You are on page 1of 25

Bayang di Cermin Buram mjbookmaker by: http://jowo.jw.lt € Balonku adalima , rupa-rupa warnanya.

Merah, kuning, kelabu, hijau muda dan biru. Meletus balon hijau DHUAR !€Hatiku sangat kacau. Balonku tinggal empat, kupegang erat-erat. Pagi ini, seharusnyasama seperti pagi lainnya.€Aku berangkat ke sekolah dengan te rburu-buru, karena lagi-lagi aku terlambat bangun.€Ibu memarahiku, dan minta agar aku mengubah kebiasaan burukku itu.€Dengan setengah enggan, aku meng-iya-kan, lalu mengambil sepeda dan berangkat.€Tidak ada yang aneh, semua berlangsung seperti pa gi hari-hari sebelumnya. Tetapi Ketika sedang melewati perempatan jalan yang ramai, tiba-tiba aku merasa sekeli lingku menjadi sangat sunyi.€Dan pada saat itulah, aku mendengar seseorang memangg ilku dengan sebuahnama asing, Rani Suara klakson yang memekakkan telinga, membuatku kembali tersadar; Aku sedang t erbengong di atas sepedaku tepat di tengah-tengah perempatan jalan, dan sebuah m obil van dengan kecepatan tinggi sedang menuju tepat kearahku !€Akibat terkejut, s ekujur tubuhku terasa lemas, dan aku tidak dapat bergerak. Seseorang, tolong tolonglahaku ! Awas,bahaya !

Pada saat yang kritis, seseorang melompat dan mendorongku, €

Tubuhku terguling dan kakiku menabrak lampu lalu lintas, sehingga terkilir.€Walau demikian, aku selamat.€Aku mendengar jeritan dari orang-orang di sekelilingku, da n ketika aku melihat tempatku tadi berada, aku melihat sebuah pemandangan yang m engerikan; Darah memenuhi seluruh jalan, dan tubuh orang yang tadi menolongku te rgeletak di tengah jalan merenggang nyawa.€Dengan tertatih-tatih aku mendekat, dan melihat bahwa orang itu masih hidup. € Tolong, panggilambulans !€Dia..dia masih hidup !€Cepatlah ! € Maka pagi inipun menjadi berbeda dari pagi-pagi sebelumnya, tetapi ini hanyalah suatu awal. € € € Mira, tolong sampaikan pada guru, aku tidak bisa datang ke sekolah, karena seseo rang mengalami kecelakaan untuk menolongku ... Aku baik-baik saja, tetapi aku ti dak bisa meninggalkan orang itu begitu sajakhan ? ...Sekarang aku ada di Rumah S

akit Umum Pusat ... Iya, bye. € Aku memutuskan hubungan telepon selularku dengan Mira, teman sekelasku.€Saat ini aku sedang duduk di bangku panjang di lorong Rumah Sakit Umum Pusat, tepat di de pan kamar operasi tempat para dokter berusaha mempertahankan nyawa orang yang me nolongku. € Aku selamat, tetapi sebagai gantiku, orang itu yang berada di ambang hidup dan m ati. € Tuhan, tolong, selamatkanlah penolongku itu. € Tiba-tiba lampu kamar operasi mati.€Perasaanku langsung menjadi tegang.€Ketika dokt er keluar dari ruang itu, aku segera bangkit berdiri lalu bertanya, Dokter, bagai mana keadaan orang itu ?€Apakah ia selamat ? € Dokter memperhatikanku, lalu bertanya, € Bukan, tetapi aku adalah.. orang yang telah diselamatkan olehnya.€Tolong katakan p adaku dokter, apakah dokter berhasil menolongnya ? € Dokter menarik nafas panjang, € Tetapi apa, dokter ? , aku mulai merasa tidak sabar. € Tetapi, mungkin ia akan mengalami kelumpuhan seumur hidupnya. € Seketika itu pula, kakiku terasa lemas, dan aku jatuh berlutut.€Lalu aku memegang bagian bawah jas dokter. € Dokter, apa benar ia akan lumpuh ?€Apa dokter tidak bisa menyembuhkannya ?€Apa tak a da cara agar ia bisa segera pulih ?! , suaraku semakin meninggi akibat merasa putu s asa. € Dokter memandangku penuh rasa iba. Ia masih hidup, kalau itu maksudmu.€Tetapi... Apakah kamu kerabatnya ?

€Aku mem andang keluar jendela. sekolah pasti telah bubar. . berlari masuk sambil menjerit. € Ini. t etapi maaf.00€Pemuda yang telah menolong ku itu telah dipindahkan ke kamar perawatan. dokter berjalan pergi meninggalkanku.. pasti aku sedang berjalan keluar sekolah bersama dengan Mira dan teman lainnya. Maaf. dan aku terus mendampinginya. ini tidak mungkin khan ?€Kak Victor khan orang paling kuat. € Setelah berkata demikian.€Aku akan berusaha semampuku untuk menyembuhkannya. aku tidak bisa menjanjikan apapun. yang masih berl utut sambil memandang ke arah pintu kamar dengan pandangan hampa. Kakak ! € Ketika melihat kondisi pemuda tersebut. € Gadis itu berjalan mendekat. dan seorang gadis manis dikuncir satu memakai seragam sekolah.€ Aku bisa memahami perasaanmu. € Lalu aku menengok ke arah pemuda tersebut. € € € Hari sudah siang. dan jam dinding menunjukkan Pk 14.€Maafkan aku. air matanya mulai mengalir. € Mengapa ?€Mengapa semua ini harus terjadi ? € €Apa yang dapat kulakukan untuk menolongnya ? € Tiba-tiba pintu terbuka. sambil mengobrol dan tertawa. kakakmu jadi seperti ini. semua ini sangat tidak sesuai untuk kakak ! € Sambil menunduk aku berkata. karena demi menolongku.€Jika tidak ada kejadian ini. € Saat ini.

€Kecelakaan itu terjadi karena a ku sedang melamun.€Ia berkata bahwa ia tidak akan memaafkanku. € Ia memang berhak marah dan membenciku.€Sebelum menutup pintu. lalu aku bangkit dan keluar dari kamar itu . sudahlah. keluar da ri kamar ini !€Aku tidak ingin melihatmu. mungkin apa yang dikatakannya ada benarnya. tiba-tiba sebuah tamparan keras menghantam pipiku. sampai ia sadar. € Aku terduduk lemas di ruang tunggu sambil menunduk.€Aku senang kamu datang. € Apakah ini hukuman untukku ? € Tiba-tiba telepon selularku berdering. Mengapa kamu ada dis ini ?€Bukankah kamu bilang ingin mendampingi orang itu ? € Tadi adiknya datang. € Eeh ?!€Tapi. itu kecelakaan !€Dia tidak bisa seenaknya menya lahkanmu begitu dong ! € Tidak. jadi wajar jika ia menyalahkanku. € Te. Aku takkan memaafkanmu !€Keluar.€ Kamu ya ?€Kamu yang telah menyebabkan Kak Victor menjadi seperti itu ?! .€Rupanya Mira sudah berada di depan Rumah S akit Umum Pusat. itu khan bukan salahmu. € . Mira... € Selama ini aku selalu saja bersikap cuek dan tak acuh. tetapi. € Mira. € Aku tertegun sesaat karena terkejut. aku berkata. serta menganggap enteng semua masalah. Mira bertanya.€Ketika sampai di ruang tunggu. lalu mengusirku k eluar. Kuharap kakakmu segera pulih.€Aku akan tetap menunggunya..

lalu berkata. . apa yang terjadi.. € Eh.. € Mira menatapku dalam-dalam.. a.. sampai akhirnya. yang terpenting sekarang.Mira menghela nafas... dan mengguncangkan tubuhku d engan keras.. dan memberikannya padaku. maaf. suara itu kembali kudengar. tiba-tiba saja di sekelilingku terasa begitu s unyi.. lalu kemudian segalanya menjadi g elap dan dingin. Rani.€Aku tak dapat mendengar suara apapun juga. uny !€Hey Rauny. berulang-ulang suara itu bergema di kepalaku. Mira.€Tadi setelah kamu pergi. ini bukan mimpi !€Sebe lum kecelakaan itu terjadi. ada hal yang aneh pada diriku.€Kamu belum Rani. € Dimanakah ini ?€Dan. Ra . p adahal sudah berulang kali kupanggil !€Aku sangat khawatir tahu ?! € Ma.. kamu harus makan dulu. aku akan beli makanan.. padaku ? € Justru seharusnya aku yang menanyakan hal itu padamu !€Dari tadi kamu diam saja. siapa yang memanggil itu ? € Rani.€Begitu sunyi dan kelam. sadarlah ! € Tiba-tiba aku melihat Mira sedang memegang bahuku. Tidak Mira.. Mi. Kamu ini !€Jangan mimpi di siang hari seperti ini dong ! € Aku langsung menggelengkan kepala dengan keras.. makan siang khan ? € € € Kalau begitu. € Mira memukul kepalaku dengan lembut. lalu akhirnya mengambil makanan yang ditaruhnya di bangku. € Sudahlah. . aku juga mengalami hal ini !€Kurasa.

rupa-rupa warnanya. minggu depan. yang dinyanyikan oleh gadis berseragam sekolah tadi. pokoknya aku merasa.€Kebanyakan para pengunjung sudah pulang. lalu pergi. € Mira mengangkat bahu. tidak bisa pergi meninggalkannya begitu saja ! € Mira menghela nafas dengan kesal. dan pergi lagi ke kamar tempat penyelamatku itu dirawat. menyelamatkan jiwaku !€Aku. aku mendengar sebuah nyanyian.€Mungkin besok.€Akhirnya aku memberani kan diri. € Balonku ada lima. sementara pemuda itu masih belum sadar. Aku tahu itu. Terserahlah !€Tetapi maaf. Rauny.€Tetapi ia telah menolongku. apa kamu masih berniat untuk terus menunggu hingga ia sadar ?€Belum tentu i a sadar hari ini. € Rauny. bahkan tidak tertutup kemungk inan.. Sebuah nyanyian anak-anak. kamu. lalu mengangguk. lusa. Terima kasih. € Aku-pun ikut tersenyum.€Terima kasih.. sementara rumah sakit semakin sepi. nggak percaya padaku khan ? € Mira tersenyum sambil memandang ke arah langit-langit rumah sakit. ..€Menit demi menit terus berlalu. Mira. ia tidak pernah sadar lagi. aku nggak mudah percaya pada hal-hal aneh seperti itu.€Dari balik pint u. € Aku mengerti. Memang benar. tetapi aku yakin kamu ti dak berbohong. daripada menunggu ses uatu yang tidak pasti ! € Aku memandang ke arah Mira. € Aku menunduk.€ Mira.€Masih banyak hal lain yang lebih penting bagiku. aku tidak bisa terus menemanimu. € € € Matahari sudah terbenam.

€Dan kakak selalu menyanyikannya untuk kami sebagai lagu pengantar tidur. Entah mengapa. Siapa itu ?! Aku membuka pintu. . aku merasa tidak enak. dan aku merasa sangat rindu dengan lagu itu. kuning. masih ada orang yang memperhatikan kami. € Melihat gadis itu menunduk.Kalau kakak tidak ada. aku termenung..€Walau kadang merasa kesepian. karena ka mi sadar. € Gadis itu memandangku dalam-dalam.€Aku menyalahkanmu tadi.€ Merah. karena aku kebingungan. € Meletus balon hijau DHUAR !€Hatiku sangat kacau. tetapi lagu itu benar-benar menghibur kami berempat. € . Bagi gadis itu. telah menyebabkan ia kecelakaan. dan aku. apa yang haru s kulakukan ?! Mendengar kata-kata gadis itu. tiba-tiba terdengar isak tang is. I a hanya ingin menolongmu. Maka dari itu Kak Victor. cepatlah sadar. ijinkanlah aku menunggunya hing ga sadar. € Seharusnya yang minta maaf itu aku. kelabu. lalu akhirnya ia menghela nafas.€Dan.€Maka dari itu. aku telah menyebabkan dia kecelakaan. Maaf. tiba-tiba timbul sebuah perasaan yang sangat hangat. Kak Victor. aku sangat suka dengan lagu tersebut.€Maafkan ak u. € Mengapa kamu masih ada disini ? € Aku tidak bisa pergi begitu saja !€Aku sadar. Oh Tuhan.. aku benar-benar minta maaf. Balonku tinggal empat.€Kakakku kecelakaan bukan karena kesalahanmu. kupegang erat-erat. hijau muda dan biru. ketika aku mendengar nyanyian tersebut. pemuda itu adalah segala-galanya. aku tidak bisa meninggalkannya !€Tolong. dulu ketika aku masih kecil. kejadian ini akibat kesalahanku.€Kakakmu pastilah orang yang s angat baik. apa yang telah kulakukan ?! Tiba-tiba tasku terjatuh.

mengenai temanmu itu ? € Helen.€Tetapi kemudian Helen menggeleng. € Aku memperhatikan Helen sejenak... Rauny ?€Namamu.€Dan namanya juga sama. tidak apa-apa kok..€Aku Helen. Helen terkejut. tak mungkin ia hidup kembali.. ini p asti hanya kebetulan. bisakah kamu menceritakan . € Kenapa tidak mungkin ? € Karena. itu tidak mungkin. senang berkenalan denganmu. Namaku Rauny. Rauny. € Ra. mustahil ! € € € Aku memandang Helen dengan pandangan bertanya. aku merasa kamu mirip dengan seseorang yang ku kenal.€Pasti hanya kebetulan saja. € Ya. Karena ia sudah meninggal !€Ya. . € Oh ya.E. maaf aku lupa memperkenalkan diri. sejak awal melihatmu. € Mendengar itu. lalu berkata.€Tetapi itu tidak mungkin. € Memangnya ada apa ? € Sebenarnya.€Kita sama-sama menunggu hingga kakakmu sadar ya ? € Gadis itu mengangguk sambil tersenyum. Rauny ?€Itu. dan nama kakakku adalah Kak V ictor. wajah Helen terlihat tegang sesaat.€Bola mata indahnya terbelalak. eh... € Aku menerima jabat tangan gadis itu.

aku mengalami amnesia. tunggu !€Sudah kubilang kalau aku sama sekali tidak ingat masa laluku. ayah Kak Victor terperangkap oleh api. kenapa ? € Lalu aku berjalan menuju jendela. € Sejujurnya. dan akhirnya mereka dianggap meninggal. jad i belum tentu aku adalah Rauny yang kau kenal.. Rauny yang kukenal ? € Ia langsung memelukku. dan aku mulai bisa mengert i makna hidup. € Eh tu.€Itu sebabnya aku takut dan kebingungan.€Kehidu pan kami setelah terjadinya kebakaran itu sangat sulit..€Kehidupan di panti memang menyenangkan.€Orang tuaku yang sekarang. lalu perlahan air matanya mulai mengalir di pipinya.. keceriaanku kembali. € Helen terpana memandangku.. Kak Victor hadi r dalam hidupku. karena orang tuaku mengalami kecelakaan. Rauny adalah teman dekatku di p anti. menolongku ket ika terjadi sebuah kebakaran hebat di bekas tempat tinggalku dulu.€Dala m kesedihan akibat kehilangan kedua orang tuaku secara mendadak.€Tetapi ketika sedang menyel amatkan Rauny yang tertinggal. kamu benar-benar. karena merasa tak mampu menggantikan ayahnya untuk m erawat kami. dan menganggap kami sebagai adik-adiknya sendiri. .€Akhirnya hanya aku-lah satu-satunya orang yang masih berada di sisi K ak Victor.Eh.€Karena terlalu shock. betapa inginnya aku bertemu lag . ia-pun mulai ber cerita. lalu mengangguk. € € € Sejak kecil aku yatim piatu. € Helen menghapus air matanya.€Berkat Kak Victor.€Kak Victor sangat sedih. dan akhirnya kami terpen car. Kamu tentunya tidak tahu.€Pada suatu malam saat kami sedang tidur.€Jadi tolong. i denganmu.€Ia adalah anak dari pemilik panti asuhan tempatku dan anak-anak l ainnya dirawat. ketika mendengar Kak Victor mengalami kecelakaan.€Kak Victo r dan ayahnya mati-matian berusaha menyelamatkan kami. tiba-tiba terjadi kebakaran. € Kebakaran ?€Kalau begitu.€Ia mengajarkan banyak hal kepada kami. aku tidak ingat masa laluku.€Usaha Kak Vi ctor untuk menolong mereka sia-sia. tetapi semua itu tidak berlangsung l ama.€Dan setelah duduk. lalu ia menengok ke arahku. ceritakanlah mengenai dia.

Kak Victor. € Lalu aku mengalihkan pandanganku ke arah Victor yang sedang terbaring. lalu Helen menengok ke arah Victor dan mengguncangkan tubuhnya. aku teringat akan kata-kata dokter.€Tetapi benarkah Kak Victor sudah sadar ? yang dikenal oleh mereka ? . lalu Helen menggeleng.. karena melihat bibir Victor bergerak. Entahlah. tenang dulu !€Kondisi kakakmu bisa tambah parah kalau kamu mengguncangkanny a seperti itu. jawablah kak ! € Mendengar Helen. € Maaf. .€ Apa penyebab kebakaran tersebut ? € Helen hanya mengangkat bahu. akibat api lilin. dia. agar jangan mudah terbawa emosi. apakah benar kakak sudah sadar ?€Tolong. kamu benar.€Menurut polisi.. € Helen. tetapi me reka juga tidak yakin. € Helen tertegun sejenak. € He. Padahal Kak Victor selalu memperingatiku .. € Tiba-tiba aku terkejut. Helen ! € Ada apa ? € Kakakmu. € Apa aku benar-benar Rauny € Kalau benar. sepertinya dia mulai sadar ! € Eh benarkah ? . berarti sebenarnya aku adalah anak yatim piatu..

bilang apa. . memperhatikan Helen.. kumoh on sadarlah !€Tolong katakan padaku. € € € Tenanglah. € Bola mata Helen terbelalak akibat terkejut. ada kemungkinan kakakmu. kalau kakak tidak mungkin lumpuh !€KAK VICTOR ! ! € Lalu tubuh Helen-pun roboh.. lalu gadis itu menggelengkan kepalanya keras-keras. i segera pulih.€Tadi sepertinya bibirnya bergerak. Kak Victor.lumpuh seumur hidup.€Tak lama pasti akan sadar lagi. seperti ingin mengucapkan sesuatu. seumur hidup ? . € Kalau begitu. € Aku terdiam. akan lumpuh...€Akhirnya aku bertanya.€Memangnya kenapa ? € Menurut dokter. aku merasa berat untuk melanjutkan kal imatku. Ia jatuh pingsan. aku tak percaya ! € Helen bangkit berdiri dan kembali mengguncangkan tubuh Victor. apakah kamu sudah berbicara dengan dokter ? € Belum.. Helen memandangku dengan bingung.€ Entahlah. € Helen tersenyum sambil menghenyakkan tubuhnya ke kursi. ia cuma pingsan karena shock. Helen. hanya menunduk. Rauny ? € Aku tidak dapat menjawab. kakak past . € Kak Victor. Kamu. seakan salah dengar. . Apa ?€Apa katamu ? . Tidak mungkin. . € A.

Aku menghela nafas lega. lalu dokter menggaruk-gar uk bagian belakang kepalanya. € Begitu ? .€Ia masih belum sadar k ok.. € Baiklah..€K alau nanti pemuda itu sadar.€Akhirny a aku hanya bisa mengangguk. kalian kuti nggal ? € Tidak apa-apa kok.€Saat ini kami berada di rua ng dokter. tiba-tiba saja aku merasa sangat mengantuk.€Tetapi maaf. lalu duduk di samping Helen. € Tetapi setidaknya. tetapi ternyata hanya perasaanku saja. maksudmu pemuda yang telah menolongmu itu ? . aku sadar bahwa apa yang dikatakan oleh dokter memang benar. € .€Di ruang itu. aku menunduk dengan kecewa. dokter tersebut keluar ruangan. dan Helen dibaringkan di sebuah bangku panjang. sebaiknya Anda pulang. kami akan segera memberi kabar pada Anda. Padahal kuharap yang kulihat benar-benar nya ta. orang yang mengalami koma tidak dapat diketahui kapan kesada rannya akan pulih. aku masih harus bertugas lagi. Nona Rauny.€Dan tidak mungkin Anda terus menerus menunggunya khan ?€Itu-pun j ika kesadarannya pulih. ijinkan aku berada disini sampai Helen sadar.€Entah mengapa. € Dokter memperhatikanku sejenak.. dokter. hanya tinggal aku bers ama dengan Helen.. € Oh ya dokter. € Walau kesal.€Tidak apa-apa khan. € Anda tentunya tahu. tetapi. € Te.. Mungkin tadi kamu salah lihat. lalu berkata.€Perlaha n mataku mulai terpejam.€Terima kasih. € Setelah itu. lalu bagaimana keadaan Kak Victor ? € Victor ?€Oh.

aku juga tidak sadar apa yang barusan kulakukan.. Eh ?€Apa maksudmu ? Rauny ! . melihatmu sudah hampir melompat keluar jendela ! € Aku berusaha menenangkan hatiku dan mengatur nafasku. aku sangat terkejut. € Rauny.€Mengapa ?! € Aku tidak mengenalmu. € Maaf Helen. € Aku juga tidak mengerti apa yang terjadi. tadi aku kaget sekali ketika sadar.€Kecelakaan tadi pagi juga kejadiannya mirip dengan yang barusan.€Sekujur tubuhku terasa lemas. tetapi sebenarnya.€Se perti ada seseorang. sementara Helen menahan tubuhku dari be lakang. ada sesuatu yang an eh dalam diriku. € Kamu ini kenapa. yang terus menerus berbicara di dalam pikiranku. € Ketika melihat sekelilingku. € Aku duduk di bangku tempat Helen tadi berbaring.Rani. mengapa kamu mencelakakanku ? € Siapa ?€Siapa yang bicara itu ? € Padahal aku selalu menyayangimu.€Siapakah kamu ? € Tiba-tiba tubuhku terguncang dengan keras. dan berpegang an pada sebuah meja yang terletak di dekat jendela.€Saat ini aku berada di ambang j endela ruang dokter dan hendak melompat. tetapi yang pasti. € Helen tertegun. apa kamu mau bunuh diri ?! € Mendengar kata-kata Helen. Rauny ?€Kamu tahu. perlahan-lahan aku turun dari jendela.

€Kembalilah tidur.. € € € Balonku ada lima. € Aku-pun tersenyum.. seperti kata dokter.hey.€Mungkin juga aku terlalu lelah. kelabu. hijau muda dan biru. entah mengapa perasaanku menjadi sangat ten ang. € Eh. kurasa lebih baik aku pulang ke rumah. . kuning. Kak Victor tentunya tidak ingin aku terus menerus di samp ingnya.€ Helen memandangku dengan takut. € Mendengar kata-kata orang tersebut.. aku tetap yakin Kak Victor bisa pulih !€Kak Victor sangat kuat. € Merah. aku tidak akan me ninggalkanmu sendirian.€Ia berkata dengan lembut. aku juga merasa demikian.€Aku-pun kembali memejamkan mata. Helen. ini adalah kenyataan. € Sayangnya. € Helen mengangguk. tida k mungkin lumpuh hanya akibat kecelakaan seperti ini ! € Ya. Tenang saja. kita pulang sama-sama ya ? .. He. € Perlahan aku membuka mataku.. sementara orang itu melanjutkan lagi lagunya . lalu aku menarik nafas panjang.€Selain itu. bukankah kamu hendak mendampingi kakakmu ? € Setelah kupikir-pikir. rupa-rupa warnanya. terlihat bayangan seseorang yang sedang memangku kepalaku..€Dan maaf. besok aku juga harus pergi ke sekolah. terima ka sih kamu telah menolongku. kamu bercanda khan ?€Aku paling tidak suk a dengan hal-hal aneh seperti itu.€Di dalam kegelapan. Kalau begitu. € Tetapi Rauny.

€Anak itu adalah diriku. Rani ?€Dulu aku juga mengalami hal yang sama. sementara suara itu kembali terdengar. cuma tetap aja rasanya aneh. Rauny. aku meminggirka n sepedaku. Apa kamu kepanasan. Seakan tu buhku terbakar.€Aku berusaha melihat wajahnya. karena aku semakin lelap.€Dan di sekel ilingku tiba-tiba muncullah api. Memang iya. kenapa kamu melakukan hal itu padaku ?! € Perlahan. tetapi tidak ada suara yang keluar. aku-pun terbangun. lalu aku mengambil tas sambil berkata. perlahan nyanyian itu tidak terdengar lagi. terlihat sesosok tubuh berdiri di antara api yang menyala.. € Tumben sekali. . pagi ini kamu tidak telat bangun. iya.€Ada apa nih ? € Dengan menggerutu aku berkata. € Ketika sampai di persimpangan tempat terjadinya kecelakaan itu. Ma ! . . dan sangat terkejut ketika berhas il melihatnya.. dan b enar-benar menyakitkan !€Kenapa Rani. ibu terkejut melihatku sudah bangun.€ Meletus balon hijau DHUAR !€Hatiku sangat.€Aku ingin menjerit. € € € Ketika hari sudah pagi.€Rasanya panas sekali.€Tapi baguslah kala u kamu udah bisa bangun pagi. ketika masih kecil !€Dan. Bukannya mama sendiri yang minta supaya aku nggak telat bangun lagi ?€Kok sekarang ngomongnya gitu sich ? € Ibuku hanya tersenyum. Seperti se orang anak kecil. € Gimana keadaan Kak Victor ya ?€Apa sudah sadar ? € Aku pergi dulu. € Siapa orang itu ?€Mengapa aku merasa sangat rindu pada nyanyian itu ? € Tiba-tiba aku merasakan panas yang teramat sangat dari dalam tubuhku. € Iya.

kalau ia sadar nanti. Siapa dia sebenarnya ? Begitulah. Tiba-tiba aku te ringat akan sesuatu secara samar. hey Rauny.. € Tiba-tiba aku merasa suatu perasaan aneh. . terli hat seorang gadis sedang memperhatikanku. Mendengar kata-kata Mira. € Tiba-tiba bel sekolah berdering. apakah aku Rauny yang dikenal oleh mereka atau tidak... € Aku tidak tahu. Wajah kirinya terbakar. aku hanya terdiam. lebih baik jika a ku tetap tidak ingat apapun mengenai masa laluku. dan selalu memanggilku.€Tetapi ia bukan aku. berwajah sama denganku. € € € Ketika pulang sekolah. apa kamu baik-baik saja ?€Kok kamu tiba-tiba bengong ? A. .. mungkin juga dulu aku punya kembaran.€Ketika melihat ke seberang jalan. Oh ya ?€Baguslah kalau kamu mulai bisa mengingat masa lalumu.€Aku ingin mengucapkan terima kasih. Mira ? . tetapi ia menghilang dengan cepat di ant ara orang-orang yang lalu lalang. Mira ? Aku baru saja selesai menceritakan kejadian pagi tadi kepada Mira. Apa kamu punya kembaran ? Eh. Mengenai seorang gadis kecil yang selalu bersa maku. w ajah gadis itu sama denganku !€Ketika sadar bahwa aku melihatnya.. Rauny.€Kamu khan tahu.. Gadis itu. sementa ra mobil van itu melaju dengan kecepatan tinggi ke arahku. Yah. aku selalu merasa.€Mira memandang ku sambil bertanya. aku teringat kembali ketika tubuhku tidak dapat bergerak.€Aku berusaha mengejarnya.. ia segera memali ngkan muka dan pergi.€Tetapi aku sempat melihat bahwa sisi kiri wajahnya ada bekas luka terbakar. kembaran ?€Entahlah.Untuk sesaat. aku berencana untuk kembali mengunjungi Rumah Sakit Umum Pusat. tetapi aku t etap berhutang nyawa kepada Kak Victor.. € Mungkin memang bagus.€Tetapi. kalau aku amnesia. lalu aku tersenyum.€Tetapi entah mengapa. ah.€Tadi tiba-tiba saja aku sedikit teringat sesuatu. Rani.€Bagaimana pendapatmu. Yang benar-benar membuatku terkejut.

Helen ? . Ternyata Mira berlari menyusulku. € Helen juga terkejut. € Apa mereka sudah saling kenal ? Terima kasih. tanya Mira. ternyata Helen sudah ada disana.€Ketika kami masuk ke kamar tempat Victor dirawat . karena wajah Mira tampak terkejut melihat Helen. Mira ?€Benarkah ini kamu ? € Aku hanya terdiam karena bingung. aku ingin bilang pada adiknya.€ Rauny. kalau kamu seben arnya tidak bersalah ! € Aku tersenyum. cepat sekali kamu datang. € Keebtulan kali ini ada temanku yang ikut. € Oh. Mira.€Aku senang sekali kamu mau menemaniku. € Dan kami-pun bersama-sama pergi. € Kamu.€Kenapa ? € Boleh khan aku menemanimu ?€Kemarin kita hanya menunggu di luar.. .€Perkenalkan. tunggu ! € Aku menengok.€Juga.. jadi aku tidak se mpat melihat penolongmu itu. € Apa kamu ingin menjenguk laki-laki itu lagi ? € Iya. rupanya kamu Rauny. € Helen. . kata-kataku terputus .. ini.

€ Helen. kupikir Rauny sudah meninggal di tengah kobaran api.. kamu mengalami amnesia.. € Tiba-tiba Mira menyadari sesuatu. u. tak kusangka kita bertemu lagi dalam keadaan seperti ini. tunggu !€Kalau begitu. € Wajah Mira langsung berubah pucat. . benar-benar tak mengerti maksudm Iya.. tetapi untung dia A. Eh.€Lalu ia menarik nafas. benar-benar keajaiban !€Tak kusangka.aku. aan itu.€Ia segera melihat ke arah Victor yang sedang t erbaring di ranjang.. lalu ia menengok ke arah Mir a. akhirnya memutuskan untuk membuk a mulut.. apakah Mira juga sebenarnya. € Ya ampun. € Oh ya aku lupa. € Kak Victor. Tu. apa maksudmu ? € Rauny mengalami amnesia akibat kebakaran waktu itu. Tetapi Mira.€Memang benar. anak dari panti asuhan milik ayah Kak Victo r ? € Untuk sesaat.. Mira !€Itu lho. € Wajah Mira semakin tampak kebingungan. Helen. yang mengalami kecelakaan itu Kak Victor.€ Ini.. € Helen mengangguk dengan sedih. akibat kecelakaan ini. kita bisa berku mpul lagi. kamu seharusnya membantu Rauny untuk mengingat kembali masa lalun ya dong ! € Mira memandang Helen dengan bingung. kebakaran yang menghancurkan panti asuhan kita !€Padahal w aktu itu. € Aku yang dari tadi hanya memperhatikan mereka. berarti yang kecelak . Helen memandangku dengan bingung.

Rauny. giliran Helen yang bingung.€Sekarang lebih baik kita memanggil dokter. Helen segera mendekat ke arah Victor. lalu ia berpaling padaku.€Siapa dia sebenarnya ? € Tiba-tiba mata Victor terbuka. € Tu.€Maka aku-pun mendekatkan telingaku ke bibirnya... € Rani. Nanti saja kita lanjutkan percakap an ini. tolong jaga kakak ya ? € Aku mengangguk. .....€Tetapi sebelum ada yan g kembali membuka mulut. € Bukankah yang waktu itu meninggal di tengah kobaran api adalah Rani ? € DEG !€Aku sangat terkejut ketika nama itu disebut oleh Mira. tiba-tiba terdengar sebuah suara dari arah ranjang. € Eh ?€Salah apanya ?! . € Ka. orang yang telah kakak tolong. lagi-lagi aku mendengar nama itu. € Lalu ia menengok ke arah Mira sambil berkata.€Seper tinya Victor sudah mulai sadar ! € Kak Victor ! .masih selamat. € Aku Rauny.€Bibirnya bergerak-gerak seakan hendak mengatakan sesuatu. Helen ? € Mendengar kata-kata Mira. dan mereka-pun berlari keluar kamar. € € € Aku memandang ke arah Victor dengan setengah termenung. dan ia melihat ke arahku.mu. di tengah kobaran api ?€Apa kamu tidak salah. tunggu !€Rauny.

€Ketika berh enti. Ra. Seakan marah bercamp ur rasa sedih menjadi satu dalam tatapannya itu.. lalu mencoba mendekatkan telingaku ke bibirnya lagi. suaraku berubah menjadi jeritan ketika menanyak an itu.€Dan ketika melihat ke arah ranj ang.. tetapi mengapa aku merasa mengetahui tempa t ini ? . aku terus saja berlari. € Rani.. € Aneh !€Aku belum pernah datang ke sini.€Aku memperhatikan Victor selama bebe rapa saat. € Kamu. aku kembali teri ngat kata-kata Mira. aku menabrak s eseorang.ni. siapa kamu sebenarnya ?! . yang kulihat di jalan pagi tadi !€Dengan sisi kiri wajahn ya bekas terbakar. ternyata aku sudah berada di sebuah bekas gudang yang terbakar.€Tepat ketika aku membuka pintu. Aku terkejut ketika mendengar nama itu lagi. lalu beralih ke Mira. € Hey Rauny. melainkan gadis yang berwajah sama denganku.€Untuk sesaat. gadis itu menatapku dengan sangat tajam. Bukankah yang waktu itu meninggal di tengah kobaran api adal ah Rani ? € Aku menggelengkan kepala keras-keras. Seakan ada sesuatu yang memaks a kakiku untuk terus berlari.Victor menggeleng dengan lemah. yang kulihat sedang terbaring di sana bukanlah Victor. walau aku tidak tahu pergi ke arah mana. mengapa kamu berusaha melupakan keberadaanku ?! € Kali ini aku terpekik dan melompat mundur. yang terle tak di sebuah tanah kosong yang luas. € Siapa. yang rupanya Helen yang baru kembali dari memanggil dokter.. € € € Keluar dari rumah sakit. lalu berlari meninggalkan mereka. € Akhirnya aku berlari keluar kamar.. mel ainkan suara yang selalu kudengar dalam pikiranku. ada apa ? € Aku memandang Helen sekilas. Suara itu bukanlah suara Victor.

. Itu adalah foto diriku ketika masih kecil. sambil berusaha mencari sesu atu yang mungkin masih tersisa dari kebakaran. d engan sayap sebelah. ingatan akan masa laluku mulai kembali.€Aku-pun mendekat. lalu memegang kepalaku. setelah melihatnya ? € Dengan tangan gemetar.€ Selain itu. main sama-sama yuk ? € Tenang saja. € Apa lebih baik aku pergi saja ?€Tempat ini. € Rani. kepalaku terasa mau pecah. Ukiran seorang malaikat yang memegang tongkat. € Aku takkan membiarkan kamu sendirian.€Liontin itu terbuka. Rani. terdapat sebuah foto yang sangat kuno.€Aku jatuh terduduk. aku akan selalu bersamamu. dan pada bagian dalamnya . dan ternyata kilauan tersebut a kibat pantulan cahaya dari sebuah liontin yang tergeletak di tanah.€Semakin jauh aku melangkah. semakin keras getaran pada diriku. aku baru menyadari ternyata ada sebuah ukiran yang sangat indah yang menghias permukaan liontin itu. sedikit demi s edikit. € Liontin apakah itu ?€Mengapa kepalaku tiba-tiba terasa sakit. benar-benar menakutkan ! € Baru saja aku berbalik hendak pergi.€Setelah berhas il.. tiba-tiba saja kepalaku terasa sakit luar biasa. mengapa aku merasa sangat takut ? € Perlahan aku berjalan di antara reruntuhan gudang.€Ketika melihat foto itu. dan berusaha untuk menahan rasa sakit itu. aku mengambil liontin tersebut.€Ketika melihat liontin itu.€Perlahan tapi pasti. aku kembali memandang liontin tersebut. dan aku menekannya. bersama dengan seorang gadis kec il lain yang berwajah sama persis dengan diriku ! € € € Seketika itu pula.€Kemudian aku menyadari ada sebuah tuas kecil pada bagian ping gir liontin itu.€Setelah memperhatikannya d ari dekat. ketika tiba-tiba sebuah kilauan di antara puing-puing menarik perhatianku. karena kamu adik kembar yang paling kusaya . aku sangat terke jut..

ngi.€Aku benar-benar ketakutan. akhirnya tumbuh rasa iri yan g tak dapat kutahan.. € Dengan terhuyung-huyung. dan lilin yang dipegang oleh Rauny terjatuh !€Api mulai berkobar.. € Walau aku dan Rauny saudara kembar. bahw a aku adalah Rani yang asli. Rani. tetapi sifat kami sangat berbeda.€Ingatanku akan apa yang terjadi di bekas gudang yang terbakar ini sudah kembali. dan Rauny terjebak di tengah api. tetapi begitu aku keluar dari gudang.€Kami-pun berkelahi d i dalam gudang... Rauny ? € Tidak mungkin !€Tetapi.€Aku mencoba untuk menolongnya. tetapi tidak bisa .€Lincah. gudang tersebut meledak. lalu kami-pun bersama-sama masuk. aku menemukan sebu ah gudang yang tidak terpakai. Rani terjebak di dalam gudang. Akhirnya kamu kembali ingat padaku. . aku minta Rauny untuk masuk . adik kembar.€Dengan mengatakan ada suara-suara aneh dari dalam gudang.€Ya. ketika sedang main sendirian seperti biasa.€Aku selalu berpikir. mengapa hanya Rauny yang disukai. andai aku bisa seperti Rauny. € Akhirnya aku hanya terduduk lemas di antara reruntuhan gudang tersebut. € Adik. Tiba-tiba terdengar suara. aku menemaninya.€Tetapi Rauny minta agar aku menemaninya.. Rauny tahu akan rencanaku.€Aku hanya bisa terduduk lemas. sementara aku takut mencari tahu. kembar ?€Aku.€Dan aku tak pernah berani mengaku.€Rauny yang lincah dan selalu penuh semangat. aku hanya bis a menjawab. bagai lan git dengan bumi.€Aku menjadi bertanya-tanya. dan disukai oleh teman-teman.€Lalu aku berusaha mencari bantuan. dan aku... maafkan aku. cer ia.€Dengan terp aksa. Ketika aku hendak melarikan diri. Rani. Kalau saja waktu itu aku tidak ikut masuk bersamanya. karena katanya ia juga takut.€Dan tanpa kusadari. aku berusaha mencari pegangan agar tubuhku tidak terja tuh. bagaimana jika aku mengurung Rauny dala m gudang ini.. sementara aku menjadi Rauny selama sehari saja.. padahal kami anak kembar ?! € Pada suatu hari.. yang terletak tak jauh dari tempat tinggal kami. aku ingin sekali bisa bermain bersama teman yang lain. Rauny.€Sa at itu timbul sebuah idea dalam benakku. sedangkan aku sangat pemalu dan tertutup. sehingga ketika Kak Victor bertanya. dan aku hanya bisa menutup wajahku. walau harus menjadi orang lain ! € Dan aku-pun mengajak Rauny ke gudang ini. sampai Kak Victor dan ayahnya dat ang.

dan lilin terjatuh sehingga panti terbakar. tidak. Kita bertengkar.. Rauny !€Jadi kamu. tubuh Rauny hancur. aku mendatangimu di panti asuhan untuk menanyakan mengapa ka mu melakukan hal itu padaku. tanpa kusadari. lalu segalan ya menjadi gelap. ada seorang suster yang sedang memberikan sebuah balon berwarna hijau kepada seorang anak kecil yang sedang duduk di bangku taman..€Dan Rauny juga terjatuh ke atas tubuhku. dulu ketika kami masih kecil.€Itu seba bnya pada hari itu. € Kak Victor.€Aku. sedang memandang ke arahku. tak jauh da ri mereka. terlihat Helen sedang mendorong kur si roda dimana Victor sedang duduk.€Akhirnya kejadian itu kembali terulang. jangan mendekat ! € Aku terus berjalan mundur. dengan sisi kiri wajah nya bekas terbakar.€Sebuah tiupan angin meny ebabkan Helen memalingkan wajahnya. da n kamu tidak mengenalku. Gadis berwajah sama denganku. kakak sering me nyanyikan lagu Balonku sebagai lagu pengantar tidur kami ? € Victor juga melihat ke arah anak laki-laki yang sedang memegang balon tersebut.. ..€Kic au burung membuat suasana taman itu terasa sangat nyaman. sementara Mira berjalan di samping mereka. ka mu belum ingat seluruhnya. sementara Rauny tetap mendekatiku. kenapa kamu bisa ada dihadapanku ?! € Rauny tidak menjawab..€Pada saat itulah terlihat olehnya. € € € Beberapa hari kemudian € Di taman rumah sakit tempat Victor dirawat.Aku terkejut dan menengok. meninggal dalam kebakaran yang kedua itu. Helen-p un tersenyum.. masih hidup ?€Kamu selamat dari kebakaran itu ?€Kenapa kamu tidak pernah muncul lagi dihadapan kami ? Rauny memandangku dalam-dalam selama beberapa saat. sekujur tubuhku gemeta r. dan tinggal tulang belulang saja !€Aku menjerit. tetapi ia berjalan mendekat ke arahku. apa kakak masih ingat. € Kamu. Sepertinya...€Tetapi kamu malah berkata kalau kamu adalah Rauny.€Aku memang selamat dari kebakaran di gudang ini.€Akhirnya kakiku ter sandung dan aku terjatuh. . lalu berkata.€Melihat itu. € Ti.€Pada saat itulah..€L . benar-benar sudah meninggal ?€Lalu.

€Rauny yang lincah.€Sementara Victor melanjutkan. Mira berusaha mengingat. Helen dan Mira saling berpandangan. sepertinya begitu. ungu. € Ya begitulah. aku masih ingat.€Lalu Mira yang sabar dan penuh pen gertian. sama seperti balon berwarna merah yang dinamis. € Dengan cepat Helen protes. Victor terdiam. Rani dilambangkan dengan warna hijau ? € Victor mengangguk. Yang terakhir salah !€Itu kelabu. biru. aktif dan suka berolahraga. balon berwarna hijau-lah yang meletus.. Maksud kakak ? .€Da n kalian pasti ingat. € Benar. € Eh ? .€Mungkin kalian tidak tahu. tetapi lagu itu mempunyai arti pen ting bagiku. iya. hijau.€Helen.. € Mira langsung bertanya... seperti balon berwarna biru. ceria dan penuh kehangatan. € I.€Lalu terakhir. seperti balon berwarna kuning. kamu yang selalu penuh semangat. kuning. € Mendengar itu. baik Helen maupun Mira sama-sama terkejut.€Rani yang penyendiri dan juga pencemburu. € Kalau tidak salah. seperti balon berwarna abu-abu yang sulit ditebak . warnanya antara lain merah. untuk sesaat. € Ya. balon itu berwarna apa saja ? € Sambil menaruh jarinya di bibir. Berarti.alu ia menghela nafas panjang.. . dilambangkan dengan balon hijau. € Lukas yang aneh dan misterius. € Apa kalian masih ingat.

semuanya sudah terlambat..€Kepalaku terasa pusing.€Dan aku semakin yakin. bukan !€Aku adalah Rauny ! Ti.€Karena curiga.. Aku Rauny !€Siapa ituRani ? ! Entah mengapa. lalu aku menggeleng keras-keras.. ia mengaku sebagai Rauny.€ Dalam ledakan di gudang yang terletak tak jauh dari tempat kita tinggal. Mira tidak dapat melanjutkan kata-katanya. karena lir ik dalam lagu tersebut selalu mengingatkanku akan Rani yang telah meninggal. . bahwa aku salah. € Mira melangkah mundur sambil menutup mulutnya. .€Mungkin kalian sudah lupa. dan ni kita kenal. tidak mungkin Rauny yang selalu ceria tiba-tiba menjadi pem urung seperti itu. aku merasa sangat lelah. Rauny temanku itu. di sebuah ruangan kecil yang tertutup rapat.. Ketika hendak memanggil Rauny pada suatu hari. .. aku sedang duduk di pojok ruangan. Lalu aku berkata lagi. jadi.€Itu ad alah kebiasaan Rani.€Berarti aku Rani khan ? Untuk kedua kalinya aku menggeleng. setelah melihat sebuah liontin yang biasa dipakai Rauny. dan hanya suara angin yang terdengar. a ku melihat Rauny sedang duduk menyendiri di kamarnya. dan suara-suara asing terdengar bergantian dalam pikiranku. € Mungkin Rani merasa bersalah. Ja. Rani te rperangkap di dalamnya. berada di antara reruntuhan. aku salah telah membiarkan Rani menja di Rauny . Bukan. aku selalu menyanyikan lagu Balonku dengan perasaan sedih. € Victor terdiam sesaat. Mungkin.. dan karena takut. Victor menarik nafas dalam-dalam. € Eh ? . melihat keluar jendela. sebenarnya adalah Rani. dan berkata. Rani.€Sekarang. Aku. karena kalian masih kecil. tidak mungkin ! Rauny yang selama i Tetapi Rauny sudah mati. Sementara itu.€Itulah sebabnya.€Aku meng etahuinya secara tidak sengaja.. Baik Helen maupun Mira kembali terkejut. maka aku kembali memeriksa tempat terjadinya led akan itu. € Yang meninggal dalam ledakan itu. € Tetapi akhirnya aku sadar. sebenarnya adalah Rauny.