You are on page 1of 6

A. KAJIAN PUSTAKA Kapasitor dan resistor sering kali ditemukan serempak pada rangkaian.

Contoh yang sederhana ditunjukkan oleh gambar rangkain RC diatas. Sekarang kita analisa rangkaian RC ini. Ketika saklar S ditutup, arus segera mulai mengalir melalui rangkaian. Electron – electron akan mengalir ke luar dari terminal negative baterai, melalui resistor R, dan terkumpul di pelat teratas kapasitor. Dan electron akan mengalir ke terminal positif baterai, meninggalkan muatan positif di pelat yang lain dari kapasitor tersebut. Sementara muatan terkumpul pada kapasitor, beda potensial antar pelatnya bertambah, dan arus diperkecil hingga akhirnya tegangan pada kapasitor sama dengan ggl baterai, ε . Akibatnya, tidak ada beda potensial pada resistor dan tidak ada aliran arus lebih lanjut. Beda potensial pada kapasitor yang sebanding dengan muatan pada kapasitor

dengan demikian bertambah terhadap waktu seperti grafik di bawah ini.

Tegangan antara pelat kapasitor ε = 0,63

t= RC

2RC Waktu

Hal ini masuk akal karena hambatan yang lebih kecil akan lebih tidak menghambat aliran arus. sehingga kapasitor tidak akan pernah bisa termuati dengan langsung jika dihubungkan dengan baterai. Persamaan-persamaan yang menyusun metode Runge-Kutta Orde-4 adalah . Metode Runge Kutta Pada saat membahas metode Euler untuk penyelesaian persamaan diferensial. Bentuk ini dinyatakan dengan rumus : dimana V adalah tegangan kapasitor sebagai fungsi waktu t. Dikaitkan dengan hal tersebut. Jika hambatan jauh lebih kecil. Semua rangkaian mengandung hambatan(bahkan jika hanya pada kawat penghubung). Hasil kali hambatan R dengan kapasitansi C yang muncul pada eksponen disebut konstanta waktu τ dari rangkaian : τ = RC. konstanta waktu jauh lebih kecil dan kapasitor hampir langsung termuati. kita telah sampai pada kesimpulan bahwa truncation error metode Euler terus membesar seiring dengan bertambahnya iterasi (ti). metode Runge-KuttaOrde-4 menawarkan penyelesaian persamaan diferensial dengan pertumbuhan truncation error yang jauh lebih kecil. Secara khusus dapat ditunjukkan bahwa hasil kali RC memberikan waktu yang dibutuhkan kapasitor untuk mencapai 63 persen dari tegangan penuh. Konstanta waktu merupakan pengukuran seberapa cepat kapasitor termuati.Bentuk sebenarnya dari kurva ini adalah eksponensial.

(6) dimana fungsi f(t.00 ×105 Ω .w) adalah fungsi turunan. Padahal persamaan-persamaan turunan pada contoh sebelumnya mengandung variabel t. PEMBAHASAN Pengisian muatan pada kapasitor Sebuah kapasitor yang tidak bermuatan dihubungkan secara seri dengan sebuah resistor dan Battery gambar rangkaian di atas. B.(3) …(4) …. C = 5. muatan belum ada (q=0). sekarang : sehingga persamaan (*) dimodifikasi menjadi . … (*) Solusi exact persamaan (*) adalah … (**) (terlampir) Bisa dilihat semua suku di ruas kanan persamaan (*) tidak mengandung variabel t. Diketahui ε = 12 volt. Saat saklar dihubungkan (t=0).…(1) ….(5) ….(2) ….00 μF dan R = 8.

maka a = 0. 0. 1 dan kita bisa mulai menghitung k1 dengan menggunakan q0 = 0. dan pada saat itu (secara fisis) diketahui q0 = 0. 1 maka t1 = 0. Lalu jika ditetapkan h = 0. 0 walaupun t1 tidak dilibatkan dalam perhitungan ini lalu menghitung k2 dilanjutkan dengan k3 kemudian k4 .Jika t0 = 0.

.akhirnya diperoleh q1 Selanjutnya q2 dihitung.. . % solusinya: k1=h*(m1-q0*m2).PENENTUAN PENGISIAN MUATAN PADA KAPASITOR..... % muatan mula-mula t0=0... k2=h*(m1-(q0+k1/2)*m2)..... % interval waktu N=(b-a)/h. q5 dan seterusnya dapat dihitung. % batas akhir interval a=0. 2.. k4=h*(m1-(q0+k3)*m2)... k3=h*(m1-(q0+k2/2)*m2)....') disp('. % nilai step-size q0=0. % hambatan (ohm) C=5e-6... end E=12.MATLAB.. Dengan cara yang sama untuk q3.. Berikut ini adalah script dalam matlab yang dipakai untuk menghitung q yang ditulis pada jendela editor.. m2=1/(R*C)... namun sekali lagi. % waktu awal % DIFERENSIAL NUMERIK % perubahan t sesuai step-size h adalah: for i=1:N t(i)=a+(i*h)..... Dimulai menghitung k1 sampai k4 yang akhirnya diperoleh q2...... % batas awal interval h=0. q4... Tentu saja pada saat t2.. clear all clc format long disp('.. t2 tidak terlibat dalam perhitungan ini. dimana t2 = 0.') b=1. % tegangan (volt) R=800000.. % kapasitansi (farad) m1=E/R..1..0..0..

k1=h*(m1-q(s)*m2) k2=h*(m1-(q(s)+k1/2)*m2) k3=h*(m1-(q(s)+k2/2)*m2) k4=h*(m1-(q(s)+k3)*m2) q(i)=q(s)+1/6*(k1+2*k2+2*k3+k4).q(1)=q0+1/6*(k1+2*k2+2*k3+k4). for i=2:N s=(i-1). end KELUAR =[t' q'] .