You are on page 1of 76

TUJUAN

 Memperoleh informasi tentang capaian MDGs akses terhadap air minum  Memperoleh informasi tentang capaian MDGs akses terhadap sanitasi  Mengidentifikasi faktor risiko lingkungan penyakit malaria dan TB paru

TEKNIK PENGUMPULAN DATA  Wawancara dengan kepala rumah tangga atau anggota rumahtangga lain  Pengamatan langsung/observasi lingkungan

Ruang lingkup:
1) 2) 3) 4) 5) 6) 7)

Penyediaan air minum Pembuangan kotoran (jamban) Pembuangan air limbah Pembuangan sampah Penggunaan bahan bakar untuk memasak Sanitasi perumahan Lingkungan sekitar rumah

INDIKATOR ACUAN AIR:


1)

Sumber air/akses (MDGs): a) Perpipaan b) Sumber terlindung (total) perpipaan dan non-perpipaan terlindung c) Sumber tidak terlindung (total) semua jenis sarana non perpipaan Akses air minum (WHO/Unicef): Pemakaian air (>=20 lt/org/hari) Jenis sarana air (improved) Jarak rumah ke sumber air (<=1 km) or Waktu tempuh ke sumber air (<30 mnt)

1)

1)

Kualitas air (Kepmenkes): Fisik (kekeruhan, warna, rasa, bau, busa) Kimia *) Bakteriologik *)

INDIKATOR ACUAN SANITASI:


1)

Sanitasi (MDGs): a) Pemakaian jamban (sendiri) b) Jenis jamban (latrin)

*) tidak dikumpulkan pada riskesdas 2010

1)

Akses sanitasi (WHO/Unicef): a) Buang air besar di jamban b) Pemakaian (sendiri) c) Jenis jamban (latrin) d) Tempat pembuangan tinja (tangki septik)

INDIKATOR RUMAH SEHAT:


1)

Rumah sehat (Kepmenkes): a) Kepadatan hunian (>=8m2/org) b) Bahan lantai terluas (bkn tanah) c) Ketersediaan ventilasi d) Penerangan

Rincian 1a. Jenis sumber air RT

Rincian 1a berkode 1-8 Rincian 1b. Jumlah pemakaian air RT Rincian 2a. Jenis sumber air minum

Rincian 1a berkode 9 dan 10

Rincian 2a berkode 5 sd 9

Rincian 2b. Jumlah pemakaian air minum Rincian 3. Jarak ke penampungan tinja Rincian 4a. Jarak ke sumber air minum

Rincian 2a berkode 1-4 & 10

Rincian 4a. Jarak ke sumber air minum

Rincian 4a berkode 1

Rincian 4a berkode 2-5

Rincian 4b. Waktu ke sumber air minum Rincian 5. Yang mengambil air minum Rincian 6. Kemudahan memperoleh air

Rincian 6. Kemudahan memperoleh air Rincian 7. Kualitas fisik air minum Rincian 8. Pengelolaan air untuk minum Rincian 9a. Penggunaan fasilitas BAB

Rincian 9a berkode 1-3 Rincian 9b. Jenis kloset yang digunakan Rincian 9c. Tempat pembuangan akhir tinja Rincian 10. Tempat penampungan air limbah

Rincian 9a berkode 4

Rincian 10. Tempat penampungan air limbah

Rincian 10 berkode 1-4 Rincian 11. Waktu ke sumber air minum

Rincian 10 berkode 5-6

Rincian 12. Cara penanganan sampah RT

Rincian 12. Cara penanganan sampah RT

Rincian 13. Sumber penerangan RT

Rincian 14. Jenis bahan bakar memasak

Rincian 15 a s/d f Perumahan

Rincian 16. Jumlah ruangan dalam rumah

Rincian 16. Jumlah ruangan dalam rumah

Rincian 17. Pemilikan kamar tidur sendiri Rincian 18 a s/d b Keadaan ruangan dalam rumah

Rincian 19 a s/d j Lokasi rumah Rincian 20 Kondisi lingkungan rumah

KUESIONER SANITASI LINGKUNGAN RKD-MDGs 2010

1a Jenis sumber air untuk keperluan rumahtangga seperti MCK


1. Air ledeng/PDAM 6. Mata air terlindung 2. Air ledeng eceran/membeli 7. Mata air tak terlindung 3. Sumur bor/pompa 8. Penampungan air hujan 4. Sumur gali terlindung 9. Air sungai/danau/irigasi P.2a 5. Sumur gali tak terlindung 10. Lainnya P.2a

1b Berapa jumlah pemakaian air utk keperluan seluruh kegiatan rumah tangga (termasuk minum dan masak) dlm sehari semalam ? ............ liter/hari

2a Jenis sumber air utama untuk keperluan minum rumahtangga


1. Air kemasan 7. Sumur gali tak terlindung 2. Air isi ulang 8. Mata air terlindung 3. Air ledeng/PDAM 9. Mata air tak terlindung 4. Air ledeng eceran/membeli 10. Penamp. air hujan 5. Sumur bor/pompa 11. Air sungai/danau/irigasi 6. Sumur gali terlindung 12. Lainnya

2b Berapa jumlah pemakaian air untuk keperluan minum rumah tangga dalam sehari semalam ? ............
liter/hari

3. Bila jawaban 2a = 5 sd 9 (pompa/ sumur/mata air), berapa jarak ke tmpt penamp. kotoran/tinja terdekat?
1. <10 meter 2. >=10 meter 8. Tidak tahu

4. Berapa jarak dan lama waktu yang diperlukan untuk memperoleh air kebutuhan minum?
a. Jarak : 1. Dalam rumah 2. <=10 m 3. 11-100 m 11b. Waktu tempuh (PP): 1. Dalam rumah 2. <=5 menit 3. 6-30 menit 64. 101-1000 meter 1015. >1000 meter

4. 31-60 menit 315. >60 menit

5. Bila jawaban 4a = 2 s/d 5, siapa yang biasanya mengambil air untuk kebutuhan minum tsb dari sumbernya?
1. Orang dewasa perempuan 2. Orang dewasa laki-laki laki3. Anak perempuan (di bawah 12 tahun) 4. Anak laki-laki (di bawah 12 tahun) laki-

6. Apakah air untuk kebutuhan minum tsb diperoleh dgn mudah sepanjang tahun?
1.Ya (mudah) 2. Sulit di musim kemarau 3. Sulit sepanjang tahun

7.

Bagaimana kualitas fisik air minum? (BACAKAN dan OBSERVASI POINT a sd. e) ISIKAN KODE JAWABAN DENGAN 1=YA ATAU 2=TIDAK
a. Keruh d. Berbusa b. Berwarna e. Berbau c. Berasa

8. Pengelolaan air untuk kebutuhan minum dalam rumahtangga a. Sebelum air dikonsumsi utk minum, cara pengolahan apa yang dilakukan?
1. Pemanasan/dimasak 2. Penyinaran matahari/UV 3. Klorinasi 4. Dispenser (dengan pemanas dan/pendingin) 5. Disaring/filtrasi 6. Pengolahan lainnya: ................ 7. Tidak dilakukan pengolahan

8. Pengelolaan air untuk kebutuhan minum dalam rumahtangga b. Apa jenis sarana/tempat penyimpanan air minum (siap minum)?
1. Dispenser 2. Teko/ceret/termos/jerigen 3. Kendi 4. Ember/panci tertutup 5. Ember/panci terbuka 6. Lainnya: ...........................

9. a. Penggunaan fasilitas tempat buang air besar sebagian besar anggota rumahtangga
1. Milik sendiri 2. Milik bersama 3. Umum 4. Tidak P. 9c

b. Jenis kloset yang digunakan:


Leher angsa Plengsengan 3. 3. Cemplung/cubluk 4. 4. Tidak pakai P. 9c

c. Tempat pemb. akhir tinja:


1. Tangki septik 2. SPAL 3. Kolam/sawah 4. Sungai/danau/laut 5. Lubang tanah 6. Pantai/tnh lpg/kebun 7. Lainnya

10 Tempat penampungan air limbah

dari kamar mandi/tempat cuci/ dapur


1. Sarana pembuangan air limbah (SPAL) 2. Penampungan tertutup di pekarangan 3. Penampungan terbuka di pekarangan 4. Penampungan di luar pekarangan 5. Tanpa penampungan (di tanah) 6. Langsung ke got/sungai

11 Bila jawaban 10 = 1 sd 4: Bagaimana penggunaan tempat penampungan air limbah:


1. Sendiri/rumahtangga 2. Bersama/komunal

12 Bagaimana cara penanganan sampah rumah tangga?


1. Diangkut petugas 4. Dibakar 2. Ditimbun dlm tanah 5. Dibuang ke kali/parit/laut 3. Dibuat kompos 6. Dibuang sembarangan

13 Apa jenis sumber penerangan dalam rumah?


1. Listrik PLN 2. Listrik non-PLN non3. Petromaks/aladin 4. Pelita/sentir/obor 5. Lainnya

14 Bahan bakar/energi utama yang digunakan untuk memasak:


1. Listrik 2. Gas LPG 3. Minyak tanah 4. Briket/arang/batok kelapa 5. Kayu bakar

15 Perumahan a. Jenis bangunan rumah


1. Rumah bukan panggung 2. Rumah panggung 3. Rumah terapung

b. Jenis atap terluas


1. 2. 3. 4. Beton Genteng Sirap Seng 5. Asbes 6. Ijuk/rumbia 7. Lainnya

15 c. Jenis plafon/langit2 rumah terluas


1. 2. 3. 4. Beton Gipsum Asbes/GRC Kayu/tripleks 5. Anyaman bambu 6. Lainnya 7. Tidak ada

d. Jenis dinding terluas


1. Tembok 2. Kayu/papan/tripleks 3. Bambu 4. Seng 5. Lainnya

15 e. Jenis lantai rumah terluas


1. 2. 3. 4. Keramik/ubin/teraso/semen Semen plesteran retak Papan/bambu/anyaman bambu/rotan Tanah

Luas lantai bangunan rumah:


............ m2

16 Bangunan rumah ini mempunyai berapa ruangan: ........... ruangan 17 Apakah mempunyai kamar tidur tersendiri?
1. Ya 2. Tidak

18 KEADAAN RUANGAN DALAM RUMAH


RUANG- KEBERAN SIHAN
1.Bersih 1.Bersih 2.Tdk 2.Tdk bersih

KETERSE VENTILASI PENCA 1. Ada, >=10% HAYAAN DIAAN LL JNDLA ALAMI


1.Ada dibuka tiap hari 2.Ada jrg dibuka 3.Tdk ada 2. Ada, <10% LL 3. Tdk ada 1.Cukup 1.Cukup 2.Tdk 2.Tdk cukup

a. Kelrg b. Kmr tidur

19 Apakah bangunan rumah terletak pada lokasi sekitar: OBSERVASI a s/d j.


a. b. c. d. e. Tambak/kolam/galian Rawa-rawa Sungai Hutan Pegunungan/ dataran tinggi f. Pantai g. Daerah padat penduduk h. Peternakan hewan besar i. Tepi ladang/sawah j. Perkebunan

20 Penilaian petugas mengenai kondisi lingkungan rumah tinggal apakah di daerah kumuh? OBSERVASI
1. Ya 2. Tidak

SUMBER UTAMA AIR


1. Air ledeng/PDAM: dari perusahaan air minum yang dialirkan langsung ke rumah dengan beberapa titik kran, biasanya menggunakan meteran. 2. Air ledeng eceran/membeli: dari perusahaan, lembaga atau penjual eceran, baik dengan cara dialirkan langsung ke rumah atau dikirim menggunakan drum/jerigen 3. Sumur bor/pompa: menggunakan pompa sebagai alat untuk menaikkan airnya, baik pompa listrik maupun pompa tangan. Sumur bor ini dapat berupa sumur pompa dalam (>=30 meter dalam tanah) atau sumur pompa dangkal (<30 meter).

4. Sumur gali terlindung: digali secara manual berbentuk bulat atau persegi, yang untuk menaikkan airnya menggunakan ember/timba dengan cara ditarik, menggunakan kerekan, timbangan bambu atau pompa. Dikatakan sumur gali terlindung bila sumur tsb dilengkapi bibir sumur minimal setinggi 60 cm dari permukaan tanah

5. Sumur gali tidak terlindung. Bila sumur gali yang ada tidak dilengkapi dengan bibir sumur, permukaan di sekeliling sumur berupa tanah atau batu-batuan atau retak, atau sekeliling sumur terdapat genangan air

6. Mata air terlindung: Mata air yang dilengkapi dengan bak semen tertutup sehingga air terhindar dari pencemaran. 7. Mata air tidak terlindung: Mata air yang dibiarkan seadanya, tidak dilengkapi bak semen tertutup sehingga kemungkinan air tercemar.

terlindung

tidak terlindung

8. Penampungan air hujan: Penampungan dalam bentuk drum, bak atau tabung yang menampung air hujan dari talang rumah, baik yang digunakan sendiri maupun bersama. 9. Air sungai/danau/irigasi: Air yg diperoleh dari sungai, danau, irigasi, kali, atau parit.

air sungai

penampungan air hujan

SUMBER UTAMA AIR LAIN (MINUM)


Air kemasan: Air dalam bentuk kemasan buatan pabrik, baik botol, gelas atau gallon. 2. Air isi ulang: dari perusahaan air isi ulang, biasanya tidak bermerk dan dalam ukuran gallon air.

Jumlah pemakaian air




Tujuan pertanyaan: menanyakan volume air untuk keperluan rumah tangga per orang per hari berkaitan dengan kecukupan untuk minum, masak, praktik kebersihan dan keperluan lainnya Definisi: jumlah/volume air rata-rata yang digunakan untuk keperluan rumah tangga bagi seluruh penghuni rumah dalam satuan liter yang diukur sesuai dengan wadah air yang digunakan

Cara penghitungan jumlah pemakaian air:


 Tanyakan berapa liter biasanya mereka gunakan air dalam sehari semalam untuk seluruh keperluan rumahtangga. Bila tidak bisa menyebutkan dalam liter, gunakan konversi terhadap alat yang dipakai.  Bila menggunakan sumber air dari PDAM, tanyakan berapa meter kubik pemakaian air dalam sebulan sesuai dengan yang tertera dalam rekening tagihan (kwitansi pembayaran), dibagi jumlah hari dalam sebulan (30 hari). Untuk sumber air lain seperti sumur pompa, sumur gali, penghitungan jumlah pemakaian air menggunakan ukuran tempat penampungan air yang dikonversi ke dalam liter.

Bila menggunakan tangki air, tanyakan berapa volume tangki air tersebut dan berapa kali dalam sehari semalam mengisi tangki air. Karena pada waktu pengisian tangki biasanya masih tersedia sisa air sekitar 20% dari volume tangki, maka penghitungan pemakaian air : volume x frekuensi pengisian x 80%. Bila menggunakan shower (untuk mandi) yang airnya langsung dari sumur pompa (tanpa menggunakan tangki air), perkiraan jumlah pemakaian air didasarkan pada lamanya aktifitas (mandi) dalam menit dikalikan rata-rata jumlah air per menit (20 liter/menit).

Beberapa contoh konversi ukuran tempat air: Ember kecil/timba (10 liter) Ember plastik sedang (15 liter) Ember plastik besar (24 liter) Jerigen plastik kecil (1,2, 5 liter) Jerigen plastik sedang (10 liter) Jerigen plastik besar (20 liter) Galon air kemasan (19 liter)

1 m3 = 1000 liter
10 ltr 15 ltr 24 ltr

Jika semua kegiatan dilakukan di sungai/danau/laut, pemakaian air ditulis sama dengan jumlah pemakaian air untuk minum

Siapa yang biasa mengambil air untuk keperluan minum tersebut?


Tujuan pertanyaan: Mengetahui beban pengambilan air minum dikaitkan dengan gender dan pemanfaatan anak di bawah umur Pengertian Anak: apabila berumur kurang dari 12 tahun Dewasa: apabila berumur 12 tahun atau lebih

JARAK DAN LAMA MEMPEROLEH AIR




Tujuan untuk menilai akses masyarakat terhadap air minum, dimana syarat kelayakan jarak maksimum 1 km atau lama waktu 30 menit Definisi:

- Jarak tempuh dari rumah dengan sumber air utama


dalam satuan meter

- Waktu perjalanan yang diperlukan untuk


memperoleh air dari sumber air utama pulang pergi, termasuk waktu untuk menunggu/ mengantri/ membeli sesuai dengan kebiasaan yang dilakukan dalam satuan menit

Jarak:
Sumber air utama terletak dalam (bangunan) rumah dan PDAM dianggap tidak ada jarak sehingga ditulis 1 (dalam rumah). Sumber air terletak di pekarangan atau di luar rumah maka pengisian jawaban disesuaikan dengan jaraknya

 Waktu

Bila sumber air untuk kebutuhan minum utama terletak dalam (bangunan) rumah, dianggap tidak perlu waktu untuk mengakses air tersebut sehingga ditulis 1 (dalam rumah). Begitu juga rumahtangga yang menggunakan sumber air minum dari PDAM termasuk kategori dalam rumah (1). Bila sumber air terletak di pekarangan atau di luar rumah maka pengisian jawaban disesuaikan dengan waktu tempuhnyanya.

KEMUDAHAN MEMPEROLEH AIR MINUM




Tujuan pertanyaan: Menanyakan persepsi responden apakah keluarganya dalam memperoleh air untuk keperluan minum rumahtangga mudah sepanjang tahun? Definisi: Persepsi responden dan keluarganya terhadap kemudahan memperoleh air untuk minum, baik pada musim hujan maupun kemarau

KUALITAS FISIK AIR MINUM




Tujuan pertanyaan: Menanyakan keadaan fisik air minum yang digunakan oleh responden dan keluarganya menurut persepsi responden atau hasil pengamatan enumerator Definisi: Keadaan air minum yang dapat dilihat, dirasa, dan dibaui oleh panca indra Cara pengecekan adalah dengan mengambil 1 gelas air untuk diamati, dilihat, dibaui, dan dicicipi.

KUALITAS FISIK AIR MINUM


a. Keruh, tdk bening karena terdapat partikel terlarut dalam air atau ada endapan b. Berwarna, kuning/coklat/dll, tidak termasuk karena warna buatan atau sengaja diberi warna c. Berasa, asin/anta/dll, tidak termasuk rasa buatan atau sengaja diberi rasa d. Berbusa, bila digoyang mengeluarkan busa dan atau berlendir e. Berbau, bau karena logam, asam, belerang, busuk dan lain-lain

CARA PENGOLAHAN AIR




Tujuan pertanyaan: Menanyakan upaya/cara pengolahan air minum sebelum dikonsumsi/diminum Definisi: Upaya/teknologi yang digunakan oleh rumah tangga untuk memperbaiki kualitas air minum baik secara fisik, bakteriologik maupun kimiawi

Teknologi pengolahan air


-Klorinasi NaOCl NaCl + [O] aktif

Oksigen aktif berperan dalam membasmi kuman. 1. Larutan 1.25% sodium hypochlorite, tersedia dalam kemasan botol dan sachet tinggal tambahkan sesuai takaran, kocok dan tunggu 30 menit, air siap diminum 2. Tablet klorin effervescent (mencair sendiri) : sodium dichloros- triazine trione Tablet klorin dimasukkan ke dalam bejana penyimpanan air hingga 30 menit sebelum digunakan. Tablet tidak dihancurkan

-Penyinaran
1. Matahari: Solar desinfection (SODIS): UV-A merusak struktur sel bakteri. UV-A (panjang gelombang 320-400 nm) bereaksi dg oksigen terlarut dalam air dan menghasilkan oksigen sangat reaktif (oksigen radikal bebas dan hidrogen peroksida), juga merusak mikroorganisme patogen. Inframerah radiasi memanaskan air. Jika suhu air naik di atas 50 C, meningkatkan proses desinfeksi 3 x lebih cepat 2. Lampu UV Lampu khusus yang memancarkan radiasi UV yg dpt meng hancurkan bakteri 250 nm dan 270 nm. Sinar UV gelombang pendek (185 nm) cukup kuat untuk menghasilkan ozon, hidroksil radikal bebas lain yg dpt menghancurkan bakteri

-Penyaringan/filtrasi Menggunakan pasir, keramik berpori, kertas saring atau gabungan beberapa media tersebut - Dispenser

saringan/filtrasi

JENIS TEMPAT PENYIMPANAN AIR MINUM

Dispenser

Teko

kendi

Panci

SANITASI (penggunaan, jenis kloset dan pemb. akhir tinja)




PENGGUNAAN 1. Milik sendiri, milik sendiri, digunakan hanya untuk 1 keluarga atau rumahtangga 2. Milik bersama, milik bersama atau milik sendiri tetapi digunakan bersama 2-10 rumah tangga 3. Umum, milik umum yg biasanya disediakan oleh pemerintah/lembaga/swasta/kelp.masy/ dll, digunakan untuk umum (bayar/gratis) 4. Tidak ada, bila sebagian besar ART BAB sembarangan, tidak di jamban

JENIS KLOSET

Cemplung

Leher angsa

Plengsengan

TEMPAT PENAMPUNGAN AKHIR TINJA

Lubang tanah

Parit

Kolam

TEMPAT PENAMPUNGAN AIR LIMBAH KAMAR MANDI/DAPUR/CUCI




Tujuan pertanyaan: Untuk mengetahui risiko pencemaran air tanah dan tempat perkembangbiakan vektor Definisi: Sarana/tempat yang dapat menampung air limbah dari dapur, cuci, dan mandi berupa tanah yg digali atau bangunan yg ditanam di bawah permukaan tanah. Sarana yang memenuhi syarat adalah bangunan dilengkapi dengan saringan kerikil, ijuk dan penutup untuk mengurangi kadar polutan dan memberi waktu purifikasi

SPAL, sarana penampungan air limbah yang konstruksinya berupa kolam/sumur dengan dinding beton/plesteran semen yg dilengkapi dengan saringan berupa batu kerikil dan atau sabut/bahan saringan sejenis Yang berfungsi menyaring air limbah agar tidak mencemari air tanah.

Penampungan tertutup di di pekarangan utk menampung air limbah yg konstruksinya berupa kolam/sumur tanpa dinding beton/plesteran semen dan saringan

Tanpa penampungan, menggenang di atas tanah

PENGGUNAAN SPAL
Sendiri/rumahtangga, bila sarana pembuangan air limbah hanya digunakan untuk rumahtangga itu sendiri Bersama/komunal, sarana pembuangan air limbah yang ada digunakan oleh lebih dari satu rumahtangga atau dialirkan ke sarana pembuangan air limbah kota milik pemerintah daerah.

Sistem Komunal

PENANGANAN SAMPAH RUMAH TANGGA

Dibakar...

Diangkut petugas

Dibuang ke sungai/ laut/badan air Dibuang sembarangan Diolah jadi kompos

SUMBER PENERANGAN

Petromaks Listrik: PLN Non PLN Lampu teplok, pelita, sentir

BAHAN BAKAR/ENERGI UNTUK MEMASAK




Tujuan pertanyaan: Mengetahui jenis bahan bakar/energi utama yang enis paling sering digunakan untuk keperluan memasak dalam rumahtangga sehari-hari emisi CO sehariDefinisi: Listrik: gunakan listrik untuk mengoperasikannya Gas/elpiji: Gas/elpiji: gunakan gas atau elpiji, baik yang berasal dari Pertamina, perusahaan swasta, atau produk lain Arang/briket/batok kelapa: Jenis bahan bakar arang, kelapa: batok kelapa atau briket batubara Kayu bakar: kayu, batang atau ranting pohon bakar:

PENGGUNAAN BAHAN BAKAR MEMASAK


Arang/briket/batok kelapa

Gas elpiji

Minyak tanah

Kayu bakar

PERUMAHAN


Tujuan pertanyaan: Informasi tentang rumah sehat. Jenis bangunan:


1. Rumah bukan panggung: Bangunan rumah berdiri langsung di atas tanah, lantai rumah langsung menapak pada tanah.

Jenis bangunan:
2. Rumah panggung: Lantai bangunan rumah tidak secara langsung menapak pada permukaan tanah atau air, tetapi ditopang oleh tiang beton, besi, kayu atau bambu.

3. Rumah terapung. Bangunan rumah berada di atas air dan dapat berpindah-pindah.

Jenis lantai:
Papan/bambu/ anyaman bambu/ rotan

Keramik/ubin/ marmer/semen

Semen plesteran retak tanah

PERUMAHAN Luas lantai:


Luas lantai dihitung dalam satuan meter persegi (m2), dengan cara menanyakan/menghitung berapa panjang dan lebar bangunan rumah yang ditempati responden, bukan panjang dan lebar tanah. Bila bangunan tersebut bertingkat, maka luas lantai bangunan adalah penjumlahan dari luas lantai bagian bawah ditambah luas lantai bagian atas. Nilai luas lantai dilakukan pembulatan

Ruangan dalam rumah:

Ruangan adalah ruang dalam rumah yang dibatasi oleh minimal 3 dinding/sekat permanen. Jenis ruangan dapat berupa ruang keluarga, ruang tidur (kamar), ruang kerja, ruang makan, dapur, musholla, dan lain-lain

KEADAAN RUANG RUMAH


Kebersihan: Suatu keadaan kebersihan dilihat dari keberadaan sampah, debu, becek, lalat, tikus atau kecoa. Kotor/tidak bersih bila terdapat lebih dari 1 keadaan. 2. Ketersediaan jendela: Bila ada jendela tetapi jarang atau tidak pernah dibuka, maka dikategorikan 2 (ada, jarang dibuka).

3. Ventilasi:
Lubang angin terbuka yang biasanya berada di atas jendela/pintu. Bila ada tetapi tertutup, maka dikategorikan tidak ada. Penghitungan luas ventilasi : membagi jumlah luas lubang ventilasi dalam ruangan dibagi luas lantai ruangan tersebut. Bila ruangan tersebut dilengkapi AC dan dioperasikan/digunakan setiap hari atau mekanik lain seperti exchaust van, maka ventilasi di ruangan tersebut dimasukan kategori ada, luas 10% luas lantai.

4. Pencahayaan alami: Pencahayaan yang berasal dari sinar matahari yang masuk melalui jendela, ventilasi atau pintu rumah. Dikatakan cukup bila petugas pada saat pendataan siang hari dapat membaca dengan jelas tanpa bantuan pencahayaan buatan.

LINGKUNGAN SEKITAR RUMAH


Sungai Rawa Hutan SEKITAR RUMAH = Dalam radius krg dari 200m atau dalam BS ybs. Sawah

Gunung

Padat Pnddk Perkebunan

KONDISI LINGKUNGAN RUMAH




Tujuan pertanyaan: Mengetahui keadaan lingkungan di sekitar rumah tinggal keadaan responden, apakah termasuk kumuh Definisi: Kekumuhan bukan dilihat dari kondisi rumah responden, tetapi lebih ke lingkungan di luar/sekitar rumah responden. Termasuk kumuh bila di sekitar tempat tinggal kondisinya becek, tidak tersedia SPAL, sebagian besar rumah tidak dilengkapi sarana BAB, kotor, berserakan sampah, jarak antar rumah berdekatan. Pertanyaan ini tidak untuk ditanyakan kepada responden, tetapi semata-mata penilaian dari petugas pewawancara hasil observasi.

Daerah kumuh