RESUME

GEOLOGI MINYAK

Penyusun : Valentinus Ritto 09.11.108.700602.000604

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI PERTAMBANGAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KUTAI KARTANEGARA TENGGARONG 2012

Geologi Minyak

1

Geologi Minyak

Terbentuknya Minyak Bumi Ada tiga faktor utama dalam pembentukan minyak dan/atau gas bumi, yaitu : y Pertama, ada ³bebatuan asal´ (source rock) yang secara geologis memungkinkan terjadinya pembentukan minyak dan gas bumi.

Gambar 1 Skala waktu geologi (gambar dari slb.com)

Geologi Minyak

2

y

Kedua, adanya perpindahan (migrasi) hidrokarbon dari bebatuan asal menuju ke ³bebatuan reservoir´ (reservoir rock), umumnya sandstone atau limestone yang berpori-pori (porous) dan ukurannya cukup untuk menampung hidrokarbon tersebut.

y

Ketiga, adanya jebakan (entrapment) geologis. Struktur geologis kulit bumi yang tidak teratur bentuknya, akibat pergerakan dari bumi sendiri (misalnya gempa bumi dan erupsi gunung api) dan erosi oleh air dan angin secara terus menerus, dapat menciptakan suatu ³ruangan´ bawah tanah yang menjadi jebakan hidrokarbon. Kalau jebakan ini dilingkupi oleh lapisan yang impermeable, maka hidrokarbon tadi akan diam di tempat dan tidak bisa bergerak kemana-mana lagi. Temperatur bawah tanah, yang semakin dalam semakin tinggi, merupakan faktor penting lainnya dalam pembentukan hidrokarbon. Hidrokarbon jarang terbentuk pada temperatur kurang dari 65o C dan umumnya terurai pada suhu di atas 260o C. Hidrokarbon kebanyakan ditemukan pada suhu moderat, dari 107 ke 177o C.

Komponen-Komponen Pembentuk Minyak Bumi Minyak bumi merupakan campuran rumit dari ratusan rantai hidrokarbon, yang umumnya tersusun atas 85% karbon (C) dan 15% hidrogen (H). Selain itu, juga terdapat bahan organik dalam jumlah kecil dan mengandung oksigen (O), sulfur (S) atau nitrogen (N). perbedaan dari jenis-jenis minyak bumi ada 4 macam yang digolongkan menurut umur dan letak kedalamannya, yaitu young-shallow, old-shallow, young-deep dan old-deep. 1. Minyak bumi young-shallow biasanya bersifat masam (sour), mengandung banyak bahan aromatik, sangat kental dan kandungan sulfurnya tinggi.

Geologi Minyak

3

Minyak semacam inilah yang paling diinginkan karena dapat menghasilkan bensin (gasoline) yang paling banyak. dan rantai paraffin yang lebih pendek. Lalu selama jutaan tahun berikutnya. lalu pelan-pelan mengubahnya menjadi minyak bumi dan gas alam. tumbuhan dan hewan.2. Tekanan dan temperatur yang semakin tinggi dari lapisan bebatuan di atasnya kemudian mendistilasi sisa-sisa bahan organik. membentuk lapisan yang kaya zat organik yang akhirnya akan menjadi batuan endapan (sedimentary rock). Cadangan lainnya bahkan diperkirakan lebih tua lagi. Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Membentuk Minyak Bumi Sekitar 30-juta tahun di pertengahan jaman Cretaceous. Dari sebuah fosil yang diketemukan bersamaan dengan minyak bumi dari jaman Cambrian. lautan di bumi ada yang menyusut atau berpindah tempat. Minyak old-shallow biasanya kurang kental. Begitu organisme laut ini mati. Deposit yang membentuk batuan endapan umumnya tidak cukup mengandung oksigen untuk mendekomposisi material organik tadi secara komplit. sehingga olddeep adalah minyak mentah yang dikatakan paling ³sweet´. Bebatuan yang mengandung minyak bumi tertua diketahui berumur lebih dari 600- Geologi Minyak 4 . Sulfur yang terkandung dapat teruraikan menjadi H S yang dapat lepas. lebih dari 50% dari cadangan minyak dunia yang sudah diketahui terbentuk. badannya terkubur di dasar lautan lalu tertimbun pasir dan lumpur. molekul demi molekul. titik didih yang lebih rendah. Proses ini berulang terus. Old-deep membutuhkan waktu yang paling lama untuk pemrosesan. Para geologis umumnya sependapat bahwa minyak bumi terbentuk selama jutaan tahun dari organisme. diperkirakan umurnya sekitar 544 sampai 505-juta tahun yang lalu. pada akhir jaman dinosaurus. 3. menjadi material yang kaya hidrogen dan karbon. berukuran sangat kecil yang hidup di lautan purba. Bakteri mengurai zat ini. titik didihnya paling rendah dan juga viskositasnya paling encer. satu lapisan menutup lapisan sebelumnya.

Sinyal pantulan ini lalu diproses secara digital menjadi sebuah peta akustik bawah permukaan untuk kemudian dapat diinterpretasikan. Geologi Minyak 5 . Oleh berbagai lapisan material di bawah tanah. Survei seismik menggunakan gelombang kejut (shock-wave) buatan yang diarahkan untuk melalui bebatuan menuju target reservoir dan daerah sekitarnya. atau dengan educated guess dan faktor keberuntungan. Secara umum bebatuan dimana diketemukan minyak berumur antara 10-juta dan 270-juta tahun. survei magnetik. Aplikasi metode seismik : 1. membor sumur uji. 3. Kedua survei ini biasanya dilakukan di wilayah yang luas seperti misalnya suatu cekungan (basin). 2. Cara Menemukan Minyak Bumi Ada berbagai macam cara : observasi geologi. Yang paling muda berumur sekitar 1-juta tahun. survei seismik. Tahap eksplorasi : untuk menentukan struktur dan stratigrafi endapan dimana sumur nanti akan digali. survei gravitasi. Survei magnetik : metode ini mengukur variasi medan magnetik bumi yang disebabkan perbedaan properti magnetik dari bebatuan di bawah permukaan. gelombang kejut ini akan dipantulkan ke permukaan dan ditangkap oleh alat receivers sebagai pulsa tekanan (oleh hydrophone di daerah perairan) atau sebagai percepatan (oleh geophone di darat). 1. Survei gravitasi : metode ini mengukur variasi medan gravitasi bumi yang disebabkan perbedaan densitas material di struktur geologi kulit bumi. Dari hasil pemetaan ini. baru metode seismik umumnya dilakukan.juta tahun.

memasang tubular sumur (casing) dan penyemenan (cementing).2. selanjutnya tahap mengembangkan reservoir. Lalu proses completion untuk membuat sumur siap digunakan. distribusi fluida dan perubahan tekanan reservoir. \ Gambar 2 Skema pengerjaan seismik di laut. seperti menganalisis kontak antar fluida reservoir (gas-minyak-air). (gambar dari howstuffworks. Yang pertama dilakukan adalah membangun sumur (well-construction) meliputi pemboran (drilling). Pada fase produksi : untuk memonitor kondisi reservoir. Proses ini meliputi perforasi yaitu pelubangan dinding sumur. Tahap penilaian dan pengembangan : untuk mengestimasi volume cadangan hidrokarbon dan untuk menyusun rencana pengembangan yang paling baik.com) Tahap Pengembangan Reservoir Setelah mengevaluasi reservoir. pemasangan seluruh pipapipa dan katup produksi beserta asesorinya untuk mengalirkan minyak dan gas ke Geologi Minyak 6 . 3.

y Sumur injeksi : sumur untuk menginjeksikan fluida tertentu ke dalam formasi (lihat Enhanced Oil Recovery di bagian akhir). Aliran fluida dari bawah ke atas. sumur eksplorasi (sering disebut juga wildcat) yaitu sumur yang dibor untuk menentukan apakah terdapat minyak atau gas di suatu tempat yang sama sekali baru. Geologi Minyak 7 . sumur pengembangan (development well) adalah sumur yang dibor di suatu lapangan minyak yang telah eksis. Aliran fluida dari atas ke bawah. Jika dibutuhkan. directional well) : sumur yang bentuk geometrinya tidak lurus vertikal. maka beberapa sumur konfirmasi (confirmation well) akan dibor di beberapa tempat yang berbeda di sekitarnya untuk memastikan apakah kandungan hidrokarbonnya cukup untuk dikembangkan. y Ketiga. pemasangan berbagai peralatan keselamatan. Sumur berarah (deviated well.permukaan. pemasangan pompa kalau diperlukan. metode stimulasi juga dilakukan dalam fase ini. y y Sumur vertikal : sumur yang bentuknya lurus dan vertikal. dsb. Tujuannya untuk mengambil hidrokarbon semaksimal mungkin dari lapangan tersebut. y Jika sumur eksplorasi menemukan minyak atau gas. Teknik yang paling umum dinamakan logging yang dapat dilakukan pada saat sumur masih dibor ataupun sumurnya sudah jadi. baik minyak. Istilah persumuran lainnya : y Sumur produksi : sumur yang menghasilkan hidrokarbon. gas ataupun keduanya. J atau L. pemasangan kepala sumur (wellhead atau chrismast tree) di permukaan. Macam-macam jenis sumur Di dunia perminyakan umumnya dikenal tiga macam jenis sumur : y Pertama. bisa berbentuk huruf S. Selanjutnya well-evaluation untuk mengevaluasi kondisi sumur dan formasi di dalam sumur.

Terus badan rig akan diangkat sampai di atas permukaan air sehingga bentuknya menjadi semacam platform tetap. Swamp barge : kedalaman air maksimal 7m saja. semua kakinya haruslah dinaikan terlebih dahulu sehingga badan rig mengapung di atas permukaan air. 2. Tender barge : mirip swamp barge tetapi di pakai di perairan yang lebih dalam. Kedalaman operasi rig jackup adalah dari 5m sampai 200m. Merupakan bagian dari sumur berarah. danau atau delta sungai). Jackup rig : platform yang dapat mengapung dan mempunyai tiga atau empat ³kaki´ yang dapat dinaik-turunkan. rig dikategorikan menjadi dua macam menurut tempat beroperasinya : 1. Lalu rig ini ditarik menggunakan beberapa kapal tarik ke lokasi yang dituju. Ada bermacam-macam offshore-rig yang digolongkan berdasarkan kedalaman air : 1. Pengertian Rig Rig adalah serangkaian peralatan khusus yang digunakan untuk membor sumur atau mengakses sumur. 3. Rig darat (land-rig) : beroperasi di darat. rawarawa. Sangat umum dipakai di daerah rawa-rawa atau delta sungai. semua kakinya harus diturunkan sampai menginjak dasar laut. Untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. sungai.y Sumur horisontal : sumur dimana ada bagiannya yang berbentuk horisontal. Ciri utama rig adalah adanya menara yang terbuat dari baja yang digunakan untuk menaikturunkan pipa-pipa tubular sumur. Umumnya. Rig laut (offshore-rig) : beroperasi di atas permukaan air (laut. Geologi Minyak 8 . Untuk dapat dioperasikan. 2.

perbaikan. rig dapat digolongkan menjadi dua macam : 1. yaitu semacam baling-baling di sekelilingnya. Dari fungsinya. 2. misalnya untuk perawatan. penutupan. Semi-submersible rig : sering hanya disebut ³semis´ merupakan rig jenis mengapung. Sangat cocok dipakai di daerah laut dalam. Drilling jacket : platform struktur baja.4. Karena karakternya yang sangat stabil. Dapat bergerak sendiri dan daya muatnya yang paling banyak membuatnya sering dipakai di daerah terpencil atau jauh dari darat. rig semis mampu mengatur posisinya secara dinamis. Drill ship : prinsipnya menaruh rig di atas sebuah kapal laut. 6. Rig ini ³diikat´ ke dasar laut menggunakan tali mooring dan jangkar agar posisinya tetap di permukaan. Sering dikombinasikan dengan rig jackup atau tender barge. Drilling rig : rig yang dipakai untuk membor sumur. Rig semis sering digunakan jika lautnya terlalu dalam untuk rig jackup. 5. Workover rig : fungsinya untuk melakukan sesuatu terhadap sumur yang telah ada. umumnya berukuran kecil dan cocok dipakai di laut tenang dan dangkal. Dengan menggunakan thruster. Posisi kapal dikontrol oleh sistem thruster berpengendali komputer. cabang sumur baru maupun memperdalam sumur lama. Geologi Minyak 9 . dsb. baik sumur baru. rig ini juga popular dipakai di daerah laut berombak besar dan bercuaca buruk.

com) Gambar 4 Swamp barge di delta sungai Mahakam.com) Geologi Minyak 10 . Kalimantan Timur (gambar dari slb.Gambar 3 Land rig (gambar dari slb.

com) Gambar 6 Semi-submersible rig dengan platform jacket (gambar dari slb.Gambar 5 Jackup rig dengan platform jacket (gambar dari slb.com) Geologi Minyak 11 .

com) Komponen-komponen rig Komponen rig dapat digolongkan menjadi lima bagian besar : 1.Gambar 7 Drill ship (gambar dari slb. Sistem ini meliputi (1) pompa tekanan tinggi untuk memompakan lumpur keluar masuk-sumur dan pompa tekanan rendah untuk mensirkulasikannya di permukaan. Geologi Minyak 12 . Rotary system : berfungsi untuk memutarkan pipa-pipa tersebut di dalam sumur. (2) peralatan untuk mengkondisikan lumpur: shale shaker berfungsi untuk memisahkan solid hasil pemboran (cutting) dari lumpur. 3. Circulation system : untuk mensirkulasikan fluida pemboran keluar masuk sumur dan menjaga agar properti lumpur seperti yang diinginkan. pipa pemboran (drill strings) memutar mata-bor (drill bit) untuk menggali sumur. Hoisting system : fungsi utamanya menurunkan dan menaikkan tubular (pipa pemboran. peralatan completion atau pipa produksi) masuk-keluar lubang sumur. 2. Pada pemboran konvensional. Menara rig (mast atau derrick) termasuk dalam sistem ini.

Sebagai sumber tenaga. dsb. 4. Blowout prevention system : peralatan untuk mencegah blowout (meledaknya sumur di permukaan akibat tekanan tinggi dari dalam sumur). biasanya digunakan mesin diesel berkapasitas besar.desander untuk memisahkan pasir. desilter untuk memisahkan partikel solid berukuran kecil. 5. Gambar 8 Skematik rig secara ringkas (gambar dari howstuffworks. degasser untuk mengeluarkan gas.com) Geologi Minyak 13 . Yang utama adalah BOP (Blow Out Preventer) yang tersusun atas berbagai katup (valve) dan dipasang di kepala sumur (wellhead). Power system : yaitu sumber tenaga untuk menggerakan semua sistem di atas dan juga untuk suplai listrik.

seluruh pipa bor diputar dari atas Geologi Minyak 14 . Pada pemboran konvensional. Lumpur berfungsi sebagai lubrikasi dan medium pendingin untuk pipa pemboran dan mata bor. karena tekanan hidrostatisnya dipakai untuk mencegah fluida formasi masuk ke dalam sumur.Gambar 9 Skematik sederhana dari circulation system di rig (gambar dari A Primer of Oilwell Drilling) Penggunaan Lumpur Dalam Pemboran Lumpur umumnya campuran dari tanah liat (clay). biasanya bentonite. pemboran sumur Pemboran sumur dilakukan dengan mengkombinasikan putaran dan tekanan pada mata bor. Lumpur juga digunakan untuk membentuk lapisan solid sepanjang dinding sumur (filter-cake) yang berguna untuk mengontrol fluida yang hilang ke dalam formasi (fluid-loss). dan air yang digunakan untuk membawa cutting ke atas permukaan. Lumpur merupakan komponen penting dalam pengendalian sumur (wellcontrol).

Daya dorong mata bor diperoleh dari berat pipa bor. ukuran lubang sumur. Turntable ini diputar oleh mesin diesel. Geologi Minyak 15 . membawa cutting hasil pemboran. Nosel di mata bor akan menginjeksikan lumpur tadi keluar dengan kecepatan tinggi yang akan membantu menggali bebatuan. semakin banyak pipa bor yang dipakai dan disambung satu persatu. yaitu celah antara lubang sumur dan pipa bor. Semakin dalam sumur dibor. Kemudian lumpur naik kembali ke permukaan lewat annulus.permukaan oleh alat yang disebut turntable. Gambar 10 Gambar mata bor pada saat pemboran sumur (gambar dari howstuffworks. baik secara elektrik ataupun transmisi mekanikal. data nuklir secara aktif dan pasif.com) Logging Logging adalah teknik untuk mengambil data-data dari formasi dan lubang sumur dengan menggunakan instrumen khusus. Dengan berputar. Selama pemboran lumpur dipompakan dari pompa lumpur masuk melalui dalam pipa bor ke bawah menuju mata bor. roda gerigi di mata bor akan menggali bebatuan. Pekerjaan yang dapat dilakukan meliputi pengukuran data-data properti elektrikal (resistivitas dan konduktivitas pada berbagai frekuensi).

Geologi Minyak 16 . pengukuran tekanan formasi. Sinyal digital tersebut lalu diolah oleh seperangkat komputer menjadi berbagai macam grafik dan tabulasi data yang diprint pada continuos paper yang dinamakan log. Logging tool akan mengirim sesuatu ³sinyal´ (gelombang suara. Hasilnya sangat penting untuk pengambilan keputusan baik pada saat pemboran ataupun untuk tahap produksi nanti. Pantulan sinyal kemudian ditangkap oleh sensor penerima di dalam logging tool lalu dikonversi menjadi data digital dan ditransmisikan lewat kabel logging ke unit di permukaan.) ke dalam formasi lewat dinding sumur. medan magnet. partikel nuklir. Sinyal tersebut akan dipantulkan oleh berbagai macam material di dalam formasi dan juga material dinding sumur. Kemudian log tersebut akan diintepretasikan dan dievaluasi oleh geologis dan ahli geofisika. tegangan listrik. dsb. Biasanya pengukuran dilakukan pada saat logging tool ini ditarik ke atas.pengambilan sampel fluida formasi. Logging tool (peralatan utama logging. dsb. pengambilan material formasi (coring) dari dinding sumur. berbentuk pipa pejal berisi alat pengirim dan sensor penerima sinyal) diturunkan ke dalam sumur melalui tali baja berisi kabel listrik ke kedalaman yang diinginkan. arus listrik.

Gambar 11 Contoh log. Berbagai parameter digrafikan menggunakan warna. Angka di sebelah kanan menunjukkan letak kedalaman sumur.com) Geologi Minyak 17 . (gambar dari slb.

com) Geologi Minyak 18 . menganalisis dan merekam semua informasi dari partikel solid.Logging-While-Drilling (LWD) adalah pengerjaan logging yang dilakukan bersamaan pada saat membor. Dari Mana Datangnya Minyak Bumi Halaman 9 dari 17 Kontributor : Doddy Samperuru Gambar 12 Ilustrasi pengerjaan logging di darat. hasilnya juga berupa grafik log di atas kertas. Mud logging adalah pekerjaan mengumpulkan. porositas. (gambar dari slb. sonic dan gammaray) sedini mungkin pada saat pemboran. Data dikirimkan melalui pulsa tekanan lewat lumpur pemboran ke sensor di permukaan. cairan dan gas yang terbawa ke permukaan oleh lumpur pada saat pemboran. Setelah diolah lewat serangkaian komputer. LWD berguna untuk memberi informasi formasi (resistivitas. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui berbagai parameter pemboran dan formasi sumur yang sedang dibor. Alatnya dipasang di dekat mata bor.

Diharapkan seluruh atau sebagian dari annulus ini akan terisi oleh bubur semen.Penyemenan Sumur Bor Penyemenan sumur digolongkan menjadi dua bagian : 1. Campuran semen (semen + air + aditif) dipompakan ke dalam annulus (ruang/celah antara dua tubular yang berbeda ukuran. jadilah bubur semen (cement slurry). Pertama. Sesudah menjadi bubur semen. Setelah beberapa waktu Geologi Minyak 19 . keluar dari ujung casing masuk lewat annulus untuk naik kembali ke permukaan. 2. yaitu penyemenan pada saat sumur sedang dibuat. Kedua. casing dipasang dulu sepanjang lubang sumur. Kemudian bubur semen ini didorong dengan cara memompakan fluida lainnya. dsb. Sebelum penyemenan ini dilakukan. menyokong casing dan menyokong lubang sumur (borehole). Dengan mencampurkannya dengan air. kebocoran di casing. bisa untuk mereparasi primary cementing yang kurang sempurna. air dan bahan aditif dicampur di permukaan dengan memakai peralatan khusus. bisa casing dengan casing). Ditambah dengan berbagai macam aditif. seringnya lumpur atau air. properti semen dapat divariasikan dan dikontrol sesuai yang dikehendaki. Semen yang digunakan adalah semen jenis Portland biasa. terus sampai ke dasar sumur. yaitu penyemenan pada saat sumurnya sudah jadi. primary cementing.). Fungsi utamanya untuk pengisolasian berbagai macam lapisan formasi sepanjang sumur agar tidak saling berkomunikasi. bisa casing dengan lubang sumur. lalu dipompakan ke dalam sumur melewati casing. bisa untuk menutup berbagai macam lubang di dinding sumur yang tidak dikehendaki (misalnya lubang perforasi yang akan disumbat. Tujuannya bermacammacam. Semen. dapat juga untuk menyumbat lubang sumur seluruhnya. remedial cementing. Fungsi lainnya menahan beban aksial casing dengan casing berikutnya.

misalnya kota. pemukiman penduduk. Jikalau reservoir yang diinginkan terletak tepat di bawah suatu daerah yang tidak mungkin dilakukan pemboran. melainkan terarah untuk mencapai target yang diinginkan. Tujuannya dapat bermacam-macam : 1.com) Directional Drilling Secara konvensional sumur dibor berbentuk lurus mendekati arah vertikal. Semua material & peralatan umumnya dibawa oleh truk dan trailer. (gambar dari slb. Sidetracking : jika ada rintangan di depan lubang sumur yang akan dibor.dan semen sudah mengeras. pemboran bagian sumur yang lebih dalam dapat dilanjutkan. maka lubang sumur dapat dielakkan atau dibelokan untuk menghindari rintangan tersebut. 2. Directional drilling (pemboran berarah) adalah pemboran sumur dimana lubang sumur tidak lurus vertikal. Gambar 13 Suasana pekerjaan penyemenan di suatu lokasi darat. Geologi Minyak 20 .

Untuk membuat sumur horizontal dengan tujuan menaikkan produksi hidrokarbon. Untuk relief well ke sumur yang sedang tak terkontrol (blow-out). beberapa sumur dapat dibor dari satu platform yang sama sehingga lebih mudah. Seluruh pipa pemboran Geologi Minyak 21 . sudut yang dapat dibentuk sangat terbatas. Pemboran berarah dilakukan untuk dapat mencapai reservoir tersebut dan menghindari saltdome. Pemboran berarah dapat dikerjakan dengan peralatan membor konvensional. dimana pipa bor diputar dari permukaan untuk memutar mata bor di bawah. 4. 6. 3. Kelemahannya. 8.suaka alam atau suatu tempat yang lingkungannya sangat sensitif. 9. Untuk mengakses reservoir yang terletak di bawah laut tetapi rignya terletak didarat sehingga dapat lebih murah. Sumur multilateral : satu lubang sumur di permukaan tetapi mempunyai beberapa cabang secara lateral di bawah. 10. Extended reach : sumur yg mempunyai bagian horizontal yang panjangnya lebih dari 5000m. Sumur dapat mulai digali dari tempat lain dan diarahkan menuju reservoir yang bersangkutan. Untuk membuat cabang beberapa sumur dari satu lubung sumur saja di permukaan. Pemboran berarah sekarang lebih umum dilakukan dengan memakai motor berpenggerak lumpur (mud motor) yang akan memutar mata bor dan dipasang di ujung pipa pemboran. Untuk menghindari salt-dome (formasi garam yang secara kontinyu terus bergerak) yang dapat merusak lubang sumur. 7. Umumnya di offshore. 11. 5. cepat dan lebih murah. untuk dapat mengakses beberapa formasi hidrokarbon yang terpisah. Sering hidrokarbon ditemui dibawah atau di sekitar salt-dome. Untuk menghindari fault (patahan geologis).

Perforating Perforasi (perforating) adalah proses pelubangan dinding sumur (casing dan lapisan semen) sehingga sumur dapat berkomunikasi dengan formasi. Perforasi dapat dilakukan secara elektrikal dengan menggunakan peralatan logging atau juga secara mekanikal lewat tubing (TCP-Tubing Conveyed Perforations). (B) Shaped-charges diledakan membuat beberapa lubang di casing dan lapisan semen. (gambar dari A Primer of Oilwell Drilling) Geologi Minyak 22 . Shaped-charges ini kemudian diledakan dan menghasilkan semacam semburan jet campuran fluida cair dan gas dari bahan metal bertekanan tinggi (jutaan psi) dan kecepatan tinggi (7000 m/s) yang mampu menembus casing baja dan lapisan semen. Gambar 14 (A) Perforating gun berisi shaped-charges diturunkan ke dalam sumur sampai ke formasi yang dituju. Perforating gun yang berisi beberapa shaped-charges diturunkan ke dalam sumur sampai ke kedalaman formasi yang dituju. (C) Fluida formasi mengalir melalui lubang perforasi ini naik ke permukaan. pipa pemboran lebih dapat ³dilengkungkan´ sehingga lubang sumur dapat lebih fleksibel untuk diarahkan. Minyak atau gas bumi dapat mengalir ke dalam sumur melalui lubang perforasi ini. Semua proses ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat (17µs).dari permukaan tidak perlu diputar.

Teknik ini disebut drawdown test. Fluida yang dipakai juga umumnya campuran asam. Fluida yang digunakan umumnya campuran asam (acid) karena sifatnya yang korosif.Well Testing Well testing adalah metode untuk mendapatkan berbagai properti dari reservoir secara dinamis dan hasilnya lebih akurat dalam jangka panjang. Jika reservoirnya sudah lama idle.  Stimulasi matriks. tes dilakukan dengan cara menutup sumur untuk mematikan aliran fluidanya. Teknik ini disebut buildup test. Tujuan utamanya untuk membersihkan lubang sumur dari berbagai macam kotoran. paraffin. Fluida diinjeksikan ke dalam formasi hidrokarbon tanpa memecahkannya. ‡ Untuk mengetahui berapa banyak kandungan hidrokarbon di dalam reservoir dan kualitasnya. Jika reservoirnya sudah/sedang berproduksi. Teknik ini dilakukan dengan mengkondisikan reservoir ke keadaan dinamis dengan cara memberi gangguan sehingga tekanan reservoirnya akan berubah. penyumbatan pasir.  Wellbore cleanup. y Untuk memperkirakan berapa lama reservoirnya akan berproduksi dan berapa lama akan menghasilkan keuntungan secara ekonomi. Metode stimulasi dapat dikategorikan tiga macam yang semuanya memakai fluida khusus yang dipompakan ke dalam sumur. tidak sampai ke formasi. misalnya deposit asphaltene. Tujuannya: y Untuk memastikan apakah sumur akan mengalir dan berproduksi. Stimulasi Stimulasi (stimulation) adalah proses mekanikal dan/atau chemical yang ditujukan untuk menaikan laju produksi dari suatu sumur. dsb. Fluida Geologi Minyak 23 . Fluida treatment dipompakan hanya ke dalam sumur. maka sumur dialirkan kembali.

Pada propped fracturing.ini akan ³memakan´ kotoran di sekitar lubang sumur dan membersihkannya sehingga fluida hidrokarbon akan mudah mengalir masuk ke dalam lubang sumur.  Fracturing. material proppant (mirip pasir) digunakan untuk menahan rekahan formasi agar tetap terbuka. Rekahan ini akan menjadi semacam jalan tol berkonduktivitas tinggi dimana fluida hidrokarbon dapat mengalir dengan lebih optimum masuk ke dalam sumur. fluida campuran asam digunakan untuk melarutkan material formasi di sekitar rekahan sehingga rekahan tersebut menganga terbuka. fluida diinjeksikan ke dalam formasi dengan laju dan tekanan tertentu sehingga formasi akan pecah atau merekah. Sementara pada acid fracturing. Gambar 15 Suatu pekerjaan stimulasi (fracturing) di lokasi darat. (gambar dari slb.com) Geologi Minyak 24 . Puluhan peralatan digunakan sesuai kriteria desain fracturing.

menggunakan pompa sentrifugal bertingkat yang digerakan oleh motor listrik dan dipasang jauh di dalam sumur.  Pertama adalah yang disebut subsurface electrical pumping. dari dalam sumur ke atas permukaan. Artificial lift umumnya terdiri dari lima macam yang digolongkan menurut jenis peralatannya.com) Geologi Minyak 25 . Ini biasanya dikarenakan tekanan reservoirnya tidak cukup tinggi untuk mendorong minyak sampai ke atas ataupun tidak ekonomis jika mengalir secara alamiah. Gambar 16 Sub-surface electrical pumping system (gambar dari slb. umumnya minyak bumi.Artificial Lift Artificial lift adalah metode untuk mengangkat hidrokarbon.

Karena pergerakannya naik turun seperti mengangguk. pompa ini akan mengangkat fluida formasi ke permukaan.com)  Teknik ketiga dengan menggunakan pompa elektrikal-mekanikal yang dipasang di permukaan yang umum disebut sucker rod pumping atau juga beam pump. sistem gas lifting. Menggunakan prinsip katup searah (check valve). pompa ini terkenal juga dengan julukan pompa angguk. menginjeksikan gas (umumnya gas alam) ke dalam kolom minyak di dalam sumur sehingga berat minyak menjadi lebih ringan dan lebih mampu mengalir sampai ke permukaan. Gambar 17 Gas lifting system (gambar dari slb. Geologi Minyak 26 .

Fluida dipompakan ke dalam sumur bertekanan tinggi lalu disemprotkan lewat nosel ke dalam kolom minyak. Geologi Minyak 27 . Melewati lubang nosel.com)  Metode keempat disebut sistem jet pump. fluida ini akan bertambah kecepatan dan energi kinetiknya sehingga mampu mendorong minyak sampai ke permukaan.Gambar 18 Beam pump (gambar dari slb.

Keduanya dihubungkan dengan batang baja yang disebut sucker rod.Gambar 19 Sistem jet pump (gambar dari slb. Geologi Minyak 28 . Pompa dipasang di dalam sumur tetapi motor dipasang di permukaan.com)  Terakhir. sistem yang memakai progressive cavity pump (sejenis dengan mud motor).

Geologi Minyak 29 .Gambar 20 Sistem progressive cavity pump (gambar dari slb. minyak dapat lebih mudah mengalir. Teknik chemica l: menginjeksikan bahan kimia berupa surfactant atau bahan polimer untuk mengubah properti fisika dari minyak ataupun fluida yang dipindahkan. Seringnya menggunakan air panas (water injection) atau uap air (steam injection). Ada tiga macam teknik EOR yang umum : 1.com) Enhanced Oil Recovery EOR merupakan teknik lanjutan untuk mengangkat minyak jika berbagai teknik dasar sudah dilakukan tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan atau tidak ekonomis. 2. Teknik termal : menginjeksikan fluida bertemperatur tinggi ke dalam formasi untuk menurunkan viskositas minyak sehingga mudah mengalir. juga diharapkan tekanan reservoir akan naik dan minyak akan terdorong ke arah sumur produksi. Hasilnya. Dengan menginjeksikan fluida tersebut. Merupakan teknik EOR yang paling popular.

pupuk. pengawet makanan. CD. lipstik. kartu kredit. pasta gigi. keyboard komputer. crayon warna. tali nilon. parfum. lensa kontak. mobil-mobilan. Fluida yang digunakan misalnya larutan hidrokarbon. Proses miscible : menginjeksikan fluida pendorong yang akan bercampur dengan minyak untuk lalu diproduksi. boneka. pakaian dalam. disket komputer. pakaian. shampo. gorden bak mandi. colokan listrik. lem. kacamata. pengering rambut. atap rumah. tenda. pewarna buatan. lilin.com) Hasil dari minyak dan gas Ban mobil. pelampung. bola golf. Gambar 21 Skematik EOR menggunakan injeksi uap air (gambar dari howstuffworks. foto. pulpen dan lain-lain tak terhitung lagi banyaknya. tinta. payung. piring. aspirin. bandage. deodorant. kacamata keselamatan. krim pencukur jenggot. CO ataupun gas nitrogen. antiseptik. obat serangga. bola sepak. sandal. jam digital. kantung plastik. koper. cat rumah. balon. gantole. gas hidrokarbon. kapsul untuk obat. kamera.3. tuts piano. cangkir. skrin teras rumah. Geologi Minyak 30 .