Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

ia mempunyai dua anak. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. tetapi dalam keadaan triwikrama. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. anaknya sendiri. setiap 1000 tahun sekali. SANG HYANG. walau itu anaknya. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. putri Anantaswara. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Dewi Nagagini. Untunglah Dewi Supreti. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. sesuai dengan yang dikehendakinya. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala. putri Sang . walaupun terletak di dasar bumi. orang kedua dalam keluarga Pandawa. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. istri Batara Yamadipati. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Dalam pewayangan. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. Ibunya bernama Dewi Wasu. Karena Nagatatmala memang bersalah. Putrinya. ujudnya tetap seekor naga. ketika masih muda disebut Nagasesa. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. Selain itu. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. Dalam pewayangan disebutkan.Antaboga ANTABOGA. menikah dengan Bima. Sang Hyang Antaboga. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. istrinya. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta.

Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Tidak hanya itu. mengacau. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu. bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. yang artinya mengaduk-aduk. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. dan saat itulah muncul Batara Guru. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. Itu pula sebabnya. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. Nagasesa menjawab. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’.Hyang Wenang. Namun setelah berhasil memutarnya. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. para dewa bukan membor samudra. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. . karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. cahaya terang memasuki mulutnya. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. melainkan mengaduk-aduknya. dibawa ke samudra. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. Batara Guru menyanggupinya. Untuk membangun ikatan keluarga.

cucunya. Yang kelokannya tidak mengenal batas. Kata ‘maya’. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. . Bersama dengan menantunya.Perlu diketahui. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. yakni Antareja. dan Candrabirawa. yang suami Dewi Pertiwi. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak. Prabu Kresna. Dalam Kitab Mahabarata. Lihat Antareja. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. cucu Sang Hyang Antaboga. Antareja tidak pernah ada. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Sebenarnya sebutan itu keliru. Jadi. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. kata anta artinya batas. Antaboga berangkat ke kahyangan. yang benar adalah Aji Kawastram. Kata an atau artinya tidak. artinya. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. tak terlihat. Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia.

Anatareja berkulit napakawaca. dan Arya Anantasena. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. putra Bima dengan Dewi Urangayu. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Lidahnya sangat sakti. yang mempunyai kesaktian. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. . raja ular/taksaka di Tawingnarmada. sehingga kebal terhadap senjata. pemberian ibunya. dan berputra Arya Danurwenda. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. bernama: Raden Gatotkaca. pendiam. dengan Dewi Nagagini. putri Prabu Ganggapranawa. putra Bima dengan Dewi Arimbi. salah satu dari lima satria Pandawa. Ia juga memiliki cincin mustikabumi.

putra Dewi Arimbi. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. yaitu : Anantareja. salah satu dari lima satria Pandawa. dengan Dewi Urangayu. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. putra Dewi Nagagini. yang dapat .Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. dan Gatotkaca.

tidak pernah berdusta. terus terang. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. berani kerena membela kebenaran. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. salah seorang dari lima satria Pandawa. bersahaja. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Brajadenta. dengan Dewi Hadimba. kekuasaan . bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan. raja raksasa negara Pringgandani. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara.mengembalikan kematian di luar takdir. Brajamusti. menggantikan kedudukan kakaknya. Brajalamatan. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Brajawikalpa dan Kalabendana. Prabu Arimba. bernama. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Arya Prabakesa. putra Prabu Pandu. Setelah dewasa. Anantasena berwatak jujur. Arimba/Hidimba.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

dengan Dewi Krepi. raja Negara Kumbina. putri Prabu Kunti. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. trengginas. cerdik pandai. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. swaraswati keraton Mandura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Ia berambut dan . putra Prabu Rumbaka. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Arya Basudewa.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura. Prabu Rumbaka. putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. raja Boja. dan bergelar Prabu Bismaka.

Dari ayahnya. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. raja negara Magada. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. badannya hancur dipukul gada Rujakpala. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. Ketika ayahnya. pemberani. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. keturunan Prabu Citragada. dengan Dewi Anggini. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Resi Drona). Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Ia memiliki sifat dan perwatakan . Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina.

rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. Carub atau Astrajingga. percaya akan kekuasaan Tuhan. ikhlas. sabar. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. dan berputra Dewi Pujawati. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Pujawati. Bagaspati mempunyai watak. ayahnya. menantunya sendiri. Di dalam cerita pedalangan Jawa. lucu. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. seorang hapsari/bidadari. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Ia mempunyai tabiat .Bagawan Bagaspati. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Jawa). Bagaspati sangat sakti. Sebelum tewas. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. suara besar agak serak (agor . Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. tindakannya seperti ..

tetapi selalu tepat. kata-katanya menjengkelkan. putri Bathara Hira.orang bodoh. Seperti halnya dengan Semar. ia hidup sampai jaman Madya . anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. kakak Dewi Kanistri. Bagong berumur sangat panjang. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

raja Boja. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng .Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Secara tidak resmi. Kakrasana dan Narayana. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Dewi Prita/Dewi Kunti. ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. swaraswati Keraton Mandura. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. putri Prabu Kunti. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. Setelah usia lanjut. Kakrasana.

Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. Atas kemurahan hatinya. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Dewi Basuwati. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Basukiswara . Sebagai penggantinya. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Beberapa tahun kemudian. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. membagun sebuah padepokan/pertapaan.

Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Setelah usianya lanjut. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . putri Prabu Kunti. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . berani. . yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. raja Boja. Arya Basuketi. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. arif bijaksana dan suka menolong. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Dewi Prita/Dewi Kunti. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. cerdik pandai. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. Prabu Basukesti. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa.

Dengan kereta sakti Amarajaya. Putri Bathara Brahma. Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). putri . raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara. Karena ketekunannya bertapa. Prabu Basupati menjadi sangat sakti . Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Arya Basukesti. tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. juga tahu segala bahasa binatang. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan.

dengan permaisuri Dewi Srisekar. . Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Dari perkawinan tersebut. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi.Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti). Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Setelah menikahkan putrinya. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara. Arya Basunada. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Arya Basupati. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama.

. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. tabah. Aji Bandungbandawasa. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Gada Rujakpala. Bratasena. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Kelatbahu Candrakirana. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Kowara. Gelang Candrakirana. gagah berani. Sumping Surengpati. Nakula dan Sadewa. atau Wijasena. yaitu : 1. berputra Raden Gatotkaca dan 3. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda.Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Pupuk Jarot Asem. Ia putra kedua Prabu Pandu. Kalung Nagasasra. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Balawa. Pandusiwi. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . yaitu . raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. patuh dan jujur. Dandunwacana. Birawa. Bayusuta. Gelung Pudaksategal. Kusumadilaga. teguh. kuat. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Bima memililki sifat dan perwatakan. Alugara. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. serta 2 orang saudara lain ibu. berputra Arya Anantareja. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. Nagata. Dewi Arimbi. Kuku Pancanaka. Kusumayuda. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. wilayah negara Amarta. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. 2. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Dewi Urangayu. Dewi Nagagini. Sena. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak.

Durgempo. Kartadenta. Durmagati. Citrayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Kartamarma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. (raja negara Banyutinalang). raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Citraksi. Carucitra. Surtayu. Citraboma. Durmuka. Gardapura . Citraksa. Bomawikata. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut).Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Wikataboma. Gardapati (raja Negara Bukasapta). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. .

Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Di medan peperangan. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Berwatak angkara murka. Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Bila salah satu diantara mereka mati. Karena ketekunanya bertapa. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Selain sakti. Dalam perang Bharatayuda. maka yang mati akan hidup kembali. raja negara Surateleng. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. kejam. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Ia pandai bermain gada. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. ia menjadi sangat sakti. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit.

Akhir riwayatnya diceritakan. Brajawikalpa dan Kalabendana. . Brajamusti. Arya Prabakesana. Brajadenta berwatak keras hati. Dengan bantuan Bathari Durga. Arimba / Hidimba. Bima tinggal di Jadipati. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajalamatan. Brajadenta sangat sakti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. ingin menangnya sendiri. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Dewi Arimbi. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Brajamusti. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Dewi Arimbi. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. Prabu Arimbaji. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. Oleh kakaknya. barang siapa kena gigitannya pasti binasa.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa.

Brajadenta. pemberani dan sangat sakti. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu. Arimba/Hidimba. . Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti. Arya Prabakesa. Dewi Arimbi. masing-masing bernama . Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. mudah marah. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. putranya dengan Bima.

Brajalamatan. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. Dengan bantuan Bathari Durga. Brajalamantan dan Brajawikalpa. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. Arimba/Hidimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Bersama kakaknya. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Arya Prabakesa. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. Ia sangat sakti. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajawikalpa dan Kalabendana. istri Prabu Duryudana. berlindung pada kemenakannya. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Prabu Arimbaji. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. raja negara Astina. keras hati dan ingin menang sendiri. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah. agak bengis. Dewi Arimbi.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. Brajadenta. . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.

Arimba/Hidimba. pendendam. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. Brajamusti. Burisrawa berwujud setengah raksasa. senang menurutkan kata hatinya. tangguh. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama .Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Dewi Erawati. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Dewi Arimbi. Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajalamatan dan Kalabendana. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia berwatak sombong. ingin selalu menang sendiri. Dewi Surtikanti. setia. Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Brajadenta. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani. Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. gagah perkasa dan sangat sakti. Arya Prabakesa.peristiwa . walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. pemberani.

Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. raja negara Lesanpura. raja Mandura.yang penuh dengan kekerasan. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. putri Prabu Kiswaka. Prabu Duryudana. raja Astina dan Adipati Karna. putra Prabu Setyajid/Ugrasena. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. Dalam perang Bhratayuda. . Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. raja Awangga karena hubungan saudara ipar.

trengginas. pemberani.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. Ia berwatak kejam. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. tangkas. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. serakah. Cakil memiliki sifat. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. berkaki putih . semuanya berwarna hitam. banyak tingkah dan pandai bicara.

Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. Ia mempunyai dua kakak kandung. Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. di kawasan hutan Mertani. ketika dipinang oleh Arjuna. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Setelah pesta perkawinan selesai. . yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. Pada mulanya Dadungawuk menolak. yaitu : Prabu Yudhistira. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Atas seijin Bathari Durga. Bersama kakaknya. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. Arya Danduwacana.(=pancal panggung/Jawa). Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Arya Dananjaya sangat sakti.

Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . Menjanganketawang dan Cecakandon. gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Arya Dandunwacana menyerahkan. hak memakai nama Arya Dandunwacana. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. . yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Kepada Bima. putra Prabu Pandu raja negara Astina. pusaka Jala Sutra Emas. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. Berwatak pemberani. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Dandangminangsi. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Ditya Sapujagad. Celengdemalung. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. negara Jodipati. gagah perkasa. Jangettinelon. jujur. putra Prabu Pandu raja negara Astina. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Podangbinurehan. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri.

Arya Danurwenda masih kecil. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Ia berkulit Napakawaca. jujur. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya. Anantareja.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. Hyang Anantaboga. . Nagapratala. pendiam. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. yang mempunyai kesaktian.

Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. raja negara Srawantipura. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. Wresni dan . Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. dari pertapaan Retawu. Dewi Amba. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Putri sulungnya. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina.

masing-masing bernama . ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. putri Sanghyang Indra.Andaka. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. istri Prabu Yudhistira. raja Amarta.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dewi Drupadi. Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati. dan Dewi . Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l. raja daitya negara Parwata. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. dan berputra tiga orang lelaki. Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. Karena menghendaki kemenangan para daitya. Dewayani meminta Resi Sukra. masing-masing bernama . Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. raja negara Astina. Lesanpura. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Kumbina dan Dwarawti). Druhyu. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Yadu dan Turwasu. dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya.

Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit.Srikandi. putri Prabu Hiranyawarma. tinggi hati. bengis. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. putra Resi Drona. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. Pada saat itu roh Ekalaya. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. cerdik. . raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna. menghadapi senapati perang Kurawa. Setelah melalui pertempuran sengit. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. memiliki sifat pemberani. Drestaka dan Drestara. sombong. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. raja negara Dasarna. Drestadyumna berwajah tampan. istri Arjuna. tangkas dan trenginas. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Ia tewas dibunuh Aswatama. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Resi Drona berwatak. banyak bicaranya. yaitu Resi Drona. congkak. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini.

kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. putri Prabu Purungaji.tetapi kecakapan. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Arya Sucitra pergi meninggalkan . dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. putra Prabu Drupada. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Untuk mencari pengalaman hidup. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya. raja negara Tempuru. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. kecerdikan. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. yang memenggal putus kepalanya. setelah gugurnya Resi Bisma.

Di dalam perang besar Bharatayuda. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Dewi Drupadi. luhur budinya. Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati.Hargajembangan. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna.sabar. Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. Dalam masa kekuasaanya. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. teliti dan . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. bijaksana.

Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani.Partawindya dari Yudhistira. Srutasoma dari Bima. Srutanika dari Nakula 5. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia berbadan besar. Dursala tewas dalam pertempuran . besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. 1. Dursala mempunyai watak dan sifat. Nakula dan Sahadewa. takabur. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. 3. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. ia sangat sakti. gagah dan bermulut lemar. Srutakirti dari Arjuna 4. 2.setia. Menurut pedalangan Jawa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Selain pernah berguru pada Resi Drona. yaitu. Srutawarman dari Sahadewa. Yudhistira. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. Akhir riwayatnya diceritakan. Bima. Sedangkan menurut Mahabharata. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. Arjuna. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa.

Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. senang meremehkan dan menghina orang lain. (raja negara Banyutinalang). Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Bogadatta (raja negara Turilaya). Gardapati (raja Negara Bukasapta). Carucitra. Kartamarma.gemar bertindak sewenang-wenang.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Durgempo. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Anggota tubuh dan kepala Dursasana . yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Surtayuda. Citraksa. Surtayu. takabur. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. besar kepala. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartadenta. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. mempunyai watak dan sifat. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Citraboma. Bomawikata. Gardapura . Citraksi. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. putri Adipati Banjarjungut. Durmagati. Citrayuda. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Dursasana berbadan besar. gagah dan bermulut lebar. Wikataboma. Durmuka.

Bogadatta (raja negara Turilaya). Carucitra. Bomawikata. Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Surtayuda. . Citrayuda.hancur berkeping-keping. Durmagati. Citraboma. Duryudana (raja Negara Astina). keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksa. dihantam gada Rujakpala. Surtayu. Wikataboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapura. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Diantara 100 orang. Durmuka. Citraksi. Kartadenta. Durgempo. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). dan Widandini (raja negara Purantara) .

Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. menarik hati. setia. Menjelang . Ekalaya berwatak. Ia adalah raja negara Paranggelung. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. Wataknya bersahaja. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. gaya dan kata-katanya serba menarik. jujur. sangat mencintai istrinya.Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. keinginanya selalu terlaksana. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. putri hapsari/bidadari Warsiki. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. tekun dan tabah. Ekalaya seorang raja kesatria. raja negara Sindu.Hidupnya serba mewah. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini.

putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. sabar dan wingit. Dewi Banowati. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata.kematiaanya. Dewi Surtikanti. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. penuh belas kasih. setia. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Winata dan Wimuka/Wilmuka. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. raja negara Mandura. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. Jawa). yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Erawati berwatak. Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. . Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda.

Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. semenjak jaman Arya Dandunwacana. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. . raja negara Mandaraka. Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya.

gagah berani. bersahaja. tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. murid Resi Boma. raja negara Astina. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. Karena penggantinya. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. teguh sentosa. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. dan berputra dua orang bernama. pendiam dan sakti.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. menantunya yang setelah menjadi .

kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. Ia berwajah tampan. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. gagah. pendiam. Prabu Gandabayu meninggal. Ketika ayahnya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. pemberani. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. tegap. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Sedangkan menurut pedalangan. . menurut Mahabharata. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala. dan diangkat menjadi patih negara Astina.

Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Carucitra. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. raja negara Astina. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Surtayuda. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Durmuka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Citraboma. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Gardapati (raja negara Bukasapta). (raja negara Turilaya). Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. Gardapura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Durmagati. masingmasing bernama . Bogadatta. . dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Wikataboma. Surtayu. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Citrayuda. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Arya Sakuni. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Durgempo. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Kartadenta. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Kurawa terhadap Pandawa.

Dewi Gandawati ikut belapati. Dretadyumna/ Trustajumena. masing-masing bernama . raja negara Amarta. 1. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. bijaksana. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. Arya Sucitra. sabar dan teliti serta setia. Akhir riwayatnya diceritakan. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. Dewi Srikandi. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. .Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. luhur budinya. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. bergelar Prabu Drupada. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. yang kemudian menjadi istri Arjuna. 3. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. 2. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona.

Dewi Garbarini. Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. Dewi Wersini.Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. putri Prabu Kalayaksa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . raja negara Karanggubarja. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. raja negara Garbasumanda. karena ingin memperistri bidadari. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta. senapati perang negara Dwarawati. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Dengan kesaktiannya. . congkak. Durmagati.Kurawa. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Citraboma. Surtayuda. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Durmuka. Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartadenta. Gardapati berwatak keras hati. Bomawikata. Surtayu. raja negara Glagahtinalang. Carucitra. Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Citraksi. Carucitra. Citraksa. Surtayu. Citraksi. Citrayuda. Bomawikata. cerdik dan licik. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Citrayuda. Kartadenta. Durgempo. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Durmuka. Citraboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Durmagati. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Durgempo. Wikataboma. Gardapura . Wikataboma. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksa. dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Gardapati (raja negara Bukasapta). Surtayuda.

terjadilah peperangan antara keduanya. kakaknya.Gardapura bersifat sombong. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. Matanya juling. Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. perut gendut. keras kepala. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. hidung bulat bundar. Setelah selesai tapanya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. sehingga tiada yang kalah dan menang. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. tak berleher. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. Gareng bernama Bambang Sukskati. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. cerdik dan licik. Nala Gareng berumur sangat panjang. ia hidup sampai jaman Madya. Aslinya. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. . Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. Karena sabda Sanghyang Ismaya. dan masuk dalam golongan panakawan. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. kaki pincang.

ibunya bernama Dewi Arimbi. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Dalam pewayangan. Brajamusti. Negeri ini diwarisinya dari ibunya. kakak ibunya yang bernama Arimba. adik Arimbi. Tali pusarnya tidak dapat diputus. Begitu lahir di dunia. Sebagai raja muda di Pringgadani. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Sebelum itu. menjadi raja di negeri itu. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Ia adalah anak Bima.Gatotkaca GATOTKACA. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.

putri Batara Surya. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. yang bernama Kunta Wijayandanu. Usahanya ini tak berhasil. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Tutuka pingsan. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Di kahyangan. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Senjata. Ia mengenakan Caping Basunanda. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. penutup kepala gaib. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. . Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. musuhnya akan mati. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Bima dan Arimbi mengizinkan. Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. Namun. Setelah penggemblengan selesai. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. anak Arjuna. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Dari perkawinan dengan Pergiwa. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. dan yang ketiga Dewi Suryawati. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. begitu tali pusar itu putus. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Tubuhnya tetap utuh. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Karena kesal. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi.untuk keperluan itu. Setelah tali pusarnya putus. Namun. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu.

Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Trincingwesi. terutama Brajamusti. Abimanyu. karena ia le-laki. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Menjelang ajalnya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Karena itu. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. sesudah Gatotkaca gugur. Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. Arimbiatmaja. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti. Gurubaya. Ketika jatuh ke bumi. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Krincingwesi. Bimasiwi. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. dan Mladangtengah. yakni Kalananata. Guritna. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu. Purbaya. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Kancingjaya. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Sebagai raja muda Pringgadani. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. ketika mereka berperang tanding. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Bra-jadenta. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. Sebenarnya. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. ia terbang amat tinggi. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. ada lagi nama alias Gatotkaca. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. dan Bimaputra. dan amat menyayangi Gatotkaca. Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Akibatnya. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. . Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Namun. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya.

Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Brajadenta . Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Subadra Larung 11. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Pregiwa . Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Namun. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. para putra Pandawa. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Gatotkaca Sungging 4. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Selain malu. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2.Pregiwati 3. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. ia sadar. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. Baru saja latihan perang itu dimulai. sehingga pingsan. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Kalabendana Lena 9. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya.Brajamusti 8. Gatotkaca menjawab. Gantotkaca Rante 10. Wahyu Senapati 7. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Aji Narantaka 12. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. dengan Aji Narantaka itu . yang menyatakan keinginannya untuk diperistri. para putra Pandawa. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. Gatotkaca Sewu 5. putra Dursasana. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. Sesuai janjinya. Gatotkaca Rebutan Kikis 6. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya.

Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir.Gatotkaca mengalahkan Dursala. sehingga menampilkan kesan gagah. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Di Surakarta. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 . tidak diketahui dengan jelas. Guntur. Badannya kekar dan kokoh. Tatit. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. Presiden RI. dan Dukun. mukanya tidak terlalu tunduk. Pada tahun 1960-an Ir. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). Guntur Prahara. dan Guntur Samodra. hanyalah Prabu Kala Pracona.1820) di Surakarta. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Gelap. dan Dursala. Mengenai soal wanda ini. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. yakni Butaprepat. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. sedangkan kata kaca artinya rambut. Boma Narakasura. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. dan Abimanyu di darat. yakni wanda Kilat. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Dalam pewayangan. Sukarno. Dalam perang melawan raksasa. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. Gatotkaca menyambar dari udara. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. dengan wajah mirip Bima. Nama itu diberikan karena waktu lahir. Patih Kala Sakipu. dengan muka agak . penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. Bentuk badannya tegap. lengkap dengan taringnya. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. Panglawung. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya.

wajah raksasa. Pergiwati. Sementara itu. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Wanda Guntur. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa.datar. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. Baca Bima. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. dengan tubuh besar. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. raja Mataram. membagi Gatotkaca atas empat wanda. seolah mencerminkan sifat andap asor. kuat. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya. lengkap dengan taringnya. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. dan Sukarno. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Wajahnya juga memandang ke bawah. Dulu. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. . Dewi. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. tunduk.

penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Carucitra. masingmasing bernama . Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . sederhana. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Wikataboma. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Citraboma. Arya Watubaji. (raja negara Turilaya). Arya Sakuni. Durgempo. Kartadenta. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). suaminya. Surtayu. Durmuka. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dengan bantuan Dewi . Kurawa terhadap Pandawa. Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Gardapura. Surtayuda. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. lembut. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Citrayuda. Durmagati. istri Bathara Derma. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. baik budi. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. Bogadatta. Sesuai dengan ketentuan Dewata. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . raja negara Astina. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis.

Wijanarka. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. sesuai dengan takdir dewata. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Kumaladewa. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba. bernama. Setelah ada kesepakatan. Prabukusuma. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. . ayahnya sendiri. di keputrian negera Surateleng. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Abimanyu. Antakadena dan Bambang Sumbada. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Wisanggeni. Bratalaras. tekun dan wingit. Endang Pregiwa. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. Wilungangga. dari pertapaan Yasarata. Endang Pregiwati. Kumalasakti. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya. Ia berwatak tenang. menjelang pecah perang Bharatayuda.Wilutama. Sedangkan menurut Mahabharata. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. dengan Dewi Ulupi. salah satu dari lima satria Pandawa. jatmika. Sumitra.

Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. . Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. begitu kelahiran Dewabrata. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. raja negara Astina.

Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Untuk memenuhi ambisinya. Karenanya berbadan tinggi besar. bengis. . Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. perkasa dan berwajah setengah raksasa. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. ingin menangnya sendiri. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. keras hati. gagah. raja raksasa dari negara Widarba. penganiaya. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga. Prabu Supala raja negara Kadi.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. Ia sangat sakti. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu.

raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. istri Arya Prabu Rukma. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. . Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. berwatak angkara murka. berwatak angkara murka. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Karena ketekunannya bertapa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. istri Arya Prabu Rukma. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. ayahnya. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi.

Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. ayahnya. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. ia menukar namanya dengan nama patihnya. dan bergelar Prabu Sinduraja. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. berani. . Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. Arya Wirata dan Arya Surata. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. penuh kesungguhan dan setia. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. Jayadrata. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling.

Bambang Sasikirana. putra Dewi Suryawati. Raden Gatotkaca. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. Merasa sangat sakti. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. raja negara Madukara (lama). putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. karena ketika . putra Dewi Pregiwa. Sebelum menemui ajalnya. dan Arya Suryakaca. istri Arjuna. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati. mengutus adiknya. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. raja negara Pringgandani. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Prabu Jayamurcita. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. bernama. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka.

Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. tangkas dan terampil. sangat berbakti dan penuh belas kasih. Samba. Gatotkaca.perang berlangsung ia masih kecil. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. Demikian pula dengan tabiat. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. tangguh. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. Dewi Jembawati berwatak jujur. Dari perkawinan tersebut. waspada. berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. dan Gunadewa. daripada tinggal di istana Dwarawati. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. berwujud sebagai wanara / kera. gesit. Perbedaannya. raja negara Dwarawati. Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Ketika lamarannya ditolak. Karena mati sebelum takdir. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. teguh. sabar. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. yang berwajah sangat tampan. berani tak mengenal takut. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. ia memperoleh dua orang putra bernama . kesetiaan. setia. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar. cerdik pandai. Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. dengan Dewi Trijata. Drestadyumna dapat dihidupkan . ibunya. Jayasupena tidak bisa terbang. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.

dari negara Wirata. tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. setia.kembali oleh Prabu Kresna. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. raja Awangga. bernama. Brajamusti. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Prabkesa. Dewi Arimbi. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. . Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. raja negara Dwarawati. Arimba/Hidimba. Brajadenta. sangat jujur. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati.

Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. namun memiliki gerakan yang cekatan.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. Dalam cerita pedalangan. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. Merasa sangat sakti. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. putra ke-empat Prabu Basukunti. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja. Daya berpkirnya lambat. dari negara Mandura. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Bertubuh gemuk pendek. Dalam peperangan. . Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci.

raja negara Astina. seperti Arya Prabu Rukma. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. serakah. istri Prabu Basudewa. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Berwatak angkara murka. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. kejam. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. kakak Arya Ugrasena).Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. putri Prabu Rumbaka. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Dalam peperangan tersebut. bengis. Arya Ugrasena. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. serakah. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. pemberani dan sangat sakti. mau menangnya sendiri. suka menurutkan kata hati. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. Prabu . Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. raka negara Astina. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura.

Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. adik Prabu Gorawangsa. permaisuri Prabu Basudewa. ingin menangnya sendiri. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). pamannya yang sakti. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Dengan dukungan Suratimantra. Ia lahir di negara Bombawirayang. keras hati.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. Karena sangat sakti. oleh Suratrimantra. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. Pemberontakan Kangsa gagal. raja negara Astina. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. Setelah remaja. raja Mandura. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. penghianat. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti .

ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Basukarna adalah putra sulung. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. Prabu Basukunti. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. padahal ia masih gadis. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya.Karna KARNA. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Waktu masih berusia remaja. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Resi Druwasa. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. . Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Basukarna adalah anak buangan. putri bungsu raja Mandura. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak.

Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. sering bangun siang. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. Pandu. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Itulah sebabnya. Dengan ilmunya yang tinggi. atau Suryatmaja. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. dan matahari sudah naik. . di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau. Tahun berganti tahun. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. sesudah masa kehamilannya cukup. Namun permohonan itu ditolak. Nama lain baginya adalah Talingasmara.yang artinya telinga. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. yakni putra-putra Drestarastra. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Maka. Resi Krepa.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Menjelang masa remaja. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Manakala hari telah terang. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Setelah lahir. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Itulah sebabnya. Alasannya. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. dan Yama Widura. ia diberi nama Karna .

merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Namun Kunti juga ragu. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. Adu tanding pun dimulai. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. Yakin. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. Keduanya seimbang sama kuat. Lagi pula. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. ditolak. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. termasuk para Kurawa. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Duryudana. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Karna menjadi Adipati di Awangga . dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. Lebih-lebih Arjuna. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. ataukah sebaliknya.

Karena merasa ditipu. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya. tetapi karena hasil usahanya sendiri. sejenis kalajengking berbisa. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. yaitu raja penguasa di Awangga. kutukan itu akan terbukti. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. pada saat yang genting . masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. walaupun telah menjadi menantunya. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. yakni ilmu ketrampilan memanah. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. Saat itu seekor ketonggeng. menyengat paha Basukarna. putri Prabu Salya. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. melainkan seorang ksatria. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Dan. . sehingga keringatnya bercucuran. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. Karna harus menyamar sebagai brahmana. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. sehingga mereka terpaksa dinikahkan.yang menentukan hidup atau mati. kelak ternyata. adik Surtikanti. Basukarna. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. raja Mandraka. atau raja muda. Sewaktu tahu apa yang terjadi.

tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. siapa pun yang memintanya. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. Meskipun sebelumnya telah tahu. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. dan Arjuna. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. tetapi gagal. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. putri sulung Prabu Salya. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. dan mengaku sebagai Arjuna. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Bima. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. salah lihat. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira." . ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. yakni Prabu Anom Duryudana. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Dalam pewayangan. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. "Ingatlah Karna. Selain seimbang kesaktiannya. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. Ki Nartasabda. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. percaya diri. tahu membalas budi.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. teguh dalam pendirian. sebab Batara Endra. Jadi. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. yaitu Batara Surya. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri.

dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua. berkata: "Karna. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa.. Tanpa menanyakan. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra . itu tergantung pada siapa yang memintanya.. . Esok harinya." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta. Namun. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. Jika seorang brahmana datang meminta. Karenanya. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . ksatria mulia. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan." Demikianlah. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. sebagai ganti barang yang hamba ambil." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. Kresna secara khusus datang menemui Karna. pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. . tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya..Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda.. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka.yang masih dalam ujud brahmana.. apa alasan brahmana itu memintanya. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. Hamba sendiri yang akan melepaskannya.." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. Kini. hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. dengan senang hati hamba akan menerimanya. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas. ambillah. Sehari menjelang Baratayuda. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. Pada pertemuan empat mata.

mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. Kakanda Kresna." Kresna: "Saya memahami hal itu. Bahkan Maharesi Bisma. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang. Adinda telah mengenal para Kurawa. bukan perang kecil. Yang penting. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang. dan dengki mereka.. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah. Itulah sebabnya. sifat iri. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. sejak masih remaja. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Adinda tahu benar. Dinda Karna. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. Namun. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. pendirian mereka." Kresna: "Tetapi. culas. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum. Itu adalah kewajiban Adinda. Jadi. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. sehingga Baratayuda dapat dicegah. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina.Kresna: "Dinda Karna." Karna: "Kakanda Kresna. . Kakek Abiyasa. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan... tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Resi Krepa. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Begawan Drona.. . bagaimana pun. Barata-yuda harus segera terjadi. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Rasanya. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa." Karna: "Kakanda Kresna.

. Dinda Basukarna . Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. selalu harus ada yang menjadi korban. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Seandainya Adinda yang gugur. lewat tengah hari. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna.. jelas berbeda." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. bagaimana pun. dan siapa yang akan unggul. . Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Hati kecilnya merasa. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Coba renungkan hal itu. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. Namun. Namun. Entah siapa yang akan kalah. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan . kita semua belum tahu.terjadi sebagaimana seharusnya." Kresna: "Adinda Karna." Kresna: "Adinda Karna. seandainya Adinda yang menang." kata titisan Wisnu itu. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. Adinda tahu. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. Demikian pula. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu.. Karenanya. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Sekali lagi. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. dan selalu harus ada yang dikor-bankan.

Ibunda mengerti. anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia.. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku. cobalah engkau renungkan barang sejenak. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa. Tidak bisa tidak. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati.. Engkau tentu juga tahu. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa. Namun." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan.. . Dapatkah engkau membayangkan. Engkau seorang ksatria utama.. Namun.. Hanya karena keadaan. Namun.. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria.. Arjuna. Namun hamba mohon. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu.. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa." Kunti: "Karna. Aku. dengan menguatkan hati. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Anakku. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. ibumu ini. adik-adik hamba. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. engkau adalah prajurit sejati. Karna Anakku. . Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi." Kunti: "Tetapi .. betapa remuknya hati seorang ibu. Jika harapanku ini engkau kabulkan. Hamba mengerti. ada yang ."Basukarna anakku. Para dewa dapat menjadi saksi. junjungan hamba. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. Namun. Ibunda tentu juga tahu. perang besar akan terjadi esok hari.

membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Dalam Baratayuda. Karena itu.. menciumi ubunubunnya... Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. Demikian pula. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. jika ia tidak ikut beperang. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Untuk itu. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra. Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. . tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. dan . Jika hamba gugur... Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya.. anakku . kumohon kepadamu. Karna. izinkan aku memelukmu. maafkanlah Ibumu ini. buah hatiku . anakku. tidak terlaksana. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. Kunti lalu berkata: "Anakku. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. Walaupun tawaran bantuannya ditolak.. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. batal. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Doaku untukmu. anakku. mengorbankan orang yang disayanginya. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu. Aku tidak berkesempatan merawat. memelihara dan mengasihimu. mungkin Baratayuda akan gagal. sebagai ksatria.. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. Dan.. Puluhan tahun. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai. penguasa Astina itu mulai khawatir. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Pertimbangan yang lain adalah. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. Tetapi.harus mengorbankan suaminya." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. aku telah kehilangan engkau. kemuliaan." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu.. sejak engkau masih berujud bayi merah. derajat dan pangkat.

Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Hanya karena bujukan Duryudana. mengasuh. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Basukarna. Alasannya. ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. dan mengasihinya. Panah Wijayacapa meluncur deras. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Sementara itu. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. sebagaimana dikehendakinya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. dan menurut anggapannya. Duryudana dengan cepat melerai. Duryudana lalu meng-ingatkan. Karena jika bukan dia yang gugur. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. Karena desakan Duryudana ini. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. seorang anak yang terbuang sejak bayi. melesat ke arah dada Arjuna. Basukarna . bahwa perang ini bukan perang pribadi. Namun. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. raja Dwarawati. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. Dan. kemudian membujuk Prabu Salya. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Agar seimbang dan tampak sederajat. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu.cari Arjuna.

kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. Suatu hari. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Pada saat itu Kresna memberi isyarat. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. selain sebagai ipar. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. Permadi mencoba membantah. yakni patih Kadipaten Awangga. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. . Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. putri Prabu Anom Duryudana. Pada saat Baratayuda berlangsung. Permadi sanggup. Tetapi versi lain menyebutkan. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. ia juga merupakan besan. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya.gugur karena siasat licik Kresna. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. putri Prabu Salya. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Jadi. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Basukarna mendapat dua orang putra. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. Ia mempersalahkan Adimanggala. turun dari kereta. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Dari keterangan para dayang. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna.Bhs. abang satu ibu lain ayah. Dengan demikian. namun tidak seorang pun yang percaya. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri.

Karna menolak. . dewa itu segera melerainya. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. dan bahkan juga nama baiknya. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya. Diterangkan.Dalam waktu singkat. Setelah tahu apa yang terjadi. Guna me-nyirnakan angkara murka. sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. Lagi pula.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . Dalam pewayangan di Indonesia. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Usaha Permadi ini berhasil. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. terpaksa menerima kenyataan itu. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. dan terjadilah perang tanding. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. Karenanya.

terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Lihat juga Kunti. Dalam Mahabarata.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. Dewi. dan Arjuna.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Karna ternyata sanggup. Kelak. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. selain dendam pada Arjuna. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana. Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. atau Basusena. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Basukarna. Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. bukan bangsawan). yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. . tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 .

cerdik. lincah. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Durmuka. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Setelah mertuanya meninggal. putri raja Banyutinalang. Citraksa. Durmagati. Ia berbadan besar. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Wikataboma. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Citraboma. Surtayu. Bogadatta (raja negara Turilaya). Durgempo. Carucitra. pandai bicara. Citraksi. Kartawiyoga berwatak keras hati. Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Gardapura. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Surtayuda. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. . gagah dan berwajah setengah raksasa. Kartadenta. keras hati. Kartamarma memliki perwatakan. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Duryudana (raja Negara Astina). Citrayuda. Gardapati (raja negara Bukasapta). berani dan selalu menuruti kata hati. Bomawikata. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah.

Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. dari padepokan Retawu. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Rajamala. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. Kencakarupa berwatak keras hati. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. penghianat. yaitu. Bagawan Abiyasa. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. Citragada dan Wicitrawirya. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. berani dan . yaitu. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. dengan Dewi Durgandini. telah datang menyusul Kakrasana. Upakeca / Rupakeca. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. raja negara Astina. Setatama. ingin menangnya sendiri.

selalu menurutkan kata hati. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Krepa berwatak jujur. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Cerita Pedalangan menyebutkan. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. Kisah lain menyebutkan. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. setia dan penuh pengabdian. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Dalam Mahabharata diceritakan. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Matswapati. .

sampai akhir hayatnya. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. . Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina.

4. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). Kakrasana. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). adalah putra Prabu Basudewa. berputra . putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Aji Pameling dan Aji Kawrastawan. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. seorang swarawati keraton Mandura. berputra . berputra .Dewi Pratiwi. Kaca paesan. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Senjata Cakra. 3. antara lain. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti.Dewi Jembawati. Terompet/Sangkala Pancajahnya. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. Arya Setyaka. Kembang Wijayakusuma.Dewi Setyaboma. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. . putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. 2. Ia lahir kembar bersama kakaknya. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa.Dewi Rukmini. dari negara Lesanpura. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1.

pemberani. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. putra Prabu . Bagawan Wilawuk. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. putri Prabu Kunti. Endang Pregiwa. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. Puntadewa. Wisanggeni. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Antakawulan dan Bambang Sumbada. apabila dioleskan pada pelupuk mata. dengan Dewi Jimambang. Wijanarka. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna. Bambang Irawan. tenang. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Arya Basudewa. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Bima/Werkundara dan Arjuna. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Prabu Kresna menginginkan moksa. Wilugangga. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. bernama. Endang Pregiwati.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. setia dan wingit. Nakula dan Sadewa. Bratalaras. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. kakaknya. raja Boja. Abimanyu. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. raja negara Astina. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Sejak kecil. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Ia berwatak penuh belas kasih. Sumitra. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. keinginanya selalu terlaksana. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. menarik hati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Wataknya bersahaja. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Hidupnya serba mewah. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. putra kedua Adipati Karna. Ia mempunyai kakak kandung . Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. gaya dan kata-katanya serba menarik. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit.Pandu dengan Dewi Madrim. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga.

Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. setia. raja negara Widarba. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). raja negara Mandura. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. adik Prabu Gorawangsa. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. sabar dan Wingit. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. raja negara Mandura. Dari perkawinan tersebut. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. digauli oleh Prabu Gorawangsa. . diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dengan dukungan Suratrimantra. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Prabu Pandu.bernama Narasoma. diusir keluar dari negara Mandura. Kangsa pergi kenegara Mandura. Kedua putra kembarnya. tetapi juga putra Prabu Basudewa. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Oleh Kangsa. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang.

yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). Akhir riwayatnya diceritakan. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. sabar. yaitu. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. seorang hapsari/bidadari. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. ikhlas. salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. sabar. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Menurut purwacarita.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. di daerah kerajaan Jodipati. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. yaitu. percaya akan kekuasaan Tuhan. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . percaya akan kekuasaan Tuhan. Narasoma dan Dewi Madrim. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Akhir riwayatnya diceritakan. ikhlas. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. padepokan Pandansurat dimerdekakan. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. wilayah negara Mertani. Mandrapati mempunyai watak. Narasoma dan Dewi Madrim. seorang hapsari/bidadari. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Mandrapati mempunyai watak.

bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. putra Prabu Pandu raja negara Astina. dari negara Mandura bernama. Nakula tidak akan dapat lupa . Puntadewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. salah satu dari lima satria Pandawa. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya. manusia kera kekasih dewata. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. setia. Dewa Tabib. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. sangat berbakti. Dari perkawinan tersebut. Mereka bertemu. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. dari negara Mandaraka. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. dengan permaisuri Dewi Kunti. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa). Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia lahir kembar bersama adiknya. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. memperrtunjukkan kemahirannya menari.

1. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. wilayah negara Amarta. Nakula mempunyai watak jujur. Ia juga mempunyai cupu berisi. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . Akhir riwayatnya diceritakan. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. . 2. Senapati negara Mretani. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. belas kasih. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. taat. Dewi Srengganawati. Dewi Madrim.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. putri Resi Badawanganala. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. raja negara Awuawulangit. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. setia. Setelah selesai perang Bharatyuda.

Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya. Narasinga menjadi sangat sakti. raja negara Surateleng. Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Arya Singamulangjaya. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi. Ia tewas dalam . yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. Karena ketekunannya bertapa. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan.

Setelah ayahnya. dari negara Lesanpura. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. Sedangkan dalam olah keprajuritan. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng.. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. setia.Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Ibunya bernama Dewi Kandini. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. putra Sanghyang Brahma. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. jujur. putri Arya Kidangtalun. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. andel Resi Palasara. putra Prabu Basudewa. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Senapati perang Dwarawati. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. selain berguru pada ayahnya. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. putra Prabu Kresna.peperangan melawan Narayana. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. Karena itu selain sakti. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Selain sakti. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. raja negara Mandaraka. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari.

Ramayana dan Pramasata 2. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. berputra . putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Dewi Puyangan. Ia berwatak bijaksana. Dewi Tamioyi 3. jujur dan adil. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Sumitra. 1. Dalam kitab Adiparwa. karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Dangan. berputra . berputra . Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Ia seorang anak yatim. Dewi Satapi/Dewi Tapen. Akhir riwayatnya diceritakan. Wijarnaka. salah satu dari lima satria Pandawa. yaitu . Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. Bratalaras. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Abimanyu. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Bambang Irawan. Kumalasakti. Ramaprawa dan Basanta. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Kumaladewa. Antakadewa dan Bambang . akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Dewi Niyedi 5. berputra . Dewi Gentang. dengan Dewi Manuhara. ia masih dalam kandungan ibunya. Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. Yudayana dan Dewi Pramasti 4.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. Dewi Impun. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Bagawan Sarmiti. berputra . Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). Prabakusuma. Wilugangga.

raja negara Pringgondani. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Abimanyu. setia. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. Wilugangga. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Kumaladewa. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Dari perkawinan tersebut. Brajadenta. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. Kumalasakti. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. jujur. Antakadewa dan Bambang Sumbada. Arimba/Hidimba. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. Arjuna. Wijanarka. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Bratalaras. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Arjuna.Sumbada. Brajamusti. Dewi Arimbi. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Sumitra. dengan Dewi Manuhara. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Prabakusuma. setia. bernama. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Baru setelah remaja. Bambang Irawan. Brajalamatan. jujur. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. baik budi. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). bernama. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. putra Bima dengan Dewi Arimbi. setia. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. Ia mempunyai tujuh saudara kandung. Ia dan adik bungsunya. Dewi . Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Brajawikalpa dan Kalabendana. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. putra Prabu Puntadewa. berbakti dan teguh dalam pendirian.

Sumitra. Akhir riwayatnya diceritakan. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. putri Bathara Indra. Wisanggeni. juga ahli dalam ilmu pengobatan. Endang Pregiwa. dengan Dewi Supraba. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Akhir riwayatnya diceritakan. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . mengalahkan semua para Dewa. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Kumaladewa. Dewi Mustakaweni. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Ia kemudian mengutus patihnya. halus. Wilugangga. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. jatmika. Wilugangga. Ia sangat sakti. raja negara Awangga. Bratalaras. Bambang Tetuka/Gatotkaca. yaitu. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. baik tingkah lakunya.Arimbi. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. tenang. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Bambang Irawan. Endang Pregiwati. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Abimanyu. Atas keputusan Bathara Guru. Ia adalah putra Arjuna. raja raksasa dari negara Manikmantaka. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. besar tanggung jawabnya. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. berwatak angkara murka. Wijarnaka. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Kumalasakti. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang.

seorang swarawati Keraton Mandura. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga.dan Kasipu. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Dewa keadilan dan kesejahteraan. dengan Ken Sagupi. Ken Sagupi. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. dan Dewi Rarasati/Larasati. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. . Akhir riwayatnya diceritakan. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. Suaranya lantang. setelah selesainya perang Bharatayuda. yaitu. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Wresni dan Andaka. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. senang bergurau. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. Kedua putranya. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. Arya Udawa.

raja jin negara Mertani. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Akhir riwayatnya diceritakan. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani.Dewi Pratiwi berwatak setia. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. dan sangat berbakti. . Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Bima/Werkudara dan Arjuna. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. masing-masing bernama. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. Dewi Banowati. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. sabar. Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka. ikhlas. penuh belas kasih. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. Dewi Erawati. tekun dalam agamanya. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. yang kemudian diberikan kepada putranya. dan dua orang adik kembar lain ibu. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Pujawati berwatak. jujur. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. Dewi Surtikanti. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. dengan Dewi Darmastuti. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. sabar. jujur. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. seorang hapsari/bidadari. Ia mempunyai watak. percaya atas kekuasaan Tuhan. Sitija. setia.

Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Ia seorang arsitek ulung. Purocana juga ahli dalam tata bangunan. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. serta berjiwa penjilat. Arya Gamdamana. Atas perintah Arya Sakuni. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. . raja negara Mandaraka. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. Setelah menobatkan Parikesit. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas.Dalam perang Bharatayuda.

sais kereta kerajaan Astina. Ia sangat sakti. tidak bisa mati selama masih terkena air. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Kecaka/Kencakarupa. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Resi Balarama/Baladewa. Adipati Karna. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Rajamala berwatak keras hati. Dewi Nirada. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Di dalam cerita pedalangan Jawa. Citragada dan Wicitrawiya. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. yaitu: Resi Bisma. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina. Upakeca/Rupakenca. masing-masing bernama .Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. . bernama. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Setatama. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". raja negara Astina. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Duryudana dan Bima. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. Menurut ketentuan dewata. berani.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini.

Dari garis keturunan ayahnya. ia mempunyai tiga orang saudara. Arya Prabu Rukma.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. patuh dan berbakti. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. . sangat menginsyafi. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. putri Arya Prabu Rukma. seorang swarawati keraton Mandura. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. Bambang Sumitra dan Bratalaras. istri pertama Arjuna. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. dengan Ken Sagupi. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. raja negara Astina.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. yaitu : Arya Udawa. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). mengerti dan menguasai dirinya. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. sabar. Dewi Rarasati berwatak setia. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Ken Sagupi.

Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. yaitu. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. tenang. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). dengan Dewi Durgandini. Dewi Erawati. . Kencaka/Kencakarupa. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. Setatama. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. Dewi Surtikanti. Bagawan Abiyasa. halus. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). Ia mempunyai empat orang saudara kandung. bernama. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Ia meningal dalam usia lanjut. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Citragada dan Wicitrawirya. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). Rajamala. sabar. hatinya keras dan sedikit suka usil. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Setelah Prabu Kresna mati moksa. raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Narayana. cerdik pandai. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. bernama. raja negara Astina. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. dari padepokan Retawu.

putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Selain sangat sakti. Akhir riwayatnya diceritakan. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. keras kepala dan mau menangnya sendiri. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. Puntadewa. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. taat. Bima/Werkundara dan Arjuna. Setelah selesai perang Bharatayuda. Akhir riwayatnya di ceritakan. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.Rupakenca berwatak tinggi hati. putri Resi Badawanganala. bernama. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. belas kasih. Prabu Matswapati. sombong. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. setia. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Sadewa mempunyai watak jujur. Dewa Tabib. wilayah negara Amarta. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). Nakula. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. dari negara Mandura. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya .