Abimanyu

ABIMANYU dikenal pula dengan nama : Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. Ia mempunyaai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat “Wahyu Hidayat”, yang mempunyai daya : mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat “wahyu Cakraningrat”, suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arjuna. Sedang dalam olah ilmu kebathinan mendapat ajaran dari kakeknya, Bagawan Abiyasa. Abimanyu tinggal di kesatrian Palangkawati, setelah dapat mengalahkan Prabu Jayamurcita. Ia mempunyai dua orang isteri, yaitu : 1. Dewi Siti Sundari, putri Prabu Kresna , Raja Negara Dwarawati dengan Dewi Pratiwi, dan 2. Dewi Utari, putri Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati, dari negara Wirata, dan berputra Parikesit. Abimanyu gugur dalam perang Bharatayuda oleh gada Kyai Glinggang milik Jayadrata, satria Banakeling.

Amba
DEWI AMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan peramisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakutnakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba mengeluarkan kutukan, akan menuntut balas kematiannya dengan perantaraan seorang prajurit wanita. Kutukan Dewi Amba terhadap Dewabrata menjadi kenyataan. Dalam perang Bharatayuda arwahnya menjelma dalam tubuh Dewi Srikandi yang berhasil menewaskan Resi Bisma/Dewabrata.

Anggraini
DEWI ANGGRINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, rajanegara Paranggelung. Ia berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. Ia melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya ke

Dalam pewayangan. Walaupun ia cucu Sang Hyang Wenang. Selain itu. Namun Dewa Ular itu tidak menyangka Batara Guru akan menjatuhkan hukuman mati pada anaknya.Antaboga ANTABOGA. putri Sang . Dari istrinya yang bernama Dewi Supreti. ujudnya tetap seekor naga. Ibunya bernama Dewi Wasu. karena ayahnya yang ber-nama Antawisesa juga seekor naga. Batara Guru menamakan makhluk ganas itu Candrabirawa. Batara Guru juga pernah mengambil kulit yang tersisa ketika Sang Hyang Antaboga mlungsungi dan menciptanya menjadi makhluk ganas yang menge-rikan. ketika masih muda disebut Nagasesa. menikah dengan Bima. karena ia memiliki air suci Tirta Amerta. sesuai dengan yang dikehendakinya. Dewa itu beristana di Kahyangan Saptapratala. istri Batara Yamadipati. anaknya sendiri. Namun para dewa gagal me-nangkapnya karena kalah sakti. dengan memasukkannya ke Kawah Candradimuka. Walaupun dalam keadaan biasa Sang Hyang Antaboga serupa dengan ujud manusia. Sang Hyang Antaboga pernah dimintai tolong Batara Guru menangkap Bambang Nagatatmala. dalang menceritakan bahwa Sang Hyang Antaboga memiliki Aji Kawastrawam. putri Anantaswara. Air sakti itu kemudian diberikan kepada cucunya Antareja dan pernah dimanfaatkan untuk menghidupkan Dewi Wara Subadra yang mati karena dibunuh Burisrawa dalam lakon Subadra Larung. kemudian menghidupkan kembali Bambang Nagatatmala dengan Tirta Amerta. setiap 1000 tahun sekali. SANG HYANG. Antara lain ia pernah menjelma menjadi garangan putih (semacam musang hutan atau cerpelai) yang menyelamatkan Pandawa dan Kunti dari amukan api pada peristiwa Bale Sigalagala. Sang Hyang Antaboga terpaksa menangkapnya. Cucunya yang lahir dari Dewi Nagagini bernama Antareja atau Anantaraja. Dalam pewayangan disebutkan. Sang Hyang Antaboga berganti kulit (mlung-sungi). keadaan di Saptapratala tidak jauh berbeda dengan di kahyangan lainnya. atau Sang Hyang Nagasesa atau Sang Hyang Anantaboga atau Sang Hyang Basuki adalah dewa penguasa dasar bumi. Putrinya. Untunglah Dewi Supreti. Sang Hyang Antaboga. tetapi dalam keadaan triwikrama. walaupun terletak di dasar bumi. Karena Nagatatmala memang bersalah. tubuhnya berubah menjadi ular naga besar. Dewi Nagagini. yang membuatnya dapat menjelma menjadi apa saja. Sang Hyang Antaboga adalah putra Anantanaga. Waktu itu Nagatatmala kepergok sedang berkasihkasihan dengan Dewi Mumpuni. Sang Hyang Antaboga mempunyai kemampuan menghidupkan orang mati yang kematiannya belum digariskan. Ibu Nagasesa bernama Dewi Sayati. orang kedua dalam keluarga Pandawa. walau itu anaknya. ia mempunyai dua anak. atau lapisan ke tujuh dasar bumi. istrinya. yaitu Dewi Nagagini dan Naga Tatmala.

lalu memutarnya untuk melubangi dasar samudra itu. para dewa tidak sanggup mencabut kembali gunung itu. Tiba-tiba melesatlah seberkas CATATAN KAKI: ***) Ada pendapat lain yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan Tirta Amerta. Para dewa memang sangat menginginkan cupu mustika itu.Hyang Wenang. cahaya mustika itu ada pada dirinya dan akan diserahkan kepada Batara Guru. cahaya terang memasuki mulutnya. Nagasesa lang-sung mengatupkan mulutnya. Namun setelah berhasil memutarnya. ***) Jasa Nagasesa yang kedua adalah ketika ia menye-rahkan Cupu Linggamanik kepada Batara Guru. Ini didasarkan atas arti kata ngebur dalam bahasa Jawa. para dewa bukan membor samudra. yang artinya mengaduk-aduk. mustahil Tirta Amerta dapat diambil. Mereka mencabut Gunung Mandira dari tempatnya. melainkan mengaduk-aduknya. Batara Guru menyanggupinya. Sejak itu ia bergelar Sang Hyang Antaboga. Tidak hanya itu. Nagasesa menjawab. Dengan cara melingkarkan badannya yang panjang ke gunung itu dan membetotnya ke atas. Untuk membangun ikatan keluarga. para dewa juga menghadiahkan seorang bidadari bernama Dewi Supreti sebagai istrinya. dan berhak atas gelar Batara atau Sang Hyang. Nagasesa berhasil menjebol Gunung Mandira. Suatu ketika para dewa berusaha mendapatkan Tirta Amerta yang membuat mereka bisa menghi-dupkan orang mati. Padahal jika gunung itu tidak bisa dicabut. Para dewa juga memberinya hak sebagai penguasa alam bawah tanah. dan kemudian menempatkannya di tempat semula. Itulah sebabnya semua dewa di kahyangan merasa berhutang budi pada ke-baikan hati Nagasesa. sehingga ia mendapatkan Cupu Linggamanik yang semula berujud cahaya itu. dan saat itulah muncul Batara Guru. Guna memperoleh Tirta Amerta para dewa harus membor dasar samudra. oleh para dewa Na-gasesa juga diberi Aji Kawastram ***) yang mem-buatnya sanggup mengubah ujud dirinya menjadi manusia atau makhluk apa pun yang dikehendakinya. Itu pula sebabnya. Cupu Linggamanik sangat penting bagi para dewa. mengacau. Nagasesa yang kelak lebih dikenal dengan nama Sang Hyang Antaboga juga memiliki Tirta Amerta. membuat air samudra itu menjadi ‘kacau’. Dengan demikian para dewa dapat mengambil Tirta Amerta yang mereka inginkan. dibalikkan sehingga puncaknya berada di bawah. dibawa ke samudra. Karena jasa-jasanya itu para dewa lalu mengha-diahi Nagasesa kedudukan yang sederajat dengan para dewa. Pada saat para dewa sedang bingung itulah Nagasesa datang membantu. karena benda itu mempunyai khasiat dapat membawa ketentraman di kahyangan. Waktu itu Nagasesa sedang bertapa di Guwaringrong dengan mulut terbuka. . bilamana pemuka dewa itu mau memeliharanya baik-baik. Dewa itu menanyakan kemana perginya cahaya berkilauan yang memasuki Guwaringrong.

yang suami Dewi Pertiwi. . Ternyata Batara Guru tidak bersedia memberikan wahyu itu pada Boma. dan Candrabirawa. karena menurut pendapatnya Gatotkaca lebih pantas dan lebih berhak.Perlu diketahui. tetapi akhirnya silang pendapat itu dapat diredakan oleh Batara Narada. Wahyu Senapati tetap diperuntukkan bagi Gatotkaca. Sebenarnya sebutan itu keliru. karena Kemayan yang berasal dari kata ‘maya’ adalah aji untuk membuat pemilik ilmu itu menjadi tidak terlihat oleh mata biasa. Nama Antaboga atau Anantaboga artinya (naga yang) kelokannya tidak mengenal batas. Jadi. tak terlihat. yang benar adalah Aji Kawastram. sedangkan kata boga atau bhoga atinya kelokan. Yang kelokannya tidak mengenal batas. hanya terdapat dalam pewayangan di Indonesia. cucunya. kata anta artinya batas. artinya. Dalam Kitab Mahabarata. maksudnya adalah ular naga yang besarnya luar biasa. yakni Antareja. Selisih pendapat yang hampir memanas ini karena Sang Hyang Antaboga hendak bersikeras. cucu Sang Hyang Antaboga. karena tokoh itu memang asli ciptaan nenek moyang orang Indonesia. Lihat Antareja. Bersama dengan menantunya. Kata ‘maya’. Antareja tidak pernah ada. untuk meminta Wahyu Senapati pada Batara Guru. Sang Hyang Antaboga pernah berbuat khilaf ketika dalam sebuah lakon carangan terbujuk hasutan Prabu Boma Narakasura. Antaboga berangkat ke kahyangan. Kata an atau artinya tidak. Prabu Kresna. CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebutnya Aji Kemayan.

dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. dan Arya Anantasena. Ia juga memiliki cincin mustikabumi. dengan Dewi Nagagini. sehingga kebal terhadap senjata. putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu. Setelah dewasa Anantareja menjadi raja di negara Jangkarbumi bergelar Prabu Nagabaginda. Lidahnya sangat sakti. putra Bima dengan Dewi Urangayu. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. pemberian ibunya. Ia menikah dengan Dewi Ganggi. rela berkorban dan besar kepercayaanya kepada Sang Maha Pencipta. Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Anantaboga. Anatareja berkulit napakawaca. putra Bima dengan Dewi Arimbi.Antarja ANANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara. yang mempunyai kesaktian. dan berputra Arya Danurwenda. pendiam. bernama: Raden Gatotkaca. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). salah satu dari lima satria Pandawa. raja ular/taksaka di Tawingnarmada. Ia meninggal menjelang perang Bharatayuda atas kemauannya sendiri dengan cara menjilat telapak kakinya sebagai tawur (korban untuk kemenangan) keluarga Pandawa dalam perang Bharatayuda. putri Prabu Ganggapranawa. Anantareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur. . sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda.

putra Dewi Nagagini. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti. yang dapat . dan Gatotkaca. Anantasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena. mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian.Antasena ANANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara. Anantasena dapat hidup di darat dan di dalam air. putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu. putra Dewi Arimbi. Sejak kecil Anantasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. dengan Dewi Urangayu. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. yaitu : Anantareja. salah satu dari lima satria Pandawa.

Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya. Anatasena meninggal sebelum perang Bharatayuda. raja raksasa negara Pringgandani. bernama. Brajadenta. Brajamusti. Setelah dewasa. menggantikan kedudukan kakaknya. kekuasaan . bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam peperangan.mengembalikan kematian di luar takdir. dengan Dewi Hadimba. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani. salah seorang dari lima satria Pandawa. yang tewas dalam peperangan melawan Bima. berani kerena membela kebenaran. Brajalamatan. tidak pernah berdusta. Arimba/Hidimba. Dari perkawinan itu ia mempumyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Ia juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Ia mati moksa (lenyap dengan seluruh raganya) atas kehendak/kekuasaan Sang Hyang Wenang Arimbi DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka. terus terang. putra Prabu Pandu. Anantasena menjadi raja di negara Dasarsamodra. bersahaja. Prabu Arimba. Brajawikalpa dan Kalabendana. Anantasena berwatak jujur. Arya Prabakesa.

negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotokaca dewasa dan diangkat menjadai raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. Ia mempunyai sifat dan perwatakan; jujur, setia, berbakti dan sangat sayang terhadap putranya. Akhir kehidupannya diceritakan, gugur di medan Perang Bharatayuda membela putranya, Gatotokaca yang gugur karena panah Kunta milik Adipati Karna, raja negara Awangga.

Arjuna
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita --- putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. Ia merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka-pusaka sakti dari para dewa, antara lain ;

Gendewa ( dari Bathara Indra ), Panah Ardadadali ( dari Bathara Kuwera ), Panah Cundamanik ( dari Bathara Narada ). Arjuna juga memiliki pusaka-pusaka sakti lainnya, atara lain ; Keris Kiai Kalanadah, Panah Sangkali ( dari Resi Durna ), Panah Candranila, Panah Sirsha, Keris Kiai Sarotama, Keris Kiai Baruna, Keris Pulanggeni ( diberikan pada Abimanyu ), Terompet Dewanata, Cupu berisi minyak Jayengkaton ( pemberian Bagawan Wilawuk dari pertapaan Pringcendani ) dan Kuda Ciptawilaha dengan Cambuk Kiai Pamuk. Sedangkan ajian yang dimiliki Arjuna antara lain ; Panglimunan, Tunggengmaya, Sepiangin, Mayabumi, Pengasih dan Asmaragama Arjuna mempunyai 15 orang istri dan 14 orang anak. Adapun istri dan anakanaknya adalah : 1. Dewi Sumbadra , berputra Raden Abimanyu. 2. Dewi Larasati , berputra Raden Sumitra dan Bratalaras. 3. Dewi Srikandi 4. Dewi Ulupi/Palupi , berputra Bambang Irawan 5. Dewi Jimambang , berputra Kumaladewa dan Kumalasakti 6. Dewi Ratri , berputra Bambang Wijanarka 7. Dewi Dresanala , berputra Raden Wisanggeni 8. Dewi Wilutama , berputra Bambang Wilugangga 9. Dewi Manuhara , berputra Endang Pregiwa dan Endang Pregiwati 10. Dewi Supraba , berputra Raden Prabakusuma 11. Dewi Antakawulan , berputra Bambang Antakadewa 12. Dewi Maeswara 13. Dewi Retno Kasimpar 14. Dewi Juwitaningrat , berputra Bambang Sumbada 15. Dewi Dyah Sarimaya. Arjuna juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran, yaitu ; Kampuh/Kain Limarsawo, Ikat Pinggang Limarkatanggi, Gelung Minangkara, Kalung Candrakanta dan Cincin Mustika Ampal (dahulunya milik Prabu Ekalaya, raja

negara Paranggelung). Ia juga banyak memiliki nama dan nama julukan, antara lain ; Parta (pahlawan perang), Janaka (memiliki banyak istri), Pemadi (tampan), Dananjaya, Kumbaljali, Ciptaning Mintaraga (pendeta suci), Pandusiwi, Indratanaya (putra Bathara Indra), Jahnawi (gesit trengginas), Palguna, Danasmara ( perayu ulung ) dan Margana ( suka menolong ). Arjuna memiliki sifat perwatakan ; Cerdik pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Ia memimpin Kadipaten Madukara, dalam wilayah negara Amarta. Setelah perang Bhatarayuda, Arjuna menjadi raja di Negara Banakeling, bekas kerajaan Jayadrata. Akhir riwayat Arjuna diceritakan, ia muksa ( mati sempurna ) bersama ke-empat saudaranya yang lain.

putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru. trengginas. Prabu Rumbaka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . dan bergelar Prabu Bismaka. putra Prabu Rumbaka. Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama. Akhir riwayatnya diceritakan. swaraswati keraton Mandura. Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. raja Boja. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani. cerdik pandai. mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Aswatama BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima. dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewi Larasati. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Ia berambut dan . putri Prabu Kunti. raja Negara Kumbina. raja negara Surateleng atau Trajutisna. Arya Basudewa. dengan Dewi Krepi. Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura.Arya Prabu Rukma ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi.

badannya hancur dipukul gada Rujakpala. sebelum akhirnya ia mati oleh Bima. Dewi Banowati (Janda Prabu Duryudana) dan Dewi Srikandi. pemberani. Dari ayahnya. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan. cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. dengan Dewi Anggini.bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya. Pancawala (putra Prabu Puntadewa). Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani. raja negara Magada. Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina. dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana. keturunan Prabu Citragada. Bagaspati BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra. secara bersembunyi Aswatama masuk menyelundup ke dalam istana Astina. Ketika ayahnya. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Ia kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar . Resi Drona). Ia berhasil membunuh Drestadyumna (pembunuh ayahnya. Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Ia memiliki sifat dan perwatakan .

lucu. Di dalam cerita pedalangan Jawa. ia menyerahkan Aji Candrabirawa kepada Narasoma. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti. Ia mempunyai tabiat . Bagaspati rela mati dibunuh Narasoma. ayahnya. Sebelum tewas. percaya akan kekuasaan Tuhan. raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. menantunya sendiri.. Dewi Pujawati. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang . Ia bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati. Carub atau Astrajingga. Bagong BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal. rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. dan berputra Dewi Pujawati. Bagaspati sangat sakti. ikhlas. lagak lagu katanya kekanak-kanakan. Akhir riwayatnya diceritakan. karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya. Bagaspati mempunyai watak.Bagawan Bagaspati. Ia memiliki Ajian Candrabirawa. karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. sabar. ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya. tindakannya seperti . sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Jawa). Bagong dikenal pula dengan nama Bawor. suara besar agak serak (agor . Ketika Sanghyang Ismaya akan turun ke Arcapada. seorang hapsari/bidadari.

kakak Dewi Kanistri. tetapi selalu tepat. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras.orang bodoh. kata-katanya menjengkelkan. Bagong berumur sangat panjang. putri Bathara Hira. anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati. ia hidup sampai jaman Madya . Seperti halnya dengan Semar.

Baladewa
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Baladewa

PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Ia lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. Ia sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Bathara Brahma. Ia juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama : Wisata dan Wimuka. Prabu Baladewa diyakini sebagi titisan Sanghyang Basuki , Dewa keselamatan. Ia berumur sangat panjang. Setelah selesai perang Bharatayuda, Prabu Baladewa menjadi pamong dan penasehat Prabu Parikesit, raja negara Astina setelah Prabu Kalimataya/Prabu Puntadewa, dengan gelar Resi Balarama. Ia mati moksa setelah punahnya seluruh Wangsa Yadawa.

Banuwati
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih, jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

ia menyerahkan Kerajaan Mandura kepada putranya. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Ia pandai olah keprajuritan dan mahir memainkan senjata panah dan lembing. Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi. dan hidup sebagai pendeta di Pertapaan Randugumbala. Setelah usia lanjut. Prabu Basudewa meninggal saat negara Mandura digempur Prabu Sitija/ Bomanarakasura raja Negara Surateleng . Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena.Basudewa PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa). Ia mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Prita/Dewi Kunti. raja Boja. raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. swaraswati Keraton Mandura. dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Kakrasana. Secara tidak resmi. Kakrasana dan Narayana. putri Prabu Kunti. Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Prabu Basukesti meninggal dalam usia lanjut. Basukiswara . Beberapa tahun kemudian.Basukesti ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Ia mempunyai dua orang saudara kandung bernama. putra Bathara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki. Arya Basukiswara diangkat menjadi raja negara Wirata. membagun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Dewi Basuwati. Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya. Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa. putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika. Atas kemurahan hatinya. Sebagai penggantinya. Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Dewi Basutari dan Arya Basukiswara.

Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan. Setelah usianya lanjut. ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya. yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. putri Prabu Kunti. Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal. arif bijaksana dan suka menolong. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah. . Ia memerintah dengan arif dan bijaksana. adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Arya Basuketi. Dewi Prita/Dewi Kunti. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati. Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. adalah putera sulung Prabu Wasukunteya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama . Basukunti PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa.ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita. raja Boja. raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. cerdik pandai. Ia mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama . Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Prabu Basukesti. berani.

Prabu Basupati menjadi sangat sakti . tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernama Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil. Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara.Basunanda Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya. Basupati PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Dewi Basundari dan Arya Basundara. putri . putra Bathara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. juga tahu segala bahasa binatang. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati. masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Ia mendapat anugerah Bathara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Arya Basukesti. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata). Karena ketekunannya bertapa. raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta. mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Dengan kereta sakti Amarajaya. Ia Putra Bathara Srinada/Prabu Basurata. Putri Bathara Brahma. dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama .

Pada waktu mudanya ia bernama Bathara Srinada. . ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama . Arya Basukesti dan Arya Bamurti. Arya Basupati. Arya Basunada. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama . Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta. kemudian hidup sebagai brahmana sampai meninggal dalam keadaan bermudra. Prabu Basurata berkeinginan moksa. Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan. Basurata PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Dari perkawinan tersebut. Ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya. Setelah menikahkan putrinya. Ia menyerahkan tahta Kerajaan Wirata kepada Arya Basunada. Ia mempunyai dua orang saudara kandungmasing-masing bernama . Putri Bathara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Bathara Srigati dan Bathara Srinadi. Arya Basupati/Basuparicara dan Dewi Bramananeki. dengan permaisuri Dewi Srisekar. putra Bathara Bremani/Brahmanaresi (Putra Bathara Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Bathara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti).Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Prabu Basupati memerintah negara Wirata sampai berusia lanjut. Prabu Basurata adalah Putra Bathara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara.

Bima BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama. Kampuh/kain Poleng Bintuluaji. Sumping Surengpati dan pupuk Pudak Jarot Asem. Kusumayuda. Gada Rujakpala. Dandunwacana. patuh dan jujur. kuat. Sedangkan beberapa anugerah Dewata yang diterimanya antara lain. Aji Bandungbandawasa. Kuku Pancanaka. Kalung Nagasasra. sedangkan ajian yang dimiliki adalah . Kowara. Pupuk Jarot Asem. Gelang Candrakirana. Ia mempunyai tiga orang isteri dan 3 orang anak. Dewi Nagagini. ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. yaitu . berputra Arya Anantareja. gagah berani. Bayusuta. Balawa. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna. teguh. Alugara. Nakula dan Sadewa. Bima tinggal di kadipaten Jodipati. Gelung Pudaksategal. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Kusumadilaga. Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Sumping Surengpati. Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta. Sena. berputra Arya Anantasena Akhir riwayat Bima diceritakan. serta 2 orang saudara lain ibu. Bima memililki sifat dan perwatakan. raja Negara Astina dengan Dewi Kunti. Kelatbahu Candrakirana. tabah. Birawa. Dewi Urangayu. 2. Ia memiliki keistimewaan ahli bermain ganda dan memiliki berbagai senjata antara lain. Pandusiwi. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu. Ia putra kedua Prabu Pandu. berputra Raden Gatotkaca dan 3. . Dewi Arimbi. yaitu : 1. mati sempurna (moksa) bersama ke empat saudaranya setelah akhir perang Bharatayuda. Bratasena. atau Wijasena. Nagata. wilayah negara Amarta.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Citraboma. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Surtayuda. Citraksa. Kartadenta.Bogadatta BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta. Citraksi. Wikataboma. Carucitra. Durmuka. Surtayu. Durgempo. Citrayuda. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Bomawikata. Gardapura . (raja negara Banyutinalang). Ia bersaudara 100 orang --{ 99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durmagati. . Gardapati (raja Negara Bukasapta). Kartamarma. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Dursasana (Adipati Banjarjungut).

Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Karena ketekunanya bertapa. Berwatak angkara murka.Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. Bogadatta maju kemedan peperangan bersama gajah Murdiningkung dan srati Murdiningsih. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki. Di medan peperangan. Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. raja negara Surateleng. ia menjadi sangat sakti. Ia pandai bermain gada. Ia masih keturunan Bathara Kalayuwana. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija. dan diloncati salah satu diantara yang hidup. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. kejam. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu. putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Bomantara RABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Arwahnya manunggal dalam tubuh Prabu Sitija. Mereka semua mati dalam peperangan oleh panah Trisula milik Arjuna. maka yang mati akan hidup kembali. Selain sakti. ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura . Dalam perang Bharatayuda. menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Bila salah satu diantara mereka mati.

raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba.Brajadenta BRAJADENTA adalah putra ketiga Prabu Arimbaka. Sejak itu Gatotkaca memiliki kesaktian. Dewi Arimbi. berani serta ingin selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Arimbaji. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajalamatan dan Brajawikalpa. putra Dewi Arimbi dengan Bima sebagai raja Pringgandani. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Brajadenta berwatak keras hati. Brajadenta kembali memasuki negara Pringgandini untuk membunuh Gatotkaca. Oleh kakaknya. melakukan pemberontakan karena ingin secara mutlak menguasai negara Pringgandani. Brajadenta akhirnya tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Pemberontakannya dapat ditumpas oleh Gatotkaca dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa. Brajamusti. Dengan bantuan Bathari Durga. ingin menangnya sendiri. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. barang siapa kena gigitannya pasti binasa. Arya Prabakesana. Usahanya kembali menghalami kekagalan. Brajalamatan. Brajadenta dengan dibantu oleh ketiga adiknya. Bima tinggal di Jadipati. Dewi Arimbi. Akhir riwayatnya diceritakan. Arwahnya menjelma menjadi ajian/keaktian dan merasuk/menunggal dalam gigi Gatotkaca. karena tidak setuju dengan pengangkatan Gatotkaca. . Arimba / Hidimba. Brajamusti. Brajadenta ditunjuk sebagai wakil raja memegang tampuk pemerintahan negara Pringgandani selama Dewi Arimbi ikut suaminya. Brajadenta sangat sakti. Brajadenta dan Brajamusti berhasil melarikan diri dan berlindung pada kemenakannya.

Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. Brajamusti. Brajalamatan sangat menentang keputusan Dewi Arimbi yang akan menyerahkan tahta kerajaan Pringgandani kepada Gatotkaca.Brajalamatan BRAJALAMATAN adalah putra keenam Prabu Arimbaka. Brajadenta. Brajawikalpa dan Kalabendana. Arimba/Hidimba. putranya dengan Bima. Karena itu Brajalamatan ikut mendukung dan terlibat langsung gerakan pemberontakan yang dilakukan Brajadenta dan Brajamusti dalam upaya merebut tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Gatotkaca. masing-masing bernama . raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. . mudah marah. Brajalamatan akhirnya mati di tangan Gatotkaca. Arya Prabakesa. Arwahnya kemudian menjelma menjadi ajian/kesaktian manunggal di tangan kiri Gatotkaca. pemberani dan sangat sakti. Dewi Arimbi. Brajalamatan berwatak keras hati dan agak berangasan. Dalam peperangan perebutan kekuasaan itu.

raja negara Astina. Akhirnya Brajamusti tewas dalam petempuran melawan Gatotkaca. Dewi Arimbi. Brajamusti kembali beraniat membunuh Gatotkaca melalui tangan ketiga. putra mendiang Prabu Arimba yang telah menjadi raja negara Guwasiluman di hutan Tunggarana. Brajalamantan dan Brajawikalpa. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia sangat sakti. ia melakukan pemberontakan merebut tahta negara Pringgandani dari kekuasaan Dewi Arimbi. Brajadenta dan kedua adiknya. Brajalamatan. Brajawikalpa dan Kalabendana. Brajamusti dan Brajadenta melarikan diri. keras hati dan ingin menang sendiri. berlindung pada kemenakannya. Namun perbuatanya terseburt dapat dibongkar oleh Gatotkaca. Dengan bantuan Bathari Durga. Ketika pemberontakan gagal dengan tewasnya Brajalamatan dan Brajawikalpa oleh Gatotkaca. istri Prabu Duryudana. Prabu Arimbaji. dan arwahnya menjadi ajian/kesaktian merasuk/menunggal dalam tangan kanan Gatotkaca. Ia menjelma menjadi Gatotkaca palsu dan menganggu Dewi Banowati. Brajamusti mempunyai sifat mudah naik darah.Brajamusti BRAJAMUSTI adalah putra ke-lima Prabu Arimbaka. . Arya Prabakesa. Brajadenta. Bersama kakaknya. agak bengis. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung bernama. Arimba/Hidimba.

Dewi Banowati dan Bambang Rukmarata. Brajadenta. Dalam peperangan pemberontakan tersebut. Dewi Erawati. Burisrawa berwujud setengah raksasa. Dewi Arimbi.Brajawikalpa BRAJAWIKALPA adalah putra ketujuh Prabu Arimbaka. Arwahnya menjelma menjadi ajian/kesaktian berujud perisai yang manunggal dalam punggung Gatotkaca. Arimba/Hidimba. tangguh. pemberani. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Brajawikalpa mempunyai sifat perwatakan . Brajawikalpa juga ikut terlibat langsung pemberontakan yang dipimpin oleh Brajadenta dan Brajamusti. Brahjawikalpa tewas dalam pertempuan melawan Gatotkaca. Brajalamatan dan Kalabendana. walau sebelumnya telah diperingatkan oleh Kalabendana. Ia mempunyai empat orang saudara kandung masingmasing bernama . senang menurutkan kata hatinya. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati.peristiwa . ingin selalu menang sendiri. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung masing-masing bernama. gagah perkasa dan sangat sakti. sedikit serakah dan tidak mempunyai pendirian yang tetap. setia. Arya Prabakesa. pendendam. senang membuat keonaran dan membuat peristiwa . Burisrawa ARYA BURISRAWA adalah putra ke-empat Prabu Salya. Ia berwatak sombong. Dewi Surtikanti. Brajamusti. Ia juga ikut mendungkung Brajadenta dan saudara-saudaranya yang lain ketika menentang Dewi Arimbi yang akan mengangkat Gatotkaca sebagai raja Pringgandani.

raja negara Lesanpura. Burisrawa berada di pihak keluarga Kurawa. raja Astina dan Adipati Karna. Burisrawa menikah dengan Dewi Kiswari. raja Mandura. putri Prabu Kiswaka. raja negara Cedisekar/Cindekembang dan berputra Arya Kiswara. Dalam perang Bhratayuda. putra Prabu Setyajid/Ugrasena.yang penuh dengan kekerasan. Ia sangat akrab hubungannya dengan Prabu Baladewa. Prabu Duryudana. Ia gugur dalam peperangan melawan Arya Setyaki. . raja Awangga karena hubungan saudara ipar.

banyak tingkah dan pandai bicara. raja makhluk siluman yang bertahta di Kahyangan Setragandamayit. Kerbau Andanu berjumlah 40 ekor. berwujud raksasa dengan gigi tonggos berpangkat tumenggung. selalu menurutkan kata hati dan mau menangnya sendiri. Ia merupakan raksasa hutan (selalu tinggal di hutan) dengan tugas merampok para satria atau merusak dan mengganggu ketenteraman kehidupan para brahmana di pertapaan. Tokoh Cakil hanya dikenal dalam ceruita pedalangan Jawa dan selalu dimunculkan dalam perang kembang. tangkas. pemberani. karena ia dan anak buahnya merupakan lambang nafsu angkara murka manusia yang memang harus dilenyapkan Dadungawuk DADUNGAWUK adalah raksasa kerdil anak buah Bathari Durga. Dalam setiap peperangan Cakil mesti menemui ajalnya. berkaki putih . serakah. Cakil selalu ada dan hidup di setiap negara raksasa. perang antara satria melawan raksasa yang merupakan lambang nafsu angkara murka. Dadungawuk tinggal di hutan Krendayana. trengginas. Ia berwatak kejam. Cakil memiliki sifat.Cakil CAKIL atau Gendirpenjalin. bertugas menggembalakan kerbau/Andanu (Jawa) milik Bathari Durga. semuanya berwarna hitam.

ketika dipinang oleh Arjuna. Setelah pesta perkawinan selesai. di kawasan hutan Mertani. Karena indahnya pernah dipinjam keluarga Pandawa untuk memenuhi persyaratan permintaan Dewi Sumbadra. Pada mulanya Dadungawuk menolak. raja Jin negara Mertani dan Arya Dandunwacana yang bersemayam di kesatrian Jodipati. Bersama kakaknya. Tetapi setelah dikalahkan oleh Bima. Dadungawuk dan Andanu kembali kehutan Kerndayana. sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan hutan belantara yang sangat angker. yang akan digunakan untuk memeriahkan pawai perkawinan Dewi Subadra dengan Arjuna yang pestanya diselenggarkan di negara Dwarawati. yaitu : Prabu Yudhistira. Arya Dananjaya sangat sakti. Arya Dananjaya juga mempunyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama .(=pancal panggung/Jawa). . Dadungawuk bersedia menyerahkan Andanu. Dadungawuk sendiri bertindak sebagai pawangnya. dan Ditya Sapulebu di kesatrian Baweratalun. Dananjaya ARYA DANANJAYA menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Madukara. Arya Danduwacana. Ditya Sapujagad yang bertempat tinggal di kesatrian Sawojajar. Arya Dananjaya menjadi benteng dan senapati perang negara Mertani. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini dari negara Mandura. Ia mempunyai dua kakak kandung. Ia memiliki pusaka berupa jala sutra yang berwujud emas. Atas seijin Bathari Durga.

jujur. bertempat tinggal di kesatiran Sawojajar dan Ditya Sapulebu yang bertempat tinggal di kesatiran Baweratalun. Ditya Sapujagad. Arya Dananjaya yang bersemayam di kesatiran Madukara. Kepada Arjuna ia menyerahkan . Podangbinurehan. . sebuah kerajaan siluman yang dalam penglihatan mata biasa merupakan sebuah hutan belantara yang angker. Kepada Bima. Jangettinelon. Nama Dananjaya menjadi nama sebutan Arjuna. Arya Dandunwacana bertubuh tinggi besar. negara Madukara beserta seluruh balatentaranya. setia dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar. pusaka Jala Sutra Emas. putra Prabu Pandu raja negara Astina. akhirnya menjelma/sejiwa dengan Arjuna. Ia bersama adik-adiknya menjadi senapati perang negara Mertani. dan memberi saran kepada Arjuna untuk mengawini Dewi Ratri. Arya Dananjaya yang kalah dalam peperangan melawan Arjuna. berkat daya kesaktian minyak Jayengkaton yang diperoleh Arjuna dari Bagawan Wilawuk. negara Jodipati. Celengdemalung. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Ia bersemayam di kesatrian Jodipati. gagah perkasa. Arya Dandunwacana juga mempumyai dua saudara seayah lain ibu masing-masing bernama . gada pusaka bernama Rujakpala dan seluruh balatentaranya antara lain Patih Gagakbaka dan para putra Slagahima antara lain . Dandangminangsi. Arya Dandunwacana yang kalah dalam peperangan melawan Bima/Werkudara akhirnya menjelma/sejiwa dengan diri Bima. hak memakai nama Arya Dandunwacana. yang menurut cerita pedalangan Jawa adalah raja Jin negara Mertani. Berwatak pemberani. Dandunwacana ARYA DANDUNWACANA adalah adik Prabu Yudhistira. Arya Dandunwacana menyerahkan.Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. Arya Dandunwacana mempunyai adik kandung bernama . Ketika hutan Mertani berhasil ditaklukan keluarga Pandawa. putri Prabu Yudhistira dengan Dewi Rahina yang sesungguhnya pewaris tunggal negara Madukara. naga bersayap dari pertapaan Pringcendani. Menjanganketawang dan Cecakandon. berkat daya kesaktian Minyak Jayengkaton milik Arjuna pemberian dari Bagawan Wilawuk. putra Prabu Pandu raja negara Astina.

rela berkorban dan besar kepercayaannya kepada Sang Maha Pencipta. Ia tetap tinggal di kahyangan Saptapratala bersama kakeknya. Ketika berlangsungnya perang Bharatayuda. raja negara Jangkarbumi dengan permaisuri Dewi Ganggi. Arya Danurwenda menikah dengan Dewi Kadriti. Nagapratala. Negara Jangkarbumi diserahkan kepada putranya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Nagapratala. cucu Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. putri Prabu Ganggapranawa dari negara Tasikraja. Arya Danurwenda masih kecil. sangat berbakti pada yang lebih tua dan sayang kepada yang muda. Anantareja. Danurwenda memiliki sifat dan perwatakan. pendiam. sehingga kebal terhadap segala macam senjata. jujur. dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Danurwenda juga mewarisi cincin Mustikabumi dari ayahnya.Danurwenda ARYA DANURWENDA adalah putra Arya Anantareja. menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah. Danurwenda tidak bersedia menjadi raja negara Jangkarbumi. Hyang Anantaboga. Ia berkulit Napakawaca. yang mempunyai kesaktian. . tetapi ia memilih menjadi patih negara Astina di bawah pemerintahan Prabu Parikesit.

Ketiga putri Prabu Darmahambara mengalami nasib yang berbeda. Dewi Amba. Dewi Amba tidak ikut dipertaruhkan karena sebelunya telah bertunangan dengan Prabu Citramuka. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Bagawan Abiyasa. Putri sulungnya. Dewi Ambika menikah dengan Prabu Citragada dan Dewi Ambiki dengan Prabu Wicitrawirya. Permaisurinya bernama Dewi Swargandini. Dewi Amba secara tidak sengaja tewas oleh Dewabrata. dan mempunyai tiga orang putri masing-masing bernama. keduanya putra Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina. Wresni dan .Darmahambara PRABU DARMAHAMBARA adalah raja negara Giyantipura. Prabu Darmahambara pernah menyelenggarakan sayembara tanding pilih menantu untuk dua orang putrinya. Setelah Prabu Citragada dan Prabu Wicitrawirya meninggal. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika/Ambiki. Sayembara tanding dimenangkan oleh Dewabrata/Bisma dari negara Astina setelah mengalahkan dua raksasa kembar. dari pertapaan Retawu. Wahmuka dan Arimuka yang menjadin jago negara Giyantipura. Dewi Ambika menikah dengan Arya Drestarasta dan Dewi Ambiki dengan Pandu. raja negara Srawantipura. Dewi Ambika dan Dewi Ambiki. Dewi Ambika menurunkan keluarga Kurawa sedangkan Dewi Ambiki menurunkan keluarga Pandawa Dewayani DEWI DEWAYANI adalah nenek-moyang keluarga wangsa Yadawa.

dan dipenuhi dengan senang hati oleh Sarmista. Dewayani akhirnya dimadu dengan Dewi Sarmista yang diambil istri Prabu Yayati.000 tahun dan mendapat ilmu Sanjiwani. Anu dan Puru (menurunkan wangsa Kuru/Pandawa-Kurawa). Karena menghendaki kemenangan para daitya. dan Dewi . Drestadyumna ARYA DRESTADYUMNA atau Trustajumena adalah putra bungsu Prabu Drupada. raja Amarta. putri tunggal Prabu Wrisaparwa. ayahnya agar menghukum Prabu Wrisaparma dan Dewi Sarmista yang telah menghina dan mendorongnya ke dalam lumpur. Ia mempunyai kakak kandung dua orang masingmasing bernama. istri Prabu Yudhistira. Prabu Wrisaparwa dan Dewi Sarmista memohon ampun dan bersedia memenuhi serta melaksanakan apa yang diminta/dikehendaki Dewayani. masing-masing bernama . Karena berselisih dengan Dewi Sarmista. dan berputra tiga orang lelaki. Dewayani meminta agar Sarmista menjadi budaknya. Yadu dan Turwasu. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki. Dewayani kemudian menikah dengan Prabu Yayati. putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. Druhyu. Dewayani meminta Resi Sukra. raja negara Astina. raja daitya negara Parwata. mantra sakti yang dapat menghidupkan orang mati. Resi Sukra adalah brahmana mahasakti yang menjadi guru para daitya/raksasa di negara Sakiya. Wresni dan Andaka (keluarga Mandura. Dewi Drupadi. Karena takut terhadap kutuk pastu Resi Sukra. Kumbina dan Dwarawti). Ia merupakan putri tunggal Resi Sukra dengan Dewi Jayanti. putri Sanghyang Indra. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. masing-masing bernama . Kedua putranya tersebut kelak menurunkan golongan wangsa Yadawa. Lesanpura. Resi Sukra bertapa memuja Bathara Prameswara selama l.Andaka.

tangkas dan trenginas. bengis. raja negara Parangggelung yang ingin menuntut balas pada Resi Drona menyusup dalam diri Drestadyumna.Srikandi. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra lelaki bernama. memiliki sifat pemberani. Konon Arya Drestadyumna lahir dari tungku pedupaan hasil pemujaan Prabu Drupada kepada Dewata yang menginginkan seorang putra lelaki yang dapat membinasakan Resi Drona yang telah mengalahkan dan menghinanya. Drestadyumna mati setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Drestadyumna ikut terjun dalam kancah perang Bharatayuda. Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani. Ia tampil sebagai senapati perang Pandawa. yaitu Resi Drona. Drestadyumna berwajah tampan. menghadapi senapati perang Kurawa. sombong. putra Resi Drona. Ia tewas dibunuh Aswatama. tinggi hati. istri Arjuna. Ia mempunyai saudara seayah seibu bernama . . Resi Drona berwatak. Drona RESI DRONA atau Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini. Setelah melalui pertempuran sengit. Ia menikah dengan Dewi Suwarni. banyak bicaranya. akhirnya Resi Drona dapat dibinasakan oleh Drestadyumna dengan dipenggal lehernya. putri Prabu Hiranyawarma. yang berhasil menyusup masuk istana Astina dalam usahanya membunuh bayi Parikesit. cerdik. congkak. Drestaka dan Drestara. raja negara Dasarna. Pada saat itu roh Ekalaya.

Ia sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang. Konon kematian Resi Drona akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Drestadyumna. adalah putra Arya Dupara dari Hargajambangan. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan. putra Prabu Drupada. setelah gugurnya Resi Bisma. Resi Drona gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Drestadyumna. kecerdikan. Drupada PRABU DRUPADA yang waktu mudanya bernama Arya Sucitra. Ia berhasil mendirikan padepokan Sokalima setelah berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupada. Dalam peran Bharatayuda Resi Drona diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa. yang memenggal putus kepalanya. dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama. dan merupakan turunan ke tujuh dari Bathara Brahma. putri Prabu Purungaji. Untuk mencari pengalaman hidup. raja negara Tempuru. Ia mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali (diberikan kepada Arjuna). kepandaian dan kesaktiannnya luar baisa serta sangat mahir dalam siasat perang. Drona dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Arya Sucitra bersaudara sepupu dengan Bambang Kumbayana/Resi Drona dan menjadi saudara seperguruan sama-sama berguru pada Resi Baratmadya.tetapi kecakapan. Resi Drona menikah dengan Dewi Krepi. Arya Sucitra pergi meninggalkan .

Ia gugur melawan Resi Drona terkena panah Cundamanik. Ia mempunyai dua orang adik kandung bernama . Dewi Drupadi berwajah sangat cantik. bijaksana. Arya Sucitra dinobatkan menjadi raja Pancala dengan gelar Prabu Drupada. mengabdikan diri ke negara Astina kehadapan Prabu Pandudewanata. Dewi Drupadi. Di dalam perang besar Bharatayuda. dan separo dari wilayah negara Pancala direbut secara paksa melalui peperangan oleh Resi Drona dengan bantuan anak-anak Pandawa dan Kurawa. Prabu Drupada tampil sebagai senapati perang Pandawa.sabar.Hargajembangan. teliti dan . Karena kepatuhan dan kebaktiannya kepada negara. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna. oleh Prabu Pandu ia di jodohkan/dikawinkan dengan Dewi Gandawati. putri sulung Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama. dan berputra mahkota Arya Gandamana menolak menjadi raja. Prabu Drupada berselisih dengan Resi Drona. Drupadi DEWI DRUPADI atau Dewi Kresna dan dikenal pula dengan nama Pancali (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Drupada. luhur budinya. Ketika Prabu Gandabayu mangkat. Putri Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandini. raja negara Pancala dengan permaisuri Dewi Gandawati. Dalam masa kekuasaanya. Ia menekuni seluk beluk tata kenegaraan dan tata pemerintahan. Dewi Srikandi dan Arya Drestadyumna.

Arjuna. Yudhistira. takabur. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh lima orang putra. Sedangkan menurut Mahabharata. Dursala mempunyai watak dan sifat. Dursala menikah dengan Dewi Sumini. yaitu. Srutasoma dari Bima. Dewi Drupadi menikah dengan lima orang satria Pandawa. Nakula dan Sahadewa. Adipati Banjarjumut yang merupakan salah satu dari seratus orang keluarga Kurawa dengan Dewi Saltani. Srutanika dari Nakula 5. Ia berbadan besar. Srutakirti dari Arjuna 4. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Susena. seorang pendeta raksasa dari pertapaan Carangwulung di hutan Wanayasa. Ia selalu berbakti terhadap suaminya. Ia diberi Aji Gineng oleh Bagawan Pisaca yang berkhasiat kesaktian siapa saja yang digertaknya badannya akan hancur lebur. raja negara Amarta dan berputra Pancawala. Menurut pedalangan Jawa. 1. Srutawarman dari Sahadewa. Dursala tewas dalam pertempuran .setia. besar kepala dan senang meremehkan orang lain. Dewi Drupadi menikah dengan Prabu Yudhistira/Puntadewa. gagah dan bermulut lemar. 2. Bima. 3. Dursala juga menjadi murid kesayangan Bagawan Pisaca. Akhir riwayatnya diceritakan. Dursala DURSALA adalah putra Arya Dursasana. Dewi Drupadi mati moksa bersama-sama dengan kelima satria Pandawa setelah berakhirnya perang Bharatayuda.Partawindya dari Yudhistira. Selain pernah berguru pada Resi Drona. ia sangat sakti.

senang meremehkan dan menghina orang lain. Kartamarma. Bomawikata. Surtayuda. Bogadatta (raja negara Turilaya). mempunyai watak dan sifat. Wikataboma. Darah yang menyembur ditampung Bima untuk memenuhi sumpah Dewi Drupadi. gagah dan bermulut lebar. Badannya hancur terkena hantaman Aji Narantaka Dursasana DURSASANA adalah putra Prabu Drestarasta. Kartadenta.gemar bertindak sewenang-wenang. Dursasana berbadan besar. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Durmuka. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. yang akan dibuat kramas dan mencuci rambutnya.melawan Gatotkaca tatkala ia bermaksud menguasai negara Amarta. Carucitra. Citraboma. Citrayuda. Dadanya dibelah dengan kuku Pancanaka. Gardapura . Surtayu. Citraksi. takabur. putri Adipati Banjarjungut. Dursasana menikah dengan Dewi Saltani. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Dursasana mati di medan perang Bharatayuda oleh Bima/Werkudara dalam keadaan sangat menyedihkan. Durmagati. Dari perkawinan ini ia berputra seorang lelaki bernama Dursala. Citraksa. Durgempo. Ia mempunyai pusaka sebuah keris yang luar biasa besarnya bernama Kyai Barla. (raja negara Banyutinalang). besar kepala. Anggota tubuh dan kepala Dursasana . Gardapati (raja Negara Bukasapta). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati.

