Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

anaknya sendiri. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. putri Anantaswara. Putrinya.Antaboga ANTABOGA. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Sang Hyang Antaboga. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. ia mempunyai dua anak. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. ketika masih muda disebut Nagasesa. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. putri Sang . walaupun terletak di dasar bumi. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Ibunya bernama Dewi Wasu. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Dalam pewayangan disebutkan. Untunglah Dewi Supreti. Dalam pewayangan. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Dewi Nagagini. sesuai dengan yang dikehendakinya. SANG HYANG. Selain itu. setiap 1000 tahun sekali. ujudnya tetap seekor naga. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. menikah dengan Bima. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. walau itu anaknya. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. tetapi dalam keadaan triwikrama. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. istri Batara Yamadipati. istrinya. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Karena Nagatatmala memang bersalah.

karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Batara Guru menyanggupinya. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. . Namun setelah berhasil memutarnya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. melainkan mengaduk-aduknya. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. cahaya terang memasuki mulutnya. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. dibawa ke samudra. Nagasesa menjawab. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. dan saat itulah muncul Batara Guru. Itu pula sebabnya. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Untuk membangun ikatan keluarga. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. para dewa bukan membor samudra. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. mengacau. yang artinya mengaduk-aduk. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut.Hyang Wenang. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Tidak hanya itu. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa.

Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Lihat Antareja. yakni Antareja. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Yang kelokannya tidak mengenal batas. cucu Sang Hyang Antaboga. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. kata anta artinya batas. cucunya. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. yang suami Dewi Pertiwi. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Prabu Kresna. Antareja tidak pernah ada. tak terlihat. dan Candrabirawa. Kata ‘maya’. . artinya. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Dalam Kitab Mahabarata. yang benar adalah Aji Kawastram. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Kata an atau artinya tidak. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Jadi. Antaboga berangkat ke kahyangan. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas.Perlu diketahui. Bersama dengan menantunya. Sebenarnya sebutan itu keliru.

Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). salah satu dari lima satria Pandawa. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. dan Arya Anantasena. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. putri Prabu Ganggapranawa. putra Bima dengan Dewi Urangayu. sehingga kebal terhadap senjata. Lidahnya sangat sakti. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. dengan Dewi Nagagini. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. yang mempunyai kesaktian. Anatareja berkulit napakawaca. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. pendiam. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. bernama: Raden Gatotkaca. . raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. pemberian ibunya. dan berputra Arya Danurwenda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda.

mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. putra Dewi Nagagini. putra Dewi Arimbi. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. salah satu dari lima satria Pandawa. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. dengan Dewi Urangayu. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. yang dapat . Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. dan Gatotkaca. yaitu : Anantareja.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara.

Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Arya Prabakesa. terus terang. Brajawikalpa dan Kalabendana. bersahaja. Brajamusti. putra Prabu Pandu. menggantikan kedudukan kakaknya. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Anantasena berwatak jujur. bernama. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. berani kerena membela kebenaran. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. dengan Dewi Hadimba. kekuasaan . tidak pernah berdusta. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. raja raksasa negara Pringgandani. Setelah dewasa. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajadenta. salah seorang dari lima satria Pandawa. Arimba/Hidimba. Prabu Arimba. Brajalamatan. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani.mengembalikan kematian di luar takdir. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. yang tewas dalam peperangan melawan Bima.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Ia berambut dan . cerdik pandai. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Prabu Rumbaka. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. dan bergelar Prabu Bismaka. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. putra Prabu Rumbaka. dengan Dewi Krepi. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. swaraswati keraton Mandura. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . raja Boja. Arya Basudewa. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. trengginas. raja Negara Kumbina. putri Prabu Kunti. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana.

Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Resi Drona). Dari ayahnya. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. keturunan Prabu Citragada. Ia memiliki sifat dan perwatakan . badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). pemberani. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Ketika ayahnya. dengan Dewi Anggini. raja negara Magada. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar .

dan berputra Dewi Pujawati. Bagaspati sangat sakti.Bagawan Bagaspati. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Carub atau Astrajingga. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Ia mempunyai tabiat . Dewi Pujawati. tindakannya seperti . tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. sabar. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Bagaspati mempunyai watak. seorang hapsari/bidadari. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. ayahnya. Sebelum tewas. lucu. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. suara besar agak serak (agor . Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. percaya akan kekuasaan Tuhan. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Di dalam cerita pedalangan Jawa. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Jawa). karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan.. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . menantunya sendiri. ikhlas.

Seperti halnya dengan Semar. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati.orang bodoh. putri Bathara Hira. kata-katanya menjengkelkan. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. ia hidup sampai jaman Madya . anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. tetapi selalu tepat. Bagong berumur sangat panjang. kakak Dewi Kanistri.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Kakrasana. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dewi Prita/Dewi Kunti. raja Boja. Secara tidak resmi. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Setelah usia lanjut. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. swaraswati Keraton Mandura. putri Prabu Kunti. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Kakrasana dan Narayana. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.

membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Basukiswara . Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Beberapa tahun kemudian. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Sebagai penggantinya. Atas kemurahan hatinya. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Dewi Basuwati. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika.

putri Prabu Kunti. cerdik pandai.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Dewi Prita/Dewi Kunti. Prabu Basukesti. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Setelah usianya lanjut. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. berani. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. raja Boja. Arya Basuketi. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. . arif bijaksana dan suka menolong. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja.

dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Dengan kereta sakti Amarajaya. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Arya Basukesti. putri . Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. juga tahu segala bahasa binatang. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara.

Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Dari perkawinan tersebut. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Setelah menikahkan putrinya. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Arya Basupati. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). . Arya Basunada.

tabah. kuat. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Gelung Pudaksategal. Pupuk Jarot Asem. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Dewi Nagagini. Gelang Candrakirana. Kelatbahu Candrakirana. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Nagata. Kowara. Kusumayuda. Nakula dan Sadewa. Dewi Urangayu. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Ia putra kedua Prabu Pandu. serta 2 orang saudara lain ibu. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Sena. yaitu . gagah berani. 2. Birawa. yaitu : 1. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Bima memililki sifat dan perwatakan. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. teguh. Dandunwacana. Bayusuta. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Balawa. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. patuh dan jujur. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Bratasena. Kalung Nagasasra. Pandusiwi. Sumping Surengpati. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Aji Bandungbandawasa. berputra Raden Gatotkaca dan 3. . Dewi Arimbi. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Gada Rujakpala. Kuku Pancanaka. berputra Arya Anantareja. atau Wijasena. Alugara. wilayah negara Amarta. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Kusumadilaga.

Surtayu. Bomawikata. Surtayuda. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapura . Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraksa. Durmuka. Kartamarma. (raja negara Banyutinalang). Wikataboma. . Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citraksi. Kartadenta. Citrayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati (raja Negara Bukasapta).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durmagati. Durgempo. Carucitra. Citraboma.

Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Di medan peperangan. Ia pandai bermain gada. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. ia menjadi sangat sakti. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Karena ketekunanya bertapa. Selain sakti. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. raja negara Surateleng. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Dalam perang Bharatayuda. Bila salah satu diantara mereka mati. maka yang mati akan hidup kembali. Berwatak angkara murka. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. kejam. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana.

Akhir riwayatnya diceritakan. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Dewi Arimbi. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Arimba / Hidimba. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabu Arimbaji. Brajadenta sangat sakti. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. ingin menangnya sendiri. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti. Dewi Arimbi. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. . Arya Prabakesana. Bima tinggal di Jadipati. Brajalamatan. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Dengan bantuan Bathari Durga.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Oleh kakaknya. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajamusti.

mudah marah. putranya dengan Bima. Dewi Arimbi. Arya Prabakesa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajadenta. masing-masing bernama . Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Arimba/Hidimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. . pemberani dan sangat sakti. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajamusti. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca.

Arya Prabakesa.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Ia sangat sakti. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajawikalpa dan Kalabendana. Bersama kakaknya. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. keras hati dan ingin menang sendiri. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. berlindung pada kemenakannya. Arimba/Hidimba. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. raja negara Astina. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . Dewi Arimbi. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Dengan bantuan Bathari Durga. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. istri Prabu Duryudana. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. agak bengis. Brajalamatan. Brajadenta. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajadenta dan kedua adiknya. Prabu Arimbaji.

Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia berwatak sombong. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Arimba/Hidimba. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. ingin selalu menang sendiri. pemberani. tangguh. Dewi Arimbi. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. gagah perkasa dan sangat sakti. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Brajadenta. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Dewi Erawati. setia. Burisrawa berwujud setengah raksasa.peristiwa . raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Brajalamatan dan Kalabendana. Brajamusti. pendendam. senang menurutkan kata hatinya. Dewi Surtikanti. Arya Prabakesa.

raja Mandura. putri Prabu Kiswaka.yang penuh dengan kekerasan. raja negara Lesanpura. Dalam perang Bhratayuda. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Prabu Duryudana. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja Astina dan Adipati Karna. .

Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. trengginas.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. serakah. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. tangkas. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. semuanya berwarna hitam. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. pemberani. banyak tingkah dan pandai bicara. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. berkaki putih . Ia berwatak kejam. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Cakil memiliki sifat. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa.

dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. yaitu : Prabu Yudhistira. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Ia mempunyai dua kakak kandung. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Setelah pesta perkawinan selesai. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Arya Danduwacana. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. di kawasan hutan Mertani. ketika dipinang oleh Arjuna. . Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Bersama kakaknya. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Atas seijin Bathari Durga. Pada mulanya Dadungawuk menolak. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra.(=pancal panggung/Jawa). Arya Dananjaya sangat sakti. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar.

gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Berwatak pemberani. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Arya Dandunwacana menyerahkan. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. pusaka Jala Sutra Emas. . Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. gagah perkasa. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Ditya Sapujagad. jujur. Kepada Bima. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . putra Prabu Pandu raja negara Astina. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Jangettinelon. Podangbinurehan. negara Jodipati. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Celengdemalung. Dandangminangsi. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Menjanganketawang dan Cecakandon. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk.

tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Ia berkulit Napakawaca. Arya Danurwenda masih kecil. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. . menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Anantareja. Hyang Anantaboga. yang mempunyai kesaktian. Nagapratala. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. pendiam. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. jujur. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja.

Wresni dan . Dewi Amba. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. raja negara Srawantipura.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. dari pertapaan Retawu. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Putri sulungnya. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini.

Dewayani meminta Resi Sukra. dan berputra tiga orang lelaki. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada.Andaka. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Yadu dan Turwasu. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. raja negara Astina. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Dewi Drupadi. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). raja Amarta. Karena menghendaki kemenangan para daitya. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. masing-masing bernama . Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. masing-masing bernama . dan Dewi . Lesanpura. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. putri Sanghyang Indra. Kumbina dan Dwarawti). dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. raja daitya negara Parwata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. istri Prabu Yudhistira. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Druhyu.

putri Prabu Hiranyawarma. memiliki sifat pemberani. Drestadyumna berwajah tampan. tinggi hati. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Resi Drona berwatak. Ia tewas dibunuh Aswatama. cerdik. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. sombong. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. putra Resi Drona. Pada saat itu roh Ekalaya. banyak bicaranya. menghadapi senapati perang Kurawa. raja negara Dasarna. tangkas dan trenginas. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. yaitu Resi Drona. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Setelah melalui pertempuran sengit. istri Arjuna. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit.Srikandi. bengis. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Drestaka dan Drestara. congkak. . Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya.

raja negara Tempuru. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. yang memenggal putus kepalanya. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putri Prabu Purungaji. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Arya Sucitra pergi meninggalkan . setelah gugurnya Resi Bisma. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. kecerdikan. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Untuk mencari pengalaman hidup. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. putra Prabu Drupada. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi.tetapi kecakapan. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa.

Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Drupadi. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada.Hargajembangan. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dalam masa kekuasaanya. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. bijaksana. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Di dalam perang besar Bharatayuda. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. teliti dan . Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini.sabar. luhur budinya. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik.

Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. gagah dan bermulut lemar. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Srutakirti dari Arjuna 4. Bima. Sedangkan menurut Mahabharata. Ia berbadan besar. Dursala mempunyai watak dan sifat. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Nakula dan Sahadewa. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Menurut pedalangan Jawa. Yudhistira. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. 1.Partawindya dari Yudhistira. 2. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra.setia. Srutanika dari Nakula 5. yaitu. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Srutasoma dari Bima. Srutawarman dari Sahadewa. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. ia sangat sakti. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya diceritakan. 3. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dursala tewas dalam pertempuran . takabur. Arjuna.

takabur.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Surtayu. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. besar kepala. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Surtayuda. Dursasana berbadan besar. gagah dan bermulut lebar. senang meremehkan dan menghina orang lain. Durmuka. Durgempo. Durmagati. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Bomawikata. Bogadatta (raja negara Turilaya).gemar bertindak sewenang-wenang. Wikataboma. (raja negara Banyutinalang). Citraksi. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citrayuda. putri Adipati Banjarjungut. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Carucitra. Kartamarma. Gardapura . mempunyai watak dan sifat. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Kartadenta. Citraksa. Anggota tubuh dan kepala Dursasana .

Bogadatta (raja negara Turilaya). Bomawikata. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durgempo. Diantara 100 orang. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Kartadenta. Citraksa. Surtayuda. dihantam gada Rujakpala. Citraksi. Duryudana (raja Negara Astina). Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Surtayu. Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. . keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Gardapura. Citraboma. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dan Widandini (raja negara Purantara) .hancur berkeping-keping. Durmuka. Wikataboma. Durmagati. Carucitra.

Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. menarik hati. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. tekun dan tabah. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. jujur. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. putri hapsari/bidadari Warsiki. sangat mencintai istrinya. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Ekalaya seorang raja kesatria. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya.Hidupnya serba mewah. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. keinginanya selalu terlaksana. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ekalaya berwatak. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. raja negara Sindu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. setia. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia adalah raja negara Paranggelung. Menjelang . Wataknya bersahaja.

. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Dewi Banowati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. setia. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. raja negara Mandura. penuh belas kasih. sabar dan wingit. Jawa). Dewi Erawati berwatak.kematiaanya. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Dewi Surtikanti.

Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. . semenjak jaman Arya Dandunwacana. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. raja negara Mandaraka.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa.

menantunya yang setelah menjadi . punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. murid Resi Boma. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. dan berputra dua orang bernama. pendiam dan sakti. bersahaja. raja negara Astina. gagah berani. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. teguh sentosa. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. Karena penggantinya.

Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. menurut Mahabharata. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ia berwajah tampan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. pendiam. Prabu Gandabayu meninggal. gagah. dan diangkat menjadi patih negara Astina. tegap. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Ketika ayahnya. Sedangkan menurut pedalangan. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. pemberani. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. .Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona.

Kurawa terhadap Pandawa. (raja negara Turilaya). Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Durgempo. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Bogadatta. Gardapati (raja negara Bukasapta). tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. . Gardapura. Surtayu. Dursasana (Adipati Banjarjungut). masingmasing bernama .Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. raja negara Astina. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Wikataboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Arya Sakuni. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Surtayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Carucitra. Durmagati. Citrayuda. Citraboma. Kartadenta. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Durmuka. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam.

Sepeninggal Prabu Gandabayu. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Akhir riwayatnya diceritakan. sabar dan teliti serta setia. raja negara Amarta. . yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. bergelar Prabu Drupada. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. luhur budinya. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Dretadyumna/ Trustajumena. Dewi Gandawati ikut belapati. Arya Sucitra. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Dewi Srikandi. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. masing-masing bernama . putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. bijaksana. 2. yang kemudian menjadi istri Arjuna. 1. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. 3.

Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. raja negara Karanggubarja. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. raja negara Garbasumanda. putri Prabu Kalayaksa. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Dewi Wersini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Dewi Garbarini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. karena ingin memperistri bidadari. senapati perang negara Dwarawati.

dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Surtayuda. Kartadenta. Surtayuda. Citraboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citrayuda. Gardapura . ia berhasil merebut negara Bukasapta. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citraboma. Surtayu. Citraksa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Citraksi. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Durmagati. Wikataboma. Wikataboma. Gardapati berwatak keras hati. congkak. Bomawikata. Durgempo. Durmuka. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bogadatta (raja negara Turilaya). Bogadatta (raja negara Turilaya).Kurawa. Citrayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Surtayu. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dengan kesaktiannya. Durmagati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. cerdik dan licik. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Citraksa. Citraksi. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. raja negara Glagahtinalang. . Carucitra. Kartadenta. Carucitra. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Durmuka.

Aslinya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. hidung bulat bundar. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. tak berleher. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Setelah selesai tapanya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. perut gendut. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). sehingga tiada yang kalah dan menang. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. terjadilah peperangan antara keduanya.Gardapura bersifat sombong. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. kakaknya. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. . Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. cerdik dan licik. ia hidup sampai jaman Madya. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. keras kepala. kaki pincang. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Gareng bernama Bambang Sukskati. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. dan masuk dalam golongan panakawan. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Nala Gareng berumur sangat panjang. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Matanya juling. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja.

terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Ia adalah anak Bima. kakak ibunya yang bernama Arimba. Sebelum itu. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Dalam pewayangan. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . adik Arimbi. menjadi raja di negeri itu. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. ibunya bernama Dewi Arimbi. Begitu lahir di dunia. Gatotkaca telah membuat huru-hara.Gatotkaca GATOTKACA. Brajamusti. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa.

Namun. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. putri Batara Surya. Senjata. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. begitu tali pusar itu putus. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. yang bernama Kunta Wijayandanu. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. . dan yang ketiga Dewi Suryawati. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. musuhnya akan mati. Tutuka pingsan. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Usahanya ini tak berhasil. Dari perkawinan dengan Pergiwa. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. anak Arjuna. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Ia mengenakan Caping Basunanda. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Di kahyangan. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Tubuhnya tetap utuh. Bima dan Arimbi mengizinkan. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Setelah tali pusarnya putus. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya.untuk keperluan itu. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Namun. penutup kepala gaib. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Karena kesal. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Setelah penggemblengan selesai.

Trincingwesi. Kancingjaya. Purbaya. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Menjelang ajalnya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. dan Mladangtengah. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Akibatnya. Arimbiatmaja. Ketika jatuh ke bumi. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Gurubaya. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. sesudah Gatotkaca gugur. Sebenarnya. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Abimanyu. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Bimasiwi. Karena itu. Bra-jadenta. Guritna. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. terutama Brajamusti. ia terbang amat tinggi. Namun. yakni Kalananata. Krincingwesi. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Sebagai raja muda Pringgadani. ketika mereka berperang tanding. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. ada lagi nama alias Gatotkaca. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. dan Bimaputra. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. dan amat menyayangi Gatotkaca. karena ia le-laki. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. . hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti.

sehingga pingsan. Kalabendana Lena 9. putra Dursasana. Wahyu Senapati 7. para putra Pandawa. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya.Brajamusti 8. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Gatotkaca Sewu 5. Gantotkaca Rante 10. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Baru saja latihan perang itu dimulai. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Brajadenta . Gatotkaca menjawab. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani.Pregiwati 3. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Subadra Larung 11. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. para putra Pandawa. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. dengan Aji Narantaka itu . Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Gatotkaca Sungging 4. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Pregiwa . Aji Narantaka 12. Sesuai janjinya. Namun. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. ia sadar. Ia lalu berguru pada Resi Seta. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Selain malu. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan.

lengkap dengan taringnya. dengan wajah mirip Bima. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. yakni Butaprepat. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Dalam perang melawan raksasa. Pada tahun 1960-an Ir. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. sedangkan kata kaca artinya rambut. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. mukanya tidak terlalu tunduk. Nama itu diberikan karena waktu lahir. sehingga menampilkan kesan gagah. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Presiden RI. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Dalam pewayangan. dengan muka agak . Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Mengenai soal wanda ini. dan Abimanyu di darat. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Guntur. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. tidak diketahui dengan jelas. dan Dursala. Gatotkaca menyambar dari udara. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . Gelap. Panglawung. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. hanyalah Prabu Kala Pracona. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Di Surakarta. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Sukarno. Bentuk badannya tegap. yakni wanda Kilat. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Boma Narakasura. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. dan Guntur Samodra. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. dan Dukun. Badannya kekar dan kokoh. Patih Kala Sakipu. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Guntur Prahara. Tatit. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa.1820) di Surakarta.

Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Baca Bima. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Dulu. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. . memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya.datar. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. tunduk. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. seolah mencerminkan sifat andap asor. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. dan Sukarno. wajah raksasa. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. kuat. Pergiwati. Sementara itu. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. dengan tubuh besar. lengkap dengan taringnya. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Wajahnya juga memandang ke bawah. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Wanda Guntur. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Dewi. raja Mataram. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh.

putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Surtayu. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Sesuai dengan ketentuan Dewata. istri Bathara Derma. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. suaminya. Bogadatta. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. raja negara Astina. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. masingmasing bernama . Durgempo. dengan bantuan Dewi . Citraboma. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Citrayuda. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. (raja negara Turilaya). baik budi. Durmagati. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. sederhana. Surtayuda. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Arya Sakuni. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. lembut. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Durmuka. Kurawa terhadap Pandawa. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Kartadenta. Wikataboma. Arya Watubaji. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Gardapati (raja negara Bukasapta). raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini.

Wisanggeni. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. tekun dan wingit. Sumitra. Endang Pregiwati.Wilutama. Wijanarka. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Prabukusuma. dari pertapaan Yasarata. Sedangkan menurut Mahabharata. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). salah satu dari lima satria Pandawa. di keputrian negera Surateleng. Wilungangga. dengan Dewi Ulupi. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Abimanyu. Antakadena dan Bambang Sumbada. Kumalasakti. Setelah ada kesepakatan. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. sesuai dengan takdir dewata. . Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. bernama. Ia berwatak tenang. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. jatmika. ayahnya sendiri. menjelang pecah perang Bharatayuda. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Endang Pregiwa. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Kumaladewa. Bratalaras.

Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. raja negara Astina. . begitu kelahiran Dewabrata. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra.

Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. perkasa dan berwajah setengah raksasa. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. keras hati. Untuk memenuhi ambisinya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Supala raja negara Kadi. Ia sangat sakti. raja raksasa dari negara Widarba. Karenanya berbadan tinggi besar. ingin menangnya sendiri. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. penganiaya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. gagah. bengis. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. .

dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. istri Arya Prabu Rukma. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. ayahnya. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. . Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. berwatak angkara murka. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. berwatak angkara murka. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. istri Arya Prabu Rukma. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong.

Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. ia menukar namanya dengan nama patihnya. penuh kesungguhan dan setia. Arya Wirata dan Arya Surata. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Jayadrata. . dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. dan bergelar Prabu Sinduraja. ayahnya. berani. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu.

istri Arjuna. raja negara Madukara (lama).Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Bambang Sasikirana. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. putra Dewi Pregiwa. Prabu Jayamurcita. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Sebelum menemui ajalnya. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Raden Gatotkaca. mengutus adiknya. karena ketika . bernama. raja negara Pringgandani. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. putra Dewi Suryawati. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. dan Arya Suryakaca. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Merasa sangat sakti. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca.

putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. raja negara Dwarawati. sabar. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. cerdik pandai. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. berwujud sebagai wanara / kera. Ketika lamarannya ditolak. waspada. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. berani tak mengenal takut. Gatotkaca. ibunya. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. kesetiaan.perang berlangsung ia masih kecil. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Karena mati sebelum takdir. tangkas dan terampil. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". setia. daripada tinggal di istana Dwarawati. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Samba. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. yang berwajah sangat tampan. Dari perkawinan tersebut. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Dewi Jembawati berwatak jujur. Jayasupena tidak bisa terbang. ia memperoleh dua orang putra bernama . Perbedaannya. dan Gunadewa. Drestadyumna dapat dihidupkan . tangguh. gesit. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. teguh. dengan Dewi Trijata. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Demikian pula dengan tabiat.

Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. bernama. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arimba/Hidimba. Brajamusti. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Dewi Arimbi. dari negara Wirata. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. setia. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Brajadenta. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. raja negara Dwarawati. Prabkesa. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. . Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya.kembali oleh Prabu Kresna. raja Awangga. sangat jujur. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung.

. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. dari negara Mandura. Dalam peperangan. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Bertubuh gemuk pendek. Merasa sangat sakti. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. namun memiliki gerakan yang cekatan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Dalam cerita pedalangan.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. putra ke-empat Prabu Basukunti. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Daya berpkirnya lambat. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci.

Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. suka menurutkan kata hati. kejam. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. serakah. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Berwatak angkara murka. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. istri Prabu Basudewa. seperti Arya Prabu Rukma. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. mau menangnya sendiri. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. serakah. pemberani dan sangat sakti. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. putri Prabu Rumbaka. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. bengis. raja negara Astina. Dalam peperangan tersebut. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. raka negara Astina. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. kakak Arya Ugrasena). Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Arya Ugrasena. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Prabu . Selain ingin merebut Dewi Badrahini.

oleh Suratrimantra. Dengan dukungan Suratimantra. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. ingin menangnya sendiri. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. raja Mandura. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Karena sangat sakti. keras hati. Ia lahir di negara Bombawirayang. Setelah remaja. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. pamannya yang sakti. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). penghianat. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Pemberontakan Kangsa gagal. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. raja negara Astina. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. adik Prabu Gorawangsa.

***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Prabu Basukunti. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. putri bungsu raja Mandura. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. padahal ia masih gadis. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Basukarna adalah putra sulung. . ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti.Karna KARNA. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. Resi Druwasa. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah anak buangan. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Waktu masih berusia remaja. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya.

Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Maka. Namun permohonan itu ditolak. ia diberi nama Karna . Dengan ilmunya yang tinggi. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. . Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Resi Krepa. dan matahari sudah naik. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. sering bangun siang. Alasannya.yang artinya telinga. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Tahun berganti tahun. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Menjelang masa remaja. Nama lain baginya adalah Talingasmara. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Itulah sebabnya. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Itulah sebabnya. atau Suryatmaja. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. dan Yama Widura. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Setelah lahir. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. yakni putra-putra Drestarastra. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Manakala hari telah terang. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Pandu. ia masih tergolek di tempat tidurnya.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. sesudah masa kehamilannya cukup. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid.

Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Namun Kunti juga ragu. ataukah sebaliknya. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. ditolak. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Karna menjadi Adipati di Awangga . Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Keduanya seimbang sama kuat. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. termasuk para Kurawa. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Duryudana. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Lebih-lebih Arjuna. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Adu tanding pun dimulai. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Yakin. Lagi pula. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan.

Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. melainkan seorang ksatria. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. menyengat paha Basukarna. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. yakni ilmu ketrampilan memanah. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. kelak ternyata. walaupun telah menjadi menantunya. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Karna harus menyamar sebagai brahmana.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Dan. Basukarna. putri Prabu Salya. pada saat yang genting . kutukan itu akan terbukti. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. sehingga keringatnya bercucuran. Sewaktu tahu apa yang terjadi. yaitu raja penguasa di Awangga. atau raja muda. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Karena merasa ditipu. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. . ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. raja Mandraka. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta.yang menentukan hidup atau mati. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. sejenis kalajengking berbisa. Saat itu seekor ketonggeng. adik Surtikanti. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun.

Dalam pewayangan." . Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Ki Nartasabda. salah lihat. dan Arjuna. Selain seimbang kesaktiannya. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. yakni Prabu Anom Duryudana. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. teguh dalam pendirian. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. percaya diri. sebab Batara Endra. tetapi gagal. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Jadi. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Meskipun sebelumnya telah tahu. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. putri sulung Prabu Salya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. dan mengaku sebagai Arjuna. tahu membalas budi. siapa pun yang memintanya. "Ingatlah Karna. yaitu Batara Surya. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. Bima. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama.

" Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir.. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Esok harinya.. Karenanya. apa alasan brahmana itu memintanya. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Sehari menjelang Baratayuda. sebagai ganti barang yang hamba ambil. Jika seorang brahmana datang meminta. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. itu tergantung pada siapa yang memintanya." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. ambillah. . Karna menolak bujukan itu dengan alasan." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. . engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Seperti yang diduga oleh Batara Surya.. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Kini. Tanpa menanyakan. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa.. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Pada pertemuan empat mata. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Namun. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua." Demikianlah. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. berkata: "Karna. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Hamba sendiri yang akan melepaskannya...yang masih dalam ujud brahmana. ksatria mulia. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. dengan senang hati hamba akan menerimanya. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda.

Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Jadi. Dinda Karna. Adinda telah mengenal para Kurawa. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. sehingga Baratayuda dapat dicegah.. Kakek Abiyasa." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Yang penting. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Begawan Drona.Kresna: "Dinda Karna. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Kakanda Kresna. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. dan dengki mereka. Bahkan Maharesi Bisma. bagaimana pun. . Barata-yuda harus segera terjadi. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. bukan perang kecil. Itulah sebabnya. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria." Kresna: "Tetapi. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki.. Rasanya. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya." Kresna: "Saya memahami hal itu. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya." Karna: "Kakanda Kresna. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa." Karna: "Kakanda Kresna. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. culas.. pendirian mereka. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting.. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. sejak masih remaja. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Itu adalah kewajiban Adinda. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. . yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Namun. Adinda tahu benar. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. sifat iri. Resi Krepa.

" Kresna: "Adinda Karna.. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. dan siapa yang akan unggul. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. .. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. selalu harus ada yang menjadi korban." kata titisan Wisnu itu. Coba renungkan hal itu. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Seandainya Adinda yang gugur. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya." Karna: "Itu pun Adinda pahami. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya.. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. kita semua belum tahu. Demikian pula. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu." Kresna: "Adinda Karna. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Hati kecilnya merasa. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Adinda tahu. Namun. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. Karenanya. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Entah siapa yang akan kalah. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. seandainya Adinda yang menang. jelas berbeda. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. lewat tengah hari. Namun. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara.terjadi sebagaimana seharusnya. bagaimana pun. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Dinda Basukarna . Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Sekali lagi." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi.

sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Anakku. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Arjuna. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Dapatkah engkau membayangkan. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Para dewa dapat menjadi saksi. Namun hamba mohon. ada yang . berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Namun. Namun. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. ibumu ini." Kunti: "Karna.. adik-adik hamba. Engkau tentu juga tahu. perang besar akan terjadi esok hari... Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. Namun. junjungan hamba.. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Hanya karena keadaan. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Namun." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. engkau adalah prajurit sejati. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Ibunda mengerti." Kunti: "Tetapi . engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. . Aku. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu.. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Tidak bisa tidak. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Baratayuda yang akan dimulai esok hari.. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. betapa remuknya hati seorang ibu. Karna Anakku."Basukarna anakku. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. .. dengan menguatkan hati. Ibunda tentu juga tahu.. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Hamba mengerti. Engkau seorang ksatria utama. cobalah engkau renungkan barang sejenak..

anakku . Doaku untukmu. Untuk itu. memelihara dan mengasihimu. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana... Puluhan tahun. Kesedihanku sebagai seorang ibu. derajat dan pangkat. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya... anakku. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. batal. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. tidak terlaksana. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa.. Karena itu.. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Kunti lalu berkata: "Anakku.. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Walaupun tawaran bantuannya ditolak.. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Pertimbangan yang lain adalah.. Jika hamba gugur. kemuliaan." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Tetapi. maafkanlah Ibumu ini. mengorbankan orang yang disayanginya. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Dan.harus mengorbankan suaminya. buah hatiku . tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. anakku. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. izinkan aku memelukmu. sebagai ksatria. mungkin Baratayuda akan gagal. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. aku telah kehilangan engkau. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. kumohon kepadamu. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. dan . Demikian pula.. Aku tidak berkesempatan merawat. penguasa Astina itu mulai khawatir. Karna. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. sejak engkau masih berujud bayi merah. Dalam Baratayuda. menciumi ubunubunnya. jika ia tidak ikut beperang. . Ibunda Dewi dapat membanggakannya. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna.

ibu kandung yang tidak pernah menyusui. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. sebagaimana dikehendakinya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. dan menurut anggapannya. bahwa perang ini bukan perang pribadi. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura.cari Arjuna. Namun. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Dan. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Karena desakan Duryudana ini. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Alasannya. Basukarna. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Agar seimbang dan tampak sederajat. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Duryudana lalu meng-ingatkan. mengasuh. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Hanya karena bujukan Duryudana. seorang anak yang terbuang sejak bayi. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. raja Dwarawati. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Karena jika bukan dia yang gugur. Panah Wijayacapa meluncur deras. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Basukarna . kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. dan mengasihinya. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Sementara itu. Duryudana dengan cepat melerai. melesat ke arah dada Arjuna. kemudian membujuk Prabu Salya.

Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Ia mempersalahkan Adimanggala. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Basukarna mendapat dua orang putra. selain sebagai ipar. namun tidak seorang pun yang percaya. ia juga merupakan besan. Tetapi versi lain menyebutkan.gugur karena siasat licik Kresna. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. abang satu ibu lain ayah. turun dari kereta. Pada saat Baratayuda berlangsung. Suatu hari. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Dengan demikian. Jadi. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. yakni patih Kadipaten Awangga. Dari keterangan para dayang. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Permadi sanggup. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. putri Prabu Anom Duryudana. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan.Bhs. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. putri Prabu Salya. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Permadi mencoba membantah. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. . Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati.

Usaha Permadi ini berhasil. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. dan terjadilah perang tanding. Lagi pula. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Karna menolak. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Guna me-nyirnakan angkara murka. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya.Dalam waktu singkat. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. . Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Dalam pewayangan di Indonesia. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Setelah tahu apa yang terjadi. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. terpaksa menerima kenyataan itu. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Diterangkan. dan bahkan juga nama baiknya.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. dewa itu segera melerainya. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Karenanya. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya.

selain dendam pada Arjuna. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. . yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Basukarna. Karna ternyata sanggup. Dewi. dan Arjuna. Kelak. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Dalam Mahabarata. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Basukarna adalah salah seorang pesertanya.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. bukan bangsawan). terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. atau Basusena. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Lihat juga Kunti. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri.

Wikataboma. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartamarma memliki perwatakan. Citraksa. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Carucitra. Durmuka. gagah dan berwajah setengah raksasa. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Surtayu. Bomawikata. Durmagati. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartadenta. Surtayuda. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Setelah mertuanya meninggal. Ia berbadan besar. Citraboma. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Kartawiyoga berwatak keras hati. Duryudana (raja Negara Astina). cerdik. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Citraksi. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. putri raja Banyutinalang. Dursasana (Adipati Banjarjungut). . Durgempo. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati (raja negara Bukasapta). pandai bicara. keras hati. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. lincah. Gardapura. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citrayuda. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang.

Citragada dan Wicitrawirya. yaitu. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. dengan Dewi Durgandini. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Upakeca / Rupakeca. dari padepokan Retawu. Rajamala. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. telah datang menyusul Kakrasana. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Kencakarupa berwatak keras hati. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. ingin menangnya sendiri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. berani dan . Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. penghianat. Bagawan Abiyasa. raja negara Astina. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Setatama. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. yaitu. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain.

setia dan penuh pengabdian. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Prabu Matswapati. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Cerita Pedalangan menyebutkan. Krepa berwatak jujur. Kisah lain menyebutkan. . Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Dalam Mahabharata diceritakan. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda.selalu menurutkan kata hati. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit.

Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. sampai akhir hayatnya. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. . raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki.

ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). 4. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Kakrasana. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. berputra . dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng.Dewi Pratiwi. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. antara lain. berputra .Dewi Jembawati. . berputra: Saradewa (berwujud raksasa).Dewi Setyaboma. 3. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Senjata Cakra. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Kaca paesan. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. seorang swarawati keraton Mandura. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Arya Setyaka. dari negara Lesanpura. Kembang Wijayakusuma. Terompet/Sangkala Pancajahnya. adalah putra Prabu Basudewa. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1.Dewi Rukmini. 2.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. berputra . putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna.

ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Endang Pregiwati. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. kakaknya. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. putra Prabu . putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Arya Basudewa. Bima/Werkundara dan Arjuna. Nakula dan Sadewa. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. apabila dioleskan pada pelupuk mata. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Bambang Irawan. Bratalaras. Ia berwatak penuh belas kasih. Wilugangga. dengan Dewi Jimambang. Wisanggeni. Daya khasiat minyak Jayengkaton. tenang. Sejak kecil. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. setia dan wingit. Wijanarka. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Prabu Kresna menginginkan moksa. raja Boja. pemberani. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. raja negara Astina. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. bernama. Puntadewa. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. putri Prabu Kunti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Sumitra. Endang Pregiwa. Abimanyu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Bagawan Wilawuk. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu.

Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. menarik hati. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. putra kedua Adipati Karna. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ia mempunyai kakak kandung . Wataknya bersahaja. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. gaya dan kata-katanya serba menarik. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). yang menjadi istri Arya Warsakapura. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma.Pandu dengan Dewi Madrim. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. keinginanya selalu terlaksana. Hidupnya serba mewah. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Akhir riwayatnya diceritakan. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda.

sabar dan Wingit. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. raja negara Widarba. diusir keluar dari negara Mandura. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Kedua putra kembarnya. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. . setia. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. adik Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura.bernama Narasoma. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Kangsa pergi kenegara Mandura. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Dari perkawinan tersebut. Oleh Kangsa. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Pandu. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dengan dukungan Suratrimantra. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. raja negara Mandura. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). raja negara Mandura. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. digauli oleh Prabu Gorawangsa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya.

Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. seorang hapsari/bidadari. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. yaitu. percaya akan kekuasaan Tuhan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. ikhlas. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Akhir riwayatnya diceritakan. sabar. Menurut purwacarita. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. di daerah kerajaan Jodipati. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. yaitu. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . padepokan Pandansurat dimerdekakan.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. ikhlas. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Mandrapati mempunyai watak. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. percaya akan kekuasaan Tuhan. seorang hapsari/bidadari. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Akhir riwayatnya diceritakan. sabar. Narasoma dan Dewi Madrim. wilayah negara Mertani. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Narasoma dan Dewi Madrim.

dengan permaisuri Dewi Kunti. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Dari perkawinan tersebut. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Dewa Tabib. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Puntadewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. salah satu dari lima satria Pandawa. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia lahir kembar bersama adiknya. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. sangat berbakti.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. dari negara Mandura bernama. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Nakula tidak akan dapat lupa .bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. manusia kera kekasih dewata. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. dari negara Mandaraka. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Mereka bertemu. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. setia. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat.

Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . wilayah negara Amarta. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. raja negara Awuawulangit. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. belas kasih. putri Resi Badawanganala. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Dewi Srengganawati. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Setelah selesai perang Bharatyuda. 2. . kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Nakula mempunyai watak jujur. Dewi Madrim. taat. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Ia juga mempunyai cupu berisi. setia. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. 1. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Senapati negara Mretani. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Akhir riwayatnya diceritakan.

Ia tewas dalam . Narasinga menjadi sangat sakti. Karena ketekunannya bertapa. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. raja negara Surateleng.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Arya Singamulangjaya. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan.

Karena itu selain sakti. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. putra Sanghyang Brahma. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. putra Prabu Basudewa. setia. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa).peperangan melawan Narayana. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. putra Prabu Kresna. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata.. andel Resi Palasara. dari negara Lesanpura. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. putri Arya Kidangtalun. Ibunya bernama Dewi Kandini. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Senapati perang Dwarawati. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. raja negara Mandaraka. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Selain sakti. jujur. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Setelah ayahnya. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. selain berguru pada ayahnya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa.

jujur dan adil. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Dewi Impun.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Prabakusuma. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. ia masih dalam kandungan ibunya. yaitu . Dewi Dangan. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Dewi Gentang. Bratalaras. Kumalasakti. berputra . Ia seorang anak yatim. salah satu dari lima satria Pandawa. Bagawan Sarmiti. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Sumitra. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Ia berwatak bijaksana. Antakadewa dan Bambang . Wilugangga. Ramaprawa dan Basanta. Akhir riwayatnya diceritakan. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Dewi Puyangan. Dewi Niyedi 5. Wijarnaka. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. berputra . dengan Dewi Manuhara. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. 1. Kumaladewa. Bambang Irawan. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Dewi Tamioyi 3. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. berputra . berputra . Ramayana dan Pramasata 2. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Dalam kitab Adiparwa. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. berputra . Abimanyu. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura.

Kumaladewa. Dari perkawinan tersebut. Arjuna. Arimba/Hidimba. Bratalaras. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Kumalasakti. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. setia. Bambang Irawan. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Sumitra. Abimanyu. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Wijanarka. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia dan adik bungsunya. Wilugangga. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. dengan Dewi Manuhara. Brajamusti. putra Prabu Puntadewa.Sumbada. bernama. Brajadenta. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. jujur. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Baru setelah remaja. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Brajalamatan. setia. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Dewi Arimbi. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. bernama. Brajawikalpa dan Kalabendana. jujur. raja negara Pringgondani. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Dewi . ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Arjuna. Prabakusuma. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. baik budi. berbakti dan teguh dalam pendirian. setia. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka.

Akhir riwayatnya diceritakan. Atas keputusan Bathara Guru. jatmika. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Abimanyu. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Wisanggeni. halus. Wilugangga. baik tingkah lakunya. Endang Pregiwa. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Dewi Mustakaweni. putri Bathara Indra. Bratalaras. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Ia sangat sakti. mengalahkan semua para Dewa. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Sumitra. dengan Dewi Supraba. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Kumaladewa. tenang. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Ia adalah putra Arjuna. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Ia kemudian mengutus patihnya. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. besar tanggung jawabnya. Kumalasakti. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. raja negara Awangga. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . raja raksasa dari negara Manikmantaka. yaitu.Arimbi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bambang Irawan. Akhir riwayatnya diceritakan. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Endang Pregiwati. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Wilugangga. Wijarnaka. berwatak angkara murka. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani.

Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. seorang swarawati Keraton Mandura. raja di kerajaan Sumur Jalatunda.dan Kasipu. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. senang bergurau. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Akhir riwayatnya diceritakan. setelah selesainya perang Bharatayuda. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Dewa keadilan dan kesejahteraan. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. yaitu. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Wresni dan Andaka. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Suaranya lantang. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. dan Dewi Rarasati/Larasati. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Arya Udawa. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. . Kedua putranya. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Ken Sagupi. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. dengan Ken Sagupi. ia mempunyai dua orang saudara bernama. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari.

sabar. dan dua orang adik kembar lain ibu. yang kemudian diberikan kepada putranya. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Ia juga terkenal pandai bermain catur. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bima/Werkudara dan Arjuna. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Dewi Surtikanti. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. percaya atas kekuasaan Tuhan. jujur. masing-masing bernama. dengan Dewi Darmastuti. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Ia mempunyai watak. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Sitija. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. setia. seorang hapsari/bidadari. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Dewi Banowati. raja jin negara Mertani. jujur. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. ikhlas. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Pujawati berwatak. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Dewi Erawati. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. dan sangat berbakti. penuh belas kasih. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. . sabar. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur.Dewi Pratiwi berwatak setia. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. tekun dalam agamanya. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen.

Atas perintah Arya Sakuni. Ia seorang arsitek ulung. . Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Arya Gamdamana. serta berjiwa penjilat. raja negara Mandaraka. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Setelah menobatkan Parikesit.Dalam perang Bharatayuda. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas.

sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Setatama. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Adipati Karna.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. raja negara Astina. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Citragada dan Wicitrawiya. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Menurut ketentuan dewata. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Rajamala berwatak keras hati. Duryudana dan Bima. . Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Ia sangat sakti. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. tidak bisa mati selama masih terkena air. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Dewi Nirada. berani. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. sais kereta kerajaan Astina. Kecaka/Kencakarupa. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Resi Balarama/Baladewa. yaitu: Resi Bisma. masing-masing bernama . Upakeca/Rupakenca. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. bernama.

Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati.dengan permaisuri Dewi Rumbini. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. dengan Ken Sagupi. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. . Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. istri pertama Arjuna. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Ken Sagupi. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. mengerti dan menguasai dirinya. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. sabar. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Dari garis keturunan ayahnya. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. seorang swarawati keraton Mandura.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. patuh dan berbakti. raja negara Astina. sangat menginsyafi. yaitu : Arya Udawa. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Rarasati berwatak setia. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. putri Arya Prabu Rukma. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. ia mempunyai tiga orang saudara. Arya Prabu Rukma. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna).

yaitu. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. dengan Dewi Durgandini.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Ia meningal dalam usia lanjut. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. . Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. hatinya keras dan sedikit suka usil. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. tenang. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. halus. dari padepokan Retawu. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Dewi Erawati. Dewi Surtikanti. Kencaka/Kencakarupa. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. raja negara Astina. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. sabar. Setelah Prabu Kresna mati moksa. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Bagawan Abiyasa. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. bernama. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Citragada dan Wicitrawirya. bernama. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Setatama. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. cerdik pandai. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Narayana. Rajamala.

kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. putri Resi Badawanganala. Nakula. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Bima/Werkundara dan Arjuna. taat. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. setia. dari negara Mandura. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Selain sangat sakti. Akhir riwayatnya di ceritakan. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Prabu Matswapati. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . wilayah negara Amarta. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Sadewa mempunyai watak jujur. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Setelah selesai perang Bharatayuda. Dewa Tabib. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Puntadewa.Rupakenca berwatak tinggi hati. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. sombong. belas kasih. bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa.