You are on page 1of 2

Hadis Ke-120

Oleh: Herman

‫بسم الله الرّ حمن الر حيم‬ ّ ‫وعن عائ ِشة رضي الل ّه عن ْها ق بال َت: ك َبان الن ّب ِبي‬ ‫ُ َ َ َب‬ َ ْ َ َ َ ‫ب‬ ْ ّ َ ِ َ َ َ ‫صلى اللبه عليبه وسبلم ي َغت َسبل مبن أ َرب َبع: مبن‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ َ ِ ٍ ْ ْ ِ ُ ِ ْ ‫الجنا َ بة، َ بوم ِ الجم َ بة، و ِ بن الحجا َ بة، و ِ بن‬ ‫َ َ بب ِ ويب‬ ْ ‫ِ َ مب ِ َ مب‬ َ ‫ُ ُ عب ِ َ مب‬ .‫غسل المي ّت رواهُ أ َبو داود، وصححه ابن خزي ْمة‬ َ َ َ ُ ُ ُ َ ّ َ َ َ ُ َ ُ َ َ ِ َ ِ ْ ُ
Artinya: “Dan dari ‘Aisyah r.a dia berkata: pernah Nabi saw. Mandi sebab 4 perkara: mandi janabah, hari Jum’at, berbekam, dan memandikan mayit” (HR. Abu Daud dan dishahihkan Oleh Ibnu Khuzaimah). KATA-KATA ISTILAH: ٍ َْ َ ْ ِ ُ ِ َْ َ ‫ : يغتسل من أربع‬Nabi mandi dari sebagian 4 perkara dan memerintahkan dengan sebagian 4 perkara tersebut. ِ َ ََ َ ِ ‫من الجنابة‬ : kata min bermakna ta’liliyyah “karena”.

PENJELASAN: Pada hadis ini nabi menjelaskan tentang beberapa perkara yang meyebabkan mandi yaitu mandi sebab Junub, hari jum’at, berbekam, dan memandikan mayit. Dalam hal ini ulama’ fiqih berpendapat bahwa mandi junub hukumnya wajib baik sebab keluar mani atau sebab bersetubuh, sebab keluar mani disini ulama’ fiqih bebeda pendapat untuk Mazdhab Syafi’e kalau mani itu keluar, maka wajib mandi, tak ada bedanya, baik keluar karena syahwat maupun tidak. Sedangkan Mazdhab Hanafi, Maliki dan Hambali: tidak diwajibkan mandi kecuali pada waktu keluarnya itu merasakan nikmat. Kalau mani itu keluar karena dipukul, dingin, atau karena sakit bukan karena syahwat, maka tidak diwajibkan mandi. Tapi kalau mani sudah terpisah dari sulbi lelaki atau dari tulang dada wanita dan mani belum sampai pindah keluar (pada yang lain), maka tidak diwajibkan mandi, kecuali menuruti Madzhab Hambali. Sebab bersetubuh disini semua ulama’ Mazdhab sepakat dengan mewajibkan mandi baik memasukkan kepala zdakar atau sebagian dari hasyafah (kepala zdakar) kedalam faraj atau anus.

ص‬ . KESIMPULAN: Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa mandi sebab junub hukumnya wajib sedangkan sebab hari jum’at.ص‬ َ َ َ ُ َ ُ ْ ُ STATUS HADIS: Status hadis tersebut shahih karena telah dishahikan oleh Ibnu Khuzaimah dengan menjelaskan sanadnya. bekam. dan memandikan mayit sedangkan untuk hari jum’at ada hadisnya.Mandi sebab hari jum’at. PERAWI DAN SANAD HADIS: Diriwayatkan oleh Abu Daud dan jalur sanadnya ialah: َ ْ ُ َ ‫حدثنا عثمان بن أبي شي ْب َة أخبرنا محمدُ بن ب ِشر‬ َ ُ ُ ُ ّ ُ ٍ ْ َ ُ ‫أخبرنا زك َريا أخبرنا مصعب بن ش بي ْب َة ع بن طَل َبق‬ ‫َ ب‬ ُ َ ْ ُ ّ ِ َ ِ ‫بن حبيب ال ْعن ْزي عبن عب ْبد اللبه ببن الزب َي ْبر عبن‬ ‫ِ ب‬ ‫َ ِ ب‬ ‫َ ِ ّ ب‬ ّ ٍ ِ َ ِ ِ ( 13 ‫عائ ِشة. bekam. yaitu: ‫أخبرنا أبو طاهر نا أبو بكر نا عبدة ابن عبد اللببه‬ ‫الخزاعي أخبرنا محمد ابن بشر حدثنا زكريا اببن‬ ‫ب‬ ‫أبي زائدة عن مصعب ابن شيبة ع بن طل بق اب بن‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ . dan memandikan mayit disini untuk kalangan mazdhab Syafi’e disunnahkan karena tidak ada hadis yang mewajibkan mandi sebab bekam. dan memandikan mayit hukumnya sunnah.جزء 2.‫ح ببيب ع بن عب بد الل به اب بن الزبي بر ع بن عائش بة‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ‫ب‬ ( 126 ‫) صحيح ابن خزيمة.جزء 1.) سن َن أ َبو داودَ .