Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. orang kedua dalam keluarga Pandawa.Antaboga ANTABOGA. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. istrinya. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. istri Batara Yamadipati. Sang Hyang Antaboga. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. ujudnya tetap seekor naga. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Untunglah Dewi Supreti. setiap 1000 tahun sekali. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. putri Sang . Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Karena Nagatatmala memang bersalah. ia mempunyai dua anak. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Selain itu. anaknya sendiri. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Dalam pewayangan disebutkan. Dalam pewayangan. Dewi Nagagini. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. tetapi dalam keadaan triwikrama. Ibunya bernama Dewi Wasu. walau itu anaknya. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. SANG HYANG. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. sesuai dengan yang dikehendakinya. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. ketika masih muda disebut Nagasesa. menikah dengan Bima. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Putrinya. putri Anantaswara. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. walaupun terletak di dasar bumi.

lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. para dewa bukan membor samudra. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. . Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. melainkan mengaduk-aduknya. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. cahaya terang memasuki mulutnya. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Batara Guru menyanggupinya. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Tidak hanya itu. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. mengacau. Nagasesa menjawab. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. dan saat itulah muncul Batara Guru. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dibawa ke samudra. Itu pula sebabnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Untuk membangun ikatan keluarga. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa.Hyang Wenang. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. yang artinya mengaduk-aduk. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Namun setelah berhasil memutarnya.

Antaboga berangkat ke kahyangan. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. yang suami Dewi Pertiwi. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. kata anta artinya batas. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Kata an atau artinya tidak. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Dalam Kitab Mahabarata. cucu Sang Hyang Antaboga. Sebenarnya sebutan itu keliru. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada.Perlu diketahui. Kata ‘maya’. artinya. dan Candrabirawa. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. Lihat Antareja. Bersama dengan menantunya. Prabu Kresna. Jadi. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. . yakni Antareja. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. yang benar adalah Aji Kawastram. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. cucunya. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Antareja tidak pernah ada. tak terlihat. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Yang kelokannya tidak mengenal batas.

putra Bima dengan Dewi Arimbi. pemberian ibunya. Lidahnya sangat sakti. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. dan Arya Anantasena. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. pendiam. salah satu dari lima satria Pandawa. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). . sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. putra Bima dengan Dewi Urangayu. yang mempunyai kesaktian. putri Prabu Ganggapranawa. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Anatareja berkulit napakawaca. dan berputra Arya Danurwenda. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. dengan Dewi Nagagini. sehingga kebal terhadap senjata. bernama: Raden Gatotkaca. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Ia juga memiliki cincin mustikabumi.

Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. dan Gatotkaca. yang dapat . dengan Dewi Urangayu. salah satu dari lima satria Pandawa. putra Dewi Arimbi. yaitu : Anantareja. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. putra Dewi Nagagini.

bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. berani kerena membela kebenaran. kekuasaan . Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. dengan Dewi Hadimba. Brajadenta. Setelah dewasa. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. tidak pernah berdusta. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. salah seorang dari lima satria Pandawa. putra Prabu Pandu. menggantikan kedudukan kakaknya. terus terang. Brajamusti. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Brajawikalpa dan Kalabendana. Arimba/Hidimba. Arya Prabakesa. Prabu Arimba. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka.mengembalikan kematian di luar takdir. Anantasena berwatak jujur. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajalamatan. raja raksasa negara Pringgandani. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. bersahaja. bernama. yang tewas dalam peperangan melawan Bima.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

putri Prabu Kunti. trengginas. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. putra Prabu Rumbaka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. dengan Dewi Krepi. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Akhir riwayatnya diceritakan. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. swaraswati keraton Mandura. dan bergelar Prabu Bismaka. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Ia berambut dan . cerdik pandai. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Rumbaka. Arya Basudewa. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. raja Boja. raja Negara Kumbina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . raja negara Surateleng atau Trajutisna. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi.

Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. dengan Dewi Anggini. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. pemberani. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Resi Drona). Ketika ayahnya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. raja negara Magada. keturunan Prabu Citragada. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Dari ayahnya. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan.

Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . sabar. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Akhir riwayatnya diceritakan.Bagawan Bagaspati. seorang hapsari/bidadari. Bagaspati mempunyai watak. dan berputra Dewi Pujawati. Dewi Pujawati. menantunya sendiri. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. lucu. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Jawa). Sebelum tewas. ikhlas. tindakannya seperti . ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. percaya akan kekuasaan Tuhan. ayahnya. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal.. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. suara besar agak serak (agor . Carub atau Astrajingga. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Ia mempunyai tabiat . sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Bagaspati sangat sakti.

orang bodoh. ia hidup sampai jaman Madya . Seperti halnya dengan Semar. tetapi selalu tepat. Bagong berumur sangat panjang. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. putri Bathara Hira. kata-katanya menjengkelkan. kakak Dewi Kanistri. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Kakrasana dan Narayana. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. raja Boja. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Dewi Prita/Dewi Kunti. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. putri Prabu Kunti. Kakrasana. Setelah usia lanjut. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Secara tidak resmi. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala.

Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Basukiswara . putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Atas kemurahan hatinya. Dewi Basuwati. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Beberapa tahun kemudian. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. membagun sebuah padepokan/pertapaan. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa.

adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Dewi Prita/Dewi Kunti. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Setelah usianya lanjut. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. raja Boja. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. berani. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. arif bijaksana dan suka menolong. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Prabu Basukesti. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. cerdik pandai. Arya Basuketi. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. putri Prabu Kunti.

putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. putri . tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Arya Basukesti. Putri Bathara Brahma. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. juga tahu segala bahasa binatang. Karena ketekunannya bertapa.

Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Arya Basupati. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. . Dari perkawinan tersebut.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basunada. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Setelah menikahkan putrinya. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki.

wilayah negara Amarta. yaitu : 1. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Pupuk Jarot Asem. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. tabah. Gada Rujakpala. Kowara. teguh. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. berputra Arya Anantareja. Nakula dan Sadewa. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Kusumayuda. atau Wijasena. Gelung Pudaksategal. Gelang Candrakirana. Dewi Nagagini. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Aji Bandungbandawasa. Sena. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Kuku Pancanaka. Ia putra kedua Prabu Pandu. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Bima memililki sifat dan perwatakan. Kusumadilaga. Bayusuta. 2. patuh dan jujur.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. serta 2 orang saudara lain ibu. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. . Alugara. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Nagata. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Balawa. Kalung Nagasasra. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Bratasena. Dewi Arimbi. gagah berani. Sumping Surengpati. kuat. Pandusiwi. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Dewi Urangayu. Dandunwacana. yaitu . Kelatbahu Candrakirana. Birawa. sedangkan ajian yang dimiliki adalah .

Gardapati (raja Negara Bukasapta). Durmagati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). (raja negara Banyutinalang). Kartadenta. Gardapura .Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Kartamarma. Citrayuda. Citraksa. Durmuka. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Wikataboma. Carucitra. Surtayu. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durgempo. . Surtayuda. Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bomawikata.

raja negara Surateleng. maka yang mati akan hidup kembali. kejam. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Bila salah satu diantara mereka mati. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Berwatak angkara murka. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. ia menjadi sangat sakti. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Karena ketekunanya bertapa. Dalam perang Bharatayuda. Di medan peperangan. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Selain sakti. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Ia pandai bermain gada.

Brajalamatan. Prabu Arimbaji. Oleh kakaknya. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Akhir riwayatnya diceritakan. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. . barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Dengan bantuan Bathari Durga. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Bima tinggal di Jadipati. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajadenta berwatak keras hati. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Arimba / Hidimba. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Arya Prabakesana. Dewi Arimbi. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. ingin menangnya sendiri. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya.

Arya Prabakesa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. . Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajawikalpa dan Kalabendana. putranya dengan Bima. mudah marah. masing-masing bernama . Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Arimba/Hidimba. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Brajamusti. pemberani dan sangat sakti. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajadenta. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca.

Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. istri Prabu Duryudana. Brajadenta. agak bengis. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Arya Prabakesa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Bersama kakaknya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Prabu Arimbaji. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. raja negara Astina. keras hati dan ingin menang sendiri. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Brajalamatan. Ia sangat sakti. berlindung pada kemenakannya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajadenta dan kedua adiknya. Dengan bantuan Bathari Durga. Dewi Arimbi. . Arimba/Hidimba.

senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. gagah perkasa dan sangat sakti. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Arimba/Hidimba. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. ingin selalu menang sendiri. Dewi Surtikanti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti.peristiwa . Ia berwatak sombong. pemberani. Brajadenta. Brajalamatan dan Kalabendana. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. tangguh. Arya Prabakesa. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. pendendam. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Burisrawa berwujud setengah raksasa.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Brajamusti. Dewi Erawati. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. senang menurutkan kata hatinya. setia. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Dewi Arimbi.

raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. raja negara Lesanpura. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. . raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Prabu Duryudana. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Mandura.yang penuh dengan kekerasan. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. putri Prabu Kiswaka. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. raja Astina dan Adipati Karna. Dalam perang Bhratayuda. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki.

Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. trengginas. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. banyak tingkah dan pandai bicara. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. berkaki putih . tangkas. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. serakah. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Ia berwatak kejam. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. semuanya berwarna hitam. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. pemberani. Cakil memiliki sifat. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit.

Pada mulanya Dadungawuk menolak. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. yaitu : Prabu Yudhistira. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara.(=pancal panggung/Jawa). Arya Dananjaya sangat sakti. ketika dipinang oleh Arjuna. Setelah pesta perkawinan selesai. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Atas seijin Bathari Durga. Bersama kakaknya. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Ia mempunyai dua kakak kandung. di kawasan hutan Mertani. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Arya Danduwacana. . raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura.

berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Menjanganketawang dan Cecakandon. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Berwatak pemberani. putra Prabu Pandu raja negara Astina. gagah perkasa. Arya Dandunwacana menyerahkan. Ditya Sapujagad. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Celengdemalung. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. jujur. negara Jodipati. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Jangettinelon. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. pusaka Jala Sutra Emas. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Podangbinurehan. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Kepada Bima. Dandangminangsi. .

dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Anantareja. jujur. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. pendiam. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Hyang Anantaboga. . rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Arya Danurwenda masih kecil. yang mempunyai kesaktian. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Ia berkulit Napakawaca. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Nagapratala. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit.

Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Wresni dan . Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Putri sulungnya. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. raja negara Srawantipura. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama.

Dewayani meminta Resi Sukra. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. putri Sanghyang Indra. Yadu dan Turwasu. Lesanpura. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. raja negara Astina. Dewi Drupadi. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. raja Amarta. masing-masing bernama . mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. dan Dewi . Druhyu. dan berputra tiga orang lelaki. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. masing-masing bernama . raja daitya negara Parwata. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. istri Prabu Yudhistira. Karena menghendaki kemenangan para daitya.Andaka. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Kumbina dan Dwarawti).

yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. . Ia tewas dibunuh Aswatama. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. cerdik. congkak. istri Arjuna. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . sombong. tinggi hati. Pada saat itu roh Ekalaya. tangkas dan trenginas. Resi Drona berwatak. bengis. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. raja negara Dasarna. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. menghadapi senapati perang Kurawa. putri Prabu Hiranyawarma. Setelah melalui pertempuran sengit. banyak bicaranya. putra Resi Drona. yaitu Resi Drona. Drestaka dan Drestara. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Drestadyumna berwajah tampan.Srikandi. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. memiliki sifat pemberani.

kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Untuk mencari pengalaman hidup. yang memenggal putus kepalanya. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. putra Prabu Drupada. raja negara Tempuru. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa.tetapi kecakapan. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Arya Sucitra pergi meninggalkan . setelah gugurnya Resi Bisma. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kecerdikan. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. putri Prabu Purungaji. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik.sabar. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. luhur budinya. Di dalam perang besar Bharatayuda. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Dalam masa kekuasaanya. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. teliti dan . mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dewi Drupadi. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. bijaksana. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama .Hargajembangan. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.

Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. 3. takabur. Srutawarman dari Sahadewa. Srutasoma dari Bima. gagah dan bermulut lemar. Yudhistira. Nakula dan Sahadewa. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Srutakirti dari Arjuna 4. 2. Bima. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. Dursala mempunyai watak dan sifat. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. yaitu. 1. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra.setia. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Srutanika dari Nakula 5. Selain pernah berguru pada Resi Drona. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Ia berbadan besar. Akhir riwayatnya diceritakan. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Menurut pedalangan Jawa. Dursala tewas dalam pertempuran . ia sangat sakti. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda.Partawindya dari Yudhistira. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Arjuna.

Citraboma. (raja negara Banyutinalang). Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Durmuka.gemar bertindak sewenang-wenang. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapati (raja Negara Bukasapta). takabur. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Surtayuda. mempunyai watak dan sifat. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. senang meremehkan dan menghina orang lain.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Wikataboma. Durgempo. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Surtayu. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapura . Citraksa. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. gagah dan bermulut lebar. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartadenta. Durmagati. putri Adipati Banjarjungut. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Carucitra. Dursasana berbadan besar. Kartamarma. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Citraksi. Citrayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. besar kepala. Bomawikata.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Duryudana (raja Negara Astina). Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Durmagati. Citraksa. Bomawikata. Wikataboma. Gardapura. dihantam gada Rujakpala. Kartadenta. Citrayuda. Durmuka. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantara 100 orang. Bogadatta (raja negara Turilaya). Carucitra. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraboma. . Durgempo. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Surtayu. dan Widandini (raja negara Purantara) .hancur berkeping-keping. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Citraksi.

Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Ekalaya seorang raja kesatria. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. setia. menarik hati. tekun dan tabah. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Sindu. gaya dan kata-katanya serba menarik. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Menjelang . Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra.Hidupnya serba mewah. putri hapsari/bidadari Warsiki. sangat mencintai istrinya. jujur. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. keinginanya selalu terlaksana. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ia adalah raja negara Paranggelung. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ekalaya berwatak. Wataknya bersahaja. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya.

Dewi Banowati. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. sabar dan wingit. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Surtikanti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. setia.kematiaanya. Jawa). raja negara Mandura. . Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. penuh belas kasih. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Erawati berwatak. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Winata dan Wimuka/Wilmuka.

Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. . Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. raja negara Mandaraka. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati.

Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. raja negara Astina. teguh sentosa. pendiam dan sakti. gagah berani. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. dan berputra dua orang bernama. menantunya yang setelah menjadi . sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. bersahaja. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Karena penggantinya. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. murid Resi Boma.

Ketika ayahnya. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Sedangkan menurut pedalangan. pemberani. menurut Mahabharata. tegap. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Prabu Gandabayu meninggal. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. pendiam. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. gagah. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. . Akhir riwayat Gandamana diceritakan. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Ia berwajah tampan. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata.

Surtayu. Carucitra. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. (raja negara Turilaya). tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). masingmasing bernama . Citrayuda. Gardapura. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartadenta. Bogadatta. Wikataboma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Durgempo. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. raja negara Astina. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Citraboma. Arya Sakuni. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Surtayuda. Kurawa terhadap Pandawa. Durmagati. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. . Durmuka. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.

yang kemudian menjadi istri Arjuna. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. 1. . raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Dewi Gandawati ikut belapati. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. masing-masing bernama . suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Srikandi. 2. Dretadyumna/ Trustajumena. bergelar Prabu Drupada. raja negara Amarta.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. bijaksana. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. luhur budinya. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. 3. Arya Sucitra. sabar dan teliti serta setia.

Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. putri Prabu Kalayaksa. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dewi Wersini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. raja negara Garbasumanda. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. raja negara Karanggubarja. karena ingin memperistri bidadari. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Dewi Garbarini. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. senapati perang negara Dwarawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura.

Citraksa. Surtayu. Wikataboma. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayuda. Citrayuda. Carucitra. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Surtayu. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura.Kurawa. Gardapati berwatak keras hati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dursasana (Adipati Banjarjungut). cerdik dan licik. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). . Citrayuda. Dengan kesaktiannya. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Kartadenta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Wikataboma. Durmagati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bogadatta (raja negara Turilaya). raja negara Glagahtinalang. Durmuka. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). congkak. Bomawikata. Citraksa. Citraksi. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Citraboma. Citraboma. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksi. Durmuka. Durmagati. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Durgempo. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Bomawikata. Carucitra. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Gardapura . Bogadatta (raja negara Turilaya). Surtayuda. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Kartadenta.

kakaknya. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Gareng bernama Bambang Sukskati. . Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. perut gendut. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. tak berleher. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. hidung bulat bundar. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Matanya juling. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati.Gardapura bersifat sombong. Setelah selesai tapanya. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. terjadilah peperangan antara keduanya. cerdik dan licik. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. ia hidup sampai jaman Madya. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. keras kepala. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. dan masuk dalam golongan panakawan. kaki pincang. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. sehingga tiada yang kalah dan menang. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Nala Gareng berumur sangat panjang. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Aslinya. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama.

Begitu lahir di dunia. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . ibunya bernama Dewi Arimbi. kakak ibunya yang bernama Arimba. Sebelum itu. Tali pusarnya tidak dapat diputus. menjadi raja di negeri itu. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Ia adalah anak Bima.Gatotkaca GATOTKACA. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Brajamusti. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Sebagai raja muda di Pringgadani. Gatotkaca telah membuat huru-hara. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. adik Arimbi. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Dalam pewayangan.

Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. penutup kepala gaib. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. dan yang ketiga Dewi Suryawati. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Karena kesal. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Usahanya ini tak berhasil. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. anak Arjuna. Tutuka pingsan. yang bernama Kunta Wijayandanu. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. musuhnya akan mati. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Tubuhnya tetap utuh. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Ia mengenakan Caping Basunanda. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. begitu tali pusar itu putus. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Di kahyangan. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Istri pertamanya Dewi Pregiwa.untuk keperluan itu. Setelah tali pusarnya putus. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Namun. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Namun. . Bima dan Arimbi mengizinkan. putri Batara Surya. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Senjata. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Setelah penggemblengan selesai. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya.

Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. . sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. dan Bimaputra. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. sesudah Gatotkaca gugur. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. dan amat menyayangi Gatotkaca. karena ia le-laki. Kancingjaya. Guritna. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Karena itu. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Trincingwesi. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Purbaya. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Gurubaya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. terutama Brajamusti. ia terbang amat tinggi. Bra-jadenta. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. ketika mereka berperang tanding. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Sebenarnya. Bimasiwi. Krincingwesi. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Ketika jatuh ke bumi. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Abimanyu. yakni Kalananata. dan Mladangtengah. Akibatnya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Arimbiatmaja. Menjelang ajalnya. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Sebagai raja muda Pringgadani. Namun. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan.

putra Dursasana.Pregiwati 3. Gatotkaca Sungging 4. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Wahyu Senapati 7. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. dengan Aji Narantaka itu . sehingga pingsan. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Baru saja latihan perang itu dimulai. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. para putra Pandawa. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Selain malu. Gatotkaca menjawab. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Subadra Larung 11. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Sesuai janjinya. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Kalabendana Lena 9.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Pregiwa . putra Prabu Matswapati dari Wirata. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. ia sadar. Gantotkaca Rante 10. para putra Pandawa. Aji Narantaka 12. Brajadenta . Beberapa tahun menjelang Baratayuda. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra.Brajamusti 8. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca Sewu 5. Namun. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala.

Gelap. dan Dursala. Presiden RI. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa.1820) di Surakarta. Guntur Prahara. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. tidak diketahui dengan jelas. yakni wanda Kilat. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. sedangkan kata kaca artinya rambut. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Sukarno. yakni Butaprepat. sehingga menampilkan kesan gagah. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. dengan muka agak . mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Panglawung. Dalam perang melawan raksasa. Nama itu diberikan karena waktu lahir. dan Dukun. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Mengenai soal wanda ini. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Bentuk badannya tegap. Badannya kekar dan kokoh. Patih Kala Sakipu. dan Guntur Samodra.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. dengan wajah mirip Bima. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. lengkap dengan taringnya. Tatit. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. mukanya tidak terlalu tunduk. Dalam pewayangan. Boma Narakasura. Guntur. Pada tahun 1960-an Ir. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Di Surakarta. hanyalah Prabu Kala Pracona. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Gatotkaca menyambar dari udara. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. dan Abimanyu di darat. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan.

dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Dewi. Pergiwati. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Wajahnya juga memandang ke bawah. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. seolah mencerminkan sifat andap asor.datar. wajah raksasa. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Dulu. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. lengkap dengan taringnya. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. tunduk. . merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. membagi Gatotkaca atas empat wanda. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. dengan tubuh besar. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Baca Bima. raja Mataram. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. kuat. dan Sukarno. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Wanda Guntur. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Sementara itu. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya.

Citraboma. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Gardapati (raja negara Bukasapta). yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Citrayuda. Wikataboma. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. lembut. Durmagati. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Kurawa terhadap Pandawa. suaminya. (raja negara Turilaya). menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. istri Bathara Derma. Surtayu. Arya Watubaji. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Bogadatta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Kartadenta. dengan bantuan Dewi . dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. masingmasing bernama . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. sederhana. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Durmuka. Gardapura. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Surtayuda. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Arya Sakuni. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Carucitra. raja negara Astina. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Durgempo. baik budi.

Akhir riwayatnya diceritakan. bernama. di keputrian negera Surateleng. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). ayahnya sendiri. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. dari pertapaan Yasarata. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Ia berwatak tenang. Endang Pregiwa. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Prabukusuma. Kumalasakti. dengan Dewi Ulupi.Wilutama. Wisanggeni. jatmika. Antakadena dan Bambang Sumbada. . Wilungangga. Bratalaras. Sumitra. Abimanyu. salah satu dari lima satria Pandawa. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Wijanarka. Endang Pregiwati. menjelang pecah perang Bharatayuda. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Kumaladewa. Setelah ada kesepakatan. Sedangkan menurut Mahabharata. tekun dan wingit. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. sesuai dengan takdir dewata.

Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. begitu kelahiran Dewabrata. raja negara Astina. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. . Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu.

Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. penganiaya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Karenanya berbadan tinggi besar. raja raksasa dari negara Widarba. Prabu Supala raja negara Kadi. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. bengis. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. ingin menangnya sendiri. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. keras hati. gagah. Untuk memenuhi ambisinya. .Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Ia sangat sakti. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka.

Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. istri Arya Prabu Rukma. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. istri Arya Prabu Rukma. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. . bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. ayahnya.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna.

dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. ayahnya. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. berani. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Jayadrata. dan bergelar Prabu Sinduraja. . Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. penuh kesungguhan dan setia. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Arya Wirata dan Arya Surata.

Prabu Jayamurcita. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. karena ketika . putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Bambang Sasikirana. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Sebelum menemui ajalnya. dan Arya Suryakaca. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. putra Dewi Suryawati. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Raden Gatotkaca. putra Dewi Pregiwa. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Merasa sangat sakti. istri Arjuna. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. raja negara Pringgandani. bernama. raja negara Madukara (lama). raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. mengutus adiknya. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati.

yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Dewi Jembawati berwatak jujur. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. dengan Dewi Trijata. yang berwajah sangat tampan. Demikian pula dengan tabiat. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Karena mati sebelum takdir. kesetiaan. Samba. Drestadyumna dapat dihidupkan . keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Gatotkaca. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Perbedaannya. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. tangkas dan terampil. berwujud sebagai wanara / kera. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. ibunya. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. cerdik pandai. sabar. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. teguh. ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Dari perkawinan tersebut. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Jayasupena tidak bisa terbang. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya.perang berlangsung ia masih kecil. Ketika lamarannya ditolak. berani tak mengenal takut. daripada tinggal di istana Dwarawati. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. gesit. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. waspada. tangguh. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. sangat berbakti dan penuh belas kasih. setia. raja negara Dwarawati. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. dan Gunadewa.

. Brajamusti. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. setia. Arimba/Hidimba. raja negara Dwarawati. sangat jujur. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati.kembali oleh Prabu Kresna. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. raja Awangga. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Brajadenta. bernama. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. dari negara Wirata. Dewi Arimbi. Prabkesa. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati.

dari negara Mandura. Bertubuh gemuk pendek.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. . yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Dalam cerita pedalangan. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Merasa sangat sakti. putra ke-empat Prabu Basukunti. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Dalam peperangan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Daya berpkirnya lambat. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). namun memiliki gerakan yang cekatan.

serakah. pemberani dan sangat sakti. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Ia pernah menyerang negara Kumbina. suka menurutkan kata hati. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. bengis. mau menangnya sendiri. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. Prabu . Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. serakah. putri Prabu Rumbaka.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. seperti Arya Prabu Rukma. istri Prabu Basudewa. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Berwatak angkara murka. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Dalam peperangan tersebut. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. raka negara Astina. raja negara Astina. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Arya Ugrasena. kakak Arya Ugrasena). Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. kejam. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring.

adik Prabu Gorawangsa. Dengan dukungan Suratimantra. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. pamannya yang sakti. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Ia lahir di negara Bombawirayang. keras hati. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Pemberontakan Kangsa gagal. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Setelah remaja. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Karena sangat sakti. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). raja Mandura. penghianat. ingin menangnya sendiri. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. oleh Suratrimantra. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). raja negara Astina. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. permaisuri Prabu Basudewa. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA.

Karna KARNA. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. Resi Druwasa. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Prabu Basukunti. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Waktu masih berusia remaja. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. padahal ia masih gadis. . Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Basukarna adalah putra sulung. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Basukarna adalah anak buangan. putri bungsu raja Mandura. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda.

Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata.yang artinya telinga. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. dan Yama Widura. Namun permohonan itu ditolak. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Alasannya. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Resi Krepa. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Tahun berganti tahun. Itulah sebabnya. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Maka. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Itulah sebabnya. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Manakala hari telah terang. ia masih tergolek di tempat tidurnya. sering bangun siang. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. ia diberi nama Karna . . Pandu. sesudah masa kehamilannya cukup. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. yakni putra-putra Drestarastra. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Setelah lahir. dan matahari sudah naik. Dengan ilmunya yang tinggi. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Menjelang masa remaja. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. atau Suryatmaja. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk.

dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Adu tanding pun dimulai. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. ataukah sebaliknya. Lebih-lebih Arjuna. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Lagi pula. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Karna menjadi Adipati di Awangga . Yakin. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. termasuk para Kurawa. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. ditolak. Duryudana. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Keduanya seimbang sama kuat. Namun Kunti juga ragu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna.

Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. yaitu raja penguasa di Awangga. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. melainkan seorang ksatria. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. atau raja muda. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. raja Mandraka. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Karena merasa ditipu. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. sehingga keringatnya bercucuran. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra.yang menentukan hidup atau mati. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. kelak ternyata. pada saat yang genting . bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Sewaktu tahu apa yang terjadi. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. putri Prabu Salya. kutukan itu akan terbukti. Basukarna. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Dan. sejenis kalajengking berbisa. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. yakni ilmu ketrampilan memanah. menyengat paha Basukarna. walaupun telah menjadi menantunya. Saat itu seekor ketonggeng. . adik Surtikanti. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna.

Ki Nartasabda. dan Arjuna. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. siapa pun yang memintanya. Meskipun sebelumnya telah tahu. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Jadi. tahu membalas budi. Dalam pewayangan. percaya diri. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. dan mengaku sebagai Arjuna. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. "Ingatlah Karna. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. yaitu Batara Surya. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. teguh dalam pendirian. Bima. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. sebab Batara Endra. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. yakni Prabu Anom Duryudana. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. tetapi gagal. salah lihat. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri." . putri sulung Prabu Salya. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Selain seimbang kesaktiannya.

" Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra .. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Kini. . Karenanya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya.yang masih dalam ujud brahmana. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Pada pertemuan empat mata. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.. berkata: "Karna. Sehari menjelang Baratayuda. apa alasan brahmana itu memintanya. itu tergantung pada siapa yang memintanya. . Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Tanpa menanyakan. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Namun. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya.. sebagai ganti barang yang hamba ambil. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. ambillah. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Esok harinya.. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan..Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka." Demikianlah. Jika seorang brahmana datang meminta.. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. ksatria mulia. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. dengan senang hati hamba akan menerimanya.

membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Adinda tahu benar. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Itulah sebabnya. itu semua agar Baratayuda dapat segera ." Kresna: "Tetapi.. culas. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Dinda Karna. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina." Karna: "Kakanda Kresna. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan.. . Kakanda Kresna. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Barata-yuda harus segera terjadi. . Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. sehingga Baratayuda dapat dicegah. pendirian mereka. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka." Kresna: "Saya memahami hal itu." Karna: "Kakanda Kresna. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini.Kresna: "Dinda Karna." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Resi Krepa. Rasanya.. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Kakek Abiyasa. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Begawan Drona. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran.. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Jadi. bukan perang kecil. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Bahkan Maharesi Bisma. Adinda telah mengenal para Kurawa. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. sifat iri. Itu adalah kewajiban Adinda. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Namun. bagaimana pun. Yang penting. sejak masih remaja. dan dengki mereka. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana.

maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Entah siapa yang akan kalah. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. kita semua belum tahu. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria.terjadi sebagaimana seharusnya.. Dinda Basukarna .. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. lewat tengah hari. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. . bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Karenanya. Namun. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Sekali lagi. Seandainya Adinda yang gugur. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. seandainya Adinda yang menang." kata titisan Wisnu itu. bagaimana pun. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. jelas berbeda. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Coba renungkan hal itu. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Namun. Hati kecilnya merasa." Karna: "Itu pun Adinda pahami.. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Demikian pula. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. selalu harus ada yang menjadi korban. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. dan siapa yang akan unggul." Kresna: "Adinda Karna. Adinda tahu. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya." Kresna: "Adinda Karna.

Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba."Basukarna anakku. dengan menguatkan hati. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. ada yang .. Aku. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Hamba mengerti. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . junjungan hamba. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. betapa remuknya hati seorang ibu." Kunti: "Karna. Ibunda mengerti.. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi.." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Namun. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. adik-adik hamba. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. engkau adalah prajurit sejati.. Ibunda tentu juga tahu.. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria.. Engkau seorang ksatria utama. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Namun. . engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. . Namun. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. perang besar akan terjadi esok hari. Para dewa dapat menjadi saksi. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Engkau tentu juga tahu. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. cobalah engkau renungkan barang sejenak. ibumu ini. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Tidak bisa tidak. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Namun hamba mohon. Anakku. Namun. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Karna Anakku. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. Arjuna. Hanya karena keadaan." Kunti: "Tetapi .. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga.. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu.. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.. Dapatkah engkau membayangkan.

. anakku. izinkan aku memelukmu. sejak engkau masih berujud bayi merah. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi.. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. batal. aku telah kehilangan engkau. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. dan . maafkanlah Ibumu ini. memelihara dan mengasihimu. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Dan... Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya.. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . Kesedihanku sebagai seorang ibu. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Puluhan tahun.. kemuliaan. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Karena itu. derajat dan pangkat. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. jika ia tidak ikut beperang.. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Doaku untukmu. Tetapi. Pertimbangan yang lain adalah.. kumohon kepadamu. anakku. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Untuk itu. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Kunti lalu berkata: "Anakku. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Karna. mengorbankan orang yang disayanginya. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. anakku . Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. sebagai ksatria. maka ia akan gugur sebagai pahlawan." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. . mungkin Baratayuda akan gagal. Jika hamba gugur. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. penguasa Astina itu mulai khawatir. buah hatiku . karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Biarlah aku memelukmu barang sejenak..harus mengorbankan suaminya. Dalam Baratayuda. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Aku tidak berkesempatan merawat. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. tidak terlaksana. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna.. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. menciumi ubunubunnya. Demikian pula.

seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Karena desakan Duryudana ini. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Sementara itu. Dan. Duryudana dengan cepat melerai. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Panah Wijayacapa meluncur deras. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Namun. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Duryudana lalu meng-ingatkan. Karena jika bukan dia yang gugur. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. raja Dwarawati. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. mengasuh. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Basukarna . bahwa perang ini bukan perang pribadi. seorang anak yang terbuang sejak bayi. kemudian membujuk Prabu Salya. melesat ke arah dada Arjuna. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. dan menurut anggapannya. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Basukarna. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Alasannya. dan mengasihinya.cari Arjuna. yang paling tepat adalah Prabu Salya. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Hanya karena bujukan Duryudana. sebagaimana dikehendakinya. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Agar seimbang dan tampak sederajat. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. tetapi bidikannya tidak tepat lagi.

turun dari kereta. namun tidak seorang pun yang percaya. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. abang satu ibu lain ayah. Pada saat Baratayuda berlangsung. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Suatu hari. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Permadi mencoba membantah. . yakni patih Kadipaten Awangga. Jadi. selain sebagai ipar. Dari keterangan para dayang. Dengan demikian. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Basukarna mendapat dua orang putra. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti.gugur karena siasat licik Kresna. putri Prabu Salya. Ia mempersalahkan Adimanggala. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. putri Prabu Anom Duryudana.Bhs. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. ia juga merupakan besan. Permadi sanggup. Tetapi versi lain menyebutkan. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur.

Lagi pula. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. terpaksa menerima kenyataan itu. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. . ia sanggup mengorbankan jiwanya. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Guna me-nyirnakan angkara murka. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. dan bahkan juga nama baiknya. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Dalam pewayangan di Indonesia.Dalam waktu singkat. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Setelah tahu apa yang terjadi. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Usaha Permadi ini berhasil. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Diterangkan. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. dewa itu segera melerainya. Karna menolak. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. dan terjadilah perang tanding. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Karenanya. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu.

tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Basukarna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . . Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. bukan bangsawan). Dalam Mahabarata. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Kelak. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Lihat juga Kunti. selain dendam pada Arjuna.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. dan Arjuna. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. atau Basusena." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Dewi. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Karna ternyata sanggup.

lincah. Durgempo. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. berani dan selalu menuruti kata hati. Duryudana (raja Negara Astina). Durmagati. Gardapura. Dursasana (Adipati Banjarjungut). agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. gagah dan berwajah setengah raksasa. Kartadenta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Ia berbadan besar. Durmuka. Surtayuda. Citrayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Carucitra. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Wikataboma. keras hati. cerdik. Citraksi. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Kartamarma memliki perwatakan. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Citraksa. Surtayu. Setelah mertuanya meninggal. pandai bicara. Kartawiyoga berwatak keras hati. Bomawikata.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Bogadatta (raja negara Turilaya). putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. putri raja Banyutinalang. Citraboma. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.

dari padepokan Retawu. telah datang menyusul Kakrasana. Citragada dan Wicitrawirya. penghianat. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Setatama. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. yaitu. dengan Dewi Durgandini. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yaitu. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. raja negara Astina. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Kencakarupa berwatak keras hati. Rajamala. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Bagawan Abiyasa. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Upakeca / Rupakeca. ingin menangnya sendiri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. berani dan .

Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Prabu Matswapati. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Krepa berwatak jujur. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Akhir riwayatnya diceritakan. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. setia dan penuh pengabdian. Dalam Mahabharata diceritakan.selalu menurutkan kata hati. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Kisah lain menyebutkan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. . Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Cerita Pedalangan menyebutkan.

raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. sampai akhir hayatnya.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. . Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.

seorang swarawati keraton Mandura. antara lain. dari negara Lesanpura. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Kembang Wijayakusuma. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. 3. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Kaca paesan. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. berputra . Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Terompet/Sangkala Pancajahnya. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. 2. berputra .Dewi Rukmini. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa).Dewi Jembawati. berputra . . putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Senjata Cakra.Dewi Setyaboma. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. adalah putra Prabu Basudewa. Arya Setyaka. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina.Dewi Pratiwi. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. 4. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Kakrasana.

baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. bernama. Wilugangga. raja Boja. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Ia berwatak penuh belas kasih. tenang. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Nakula dan Sadewa. Daya khasiat minyak Jayengkaton. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. dengan Dewi Jimambang. putri Prabu Kunti. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Endang Pregiwati. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Wisanggeni. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Bratalaras. Endang Pregiwa. setia dan wingit. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. raja negara Astina. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Bima/Werkundara dan Arjuna. Wijanarka. pemberani. Arya Basudewa. Abimanyu. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Puntadewa. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Bambang Irawan. Bagawan Wilawuk. kakaknya. Sumitra. Sejak kecil. satria Pandawa putra Prabu Pandu. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Prabu Kresna menginginkan moksa. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. putra Prabu .

Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma.Pandu dengan Dewi Madrim. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. menarik hati. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. keinginanya selalu terlaksana. putra kedua Adipati Karna. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Hidupnya serba mewah. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. gaya dan kata-katanya serba menarik. yang menjadi istri Arya Warsakapura. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Wataknya bersahaja. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Ia mempunyai kakak kandung . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati.

diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Kangsa pergi kenegara Mandura. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Oleh Kangsa. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). setia. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa.bernama Narasoma. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Prabu Pandu. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. diusir keluar dari negara Mandura. digauli oleh Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. raja negara Mandura. raja negara Widarba. . Dengan dukungan Suratrimantra. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. tetapi juga putra Prabu Basudewa. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Kedua putra kembarnya. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Dari perkawinan tersebut. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. raja negara Mandura. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. sabar dan Wingit. adik Prabu Gorawangsa.

kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. di daerah kerajaan Jodipati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Narasoma dan Dewi Madrim. Menurut purwacarita. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . ikhlas. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. sabar. wilayah negara Mertani. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. sabar. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Mandrapati mempunyai watak. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. percaya akan kekuasaan Tuhan. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Narasoma dan Dewi Madrim. yaitu. Akhir riwayatnya diceritakan. seorang hapsari/bidadari. seorang hapsari/bidadari. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. yaitu. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Mandrapati mempunyai watak. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). percaya akan kekuasaan Tuhan. ikhlas.

dari negara Mandaraka. Puntadewa. Ia lahir kembar bersama adiknya. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. setia. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Dari perkawinan tersebut. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. salah satu dari lima satria Pandawa. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. dari negara Mandura bernama. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Nakula tidak akan dapat lupa . Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. sangat berbakti. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Mereka bertemu. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Dewa Tabib. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. dengan permaisuri Dewi Kunti. manusia kera kekasih dewata. putra Prabu Pandu raja negara Astina. memperrtunjukkan kemahirannya menari. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati.

1. . Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. raja negara Awuawulangit. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Setelah selesai perang Bharatyuda.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Senapati negara Mretani. Nakula mempunyai watak jujur. Ia juga mempunyai cupu berisi. 2. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Dewi Madrim. putri Resi Badawanganala. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. setia. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. wilayah negara Amarta. belas kasih. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Akhir riwayatnya diceritakan. taat. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Srengganawati.

Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Karena ketekunannya bertapa. Ia tewas dalam .Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Narasinga menjadi sangat sakti. raja negara Surateleng. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Arya Singamulangjaya. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan.

ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Setelah ayahnya.. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. jujur. Senapati perang Dwarawati. putra Sanghyang Brahma. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. setia. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati.peperangan melawan Narayana. putra Prabu Kresna. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . selain berguru pada ayahnya. Ibunya bernama Dewi Kandini. putri Arya Kidangtalun. putra Prabu Basudewa. dari negara Lesanpura. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Karena itu selain sakti. andel Resi Palasara. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Selain sakti.

putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Sumitra. Dewi Puyangan. Dewi Dangan. berputra . Ia berwatak bijaksana. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Wilugangga. salah satu dari lima satria Pandawa. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Kumaladewa. Bagawan Sarmiti. Ia seorang anak yatim. Wijarnaka. Bambang Irawan. Ramayana dan Pramasata 2. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Bratalaras. Kumalasakti. Dewi Niyedi 5. berputra . raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Antakadewa dan Bambang . kekuasaan Pancatnyana semakin besar. berputra . akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Dewi Gentang. Dalam kitab Adiparwa. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu . Prabakusuma. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. dengan Dewi Manuhara. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Dewi Impun. Dewi Tamioyi 3. jujur dan adil. Ramaprawa dan Basanta. berputra . Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. berputra . ia masih dalam kandungan ibunya. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). 1. Abimanyu.

Brajawikalpa dan Kalabendana. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Arimba/Hidimba. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Bratalaras. Arjuna. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Wilugangga. Prabakusuma. putra Prabu Puntadewa. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. baik budi. jujur. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. setia. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. setia. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Dari perkawinan tersebut. Bambang Irawan. raja negara Pringgondani. Kumalasakti. bernama. Brajadenta. Baru setelah remaja. Abimanyu. setia. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Brajamusti. Brajalamatan. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Dewi Arimbi. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). bernama. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. dengan Dewi Manuhara. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Arjuna. Kumaladewa. Sumitra. jujur. Dewi .Sumbada. Wijanarka. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Ia dan adik bungsunya. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. berbakti dan teguh dalam pendirian.

Sumitra. Endang Pregiwati. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Endang Pregiwa. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Wisanggeni. Wilugangga. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Dewi Mustakaweni. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Kumalasakti. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Ia sangat sakti. Ia adalah putra Arjuna. yaitu. dengan Dewi Supraba. putri Bathara Indra. halus. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Bambang Irawan. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. satria Pandawa putra Prabu Pandu. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna.Arimbi. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Akhir riwayatnya diceritakan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Ia kemudian mengutus patihnya. Antakawulan dan Bambang Sumbada. berwatak angkara murka. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. jatmika. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Atas keputusan Bathara Guru. Bambang Tetuka/Gatotkaca. mengalahkan semua para Dewa. baik tingkah lakunya. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Akhir riwayatnya diceritakan. Kumaladewa. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. tenang. Wilugangga. Abimanyu. Wijarnaka. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. besar tanggung jawabnya. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. raja negara Awangga. Bratalaras.

Dewa keadilan dan kesejahteraan. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. . Suaranya lantang. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. ia mempunyai dua orang saudara bernama.dan Kasipu. yaitu. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. senang bergurau. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. dengan Ken Sagupi. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Arya Udawa. Akhir riwayatnya diceritakan. setelah selesainya perang Bharatayuda. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Wresni dan Andaka. Ken Sagupi. dan Dewi Rarasati/Larasati. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. seorang swarawati Keraton Mandura. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Kedua putranya.

Akhir riwayatnya diceritakan. jujur. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Dewi Banowati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. dan dua orang adik kembar lain ibu. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. jujur. sabar. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ia mempunyai watak. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri.Dewi Pratiwi berwatak setia. ikhlas. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. dengan Dewi Darmastuti. Dewi Pujawati berwatak. percaya atas kekuasaan Tuhan. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. setia. tekun dalam agamanya. Dewi Surtikanti. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. yang kemudian diberikan kepada putranya. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. seorang hapsari/bidadari. Sitija. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. masing-masing bernama. penuh belas kasih. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. raja jin negara Mertani. Bima/Werkudara dan Arjuna. . Dewi Erawati. sabar. dan sangat berbakti.

Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. serta berjiwa penjilat. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. . Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Atas perintah Arya Sakuni. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Setelah menobatkan Parikesit. Ia seorang arsitek ulung. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. raja negara Mandaraka. Arya Gamdamana.Dalam perang Bharatayuda.

Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". sais kereta kerajaan Astina. Duryudana dan Bima. Ia sangat sakti. Setatama. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Resi Balarama/Baladewa. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Kecaka/Kencakarupa.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. . dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. tidak bisa mati selama masih terkena air. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. raja negara Astina.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Dewi Nirada. masing-masing bernama . ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Rajamala berwatak keras hati. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Adipati Karna. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. yaitu: Resi Bisma. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Upakeca/Rupakenca. berani. Citragada dan Wicitrawiya. Menurut ketentuan dewata. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. bernama. Di dalam cerita pedalangan Jawa.

mengerti dan menguasai dirinya. Arya Prabu Rukma. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. sabar. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. sangat menginsyafi. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. raja negara Astina. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. dengan Ken Sagupi. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Dewi Rarasati berwatak setia. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. ia mempunyai tiga orang saudara. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. . Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. patuh dan berbakti. Ken Sagupi. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. putri Arya Prabu Rukma. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Dari garis keturunan ayahnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. yaitu : Arya Udawa. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar.dengan permaisuri Dewi Rumbini. istri pertama Arjuna. seorang swarawati keraton Mandura. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya.

yaitu. Dewi Erawati. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Setelah Prabu Kresna mati moksa. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Kencaka/Kencakarupa. bernama. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Setatama. . hatinya keras dan sedikit suka usil. bernama. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. sabar.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Ia meningal dalam usia lanjut. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). dengan Dewi Durgandini. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Citragada dan Wicitrawirya. Bagawan Abiyasa. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. raja negara Astina. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). cerdik pandai. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Rajamala. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Dewi Surtikanti. dari padepokan Retawu. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. halus. tenang. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Narayana. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga.

keras kepala dan mau menangnya sendiri. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Selain sangat sakti. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Dewa Tabib. belas kasih. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Nakula. setia. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Akhir riwayatnya di ceritakan. taat. Setelah selesai perang Bharatayuda. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. wilayah negara Amarta. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Prabu Matswapati. bernama. Bima/Werkundara dan Arjuna. putri Resi Badawanganala. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. sombong. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sadewa mempunyai watak jujur. Puntadewa. dari negara Mandura. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus.Rupakenca berwatak tinggi hati. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful