Tokoh Wayang

Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

menikah dengan Bima. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Ibunya bernama Dewi Wasu. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Untunglah Dewi Supreti. ujudnya tetap seekor naga. tetapi dalam keadaan triwikrama. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Dalam pewayangan disebutkan. istrinya. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. sesuai dengan yang dikehendakinya. anaknya sendiri. Karena Nagatatmala memang bersalah. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. ketika masih muda disebut Nagasesa. ia mempunyai dua anak. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Putrinya. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. putri Sang . orang kedua dalam keluarga Pandawa. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. SANG HYANG. Dewi Nagagini. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. setiap 1000 tahun sekali. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. putri Anantaswara. Selain itu. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. istri Batara Yamadipati. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Sang Hyang Antaboga. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Dalam pewayangan. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. walau itu anaknya. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar.Antaboga ANTABOGA.

Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Nagasesa menjawab. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dan saat itulah muncul Batara Guru. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan.Hyang Wenang. melainkan mengaduk-aduknya. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. para dewa bukan membor samudra. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. dibawa ke samudra. Untuk membangun ikatan keluarga. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. . membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Namun setelah berhasil memutarnya. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Tidak hanya itu. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. yang artinya mengaduk-aduk. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Batara Guru menyanggupinya. mengacau. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. cahaya terang memasuki mulutnya. Itu pula sebabnya.

Kata an atau artinya tidak. dan Candrabirawa. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. artinya. Sebenarnya sebutan itu keliru. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. kata anta artinya batas. . cucu Sang Hyang Antaboga.Perlu diketahui. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Lihat Antareja. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Kata ‘maya’. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Bersama dengan menantunya. Jadi. yang suami Dewi Pertiwi. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. tak terlihat. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. yakni Antareja. Antareja tidak pernah ada. cucunya. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. Dalam Kitab Mahabarata. Antaboga berangkat ke kahyangan. yang benar adalah Aji Kawastram. Prabu Kresna. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura.

Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. bernama: Raden Gatotkaca. pendiam. dan berputra Arya Danurwenda. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Lidahnya sangat sakti. putra Bima dengan Dewi Urangayu. dengan Dewi Nagagini. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. sehingga kebal terhadap senjata. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. yang mempunyai kesaktian. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Anatareja berkulit napakawaca. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. putri Prabu Ganggapranawa. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. dan Arya Anantasena. salah satu dari lima satria Pandawa. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. pemberian ibunya. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. . rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta.

Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. salah satu dari lima satria Pandawa. putra Dewi Arimbi. yang dapat . yaitu : Anantareja. dan Gatotkaca. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. putra Dewi Nagagini. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. dengan Dewi Urangayu.

Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Brajamusti. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. menggantikan kedudukan kakaknya. tidak pernah berdusta. Brajadenta. Prabu Arimba. raja raksasa negara Pringgandani. Arya Prabakesa. berani kerena membela kebenaran. dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arimba/Hidimba. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. terus terang. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Setelah dewasa. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. putra Prabu Pandu. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Brajawikalpa dan Kalabendana. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. bernama. Brajalamatan. kekuasaan .mengembalikan kematian di luar takdir. salah seorang dari lima satria Pandawa. Anantasena berwatak jujur. bersahaja.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. dengan Dewi Krepi. cerdik pandai. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Akhir riwayatnya diceritakan. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Arya Basudewa. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. trengginas. putra Prabu Rumbaka. putri Prabu Kunti. Prabu Rumbaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Dewi Rukmini dan Arya Rukmana.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. swaraswati keraton Mandura. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. dan bergelar Prabu Bismaka. raja Negara Kumbina. Ia berambut dan . putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. raja negara Surateleng atau Trajutisna. raja Boja.

Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Resi Drona). keturunan Prabu Citragada. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Dari ayahnya. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Ketika ayahnya. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. raja negara Magada. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. pemberani. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. dengan Dewi Anggini. Ia memiliki sifat dan perwatakan .bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa.

Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal.. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. ayahnya. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Bagaspati mempunyai watak. Akhir riwayatnya diceritakan. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Ia mempunyai tabiat . dan berputra Dewi Pujawati. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. menantunya sendiri. tindakannya seperti . Carub atau Astrajingga. seorang hapsari/bidadari. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. suara besar agak serak (agor . lagak lagu katanya kekanak-kanakan. ikhlas.Bagawan Bagaspati. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. lucu. Jawa). karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. sabar. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Bagaspati sangat sakti. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. percaya akan kekuasaan Tuhan. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Sebelum tewas. Dewi Pujawati. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan.

ia hidup sampai jaman Madya .orang bodoh. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Seperti halnya dengan Semar. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Bagong berumur sangat panjang. kakak Dewi Kanistri. tetapi selalu tepat. putri Bathara Hira. kata-katanya menjengkelkan. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. swaraswati Keraton Mandura.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Kakrasana. Dewi Prita/Dewi Kunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Setelah usia lanjut. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . raja Boja. Secara tidak resmi. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. putri Prabu Kunti. Kakrasana dan Narayana. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.

raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Beberapa tahun kemudian. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Sebagai penggantinya. Basukiswara . putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Atas kemurahan hatinya. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Dewi Basuwati. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya.

raja Boja. . ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Arya Basuketi. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Prabu Basukesti. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Dewi Prita/Dewi Kunti. putri Prabu Kunti.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. cerdik pandai. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Setelah usianya lanjut. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. arif bijaksana dan suka menolong. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. berani. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana.

Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Arya Basukesti. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. putri . Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. juga tahu segala bahasa binatang. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Dengan kereta sakti Amarajaya. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Putri Bathara Brahma. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon.

Setelah menikahkan putrinya. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. dengan permaisuri Dewi Srisekar. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dari perkawinan tersebut. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basunada. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Arya Basupati. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . . Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut.

Alugara. yaitu . teguh. Ia putra kedua Prabu Pandu. kuat. Sena. Kowara. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. . Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Kuku Pancanaka. Aji Bandungbandawasa. Bayusuta. Balawa. Dewi Urangayu. yaitu : 1. Dewi Arimbi. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Gelung Pudaksategal. Kusumadilaga. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. tabah. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Sumping Surengpati. Gada Rujakpala. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Pupuk Jarot Asem. berputra Arya Anantareja. Kalung Nagasasra. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Gelang Candrakirana.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. berputra Raden Gatotkaca dan 3. atau Wijasena. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. patuh dan jujur. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Birawa. Kelatbahu Candrakirana. wilayah negara Amarta. gagah berani. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. Pandusiwi. Bima memililki sifat dan perwatakan. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Dewi Nagagini. Dandunwacana. 2. Nagata. Nakula dan Sadewa. serta 2 orang saudara lain ibu. Bratasena. Kusumayuda.

Carucitra. . Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). (raja negara Banyutinalang). Citrayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Surtayu. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksi. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durmagati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Bomawikata. Citraksa. Durmuka. Citraboma.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma. Durgempo. Surtayuda. Gardapura . Gardapati (raja Negara Bukasapta). Kartadenta. Wikataboma.

Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Selain sakti. Berwatak angkara murka. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. ia menjadi sangat sakti. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. raja negara Surateleng. kejam. Bila salah satu diantara mereka mati. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Dalam perang Bharatayuda. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Ia pandai bermain gada. maka yang mati akan hidup kembali. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Di medan peperangan. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Karena ketekunanya bertapa.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura .

Oleh kakaknya. Brajamusti. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajalamatan. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajadenta berwatak keras hati. Akhir riwayatnya diceritakan. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Arimba / Hidimba. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arya Prabakesana. . Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Bima tinggal di Jadipati. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. ingin menangnya sendiri. Prabu Arimbaji. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajamusti. Dewi Arimbi. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajadenta sangat sakti. Dewi Arimbi. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana.

Arimba/Hidimba. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. pemberani dan sangat sakti. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arya Prabakesa. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Dewi Arimbi. putranya dengan Bima. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajamusti. .Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. masing-masing bernama . mudah marah. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajadenta.

Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Arimba/Hidimba.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Prabu Arimbaji. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. . Brajalamatan. Arya Prabakesa. berlindung pada kemenakannya. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Bersama kakaknya. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Dewi Arimbi. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Brajalamantan dan Brajawikalpa. agak bengis. Brajadenta dan kedua adiknya. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajawikalpa dan Kalabendana. istri Prabu Duryudana. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajadenta. raja negara Astina. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia sangat sakti.

Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. senang menurutkan kata hatinya. ingin selalu menang sendiri. tangguh. Dewi Surtikanti. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . setia.peristiwa . pemberani. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Arya Prabakesa.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Ia berwatak sombong. Brajamusti. Dewi Arimbi. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Arimba/Hidimba. gagah perkasa dan sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Brajadenta. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Burisrawa berwujud setengah raksasa. pendendam. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Dewi Erawati. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Brajalamatan dan Kalabendana.

raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Dalam perang Bhratayuda. putri Prabu Kiswaka. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Mandura. raja Astina dan Adipati Karna. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja negara Lesanpura. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. . raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Prabu Duryudana.yang penuh dengan kekerasan.

selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. berkaki putih . serakah. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. Ia berwatak kejam. banyak tingkah dan pandai bicara. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. pemberani. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. semuanya berwarna hitam.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. Cakil memiliki sifat. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. trengginas. tangkas. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa.

Ia mempunyai dua kakak kandung. . Atas seijin Bathari Durga. yaitu : Prabu Yudhistira. Setelah pesta perkawinan selesai. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Pada mulanya Dadungawuk menolak. ketika dipinang oleh Arjuna. di kawasan hutan Mertani. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Arya Dananjaya sangat sakti. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Arya Danduwacana.(=pancal panggung/Jawa). Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Bersama kakaknya. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun.

Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . jujur. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Menjanganketawang dan Cecakandon. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Kepada Bima. Kepada Arjuna ia menyerahkan . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. Arya Dandunwacana menyerahkan. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Ditya Sapujagad. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Podangbinurehan. putra Prabu Pandu raja negara Astina.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. negara Jodipati. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Jangettinelon. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Celengdemalung. gagah perkasa. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. pusaka Jala Sutra Emas. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Berwatak pemberani. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. . putra Prabu Pandu raja negara Astina. Dandangminangsi.

Arya Danurwenda masih kecil. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. pendiam. Anantareja. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. yang mempunyai kesaktian. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. Ia berkulit Napakawaca. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Nagapratala. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. jujur. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Hyang Anantaboga. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. . rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta.

keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Wresni dan . Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. raja negara Srawantipura. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Putri sulungnya. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. dari pertapaan Retawu. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Dewi Amba.

Karena menghendaki kemenangan para daitya. masing-masing bernama . Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. raja negara Astina. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. putri Sanghyang Indra. istri Prabu Yudhistira. raja daitya negara Parwata. Lesanpura. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Dewayani meminta Resi Sukra.Andaka. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. dan berputra tiga orang lelaki. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. Yadu dan Turwasu. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Dewi Drupadi. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. masing-masing bernama . Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Kumbina dan Dwarawti). Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). raja Amarta. Druhyu. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. dan Dewi .

menghadapi senapati perang Kurawa. Setelah melalui pertempuran sengit. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . memiliki sifat pemberani. istri Arjuna. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. congkak. Drestadyumna berwajah tampan. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. bengis. raja negara Dasarna. yaitu Resi Drona. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. putri Prabu Hiranyawarma.Srikandi. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Ia tewas dibunuh Aswatama. Pada saat itu roh Ekalaya. Resi Drona berwatak. putra Resi Drona. tinggi hati. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. sombong. cerdik. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. tangkas dan trenginas. banyak bicaranya. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Drestaka dan Drestara.

Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. yang memenggal putus kepalanya. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Untuk mencari pengalaman hidup. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). putri Prabu Purungaji. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. putra Prabu Drupada. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. raja negara Tempuru. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. setelah gugurnya Resi Bisma. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma.tetapi kecakapan. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. kecerdikan. Arya Sucitra pergi meninggalkan .

dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan.Hargajembangan. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada.sabar. luhur budinya. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. bijaksana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Dalam masa kekuasaanya. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Dewi Drupadi. Di dalam perang besar Bharatayuda. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. teliti dan . oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.

Sedangkan menurut Mahabharata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Srutakirti dari Arjuna 4. 2. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Menurut pedalangan Jawa. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. yaitu. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Yudhistira. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. 1. Dursala tewas dalam pertempuran . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. 3. Selain pernah berguru pada Resi Drona.setia. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Srutawarman dari Sahadewa. Srutasoma dari Bima. Dursala mempunyai watak dan sifat.Partawindya dari Yudhistira. Ia berbadan besar. ia sangat sakti. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Nakula dan Sahadewa. Bima. Akhir riwayatnya diceritakan. Arjuna. gagah dan bermulut lemar. takabur. Srutanika dari Nakula 5. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur.

putri Adipati Banjarjungut. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Citraksa. Bomawikata. Durmuka. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. gagah dan bermulut lebar. Surtayu. Kartamarma. Wikataboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Surtayuda. (raja negara Banyutinalang). Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. senang meremehkan dan menghina orang lain. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Durmagati. Gardapati (raja Negara Bukasapta). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dursasana berbadan besar. takabur. Carucitra. besar kepala. Durgempo. Kartadenta. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Citraboma. Gardapura . Bogadatta (raja negara Turilaya). mempunyai watak dan sifat. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.gemar bertindak sewenang-wenang. Citrayuda. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. Citraksi.

keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Durmagati. Bomawikata. Wikataboma. dan Widandini (raja negara Purantara) . Durmuka. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Gardapura. Surtayu. Citraksi. Bogadatta (raja negara Turilaya). dihantam gada Rujakpala. Surtayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang).hancur berkeping-keping. Kartadenta. Durgempo. . Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksa. Diantara 100 orang. Citraboma. Carucitra. Duryudana (raja Negara Astina).

Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya.Hidupnya serba mewah. Ia adalah raja negara Paranggelung. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. setia. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. sangat mencintai istrinya. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Wataknya bersahaja. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. menarik hati. gaya dan kata-katanya serba menarik. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Ekalaya seorang raja kesatria. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. tekun dan tabah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. raja negara Sindu. keinginanya selalu terlaksana. Ekalaya berwatak. putri hapsari/bidadari Warsiki. Menjelang . jujur.

Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. penuh belas kasih. . Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Dewi Surtikanti. sabar dan wingit. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dewi Erawati berwatak. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Dewi Banowati. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. setia. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama.kematiaanya. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. raja negara Mandura. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Jawa). Winata dan Wimuka/Wilmuka.

Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. raja negara Mandaraka. . Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya.

raja negara Astina. pendiam dan sakti. bersahaja. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. murid Resi Boma. teguh sentosa. Karena penggantinya. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. dan berputra dua orang bernama.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. menantunya yang setelah menjadi . punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. gagah berani.

Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Prabu Gandabayu meninggal. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Ia berwajah tampan. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. gagah. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. pendiam. Ketika ayahnya. menurut Mahabharata.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. . kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. tegap. pemberani. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Sedangkan menurut pedalangan. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu.

menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Arya Sakuni.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. masingmasing bernama . Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Kartadenta. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Carucitra. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Surtayu. . Citrayuda. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Durmagati. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Bogadatta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayuda. Gardapura. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durmuka. Kurawa terhadap Pandawa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Wikataboma. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Dursasana (Adipati Banjarjungut). raja negara Astina. Durgempo. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Citraboma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. (raja negara Turilaya).

Dewi Srikandi. masing-masing bernama . Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. bijaksana. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. luhur budinya. Arya Sucitra. Dewi Gandawati ikut belapati. 2. yang kemudian menjadi istri Arjuna. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. sabar dan teliti serta setia. Akhir riwayatnya diceritakan. bergelar Prabu Drupada. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dretadyumna/ Trustajumena. .Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. raja negara Amarta. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. 3. 1. Sepeninggal Prabu Gandabayu.

Untuk mengukuhkan tali persaudraan. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. karena ingin memperistri bidadari. raja negara Garbasumanda. raja negara Karanggubarja. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Dewi Garbarini. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dewi Wersini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. senapati perang negara Dwarawati.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. putri Prabu Kalayaksa. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura.

Citrayuda. Durgempo. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citraksa. Surtayu. Citraboma. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Durmagati. Wikataboma. Wikataboma. Citraksi. . Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Durmuka. Carucitra. raja negara Glagahtinalang. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksa. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Citraboma. Surtayuda. Dengan kesaktiannya. Bomawikata. Bomawikata. Surtayu. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durmuka. Surtayuda. Kartadenta. Carucitra. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. congkak. cerdik dan licik. Gardapati (raja negara Bukasapta). Gardapati berwatak keras hati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Kartadenta.Kurawa. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durgempo. Durmagati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Gardapura . Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citrayuda. Citraksi.

Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. terjadilah peperangan antara keduanya. Karena sabda Sanghyang Ismaya. keras kepala. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. dan masuk dalam golongan panakawan. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima.Gardapura bersifat sombong. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Aslinya. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. Setelah selesai tapanya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. tak berleher. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. sehingga tiada yang kalah dan menang. kakaknya. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Gareng bernama Bambang Sukskati. hidung bulat bundar. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. perut gendut. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. kaki pincang. Nala Gareng berumur sangat panjang. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Matanya juling. ia hidup sampai jaman Madya. cerdik dan licik. . Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba.

Tali pusarnya tidak dapat diputus. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. adik Arimbi.Gatotkaca GATOTKACA. Dalam pewayangan. Ia adalah anak Bima. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Begitu lahir di dunia. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. Brajamusti. menjadi raja di negeri itu. Sebagai raja muda di Pringgadani. Gatotkaca telah membuat huru-hara. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. kakak ibunya yang bernama Arimba. Sebelum itu. ibunya bernama Dewi Arimbi. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani.

Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Karena kesal. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Setelah penggemblengan selesai. yang bernama Kunta Wijayandanu. Namun. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Senjata. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka.untuk keperluan itu. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. anak Arjuna. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. begitu tali pusar itu putus. Namun. . Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Bima dan Arimbi mengizinkan. itu bukan diserahkan pada Arjuna. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. musuhnya akan mati. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Usahanya ini tak berhasil. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. penutup kepala gaib. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Tutuka pingsan. Setelah tali pusarnya putus. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. putri Batara Surya. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. dan yang ketiga Dewi Suryawati. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Di kahyangan. Ia mengenakan Caping Basunanda. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Tubuhnya tetap utuh. Dari perkawinan dengan Pergiwa. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali.

Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Namun. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. dan Bimaputra. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. ada lagi nama alias Gatotkaca. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. dan amat menyayangi Gatotkaca. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. ia terbang amat tinggi. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. sesudah Gatotkaca gugur. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Karena itu. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. terutama Brajamusti. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Gurubaya. Menjelang ajalnya. Abimanyu. yakni Kalananata. Krincingwesi. Bimasiwi. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Guritna. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Purbaya. ketika mereka berperang tanding. karena ia le-laki. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. . Sebenarnya. Akibatnya. Kancingjaya. Ketika jatuh ke bumi. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Trincingwesi. Bra-jadenta. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Arimbiatmaja. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Sebagai raja muda Pringgadani.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. dan Mladangtengah. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya.

Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Pregiwa . putra Prabu Matswapati dari Wirata. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Namun. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Wahyu Senapati 7. Gantotkaca Rante 10. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Baru saja latihan perang itu dimulai. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. sehingga pingsan. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. para putra Pandawa. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Kalabendana Lena 9. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Brajadenta . datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Sesuai janjinya.Brajamusti 8.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. dengan Aji Narantaka itu . ia sadar. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Gatotkaca menjawab. Selain malu. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gatotkaca Sungging 4. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Aji Narantaka 12. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra.Pregiwati 3. Gatotkaca Sewu 5. Ia lalu berguru pada Resi Seta. putra Dursasana. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Subadra Larung 11. para putra Pandawa. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka.

Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. lengkap dengan taringnya. Bentuk badannya tegap. hanyalah Prabu Kala Pracona. Panglawung. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Patih Kala Sakipu. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Guntur.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Dalam perang melawan raksasa. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. sedangkan kata kaca artinya rambut. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. dengan muka agak . tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. yakni wanda Kilat. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Di Surakarta. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Mengenai soal wanda ini. mukanya tidak terlalu tunduk. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. dan Guntur Samodra. dengan wajah mirip Bima. Pada tahun 1960-an Ir. Dalam pewayangan. Presiden RI. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Tatit. dan Abimanyu di darat. Badannya kekar dan kokoh. yakni Butaprepat. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Gelap. Sukarno. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan.1820) di Surakarta. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. dan Dukun. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Guntur Prahara. dan Dursala. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. tidak diketahui dengan jelas. Boma Narakasura. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. sehingga menampilkan kesan gagah. Gatotkaca menyambar dari udara. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit.

Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. dan Sukarno. dengan tubuh besar. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Wajahnya juga memandang ke bawah. . Wanda Guntur. tunduk. Dulu. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. wajah raksasa. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. seolah mencerminkan sifat andap asor. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. raja Mataram. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Baca Bima. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Sementara itu. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Pergiwati. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. lengkap dengan taringnya.datar. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. kuat. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. membagi Gatotkaca atas empat wanda. Dewi. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali.

Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Kurawa terhadap Pandawa. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. raja negara Astina. Arya Watubaji. lembut.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. masingmasing bernama . Bogadatta. Sesuai dengan ketentuan Dewata. dengan bantuan Dewi . (raja negara Turilaya). Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. baik budi. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Kartadenta. sederhana. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Durgempo. suaminya. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Wikataboma. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Surtayu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Citraboma. Gardapura. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Carucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut). yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durmagati. Citrayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayuda. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Arya Sakuni. Durmuka. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. istri Bathara Derma. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama .

Akhir riwayatnya diceritakan. Wilungangga. Prabukusuma. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Endang Pregiwati. Sedangkan menurut Mahabharata. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Wisanggeni. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia berwatak tenang. ayahnya sendiri. jatmika. Setelah ada kesepakatan. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya.Wilutama. Wijanarka. Abimanyu. bernama. tekun dan wingit. Antakadena dan Bambang Sumbada. Kumaladewa. Bratalaras. sesuai dengan takdir dewata. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. Endang Pregiwa. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. di keputrian negera Surateleng. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. dengan Dewi Ulupi. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. . Kumalasakti. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Sumitra. dari pertapaan Yasarata. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. menjelang pecah perang Bharatayuda.

Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. . Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. raja negara Astina. begitu kelahiran Dewabrata.

Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. bengis. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. . perkasa dan berwajah setengah raksasa. Untuk memenuhi ambisinya. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. ingin menangnya sendiri. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Prabu Supala raja negara Kadi. keras hati. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. gagah. penganiaya. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. raja raksasa dari negara Widarba. Karenanya berbadan tinggi besar. Ia sangat sakti. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala.

raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. . Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. istri Arya Prabu Rukma. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Karena ketekunannya bertapa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Karena ketekunannya bertapa. ayahnya. istri Arya Prabu Rukma. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. berwatak angkara murka.

Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. penuh kesungguhan dan setia.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. ayahnya. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Arya Wirata dan Arya Surata. . Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Jayadrata. dan bergelar Prabu Sinduraja. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. ia menukar namanya dengan nama patihnya. berani. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada.

raja negara Madukara (lama). patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. raja negara Pringgandani. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Bambang Sasikirana. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. putra Dewi Suryawati. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. bernama. dan Arya Suryakaca. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Sebelum menemui ajalnya. mengutus adiknya. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Prabu Jayamurcita. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Raden Gatotkaca. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. putra Dewi Pregiwa. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. karena ketika . Merasa sangat sakti. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. istri Arjuna.

gesit. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. berwujud sebagai wanara / kera. raja negara Dwarawati. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. waspada. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. sabar. dengan Dewi Trijata. Ketika lamarannya ditolak. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. ibunya. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. Samba. Gatotkaca. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Karena mati sebelum takdir. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. tangguh. yang berwajah sangat tampan. Drestadyumna dapat dihidupkan . Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. daripada tinggal di istana Dwarawati. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. dan Gunadewa. Demikian pula dengan tabiat. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Perbedaannya. kesetiaan. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. cerdik pandai. tangkas dan terampil. sangat berbakti dan penuh belas kasih. berani tak mengenal takut. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Jayasupena tidak bisa terbang.perang berlangsung ia masih kecil. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. setia. Dewi Jembawati berwatak jujur. ia memperoleh dua orang putra bernama . Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". teguh. Dari perkawinan tersebut. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi.

. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. setia. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari.kembali oleh Prabu Kresna. bernama. Prabkesa. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. dari negara Wirata. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. sangat jujur. Brajadenta. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. raja Awangga. raja negara Dwarawati. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajamusti. Arimba/Hidimba. Brajalamatan dan Brajawikalpa.

yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Merasa sangat sakti. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. . Daya berpkirnya lambat. Dalam peperangan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Bertubuh gemuk pendek. dari negara Mandura. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. namun memiliki gerakan yang cekatan. putra ke-empat Prabu Basukunti. Dalam cerita pedalangan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Karena pembawaannya yang agak tolol ini.

Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. seperti Arya Prabu Rukma. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. kakak Arya Ugrasena). putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Arya Ugrasena. suka menurutkan kata hati. kejam. istri Prabu Basudewa. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. raja negara Astina. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Berwatak angkara murka. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. bengis. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. raka negara Astina. Dalam peperangan tersebut. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. pemberani dan sangat sakti. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Prabu . mau menangnya sendiri. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. serakah. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. putri Prabu Rumbaka. serakah. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Kalasasradewa sangat sakti.

dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. pamannya yang sakti.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . raja Mandura. Setelah remaja. penghianat. Dengan dukungan Suratimantra. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. raja negara Astina. keras hati. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. oleh Suratrimantra. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Ia lahir di negara Bombawirayang. ingin menangnya sendiri. permaisuri Prabu Basudewa. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Pemberontakan Kangsa gagal. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. adik Prabu Gorawangsa. Karena sangat sakti. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka.

Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. putri bungsu raja Mandura. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Prabu Basukunti. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa.Karna KARNA. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. padahal ia masih gadis. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. Resi Druwasa. Waktu masih berusia remaja. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Basukarna adalah anak buangan. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. . berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Basukarna adalah putra sulung.

Manakala hari telah terang. Nama lain baginya adalah Talingasmara. atau Suryatmaja.yang artinya telinga. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Menjelang masa remaja. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Maka. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Resi Krepa. sering bangun siang. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. sesudah masa kehamilannya cukup. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Setelah lahir. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. dan matahari sudah naik. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. ia diberi nama Karna . Itulah sebabnya. Itulah sebabnya. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Pandu. Alasannya. Dengan ilmunya yang tinggi. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. . dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Namun permohonan itu ditolak. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Tahun berganti tahun. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). yakni putra-putra Drestarastra. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. dan Yama Widura.

Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Duryudana. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Lebih-lebih Arjuna. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Lagi pula. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. ditolak. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Adu tanding pun dimulai. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Namun Kunti juga ragu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. termasuk para Kurawa. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Keduanya seimbang sama kuat. Karna menjadi Adipati di Awangga . Yakin. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. ataukah sebaliknya.

. sehingga keringatnya bercucuran. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. melainkan seorang ksatria. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. kelak ternyata. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Karna harus menyamar sebagai brahmana. walaupun telah menjadi menantunya. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Sewaktu tahu apa yang terjadi. sejenis kalajengking berbisa. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Karena merasa ditipu. Dan. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. yakni ilmu ketrampilan memanah. yaitu raja penguasa di Awangga. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Saat itu seekor ketonggeng. putri Prabu Salya.yang menentukan hidup atau mati. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. raja Mandraka. menyengat paha Basukarna. Basukarna. atau raja muda. adik Surtikanti. pada saat yang genting .bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. kutukan itu akan terbukti. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. tetapi karena hasil usahanya sendiri. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti.

tetapi gagal. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. sebab Batara Endra. Dalam pewayangan. Selain seimbang kesaktiannya. Bima. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Jadi. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. dan Arjuna. tahu membalas budi. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. yakni Prabu Anom Duryudana. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. putri sulung Prabu Salya. salah lihat. teguh dalam pendirian. siapa pun yang memintanya. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar." . yaitu Batara Surya. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. "Ingatlah Karna. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Ki Nartasabda. percaya diri. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Meskipun sebelumnya telah tahu. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. dan mengaku sebagai Arjuna.

. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Kini. Sehari menjelang Baratayuda." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Esok harinya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. ambillah.. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Jika seorang brahmana datang meminta." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta." Demikianlah. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh.yang masih dalam ujud brahmana. Karenanya. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. sebagai ganti barang yang hamba ambil. Tanpa menanyakan. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba .." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Kresna secara khusus datang menemui Karna. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. apa alasan brahmana itu memintanya. Pada pertemuan empat mata. berkata: "Karna. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan.. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. . terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa.. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Namun. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. ksatria mulia. dengan senang hati hamba akan menerimanya. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna.. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur.. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. itu tergantung pada siapa yang memintanya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa.

membalas kebaikan dengan kebaikan pula. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Resi Krepa. Rasanya. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Adinda tahu benar. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan.. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. Begawan Drona. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa." Karna: "Kakanda Kresna." Karna: "Kakanda Kresna. Kakek Abiyasa. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda.. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Itulah sebabnya." Kresna: "Tetapi. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang.. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. ." Kresna: "Saya memahami hal itu. bagaimana pun. Dinda Karna. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Itu adalah kewajiban Adinda. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Adinda telah mengenal para Kurawa. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Barata-yuda harus segera terjadi. culas. sejak masih remaja. bukan perang kecil." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. Kakanda Kresna.Kresna: "Dinda Karna. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. dan dengki mereka. Jadi. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. sifat iri. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil.. Namun. Bahkan Maharesi Bisma. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. . pendirian mereka. Yang penting. itu semua agar Baratayuda dapat segera .

Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna... Hati kecilnya merasa. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Namun. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. dan siapa yang akan unggul. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Coba renungkan hal itu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Namun. Seandainya Adinda yang gugur. Entah siapa yang akan kalah. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Sekali lagi. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Karenanya. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. Demikian pula. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya.terjadi sebagaimana seharusnya. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya." Kresna: "Adinda Karna. bagaimana pun." kata titisan Wisnu itu. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. Dinda Basukarna ." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Adinda tahu. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu." Kresna: "Adinda Karna. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. lewat tengah hari. kita semua belum tahu. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa.. . sebelum menghadap pada Sang Pencipta. seandainya Adinda yang menang. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. selalu harus ada yang menjadi korban. jelas berbeda.

" Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Jika harapanku ini engkau kabulkan. ibumu ini." Kunti: "Karna. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. .. cobalah engkau renungkan barang sejenak.. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. betapa remuknya hati seorang ibu. dengan menguatkan hati. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Hamba mengerti." Kunti: "Tetapi .. Anakku. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. junjungan hamba. Namun. Karna Anakku. Namun. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. . Para dewa dapat menjadi saksi. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. engkau adalah prajurit sejati. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Arjuna. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba.. ada yang . Engkau seorang ksatria utama. Aku. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu.. adik-adik hamba. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Namun hamba mohon.. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Namun. Ibunda mengerti. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga."Basukarna anakku. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Tidak bisa tidak. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati.. Ibunda tentu juga tahu.. Namun. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. perang besar akan terjadi esok hari. Engkau tentu juga tahu. Dapatkah engkau membayangkan. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu.. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Hanya karena keadaan. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.

Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . sebagai ksatria. kumohon kepadamu.. . Doaku untukmu... walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra.. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa.. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. buah hatiku . karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. derajat dan pangkat. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. maafkanlah Ibumu ini. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. penguasa Astina itu mulai khawatir. Puluhan tahun. sejak engkau masih berujud bayi merah. tidak terlaksana. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Dalam Baratayuda. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Karna. mungkin Baratayuda akan gagal. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Dan. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. mengorbankan orang yang disayanginya. Aku tidak berkesempatan merawat.. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. memelihara dan mengasihimu. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Tetapi. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana... anakku. izinkan aku memelukmu. dan . Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. anakku . batal. Demikian pula. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi.. Jika hamba gugur.. Untuk itu. jika ia tidak ikut beperang. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Pertimbangan yang lain adalah. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Kunti lalu berkata: "Anakku. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Karena itu. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna.harus mengorbankan suaminya. kemuliaan. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. menciumi ubunubunnya. anakku. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. aku telah kehilangan engkau.

seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. sebagaimana dikehendakinya. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Panah Wijayacapa meluncur deras. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. mengasuh. Hanya karena bujukan Duryudana. Sementara itu. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Basukarna. Duryudana lalu meng-ingatkan. Alasannya. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Agar seimbang dan tampak sederajat. seorang anak yang terbuang sejak bayi. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Basukarna . Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. yang paling tepat adalah Prabu Salya.cari Arjuna. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Karena jika bukan dia yang gugur. dan mengasihinya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. kemudian membujuk Prabu Salya. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. raja Dwarawati. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. melesat ke arah dada Arjuna. bahwa perang ini bukan perang pribadi. dan menurut anggapannya. Duryudana dengan cepat melerai. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Dan. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Karena desakan Duryudana ini. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Namun. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya.

. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Permadi mencoba membantah. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Ia mempersalahkan Adimanggala. turun dari kereta. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. Dengan demikian. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Suatu hari. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Dari keterangan para dayang. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. abang satu ibu lain ayah. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Permadi sanggup. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. namun tidak seorang pun yang percaya. Tetapi versi lain menyebutkan.Bhs. Pada saat Baratayuda berlangsung. putri Prabu Anom Duryudana. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Jadi. yakni patih Kadipaten Awangga. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. selain sebagai ipar. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. ia juga merupakan besan. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. putri Prabu Salya. Basukarna mendapat dua orang putra.gugur karena siasat licik Kresna. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu.

Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. dan bahkan juga nama baiknya. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Lagi pula. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Guna me-nyirnakan angkara murka. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. dan terjadilah perang tanding. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Setelah tahu apa yang terjadi. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. dewa itu segera melerainya. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Karna menolak. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Usaha Permadi ini berhasil. Diterangkan. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Karenanya. Dalam pewayangan di Indonesia. .Dalam waktu singkat. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. terpaksa menerima kenyataan itu. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara.

oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Lihat juga Kunti. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Kelak. selain dendam pada Arjuna. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. dan Arjuna. bukan bangsawan). Dalam Mahabarata. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Dewi. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Karna ternyata sanggup. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. atau Basusena. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. . Basukarna.

Surtayuda. Citraksa. Citraboma. Durmagati.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. berani dan selalu menuruti kata hati. keras hati. Kartadenta. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Surtayu. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Setelah mertuanya meninggal. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia berbadan besar. Ia menikah dengan Dewi Karastri. cerdik. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartawiyoga berwatak keras hati. pandai bicara. lincah. . Bomawikata. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Kartamarma memliki perwatakan. gagah dan berwajah setengah raksasa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapati (raja negara Bukasapta). Durgempo. putri raja Banyutinalang. Wikataboma. Citraksi. Gardapura. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Carucitra. Citrayuda. Durmuka. Duryudana (raja Negara Astina).

putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. penghianat. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. dari padepokan Retawu.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Citragada dan Wicitrawirya. dengan Dewi Durgandini. telah datang menyusul Kakrasana. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Setatama. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. ingin menangnya sendiri. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Bagawan Abiyasa. yaitu. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. berani dan . Upakeca / Rupakeca. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. yaitu. Rajamala. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Kencakarupa berwatak keras hati. raja negara Astina. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati.

. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Cerita Pedalangan menyebutkan. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Krepa berwatak jujur. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. setia dan penuh pengabdian. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji.selalu menurutkan kata hati. Prabu Matswapati. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Dalam Mahabharata diceritakan. Kisah lain menyebutkan.

Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. .Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. sampai akhir hayatnya. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci.

berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. antara lain. berputra . adalah putra Prabu Basudewa. Kakrasana. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Senjata Cakra. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini.Dewi Pratiwi. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). . Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. dari negara Lesanpura. 3. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. 2. Kaca paesan.Dewi Setyaboma. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Arya Setyaka. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng.Dewi Rukmini. berputra . istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. 4. seorang swarawati keraton Mandura. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana.Dewi Jembawati. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. berputra . Kembang Wijayakusuma. Terompet/Sangkala Pancajahnya.

ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. putra Prabu . Bambang Irawan. raja negara Astina. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Sejak kecil. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. bernama. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Sumitra. raja Boja. Wijanarka. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Bagawan Wilawuk. Bratalaras. Abimanyu. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. pemberani. Wilugangga. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Nakula dan Sadewa. putri Prabu Kunti. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Endang Pregiwa. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Prabu Kresna menginginkan moksa. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. setia dan wingit. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Daya khasiat minyak Jayengkaton. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Puntadewa. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Ia berwatak penuh belas kasih. apabila dioleskan pada pelupuk mata. tenang. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Endang Pregiwati. dengan Dewi Jimambang. kakaknya. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Bima/Werkundara dan Arjuna. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Wisanggeni. Arya Basudewa. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki.

Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. yang menjadi istri Arya Warsakapura. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma.Pandu dengan Dewi Madrim. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). gaya dan kata-katanya serba menarik. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Akhir riwayatnya diceritakan. menarik hati. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. keinginanya selalu terlaksana. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Wataknya bersahaja. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. putra kedua Adipati Karna. Ia mempunyai kakak kandung . putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Hidupnya serba mewah. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda.

Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. setia. digauli oleh Prabu Gorawangsa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Kedua putra kembarnya. Dari perkawinan tersebut. Oleh Kangsa. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). sabar dan Wingit. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Prabu Pandu. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. raja negara Mandura. Dengan dukungan Suratrimantra. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. raja negara Mandura. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. . raja negara Widarba. Kangsa pergi kenegara Mandura. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. diusir keluar dari negara Mandura.bernama Narasoma. adik Prabu Gorawangsa. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi.

Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Akhir riwayatnya diceritakan. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. percaya akan kekuasaan Tuhan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. di daerah kerajaan Jodipati. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. ikhlas. wilayah negara Mertani. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Mandrapati mempunyai watak. Menurut purwacarita. padepokan Pandansurat dimerdekakan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. sabar. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. seorang hapsari/bidadari. yaitu. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Mandrapati mempunyai watak. sabar. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. ikhlas. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. percaya akan kekuasaan Tuhan.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Narasoma dan Dewi Madrim. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. seorang hapsari/bidadari. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah.

Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Ia lahir kembar bersama adiknya. manusia kera kekasih dewata. Mereka bertemu. dari negara Mandaraka. Dewa Tabib. dengan permaisuri Dewi Kunti. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Dari perkawinan tersebut. memperrtunjukkan kemahirannya menari.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Puntadewa. Nakula tidak akan dapat lupa . dari negara Mandura bernama. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. setia. putra Prabu Pandu raja negara Astina. salah satu dari lima satria Pandawa. sangat berbakti. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata.

Akhir riwayatnya diceritakan. Ia juga mempunyai cupu berisi. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. 1. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. 2. taat. setia. Setelah selesai perang Bharatyuda. . Nakula mempunyai watak jujur. Dewi Madrim.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Senapati negara Mretani. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . raja negara Awuawulangit. Dewi Srengganawati. belas kasih. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. wilayah negara Amarta. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. putri Resi Badawanganala.

Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. raja negara Surateleng. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Arya Singamulangjaya. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Narasinga menjadi sangat sakti. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Ia tewas dalam . yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Karena ketekunannya bertapa.

Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. jujur. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Ibunya bernama Dewi Kandini. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. dari negara Lesanpura.peperangan melawan Narayana. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. andel Resi Palasara. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Karena itu selain sakti. putra Prabu Basudewa. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Setelah ayahnya. Senapati perang Dwarawati. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. selain berguru pada ayahnya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. putra Sanghyang Brahma. Selain sakti. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. setia. putra Prabu Kresna. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. raja negara Mandaraka. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda.. putri Arya Kidangtalun.

putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Antakadewa dan Bambang . Bagawan Sarmiti. berputra . Dewi Dangan. 1. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Kumaladewa. Ia seorang anak yatim. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Wijarnaka. Sumitra. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. ia masih dalam kandungan ibunya. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Ramaprawa dan Basanta. yaitu . berputra . Prabakusuma. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Dewi Puyangan. Bambang Irawan.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Ramayana dan Pramasata 2. dengan Dewi Manuhara. Dalam kitab Adiparwa. Kumalasakti. salah satu dari lima satria Pandawa. berputra . Dewi Niyedi 5. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Dewi Impun. Wilugangga. Dewi Gentang. jujur dan adil. berputra . Abimanyu. Dewi Tamioyi 3. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Ia berwatak bijaksana. Bratalaras. berputra . Akhir riwayatnya diceritakan. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina.

dengan Dewi Manuhara. bernama. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia dan adik bungsunya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Prabakusuma. Arjuna. Kumaladewa. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Baru setelah remaja. jujur. bernama. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Brajawikalpa dan Kalabendana. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Wilugangga. setia. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Dewi Arimbi. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. baik budi. Dari perkawinan tersebut. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajadenta. Wijanarka. setia. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Bratalaras. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Kumalasakti. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Bambang Irawan. berbakti dan teguh dalam pendirian. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. setia. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Arjuna. putra Prabu Puntadewa. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Arimba/Hidimba.Sumbada. Sumitra. jujur. Dewi . putra Bima dengan Dewi Arimbi. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Brajamusti. raja negara Pringgondani. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Abimanyu. Brajalamatan.

Akhir riwayatnya diceritakan. Abimanyu. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Ia kemudian mengutus patihnya. yaitu. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Sumitra. raja negara Awangga. Wisanggeni. Endang Pregiwati. Wijarnaka. halus. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . juga ahli dalam ilmu pengobatan. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Endang Pregiwa. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Kumaladewa. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Ia adalah putra Arjuna. berwatak angkara murka. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. Ia sangat sakti. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. jatmika. Kumalasakti. satria Pandawa putra Prabu Pandu. besar tanggung jawabnya. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. tenang. baik tingkah lakunya. Dewi Mustakaweni. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Akhir riwayatnya diceritakan. putri Bathara Indra. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bambang Irawan. Atas keputusan Bathara Guru. dengan Dewi Supraba. Bambang Tetuka/Gatotkaca. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Wilugangga. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Bratalaras. mengalahkan semua para Dewa. Wilugangga. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma.Arimbi. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan.

dan Dewi Rarasati/Larasati. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Kedua putranya. yaitu. Arya Udawa. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. seorang swarawati Keraton Mandura. senang bergurau. setelah selesainya perang Bharatayuda. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Suaranya lantang. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Wresni dan Andaka. raja di kerajaan Sumur Jalatunda.dan Kasipu. Akhir riwayatnya diceritakan. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Ken Sagupi. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. dengan Ken Sagupi. . diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Dewa keadilan dan kesejahteraan.

dan dua orang adik kembar lain ibu. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. tekun dalam agamanya. Dewi Erawati. penuh belas kasih. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Akhir riwayatnya diceritakan. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Dewi Banowati. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Sitija. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Ia juga terkenal pandai bermain catur. jujur. yang kemudian diberikan kepada putranya. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Ia mempunyai watak. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. . Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. setia. seorang hapsari/bidadari. masing-masing bernama. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. dan sangat berbakti. Dewi Surtikanti. sabar. dengan Dewi Darmastuti. ikhlas. raja jin negara Mertani. percaya atas kekuasaan Tuhan. jujur. Dewi Pujawati berwatak. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. sabar.Dewi Pratiwi berwatak setia. Bima/Werkudara dan Arjuna. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma.

Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Ia seorang arsitek ulung. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. serta berjiwa penjilat. . dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Atas perintah Arya Sakuni.Dalam perang Bharatayuda. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. raja negara Mandaraka. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Setelah menobatkan Parikesit. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Arya Gamdamana.

Duryudana dan Bima. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Upakeca/Rupakenca. . Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. tidak bisa mati selama masih terkena air. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Citragada dan Wicitrawiya. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. sais kereta kerajaan Astina. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. berani. Menurut ketentuan dewata. raja negara Astina.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Resi Balarama/Baladewa. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Ia sangat sakti. bernama. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Di dalam cerita pedalangan Jawa. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. masing-masing bernama . putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Dewi Nirada. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. yaitu: Resi Bisma. Adipati Karna. Rajamala berwatak keras hati. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Setatama. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Kecaka/Kencakarupa. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini.

. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dari garis keturunan ayahnya. dengan Ken Sagupi. sabar. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. mengerti dan menguasai dirinya. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Dewi Rarasati berwatak setia. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. ia mempunyai tiga orang saudara. istri pertama Arjuna. Bambang Sumitra dan Bratalaras. patuh dan berbakti. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. raja negara Astina. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan.dengan permaisuri Dewi Rumbini.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. putri Arya Prabu Rukma. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Arya Prabu Rukma. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ken Sagupi. yaitu : Arya Udawa. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. sangat menginsyafi. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. seorang swarawati keraton Mandura. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang.

yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. . raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. tenang. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Setatama. bernama. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Bagawan Abiyasa. Ia meningal dalam usia lanjut. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. yaitu. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. cerdik pandai. Citragada dan Wicitrawirya. Dewi Erawati. Kencaka/Kencakarupa. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. raja negara Astina. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Rajamala. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Narayana. sabar. Setelah Prabu Kresna mati moksa.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. hatinya keras dan sedikit suka usil. Dewi Surtikanti. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). bernama. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). dari padepokan Retawu. halus. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. dengan Dewi Durgandini.

putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka.Rupakenca berwatak tinggi hati. setia. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. wilayah negara Amarta. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. taat. keras kepala dan mau menangnya sendiri. putri Resi Badawanganala. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. dari negara Mandura. bernama. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Nakula. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Bima/Werkundara dan Arjuna. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Setelah selesai perang Bharatayuda. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Akhir riwayatnya di ceritakan. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Ia lahir kembar bersama kakanya. Puntadewa. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Selain sangat sakti. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Prabu Matswapati. sombong. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Dewa Tabib. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. belas kasih. Akhir riwayatnya diceritakan. Sadewa mempunyai watak jujur. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful