Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

tetapi dalam keadaan triwikrama. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. menikah dengan Bima. walau itu anaknya. Ibunya bernama Dewi Wasu. istrinya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). Untunglah Dewi Supreti. Karena Nagatatmala memang bersalah. sesuai dengan yang dikehendakinya. istri Batara Yamadipati. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. ketika masih muda disebut Nagasesa. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Putrinya. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala.Antaboga ANTABOGA. keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. ia mempunyai dua anak. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. orang kedua dalam keluarga Pandawa. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. putri Anantaswara. Dalam pewayangan disebutkan. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Sang Hyang Antaboga. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. Dewi Nagagini. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. setiap 1000 tahun sekali. Dalam pewayangan. SANG HYANG. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. ujudnya tetap seekor naga. putri Sang . karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. walaupun terletak di dasar bumi. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. anaknya sendiri. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Selain itu.

Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. para dewa bukan membor samudra. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. yang artinya mengaduk-aduk. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. Itu pula sebabnya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. dan saat itulah muncul Batara Guru.Hyang Wenang. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Namun setelah berhasil memutarnya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. dibawa ke samudra. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. cahaya terang memasuki mulutnya. . mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Nagasesa menjawab. Batara Guru menyanggupinya. Untuk membangun ikatan keluarga. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. melainkan mengaduk-aduknya. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Tidak hanya itu. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. mengacau. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong.

karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Bersama dengan menantunya. dan Candrabirawa. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Yang kelokannya tidak mengenal batas. cucunya. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. yakni Antareja. cucu Sang Hyang Antaboga.Perlu diketahui. Lihat Antareja. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Jadi. Antareja tidak pernah ada. kata anta artinya batas. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Kata an atau artinya tidak. Kata ‘maya’. yang benar adalah Aji Kawastram. Dalam Kitab Mahabarata. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. . tak terlihat. yang suami Dewi Pertiwi. artinya. Sebenarnya sebutan itu keliru. Prabu Kresna. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. Antaboga berangkat ke kahyangan.

putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. sehingga kebal terhadap senjata. putra Bima dengan Dewi Urangayu. yang mempunyai kesaktian.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Lidahnya sangat sakti. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). pendiam. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. pemberian ibunya. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. putra Bima dengan Dewi Arimbi. dan berputra Arya Danurwenda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Anatareja berkulit napakawaca. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. dan Arya Anantasena. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. dengan Dewi Nagagini. bernama: Raden Gatotkaca. putri Prabu Ganggapranawa. .

yaitu : Anantareja. dan Gatotkaca. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. dengan Dewi Urangayu. putra Dewi Arimbi. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. putra Dewi Nagagini. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. yang dapat .

Brajamusti. terus terang. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. Arimba/Hidimba. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajawikalpa dan Kalabendana. salah seorang dari lima satria Pandawa. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. putra Prabu Pandu. Brajalamatan.mengembalikan kematian di luar takdir. Anantasena berwatak jujur. raja raksasa negara Pringgandani. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. Arya Prabakesa. bersahaja. kekuasaan . menggantikan kedudukan kakaknya. dengan Dewi Hadimba. tidak pernah berdusta. Setelah dewasa. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. Prabu Arimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. bernama. berani kerena membela kebenaran. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Brajadenta. bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. putra Prabu Rumbaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basudewa. dengan Dewi Krepi. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Ia berambut dan . swaraswati keraton Mandura. Prabu Rumbaka. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. raja Negara Kumbina. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. cerdik pandai. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. trengginas. putri Prabu Kunti. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. raja Boja. dan bergelar Prabu Bismaka. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima.

Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . keturunan Prabu Citragada. Dari ayahnya. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Ketika ayahnya. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Resi Drona). Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. pemberani. dengan Dewi Anggini. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. raja negara Magada. Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan.

Dewi Pujawati. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Jawa). sabar. ikhlas. seorang hapsari/bidadari. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. ayahnya. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal.. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. suara besar agak serak (agor . Bagaspati mempunyai watak.Bagawan Bagaspati. Carub atau Astrajingga. Bagaspati sangat sakti. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. lucu. Ia mempunyai tabiat . Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. menantunya sendiri. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Akhir riwayatnya diceritakan. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. percaya akan kekuasaan Tuhan. dan berputra Dewi Pujawati. Sebelum tewas. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. tindakannya seperti . ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya.

ia hidup sampai jaman Madya . anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. kakak Dewi Kanistri.orang bodoh. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras. Bagong berumur sangat panjang. tetapi selalu tepat. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. kata-katanya menjengkelkan. Seperti halnya dengan Semar. putri Bathara Hira.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. putri Prabu Kunti. Kakrasana dan Narayana. Secara tidak resmi. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Kakrasana. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa).Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Setelah usia lanjut. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. raja Boja. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. swaraswati Keraton Mandura. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Dewi Prita/Dewi Kunti.

Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. Basukiswara . Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Beberapa tahun kemudian. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dewi Basuwati. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Sebagai penggantinya.

putri Prabu Kunti. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukesti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. arif bijaksana dan suka menolong. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Setelah usianya lanjut. cerdik pandai. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. raja Boja. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. berani. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Arya Basuketi. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Dewi Prita/Dewi Kunti. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama .

Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Karena ketekunannya bertapa. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Dengan kereta sakti Amarajaya. putri . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Arya Basukesti. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. juga tahu segala bahasa binatang. Putri Bathara Brahma. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata).

Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Arya Basunada. Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. dengan permaisuri Dewi Srisekar. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Setelah menikahkan putrinya. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basupati. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. . Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Dari perkawinan tersebut. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti.

Aji Bandungbandawasa. Sumping Surengpati. Bayusuta. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . . raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kuku Pancanaka. Dewi Nagagini. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. wilayah negara Amarta. gagah berani. Dewi Urangayu. Gada Rujakpala. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. yaitu . serta 2 orang saudara lain ibu. patuh dan jujur. atau Wijasena. tabah.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Kowara. Pupuk Jarot Asem. Dandunwacana. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Bratasena. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Sena. Nagata. Pandusiwi. Gelang Candrakirana. yaitu : 1. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Nakula dan Sadewa. kuat. Bima memililki sifat dan perwatakan. berputra Raden Gatotkaca dan 3. Kelatbahu Candrakirana. Kusumayuda. berputra Arya Anantareja. Balawa. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Kusumadilaga. Birawa. Dewi Arimbi. Alugara. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Kalung Nagasasra. Gelung Pudaksategal. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. 2. teguh. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura.

Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citrayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Durgempo. (raja negara Banyutinalang). Gardapura . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Wikataboma. Bomawikata. Citraboma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. Carucitra. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durmagati. Durmuka. Citraksa. Citraksi. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Kartadenta.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. . Surtayuda. Kartamarma.

bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. maka yang mati akan hidup kembali. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Berwatak angkara murka. raja negara Surateleng. ia menjadi sangat sakti. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. kejam. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Selain sakti. Bila salah satu diantara mereka mati.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Dalam perang Bharatayuda. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Ia pandai bermain gada. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Di medan peperangan. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. Karena ketekunanya bertapa. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. dan diloncati salah satu diantara yang hidup.

Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Prabu Arimbaji. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajadenta berwatak keras hati. Arya Prabakesana. Brajalamatan. Dewi Arimbi. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Dewi Arimbi. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. Brajawikalpa dan Kalabendana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajamusti. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Akhir riwayatnya diceritakan. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. ingin menangnya sendiri. Dengan bantuan Bathari Durga. Bima tinggal di Jadipati. Oleh kakaknya. Arimba / Hidimba. Brajadenta sangat sakti. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. . Brajamusti.

Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. pemberani dan sangat sakti. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. masing-masing bernama . Brajamusti. . mudah marah. Arya Prabakesa. Dewi Arimbi. putranya dengan Bima. Arimba/Hidimba. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca. Brajadenta. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu.

putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Dewi Arimbi. raja negara Astina. Prabu Arimbaji. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Bersama kakaknya. Ia sangat sakti. Brajalamatan. istri Prabu Duryudana. Arimba/Hidimba. Dengan bantuan Bathari Durga. keras hati dan ingin menang sendiri. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Arya Prabakesa. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. Brajadenta. Brajadenta dan kedua adiknya. berlindung pada kemenakannya. agak bengis. Brajawikalpa dan Kalabendana. . Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca.

Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Dewi Arimbi. gagah perkasa dan sangat sakti. Ia berwatak sombong. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. pemberani. Brajadenta. Arimba/Hidimba. Dewi Erawati.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. ingin selalu menang sendiri. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Dewi Surtikanti. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . senang menurutkan kata hatinya. setia. Arya Prabakesa. Brajamusti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . Brajalamatan dan Kalabendana. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap.peristiwa . pendendam. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. tangguh. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca.

.yang penuh dengan kekerasan. raja negara Lesanpura. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. Dalam perang Bhratayuda. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja Awangga karena hubungan saudara ipar. raja Mandura. raja Astina dan Adipati Karna. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Prabu Duryudana. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. putri Prabu Kiswaka.

trengginas. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. tangkas. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. serakah. banyak tingkah dan pandai bicara. Cakil memiliki sifat. semuanya berwarna hitam. Ia berwatak kejam. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. pemberani. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. berkaki putih . Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang.

Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Arya Dananjaya sangat sakti. Atas seijin Bathari Durga. Ia mempunyai dua kakak kandung.(=pancal panggung/Jawa). Pada mulanya Dadungawuk menolak. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. ketika dipinang oleh Arjuna. Setelah pesta perkawinan selesai. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . . raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. di kawasan hutan Mertani. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Arya Danduwacana. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Bersama kakaknya. yaitu : Prabu Yudhistira. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu.

Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. putra Prabu Pandu raja negara Astina.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. Kepada Bima. Menjanganketawang dan Cecakandon. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Podangbinurehan. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Dandangminangsi. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Berwatak pemberani. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. pusaka Jala Sutra Emas. negara Jodipati. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. hak memakai nama Arya Dandunwacana. Ditya Sapujagad. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. gagah perkasa. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. Celengdemalung. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Arya Dandunwacana menyerahkan. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Jangettinelon. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. . jujur.

putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Ia berkulit Napakawaca. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Arya Danurwenda masih kecil. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Anantareja. Hyang Anantaboga. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. yang mempunyai kesaktian.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. Nagapratala. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. jujur. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. pendiam. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit.

Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Putri sulungnya. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. raja negara Srawantipura. dari pertapaan Retawu. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar.Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Wresni dan . keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Dewi Amba. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu.

istri Prabu Yudhistira. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. Lesanpura. masing-masing bernama . Dewayani meminta Resi Sukra. dan Dewi .Andaka. raja negara Astina. raja daitya negara Parwata. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. raja Amarta. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. putri Sanghyang Indra. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Druhyu. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Yadu dan Turwasu. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. masing-masing bernama . dan berputra tiga orang lelaki. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. Kumbina dan Dwarawti). raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. Dewi Drupadi.

Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. raja negara Dasarna. Ia tewas dibunuh Aswatama. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Drestaka dan Drestara. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. . akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. Drestadyumna berwajah tampan. sombong. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. tinggi hati. Pada saat itu roh Ekalaya. istri Arjuna. congkak. yaitu Resi Drona. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. menghadapi senapati perang Kurawa. Resi Drona berwatak. putra Resi Drona. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama.Srikandi. memiliki sifat pemberani. putri Prabu Hiranyawarma. banyak bicaranya. bengis. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. Setelah melalui pertempuran sengit. cerdik. tangkas dan trenginas.

Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. kecerdikan. setelah gugurnya Resi Bisma. Arya Sucitra pergi meninggalkan . dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. raja negara Tempuru. kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. yang memenggal putus kepalanya. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. putra Prabu Drupada. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa.tetapi kecakapan. Untuk mencari pengalaman hidup. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. putri Prabu Purungaji.

dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. bijaksana.sabar.Hargajembangan. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Dalam masa kekuasaanya. Di dalam perang besar Bharatayuda. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. luhur budinya. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Dewi Drupadi. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. teliti dan . Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala.

Yudhistira. takabur. Dursala mempunyai watak dan sifat. yaitu.setia. Akhir riwayatnya diceritakan. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Menurut pedalangan Jawa. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. gagah dan bermulut lemar. Ia berbadan besar. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. 2. Bima. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Srutanika dari Nakula 5. Arjuna. Srutakirti dari Arjuna 4. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. 3. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dursala tewas dalam pertempuran . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Nakula dan Sahadewa. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Sedangkan menurut Mahabharata. Selain pernah berguru pada Resi Drona. 1. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. ia sangat sakti. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa.Partawindya dari Yudhistira. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Srutawarman dari Sahadewa. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Srutasoma dari Bima.

Kartadenta.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Bomawikata. Wikataboma. Durgempo. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. mempunyai watak dan sifat. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). senang meremehkan dan menghina orang lain. Gardapati (raja Negara Bukasapta). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraksi. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. putri Adipati Banjarjungut. Surtayu. gagah dan bermulut lebar. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapura . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraksa. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla.gemar bertindak sewenang-wenang. Citraboma. Surtayuda. Durmagati. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Durmuka. Carucitra. takabur. besar kepala. Citrayuda. Dursasana berbadan besar. (raja negara Banyutinalang). Kartamarma.

Dursasana (Adipati Banjar Jumut). Surtayu. dan Widandini (raja negara Purantara) . Gardapati (raja negara Bukasapta). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Wikataboma. Diantara 100 orang. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Kartadenta. Gardapura. Durmuka. Durmagati. Citraksa. Citraksi. . Durgempo. Bomawikata. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Citraboma. keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Citrayuda. dihantam gada Rujakpala.hancur berkeping-keping. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Duryudana (raja Negara Astina). Surtayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Carucitra.

Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. sangat mencintai istrinya. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ekalaya seorang raja kesatria. tekun dan tabah. Menjelang . Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. keinginanya selalu terlaksana.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. raja negara Sindu. jujur.Hidupnya serba mewah. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ia adalah raja negara Paranggelung. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ekalaya berwatak. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. putri hapsari/bidadari Warsiki. menarik hati. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. setia. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Wataknya bersahaja. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. gaya dan kata-katanya serba menarik.

setia. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Jawa). Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. . yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. sabar dan wingit. Dewi Banowati. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. penuh belas kasih.kematiaanya. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Erawati berwatak. Dewi Surtikanti. raja negara Mandura. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama.

Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati. raja negara Mandaraka. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. . Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati.

Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. menantunya yang setelah menjadi . Karena penggantinya. teguh sentosa. pendiam dan sakti. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. gagah berani. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. bersahaja. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. dan berputra dua orang bernama. raja negara Astina. murid Resi Boma. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata.

kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. pemberani. Ia berwajah tampan. . dan diangkat menjadi patih negara Astina. Sedangkan menurut pedalangan. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Ketika ayahnya. tegap. gagah. pendiam. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Prabu Gandabayu meninggal. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. menurut Mahabharata. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini.

Surtayuda. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Durmuka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. masingmasing bernama . (raja negara Turilaya). Bogadatta. . Citrayuda. Surtayu. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Carucitra. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Citraboma. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Wikataboma. Arya Sakuni. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Gardapati (raja negara Bukasapta). Kartadenta. Kurawa terhadap Pandawa. Durgempo. raja negara Astina. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Gardapura. Durmagati.Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.

Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Arya Sucitra. bergelar Prabu Drupada. Akhir riwayatnya diceritakan. . 3. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dewi Gandawati ikut belapati. 1. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. bijaksana. Dretadyumna/ Trustajumena. 2. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. Sepeninggal Prabu Gandabayu. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Srikandi. luhur budinya. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. masing-masing bernama . sabar dan teliti serta setia. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. raja negara Amarta.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. raja negara Garbasumanda. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Karanggubarja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. karena ingin memperistri bidadari. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. senapati perang negara Dwarawati. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Dewi Wersini. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. putri Prabu Kalayaksa. Dewi Garbarini. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura.

Durmagati. Wikataboma. Citraksa. Citraksi. Citraksa. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Carucitra. Durmuka. Gardapati berwatak keras hati. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Kartadenta. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). congkak. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Citraboma. . Wikataboma. Surtayu. Citraksi. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Surtayu. Bogadatta (raja negara Turilaya). Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Gardapura . Bogadatta (raja negara Turilaya). Citrayuda. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Kartadenta. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bomawikata. Durmagati. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Dengan kesaktiannya. Surtayuda. Citrayuda. Carucitra. cerdik dan licik. Citraboma.Kurawa. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Gardapati (raja negara Bukasapta). Bomawikata. Surtayuda. raja negara Glagahtinalang. Durgempo. Durmuka. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina).

Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. terjadilah peperangan antara keduanya. kakaknya. dan masuk dalam golongan panakawan. kaki pincang. Nala Gareng berumur sangat panjang. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. . Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. ia hidup sampai jaman Madya. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. tak berleher. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. cerdik dan licik. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. Matanya juling. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. keras kepala. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Gareng bernama Bambang Sukskati. hidung bulat bundar.Gardapura bersifat sombong. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Setelah selesai tapanya. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. perut gendut. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. sehingga tiada yang kalah dan menang. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. Aslinya. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping.

yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Begitu lahir di dunia. Gatotkaca telah membuat huru-hara.Gatotkaca GATOTKACA. Brajamusti. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Ia adalah anak Bima. Sebelum itu. menjadi raja di negeri itu. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. kakak ibunya yang bernama Arimba. ibunya bernama Dewi Arimbi. Tali pusarnya tidak dapat diputus. adik Arimbi. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. Sebagai raja muda di Pringgadani. Dalam pewayangan. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.

Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Setelah penggemblengan selesai. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. . begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. penutup kepala gaib. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Namun. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Setelah tali pusarnya putus. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. Tutuka pingsan. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Namun. Di kahyangan. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Senjata. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. begitu tali pusar itu putus. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. musuhnya akan mati. Bima dan Arimbi mengizinkan. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. putri Batara Surya. Dari perkawinan dengan Pergiwa. anak Arjuna. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Ia mengenakan Caping Basunanda. Tubuhnya tetap utuh. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk.untuk keperluan itu. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Usahanya ini tak berhasil. yang bernama Kunta Wijayandanu. Karena kesal.

Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. ketika mereka berperang tanding. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. Sebagai raja muda Pringgadani. Abimanyu. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Krincingwesi. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Arimbiatmaja. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. dan amat menyayangi Gatotkaca. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. sesudah Gatotkaca gugur. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Ketika jatuh ke bumi. Karena itu. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. dan Bimaputra. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. karena ia le-laki. ia terbang amat tinggi. Kancingjaya. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Sebenarnya. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Bimasiwi. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Akibatnya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. terutama Brajamusti. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Guritna. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Trincingwesi. Gurubaya. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Bra-jadenta.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. yakni Kalananata. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. ada lagi nama alias Gatotkaca. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. dan Mladangtengah. Namun. Purbaya. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. . sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Menjelang ajalnya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta.

Aji Narantaka 12. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. Gatotkaca Sewu 5. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. Gantotkaca Rante 10. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. Subadra Larung 11. Gatotkaca Sungging 4. Brajadenta . Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala.Pregiwati 3. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Gatotkaca menjawab. dengan Aji Narantaka itu . putra Dursasana. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Kalabendana Lena 9. Baru saja latihan perang itu dimulai. Pregiwa . Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Sesuai janjinya. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. Selain malu. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. ia sadar. sehingga pingsan. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. para putra Pandawa. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu.Brajamusti 8. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Namun. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. Wahyu Senapati 7. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. para putra Pandawa.

yakni Butaprepat. Guntur. Patih Kala Sakipu. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . dengan muka agak . anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Di Surakarta. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). dan Guntur Samodra. yakni wanda Kilat. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. dan Dursala. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. sedangkan kata kaca artinya rambut. hanyalah Prabu Kala Pracona. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. dengan wajah mirip Bima. sehingga menampilkan kesan gagah. Boma Narakasura. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. Panglawung. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. Gelap. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. dan Dukun. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Gatotkaca menyambar dari udara. tidak diketahui dengan jelas. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar.1820) di Surakarta. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Dalam pewayangan. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. mukanya tidak terlalu tunduk. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Pada tahun 1960-an Ir. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. lengkap dengan taringnya. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. Tatit. Bentuk badannya tegap. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. Badannya kekar dan kokoh. Dalam perang melawan raksasa. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Guntur Prahara. Presiden RI. Mengenai soal wanda ini. dan Abimanyu di darat. Sukarno. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa.

Baca Bima. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Sementara itu. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Dewi. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. kuat. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. lengkap dengan taringnya. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. Wanda Guntur. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. seolah mencerminkan sifat andap asor. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Wajahnya juga memandang ke bawah. raja Mataram. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. membagi Gatotkaca atas empat wanda.datar. . wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. dengan tubuh besar. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. Pergiwati. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. wajah raksasa. tunduk. Dulu. dan Sukarno. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini.

Durmuka. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Citraboma. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Wikataboma. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Kartadenta. Durgempo. (raja negara Turilaya). Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Kurawa terhadap Pandawa. Durmagati. sederhana. raja negara Astina. masingmasing bernama . Carucitra. suaminya. Gardapati (raja negara Bukasapta). baik budi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Gardapura. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Citrayuda. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Sesuai dengan ketentuan Dewata. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Surtayu. Arya Sakuni. dengan bantuan Dewi . karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. lembut. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. Arya Watubaji. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Bogadatta. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. istri Bathara Derma.

Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Kumalasakti. dengan Dewi Ulupi. . menjelang pecah perang Bharatayuda. Sedangkan menurut Mahabharata. ayahnya sendiri. dari pertapaan Yasarata. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Antakadena dan Bambang Sumbada. Ia berwatak tenang. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Kumaladewa. Sumitra. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Setelah ada kesepakatan. Endang Pregiwati. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Prabukusuma. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina.Wilutama. Endang Pregiwa. Bratalaras. salah satu dari lima satria Pandawa. bernama. Abimanyu. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Wijanarka. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. Akhir riwayatnya diceritakan. sesuai dengan takdir dewata. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. jatmika. di keputrian negera Surateleng. tekun dan wingit. Wisanggeni. Wilungangga. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya.

Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. begitu kelahiran Dewabrata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. . Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. raja negara Astina. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda.

penganiaya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Untuk memenuhi ambisinya. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. bengis. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Karenanya berbadan tinggi besar. . Prabu Supala raja negara Kadi. keras hati. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Ia sangat sakti. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. gagah. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. perkasa dan berwajah setengah raksasa. ingin menangnya sendiri. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. raja raksasa dari negara Widarba. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka.

Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. ayahnya. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. istri Arya Prabu Rukma. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. berwatak angkara murka. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. berwatak angkara murka.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. . istri Arya Prabu Rukma. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini.

Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. Jayadrata. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. penuh kesungguhan dan setia. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. dan bergelar Prabu Sinduraja. . yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. ayahnya. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Arya Wirata dan Arya Surata. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. berani.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara.

raja negara Madukara (lama). putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. istri Arjuna. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. Raden Gatotkaca. Sebelum menemui ajalnya. bernama. putra Dewi Pregiwa. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. raja negara Pringgandani.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. dan Arya Suryakaca. putra Dewi Suryawati. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. karena ketika . patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. mengutus adiknya. Prabu Jayamurcita. Merasa sangat sakti. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Bambang Sasikirana. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni.

tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. berani tak mengenal takut.perang berlangsung ia masih kecil. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. daripada tinggal di istana Dwarawati. tangkas dan terampil. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. sangat berbakti dan penuh belas kasih. gesit. teguh. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. berwujud sebagai wanara / kera. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Perbedaannya. Drestadyumna dapat dihidupkan . yang berwajah sangat tampan. waspada. tangguh. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Gatotkaca. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. ibunya. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". sabar. Jayasupena tidak bisa terbang. Demikian pula dengan tabiat. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. dengan Dewi Trijata. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. dan Gunadewa. Dari perkawinan tersebut. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. setia. Dewi Jembawati berwatak jujur. Samba. raja negara Dwarawati. Karena mati sebelum takdir. kesetiaan. cerdik pandai. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Ketika lamarannya ditolak. ia memperoleh dua orang putra bernama .

bernama. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. sangat jujur. raja negara Dwarawati. raja Awangga. Brajadenta. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.kembali oleh Prabu Kresna. Dewi Arimbi. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. dari negara Wirata. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Brajamusti. Prabkesa. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. . setia. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari.

Dalam peperangan. Bertubuh gemuk pendek. Dalam cerita pedalangan. Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. . Merasa sangat sakti. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Daya berpkirnya lambat. Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. putra ke-empat Prabu Basukunti. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). dari negara Mandura. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. namun memiliki gerakan yang cekatan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa.

suka menurutkan kata hati. raja negara Astina. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. mau menangnya sendiri. raka negara Astina. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. pemberani dan sangat sakti. Berwatak angkara murka. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. putri Prabu Rumbaka. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. serakah. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Dalam peperangan tersebut. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. Arya Ugrasena. bengis. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu . juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Ia pernah menyerang negara Kumbina. seperti Arya Prabu Rukma. kakak Arya Ugrasena). Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. kejam. istri Prabu Basudewa. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . serakah. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Prabu Kalasasradewa sangat sakti.

sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). adik Prabu Gorawangsa. permaisuri Prabu Basudewa. Dengan dukungan Suratimantra. raja Mandura. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. raja negara Astina. pamannya yang sakti. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Karena sangat sakti. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Pemberontakan Kangsa gagal. ingin menangnya sendiri. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). Setelah remaja. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. oleh Suratrimantra. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. keras hati. Ia lahir di negara Bombawirayang. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. penghianat. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu.

Resi Druwasa. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. . walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Basukarna adalah putra sulung. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Basukarna adalah anak buangan. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Waktu masih berusia remaja. padahal ia masih gadis. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. Prabu Basukunti. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. putri bungsu raja Mandura. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. sedangkan Arjuna anak yang ketiga.Karna KARNA. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran.

yang artinya telinga. yakni putra-putra Drestarastra. Itulah sebabnya. Nama lain baginya adalah Talingasmara. dan Yama Widura. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Manakala hari telah terang. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Namun permohonan itu ditolak. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). sering bangun siang. sesudah masa kehamilannya cukup. dan matahari sudah naik. Itulah sebabnya. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Menjelang masa remaja. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. atau Suryatmaja. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Setelah lahir. . Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Pandu. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. ia masih tergolek di tempat tidurnya. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Dengan ilmunya yang tinggi. Maka. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. Tahun berganti tahun. Resi Krepa. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. ia diberi nama Karna . Alasannya. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha.

gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Karna menjadi Adipati di Awangga . Lebih-lebih Arjuna. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Yakin. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Namun Kunti juga ragu. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Lagi pula. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. ditolak. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. termasuk para Kurawa. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Adu tanding pun dimulai. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Keduanya seimbang sama kuat. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Duryudana. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. ataukah sebaliknya. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu.

atau raja muda. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana.yang menentukan hidup atau mati. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Dan. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. kelak ternyata. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. raja Mandraka. kutukan itu akan terbukti. Karena merasa ditipu. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. Basukarna. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. putri Prabu Salya. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. yakni ilmu ketrampilan memanah. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. walaupun telah menjadi menantunya. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. pada saat yang genting . sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Saat itu seekor ketonggeng. menyengat paha Basukarna. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. sejenis kalajengking berbisa. . Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. yaitu raja penguasa di Awangga. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. sehingga keringatnya bercucuran. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. adik Surtikanti. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. melainkan seorang ksatria.

dan Arjuna. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. siapa pun yang memintanya. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. percaya diri. salah lihat. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Bima. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. yaitu Batara Surya. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Jadi. Selain seimbang kesaktiannya. yakni Prabu Anom Duryudana. putri sulung Prabu Salya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. tahu membalas budi. teguh dalam pendirian." . dan mengaku sebagai Arjuna. tetapi gagal. sebab Batara Endra. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Dalam pewayangan. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Ki Nartasabda. Meskipun sebelumnya telah tahu. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. "Ingatlah Karna.

Seperti yang diduga oleh Batara Surya. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. berkata: "Karna. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. Kresna secara khusus datang menemui Karna. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. sebagai ganti barang yang hamba ambil. ambillah.. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Esok harinya. . itu tergantung pada siapa yang memintanya. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. Jika seorang brahmana datang meminta. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa.. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra ." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa.. Tanpa menanyakan. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Karenanya. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. Pada pertemuan empat mata.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. ksatria mulia. dengan senang hati hamba akan menerimanya. apa alasan brahmana itu memintanya. Kini. Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Hamba sendiri yang akan melepaskannya. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna.. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Sehari menjelang Baratayuda. Namun... Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya." Demikianlah.yang masih dalam ujud brahmana. . Karna menolak bujukan itu dengan alasan.

sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. sehingga Baratayuda dapat dicegah." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Itulah sebabnya." Karna: "Kakanda Kresna. Yang penting. Namun. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda.. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Barata-yuda harus segera terjadi. Resi Krepa. bukan perang kecil.. Adinda tahu benar. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. Bahkan Maharesi Bisma. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. itu semua agar Baratayuda dapat segera . bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Kakanda Kresna. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. sifat iri. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Dinda Karna. Itu adalah kewajiban Adinda. Adinda telah mengenal para Kurawa. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Jadi. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. Begawan Drona.. . jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Rasanya. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. . dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah." Kresna: "Tetapi. pendirian mereka. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria." Kresna: "Saya memahami hal itu. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan.. Kakek Abiyasa. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. bagaimana pun. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. sejak masih remaja. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. dan dengki mereka. culas." Karna: "Kakanda Kresna." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa.Kresna: "Dinda Karna.

Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Seandainya Adinda yang gugur. Di tepi sungai yang dianggap suci itu.. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Coba renungkan hal itu.terjadi sebagaimana seharusnya. kita semua belum tahu." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi." Kresna: "Adinda Karna. Namun. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . bagaimana pun. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. seandainya Adinda yang menang. Sekali lagi. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. . lewat tengah hari. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna." Kresna: "Adinda Karna. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. dan siapa yang akan unggul. Adinda tahu. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. selalu harus ada yang menjadi korban. Demikian pula. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. Hati kecilnya merasa. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Entah siapa yang akan kalah.. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. Namun. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. jelas berbeda. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Dinda Basukarna ." kata titisan Wisnu itu. Karenanya. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna.. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu.

ada yang . anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Ibunda tentu juga tahu. Para dewa dapat menjadi saksi. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti.. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. Dapatkah engkau membayangkan. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Karna Anakku. betapa remuknya hati seorang ibu. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa. adik-adik hamba. Ibunda mengerti.. .. Arjuna. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu."Basukarna anakku.. . Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya.. bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa.. ibumu ini. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. junjungan hamba. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. Namun.. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga.. engkau adalah prajurit sejati. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu." Kunti: "Tetapi . salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. Namun. Anakku. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Hamba mengerti. dengan menguatkan hati. Hanya karena keadaan.. Namun. Aku. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Tidak bisa tidak. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Namun. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. Engkau tentu juga tahu." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. cobalah engkau renungkan barang sejenak. perang besar akan terjadi esok hari." Kunti: "Karna. Engkau seorang ksatria utama. Namun hamba mohon..

Walaupun tawaran bantuannya ditolak. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Aku tidak berkesempatan merawat. anakku .harus mengorbankan suaminya. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya.. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. izinkan aku memelukmu. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. menciumi ubunubunnya. maafkanlah Ibumu ini. . Kunti lalu berkata: "Anakku. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. sejak engkau masih berujud bayi merah. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. derajat dan pangkat. Demikian pula. Dan. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. tidak terlaksana. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya... maka ia akan gugur sebagai pahlawan. aku telah kehilangan engkau. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. mengorbankan orang yang disayanginya. Puluhan tahun. Karena itu. memelihara dan mengasihimu. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Untuk itu. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Karna.. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca.. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Tetapi. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya.. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. dan . maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Doaku untukmu. Jika hamba gugur. Pertimbangan yang lain adalah. anakku. batal. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. penguasa Astina itu mulai khawatir. Dalam Baratayuda. Biarlah aku memelukmu barang sejenak." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. mungkin Baratayuda akan gagal.. buah hatiku . pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. jika ia tidak ikut beperang.. kemuliaan.. anakku. sebagai ksatria. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. kumohon kepadamu. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna.. Kesedihanku sebagai seorang ibu.

Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. melesat ke arah dada Arjuna. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. dan menurut anggapannya. seorang anak yang terbuang sejak bayi. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. kemudian membujuk Prabu Salya.cari Arjuna. Hanya karena bujukan Duryudana. Panah Wijayacapa meluncur deras. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. sebagaimana dikehendakinya. bahwa perang ini bukan perang pribadi. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Dan. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. Duryudana lalu meng-ingatkan. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. dan mengasihinya. Duryudana dengan cepat melerai. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. Basukarna . raja Dwarawati. Karena jika bukan dia yang gugur. Namun. Basukarna. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. mengasuh. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Alasannya. Sementara itu. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. Agar seimbang dan tampak sederajat. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Karena desakan Duryudana ini. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India.

ia juga merupakan besan. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. turun dari kereta. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Permadi sanggup.Bhs. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala.gugur karena siasat licik Kresna. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. yakni patih Kadipaten Awangga. abang satu ibu lain ayah. Tetapi versi lain menyebutkan. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. selain sebagai ipar. putri Prabu Anom Duryudana. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Pada saat Baratayuda berlangsung. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. . Dari keterangan para dayang. Permadi mencoba membantah. putri Prabu Salya. Jadi. Suatu hari. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Ia mempersalahkan Adimanggala. Basukarna mendapat dua orang putra. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. Dengan demikian. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. namun tidak seorang pun yang percaya. agar Arjuna melepaskan anak panahnya.

karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. terpaksa menerima kenyataan itu. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja .Dalam waktu singkat. Guna me-nyirnakan angkara murka. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. ia sanggup mengorbankan jiwanya. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. dewa itu segera melerainya. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. . ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. dan terjadilah perang tanding. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. Dalam pewayangan di Indonesia. Karna menolak. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Setelah tahu apa yang terjadi. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. dan bahkan juga nama baiknya. Karenanya. Usaha Permadi ini berhasil. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Diterangkan. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Lagi pula. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna.

Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. Dalam Mahabarata. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. selain dendam pada Arjuna. Dewi. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Kelak. .1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Lihat juga Kunti. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. bukan bangsawan). Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. dan Arjuna. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Karna ternyata sanggup. atau Basusena. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum. Basukarna. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya.

Surtayuda. lincah. Bomawikata. gagah dan berwajah setengah raksasa. Citraksa. Kartadenta. Bogadatta (raja negara Turilaya). Ia berbadan besar. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Surtayu. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. berani dan selalu menuruti kata hati. Carucitra. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraboma. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putri raja Banyutinalang. Durmuka. Setelah mertuanya meninggal. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Wikataboma. Citrayuda. Gardapura. Duryudana (raja Negara Astina). Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. pandai bicara. Citraksi. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. cerdik. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Kartawiyoga berwatak keras hati. Kartamarma memliki perwatakan. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. . Durmagati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. keras hati. Durgempo. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda.

Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Bagawan Abiyasa. telah datang menyusul Kakrasana. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. raja negara Astina. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Kencakarupa berwatak keras hati. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. berani dan . yaitu. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. Upakeca / Rupakeca. yaitu. penghianat. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. ingin menangnya sendiri. Citragada dan Wicitrawirya. Setatama. Rajamala. dengan Dewi Durgandini. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. dari padepokan Retawu.

Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit.selalu menurutkan kata hati. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Dalam Mahabharata diceritakan. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Kisah lain menyebutkan. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Krepa berwatak jujur. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Matswapati. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. . Cerita Pedalangan menyebutkan. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. setia dan penuh pengabdian. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan.

Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. . Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. sampai akhir hayatnya. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki.

Kakrasana.Dewi Pratiwi. berputra .Dewi Rukmini. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. Kembang Wijayakusuma. berputra . Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga.Dewi Setyaboma.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. Arya Setyaka. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng.Dewi Jembawati. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). 2. . Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. antara lain. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Kaca paesan. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Ia lahir kembar bersama kakaknya. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. 4. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. berputra . putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. adalah putra Prabu Basudewa. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Terompet/Sangkala Pancajahnya. dari negara Lesanpura. 3. seorang swarawati keraton Mandura. Senjata Cakra. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti.

Endang Pregiwa. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. dengan Dewi Jimambang. Ia berwatak penuh belas kasih. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. Wilugangga. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Abimanyu. Nakula dan Sadewa. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. setia dan wingit. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Puntadewa. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Bratalaras. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Sejak kecil.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. putra Prabu . putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. putri Prabu Kunti. Wijanarka. Endang Pregiwati. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. kakaknya. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. bernama. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Sumitra. Wisanggeni. Bima/Werkundara dan Arjuna. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Bagawan Wilawuk. pemberani. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. raja Boja. tenang. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. raja negara Astina. Bambang Irawan. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Arya Basudewa. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Prabu Kresna menginginkan moksa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama.

yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. menarik hati. keinginanya selalu terlaksana. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka.Pandu dengan Dewi Madrim. putra kedua Adipati Karna. Wataknya bersahaja. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. gaya dan kata-katanya serba menarik. Ia mempunyai kakak kandung . raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Hidupnya serba mewah. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana.

adik Prabu Gorawangsa. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Oleh Kangsa. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa.bernama Narasoma. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. raja negara Mandura. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. diusir keluar dari negara Mandura. . Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. setia. Kangsa pergi kenegara Mandura. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. tetapi juga putra Prabu Basudewa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. digauli oleh Prabu Gorawangsa. sabar dan Wingit. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Kedua putra kembarnya. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. Dengan dukungan Suratrimantra. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Dari perkawinan tersebut. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. raja negara Mandura. Prabu Pandu. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. raja negara Widarba. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya.

Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. seorang hapsari/bidadari. percaya akan kekuasaan Tuhan. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Narasoma dan Dewi Madrim. percaya akan kekuasaan Tuhan. Mandrapati mempunyai watak. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . sabar. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. ikhlas. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Akhir riwayatnya diceritakan. wilayah negara Mertani. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. yaitu. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. sabar. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Akhir riwayatnya diceritakan. di daerah kerajaan Jodipati. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Mandrapati mempunyai watak. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. ikhlas. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. yaitu. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. padepokan Pandansurat dimerdekakan. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. seorang hapsari/bidadari. Narasoma dan Dewi Madrim. Menurut purwacarita. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati.

adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. Nakula tidak akan dapat lupa .ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. dari negara Mandura bernama. manusia kera kekasih dewata. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. setia. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Dewa Tabib. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. dari negara Mandaraka.bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Ia lahir kembar bersama adiknya. Dari perkawinan tersebut. sangat berbakti. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. salah satu dari lima satria Pandawa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Mereka bertemu. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. Puntadewa. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. dengan permaisuri Dewi Kunti.

wilayah negara Amarta. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . raja negara Awuawulangit. setia. 2. taat. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. belas kasih. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Dewi Madrim. Ia juga mempunyai cupu berisi. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Senapati negara Mretani. Setelah selesai perang Bharatyuda. 1. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Nakula mempunyai watak jujur. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Akhir riwayatnya diceritakan.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. Dewi Srengganawati. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. . putri Resi Badawanganala.

Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Karena ketekunannya bertapa. Narasinga menjadi sangat sakti. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. raja negara Surateleng. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. Arya Singamulangjaya. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia tewas dalam .

Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari. Sedangkan dalam olah keprajuritan. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. raja negara Mandaraka. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Ibunya bernama Dewi Kandini. Senapati perang Dwarawati. putra Prabu Kresna. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan .peperangan melawan Narayana. Karena itu selain sakti. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. selain berguru pada ayahnya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. setia. Setelah ayahnya. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. putra Prabu Basudewa. putri Arya Kidangtalun. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. jujur. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. putra Sanghyang Brahma. Selain sakti. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. andel Resi Palasara. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. dari negara Lesanpura.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura.. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian.

Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Bagawan Sarmiti. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Sumitra.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. berputra . Bratalaras. 1. putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Ia seorang anak yatim. Dewi Dangan. Dewi Tamioyi 3. berputra . Bambang Irawan. Antakadewa dan Bambang . berputra . Dalam kitab Adiparwa. Dewi Niyedi 5. Dewi Gentang. Prabakusuma. Dewi Puyangan. Dewi Impun. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Kumaladewa. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. dengan Dewi Manuhara. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Ramaprawa dan Basanta. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. berputra . akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Ramayana dan Pramasata 2. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. yaitu . Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Wilugangga. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Ia berwatak bijaksana. Dewi Satapi/Dewi Tapen. salah satu dari lima satria Pandawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Wijarnaka. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. jujur dan adil. Abimanyu. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. Kumalasakti. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. berputra . ia masih dalam kandungan ibunya. Yudayana dan Dewi Pramasti 4.

Arjuna.Sumbada. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. Bratalaras. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Prabakusuma. Brajalamatan. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. dengan Dewi Manuhara. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Brajadenta. Dewi . Wilugangga. Sumitra. Wijanarka. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Bambang Irawan. setia. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Abimanyu. setia. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Baru setelah remaja. setia. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). raja negara Pringgondani. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Kumaladewa. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. jujur. Ia dan adik bungsunya. Brajamusti. Kumalasakti. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi. putra Bima dengan Dewi Arimbi. berbakti dan teguh dalam pendirian. putra Prabu Puntadewa. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Dari perkawinan tersebut. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Arjuna. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. bernama. bernama. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. baik budi. Arimba/Hidimba. jujur. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Ia mempunyai tujuh saudara kandung.

jatmika. Akhir riwayatnya diceritakan. Bratalaras.Arimbi. Endang Pregiwati. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. halus. Wilugangga. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Atas keputusan Bathara Guru. Abimanyu. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. raja negara Awangga. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. besar tanggung jawabnya. Sumitra. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Ia adalah putra Arjuna. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Wijarnaka. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Ia sangat sakti. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Kumaladewa. Wilugangga. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Ia kemudian mengutus patihnya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Endang Pregiwa. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. tenang. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. baik tingkah lakunya. Kumalasakti. Wisanggeni. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. raja raksasa dari negara Manikmantaka. berwatak angkara murka. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. mengalahkan semua para Dewa. yaitu. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Bambang Irawan. Akhir riwayatnya diceritakan. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Dewi Mustakaweni. putri Bathara Indra. Bambang Tetuka/Gatotkaca. dengan Dewi Supraba.

Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. setelah selesainya perang Bharatayuda. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Kedua putranya. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. . Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. Suaranya lantang. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja.dan Kasipu. dan Dewi Rarasati/Larasati. Dewa keadilan dan kesejahteraan. senang bergurau. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Ken Sagupi. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. seorang swarawati Keraton Mandura. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. yaitu. dengan Ken Sagupi. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Wresni dan Andaka. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Arya Udawa.

dan sangat berbakti. seorang hapsari/bidadari. jujur. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. penuh belas kasih. Dewi Banowati. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. percaya atas kekuasaan Tuhan. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. setia. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. dengan Dewi Darmastuti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Bima/Werkudara dan Arjuna. sabar. masing-masing bernama. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. dan dua orang adik kembar lain ibu. jujur. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. tekun dalam agamanya. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi.Dewi Pratiwi berwatak setia. Ia mempunyai watak. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. . Sitija. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Dewi Surtikanti. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. sabar. yang kemudian diberikan kepada putranya. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Ia juga terkenal pandai bermain catur. raja jin negara Mertani. Dewi Pujawati berwatak. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Erawati. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. ikhlas.

dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Arya Gamdamana. Setelah menobatkan Parikesit. serta berjiwa penjilat. . putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina.Dalam perang Bharatayuda. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Atas perintah Arya Sakuni. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. raja negara Mandaraka. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Ia seorang arsitek ulung. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni.

yaitu: Resi Bisma. . Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. tidak bisa mati selama masih terkena air. Kecaka/Kencakarupa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. bernama. Menurut ketentuan dewata. Rajamala berwatak keras hati. raja negara Astina. Adipati Karna. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. masing-masing bernama . Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. Duryudana dan Bima. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. Dewi Nirada. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. sais kereta kerajaan Astina. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Upakeca/Rupakenca. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Citragada dan Wicitrawiya. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. berani. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. Setatama. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Resi Balarama/Baladewa. Ia sangat sakti. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti.

. Bambang Sumitra dan Bratalaras. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Ken Sagupi. ia mempunyai tiga orang saudara.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. yaitu : Arya Udawa. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Arya Prabu Rukma. Dewi Rarasati berwatak setia. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. patuh dan berbakti. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. istri pertama Arjuna. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dari garis keturunan ayahnya. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. raja negara Astina. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. sangat menginsyafi. mengerti dan menguasai dirinya. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. sabar. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. dengan Ken Sagupi. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. seorang swarawati keraton Mandura. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. putri Arya Prabu Rukma.

raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. . Setelah Prabu Kresna mati moksa. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. Setatama. dari padepokan Retawu. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. halus. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. yaitu. Dewi Erawati. sabar. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah).Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. cerdik pandai. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Ia meningal dalam usia lanjut. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. tenang. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. raja negara Astina. Bagawan Abiyasa. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Rajamala. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. Kencaka/Kencakarupa. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Citragada dan Wicitrawirya. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Dewi Surtikanti. dengan Dewi Durgandini. hatinya keras dan sedikit suka usil. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Narayana. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. bernama. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. bernama.

wilayah negara Amarta. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Puntadewa. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Akhir riwayatnya di ceritakan. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. dari negara Mandura. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. putri Resi Badawanganala. Nakula. sombong. belas kasih. taat. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. setia. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Dewa Tabib. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Prabu Matswapati. keras kepala dan mau menangnya sendiri. bernama.Rupakenca berwatak tinggi hati. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Sadewa mempunyai watak jujur. Ia lahir kembar bersama kakanya. Bima/Werkundara dan Arjuna. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Akhir riwayatnya diceritakan. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Setelah selesai perang Bharatayuda. Selain sangat sakti.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful