P. 1
laporanFIXEDmantep1

laporanFIXEDmantep1

5.0

|Views: 2,573|Likes:
Published by AndreasSinaga

More info:

Published by: AndreasSinaga on Jan 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2013

pdf

text

original

Proyek Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat ini direncanakan selesai dibangun

dalam jangka waktu 150 hari kalender. Pelaksanaannya dipimpin oleh Bapak

Darminto selaku kepala pelaksana. Beliau memiliki lebih dari 20 orang pekerja

yang dikoordinasikan oleh satu orang mandor. Ketepatan kerja adalah salah satu

hal yang menjadi focus utama dari kegiatan pembangunan ini. Kesalahan sekecil

apapun akan mendatangkan kerugian untuk ke depannya.

Pembangunan dilaksanakan dalam tiga zona, yaitu zona satu, zona dua, dan

zona tiga. Zona-zona tersebut berdasarkan letak di mana pengerjaan akan

dilaksanakan serta zona mana terlebih dahulu yang akan dikerjakan. Zona satu

terletak pada bagian belakang gedung yang direncanakan. Zona tersebut

36

dilaksanakan pertama dan kemudian diikuti oleh zona dua, kemudian zona dua

diikuti zona tiga, dan ketika pengerjaan zona tiga diikuti oleh zona satu dan

seterusnya. Hal itu menyebabkan pekerjaan menjadi lebih teratur dan efektif.

Ketika pengerjaan dilakukan per zona, waktu dapat dibuat menjadi lebih efektif

yang mengakibatkan pengeluaran menjadi lebih kecil. Beberapa alat tidak harus

digunakan secara bersama-sama tetapi bisa digunakan secara bergantian, misalnya

sana bekisting. Apabila tidak menggunakan sistem zona maka semua bekisting

pada tiap lantai akan menggunakan material yang baru, padahal sebenarnya

bekisting untuk bagian yang satu dapat dirancang lagi untuk bekisting pada bagian

yang lain jika pengerjaannya telah selesai. Pengerjaan bangunan dengan sistem

zona juga tidak menutup kemungkinan bahwa akan ada overlap dari pengerjaan.

Kegiatan pengecoran sering dilakukan secara overlap ketika beton di zona satu

dalam keadaan basah dan bekisting seang terpasang. Pola seperti ini menyebabkan

waktu pengerjaan dapat dipersingkat demi tercapainya target waktu yang telah

ditetapkan.

Tahap pertama dalam pengerjaan proyek ini adalah land clearing. Dalam

kasus ini land clearing yang dilakukan adalah penghancuran total gedung rumah

sakit yang lama. Gedung rumah sakit yang lama terdiri dari tiga lantai beserta

plafond dan rangka atas yang kemudian dihancurkan dan diratakan dengan tanah

menggunakan alat berat dan manual oleh manusia. Peralatan manual digunakan

karena di sekitar daerah tersebut merupakan bangunan publik juga yang

mengakibatkan lahan yang kecil dan kontraktor harus tetap menjaga kenyamanan.

Tahap selanutnya adalah pemasangan pondasi. Pemasangan pondasi ini

menggunakan alat berat dan dilakukan pada malam hari untuk menghindari

37

kemacetan pada daerah pembangunan. Pondasi yang digunakan adalah pondasi

tiang pancang. Pemancangan menggunakan hydraulic pile driver untuk

menghindari kebisingan dan getaran saat pemancangan. Kendala yang terjadi

adalah ketika koordinat untuk memancang masih tersisa pondasi bekas gedung

lama. Solusinya adalah harus diangkat terlebih dahulu pondasi yang lama dan

kemudian ditanamkan kembali pondasi tiang pancang yang baru. Pondasi tiang

pancang yang telah selesai diinstalasi kemudian disatukan dengan kepala tiang

yang sering disebut pile cap. Tiap pile cap dicor secara monolit dengan empat

tiang pancang yang berada di bawahnya. Pengerjaan pondasi dilaksanakan juga

per zona mulai dari zona satu. Hal ini dimaksudkan agar ketika zona tiga akan

dimulai pengerjaan pemancangan, zona satu sudah siap untuk pengerjaan tahap

selanjutnya.

Tahap selanjutnya setelah pengerjaan pondasi adalah pemasangan bekisting

untuk kolom pada lantai dasar. Bekisting dibangun tepat di atas kepala pile cap

yang diharapkan akan menumpu gaya-gaya dari beban di atasnya. Zona satu

terlebih dahulu dipasang bekisting ketika zona tiga sedang dipancang dengan

tiang pancang. Bekisting dibangun dengan ketinggian kurang lebih tiga meter dan

berisi tulangan baja berulir berdiameter 22 cm. Pemasangan bekisting dapat

dilihat pada Gambar 4.4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->