Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Sang Hyang Antaboga. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. putri Anantaswara. tetapi dalam keadaan triwikrama. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. ujudnya tetap seekor naga. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. istri Batara Yamadipati. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Dewi Nagagini. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. ia mempunyai dua anak. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. anaknya sendiri. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. menikah dengan Bima. walau itu anaknya. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Untunglah Dewi Supreti. putri Sang . Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya.Antaboga ANTABOGA. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. orang kedua dalam keluarga Pandawa. walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Putrinya. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Dalam pewayangan disebutkan. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Dalam pewayangan. Selain itu. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Karena Nagatatmala memang bersalah. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Ibunya bernama Dewi Wasu. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. SANG HYANG. sesuai dengan yang dikehendakinya. setiap 1000 tahun sekali. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. ketika masih muda disebut Nagasesa. istrinya. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi.

dan saat itulah muncul Batara Guru. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. mustahil Tirta Amerta dapat diambil.Hyang Wenang. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Nagasesa menjawab. Itu pula sebabnya. . para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. para dewa bukan membor samudra. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. yang artinya mengaduk-aduk. Untuk membangun ikatan keluarga. Batara Guru menyanggupinya. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. dibawa ke samudra. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. melainkan mengaduk-aduknya. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. mengacau. Tidak hanya itu. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. cahaya terang memasuki mulutnya. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Namun setelah berhasil memutarnya. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik.

sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan.Perlu diketahui. Jadi. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Sebenarnya sebutan itu keliru. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Bersama dengan menantunya. artinya. yang suami Dewi Pertiwi. Dalam Kitab Mahabarata. dan Candrabirawa. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. yakni Antareja. Yang kelokannya tidak mengenal batas. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. tak terlihat. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. cucunya. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. cucu Sang Hyang Antaboga. Kata an atau artinya tidak. Antareja tidak pernah ada. Lihat Antareja. yang benar adalah Aji Kawastram. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Antaboga berangkat ke kahyangan. Prabu Kresna. . Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. kata anta artinya batas. Kata ‘maya’.

Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. putra Bima dengan Dewi Arimbi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. salah satu dari lima satria Pandawa. yang mempunyai kesaktian. putri Prabu Ganggapranawa. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. sehingga kebal terhadap senjata. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Lidahnya sangat sakti. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. pendiam. dengan Dewi Nagagini. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Anatareja berkulit napakawaca. . Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. putra Bima dengan Dewi Urangayu. bernama: Raden Gatotkaca. dan berputra Arya Danurwenda. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). dan Arya Anantasena. pemberian ibunya. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir.

mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. salah satu dari lima satria Pandawa. yang dapat . putra Dewi Nagagini. putra Dewi Arimbi. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. yaitu : Anantareja. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. dan Gatotkaca. dengan Dewi Urangayu. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata.

Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Brajadenta. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. menggantikan kedudukan kakaknya. putra Prabu Pandu. Arimba/Hidimba. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Anantasena berwatak jujur. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Setelah dewasa. berani kerena membela kebenaran. raja raksasa negara Pringgandani. Arya Prabakesa. kekuasaan . Brajawikalpa dan Kalabendana. tidak pernah berdusta. dengan Dewi Hadimba. salah seorang dari lima satria Pandawa. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. terus terang. Prabu Arimba. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Brajamusti. bersahaja. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. bernama. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Brajalamatan.mengembalikan kematian di luar takdir.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Prabu Rumbaka. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. raja Boja. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. raja negara Surateleng atau Trajutisna. dengan Dewi Krepi. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Arya Basudewa. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Ia berambut dan . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . raja Negara Kumbina. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. cerdik pandai. trengginas. putra Prabu Rumbaka. dan bergelar Prabu Bismaka. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. putri Prabu Kunti.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. swaraswati keraton Mandura.

Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. dengan Dewi Anggini. Dari ayahnya. keturunan Prabu Citragada. Ia memiliki sifat dan perwatakan .bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. raja negara Magada. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Ketika ayahnya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. pemberani. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Resi Drona).

Sebelum tewas. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Dewi Pujawati. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. lucu. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia mempunyai tabiat . Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Bagaspati mempunyai watak. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. ayahnya. suara besar agak serak (agor .. Carub atau Astrajingga. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Di dalam cerita pedalangan Jawa. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. sabar. tindakannya seperti . Jawa). ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. menantunya sendiri. Bagaspati sangat sakti.Bagawan Bagaspati. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Akhir riwayatnya diceritakan. dan berputra Dewi Pujawati. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. ikhlas. percaya akan kekuasaan Tuhan. seorang hapsari/bidadari.

kata-katanya menjengkelkan. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. tetapi selalu tepat. Bagong berumur sangat panjang. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. putri Bathara Hira. ia hidup sampai jaman Madya . kakak Dewi Kanistri. Seperti halnya dengan Semar.orang bodoh. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Kakrasana dan Narayana. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Kakrasana. Setelah usia lanjut. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Dewi Prita/Dewi Kunti. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. raja Boja. Secara tidak resmi. putri Prabu Kunti. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. swaraswati Keraton Mandura.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra.

Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Atas kemurahan hatinya. Dewi Basuwati. Basukiswara . Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Beberapa tahun kemudian. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal.

Prabu Basukesti. Dewi Prita/Dewi Kunti. . Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. arif bijaksana dan suka menolong. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. berani. raja Boja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. putri Prabu Kunti. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Setelah usianya lanjut. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Arya Basuketi. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. cerdik pandai. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia memerintah dengan arif dan bijaksana.

Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Arya Basukesti. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Putri Bathara Brahma. putri . Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Dengan kereta sakti Amarajaya.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana.

Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Arya Basunada. Arya Basupati. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Dari perkawinan tersebut. Setelah menikahkan putrinya. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). . Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama .Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati.

Kalung Nagasasra. Bima memililki sifat dan perwatakan. Aji Bandungbandawasa. Ia putra kedua Prabu Pandu. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. tabah. . sedangkan ajian yang dimiliki adalah . mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Kowara. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Balawa. 2. Bayusuta. Kusumayuda. Nagata. teguh. Pandusiwi. Sumping Surengpati. Birawa. gagah berani. Dewi Nagagini. Nakula dan Sadewa. serta 2 orang saudara lain ibu. berputra Arya Anantareja. Alugara. Gada Rujakpala. Gelung Pudaksategal. Kelatbahu Candrakirana. Sena. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. atau Wijasena. Kusumadilaga. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. patuh dan jujur. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Pupuk Jarot Asem. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Bratasena. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Dewi Arimbi. kuat. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Gelang Candrakirana. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. yaitu . wilayah negara Amarta. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Kuku Pancanaka. berputra Raden Gatotkaca dan 3. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Dewi Urangayu. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Dandunwacana. yaitu : 1.

Durmuka. . Citraksa. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayuda. (raja negara Banyutinalang). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durmagati. Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraksi. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Surtayu. Kartadenta. Wikataboma. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraboma. Kartamarma.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Carucitra. Durgempo. Gardapura . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Bomawikata.

Karena ketekunanya bertapa. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. raja negara Surateleng. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Bila salah satu diantara mereka mati. Dalam perang Bharatayuda. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Berwatak angkara murka. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Selain sakti. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. ia menjadi sangat sakti. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. kejam. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Ia pandai bermain gada. Di medan peperangan. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. maka yang mati akan hidup kembali.

putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajamusti. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Arimba / Hidimba. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Dengan bantuan Bathari Durga. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Arya Prabakesana. Dewi Arimbi. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Bima tinggal di Jadipati. Prabu Arimbaji. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Oleh kakaknya. . Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajadenta sangat sakti. ingin menangnya sendiri. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajamusti. Brajadenta berwatak keras hati. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajalamatan. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Arimbi. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajawikalpa dan Kalabendana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama.

Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Dewi Arimbi. Brajadenta. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. mudah marah. Brajamusti. Arimba/Hidimba. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . pemberani dan sangat sakti. masing-masing bernama . putranya dengan Bima. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arya Prabakesa.

Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Brajawikalpa dan Kalabendana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dengan bantuan Bathari Durga. Prabu Arimbaji. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Ia sangat sakti. istri Prabu Duryudana. Arya Prabakesa. Dewi Arimbi. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Arimba/Hidimba. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. agak bengis. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajadenta. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajalamatan. raja negara Astina. berlindung pada kemenakannya. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. . Bersama kakaknya.

Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Arya Prabakesa. setia. Ia berwatak sombong. pemberani. Dewi Erawati. Brajalamatan dan Kalabendana. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Dewi Surtikanti. senang menurutkan kata hatinya. Arimba/Hidimba. Burisrawa berwujud setengah raksasa.peristiwa .Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. tangguh. Brajadenta. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. pendendam. ingin selalu menang sendiri. gagah perkasa dan sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Dewi Arimbi. Brajamusti. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca.

Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Prabu Duryudana. raja Astina dan Adipati Karna. . raja negara Lesanpura.yang penuh dengan kekerasan. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. putri Prabu Kiswaka. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Dalam perang Bhratayuda. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. raja Mandura.

Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. tangkas.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Ia berwatak kejam. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. pemberani. berkaki putih . perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Cakil memiliki sifat. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. trengginas. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. banyak tingkah dan pandai bicara. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. semuanya berwarna hitam. serakah. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga.

Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya sangat sakti. Bersama kakaknya. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. di kawasan hutan Mertani. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Setelah pesta perkawinan selesai. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Arya Danduwacana. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. ketika dipinang oleh Arjuna. . Pada mulanya Dadungawuk menolak. Atas seijin Bathari Durga.(=pancal panggung/Jawa). yaitu : Prabu Yudhistira. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Ia mempunyai dua kakak kandung.

Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . hak memakai nama Arya Dandunwacana. Podangbinurehan. Kepada Arjuna ia menyerahkan . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Celengdemalung. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Menjanganketawang dan Cecakandon. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Jangettinelon. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Berwatak pemberani. pusaka Jala Sutra Emas. gagah perkasa. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Kepada Bima. Arya Dandunwacana menyerahkan. Ditya Sapujagad. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. jujur. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. putra Prabu Pandu raja negara Astina. negara Jodipati. Dandangminangsi. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. . akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama .

Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. . raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Ia berkulit Napakawaca. Hyang Anantaboga. Arya Danurwenda masih kecil. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. yang mempunyai kesaktian. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. pendiam. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. jujur. Nagapratala. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Anantareja.

Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Putri sulungnya. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. dari pertapaan Retawu. Wresni dan . Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Amba. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. raja negara Srawantipura. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa.

Druhyu.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada.Andaka. dan berputra tiga orang lelaki. raja negara Astina. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Yadu dan Turwasu. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. masing-masing bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Karena menghendaki kemenangan para daitya. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Lesanpura. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Dewayani meminta Resi Sukra. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Kumbina dan Dwarawti). putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Dewi Drupadi. istri Prabu Yudhistira. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. putri Sanghyang Indra. masing-masing bernama . Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. raja Amarta. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. dan Dewi . raja daitya negara Parwata. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista.

. sombong. tangkas dan trenginas. banyak bicaranya.Srikandi. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Resi Drona berwatak. putri Prabu Hiranyawarma. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. memiliki sifat pemberani. Drestaka dan Drestara. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. bengis. menghadapi senapati perang Kurawa. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. cerdik. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Ia tewas dibunuh Aswatama. congkak. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. istri Arjuna. Setelah melalui pertempuran sengit. raja negara Dasarna. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. tinggi hati. Pada saat itu roh Ekalaya. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. putra Resi Drona. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. yaitu Resi Drona. Drestadyumna berwajah tampan.

dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. yang memenggal putus kepalanya. setelah gugurnya Resi Bisma. raja negara Tempuru. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada.tetapi kecakapan. Arya Sucitra pergi meninggalkan . adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Untuk mencari pengalaman hidup. putra Prabu Drupada. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. kecerdikan. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. putri Prabu Purungaji. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna.

Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. teliti dan . dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Di dalam perang besar Bharatayuda. Dalam masa kekuasaanya. luhur budinya. Dewi Drupadi.sabar.Hargajembangan. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. bijaksana. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.

Arjuna. Selain pernah berguru pada Resi Drona. ia sangat sakti. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Bima. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. 1. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Yudhistira. Ia berbadan besar.Partawindya dari Yudhistira. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dursala tewas dalam pertempuran . Srutanika dari Nakula 5. takabur. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. 3. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. 2. Srutawarman dari Sahadewa.setia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Menurut pedalangan Jawa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. yaitu. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Srutakirti dari Arjuna 4. Dursala mempunyai watak dan sifat. gagah dan bermulut lemar. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Srutasoma dari Bima. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula dan Sahadewa.

(raja negara Banyutinalang). mempunyai watak dan sifat. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. senang meremehkan dan menghina orang lain.gemar bertindak sewenang-wenang. Dursasana berbadan besar. Gardapura . Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. besar kepala. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Surtayu. Citrayuda. Wikataboma. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayuda. putri Adipati Banjarjungut. Durmagati. Kartamarma. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bogadatta (raja negara Turilaya). takabur. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Citraboma. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartadenta. Bomawikata. Carucitra. gagah dan bermulut lebar. Citraksa. Citraksi. Durgempo.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Durmuka. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla.

hancur berkeping-keping. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Gardapura. Durmuka. Kartadenta. dan Widandini (raja negara Purantara) . Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmagati. Citrayuda. dihantam gada Rujakpala. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Wikataboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durgempo. Carucitra. Diantara 100 orang. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Citraksi. Surtayu. Surtayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). . Citraboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Citraksa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari.

Ekalaya seorang raja kesatria. gaya dan kata-katanya serba menarik. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Menjelang . menarik hati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Ekalaya berwatak. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya.Hidupnya serba mewah. putri hapsari/bidadari Warsiki. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. tekun dan tabah. raja negara Sindu. jujur. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Wataknya bersahaja. setia. Ia adalah raja negara Paranggelung.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. keinginanya selalu terlaksana. sangat mencintai istrinya. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona.

Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dewi Banowati. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. setia. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. raja negara Mandura. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda.kematiaanya. Dewi Erawati berwatak. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dewi Surtikanti. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. . penuh belas kasih. Jawa). Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. sabar dan wingit.

Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. . raja negara Mandaraka. semenjak jaman Arya Dandunwacana.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya.

teguh sentosa. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. gagah berani. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. murid Resi Boma. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. dan berputra dua orang bernama. raja negara Astina. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. menantunya yang setelah menjadi . tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. pendiam dan sakti. bersahaja. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Karena penggantinya. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana.

menurut Mahabharata. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. . Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. pemberani. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Sedangkan menurut pedalangan. gagah.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Ia berwajah tampan. Prabu Gandabayu meninggal. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. pendiam. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. tegap. Ketika ayahnya.

Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Surtayu. Gardapati (raja negara Bukasapta). Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina).Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Surtayuda. . yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Carucitra. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Wikataboma. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Citraboma. Durmuka. masingmasing bernama . Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura. Kurawa terhadap Pandawa. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Citrayuda. raja negara Astina. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Durgempo. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. (raja negara Turilaya). Arya Sakuni. Kartadenta. Bogadatta. Durmagati.

sabar dan teliti serta setia. bijaksana. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. 1. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. 2. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. . luhur budinya. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. raja negara Amarta. Akhir riwayatnya diceritakan. 3. Dewi Gandawati ikut belapati. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. masing-masing bernama . yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Arya Sucitra. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dretadyumna/ Trustajumena. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. bergelar Prabu Drupada. Dewi Srikandi. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Sepeninggal Prabu Gandabayu.

putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Dewi Garbarini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Untuk mengukuhkan tali persaudraan.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. senapati perang negara Dwarawati. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. raja negara Karanggubarja. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. karena ingin memperistri bidadari. putri Prabu Kalayaksa. raja negara Garbasumanda. Dewi Wersini.

. Citraboma. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Durmagati. congkak. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Gardapati (raja negara Bukasapta). cerdik dan licik. Citrayuda. Surtayuda. Dengan kesaktiannya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura.Kurawa. Citrayuda. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durgempo. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. Citraksi. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Bomawikata. Durmuka. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Wikataboma. Citraboma. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Durmagati. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Carucitra. Surtayu. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Surtayuda. Citraksa. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Citraksa. Kartadenta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura . Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Bomawikata. Citraksi. Wikataboma. Kartadenta. Durgempo. raja negara Glagahtinalang. Gardapati berwatak keras hati.

Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Matanya juling. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. ia hidup sampai jaman Madya. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. perut gendut. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. hidung bulat bundar. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Setelah selesai tapanya. tak berleher. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. cerdik dan licik. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Gareng bernama Bambang Sukskati. Aslinya. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Nala Gareng berumur sangat panjang.Gardapura bersifat sombong. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. dan masuk dalam golongan panakawan. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. keras kepala. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. kakaknya. Karena sabda Sanghyang Ismaya. terjadilah peperangan antara keduanya. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. sehingga tiada yang kalah dan menang. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. . ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. kaki pincang. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar.

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh .Gatotkaca GATOTKACA. kakak ibunya yang bernama Arimba. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Brajamusti. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. ibunya bernama Dewi Arimbi. Sebelum itu. adik Arimbi. menjadi raja di negeri itu. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Ia adalah anak Bima. Begitu lahir di dunia. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Sebagai raja muda di Pringgadani. Dalam pewayangan.

Ia mengenakan Caping Basunanda. penutup kepala gaib. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. yang bernama Kunta Wijayandanu. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Setelah tali pusarnya putus.untuk keperluan itu. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. musuhnya akan mati. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Di kahyangan. Tutuka pingsan. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Bima dan Arimbi mengizinkan. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Namun. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Usahanya ini tak berhasil. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Setelah penggemblengan selesai. Senjata. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Karena kesal. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. anak Arjuna. Tubuhnya tetap utuh. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Dari perkawinan dengan Pergiwa. dan yang ketiga Dewi Suryawati. begitu tali pusar itu putus. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. putri Batara Surya. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Namun. . Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang.

Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Kancingjaya. sesudah Gatotkaca gugur. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. ketika mereka berperang tanding. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. dan Bimaputra. yakni Kalananata. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Abimanyu. Gurubaya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Bimasiwi. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Bra-jadenta. Ketika jatuh ke bumi. Purbaya. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. terutama Brajamusti. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. karena ia le-laki. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Namun. Sebagai raja muda Pringgadani. dan Mladangtengah. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. ia terbang amat tinggi. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Guritna. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Karena itu.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Trincingwesi. Krincingwesi. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. . Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. dan amat menyayangi Gatotkaca. Sebenarnya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Arimbiatmaja. Akibatnya. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Menjelang ajalnya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu.

para putra Pandawa. Pregiwa . Gatotkaca menjawab. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca Sungging 4.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. para putra Pandawa. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Namun. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Baru saja latihan perang itu dimulai. putra Dursasana. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Ia lalu berguru pada Resi Seta. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Aji Narantaka 12. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. sehingga pingsan.Brajamusti 8. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Selain malu. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Gantotkaca Rante 10. dengan Aji Narantaka itu . Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Gatotkaca Sewu 5. Sesuai janjinya. Subadra Larung 11. Wahyu Senapati 7. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini.Pregiwati 3. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. ia sadar. Kalabendana Lena 9. Brajadenta .

mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. dan Dursala.Gatotkaca mengalahkan Dursala. tidak diketahui dengan jelas. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. dan Dukun. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Dalam perang melawan raksasa. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Bentuk badannya tegap. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Presiden RI. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Dalam pewayangan. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. sedangkan kata kaca artinya rambut. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. dengan wajah mirip Bima. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Pada tahun 1960-an Ir. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. mukanya tidak terlalu tunduk. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. yakni Butaprepat. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Gatotkaca menyambar dari udara. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Badannya kekar dan kokoh. Patih Kala Sakipu. dan Abimanyu di darat. Guntur. dan Guntur Samodra. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Tatit. Mengenai soal wanda ini. dengan muka agak . yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Nama itu diberikan karena waktu lahir. hanyalah Prabu Kala Pracona. Boma Narakasura. Gelap. lengkap dengan taringnya. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Panglawung. yakni wanda Kilat.1820) di Surakarta. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. sehingga menampilkan kesan gagah. Sukarno. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Di Surakarta. Guntur Prahara.

wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. seolah mencerminkan sifat andap asor. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Pergiwati. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa.datar. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Dulu. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. . yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Baca Bima. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. kuat. tunduk. dengan tubuh besar. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Sementara itu. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. raja Mataram. Wanda Guntur. wajah raksasa. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. lengkap dengan taringnya. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. dan Sukarno. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Wajahnya juga memandang ke bawah. Dewi.

Durmagati. Bogadatta. Arya Watubaji. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Arya Sakuni. Sesuai dengan ketentuan Dewata. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. lembut. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Citrayuda. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. raja negara Astina. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. masingmasing bernama . Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Surtayu. dengan bantuan Dewi . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Wikataboma. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. suaminya. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Gardapati (raja negara Bukasapta). istri Bathara Derma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartadenta. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Citraboma. (raja negara Turilaya). Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Carucitra. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). sederhana. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Kurawa terhadap Pandawa. baik budi. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Durmuka. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Durgempo. Gardapura. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam.

Kumaladewa. Kumalasakti. bernama. Setelah ada kesepakatan. sesuai dengan takdir dewata. Sedangkan menurut Mahabharata. Akhir riwayatnya diceritakan. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. dengan Dewi Ulupi. Bratalaras. Wilungangga. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Abimanyu. ayahnya sendiri. Prabukusuma. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Antakadena dan Bambang Sumbada. Sumitra. jatmika. salah satu dari lima satria Pandawa. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Endang Pregiwa. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Endang Pregiwati. Wisanggeni. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). . Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. dari pertapaan Yasarata. menjelang pecah perang Bharatayuda. Ia berwatak tenang. tekun dan wingit. Wijanarka.Wilutama. di keputrian negera Surateleng. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. raja negara Astina. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. . Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. begitu kelahiran Dewabrata.

raja raksasa dari negara Widarba. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. bengis. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. ingin menangnya sendiri. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Ia sangat sakti. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. penganiaya. Karenanya berbadan tinggi besar. perkasa dan berwajah setengah raksasa. gagah. . Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. keras hati. Prabu Supala raja negara Kadi. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Untuk memenuhi ambisinya.

bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. istri Arya Prabu Rukma. berwatak angkara murka. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Karena ketekunannya bertapa. . raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. istri Arya Prabu Rukma. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. ayahnya. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini.

Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. . Jayadrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Arya Wirata dan Arya Surata. ia menukar namanya dengan nama patihnya. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. penuh kesungguhan dan setia. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. berani. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. dan bergelar Prabu Sinduraja. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. ayahnya. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna.

Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Prabu Jayamurcita. putra Dewi Suryawati. Raden Gatotkaca. bernama. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Merasa sangat sakti. karena ketika . raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. dan Arya Suryakaca. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. istri Arjuna. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. raja negara Pringgandani. raja negara Madukara (lama). Bambang Sasikirana. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Sebelum menemui ajalnya. mengutus adiknya. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. putra Dewi Pregiwa. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni.

ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. ibunya. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Dari perkawinan tersebut. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. dan Gunadewa. cerdik pandai. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Demikian pula dengan tabiat. tangguh. Jayasupena tidak bisa terbang. Ketika lamarannya ditolak. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. gesit. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. berani tak mengenal takut. waspada. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Karena mati sebelum takdir. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. Samba. raja negara Dwarawati. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Dewi Jembawati berwatak jujur. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. sangat berbakti dan penuh belas kasih. dengan Dewi Trijata. Perbedaannya. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Gatotkaca. daripada tinggal di istana Dwarawati. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. kesetiaan. sabar. setia. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. berwujud sebagai wanara / kera. yang berwajah sangat tampan. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. teguh.perang berlangsung ia masih kecil. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Drestadyumna dapat dihidupkan . Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. ia memperoleh dua orang putra bernama . keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. tangkas dan terampil.

Prabkesa. . raja negara Dwarawati. Brajadenta. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. setia. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. sangat jujur.kembali oleh Prabu Kresna. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Dewi Arimbi. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Arimba/Hidimba. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. bernama. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Brajamusti. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. dari negara Wirata. raja Awangga. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung.

Daya berpkirnya lambat. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Dalam cerita pedalangan. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. namun memiliki gerakan yang cekatan. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. dari negara Mandura. Bertubuh gemuk pendek. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. . Merasa sangat sakti. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Dalam peperangan. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. putra ke-empat Prabu Basukunti. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan.

Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. serakah. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Berwatak angkara murka. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. pemberani dan sangat sakti. Prabu . bengis. mau menangnya sendiri. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Dalam peperangan tersebut. kakak Arya Ugrasena). Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan .Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. raja negara Astina. Arya Ugrasena. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. istri Prabu Basudewa. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. serakah. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. suka menurutkan kata hati. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. raka negara Astina. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. putri Prabu Rumbaka. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. kejam. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. seperti Arya Prabu Rukma. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga.

Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. penghianat. pamannya yang sakti. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. oleh Suratrimantra. ingin menangnya sendiri. Karena sangat sakti. Setelah remaja. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. permaisuri Prabu Basudewa. keras hati. Ia lahir di negara Bombawirayang. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. raja negara Astina.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Pemberontakan Kangsa gagal. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). raja Mandura. Dengan dukungan Suratimantra. adik Prabu Gorawangsa. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti .

yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. putri bungsu raja Mandura. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Waktu masih berusia remaja. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Basukarna adalah anak buangan. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga.Karna KARNA. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Prabu Basukunti. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. padahal ia masih gadis. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Basukarna adalah putra sulung. . Resi Druwasa. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti.

Menjelang masa remaja. yakni putra-putra Drestarastra.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. ia diberi nama Karna . sesudah masa kehamilannya cukup. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Nama lain baginya adalah Talingasmara. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Tahun berganti tahun.yang artinya telinga. ia masih tergolek di tempat tidurnya. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Itulah sebabnya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Maka. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Manakala hari telah terang. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Alasannya. Setelah lahir. atau Suryatmaja. dan matahari sudah naik. Itulah sebabnya. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Dengan ilmunya yang tinggi. . Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Namun permohonan itu ditolak. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Resi Krepa. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Pandu. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. sering bangun siang. dan Yama Widura.

Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Lebih-lebih Arjuna. Lagi pula. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Karna menjadi Adipati di Awangga . merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Duryudana. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. ataukah sebaliknya. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Namun Kunti juga ragu. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Adu tanding pun dimulai. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. Keduanya seimbang sama kuat. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. ditolak. termasuk para Kurawa. Yakin. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan.

terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. pada saat yang genting . justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Saat itu seekor ketonggeng. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. raja Mandraka. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. . yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. sejenis kalajengking berbisa. Basukarna. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. yaitu raja penguasa di Awangga. menyengat paha Basukarna. kelak ternyata. yakni ilmu ketrampilan memanah. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. melainkan seorang ksatria. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Dan. adik Surtikanti. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. putri Prabu Salya. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti.yang menentukan hidup atau mati. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. atau raja muda. kutukan itu akan terbukti. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. tetapi karena hasil usahanya sendiri. walaupun telah menjadi menantunya. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. sehingga keringatnya bercucuran. Karena merasa ditipu.

dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Meskipun sebelumnya telah tahu. Dalam pewayangan. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. sebab Batara Endra. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. tahu membalas budi. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Selain seimbang kesaktiannya. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. "Ingatlah Karna. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Jadi. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. dan mengaku sebagai Arjuna. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. siapa pun yang memintanya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna." . teguh dalam pendirian. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. yakni Prabu Anom Duryudana. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Ki Nartasabda. yaitu Batara Surya. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. dan Arjuna. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. percaya diri. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Bima. salah lihat. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. putri sulung Prabu Salya.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. tetapi gagal.

dengan senang hati hamba akan menerimanya. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. . dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. ksatria mulia... Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Karenanya." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. sebagai ganti barang yang hamba ambil.. Esok harinya. Namun. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. berkata: "Karna. ambillah. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. apa alasan brahmana itu memintanya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Tanpa menanyakan. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua... Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Kresna secara khusus datang menemui Karna.." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta." Demikianlah. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya .yang masih dalam ujud brahmana. itu tergantung pada siapa yang memintanya. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Pada pertemuan empat mata. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Jika seorang brahmana datang meminta. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Kini. .Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. Sehari menjelang Baratayuda.

Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. sehingga Baratayuda dapat dicegah." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana." Karna: "Kakanda Kresna. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Begawan Drona." Kresna: "Saya memahami hal itu. Itu adalah kewajiban Adinda. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. culas. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. bagaimana pun. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. dan dengki mereka." Karna: "Kakanda Kresna. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina.. Adinda tahu benar. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Bahkan Maharesi Bisma.. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. . Baratayuda yang akan dimulai esok hari. bukan perang kecil. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Kakanda Kresna. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Itulah sebabnya. Namun. Adinda telah mengenal para Kurawa. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. . Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Barata-yuda harus segera terjadi. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Rasanya. Kakek Abiyasa.. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan." Kresna: "Tetapi. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Yang penting. pendirian mereka." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Jadi.Kresna: "Dinda Karna. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. sifat iri. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum.. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. sejak masih remaja. Dinda Karna. Resi Krepa. itu semua agar Baratayuda dapat segera .

Sekali lagi. Namun. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Demikian pula. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. sebelum menghadap pada Sang Pencipta.. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. . cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Seandainya Adinda yang gugur.. dan siapa yang akan unggul. Dinda Basukarna . maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. lewat tengah hari. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. seandainya Adinda yang menang. Coba renungkan hal itu." Kresna: "Adinda Karna. Hati kecilnya merasa. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. bagaimana pun. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Adinda tahu." Karna: "Itu pun Adinda pahami.terjadi sebagaimana seharusnya. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Karenanya. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna.. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. jelas berbeda. Namun. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Entah siapa yang akan kalah. selalu harus ada yang menjadi korban. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu." kata titisan Wisnu itu. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. kita semua belum tahu." Kresna: "Adinda Karna. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Di tepi sungai yang dianggap suci itu.

engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Namun. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Namun hamba mohon. ibumu ini. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Ibunda mengerti. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. . yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. cobalah engkau renungkan barang sejenak. adik-adik hamba.. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Namun. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Ibunda tentu juga tahu. Tidak bisa tidak. junjungan hamba. Anakku.. Aku. engkau adalah prajurit sejati. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati.. Engkau seorang ksatria utama. betapa remuknya hati seorang ibu.. Hamba mengerti.. Namun. Karna Anakku." Kunti: "Karna. Namun. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. perang besar akan terjadi esok hari. ada yang . Hanya karena keadaan. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku.. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Engkau tentu juga tahu. dengan menguatkan hati. . Arjuna. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Dapatkah engkau membayangkan. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria.. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa."Basukarna anakku. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya." Kunti: "Tetapi . Baratayuda yang akan dimulai esok hari." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Para dewa dapat menjadi saksi..

sebagai ksatria." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah.. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Demikian pula. buah hatiku . Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Jika hamba gugur.. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. sejak engkau masih berujud bayi merah. derajat dan pangkat. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. jika ia tidak ikut beperang. dan . tidak terlaksana. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Doaku untukmu. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. kemuliaan. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Karena itu. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. anakku . Aku tidak berkesempatan merawat. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. anakku.. . kumohon kepadamu. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi.. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Dalam Baratayuda. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Tetapi. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. penguasa Astina itu mulai khawatir... Karna. Untuk itu.. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. aku telah kehilangan engkau. menciumi ubunubunnya. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Puluhan tahun. Pertimbangan yang lain adalah. Kunti lalu berkata: "Anakku. batal. anakku. Dan. izinkan aku memelukmu.. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban.harus mengorbankan suaminya. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat.. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . mungkin Baratayuda akan gagal. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. maafkanlah Ibumu ini. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. mengorbankan orang yang disayanginya. memelihara dan mengasihimu. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana..

gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Hanya karena bujukan Duryudana. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Dan. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. kemudian membujuk Prabu Salya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Alasannya. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Sementara itu. Basukarna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Karena desakan Duryudana ini. dan mengasihinya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. mengasuh. Duryudana dengan cepat melerai. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. melesat ke arah dada Arjuna. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Duryudana lalu meng-ingatkan. raja Dwarawati. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. dan menurut anggapannya.cari Arjuna. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Panah Wijayacapa meluncur deras. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna . dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Namun. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. sebagaimana dikehendakinya. bahwa perang ini bukan perang pribadi. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. Karena jika bukan dia yang gugur. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Agar seimbang dan tampak sederajat.

Pada saat itu Kresna memberi isyarat. yakni patih Kadipaten Awangga. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Basukarna mendapat dua orang putra. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Ia mempersalahkan Adimanggala. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. ia juga merupakan besan. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. abang satu ibu lain ayah. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. putri Prabu Salya. Tetapi versi lain menyebutkan. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur.gugur karena siasat licik Kresna. Dari keterangan para dayang. Pada saat Baratayuda berlangsung. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. putri Prabu Anom Duryudana. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Jadi. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Suatu hari. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Permadi mencoba membantah. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Dengan demikian. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. selain sebagai ipar. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. turun dari kereta. Permadi sanggup. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan.Bhs. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. . namun tidak seorang pun yang percaya. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati.

dan terjadilah perang tanding. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Usaha Permadi ini berhasil. Diterangkan. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa.Dalam waktu singkat. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. . namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Karenanya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Karna menolak. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Guna me-nyirnakan angkara murka. dan bahkan juga nama baiknya. terpaksa menerima kenyataan itu. dewa itu segera melerainya. Dalam pewayangan di Indonesia.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Setelah tahu apa yang terjadi. Lagi pula.

selain dendam pada Arjuna. Kelak." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. . Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. dan Arjuna. Dalam Mahabarata. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. bukan bangsawan).Sebagian dalang yang lain menyebutkan.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Dewi. Basukarna. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. atau Basusena. Lihat juga Kunti. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Karna ternyata sanggup.

Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. keras hati. Citraboma. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Ia berbadan besar. Setelah mertuanya meninggal. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. lincah. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Bomawikata. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. cerdik. Dursasana (Adipati Banjarjungut). . Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Durmagati. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Kartadenta. gagah dan berwajah setengah raksasa. Kartamarma memliki perwatakan. berani dan selalu menuruti kata hati. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapati (raja negara Bukasapta). pandai bicara. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Surtayuda. Surtayu. Durmuka. putri raja Banyutinalang. Gardapura. Carucitra. Kartawiyoga berwatak keras hati.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Citraksi. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Citraksa. Wikataboma. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Durgempo. Duryudana (raja Negara Astina). Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Citrayuda. Bogadatta (raja negara Turilaya).

Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. ingin menangnya sendiri. berani dan . Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. telah datang menyusul Kakrasana.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. dengan Dewi Durgandini. Rajamala. Citragada dan Wicitrawirya. penghianat. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. raja negara Astina. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. dari padepokan Retawu. Setatama. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. yaitu. Bagawan Abiyasa. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Upakeca / Rupakeca. Kencakarupa berwatak keras hati. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yaitu. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya.

Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Prabu Matswapati. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Krepa berwatak jujur. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Kisah lain menyebutkan. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Cerita Pedalangan menyebutkan. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Dalam Mahabharata diceritakan. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. . setia dan penuh pengabdian. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda.selalu menurutkan kata hati. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Akhir riwayatnya diceritakan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata.

raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. . Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. sampai akhir hayatnya. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji.

Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. 3. Terompet/Sangkala Pancajahnya. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. dari negara Lesanpura. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. seorang swarawati keraton Mandura. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana.Dewi Setyaboma. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. . Arya Setyaka. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. berputra . berputra: Saradewa (berwujud raksasa). putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. antara lain. Senjata Cakra. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Kembang Wijayakusuma. Kakrasana. berputra . Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. 4. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Kaca paesan. 2. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. berputra . putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini.Dewi Jembawati.Dewi Rukmini. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. adalah putra Prabu Basudewa.Dewi Pratiwi. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga.

Abimanyu. Puntadewa. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Endang Pregiwa. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Ia berwatak penuh belas kasih. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. dengan Dewi Jimambang. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Wisanggeni. bernama. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. pemberani. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Endang Pregiwati. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Bratalaras. Prabu Kresna menginginkan moksa. putri Prabu Kunti. putra Prabu . Bambang Irawan. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. setia dan wingit. raja Boja. Nakula dan Sadewa. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Wilugangga. Sumitra. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. satria Pandawa putra Prabu Pandu. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Wijanarka. Bagawan Wilawuk. Sejak kecil. Bima/Werkundara dan Arjuna. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. raja negara Astina. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arya Basudewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. kakaknya. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. tenang. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani.

yang menjadi istri Arya Warsakapura. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati.Pandu dengan Dewi Madrim. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. keinginanya selalu terlaksana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Ia mempunyai kakak kandung . gaya dan kata-katanya serba menarik. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Wataknya bersahaja. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Hidupnya serba mewah. putra kedua Adipati Karna. menarik hati. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri.

digauli oleh Prabu Gorawangsa. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Dari perkawinan tersebut. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana.bernama Narasoma. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dengan dukungan Suratrimantra. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. . Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Kangsa pergi kenegara Mandura. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. raja negara Widarba. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. diusir keluar dari negara Mandura. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. raja negara Mandura. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Oleh Kangsa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Prabu Pandu. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. setia. adik Prabu Gorawangsa. raja negara Mandura. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Kedua putra kembarnya. sabar dan Wingit. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya.

Akhir riwayatnya diceritakan. Menurut purwacarita. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Mandrapati mempunyai watak. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Narasoma dan Dewi Madrim. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. wilayah negara Mertani. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. seorang hapsari/bidadari. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. seorang hapsari/bidadari. di daerah kerajaan Jodipati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Narasoma dan Dewi Madrim. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. percaya akan kekuasaan Tuhan. sabar. percaya akan kekuasaan Tuhan. sabar. yaitu. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Mandrapati mempunyai watak. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . ikhlas. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. ikhlas. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. padepokan Pandansurat dimerdekakan. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa).

salah satu dari lima satria Pandawa. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. putra Prabu Pandu raja negara Astina. sangat berbakti.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. dari negara Mandaraka. Dewa Tabib. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. dengan permaisuri Dewi Kunti. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Dari perkawinan tersebut. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. dari negara Mandura bernama.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Ia lahir kembar bersama adiknya. Mereka bertemu. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). memperrtunjukkan kemahirannya menari. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Puntadewa. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Nakula tidak akan dapat lupa . Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. manusia kera kekasih dewata. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. setia. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong.

Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Senapati negara Mretani. raja negara Awuawulangit. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Madrim. taat. Akhir riwayatnya diceritakan. 2. Dewi Srengganawati. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. belas kasih. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. wilayah negara Amarta. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Nakula mempunyai watak jujur. 1. putri Resi Badawanganala. Setelah selesai perang Bharatyuda. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu .tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. setia. . Ia juga mempunyai cupu berisi.

Narasinga menjadi sangat sakti. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Ia tewas dalam . Karena ketekunannya bertapa. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Arya Singamulangjaya. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi.

Senapati perang Dwarawati. jujur. Selain sakti. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. raja negara Mandaraka. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Karena itu selain sakti. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). putri Arya Kidangtalun. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. setia.. Sedangkan dalam olah keprajuritan. dari negara Lesanpura. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. andel Resi Palasara. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. putra Prabu Basudewa. Ibunya bernama Dewi Kandini. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. putra Sanghyang Brahma.peperangan melawan Narayana. Setelah ayahnya. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. putra Prabu Kresna. selain berguru pada ayahnya. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian.

1. Dewi Impun. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. yaitu . Ia berwatak bijaksana. berputra . Dewi Puyangan. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Ramayana dan Pramasata 2. Ia seorang anak yatim. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Wijarnaka. Kumaladewa. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Bratalaras. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Dalam kitab Adiparwa. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Bagawan Sarmiti. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Abimanyu. Sumitra. Ramaprawa dan Basanta. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). ia masih dalam kandungan ibunya. Antakadewa dan Bambang . dengan Dewi Manuhara. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. berputra . Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. berputra . Kumalasakti. jujur dan adil.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Wilugangga. Bambang Irawan. salah satu dari lima satria Pandawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Dangan. Dewi Tamioyi 3. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. berputra . Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Dewi Niyedi 5. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. berputra . Prabakusuma. Dewi Gentang.

Kumaladewa. Baru setelah remaja. putra Prabu Puntadewa. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. jujur. dengan Dewi Manuhara. setia. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. setia. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Brajadenta. Prabakusuma. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Sumitra. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Arjuna. Dari perkawinan tersebut.Sumbada. Ia dan adik bungsunya. raja negara Pringgondani. setia. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Wijanarka. berbakti dan teguh dalam pendirian. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Arjuna. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Kumalasakti. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. baik budi. Brajawikalpa dan Kalabendana. Wilugangga. Arimba/Hidimba. Dewi Arimbi. Antakadewa dan Bambang Sumbada. bernama. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Abimanyu. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Brajamusti. Bambang Irawan. Bratalaras. Brajalamatan. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). bernama. Dewi . yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. jujur. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana.

Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Kumaladewa. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Akhir riwayatnya diceritakan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Bratalaras. juga ahli dalam ilmu pengobatan. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. baik tingkah lakunya. Endang Pregiwati. berwatak angkara murka. Ia sangat sakti. Ia adalah putra Arjuna. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. tenang. Sumitra. Wilugangga. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Bambang Tetuka/Gatotkaca. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. jatmika. Wilugangga. yaitu. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. mengalahkan semua para Dewa. putri Bathara Indra. halus. Abimanyu. Wisanggeni. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Atas keputusan Bathara Guru. satria Pandawa putra Prabu Pandu.Arimbi. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Dewi Mustakaweni. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Akhir riwayatnya diceritakan. Kumalasakti. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Wijarnaka. besar tanggung jawabnya. Endang Pregiwa. Ia kemudian mengutus patihnya. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Bambang Irawan. dengan Dewi Supraba. raja negara Awangga. Antakawulan dan Bambang Sumbada. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra.

Kedua putranya. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Arya Udawa. Suaranya lantang. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. . Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. seorang swarawati Keraton Mandura. dan Dewi Rarasati/Larasati. senang bergurau. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Dewa keadilan dan kesejahteraan. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Wresni dan Andaka. dengan Ken Sagupi. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. setelah selesainya perang Bharatayuda. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja.dan Kasipu. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Ken Sagupi. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. yaitu.

yang kemudian diberikan kepada putranya. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Dewi Pujawati berwatak. Ia mempunyai watak. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. masing-masing bernama. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. tekun dalam agamanya. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. seorang hapsari/bidadari. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. dengan Dewi Darmastuti. raja jin negara Mertani. . Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Sitija. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. sabar. dan sangat berbakti. Dewi Erawati. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. dan dua orang adik kembar lain ibu. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. setia. Bima/Werkudara dan Arjuna. jujur. percaya atas kekuasaan Tuhan. Akhir riwayatnya diceritakan. sabar. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata.Dewi Pratiwi berwatak setia. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Dewi Banowati. Dewi Surtikanti. ikhlas. jujur. penuh belas kasih. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira.

Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. . raja negara Mandaraka. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Arya Gamdamana. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. serta berjiwa penjilat.Dalam perang Bharatayuda. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia seorang arsitek ulung. Atas perintah Arya Sakuni. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Setelah menobatkan Parikesit.

Duryudana dan Bima. Kecaka/Kencakarupa. Ia sangat sakti. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. raja negara Astina. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. yaitu: Resi Bisma. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. berani. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. tidak bisa mati selama masih terkena air. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. bernama. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. sais kereta kerajaan Astina. Rajamala berwatak keras hati. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Setatama. Upakeca/Rupakenca. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. . masing-masing bernama . Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Adipati Karna. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Menurut ketentuan dewata. Dewi Nirada. Resi Balarama/Baladewa. Citragada dan Wicitrawiya. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. sangat menginsyafi. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. istri pertama Arjuna. Arya Prabu Rukma. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dari garis keturunan ayahnya. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Ken Sagupi. raja negara Astina. seorang swarawati keraton Mandura. yaitu : Arya Udawa. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. dengan Ken Sagupi. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. patuh dan berbakti. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. . ia mempunyai tiga orang saudara. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. mengerti dan menguasai dirinya. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Dewi Rarasati berwatak setia. sabar. Bambang Sumitra dan Bratalaras.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. putri Arya Prabu Rukma.

Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. raja negara Astina. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. bernama. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. bernama. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. cerdik pandai. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. yaitu. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Rajamala. Ia meningal dalam usia lanjut. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Dewi Surtikanti. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). dengan Dewi Durgandini. Narayana. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. hatinya keras dan sedikit suka usil. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Ia mempunyai empat orang saudara kandung.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. tenang. Citragada dan Wicitrawirya. halus. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Kencaka/Kencakarupa. dari padepokan Retawu. . Setelah Prabu Kresna mati moksa. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Bagawan Abiyasa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Erawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. sabar. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Setatama. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih.

Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Dewa Tabib. Bima/Werkundara dan Arjuna. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. sombong. Ia lahir kembar bersama kakanya. Akhir riwayatnya diceritakan. Setelah selesai perang Bharatayuda. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. keras kepala dan mau menangnya sendiri. belas kasih. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata.Rupakenca berwatak tinggi hati. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. putri Resi Badawanganala. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sadewa mempunyai watak jujur. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Selain sangat sakti. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Puntadewa. wilayah negara Amarta. dari negara Mandura. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. bernama. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Nakula. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Prabu Matswapati. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. setia. taat. Akhir riwayatnya di ceritakan. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful