita. istri Arjuna. putra Dewi Suryawati. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu.

Dari perkawinan tersebut. Karena mati sebelum takdir. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. waspada. ibunya. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Samba. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. berani tak mengenal takut. Perbedaannya. teguh. berwujud sebagai wanara / kera. sabar. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. yang berwajah sangat tampan. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Ketika lamarannya ditolak.perang berlangsung ia masih kecil. Gatotkaca. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Jayasupena tidak bisa terbang. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Demikian pula dengan tabiat. tangguh. dengan Dewi Trijata. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. cerdik pandai. setia. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. raja negara Dwarawati. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Drestadyumna dapat dihidupkan . Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". tangkas dan terampil. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. dan Gunadewa. kesetiaan. Dewi Jembawati berwatak jujur. gesit. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. daripada tinggal di istana Dwarawati. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti.

setia. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan.kembali oleh Prabu Kresna. raja negara Dwarawati. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba/Hidimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Dewi Arimbi. . dari negara Wirata. raja Awangga. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Prabkesa. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. bernama. sangat jujur. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajamusti. Brajadenta. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna.

Karena pembawaannya yang agak tolol ini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Bertubuh gemuk pendek. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Dalam peperangan. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. namun memiliki gerakan yang cekatan. Merasa sangat sakti. Dalam cerita pedalangan. Daya berpkirnya lambat. . Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. dari negara Mandura. putra ke-empat Prabu Basukunti.

juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Arya Ugrasena. raka negara Astina. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. putri Prabu Rumbaka. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. raja negara Astina. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu . sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. kakak Arya Ugrasena). Prabu Kalasasradewa sangat sakti. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. mau menangnya sendiri. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. suka menurutkan kata hati. istri Prabu Basudewa. Berwatak angkara murka. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. pemberani dan sangat sakti. kejam. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. bengis. Dalam peperangan tersebut. Ia pernah menyerang negara Kumbina. serakah. serakah. seperti Arya Prabu Rukma. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring.

keras hati. permaisuri Prabu Basudewa. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Ia lahir di negara Bombawirayang. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Karena sangat sakti. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. raja Mandura. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. adik Prabu Gorawangsa. Pemberontakan Kangsa gagal. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. pamannya yang sakti. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dengan dukungan Suratimantra. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. penghianat. oleh Suratrimantra. Setelah remaja. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . raja negara Astina. ingin menangnya sendiri.

Prabu Basukunti.Karna KARNA. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. padahal ia masih gadis. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Resi Druwasa. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. . ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Basukarna adalah anak buangan. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Basukarna adalah putra sulung. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. putri bungsu raja Mandura. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Waktu masih berusia remaja.

dan matahari sudah naik. ia diberi nama Karna . Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Manakala hari telah terang. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. sering bangun siang. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Dengan ilmunya yang tinggi. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Namun permohonan itu ditolak. yakni putra-putra Drestarastra. Resi Krepa. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Itulah sebabnya. Menjelang masa remaja. sesudah masa kehamilannya cukup. dan Yama Widura. Tahun berganti tahun. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. atau Suryatmaja. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Alasannya. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya.yang artinya telinga. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Setelah lahir. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. ia masih tergolek di tempat tidurnya. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Maka. Itulah sebabnya. Pandu. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Nama lain baginya adalah Talingasmara. . yaitu para Kurawa dan para Pandawa.

Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. termasuk para Kurawa. ataukah sebaliknya. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Adu tanding pun dimulai. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Lebih-lebih Arjuna. Karna menjadi Adipati di Awangga . Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Lagi pula. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Namun Kunti juga ragu. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Duryudana. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Yakin. ditolak. Keduanya seimbang sama kuat. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu.

atau raja muda. Basukarna. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Karna harus menyamar sebagai brahmana. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Karena merasa ditipu. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. pada saat yang genting . Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. putri Prabu Salya. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. raja Mandraka. kutukan itu akan terbukti. yakni ilmu ketrampilan memanah. melainkan seorang ksatria. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Dan. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. sehingga keringatnya bercucuran. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria.yang menentukan hidup atau mati. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. menyengat paha Basukarna. Sewaktu tahu apa yang terjadi. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. sejenis kalajengking berbisa. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. kelak ternyata. adik Surtikanti. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. yaitu raja penguasa di Awangga. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. . Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. walaupun telah menjadi menantunya. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Saat itu seekor ketonggeng.

siapa pun yang memintanya. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. tetapi gagal. dan mengaku sebagai Arjuna. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Jadi. tahu membalas budi. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. salah lihat. yakni Prabu Anom Duryudana. Meskipun sebelumnya telah tahu. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. dan Arjuna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Dalam pewayangan. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Bima. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Ki Nartasabda. yaitu Batara Surya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. percaya diri. Selain seimbang kesaktiannya. "Ingatlah Karna. sebab Batara Endra. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. putri sulung Prabu Salya. teguh dalam pendirian. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu." . dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya.

. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. dengan senang hati hamba akan menerimanya. Kresna secara khusus datang menemui Karna. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka.. . sebagai ganti barang yang hamba ambil. berkata: "Karna." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. apa alasan brahmana itu memintanya. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . ksatria mulia. Sehari menjelang Baratayuda. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. . tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Karenanya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. ambillah. Kini. itu tergantung pada siapa yang memintanya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Tanpa menanyakan. Pada pertemuan empat mata..yang masih dalam ujud brahmana. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . Namun. Jika seorang brahmana datang meminta. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Esok harinya. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda.. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna... dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir." Demikianlah. Hamba sendiri yang akan melepaskannya.

yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya.. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. . Jadi. Namun.Kresna: "Dinda Karna. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Itu adalah kewajiban Adinda. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Kakanda Kresna." Kresna: "Saya memahami hal itu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Adinda telah mengenal para Kurawa. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Adinda tahu benar. itu semua agar Baratayuda dapat segera .. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Rasanya. dan dengki mereka. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Dinda Karna. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. ." Kresna: "Tetapi. Kakek Abiyasa.. Resi Krepa. bagaimana pun. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar.. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Bahkan Maharesi Bisma." Karna: "Kakanda Kresna. bukan perang kecil. Itulah sebabnya. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Barata-yuda harus segera terjadi. sejak masih remaja. culas. Yang penting. sehingga Baratayuda dapat dicegah. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. sifat iri. pendirian mereka. Begawan Drona." Karna: "Kakanda Kresna. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang.

. Hati kecilnya merasa.. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Seandainya Adinda yang gugur. dan siapa yang akan unggul. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. kita semua belum tahu. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Dinda Basukarna . lewat tengah hari." Kresna: "Adinda Karna. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya." Kresna: "Adinda Karna. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Demikian pula." Karna: "Itu pun Adinda pahami. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. bagaimana pun. selalu harus ada yang menjadi korban. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Karenanya. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. jelas berbeda. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. sebelum menghadap pada Sang Pencipta.terjadi sebagaimana seharusnya. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Sekali lagi. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Namun. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Entah siapa yang akan kalah.. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Namun." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Coba renungkan hal itu. Adinda tahu. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. seandainya Adinda yang menang." kata titisan Wisnu itu.. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia.

. Hamba mengerti... Engkau seorang ksatria utama. .. Ibunda tentu juga tahu. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Ibunda mengerti. . cobalah engkau renungkan barang sejenak. adik-adik hamba. Engkau tentu juga tahu. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Tidak bisa tidak.. dengan menguatkan hati. perang besar akan terjadi esok hari. Namun hamba mohon.. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa."Basukarna anakku. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Para dewa dapat menjadi saksi. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. ibumu ini. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Namun. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu.." Kunti: "Karna. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Hanya karena keadaan. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Dapatkah engkau membayangkan. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Namun. engkau adalah prajurit sejati. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Anakku. Namun. betapa remuknya hati seorang ibu. ada yang . anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. Arjuna. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria.. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria." Kunti: "Tetapi .. junjungan hamba. Namun. Aku. Karna Anakku.

ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Kesedihanku sebagai seorang ibu. mengorbankan orang yang disayanginya. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Karena itu. Dalam Baratayuda. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra.. maafkanlah Ibumu ini. kumohon kepadamu. menciumi ubunubunnya. penguasa Astina itu mulai khawatir. batal.. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca.. anakku. Jika hamba gugur. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. dan . bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. memelihara dan mengasihimu. aku telah kehilangan engkau. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi.. Aku tidak berkesempatan merawat. Pertimbangan yang lain adalah. izinkan aku memelukmu. sebagai ksatria.. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. mungkin Baratayuda akan gagal." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa.. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Karna. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. buah hatiku . anakku . Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu.. Demikian pula. sejak engkau masih berujud bayi merah. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Kunti lalu berkata: "Anakku.. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. Untuk itu." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Doaku untukmu.harus mengorbankan suaminya. Tetapi. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- .. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. jika ia tidak ikut beperang. anakku. kemuliaan. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Dan. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. . Biarlah aku memelukmu barang sejenak. derajat dan pangkat. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. tidak terlaksana.. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Puluhan tahun.

pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Basukarna. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kemudian membujuk Prabu Salya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. sebagaimana dikehendakinya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Dan. Duryudana dengan cepat melerai. Basukarna . keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Namun. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Hanya karena bujukan Duryudana. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Panah Wijayacapa meluncur deras. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Sementara itu. raja Dwarawati. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Agar seimbang dan tampak sederajat. melesat ke arah dada Arjuna. dan mengasihinya. Karena jika bukan dia yang gugur. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Duryudana lalu meng-ingatkan. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Karena desakan Duryudana ini. yang paling tepat adalah Prabu Salya. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. mengasuh. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura.cari Arjuna. Alasannya. dan menurut anggapannya. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu.

Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Jadi. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Pada saat Baratayuda berlangsung. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. abang satu ibu lain ayah. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Dari keterangan para dayang. .gugur karena siasat licik Kresna. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Tetapi versi lain menyebutkan. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari.Bhs. Permadi mencoba membantah. Basukarna mendapat dua orang putra. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. ia juga merupakan besan. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Dengan demikian. putri Prabu Anom Duryudana. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Permadi sanggup. yakni patih Kadipaten Awangga. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. putri Prabu Salya. turun dari kereta. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Ia mempersalahkan Adimanggala. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. selain sebagai ipar. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Suatu hari. namun tidak seorang pun yang percaya.

Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. terpaksa menerima kenyataan itu. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. dan bahkan juga nama baiknya. Dalam pewayangan di Indonesia.Dalam waktu singkat. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . ia sanggup mengorbankan jiwanya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Setelah tahu apa yang terjadi. Diterangkan. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Karenanya. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Karna menolak.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. . sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. dan terjadilah perang tanding. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Guna me-nyirnakan angkara murka. Lagi pula. dewa itu segera melerainya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Usaha Permadi ini berhasil.

Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. atau Basusena. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . bukan bangsawan). terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Lihat juga Kunti.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. selain dendam pada Arjuna. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Karna ternyata sanggup. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Basukarna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. ." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Dalam Mahabarata. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Dewi. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. dan Arjuna. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Kelak.

putri raja Banyutinalang. Durmagati. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kartamarma memliki perwatakan. Gardapura. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. pandai bicara. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Wikataboma. Carucitra. Setelah mertuanya meninggal. Surtayuda. keras hati. Duryudana (raja Negara Astina). Kartadenta. Citrayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraksi. . Durmuka. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Citraksa. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Kartawiyoga berwatak keras hati. lincah. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. gagah dan berwajah setengah raksasa. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Bomawikata. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durgempo. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraboma. Ia berbadan besar. cerdik. Surtayu.

dengan Dewi Durgandini. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Bagawan Abiyasa. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Citragada dan Wicitrawirya. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. ingin menangnya sendiri. Kencakarupa berwatak keras hati. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. berani dan . Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Upakeca / Rupakeca. yaitu. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. telah datang menyusul Kakrasana. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. raja negara Astina. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Setatama. yaitu. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. penghianat. dari padepokan Retawu. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Rajamala.

setia dan penuh pengabdian. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Dalam Mahabharata diceritakan. Akhir riwayatnya diceritakan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kisah lain menyebutkan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. . dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Prabu Matswapati.selalu menurutkan kata hati. Cerita Pedalangan menyebutkan. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Krepa berwatak jujur. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak.

Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. sampai akhir hayatnya. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. .

putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. 4. berputra . Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga.Dewi Pratiwi. 2. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Senjata Cakra. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. adalah putra Prabu Basudewa. berputra . berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Kembang Wijayakusuma. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Terompet/Sangkala Pancajahnya. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. seorang swarawati keraton Mandura. . Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. Arya Setyaka. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. Ia lahir kembar bersama kakaknya. berputra .Dewi Jembawati. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. dari negara Lesanpura. Samba dan Gunadewa (berwujud kera).Dewi Setyaboma. 3. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama.Dewi Rukmini. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Kaca paesan. Kakrasana. antara lain.

putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Sejak kecil. setia dan wingit. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Bratalaras. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Puntadewa. Wijanarka. satria Pandawa putra Prabu Pandu. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. raja Boja. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. kakaknya. Bagawan Wilawuk. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Ia berwatak penuh belas kasih. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Abimanyu. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. tenang. Bima/Werkundara dan Arjuna. Daya khasiat minyak Jayengkaton.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. putri Prabu Kunti. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. pemberani. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Kresna menginginkan moksa. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Wilugangga. dengan Dewi Jimambang. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Nakula dan Sadewa. putra Prabu . Bambang Irawan. raja negara Astina. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Endang Pregiwati. Arya Basudewa. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Wisanggeni. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Endang Pregiwa. Sumitra. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. bernama.

Hidupnya serba mewah. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda.Pandu dengan Dewi Madrim. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Wataknya bersahaja. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. menarik hati. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia mempunyai kakak kandung . putra kedua Adipati Karna. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. keinginanya selalu terlaksana. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Akhir riwayatnya diceritakan. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka.

raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. . raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dari perkawinan tersebut. diusir keluar dari negara Mandura. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Prabu Pandu. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. raja negara Mandura. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Dengan dukungan Suratrimantra. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. digauli oleh Prabu Gorawangsa. raja negara Widarba. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. adik Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa.bernama Narasoma. setia. sabar dan Wingit. Oleh Kangsa. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Mandura. Kedua putra kembarnya. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Kangsa pergi kenegara Mandura. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana.

dan dikarunia 2 (dua) orang putra. wilayah negara Mertani. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma dan Dewi Madrim. seorang hapsari/bidadari. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. sabar. yaitu. ikhlas. ikhlas. padepokan Pandansurat dimerdekakan. sabar. percaya akan kekuasaan Tuhan. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. di daerah kerajaan Jodipati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Akhir riwayatnya diceritakan. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. yaitu. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Narasoma dan Dewi Madrim. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Menurut purwacarita. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. percaya akan kekuasaan Tuhan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. seorang hapsari/bidadari. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Mandrapati mempunyai watak. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa.

Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. dengan permaisuri Dewi Kunti. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. dari negara Mandura bernama. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Dari perkawinan tersebut. Puntadewa. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. putra Prabu Pandu raja negara Astina. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. dari negara Mandaraka. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Dewa Tabib. setia. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Mereka bertemu. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. manusia kera kekasih dewata. sangat berbakti. Konon ia mati moksa karena usia lanjut.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia lahir kembar bersama adiknya. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Nakula tidak akan dapat lupa . salah satu dari lima satria Pandawa. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati.

raja negara Awuawulangit. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Senapati negara Mretani. Nakula mempunyai watak jujur. putri Resi Badawanganala. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu .tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. 2. 1. Dewi Madrim. Setelah selesai perang Bharatyuda. Ia juga mempunyai cupu berisi. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. taat. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. belas kasih. . Akhir riwayatnya diceritakan. setia. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. wilayah negara Amarta. Dewi Srengganawati. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.

Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Narasinga menjadi sangat sakti. Karena ketekunannya bertapa. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Arya Singamulangjaya. Ia tewas dalam .Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati.

Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. putra Prabu Basudewa. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Senapati perang Dwarawati. jujur. Karena itu selain sakti. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. dari negara Lesanpura. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. putra Sanghyang Brahma. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Sedangkan dalam olah keprajuritan. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda.. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya.peperangan melawan Narayana. putra Prabu Kresna. andel Resi Palasara. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. raja negara Mandaraka.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. selain berguru pada ayahnya. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putri Arya Kidangtalun. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Selain sakti. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Ibunya bernama Dewi Kandini. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Setelah ayahnya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. setia. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . putri Prabu Basukesti dari negara Wirata.

Sumitra. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Wijarnaka. Ramayana dan Pramasata 2. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Dewi Niyedi 5. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Dewi Impun. Antakadewa dan Bambang . ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Kumalasakti. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Abimanyu. berputra . ia masih dalam kandungan ibunya. Dewi Tamioyi 3. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Ia berwatak bijaksana. Bagawan Sarmiti. Wilugangga. Dewi Gentang. 1. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. dengan Dewi Manuhara. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Kumaladewa. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Bratalaras. Prabakusuma. yaitu . berputra . Ramaprawa dan Basanta. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. salah satu dari lima satria Pandawa. berputra . Bambang Irawan. berputra . Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dewi Dangan. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Dewi Puyangan. Ia seorang anak yatim. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Dalam kitab Adiparwa. jujur dan adil. berputra . Akhir riwayatnya diceritakan.

Antakadewa dan Bambang Sumbada. Wilugangga. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Kumalasakti. Sumitra. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Baru setelah remaja. jujur. setia. baik budi. raja negara Pringgondani. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu.Sumbada. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Bratalaras. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Prabakusuma. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi . putra Bima dengan Dewi Arimbi. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Abimanyu. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Arjuna. Kumaladewa. Wijanarka. Arjuna. Dari perkawinan tersebut. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Ia dan adik bungsunya. Arimba/Hidimba. Brajadenta. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajalamatan. bernama. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Dewi Arimbi. Brajawikalpa dan Kalabendana. berbakti dan teguh dalam pendirian. jujur. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. setia. bernama. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Bambang Irawan. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. setia. dengan Dewi Manuhara. putra Prabu Puntadewa. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Brajamusti. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri.

Sumitra. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Dewi Mustakaweni. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. yaitu. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. dengan Dewi Supraba. Endang Pregiwa. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. baik tingkah lakunya. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Atas keputusan Bathara Guru. berwatak angkara murka. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. raja raksasa dari negara Manikmantaka. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Abimanyu. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Bratalaras. tenang. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Kumaladewa.Arimbi. raja negara Awangga. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Wisanggeni. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. mengalahkan semua para Dewa. halus. Ia adalah putra Arjuna. Endang Pregiwati. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. besar tanggung jawabnya. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Kumalasakti. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Ia sangat sakti. Bambang Irawan. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Akhir riwayatnya diceritakan. Wijarnaka. putri Bathara Indra. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Wilugangga. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Wilugangga. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia kemudian mengutus patihnya. jatmika.

Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. dengan Ken Sagupi. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Akhir riwayatnya diceritakan. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Ken Sagupi. . Wresni dan Andaka. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. seorang swarawati Keraton Mandura. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Dewa keadilan dan kesejahteraan. dan Dewi Rarasati/Larasati. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana.dan Kasipu. senang bergurau. ia mempunyai dua orang saudara bernama. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Arya Udawa. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Kedua putranya. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Suaranya lantang. yaitu. setelah selesainya perang Bharatayuda.

dan sangat berbakti. Dewi Pujawati berwatak. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Sitija. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. ikhlas. penuh belas kasih. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Bima/Werkudara dan Arjuna. yang kemudian diberikan kepada putranya. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. setia. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. . Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Dewi Erawati. seorang hapsari/bidadari. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. sabar. raja jin negara Mertani.Dewi Pratiwi berwatak setia. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia mempunyai watak. jujur. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. sabar. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. masing-masing bernama. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. dengan Dewi Darmastuti. Akhir riwayatnya diceritakan. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Surtikanti. percaya atas kekuasaan Tuhan. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. tekun dalam agamanya. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. jujur. Dewi Banowati. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. dan dua orang adik kembar lain ibu. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka.

Setelah menobatkan Parikesit. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura.Dalam perang Bharatayuda. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Arya Gamdamana. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. serta berjiwa penjilat. Atas perintah Arya Sakuni. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Ia seorang arsitek ulung. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. . raja negara Mandaraka. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa.

Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Ia sangat sakti. sais kereta kerajaan Astina. Upakeca/Rupakenca.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. tidak bisa mati selama masih terkena air. . Citragada dan Wicitrawiya. Resi Balarama/Baladewa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Di dalam cerita pedalangan Jawa.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. raja negara Astina. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Adipati Karna. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. bernama. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Rajamala berwatak keras hati. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. berani. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. masing-masing bernama . putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. yaitu: Resi Bisma. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Menurut ketentuan dewata. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Kecaka/Kencakarupa. Duryudana dan Bima. Dewi Nirada. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Setatama. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.

putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dewi Rarasati berwatak setia. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. . konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. raja negara Astina. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. sangat menginsyafi. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. dengan Ken Sagupi. Dari garis keturunan ayahnya. patuh dan berbakti. ia mempunyai tiga orang saudara. Ken Sagupi. seorang swarawati keraton Mandura. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. istri pertama Arjuna. mengerti dan menguasai dirinya. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. yaitu : Arya Udawa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Bambang Sumitra dan Bratalaras. putri Arya Prabu Rukma. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Arya Prabu Rukma. sabar. Sedangkan dari garis keturunan ibuny.

dengan Dewi Durgandini. tenang. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. hatinya keras dan sedikit suka usil. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Dewi Surtikanti. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. dari padepokan Retawu. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Citragada dan Wicitrawirya. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. . Dewi Erawati. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. raja negara Astina. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. yaitu. Rajamala. halus. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Setatama. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). bernama. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. bernama. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. cerdik pandai. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Setelah Prabu Kresna mati moksa. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Narayana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Ia meningal dalam usia lanjut. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Bagawan Abiyasa. sabar. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Kencaka/Kencakarupa. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga.

Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. wilayah negara Amarta. Sadewa mempunyai watak jujur. Setelah selesai perang Bharatayuda. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). taat. Puntadewa. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. putri Resi Badawanganala. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Nakula. Prabu Matswapati. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. belas kasih. Dewa Tabib. Ia lahir kembar bersama kakanya. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Selain sangat sakti. sombong. Akhir riwayatnya di ceritakan. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa.Rupakenca berwatak tinggi hati. bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. dari negara Mandura. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. setia. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Bima/Werkundara dan Arjuna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful