Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

walau itu anaknya. putri Anantaswara. Untunglah Dewi Supreti. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. setiap 1000 tahun sekali. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. Selain itu. menikah dengan Bima. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. putri Sang . walaupun terletak di dasar bumi. ketika masih muda disebut Nagasesa. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. ujudnya tetap seekor naga. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. istrinya. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. sesuai dengan yang dikehendakinya. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Sang Hyang Antaboga.Antaboga ANTABOGA. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. tetapi dalam keadaan triwikrama. ia mempunyai dua anak. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Dewi Nagagini. Dalam pewayangan disebutkan. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Karena Nagatatmala memang bersalah. Putrinya. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Dalam pewayangan. Ibunya bernama Dewi Wasu. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. anaknya sendiri. SANG HYANG. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. istri Batara Yamadipati.

para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. para dewa bukan membor samudra. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Tidak hanya itu. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu.Hyang Wenang. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Batara Guru menyanggupinya. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Namun setelah berhasil memutarnya. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. . Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Nagasesa menjawab. Untuk membangun ikatan keluarga. dan saat itulah muncul Batara Guru. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. yang artinya mengaduk-aduk. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Itu pula sebabnya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. dibawa ke samudra. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. mengacau. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. cahaya terang memasuki mulutnya. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. melainkan mengaduk-aduknya. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta.

artinya. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Kata an atau artinya tidak. tak terlihat. Kata ‘maya’. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Antaboga berangkat ke kahyangan. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. cucu Sang Hyang Antaboga. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru.Perlu diketahui. kata anta artinya batas. Bersama dengan menantunya. cucunya. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Lihat Antareja. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. Sebenarnya sebutan itu keliru. yang benar adalah Aji Kawastram. Jadi. Prabu Kresna. dan Candrabirawa. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Yang kelokannya tidak mengenal batas. . Antareja tidak pernah ada. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Dalam Kitab Mahabarata. yang suami Dewi Pertiwi. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. yakni Antareja.

dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. salah satu dari lima satria Pandawa. dan Arya Anantasena. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. pemberian ibunya. pendiam. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. dan berputra Arya Danurwenda. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Lidahnya sangat sakti. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. putri Prabu Ganggapranawa. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. dengan Dewi Nagagini. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. . yang mempunyai kesaktian. Anatareja berkulit napakawaca. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). putra Bima dengan Dewi Urangayu. bernama: Raden Gatotkaca.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. sehingga kebal terhadap senjata. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu.

putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. putra Dewi Arimbi. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. salah satu dari lima satria Pandawa. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. yaitu : Anantareja. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. putra Dewi Nagagini. dan Gatotkaca. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. dengan Dewi Urangayu. yang dapat . mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian.

Brajadenta. tidak pernah berdusta. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Arya Prabakesa.mengembalikan kematian di luar takdir. kekuasaan . raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. berani kerena membela kebenaran. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. raja raksasa negara Pringgandani. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. dengan Dewi Hadimba. bersahaja. Setelah dewasa. salah seorang dari lima satria Pandawa. Arimba/Hidimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. putra Prabu Pandu. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. terus terang. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Anantasena berwatak jujur. menggantikan kedudukan kakaknya. Brajamusti. Brajalamatan. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Prabu Arimba. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. bernama. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

raja Boja. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. raja negara Surateleng atau Trajutisna. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Arya Basudewa. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Ia berambut dan . mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. trengginas. cerdik pandai. putri Prabu Kunti. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. dengan Dewi Krepi. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. putra Prabu Rumbaka. raja Negara Kumbina. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Prabu Rumbaka. Akhir riwayatnya diceritakan. dan bergelar Prabu Bismaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. swaraswati keraton Mandura. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya.

raja negara Magada. dengan Dewi Anggini. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Ketika ayahnya. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. keturunan Prabu Citragada. Resi Drona). Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Dari ayahnya. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. pemberani. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa.

raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. ikhlas. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Jawa). sabar. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Ia mempunyai tabiat . Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. dan berputra Dewi Pujawati. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. Bagaspati mempunyai watak. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang .. menantunya sendiri. Bagaspati sangat sakti. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. ayahnya. Akhir riwayatnya diceritakan. seorang hapsari/bidadari. Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. lucu. tindakannya seperti . Sebelum tewas. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Dewi Pujawati. suara besar agak serak (agor . lagak lagu katanya kekanak-kanakan.Bagawan Bagaspati. percaya akan kekuasaan Tuhan. Carub atau Astrajingga.

Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. kakak Dewi Kanistri. kata-katanya menjengkelkan. ia hidup sampai jaman Madya . anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. tetapi selalu tepat. putri Bathara Hira. Seperti halnya dengan Semar. Bagong berumur sangat panjang. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati.orang bodoh.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. putri Prabu Kunti. raja Boja. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Dewi Prita/Dewi Kunti. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. swaraswati Keraton Mandura. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Setelah usia lanjut. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng .Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Kakrasana dan Narayana. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Kakrasana. Secara tidak resmi.

membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Sebagai penggantinya. Atas kemurahan hatinya. Beberapa tahun kemudian. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Basukiswara . Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Basuwati. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti.

arif bijaksana dan suka menolong. Dewi Prita/Dewi Kunti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. raja Boja. .ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. putri Prabu Kunti. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Setelah usianya lanjut. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Arya Basuketi. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. berani. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. cerdik pandai. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Prabu Basukesti. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya.

raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. putri . Arya Basukesti. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Karena ketekunannya bertapa. Putri Bathara Brahma. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. juga tahu segala bahasa binatang.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Dewi Basundari dan Arya Basundara. Dengan kereta sakti Amarajaya. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara.

Arya Basunada. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. . kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Setelah menikahkan putrinya. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Dari perkawinan tersebut. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Arya Basupati.

Dewi Arimbi. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. . Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Gada Rujakpala. Bayusuta. gagah berani. Kusumayuda. Nagata. Dewi Urangayu. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Gelang Candrakirana. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Kusumadilaga. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Dandunwacana. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Ia putra kedua Prabu Pandu. Pupuk Jarot Asem. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. teguh. Sumping Surengpati. patuh dan jujur. Pandusiwi. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. kuat. Dewi Nagagini. tabah. berputra Arya Anantareja. Kelatbahu Candrakirana. Nakula dan Sadewa. atau Wijasena. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Balawa. Kowara. yaitu . Kuku Pancanaka. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. yaitu : 1. Bima memililki sifat dan perwatakan. Bratasena. Birawa. wilayah negara Amarta. Gelung Pudaksategal. Sena. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Kalung Nagasasra. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Aji Bandungbandawasa. 2. Alugara. serta 2 orang saudara lain ibu.

Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura . Surtayu. Citraksa. Durmagati. Surtayuda. (raja negara Banyutinalang). Durgempo. Bomawikata. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraboma. Wikataboma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Kartadenta. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Carucitra. . Citraksi. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma. Durmuka.

ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Dalam perang Bharatayuda. raja negara Surateleng. ia menjadi sangat sakti. Ia pandai bermain gada. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Karena ketekunanya bertapa. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. kejam. Di medan peperangan. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Selain sakti. Bila salah satu diantara mereka mati. Berwatak angkara murka. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. maka yang mati akan hidup kembali. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija.

Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajamusti. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Dewi Arimbi. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Bima tinggal di Jadipati. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Akhir riwayatnya diceritakan.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Brajamusti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Arimba / Hidimba. Arya Prabakesana. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta berwatak keras hati. Prabu Arimbaji. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. . Dengan bantuan Bathari Durga. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Oleh kakaknya. Brajawikalpa dan Kalabendana. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajalamatan. ingin menangnya sendiri.

Arya Prabakesa. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. masing-masing bernama . putranya dengan Bima.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. . Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Brajadenta. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. pemberani dan sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. mudah marah. Arimba/Hidimba. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajamusti. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung.

Arimba/Hidimba. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. istri Prabu Duryudana. raja negara Astina. Arya Prabakesa. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajadenta. Brajalamatan. agak bengis.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. keras hati dan ingin menang sendiri. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Bersama kakaknya. Prabu Arimbaji. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Dewi Arimbi. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. . Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Ia sangat sakti. Dengan bantuan Bathari Durga. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. berlindung pada kemenakannya.

senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Arya Prabakesa. tangguh. senang menurutkan kata hatinya. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Ia berwatak sombong. setia. pemberani. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brajadenta. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Brajamusti. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Brajalamatan dan Kalabendana. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Dewi Arimbi. Dewi Surtikanti. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. gagah perkasa dan sangat sakti. ingin selalu menang sendiri. Burisrawa berwujud setengah raksasa.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Dewi Erawati. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Arimba/Hidimba. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. pendendam. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama.peristiwa .

. raja negara Lesanpura. putri Prabu Kiswaka. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Dalam perang Bhratayuda. raja Astina dan Adipati Karna. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Mandura. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Prabu Duryudana.yang penuh dengan kekerasan. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara.

pemberani. Ia berwatak kejam. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. serakah. semuanya berwarna hitam. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. trengginas. banyak tingkah dan pandai bicara. tangkas. Cakil memiliki sifat. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. berkaki putih . Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan.

Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. yaitu : Prabu Yudhistira. Setelah pesta perkawinan selesai. Arya Dananjaya sangat sakti. Ia mempunyai dua kakak kandung. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. . Bersama kakaknya. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana.(=pancal panggung/Jawa). sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Atas seijin Bathari Durga. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Pada mulanya Dadungawuk menolak. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Arya Danduwacana. ketika dipinang oleh Arjuna. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. di kawasan hutan Mertani.

putra Prabu Pandu raja negara Astina.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Arya Dandunwacana menyerahkan. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. gagah perkasa. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Dandangminangsi. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Ditya Sapujagad. . Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Berwatak pemberani. Menjanganketawang dan Cecakandon. negara Jodipati. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. Kepada Bima. Celengdemalung. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Jangettinelon. Podangbinurehan. hak memakai nama Arya Dandunwacana. jujur. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. pusaka Jala Sutra Emas. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna.

Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. . yang mempunyai kesaktian. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Anantareja. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Arya Danurwenda masih kecil. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. pendiam. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Hyang Anantaboga. Nagapratala. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. jujur. Ia berkulit Napakawaca. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan.

Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Putri sulungnya. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. dari pertapaan Retawu. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Wresni dan . Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. raja negara Srawantipura. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Amba.

Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. dan berputra tiga orang lelaki.Andaka. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. putri Sanghyang Indra. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. raja negara Astina. raja daitya negara Parwata. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. masing-masing bernama . istri Prabu Yudhistira. Dewi Drupadi. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Dewayani meminta Resi Sukra. masing-masing bernama . Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Druhyu.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Yadu dan Turwasu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. dan Dewi . Kumbina dan Dwarawti). Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Lesanpura. raja Amarta. putri tunggal Prabu Wrisaparwa.

Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. sombong. Ia tewas dibunuh Aswatama. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. Resi Drona berwatak. menghadapi senapati perang Kurawa. raja negara Dasarna. putri Prabu Hiranyawarma. Drestaka dan Drestara. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . tangkas dan trenginas. bengis. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Pada saat itu roh Ekalaya. putra Resi Drona. banyak bicaranya. . istri Arjuna. cerdik. tinggi hati. memiliki sifat pemberani. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. yaitu Resi Drona. congkak. Drestadyumna berwajah tampan.Srikandi. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Setelah melalui pertempuran sengit.

putri Prabu Purungaji. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kecerdikan. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra.tetapi kecakapan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). yang memenggal putus kepalanya. setelah gugurnya Resi Bisma. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Untuk mencari pengalaman hidup. putra Prabu Drupada. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. raja negara Tempuru. Arya Sucitra pergi meninggalkan . Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya.

Ketika Prabu Gandabayu mangkat.Hargajembangan. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Di dalam perang besar Bharatayuda. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. luhur budinya. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dalam masa kekuasaanya. bijaksana. teliti dan . Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik.sabar. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Dewi Drupadi. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada.

Srutawarman dari Sahadewa. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. gagah dan bermulut lemar. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. 1. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala tewas dalam pertempuran . seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Nakula dan Sahadewa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Ia berbadan besar. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Bima. Yudhistira.setia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. ia sangat sakti. takabur. yaitu. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. 3. Srutakirti dari Arjuna 4.Partawindya dari Yudhistira. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Menurut pedalangan Jawa. Srutasoma dari Bima. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Selain pernah berguru pada Resi Drona. Akhir riwayatnya diceritakan. 2. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Arjuna. Srutanika dari Nakula 5. Dursala mempunyai watak dan sifat.

Gardapura . Kartadenta. besar kepala. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraksi. Citraboma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Wikataboma. putri Adipati Banjarjungut. mempunyai watak dan sifat. Surtayu. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Durgempo. gagah dan bermulut lebar. Carucitra. Citraksa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan.gemar bertindak sewenang-wenang. Durmagati. Citrayuda. Dursasana berbadan besar. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Durmuka. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. (raja negara Banyutinalang). takabur. Kartamarma. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Surtayuda. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Bomawikata. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. senang meremehkan dan menghina orang lain. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla.

Diantara 100 orang.hancur berkeping-keping. Citrayuda. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Bomawikata. Bogadatta (raja negara Turilaya). Wikataboma. dan Widandini (raja negara Purantara) . Kartadenta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Duryudana (raja Negara Astina). Gardapura. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Carucitra. Durgempo. Durmuka. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). . Citraksi. Surtayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). dihantam gada Rujakpala. Durmagati. Citraksa. Surtayu. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Citraboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa.

Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya.Hidupnya serba mewah. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. setia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ekalaya berwatak. keinginanya selalu terlaksana. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. raja negara Sindu. Menjelang . Ekalaya seorang raja kesatria. sangat mencintai istrinya. jujur. Ia adalah raja negara Paranggelung. menarik hati. putri hapsari/bidadari Warsiki. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. tekun dan tabah. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Wataknya bersahaja. gaya dan kata-katanya serba menarik.

Dewi Erawati berwatak. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. penuh belas kasih. setia. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda.kematiaanya. Winata dan Wimuka/Wilmuka. sabar dan wingit. Dewi Banowati. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Jawa). raja negara Mandura. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Dewi Surtikanti. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. .

Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. raja negara Mandaraka. . Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.

dan berputra dua orang bernama. raja negara Astina. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. pendiam dan sakti. bersahaja. teguh sentosa. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. gagah berani. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. menantunya yang setelah menjadi . sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Karena penggantinya.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. murid Resi Boma. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya.

Ia berwajah tampan. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Ketika ayahnya. . menurut Mahabharata. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Prabu Gandabayu meninggal. Sedangkan menurut pedalangan. pendiam. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. gagah. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. pemberani. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. tegap. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan.

Bogadatta. Citrayuda. Durmuka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Durmagati. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. raja negara Astina. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. (raja negara Turilaya). Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Surtayu. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Surtayuda. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Citraboma. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Kurawa terhadap Pandawa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Carucitra. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Wikataboma. Arya Sakuni. Gardapati (raja negara Bukasapta). . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Kartadenta. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. masingmasing bernama . Gardapura.

raja negara Amarta. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. sabar dan teliti serta setia. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. Dretadyumna/ Trustajumena. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. Sepeninggal Prabu Gandabayu. .Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. bijaksana. Dewi Gandawati ikut belapati. masing-masing bernama . Akhir riwayatnya diceritakan. Arya Sucitra. Dewi Srikandi. luhur budinya. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. 3. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. 2. bergelar Prabu Drupada. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. 1. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini.

Dewi Wersini. raja negara Karanggubarja. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. putri Prabu Kalayaksa. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. karena ingin memperistri bidadari. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Dewi Garbarini. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. senapati perang negara Dwarawati. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. raja negara Garbasumanda.

Bomawikata. Bogadatta (raja negara Turilaya). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Durmagati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citraksi. Surtayu. Dengan kesaktiannya. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Gardapati berwatak keras hati. Kartadenta. Kartadenta. . Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Gardapati (raja negara Bukasapta). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraksa. Citraboma. Bomawikata. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Durmagati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bogadatta (raja negara Turilaya). raja negara Glagahtinalang. Durgempo.Kurawa. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Carucitra. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citrayuda. Citraksi. Durmuka. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). ia berhasil merebut negara Bukasapta. cerdik dan licik. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. Citraksa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraboma. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Wikataboma. Surtayuda. Gardapura . Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Carucitra. Citrayuda. congkak. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Durmuka. Durgempo. Wikataboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Surtayuda.

tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. tak berleher.Gardapura bersifat sombong. hidung bulat bundar. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. sehingga tiada yang kalah dan menang. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Gareng bernama Bambang Sukskati. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. dan masuk dalam golongan panakawan. kaki pincang. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. perut gendut. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. kakaknya. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. terjadilah peperangan antara keduanya. Matanya juling. . Karena sabda Sanghyang Ismaya. Setelah selesai tapanya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Aslinya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. keras kepala. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. cerdik dan licik. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. ia hidup sampai jaman Madya. Nala Gareng berumur sangat panjang. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura.

Begitu lahir di dunia. Gatotkaca telah membuat huru-hara. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Ia adalah anak Bima. ibunya bernama Dewi Arimbi. Tali pusarnya tidak dapat diputus.Gatotkaca GATOTKACA. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. menjadi raja di negeri itu. kakak ibunya yang bernama Arimba. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Sebelum itu. Brajamusti. adik Arimbi. Sebagai raja muda di Pringgadani. Dalam pewayangan.

Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Ia mengenakan Caping Basunanda. Namun. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Dari perkawinan dengan Pergiwa. Karena kesal. putri Batara Surya. Senjata. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Setelah penggemblengan selesai. Di kahyangan. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Setelah tali pusarnya putus. Usahanya ini tak berhasil. Tubuhnya tetap utuh. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Bima dan Arimbi mengizinkan. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. yang bernama Kunta Wijayandanu. anak Arjuna. Tutuka pingsan. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. musuhnya akan mati. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. begitu tali pusar itu putus. . Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Namun. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. itu bukan diserahkan pada Arjuna. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna.untuk keperluan itu. penutup kepala gaib.

. Kancingjaya. Karena itu. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Sebenarnya. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. yakni Kalananata. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. ketika mereka berperang tanding. dan amat menyayangi Gatotkaca. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Menjelang ajalnya. dan Bimaputra. dan Mladangtengah. ada lagi nama alias Gatotkaca. terutama Brajamusti. Gurubaya. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Akibatnya. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Bra-jadenta. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Abimanyu. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Krincingwesi. Purbaya. Namun. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Trincingwesi. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. karena ia le-laki. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. sesudah Gatotkaca gugur. Ketika jatuh ke bumi. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. ia terbang amat tinggi. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Sebagai raja muda Pringgadani. Bimasiwi. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Arimbiatmaja. Guritna. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya.

Aji Narantaka 12. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Subadra Larung 11.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Ia lalu berguru pada Resi Seta. dengan Aji Narantaka itu . Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Gantotkaca Rante 10. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. putra Dursasana. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Gatotkaca Sewu 5.Pregiwati 3. sehingga pingsan. ia sadar. Selain malu. Wahyu Senapati 7. Pregiwa . Gatotkaca Sungging 4. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Gatotkaca menjawab. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. para putra Pandawa. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Kalabendana Lena 9. Baru saja latihan perang itu dimulai. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Brajadenta . para putra Pandawa.Brajamusti 8. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Sesuai janjinya. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Namun. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Beberapa tahun menjelang Baratayuda.

Tatit. Mengenai soal wanda ini. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Sukarno. lengkap dengan taringnya. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Pada tahun 1960-an Ir. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Guntur. sedangkan kata kaca artinya rambut. yakni wanda Kilat. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Gelap. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Nama itu diberikan karena waktu lahir. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. mukanya tidak terlalu tunduk. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. dan Guntur Samodra. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Boma Narakasura. tidak diketahui dengan jelas. Dalam perang melawan raksasa. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. dan Dukun. dan Dursala. Dalam pewayangan. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Panglawung. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. yakni Butaprepat. Bentuk badannya tegap. dan Abimanyu di darat. dengan wajah mirip Bima. Badannya kekar dan kokoh. hanyalah Prabu Kala Pracona. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Patih Kala Sakipu. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Guntur Prahara. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Di Surakarta. Presiden RI. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. dengan muka agak .Gatotkaca mengalahkan Dursala.1820) di Surakarta. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Gatotkaca menyambar dari udara. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. sehingga menampilkan kesan gagah. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata.

membagi Gatotkaca atas empat wanda. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. dengan tubuh besar. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. Baca Bima. tunduk. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. kuat. lengkap dengan taringnya. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa.datar. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Sementara itu. Dulu. Wajahnya juga memandang ke bawah. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. wajah raksasa. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Pergiwati. Wanda Guntur. seolah mencerminkan sifat andap asor. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. raja Mataram. dan Sukarno. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Dewi. . Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat.

(raja negara Turilaya). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayu. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. masingmasing bernama . Arya Sakuni.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Surtayuda. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. raja negara Astina. Kartadenta. sederhana. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. baik budi. lembut. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Kurawa terhadap Pandawa. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Durmagati. Citraboma. Citrayuda. Wikataboma. Arya Watubaji. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Carucitra. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Gardapura. Durmuka. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). suaminya. dengan bantuan Dewi . Durgempo. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Bogadatta. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. istri Bathara Derma. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati.

Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Wilungangga. dengan Dewi Ulupi. Kumaladewa. dari pertapaan Yasarata. Wijanarka. Sumitra. menjelang pecah perang Bharatayuda. Prabukusuma. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Ia berwatak tenang. Kumalasakti. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Bratalaras. Antakadena dan Bambang Sumbada. bernama. ayahnya sendiri. di keputrian negera Surateleng. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati.Wilutama. jatmika. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Akhir riwayatnya diceritakan. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Endang Pregiwati. Setelah ada kesepakatan. Wisanggeni. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Abimanyu. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. tekun dan wingit. Endang Pregiwa. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Sedangkan menurut Mahabharata. . salah satu dari lima satria Pandawa. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. sesuai dengan takdir dewata.

Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. raja negara Astina. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. begitu kelahiran Dewabrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. . Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata.

gagah. Untuk memenuhi ambisinya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. bengis. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. keras hati. perkasa dan berwajah setengah raksasa. penganiaya. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. . raja raksasa dari negara Widarba. Prabu Supala raja negara Kadi. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Karenanya berbadan tinggi besar. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. ingin menangnya sendiri. Ia sangat sakti.

Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. berwatak angkara murka.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. . Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. istri Arya Prabu Rukma. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. istri Arya Prabu Rukma. ayahnya. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. berwatak angkara murka.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. dan bergelar Prabu Sinduraja. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. ayahnya. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. penuh kesungguhan dan setia. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. . Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Arya Wirata dan Arya Surata. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. berani. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Jayadrata.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling.

putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Bambang Sasikirana. istri Arjuna. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. dan Arya Suryakaca. raja negara Madukara (lama). putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Sebelum menemui ajalnya. raja negara Pringgandani. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Raden Gatotkaca. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. mengutus adiknya. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Merasa sangat sakti. Prabu Jayamurcita. putra Dewi Suryawati. putra Dewi Pregiwa. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. karena ketika . bernama. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda.

Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. ibunya. raja negara Dwarawati. berani tak mengenal takut. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. dengan Dewi Trijata. dan Gunadewa. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Ketika lamarannya ditolak. kesetiaan. tangkas dan terampil. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. sabar. Karena mati sebelum takdir. sangat berbakti dan penuh belas kasih. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. daripada tinggal di istana Dwarawati.perang berlangsung ia masih kecil. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. setia. berwujud sebagai wanara / kera. cerdik pandai. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Drestadyumna dapat dihidupkan . Demikian pula dengan tabiat. Jayasupena tidak bisa terbang. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. gesit. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Perbedaannya. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. tangguh. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Samba. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Dewi Jembawati berwatak jujur. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. teguh. ia memperoleh dua orang putra bernama . waspada. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Dari perkawinan tersebut. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Gatotkaca. yang berwajah sangat tampan. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit.

Prabkesa. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. Brajamusti. Brajadenta. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. dari negara Wirata.kembali oleh Prabu Kresna. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. bernama. sangat jujur. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arimba/Hidimba. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. raja Awangga. . raja negara Dwarawati. setia.

Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. Merasa sangat sakti. . Bertubuh gemuk pendek. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Daya berpkirnya lambat. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. namun memiliki gerakan yang cekatan. dari negara Mandura. Dalam cerita pedalangan. putra ke-empat Prabu Basukunti. Dalam peperangan. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja.

Ia pernah menyerang negara Kumbina. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. suka menurutkan kata hati. istri Prabu Basudewa. Berwatak angkara murka. serakah. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). seperti Arya Prabu Rukma. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. raja negara Astina. serakah. Arya Ugrasena. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Dalam peperangan tersebut. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. bengis. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Prabu . Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. mau menangnya sendiri. kakak Arya Ugrasena). Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. raka negara Astina. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. pemberani dan sangat sakti. kejam. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. putri Prabu Rumbaka. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti.

Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Ia lahir di negara Bombawirayang. Setelah remaja. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. pamannya yang sakti. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Pemberontakan Kangsa gagal. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). ingin menangnya sendiri. Dengan dukungan Suratimantra. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. keras hati. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. oleh Suratrimantra. Karena sangat sakti. adik Prabu Gorawangsa. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. raja negara Astina. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. penghianat. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. raja Mandura. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . permaisuri Prabu Basudewa. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa).

Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. padahal ia masih gadis. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Basukarna adalah anak buangan. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. putri bungsu raja Mandura. Basukarna adalah putra sulung. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. . Waktu masih berusia remaja. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya.Karna KARNA. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Resi Druwasa. Prabu Basukunti.

Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). yakni putra-putra Drestarastra. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Pandu. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Manakala hari telah terang. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Maka. Tahun berganti tahun. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. ia diberi nama Karna . ia masih tergolek di tempat tidurnya. Itulah sebabnya. Setelah lahir. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. dan Yama Widura. Itulah sebabnya. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Resi Krepa. Alasannya. dan matahari sudah naik. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. . Dengan ilmunya yang tinggi. Menjelang masa remaja. Namun permohonan itu ditolak. atau Suryatmaja. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Nama lain baginya adalah Talingasmara. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata.yang artinya telinga. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. sesudah masa kehamilannya cukup. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. sering bangun siang. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid.

merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Yakin. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Lebih-lebih Arjuna. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Lagi pula. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. ataukah sebaliknya. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Karna menjadi Adipati di Awangga . Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Adu tanding pun dimulai. termasuk para Kurawa. Keduanya seimbang sama kuat. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Namun Kunti juga ragu. ditolak. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. Duryudana.

Dan. kutukan itu akan terbukti. melainkan seorang ksatria. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Basukarna. sejenis kalajengking berbisa. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. yakni ilmu ketrampilan memanah. menyengat paha Basukarna. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. Karena merasa ditipu. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. atau raja muda. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. pada saat yang genting . Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. adik Surtikanti. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. raja Mandraka. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria.yang menentukan hidup atau mati. tetapi karena hasil usahanya sendiri. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. sehingga keringatnya bercucuran. walaupun telah menjadi menantunya. kelak ternyata. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. Saat itu seekor ketonggeng. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. yaitu raja penguasa di Awangga. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. . Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. putri Prabu Salya. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya.

siapa pun yang memintanya. Bima. Meskipun sebelumnya telah tahu. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. putri sulung Prabu Salya. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. tahu membalas budi. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Selain seimbang kesaktiannya. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. tetapi gagal. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. dan Arjuna. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. sebab Batara Endra. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. percaya diri. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Dalam pewayangan. dan mengaku sebagai Arjuna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. yaitu Batara Surya. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. salah lihat.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Jadi." . teguh dalam pendirian. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. "Ingatlah Karna. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Ki Nartasabda. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. yakni Prabu Anom Duryudana.

. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa.. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. . hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. Esok harinya. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. dengan senang hati hamba akan menerimanya.. Tanpa menanyakan. itu tergantung pada siapa yang memintanya. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Pada pertemuan empat mata. sebagai ganti barang yang hamba ambil. Namun. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. ambillah. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna." Demikianlah.. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. ksatria mulia. Seperti yang diduga oleh Batara Surya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba ." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Jika seorang brahmana datang meminta. .yang masih dalam ujud brahmana. berkata: "Karna. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. apa alasan brahmana itu memintanya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. Sehari menjelang Baratayuda.." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Kini. Kresna secara khusus datang menemui Karna." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Karenanya..Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra .

" Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi.. pendirian mereka. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Rasanya. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa." Karna: "Kakanda Kresna. sehingga Baratayuda dapat dicegah. Adinda tahu benar. Begawan Drona." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang." Kresna: "Saya memahami hal itu. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. bagaimana pun. Itu adalah kewajiban Adinda. Kakek Abiyasa.." Karna: "Kakanda Kresna. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Yang penting. Itulah sebabnya. . Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Jadi. Resi Krepa." Kresna: "Tetapi. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. sifat iri. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria.. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Adinda telah mengenal para Kurawa. bukan perang kecil. dan dengki mereka. culas. Bahkan Maharesi Bisma. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Dinda Karna. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. Namun. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. Barata-yuda harus segera terjadi. Baratayuda yang akan dimulai esok hari.Kresna: "Dinda Karna. sejak masih remaja. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Kakanda Kresna.. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. .

sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Hati kecilnya merasa. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Adinda tahu. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa." kata titisan Wisnu itu. Seandainya Adinda yang gugur. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti.. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar." Kresna: "Adinda Karna. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat.terjadi sebagaimana seharusnya. jelas berbeda. Sekali lagi. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma.. Namun." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya.. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna." Kresna: "Adinda Karna. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. . selalu harus ada yang menjadi korban. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. dan siapa yang akan unggul. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. seandainya Adinda yang menang. Demikian pula. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. lewat tengah hari. Dinda Basukarna . bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Entah siapa yang akan kalah. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. bagaimana pun. Coba renungkan hal itu. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. kita semua belum tahu. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Namun. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Karenanya. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa.

Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Ibunda tentu juga tahu." Kunti: "Karna.. Hanya karena keadaan. adik-adik hamba. Anakku. engkau adalah prajurit sejati. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa.. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Jika harapanku ini engkau kabulkan. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu.. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. perang besar akan terjadi esok hari. Baratayuda yang akan dimulai esok hari.. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu.. Dapatkah engkau membayangkan. Engkau seorang ksatria utama. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba.. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Namun hamba mohon. Engkau tentu juga tahu. Aku.. Namun. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. cobalah engkau renungkan barang sejenak. dengan menguatkan hati. betapa remuknya hati seorang ibu. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Arjuna. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. Hamba mengerti. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. ibumu ini. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. junjungan hamba. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Ibunda mengerti. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. Karna Anakku. ada yang .. Namun. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. ."Basukarna anakku.." Kunti: "Tetapi . Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati.. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. . Namun. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Para dewa dapat menjadi saksi. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Tidak bisa tidak. Namun. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi.

. tidak terlaksana... Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. memelihara dan mengasihimu. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. maafkanlah Ibumu ini. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Jika hamba gugur. anakku. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . penguasa Astina itu mulai khawatir.. buah hatiku . Demikian pula. kumohon kepadamu.. Karena itu. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. anakku. menciumi ubunubunnya. kemuliaan. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata.. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. Tetapi. Untuk itu. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. . Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. batal. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. sebagai ksatria. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata.. jika ia tidak ikut beperang. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Aku tidak berkesempatan merawat. anakku ." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. aku telah kehilangan engkau. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut.. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. mengorbankan orang yang disayanginya. maka ia akan gugur sebagai pahlawan.harus mengorbankan suaminya. Dan. Dalam Baratayuda. derajat dan pangkat. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. dan . Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Pertimbangan yang lain adalah. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban.. mungkin Baratayuda akan gagal. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. Doaku untukmu.. Kunti lalu berkata: "Anakku. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. izinkan aku memelukmu." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. sejak engkau masih berujud bayi merah. Puluhan tahun. Karna.

Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. mengasuh.cari Arjuna. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Basukarna. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Dan. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Namun. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Panah Wijayacapa meluncur deras. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. raja Dwarawati. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. Alasannya. Hanya karena bujukan Duryudana. melesat ke arah dada Arjuna. yang paling tepat adalah Prabu Salya. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Karena jika bukan dia yang gugur. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. bahwa perang ini bukan perang pribadi. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Agar seimbang dan tampak sederajat. kemudian membujuk Prabu Salya. dan menurut anggapannya. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. dan mengasihinya. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Basukarna . Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Duryudana dengan cepat melerai. Karena desakan Duryudana ini. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. sebagaimana dikehendakinya. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. Duryudana lalu meng-ingatkan. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Sementara itu.

Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Jadi.Bhs. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. Suatu hari. Tetapi versi lain menyebutkan. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. putri Prabu Anom Duryudana. Permadi mencoba membantah.gugur karena siasat licik Kresna. Basukarna mendapat dua orang putra. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. selain sebagai ipar. Dari keterangan para dayang. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. abang satu ibu lain ayah. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. turun dari kereta. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. putri Prabu Salya. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. ia juga merupakan besan. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Ia mempersalahkan Adimanggala. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Pada saat Baratayuda berlangsung. Dengan demikian. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. yakni patih Kadipaten Awangga. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. namun tidak seorang pun yang percaya. Permadi sanggup. . Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda.

Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Usaha Permadi ini berhasil. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. . sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. terpaksa menerima kenyataan itu. Lagi pula. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. dewa itu segera melerainya. Setelah tahu apa yang terjadi. Dalam pewayangan di Indonesia. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Guna me-nyirnakan angkara murka.Dalam waktu singkat. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Diterangkan. dan bahkan juga nama baiknya. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Karna menolak. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Karenanya. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. dan terjadilah perang tanding.

Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. selain dendam pada Arjuna. Lihat juga Kunti. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. . tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. Dewi. atau Basusena. Basukarna. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. bukan bangsawan). Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Kelak. dan Arjuna.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Karna ternyata sanggup. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Dalam Mahabarata. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa.

Setelah mertuanya meninggal. Wikataboma. berani dan selalu menuruti kata hati. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Kartadenta. . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durgempo. Kartamarma memliki perwatakan. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. Bogadatta (raja negara Turilaya). putra Abimanyu dengan Dewi Utari. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Durmagati. Bomawikata. gagah dan berwajah setengah raksasa. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartawiyoga berwatak keras hati. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Citraboma. Dursasana (Adipati Banjarjungut). putri raja Banyutinalang. lincah. keras hati. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Citrayuda. Duryudana (raja Negara Astina). Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Durmuka. cerdik. Gardapura. Carucitra.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. Surtayuda. Ia berbadan besar. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Citraksa. Surtayu. Citraksi. pandai bicara.

Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. yaitu. Setatama. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Bagawan Abiyasa. Rajamala. berani dan . putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. yaitu. Upakeca / Rupakeca. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Kencakarupa berwatak keras hati. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. ingin menangnya sendiri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. telah datang menyusul Kakrasana. raja negara Astina. dengan Dewi Durgandini. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. penghianat. Citragada dan Wicitrawirya. dari padepokan Retawu. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana.

Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Matswapati. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. setia dan penuh pengabdian. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Krepa berwatak jujur. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji.selalu menurutkan kata hati. Cerita Pedalangan menyebutkan. Kisah lain menyebutkan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Dalam Mahabharata diceritakan. . Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu.

Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. .Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. sampai akhir hayatnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci.

Kembang Wijayakusuma. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. 4. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. antara lain. Arya Setyaka.Dewi Pratiwi. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). berputra . 2. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. . putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini.Dewi Setyaboma.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Terompet/Sangkala Pancajahnya. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. dari negara Lesanpura. Ia lahir kembar bersama kakaknya. berputra . Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. seorang swarawati keraton Mandura. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. 3. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). berputra: Saradewa (berwujud raksasa). kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Kakrasana. berputra . Senjata Cakra. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda.Dewi Rukmini. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. Kaca paesan.Dewi Jembawati. adalah putra Prabu Basudewa.

putri Prabu Kunti. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Bagawan Wilawuk. setia dan wingit. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Endang Pregiwati. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Wisanggeni. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. bernama. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. tenang. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. Bambang Irawan. Sumitra. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Wijanarka. raja negara Astina. Prabu Kresna menginginkan moksa. Sejak kecil. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Bratalaras. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Antakawulan dan Bambang Sumbada. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Abimanyu. raja Boja. kakaknya. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. dengan Dewi Jimambang. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Arya Basudewa.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. Bima/Werkundara dan Arjuna. putra Prabu . Endang Pregiwa. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Nakula dan Sadewa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Puntadewa. pemberani. Ia berwatak penuh belas kasih. Wilugangga. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Daya khasiat minyak Jayengkaton. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki.

Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. keinginanya selalu terlaksana. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Ia mempunyai kakak kandung . akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. Hidupnya serba mewah. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. gaya dan kata-katanya serba menarik. menarik hati. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. putra kedua Adipati Karna. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Wataknya bersahaja. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana.Pandu dengan Dewi Madrim. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri.

adik Prabu Gorawangsa. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Kedua putra kembarnya. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dari perkawinan tersebut. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Kangsa pergi kenegara Mandura. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. tetapi juga putra Prabu Basudewa. digauli oleh Prabu Gorawangsa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. Oleh Kangsa.bernama Narasoma. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Prabu Pandu. . sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. raja negara Mandura. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. setia. sabar dan Wingit. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. diusir keluar dari negara Mandura. Dengan dukungan Suratrimantra. raja negara Mandura. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. raja negara Widarba. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa.

dan dikarunia 2 (dua) orang putra. percaya akan kekuasaan Tuhan. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. sabar. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. Menurut purwacarita. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Narasoma dan Dewi Madrim. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. di daerah kerajaan Jodipati. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. sabar.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Akhir riwayatnya diceritakan. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. seorang hapsari/bidadari. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. yaitu. yaitu. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. percaya akan kekuasaan Tuhan. ikhlas. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. padepokan Pandansurat dimerdekakan. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Mandrapati mempunyai watak. wilayah negara Mertani. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. ikhlas. seorang hapsari/bidadari. Akhir riwayatnya diceritakan. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma dan Dewi Madrim.

Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. salah satu dari lima satria Pandawa. Dari perkawinan tersebut. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Ia lahir kembar bersama adiknya. Dewa Tabib.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Puntadewa. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. sangat berbakti. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. manusia kera kekasih dewata. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Mereka bertemu. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. dengan permaisuri Dewi Kunti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. setia. dari negara Mandaraka. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Nakula tidak akan dapat lupa . memperrtunjukkan kemahirannya menari. dari negara Mandura bernama.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati.

Dewi Madrim. Ia juga mempunyai cupu berisi.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Srengganawati. . belas kasih. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. 1. raja negara Awuawulangit. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Nakula mempunyai watak jujur. Senapati negara Mretani. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Setelah selesai perang Bharatyuda. taat. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. 2. wilayah negara Amarta. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. putri Resi Badawanganala. setia. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra.

Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. raja negara Surateleng. Ia tewas dalam . Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Karena ketekunannya bertapa. Narasinga menjadi sangat sakti. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Arya Singamulangjaya. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.

Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Selain sakti. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Ibunya bernama Dewi Kandini. Senapati perang Dwarawati. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya.peperangan melawan Narayana. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. putra Sanghyang Brahma. dari negara Lesanpura. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. putri Arya Kidangtalun. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. jujur. andel Resi Palasara. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Sedangkan dalam olah keprajuritan. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Setelah ayahnya.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. raja negara Mandaraka. putra Prabu Kresna. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. selain berguru pada ayahnya. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. putra Prabu Basudewa. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Karena itu selain sakti. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih.. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. setia. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda.

Kumaladewa. Ia berwatak bijaksana. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Ia seorang anak yatim. Dewi Impun. Bagawan Sarmiti. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Bratalaras.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. berputra . putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Dewi Tamioyi 3. Abimanyu. jujur dan adil. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. berputra . Wilugangga. yaitu . Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. salah satu dari lima satria Pandawa. berputra . Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Dewi Puyangan. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Dangan. berputra . Dalam kitab Adiparwa. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. ia masih dalam kandungan ibunya. Bambang Irawan. 1. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. dengan Dewi Manuhara. Prabakusuma. berputra . akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Sumitra. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Dewi Niyedi 5. Dewi Gentang. Ramayana dan Pramasata 2. Wijarnaka. Kumalasakti. Antakadewa dan Bambang . Ramaprawa dan Basanta. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata.

Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Ia dan adik bungsunya. Bambang Irawan. Wijanarka. Arimba/Hidimba. Prabakusuma. Brajamusti. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Abimanyu. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. setia. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Dewi Arimbi. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Wilugangga. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Dewi . Arjuna. baik budi. raja negara Pringgondani. putra Bima dengan Dewi Arimbi. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. putra Prabu Puntadewa. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Antakadewa dan Bambang Sumbada. Brajalamatan. bernama. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri.Sumbada. berbakti dan teguh dalam pendirian. Dari perkawinan tersebut. Baru setelah remaja. jujur. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. setia. Kumaladewa. Arjuna. Brajawikalpa dan Kalabendana. dengan Dewi Manuhara. bernama. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Sumitra. Bratalaras. Brajadenta. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. setia. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. jujur. Kumalasakti. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.

Endang Pregiwati. Endang Pregiwa. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Ia kemudian mengutus patihnya. satria Pandawa putra Prabu Pandu. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Dewi Mustakaweni. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. raja negara Awangga. Bambang Irawan. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Wijarnaka. Sumitra.Arimbi. jatmika. baik tingkah lakunya. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. Wilugangga. Ia adalah putra Arjuna. mengalahkan semua para Dewa. yaitu. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Ia sangat sakti. juga ahli dalam ilmu pengobatan. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. dengan Dewi Supraba. Wilugangga. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Wisanggeni. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Bratalaras. Atas keputusan Bathara Guru. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. Bambang Tetuka/Gatotkaca. tenang. Akhir riwayatnya diceritakan. besar tanggung jawabnya. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. raja raksasa dari negara Manikmantaka. Abimanyu. putri Bathara Indra. halus. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. berwatak angkara murka. Kumaladewa. Akhir riwayatnya diceritakan. Kumalasakti.

Akhir riwayatnya diceritakan. seorang swarawati Keraton Mandura. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. setelah selesainya perang Bharatayuda. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. . dengan Ken Sagupi. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Wresni dan Andaka. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Dewa keadilan dan kesejahteraan. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Suaranya lantang. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. Arya Udawa. Ken Sagupi. Kedua putranya. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. yaitu.dan Kasipu. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. senang bergurau. dan Dewi Rarasati/Larasati. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna.

Dewi Surtikanti. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Sitija. percaya atas kekuasaan Tuhan. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Ia mempunyai watak. jujur. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Akhir riwayatnya diceritakan. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. ikhlas. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. sabar. jujur. seorang hapsari/bidadari. Dewi Erawati. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia juga terkenal pandai bermain catur.Dewi Pratiwi berwatak setia. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. tekun dalam agamanya. . Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. penuh belas kasih. raja jin negara Mertani. yang kemudian diberikan kepada putranya. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. sabar. setia. dan dua orang adik kembar lain ibu. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Dewi Pujawati berwatak. Dewi Banowati. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Bima/Werkudara dan Arjuna. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. masing-masing bernama. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. dan sangat berbakti. dengan Dewi Darmastuti. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma.

Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Arya Gamdamana. Setelah menobatkan Parikesit. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. serta berjiwa penjilat. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan.Dalam perang Bharatayuda. raja negara Mandaraka. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. . Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Atas perintah Arya Sakuni. Ia seorang arsitek ulung.

Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. bernama. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. Citragada dan Wicitrawiya. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Kecaka/Kencakarupa. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. Rajamala berwatak keras hati. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Menurut ketentuan dewata. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Dewi Nirada. masing-masing bernama . putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. tidak bisa mati selama masih terkena air. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. raja negara Astina. berani. Duryudana dan Bima. Upakeca/Rupakenca. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Setatama. Adipati Karna. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. sais kereta kerajaan Astina. Resi Balarama/Baladewa. . dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. yaitu: Resi Bisma. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Ia sangat sakti. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala.

Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. Bambang Sumitra dan Bratalaras. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. yaitu : Arya Udawa. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Dewi Rarasati berwatak setia. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. sabar. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. dengan Ken Sagupi. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Dari garis keturunan ayahnya. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. ia mempunyai tiga orang saudara. patuh dan berbakti.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. Ken Sagupi. . sangat menginsyafi. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. raja negara Astina. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna).dengan permaisuri Dewi Rumbini. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. seorang swarawati keraton Mandura. istri pertama Arjuna. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. putri Arya Prabu Rukma. mengerti dan menguasai dirinya. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Arya Prabu Rukma.

Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. cerdik pandai. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Setatama. Ia meningal dalam usia lanjut.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. raja negara Astina. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. yaitu. hatinya keras dan sedikit suka usil. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. dengan Dewi Durgandini. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Narayana. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. Dewi Surtikanti. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. halus. tenang. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. bernama. Dewi Erawati. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Setelah Prabu Kresna mati moksa. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. bernama. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Rajamala. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Bagawan Abiyasa. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Citragada dan Wicitrawirya. . Kencaka/Kencakarupa. sabar. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. dari padepokan Retawu.

Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). dari negara Mandura. taat. belas kasih. Selain sangat sakti. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Nakula. setia. Akhir riwayatnya di ceritakan. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Puntadewa. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. bernama. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. keras kepala dan mau menangnya sendiri. sombong. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. putri Resi Badawanganala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. wilayah negara Amarta. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Matswapati. Dewa Tabib.Rupakenca berwatak tinggi hati. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sadewa mempunyai watak jujur. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Setelah selesai perang Bharatayuda. Bima/Werkundara dan Arjuna. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya .