P. 1
Buku Guru “Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia” untuk SMA dan MA Kelas X

Buku Guru “Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia” untuk SMA dan MA Kelas X

|Views: 5,531|Likes:
Published by EkaS.Nuryani
Buku Guru “Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia” untuk SMA dan MA Kelas X
Buku Guru “Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia” untuk SMA dan MA Kelas X

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: EkaS.Nuryani on Jan 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2015

pdf

text

original

DAFTAR ISI

1. Kata Pengantar 2. Karakteristik Buku “Panduan Belajar Bahasa Dan Sastra Indonesia” untuk SMA dan
MA Kelas X-XII 3. Dasar-Dasar Pembelajaran Bahasa Indonesia Tujuan dan Fungsi Pembelajaran Bahasa Indonesia Pendekatan Pembelajaran Bahasa Indonesia Penilaian 4. A. B. C. D. E. Aspek-Aspek Pembelajaran Bahasa Indonesia: Membaca Menulis Berbicara Mendengarkan Sastra

A.
B. C.

A. B. C. D.

E.

5. Silabus Bahasa dan Sastra Indonesia SMA/MA Pengertian Silabus Prinsip-Prinsip Pengembangan Silabus Langkah-Langkah Pengembangan Silabus Format Silabus Salinan Silabus Model dari Pemerintah (sesuai Jenjang)
6. Rencana Semester

7. A. B. C.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Hakikat RPP dan Tata Cara Penyusunannya Format RPP RPP Kelas X 8. Daftar Pustaka

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

1

KATA PENGANTAR Penyusunan Buku Guru “Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia” untuk SMA dan MA Kelas X ini dilatarbelakangi oleh adanya kesulitan di lapangan yang dialami para pendidik dalam menggunakan buku pelajaran dan dalam melaksanakan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA/MA. Tujuan penulisan buku ini adalah untuk membantu para pendidik dalam memahami : 1. Karakteristik buku “Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia” untuk SMA dan MA Kelas X-XII 2. Dasar-dasar penting pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia 3. Aspek-aspek pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia Dengan memahami karakteristik buku “Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia”, diharapkan para pendidik dapat menggunakannya dengan mudah untuk mengajarkan bahasa dan sastra Indonesia di SMA/MA. Pemahaman dasar-dasar dan aspek-aspek pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengajar. Buku ini dilengkapi juga dengan pengertian silabus, prinsip-prinsip pengembangan silabus, langkah-langkah pengembangan silabus yang diharapkan dapat memberi dasar dalam penyiapan administrasi pengajaran. Pelengkap lainnya adalah contoh Program Semester dan RPP baik semester 1 (ganjil) maupun semester 2 (genap). Penyusunan kedua perangkat tersebut diusahakan untuk dapat diterapkan di lapangan tanpa ada pengubahan. Jika situasi dan kondisi di lapangan tidak sesuai, perangkat-perangkat tersebut dapat diubah sesuai dengan kebutuhan. Demikian, mudah-mudahan buku ini dapat membantu para pendidik dalam menggunakan buku Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X-XII dan dalam melaksanakan tugas pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di kelas Penulis

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

2

II. KARAKTERISTIK BUKU “PANDUAN BELAJAR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA” UNTUK SMA DAN MA KELAS X-XII Buku PANDUAN BELAJAR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA untuk SMA dan MA Kelas X-XII disusun dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar ISI (SI), dan berpedoman pada Panduan Umum yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Juli 2006. Sebagaimana dianjurkan oleh BNSP, materi-materi dalam buku ini dirancang dan dikembangkan berdasarkan silabus yang dalam penyusunannya banyak merujuk pada model KTSP yang disusun oleh BNSP. Dengan demikian, buku ini siap dipergunakan oleh guru-guru di sekolah yang dalam penyusunan silabusnya juga mengacu pada KTSP tersebut. Namun, untuk memperdalam dan mempertajam penguasaan suatu kompetensi, ada penambahan indikator pada beberapa kompetensi dasar. Buku PANDUAN BELAJAR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA untuk SMA dan MA ini terbit secara lengkap dan dilengkapi beberapa produk penunjang lain. Buku ini terdiri atas 3 jilid, yaitu PANDUAN BELAJAR BAHASA DAN SASTRA INDONESIA untuk SMA dan MA jilid 1 untuk kelas X , jilid 2 untuk kelas XI, dan jilid 3 untuk kelas XII. Produk lain yang secara khusus dibuat untuk menunjang buku ini adalah perangkat audio visual (kaset/CD) yang berisi teks-teks lisan baik sebagai model maupun bahan simakan/bacaan standar kompetensi mendengarkan. Setiap buku terdiri atas 12 bab dan dalam setiap bab yang dibingkai oleh suatu tema disajikan 3 pembelajaran Kompetensi Dasar. Kompetensi Dasar setiap bab disajikan secara berkesinambungan sehingga penguasaan suatu kompetensi dapat langsung dituntaskan. Selanjutnya, dalam setiap satu bab pembelajaran Kompetensi Dasar tersaji serangkaian aktivitas yang menarik, menantang, dan memacu siswa untuk lebih cepat menguasai kompotensi yang dipelajari. Serangakain aktivitas tersebut adalah Geladi Diri, Geladi Kelompok, Uji Kompetensi Diri, Uji Kompetensi Kelompok, Uji Teori, dan Asah Kata. Geladi Diri berisi latihan-latihan yang harus dikerjakan secara pribadi, dilakukan baik di kelas maupun di rumah, dengan atau tanpa bimbingan dan pengawasan langsung oleh guru. Geladi Kelompok sama seperti Geladi Diri, tetapi dikerjakan secara berkelompok. Uji Kompetensi Diri dan Uji Kompetensi Kelompok adalah pengujian atas kompetensi siswa setelah melakukan serangkaian latihan. Hasil/produk dari aktivitas ini dapat digunakan sebagai penilaian portofolio. Uji Teori adalah sejumlah pertanyaan singkat untuk menguji sejauh mana siswa menguasai konsep-konsep teoritis yang telah dipelajari. Uji Teori ini juga dapat dijadikan sarana untuk me-review materi dari awal sehingga pemahaman siswa akan semakin baik. Asah Kata berisi 15 daftar kata kajian, kata-kata sulit, istilah-istilah khusus yang telah dipilih dari teks-teks bacaan dalam satu bab yang harus dipahami siswa. Dengan adanya Asah Kata ini, perbendaharaan kata siswa akan terus diperkaya. Di samping itu, buku ini juga diperkaya dengan fitur-fitur yang disisipkan di sisi teks utama (sidebar). Meskipun berukuran mini, fitur ini sarat informasi kebahasaan, kesusasteraan, dan pengetahuan umum yang dapat memperluas wawasan siswa. Fitur INFO LINGUISTIK berisi kajian-kajian singkat dan akurat gejala-gejala bahasa yang ditemukan dalam teks bacaan. INFO SASTRA mengulas istilah-istilah atau konsep-konsep sastra yang terkait dengan materi pembelajaran, juga kadang berisi info profil sastrawan, penyair, atau tokoh-tokoh penting dalam dunia sastra yang karyanya diapresiasi. INFO PLUS berisi informasi-informasi menarik dan penting diketahui siswa terkait materi yang sedang dibahas. Untuk membantu guru melakukan tes formatif, di setiap akhir 2 bab buku ini disajikan Uji Kompetensi Komulatif. Tes tertulis berbentuk pilihan ganda, esai, dan penugasan/tugas

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

3

tagihan ini dapat dipergunakan langsung ataupun sekadar sebagai model. Guru dapat memodifikasi isi maupun peruntukannya sesuai situasi dan kebutuhan siswa. Kekhasan lain dari buku ini adalah teks-teks lisan bahan simakan yang harus diperdengarkan kepada siswa disajikan dengan cetak terbalik. Dengan cara ini, diharapkan keinginan siswa untuk mengintip dan membaca sendiri teks untuk stansar kompetensi mendengarkan dapat diminimalisir sehingga kegiatan mendengarkan diharapkan dapat berlangsung lebih murni. Untuk memfasilitasi guru dalam melakukan pembelajaran mendengarkan, buku ini juga melengkapi diri dengan sarana audio visual berupa kaset/CD. Namun, bilamana kesulitan mendapatkan ataupun mengoperasikan, guru atau murid yang ditunjuk dapat membacakan transkripnya.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

4

III. DASAR-DASAR PENTING PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA A. FUNGSI DAN TUJUAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Pembelajaran bahasa Indonesia berfungsi untuk: a. sarana pembinaan kesatuan dan persatuan bangsa; b. sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka pelestarian dan pengembangan budaya; c. sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan untuk meraih dan mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni; d. sarana penyebarluasan pemakaian bahasa Indonesia yang baik untuk berbagai keperluan menyangkut berbagai masalah; e. sarana pengembangan penalaran; f. sarana pemahaman beragam budaya Indonesia melalui khazanah kesusasteraan Indonesia. Secara umum tujuan pembelajaran bahasa Indonesia bagi siswa adalah sebagai berikut: a. Siswa menghargai dan membanggakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan (nasional) dan bahasa negara. b. Siswa memahami bahasa Indonesia dari segi bentuk, makna, dan fungsi, serta menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk bermacam-macam tujuan, keperluan, dan keadaan. c. Siswa memiliki kemampuan menggunakan bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, kematangan emosional, dan kematangan sosial. d. Siswa memiliki disiplin dalam berpikir dan berbahasa (berbicara dan menulis). e. Siswa mampu menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan kehidupan, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa. f. Siswa menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia. B. PENDEKATAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Fungsi utama bahasa adalah sebagai alat untuk berkomunikasi. Komunikasi adalah proses penyampaian maksud dengan menggunakan saluran tertentu. Maksud komunikasi dapat berupa pengungkapan pikiran, persetujuan, keinginan, penyampaian informasi tentang suatu peristiwa, dan lain-lain. Hal itu disampaikan dalam aspek kebahasaan berupa kata, kalimat, paragraf, ejaan dan tanda baca dalam bahasa tulis. Sedangkan dalam bahasa lisan perlu diperhatikan unsur prosodi (intonasi, nada, irama, tekanan, tempo) Dalam berkomunikasi ada pihak penyampai dan penerima pesan. Kedua pihak itu harus bekerja sama agar proses komunikasi berlangsung dengan baik. Kerjasama itu diciptakan dengan memerhatikan factor yang mempengaruhi proses komunikasi yaitu siapa yang diajak berkomunikasi, situasi, tempat, isi pembicaraan, dan media yang dipergunakan. Bertolak dari uraian tersebut, maka pendekatanbpembelajaran bahasa Indonesia adalah pendekatan komunikatif, dimana proses pembelajaran diarahkan agar siswa terampil berkomunikasi. Siswa harus lebih banyak diberi kesempatan untuk berlatih berkomunikasi secara lisan maupun tertulis, secara aktif maupun reseptif.bPembelajaran bahasa tidak diarahkan pada penguasaan konsep-konsep kebahasaan atau pengetahuan berbahasa. Begitu pula untuk pembelajaran sastra tidak dibawa pada penguasaan pengetahuan sastra,

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

5

tetapi langsung diajak untuk menggeluti dan mengkreasi karya sastra, sehingga siswa akan semakin mampu menikmati, memahami,bmenghayati isi karya sastra dan berani mengekspresikan pikiran, perasaan, dan pengalaman hidupnya C. PENILAIAN Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran adalah penilaian. Penilaian memiliki berbagai macam tujuan dan cara. Beberapa tujuan atau fungsi penilaian yaitu mengevaluasi program pembelajaran, menganalisis keberhasilan peserta didik, mengidentifikasi kemungkinan terjadi kesalahan konsep, dan memberi umpan balik kepada guru. Berbagai cara penilaian terus dikembangkan untuk mendapatkan jenis penilaian yang paling efektif. Salah satunya adalah penilaian berbasis kelas (class room based assessment). Penilaian yang menggunakan acuan dan standar ini membutuhkan informasi yang otentik, variasi, dan luas dari setiap peserta didik. Untuk keperluan ini guru perlu menghimpun faktafakta dan dokumen belajar yang diperoleh melalui observasi, portofolio, proyek, produk, wawancara, dll. Untuk mendapatkan informasi yang akurat dan objektif, guru perlu melengkapi diri dengan instrumen penilaian yang disertai rubrik penilaian. Penilaian berbasis kelas dilakukan guru pada saat proses pembelajaran, baik di dalam maupun di luar ruang kelas. Penilaian berbasis kelas merupakan penilaian internal yang menjadi bagian integral dari penilaian eksternal oleh pihak luar sekolah. Selain dapat berfungsi sebagai bahan pertimbangan penentuan kenaikan kelas, juga berfungsi untuk umpan balik guru, alat motivasi peserta didik, juga berfungsi sebagai alat evaluasi dan introspeksi diri peserta didik terhadap kompetensi yang telah dicapai. Prinsip-prinsip penitng yang harus diperhatikan dalam penilaian berbasis kelas, yaitu: a. pemberi motivasi; b. valid; c. adil; d. terbuka; e. berkesinambungan; f. bermakna; g. menyeluruh (aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik); h. edukatif. Jenis-jenis Penilaian Berbasis Kelas Pada dasarnya tidak ada satu pun alat / jenis penilaian yang tepat digunakan untuk setiap kompetensi yang diukur. Karena itu, guru harus mengembangkan dan memberdayakan macam-macam jenis penilaian yang dapat dipergunakan dalam penilaian berbasis kelas. Jenis-jenis penilaian tersebut adalah: a. penilaian tes tertulis: menjawab pertanyaan, memberi tanggapan, PG, isian singkat, uraian (esai); b. tes perbuatan; c. pemberian tugas; d. penilaian proyek; e. penilaian produk; f. penilaian sikap; g. penilaian portofolio.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

6

Portofolio adalah kumpulan dokumen yang menjadi objek penilaian untuk mengetahui perkembangan suatu proses dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Objek penilaian (evidence) dapat berwujud: a. hasil karya siswa di dalam kelas; b. hasil karya siswa di luar kelas; c. hasil pengamatan guru atau pihak lain terhadap siswa; d. hasil karya yang disiapkan khusus untuk portofolio. Evidence sebaiknya dikumpulkan dari berbagai sumber, berbagai tempat, dan berbagai tenggang waktu. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian adalah sebagai berikut. a. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. b. Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya. c. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik. d. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedial bagi peserta didik yang pencapaian kompetensinya di bawah kriteria ketuntasan, dan program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan. e. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Misalnya, jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan, maka evaluasi harus diberikan baik pada prosesnya (keterampilan proses) seperti teknik wawancara maupun pada produk/hasil melakukan observasi lapangan seperti informasi yang dibutuhkan.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

7

IV. ASPEK-ASPEK PEMBELAJARAN BAHASA A. MENDENGARKAN

Mendengarkan atau menyimak merupakan bentuk komunikasi lisan yang bersifat reseptif. Mendengarkan dilakukan dengan atensi dan intensi. Pendengar harus memasang telinga baik-baik, memusatkan konsentrasi, dan menimbulkan suatu kebutuhan untuk memperoleh informasi. Hal ini berbeda dengan kegiatan mendengar yang berarti dalam keadaan mampu atau dapat menangkap suatu bunyi/suara dengan telinga. Meskipun demikian, mendengar dan mendengarkan merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kegiatan mendengarkan terdiri atas tindakan mendengar, memahami, dan mengapresiasi atau menanggapi. Ada tiga tahapan penting dalam proses mendengarkan, yaitu: a. tahap interpretasi: pendengar menafsirkan makna atau pesan yang terkandung dalam informasi yang didengar; b. tahap evaluasi: pendengar membuat penilaian atas informasi yang didengar dan mengambil suatu keputusan; c. tahap reaksi: pendengar melakukan suatu tindak lanjut sebagai bentuk respon atau tanggapan atas informasi yang didengar. Mendengarkan merupakan tindakan aktif reseptif, pendengar tidak sekadar menerima informasi, tetapi juga mengolah atau memprosesnya. Dalam proses pengolahan itu terjadi interaksi aktif antara informasi yang diperoleh dengan informasi/pengetahuan awal yang dimiliki pendengar. Kemampuan pendengar memahami dan memproses informasi sangat dipengaruhi oleh tujuan mendengarkan serta wawasan yang dimiliki. Pembelajaran mendengarkan tidak disajikan secara terlepas, tetapi terpadu (integrative) dengan aspek-aspek pembelajaran bahasan yang lain, misalnya dikaitkan dengan pembelajaran menulis dan berbicara. Hal ini sejalan dengan rambu-rambu yang terdapat dalam pengantar Standar Isi 2006 KTSP yang mengatakan bahwa pembelajaran bahasa mencakup aspek mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis yang dilaksanakan secara terpadu dan dengan porsi yang seimbang. Kegiatan mendengarkan atau menyimak untuk siswa SMA dan MA sangat beragam. Berdasarkan bahan atau sumber simakan, kegiatan mendengarkan tersebut meliputi mendengarkan siaran berita radio dan televisi, sambutan atau khotbah, pembicaraan dalam diskusi atau seminar, wawancara, laporan lisan, cerita secara langsung atau rekaman, pementasan drama, pembacaan cerpen, pembacaan penggalan novel, pembacaan teks drama,dan pembacaan puisi. Sedangkan berdasarkan tujuannya, pembelajaran mendengarkan dapat diidentifikasi sebagai berikut. a. Mendengarkan untuk menangkap ide-ide pokok. b. Mendengarkan untuk menangkap detail-detail penting. c. Mendengarkan untuk memahami urutan peristiwa. d. Mendengarkan untuk membuat prediksi dengan mengembangkan daya imajinasi. e. Mendengarkan melakukan apresiasi karya sastra. Untuk mencapai hasil yang optimal, pembelajaran mendengarkan atau menyimak harus dikembangkan dengan berstrategi. Ada 3 tahap strategi pembelajaran menyimak yang harus dilewati, yaitu:

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

8

a. tahap pramenyimak: guru membangkitkan skemata siswa, yaitu pengetahuan awal dan pengalaman hidup siswa yang berhubungan dengan topik simakan. Hal ini bisa dilakukan secara visual dengan menunjukkan sebuah gambar yang menarik; b. tahap menyimak: secara garis besar meliputi proses interpretasi/memahami dan mengevaluasinya; c. tahap pascamenyimak: yaitu tahap pengukuhan atas pengetahuan baru yang diraih siswa, dilanjutkan dengan memotivasi dan memfasilitasi siswa untuk melakukan reaksi positif baik secara lisan dan tertulis B. BERBICARA Keterampilan berbahasa ada 4, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Dari ke-4 keterampilan berbahasa tersebut, yang paling menonjol pemakaiannya di masyarakat adalah berbicara. Pembelajaran keterampilan berbicara di SMA dan MA bertujuan melatih dan mengembangkan kompetensi siswa dalam menggunakan bahasa secara lisan untuk mengemukakan pendapat, perasaan, menjalin komunikasi, dan melakukan interaksi sosial dengan anggota masyarakat yang lain Kompetensi berbicara yang ingin dicapai mencakup kemampuan melafalkan secara tepat (menggunakan artikulasi secara tepat), memilih kata (diksi), menggunakan intonasi dan irama, berbicara untuk mengemukakan pendapat, berbicara untuk menyampaikan informasi, berbicara untuk berinteraks dan berdiskusi, serta berbicara untuk menyampaikan hasil reproduksi. Secara umum, keterampilan berbicara dibedakan menjadi berdiskusi, berpidato, wawancara, memberikan tanggapan, menyampaikan informasi, menceritakan suatu peristiwa, dan berbicara sastra a. Berdiskusi adalah suatu cara bertukar pendapat antara dua orang atau lebih untuk memperoleh kesepakatan atau keputusan bersama. Yang termasuk dalam kegiatan berdiskusi adalah diskusi kelompok, diskusi panel, workshop/ lokakarya, rapat kerja, seminar, konferensi, kongres, simposium, kolokium, sarasehan, cawan ikan (fish bowl), dan debat. b. Berpidato adalah penyampaian uraian secara lisan tentang suatu hal di depan umum, Langkahlangkah persiapan berpidato adalah sebagai berikut. 1. Menentukan topik. 2. Menentukan maksud/tujuan. 3. Menganalisis situasi dan pendengar. 4. Memilih dan merumuskan topik ke dalam ide-ide yang lebih terperinci. 5. Mengumpulkan bahan. 6. Memahami dan menghayati materi. 7. Latihan berpidato. c. Wawancara adalah suatu cara mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada seseorang (narasumber). Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan harus disiapkan terlebih dahulu, disesuaikan dengan tujuan yang diharapkan.

d. Memberikan tanggapan adalah kegiatan menyampaikan pendapat tentang sesuatu yang merupakan tanggapan, persetujuan, ketidaksetujuan, kritik, atau dukungan terhadap sesuatu.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

9

e. Menyampaikan informasi adalah kegiatan memberikan informasi atau berita tentang sesuatu kepada orang lain. Ada tiga hal penting dalam penyampaian informasi, yaitu: keakuratan, kelengkapan, dan kejelasan. f. Menceritakan suatu peristiwa adalah kegiatan berbicara yang dilakukan untuk menceritakan kesan pembicara tentang sesuatu atau suatu peristiwa.

g. Berbicara sastra Yang dimaksud dengan berbicara sastra adalah kegiatan berbicara yang berkaitan dengan karya sastra. Pengembangan kemampuan berbicara sastra meliputi berbalas pantun, musikalisasi puisi, mendongeng, dramatisasi/bermain peran berdasarkan naskah, menceritakan kembali isi cerpen, dan menanggapi secara lisan pementasan karya sastra. Masalah ini secara khusus akan dibicarakan pada aspek sastra. Sasaran penilaian keterampilan berbicara adalahsebagai berikut. 1. Topik : kemampuan memilih, menentukan dan memahami topik 2. Retorika : kemampuan menyusun dan menyampaikan topik 3. Kebahasaan : a. kemampuan menggunakan bahasa baku b. keterampilan menggunakan bahasa secara efektif dan pragmatis 4. Sikap/aspek non-bahasa : mimik, pantomimik, suara. C. MEMBACA Semakin derasnya arus informasi membuat kemampuan membaca menjadi suatu kemutlakan untuk dimiliki. Tanpa kemampuan membaca yang baik, niscaya siswa akan kedodoran mengakses informasi yang melimpah tersebut. Oleh karena itu, pembelajaran membaca yang efisien dan efektif mendapat perhatian besar dalam Standar Isi 2006 KTSP di semua jenjang. Membaca secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses memahami pesan atau informasi yang terkandung dalam suatu teks. Membaca dilakukan untuk berbagai maksud dan dengan berbagai cara. Antara maksud dan cara tersebut terdapat hubungan erat. Pemilihan cara membaca mana yang akan digunakan didasarkan pada tujuan yang hendak dicapai. Untuk sekadar mendapatkan kesan umum dan informasi pokok suatu teks, tidak perlu membaca secara intensif, tetapi cukup secara sekilas (skimming). Perlu ditekankan bahwa dalam pembelajaran membaca, terdapat perbedaan antara keterampilan membaca dan membacakan. Hal ini terkait dengan tanggung jawab yang harus dipikul pembaca. Pada saat membacakan, pembaca harus memerhatikan faktor-faktor penting yang dapat memengaruhi ketersampaian pesan/ informasi. Pembaca harus memerhatikan pelafalan/ artikulasi, lagu kalimat, intonasi, jeda, dan sebagainyangga informasi yang disampaikan dapat dipahami dengan mudah oleh orang lain. Tak kalah penting untuk diperhatikan dalam pembelajaran membaca adalah pemilihan teks bacaan. Pemilihan teks bacaan harus memerhatikan tingkat kemampuan dan kondisi siswa, alokasi waktu, tema, dan kebutuhan siswa sendiri. Guru tidak wajib menggunakan teks yang ada dalam buku teks. Dengan alasan tertentu, teks bisa diganti dengan teks lain yang lebih relevan dengan kondisi lokal dan kebutuhan siswa.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

10

Ada berbagai jenis keterampilan membaca yang dikembangkan dalam pembelajaran bahasa, yaitu membaca teknik/nyaring, membaca intensif, membaca ekstensif, membaca cepat, dan membaca indah. 1. Membaca Teknik/Nyaring Membaca teknik adalah cara membaca bersuara dengan memerhatikan artikulasi kata, intonasi frasa, intonasi kalimat, serta kandungan isi bacaan itu sendiri. Pembaca dituntut untuk bisa membedakan secara jelas intonasi kalaimat berita, kalimat tanya, kalimat seru atau perintah. Pembaca harus bisa membedakan lagu kalimat bernada marah, takut, gembira, sedih, dan suasana hati lainnya. Oleh karena itu, pungtuasi atau tanda baca menjadi hal penting sekali untuk dicermati. Kompetensi dasar membaca dalam standar isi KTSP 2006 SMA yang termasuk membaca teknik yaitu: membaca naskah berita, membaca teks pidato, membaca laporan, membaca puisi, pembacaan cerpen, dan pembacaan penggalan novel. 2. Membaca Intensif Membaca intensif adalah membaca dalam hati atau tanpa suara untuk memahami secara mendalam dan mendetail informasi yang terkandung dalam teks. Motivasi diri, kondisi eksternal/lingkungan, serta kebiasaan-kebiasaan tertentu menjadi faktor penentu dalam mencapai hasil yang optimal. Yang perlu dihindarkan pada saat membaca intensif adalah kebiasaan membaca dengan bersuara (vokalisasi) dan membaca dengan kepala, tangan, jari, dan bibir bergerak. Untuk meminimalisasi gerakan itu, pembaca perlu memiliki luas jangkauan mata yang memadai. Hal sangat penting yang harus dilakukan adalah pemusatan konsentrasi pada saat membaca. Kompetensi dasar membaca dalam Standar Isi 2006 KTSP menyatakan bahwa yang termasuk membaca intensif adalah membaca cerpen, membaca sastra melayu klasik, membaca paragraf deduktif dan induktif, membaca hikayat, membaca novel, membaca tajuk rencana, dan membaca artikel ilmiah. Untuk teks sastra, membaca intensif bertujuan untuk menelaah dan mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Sementara, untuk teks nonsastra, bertujuan untuk mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan penjelas. 3. Membaca Ekstensif Membaca ekstensif atau membaca secara luas merupakan bagian dari membaca dalam hati. Membaca ektensif dipraktikkan dengan membaca teks sebanyak mungkin dalam waktu yang singkat. Bertolak belakang dengan membaca intensif, membaca ekstensif sekadar untuk mendapat informasi secara dangkal atau umum. Membaca ekstensif meliputi membaca survei (survey reading), membaca sekilas (skimming), dan membaca dangkal (superficial reading). a. Membaca Survei adalah membaca untuk melihat-lihat secara sekilas garis besar isi buku, surat kabar, majalah, atau suatu artikel tertentu. Membaca survei dilakukan dengan membaca secara cepat indeks, daftar isi, bagan, skema, atau judul-judul dalam surat kabar atau majalah. b. Membaca Sekilas (skimming) adalah membaca sepintas dengan mata bergerak cepat untuk mendapatkan informasi atau kesan umum isi suatu buku, artikel, surat kabar, atau majalah. Skimming dilakukan dengan membuka-buka halaman secara cepat pada bagian halaman judul, kata pengantar, daftar isi, indeks, judul bab, judul subbab, skema, diagram. Khusus untuk membaca berita surat kabar, dapat dilakukan dengan membaca sekilas bagian paragraf awal (teras/lead) dan paragraf

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

11

c.

akhir. Pada kedua bagian paragraf itu, penulis biasanya mengutarakan pokok-pokok masalah dan sikap pandangan penulis atas suatu permasalahan. Membaca Dangkal adalah membaca untuk mendapat pemahaman yang dangkal atau bagian sisi luarnya. Hal ini tidak terlepas dari bahan bacaan yang bersifat ringan seperti cerita humor, anekdot, cerpen, dan sebagainya. Membaca dangkal biasanya dilakukan di waktu senggang dan bertujuan untuk fun atau kesenangan semata.

4. Membaca Cepat (Speed Reading) Membaca cepat bukan sekadar membaca secara kuantitatif atau membaca sebanyakbanyaknya tulisan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Membaca cepat bertujuan untuk dapat memahami gagasan-gagasan penting suatu teks secara cepat dan cermat. Oleh karena itu, ukuran kecepatan efektif membaca (KEM) seseorang harus dikaitkan dengan kemampuan memahami apa yang dibacanya. Rumus untuk menghitung hasil pengukuran membaca cepat adalah: Jumlah kata dalam teks ---------------------------------- X ...% pemahaman =…kpm (kata per menit) Jumlah menit membaca Jika jumlah kata dalam teks adalah 300; waktu baca 2 menit; persentase pemahaman 70%, maka KEM-nya adalah (600:4) x 70% = 105 kpm. Kemampuan membaca cepat dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya kemampuan daya konsentrasi, wawasan dan latar belakang budaya, pengetahuan bahasa, kecepatan gerak mata melakukan fiksasi, dan sebagainya. Oleh karena itu, standar KEM (Kemampuan Efektif Membaca) yang ditetapkan untuk setiap jenjang berbeda. Semakin bertambah usia dan tingkat pendidikan, standarnya juga semakin tinggi. Untuk siswa di Indonesia, standar kompetensi membaca cepat yang ditetapkan dengan tingkat pemahaman 75%, yaitu: siswa (kelas akhir) SD adalah 100-150 kpm, siswa (kelas akhir) SMP dan MTs adalah 300 kpm, dan siswa (kelas akhir) SMAdan MA adalah 350 kpm. Untuk mengukur pemahaman isi bacaan, siswa dapat menjawab pertanyaan pemahaman yang diajukan secara lisan. Selain itu, siswa dapat juga diminta mengidentifikasi ide pokok paragraf dengan bantuan kata kunci setiap paragraf. Hal penting untuk diperhatikan adalah dalam pengerjaan tugas tersebut siswa tidak diperkenankan membaca teks. Siswa hanya mengandalkan ingatannya saja. Sebelum pengukuran dilakukan, guru sudah menghitung jumlah kata dalam teks bacaan dan menyediakan alat pencatat waktu, seperti arloji atau stopwatch. SQ3R Membaca buku secara efisien dan efektif memerlukan sistem atau teknik tertentu. Salah satu sistem yang kini banyak diterapkan adalah SQ3R, singkatan dari SURVEI – QUESTION – READ – RECITE - REVIEW. Teknik ini terbukti efektif untuk menemukan ide pokok dan detail penting yang menjadi pendukung ide pokok serta membuat pembaca lebih awet mengingatnya. SURVEI – tahap prabaca untuk mendapatkan gambaran umum atau ABSENtrak dari buku yang akan dibacanya. Dilakukan dengan melihat sekilas bagian daftar isi, kata pengantar, pendahuluan, halaman indeks, daftar tabel/grafik/bagan, dan survei bab-bab. QUESTION – pembaca memunculkan beberapa pertanyaan tentang isi bacaan sesuai informasi yang dibutuhkan dengan memanfaatkan informasi awal yang terdapat pada judul atau subjudul. Untuk memfokuskan pertanyaan, dapat menggunakan rumusan 5W + 1H.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

12

READ – membaca secara intensif halaman demi halaman buku. Lewatkan atau percepat saat membaca bagian-bagian tidak penting. RECITE /RECALL – berhenti membaca untuk mencerna isi bacaan setelah selesai satu bab atau bagian buku. Bisa dilakukan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disediakan atau diajukan sendiri. Bila tidak bisa menjawab, bisa membaca sekali lagi. REVIEW – menelusuri kembali judul-judul bab, subbab, dan bagian-bagian penting lain dengan menemukan pokok-pokok yang perlu diingat setelah selesai membaca buku. D. MENULIS Kompetensi menulis sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Hal itu terkait dengan banyaknya fungsi dan tujuan menulis. Menulis tidak lagi dipahami sekadar proses pengungkapan gagasan atau cara berkomunikasi melalui tulisan. Menulis telah menjadi gaya dan pilihan untuk mengaktualisasikan diri, alat untuk membebaskan diri dari berbagai tekanan emosi, sarana membangun rasa percaya diri, dan sarana untuk berkreasi dan rekreasi. Pembelajaran menulis akan efektif bila siswa diberi banyak kesempatan untuk berlatih dan disediakan saluran untuk mempublikasikan aneka karya tulisan yang diproduksinya. Penjejalan konsep-konsep teoretis hendaknya dijauhkan meskipun tidak ditinggalkan sama sekali, karena hal itu hanya akan menumpulkan daya kreatif siswa. Pembelajaran menulis secara umum dibedakan atas menulis nonfiksi (ilmiah/faktual) dan fiksi (nonilmiah/imajinatif). Dalam Standar Isi 2006 KTSP Bahasa Indonesia untuk kelas X, yang termasuk pembelajaran menulis nonfiksi, yaitu: • menulis paragraf naratif, deskriptif, ekspositif, argumentatif, dan persuatif; menulis hasil wawancara; menulis teks pidato. Sedangkan yang termasuk menulis fiksi, yaitu: menulis puisi lama (pantun, syair); menulis puisi baru; menulis cerpen, baik berdasarkan pengalaman sendiri atau orang lain. Hal-hal penting yang perlu mendapat perhatian dan tekanan dalam pembelajaran menulis yaitu sebagai berikut. a. Kemampuan memilih dan menetapkan topik/ tema tulisan. b. Penentuan sudut pandang tulisan. c. Menginventaris dan menyiapkan bahan-bahan isi tulisan dan data pendukungnya. d. Penyusunan kerangka tulisan yang sistematis. e. Penuangan dan pengembangan gagasan berdasar pola-pola tertentu, sesuai jenis karangannya. f. Pengorganisasian gagasan secara tegas dan jelas (ada paragraf pembuka, isi, penutup). g. Perumusan dan penulisan judul karangan yang menarik. h. Penyuntingan/pengeditan berita (mencakup validitas dan legalitas isi, ejaan, diksi, struktur kalimat, acuan makna, grafika, dan sebagainya). i. Penulisan catatan kaki dan referensi untuk karya tulis ilmiah. Guna merangsang gairah menulis siswa, hasil karya siswa hendaknya jangan disembunyikan, tetapi diekspos melalui berbagai media komunikasi yang dimiliki sekolah. Untuk itu , seyogyanya sekolah memiliki klub jurnalistik yang diharapkan bisa menjadi motor


• • •

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

13

hidupnya kegiatan koran dinding (kording), majalah dinding (mading), atau majalah sekolah. Siswa juga didorong untuk berpartisipasi dalam berbagai kompetisi tulis menulis. Masih dalam tujuan sama, sekolah bisa memfasilitasi penerbitan bunga rampai atau antologi berisi kumpulan karya pilihan siswa, misalnya puisi, cerpen, profil tokoh yang diolah dari hasil wawancara, narasi pengalaman hidup siswa, dan sebagainya. Penilaian hasil karya siswa yang menyita waktu, membosankan, dan dengan tingkat subjektivitas tinggi sering dikeluhkan oleh guru dan siswa. Untuk itu guru harus kreatif menyiasatinya dengan mengembangkan teknik penilaian yang efektif, efisien, dan objektif. Salah satu caranya yaitu guru membuat rubrik (bank marks) atau blangko penilaian yang berisi aspek yang dinilai, kriteria, dan standar penyekoran. Selain hasil penilaian akan lebih objektif, dengan adanya panduan itu siswa pun bisa dilibatkan sebagai penilai hasil karya teman. Sejalan dengan salah salah satu prinsip penilaian, yaitu terbuka (transparan), rubrik penilaian sebaiknya dibeberkan kepada siswa sebelum penilaian menulis dilakukan. E. SASTRA Kata sastra sebenarnya berasal dari kata kesusastraan. Akan tetapi, orang lebih suka menggunakan istilah sastra. Kata kesusastraan berasal dari bahasa Sanskerta (susastra) dengan memperoleh imbuhan ke - an. Kata su berarti baik atau indah dan kata sastra berarti tulisan atau karangan. Jadi, kesusastraan berarti semua tulisan atau karangan yang indah dan baik; semua tulisan atau karangan yang mengandung nilai-nilai kebaikan dan ditulis dengan bahasa yang indah. Fungsi sastra bagi hidup dan kehidupan manusia adalah sebagai berikut. 1. Fungsi reaktif, yaitu fungsi atau manfaat memberikan rasa senang, gembira, dan menghibur 2. Fungsi didaktif, yaitu fungsi atau manfaat mengarahkan dan mendidik pembaca karena mengandung nilai-nilai moral. 3. Fungsi estetika, yaitu fungsi atau manfaat yang dapat memberikan keindahan bagi pembaca karena bahasanya yang indah. 4. Fungsi moralitas, yaitu fungsi atau manfaat yang dapat membedakan moral yang baik dan tidak baik bagi pembacanya karena sastra yang baik selalu mengandung nilai-nilai moral yang tinggi. 5. Fungsi religiusitas, yaitu fungsi atau manfaat yang mengandung ajaran-ajaran agama yang harus diteladani oleh pembaca. Sastra tidak bisa dikelompokkan ke dalam aspek ketrampilan berbahasa karena bukan merupakan bidang yang sejenis. Walaupun demikian, pembelajaran sastra dilaksanakan secara terintegrasi dengan pembelajaran bahasa baik dengan keterampilan mendengarkan, berbicara, membaca, maupun menulis. Dalam praktiknya, pengajaran sastra dapat berupa pengembangan kemampuan mendengarkan sastra, berbicara sastra, membaca sastra, dan menulis sastra. Berdasarkan hal di atas, pembelajaran sastra mencakup hal-hal berikut. 1. Menyimak sastra : mendengarkan dan merefleksikan pembacaan puisi, dongeng, cerpen, novel, pementasan drama. 2. Berbicara sastra : berbalas pantun, deklamasi, mendongeng, bermain peran berdasarkan naskah, menceritakan kembali isi karya sastra, menanggapi secara lisan pementasan karya sastra. 3. Membaca sastra : membaca karya sastra dan memahami maknanya, baik terhadap karya sastra yang berbentuk puisi, prosa, maupun naskah drama. 4. Menulis sastra : menulis puisi, menulis cerpen, menulis novel, menulis drama.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

14

Sasaran Pembelajaran Sastra 1. Pembelajaran menyimak sastra Sasaran pembelajaran menyimak sastra adalah pengembangan kemampuan mendengarkan, memahami, dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan. Sasaran lain adalah pengembangan kemampuan siswa dalam memahami pikiran, perasaan, dan imajinasi yang terkandung dalam karya sastra yang dilisankan. 2. Pembelajaran berbicara sastra Kemampuan berbicara sastra merupakan kemampuan melisankan karya sastra yang berupa menuturkan, membawakan, dan membacakan karya sastra. Kemampuan tersebut merupakan salah satu indicator dari subkompetensi “menguasai ekspresi sastra dalam berbagai jenisdan bentuk” 3. Pembelajaran membaca sastra Salah satu syarat untuk dapat memahami karya sastra dan membaca sastra dengan baik adalah mempunyai pengetahuan yang baik tentang sastra. Sasaran pembelajaran membaca sastra adalah pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan hakikat membaca, hakikat sastra dan membaca sastra, teknnik memahami dan mengomentari karya sastra. 4. Pembelajaran menulis sastra Penulisan sastra membutuhkan penghayatan terhadap pengalaman yang ingin diekspresikan, penguasaan teknik penulisan sastra, dan memiliki wawasan yang luas mengenai estetika. Tujuan pembelajaran menulis sastra adalah: a. agar siswa menguasai teori penulisan sastra yang berkaitan dengan unsur-unsur dan kaidah-kaidah dalam penulisan sastra, teknik penulisan sastra, dan estetika; b. agar siswa terampil menulis sastra.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

15

V. SILABUS DAN PENGEMBANGANNYA A. PENGERTIAN DAN PRINSIP PENGEMBANGAN SILABUS Silabus adalah rencana pembelajaran suatu mata pelajaran tertentu yang mencakup: a. standar kompetensi; b. kompetensi dasar; c. materi pokok/pembelajaran; d. kegiatan pembelajaran; e. indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian; f. penilaian; g. alokasi waktu; h. sumber belajar. Sebagai implementasi KTSP, guru-guru di sekolah dapat menyusun dan mengembangkan silabus sendiri dengan memerhatikan karateristik siswa, sekolah, dan kondisi lingkungannya. Hal itu dapat dilakukan sendiri maupun bersama guru lain, misalnya melalui forum MGMP. Penyusunan silabus harus memperhitungkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran, baik selama satu semester maupun satu tahun. Agar silabus yang disusun dapat dipergunakan sesuai harapan, maka dalam pengembangannya harus memerhatikan prinsip-prinsip penting, yaitu sebagai berikut. 1. Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatannya harus benar secara keilmuan. 2. Relevan Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi disesuaikan kondisi peserta didik. 3. Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional. 4. Konsisten Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara semua unsur silabus. 5. Memadai Cakupan indikator, materi pokok/pembelajaran, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup menunjang pencapaian kompetensi dasar. 6. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian memerhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi. 7. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat. 8. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor). B. LANGKAH PENGEMBANGAN SILABUS 1. Mengkaji Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Dilakukan dengan memerhatikan urutan berdasarkan hierarki konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi. Selain itu juga memerhatikan keterkaitan antara

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

16

standar kompetensi dan kompetensi dasar baik dalam satu mata pelajaran maupun antarmata pelajaran. 2. Mengidentifikasi Materi Pokok/Pembelajaran Dilakukan dengan mempertimbangkan potensi peserta didik; relevansi dengan karakteristik daerah tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan spritual peserta didik; kebermanfaatan bagi peserta didik; struktur keilmuan; aktualitas, kedalaman, dan keluasan materi pembelajaran; relevansi dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan lingkungan; alokasi waktu. 3. Mengembangkan Kegiatan Pembelajaran Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antarpeserta didik, peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar. Pengalaman belajar yang dimaksud dapat terwujud melalui penggunaan pendekatan pembelajaran yang bervariasi dan berpusat pada peserta didik. Pengalaman belajar memuat kecakapan hidup yang perlu dikuasai peserta didik. 4. Merumuskan Indikator Pencapaian Kompetensi Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian. 5. Penentuan Jenis Penilaian Penilaian pencapaian kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator. Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan nontes dalam bentuk tertulis maupun lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan Penilaian Diri. Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan. 6. Menentukan Alokasi Waktu Penentuan alokasi waktu pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan kompetensi dasar. Alokasi waktu yang dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam. 7. Menentukan Sumber Belajar Sumber belajar adalah rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan fisik, alam, sosial, dan budaya. Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

17

C. SILABUS BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNTUK SMA/MA KELAS X
(Contoh silabus; salinan silabus pemerintah per jenjang)
SILABUS KELAS X SEMESTER 1 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi : : : : : SMA / MA.... Bahasa Indonesia X 1 Mendengarkan 1. Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung Materi Pembelajaran - Siaran (langsung) dari radio/ televisi, teks yang dibacakan, atau rekaman berita/ nonberita - Pokok-pokok isi berita - Menanggapi isi berita Kegiatan Pembelajaran · Mendengarkan berita tentang bencana alam (Misal: Gunung Merapi Yogyakarta, gempa dan tsunami Aceh)* · Menuliskan isi berita dalam beberapa kalimat · Menyampaikan secara lisan isi berita · Mendiskusikan isi berita yang disampaikan · Mendengarkan cerita daerah tertentu (Misalnya: Si Kabayan, Roro Jonggrang, Malin Kundang)* · Mengidentifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik Indikator · Menuliskan isi siaran radio/televisi dalam beberapa kalimat dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami. · Menyampaikan secara lisan isi berita yang telah ditulis secara runtut dan jelas · Mengajukan pertanyaan/ tanggapan/ berdasarkan informasi yang didengar (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat) · Menyampaikan unsur-unsur intrinsik ( tema, penokohan, konflik, amanat, dll.) · Menyampaikan unsur-unsur ekstrinsik (nilai moral, kebudayaan, agama, dll) - Menanggapi (setuju atau tidak setuju) unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik yang disampaikan teman Penilaian Jenis Tagihan: · tugas individu · tugas kelompok · ulangan Bentuk Instrumen: · performansi · format pengamatan · uraian bebas · pilihan ganda · isian singkat Jenis Tagihan: - tugas individu - ulangan Bentuk Instrumen: uraian bebas pilihan ganda isian singkat 4 - Kaset rekaman cerita - Buku cerita Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat Radio/ tape/ televisi/ kaset rekaman

Kompetensi Dasar 1.1 Menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita)

1.2 Mengidentifikasi unsur sastra (intrinsik dan ekstrinsik) suatu cerita yang disampaikan secara langsung/ melalui rekaman

- Rekaman cerita, tuturan langsung (kaset, CD, buku cerita) · Unsur intrinsik (tema, alur, konflik, penokohan, sudut pandang, amanat) - Unsur ekstrinsik (agama, politik, sejarah, budaya)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

18

VII.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

A. HAKIKAT RPP DAN DASAR-DASAR PENYUSUNANNYA Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran untuk setiap Kompetensi Dasar (KD). RPP memuat hal-hal yang langsung berkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Dalam RPP harus tercantum identitas nama sekolah, mata pelajaran, kelas dan semester, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, alokasi waktu, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar, dan Indikator dikutip dari silabus yang disusun oleh satuan pendidikan. Alokasi Waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar yang bersangkutan, yang dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan. Oleh karena itu, waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada karakteristik kompetensi dasarnya. Tujuan Pembelajaran berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan/dicapai dalam RPP. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk pernyataan yang operasional dari Kompetensi Dasar. Tujuan pembelajaran dapat terdiri atas sebuah tujuan atau beberapa tujuan. Materi Pembelajaran adalah materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok yang ada dalam silabus. Metode Pembelajaran dapat diartikan benar-benar sebagai metode, tetapi dapat pula diartikan sebagai model atau pendekatan pembelajaran, bergantung pada karakteristik pendekatan dan/atau strategi yang dipilih. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran memuat unsur kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Akan tetapi, dalam satu rangkaian kegiatan pembelajaran yang penyajiannya lebih dari satu pertemuan, bagian-bagian tersebut tidak harus ada dalam setiap pertemuan. Sumber Belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat, dan bahan. Dalam RPP, harus dicantumkan judul buku pengarang, dan halaman referensi atau sumber rujukan yang diacu. Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen pengumpulan data. Untuk penilaian teknik tes tertulis uraian, tes unjuk kerja, dan tugas rumah berupa proyek, harus disertai rubrik penilaian. B. Format Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SMP/MTs. : ...................................

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

19

Mata Pelajaran Kelas/Semester Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Alokasi Waktu A. B. C. D.

: ................................... : ................................... : ................................... : ................................... : ................................... : ..... x 45 menit ( … pertemuan)

Tujuan Pembelajaran Materi Pembelajaran Metode Pembelajaran Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka b. Kegaiatan Utama (bisa dibagi dalam beberapa pertemuan) c. Kegiatan Penutup E. Sumber Belajar F. Penilaian a. Teknik b. Instrumen c. Rubrik Penilian

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

20

PROGRAM SEMESTER KELAS SEMESTER B A B :X :1 STANDAR KOMPETENSI Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung. KOMPETENSI DASAR Menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita) 3 Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, dan bercerita. Mengungkapkan pikiran, dan perasaan melalui kegiatan menulis puisi. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan kenalan, diskusi, dan bercerita. Memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat. 3 Menulis puisi lama dengan memerhatikan bait, irama, dan rima. Mendiskusikan masalah (yang ditemukan dari berbagai berita, artikel, atau buku). W K T JULI 1 2 3 4 5 1 AGUSTUS 2 3 4 5 1 SEPTEMBER 2 3 4 5 1 OKTOBER 2 3 4 5 1 NOVEMBER 2 3 4 5 1 DESEMBER 2 3 4 5

ASPEK

MEN DENGAR KAN

1

BER BICARA

ME NULIS

2

BER BICARA

3 3

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

21

MEM BACA

Memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca. Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/ tidak langsung.

Menemukan ide pokok berbagai teks nonsastra dengan teknik membaca cepat (250 kata/menit) Mengidentifikasi unsur-unsur bentuk suatu puisi yang disampai-kan secara langsung ataupun melalui rekaman. Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif. Mengidentifikasi unsur sastra (intrinsik dan ekstrinsik) suatu cerita yang disampaikan secara langsung atau rekaman. Menemukan nilai-nilai cerita pendek melalui kegiatan diskusi.

2

MEN DENGAR KAN

2

ME NULIS

Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif).

3

3
MEN DENGAR KAN

Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung

3

BER BICARA

Membahas cerita pendek melalui kegiatan diskusi.

3

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

22

MEM BACA

Memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca.

Mengidentifikasi ide pokok teks nonsastra dari berbagai sumber melalui teknik membaca ekstensif. Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskriptif.

3

4

ME NULIS

Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif). Membahas cerita pendek melalui kegiatan diskusi.

4
Mengemukakan hal-hal menarik dari cerita pendek melalui kegiatan diskusi. Menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat. Mengungkapkan isi suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman.

BER BICARA

3

5
BER BICARA

Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, dan bercerita. Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/ tidak langsung

MEN DENGAR KAN

4 3

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

23

ME NULIS

Mengungkapkan pikiran, dan perasaan melalui kegiatan menulis puisi. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif).

Menulis puisi baru dengan memerhatikan bait, irama, dan rima. Menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif. Membacakan puisi dengan lafal, nada, tekanan, dan intonasi yang tepat. Menganalisis keterkaitan unsur intrinsik suatu cerpen dengan kehidupan sehari-hari.

3

ME NULIS

4

6

MEM BACA

Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan cerpen.

4

MEM BACA

Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan cerpen.

2 55

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

24

PROGRAM SEMESTER KELAS SEMESTER B A B W K T JANUARI 1 2 3 4 5 1 FEBRUARI 2 3 4 5 1 MARET 2 3 4 5 1 APRIL 2 3 4 5 1 2 MEI 3 4 5 1 2 JUNI 3 4 5 :X :2

ASPEK

STANDAR KOMPETENSI Memahami informasi melalui tuturan langsung atau tidak langsung .

KOMPETENSI DASAR Menyimpulkan isi informasi yang disampaikan melalui tuturan langsung.

MEN DENGAR KAN

3 Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato. Menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif. 4 Memahami sastra Melayu klasik. Mengidentifikasi karakteristik dan struktur unsur intrinsik sastra Melayu klasik. 3 Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato. Menulis gagasan untuk meyakinkan atau mengajak pembaca bersikap atau melakukan

7

ME NULIS

MEMBA CA

8

ME NULIS

3

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

25

sesuatu dalam bentuk paragraf persuasif.

MEMBA CA

Memahami sastra Melayu klasik.

Menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalam sastra Melayu klasik. 2 Menemukan halhal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman. 2 Menyimpulkan isi informasi yang didengar melalui tuturan tidak langsung (rekaman atau teks yang dibacakan). 3 2 Memberikan kritik terhadap informasi dari media cetak dan atau elektronik.

Memahami cerita rakyat yang dituturkan. MEN DENGAR KAN

9
MEN DENGAR KAN

Memahami informasi melalui tuturan langsung atau tidak langsung.

BER BICARA

Mengungkapkan komentar terhadap informasi dari berbagai sumber.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

26

ME NULIS

Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato. Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato.

Menyusun teks pidato. 3 Menulis hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan menggunakan ejaan yang tepat. 3 Merangkum seluruh isi informasi teks buku ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai. 3 Membahas isi puisi berkenaan dengan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, dan imajinasi melalui diskusi. 3 4 Merangkum seluruh isi informasi dari suatu tabel dan atau grafik ke

ME NULIS

10

MEM BACA

Memahami ragam wacana tulis dengan membaca memindai

BER BICARA

Mengungkapkan pendapat terhadap puisi melalui diskusi

11

MEM BACA

Memahami ragam wacana tulis dengan membaca memindai

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

27

dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai. Mengungkapkan pendapat terhadap puisi melalui diskusi. Menghubungkan isi puisi dengan realitas alam, sosial budaya, dan masyarakat melalui diskusi. 3 Mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen. Menulis karangan berdasarkan kehidupan diri sendiri dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar) 3 12 Memahami cerita rakyat yang dituturkan. MEN DENGAR KAN Menemukan halhal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman. 3 2 Mengungkapkan komentar terhadap informasi dari berbagai sumber. Memberikan persetujuan/ dukungan terhadap artikel yang terdapat dalam media cetak dan atau elektronik.

BER BICARA

ME NULIS

BER BICARA

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

28

ME NULIS

Mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen

Menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar). 3 52

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

29

SILABUS KELAS X SEMESTER 1 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 1.1 Menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita).

: SMA/MA ... : Bahasa Indonesia :X : 1 : Mendengarkan 1. Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung
Materi Pembelajaran Siaran (langsung) dari radio/ televisi, teks yang dibacakan, atau rekaman berita/ nonberita. Kegiatan Pembelajaran Indikator • Menuliskan isi siaran radio/ televisi dalam beberapa kalimat dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami. Penilaian Jenis Tagihan: • tugas individu • tugas kelompok • ulangan Bentuk Instrumen: • unjuk kerja Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat radio/ tape/ televisi/ kaset/ rekaman

Mendengarkan berita tentang bencana alam (misal: Gunung Merapi Yogyakarta, gempa dan tsunami Aceh)* Menuliskan isi berita dalam beberapa kalimat. Menyampaikan secara lisan isi berita. Mendiskusikan isi berita.

• •

Pokokpokok isi berita. Penangapa n isi berita.

• • •

Menyampaikan secara lisan isi berita yang telah ditulis secara runtut dan jelas. tanggapan berdasarkan informasi yang didengar (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat).

• Mengajukan pertanyaan/

• format pengamatan
• uraian bebas • pilihan ganda • isian singkat

1.2 Mengidentifi kasi unsur sastra (intrinsik, ekstrinsik) cerita secara langsung/ melalui

Rekaman cerita, tuturan langsung unsur intrinsik (tema, alur, konflik, penokohan, sudut pandang, amanat)

• Mendengarkan cerita daerah
tertentu (misalnya: Si Kabayan, Roro Jonggrang, Malin Kundang)* intrinsik dan ekstrinsik.

• Menyampaikan unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, konflik, amanat, dll)

• Mengidentifikasi unsur

• Menyampaikan unsur-unsur
ekstrinsik (nilai moral, kebudayaan, agama, dll) Menanggapi unsur-unsur

Jenis Tagihan: • tugas individu • ulangan Bentuk Instrumen: uraian bebas pilihan ganda

4

kaset rekaman cerita buku cerita

unsur

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

30

rekaman.

ekstrinsik (agama, politik, sejarah, budaya)

• Menyampaikan unsur-unsur
intrinsik dan ekstrinsik.

intrinsik dan ekstrinsik yang disampaikan teman.

isian singkat

• Diskusi dan tanya jawab.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

31

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 2.1 Memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat.

: SMA/MA ... : Bahasa Indonesia :X :1 : Berbicara 2. Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, dan bercerita
Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Jenis Tagihan: • tugas individu Bentuk Instrumen: • unjuk kerja • format pengamatan Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku teks yang terkait media cetak/ elektronik tuturan langsung

Contoh kalimat untuk memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi. • penggunaa n sapaan • penggunaa n diksi • penggunaa n struktur kalimat

• Mengamati moderator atau

pembawa acara dalam diskusi atau suatu kegiatan langsung atau tak langsung langsung (dilakukan di rumah, di kelas, atau di luar kelas). • Berperan sebagai moderator atau pembawa acara untuk memperkenalkan diri sendiri dan pembicara dalam diskusi.

• Mengucapkan kalimat

perkenalan (misalnya, sebagai moderator atau pembawa acara) dengan lancar dan intonasi yang tidak monoton. Menggunakan diksi (pilihan kata) yang tepat. Menanggapi kekurangan yang terdapat pada pengucapan kalimat perkenalan oleh teman. Memperbaiki pengucapan kalimat yang kurang sesuai.

• •

• Menanggapi kekurangan

pada pengucapan kalimat perkenalan.

2.2 Mendisku-

sikan masalah (yang ditemukan dari berbagai berita, artikel,

Teks berita, artikel, buku yang berisi informasi aktual (misalnya: AIDS/HIV, SARS, dll) • penentuan

Mencari artikel, atau buku yang berhubungan dengan lingkungan daerah masingmasing (misalnya: polio, SARS, atau bencana alam di daerah setempat)*

Mencatat masalah dari berbagai sumber • Menanggapi masalah dalam berita, artikel, dan buku • Mengajukan saran dan

Jenis Tagihan: • pra ktik • tug as kelompok

4

media massa/ koran/ majalah/ internet

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

32

Kompetensi Dasar atau buku)

Materi Pembelajaran masalah dalam berita • daftar kata sulit dan maknanya

Kegiatan Pembelajaran

Indikator pemecahan terhadap masalah yang disampaikan • Mendaftar kata-kata sulit dalam teks bacaan • membahas maknanya

Penilaian Bentuk Instrumen: • unjuk kerja • format pengamatan

Alokasi Waktu

Sumber/ Bahan/Alat

Membaca berita, artikel atau buku • Mengidentifikasi masalah dalam artikel • Mendiskusikan masalah • Melaporkan hasil diskusi

2.3 Menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat

Cerita pengalaman (yang lucu, menggembirakan, mengharukan, dsb) • penggunaan diksi (pilihan kata) • penggunaan intonasi, jeda, dan ekspresi

Secara bergiliran siswa bercerita pengalaman pribadi (yang lucu, menyenangkan, atau mengharukan)* dengan menggunakan: - pilihan kata dan ekspresi secara tepat. - Menggunakan kosakata sesuai dengan situasi dan konteks. • Membahas pengalaman yang diceritakan

Menyampaikan secara lisan pengalaman pribadi (yang lucu, menyenangkan, mengharukan, dsb) dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat • Menanggapi pengalaman pribadi yang disampaikan

Jenis Tagihan: • praktik • tugas individu Bentuk Instrumen: • unjuk kerja • format pengamatan

4

buku cerita lucu/ kaset cerita pengalam= an langsung

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

33

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 3.1 Menemukan ide pokok berbagai teks nonsastra dengan teknik membaca cepat (250 kata/menit)

: : : : :

SMA / MA ... Bahasa Indonesia X 1 Membaca 1. Memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca
Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran • Membaca cepat teks tentang kesenian daerah (lenong, wayang golek, ketoprak, dll) • Menemukan ide pokok paragraf dalam teks • Membuat ringkasan isi teks dalam beberapa kalimat. • Membahas ide pokok dan ringkasan isi • Indikator Membaca cepat teks dengan kecepatan 250 kata/menit • Menemukan ide pokok paragraf dalam teks • Membuat ringkasan isi teks dalam beberapa kalimat yang runtut Penilaian Jenis Tagihan: • tugas individu • ulangan • praktik Bentuk Tagihan: • uraian bebas • pilihan ganda Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat media massa/ koran/ majalah/ internet buku yang berkaitan dengan budaya setempat

Membaca cepat • teks nonsastra • teknik membaca cepat • rumus membaca cepat • fungsi membaca cepat

3.2

Mengidentifikasi ide pokok teks nonsastra dari berbagai sumber melalui teknik membaca ekstensif

Teks nonsastra dari berbagai sumber • ide pokok tiap paragraf • ide pokok dari berbagai sumber • fakta dan opini • ringkasan isi

• •

Membaca teks berita/ artikel (lenong, wayang golek, ketoprak, randai, dll)*

Mengidentifikasi ide pokok tiap paragraf • Menuliskan kembali isi bacaan secara ringkas • Mendiskusikan ide pokok dan ringkasan isi

• Mengidentifikasi ide pokok tiap paragraf • Menuliskan kembali isi bacaan secara ringkas dalam beberapa kalimat • Mengidentifikasi fakta dan pendapat

Jenis Tagihan: tugas kelompok tugas individu ulangan Bentuk Instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda

4

media massa/ koran/ majalah/ internet

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

34

Catatan : jumlah jawaban yang benar x 100% jumlah soal jumlah kata yang dibaca x % pemahaman bacaan = jumlah kata per menit waktu tempuh baca (detik)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

35

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 4.1 Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif

: SMA ... : Bahasa Indonesia :X :1 : Menulis 4. Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif)
Materi Pembelajaran Paragraf naratif Kegiatan Pembelajaran • Membaca paragraf naratif. Mengidentifikasi struktur paragraf naratif Menulis paragraf naratif Menggunakan kata ulang dalam paragraf naratif Menyunting paragraf naratif yang ditulis teman Mendiskusikan paragraf naratif • Indikator Mendaftar topiktopik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf naratif • Menyusun kerangka paragraf naratif berdasarkan kronologi waktu dan peristiwa • Mengembangkan kerangka yang telah dibuat menjadi paragraf naratif Penilaian Jenis Tagihan: • gas Individu • aktik • angan Alokasi Waktu 4 tu pr ul Sumber/ Bahan/Alat buku teks yang terkait dengan naratif buku EyD

• •

contoh paragraf naratif pola pengembangan paragraf naratif (urutan waktu, tempat) ciri/ karakteristik paragraf naratif kerangka paragraf naratif penggunaan kata ulang dalam paragraf naratif


• • • •

• • •

Bentuk Instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda

Menyunting paragraf naratif yang ditulis teman berdasarkan kronologi, waktu, peristiwa, dan EYD • Menggunakan kata ulang dalam paragraf naratif

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

36

Kompetensi Dasar 4.2 Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskriptif

Materi Pembelajaran Paragraf deskriptif • contoh paragraf deskriptif

Kegiatan Pembelajaran

Indikator • Mendaftar topik- topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf deskriptif berdasarkan hasil pengamatan • Menyusun kerangka paragraf deskriptif • Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi paragraf deskriptif • Menggunakan frasa ajektif dalam paragraf deskriptif • Menyunting paragraf deskriptif yang ditulis teman • Mendaftar topiktopik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf ekspositif • Menyusun kerangka paragraf ekspositif • Mengembangkan kerangka yang telah disusun dengan kata penghubung yang tepat • Mengidentifikasi kata berimbuhan dalam paragraf ekspositif

Penilaian Jenis Tagihan: • tugas individu • praktik • ulangan Bentuk Instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda

Alokasi Waktu 4

Sumber/ Bahan/Alat buku yang terkait dengan deskripsi buku EyD

• Membaca paragraf deskriptif
• Mengidentifikasi karakteristik paragraf deskriptif • Menulis paragraf deskriptif • Menggunakan frasa ajektif dalam paragraf deskriptif • Menyunting paragraf deskriptif yang ditulis teman • Mendiskusikan paragraf deskriptif

• pola pengembangan paragraf deskriptif • ciri/ karakteristik • paragraf deskriptif deskriptif

• kerangka paragraf • contoh penggunaan frasa ajektif dalam paragraf deskriptif

4.3 Menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif

Paragraf ekspositif • contoh paragraf ekspositif • pola pengembangan paragraf ekspositif • contoh penggunaan kata berimbuhan dalam paragraf ekspositif • penggunaan kata penghubung dalam paragraf

• Membaca paragraf ekspositif • Mengidentifikasi karekteristik paragraf ekspositif • Menulis paragraf ekspositif dengan kata penghubung yang tepat • Mengidentifikasi kata berimbuhan dalam paragraf ekspositif Menyunting paragraf ekspositif teman • Mendiskusikan paragraf eksposistif

Jenis Tagihan: • tugas individu • praktik • ulangan Bentuk Instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda

4

buku yang terkait dengan eksposisi buku EYD

Menyunting paragraf ekspositif teman

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

37

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 5.1 Mengidentifikas i unsur-unsur bentuk suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman

: SMA ... : Bahasa Indonesia :X :1 : Mendengarkan 5. Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/ tidak langsung
Materi Pembelajaran Rekaman puisi atau pembacaan langsung • majas, • irama • kata-kata konotasi • Kata-kata bermakna lambang Kegiatan Pembelajaran • Mendengarkan puisi • Mendiskusikan unsur-unsur bentuk puisi tersebut • Melaporkan hasil diskusi Indikator • Mengidentifikasi (majas, rima, kata-kata berkonotasi dan bermakna lambang) • Menanggapi unsur-unsur puisi yang ditemukan • Mengartikan kata-kata berkonotasi dan makna lambang Penilaian Jenis Tagihan: • praktik • tugas kelompok • tugas individu • laporan • ulangan Bentuk instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat rekaman puisi/ tape puisi yang dibacakan

5.2 Mengungkapkan isi suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman

Rekaman puisi yang berjenis tertentu atau yang dibacakan • jenis puisi • isi puisi • tema • maksud puisi

• • • •

Mendengarkan puisi Mengidentifikasi jenis puisi Mendiskusikan isi puisi Melaporkan hasil diskusi

• Menyebutkan tema puisi yang didengar • Menyebutkan jenis puisi yang didengar (balada, elegi, roman, ode, himne, satire, dll.) • Menjelaskan maksud puisi • Mengungkapkan isi puisi dengan kata-kata sendiri

Jenis Tagihan: • praktik • tugas Kelompok • laporan • ulangan Bentuk instrumen: uraian bebas pilihan ganda

4

rekaman puisi/ tape puisi yang dibacakan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

38

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi : SMA ... : Bahasa Indonesia :X :1 : Berbicara 6. Membahas cerita pendek melalui kegiatan diskusi
Materi Pembelajaran Naskah cerita pendek • isi cerpen • hal yang menarik • unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, alur, sudut pandang, latar, amanat) • penggunaan kalimat langsung/ tidak langsung Kegiatan Pembelajaran • Membaca cerita pendek Indikator Penilaian Jenis Tagihan: • praktik • tugas individu • tugas kelompok Bentuk instrumen: • unjuk kerja • format pengamatan • uraian bebas Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku kumpulan cerpen/ media massa/ internet

Kompetensi Dasar 6.1 Mengemukakan hal-hal yang menarik atau mengesankan dari cerita pendek melalui kegiatan diskusi

• •

Menceritakan kembali isi cerita pendek yang dibaca dengan kata-kata sendiri Mengungkapkan halhal yang menarik atau mengesankan dari karya tersebut Mendiskusikan unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, alur, sudut pandang, latar , amanat) cerita pendek yang dibaca Melaporkan hasil diskusi Mengidentifikasi kalimat langsung dan tidak langsung

Menceritakan kembali isi cerita pendek yang dibaca dengan katakata sendiri • Mengungkapkan hal-hal yang menarik atau mengesankan • Mendiskusikan unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, alur, sudut pandang, latar, amanat) cerita pendek yang dibaca. • Mengidentifikasi kalimat langsung dan tidak langsung dalam cerpen

6.2 Menemukan nilai-nilai cerita pendek

Naskah cerita pendek • nilai budaya • nilai moral

• Membaca cerita pendek • Mendiskusikan nilainilai yang terdapat dalam

Menemukan nilainilai dalam cerpen • Membandingkan

Jenis Tagihan: tugas Kelompok laporan

4

buku kumpulan cerpen/

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

39

melalui kegiatan diskusi

• •

nilai agama nilai politik

cerpen • Melaporkan hasil diskusi

nilai-nilai yang terdapat dalam cerita pendek dengan kehidupan seharihari • Mendiskusikan nilainilai yang terdapat dalam cerpen

praktik Bentuk instrumen: • unjuk kerja • uraian bebas

media massa/ internet

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

40

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 7.1 Membacakan puisi dengan lafal, nada, tekanan, dan intonasi yang tepat

: SMA ... : Bahasa Indonesia :X :1 : Membaca 7. Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan cerpen
Materi Pembelajaran Puisi • lafal • tekanan • intonasi • jeda • pemenggala n kata, frasa Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Jenis Tagihan: • praktik • tugas individu • tugas kelompok Bentuk Instrumen: • unjuk kerja • format pengamatan Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku kumpulan puisi/ internet/ media massa

Membacakan puisi dengan memerhatikan lafal, tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi • Membahas pembacaan puisi berdasarkan lafal, tekanan, dan intonasi • Memberi saran perbaikan pembacaan puisi yang kurang tepat

Membaca puisi dengan memerhatikan lafal, tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi • Membahas pembacaan puisi berdasarkan lafal, tekanan, dan intonasi • Memberi saran perbaikan pembacaan puisi yang kurang tepat • Mengidentifikasi unsur-unsur (tema, penokohan, dan amanat) cerita pendek yang telah dibaca • Mengaitkan unsur intrinsik (tema, penokohan, dan amanat) dengan kehidupan seharihari

7.2 Menganalisis keterkaitan unsur intrinsik suatu cerpen dengan kehidupan sehari-hari

Naskah cerpen • unsur intrinsik (tema, penokohan, dan amanat)

• Membaca cerpen • Mengidentifikasi unsurunsur (tema, penokohan, dan amanat) cerita pendek yang telah dibaca • Mengaitkan unsur intrinsik (tema, penokohan, dan amanat) dengan kehidupan sehari-hari

Jenis Tagihan: • tugas Individu • tugas kelompok • ulangan Bentuk Instrumen: uraian bebas pilihan ganda

4

buku kumpulan cerpen/ media massa/ internet

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

41

jawaban singkat

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 8.1 Menulis puisi lama dengan memerhatikan bait, irama, dan rima

: SMA ... : Bahasa Indonesia :X :1 : Menulis 8. Mengungkapkan pikiran, dan perasaan melalui kegiatan menulis puisi
Materi Pembelajaran Contoh puisi lama (pantun, syair) bait irama rima • perbedaan pantun dengan syair • Kegiatan Pembelajaran Membaca puisi lama (pantun, syair) • Mengidentifikasi puisi lama (pantun, syair) berdasarkan bait, irama, dan rima • Indikator Mengidentifikasi puisi lama (pantun, syair) berdasarkan bait, irama, dan rima • Membedakan bentuk pantun dan syair Penilaian Jenis Tagihan: • tugas individu • produk Bentuk Instrumen: • uraian bebas Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku kumpulan puisi lama Internet/ media massa

Menulis pantun/ syair dengan memerhatikan bait, irama, dan rima • Menyunting puisi lama (pantun/ syair) yang dibuat teman

Menulis pantun/ syair dengan memerhatikan bait, irama, dan rima • Menyunting puisi lama (pantun/syair) yang dibuat teman • Mengidentifikasi puisi baru berdasarkan bait, irama, dan rima Menulis puisi baru dengan memerhatikan bait, irama, dan rima

8.2 Menulis puisi baru dengan memerhatikan bait, irama, dan rima

Contoh puisi baru ciri-ciri puisi baru bait rima irama

• Membaca puisi baru • Mengidentifikasi puisi baru berdasarkan bait, irama, dan rima

Menulis puisi baru dengan memerhatikan bait, irama,

Jenis Tagihan: tugas individu produk Bentuk Instrumen: uraian bebas

4

buku kumpulan puisi/ internet/ media massa

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

42

dan rima • Menyunting puisi baru yang dibuat teman

Menyunting puisi baru yang dibuat teman

pilihan ganda

SILABUS KELAS X SEMESTER 2 Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi 9.
Kompetensi Dasar

: : : : :

SMA/MA ... Bahasa Indonesia X 2 Mendengarkan Memahami informasi melalui tuturan
Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator • Mencatat pokokpokok isi informasi yang disampaikan melalui tuturan langsung • Menyimpulkan isi informasi dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami. • Menyampaikan secara lisan isi informasi yang telah ditulis secara runtut dan jelas Penilaian Jenis Tagihan: • pertanyaan lisan • tugas individu Bentuk Instrumen: • jawaban singkat • unjuk kerja • format pengamatan Alokasi Waktu 2 Sumber/ Bahan/Alat narasumber/ televisi/ radio/

9.1

Me nyimpulkan isi informasi yang disampaikan melalui tuturan langsung

Informasi dari tuturan langsung tentang topik tertentu • pokok-pokok isi informasi

• Mendengarkan informasi

tuturan langsung (misalnya tentang transportasi : andong, delman, bajaj, dll.)* • Menyimpulkan isi informasi dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami. • Menyampaikan secara lisan isi informasi yang telah ditulis • Mendiskusikan isi informasi

9.2

Me nyimpulkan isi informasi yang didengar

Rekaman Informasi atau teks yang dibacakan • pokok-pokok

• Mendengarkan informasi rekaman atau teks yang dibacakan * • Menyimpulkan isi informasi

• Mencatat pokok isi informasi rekaman atau teks yang dibacakan

Jenis Tagihan : pertanyaan lisan bentuk intrumen jawaban singkat

2

rekaman informasi/ teks yang dibacakan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

43

melalui tuturan tidak langsung (rekaman atau teks yang dibacakan)

isi informasi simpulan informasi

dengan runtut dan mudah dipahami •Menyampaikan secara lisan isi informasi

Menyampaikan secara lisan isi informasi secara runtut dan jelas • Menyimpulkan isi informasi yang didengar

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar

: : : : :

SMA ... Bahasa Indonesia X 2 Berbicara 10. Mengungkapkan komentar terhadap informasi dari berbagai sumber
Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran • Membaca artikel • Mendiskusikan persoalan yang menjadi perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa yang menjadi latar belakang, dsb.) • Memberikan kritik dengan disertai alasan Indikator • Mendata informasi dari sebuah artikel dengan mencantumkan sumbernya • Merumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa yang menjadi latar belakangnya, dsb) • Memberikan kritik dengan disertai alasan Penilaian Jenis Tagihan: praktik tugas kelompok Bentuk Instrumen: • unjuk kerja • format pengamatan Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat artikel dari media cetak/ internet

10.1 Memberikan
kritik terhadap informasi dari media cetak dan atau elektronik

Artikel dalam media cetak atau internet yang menjadi bahan perdebatan umum (misalnya: kenaikan harga BBM atau berita terorisme) • Kata kunci (saya kurang sependapat karena..., ) untuk menyampaikan kritik atau dukungan terhadap suatu pendapat atau gagasan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

44

10.2 Memberikan
persetujuan/ dukungan terhadap artikel yang terdapat dalam media cetak dan atau elektronik

Artikel dalam media cetak atau internet yang menjadi bahan perdebatan umum (misalnya: kenaikan harga BBM atau berita terorisme) Kata kunci (saya sependapat karena...) untuk menyampaikan dukungan terhadap suatu pendapat atau gagasan

• Membaca artikel • Mendiskusikan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa yang menjadi latar belakangnya, dsb) • Memberikan persetujuan/ dukungan dengan bukti pendukung (disertai dengan alasan)

• Mendata informasi dari sebuah artikel dengan mencantumkan sumbernya • Merumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa yang menjadi latar belakangnya, dsb)

Jenis Tagihan: praktik tugas kelompok Bentuk Instrumen: unjuk kerja • format pengamatan

4

artikel dari media cetak/ internet

• Memberikan persetujuan/

dukungan dengan bukti pendukung (disertai dengan alasan)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

45

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar

: : : : :

SMA/MA ... Bahasa Indonesia X 2 Membaca 11. Memahami ragam wacana tulis dengan membaca memindai
Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran • Membaca daftar isi buku • Menentukan salah satu bab dalam daftar isi buku yang merujuk ke halaman • Membaca informasi yang terdapat pada halaman tertentu sesuai dengan yang dirujuk pada daftar isi • Merangkum seluruh isi informasi (yang diperoleh dari halaman bab tertentu) ke dalam beberapa kalimat • Mendiskusikan rangkuman isi • Mengidentifikasi klausa dalam teks buku Me mbaca teks yang berisi tabel atau grafik • Mengungkapkan (secara lisan atau tertulis) isi tabel/ grafik yang terdapat dalam • Indikator • Mencatat pokok-pokok isi informasi pada halaman bab tertentu yang dirujuk • Merangkum seluruh isi informasi (yang diperoleh dari halaman bab tertentu) ke dalam beberapa kalimat • Membahas rangkuman yang telah dibuat • Mengidentifikasi klausa dalam teks buku Penilaian Jenis Tagihan: • tugas individu • laporan Bentuk Instrumen: uraian bebas Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku yang memuat daftar isi buku yang terkait dengan tata bahasa

11.1 Merangkum
seluruh isi informasi teks buku ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai

Buku yang memuat daftar isi pokok isi informasi rangkuman isi buku klausa

11.2 Merangkum • t seluruh isi eks / bacaan yang informasi dari berisi tabel atau suatu tabel dan grafik atau grafik ke • is dalam i tabel/ grafik

• Mengungkapkan (secara lisan atau tertulis) isi tabel/ grafik yang terdapat dalam bacaan ke dalam beberapa kalimat • Merangkum isi informasi

Jenis Tagihan: ulangan tugas kelompok Bentuk Instrumen: uraian bebas

2

media cetak/ internet

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

46

beberapa kalimat dengan membaca memindai

m erangkum tabel/ grafik

bacaan ke dalam beberapa kalimat • Men yimpulkan isi tabel/ grafik

dari suatu tabel/ grafik

pilihan ganda

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

47

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 12.1 Menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif

: : : : :

SMA/MA ... Bahasa Indonesia X 2 Menulis 12. Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato
Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran • Membaca paragraf argumentatif • Mengidentifikasi karekteristik paragraf argumentatif • Menulis paragraf argumentatif • Menggunakan kata penghubung antarkalimat (oleh karena itu dengan demikian, oleh sebab itu, dll) dalam paragraf argumentatif • Menyunting paragraf argumentatif yang ditulis teman • Indikator Mendaftar topik-topik pendapat yang dapat dikembangkan menjadi paragraf argumentatif Menyusun kerangka paragraf argumentatif Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi paragraf argumentatif Menggunakan kata penghubung antarkalimat (oleh karena itu dengan demikian, oleh sebab itu, dll) dalam paragraf argumentatif Menyunting paragraf argumentatif yang ditulis teman Mendaftar topik- topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf argumentatif berdasarkan hasil penelitian Penilaian Jenis Tagihan: • tugas Individu • praktik Bentuk Instrumen: uraian bebas pilihan ganda Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku yang berkaitan dengan argumentasi buku yang terkait denga tata bahasa

Contoh paragraf argumentatif • ciri-ciri paragraf argumentatif • topik paragraf argumentatif • kerangka paragraf argumentatif • penggunaan kata penghubung dalam paragraf argumentatif

• •

12.2 Menulis gagasan untuk meyakinkan atau mengajak pembaca

Contoh paragraf persuasif • ciri-ciri paragraf persuasif • topik-topik

• Membaca paragraf persuasif • Mengidentifikasi karekteristik paragraf persuasif • Menulis paragraf persuasif • Menggunakan kata

Jenis Tagihan: tugas individu Bentuk Instrumen: uraian bebas

4

buku yang berkaitan dengan argumen-tasi

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

48

Kompetensi Dasar bersikap atau melakukan sesuatu dalam bentuk paragraf persuasif

Materi Pembelajaran paragraf persuasif • kerangka paragraf persuasif • penggunaan kata penghubung antarklausa dalam paragraf persuasif

Kegiatan Pembelajaran penghubung antarkalimat (oleh karena itu, dengan demikian, oleh sebab itu, dll)dalam paragraf persuasif • Menyunting paragraf argumentatif yang ditulis teman

Indikator • Menyusun kerangka paragraf persuasif • Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi paragraf persuasif • Menggunakan kata penghubung antarklausa (karena, jika, kalau, seperti, dll.)dalam paragraf persuasif • Menyunting paragraf persuasif yang ditulis teman

Penilaian pilihan ganda

Alokasi Waktu

Sumber/ Bahan/Alat buku yang terkait dengan tata bahasa

12.3 Menulis hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan menggunakan ejaan yang tepat

Informasi dari narasumber • topik wawancara • daftar pertanyaan • pokok-pokok isi wawancara • penggunaan ejaan dan tanda baca

Memilih narasumber untuk diwawancarai* • Menyusun daftar pertanyaan dengan memerhatikan kelengkapan isi (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana) • Melakukan wawancara dengan narasumber • Mencatat pokokpokok informasi yang diperoleh dari wawancara • Menuliskan hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan

• •

Menentukan topik Menyusun daftar pertanyaan dengan memerhatikan kelengkapan isi (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana) • Mencatat pokokpokok informasi yang diperoleh dari wawancara • Menuliskan hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan ejaan dan tanda baca yang benar

Jenis Tagihan: • tug as kelompok • lap oran Bentuk Instrumen: uraian bebas pilihan ganda

4

buku pedoman wawancara

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

49

Kompetensi Dasar

Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Alokasi Waktu

Sumber/ Bahan/Alat

ejaan dan tanda baca yang benar 12.4 Menyusun teks pidato Kalimat pembuka, isi, penutup • syarat-syarat topik • sumber topik • kerangka teks pidato • penggunaan bahasa dalam teks pidato • Menentukan topik dan tujuan • Menyusun kerangka pidato • Menyusun teks pidato berdasarkan kerangka dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami • Menyunting teks pidato tulisan teman • Menyusun teks pidato berdasarkan kerangka dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami • Menyunting teks pidato tulisan teman Jenis Tagihan: • tugas individu Bentuk Instrumen: • uraian bebas 4 buku yang berkaitan dengan pidato buku EyD

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

50

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 13.1 Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman

: : : : :

SMA/MA ... Bahasa Indonesia X 2 Mendengarkan 13. Memahami cerita rakyat yang dituturkan
Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran • Mendengarkan rekaman cerita rakyat (penuturan cerita sesuai dengan daerah setempat)* • Mengidentifikasi karakteristik cerita rakyat yang didengarkan • Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat • Mengutarakan secara lisan nilai-nilai dalam cerita rakyat dengan memerhatikan pelafalan kata, dan kalimat yang tepat • Membandingkan nilai-nilai dalam cerita rakyat dengan nilai-nilai masa kini dengan menggunakan kalimat yang efektif. • Mengungkapkan kembali cerita rakyat dalam bentuk sinopsis • Mendengarkan cerita rakyat yang disampaikan secara langsung* • Mengidentifikasi karakteristik cerita rakyat yang didengarkan • • • • Indikator Mengidentifikasi karakteristik cerita rakyat yang didengarkan Menentukan isi dan atau amanat yang terdapat di dalam cerita rakyat Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat Membandingkan nilainilai dalam cerita rakyat dengan nilai-nilai masa kini dengan menggunakan kalimat yang efektif Mengungkapkan kembali cerita rakyat dalam bentuk sinopsis Penilaian Jenis Tagihan: tugas individu Bentuk Instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat rekaman cerita rakyat, tuturan cerita rakyat buku cerita rakyat

Rekaman cerita rakyat atau yang disampaikan secara langsung ciri-ciri cerita rakyat • unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, latar, alur, sudut pandang) • nilai-nilai (budaya, moral, agama) • cara membuat sinopsis • hal-hal yang menarik tentang tokoh

13.2 Menjelaskan hal-hal yang menarik tentang latar cerita rakyat

Rekaman cerita rakyat atau yang disampaikan secara langsung ciri-ciri cerita rakyat

Mengidentifikasi karakteristik cerita rakyat yang didengarkan • Menentukan isi dan atau amanat yang terdapat di

Jenis Tagihan: • tugas individu Bentuk Instrumen: • uraian

4

buku cerita rakyat, tuturan cerita rakyat

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

51

yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman

• unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, latar, alur, sudut pandang) • nilai-nilai (budaya, moral, agama) • cara membuat sinopsis • hal-hal yang menarik tentang latar

• Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat • Membandingkan nilai-nilai dalam cerita rakyat dengan nilai-nilai masa kini dengan menggunakan kalimat yang efektif. • Mengungkapkan cerita rakyat dalam bentuk sinopsis

dalam cerita rakyat Menemukan hal-hal yang menarik tentang latar cerita rakyat • Membandingkan nilainilai dalam cerita rakyat dengan nilai-nilai masa kini dengan menggunakan kalimat yang efektif • Mengungkapkan kembali cerita rakyat dalam bentuk sinopsis •

bebas ganda

pilihan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

52

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 14.1 Membahas isi puisi berkenaan dengan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, dan imajinasi melalui diskusi

: SMA ... : Bahasa Indonesia :X :2 : Berbicara 14. Mengungkapkan pendapat terhadap puisi melalui diskusi
Materi Pembelajaran Puisi • gambaran penginderaan • gambaran perasaan • gambaran pikiran • penggambaran imajinasi • maksud puisi Puisi • hubungan isi dengan realitas alam • hubungan isi puisi dengan sosial budaya • hubungan isi puisi dengan masyarakat Kegiatan Pembelajaran • Membaca puisi • Mendiskusikan isi puisi (gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, dan imajinasi) • Melaporkan hasil diskusi • Menanggapi isi laporan diskusi • Membaca puisi • Mendiskusikan (hubungan isi puisi dengan realitas alam, hubungan isi puisi dengan sosial budaya, hubungan isi puisi dengan masyarakat) • Melaporkan hasil diskusi • Menanggapi isi laporan diskusi • Indikator Mendiskusikan isi puisi (gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, dan imajinasi) • Mendiskusikan maksud/ makna puisi Penilaian Jenis Tagihan: • tugas kelompok • tugas individu Bentuk Instrumen: unjuk kerja • format pengamatan uraian bebas Jenis Tagihan: tugas kelompok tugas individu Bentuk Instrumen: unjuk kerja • format pengamatan • uraian bebas 4 Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku kumpulan puisi buku panduan yang terkait

14.2 Menghubungkan isi puisi dengan realitas alam, sosial budaya, dan masyarakat melalui diskusi

Mendiskusikan (hubungan isi puisi dengan realitas alam, hubungan isi puisi dengan sosial budaya, hubungan isi puisi dengan masyarakat)

buku kumpulan puisi buku panduan yang terkait

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

53

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 15.1 Mengidentifikasi karakteristik dan struktur unsur intrinsik sastra Melayu klasik

: SMA ... : Bahasa Indonesia :X :2 : Membaca 15. Memahami sastra Melayu klasik
Materi Pembelajaran Karya sastra Melayu klasik • ciri-ciri karya sastra Melayu klasik • unsur-unsur karya sastra Melayu klasik (tema, alur, latar, penokohan, amanat) • ringkasan isi karya sastra Melayu klasik • Kegiatan Pembelajaran Membaca naskah sastra Melayu klasik * • Mengidentifikasi karakteristik karya sastra Melayu Klasik • Mendiskusikan struktur (unsur) karya sastra Melayu Klasik • Menuliskan secara ringkas isi karya sastra Melayu klasik dengan bahasa sendiri ke dalam beberapa paragraf • Mendiskusikan nilai-nilai dalam karya sastra Melayu Klasik * • Membandingkan nilai-nilai dalam sastra Melayu Klasik dengan nilai-nilai masa kini • Indikator Mengidentifikasi karakteristik karya sastra Melayu klasik • Menentukan struktur (unsur) karya sastra Melayu klasik • Menuliskan secara ringkas isi karya sastra Melayu klasik dengan bahasa sendiri ke dalam beberapa paragraf Penilaian Jenis Tagihan: • tugas individu • tugas kelompok • laporan Bentuk Instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat karya sastra Melayu klasik

15.2 Menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalam sastra Melayu klasik

Naskah sastra Melayu klasik • nilai-nilai (budaya, moral, agama)

Menemukan nilainilai dalam karya sastra Melayu Klasik • Membandingkan nilai-nilai dalam sastra Melayu Klasik dengan nilai-nilai masa kini • Mengartikan katakata sulit

Jenis Tagihan: • tugas individu • tugas kelompok Bentuk Instrumen: • uraian bebas • pilihan ganda

2

karya satra Melayu klasik

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

54

SILABUS Nama Sekolah Mata Pelajaran Kelas Semester Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar 16.1 Menulis karangan berdasarkan kehidupan diri sendiri dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar)

: SMA ... : Bahasa Indonesia :X :2 : Menulis 16. Mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen
Materi Pembelajaran Contoh cerpen • ciri-ciri cerita pendek • syarat topik cerpen • Kerangka cerita pendek • unsur-unsur cerpen (pelaku, peristiwa, latar, konflik) Kegiatan Pembelajaran • Menulis cerpen • Membahas cerpen yang ditulis teman • Indikator Menentukan topik yang berhubungan dengan kehidupan diri sendiri untuk menulis cerita pendek Penilaian JenisTagihan: tugas individu Bentuk Instrumen: • uraian bebas Alokasi Waktu 4 Sumber/ Bahan/Alat buku kumpulan cerpen

Menulis kerangka cerita pendek dengan memerhatikan kronologi waktu dan peristiwa • Mengembangkan kerangka yang telah dibuat dalam bentuk cerpen (pelaku, peristiwa, latar, konflik) dengan memerhatikan pilihan kata, tanda baca, dan ejaan. • Menulis cerpen • Membahas cerpen yang ditulis teman • Menentukan topik yang berhubungan dengan pengalaman orang lain untuk menulis cerita pendek Menulis kerangka cerita pendek dengan

16.2 Menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen

Contoh cerpen • ciri-ciri cerita pendek • syarat topik cerpen • kerangka cerita pendek • unsur-unsur cerpen

Jenis Tagihan: • tugas individu Bentuk Instrumen: • uraian bebas

4

buku kumpulan cerpen

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

55

(pelaku, peristiwa, latar)

(pelaku, peristiwa, latar, konflik)

memerhatikan pelaku, peristiwa, latar

Mengembangkan kerangka yang telah dibuat dalam bentuk cerpen (pelaku, peristiwa, latar) dengan memerhatikan pilihan kata, tanda baca, dan ejaan.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

56

BAB 1

NASIONALISME RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 1

(halaman 1 s.d. 14)

IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Mendengarkan Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung Menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita)  Mampu menjawab pertanyaan pemahaman isi berita  Mampu mengidentifikasi pokok-pokok isi berita  Mampu menuliskan kalimat untuk mengungkapkan kembali informasi berita  Mampu menanggapi informasi isi berita dengan mengajukan pertanyaan kritis  Mampu menanggapi isi berita dengan mengajukan pernyataan persetujuan atau ketidaksetujuan (dengan alasan yang logis) 3 x 45 menit ( 2 pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

 Siswa mampu mengidentifikasi pokok-pokok informasi berita yang disampaikan secara langsung/tidak langsung  Siswa mampu menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita)  Siaran (langsung) dari radio/ televisi, teks yang dibacakan, atau rekaman berita/ nonberita  Pokok-pokok isi berita  Pertanyaan kritis dan pertanyaan reproduksi/repetisi  Pemberian tanggapan isi berita

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

KEGIATAN PEMBELAJARAN

57

(Apersepsi)

 Siswa ditanya tentang rasa nasionalismenya sebagai warga negara Indonesia  Siswa diajak untuk mencermati kasus-kasus aktual di lingkungan sekitar atau di media yang mencerminkan rasa nasionalisme yang mulai pudar.  Siswa ditanya sejauh mana selama ini menjadikan TV sebagi sumber informasi yang bermanfaat,  Guru mengajak siswa untuk membedakan secara cermat konsep mendengar dan mendengarkan. Pertemuan ke-1 ( 90’)

INTI

 Siswa diajak mendengarkan rekaman berita TV/Radio (atau membacakan transkripnya) yang bertopik nasionalisme  Siswa menuliskan kembali isi berita dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru secara lisan  Siswa menuliskan kembali pokok-pokok isi berita berpanduan pada rumusan pertanyaan 5W+1H atau ANAK SIMBA  Siswa diminta mengajukan pertanyaan untuk mengkritisi persoalan penting yang terdapat dalam berita  Siswa berdiskusi kelompok dan masing-masing siswa diminta tanggapan persetujuan/ketidaksetujuan atas beberapa masalah krusial yang telah diidentifikasi  Siswa mengerjakan Uji Kompetensi Diri /Kelompok: mendengarkan berita, menjawab pertanyaan pemahaman isinya, dan memberikan tanggapan secara kritis. Pertemuan ke-2 (45’) Siswa mengerjakan Uji Kompetensi Diri /Kelompok: mendengarkan berita, menjawab pertanyaan pemahaman isinya, dan memberikan tanggapan secara kritis.

PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting yang telah dipelajari

 Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup
(life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk 
SMA dan MA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 2-7 Menyimak dan Strategi Pembelajarannya karya Yulianan Setyaningsih dalam buku Strategi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Sekolah terbitan Universitas

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

58

Sanata Dharma halaman 13-28 v v Material: CD/ kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Kaset rekaman berita TV bertajuk Tidak Memasang Bendera Warga Didenda, ditayangkan SCTV Liputan 6, 18 Agustus 2006 Artikel/gambar koran atau majalah yang bertopik nasionalisme

v

Lingkungan masyarakat sekitar siswa

PENILAIAN v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Daftar pertanyaan lisan untuk menggali pokok-pokok informasi berita  Daftar permasalahan dari berbagai informasi berita dan tugas untuk menyatakan sikap persetujuan atau ketidaksetujuan  Daftar pertanyaan Uji Teori untuk mengukur pemahaman siswa atau konsep-konsep yang telah dipelajari Blangko observasi kinerja memberikan tanggapan informasi berita. (terlampir di bawah)

TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

FORMAT OBSERVASI DAN PENILAIAN KOMUNIKASI LISAN NAMA : KELAS/NO. ABSENEN : TANGGAL PENILAIAN : KOMPETENSI DASAR : Menanggapi siaran atau informasi dari media elektroniik (berita dan nonberita)
ASPEK RINCIAN KURANG D (10) NILAI CUKUP BAIK C (15) B (20) AMAT BAIK A (25)

ISI TANGGAPAN

SISTEMATIKA TANGGAPAN

Sesuai dengan topik berita Kritis/mendalam/tajam Ide asli dan aktual Gagasan logis dan realistis Didukung alasan, bukti serta referensi memadai Dibuka dengan pengantar /latar belakang Ada pernyataan utama di awal Ada gagasan penjelas / pengembang di tengah Ada kesimpulan/penegasan
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

59

BAHASA TANGGAPAN

ETIKA

dan saran di akhir Kalimat efektif dan komunikatif Diksi tepat, khusus, variatif, baku Struktur kalimat tepat dan baku Artikulasi dan intonasi tepat Menghargai pendapat orang lain Tidak emosional Kata-katanya santun Sesuai alokasi waktu

JUMLAH SKOR

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

60

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 2 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Berbicara Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, dan bercerita Memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat  Mampu mengidentikasi butir-butir pokok yang terdapat dalam tuturan perkenalan diri  Mampu mengidentifikasi butir-butir penting dan tidak penting dalam tuturan perkenalan diri  Mampu memperkenalkan diri narasumber dengan sistematika, bahasa, dan isi secara tepat  Mampu memilih kata sapaan secara tepat pada saat memperkenalkan diri narasumber  Mampu memilih kata ganti diri yang tepat saat memperkenalkan diri di hadapan massa 3 x 45 menit ( 2 pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN

 Siswa mampu memperkenalkan diri dan orang lain di 
    dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat Siswa mampu menggunakan kata sapaan dan kata ganti diri secara tepat pada saat memperkenalkan diri narasumber Kalimat memperkenalkan diri Pokok-pokok pikiran / isi yang harus diutarakan dalam memperkenalkan diri Pemilihan kata sapaan yang tepat terhadap narasumber Pemilihan kata/diksi

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v v

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan kepada siswa siapa yang pernah
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

61

(Apersepsi)

mengikuti forum-forum pertemuan ilmiah, seperti seminar/lokakarya dan siapa pula yang pernah menjadi moderator acara seperti itu  Siswa diajak untuk menginventaris susunan acara seminar atau forum-forum ilmiah lain yang pernah diikuti  Siswa diajak untuk menyadari pentingnya pengenalan diri narasumber dalam forum ilmiah tersebut Pertemuan ke-1 (45’)

INTI

 Siswa menyaksikan rekaman audio visual bagian pembukaan acara seminar/forum ilmiah yang terdapat sesi perkenalan diri (siswa menyaksikan peragaan perkenalan diri berdasarkan transkrip yang telah disiapkan.  Siswa diajak mengidentifikasi butir-butir pokok yang terdapat dalam tuturan perkenalan diri  Siswa berdiskusi dengan teman semeja untuk mengidentifikasi butir-butir penting dan tidak penting dalam tuturan perkenalan diri  Siswa diajak untuk mencermati pemakaian kata sapaan dalam tuturan perkenalan diri  Siswa mengumpulkan bahan dan menyusun transkrip untuk memperkenalkan diri narasumber yang telah ditentukan Pertemuan ke-2 (90’)

 Siswa mengerjakan Uji Kompetensi Diri: siswa berlaku
sebagai moderator dan memperkenalkan diri narasumber dalam sebuah simulasi kelompok. (Bila memungkinkan penampilan setiap siswa direkam dengan handycam)  Siswa berlaku sebagai narasumber dan memperkenalkan diri sendiri dalam sebuah simulasi kelompok  Guru memutarkan rekaman hasil Uji Kompetensi Diri dan memberikan ulasan dan tanggapan atas unjuk kemampuan siswa. Siswa diminta untuk mengevaluasi diri sendiri, apa yang menjadi kekurangan dan kelebihannya. PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting dalam memperkenalkan diri yang telah dipelajari  Siswa diajak merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

62


v v v v v Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 7-10 Tatabahasa Baku Bahasa Indonesia karya Hasan Alwi, dkk terbitan Balai Pustaka tahun 2007

CD/kaset jalannya seminar pada sesi perkenalan diri narasumber

PENILAIAN v TEKNIK DAN BENTUK Tes Lisan Tes Tertulis v Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap v Penilaian Diri  Serangkaian tugas/perintah kepada siswa untuk memperagakan sebagai moderator dan mempernalkan diri narasumber  Daftar pertanyaan Uji Teori untuk mengukur pemahaman siswa atau konsep-konsep yang telah dipelajari Blangko observasi kinerja memperkenalkan diri narasumber (terlampir di bawah)

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

FORMAT OBSERVASI DAN PENILAIAN KOMUNIKASI LISAN NAMA KELAS/NO. ABSEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR : : : : Memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat RINCIAN Data narasumber lengkap dan proporsional sesuai kebutuhan Data narasumber akurat Data narasumber aktual Dibuka dengan kata pembuka Menggunakan urutan KURANG D (10) ISI NILAI CUKUP BAIK C (15) B (20) AMAT BAIK A (25)

ASPEK

SISTEMATIKA

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

63

BAHASA

ETIKA DAN EKSPRESI

topik Berpola: penting ke tidak penting, umum ke khusus Diakhiri dengan kata penutup Kalimat efektif dan komunikatif Diksi tepat, khusus, variatif, baku Struktur kalimat tepat dan baku Artikulasi dan intonasi tepat Bergaya bahasa /kiasan Tatapan mata merata dan teratur Mimik penuh ekspresi Percaya diri Sesuai alokasi waktu

JUMLAH SKOR

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

64

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 3 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Menulis Mengungkapkan pikiran, dan perasaan melalui kegiatan menulis puisi Menulis puisi lama dengan memerhatikan bait, irama, dan rima  Mampu menjelaskan fungsi bait dalam penulisan puisi  Mampu menjelaskan pengertian irama dan rima dalam puisi dan menyebutkan jenis-jenisnya  Mampu mengidentifikasi ciri-ciri pantun dan syair berdasarkan sajian contoh  Membedakan bentuk pantun dan syair  Mampu menulis syair dan berbagai jenis pantun dengan memerhatikan bait, irama, dan rima  Mampu menyunting puisi lama (pantun/syair) yang dibuat teman 3 x 45 menit ( 2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu menulis pantun atau pun syair dengan memerhatikan bait, irama, dan rima untuk mengungkapkan pikiran, dan perasaan Contoh puisi lama karya penyair ternama Contoh puisi lama (pantun/syair) karya siswa Jenis-jenis puisi lama, khususnya pantun Fungsi bait dalam puisi Pengertian irama dalam puisi Pengertian dan jenis-jenis rima dalam puisi Kriteria atau ciri-ciri puisi lama Perbedaan pantun dengan syair

METODE PEMBELAJARAN v v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa diajak untuk mengungkapkan pengetahuannya

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

65

(Apersepsi)

 

tentang puisi lama Guru melisankan sebuah pantun dan siswa diminta mengidentifikasi jenis puisi lama yang dilisankan Guru memotivasi siswa bahwa dirinya mampu membuat puisi lama yang menarik dan relevan dengan zaman

Pertemuan ke-1 (45’) INTI

 Siswa mencermati beberapa teks puisi lama yang
ditayangkan/disajikan oleh guru

 Siswa berdiskusi kecil untuk mengidentifikasi jenis puisi
lama yang ditunjukan guru  Siswa mengidentifikasi unsur-unsur yang membangun sebuah puisi, khususnya puisi lama  Siswa menyimpulkan ciri-ciri puisi lama berdasarkan struktur bait, irama, dan rima Pertemuan ke-2 (90’)  Siswa mengerjakan Uji Kompetensi Diri: menulis sejumlah bait pantun dengan jenis yang berbeda-beda  Siswa menulis beberapa bait syair dengan memerhatikan struktur bait, irama, dan rima  Guru meminta beberapa siswa membacakan karyanya di depan kelas  Guru memberikan ulasan dan tanggapan atas karya siswa PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting yang telah dipelajari  Siswa memotivasi siswa untuk melestarikan sastra lama sebagai warisan budaya dan terus berlatih menulis pantun/syair agar kemampuannya semakin baik  Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 11-14  Pemandu di Dunia Sastra karya Dick Hartoko dan B. Rahmanto terbitan Kanisius tahun 1986  Kesusasteraan Lama Indonesia karya Zuber Usman terbitan Gunung Agung tahun 1962

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

66

v

Website internet Narasumber v Model peraga v Lingkungan PENILAIAN Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi v Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Daftar pertanyaan Uji Teori untuk mengukur pemahaman siswa atau konsep-konsep yang telah dipelajari  Pemberian tugas kepada sisiwa untuk menulis sejumlah pantun dan syair  Pemberian tugas kepada siswa untuk membukukan /membundel lembaran-lembaran pantun yang dihasilkan (tugas yang dikumpulkan menjadi portofolio siswa) Rubrik penilaian tugas menulis puisi/syair (terlampir di bawah) v TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

RUBRIK PENILAIAN MENULIS PUISI LAMA (SYAIR DAN PANTUN) NAMA : KELAS/NO. ABSEN : TANGGAL PENILAIAN : KOMPETENSI DASAR : Menulis puisi lama dengan memerhatikan bait, irama, dan rima ASPEK RINCIAN Selaras dengan tema Mengandung pesan aktual Sesuai dengan jenisnya Utuh dan tuntas Orisinal dan kreatif Mencerminkan wawasan budaya, geografi, sosial yang luas Tidak terlepas dari isi Mencerminkan perbendaharaan kata yang kaya Bervariatif dan sesuai konteks Menggunakan kata kiasan, unik, simbolis Bergaya bahasa secara variatif Berima sesuai kriteria Terpola secara teratur Berirama secara variatif KURANG D (10) ISI NILAI CUKUP BAIK C (15) B (20) AMAT BAIK A (25)

SAMPIRAN (untuk pantun)

DIKSI DAN GAYA BAHASA

RIMA

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

67

STRUKTUR Tersusun sesuai aturan BARIS DAN Terpola secara teratur dan BAIT konsisten JUMLAH SKOR

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

68

BAB 2

KESELAMATAN RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 4

(halaman 15 s.d. 34)

IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Berbicara Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, dan bercerita Mendiskusikan masalah (yang ditemukan dari berbagai berita, artikel, atau buku)  Menjawab pertanyaan pemahaman isi bacaan  Mampu mengidentifikasi masalah-masalah penting dalam teks bacaan  Menginventaris kata-kata sulit dalam artikel dan menjelaskan artinya secara tepat  Mengidentifikasi opini penulis  Menanggapi masalah dalam berita, artikel, dan buku  Mengajukan saran dan pemecahan terhadap masalah yang disampaikan 3 x 45 menit (2 X pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu mengidentifikasi masalah-masalah penting dalam teks bacaan dan memecahkannya melalui kegiatan berdiskusi.  Teks berita, artikel, buku yang berisi informasi aktual (tentang keselamatan)  Cara mengidentifikasi masalah dalam berita/artikel  Opini penulis dalam artikel  Daftar kata sulit dan maknanya  Cara merumuskan masalah untuk dijadikan bahan diskusi  Tatacara berdiskusi yang benar

METODE PEMBELAJARAN v v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru membacakan berita atau membahas kasus
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

69

PEMBUKA (Apersepsi)

aktual tentang kecelakaan yang merenggut banyak korban Siswa diminta tanggapannya atas peristiwa tersebut: mengapa bisa terjadi, siapa yang bersalah, siapa yang bertanggung jawab, apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi atau mengurangi terulangnya musibah tersebut, dsb

Pertemuan ke-1 (45’) INTI

 Siswa membaca secara intensif artikel surat khabar   
”Mendobrak Mafia yang Tak Tersentuh” yang tersaji pada buku teks Siswa menjawab sejumlah pertanyaan pemahaman isi bacaan Siswa menginventaris kata-kata sulit dan frasa idiom dalam teks dan menjelaskannya Siswa mengidentifikasi masalah-masalah penting dalam teks dan merumuskannya dalam beberapa kalimat pertanyaan

Pertemuan ke-2 (90’)

 Siswa berdiskusi kelompok untuk memecahkan
masalah-masalah penting yang telah teridentifikasi.

 Siswa mempresentasikan hasil diskusi di muka kelas
PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting yang telah dipelajari

 Guru menegaskan pentingnya aspek keselamatan 
dalam setiap aktivitas dan menggunakan cara diskusi untuk memecahkan masalah yang dihadapi Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 16-21  Kamus Besar Bahasa Indonesia karya Departemen Pendidikan dan Kebudayaan terbitan Balai Pustaka

Material: CD/kaset, poster v Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber

Gambar suatu peristiwa kecelakaan, misalnya mobil menabrak / tabrakan, pekerja bangunan yang tersengat listrik Berita di koran tentang kecelakaan kerja, transportasi, dsb

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

70

v

Model peraga Lingkungan

PENILAIAN v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Tugas individu untuk mengidentifikasi dan merumuskan permasalahan dalam arikel berita  Tugas untuk mengidentifikasi dan menjelaskan kata-kata sulit dalam teks  Tugas kelompok untuk mendiskusikan permasalahan yang telah diidentifikasi  Tugas kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi Blangko observasi /penilaian diskusi kelompok (terlampir di bawah)

TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

BLANGKO OBSERVASI KINERJA INDIVIDU DALAM DISKUSI KELOMPOK NAMA KELAS/NO. ABSEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR : : : : Mendiskusikan masalah (yang ditemukan dari berbagai berita, artikel, atau buku) RINCIAN Terlibat secara aktif dan penuh inisiatif Prosedural dan kooperatif terhadap aturan main Memerhatikan dan menghargai pendapat orang lain Runtut, terstruktur dengan baik Komunikait (mudah dipahami) Efektif (singkat dan jelas) Diksi variatif dan tepat konteks Baku Pembicaraan tidak menyimpang dari topic; menyasar substansi persoalan Gagasan orisinal dan kreatif (tidak meniru) Usulan disertai alas an logis/ KURANG D (10) NILAI CUKUP BAIK C (15) B (20) AMAT BAIK A (25)

ASPEK

SIKAP

BAHASA

KUALITAS PENDAPAT/

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

71

GAGASAN

bukti pendukung Konsisten atas pendapatnya sendiri Menggunakan referensi/ rujukan JUMLAH SKOR

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

72

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 5 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Membaca Memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca Menemukan ide pokok berbagai teks nonsastra dengan teknik membaca cepat (250 kata/menit)  Membaca teks nonsastra dengan kecepatan 250 kpm  Menyebutkan kebiasaan yang dapat memperlambat baca cepat  Menjelaskan berbagai teknik untuk meningkatkan kemampuan membaca cepat  Menghitung kecepatan membaca cepat diri sendiri dan orang lain  Mengidentifikasi ide pokok paragraf 2 x 45 menit (1 X pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu menemukan ide pokok berbagai teks nonsastra dengan teknik membaca cepat (250 kata/menit)  Teks nonsastra di atas 250 kata  Teknik membaca cepat dan cara meningkatkannya  Rumus menghitung kecepatan membaca cepat  Sejumlah kebiasaan yang dapat menghambat kecepatan membaca  Fungsi membaca cepat dalam kehidupan sehari-hari

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v v

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN Guru menyuruh semua siswa membaca dalam hati sebuah teks bacaan nonsastra dalam buku cetak . Setelah satu menit, siswa diminta berhenti dan beberapa siswa diminta melaporkan sampai dimana teks yang sudah dibaca Guru menyimpulkan kecepatan membaca beberapa

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

73

siswa dan menyampaikan bermacam kebiasaan membaca siswa berdasarkan hasil observasinya. Guru menyampaikan sekilas tentang batasan dan teknik, dan fungsi membaca cepat

Pertemuan ke-1 (90’) INTI  Siswa membaca potongan-potongan paragraf dan mengidentifikasi ide pokoknya  Siswa membaca cepat teks ”Hasil Kampanye Sabuk Pengaman Jalan di Tempat” yang tersaji pada buku teks  Siswa menghitung sendiri kecepatan membacanya dengan rumus yang telah diajarkan  Siswa mengidentifikasi ide-ide pokok paragraf berdasarkan petunjuk kata kunci setiap paragraf  Siswa melakukan evaluasi diri atas kemampuannya dalam membaca cepat dan menemukan penyebabnya  Siswa berlatih memperluas jangkauan mata baca dan memusatkan kosentrasi untuk meningkatkan keterampilannya dalam membaca cepat Pertemuan ke-2 PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
dan mengukur sejauh mana siswa menguasai konsep-konsep penting tentang seputar membaca cepat yang telah dipelajari Guru mendorong siswa untuk terus berlatih membaca cepat untuk meningkatkan kompetensinya Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

 

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk 
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 21-26 Speed Reading karangan Soedarso terbitan Gramedia

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v Tes Lisan Tes Tertulis

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

74

v v v  

INSTRUMEN /SOAL

Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri Perintah untuk membaca cepat dengan teknik yang benar dan menilai sendiri tingkat kemampuannya Tugas untuk mengidentifikasi ide pokok paragraf teks bacaan Daftar pertanyaan Uji Teori untuk mengukur konsepkonsep penting tentang seputar membaca cepat yang telah dipelajari

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Rumus menghitung KEM (Kecepatan Efekti Membaca) Jumlah kata dalam teks ------------------------------- X ...% Pemahaman =..kpm (kata per Waktu baca per menit menit) Persentase pemahaman: skor diraih (misal 7) dibagi skor tertinggi (misal 10) dikalikan 100% sama dengan (70%). Misal: Jumlah kata dalam teks 600; waktu baca 4 menit; persentase pemahaman 70%. Maka KEM = 600 :4 x 70% = 105 kpm. Menurut Kurikulum Berbasis Kompetensi dengan tingkat pemahaman 75%, KEM ideal adalah:  siswa (kelas akhir) SD 100-150 kpm,  siswa (kelas akhir) SLTP 300 kpm, dan  siswa (kelas akhir) SLTA 350 kpm

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

75

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 6 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Mendengarkan Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/ tidak langsung Mengidentifikasi unsur-unsur bentuk suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman  Mengidentifikasi unsur-unsur yang membangun sebuah puisi  Menjelaskan unsur irama yang terdapat dalam puisi  Mengidentifkasi kata-kata berkonotasi / simbolis/lambang dalam puisi  Mengidentifikasi majas-majas yang digunakan dalam puisi  Menunjukkan jenis-jenis rima yang terdapat dalam puisi 2 x 45 menit (1 X pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu mengidentifikasi unsur-unsur bentuk suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman  Rekaman puisi atau pembacaan langsung oleh peraga  Irama dalam puisi  Majas dalam puisi  Rima dalam puisi  Kata-kata konotasi dan simbolis dalam puisi

METODE PEMBELAJARAN v v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru memutarkan CD/ kaset rekaman pembacaan puisi
dan pembacaan berita/pengumuman dan siswa diajak untuk menyimak dengan saksama perbedaan di antara keduanya  Siswa diminta mengidentifikasi perbedaan irama pembacaan puisi dan berita (teks lain nonpuisi)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

76

 Siswa dibimbing untuk menyadari bahwa bahasa puisi bersifat khas Pertemuan ke-1 INTI  Siswa menyimak pembacaan puisi secara langsung atau melalui rekaman  Siswa mengemukakan tanggapannya tentang bahasa puisi yang bersifat indah  Siswa mengidentifikasi unsur-unsur bentuk/fisik yang membangun sebuah puisi  Siswa berdiskusi kecil untuk mengidentifikasi berbagai rima dalam puisi yang didengarnya  Siswa berdiskusi kecil untuk mengidentifikasi berbagai majas dalam puisi  Siswa mengidentifikasi kata-kata indah dan bermakna dalam, dalam puisi dan mengemukakan alasannya Pertemuan ke-2 PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting puisi yang telah dipelajari

 Guru mendorong sisiwa untuk semakin bisa
mengapresiasi puisi dan menangkap pesan/nilai yang terkandung di dalamnya.  Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 26-30  Sastra Indonesia: Pengantar Teori dan Apresiasi karya Libertus Tengsoe terbitan Nusa Indah tahun 1987

v v v v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

PENILAIAN Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Daftar pertanyaan lisan untuk mengungkap unsur-unsur v v
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

TEKNIK DAN BENTUK

77

INSTRUMEN /SOAL

 
RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

pembangun puisi Tugas untuk mengiidentifikasi jenis-jenis rima, majas, serta kata-kata berkonotasi/bermakna simbolis beberapa puisi dalam buku kumpulan puisi Daftar pertanyaan Uji Teori untuk mengukur konsepkonsep penting tentang seputar unsur-unsur puisi yang telah dipelajari

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

78

BAB 3

KESEHATAN RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 7

(halaman 36 s.d. 50 )

IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Menulis Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif) Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif  Menjelaskan pola pengembangan paragraf naratif  Menyusun dan mengembangkan kerangka karangan yang dibangun dengan paragraf-paragraf  Menulis karangan naratif dengan menerapkan istilah bidang kesehatan secara tepat  Menyunting paragraf naratif yang ditulis teman berdasarkan kronologi, waktu, peristiwa, dan EyD  Menggunakan kata ulang dalam paragraf naratif 3 x 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu mengungkapkan gagasan dengan menulis karangan /paragraf naratif dengan pola urutan waktu dan tempat  Definisi dan karakteristik paragraf naratif  Beberapa contoh paragraf naratif  Pola pengembangan paragraf naratif (urutan waktu, tempat)  Kerangka karangan naratif  Kata-kata kajian dan istilah khusus bidang kesehatan  Penggunaan kata ulang dalam paragraf naratif

METODE PEMBELAJARAN V V V V Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan siswa yang pada hari itu tidak masuk
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

79

karena sakit.  Guru meminta siswa relawan men-sharing-kan pengalamannya pada saat sakit secara kronologis  Guru mengajak siswa mensyukuri anugerah kesehatan sehingga tetap bisa menjalankan aktivitas. Pertemuan ke-1 (45’) INTI

 Guru membacakan sebuah karangan singkat yang
dikembangkan dengan pola urutan waktu dan tempat

 Guru menyebutkan dan menjelaskan sekilas macammacam bentuk karangan (narasi, deksripsi, eksposisi, dll)  Siswa mengidentifikasi jenis karangan yang dibacakan guru di atas  Siswa membaca beberapa teks paragraf naratif dan mengidentifikasi struktur / pola waktu dan tempatnya  Siswa berdiskusi untuk menyimpulkan ciri-ciri paragraf naratif  Siswa menyusun kerangka karangan naratif dan menginventaris data-data latar waktu dan tempatnya Pertemuan ke-2 (90’)  Siswa menyusun karangan naratif dengan pola urutan waktu dan tempat  Siswa menginventaris kata-kata ulang dalam karangannya  Siswa mengedit tulisan karangan sendiri dan memperbaikinya  Siswa memperkaya perbendaharaan istilah bidang kesehatan dengan mengisi TTS PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
dan mengukur penguasaan siswa atas konsep-konsep penting tentang paragraf naratif yang telah dipelajari  Guru mendorong siswa untuk terus berlatih menulis  Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 35-42  Komposisi karangan Gorys Keraf terbitan Nusa Indah tahun 1990 Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik

Beberapa artikel koran bertopik kesehatan

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

80

Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan PENILAIAN

Contoh karangan naratif terpilih karya siswa tahun sebelumnya

TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Tugas siswa untuk menulis karangan naratif  Tugas untuk mengidentifikasi paragraf naratif dan yang bukan  Tugas untuk menginventaris dan mengidentifikasi katakata ulang dalam karangannya.  Tugas untuk mengisi TTS tentang kesehatan Rubrik penilaian karangan naratif (terlampir dibawah)

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

81

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 8 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Mendengarkan Memahami siaran atau cerita yang disampaikan secara langsung /tidak langsung Mengidentifikasi unsur sastra (intrinsik dan ekstrinsik) suatu cerita yang disampaikan secara langsung atau rekaman  Menyebutkan dan menjelaskan unsur-unsur sastra pembangun cerita  Menyebutkan dan menjelaskan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik  Mengidentifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam cerita nonsastra yang disampaikan secara langsung  Menanggapi (setuju atau tidak setuju) unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik yang disampaikan teman  3 x 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu mengidentifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita yang disampaikan secara langsung atau rekaman  Rekaman cerita, tuturan langsung (kaset, CD, buku cerita)  Unsur intrinsik (tema, alur, konflik, penokohan, sudut pandang, amanat)  Unsur ekstrinsik (agama, politik, sejarah, budaya)

METODE PEMBELAJARAN v v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru mengajak siswa mengingat kembali struktur waktu
dan tempat dalam paragraf naratif  Guru mengajak siswa mengingat unsur-unsur intrinsik yang membangun karya sastra  Guru mengaitkan hubungan antara struktur waktu dan
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

82

tempat dalam paragraf naratif dengan unsur latar dalam cerita sastra Pertemuan ke-1 (40’) INTI

 Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang unsur 
unsur sastra yang ada dalam sebuah cerita nonsastra, seperti kisah pengalalaman hidup Siswa menyimak cerita ”Hidup Setia dan Tabah dalam Derita” yang disampaikan melalui rekaman atau tuturan langsung guru atau peraga Siswa menjawab sejumlah pertanyaan pemahaman isi cerita yang dilisankan oleh guru

Pertemuan ke-2 (90’)  Siswa mendengarkan uraian tentang latar belakang kehidupan penulis/pemilik cerita  Siswa berdiskusi untuk mengidentifikasi unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam tuturan cerita yang diperdengarkan.  Siswa mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dan ditanggapi bersama  Siswa menyimak rangkuman dan tanggapan guru atas hasil presentasi semua kelompok PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me
review konsep-konsep penting tentang unsur-unsur sastra dalam cerita nonsastra yang telah dipelajari Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 43-45  Cerita Rekaan dan Seluk Beluknya karya Frans Mido terbitan Nusa Indah tahun 1994

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK

CD/kaset audio berisi tuturan cerita pengalaman hidup

Siswa pencerita

v v

Tes Lisan Tes Tertulis
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

83

v

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Daftar pertanyaan lisan pemahaman isi cerita  Daftar pertanyaan lisan berisi panduan untuk mengungkap unsur intrinsik cerita  Sejumlah pertanyaan untuk didiskusikan dalam kelompok Blangko observsi dikskusi kelompok dan presentasi (terlampir)

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

84

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 9 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Berbicara Membahas cerita pendek melalui kegiatan diskusi Menemukan nilai-nilai cerita pendek melalui kegiatan diskusi  Menyebutkan dan menjelaskan nilai-nilai dalam karya sastra khususnya cerpen  Mengidentifikasi nilai-nilai budaya, moral, agama, dan politik dalam cerpen  Menentukan nilai-nilai dalam sastra yang selaras dengan situasi hidup kini dan factual  Mengkomunikasikan pendapatnya tentang nilai-nilai sebuah cerpen melalui presentasi 3 X 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu mengungkap nilai moral, agama, dan politik cerita pendek melalui kegiatan diskusi  Naskah cerita pendek  Nilai budaya dalam cerpen  Nilai moral dalam cerpen  Nilai agama dalam cerpen  Nilai politik dalam cerpen

METODE PEMBELAJARAN v v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan kepada siswa manfaat membaca
karya sastra seperti cerpen, novel selain mendapat penghiburan  Guru membacakan cuplikan sebuah cerpen/novel dan menunjukkan nilai yang bisa dipetik  Guru mengajak siswa menyadari bahwa dalam setiap

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

85

cerita ada nilai yang berguna Pertemuan ke-1 (45’) INTI

 Guru menjelaskan nilai-nilai yang terkandung dalam
karya sastra

 Siswa membaca teks cerpen ”Ebola” karya Soeprijadi
Tomodihardjo  Siswa menjawab sejumlah pertanyaan pemahaman isi cerpen yang dilisankan oleh guru. Pertemuan ke-2 (90’)  Siswa berdiskusi kelompok untuk mengidentifiksi nilainilai budaya, moral, agama, politik dalam cerpen.  Siswa mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas dan ditanggapi bersama  Guru merangkum dan memberi ulasan terhadap hasil presentasi PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting tentang nilai-nilai sastra yang telah dipelajari  Guru memotivasi siswa untuk lebih banyak membaca karya satra dan mampu menangkap nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.  Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 45-50  Cerita Rekaan dan Seluk Beluknya karya Frans Mido terbitan Nusa Indah tahun 1994

v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

PENILAIAN v TEKNIK DAN BENTUK v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

86

v INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Daftar pertanyaan lisan pemahaman isi cerpen  Daftar pertanyaan seputar nilai sastra untuk didiskusikan siswa dan dipresentasikan di depan kelas.  Daftar pertanyaan tertulis untuk menguji penguasaan konsep tentang nilai-nilai sastra Blangko observasi diskusi kelompok (terlampir)

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

87

BAB 4

LINGKUNGAN RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 10

(halaman 51 s.d. 68)

IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Membaca Memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca Mengidentifikasi ide pokok teks nonsastra dari berbagai sumber melalui teknik membaca ekstensif  Mengidentifikasi ide pokok tiap paragraf  Menuliskan kembali isi bacaan secara ringkas dalam beberapa kalimat  Mengidentifikasi fakta dan pendapat 3 x 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU

TUJUAN PEMBELAJARAN DAN MATERI POKOK TUJUAN

 Siswa mampu mengidentifikasi ide pokok teks
nonsastra dari berbagai sumber melalui teknik membaca ekstensif  Siswa mampu mengindetifikasi kalimat fakta dan pendapat dalam teks nonsastra Teks nonsastra dari berbagai sumber Ide pokok tiap paragraf dari berbagai sumber Perbedaan kalimat fakta dan opini Ringkasan isi teks nonsastra

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

METODE PEMBELAJARAN v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru memperlihatkan foto kerusakan lingkungan, misal 
hutan yang telah gundul akibat penebangan liar Siswa diminta tanggapannya atas foto tersebut: apa yang terjadi, siapa yang melakukan, mengapa bisa
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

88

terjadi, dan bagaimana dampaknya Pertemuan ke-1 (40’) INTI

 Guru menjelaskan batasan, tujuan, dan fungsi
membaca ekstentif

 Siswa membaca koran secara ekstensif dan
mengidentifikasi topik-topik beritanya  Siswa membaca beberapa koran dan secara berkelompok mengidentifikasi berita-berita bertopik sama  Siswa berdiskusi untuk membandingkan perbedaan informasi berita-berita bertopik sama dari sumber berbeda dan mempresentasikannya Pertemuan ke-2 {90’)  Siswa mengidentifikasi ide-ide pokok paragraf artikel/berita yang telah dibacanya secara ekstensif  Guru menjelaskan perbedaan kalimat fakta dan opini/pendapat dalam artikel  Siswa mengidentifikasi kalimat-kalimat fakta dan opini yang terdapat dalam artikel/berita koran PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk mereview konsep-konsep penting yang telah dipelajari

 Guru menyampaikan dan menjelaskan kepada siswa 
tugas Uji Kompetensi Diri mengkliping kalimat-kalimat fakta dan pendapat dari koran Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 51-56  Membaca sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa karya Henry Guntur Tarigan terbitan Angkasa 1994 halaman 31-34

v

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

Koran-koran beredisi sama dan artikel-artikel bertopik sama

Lingkungan alam sekitar yang telah rusak

PENILAIAN

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

89

TEKNIK DAN BENTUK

v v v v

INSTRUMEN /SOAL

Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Tugas untuk membaca ekstensif koran-koran beredisi sama  Tugas kelompok mengidentifikasi artikel/berita bertopik sama  Tugas untuk mengidentifiksasi ide-ide pokok artikel/ berita koran  Tugas untuk mengidentifikasi kalimat fakta dan pendapat dalam artikel/berita koran

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

90

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 11 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Menulis Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif) Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskriptif  Mendaftar topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf deskriptif berdasarkan hasil pengamatan  Menyusun kerangka paragraf deskriptif  Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi paragraf deskriptif  Menggunakan frasa ajektif dalam paragraf deskriptif  Menyunting paragraf deskriptif yang ditulis teman 4 x 45 menit (2 X pertemuan)

ALOKASI WAKTU

TUJUAN PEMBELAJARAN DAN MATERI POKOK TUJUAN

 Siswa mampu menulis hasil observasi dalam bentuk 
paragraf deskriptif Siswa mampu menyunting karangan paragraf deskriptif yang ditulis teman Definisi paragraf deskriptif Contoh paragraf deskriptif Pola pengembangan paragraf deskripsi Ciri/ karakteristik paragraf deskriptif Kerangka paragraf deskriptif Contoh penggunaan frasa ajektif dalam paragraf deskriptif

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

     

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Pemodelan Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v v

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru membacakan sebuah teks yang di dalamnya
terdapat paragraf deskriptif dan meminta siswa menanggapinya: apa objek yang dideskripsikan, apa
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

91

tujuan yang ingin dicapai, bagaiamana prosesnya sehingga penulis bisa mendeskripsikan Seorang siswa ke depan kelas dan guru meminta semua siswa mengamati secara cermata dan secara bergantian mendeskripsikan fisik siswa tersebut sehingga membentuk gambaran yang utuh

Pertemuan ke-1 (90’) INTI

 Guru menunjukkan contoh paragraf-paragraf deskriptif
dengan objek dan teknik yang berbeda-beda  Bertolak dari contoh-contoh, siswa berdiskusi untuk merumuskan pengertian, ciri, jenis, dan teknik pengembangan gagasan paragraf deskriptif  Guru menjelaskan langkah-langkah menulis paragraf deskriptif  Dengan saling menyumbang pendapat, siswa menginventaris objek-objek observasi yang akan dideskripsikan  Siswa menetapkan objek deskripsi dan mengobservasinya secara cermat Pertemuan ke-2 (90’)

 Siswa menyusun kerangka serta menetapkan pola
pengembangan paragraf deskriptif  Siswa menyusun beberapa paragraf deskrptif berdasarkan kerangka yang telah dibuat  Siswa diarahkan untuk menggunakan frasa adjektif secara tepat dalam tulisannya  Siswa saling menukarkan pekerjaannya dengan teman untuk diedit  Siswa memperbaiki karangannya berdasarkan catatan /masukan dari teman PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me 
review konsep-konsep penting tentang paragraf deskriptif yang telah dipelajari Guru menyampaikan dan menjelaskan kepada siswa tugas Uji Kompetensi Diri mengkliping paragrafparagraf deskripsi dari koran/majalah Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 56-60

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

92

v

Material: CD/kaset, poster, karangan siswa Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

Gambar /poster, potongan-potongan paragraf deskriptif, model paragraf deskriptif karya siswa, barang-barang /benda-benda yang diobeservasi dan akan dideskripsikan

Siswa menjadi model untuk diobservasi fisik Lingkungan sekirar siswa (kelas, halaman sekolah, ruangruang sekolah)

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi v Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap v Penilaian Diri  Daftar pertanyaan tertulis Uji Teori untuk mengukur penguasaan siswa atas konsep-konsep penting tentang paragraf deskriptif  Tugas untuk menulis beberapa paragraf deskriptif  Tugas untuk mengidentifikasi dan mengkliping paragrafparagraf deskriptif  Tugas untuk menyunting paragraf deskriptif karya teman Rubrik penilaian menulis karangan deskriptif (terlampir) v

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

93

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 12 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Berbicara Membahas cerita pendek melalui kegiatan diskusi Mengemukakan hal-hal yang menarik atau mengesankan dari cerita pendek melalui kegiatan diskusi  Menceritakan kembali isi cerita pendek yang dibaca dengan kata-kata sendiri  Mengungkapkan hal-hal yang menarik atau mengesankan  Mendiskusikan unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, alur, sudut pandang, latar, amanat) cerita pendek yang dibaca  Mengidentifikasi kalimat langsung dan tidak langsung dalam cerpen 3 x 45 menit (2 X pertemuan)

ALOKASI WAKTU

TUJUAN PEMBELAJARAN DAN MATERI POKOK TUJUAN  Siswa semakin menghargai dan gemar membaca cerita pendek  Siswa mampu menemukan sendiri hal-hal menarik dalam cerita pendek yang dibacanya  Siswa mampu mendiskusikan unsur-unsur intrinsik cerita pendek  Naskah cerita pendek  Isi cerpen  Hal yang menarik dalam cerita pendek  Unsur-unsur intrinsik (tema, penokohan, alur, sudut pandang, latar, amanat)  Penggunaan kalimat langsung/ tidak langsung

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

METODE PEMBELAJARAN v v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan kepada seluruh siswa siapa yang
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

94

(Apersepsi)

tidak pernah, jarang, dan sering membaca cerpen. Siswa yang sering membaca diminta berbagi alasan ketertarikan, motivasi, serta manfaat membaca cerpen. Guru membacakan sepenggal cerpen yang manarik dan meminta siswa mengungkapkan hal menarik dari cerpen tersebut dengan alasan Pertemuan ke-1 (90’)

INTI  Siswa diminta membaca teks cerpen berjudul Ayah dan Ibu karya Pearl S. Buck  Siswa menjawab pertanyaan lisan dari guru seputar isi dan unsur intrinsik cerpen  Siswa mendiskusikan hal-hal menarik dari cerpen Pertemuan ke-2 (45’)  Siswa mempresentasikan hasil diskusinya di hadapan teman kemudian ditanggapi bersama  Guru merangkum dan mengulas hasil presentasi PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me 
review konsep-konsep penting seputar cerpen yang telah dipelajari Guru memotivasi siswa untuk semakin gemar membaca cerpen dan menyampaikan tugas Geladi Diri membaca cerpen Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 61-64  Cerita Rekaan dan Seluk Beluknya karya Frans Mido terbitan Nusa Indah tahun 1994

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK

Teks cerpen

v v v

Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

95

v

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Daftar pertanyaan lisan seputar isi dan unsur intrinsik cerpen  Tugas untuk mendiskusikan hal-hal menarik dari cerpen  Tugas untuk membaca cerpen di rumah dan melaporkan hasilnya Blangko observasi diskusi kelompok (terlampir)

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

96

BAB 5

PENGALAMAN RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 13

(halaman 69 s.d. 82 )

IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Berbicara Mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, dan bercerita Menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat  Menyampaikan secara lisan pengalaman pribadi (yang lucu, menyenangkan, mengharukan, dsb) dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat  Menanggapi pengalaman pribadi yang disampaikan 4 x 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu menceritakan pengalaman pribadi dengan diksi, ekspresi, dan intonasi yang tepat  Cerita pengalaman (yang lucu, menggembirakan, mengharukan, dsb)  Penggunaan diksi (pilihan kata)  Penggunaan intonasi, jeda, dan ekspresi

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menceritakan pengalaman hidupnya yang  
berkesan dan menarik Guru menawarkan kesempatan kepada siswa yang punya pengalaman menarik dan ingin menceritakannya kepada teman Guru mengajak siswa menyadari bahwa menceritakan pengalaman bermanfaat baik bagi

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

97

dirinya maupun orang lain Pertemuan ke-1 (90’) INTI

 Siswa diajak untuk mengevaluasi bagaimana cara
guru dan siswa tersebut menceritakan pengalamannya. Apakah sudah menarik?  Siswa berdiskusi dengan teman semeja untuk menemukan sebab-sebab seseorang mampu bercerita menarik dan tidak menarik  Guru memutarkan rekaman peragaan menceritakan pengalaman hidup secara menarik. Atau disampaikan oleh siswa sebagai model  Siswa menjawab sejumlah pertanyaan seputar teknik atau tata cara bercerita yang ditampilkan peraga/ model  Siswa bersama guru merumuskan teknik bercerita yang menarik  Guru menjelaskan tahap-tahap penting yang harus dilalui dalam menceritakan pengalaman  Siswa mempersiapkan diri menceritakan pengalaman hidup sesuai tahap-tahap yang telah ditentukan Pertemuan ke-2 (90’)  Siswa masuk dalam kelompok dan secara bergiliran menceritakan pengalaman hidupnya masing-masing  Sambil menyimak, siswa memberikan penilaian dengan menggunakan blangko penilaian yang telah dibagikan guru  Siswa memberi tanggapan (pertanyaan, saran/masukan) atas cerita teman sekelompok yang telah didengarkannya  Siswa yang berceritanya paling baik dalam kelompok, diminta menceritakan kembali pengalamannya di depan kelas

PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting tentang bercerita pengalaman yang telah dipelajari  Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v v Pustaka rujukan Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 69-74 Rekaman peragaan menceritakan pengalaman Teks kisah-kisah pengalaman hidup yang menarik

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

98

v

Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

Siswa yang berkemampuan baik dalam bercerita

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap v Penilaian Diri  Perintah kepada siswa untuk menceritakan pengalaman hidupnya dalam kelompok.  Perintah kepada siswa untuk memberikan tanggapan secara positif atas cerita yang disampaikan teman sekelompok.  Daftar pertanyaan tertulis Uji Teori untuk menguji pemahaman siswa atas konsep-konsep yang telah dipelajarinya Blangko penilaian menceritakan pengalaman hidup (terlampir)

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

99

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 14 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Mendengarkan Memahami puisi yang disampaikan secara langsung/ tidak langsung Mengungkapkan isi suatu puisi yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman  Menyebutkan tema puisi yang didengar  Menyebutkan jenis puisi yang didengar (balada, elegi, roman, ode, himne, satire, dll)  Menjelaskan maksud puisi  Mengungkapkan isi puisi dengan kata-kata sendiri 3 x 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu menyebutkan tema, jenis, maksud dan isi puisi yang didengar  Rekaman puisi yang berjenis tertentu atau yang dibacakan  Jenis puisi  Isi puisi  Tema puisi  Maksud puisi

METODE PEMBELAJARAN v v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru membacakan penggalan/bait puisi yang menarik
dan maknanya mengundang rasa ingin tahu, misalnya: luka dan bisa kubawa berlari, berlari hingga hilang pedih peri, dan aku lebih tidak peduli, aku ingin hidup seribu tahun lagi  Guru mempersilakan siswa untuk menjelaskan maksud kata-kata dalam penggalan puisi tersebut  Guru mengajak siswa untuk menyadari ada hal yang
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

100

tidak biasa dalam bahasa puisi dan memahami makna puisi dibutuhkan perspektif yang luas dari pembaca Pertemuan ke-1 (90’) INTI

 Guru mengajak siswa untuk mengingat kembali unsurunsur yang membangun puisi

 Siswa berdiskusi untuk mengidentifikasi sifat-sifat khas
bahasa puisi dan jenis-jenis puisi berdasarkan kejelasan maknanya  Guru menjelaskan pendekatan parafrasa sebagai cara menginterpretasikan makna/ isi puisi  Siswa menyimak puisi yang dibacakan guru/siswa atau melalui rekaman  Siswa memparafrasekan puisi yang telah didengarkannya  Siswa menjawab sejumlah pertanyaan lisan seputar isi puisi Pertemuan ke-2 (45’)

 Siswa mengerjakan Uji Kompetensi Kelompok  Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok di muka
kelas dan ditanggapi bersama PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting tentang cara memahami isi puisi yang telah dipelajari  Guru memotivasi siswa untuk semakin gemar membaca puisi sehingga kemampuannya memahami isi puisi semakin baik.  Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk  
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 75-78 Apresiasi Puisi dan Prosa karya Putu Arya Tirtawirya terbitan Nusa Indah tahun 1982 Sastra Indonesia: Pengantar Teori dan Apresiasi karya Liberatus Tengsoe Tjahjono terbitan Nusa Indah tahun 1987

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik

Rekaman pembacaan puisi Teks-teks puisi di koran/majalah

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

101

Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

Siswa peraga pembaca puisi

PENILAIAN v v TEKNIK DAN BENTUK Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi v Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Tugas untuk memparafrasakan puisi  Daftar pertanyaan lisan dan tertulis tentang isi puisi Blangko observasi diskusi kelompok (terlampir di bawah)

INSTRUMEN /SOAL RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

102

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 15 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Menulis Mengungkapkan pikiran, dan perasaan melalui kegiatan menulis puisi Menulis puisi baru dengan memerhatikan bait, irama, dan rima  Mengidentifikasi puisi baru berdasarkan bait, irama, dan rima  Menulis puisi baru dengan memerhatikan bait, irama, dan rima  Menyunting puisi baru yang dibuat teman 3 x 45 menit ( 2 x .pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu menulis puisi dengan memerhatikan bait, irama, dan rima  Contoh puisi baru  Ciri-ciri puisi baru  Bait puisi  Rima puisi  Irama puisi

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan kepada siswa yang gemar
menulis puisi. Guru meminta siswa tersebut berbagi pengalamannya menulis puisi (dibimbing guru untuk mengungkapkan mengapa menulis, jenis puisi yang disukai, untuk apa puisi itu, kesulitan yang dihadapi, bagaimana proses keatif/ pencptanyaannya, dll) Guru memperlihatkan/membacakan beberapa contoh puisi pilihan karya siswa (kakak kelas tahun lalu) Guru meyakinkan dan memotivasi siswa bahwa
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

 

103

siapa pun bisa menulis puisi Pertemuan ke-1 (90’) INTI

 Guru menjelaskan proses atau tahapan menulis
puisi

 Guru menjelaskan unsur bait, diksi, rima dan irama
dalam puisi  Guru menyebutkan macam-macam jenis puisi baru, baik menurut isi maupun struktur baitnya  Siswa menjelaskan macam-macam jenis puisi  Siswa menentukan jenis puisi dan mengidentifikasi jenis rima yang dipergunakan  Siswa berlatih menulis puisi dengan mengerjakan tugas Uji Kompetensi Diri Pertemuan ke-2 (45’)  Siswa saling menukarkan puisinya untuk diapresiasi dan disunting  Guru memberi tanggapan atas pusi-puisi karya siswa yang telah dikumpulkan  Beberapa siswa yang ditunjuk atau dipilih karyanya secara bergantian membacakan puisinya di depan kelas untuk diparesiasi bersama  Guru menugasi siswa di rumah untuk membuat beberapa puisi sekaligus PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me 
review konsep-konsep penting tentang penulisan puisi yang telah dipelajari Guru memotivasi siswa untuk semakin gemar menulis puisi sehingga kemampuannya semakin baik Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 78-82  Apresiasi Puisi dan Prosa karya Putu Arya Tirtawirya terbitan Nusa Indah tahun 1982  Sastra Indonesia Pengantar Teori dan Apresiasi karya Liberatus Tengsoe Tjahjono terbitan Nusa Indah tahun 1987

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan

Contoh teks puisi
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

104

elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan PENILAIAN

Lingkungan sekitar (alam, sosoial, budaya)

TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi v Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Perintah untuk menulis puisi  Proyek untuk menerbitkan bunga rampai puisi  Tugas untuk menjelaskan arti jenis-jenis puisi dengan menggunakan kamus atau sumber lain Rubrik penilaian karya puisi (terlampir di bawah) v

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

105

BAB 6

TEKNOLOGI INFORMASI RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 16

(halaman 83 s.d. 98 )

IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Menulis Mengungkapkan informasi dalam berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, ekspositif) Menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif  Mendaftar topik- topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf ekspositif  Menyusun kerangka paragraf ekspositif  Mengembangkan kerangka yang telah disusun menjadi paragraf ekspositif dengan menggunakan kata penghubung yang tepat  Mengidentifikasi kata berimbuhan dalam paragraf ekspositif  Menyunting paragraf ekspositif yang ditulis teman 4 x 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu menulis karangan eksposisi untuk mengungkapkan gagasan secara logis dan sistematis  Teks-teks contoh paragraf ekspositif  Pola pengembangan paragraf ekspositif  Contoh penggunaan kata berimbuhan dalam paragraf ekspositif  Penggunaan kata penghubung dalam paragraf

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v v

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan kepada siswa siapa yang/ tidak 
mempunyai e-mail, suka membuka internet, chating / surving Guru memperdalam pertanyaan ke beberapa siswa:
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

106

situs apa yang sering diakses, apa manfaat yang diperoleh dari internet, apa dampak negatifnya, dsb Guru mengajak siswa untuk menyadari bahwa TI mempunyai peran sangat penting dalam era globalisasi, untuk itu TI harus dikuasai

Pertemuan ke-1 (90’) INTI

 Siswa membaca teks bertopik TI yang dikembangkan
secara ekspositif  Siswa diajak untuk mengindentifikasi sifat-sifat atau ciri khas teks yang dibacanya  Guru menjelaskan macam-macam metode pengembangan gagasan dalam paragraf ekspositif (definisi, identifikasi, klasifikasi, komparasi, proses)  Siswa membaca teks ekspositif dan mengidentifikasi metode pengembangan gagasan paragraf-paragrafnya  Siswa menginventaris istilah-istilah/kata kajian bidang TI dalam teks, menjelaskan artinya, dan menerapkan beberapa di antaranya dalam kalimat secara tepat  Siswa menginventaris dan menglasifikasikan kata-kata berimbuhan asing, kata penghubung yang terdapat dalam teks  Secara berkelompok siswa mengkliping contoh-contoh paragraf ekspositif dari koran/majalah. Sebelumnya, siswa sudah diberitahukan untuk membawa koran/majalah Pertemuan ke-2 (90’)

 Siswa mengerjakan Uji Kompetensi Diri: menulis
karangan bertopik TI yang paragraf-paragrafnya bersifat ekspositif  Siswa saling menukar pekerjaannya dengan teman untuk disunting PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review  
konsep-konsep penting tentang penulisan paragraf ekspositif yang telah dipelajari Guru memotivasi siswa untuk semakin gemar menulis sehingga kemampuannya semakin baik Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 83-87

v

107

Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan PENILAIAN Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi v Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri  Tugas untuk menulis karangan ekspositif bertopik TI  Tugas untuk mengidentifikasi, kata berimbuhan asing, kata penghubung, dan kata kajian bidang TI yang terdapat pada teks  Tugas untuk mengkliping paragraf-paragraf ekspositif dari koran atau majalah  Daftar pertanyaan tertulis Uji Teori Rubrik penilaian karangan ekpositif (terlampir di bawah) v TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

108

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 17 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Membaca Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan cerpen Membacakan puisi dengan lafal, nada, tekanan, dan intonasi yang tepat  Membaca puisi dengan memerhatikan lafal, tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi  Membahas pembacaan puisi berdasarkan lafal, tekanan, dan intonasi  Memberi saran perbaikan pembacaan puisi yang kurang tepat 4 x 45 menit (2 x pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN MATERI POKOK PEMBELAJARAN

Siswa mampu membaca puisi dengan memerhatikan lafal, tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi  Teks Puisi  Lafal  Tekanan  Intonasi  Jeda  Pemenggalan kata  Frasa

METODE PEMBELAJARAN Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan kepada siswa siapa yang pernah
menjuarai lomba baca puisi. Bila ada diminta ke depan kelas untuk mempertunjukkan kebolehannya.  Guru memutarkan VCD rekaman peserta terbaik lomba

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

109

baca puisi. Pertemuan ke-1 (90’) INTI

 Siswa diajak untuk menanggapi apa yang dilakukan
peserta lomba /peraga tersebut sehingga penampilannya bagus  Guru memutarkan rekaman peserta lomba baca puisi yang kurang baik  Siswa diajak untuk menanggapi dan memberi masukan atas kekurangan-kekurangan yang telah ditampilkan  Siswa berdiskusi untuk merumuskan teknik dan hal-hal yang harus diperhatikan saat membaca puisi. Hasil diskusi dibacakan di depan kelas.  Guru merangkum dan menyempurnakan hasil diskusi  Siswa memilih puisi dan berlatih membacakan puisi dalam kelompok Pertemuan ke-2 (90’)

 Secara bergantian siswa maju ke depan kelas untuk
membacakan puisi. Bila memungkinkan guru merekam penampilan setiap siswa.  Sambil menyaksikan penampilan teman, siswa yang lain memberikan penilaian dengan blangko observasi yang telah disiapkan guru  Guru memutarkan kembali (jika ada) rekaman penampilan siswa untuk dievaluasi bersama  Dengan melihat penampilannya, siswa diminta untuk menilai sendiri apa yang menjadi kekurangan dan kelebihannya PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me-review
konsep-konsep penting tentang pembacaan puisi yang telah dipelajari  Guru memotivasi siswa untuk semakin berani mengekespresikan diri dengan membaca puisi sehingga kemampuannya semakin baik  Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman  Sajal-sajak Perjuangan dan Nyanyian Tanah Air karya Oyon Sofyan (Editor) terbitah OBOR  Apresiasi Puisi dan Prosa karya Putu Arya Tirtawirya terbitan Nusa Indah

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

110

v

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

Rekaman contoh pembacaan puisi (dalam suatu perlombaan)

Siswa di kelas yang berkemampuan baik membaca puisi Lingkungan kelas

PENILAIAN v TEKNIK DAN BENTUK Tes Lisan Tes Tertulis v Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio v Pengukuran Sikap v Penilaian Diri  Perintah/tugas untuk membacakan puisi di depan kelas  Perintah untuk memberikan tanggapan/ komentar atas penampilan pembacaan teman  Daftar pertanyaan tertulis Uji Teori Blangko observasi dan penilaian unjuk kemampuan baca puisi (terlampir di bawah)

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

111

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 18 IDENTITAS SEKOLAH, SK, KD, INDIKATOR, ALOKASI WAKTU NAMA SEKOLAH MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ASPEK PEMBELAJARAN STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 1 (satu) Membaca Memahami wacana sastra melalui kegiatan membaca puisi dan cerpen Menganalisis keterkaitan unsur intrinsik suatu cerpen dengan kehidupan sehari-hari  Mengidentifikasi unsur-unsur (tema, penokohan, dan amanat) cerita pendek yang telah dibaca  Mengaitkan unsur intrinsik (tema, penokohan, dan amanat) dengan kehidupan sehari-hari 2 x 45 menit ( 1 x .pertemuan)

ALOKASI WAKTU TUJUAN PEMBELAJARAN TUJUAN

 Siswa mampu menganalisis unsur-unsur intrinsik
cerpen  Siswa mampu mengaitkan unsur instrinsik cerpen dengan kehidupan sehari-hari  Naskah cerpen  Unsur intrinsik (tema, penokohan, dan amanat)

MATERI POKOK PEMBELAJARAN METODE PEMBELAJARAN V v v v v Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Tanya Jawab Penugasan Demonstrasi /Pemeragaan Model

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan kepada siswa siapa yang rajin
membaca cerpen yang sering dimuat di koran/ majalah

 Guru meminta siswa yang hobi membaca cerpen
berbagi secara singkat pengalamannya: mengapa ia suka baca cerpen, apa yang diperoleh dari membaca cerpen, apa komentarnya tentang tren cerita cerpen, dsb Guru mengajak siswa menyadari bahwa membaca cerpen itu seperti menyaksikan potret kehidupan, ada hubungan erat antara cerita cerpen dengan realitas
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

112

hidup Pertemuan ke-1 (90’) INTI  Siswa membaca secara intensif teks cerpen yang bertema sosial, misal: Gerobak Lebaran  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan pemahaman isi cerpen yang dilisankan guru  Siswa mengerjakan Uji Kompetensi Kelompok: berdiskusi untuk mengungkap unsur-unsur intrinsik cerpen dan menganalisis hubungannya dengan kehidupan sehari-hari  Secara bergantian, kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. Kelompok lain menanggapi secara aktif.  Siswa menyimak rangkuman dan ulasan guru atas presentasi setiap kelompok. Pertemuan ke-2 PENUTUP (Internalisasi dan refleksi)

 Siswa menjawab soal-soal Uji Teori untuk me 
review konsep-konsep penting tentang unsur intrinsik cerpen yang telah dipelajari Guru memotivasi siswa untuk semakin gemar membaca cerpen sehingga wawasan hidupnya semakin luas. Siswa merefleksikan nilai-nilai serta kecakapan hidup (life skill) yang bisa dipetik dari pembelajaran

SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan

 Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk
SMA kelas X karya Alex Suryanto dan Agus Haryanta terbitan ESIS 2007 halaman 90-94  Apresiasi Puisi dan Prosa karya Putu Arya Tirtawirya terbitan Nusa Indah

v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

Teks cerpen dari internet Lingkungan sosial budaya dan alam tempat tinggal siswa

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

113

INSTRUMEN /SOAL

RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Penilaian Diri  Daftar pertanyaan tertulis untuk mengukur pemahaman siswa atas isi cerpen  Tugas Uji Kompetensi Kelompok: tugas untuk mendiskusikan unsur-unsur intrinsik cerpen tersaji  Daftar pertanyaan tertulis Uji Teori untuk mengukur kemampuan siswa menguasai konsep-konsep yang penting diajarkan. Blangko observasi kinerja diskusi kelompok (terlampir)

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

114

BAB 7

EMANSIPASI RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 19

(halaman 99 s.d. 116 )

MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR

Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Kesetaraan Gender Memahami informasi melalui tuturan langsung atau tidak langsung Menyimpulkan isi informasi yang disampaikan melalui tuturan langsung Mendengarkan  Mampu menyimak dan mencatat pokok-pokok informasi dari tuturan langsung yang menunjukkan emansipasi wanita  Mampu mencatat pokok-pokok informasi dengan mencatat ide-ide pokok paragraf  Mampu mengidentifikasi pokok informasi dengan kata tanya 5W + 1H Mampu mencatat pokok-pokok informasi dalam kartu informasi  Mampu menyimpulkan isi informasi dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami

 Mampu menyampaikan kesimpulan isi informasi secara lisan dengan runtut dan jelas
MATERI POKOK PEMBELAJARAN      Teks wacana yang dibacakan Pokok-pokok informasi Ide-ide pokok paragraf Kesimpulan isi informasi Penyampaian kesimpulan isi informasi

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa ditanya sejauh mana pemahamannya terhadap emansipasi  Siswa ditanya tentang perbedaan antara mendengar dan menyimak

INTI

 Siswa diajak menyimak pembacaan teks wacana
yang bertemakan emansipasi atau kesetaraan jender  Siswa mencatat pokok-pokok informasi dengan mencatat ide-ide pokok paragraf  Siswa mengidentifikasi pokok informasi dengan kata tanya 5W + 1H Siswa mencatat pokok-pokok informasi dalam kartu informasi  Siswa berdiskusi kelompok untuk menyimpulkan isi informasi dengan urutan yang runtut dan mudah

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

115

dipahami  Siswa menyampaikan kesimpulan isi informasi secara lisan dengan runtut dan jelas secara bergantian di depan kelas PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)  Siswa diminta mengajukan pendapat atau tanggapannya terhadap masalah emansipasi dengan memberi contoh nyata di masyarakat  Siswa mengerjakan Uji Kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan dari Uji Teori

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: ESISErlangga hal 98-106 Gadis Arivia. “Hidup Bebas dari Kekerasan.” Kompas. Sabtu, 25 November 2006 Seputar Indonesia. Sabtu, 25 November 2006 Teks wacana ”Cross Gender in Marketing : Boleh-boleh Saja” dari majalah Marketing No 09/IV/September 2004 Siswa yang mempunyai pengalaman yang berkaitan dengan emansipasi Kejadian di masyarakat yang menunjukkan emansipasi, kesetaraan jender, KDRT

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v v v v

METODE

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK V V V V V Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

116

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan untuk menggali pokok-pokok informasi  Daftar permasalahan emansipasi, kesetaraan gender, KDRT sebagai bahan diskusi kelompok untuk mengukur kemampuan menyimak, mencatat informasi, dan menyimpulkan isi informasi  Daftar pertanyaan Uji Kompetensi dan Uji Teori untuk mengukur pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dan permasalahan yang sudah dipelajari  Penyampaian kesimpulan isi informasi secara lisan di depan kelas oleh siswa RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI PENYAMPAIAN SECARA LISAN KESIMPULAN ISI INFORMASI Pedoman penilaian terhadap penyampaian kesimpulan isi informasi secara lisan : PENILAIAN PENYAMPAIAN KESIMPULAN ISI INFORMASI Kompetensi Dasar Nama Siswa Kelas Nomor ABSENen No 1 2 3 4 5 6 7 8 : : : : Pertanyaan Pemandu Apakah isinya sesuai? Apakah isinya lengkap? Apakah kesimpulannya tepat? Apakah penyampaiannya runtut? Apakah penyampaiannya mudah dipahami? Apakah intonasinya baik? Bagaimana kejelasan artikulasinya? Bagaimana volume suaranya? Tepat? 4. Sesuai 5. Sangat sesuai 1 2 3 4 5

Aspek yang Dinilai Kesesuaian isi Kelengkapan isi Ketepatan simpulan Urutan penyampaian Kemudahan dipahami Intonasi penyampaian Artikulasi Volume suara

Jumlah Nilai = 8 – 40 Keterangan : 1 Sangat tidak sesuai 2. Tidak sesuai 3. Biasa saja Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

117

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 20 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato Menulis gagasan untuk mendukung suatu pendapat dalam bentuk paragraf argumentatif Menulis  Mendata topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi paragraf argumentatif  Menyusun kerangka paragraf argumentatif dan mengembangkannya menjadi paragraf argumentatif dengan menggunakan kata penghubung antarkalimat  Mengidentifikasi metode pengembangan paragraf argumentatif  Langkah-langkah penulisan paragraf argumentatif  Cara menentukan topik argumentatif  Cara merumuskan tema argumentatif  Cara menyusun kerangka paragraf argumentatif  Cara mengumpulkan data untuk paragraf argumentatif  Cara-cara mengembangkan kerangka paragraf menjadi paragraf argumentatif  Contoh-contoh paragraf argumentatif

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa ditanya mengenai pengertian paragraf argumentatif  Siswa diminta menjelaskan langkah-langkah menulis paragraf argumentatif  Siswa membentuk kelompok-kelompok diskusi  Guru memberikan sebuah topik yang berbeda-beda kepada setiap kelompok  Setiap kelompok mendiskusikan topik untuk dirumuskan menjadi tema  Setiap kelompok menyusun kerangka paragraf argumentasi berdasarkan rumusan temanya  Setiap anggota kelompok mengembangkan kerangka paragraf yang telah disusun menjadi paragraf argumentatif menggunakan metode pengembangan yang berbeda-beda  Setiap anggota kelompok mengembangkan kerangka paragraf menjadi paragraf argumentatif dengan menggunakan kata-kata penghubung yang sesuai  Siswa diminta membaca dan mencermati sebuah
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

INTI

PENUTUP

118

(Internalisasi dan persepsi)

contoh paragraf argumentatif

 Siswa diminta mengidentifikasi metode pengembangan
paragraf argumentasi tersebut  Siswa diminta membaca dan mencermati paragraf argumentatif yang disusun oleh temannya  Siswa diminta menjelaskan metode pengembangan paragraf argumentatif yang disusun oleh temannya METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta: ESISErlangga hal 106-112 Gorys Keraf. 1985. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: PT. Gramedia Gorys Keraf. 1980. Komposisi. Ende-Flores: Nusa Indah Contoh paragraf-paragraf argumentatif dari berbagai media cetak

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

METODE

v v

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan tentang paragraf argumentatif  Daftar topik untuk paragraf argumentatif  Daftar rumusan tema untuk paragraf argumentatif  Daftar pertanyaan tentang langkah-langkah dan metode pengembangan paragraf argumentatit  Daftar pertanyaan Uji Kompetensi dan Uji Teori untuk menggali tingkat pemahaman konsep siswa RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

119

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

120

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 21 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Memahami sastra Melayu klasik Mengidentifikasi karakteristik dan struktur unsur intrinsik sastra Melayu klasik Membaca  Mampu mengidentifikasi karakteristik karya sastra Melayu klasik Mampu mengidentifikasi unsur intrinsik karya sastra Melayu klasik  Mampu menuliskan secara ringkas isi karya sastra Melayu klasik dengan bahasa sendiri ke dalam beberapa paragraf  Identifikasi karakteristik karya sastra Melayu klasik Identifikasi unsur intrinsik karya sastra Melayu klasik  Ringkasan isi karya sastra Melayu klasik

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa ditanya tentang karya sastra Melayu klasik  Siswa ditanya tentang macam-macam bentuk karya sastra Melayu klasik  Siswa membaca sebuah karya sastra Melayu klasik yang disediakan  Siswa mendiskusikan karakteristik karya sastra Melayu klasik  Siswa berdiskusi untuk mengidentifikasi unsur intrinsik karya sastra Melayu klasik  Siswa menuliskan secara ringkas isi karya sastra Melayu klasik dengan memerhatikan diksi dan penggunaan kata penghubung  Siswa mempresentasikan ringkasan isi karya sastra Melayu yang disusunnya

INTI

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Guru bertanya tentang tema, amanat, latar, penokohan, 
dan gaya bahasa pada karya sastra Melayu klasik yang didiskusikan siswa Guru menanyakan tanggapan siswa terhadap tema dan amanat

METODE DAN SUMBER BELAJAR
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

121

v Sumber Belajar

Pustaka rujukan

Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESIS-Erlangga hal 112116 Buku-buku hikayat, dongeng, dll. Buku-buku yang berisi cerita rakyat dari berbagai daerah Majalah-majalah sastra yang memuat hasil karya sastra Melayu klasik

v

Metode

v v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

PENILAIAN v v TEKNIK DAN BENTUK v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan untuk menggali pengetahuan siswa  Daftar pertanyaan tertulis untuk menggali kemampuan siswa tentang karakteristik karya sastra Melayu klasik  Tugas-tugas dan perintah kepada siswa untuk mendiskusikan materi RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI KARAKTERISTIK KARYA SASTRA MELAYU KLASIK NO 1 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. ASPEK Bentuk Bahasa Tema Dipengaruhi Sifat masyarakat Sifat karya sastra Sifat isi Pengarang Penyajian Gaya Isi/amanat/pesan Tokoh KARAKTERISTIK 1 2 3 4 5

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

122

BAB 8

KEPEDULIAN SOSIAL RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 22

(halaman 117 s.d. 132 )

MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR

Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato Menulis gagasan untuk meyakinkan atau mengajak pembaca bersikap atau melakukan sesuatu dalam bentuk paragraf persuasif Menulis  Mampu menentukan tema persuasif  Mampu merumuskan tujuan persuasif Mampu menyusun kerangka paragraf persuasif  Mampu mengumpulkan data untuk paragraf persuasif  Mampu mengembangkan kerangka paragraf menjadi paragraf persuasif menggunakan kata penghubung  Langkah-langkah penulisan paragraf persuasif  Cara menentukan tema persuasif  Cara merumuskan tujuan persuasif  Cara menyusun kerangka paragraf persuasif  Cara mengumpulkan data untuk paragraf persuasif  Cara-cara mengembangkan kerangka paragraf menjadi paragraf persuasif  Contoh-contoh paragraf persuasif

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa ditanya mengenai pengertian paragraf persuasif  Siswa diminta menjelaskan langkah-langkah menulis paragraf persuasif  Siswa membentuk kelompok-kelompok diskusi  Guru memberikan sebuah tema yang berbeda-beda kepada setiap kelompok  Setiap kelompok mendiskusikan tema sebagai dasar merumuskan tujuan penulisan  Setiap kelompok menyusun kerangka paragraf argumentasi berdasarkan rumusan temanya  Setiap anggota kelompok mengembangkan kerangka paragraf yang telah disusun menjadi paragraf persuasif menggunakan kata-kata penghubung yang sesuai  Siswa diminta membaca dan mencermati paragraf persiasif yang disusun oleh temannya  Siswa diminta mengidentifikasi kata-kata penghubung
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

INTI

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

123

yang digunakan METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESISErlangga hal 118-121 Rekaman pembelajaran berisi paragraf persuasif Siaran TV Pendidikan mengenai pembelajaran paragraf persuasif

v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

METODE v PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK

v v v

v v v v

Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan tentang paragraf persuasif  Daftar tema untuk paragraf persuasif  Daftar rumusan tujuan penulisan paragraf persuasif  Daftar pertanyaan tentang langkah-langkah dan kata-kata penghubung yang digunakan dalam pengembangan paragraf persuasif  Daftar pertanyaan uji kompetensi dan Uji Teori untuk menggali tingkat pemahaman konsep siswa RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI Mengetahui, Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

124

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 23 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Memahami sastra Melayu klasik Menemukan nilai-nilai yang terkandung di dalam sastra Melayu klasik Membaca  Mampu memahami puisi dalam sastra Melayu klasik  Mampu membandingkan nilai-nilai dalam sastra Melayu klasik dengan nilai-nilai masa kini Mampu mengartikan kata-kata sulit  Cara-cara memahami puisi  Resepsi sastra  Pembandingan nilai-nilai dalam puisi Melayu klasik dengan nilai-nilai masa kini  Puisi-puisi Melayu klasik: mantra, gurindam, syair, seloka, pantun

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa ditanya pemahamannya terhadap puisi Melayu klasik  Siswa diajak untuk membaca puisi Melayu klasik  Siswa membaca sebuah puisi Melayu klasik yang disediakan  Siswa mendiskusikan nilai-nilai dalam puisi Melayu klasik  Siswa berdiskusi untuk membandingkan nilai-nilai dalam puisi Melayu klasik denga nilai-nilai masa kini  Siswa mengartikan kata-kata sulit yang ada dalam puisi  Siswa memparafrasakan puisi Melayu klasik  Siswa mempresentasikan hasil parafrase puisi Melayu klasik yang disusunnya  Siswa mendramakan puisi Melayu klasik

INTI

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Siswa merefleksikan nilai-nilai yang terkandung dalam
puisi Melayu klasik  Siswa mengungkapkan pengalamannya yang sesuai dengan nilai yang terkandung dalam puisi Melayu klasik  Siswa menjawab soal-soal Uji Kompetensi dan Uji Teori

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

125

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESISErlangga hal 122-125

V v METODE v v v v

Siswa yang mempunyai pengalaman hidup yang sesuai dengan isi puisi Kejadian di masyarakat yang sesuai dengan isi puisi

PENILAIAN v v v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan tentang puisi Melayu klasik  Tugas/perintah untuk melakukan diskusi, presentasi, dan demonstrasi  Daftar pertanyaan Uji Kompetensi dan Uji Teori untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap teori dan konsep yang sudah dipelajari RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI Mengetahui, Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

126

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 24 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Memahami cerita rakyat yang dituturkan Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman Mendengarkan  Mampu mengidentifikasi karakteristik aspek-aspek cerita rakyat yang didengarkan  Mampu menemukan isi, amanat, dan hal yang menarik tentang latar cerita rakyat yang didengarkan  Mampu membandingkan nilai dalam cerita rakyat dengan nilai-nilai masa kini  Karakteristik aspek-aspek cerita rakyat  Isi dan amanat cerita rakyat  Hal menarik tentang latar cerita rakyat  Nilai-nilai dan pesan moral dalam cerita rakyat  Pembandingan nilai dalam cerita rakyat dengan nilai masa kini

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru dan siswa bertanya jawab tentang unsur intrinsik 
cerita rakyat Guru dan siswa bertanya jawab tentang unsur ekstrinsik cerita rakyat

INTI

 Guru memperdengarkan rekaman cerita rakyat  Siswa mengidentifikasi karakteristik aspek-aspek cerita
rakyat  Siswa mendiskusikan isi, amanat, dan hal yang menarik tentang latar cerita rakyat  Siswa berdiskusi untuk membandingkan nilai dalam cerita rakyat dengan nilai-nilai masa kini

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Siswa merefleksikan nilai-nilai dalam cerita rakyat  Siswa mengerjakan Uji Kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Uji Teori

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

127

v

v v METODE v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESISErlangga hal 126-130 Rekaman pembacaan cerita rakyat

Siswa yang mempunyai pengalaman hidup yang sesuai dengan isi puisi Kejadian di masyarakat yang sesuai dengan isi puisi

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan untuk tes lisan tentang unsur intrinsik cerita rakyat  Daftar pertanyaan untuk tes lisan tentang unsur ekstrinsik cerita rakyat  Daftar pertanyaan untuk tes tulis tentang nilai-nilai dalam cerita rakyat  Daftar pertanyaan uji kompetensi dan Uji Teori RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI Mengetahui, Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

128

BAB 9

PERINDUSTRIAN RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 25

(halaman 133 s.d. 146 )

MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR

Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Memahami informasi melalui tuturan langsung atau tidak langsung Menyimpulkan isi informasi yang didengar melalui tuturan tidak langsung (rekaman atau teks yang dibacakan) Mendengarkan  Mampu mencatat pokok-pokok informasi  Mampu mencatat pokok-pokok informasi dan menyimpulkannya  Mampu menyampaikan secara lisan kesimpulan isi informasi dengan urutan yang runtut dan jelas  Teks wacana yang dibacakan  Pokok-pokok informasi  Kesimpulan isi informasi  Penyampaian kesimpulan isi informasi

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Siswa diminta mengungkapkan hambatan-hambatan 
yang dialami ketika mendengarkan Guru menjelaskan hambatan-hambatan mendengarkan

INTI

 Siswa diajak menyimak pembacaan teks wacana tentang perindustrian  Guru memperdengarkan pertanyaan-pertanyaan bacaan  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan bacaan yang diperdengarkan  Siswa membentuk kelompok-kelompok kerja  Salah satu anggota kelompok membacakan teks wacana  Siswa mencatat pokok-pokok informasi yang disimaknya  Siswa berdiskusi kelompok untuk menyimpulkan isi informasi dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami  Siswa menyampaikan kesimpulan isi informasi secara lisan dengan runtut dan jelas secara bergantian di depan kelas

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Siswa diminta mengajukan nilai-nilai sosial budaya
yang diperoleh dari wacana yang diperdengarkan
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

129

 Siswa mengerjakan Uji Kompetensi dan Uji Teori
METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESISErlangga hal. 134-137 Rekaman pembacaan teks wacana tentang perindustrian dan daftar pertanyaan wacana Siaran berita, pembahasan masalah dari radio, TV tentang perindustrian

v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

v v v v

Situasi dan perkembangan bidang perindustrian di sekitar tempat tinggal siswa

METODE

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Petunjuk dan perintah guru untuk pengungkapan pendapat, pelaksanaan diskusi dan presentasi  Daftar pertanyaan untuk Uji Kompetensi dan Uji Teori RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI BLANKO PENILAIAN PENYAMPAIAN KESIMPULAN INFORMASI Nama siswa : Tanggal penilaian : Kelas/No ABSENen No 1 2 3 Aspek yang Dinilai Ketepatan Isi Keruntutan urutan Kejelasan
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

: Amat Baik Skor =5 Baik Skor =4 Biasa Saja Skor =3 Jelek Skor =2 Amat Jelek Skor =1 Jumlah Skor

130

4 5 6 7 8

kesimpulan Intonasi Artikulasi Kemudahan dipahami Diksi Struktur kalimat Jumlah Skor

Pedoman penyekoran = Amat jelek = 1-8 Jelek = 8-16 Biasa saja = 17-24 Baik = 25-32 Amat baik = 33-40

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

131

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 26 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan komentar terhadap informasi dari berbagai sumber Memberikan kritik terhadap informasi dari media cetak dan atau elektronik Berbicara  Mampu mendata informasi dari sebuah artikel dengan mencantumkan sumbernya dalam bentuk tabel  Mampu merumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa latar belakangnya) Mampu memberikan kritik terhadap informasi dari media cetak yang diterimanya dengan disertai alasan yang logis  Teks informasi  Pendataan informasi beserta sumbernya dalam bentuk tabel  Rumusan persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum  Kritik terhadap informasi dari media cetak  Alas an kritik terhadap informasi dari media cetak

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa dipersilakan mengemukakan pendapatnya tentang manfaat informasi  Siswa dipersilakan mengemukakan pendapatnya tentang manfaat pendataan informasi beserta sumbernya  Siswa membaca teks informasi  Siswa mengidentifikasi jenis informasi yang akan didata  Siswa mendata informasi dan menuliskannya dalam bentuk tabel data informasi  Siswa merumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum  Siswa mengemukakan kritiknya terhadap informasi dari media cetak  Siswa merefleksikan manfaat informasi yang baru saja diperoleh pada kegiatan inti untuk kepentingan dirinya  Siswa mengerjakan Uji Kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan pada Uji Teori

INTI

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

132

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESISErlangga hal 137-140 Teks berita, tajuk rencana, laporan, artikel di koran, majalah, buletin, tabloid

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

v METODE v v v

Informasi-informasi lain yang ada di masyarakat

PENILAIAN v v TEKNIK DAN BENTUK v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Perintah atau tugas kepada siswa untuk menyampaikan pendapat  Perintah atau tugas kepada siswa untuk menyampaikan krtitik terhadap informasi dari media cetak  Daftar pertanyaan untuk Uji Kompetensi  Daftar pertanyaan untuk Uji Teori RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

RUBRIK PENILAIAN INFORMASI Nama siswa : Tanggal penilaian : Kelas/ No ABSENen No 1 Isi a. Substansi:

: Aspek yang Dikritik Skor

Sesuai, skor 3 Cukup, skor 2 b. Substansi: Sesuai, skor 3 Cukup, skor 2 c. Ketuntasan (kelengkapan informasi)

Kurang, skor 1 Tidak sesuai, skor 0 Kurang, skor 1 Tidak sesuai, skor 0

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

133

Lengkap, skor 3 Cukup, skor 2 2

Kurang, skor 1 Tidak lengkap, skor 0

3

4

Alur a. Pola (komposisi tulisan, koherensi antarkalimat, paragraf) Koheren, skor 3 Kurang, skor 1 Cukup, skor 2 Tidak koheren, skor 0 b. Keruntutan (kekronologisan dalam menuangkan gagasan) Runtut, skor 3 Kurang, skor 1 Cukup, skor 2 Tidak runtut, skor 0 c. Kelancaran (kelancaran dalam menghubungkan antargagasan) Lancar, skor 3 Kurang, skor 1 Cukup, skor 2 Tidak lancar, skor 0 Kosa kata : Kompleksitas (ketepatan penggunaan kata dan istilah) Tidak ada kesalahan penggunaan kata/istilah, skor 3 Ada sedikit kesalahan penggunaan kata/istilah, skor 2 Ada beberapa kesalahan penggunaan kata/istilah, skor 1 Ada banyak kesalahan penggunaan kata/istilah, skor 0 Pemakaian Kaidah Bahasa Indonesia a. Struktur kalimat (ketepatan penggunaan struktur kalimat) Semua kalimat mempunyai struktur yang tepat, skor 3 Ada 1-2 kalimat yang strukturnya tidak tepat, skor 2 Ada 3-4 kalimat yang strukturnya tidak tepat, skor 1 Ada lebih dari 4 kalimat yang strukturnya tidak tepat, skor 0 b. Bentuk kata (ketepatan penggunaan bentuk kata) Semua kata bentuknya tepat, skor 3 Ada 1-2 kata yang bentuknya tidak tepat, skor 2 Ada 3-4 kata yang bentuknya tidak tepat, skor 1 Ada lebih dari 4 kata yang bentuknya tidak tepat, skor 0 c. Ejaan dan tanda baca (ketepatan penggunaan ejaan, tanda baca) Tidak ada kesalahan penggunaan tanda baca dan ejaan, skor 3 Ada 1-2 tanda baca dan ejaan kata yang salah, skor 2 Ada 3-4 tanda baca dan ejaan kata yang salah, skor 1 Ada lebih dari 4 tanda baca dan ejaan kata yang salah, skor 0 Skor Maksimal

Kesimpulan kritik : Alasan :

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

134

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 27 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato Menyusun teks pidato Menulis  Mampu mempersiapkan diri dengan mengikuti langkahlangkah persiapan berpidato  Mampu menyusun teks pidato berdasarkan kerangka dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami  Mampu menyunting teks pidato tulisan teman  Langkah-langkah persiapan berpidato  Bagian-bagian naskah pidato  Penentuan topik pidato  Penetapan tujuan berpidato  Penyusunan kerangka naskah pidato  Pengembangan kerangka pidato menjadi teks/naskah pidato  Penyuntingan naskah pidato tulisan teman

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru mempersilakan siswa mengemukakan 
pendapatnya tentang forum-forum untuk berpidato Guru mempersilakan siswa mengemukakan penngalamannya tentang kesulitan-kesulitan yang mereka alami ketika berpidato

INTI

 Siswa memerhatikan dan mencermati contoh naskah
pidato Siswa mencari dan menentukan topik pidato Siswa menetapkan tujuan berpidato Siswa menyusun kerangka naskah pidato Siswa mengembangkan kerangka pidato menjadi teks/naskah pidato  Antarsiswa saling menukarkan naskah pidatonya  Masing-masing siswa menyunting naskah pidato tulisan teman  Beberapa siswa berpidato di depan kelas    

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Siswa merefleksikan manfaat pidato pada kegiatankegiatan kemasyarakatan  Siswa mengerjakan uji kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan Uji Teori

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

135

METODE DAN SUMBER BELAJAR v Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta: ESISErlangga hal141-146 Anwar Hasnun. 2006. Pedoman Menulis untuk Siswa SMP dan SMA. Yogyakarta: Penerbit ANDI Naskah-naskah pidato yang pernah disiarkan oleh radio atau TV Siswa atau pihak lain yang sering melakukan kegiatan berpidato Forum-forum pertemuan yang menampilkan pidato

Sumber Belajar

v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

v

v v v v

Metode

Siswa berpidato di depan kelas

PENILAIAN v v v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL  Perintah atau tugas kepada siswa untuk mengemukakan pendapat atau pengalaman  Daftar pertanyaan tertulis untuk Uji Kompetensi  Daftar pertanyaan tertulis untuk Uji Teori  Perintah atau tugas kepada siswa untuk berpidato RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI FORMAT PENILAIAN PELAKSANAAN PIDATO Nama Siswa : Kelas : No. ABSENen Tanggal penilaian :

:

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

136

No 1 2 3 4 5 6

Aspek yang Dinilai Keakuratan informasi (amat tidak akurat – amat akurat) Hubungan antarinformasi (amat sedikit – amat banyak) Ketepatan struktur dan kosakata (amat tidak tepat – amat tepat) Kelancaran berpidato (terbata-bata – amat lancar) Kewajaran urutan wacana (tak normal – normal) Gaya pengucapan (amat kaku – amat wajar) Jumlah skor : ……….

Tingkatan Skala 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

137

BAB 10

TOKOH IDOLA RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 28

(halaman 147 s.d. 166 )

MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR

Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan informasi melalui penulisan paragraf dan teks pidato Menulis hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan menggunakan ejaan yang tepat Menulis  Mampu menentukan topik wawancara dan mencatat pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara  Mampu menyusun daftar pertanyaan dengan memerhatikan kelengkapan isi (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, bagaimana)  Mampu melaksanakan wawancara  Mampu mencatat pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara Mampu menuliskan hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan ejaan dan tanda baca yang benar  Contoh hasil wawancara dengan tokoh idola  Penentuan topik wawancara  Penetapan tujuan wawancara  Penyusunan daftar pertanyaan untuk wawancara  Pencatatan pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara  Penulisan hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan ejaan dan tanda baca yang benar

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru mempersilakan siswa mengemukakan
pendapatnya tentang tujuan melakukan wawancara

 Guru mempersilakan siswa mengemukakan
pendapatnya tentang manfaat melakukan wawancara INTI  Siswa membaca dan mencermati contoh hasil wawancara dengan tokoh idola  Siswa menentukan topik wawancara  Siswa menetapkan tujuan wawancara  Siswa menyusun daftar pertanyaan untuk wawancara  Siswa melakukan wawancara  Siswa mencatat pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara  Siswa menuliskan hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan ejaan dan tanda baca yang benar
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

138

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Guru mempersilakan siswa mengemukakan  
pengalamannya tentang kesulitan yang mereka alami ketika melakukan wawancara Siswa melakukan Uji Kompetensi Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Uji Teori

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta: ESISErlangga hal 148-153 Contoh rekaman hasil wawancara Contoh laporan hasil wawancara Tokoh idola yang bisa diwawancarai Siswa yang berperan sebagai narasumber dan pewawancara Pelaksanaan wawancara di lingkungan siswa atau yang bisa diikuti siswa lewat media massa

v v v v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan

METODE

v v v v

Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Perintah atau tugas untuk mengemukakan pendapat, pengalaman, dan melakukan kegiatan  Daftar pertanyaan tes lisan untuk menguji tingkat penguasaan konsep dan pelaksanaan wawancara  Daftar pertanyaan tertulis untuk menguji tingkat kemampuan penulisan hasil wawancara RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

139

RUBRIK PENILAIAN LAPORAN HASIL WAWANCARA Nama Siswa Kelas, No. Absen Tanggal Penilaian Topik Wawancara Tujuan Wawancara Narasumber : : : : : : Pertanyaan Pemandu Penilaian Apakah pewawancara menyampaikan isi laporan yang mencakup keseluruhan jawaban narasumber secara lengkap? (Amat tidak lengkap – Amat lengkap) Apakah pewawancara menyampaikan isi laporan yang sesuai dengan hasil wawancara? (bukan opini/tambahan dari pewawancara) (Amat tidak akurat – Amat akurat)  Apakah pewawancara dapat menyampaikan hasil wawancara dengan lancar?  Apakah pewawancara dapat menyampaikan hasil dengan bahasa yang jelas/mudah dipahami? (Amat tidak lancar/jelas -- Amat lancar/jelas) Apakah pewawancara dapat menyampaikan hasil wawancara dengan intonasi yang sesuai dengan isi? (Amat tidak sesuai – Amat sesuai) JUMLAH SKOR 1 2 3 4 5

Aspek yang Dinilai Kelengkapan isi

Kesesuaian/keakuratan

Bahasa dan kelancaran

Intonasi dan ekspresi

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

140

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 29 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Memahami ragam wacana tulis dengan membaca memindai Merangkum seluruh isi informasi teks buku ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai Membaca  Mampu melakukan Scanning (membaca memindai)  Mampu mencatat pokok-pokok informasi pada bab tertentu yang ditunjuk  Mampu membuat rangkuman seluruh isi informasi dari bab tertentu ke dalam beberapa kalimat dengan baik  Mampu mengidentifikasi klausa dengan predikat kata kerja transitif dari teks buku Mampu membahas rangkuman yang telah dibuatnya  Teknik membaca scanning  Teks kutipan buku  Pencatatan pokok-pokok informasi bab tertentu sebuah buku biografi  Penyusunan rangkuman seluruh isi informasi  Identifikasi klausa dengan predikat kata kerja transitif dari teks buku

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) INTI KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru menanyakan cara melakukan scanning  Guru menanyakan manfaat merangkum  Siswa melakukan scanning (membaca memindai)
 Siswa mendiskusikan teks wacana untuk memperoleh pokok-pokok informasi pada bab tertentu sebuah buku  Siswa mencatat pokok-pokok informasi pada bab tertentu yang ditunjuk  Siswa berdiskusi untuk memperoleh rangkuman seluruh isi informasi dari bab tertentu ke dalam beberapa kalimat dengan baik  Siswa berdiskusi untuk mengidentifikasi klausa dengan predikat kata kerja transitif dari teks buku  Siswa membahas rangkuman yang telah dibuatnya

PENUTUP

 Siswa melakukan tugas Uji Kompetensi
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

141

(Internalisasi dan persepsi)

 Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan Uji Teori
untuk me-review konsep-konsep yang sudah dipelajari

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta: ESIS -Erlangga hal 153-159 Contoh rangkuman buku

v

v METODE v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

Contoh-contoh rangkuman

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Perintah atau tugas untuk mengemukakan pendapat, pengalaman, dan melakukan scanning  Daftar pertanyaan tes lisan untuk menguji tingkat penguasaan konsep  Daftar pertanyaan tertulis untuk menguji tingkat kemampuan penulisan rangkuman dan klausa RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

142

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 30 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan pendapat terhadap puisi melalui diskusi Membahas isi puisi berkenaan dengan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, dan imajinasi melalui diskusi Berbicara  Mampu mengidentifikasi gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, imajinasi dan maksud/ makna puisi  Mampu mendiskusikan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, imajinasi dan maksud/ makna puisi  Mampu mengungkapkan maksud/makna puisi dengan

kalimat yang baik dan benar
MATERI POKOK PEMBELAJARAN  Kutipan teks puisi  Citraan atau imaji dalam puisi  Gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, imajinasi dan maksud/ makna dalam puisi  Pengungkapan maksud/makna puisi dengan kalimat yang baik dan benar

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru bertanya tentang unsur-unsur intrinsik puisi  Siswa menjawab pertanyaan guru tentang peran
citraan dalam puisi

INTI

 Siswa membaca dengan penghayatan kutipan teks puisi  Siswa berdiskusi untuk menentukan citraan atau imaji dalam puisi  Siswa berdiskusi untuk menyimpulkan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, imajinasi dan maksud/ makna dalam puisi  Siswa mengungkapkan maksud/makna puisi dengan kalimat yang baik dan benar  Siswa merefleksikan peran imaji dalam puisi  Siswa melakukan Uji Kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan Uji Teori untuk lebih memahami konsep-konsep yang sudah dipelajari

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

143

METODE DAN SUMBER BELAJAR Sumber Belajar v Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESISErlangga hal 160-164 Rekaman pembacaan puisi Naskah puisi di media cetak Siswa yang sudah sering menulis puisi Lingkungan tempat tinggal siswa

v v v v v v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

Metode

PENILAIAN v v TEKNIK DAN BENTUK v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Perintah atau tugas untuk mengemukakan pendapat, pengalaman, dan melakukan diskusi  Daftar pertanyaan tes lisan untuk menguji tingkat penguasaan konsep  Daftar pertanyaan untuk menguji tingkat kemampuan mengtungkapkan maksud puisi RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI RUBRIK OBSERVASI KINERJA INDIVIDU DALAM DISKUSI KELOMPOK NAMA KELAS/NO. ABSEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR : : : : Mendiskusikan gambaran penginderaan, perasaan, pikiran, imajinasi, dan maksud/ makna puisi NILAI ASPEK RINCIAN Terlibat secara aktif dan penuh inisiatif Prosedural dan kooperatif terhadap aturan main Memerhatikan dan
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X KURANG CUKUP BAIK AMAT BAIK

D (10)

C (15)

B (20)

A (25)

PARTISIPASI DAN SIKAP DIRI

144

BAHASA

KUALITAS PENDAPAT/ GAGASAN

menghargai pendapat orang lain Runtut, terstruktur dengan baik Komunikait (mudah dipahami) Efektif (singkat dan jelas) Diksi variatif dan tepat konteks Pembicaraan tidak menyimpang dari topik dan menyasar ke substansi persoalan Gagasan orisinal dan kreatif (tidak meniru) Usulan disertai alasan/bukti pendukung Konsisten atas pendapatnya sendiri
JUMLAH SKOR

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

145

BAB 11

KEPENDUDUKAN RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 31

(halaman 167 s.d. 182 )

MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR

Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Memahami ragam wacana tulis dengan membaca memindai Merangkum seluruh isi informasi dari suatu tabel dan atau grafik ke dalam beberapa kalimat dengan membaca memindai Membaca  Mampu membaca isi tabel/ grafik  Mampu mengungkapkan secara tertulis isi tabel/ grafik ke dalam beberapa kalimat yang jelas dan benar  Mampu membuat rangkuman isi informasi dari tabel/ grafik  Tahap-tahap membaca tabel/grafik  Contoh grafik komposisi penduduk Indonesia  Contoh rangkuman isi informasi dari tabel  Pengungkapan secara tertulis isi tabel/grafik

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa menjawab pertanyaan tentang pengertian grafik  Siswa diajak untuk mencermati data-data pada tabel/grafik yang disediakan  Siswa membaca cepat isi tabel/grafik dengan teknik scanning  Siswa berdiskusi untuk menyimpulkan isi tabel/grafik  Siswa mengungkapkan secara tertulis isi tabel/grafik ke dalam beberapa kalimat yang jelas dan benar  Siswa berdiskusi untuk membuat rangkuman isi informasi dari tabel/grafik

INTI

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Siswa melakukan Uji Kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan Uji Teori

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan 146

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

MA Kelas X Jakarta : ESISErlangga hal 168-171 v v v v v v v Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model Tabel/grafik tentang kependudukan di media cetak Tabel/grafik tentang kependudukan Petugas kependudukan, BPS BPS, Kantor Catatan Sipil

METODE

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan tentang tabel/grafik  Daftar pertanyaan tentang kependudukan  Daftar pertanyaan Uji Teori untuk mengukur pemahaman siswa  Daftar pertanyaan/perintah Uji Kompetensi untuk mengukur penerapan konsep yang dimiliki siswa RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

147

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 32 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan pendapat terhadap puisi melalui diskusi Menghubungkan isi puisi dengan realitas alam, sosial budaya, dan masyarakat melalui diskusi Berbicara  Mampu membaca puisi yang berisikan masalah alam, sosial budaya, dan kemasyarakatan  Mampu mendiskusikan hubungan isi puisi dengan realitas alam, sosial budaya, dan masyarakat  Mampu menyimpulkan hubungan isi puisi dengan realitas alam, sosial budaya, dan masyarakat  Mampu melaporkan hasil diskusi secara lisan dengan baik  Teks-teks puisi  Manfaat puisi  Hubungan isi puisi dengan realitas alam  Hubungan isi puisi dengan sosial budaya  Hubungan isi puisi dengan masyarakat

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru meminta siswa menjelaskan fungsi puisi  Guru meminta siswa mengemukakan manfaat puisi
bagi kehidupannya

INTI

 Siswa membaca puisi dengan penuh penjiwaan  Siswa berdiskusi untuk menyimpulkan hubungan isi puisi dengan realitas alam  Siswa berdiskusi untuk menyimpulkan hubungan isi puisi dengan sosial budaya  Siswa berdiskusi untuk menyimpulkan hubungan isi puisi dengan masyarakat  Siswa melakukan dramatisasi puisi

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Siswa merefleksikan hubungan isi puisi puisi dengan  
realitas alam, sosial budaya, dan masyarakat Siswa melakukan Uji Kompetensi Siswa menjawab pertanyaan dari Uji Teori untuk mengukur tingkat pemahamannya terhadap materi

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan 148

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

v v v v v v v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: ESIS-Erlangga hal 172-175 Rekaman pembacaan puisi Teks-teks puisi Siswa yang sudah biasa menulis puisi Lingkungan tempat tinggal siswa

Metode

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan untuk mengukur tingkat pemahaman awal siswa  Petunjuk/perintah melakukan diskusi, dramatisasi  Daftar pertanyaan/perintah Uji Kompetensi  Daftar pertanyaan Uji Teori RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI Mengetahui, Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

149

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 33 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen Menulis karangan berdasarkan kehidupan diri sendiri dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar Menulis  Mampu menentukan topik yang berhubungan dengan kehidupan diri sendiri untuk menulis cerpen Mampu menulis kerangka cerpen dengan memerhatikan kronologi waktu dan peristiwa  Mampu mengembangkan kerangka karangan yang sudah dibuat dalam bentuk cerpen (pelaku, peristiwa, latar, konflik) dengan memerhatikan pilihan kata, tanda baca, dan ejaan  Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis cerpen  Penentuan topik cerpen berdasarkan kehidupan diri sendiri  Contoh cerpen  Cara menulis kerangka cerpen  Cara mengembangkan kerangka menjadi cerpen

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru meminta siswa menjelaskan pengertian cerpen  Guru meminta siswa menyebutkan pengalaman hidup
pribadi apa saja yang bisa dijadikan topik cerpen

INTI

 Siswa mendiskusikkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis cerpen  Siswa menentukan topik cerpen berdasarkan kehidupan diri sendiri  Siswa menentukan amanat cerpen yang akan ditulisnya  Siswa membaca dan mencermati contoh cerpen  Siswa menulis kerangka cerpen  Siswa mengembangkan kerangka menjadi cerpen  Siswa merefleksikan pengalamannya menulis cerpen  Siswa melakukan Uji Kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan Uji Teori

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

150

METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: ESISErlangga hal 175-182 Teks cerpen di media cetak Cerpenis, siswa yang sudah sering menulis cerpen Lingkungan tinggal siswa

v v v v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

METODE

PENILAIAN v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

TEKNIK DAN BENTUK

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan untuk mengukur tingkat pemahaman awal siswa tentang penulisan cerpen  Petunjuk/perintah melakukan diskusi  Daftar pertanyaan/perintah Uji Kompetensi  Daftar pertanyaan Uji Teori RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

151

BAB 12

PETUALANGAN RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 34

(halaman 183 s.d. 197 )

MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR

Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Memahami cerita rakyat yang dituturkan Menemukan hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat yang disampaikan secara langsung dan atau melalui rekaman Mendengarkan  Mampu mengidentifikasi karakteristik cerita rakyat yang didengarkan  Mampu mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dongeng  Teks cerita rakyat  Hal-hal yang menarik tentang tokoh cerita rakyat Identifikasi karakteristik cerita rakyat yang didengarkan Identifikasi unsur intrinsik cerita rakyat/ dongeng  Ringkasan isi cerita rakyat

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa ditanya tentang pengertian cerita rakyat  Siswa diminta menyebutkan beberapa judul cerita rakyat  Siswa menyimak pembacaan/pemutaran rekaman dongeng  Siswa mendiskusikan karakteristik dongeng yang baru saja didengarkan  Siswa berdiskusi mengidentifikasi unsur intrinsiknya  Siswa menuliskan secara ringkas isi dan amanat dongeng

INTI

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Guru bertanya tentang tema, amanat, latar, penokohan,
dan gaya bahasa dongeng yang didiskusikan siswa

 Guru menanyakan tanggapan siswa terhadap tema dan
amanat dongeng METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta : ESIS-

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

152

Erlangga hal 184-187 v Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model Teks atau rekaman pembacaan cerita rakayat

METODE

v v v

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

v INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan untuk menggali pengetahuan siswa  Daftar pertanyaan tertulis untuk menggali kemampuan siswa tentang karakteristik karya sastra Melayu klasik  Tugas-tugas dan perintah kepada siswa untuk mendiskusikan materi RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI KARAKTERISTIK CERITA RAKYAT BLANGKO OBSERVASI KARAKTERISTIK CERITA RAKYAT NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 ASPEK Bentuk Bahasa Tema Dipengaruhi Sifat masyarakat Sifat karya sastra Sifat isi Pengarang Penyajian Gaya Isi/amanat/pesan Tokoh KARAKTERISTIK 1 2 3 4 5

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

153

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 35 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan komentar terhadap informasi dari berbagai sumber Memberikan persetujuan/ dukungan terhadap artikel yang terdapat dalam media cetak dan atau elektronik Berbicara  Mampu mendata informasi dari sebuah artikel dengan mencantumkan sumbernya  Mampu merumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa latar belakangnya)  Mampu memberikan persetujuan/dukungan disertai bukti/alasan yang logis  Data informasi dari beberapa artikel beserta sumbernya  Pengertian polemik  Rumusan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat  Rumusan persetujuan/dukungan terhadap artikel di media cetak/ elektronik  Bukti/alasan yang logis untuk memperkuat persetujuan/ dukungan

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN  Siswa diminta menjelaskan sumber-sumber informasi dari media cetak dan elektronik  Siswa diminta menjelaskan pengertian polemik

INTI

 Siswa memerhatikan penyampaian informasi
 Siswa berdiskusi untuk menentukan data informasi dari beberapa artikel beserta sumbernya  Siswa berdiskusi untuk menentukan rumusan pokok persoalan yang menjadi perdebatan di masyarakat  Siswa menyusun rumusan persetujuan/ dukungan terhadap artikel di media cetak/ elektronik  Siswa menyertakan ukti/ alasan yang logis untuk memperkuat persetujuan/ dukungan

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Pertanyaan lisan untuk menggali pengetahuan siswa  Pertanyaan tertulis untuk menggali kemampuan siswa

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

154

 Tugas-tugas dan perintah kepada siswa untuk mendiskusikan materi METODE DAN SUMBER BELAJAR v SUMBER BELAJAR Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X. Jakarta: ESISErlangga hal 187-190 Berita, tajuk, editorial, opini, artikel, laporan Berita, laporan Informasi dari lingkungan sekitar siswa

v v v METODE v v

Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model

PENILAIAN TEKNIK DAN BENTUK v v v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan untuk menggali pengetahuan siswa tentang pokok informasi  Daftar pertanyaan tertulis untuk menggali kemampuan siswa dalam merumuskan pokok informasi  Daftar pertanyaan tertulis untuk menggali kemampuan siswa dalam memberikan dukungan terhadap artikel di media massa  Tugas-tugas dan perintah kepada siswa untuk mendiskusikan materi RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI RUBRIK OBSERVASI DAN PENILAIAN PENGUNGKAPAN PERSETUJUAN NAMA : KELAS/NO. ABSEN : TANGGAL PENILAIAN : KOMPETENSI DASAR : Memberikan persetujuan/ dukungan terhadap artikel yang terdapat dalam media cetak dan atau elektronik NILAI
KURANG CUKUP C (15) BAIK B(20) AMAT BAIK A (25)

ASPEK

RINCIAN

D (10)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

155

ISI TANGGAPAN

SISTEMATIKA TANGGAPAN

BAHASA TANGGAPAN

ETIKA

Sesuai dengan topik berita Kritis/mendalam/tajam Ide asli dan aktual Gagasan logis dan realistis Didukung alasan, bukti serta referensi memadai Dibuka dengan pengantar /latar belakang Ada pernyataan utama di awal Ada gagasan penjelas / pengembang di tengah Ada kesimpulan/ penegasan dan saran di akhir Kalimat efektif dan komunikatif Diksi tepat, khusus, variatif, baku Struktur kalimat tepat dan baku Artikulasi dan intonasi tepat Menghargai pendapat orang lain Tidak emosional Kata-katanya santun Sesuai alokasi waktu JUMLAH SKOR

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

…………………………… Kepala Sekolah

…………………………… ……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

156

RENCANA PEMBELAJARAN Nomor 36 MATA PELAJARAN KELAS /SEMESTER PROGRAM ALOKASI WAKTU TEMA STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR ASPEK PEMBELAJARAN INDIKATOR Bahasa dan Sastra Indonesia X (sepuluh) / 2 (dua) Umum ----- x 45 menit Mengungkapkan pengalaman diri sendiri dan orang lain ke dalam cerpen Menulis karangan berdasarkan pengalaman orang lain dalam cerpen (pelaku, peristiwa, latar) Menulis  Mampu memahami unsur-unsur intrinsik cerpen  Mampu menentukan topik yang berhubungan dengan pengalaman orang lain untuk menulis cerpen  Mampu menulis kerangka cerpen dengan memerhatikan pelaku, peristiwa, latar  Mampu mengembangkan kerangka karangan yang sudah dibuat dalam bentuk cerpen (pelaku, peristiwa, latar, konflik) dengan memerhatikan pilihan kata, tanda baca, ejaan  Unsur-unsur intrinsik cerpen  Penentuan topik cerpen yang berhubungan dengan pengalaman orang lain  Contoh-contoh cerpen  Cara menulis kerangka cerpen  Tahapan pengembangan alur cerpen  Cara mengembangkan kerangka menjadi cerpen

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAP PEMBUKA (Apersepsi) KEGIATAN PEMBELAJARAN

 Guru meminta siswa menjelaskan unsur-unsur intrinsik 
cerpen Guru meminta siswa menyebutkan pengalaman hidup orang lain apa saja yang bisa dijadikan topik cerpen

INTI

 Siswa mendiskusikkan cara mendeskripsikan pelaku dalam cerpen  Siswa menentukan topik cerpen berdasarkan kehidupan diri sendiri  Siswa menentukan amanat cerpen yang akan ditulisnya  Siswa membaca dan mencermati contoh cerpen  Siswa menulis kerangka cerpen  Siswa mendiskusikan cara mengembangkan peristiwa menjadi alur dalam cerpen  Siswa mendiskusikan cara mendeskripsikan latar dalam cerpen  Siswa mengembangkan kerangka menjadi cerpen
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

157

PENUTUP (Internalisasi dan persepsi)

 Siswa merefleksikan pengalamannya menulis cerpen  Siswa melakukan Uji Kompetensi  Siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan Uji Teori

METODE DAN SUMBER BELAJAR v Sumber Belajar Material: CD/kaset, poster Media cetak dan elektronik Website internet Narasumber Model peraga Lingkungan Presentasi Diskusi Kelompok Inquari Demonstrasi /Pemeragaan Model Pustaka rujukan Alex Suryanto dan Agus Haryanta. 2007. Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia untuk SMA dan MA Kelas X Jakarta: ESISErlangga hal191-195 Teks cerpen di media cetak Cerpenis, siswa yang sudah sering menulis cerpen Lingkungan tempat tinggal siswa

v v v v v

Metode

PENILAIAN v v TEKNIK DAN BENTUK v Tes Lisan Tes Tertulis Observasi Kinerja/ Demonstrasi Tagihan Hasil Karya/Produk: tugas, proyek, portofolio Pengukuran Sikap Penilaian Diri

INSTRUMEN /SOAL  Daftar pertanyaan lisan untuk mengukur tingkat pemahaman awal siswa tentang penulisan cerpen  Petunjuk/perintah melakukan diskusi  Daftar pertanyaan/perintah Uji Kompetensi  Daftar pertanyaan Uji Teori RUBRIK/KRITERIA PENILAIAN/BLANGKO OBSERVASI

Mengetahui,

Guru Mata Pelajaran,

……………………………

……………………………
Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

158

Kepala Sekolah

……………………………

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

159

DAFTAR RUBRIK/BLANGKO OBSERVASI PENILAIAN KINERJA SMA KELAS X SEMESTER 1 BAB 1 2 3 4 2 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 NO RP 1 KOMPETENSI DASAR Rubrik penilaian menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita) Blangko observasi kinerja memperkenalkan diri narasumber Rubrik penilaian tugas menulis puisi/syair Blangko observasi /penilaian diskusi kelompok menanggapi masalah dalam artikel Rumus/formula pengukuran kecepatan mambaca (kpm) Rubrik penilaian karangan naratif Blangko observsi dikskusi kelompok dan presentasi tentang mengungkap unsur intrinsik dan ekstrinsik sastra Blangko observasi diskusi kelompok nilai-nilai cerpen Rubrik penilaian menulis karangan deskriptif Blangko Penilaian menceritakan pengalaman hidup Rubrik penilaian menulis puisi Rubrik penilaian karangan ekpositif Blangko observasi dan penilaian unjuk kemampuan baca puisi Blangko observasi kinerja diskusi kelompok

v v v v

3

4 5 6

v v v v

SMA KELAS X SEMESTER 2 BAB 7 8 9 10 11 12 NO RP 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 KOMPETENSI DASAR

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

160

FORMAT OBSERVASI DAN PENILAIAN KOMUNIKASI LISAN NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK : : : : Menanggapi siaran atau informasi dari media elektronik (berita dan nonberita) NILAI RINCIAN Sesuai dengan topik berita Kritis/mendalam/tajam Ide asli dan aktual Gagasan logis dan realistis Didukung alasan, bukti serta referensi memadai Dibuka dengan pengantar /latar belakang Ada pernyataan utama di awal Ada gagasan penjelas/ pengembang di tengah Ada kesimpulan/penegasan dan saran di akhir Kalimat efektif dan komunikatif Diksi tepat, khusus, variatif, baku Struktur kalimat tepat dan baku Artikulasi dan intonasi tepat Menghargai pendapat orang lain Tidak emosional Kata-katanya santun Sesuai alokasi waktu JUMLAH SKOR KURANG D (10) CUKUP C (15) BAIK B (20) AMAT BAIK A (25)

ISI TANGGAPAN

SISTEMATIKA TANGGAPAN

BAHASA TANGGAPAN

ETIKA

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

161

FORMAT OBSERVASI DAN PENILAIAN KOMUNIKASI LISAN NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK ISI SISTEMATIKA : : : : Memperkenalkan diri dan orang lain di dalam forum resmi dengan intonasi yang tepat NILAI RINCIAN Data narasumber lengkap dan proporsional sesuai kebutuhan Data narasumber akurat Data narasumber aktual Dibuka dengan kata pembuka Menggunakan urutan topik Berpola: penting ke tidak penting, umum ke khusus Diakhiri dengan kata penutup Kalimat efektif dan komunikatif Diksi tepat, khusus, variatif, baku Struktur kalimat tepat dan baku Artikulasi dan intonasi tepat Bergaya bahasa/ kiasan Tatapan mata merata dan teratur Mimik penuh ekspresif Percaya diri Sesuai alokasi waktu JUMLAH SKOR KURANG D (10) CUKUP C (15) BAIK B (20) AMAT BAIK A (25)

BAHASA

ETIKA DAN EKSPRESI

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

162

RUBRIK PENILAIAN MENULIS PUISI LAMA (SYAIR DAN PANTUN) NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR : : : : Menulis puisi lama dengan memerhatikan bait, irama, dan rima NILAI ASPEK ISI RINCIAN Selaras dengan tema Mengandung pesan aktual Sesuai dengn jenisnya Utuh dan tuntas Orisinal dan kreatif Mencerminkan wawasan budaya, geografi, sosial yang luas Ada harmonisasi dengan isi Mencerminkan perbendaharaan kata yang kaya Bervariatif dan sesuai konteks Menggunakan kata kiasan, unik, simbolis Bergaya bahasa secara variatif Berima sesuai kriteria Terpola secara teratur Berirama secara variatif Tersusun sesuai aturan Terpola secara teratur dan konsisten JUMLAH SKOR KURANG D (10) CUKUP C (15) BAIK B (20) AMAT BAIK A (25)

SAMPIRAN (untuk pantun) DIKSI DAN GAYA BAHASA

RIMA STRUKTUR BARIS DAN BAIT

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

163

BLANGKO OBSERVASI KINERJA INDIVIDU DALAM DISKUSI KELOMPOK NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK SIKAP : : : : Mendiskusikan masalah (yang ditemukan dari berbagai berita, artikel, atau buku) NILAI RINCIAN Terlibat secara aktif dan penuh inisiatif Prosedural dan kooperatif terhadap aturan main Memerhatikan dan menghargai pendapat orang lain Runtut, terstruktur dengan baik Komunikait (mudah dipahami) Efektif (singkat dan jelas) Diksi variatif dan tepat konteks Baku Pembicaraan tidak menyimpang dari topik dan menyasar ke substansi persoalan Gagasan orisinal dan kreatif (tidak meniru) Usulan disertai alasan logis/ bukti pendukung Konsisten atas pendapatnya sendiri Menggunakan referensi/rujukan JUMLAH SKOR
KURANG CUKUP BAIK AMAT BAIK

D (10)

C (15)

B (20)

A (25)

BAHASA

KUALITAS PENDAPAT/ GAGASAN

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

164

RUMUS PENGHITUNGAN KEM NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR : : : : Menemukan ide pokok berbagai teks nonsastra dengan teknik membaca cepat (300 kata/menit)

Rumus menghitung KEM (Kecepatan Efektif Membaca) Jumlah kata dalam teks -------------------------------- X ...% Pemahaman =..kpm (kata per menit) Waktu baca per menit Prosentase pemahaman: skor yang diraih (missal 7) dibagi skor tertinggi (missal 10) dikalikan 100% sama dengan (70%). Misal: Jumlah kata teks: 600; waktu baca 4 menit; persentase pemahaman 70%. Maka KEM = 600 : 4 x 70% =105 kpm Menurut Kurikulum Berbasis Kompetensi dengan tingkat pemahaman 75%, KEM ideal adalah:  siswa (kelas akhir) SD 100-150 kpm;  siswa (kelas akhir) SLTP 300 kpm;  siswa (kelas akhir) SLTA 350 kpm.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

165

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

166

RUBRIK PENILAIAN MENULIS NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK ISI (15 -30) : : : : Menulis gagasan dengan menggunakan pola urutan waktu dan tempat dalam bentuk paragraf naratif KRITERIA
Topik jelas, cerita menarik dan orisinal, ditopang bukti dan fakta-fakta, lengkap,.terperinci, tuntas, mengandung nilai/ ada refleksi yang dalam, dapat memberi wawasan baru Topik jelas, cerita menarik dan orisinal, ditopang bukti dan fakta-fakta, tetapi tidak lengkap, tidak terperinci, tidak tuntas, dan kurang bernilai Cerita tidak menarik, cerita hanya rekaan, tidak diberi bukti-bukti faktual, tidak terperinci, tidak tuntas, dan tidak bernilai Berpola: ada pendahuluan, isi, penutup, gagasan dibatasi dalam bab-bab, paragraf disampaikan dengan pola urutan waktu dan tempat Ada pendahuluan, isi, tetapi tidak ada penutup, ada paragraf berisi dua gagasan utama, pola urutan waktu dan tempat kadang tidak teratur Karangan tidak diorganisasi sama sekali, tidak jelas pendahuluan, isi, penutup, tidak menggunakan urutan waktu dan tempat. Paragraf kohesif dan koheren, kalimat efektif dan komunikatif, struktur kalimat baku, diksi tepat dan variatif, makna tidak ambigu, penerapan konjungsi secara tepat Ada beberapa paragraf tidak kohesif, ada kalimat yang tidak efektif dan ambigu, diksi ada yang salah konteks, pemakaian konjungsi ada yang keliru Banyak paragraf tidak kohesif, banyak kalimat yang tidak efektif dan ambigu, diksi banyak yang salah konteks, pemakaian konjungsi banyak yang keliru Paragraf tidak padu, kalimat tidak efektif, sebagian besar struktur kalimat salah, diksi sangat terbatas dan banyak salah konteks, penerapan konjungsi tidak tepat Tidak ada kesalahan ejaan sama sekali, bila tulis tangan rapi dan jelas terbaca, tidak ada salah ketik, pemilihan jenis dan ukuran huruf sesuai, margin sangat pas Ada beberapa kesalahan ejaan, tulisan tangan rapi, ada beberapa salah ketik, penentuan jenis, ukuran huruf, margin pas Cukup banyak kesalahan ejaan dan salah ketik. Tulisan tangan kurang rapi. Jenis huruf, ukuran huruf, dan margin tidak konsisten. Mengabaikan ejaan, tulisan tangan sangat tidak rapi, banyak sekali salah ketik, penentuan jenis huruf, ukuran huruf, dan margin semaunya sendiri

SKOR 25 - 30 20 - 24 15 -19 16 - 20 13 - 15 10 - 12 27 - 30 21 - 26 17 - 20 15 - 16 17 - 20 13 - 16 10 - 12 8-9 100

ORGANISASI GAGASAN (10-20)

BAHASA (15-30)

MEKANIK (8-20) JUMLAH

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

167

RUBRIK PENILAIAN MENULIS NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK ISI (15 -30) ORGANISASI GAGASAN (10-20) : : : : Menulis hasil observasi dalam bentuk paragraf deskriptif KRITERIA
Topik /objek jelas, deskripsi mendetail/ rinci dan tuntas/utuh, memberi gambaran/ citraan secara jelas, ada asosiasi/ analogi/ komparasi dengan objek sejenis Topik /objek jelas, deskripsi kurang mendetail/ rinci dan kurang tuntas/ utuh, kurang memberi gambaran/ citraan secara jelas, ada asosiasi/ analogi/ komparasi dengan objek sejenis Topik /objek jelas, deskripsi secara dangkal/ umum dan hanya sebagian, tidak memberi gambaran/citraan secara jelas, tidak ada asosiasi/ analogi/ komparasi dengan objek sejenis Berpola: ada pendahuluan, isi, penutup, gagasan dibatasi dalam BAB-BAB paragraph Ada pendahuluan, isi, tetapi tidak ada penutup, ada paragraf berisi dua gagasan utama Karangan tidak diorganisasi sama sekali, tidak jelas pendahuluan, isi, penutup Paragraf kohesif dan koheren, kalimat efektif dan komunikatif, struktur kalimat baku, diksi tepat dan variatif, makna tidak ambigu, penerapan konjungsi secara tepat Ada beberapa paragraf tidak kohesif, ada kalimat yang tidak efektif dan ambigu, diksi ada yang salah konteks, pemakaian konjungsi ada yang keliru Banyak paragraf tidak kohesif, banyak kalimat yang tidak efektif dan ambigu, diksi banyak yang salah konteks, pemakaian konjungsi banyak yang keliru Paragraf tidak padu, kalimat tidak efektif, sebagian besar struktur kalimat yang salah, diksi sangat terbatas dan banyak salah konteks, penerapan konjungsi tidak tepat. Tidak ada kesalahan ejaan sama sekali, bila ditulis tangan terlihat rapi dan jelas terbaca, tidak ada salah ketik, pemilihan jenis dan ukuran huruf sesuai, margin sangat pas Ada beberapa kesalahan ejaan, tulisan tangan rapi, ada beberapa salah ketik, penentuan jenis, ukuran huruf, margin pas Cukup banyak kesalahan ejaan dan salah ketik. Tulisan tangan kurang rapi. Jenis, ukuran huruf dan margin tidak konsisten Mengabaikan ejaan, tulisan tangan sangat tidak rapi, banyak sekali salah ketik, penentuan jenis, ukuran huruf, dan margin semaunya sendiri

SKOR 25 - 30 20 - 24 15 - 19 16 - 20 13 - 15 10 - 12 27 - 30 21 - 26 17 - 20 15 - 16 17 - 20 13 - 16 10 - 12 8-9 100

BAHASA (15-30)

MEKANIK (8-20) JUMLAH

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

168

BLANGKO PENILAIAN MENCERITAKAN PENGALAMAN HIDUP NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK SUARA EKSPRESI ISI DAN ALUR BAHASA SIKAP : : : : RENTANG SKOR 9 - 10 jelas, enak didengar, berirama, tempo pas penuh ekspresif, menghayati mengesan, ada nilai yang direfleksikan runtut, lengkap, mendetail kalimat efektif dan komunikatif, diksi tepat dan variatif, sangat PD, sangat jujur, tidak sombong PD, cukup jujur, 7-8 5-6 tidak mengesan, tidak ada nilai yang direfleksikan, tidak runtut, tidak lengkap, tidak mendetail kalimat tidak efektif dan susah dipahami, diksi tidak variatif, hanya menggunakan kata umum, struktur kalimat kacau malu-malu, tidak terbuka, minder/ ombong

Keterangan: A = SUARA (volume, lafal, intonasi, tempo) B = EKSPRESI (mimik, pandangan mata, kinesik) C = ALUR CERITA (runtut, lancar/hafal, jelas) D = BAHASA (susunan kalimat dan diksi) E = PD dan kejujuran NAMA PENCERITA Antik Felicia Vena dsb A 5 - 10 8 B 5 - 10 7 C 5 - 10 9.5 D 5 - 10 8 E 5-10 10 JUMLAH (max.50) 42.5

1. 2. 3. 4.

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

169

RUBRIK PENILAIAN MENULIS NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK ISI (15 -30) ORGANISASI GAGASAN (10-20) : : : : Menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif KRITERIA
Topik jelas dan terbatas, penjelasan mendetail/ rinci dan tuntas/ utuh, memberi pengetahuan secara luas dan jelas, ada definisi, klasifikasi, identifikasi, komparasi, proses Topik kurang jelas dan tidak terbatas, penjelasan kurang mendetail/ rinci dan tuntas/ utuh, memberi pengetahuan secara luas dan jelas, ada definisi, klasifikasi, identifikasi, komparasi, proses, tetapi kurang jelas Topik kurang jelas dan tidak terbatas, penjelasan dangkal dan umum, tidak memberi pengetahuan barus secara luas dan jelas, tidak ada definisi, klasifikasi, identifikasi, komparasi, proses Berpola: ada pendahuluan, isi, penutup, gagasan dibatasi dalam bab-bab paragraph Ada pendahuluan, isi, tetapi tidak ada penutup, ada paragraf berisi dua gagasan utama Karangan tidak diorganisasi sama sekali, tidak jelas pendahuluan, isi, penutup Paragraf kohesif dan koheren, kalimat efektif dan komunikatif, struktur kalimat baku, diksi tepat dan variatif, makna tidak ambigu, penerapan konjungsi secara tepat Ada beberapa paragraf tidak kohesif, ada kalimat yang tidak efektif dan ambigu, diksi ada yang salah konteks, pemakaian konjungi ada yang keliru Banyak paragraf tidak kohesif, banyak kalimat yang tidak efektif dan ambigu, diksi banyak yang salah konteks, pemakaian konjungsi banyak yang keliru Paragraf tidak padu, kalimat tidak efektif, sebagian besar struktur kalimat salah, diksi sangat terbatas dan banyak salah konteks, penerapan konjungsi tidak tepat Tidak ada kesalahan ejaan sama sekali, bila ditulis dengan tangan rapi dan jelas terbaca, tidak ada salah ketik, pemilihan jenis dan ukuran huruf sesuai, margin sangat pas Ada beberapa kesalahan ejaan, tulisan tangan rapi, ada beberapa salah ketik, penentuan jenis, ukuran huruf, margin pas Cukup banyak kesalahan ejaan dan salah ketik. Tulisan tangan kurang rapi. Jenis, ukuran huruf dan margin tidak konsisten Mengabaikan ejaan, tulisan tangan sangat tidak rapi, banyak sekali salah ketik, penentuan jenis, ukuran huruf, dan margin semaunya sendiri

SKOR 25 - 30 20 - 24 15 - 19 16 - 20 13 - 15 10 - 12 27 - 30 21 - 26 17 - 20 15 - 16 17 - 20 13 - 16 10 - 12 8-9 100

BAHASA (15-30)

MEKANIK (8-20) JUMLAH

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

170

BLANGKO PENILAIAN KINERJA BACA PUISI NAMA KELAS/NO. ABSENEN TANGGAL PENILAIAN KOMPETENSI DASAR ASPEK Pemahaman dan Penguasaan Isi Puisi Irama dan Nada Ekspresi dan Gaya : : : : Membacakan puisi dengan lafal, nada, tekanan, dan intonasi yang tepat NILAI RINCIAN Memahami isi puisi tercermin pada ekspresi, jeda, dan pungtuasi Hafal teks di luar kepala Memerhatikan intonasi dinamik Memerhatikan intonasi nada Memerhatikan intonasi tempo Ekspresi mimik sesuai isi puisi Ekspresi kinesik sesuai isi puisi Kontak mata merata dan konstan Percaya diri Artikulasi tepat Terdengar cukup jelas Tidak monoton JUMLAH SKOR KURANG D (10) CUKUP C (15) BAIK B (20) AMAT BAIK A (25)

Artikulasi Suara (volume)

Buku Guru Panduan Belajar Bahasa dan Sastra Indonesia jiid 1 untuk SMA dan MA dan MA Kelas X

171

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->