Dewi Dursilawati sangat dimanja oleh orang tuanya dan saudara-saudaranya. Gardapati (raja negara Bukasapta). Citraksa. dan Widandini (raja negara Purantara) . keluarga Kurawa yang dikenal dalam pedalangan adalah. Bogadatta (raja negara Turilaya). Citraksi. Bomawikata. Kartadenta. dihantam gada Rujakpala. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Surtayu. Duryudana (raja Negara Astina). Diantara 100 orang. Wikataboma. Durmuka.hancur berkeping-keping. Gardapura. Citraboma. Dursilawati DEWI DURSILAWATI adalah satu-satunya wanita dari 100 (seratus) orang putra Prabu Drestarasta. Carucitra. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjar Jumut). . putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Surtayuda. Citrayuda. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Durmagati.

putri hapsari/bidadari Warsiki.Hidupnya serba mewah. Dalam perselisihannya dengan Arjuna. yang mengakibatkan kematiaannya karena cincin Mustika Ampal lepas dari tubuhnya. Ekalaya mempunyai isteri yang sangat cantik dan sangat setia bernama Dewi Anggraini. gaya dan kata-katanya serba menarik. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda dengan tewasnya suaminya. Arya Jayadrata dan seluruh saudaranya dimedan perang Kurusetra. keinginanya selalu terlaksana. Ia juga mempunyai cincin pusaka bernama Mustika Ampal yang menyatu dengan ibu jari tangan kanannya. Menjelang .Dewi Dursilawati menikah dengan Arya Sinduraja/Arya Tirtanata atau lebih dikenal dengan nama Arya Jayadrata. Dewi Dursilawati tinggal dinegara Sindu bersama putranya. Wataknya bersahaja. setia. jujur. Ia sangat sakti dan sangat mahir mampergunakan senjata panah. Ia adalah raja negara Paranggelung. raja negara Sindu. yang selalu mendalami olah keprajuritan dan menekuni ilmu perang. sangat mencintai istrinya. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. tekun dan tabah. Ekalaya EKALAYA atau Ekalya (Mahabharata) dalam cerita pedalangan dikenal pula dengan nama Palgunadi. Sesekali ia datang kenegara Astina untuk membangun dan melanggengkan keakraban hubungan kekeluarga dengan keluarga Pandawa dan keturunannya. Ekalaya seorang raja kesatria. Arya Surata yang bertahta menjadi raja negara Sindu menggantikan ayahnya. Ekalaya berwatak. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama Arya Wiruta dan Arya Surata. dengan penuh keikhlasan Ekalaya merelakan ibu jari tangan kanannya dipotong oleh Resi Drona. menarik hati.

Dewi Surtikanti.kematiaanya. sabar dan wingit. putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Ped. Dewi Erawati menikah dengan Prabu Baladewa/Kakrasana. raja negara Mandura. Arwahnya menyatu dalam tubuh Arya Drestadyumna satria Pancala. penuh belas kasih. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. setia. Hal ini karena mereka sekeluarga berada di luar pertikaian keluarga Kurawa dan keluarga Pandawa yang meletus dalam perang Bharatayuda. . Erawati DEWI ERAWATI adalah putri sulung Prabu Salya raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia dan suaminya hidup tenang dan bahagia sampai masa sesudah perang Bharatayuda. Dalam perang Bharatayuda kutuk dendam Ekalaya menjadi kenyataan. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama. Dewi Banowati. yang memenggal putus kepala Resi Drona hingga menemui ajalnya. Dewi Erawati berwatak. Jawa). Winata dan Wimuka/Wilmuka. Ekalaya berjanji akan membalas kematiannya pada Resi Drona.

Ia sangat setia dan taat dalam pengabdiannya terhadap negara dan junjungannya. raja negara Mandaraka. semenjak jaman Arya Dandunwacana. Gagakbaka pernah disuruh oleh Bima pergi kepertapaan Pandansurat untuk meminta kesediaan Resi Prancandaseta (Kera putih) menari di alun-alun negara Dwarawati memeriahkan upacara perkawinan Arjuna dengan Dewi Sumbadra.Gagakbaka GAGAKBAKA adalah patih negara Jodipati. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Salya. . Pada mulanya Resi Pancandaseta menolak. sampai kemudian diserahkan kepada Bima/Werkudara setelah keluarga Pandawa berhasil membangun negara Amarta di bekas hutan Mertani. Gagakbaka berperawakan tinggi besar dan gagah perkasa. Tapi setelah kalah berperang melawan Gagakbaka akhirnya bersedia pula datang dan menari di alun-alun Dwarawati. Gagakbaka ikut terjun ke medan perang Bharatayuda memimpin pasukan balatentara Jodipati.

menantunya yang setelah menjadi . tahta kerajaan kemudian diserahkan kepada Arya Sucitra. gagah berani. Prabu Gandabayu menurut wujudnya telah mencerminkan wataknya. sehingga Dewi Gandawati dikawinkan dengan Arya Sucitra. Prabu Gandabayu menikah dengan Dewi Gandarini. nama samaran Bathara Bayu ketika menjadi raja di negara Medanggora. Ia mempunyai hubungan yang sangat karib dengan Prabu Pandudewanata. dan berputra dua orang bernama. teguh sentosa. Prabu Gandabayu memerintah negara Pancala sampai mangkatnya. Konon ia masih keturunan Resi Suksrana. putra mahkota Arya Gandamana tidak bersedia memegang kedudukan raja dan lebih senang menjabat Patih di negara Astina. punggawa dan murid kesayangan Prabu Pandudewanata. pendiam dan sakti. murid Resi Boma. raja negara Astina. Dewi Gandawati dan Arya Gandamana. Karena penggantinya. bersahaja.Gandabayu PRABU GANDABAYU adalah raja negara Pancala.

mengucapkan sumpah tidak akan menjadi raja sesuai wangsit Dewata. pendiam. Akhir riwayat Gandamana diceritakan. Penyakit itu baru sembuh setelah ia berikrar. Prabu Gandabayu meninggal. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat ia melakukan pasanggiri/sayembara tanding dalam upaya mencarikan jodoh untuk Dewi Drupadi. Ketika ayahnya. Gandamana tetap teguh dengan sumpahnya. Arya Gandamana adalah kesatria yang tiada tandingannya. tegap. Ia berwajah tampan. Arya Gandamana pernah menderita penyakit yang tak tersembuhkan. gagah. Jabatan itu dipegangnya sampai ia harus meninggalkan negara Astina karena penghianatan Sakuni. Putra Prabu Gandabayu dengan permaisuri Dewi Gandarini. . Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Gandawati. kuat dan sakti serta memiliki ilmu andalan Aji Bandungbandawasa dan Glagah Pangantol-atol. menurut Mahabharata. Arya Sucitra yang menjadi raja Pancala bergelar Prabu Drupada. Ia relakan haknya menjadi raja kepada kakak iparnya. Sedangkan menurut pedalangan. dan diangkat menjadi patih negara Astina. Gandamana tewas dalam peperangan melawan Bima saat terjadi penyerbuan anak-anak Kurawa dan Pandawa ke negara Pancala atas perintah Resi Drona. pemberani. Gandamana kemudian pergi mengabdikan ke negara Astina kehadapan Prabu Pandu.Gandamana ARYA GANDAMANA adalah putra mahkota negara Pancala.

Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. Durmagati. Citrayuda. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Kurawa terhadap Pandawa. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Durgempo. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Citraboma. Gardapati (raja negara Bukasapta). putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. Wikataboma. Kartadenta. Durmuka. Arya Sakuni. (raja negara Turilaya).Gandari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Surtayuda. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. raja negara Astina. Bogadatta. masingmasing bernama . Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Carucitra. . Gardapura. Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina). Dursasana (Adipati Banjarjungut). Surtayu.

putra Arya Sangara dari Hargajambangan yang telah lama mengabdi dan berguru pada Prabu Pandu di negara Astina. Hal ini karena Gandamana menolak untuk dinobatkan menjadi raja. suaminya naik tahta kerajaan Pancala. Dewi Gandawati menikah dengan Arya Sucitra. Arya Sucitra. 1. Sepeninggal Prabu Gandabayu. Ia mempunyai seorang adik kandung bernama Arya Gandamana yang menjadi patih negara Astina pada jaman pemerintahan Prabu Pandu. suaminya yang gugur di medan perang Bharatayuda melawan Resi Drona. bijaksana. raja negara Amarta. terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) Prabu Drupada. 3.Gandawati DEWI GANDAWATI adalah putri sulung Prabu Gandabayu. yang kemudian menjadi istri Arjuna. Dewi Gandawati seorang putri cantik jelita. sabar dan teliti serta setia. yang dalam perang Bharatayuda berhasil membunuh Resi Drona. Dewi Srikandi. Ia sangat berbakti terhadap suaminya. Akhir riwayatnya diceritakan. 2. Dari perkawinan tersebut Dewi Gandawati memperoleh tiga orang putra. bergelar Prabu Drupada. luhur budinya. Dewi Drupadi atau Pancali (Mahabharata) yang kemudian menjadi istri Prabu Yudhistira. masing-masing bernama . Dewi Gandawati ikut belapati. raja negara Pancala atau Pancalaradya (pedalangan Jawa) dengan permaisuri Dewi Gandarini. . Dretadyumna/ Trustajumena.

Garbanata PRABU GARBANATA adalah raja negara Garbaruci. Untuk mengukuhkan tali persaudraan. yang memilki senjata gada Wesikuning peninggalan Arya Singamulangjaya. Dalam penyerangan tersebut Prabu Garbanata kalah dalam peperangan melawan Arya Setyaki. raja negara Karanggubarja. yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu saat menyerang Suralaya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. karena ingin memperistri bidadari. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putri yang bernama Dewi Garbarini. raja negara Garbasumanda. senapati perang negara Dwarawati. putri Prabu Garbasumanda kemudian dijodohkan dengan Arya Setyaki. Dewi Garbarini. putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Ia bersaudara 100 orang --{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata . Penyerangan besar-besaran pun dilakukan terhadap negara Lesanpura. putra Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. Prabu Garbanata ingin merebut kembali negara Karanggubarja yang kini telah dikuasai oleh Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dan berganti nama menjadi negara Lesanpura. putri Prabu Kalayaksa. Dewi Wersini. Perdamaian pun akhirnya dilakukan antara negara Garbaruci dengan Lesanpura. Ia masih keturunan Prabu Kalaruci. Terdorong oleh rasa dendam terhadap keluarga Mandura. Prabu Garbanata menikah dengan Dewi Danawati. Gardapati GARDAPATI adalah putra Prabu Drestarasta.

Citraksa. Gardapati berwatak keras hati. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). congkak. Citrayuda. Bogadatta (raja negara Turilaya). dan mengangkat dirinya menjadi raja bergelar Prabu Gardapati. Durmuka. Surtayuda. Wikataboma. Kartadenta. ia berhasil merebut negara Bukasapta. Kartamarma (raja negara Banyutinalang). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citraksi. Durgempo. Surtayu. Gardapura . Widandini (raja negara Purantura) dan Dewi Dursilawati. cerdik dan licik. Wikataboma. Citraksa. Dengan kesaktiannya. Kartadenta.Kurawa. Durmuka. Durmagati. Gardapati (raja negara Bukasapta). Bogadatta (raja negara Turilaya). Kartamarma (raja negara Banyutinalang). Citraksi. Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. . Citrayuda. Carucitra. Carucitra. Surtayuda. Gardapati diangkat menjadi senapati perang Kurawa dengan senapati pendamping Prabu Wresaya. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Bomawikata. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina). Gardapura GARDAPURA adalah putra Prabu Drestarasta. Durgempo. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Adik kesayangannya Gardapura di angkat menjadi raja muda bergelar Prabu Anom Gardapura. Surtayu. Ia bersaudara 100 orang -{99 orang pria dan 1 orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Durmagati. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan lembing. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. Gardapati tewas dalam peperangan melawan Bima. Citraboma. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. raja negara Glagahtinalang. Bomawikata. Tubuhnya hancur dihantam gada Rujakpala. Citraboma.

Tubuh Bambang Sukskati menjadi cacad. keras kepala. Mereka juga tak mau berhenti berkelahi walau tubuh mereka telah saling cacad tak karuan. sedangkan Bambang Panyukilan menjadi Ptruk. perut gendut. sehingga tiada yang kalah dan menang. Nala Gareng menikah dengan Dewi Sariwati. Bertahun-tahun Bambang Sukskati bertapa di bukit Candala untuk mendapatkan kesaktian. terjadilah peperangan antara keduanya. Kepalanya hancur dihantam gada Rujakpala. ia diangkat sebagai raja pendamping dengan gelar Prabu Anom Gardapura. yang diperolehnya atas bantuan Resi Tritusta dari negara Purwaduksina. Karena sama-sama congkaknya dan sama-sama mempertahankan pendiriannya. Ia pandai dalam olah ketrampilan mempergunakan senjata gada dan panah. tak berleher. Ia tewas dalam peperangan melawan Bima. Oleh Sanghyang Ismaya namanya diganti menjadi Nala Gareng. ia hidup sampai jaman Madya. tangannya bengkok/tekle/ceko (Jawa). Matanya juling. dan masuk dalam golongan panakawan. Gardapura sangat dekat hubungannya dengan Gardapati. putra Resi Sukskadi dari padepokan Bluluktiba. putra Bagawan Salantara dari padepokan Kembangsore. mendampingi Resi Drona yang berkedudukan sebagai Senapati utama. putri Prabu Sarawasesa dengan permaisuri Dewi Saradewati dari negara Salarengka. Saat berlangsungnya perang Bharatayuda. kaki pincang. Gareng bernama Bambang Sukskati. cerdik dan licik. Mereka mempunyai kesaktian yang seimbang. Gardapura diangkat sebagai Senapati pendamping. Aslinya. ia kemudian minta ijin pada ayahnya untuk pergi menaklukan raja-raja. berubahlah wujud keduanya menjadi sangat jelek. . Ketika Gardapati menjadi raja di negara Bukasapta. kakaknya. Karena sabda Sanghyang Ismaya. Setelah selesai tapanya. Nala Gareng berumur sangat panjang. Gareng GARENG lazim disebut sebagai anaknya Semar. hidung bulat bundar.Gardapura bersifat sombong. Di tengah perjalanan Bambang Sukskati bertemu dengan Bambang Panyukilan. Perkelahian baru berakhir setelah dilerai oleh Semar/Sanghyang Ismaya.

Sebelum itu. Begitu lahir di dunia. ibunya bernama Dewi Arimbi. Brajamusti. kakak ibunya yang bernama Arimba. menjadi raja di negeri itu. Ia adalah anak Bima. terkenal sebagai ksatria perkasa berotot kawat bertulang besi. adik Arimbi. Berbagai macam pisau dan senjata tak mampu memotong tali pusar itu.Gatotkaca GATOTKACA. Gatotkaca telah membuat huru-hara. Sebagai raja muda di Pringgadani. Gatotkaca adalah seorang raja muda di Pringgadani. Akhirnya keluarga Pandawa sepakat menugasi Arjuna mencari senjata ampuh . Negeri ini diwarisinya dari ibunya. Dalam pewayangan. Gatotkaca banyak dibantu oleh patihnya. Tali pusarnya tidak dapat diputus. yang rakyatnya hampir seluruhnya terdiri atas bangsa raksasa.

Istrinya yang kedua Dewi Sumpani. begitu muncul kembali dari Kawah Candradimuka. Setelah penggemblengan selesai. putri Batara Surya. musuhnya akan mati. anak Arjuna. Bayi Tutuka diambil olah Batara Narada. warangka Kunta langsung melesat masuk ke dalam pusar bayi itu. Gatotkaca dibawa Batara Narada ke Kahyangan untuk meng-hadapi Kala Sakipu dan Kala Pracona yang mengamuk. Para dewa lalu menyuruhnya berkelahi melawan bala tentara raksasa pimpinan Prabu Kala Pracona dan Patih Kala Sakipu lagi. yang bernama Kunta Wijayandanu. itu bukan diserahkan pada Arjuna. Setelah tali pusarnya putus. Senjata. Karena kesal. Bayi Tutuka langsung ditaruh dihadapan kedua raksasa sakti itu. atas izin Bima dan keluarga Pandawa lainnya. Untuk memperoleh senjata pemberian dewa itu Arjuna terpaksa mencoba merebutnya dari tangan Karna. Dengan Dewi Sumpani ia mempunyai anak bernama Arya Jayasumpena. Di sini Gatotkaca digembleng oleh Empu Batara Anggajali. me-lainkan pada Karna yang wajah dan penampilannya mirip Arjuna. Kala Pracona dan Kala Sakipu dapat dibunuhnya. Sedangkan Suryakaca adalah anaknya dari Dewi Suryawati. Namun Batara Narada membuat kekeliruan. Usahanya ini tak berhasil. Dalam pewayangan Gatotkaca mempunyai tiga orang istri. Namun. Gatotkaca mendapat seorang anak bernama Sasikirana. Dari perkawinan dengan Pergiwa. walaupun raksasa itu mengunyah kuat-kuat. bayi itu dibantingnya sekuat tenaga ke tanah. Istri pertamanya Dewi Pregiwa. Ia mengenakan Caping Basunanda. Setelah ditinggal pergi kedua raksasa itu. bayi itu sudah berubah ujud menjadi ksatria muda yang perkasa. .untuk keperluan itu. Untunglah ternyata sarung Kunta itu pun dapat digu-nakan memotong tali pusar Gatotkaca. Kala Sakipu dan Kala Pracona memang hanya dikalahkan oleh bayi yang di-namakan Tutuka itu. Bima dan Arimbi mengizinkan. yang menyebabkannya tidak akan kehujanan dan tidak pula kepanasan. Tubuhnya tetap utuh. Gatotkaca ternyata sanggup menunaikan tugas itu dengan baik. Di kahyangan. Sementara itu para dewa pun tahu peristiwa itu. Mula-mula Bima dan Dewi Arimbi tidak merelakan anaknya yang baru lahir itu dibawa Narada. penutup kepala gaib. dan dimasukkan ke Kawah Candradimuka. Untuk menolongnya Batara Guru mengutus Batara Narada turun ke bumi membawa senjata pemotong tali pusar Gatotkaca. begitu tali pusar itu putus. Kala Sakipu langsung memungut bayi itu dan mengunyahnya. tetapi ternyata Tutuka bukan bayi biasa. Tutuka pingsan. setelah dewa itu menjelaskan bahwa me-nurut ramalan para dewa. Namun. Arjuna hanya dapat merebut sarung (warangka) senjata sakti itu. Ia juga mengenakan terompah Padakacarma yang jika digunakan menendang. Sedangkan bilah senjata Kunta tetap dilarikan Karna. dan yang ketiga Dewi Suryawati.

Padahal Kalabendana adalah pengasuhnya sejak bayi. . Saat berhadapan dengan Adipati Karna sebenarnya Gatotkaca sudah tahu akan bahaya yang mengancam jiwanya. Sebagai raja muda Pringgadani. sewaktu berhadapan dengan Gatotkaca. Ia merencanakan hanya akan menggunakan senjata sakti itu bila nanti berhadapan dengan Arjuna. ia terbang amat tinggi. sehingga akhirnya Gatotkaca gugur. Namun. dan Mladangtengah. Senjata Kunta Wijayandanu itu melesat menembus perut Gatotkaca melalui pusarnya dan masuk ke dalam warangkanya. Gatotkaca banyak memberikan bantuannya. Pengangkatan Gatotkaca sebagai penguasa Pringgadani sebenarnya tidak disetujui pamannya. Sewaktu Abimanyu hendak menikah dengan Dewi Siti Sundari. Bra-jadenta. Arimbiatmaja. yakni Kalananata. Gatotkaca pernah melakukan kesalahan fatal dalam hidupnya. gelar ini hampir tidak pernah disebut dalam pergelaran wayang. Arwah Brajadenta akhirnya menyusup ke telapak tangan kanan Gatotkaca. dan Bimaputra. Gatotkaca bergelar Prabu Anom Kacanagara. Kancingjaya. Adipati Karna enggan menggunakan senjata Kunta. tetapi senapati Kurawa itu waspada dan cepat melompat menghindar sehingga yang hancur hanyalah kereta perangnya. sedang arwah Brajamusti di tangan kirinya. dan anak kandung Prabu Trembaka — raja Pring-gadani terdahulu.Dalam Baratayuda Gatotkaca diangkat menjadi senapati dan gugur pada hari ke-15 oleh senjata Kunta yang dilemparkan Karna. Untuk berhasilnya pemberontakan yang dilakukannya Brajadenta minta dukungan Batari Durga dan Kurawa. Namun pemberontakan ini gagal karena Brajadenta ditentang adik-adiknya. Namun senjata sakti itu terus saja memburunya. Abimanyu. Krincingwesi. Gatotkaca amat sayang pada sepupunya. sesudah Gatotkaca gugur. Namun ketika Prabu Anom Duryudana menyaksikan betapa Gatotkaca telah menimbulkan banyak korban dan kerusakan di pihak Kurawa. Akibatnya. Gatotkaca berusaha agar jatuh tepat pada tubuh Adipati Karna. Ketika jatuh ke bumi. Bimasiwi. Adik Dewi Arimbi ini menganggap dirinya lebih pantas menduduki jabatan itu. Kalabendana mengatakan bahwa ia tidak mau masuk ke sorga bilamana tidak bersama-sama dengan Gatotkaca. Ia sampai hati membunuh Kalabendana. ia mendesak agar Karna menggunakan senjata pamungkas itu. Sebenarnya. Purbaya. ada lagi nama alias Gatotkaca. Guritna. terutama Brajamusti. Dengan demikian kesaktian Gatotkaca makin bertambah. Pada Wayang Golek Purwa Sunda. Menjelang ajalnya. karena ia le-laki. ketika mereka berperang tanding. Trincingwesi. Gurubaya. hanya karena pamannya itu mengatakan pada Dewi Utari bahwa Abimanyu akan menikah lagi dengan Dewi Utari. Karena itu. ketika Gatotkaca menghindari senjata Kunta Wijayanda-nu dengan cara terbang setinggi-tingginya. dan amat menyayangi Gatotkaca. Karena itu ketika Karna melemparkan senjata Kunta. sebenarnya Karna sudah tidak lagi memiliki senjata sakti yang benar-benar dapat diandalkan. Nama lain Gatotkaca yang lebih terkenal adalah Tutuka. Brajadenta akhirnya mati bersama-sama dengan Brajamusti.

Dari Resi Seta putra Bima itu mendapatkan Aji Narantaka. untuk mengadakan latihan perang di Tegal Kurusetra. Kalabendana Lena 9. Ia lalu berguru pada Resi Seta. Gatotkaca pernah bertindak kurang bijaksana. Setelah menguasai ilmu sakti itu Gatotkaca segera pergi mencari Dursala. Dalam pertem-puran yang kedua kalinya ini. Namun. putra Prabu Matswapati dari Wirata. Dari perkawinan itu mereka kelak mendapat anak yang diberi nama Jayasumpena. para putra Pandawa. Brajadenta . Gantotkaca Rante 10. Wahyu Senapati 7. Pada perang tanding itu Gatotkaca terkena pukulan Aji Gineng yang dimilliki oleh Dursala. Selain malu. Tindakannya ini dilakukan tanpa izin dan pemberita-huan dari para Pandawa. Beberapa tahun menjelang Baratayuda. maka ia bersedia memperistri wanita cantik itu. Gatotkaca Lair (Lahirnya Gatotkaca) 2. Pregiwa . Aji Narantaka 12. Dalam perjalanan ia berjumpa dengan Dewi Sumpani. dengan Aji Narantaka itu . Gatotkaca Rebutan Kikis 6. Maka terjadilah perang tanding antara Gatotkaca dengan Dursala. sehingga pingsan. Gatotkaca menjawab. putra Dursasana. Ia segera diamankan oleh saudara-saudaranya. jika mampu menerima hantaman Aji Na rantaka. Baru saja latihan perang itu dimulai. Sesuai janjinya. Gatotkaca Gugur Dewi Sumpani ternyata mampu menahan Aji Narantaka. Berbagai Lakon yang Melibatkan Gatotkaca 1.arwah Kalabendana mendorong senjata sakti itu sehingga dapat mencapai pusar putra kesayangan Bima itu. Gatotkaca Sungging 4. Gatotkaca lalu memperistri Dewi Sumpani. bahwa kesaktiannya belum bisa mengimbangi Dursala. Gatotkaca langsung pulih seperti sedia kala. ia sadar. Di tempat yang aman Antareja menyembuhkannya dengan Tirta Amerta yang dimilikinya. Gatotkaca Sewu 5. Subadra Larung 11. Ia mengum-pulkan saudara-saudaranya. Keinginan Gatotkaca untuk bertemu kembali dengan Dursala akhirnya terlaksana. para putra Pandawa.Pregiwati 3. datanglah utusan dari Kerajaan Astina yang dipimpin oleh Dursala. Gatotkaca saat itu juga tergugah untuk menambah ilmu dan kesaktiannya. Gatotkaca dan saudara-saudaranya menolak tuntutan itu. yang menuntut agar latihan perang itu segera dihentikan. yang menyatakan keinginannya untuk diperistri.Brajamusti 8.

Meskipun Gatotkaca selalu dilukiskan gagah perkasa. Tatit. tetapi pecinta wayang pada umumnya tidak menganggapnya memiliki kesaktian yang hebat. Presiden RI. yang seringkali dibunuhnya dengan cara memuntir kepalanya. lengkap dengan taringnya. Guntur. Gatot artinya se-suatu yang berbentuk bundar. sedangkan kata kaca artinya rambut. Gatotkaca menyambar dari udara. tokoh Gatotkaca ditampilkan dalam enam wanda. hanyalah Prabu Kala Pracona. pinggangnya lebih ram-ping dan posisinya agak maju. penampilan peraga wayang Gatotkaca dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa diubah menjadi ksatria tampan dan gagah. yakni Gatotkaca wanda Guntur Geni. yakni wanda Kilat. dan Guntur Samodra. Dalam pewayangan. Paku Buwana II (1655 Saka atau 1733 Masehi). Pelaksanaan pembuatan wayang Gatotkaca untuk ketiga wanda itu dilakukan oleh Ki Cerma Saweda dari Surakarta. Gatotkaca wanda Gelap merupakan ciptaan keraton terakhir. Di Surakarta. sehingga menampilkan kesan gagah. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan dengan bahu depan. dan Abimanyu di darat. Gatotkaca selalu bahu membahu dengan Abimanyu. dan Dursala. Pada tahun 1960-an Ir. Nama itu diberikan karena waktu lahir. bahu belakang lebih tinggi dibandingkan bahu depan. Mengenai soal wanda ini. mukanya agak tunduk tetapi tidak setunduk pada wanda Tatit. anak Bima itu telah bergelung rambut bundar di atas kepalanya. wanda-wanda Gatotkaca adalah wanda Tatit yang diciptakan oleh raja Kartasura. Karena Dewi Arimbi sesungguhnya seorang raseksi (raksasa perempuan). sedangkan mukanya lebih tunduk ke bawah dibandingkan dengan wanda Tatit. Kedudukan bahu depan dan bahu belakang rata. Wanda Gelap mempunyai kesan bentuk badan yang lebih kekar dan tegap. ada sedikit perbedaan antara seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta dengan gagrak Yogyakarta. maka dulu Gatotkaca dalam Wayang Kulit Purwa digambarkan berujud raksasa. bahu belakang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan bahu depan. mukanya tidak terlalu tunduk. Kapan dan oleh siapa wanda ini diciptakan. dan Dukun. Namun sejak Susuhunan Paku Buwana II memerintah Kartasura. Dalam perang melawan raksasa. Nama Gatotkaca yang diberikan pada anak Bima ini berarti ‘rambut gelung bundar’. Guntur Prahara. Badannya kekar dan kokoh. yakni pada zaman pemerintahan Paku Buwana IV (1788 .1820) di Surakarta. dengan wajah mirip Bima. Wanda Kilat diciptakan pada zaman pe-merintahan Paku Buwana I. menambah lagi dengan tiga wanda ciptaannya. Panglawung. lawan-lawan Gatotkaca biasanya hanyalah raksasa-raksasa biasa. yakni Butaprepat. Patih Kala Sakipu. yakni pada tahun 1627 Saka atau 1705 Masehi.Gatotkaca mengalahkan Dursala. Lawan-lawan Gatotkaca yang cukup sakti. dengan muka agak . tidak diketahui dengan jelas. Bentuk badannya tegap. Boma Narakasura. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Surakarta. Yang diambil sebagai pola adalah bentuk seni rupa wayang peraga Antareja tetapi diberi praba. Gelap. Sukarno.

. dan Sukarno. Pinggangnya langsing seperti pada wanda Kilat. memerintahkan para penatah dan penyungging keraton untuk menciptakan bentuk baru peraga Gatotkaca dengan meninggalkan bentuk raksasa sama sekali. kuat. khusus ditampilkan pada kedudukan Gatotkaca sebagai raja di Pringgadani. seni kriya Wayang Kulit Purwa gagrak Yogyakarta. Dulu. Maka terciptalah bentuk baru Gatotkaca yang disebut wanda Guntur itu. wanda Paseban dipakai kalau Gatotkaca sedang menghadap para Pandawa. Bentuk badan Gatotkaca wanda Guntur menampilkan kesan kokoh. lengkap dengan taringnya. wanda Prabu yang menampilkan kesan berwibawa. Wanda Guntur. sebelum diciptakan peraga Gatotkaca wan-da Guntur. yang diciptakan pada tahun 1578 Saka atau 1656 Masehi. Dengan pertimbangan bahwa wajah seorang anak tentu tidak jauh beda dengan orang tuanya. tunduk. seolah mencerminkan sifat andap asor. dengan bahu depan lebih rendah daripada bagu belakang. Tubuh dan wajahnya dipantaskan sebagai anak Bima. sedangkan wanda Dukun dipakai jika Ki Dalang menampilkan adegan Gatotkaca sedang bertapa. Pinggangnya tidak seramping pinggang Gatotkaca wanda Kilat. membagi Gatotkaca atas empat wanda. merupakan wanda Gatotkaca yang tertua dalam bentuknya yang kita kenal sekarang ini. yakni wanda Kutis yang biasanya dimainkan untuk adegan perang ampyak. Wayang Kulit Purwa menggambarkan ben-tuk Gatotkaca sebagai raksasa. Sementara itu. Dewi.datar. raja Mataram. Sunan Amangkurat Seda Tegal Arum. wajah raksasa. Wajahnya juga memandang ke bawah. Secara keseluruhan bentuk tubuh wanda Guntur seolah condong ke depan. Pergiwati. Bentuk bagian perut Gatotkaca wanda Dukun ini. Baca Bima. dengan tubuh besar. agak gendut dibandingkan ukuran perut Gatotkaca pada wanda lainnya.

Ia mati terjun ke dalam Pancaka/api pembakaran jenazah bersama Dewi Kunti dan Prabu Drestarasta setelah berakhirnya perang Bharatayuda. raja negara Surateleng dengan permaisuri Dewi Yadnyagini. Kurawa terhadap Pandawa. Surtayu. Setelah Prabu Narakasura tewas dalam peperangan di negara Dwarawati melawan Bambang Sitija. lembut. Bogadatta. Citrayuda. Durmuka. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung. yang menitis pada Raden Samba/Wisnubrata. menjadi penyebab utama kebencian anak-anaknya. Arya Surabasata dan Arya Gajaksa. Dari perkawinan ini ia memperoleh seorang putra yang diberi nama . Putra Prasbu Kresna dengan Dewi Pertiwi dan negara Surateleng dikuasai Bambang Sitija. Dendam dan kebenciannya terhadap Pandu. Ia selalu mementingkan diri sendiri dan tidak segan-segan berkhianat serta pendendam. Durmagati. Keseratus putra Dewi Gandari tersebut dikenal dengan nama Sata Kurawa. suaminya. Dewi Gandari mempunyai sifat kejam dan bengis. Hangyanawati DEWI HANGYANAWATI atau Yadnyanawati adalah putri Prabu Narakasura. yang oleh Dewi Gandari dicerai beraikan menjadi seratus potongan. putra Prabu Kresnadwipayana/Bagawan Abiyasa dengan permaisuri Dewi Ambika. sederhana. dengan bantuan Dewi . Kartamarma (raja negara Banyutinalang). dan atas kehendak Dewata menjelma menjadi bayi Manusia. putra Prabu Krtesna dengan permaisuri Dewi Jembawati. Gardapati (raja negara Bukasapta). Dewi Hagnyanawati adalah titisan Bathari Dermi. Carucitra. Gardapura.Gendari DEWI GANDARI adalah putra Prabu Gandara. tetapi pada waktu lahirnya berwujud gumpalan darah kental. Citraboma. raja negara Gandaradesa dengan permaisuri Dewi Gandini. Arya Sakuni. Kartadenta. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 100 (seratus) orang anak. Dursasana (Adipati Banjarjungut). Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. baik budi. raja negara Astina. istri Bathara Derma. Dewi Hagnyanawati diperistri oleh Bambang Sitija yang setelah menjadi raja negara Surateleng dan Prajatisa bergelar Prabu Bomanarakasuira. Surtayuda. penuh belas kasih dan teguh dalam pendirian. Ia berwajah sangat cantik dan memiliki sifat perwatakan . Sesuai dengan ketentuan Dewata. Durgempo. karena tiba saatnya titis Bathari Dermi harus bersatu kembali dengan titis Bathara Derma. Wikataboma. Arya Watubaji. Dewi Gandari menikah dengan Prabu Drestarasta. (raja negara Turilaya). masingmasing bernama . Diantara mereka yang terkenal dalam pedalangan adalah: Duryudana (raja negara Astina).

Wijanarka. Wisanggeni. Antakadena dan Bambang Sumbada. raja negara Gowabarong yang berperang di pihak keluarga Kurawa/Astina. Abimanyu. Akhir riwayatnya diceritakan. Kumaladewa. Setelah ada kesepakatan. Perbuatan Dewi Hagnyawati dan Raden Samba ini membangkitkan kemarahan Prabu Bomanarakasura. Dewi Hagnyanawati kemudian menjadi istri Raden Samba. Menurut kisah pedalangan Irawan tewas dalam peperangan melawan Ditya Kalasrenggi putra Prabu Jatagempol dengan Dewi Jatagini dari negara Gowabarong. Endang Pregiwati. mereka kemudian meninggalkan keputrian Surateleng pergi ke negara Dwarawati. Irawan gugur dalam awal perang Bharatayuda melawan Ditya Kalaseringgi. bernama. Kumalasakti. . menjelang pecah perang Bharatayuda. Dewi Hagnyanawati dipertemukan dengan Raden Samba.Wilutama. ayahnya sendiri. Sedangkan menurut Mahabharata. Sumitra. Prabukusuma. tekun dan wingit. sesuai dengan takdir dewata. Irawan lahir di pertapaan Yasarata dan sejak kecil tinggal di pertapaan bersama ibu dan kakeknya. putri Bagawan Kanwa (Bagawan Jayawilapa-pedalangan Jawa). salah satu dari lima satria Pandawa. Prabu Bomanarakasura tewas dalam peperangan melawan Prabu Kresna. Bratalaras. Dewi Hagnyanawati mati bunuh diri terjun ke dalam pancaka (api pembakaran jenasah) bela mati atas kematian Raden Samba yang tewas dalam peristiwa perang gada sesama wangsa Yadawa Irawan BAMBANG IRAWAN adalah putra Arjuna. dari pertapaan Yasarata. di keputrian negera Surateleng. Endang Pregiwa. Wilungangga. Ia berwatak tenang. dengan Dewi Ulupi. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. jatmika. yang segera menyerang negara Dwarawati untuk merebut kembali Dewi Hagnyanawati istrinya.

putra Prabu Pratipa dari negara Astina dengan permaisuri Dewi Sumanda. tetapi hanya seorang yang ia kehendaki hidup dan diberi nama Dewabrata. Sedangkan tujuh putranya yang lain begitu lahir ia buang kesungai Gangga.Jahnawi DEWI JAHNAWI atau Dewi Gangga (Mahabharata) adalah seorang hapsari/bidadari yang turun ke Arcapada karena kutukan Bhatara Brahma. Sesuai perjanjiannya dengan Prabu Santanu. Bayi Dewabrata ia serahkan pada asuhan Prabu Santanu. Dewi Jahnawi kembali ke kahyangan hidup sebagai hapsari/bidadari. . Dari perkawinan tersebut ia memperoleh delapan orang putra. Ia ditetapkan akan bersuamikan Bathara Mahabhima yang karena kutukan Bathara Brahma akan menjelma menjadi putra Prabu Pratipa. Dewi Jahnawi menikah dengan Prabu Santanu. begitu kelahiran Dewabrata. raja negara Astina.

bengis. Ia masih keturunan Prabu Darmawisesa. Prabu Jarasanda akhirnya tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara. Ia sangat sakti. penganiaya. berani serta selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Supala raja negara Kadi. Prabu Jarasanda berwatak angkara murka. raja raksasa dari negara Widarba. keras hati. Untuk memenuhi ambisinya. maka ia harus berhadapan dengan Bathara Wisnu. Tubuhnya hancur terkena hantaman gada Rujakpala. ingin menangnya sendiri. dengan dukungan sahabat karibnya yang juga sekutunya. Karena niat jahatnya itu bertentangan dengan kodrat hidup dan dapat merusak ketentraman jagad raya. Prabu Jarasanda berkeinginan menjadi raja besar yang menguasai jagad raya.Jarasanda PRABU JARASANDA adalah raja negara Magada. Karenanya berbadan tinggi besar. . perkasa dan berwajah setengah raksasa. gagah. Prabu Jarasanda bermaksud menyelenggarakan persembahan darah seratus orang raja kepada Bathari Durga.

Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. berwatak angkara murka. istri Arya Prabu Rukma. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jatagenpol menikah dengan Dewi Jatagini. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini.Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong. raja raksasa di negara Guwamiring yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. berwatak angkara murka. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. istri Arya Prabu Rukma. bengis dan selalu ingin menangnya sendiri. Ia masih keturunan Prabu Kalasasradewa. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Karena ketekunannya bertapa. dan mempunyai seorang anak bernama Kalasrenggi. Karena ia dan prajuritnya menyerang negara Mandura untuk merebut Dewi Arumbini. Karena ketekunannya bertapa. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. ayahnya. Prabu Jatagempol menjadi sangat sakti. . Jatagempol PRABU JATAGEMPOL adalah raja raksasa di negara Guwabarong.

Kepalanya terpangkas lepas dari badannya oleh panah sakti Pasopati. Untuk menjaga kehormatan dan harga diri. penuh kesungguhan dan setia. Oleh Resi Sapwani ia diberi pusaka gada bernama Kyai Glinggang. berani. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. Jayadrata ARYA JAYADRATA nama sesungguhnya adalah Arya Tirtanata atau Bambang Sagara. ia menukar namanya dengan nama patihnya. Jayadrata mempunyai sifat perwatakan. dikawinkan dengan Dewi Dursilawati dan diangkat sebagai Adipati Buanakeling. ayahnya. dan akhirnya diambil menantu Prabu Drestarasta. Arya Tirtanata kemudian dinobatkan sebagai raja negara Sindu. Di negara Astina Jayadrata bertemu dengan Keluarga Kurawa.Untuk membalas dendam kematian Prabu Kalasasradewa. Prabu Jatagempol tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Ia mahir mempergunakan panah dan sangat ahli bermain gada. Karena ingin memperdalam pengetahuannya dalam bidang tata pemerintahan dan tata kenegaraan. Prabu Jatagempol menyerang negara Amarta. yang tercipta dari bungkus Bima/Werkudara. Ia putra angkat Resi Sapwani/Sempani dari padepokan Kalingga. Prabu Sinduraja pergi ke negara Astina untuk berguru pada Prabu Pandu Dewanata. Tubuhnya hancur terkena panah Kyai Sarotama. Jayadrata tewas oleh Arjuna di medan perang Bharatayuda sebagai senapati perang Kurawa. Jayadrata. Ia ingin membinasakan keluarga Pandawa yang merupakan keturunan Prabu Pandu. Arya Wirata dan Arya Surata. . dan bergelar Prabu Sinduraja.

raja negara Madukara (lama). istri Arjuna. Patih Jayasemedi tewas dalam peperangan melawan Gatotkaca. Merasa sangat sakti. Abimanyu menyerang negara Plangklawati. Ia mempunyai adik kandung benrama Jayasemadi yang menjabat patih nagera Plangkawati.Jayamurcita PRABU JAYAMURCITA adalah raja negara Plangkawati. putri Bathara Surya dengan permaisuri Dewi Ngruni. Mereka masih keturunan Prabu Kumbala. Perbuatannya yang lancang tersebut menimbulkan kemarahan Abimanyu. Sebelum menemui ajalnya. Bambang Sasikirana. putra Dewi Pregiwa. Ia mempunyai dua orang saudara seayah lain ibu. putri Prabu Sarawisesa dari negara Selarengka. dan Arya Suryakaca. putra tunggal Dewi Sumbadra dengan Arjuna Dengan bantuan saudara sepupunya. raja negara Pringgandani dengan Dewi Sumpani. raja negara Pringgandani. mengutus adiknya. Prabu Jayamurcita. sukmanya manunggal dalam tubuh Abimanyu. Prabu Jayamurcita kemudian mati moksa. Jayasupena ARYA JAYASUPENA atau Jayasumpena adalah putra Gatotkaca. Raden Gatotkaca. Arya Jayasupena tidak ikut terjun kekancah perang Bharatayuda. putra Dewi Suryawati. patih Jayasemedi pergi ke negara Madukara untuk melamar Dewi Sumbadra. karena ketika . sedangkan Prabu Jayamurcita tewas oleh Abimanyu oleh tusukan keris Pulanggeni. Prabu Jayamurcita menyerahkan kekuasaan negara Plangkawati beserta gelar keprabuannya dan seluruh balatentaranya kepada Abimanyu. bernama.

berusaha merebut Dewi Srikandi dari tangan Prabu Jungkungmardeya. Sesuai janji Dewata kepada Dewi Trijata. Jembawati DEWI JEMBAWATI adalah Putri tunggal Resi Jembawan (berwujud kera/Wanara) dari pertapaan Gadamadana. Prabu Drupada kemudian meminta bantuan keluarga Pandawa. Untuk membebaskan Dewi Srikandi. ia berhasil memasuki keputrian Pancala dan menculik Dewi Srikandi. ia lebih sering tinggal di pertapaan Gadamadana mengasuh Gunadewa. ia memperoleh dua orang putra bernama . Setelah berakhiornya perang Bharatayuda dan negara Astina kembali ke dalam kekuasaan negara Pandawa. Drestadyumna yang mengetahui perbuatannya. yang berwajah sangat tampan. Arya Jayasupena diangkat menjadi panglima perang negara Astina dalam masa pemerintahan Prabu Parikesit. Ia meninggal dalam usia lanjut dan dimakamkan di pertapaan Gadamadana. yang merupakan raja titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. selain memiliki aji sirep juga dapat beralih rupa. dengan Dewi Trijata. Selama menjadi permaisuri Prabu Kresna. Prabu Jungkungmardeya sangat sakti. cerdik pandai. daripada tinggal di istana Dwarawati. Jayasupena tidak bisa terbang. waspada. Dari perkawinan tersebut. tangkas dan terampil. setia. Jungkungmadeya PRABU JUNGKUNGMADEYA adalah raja negara Awu-awulangit. Dewi Jembawati dapat bersuamikan Prabu Kresna. Samba. gesit. Perbedaannya. raja negara Dwarawati. sabar. Prabu Jungkungmardeya bercita-cita ingin memperistri Dewi Srikandi. Tokoh Jungkungmardeya hanya dikenal dalam cerita pedalangan Jawa dan dimunculkan dalam lakon "Cocogan". Ia berperawakan mirip dengan ayahnya. Karena mati sebelum takdir. Ketika lamarannya ditolak. kesetiaan. dan Gunadewa. karena garis keturunan dari Resi Jembawan. berani tak mengenal takut. ibunya. berwujud sebagai wanara / kera. Gatotkaca. putri Gunawan Wibisana dengan Dewi Triwati (seorang hapsari/bidadari) dari negara Alengka/Singgela. keberanian dan kegagahannya tak berbeda dengan Gatotkaca. Demikian pula dengan tabiat. dengan beralih rupa menjadi Arya Drestadyumna (adik Dewi Srikandi) palsu. sangat berbakti dan penuh belas kasih. tabah dan mempunyai rasa tanggung jawab yang besar.perang berlangsung ia masih kecil. Dewi Jembawati berwatak jujur. putri kedua Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. tapi aklhirnya tewas terbunuh dalam peperangan. tangguh. teguh. Drestadyumna dapat dihidupkan .

Arwahnya mengantar/menuntun senjata Kunta yang dilepas Adipati Karna. raja Awangga. Tamparan Gatotkaca ke kepala Kalabendana hanya bermaksud menghentikan teriakan Kalabendana yang membuka rahasia perkawinan Abimanyu (putra Arjuna dengan Dewi Sumbandra) dengan Siti Sundari (putri Prabu Kresna dengan Dewi Pratiwi) tatkala Abimanyu akan menikah dengan Dewi Utari. putri bungsu Prabu Matswapati dengan Dewi Ni Yutisnawati. Arimba/Hidimba. Brajadenta. sangat jujur. Prabkesa. Kalabendana ARYA KALABENDANA adalah putra bungsu Prabu Arimbaka raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Ia mempunyai tujuh orang saudara kandung. dari negara Wirata. Brajalamatan dan Brajawikalpa. Arjuna yang mengejar ke negara Awu-awulangit berhasil menemukan Dewi Srikandi. Kalabendana mempunyai sifat dan perwatakan. . tepat menghujam masuk ke dalam pusar Gatotkaca yang mengakibatkan kematiannya. Brajamusti. Kalabendana meninggal karena pukulan/tamparan Gatotkaca yang tidak sengaja membunuhnya. setia.kembali oleh Prabu Kresna. Dendam Kalabendana terhadap Gatotkaca terlampiaskan saat berlangsung perang Bharatayuda. bernama. Prabu Jungkungmardeya akhirnya tewas dalam peperangan melawan Arjuna dengan panah Pasopati. raja negara Dwarawati. Dewi Arimbi. berkat kesaktian Bunga Wjayakusuma. suka berterus terang dan tidak bisa menyimpan rahasia.

Karena pembawaannya yang agak tolol ini. Kalakatung biasanya berpenampilan lucu karerna suaranya yang bindeng (memiliki suara hidung yang setengah tersendat). Ia masih keturnan Bathara Kalagotama. Arya Ugrasena yang didatangan ke Suralaya. Dalam peperangan. Merasa sangat sakti. Bertubuh gemuk pendek. Prabu Kalaruci mempunyai saudara kandung bernama Kalayaksadewa yang menjadi raja di negara Gowamiring. putra ke-empat Prabu Basukunti. Daya berpkirnya lambat. Dalam cerita pedalangan. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Pabu Kalaruci datang ke Suralaya untuk meminang Dewi Wersini. ternyata tak mampu mengalahkan Prabu Kalaruci. maka ia selalu menjadi bahan ejekan para panakawan. seorang bidadari keturunan Sanghyang Pancaresi. namun memiliki gerakan yang cekatan. yang waktu itu telah diperjodohkan dengan Arya Ugrasena. kepala gundul dan berhidung besar bulat seperti terong. . Kalaruci PRABU KALARUCI adalah raja raksasa negara Karanggubarja.Kalakatung KALAKATUNG atau sering pula disebut dengan nama Butaterong adalah raksasa hutan. Kalakatung biasanya mati oleh Gareng atau Petruk. Kalakatung biasa ditampilkan sebagai anak buah Cakil atau Yayahgriwa. dari negara Mandura.

untuk dapat memperistri Dewi Rumbini. Kalasasradewa PRABU KALASASRADEWA adalah raja raksasa negara Guwamiring. bengis. dan Prabu Kalayaksa yang menjadi di negara Garbasumanda. serakah. Prabu Kalarodra raja nergara Girikadasar dan Prabu Kalasasradewa yang menjadi raja di negara Guwamiring. kakak Arya Ugrasena). kejam. Kalayasa PRABU KALAYAKSA adalah raja raksasa negara Garbasumanda. putri Prabu Rumbaka. Prabu Basudewa kemudian meminta bantuan Prabu Pandu. Ia mempunyai dua saudara kandung masing-masing bernama.Bathara Guru kemudian mengutus Bathara Narada turun ke Arcapada untuk meminta bantuan Prabu Pandu. Prabu Kalasasradewa sangat sakti. Selain ingin merebut Dewi Badrahini. Dewi Wersini dan negara Karanggubarja kemudiasn disertahkan kepada Arya Ugrasena. juga Prabu Basudewa tidak dapat mengalahkan Prabu Kalasasradewa. Berwatak angkara murka. Prabu Kalayaksa memiliki sfat dan perwatakan . putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni dari Kahyangan Setragandamayit. yang sudah dipertunangkan dengan Arya Prabu Rukma. Arya Ugrasena. seperti Arya Prabu Rukma. Prabu . Sebagai keturnan Dewi Pramuni/Bathari Durga. Dalam peperangan tersebut. yang juga kakak ipar Ugrasena (Pandu menikah dengan Dewi Kunti. Pandu kemudian pergi ke Suralaya dengan mengerahkan pasukan Astina dibawah pimpian patih Gandamana dan Arya Sucitra. pemberani dan sangat sakti. Mareka masih keturunan Bathara Kalagotama. suami dari Dewi Kunti (adik Prabu Basudewa). istri Prabu Basudewa. mau menangnya sendiri. Prabu Kalayaksa menyerang negara Mandura. sejak jaman pemerintahan Prabu Baskunti. raka negara Astina. Dalam peperangan tersebut semua putra-putra Mandura. serakah. putra Bathara Kala dengan Dewi Pramuni/Bathari Durga dari Kahyangan Setragandamayit. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan angkatan perannya. putra ketiga Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. tinggi hati dan mau menangnya sendiri. suka menurutkan kata hati. Prabu Kalarodra raja di negara Girikadasar. raja negara Astina. Prabu Kalaruci dapat dibinasakan oleh Pandu. juga untuk membalas dendam atas kematian saudaranya. Mereka masih keturunan Bathara Kalagotama. Ia mampunyai dua saudara kandung masing-masing bernama. Peperangan pun tidak dapat dihindarkan antara Mandura melawan Gowamiring. Ia pernah menyerang negara Kumbina. Prabu Kalasasradewa akhirnya tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu. Prabu Kalayaksa nenjadi seteru negara Mandura.

oleh Suratrimantra. Ia lahir di negara Bombawirayang. sering pula disebut Kangsadewa sesungguhnya putra Gorawangsa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti . Setelah remaja. Pemberontakan Kangsa gagal. Kangsa dibawa ke negara Mandura untuk menuntut haknya sebagai putra Prabu Basudewa. adik Prabu Gorawangsa. Tapi akhirnya Prabu Kalayaksa mengalami nasib yang sama seperti Prabu Kalasasradewa. Ia mati terbunuh dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. Kangsa berniat merebut tahta kekuasaan negara Mandura dari tangan Prabu Basudewa. karena tidak satupun putra-putra Mandura yang berthasil menandingi kesaktiannya. penghianat. Ia tewas dalam pertempuran melawan Prabu Pandu. raja negara Astina. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa dan berhasil bermain asmara dengan Dewi Mahira/Maerah (Jawa). putra Prabu Basudewa dari permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Karena sangat sakti. Dengan dukungan Suratimantra. Sedangkan Suratimatra tewas melawan Bima/Werkudara. Kematian Prabu Kalayaksa bertepatan dengan kelahiran Raden Arjuna/Peermadi putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti Kangsa KANGSA. Prabu Kalayaksa berhasil menguasai sebagian wilayah negara Mandura. raja Mandura. bahkan nyaris menguasai kerajaan Mandura. Prabu Basudewa akkhirnya bersedia mengakui Kangsa sebagi putranya dan diberi kedudukan Adipati di Kesatrian Sengkapura Kangsa berwatak angkara murka. pamannya yang sakti. keras hati. berani dan selalu menurutkan kata hatinya. dan sejak kecil hidup dalam asuhan ditya Suratrimantra. ingin menangnya sendiri.Kalasasradewa yang tewas dalam peperangan melawan Prabu Pandu di negara Mandura. permaisuri Prabu Basudewa.

Resi Druwasa. yang se-ngaja didatangkan Prabu Basukunti ke Keraton Mandura untuk mendidik Dewi Kunti. Tetapi kedatangan Batara Surya yang tampan itu membuat Dewi Kunti mengandung. Basukarna adalah putra sulung. bahwa kelak Dewi Kunti akan memerlukan ilmu itu. ia amat marah dan segera memanggil Resi Druwasa.Karna KARNA. Dewi Prita alias Kunti berhasil mendatangkan Batara Surya. sekaligus rela berkorban bagi menangnya kebenaran. Ibunya adalah Dewi Kunti alias Dewi Prita. padahal ia masih gadis. ***) Setelah Prabu Kuntiboja mengetahui perihal musibah yang menimpa putrinya. Dengan mem-baca mantra Aji Adityarhedaya. walaupun untuk itu ia harus mengorbankan jiwa dan bahkan juga nama baiknya. Dewi Kunti mencoba-coba mengguna-kan Aji Adityarhedaya. Padahal kedua ksatria itu sama-sama putra Dewi Kunti. Waktu masih berusia remaja. sedangkan Arjuna anak yang ketiga. Resi Druwasa mengaku bersalah dan bersedia menjamin keperawanan Dewi Kunti. Guru Besar itu dipersalahkan telah mengajarkan ilmu tingkat tinggi pada gadis yang belum dewasa. putri bungsu raja Mandura. Prabu Basukunti. yang lebih terkenal dengan sebutan Adipati Karna adalah lawan utama Arjuna dalam Baratayuda. yakni ilmu un-tuk mendatangkan seorang dewa yang dikehendakinya. . Tetapi pertapa itu juga menjelaskan. Basukarna adalah anak buangan. Ilmu dipelajarinya dari gurunya. berjuang sendiri tanpa mengandalkan bantuan keluarga. Dalam dunia pewayangan Basukarna merupakan profil tokoh wayang yang otodidak. Ia juga menjadi perlambang bagi karakter manusia yang tahu membalas budi. Ternyata ilmu ajaran Resi Druwasa itu benar-benar ampuh.

karena anak Kunti itu memang benar hasil pertemuan ibunya dengan Batara Surya. Setelah lahir. Manakala hari telah terang. Dua nama yang terakhir ini digunakan oleh sebagian besar dalang untuk menyebut Karna sewaktu masih muda. Prabu Basukunti segera memerintahkan agar bayi itu dibuang. guru besar lainnya juga bersikap sama dengan Begawan Drona. sesudah masa kehamilannya cukup. Alasannya. Namun permohonan itu ditolak. Dengan ilmunya yang tinggi. Resi Krepa. sering bangun siang. Ketika Prabu Pandu me-ninggal dalam usia muda. ia diberi nama Karna . bayi Karna pun ditaruh dalam sebuah peti dan dihanyutkan di Sungai Gangga. Di sana ia selalu mengintip dan mencuri dengar dengan penuh perha-tian segala yang diajarkan oleh Resi Krepa dan Begawan Drona kepada murid-muridnya. ilmu itu masuk dan diresapi oleh Kunti melalui telinganya. Sebelum bayinya dibuang Dewi Prita alias Kunti sempat memperhatikan. Kebetulan mereka memang tidak punya anak. Basukarna sering ikut ayah angkatnya ke Keraton Astina. Yang memerintah Astina saat itu adalah Prabu Krisna Dwipayana. yakni putra-putra Drestarastra. . seorang sais kereta kerajaan di Keraton Astina. Itulah sebabnya. atau Suryatmaja. sebagai wali para Pandawa yang saat itu masih kecil-kecil. Maka. Dengan demikian segala sesuatu yang diajarkan oleh kedua mahaguru itu diketahui dan dipahami dengan baik oleh Karna. Dengan penolakan itu Basukarna tetap hanya bisa belajar dengan cara meng-intip dan mencuri dengar. Tanpa sadar ia mengamalkan Aji Adityarhedaya sambil membayangkan ketampanan Batara Surya. Pandu. Itulah sebabnya. menggantikan Prabu Krisna Dwipayana yang mengundurkan diri karena hendak menjadi pertapa. Nama lain baginya adalah Talingasmara. yaitu para Kurawa dan para Pandawa. ia masih tergolek di tempat tidurnya. Bayi yang malang itu kemudian ditemukan dan dirawat dengan baik oleh Adirata. Minat dan semangat Basukarna untuk belajar amat tinggi. Sinar terang matahari yang masuk ke kamarnya membuatnya kagum. Drestarastra menggantikannya untuk sementara waktu. dan takhta Astina diduduki oleh Prabu Pandu Dewanata. Bayi itu lalu diaku anak dan dipelihara dengan penuh kasih sayang oleh Adirata dan istrinya yang bernama Nyai Nanda (Dalam Mahabarata Nyai Nanda disebut Radha. dan Yama Widura. Basukarna juga disebut Radhea atau Ara-dea). Menjelang masa remaja. dan matahari sudah naik.CATATAN KAKI =***) Dewi Prita mempunyai kebiasaan buruk. Druwasa mengeluarkan jabang bayi yang dikandung melalui telinga Dewi Kunti. Tahun berganti tahun.yang artinya telinga. Suatu hari ia memberanikan diri men-jumpai Begawan Drona dan minta agar guru besar itu mau menerima dirinya sebagai murid. Dalam pewayangan ia juga disebut Suryaputra. karena Drona terikat aturan istana: hanya boleh mengajar para pangeran. di telinga bayi itu terdapat Anting Mustika yang memancarkan sinar kemilau.

Keduanya seimbang sama kuat. Dengan pengaruh yang dimilikinya selaku putra Prabu Drestarastra. ditolak. saat itu sudah yakin benar bahwa Karna sesungguhnya adalah anak sulungnya. secara berkala Begawan Drona dan Resi Krepa mengadakan uji keterampilan bagi mereka. dengan nekad Karna lalu me-nantang Arjuna untuk adu tanding dalam ketrampilan keprajuritan dengan dirinya. saat itu juga Duryudana mengangkat Basukarna sebagai adipati di Kadipaten Awangga. Pada acara ujian seperti itu ternyata Pandawa selalu unggul. Dewi Kunti merasa tidak menemukan alasan yang tepat. ***) Dengan kedudukan Karna sebagai seorang adipati. Lebih-lebih Arjuna. apakah jika ia tiba-tiba mengakui Karna sebagai anak akan membuat situasi menjadi baik.Untuk mengetahui sampai di mana tingkat kemajuan ilmu dan keterampilan para Pandawa dan Kurawa. gerak-gerik Karna boleh dibilang sama dengan Ksatria Panengah Pandawa itu. dari telinga Karna memancar sinar kemilau Anting Mustika yang telah menempel sejak dilahirkan. karena baik raut wajah maupun bentuk tubuh Karna seolah bayangan Arjuna. Dewi Kunti tercekam oleh perasaan antara yakin dan ragu. Pada setiap pertandingan ksatria remaja yang tampan ini selalu mendapat angka tertinggi. Karna sempat pula berguru pada seorang brahmana sakti bernama Rama Parasu alias Rama Bargawa. termasuk para Kurawa. Duryudana. Basukarna yang sejak semula menyaksikan acara itu. Namun Kunti juga ragu. Selain wajahnya yang amat mirip dengan Arjuna. si Sulung dalam keluarga Kurawa segera memanfaatkan peristiwa itu. Resi Krepa dan Begawan Drona akhirnya memberikan penilaian tidak ada yang kalah dan tak ada yang menang. Lagi pula. Namun untuk segera mengakuinya sebagai anak. karena sebagai seorang putra raja Arjuna merasa dirinya tidak pantas melayani tantangan Karna yang hanya anak seorang sais kereta. dan Anting Mustika itu pernah dilihatnya belasan tahun yang lalu. merasa panas hati melihat kesombongan dan keangkuhan Arjuna. Karna menjadi Adipati di Awangga . Keunggulan ini membuat Arjuna lalu bersikap sombong. Dewi Kunti yang menyaksikan acara pertandingan itu. Selain berguru secara tidak langsung pada Begawan Drona dan Resi Krepa yakni hanya dengan mendengar dan melihat dari kejauhan. Dan ternyata keduanya sama kuat dan sama mahirnya. yang belasan tahun sebelumnya dihanyutkan di sungai. Ini dilakukan setelah permohonan Karna untuk diterima menjadi murid resmi Begawan Drona dan Resi Krepa. Tantangan Karna itu memang mengejutkan semua orang. CATATAN KAKI = ***) Menurut pewayangan. Yakin. ataukah sebaliknya. Tantangan Karna ini ditolak Arjuna. Walaupun ayah angkatnya telah berusaha mencegah. Adu tanding pun dimulai. tidak ada lagi alasan bagi Arjuna untuk menolak tantangan itu.

Karna akan lupa bunyi mantera ilmu Bramastra. Apalagi kemudian Prabu Salya menjanjikan akan menikahkan Duryudana dengan Dewi Banowati. justru pada saat raja muda Astina itu sedang menyiapkan lamarannya pada Prabu Salya. Namun untuk menjaga jangan sampai gurunya terbangun. Penyamaran itu terpaksa dilakukan karena Rama Bargawa amat membenci golongan ksatria. barulah Rama Bargawa sadar bahwa Karna sebenarnya bukan dari golongan brahmana. Penyamaran Basukarna ini terbongkar manakala Rama Bargawa tidur berbantal paha muridnya. bahkan kemudian melarikan Dewi Surtikanti. Hanya seorang ksatria yang tangguh sanggup menahan rasa sakit yang demikian hebat.bukan karena hadiah atau diangkat oleh Duryudana. Karna harus menyamar sebagai brahmana. Pernikahan ini sebenarnya tidak disetujui oleh Prabu Salya.yang menentukan hidup atau mati. pada saat yang genting . kelak ternyata. yakni ilmu ketrampilan memanah. melainkan seorang ksatria. masalah Dewi Surtikanti itu tidak diperpanjang lagi. yang telah merencanakan akan menikahkan Surtikanti dengan Duryudana. tetapi karena hasil usahanya sendiri. Dari gurunya yang ini Basukarna antara lain mendapat ilmu Bramastra. dengan marah Rama Bar-gawa mengucapkan kutukannya: Kelak dalam Baratayuda. Karna memperoleh negeri itu setelah me-ngalahkan Prabu Karnamandra. walaupun telah menjadi menantunya. Basukarna. sehingga mereka terpaksa dinikahkan. Basukarna menikah dengan Dewi Surtikanti. ***) Sesudah mewariskan berbagai ilmunya. atau raja muda. Saat itu Duryudana sudah berkedudukan sebagai Prabu Anom. dengan sekuat tenaga Karna menahan rasa sakit yang alang kepalang itu. sadarlah Sang Guru bahwa muridnya itu tentu berasal dari golongan ksatria. Rama Bargawa justru terbangun ketika peluh Karna menetes ke wajahnya. . Dan. Saat itu seekor ketonggeng. Prabu Anom Duryudana sendiri sebenarnya amat sakit hati pada tindakan Karna melarikan Dewi Surtikanti. Sewaktu tahu apa yang terjadi. Namun karena keluarga Kurawa sangat memerlukan tenaga CATATAN KAKI = ***) Sebagian dalang menyebut ilmu itu Aji Kunta Bramasta. Sejak itu timbullah kebencian Prabu Salya terhadap Karna. yaitu raja penguasa di Awangga. adik Surtikanti. Oleh sebab itu Karna diam-diam lalu sering masuk ke Istana Mandraka dan secara sembunyi-sembunyi memadu kasih dengan sang Dewi. putri Prabu Salya. raja Mandraka. sejenis kalajengking berbisa. menyengat paha Basukarna. sehingga keringatnya bercucuran. terutama pada saat menghadapi Baratayuda kelak. Karena merasa ditipu. Untuk dapat berguru pada brahmana yang kesaktiannya tidak tertandingi siapa pun di dunia ini. kutukan itu akan terbukti.

Selain seimbang kesaktiannya. kisah mengenai senjata Kun-ta ini diceritakan dalam lakon Lahirnya Gatotkaca. Jangan sampai kedua pusaka itu lepas dari tanganmu.Karena perkawinannya dengan Dewi Surtikanti itu. Batara Narada yang secara kebetulan berjumpa dengan Basukarna. dan Arjuna. Yang meya-kinkan adalah penjelasan yang diberikan oleh ayahnya sendiri. Meskipun sebelumnya telah tahu. teguh dalam pendirian. dan membenci orang yang terlalu mengagungagungkan kebangsawanannya. dan Prabu Ba-ladewa yang sebelumnya telah menikahi Dewi Erawati. siapa pun yang memintanya. "Ingatlah Karna. yakni Prabu Anom Duryudana." . Bima. Senjata pusaka pemberian dewa itu seharusnya diberikan kepada Arjuna untuk memotong tali pusar Gatotkaca yang baru lahir. Itulah sebabnya Batara Narada pernah keliru menganggap Arjuna tatkala akan memberikan senjata Kunta Wijayandanu. salah lihat. Dalam pewayangan. tetapi baru tiga hari sebelum pecah Baratayuda. dari aku sejak lahir engkau telah kuwarisi Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan. dalam lakon Banjaran Karna menceritakan bahwa Batara Surya yang tahu rencana perjalanan Batara Narada memberitahu Karna agar mencegat dewa itu. sebab Batara Endra. percaya diri. tetapi gagal. Berarti ia adalah saudara tua yang seibu dengan Yudistira. penampilan dan wajah Basukarna amat mirip dengan Arjuna. ***) Arjuna kemudian berusaha merebut kembali senjata pusaka itu. Basukarna yakin benar bahwa ia sesungguhnya adalah putra sulung Dewi Kunti. perjumpaan Karna dengan Narada bukan suatu kebetulan. putri sulung Prabu Salya. tahu membalas budi. Adipati Karna merasa berhutang budi pada Duryudana dan adik-adiknya. Waktu itu Batara Surya datang menjumpainya dan menceritakan siapa sebe-narnya Basukarna sesungguhnya. mengira bertemu Arjuna dan memberikan senjata Kunta Wijayandanu pada Karna. Yang berhasil direbut hanyalah wa-rangkanya (sarung) saja. yaitu Batara Surya. Karna mempunyai dua orang raja besar sebagai ipar. Ki Nartasabda. Jadi. Anting Mustika berkhasiat akan mengingatkan engkau bilamana ada bahaya mengan-cam. Itu pula yang me-nyebabkan ada sebagian pecinta wayang menggolongkan Basukarna sebagai tokoh yang berpihak pada kejahatan dan mabuk akan derajat serta kedudukan. Adipati Awangga itu memiliki sifat pantang berkhianat. Batara Surya juga memperingatkan agar Karna waspada. ayah Arjuna akan datang menemuinya dan membujuknya dengan berbagai cara guna mele-mahkan Karna. dan mengaku sebagai Arjuna. Dalam perja-lanannya mencari Arjuna. sedangkan dengan Kotang Kerei Kaswargan engkau akan kebal terhadap senjata apa pun. CATATAN KAKI = ***)Dalang ternama. Karena selalu diperlakukan dengan baik dan dihargai oleh Kurawa.

Jika seorang brahmana datang meminta. ambillah. Tanpa menanyakan. ksatria mulia. itu tergantung pada siapa yang memintanya." Demikianlah. beberapa saat setelah Prabu Kresna sebagai duta yang gagal kemu-dian dikroyok para Kurawa sehingga terpaksa me-lakukan triwikrama. bahwa sebagai ksatria sudah selayaknya ia harus tahu membalas budi. berkata: "Karna.Ketika itu Basukarna menjawab: "Ayahanda. Sudah sepantasnya jika ksatria agung seperti Tuanku memiliki senjata pamungkas yang ampuh. walaupun yang diminta itu langsung menyangkut keamanan jiwa hamba . Namun hamba tidak memiliki kemampuan melepaskan kedua pusaka pemberian Ayahanda Batara Surya ini dari tubuh hamba. terimalah pemberian hamba berupa anak panah Wijayacapa. Karna menolak bujukan itu dengan alasan. Karenanya. Kurawa telah memberikan kemuliaan duniawi dan derajat kepangkatan kepadanya. Hamba sendiri yang akan melepaskannya.yang masih dalam ujud brahmana. tetapi mendapat pusaka pengganti sebuah senjata pamungkas." Apa yang diperingatkan oleh Batara Surya memang terjadi. Hanya seorang dewa saja yang akan sanggup melepaskannya . sebagai ganti barang yang hamba ambil.... hari itu Karna kehilangan dua pusaka yang merupakan perisai dirinya. apa alasan brahmana itu memintanya. Seperti yang diduga oleh Batara Surya. engkau sungguh seorang ksatria sejati yang berbudi luhur. Kini. Bilamana Bapa Brahmana juga memberikan senjata pamungkas itu dengan ikhlas. . . pada saat itu sebenarnya hati kecil Endra terharu dan heran menyaksikan ketulusan hati Karna. saat itu brahmana tua yang sebenarnya penjelmaan Batara Endra meminta Anting Mustika dan Kotang Kerei Kaswargan.. tibalah saatnya bagi Karna untuk membalas budi baik para Kurawa. Kresna secara khusus datang menemui Karna. Sehari menjelang Baratayuda. terjadi peristiwa sebagai berikut: Sebelum pulang ke Kerajaan Wirata untuk me-laporkan hasil perundingannya pada pihak Pandawa. dengan mudah ia melepaskan kedua pusaka andalan Basukarna." Brahmana tua itu menjawab: "Jangan khawatir. Saat itulah terjadi perdebatan dan adu pendapat di antara mereka. dengan hati teguh dan ikhlas Karna menjawab: "Bilamana Bapa Brahmana memang menginginkan.. Pada pertemuan empat mata. raja Dwarawati itu berusaha membujuk Karna agar bersedia menyeberang ke pihak Pandawa. sebagai seorang ksatria tentu pantang bagi hamba untuk menolaknya. Namun. dengan senang hati hamba akan menerimanya. Esok harinya." Karena brahmana itu memang penjelmaan dewa. dua hari menjelang Baratayuda berlangsung Batara Endra datang menjumpainya dalam ujud seorang brahmana tua." Basukarna: "Hamba telah menyerahkan dengan ikhlas kedua barang yang Bapa Brahmana minta.. Rasa simpati itu menyebabkan Batara Endra .

kecuali dengan meniadakan keberadaan mereka di dunia ini. mengapa itu tidak Adinda lakukan? Apa alasannya?" Karna: "Kakanda Kresna yang bijaksana." Kresna: "Tetapi. bukan berarti Adinda berpihak pada keangkaramurkaan. Itulah sebabnya. saya bujuk mereka agar jangan takut berperang.. mereka memang dilahirkan sebagai manusia-manusia pembawa sifat buruk yang tidak lagi dapat diperbaiki. membalas kebaikan dengan kebaikan pula. Soal kalah atau menang bagi Adinda bukan lagi merupakan hal yang penting." Karna: "Kakanda Kresna. pendirian mereka. jika Adinda berpihak pada para Kurawa dan berperang melawan adik-adikku para Pandawa. Adinda berperang di pihak mereka semata-mata hanya menjalani darma ksatria. bukan berarti Adinda berperang melawan kebaikan dan kebenaran. dan dengki mereka. Saya berketetapan hati untuk memihak Kurawa. . . tentu Kurawa tidak akan meneruskan niatnya me-nempuh jalan perang. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. Mereka hanya mengikuti hasutan jahat dari Paman Sengkuni dan Ibunda Dewi Gendari. melainkan juga hanya karena menjalani darma ksatria.." Karna: "Justru Adinda yang sebenarnya sangat menginginkan Baratayuda segera terjadi. satu persatu secara pribadi sejak mereka masih kecil. Namun." Kresna: "Saya memahami hal itu. Adinda mengenal benar tabiat dan watak mereka.. Dinda Karna. sehingga Baratayuda dapat dicegah. adik-adikku para Pandawa bukan ksatria yang takut dan enggan menghadapi kesulitan." Kresna: "Mengapa? Peperangan akan selalu membawa penderitaan bagi banyak orang." Karna: "Kakanda Kresna. sifat iri. Perang itu me-rupakan pertarungan antara pihak yang benar dengan pihak yang salah.. Adinda telah mengenal para Kurawa. Yang penting. Jika Adinda harus berperang melawan adik-adik para Pandawa. saya sengaja membakar-bakar semangat Adinda Duryudana. karena membela kebenaran bagi seorang ksatria lebih mutlak harus dilaksanakan. Kakek Abiyasa. sebagai seorang titisan Wisnu mestinya kakanda maklum.Kresna: "Dinda Karna. Kakanda Kresna. Begawan Drona. sejak masih remaja. Bilamana Adinda Karna dapat mencegahnya. jika Adinda Karna mau menyeberang ke pihak Pandawa. sebagai ksatria Adinda harus menjalankan kewajiban sebagai prajurit menghadapi lawannya. bagaimana pun. Antara kebaikan dan keadilan me-lawan keserakahan kebatilan. Jadi. dalam hal ini soal balas budi bukanlah hal yang mutlak harus dilakukan. Itu adalah kewajiban Adinda. Adinda berpendapat tidak ada cara lain untuk memberantas keangkaramurkaan dan kebatilan yang telah belasan tahun terjadi di Astina. Adinda tahu benar. itu semua agar Baratayuda dapat segera . Bahkan Maharesi Bisma. tentu akan menyulitkan para Pandawa untuk memenangkan Baratayuda. Adinda tahu benar akan keserakahan mereka. Barata-yuda harus segera terjadi. Resi Krepa. yang tinggi wibawanya pun tidak sanggup memperbaiki sifat-sifat buruk mereka. Tidak satu pun saran dan nasihat baik dari para pini sepuh Astina yang mereka dengar. Dengan adanya Adinda di pihak Kurawa. Rasanya. culas. bukan perang kecil.

Di tepi sungai yang dianggap suci itu. Itu sudah merupakan hukum alam yang berlaku pada zaman apa pun. bahwa menurut takdir pada Baratayuda nanti Adinda harus berhadapan dengan Arjuna. secara kebetulan Karna bertemu dengan Dewi Kunti yang juga baru saja selesai mensucikan tubuhnya. Biarlah nama baik Adinda hancur karena sikap Adinda dalam menjalankan darma. dan siapa yang akan unggul. cobalah Adinda renungkan sekali lagi. selalu harus ada yang menjadi korban. kita semua belum tahu. ia akan gugur dalam perang besar antarke-luarga Barata itu. bagaimana pun. Namun. Baratayuda tentu akan berlangsung lebih lama dan korban di kedua pihak akan lebih banyak. maka Adinda ikhlas sebab pe-ngorbanan Adinda adalah untuk kemenangan adik-adik para Pandawa dan itu berarti pengorbanan Adinda adalah untuk tegaknya kebenaran dan keadilan. Arjuna pun sebagai ksatria harus ikhlas karena pengorbanannya tentu tidak sia-sia. Sedangkan jika Dinda Arjuna yang gugur. Dinda Basukarna . Hamba tidak peduli lagi tentang bagaimana sejarah akan mencatat nama Adinda. Jika Adinda Basukarna gugur dalam Baratayuda nanti." Kresna: "Adinda Karna. Setelah pertemuannya dengan Prabu Kresna.." Karna: "Itu pun Adinda pahami. Hati kecilnya merasa." Prabu Kresna tidak bisa berkata-kata lagi. sejarah akan mencatat Adinda Karna gugur karena berperang di pihak yang salah. Biarlah sejarah mencatat Adinda sebagai pembela nafsu angkara pihak Kurawa. anak pungut Sais Adirata itu ingin lebih dahulu mensucikan tubuhnya. Dengan penuh haru dipeluknya putra sulung Kunti itu erat-erat. Demikian pula.. bukankah sebagai ksatria kita tidak boleh memperhitungkan untung rugi dalam menjalankan darmanya? Adinda berperang di pihak Kurawa karena menjalankan darma Adinda sebagai ksatria. Karenanya.terjadi sebagaimana seharusnya. dan selalu harus ada yang dikor-bankan. sebagaimana perjumpaanya dengan Prabu Kresna. Entah siapa yang akan kalah. Baratayuda adalah peristiwa yang menjadi sarana untuk memusnahkan segala yang jahat dan yang angkara. Adipati Karna pergi ke Sungai Gangga hendak mensucikan dirinya. Namun. . Adinda tahu. seandainya Adinda yang menang. Coba renungkan hal itu. Karena nama baik itu pun telah Dinda ikhlaskan sebagai pengorbanan demi tegaknya kebenaran dan keadilan ." Kresna: "Adinda Karna. Untuk mencapai masyarakat dunia yang tenteram dan damai.. Sekali lagi. sebelum menghadap pada Sang Pencipta. maka ia akan dianggap sebagai pahlawan pembela keberaran. Seandainya Adinda yang gugur." kata titisan Wisnu itu. Pengorbanan Adinda Karna dengan pengorbanan Adinda Arjuna. Kakanda benar-benar menaruh hormat akan pendirian Adinda yang teguh itu. bu-kankah jer basuki mawa beya? Kakanda Prabu Kresna tentu sudah faham benar. Tidakkah hal ini Dinda pertimbangkan?" Karna: "Adinda memahami hal itu. kali ini Dewi Kunti juga berusaha membujuk Adipati Karna agar mau menyeberang ke pihak Pandawa. lewat tengah hari. Adinda Basukarna tewas karena membela pihak angkara. Namun dengan adanya Dinda Basukarna di pihak Kurawa. jelas berbeda. "Semoga Yang Maha Mengetahui selalu memberikan berkah kepadamu.

bahwa Baratayuda adalah salah satu sarana dan jalan untuk membebaskan dunia dari keangkaramurkaan yang selama ini dilakukan oleh para Kurawa.. engkau terpaksa berpisah dengan adik-adikmu para Pandawa.. Bergabunglah engkau bersama kelima adikmu. Hamba mengerti. anggaplah kepedihan itu sebagai pengorbanan Ibunda untuk ketentraman dan kedamaian masyarakat banyak. maka itu berarti hamba menyalahi darma hamba sebagai seorang ksatria. Hanya karena keadaan yang membuatmu terpaksa bergabung dengan pihak Kurawa. Anakku. Baratayuda yang akan dimulai esok hari. bukan alasan bagi hamba untuk mengecewakan harapan para Kurawa yang mengandalkan kekuatan hamba . Semua orang yang melangkah pada jalan darmanya harus ikut berkorban demi ketentraman dunia. . Namun. Tidak adakah keinginanmu untuk membahagiakan wanita yang telah melahirkanmu?" Karna: "Ibunda Dewi Kunti. Hamba ingin agar Ibunda Kunti dapat merasakan kebahagiaan serta bangga. Namun hamba mohon. betapa remuknya hati seorang ibu. Engkau seorang ksatria utama. adik-adik hamba. keadaan telah membuat hamba terpaksa berpisah dengan adik-adik hamba. ibumu ini. Para dewa dapat menjadi saksi. dalam Baratayuda nanti besar kemungkinan engkau akan berhadapan dengan adikmu. salah satu dari kalian berdua akan menjadi korban kekejaman perang besar itu. engkau pun mempunyai kewajiban menjalankan darmamu sebagai seorang putra terhadap ibumu. Namun. Ibunda tentu juga tahu. bilamana hamba dapat menjalankan darma hamba sebagai seorang ksatria.. Aku. ada yang . Jika harapanku ini engkau kabulkan.. Hamba juga mengerti bahwa karena keadaan pula hamba sekarang berdiri di pihak Kurawa yang merupakan lawan para Pandawa. Engkau tentu juga tahu. Basukarna berkata dengan lembut: "Ibunda Dewi Kunti yang hamba hormati. . anakku?" Kunti tidak lagi dapat menahan air matanya. Karna Anakku. Arjuna. sebenar-benarnyalah bahwa engkau itu anak sulungku." Dengan penuh hormat Karna menjawab: "Ibunda Dewi Kunti yang amat hamba hormati.. Selain harus menjalani darmamu sebagai seorang ksatria. Namun. Ibunda mengerti. yang membalas kebaikan orang dengan pengkhianatan. cobalah engkau renungkan barang sejenak.. Hamba akan menjadi manusia yang tidak tahu membalas budi." Kunti: "Tetapi . Hanya karena keadaan. Hamba yang hina ini memahami benar kepedihan hati Ibunda Dewi. Tidak bisa tidak. junjungan hamba." Kunti: "Karna.. Basukarna pun terharu mendengar kata-kata yang diucapkan oleh wanita yang dulu melahirkannya itu.. Namun. perang besar akan terjadi esok hari. Tentu saja hamba ingin membahagiakan Ibunda Dewi. bukankah kita tidak dapat hanya menyalahkan keadaan? Bilamana Ibunda Dewi Kunti mengharapkan agar hamba menyeberang ke pihak Pandawa dan meninggalkan Kurawa.. dengan menguatkan hati. Dapatkah engkau membayangkan."Basukarna anakku. engkau adalah prajurit sejati.. Ada yang ditakdirkan harus mengorbankan jiwanya. Hamba akan menjadi pengkhianat bagi Kurawa yang selama ini telah memberikan derajat dan kemuliaan pada hamba. berarti engkau membahagiakan wanita yang pernah melahirkanmu. sangat berharap engkau tidak berdiri di pihak yang berlawanan dengan adik-adikmu. manakala ia tahu dua orang putranya saling ber-hadapan di medan perang dengan tekad akan saling membunuh? Dapatkah kau bayangkan itu.

membuat tenggorokanku serasa tersumbuat. Karna. Ardawalika atas inisiatifnya sendiri langsung menyerang Arjuna. Walaupun tawaran bantuannya ditolak. tentunya tidak terkecuali Ibunda Dewi. Puluhan tahun. tidak akan ada manfaatnya ia membujuk Karna lebih lanjut. Dalam Baratayuda.. Sekarang ibu para Pandawa itu tahu benar keteguhan hati anak sulungnya itu.. Di tengah pertempuran Duryudana mencari Basukarna dan memintanya untuk menghadapi Gatotkaca. derajat dan pangkat. mengorbankan orang yang disayanginya. maafkanlah Ibumu ini. Doaku untukmu.harus mengorbankan suaminya.. dan . . mungkin Baratayuda akan gagal. menciumi ubunubunnya. Semula Adipati Karna menolak karena ia sedang mencari- . buah hatiku . anakku. Penggunaan senjata pamungkas ini se-benarnya sama sekali di luar rencananya. izinkan aku memelukmu. Kunti lalu berkata: "Anakku. walaupun tentu dalam kesedihan se-orang ibu yang kehilangan putra.. Namun sewaktu Gatotkaca memporakpo-randakan barisan prajurit Kurawa dan membunuh beberapa adik Duryudana. Sejak ia menerima Kunta dari tangan Batara Narada. Dan. Kesedihanku sebagai seorang ibu. Bilamana ternyata dalam Baratayuda nanti Adinda Arjuna yang terpaksa menjadi korban. Tanpa bantuan Suyudana dan keluarga Kurawa lainnya. batal. sebagai ksatria. Biarlah aku memelukmu barang sejenak. kemuliaan. aku telah kehilangan engkau. pada hari ke-15 berhasil membunuh Gatotkaca dengan senjata Kunta Wijayandanu. maka ia akan gugur sebagai pahlawan. memelihara dan mengasihimu.. penguasa Astina itu mulai khawatir. tidak terlaksana.. Pertimbangan yang lain adalah. jika ini terjadi berarti kesewenangan di dunia akan tetap berjalan terus. ketika tahu bahwa Adipati Karna gugur. karena sebagai ksatria ia harus tahu membalas budi kepada Kurawa yang sudah memberinya kedudukan.. anakku. Jika hamba gugur. Ibunda Dewi pun boleh merasa bangga karena hamba tewas dalam menjalankan darma hamba sebagai seorang prajurit. Karena itu. ia merencanakan penggunaan senjata sakti yang hanya dapat sekali digunakan itu untuk menghadapi Arjuna. kumohon kepadamu. Hati kecil Basukarna memang menaruh dendam pada Arjuna sejak ksatria Pandawa itu menghinanya di hadapan umum dengan menolak mengadu ketrampilan dengannya. tetapi ksatria Pandawa itu pun berhasil membunuhnya. Untuk itu." Pertimbangan Karna dalam mengambil keputusan itu adalah. jika ia tidak ikut beperang." Dengan air mata bercucuran Dewi Kunti memeluk anak sulungnya. Basukarna sebagai panglima perang di pihak Kurawa. sejak engkau masih berujud bayi merah. maka hamba bukan mati sebagai pengkhianat" Kunti merasa. ia akan tetap dikenal sebagai anak sais kereta Adirata. Ibunda Dewi dapat membanggakannya. Tetapi.. sambil berkata terisak di sela tangisnya: "Restuku untukmu. Demikian pula.. anakku . Aku tidak lagi dapat merangkai kata-kata. bilamana hamba yang tewas dalam perang tanding itu. Sikap Basukarna yang siap untuk mati dalam pe-rang juga dibuktikan ketika ia menolak tawaran bantuan Naga Ardawalika yang diam-diam akan ikut menyerang Arjuna. karena bisa jadi Duryudana akan memilih jalan damai.. Aku tidak berkesempatan merawat.

Agar seimbang dan tampak sederajat. bila ini terjadi tentu akan membuat ibunya lebih berduka. bahwa perang ini bukan perang pribadi. pada saat yang tepat Prabu Salya menarik tali kekang kuda. Alasannya. dan mengasihinya. Sementara itu. dibidikkan tepat ke leher Arjuna. kemudian membujuk Prabu Salya. dan mengatakannya sebagai menantu yang tidak tahu diri. kereta perang Arjuna dikemudikan Sri Kresna. Panah Wijayacapa meluncur deras. Peristiwa itu menambah kebencian raja Mandraka itu pada menantunya itu. gugur dalam keyakinan untuk menjalankan darmanya sebagai ksatria utama. Kedua kereta perang yang berisi dua ksatria utama itu seolah menjadi primadona pertempuran. Duryudana lalu meng-ingatkan. Ia telah mendarmabaktikan jiwanya pada Kerajaan Astina yang telah mengangkat derajatnya dari kedudukan anak sais menjadi seorang adipati.cari Arjuna. Ia minta agar Basukarna melupakan dulu dendam pribadinya. Namun. keris Kyai Jalak Kaladite yang disandangnya lepas dari warangkanya (sarung keris) dan melayang. Permintaan ini amat menyakitkan hati Prabu Salya dan serta merta raja Mandraka itu mendampratnya. mengasuh. Pada suatu kesempatan Basukarna melepaskan panah pusakanya Wijayacapa. CATATAN KAKI = ***) Menurut salah satu versi Ma-habarata di India. raja Dwarawati. Panah sakti itu hanya menyambar mahkota gelung rambut Arjuna. Sesaat berikutnya Arjuna me-lepaskan anak panah pusaka Pasopati dan tepat menebas leher Basukarna. ketika tubuh Karna roboh ke bumi. Basukarna . ***) Karna yang berperang dengan sepenuh hati akhirnya gugur sebagai ksatria utama dalam Bara-tayuda. ibu kandung yang tidak pernah menyusui. Basukarna sudah tidak lagi memiliki senjata andalan. Basukarna. Karena jika bukan dia yang gugur. sehingga kereta perang yang dikendarainya tergoncang. sebagaimana dikehendakinya. Putra Bima itu memang berhasil dikalahkannya. Karena desakan Duryudana ini. Di medan perang Karna menggunakan kereta perang bernama Jaladra. dan menurut anggapannya. kereta perangnya juga harus dikendalikan seorang raja. dan lebih memikirkan kemenangan bagi seluruh Kurawa. Dan. yang paling tepat adalah Prabu Salya. Supaya dirinya sederajat dengan Arjuna. Tetapi Arjuna yang selalu waspada segera menangkis serangan keris itu dengan gendewa pusakanya. ia minta agar mertuanya Prabu Salya bersedia menjadi saisnya. akhirnya Salya mau menuruti permintaan Basukarna. Duryudana dengan cepat melerai. sedangkan kereta perang Arjuna bernama Jatisura. maka Arjunalah yang harus tewas dalam perang tanding itu. namun dengan demikian ia kehilangan Kunta Wijayandanu. melesat ke arah dada Arjuna. tetapi bidikannya tidak tepat lagi. Ia juga telah merelakan jiwanya untuk membahagiakan Dewi Kunti. seorang anak pungut sais kereta bernama Adirata. seorang anak yang terbuang sejak bayi. Waktu berperang tanding melawan Arjuna. Basukarna terpaksa menghadapi Gatotkaca. Hanya karena bujukan Duryudana.

namun tidak seorang pun yang percaya. Tanpa pikir panjang Surtikanti bunuh diri dengan mencabut patrem (keris kecil) lalu menusukkannya ke dadanya sendiri. Dari keterangan para dayang. abang satu ibu lain ayah.gugur karena siasat licik Kresna. Kelak Warsakusuma kawin dengan Dewi Lesmanawati. selain sebagai ipar. sehingga Dewi Surtikanti salah mengerti. ia juga merupakan besan. Perkawinan Basukarna alias Basusena dengan Dewi Surtikanti sebenarnya dapat berlangsung dengan bantuan Arjuna. Karna lalu melepaskan seluruh senjatanya. Kisahnya begini: Suatu ketika Keraton Mandraka geger karena Dewi Surtikanti dilarikan oleh seorang ksatria muda yang tampan. Tetapi versi lain menyebutkan. Para prajurit yang berusaha menghalanginya. Jadi. ia selalu mengikuti berita dari medan perang yang disampaikan oleh Patih Adimanggala. Prabu Salya dan Duryudana langsung menu-duh Permadi (nama panggilan Arjuna selagi muda) sebagai pelakunya. . Ia mempersalahkan Adimanggala. yakni patih Kadipaten Awangga. Pada saat itu Kresna memberi isyarat. Dewi Surtikanti meninggal karena bunuh diri. Permadi sanggup. maka ia akan dijatuhi hukuman sebagai si Penculik. Waktu itu salah satu roda kereta perang Karna terperosok ke dalam lumpur. putri Prabu Salya. Patih Adimanggala gugur bersama (sampyuh . Tanpa banyak bicara Karna segera membunuh Patih Adimanggala. Dari perkawinannya dengan Dewi Surtikanti. Dengan demikian. Mulanya ksatria itu memasuki keputren dan berasyikmasyuk dengan Dewi Surikanti. Ketika mereka dipergoki para dayang istana dan terjadi ke-ributan. Ia mengira suaminya gugur di palagan Ba-ratayuda. yaitu Warsasena dan Warsakusuma. kemudian mencoba mendorong kereta itu untuk membebaskan roda kereta yang terbenam di lumpur. karena sebenarnya Dewi Surtikanti akan dikawinkan dengan raja muda Astina itu. sesuatu yang sebenarnya terlarang dalam Baratayuda. patih Kadipaten Awangga itu menyampaikan be-rita yang tidak jelas. yang menyebut bahwa pria yang melarikan sang Putri itu sangat tampan. Basukarna mendapat dua orang putra. Resi Bisma lalu mengambil kebijaksanaan: Permadi harus mencari pelaku penculikan atas Dewi Surtikanti dalam waktu tiga hari. Permadi mencoba membantah. agar Arjuna melepaskan anak panahnya. ksatria itu segera lari membawa sang Dewi. Karna terpanah dalam keadaan tidak bersenjata. tidak sanggup menghadapi kesaktian ksatria tampan itu. Kejadian ini membuat marah Prabu Salya dan Prabu Anom Duryudana. turun dari kereta. hu-bungan Basukarna dengan Duryudana. Kematian Dewi Surtikanti membuat Adipati Karna amat marah. Pada saat Baratayuda berlangsung. putri Prabu Anom Duryudana. Bila dalam waktu itu Permadi tidak berhasil.Bhs. Suatu hari. Jawa) ketika ia bertempur melawan Patih Udawa.

Narada menjelaskan bahwa sebenarnya keduanya bersaudara. . Usaha Permadi ini berhasil. Sebagian dalang menceritakan bahwa Basukarna sengaja menyulut api perang dengan maksud agar angkara murka keluarga Kurawa cepat hancur punah dengan terjadinya perang besar itu. Setelah tahu apa yang terjadi. dan terjadilah perang tanding. Batara Narada lalu Lakon-lakon Yang Melibatkan Basukarna Pandadaran Siswa Sokalima Bale Sigala-gala Suryatmaja . sehingga penguasa Astina itu memilih jalan peperangan daripada perdamaian. walaupun hati kecilnya masih tetap tak menyukai Karna. sekaligus membujuknya agar Karna diterima sebagai menantu. yang diharapkan bantuannya pada saat pecah Baratayuda kelak. karena Permadi menyanggupi akan memintakan maaf pada Prabu Salya.Dalam waktu singkat. Sedangkan Permadi adalah anak Kunti yang keempat. terpaksa menerima kenyataan itu. ia sanggup mengorbankan jiwanya. Adu ketrampilan dan kesaktian di antara keduanya begitu seru sehingga kahyangan goncang karenanya. Lagi pula. ksatria Pandawa itu minta agar Basukarna menurut dibawa ke Mandraka sebagai tertuduh. Sedangkan Duryudana yang amat kecewa karena gagal kawin. Diterangkan.Surtikanti Brantalaras Rabi Banjaran Karna Salya Gugur Bisma Gugur Karna Tanding turun ke dunia untuk melihat apa yang menjadi penyebabnya. Dengan penjelasan itu mereka pun berdamai. Karna sebenarnya adalah putra sulung Dewi Kunti yang ketika masih bayi dibuang ke Sungai Gangga dan ditemukan oleh Adirata. Permadi menemukan Dewi Surtikanti di Istana Awangga. yang dianggapnya telah memberikan malu kepadanya. Dalam pewayangan di Indonesia. namun ia membesar-besarkan hati dan membakar semangat Prabu Anom Duryudana. Duryudana juga berusaha tetap memelihara persahabatannya dengan Karna. Karenanya. Guna me-nyirnakan angkara murka. Karna menolak. Basukarna bersedia membawa kembali Dewi Surti-kanti ke Mandraka. dewa itu segera melerainya. Ia tahu benar kekuatan Kurawa dan sekutunya tidak akan sanggup menandingi para Pandawa. dan bahkan juga nama baiknya. mengenai peran Basukarna dalam memantik api perang Baratayuda ada dua versi. Basukarna diakui oleh Prabu Salya sebagai menantu.

Lihat juga Kunti. yang dalam pewayangan lebih sering disebut Adipati Karna. Dewi. sikap Basukarna menyulut api peperangan disebabkan karena dendamnya pada para Pandawa. raja Pancala (di pewayangan Pancala disebut Cempalaradya) hendak men-carikan jodoh bagi Dewi Drupadi. terutama pada Arjuna yang dinilainya angkuh. Karna ternyata sanggup. Basukarna berkesempatan membalas sakit hatinya. bukan bangsawan). Gambaran tentang pribadi Basukarna dalam pewayangan pada umumnya memang sedikit lebih baik dibandingkan dengan yang tergambar dalam Kitab Mahabarata. Dalam seni kriya Wayang Kulit Purwa tokoh Basukarna dirupakan dalam dua wanda. Basukarna adalah salah seorang pesertanya. . Waktu itu Adipati Karna sengaja memanas-manasi Dursasana agar mene-lanjangi Dewi Drupadi di hadapan umum." Kata-kata Dewi Drupadi ini amat menyakitkan hati Basukarna. Setelah para peserta lain gagal mengangkat gendewa pusaka. Ksatria teladan lainnya adalah Kumbakarna dan Bambang Sumantri.1881) dipilih sebagai salah satu tokoh dari tiga orang ksatria teladan dalam Serat Tripama. Namun pada saat itu Dewi Drupadi berseru dengan nyaring: "Saya adalah putri raja besar. tidak akan mungkin saya menikah dengan pria berdarah sudra (orang biasa. Basukarna. oleh Sri Mangkunegara IV (1853 . Kelak. ketika Pandawa kalah main dadu dan Drupadi sebagai barang taruhan dipanggil untuk diper-malukan oleh para Kurawa. Dalam Mahabarata. selain dendam pada Arjuna. Adipati Awangga itu juga sangat membenci Dewi Drupadi. Kebencian Basukarna pada Dewi Drupadi disebabkan karena peristiwa berikut ini: Ketika Prabu Drupada. dan Arjuna.Sebagian dalang yang lain menyebutkan. atau Basusena. yakni wanda Badru (Bedru) dan wanda Lontang. Tanpa bicara apa pun ia lalu berjalan keluar istana.

putri raja Banyutinalang. Kartamarma memliki perwatakan. Citraboma. Ia menikah dengan Dewi Karastri. Kartamarma dinobatkan menjadi raja di Banyutinalang. Ia berbadan besar. Ia mati dibunuh oleh Bima setelah berakhirnya perang Bharatayuda. Surtayuda. Citraksi. Dursasana (Adipati Banjarjungut). . Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. keras hati. Kartadenta. Bomawikata. Durmagati. Diantara saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah. berani dan selalu menuruti kata hati. Kartamarma tidak mati di medan perang Bharatayuda. Bogadatta (raja negara Turilaya). Ia putra Prabu Drestarasta raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. tatkala bersama Aswatama menyeludup masuk ke dalam istana negara Astina dengna niat menculik dan membunuh bayi Parikesit. Citraksa. Durgempo. Durmuka. Kartawiyoga berwatak keras hati. pandai bicara.Kartamarma KARTAMARMA adalah salah seorang diantara 100 orang keluarga Kurawa (Sata Kurawa) yang terkemuka. putra Abimanyu dengan Dewi Utari. Setelah mertuanya meninggal. Surtayu. Kartapiyoga KARTAPIYOGA atau Kartawiyoga adalah putra Prabu Kurandageni dari negara Tirtakandasan. agak pengecut dan selalu ingin enaknya sendiri. Gardapati (raja negara Bukasapta). lincah. Duryudana (raja Negara Astina). putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. Citrayuda. Carucitra. cerdik. Gardapura. Wikataboma. gagah dan berwajah setengah raksasa.

yaitu. Rajamala. Gendawana dan Dewi Ni Yutisnawati / Rekatawati. Kencakarupa KENCAKARUPA atau Kecaka (Mahabharata) adalah putra angkat Resi Palasara. berani dan . Upakeca / Rupakeca. Citragada dan Wicitrawirya. putri sulung Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati.Nama Kartawiyoga mulai dikenal karena dengan kesaktiannya ia nekad memasuki keputrian negara Mandaraka dan menculik Dewi Erawati. Akhirnya Kartawiyoga tewas dalam peperangan melawan Kakrasana. ingin menangnya sendiri. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Tubuhnya hancur terkena hantaman Alugara. telah datang menyusul Kakrasana. Namun sebelum maksud Kartawiyoga terlaksana. Kencakarupa juga mempunyai tiga saudara angkat lainnya. Dewi Erawati ia larikan ke negara Tirtakandasan dengan maksud akan diperistri. yaitu. Bagawan Abiyasa. Kancakapura terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. dari padepokan Retawu. raja negara Astina. dengan Dewi Durgandini. Setatama. Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. satu dari lima satria Pandawa untuk membebaskan Dewi Erawati. penghianat. putra Prabu Baladewa dengan Dewi Mahindra dari negara Mandura yang datang bersama Arjuna. Kencakarupa berwatak keras hati. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.

Prabu Matswapati. Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Kencakarupa tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Rupakenca. Karena mahir dalam ilmu falsafah ia diangkat menjadi penasehat kerajaan. Dalam Mahabharata diceritakan. raja negara Tempuru dengan permaisuri Dewi Uruwaci. Ia mempunyai kakak kandung bernama Dewi Krepi yang kemudian menjadi istri Resi Drona. Dari padepokan Sokalima Sejak muda Krepa mengabdi di negara Astina sejak masa pemerintahan Prabu Pandu. Krepa mati oleh tangan Adipati Karna. setia dan penuh pengabdian. .selalu menurutkan kata hati. tatkala ia bersama Aswatama menyenludup masuk ke dalam istana Astina untuk membunuh Parikesit. Krepa RESI KREPA atau Kirpa (Mahabharata) adalah putra kedua Prabu Purungaji. Ada beberapa versi tentang akhir hidup Resi Krepa. Resi Krepa hidup sampai jaman Prabu Parikesit. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing/tombak. dan diangkat menjadi Parampara/Ahli nujum kerajaan. Ia hidup sebagai pendeta wadat (tidak bersentuhan dengan wanita). Cerita Pedalangan menyebutkan. Krepa berwatak jujur. Krepa mati oleh panah Arjuna setelah berakhirnya perang Bharatayuda. karena ia menentang pengangkatan Adipati Karna menjadi Senapati Agung Kurawa. Kisah lain menyebutkan. Akhir riwayatnya diceritakan.

Dewi Krepi tetap menetap di negara Tumpuru. . Ia mempunyai adik kandung bernama Krepa/Kirpa yang menjadi pendeta Istana Negara Astina. Ia pernah beralih rupa menjadi Kuda Sembrani betina untuk menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ketika Resi Drona dan Aswatama tinggal di negara Astina dan berhasil membangun padepokan Sokalima. dan berputra seorang lelaki bernama Bambang Aswatama. Dewi Krepi mempunyai kesaktian dapat beralih rupa menjadi apa saja yang ia kehendaki. sampai akhir hayatnya. raja negara Tempuru dengan Permaisuri Dewi Uruwaci. Dewi Krepi kemudian menjadi isteri Bambang Kumbayana.Krepi DEWI KREPI atau Kirpi (Mahabharata) adalah putri sulung Prabu Purungaji.

Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. putri Resi Jembawan dengan Dewi Trijata dari pertapaan Gadamadana. Samba dan Gunadewa (berwujud kera). Kembang Wijayakusuma.Kresna PRABU KRESNA yang waktu mudanya bernama Narayana. antara lain. kemudian naik tahta bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. Arya Setyaka. Kakrasana. putri Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma dengan Dewi Rumbini dari negara Kumbina. dari negara Lesanpura. putri Prabu Setyajid/Arya Ugrasena dengan Dewi Wersini. ia juga mempunyai pusaka-pusaka sakti. Prabu Kresna adalah titisan Sanghyang Wisnu yang terakhir. Ia mendapat negara Dwarawati setelah mengalahkan Prabu Narasinga. istri turunan sebagai titisan Sanghyang Wisnu. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. 2.Dewi Rukmini. putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi. Selain sangat sakti dan dapat bertiwikrama. berputra . raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maekah (Jawa). Prabu Kresna mempunyai 4 (empat) orang permaisuri : 1. putri Nagaraja dari Sumur Jalatunda. Prabu Kresna juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa. . Ia lahir kembar bersama kakaknya. adalah putra Prabu Basudewa. berputra .Dewi Pratiwi. Terompet/Sangkala Pancajahnya. dan mempunyai adik lain ibu bernama Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Kaca paesan.Dewi Setyaboma. 4. seorang swarawati keraton Mandura.Dewi Jembawati. berputra: Saradewa (berwujud raksasa). 3. Senjata Cakra. berputra . Aji Pameling dan Aji Kawrastawan.

Bagawan Wilawuk. Kumaladewa tinggal bersama ibu dan kakeknya di pertapaan Pringcendani. Kumaladewa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. Abimanyu. Endang Pregiwa. pemberani. Putranya tersebut bernama Basukarna/Aradea atau Suryatmaja yang setelah menjadi raja di negara Awangga dikenal dengan nama Adipati Karna. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga orang putra bernama. kakaknya. raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. ia juga memiliki cupu berisi minyak Jayengkaton pemberian kakeknya. putra Bagawan Abiyasa dengan Dewi Ambiki. Wisanggeni. Wilugangga. Prabu Kresna menginginkan moksa. Dewi Kunti telah mempunyai seorang putra dari Bathara Surya sebagai akibat kesalahannya merapal/membaca mantera Aji Pepanggil/Aji Gineng ajaran Resi Druwasa. Dewi Kunti menikah dengan Prabu Pandu. baik tingkah lakunya dan sangat berbakti. Sebelum menikah dengan Prabu Pandu. Kumaladewa mempunyai sifat dan perwatakan. Sumitra. Akhir riwayatnya diceritakan gugur pada awal pecah perang Bharatayuda melawan Prabu Salya raja negara Mandaraka. raja negara Astina. raja Boja. Dewi Kunti sangat menyenangi dan mempelajari ilmu-ilmu kejiwaan/kebatinan. Bima/Werkundara dan Arjuna. dan musnahnya seluruh Wangsa Yadawa. Bambang Irawan. bernama. dengan Dewi Jimambang. apabila dioleskan pada pelupuk mata. Puntadewa. Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Sejak kecil. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Kumalasakti. putra Prabu . Bratalaras. Endang Pregiwati. Dengan penuh kecintaan ia mengasuh dan mendidik dua orang anak tirinya. Ia wafat dalam keadaan bertapa dengan perantaraan panah seorang pemburu bernama Ki Jara yang mengenai kakinya. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Wijanarka. Daya khasiat minyak Jayengkaton. Selain memiliki berbagai ilmu kesaktian. Ia berwatak penuh belas kasih. maka ia akan dapat melihat semua mahluk halus/ mahluk siluman. raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita. setia dan wingit. Arya Basudewa. putri Prabu Kunti. Kunti DEWI KUNTI atau Dewi Prita (Mahabrata) adalah putri kedua Prabu Basukunti. Nakula dan Sadewa. tenang. Ia mempunyai tiga orang saudara kandung bernama.Setelah meninggalnya Prabu Baladewa/Resi Balarama. satria Pandawa putra Prabu Pandu. putri Bagawan Wilwuk/Wilawuk dari pertapaan Pringcendani. Kumaladewa BAMBANG KUMALADEWA adalah putra Arjuna.

menarik hati. Dewi Laksmanawati sangat dimanja oleh orang tuanya. Leksmanawati DEWI LEKSMANAWATI adalah putri Prabu Suryudana/Duryudana. putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia jarang sekali keluar dari lingkungan istana. Ia mempunyai kakak kandung bernama Leksmanamdrakumara/Bambang Sarajakusuma. raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Tejawati. putra kedua Adipati Karna dengan Dewi Surtikanti dari negara Awangga. raja negara Awangga dengan permaisuri Dewi Surtikanti. akhirnya tewas oleh Abimanyu karena lebih dahulu tertusuk keris Pulanggeni. Dewi Leksmanawati menikah dengan Arya Warsakusuma. Lesmanamandrakumara mempunyai seorang adik perempuan bernama Dewi Lesmanawati. Madrim DEWI MADRIM atau Dewi Madri adalah putri Prabu Mandrapati. yang setelah perang Bharatayuda diangkat menjadi punggawa istana negara Astina dibawah pemerintahan Prabu Parikesit. keinginanya selalu terlaksana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati. Wataknya bersahaja. Lesmanamandrakumara sangat dimanja oleh orang tuanya. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra yang sudah dalam keadaan tak berdaya. Akhir riwayatnya diceritakan. Leksmanamandrakumara BAMBANG LESMANAMANDRAKUMARA dikenal pula dengan nama Bambang Sarajakusuma (pedalangan Jawa). Ia mempunyai daya pikir yang lambat dan agak pengecut. Ia yang bermaksud membunuh Abimanyu. melebihi kecintaannya pada putra-putranya sendiri.Pandu dengan Dewi Madrim. Ia adalah putra sulung Prabu Suyudana/Duryudana. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Banowati putri Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. putra kedua Adipati Karna. Dewi Kunti mati moksa bersama-sama dengan Dewi Gandari dan Prabu Drestarasta setelah selesainya perang Bharatayuda. Ia mempunyai kakak kandung . Lesmanamandrakumara ikut terjun di medan pertempuran perang Bharatayuda. yang menjadi istri Arya Warsakapura. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Warsaka. gaya dan kata-katanya serba menarik. Hidupnya serba mewah.

. Nakula dan Sadewa yang masih bayi kemudian diasuh oleh Dewi Maerah DEWI MAERAH atau Dewi Mahira (Mahabharata) adalah putra Prabu Kurandapati. Dewi Madrim menikah dengan Prabu Pandu. Ia mempunyai adik kandung bernama Dewi Mahindra atau Dewi Maekah (pedalangan Jawa). Dewi Maerah dan Dewi Maekah keduanya menjadi permaisuri Prabu Basudewa. tetapi juga putra Prabu Basudewa. raja negara Widarba. Setelah Kangsa dewasa dengan terus terang. Dewi Maerah telah mengalami malapetaka. Akhir riwayat Dewi Madrim diceritakan. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. Dewi Madrim berwatak penuh belas kasih. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. diserahkan kepada ditya Suratrmantra. Dari perkawinan tersebut. raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu. sabar dan Wingit.bernama Narasoma. ia terjun kedalam Pancaka (api pembakaran jenazah) ikut bela pati atas kematian suaminya. setia. Dengan dukungan Suratrimantra. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). sehingga berhak mendapat pengakuan sebagai putra Prabu Basudewa. Oleh Kangsa. raja negara Astina dan menjadi permaisuri ke dua mendampingi Dewi Kunti. Dewi Maerah diboyong ke Sengkapura. Prabu Pandu. raja negara Mandura. Di tempat pengasingannya itu Dewi Maerah melahirkan seorang putra lelaki yang berwujud setenah raksasa yang diberi nama Kangsa atau Kangsadewa. Atas perbuatannya itu ia mendapat hukuman. diusir keluar dari negara Mandura. adik Prabu Gorawangsa. Kangsa tidak sepenuhnya putra Gorawangsa. digauli oleh Prabu Gorawangsa. Ia akhirnya diakui sebagai putra Prabu Basudewa dan diangkat menjadi Adipati di Sengkapura. raja negara Mandura. Ketika Kangsa tewas dalam peperangan melawan Kakrasana dan Narayana. yang setelah menjadi raja Mandaraka bergelar Prabu Salya. Dewi Maerah ikut Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. Dengan tidak disengaja dan disadarinya. bahwa ia sesungguhnya permaisuri Prabu Basudewa. Dewi Maerah yang dalam keadaan hamil ditempatkan di negara Bombawirayang. Dewi Maerah menceritakan keadaan sebenarnya. ia berputra dua orang kembar yang diberi nama Nakula dan Sadewa. Kedua putra kembarnya. Kangsa pergi kenegara Mandura.

salah satu dari tujuh puncak Gunung Saptaarga. Ketika negara Mertani berhasil ditahklukkan dan dikuasi oleh keluarga Pandawa menjadi negara Amarta. dan kerajaan Jodipati berada dalam kekuasaan Bima/Werkudara. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati.Prabu Mandrapati menikah dengan Dewi Tejawati. di daerah kerajaan Jodipati. Narasoma yang sangat tercela membunuh Bagawan Bagasapati. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. Prabu Mandrapati menjadi raja negara Mandaraka menggantikan ayahnya. kera putih andel kepercayaan Resi Manumayasa/Kanumayasa di pertapaan Paremana. Mandrapati PRABU MANDRAPATI adalah putra Prabu Mandradipa raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Ayutamayi. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. yaitu. Ia termasuk keturunan Wangsa Yadawa. padepokan Pandansurat dimerdekakan. dan dikarunia 2 (dua) orang putra. yang berdasarkan garis keturunan masih memiliki hubungan dengan keluarga Mandura dan Dwarawati (Wangsa Yadawa) Wangsa Boja dan Wangsa Kuru (Kurawa dan Pandawa). ikhlas. Narasoma dan Dewi Madrim. sabar. Mandrapati mempunyai watak. seorang hapsari/bidadari. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. Menurut purwacarita. Prabu Mandradipa yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. percaya akan kekuasaan Tuhan. Mandrapati mempunyai watak. percaya akan kekuasaan Tuhan. ikhlas. Mayanggaseta RESI MAYANGGASETA atau Resi Pracandaseta (cerita pedalangan) berwujud kera/wanara putih dan bertempat tinggal di pertapaan Pandansurat. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil. Akhir riwayatnya diceritakan. Resi Mayanggaseta masih keturunan Resi Supalawa. Akhir riwayatnya diceritakan. sabar. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. menjadi tanah perdikan yang bebas darti pembayaran pajak atau upeti. Ia bersahabat karib dengan Bagawan Bagaspati. Resi Mayanggaseta pernah diminta bantuannya oleh keluarga Pandawa agar . Narasoma dan Dewi Madrim. wilayah negara Mertani. seorang hapsari/bidadari. Pendeta raksasa di pertapaan Argabelah. Prabu Mandrapati meninggal karena bunuh diri akibat tidak tahan menanggung malu atas perbuatan putranya. yaitu.

raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. Dewi Nagagini mempunyai sifat dan perwatakan. Nakula juga menpunyai tiga saudara satu ayah. Dari perkawinan tersebut. memperrtunjukkan kemahirannya menari. Namun setelah ia kalah berperang melawan Gagakbaka. Dewi Nagagini menikah dengan Bima/Werkundara. dari negara Mandura bernama. Konon ia mati moksa karena usia lanjut. sebab walau berwujud kera ia seorang brahmana yang juga bisa berbicara dan beradat istiadat sebagaimana manusia. Ia mahir menunggang kuda dan pandai mempergunakan senjata panah dan lembing. karena ia merasa dihinakan/direndahkan martabatnya.ah damar di hutan Wanayasa (peristiwa "Bale Sigala-gala") sampai di Kahyangan Saptapratala. Resi Mayanggaseta akhirnya bersedia memenuhi permintaan Bima dan keluarga Pandawa untuk pergi ke negara Dwarawati. cinta terhadap sesama makhluk dan suka menolong. Mereka bertemu. Bima/Werkundara dan Arjuna Nakula adalah titisan Bathara Aswi. Akhir riwayatnya tidak banyak diceritakan. Puntadewa. Pada mulanya Resi Mayanggaseta menolak. Nagagini DEWI NAGAGINI adalah putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. manusia kera kekasih dewata. sangat berbakti. Untuk meminta kesediaan Resi Mayanggaseta. Selain itu ia juga masih keturunan Resi Supalawa. Nakula NAKULA yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Pinten (nama tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan sebagai obat) adalah putra ke-empat Prabu Pandudewanata. Sahadewa atau Sadewa (pedalangan Jawa).bersedia menari di alun-alun negara Dwarawati sebagai persyaratan memeriahkan upacara perkawinan antara Arjuna dengan Dewi Wara Sumbadra. dari negara Mandaraka. putra Prabu Pandu raja negara Astina. Nakula tidak akan dapat lupa . Ia lahir kembar bersama adiknya. Dewa Tabib. lahir seorang putra yang diberi nama Arya Anantareja. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Nagatatmala. adik Prabu Kresna raja negara Dwarawati. dengan permaisuri Dewi Kunti. setia. tatkala keluarga Pandawa dan Dewi Kunti dalam upaya menyelamatkan diri dari rencana pembunuhan oleh keluarga Kurawa dalam peristiwa ru. Bima mengutus patih Gagakbaka ke pertapaan Pandansurat. salah satu dari lima satria Pandawa.

taat. Dewi Sayati putri Prabu Kridakirata. Dewi Srengganawati. Bambang Pramusinta dan Dewi Pramuwati. Ia tinggal di kesatrian Sawojajar. belas kasih. Dari perkawinan itu Nakula mendapat anugrah cupu pusaka berisi air kehidupan bernama Tirtamanik. raja negara Awuawulangit. kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita.tentang segala hal yang diketahui karena ia mepunyai Aji Pranawajati pemberian Ditya Sapujagad. setia. Ia juga mempunyai cupu berisi. 1. Setelah selesai perang Bharatyuda. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala) dan memperoleh seorang putri bernama Dewi Sritanjung. Dewi Madrim. . Nakula mempunyai watak jujur. Nakula mati moksa bersama keempat saudaranya. Senapati negara Mretani. putri Resi Badawanganala. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. 2. dan memperoleh dua orang putra masingmasing bernama. Nakula diangkat menjadi raja negara Mandaraka sesuai amanat Prabu Salya kakak ibunya. Akhir riwayatnya diceritakan. "Banyu Panguripan/Air kehidupan" pemberian Bhatara Indra. Nakula mempunyai dua orang isteri yaitu . wilayah negara Amarta.

Setelah mengangkat dirinya menjadi raja negara Dwarawati bergelar Prabu Narasingamurti. Narasinga menjadi sangat sakti. adik mendiang Prabu Yudakalakresna diangkatnya menajadi Senapati perangnya.Narasinga PRABU NARASINGA adalah raja negara Dwaraka/Dwarawati. yang berarti masih keturunan Bathara Kalayuwana. raja negara Surateleng. Ia masih bersaudara dengan Prabu Narakasura. Karena ketekunannya bertapa. Arya Singamulangjaya. Ia merebut negara Dwarawati setelah menewaskan Prabu Yudakalakresna dalam satu peperangan. Prabu Narasinga tidak terlalu lama memerintah negara Dwarawati. Ia tewas dalam . putra Bathara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Sentragandamayit/Ganda Umayi.

Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang diberi nama Arya Kawakwa. patuh pada perintah dan sangat berbakti kepada negara dan rajanya. manusia yang tercipta dari seekor menjangan/kidang sewaktu Resi Palasara menjadi raja di kerajaan Gajahoya. Ia gugur dalam pertempuran melawan Prabu Salya. ia juga cerdik dan mahir dalam tata gelar perang. Ketika Prabu Narakasura tewas dalam peperangan melawan Bambang Sitija. Arya Nirbita pernah berguru pada Resi Parasara di padepokan Paremana. Pancatnyana tetap menduduki jabatan patih. putri Prabu Basukesti dari negara Wirata. selain berguru pada ayahnya. Ibunya bernama Dewi Kandini. Nirbita ARYA NIRBITA adalah putra Arya Setatama. oleh Prabu Matswapati ia diangkat menjadi patih negara Wirata menggantikasn ayahnya. raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi. putra Prabu Kresna. Arya Setatama tewas dalam pertempuran melawan Jagalabilawa/Bima karena terlibat dalam tindakan makar menggulingkan Prabu Durgandana/Matswapati yang dilakukan Rupakenca dan Kencakarupa. putri Arya Kidangtalun. andel Resi Palasara. putra angkat Resi Palasara dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Sedangkan dalam olah keprajuritan. dari negara Lesanpura. Pancatnyana pula yang mengatur strategi perang dan menghancurkan angkatan . Karena itu selain sakti. Arya Nirbita memangku jabatan pimpinan pasukan negara Wirata terjun ke medan perang membela keluarga Pandawa. Arya Nirbita memiliki sifat dan perwatakan . Pancatnyana DITYA PANCATNYANA adalah patih negara Surateleng pada masa pemerintahan Prabu Narakasura. Senapati perang Dwarawati. Arya Nirbita sangat pandai bermain gada dan senjata trisula. raja negara Mandaraka. putra Prabu Basudewa. salah satu puncak gunung Saptaarga dalam hal ilmu kasidan/kesaktian. ia juga berguru pada Rajamala pamannya. dan Bambang Sitija menjadi raja Surateleng. Selain sakti.peperangan melawan Narayana. yang merebut negara Dwarawati dengan bantuan keluarga Pandawa. Pada saat berkobarnya perang Bharatayuda. Arya Nirbita menikah dengan Dewi Kuwari.. putra Sanghyang Brahma. Arya Singamulajaya tewas dalam peperangan melawan Arya Setyaki putra Arya Ugarsena/Prabu Setyajid dengan Dewi Wersini. jujur. setia. Setelah ayahnya. enam keturunan dari Bathara Brahmanakanda. raja negara Mandura dari permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa).

Abimanyu. berputra . Prabu Bomantara tewas dalam peperangan melawan Prabu Sitija/Narakasura. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. kekuasaan Pancatnyana semakin besar. Prabakusuma. 1. salah satu dari lima satria Pandawa. Kumalasakti. Pergiwa ENDANG PREGIWA adalah putra Arjuna. Akhir riwayatnya diceritakan. Dewi Niyedi 5. Parikesit naik tahta negara Astina menggantikan kakeknya Prabu Karimataya. Dewi Dangan. Yudayana dan Dewi Pramasti 4. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan adik kembarnya bernama Endang Pregiwati. Parikesit PARIKESIT adalah putra Abimanyu/Angkawijaya satria Plangkawati dengan permaisuri Dewi Utari. ia masih dalam kandungan ibunya. Ramaprawa dan Basanta. Sumitra.perang negara Prajatisa di bawah pimpinan Prabu Bomantara yang menyerang negara Surateleng. Antakadewa dan Bambang . Parikesit lahir di istana Astina setelah keluarga Pandawa boyong dari Amarta ke Astina. nama gelar Prabu Yudhistira setelah menjadi raja negara Astina. Ia berwatak bijaksana. Dewi Tamioyi 3. Pancatnyana tewas dalam peperangan melawan Prabu Gatotkaca. Wilugangga. Dewi Gentang. akhir riwayatnya diceritakan : Prabu Parikesit meninggal karena digigit Naga Taksaka sesuai dengan kutukan Brahmana Granggi yang merasa sakit hati karena Prabu Parikesit telah mengkalungkan bangkai ular hitam di leher ayahnya. Wijarnaka. yaitu . putri Prabu Matswapti dengan Dewi Ni Yustinawati dari negara Wirata. Bratalaras. Prabu Parikesit mempunyai 5 (lima) orang permasuri dan 8 (delapan) orang putra. Ia seorang anak yatim. Dewi Puyangan. Ketika negara Prajatisa disatukan dengan Surateleng. Dewi Satapi/Dewi Tapen. jujur dan adil. Dalam kitab Adiparwa. berputra . ia menjadi patih Surateleng/Prajatisa dan orang kepercayaan Prabu Bomanarakasura (nama gelar Bambang Sitija setelah menjadi raja Surateleng dan Prajatisa). karena ketika ayahnya gugur di medan perang Bharatayuda. Dewi Impun. dengan Dewi Manuhara. berputra . Kumaladewa. Ramayana dan Pramasata 2. Bagawan Sarmiti. Bambang Irawan. Pregiwa juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu bernama. raja negara Praiggandani dalam peristiwa persengketaan hutan Tunggarana. berputra . berputra .

dengan Dewi Manuhara. Prabakusuma. Ketika Gatotkaca naik tahta menjadi raja Pringgandani mengantikan ibunya. Arya Kalabendana menentang rencana pemberontakan Brajadenta dan tiga saudaranya yang akan merebut kekuasaan dan tahta kerajaan Pringgandani dari tangan Dewi Arimbi. Ia mempunyai saudara kandung yang merupakan kakak kembarnya bernama Endang Pregiwa. Arjuna. Pregiwati memiliki sifat dan perwatakan. Bambang Irawan. setia. Kumalasakti. Brajalamatan. Kumaladewa. raja negara Pringgondani. Pregiwa tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. setia. Arimba/Hidimba. baik budi. Baru setelah remaja. Sumitra. Dari perkawinan tersebut. Pregiwa memiliki sifat dan perwatakan. yang berarti masih saudara sepupunya sendiri. Pregiwa menikah dengan Raden Gatotkaca. Ia dan adik bungsunya. Dewi Arimbi. Bratalaras. Arjuna. berbakti dan teguh dalam pendirian. setia. bernama. putra Prabu Puntadewa. Brajamusti. Pregiwati tinggal di pertapaan Andong Sumiwi bersama ibu dan kakeknya. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Brajawikalpa dan Kalabendana. Prabakesa mempunyai sifat dan perwatakan. putri Bagawan Sidik Wacana dari pertapaan Andong Sumiwi. Wijanarka. jujur. raja negara Amarta dengan Dewi Drupadi yang berarti masih saudara sepupu sendiri. putra Prabu Pandu raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Baru setelah remaja ia dan Pregiwa pergi ke Madukara untuk menemui ayahnya. Wilugangga. Sejak kecil Pregiwa dan adik kandungnya. Brajadenta. jujur. Sejak kecil Endang Pregiwati dan kakaknya. ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Arya Sasikirana. raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. Abimanyu. Antakadewa dan Bambang Sumbada. menarik hati/merakati dan mudah tersinggung. Pergiwati ENDANG PREGIWATI adalah putri Arjuna. Prabakesa ARYA PRABAKESA atau Prabakeswa (Mahabharata) adalah putra ke-empat Prabu Arimbaka. Pregiwati juga mempunyai 12 orang saudara lain ibu. ia dan Pregiwati meninggalkan pertapaan pergi ke Mandukara untuk mencari ayahnya. Pregiwati menikah dengan Raden Pancawala. sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Dewi . Ia mempunyai tujuh saudara kandung. bernama.Sumbada. putra Bima dengan Dewi Arimbi.

Endang Pregiwa. baik tingkah lakunya. Prabu Pracona dan Sakipu mengamuk di Suralaya. putri Prabu Niwatakawaca dari negara Manikmantaka. Bambang Tetuka/Gatotkaca. halus. dipinjam ke Suralaya sebagai jago kadewatan melawan Prabu Pracona . Akhir riwayatnya diceritakan. Ia adalah putra Arjuna. Prabakusuma BAMBANG PRABAKUSUMA di dalam pedalangan Jawa disebut dengan nama Bambang Priyambada. putri Bathara Indra.Arimbi. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. tenang. berwatak angkara murka. Prabakusuma pernah menjadi penyelamat keluarga Pandawa. Abimanyu. Prabakusuma lahir di Kahyangan Kainderan saat Arjuna menjadi raja di Suralaya bergelar Prabu Kariti sebagai anugerah Sanghyang Jagadnata/Sanghyang Manikmaya atas jasanya membunuh Prabu Niwatakawaca. Antakawulan dan Bambang Sumbada. Ia berhasil merebut kembali pusaka Jamus Kalimasada dari tangan si pencuri. Bambang Irawan. besar tanggung jawabnya. bengis dan selalu ingin benarnya sendiri. dengan Dewi Supraba. Akhir riwayatnya diceritakan. yaitu. Sumitra. Pracona PRABU PRACONA adalah raja raksasa dari negara Tasikwaja. Wijanarka dan Antakadewa saat melawan Resi Bisma. Endang Pregiwati. Wilugangga. putra Dewi Arimbi dari negara Pringgandani dengan Bima/Werkudara yang waktu itu belum berumur sepekan. Prabu Pracona ingin mempunyai isteri seorang bidadari. Wisanggeni. Bratalaras. Kumaladewa. Wilugangga. atau sering pula disebut negara Gilingwesi. juga ahli dalam ilmu pengobatan. jatmika. Dewi Mustakaweni. Atas keputusan Bathara Guru. Prabakusuma mempunyai sifat dan perwatakan. Konon ia masih keturunan Prabu Jonggirupaksa raja negara Jonggarba. Prabakusuma gugur pada awal perang Bharatayuda bersama-sama dengan Sumitra. Ia sangat sakti. Prabakesa diangkat menjadi patih negara Pringgandani. mengalahkan semua para Dewa. Dewi Mustakaweni kemudian menjadi istri Prabakusuma. Karena lamarannya ditolak Bathara Guru. Wijarnaka. raja negara Awangga. Ia kemudian mengutus patihnya. gugur dalam perang Bharatayuda bersama-sama Gatotkaca melawan Adipati Karna. Ia mempunyai 13 orang saudara lain ibu. Kumalasakti. raja raksasa dari negara Manikmantaka. satria Pandawa putra Prabu Pandu. Detya Sakipu pergi ke Suralaya meminang/melamar Dewi Gagarmayang.

Dewa keadilan dan kesejahteraan. Pragota ARYA PRAGOTA konon adalah putra Arya Ugrasena yang setelah naik tahta negara Lesanpura bergelar Prabu Setyajid. diaduk dengan segala macam senjata milik para Dewa. Wresni dan Andaka. . Arya Udawa. Kedua putranya. Dewi Setyaboma (istri Prabu Kresna) dan Arya Setyaki. kalau bicara disudahi dengan gelak tawa yang berderai. Dewi Pratiwi ikut menjadi isteri Prabu Kresna. setelah selesainya perang Bharatayuda. Arya Pragota dianggap sebagai putra Ken Sagupi dengan Antagopa. seorang swarawati Keraton Mandura. senang bergurau. Arya Pragota mempunyai adik kandung bernama Arya Adimanggala yang menjadi patih Adipati Karna di negara Awangga. Prabu Pracona dan Patih Sakipu akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bambang Tetuka yang sebelunya telah dimasukan kedalam kawah Candradimuka. Ia mempunyai adik kandung bernama Bambang Pratiwanggana. seorang gembala dan tinggal di kabuyutan Widarakanda/Widarakandang. putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma. Suaranya lantang. selain Arya Adimanggala ia mempunyai dua orang saudara. juga ikut turun sebagai putra Prabu Kresna. putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa. Sedangkan dari garis keturunan ibunya. putra Arjuna dengan Dewi Sumbadra. dengan Ken Sagupi. Ken Sagupi. yaitu. dan Dewi Rarasati/Larasati. Arya Pragota mempunyai perawakan tinggi besar dan gagah.dan Kasipu. yaitu : Bambang Sitija dan Dewi Siti Sundari. Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dewi Pratiwi sesungguhnya istri Bathara Wisnu. Akhir riwayatnya diceritakan. Bambang Sitija menjadi raja di negara Surateleng dan bergelar Prabu Bomanarakasura. Ketika Bathara Wisnu turun ke Mancapda dan menitis pada Narayana/Prabu Kresna. Sedangkan Dewi Siti Sundari menjadi isteri Abimanyu atau Angkawijaya. ia mempunyai dua orang saudara bernama. Ia menjadi patih negara Mandura mendampingi Prabu Baladewa. Arya Pragota tewas dalam peristiwa perang gada antara keluarga sendiri Trah Yadawa. raja di kerajaan Sumur Jalatunda. Pratiwi DEWI PRATIWI adalah putri Prabu Nagaraja. Selain itu dari garis keturunan Arya Ugrasena.

ikut bela pati sebagai rasa cinta dan baktinya terhadap suamiya. Prabu Puntadewa menikah dengan Dewi Drupadi. . Dewi Pujawati berwatak. penuh belas kasih dan sangat berbakti terhadap suami. dan sangat berbakti.Dewi Pratiwi berwatak setia. Akhir riwayatnya diceritakan. putra sulung Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Puntadewa adalah titisan Bathara Darma. putri Prabu Drupada dengan Dewi Gandawati dari negara Pancala. Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. masing-masing bernama. putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Dewi Erawati. penuh belas kasih. sabar. Ia mempunyai watak. Pujawati DEWI PUJAWATI adalah putri tunggal Bagawan Bagaspati brahmana raksasa dari pertapaan Argabelah. Ia sangat sakti dan memiliki pusaka Cangkok Wijayamulya. Sitija. Puntadewa dinobatkan sebagai raja negara Amarta bergelar Prabu Darmakusuma. Karena kesetiaanya terhadap suaminya itulah maka oleh Prabu Salya namanya diganti menjadi Dewi Setyawati. seorang hapsari/bidadari. Ia menikah dengan Narasoma/Prabu Salya. Dewi Pujawati/Setyawati mati bunuh diri. dan dua orang adik kembar lain ibu. tekun dalam agamanya. raja jin negara Mertani. Ia mempunyai dua orang adik kandung masing-masing bernama . Prabu Puntadewa mempunyai pusaka kerajaan berwujud payung bernama Kyai Tunggulnaga dan sebuah tombak bernama Kyai Karawelang. setia. Puntadewa PUNTADEWA adalah putra sulung Prabu Pandudewanata. dan mempunyai seorang putra bernama Pancawala. Ia juga bergelar Prabu Yudhistira karena dalam tubuhnya menunggal arwah Prabu Yudhistira. Setelah Pandawa berhasil membangun negara Amarta di hutan Mertani. jujur. dengan Dewi Darmastuti. putra Prabu Pandu dengan Dewi Madrim. bernama Nakula/Pinten dan Sahadewa/Tansen. Dewi Surtikanti. tahu membalas guna dan selalu bertindak adil dan jujur. yang kemudian diberikan kepada putranya. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Kunti. Prabu Salya yang gugur di medan perang Bharatayuda. ikhlas. Bima/Werkudara dan Arjuna. Dewi Banowati. sabar. percaya atas kekuasaan Tuhan. Ia juga terkenal pandai bermain catur. Perkawinan Dewi Pujawati dengan Narasoma/Prabu Salya dikarunia lima orang putra. jujur. putri Prabu Mandrapati dari negara Mandaraka.

Dengan demikian kekuasaannya di bawah patih utama. Setelah Drestarasta menjadi raja negara Astina menggantikan Prabu Pandu. Atas perintah Arya Sakuni. Prabu Puntadewa menjadi raja negara Astina bergelar Prabu Karimataya / Kalimataya. Purocana ikut membantu Arya Sakuni merebut kedudukan patih negara Astina dengan mencelakakan Arya Gandamana. Purocana menjadi perencana dan palaksana pembangunan "Rumah Damar" di hutan Wanayasa untuk membiunasakan keluarga Pandawa. serta berjiwa penjilat. Akhirnya Purocana ikut mati terbakar dalam peristiwa kebakaran "Rumah Damar" yang dibuatnya sendiri. Purocana PUROCANA adalah patih Mangkubumi negara Astina di bawah pemerintahan prabu Pandudewanata. Sedangkan keluarga Pandawa selamat berkat terowongan yang dibuat Yamawidura. Prabu Puntadewa tampil sebagai senapati perang Pandawa. . dan berhasil menewaskan Prabu Salya. Arya Gamdamana. putra Abimanyu dengan Dewi Utari sebagai raja negara Astina. Setelah menobatkan Parikesit. Sayangnya ia berwatak lilck dan culas. Selain ahli dalam tata pemerintahan dan kenegaraan. Prabu Puntadewa memimpin perjalanan moksa para Pandawa yang diikuti Dewi Drupadi menuju ke Nirwana. putra Prabu Gandabayu dengan Dewi Gandarini dari negara Pancala. Sesudah berakhirnya perang Bharatayuda. Purocana juga ahli dalam tata bangunan.Dalam perang Bharatayuda. Ia seorang arsitek ulung. Purocana tetap menjabat sebagai patih Manmgkubumi dan menjadi orang keprcayaan Patih Sakuni. raja negara Mandaraka.

raja negara Astina. Ia maju ke medan pertempuran memimpin sendiri prajurit negara Petapralaya. Ia sangat sakti. Ia terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Menurut ketentuan dewata. bernama. Prabu Radeya berpihak pada keluarga Kurawa. Dalam peristiwa perang besar Bharatayudha antara keluarga Pandawa dan Kurawa di Tegal Kurusetra. masing-masing bernama . Prabu Radeya memperoleh dua orang putra-putri. berani. Resi Balarama/Baladewa. . putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. putri Prabu Basukesti raja negara Wirata. yaitu: Resi Bisma. tidak bisa mati selama masih terkena air. Prabu Radeya mempunyai anak angkat bernama Basukarna atau Aradeya yang sesungguhnya putra Bathara Surya dengan Dewi Kunti. Prabu Radeya tewas dalam pertempuran melawan Arjuna. Citragada dan Wicitrawiya. Gandawana dan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. putri Prabu Basukunti raja negara Mandura. sais kereta kerajaan Astina. Setatama. keduanya putra Dewi Duragandini dengan Prabu Santanu. dari padepokan Retawu dengan Dewi Durgandini. sebagai tindakan Rajamala yang ingin menjamah Salidri nama samaran Dewi Drupadi.Radeya PRABU RADEYA adalah raja negara Petapralaya. sebagai persyaratan agar segera mempunyai anak sendiri. kisah perkawinan Basukarna/Suryaputra dengan Dewi Surtikanti. Tokoh Prabu Radeya hanya ditampilkan dalam lakon "Alap-alapan Surtikanti". Ia tercipta dari mala penyakit Dewi Durgandini/Dewi Lara Amis yang tertelan seekor ikan betina.Sedangkan menurut Mahabharata yang mengambil Basukarna sebagai anak adalah suami-istri Adirata dan Ni Rada. hanya ada lima orang satria yang dapat mengalahkan dan membunuh Rajamala. Kecaka/Kencakarupa. Dari perkawinannya dengan Dewi Nirada. Dewi Nirada. Di dalam cerita pedalangan Jawa. yang waktu itu hidup menyamar dinegara Wirata dengan nama Balawa. Rajamala RAJAMALA adalah putra angkat Resi Palasara. Basukarna diambil sebagai anak ketika Prabu Radeya masih menjalani bulan madu dengan istrinya. putri kedua Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Duryudana dan Bima. Rajamala juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya yaitu : Bagawan Abiyasa. ingin selalu menangnya sendiri dan selalu menurutkan kata hati. Bambang Suryanirada dan Dewi Suryawati. Rajamala akhirnya tewas dalam peperangan melawan Bima. Adipati Karna. Rajamala berwatak keras hati. Upakeca/Rupakenca.

Setelah Ken Sagupi dikawinkan dengan Antagopa. Dewi Rarasati dianggap sebagai putri Ken Sagupi dengan Antagopa. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama. patuh dan berbakti. Dewi Rarasati berwatak setia. Dari garis keturunan ayahnya.dengan permaisuri Dewi Rumbini. Dewi Rarasati juga pandai berolah keparajuritan. karena semasa kecil hidup bersama di Widarakandang. yaitu : Arya Udawa.Rarasati DEWI RARASATI atau Dewi Larasati. putri prabu Jayaindra dengan Dewi Ceklatoma. raja negara Tasikmadu dengan permaisuri Dewi Retnawati. sangat menginsyafi. Ia memiliki tabiat senang menyenangkan hati orang lain. dengan Ken Sagupi. raja negara Astina. Dewi Retna Kasimpar merupakan satu-satunya wanita di dunia yang memiliki gajah putih dan sekaligus menjadi pawangnya. putri Arya Prabu Rukma. Ken Sagupi. putri ketiga Prabu Salya dengan Dewi Pujawati/Setyawati dari negara Mandaraka. Ia sangat dekat hubungannya dengan Dewi Sumbadra. Arya Prabu Rukma. Dewi Rarasati menikah dengan Arjuna dan menjadi isterinya yang pertama. . Gajah putih berpawang wanita/putri ini pernah menjadi persyaratan Dewi Banowati. konon adalah putri Arya Prabu Rukma yang setelah naik tahta negara Kumbina bergelar Prabu Bismaka. mengerti dan menguasai dirinya. Sedangkan dari garis keturunan ibuny. seorang gembala dan tinggal di Kebuyutan Widarakanda/Widarakandang. dan Arya Pragota serta Arya Adimanggala. Retna Kasimpar DEWI RETNA KASIMPAR adalah putri Prabu Jayaindra. Ia mempunyai saudara lain ibu bernama Dewi Retnajuwita. putra Ken Sagupi dengan Arya Basudewa. Bambang Sumitra dan Bratalaras. sabar. untuk dapat menerima pinangan Prabu Duryudana. Dari perkawinan tersebut ia tidak mempunyai putra. Dewi Rarasati mempunyai seorang saudara bernama Dewi Rukmini (istri Prabu Kresna). istri pertama Arjuna. seorang swarawati keraton Mandura. keduanya putra Ken Sagupi dengan Arya Ugrasena. berhasil mendapatkan Dewi Retna Kasimpar dan gajah putihnya. raja negara Tirtakandasan yang ingin memperistri Dewi Retna Kasimpar. Ia mahir menggunakan senjata panah dan keris. setelah lebih dulu mengalahkan Prabu Kurandageni. Selain pandai dalam mengurus rumah tangga. ia mempunyai tiga orang saudara. Arjuna yang dimintai bantuan oleh keluarga kurawa. Dewi Retna Kasimpar kemudian menjadi isteri Arjuna.

cerdik pandai. terjun ke dalam Pancaka (api pembakaran jenazah). Ia tercipta dari kemudi perahu yang pecah terbentur batu besar. Rupakenca juga mempunyai tiga orang saudara angkat lainnya. Ia mempunyai adik kandung bernama Arya Rukmana dan saudara lain ibu bernama Dewi Rarasati/Dewi Larasati putri Arya Prabu Rukma dengan Ken Sagupi seorang swarawati keraton Mandura. Rupakenca RUPAKENCA atau Upakenca (Mahabharta) adalah putra angkat Resi Palasara. yaitu. Dewi Surtikanti. pada awal perang Bharatayuda akibat dari keusilannya. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 3 (tiga) orang putra masing-masing bernama: Saranadewa (berwujud raksasa). dari padepokan Retawu. raja negara Mandaraka dengan Permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati. yang setelah dewasa menjadi isteri Bambang Irawan. Setatama. Rupakenca terjadi berbarengan dengan saudaranya yang lain. Ia tewas di hantam gada Kyai Pecatnyawa oleh Resi Seta. putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Rukmarata mempunyai sifat dan perwatakan. Rajamala. keduanya putra Dewi Durgandini dengan Prabu Santanu. Dewi Rukmini diangkat menjadi permaisuri. dengan Dewi Durgandini. . Citragada dan Wicitrawirya. Gandawanadan Dewi Ni Yutisnawati/Rekatawati. Partadewa dan Dewi Titisari/Sitisari. Setelah Narayana berhasil merebut negara Dwarawati dari kekuasaan Prabu Narasinga. raja negara Astina. Ia meningal dalam usia lanjut. putra Resi Palasara dengan Dewi Durgandini. Rukmini DEWI RUKMINI adalah putri sulung Prabu Bismaka / Arya Prabu Rukma. bernama. Dewi Banowati dan Arya Burisrawa. setia dan jatmika (selalu dengan sopan santun). putri Prabu Basukesti raja negara Wirata.Rukmarata BAMBANG RUKMARATA adalah putra bungsu Prabu Salya. Ia mempunyai empat orang saudara kandung. halus. Bagawan Abiyasa. yang digunakan Resi Palasara dan Dewi Durgandini menyeberangi sungai Gangga. Dewi Rukmini berwatak : penuh belas kasih. putra Arjuna dengan Dewi Ulupi/Palupi. putra Prabu Matswapati dari negara Wirata. Dewi Erawati. hatinya keras dan sedikit suka usil. putra Prabu Basudewa raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Maerah (Jawa). raja negara Kumbina dengan permaisuri Dewi Rumbini. dan menobatkan diri sebagai raja Dwarawati bergelar Prabu Sri Bathara Kresna. tenang. sabar. Setelah Prabu Kresna mati moksa. bela pati menyusul suaminya kembali ke Nirwana. memanah Resi Seta dari luar garis pertempuran. ia bersama isteri Prabu Kresna yang lain. Dewi Rukmini menikah dengan saudara sepupunya. Kencaka/Kencakarupa. bernama. Narayana.

kura-kura raksasa yang tinggal di sungai/narmada Wailu (menurut Purwacarita. raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Madrim. setia.Rupakenca berwatak tinggi hati. Sahadewa menikah dengan Dewi Srengginiwati. belas kasih. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra bernama Bambang Widapaksa/ Sidapaksa). Ia sangat mahir dalam ilmu kasidan (Jawa)/seorang mistikus. Akhir riwayatnya di ceritakan. Rupakenca tewas dalam peperangan melawan Bilawa/Bima karena bersama saudaranya Kencakarupa. putri Prabu Mandrapati dengan Dewi Tejawati dari negara Mandaraka. Nakula. Sahadewa mati moksa bersama ke empat saudaranya . Dewa Tabib. dari negara Mandura. Sedewa menjadi patih negara Astina mendampingi Prabu Kalimataya/Prabu Yudhistrira. Sadewa juga mempunyai tiga orang saudara satu ayah. wilayah negara Amarta. Setelah selesai perang Bharatayuda. Mahir menunggang kuda dan mahir menggunakan senjata panah dan lembing. Selain sangat sakti. Ia tinggal di kesatrian Bawenatalun/Bumiretawu. Ia lahir kembar bersama kakanya. Sadewa mempunyai watak jujur. Puntadewa. putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti. Bima/Werkundara dan Arjuna. Sadewa SAHADEWA atau Sadewa yang dalam pedalangan Jawa disebut pula dengan nama Tangsen (=buah dari tumbuh-tumbuhan yang daunnya dapat dipergunakan dan dipakai untuk obat) adalah putra ke-lima/bungsu Prabu Pandudewanata. dapat mengerti dan mengingat dengan jelas pada semua peristiwa. sombong. Sangat sakti dan mahir dalam olah keprajuritan mempergunakan senjata gada dan lembing. putri Resi Badawanganala. tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia. Badawanangala dikenal sebagai raja negara Gisiksamodra/Ekapratala). taat. keras kepala dan mau menangnya sendiri. Akhir riwayatnya diceritakan. Sadewa juga memiliki Aji Purnamajati pemberian Ditya Sapulebu. bernama. Prabu Matswapati. adik Dewi Srengganawati (Isteri Nakula). Setatama dan Gandawana melakukan pemberontakan untuk mengulingkan kekuasaan raja Wirata. Senapati negara Mretani yang berkhasiat. Sadewa adalah titisan Bathara Aswin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful