BABI PENDAHULAN 1.1.

Latar Belakang Dewasa ini pers mengalamai persaingan yang sangat ketat, karena itu industri pers dituntut untuk mengemas produk informasinya lebih baik lagi mengingat bisnis informasi sudah menjadi trend diawal millenium III. Dalam bidang informasi, menguasai pangsa pasar dan masuk dalam persaingan ketat antara perusahaan menjadi bagian penting dan tidak bisa di elakan karena masyarakat penikmat informasi menjadikan berita sebagai kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa diabaikan keberadaannya. Oleh karena itu, kehadiaran media informasi baik milik pemerintah maupun swasta sangat menunjang pengadaan informasi dan itu sangat diperlukan. Informasi itu bisa melalui media cetak maupun elektronik. Karena itu, saat ini bisnis surat kabar merupakan bisnis yang menggiurkan bagi pengusaha-pengusaha pers, selama masyarakat Indonesia masih terikat dalam media konvensional, namun hal ini perusahaan pers perlu manajemen yang baik untuk mencapai tujuan perusahaan dalam persaingan persuratkabaran dewasa ini. Oleh karena itu proses pemasaran pun menjadi hal yang diperioritaskan dalam

2

menetapkan strategi apa yang akan dilakukan. Penulis disini yang akan menguraikan mengenai proses pemasaran pada surat kabar Harian Rakyat Lampung (HRL). 1.2. Tujuan dan Manfaat 1.2.1 Tujuan (PKL) Adapun maksud dan tujuan dilaksanakannya paraktek kerja lapangan adalah melatih mahasiswa dalam mempersiapkan dan menunjang sumberdaya manusia agar dapat memiliki pengetahuan, ketrampilan, inisiatif, kretif, dan bertanggung jawab serta produktif. 1.2.2 Manfaat (PKL) Dengan adanya Praktek Kerja Lapangan (PKL), ilmu yang diperoleh dari perkuliahan dapat dirasakan manfaatnya dan dikembangkan dilapangan, dan mahasiswa juga mendapatkan wawasan baik diperkuliahan maupun di perusahaan. 1.3. Ruang Lingkup Masalah Dalam laporan ini penulis membatasi ruang lingkup permasalahan pada proses pemasaran pada surat kabar karian Rakyat Lampung.

1.4. Metode Pengumpulan Data

3

Dalam penyelesaian laporan ini penulis menggunakan beberapa metode demi untuk menghindari kesalahan dan kekeliruan dalam pengmbilan data. Metode tersebut yaitu: 1. Metode Wawancara Pengambilan metode dilakukan dengan wawancara secara lisan dan berhadapan langsung dengan pimpinan dan karyawan perusahaan. 2. Metode Pengamatan atau Observasi Pengumpulan data melalui melalui metode pengmatan langsung pada objek yang dituju sebagai sumber informasi yang tepat. Penulis melakukan pengamatan pada saat kegiatan yang sedang berlansung sehingga dapat memahaminya. 3. Metode Studi Pustaka Metode ini ditempuh dengan mengumpulkan bahan-bahan dari berbagai buku dan keterangan lain seperti internet yang berhubungan dengan laporan ini.

1.5. Waktu dan Tempat (PKL) Dalam melaksanakan praktek kerja lapangan (pkl) ini penulis melakukan riset dengan mendatangi obyek praktek kerja lapangan (pkl), kemudian mengamati dan

4

menganalisa serta menuangkannya dalam sebuah laporan. Penulis melaksanakan kerja di Surat Kabar Harian Rakyat Lampung (HRL), secara khusus meriset tentang sirkulasi koran mulai tanggal 8 Oktober 2011 sampai dengan 8 Nopember 2011 dan dibimbing langsung oleh bapak Yono. 1.6. Sistematika Penulisan Untuk memudahkan dalam penyusunan laporan kerja praktek ini penulis membagi dalam beberapa bab yaitu: Bab I Pendahuluan Pada bab ini terdiri dari latar belakang pembuatan laporan kerja praktek, maksud dan tujuan, mekanisme dan pelaksanaan kerja praktek, metologi penelitian dan sistematika penulisan. Bab II Tinjauan Umum Pada bab ini menjelaskan tentang sejarah singkat agen koran tempat penulis melakukan kerja praktek di Surat Kabar Harian Rakyat Lampung, tentang status Pemasaran di Surat Kabar Harian Rakyat Lampung dan tinjauan agen koran–koran. Bab III Pembahasan Pada bab ini terdiri tentang apa saja yang dibahas sesuai judul laporan kerja praktek “Sistem Informasi Pemasaran pasa Surat Kabar Harian Rakyat Lampung” yang sudah dijalankan penulis. Bab IV Penutup

5

Berisi kesimpulan dari kerja praktek yang sudah dilakukan dan saran-saran menurut pandangan penulis.

BAB II TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

6

2.1 Sejarah Singkat Surat Kabar Harian Rakyat Lampung Pendirian harian rakyat Lampung merupakan buah pemikiran Ardiansyah, S.H dan Junaidi Djorhan,M.Pd, M.M. yang saat itu masing-masing sebagai GM dan pimpinan redaksi harian radar Lampung. Pemikirannya, diperlukan satu Koran harian lagi untuk memperkokoh posisi harian Radar Lampung yang saat itu sudah menjadi market leader, maka diperlukan Koran kedua untuk mengkafer segmentasi yang mungkin ditinggalkan Rada Lampung seiring dengan naiknya great Radar Lampung. Setelah melalui perencanaan yang matang, harian rakyat Lampung mulai terbit perdana 18 November 2002. Beberapa karyawan harian radar Lampung diikut sertakannya, yakni Adi Kurniawan, Adi Pranoto, Eko Jaya Saputra, Fuci Ica Rani, dan Wiyono. Kali pertama terbit 12 halaman yang terdiri 2 halaman warna dan 10 halaman hitam putih. Berita yang disajikan, mengutamakan berita lokal, dengan format koran umum. Seiring berkembang, format koran umum berganti menjadi koran kriminal. Pertimbanganya, karena sebegitu besarnya pembaca dikalangan ini, dan kala itu dimanfaatkan koran-koran kriminal yang terbit dari Jakarta. Oplah pun tumbuh cepat. Hanya saja kurang mampu memberi pemasukan iklan, dan banyak kritik bahwa koran ini menjauhi fungsinya yang edukatif. Walau format kriminal sempat dipertahankan cukup lama seiring mengarahkan pembaca setianya ke arah fungsi edukatif, lambat laun koran ini menjadi format

7

umum yang elegan. Tentu dengan terus melakukan perubahan-perubahan di sana sini, sehingga mampu bersaing dengan cara sehat dengan Koran-koran yang sudah lebih dahulu terbit di Lampung dan Koran terbitan Jakarta yang mau kelampung. Berkat ketentuan, dan kerja keras segenap karyawannya, Harian rakyat Lampung yang tergabung dengan Jawa Pos Group telah hadir di Provinsi Lapung dengan oplah rata-rata 35.000 eks/hari dengan distribusi meliputi seluruh kotamadya dan kabupaten yang ada di Provinsi Lampung, mencangkup semua segmen yang ada terbit 16 halaman dengan 4 halaman yang warna. Padahal saat pertama diterbitkan, harian rakyat Lampung hanyak memiliki oplah sebanyak 5.000 eks/hari. Hal inilah yang menjadi bukti bahwa Koran Rakyat Lampung cukup diminati Masyarakat Lampung. Harian Rakyat Lampung sendiri hadir dengan isi pemberitaan yang memuat bidang politik, pendidikan, hokum, ekonomi, dan gaya hidup. Seiring perkembangan yang semakin baik, setelah sempat berkantor di Graha Pena Radar Lampung, dan menyewa Ruko di Jl Teuku Umar No. 16C Kedaton Bandar

Lampung, kini Harian Rakyat Lampung telah memiliki Kantor Sendiri di Jl Ki Maja No. 69 Way Halim Kedaton Bandar Lampung. Pada tahun 2007, Harian Rakyat Lampung dipercaya sebagai Koran tempat pengumuman lelang barang dan jasa Provinsi Lampung. Dengan terpilihnya sebagi satu-satunya media tempat pengumuman lelang barang dan jasa itu, menjadikan rakyat Lampung referensi bacaan dunia usaha dan pemerintah kota maupun daerah di provinsi Lampung.

8

Upaya peningkatan kualitas dalam segala aspek terus dilakukan. Termasuk salah satunya memperkenalkan rakyat lampung kepada masyarakat luas dengan programprogram unggulan yang kami laksanakan, antara lain pemiihan guru favorit, pemiihan toko favorit. Dibidang social, Harian Rakyat Lampung berupaya lebih dekat pembaca dengan melaukan program rutin Pasar Murah. Semua itu, dilakukan Harian Rakyat Lampung sebagai bentik penghargaan segaligus ungkapan trimakasih untuk masyarakat luas atas keprcayaan yang telah diberikan dan berharap keprcayaan ini akan terus di jaga dengan baik. Ada pun kerja sama yang dibina Harian Rakyat Lampung, antara lain sebagai berikut: 1. Media/Koran resmi pemuatan info lelang yang ada di provinsi Lampung yang tertuang dalam SK Gubernur Lampung No.481.1/3600/05/2006. 2. Pengumuman CPNSD yang dilakukan setiap tahun oleh BKD Provinsi Lampung. 3. Pengumuman Dana BOS yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Lampung. 4. Kerja sama dibidang publikasi dan pemasangan iklan yang dilakukan Pemda Provinsi Lampung. 5. Publikasi/iklan dengan Pemda Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung.

9

6. 7.

Publikasi/iklan dengan DPR Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Publikasi/iklan dengan BUMD, BUMN dan perusahaan lainnya seprti PLN, PTPN VII (Persero), PT. Telkom, Perbankan, PDAM, Operator-operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, XL, Ceria, FIF, dan perguruan tinggi negri maupun swasta.

(Pendistribusian)Eks/Hari Bandarl Lampung Metro Way Kanan Tanggamus Lampung Tengah Lampung Utara Lampung Selatan Lampung Timur Tulang Bawang Lampung Barat Pesawaran :5.405 Eks :2.700 Eks :1750 Eks :3.250 Eks :4.510/ Eks :2.500/ Eks :5.120/ Eks :2.500/ Eks :3.750/ Eks :2.515/ Eks :500/ Eks

10

Total Segmentasi Pembaca 1.Usia 0-20 Tahun : 07%

:35.000/ Eks

3.Pendidikan SD. SLTA SLTA : 14% : 20% : 30%

21-29 Tahun : 19% 30-39 Tahun : 22% 50- ke Atas 2. Profesi Pengusaha/Wiraswata Pegawai Swasta/BUMN Pegawai Negri Nahasiswa/Pelajar
Dewan Redaksi 2.2. Struktur Organisasi

: 17%

PT/Akademi : 36% 4. Jenis Kelamin : 35% : 26% : 17% : 12%S.
Wakil PimpinanPerusahaan

Pria

: 58%

Pimpinan Redaksi/Perusahaan

Wanita : 42%

Struktur organisasi dan susunan organisasi personalia Surat Kabar Harian Rakyat Lampung:
Redaktur Pelaksana Personalia/ umum Keuangan Pemasar an Iklan

Dewan Redaksi

Redaktur

Staff Redaksi

Pra cetak

Copy editor

Copy editor

11

Gambar 2.1. Struktur Organisasi Surat Kabar Harian Rakyat Lampung.

2.2 Visi Dan Misi 2.2.1 Visi Menjadi Koran harian yang terpercaya diprovinsi lampung. 2.2.2 Misi 1. Menyajikan berita-berita yang aktual, orisinil dan terpercaya. 2. Memberikan informasiyang berimbang kepada masyarakat pembaca. 3. Menghadirkan informasi yang inspirative dan konstruktive. 2.3. Jenis Usaha dan Kegiatan

12

Rakyat Lampung merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang persuratkabaran. Selain itu Rakyat Lampung juga menyediakan jasa periklanan bagi masyarakat perorangan maupun instansi/perusahaan 2.4. Menajemen Organisasi 1. Pimpinan Redaksi Bertanggung perusahaan. 2. Wakil Pemimpin Perusahaan Bertugas dalam membantu pimpinan dalam melaksanakan tugasnya. 3. Dewan Redaksi Bertugas memberi pertimbangan kepada bagian redaksibaik diminta maupun tanpa diminta. 4. Redaktur Pelaksana Bertugas mengkoordinir perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi tugas-tuga kerekdasian dan bertanggung jawab kepada pimpinan redaksi. 5. Asisten Redaktur Pelaksana Bertugas bersama-sama redaktur pelaksana atau tanpa redaktur pelaksana ketika redaktur pelaksana berhalangan. jawab untuk memimpin semua pegawai untuk mencapai tujuan

13

6. Redaktur Bertugas bersama-sama redaktur pelaksana atau tanpa redaktur pelaksana ketika redaktur pelaksana berhalangan dan bertanggung jawab kepada pimpinan. 7. Staff redaksi Bertugas untuk membantu redaktur serta masalah mengenai administrasi keredaksian. 8. Pra cetak Mengatur tata letak gambar dan tulisan. 9. kopi editor Bertugas untuk mengoreksi dan memperbaiki tulisan dan ejaan yang benar sesuai dengan EYD. 10. Personalia/umum Bertanggung jawab terhadap sarana dan prasarana yang ada di perusahaan dan yang dibutuhkan oleh seluruh karyawan yang menunjang tugas dan tanggung jawab terhadap perusahaan. 11. Keuangan Mengurusin masalah yang bersifat finansial seperti mengatur uang masuk dan keluar. 12. Pemasaran

14

Bertanggung jawab atas pendistribusian surat kabar kepada konsumen melalui para agen yang tersebar. Namun perusahaan hanya bertanggung jawab terhadap agen pertama. 13. Iklan Memiliki tugas untuk menerima pemasangan iklan dan menawarkan materi iklan yang akan dipasang kepada perseorangan maupun instasi/peusahaan dengan cara face to face maupun via telepon, serta menangani kontrak iklan yang akan di muat.

Nangroe Aceh Darussalam 01. Metro Aceh

Jawa Barat 64. Radar Bandung 65. Radar Cirebon

Sulawesi Tengah 123. Radar Sulteng

15

02. Rakyat Aceh

66. Radar Tasikmalaya 67. Radar Bogor 68. Pasundan Ekspres Sumatera Utara 69. Radar Karawang 03. Sumut Pos 70. Radar Bekasi 04. Pos Metro Medan 71. Bandung Ekspres 05. Metro Siantar 72. Karawang Ekspres 06. Metro Asahan 73. Radar Sukabumi 07. Metro Tapanuli 74. Radar Indramayu Riau & Kepulauan Riau 75. Radar kuningan 76. Radar Majalengka 08. Riau Pos 09. Pekanbaru Pos Jawa Tengah 10. Pekanbaru MX 77. Radar Semarang 11. Dumai Pos 78. Radar Solo 12. Batam Pos 79. Harian Meteor 13. Pos Metro Batam 80. Radar Tegal 14. Tanjungpinang Pos 81. Radar Banyumas 82. Radar Kudus Sumatera Barat 83. Radar Pekalongan 15. Padang Ekspres 16. Posmetro Padang Yogyakarta 84. Radar Jogja Jambi 17. Jambi Independent Jawa Timur 18. Jambi Ekspres 85. Jawa Pos 19. Posmetro Jambi 86. Radar Surabaya 20. Radar Bute 87. Radar Mojokerto 21. Bungo Pos 88. Radar Malang 22. Radar Tanjab 89. Malang Pos 23. Jambi Star 90. Radar Bromo 24. Radar Sarko 25. Sarolangun Ekspres 91. Radar Banyuwangi 92. Radar Tulungagung 26. Kerinci Pos 93. Radar Bojonegoro 27. Radar Kerinci 94. Radar Jember 95. Radar Kediri Sumatera Selatan 96. Radar Madiun 28. Sumatera Ekspres 97. Radar Madura 29. Palembang Pos 98. Harian Bangsa 30. Radar Palembang 99. Rek Ayo Rek 31. Linggau Pos 159. Memorandum 32. Prabumulih Pos 33. Oku Ekspres

124. Luwuk Pos Sulawesi Barat 125. Radar Sulbar Sulawesi Tenggara 126. Kendari Pos 127. Kendari Ekspres Sulawesi Selatan 128. Fajar 129. Berita Kota Makassar 130. Pare Pos 131. Palopo Pos 132. Ujungpandang Ekspres 133. Radar Bau Bau 134. Radar Bulukumba 135. Radar Bone Maluku Utara 136. Malut Post Maluku 137. Ambon Ekspres 138. Radar Ambon Papua Barat 139. Radar Sorong Papua 140. Cendrawasih Pos 141. Radar Timika

Majalah & Tabloid 142. Nyata 143. Posmo 144. Koki

16

34. Lahat Pos 35. Harian Banyuasin 36. Palembang Ekspres 37. Enim Ekspres 38. Ogan Ekspres Bengkulu 39. Rakyat Bengkulu 40. Bengkulu Ekspres 41. Radar Selatan 42. Radar Pat Petulai Bangka Belitung 43. Bangka Belitung Pos Lampung 44. Radar Lampung 45. Rakyat Lampung 46. Radar Metro 47. Radar Tuba 48. Radar Lampung Tengah 49. Radar Lampung Barat 50. Radar Lampung Selatan 51. Radar Tanggamus 52. Radar Kotabumi Jakarta 53. Indopos 54. Rakyat Merdeka 55. Lampu Hijau 56. Non Stop 57. Guo Ji Ri Bao 58. Indonesia Bisnis Today Banten 59. Satelit News 60. Tangsel Pos 61. Tangerang Ekspres

Bali & Nusa Tenggara 100. Radar Bali 101. Lombok Post 102. Timor Express Kalimantan Barat 103. Pontianak Pos 104. Harian Equator 105. Metro Pontianak 106. Kun Dian Ri Bao 107. Kapuas Pos 108. Metro Singkawang 109. Metro Ketapang Kalimantan Tengah 110. Kalteng Pos 111. Radar Sampit Kalimantan Timur 112. Kaltim Post 113. Metro Balikpapan 114. Samarinda Pos 115. Radar Tarakan Kalimantan Selatan 116. Radar Banjarmasin Sulawesi Utara 117. Manado Pos 118. Posko Manado 119. Tribun Sulut 120. Radar Kotabunan Gorontalo 121. Gorontalo Pos 122. Tribun Gorontalo

145. Ototrend 146. Agrobis 147. Komputek 148. Nurani 149. Zigma 150. Gloria 151. Mentari 152. Liberty 153. Selera 154. Cantik 155. Ultima 156. Otomodify 157. Agrobis Burung 158. Omega 160. Mentari Putra Harapan Jaringan TV 161. JTV 162. Jak TV 163. SBO TV 164. Riau TV 165. Banten TV 166. Bogor TV 167. Padang TV 168. Batam TV 169. Pal TV 170. Pont TV 171. Fajar TV 172. Simpanglima TV 173. Malioboro TV 174. Padjadjaran TV 175. CB Channel 176. Radar TV 177. Jambi TV 178. Balikpapan TV 179. Banjarmasin TV 180. Samarinda TV 181. Radar Cirebon TV

17

62. Radar Banten 63. Banten Raya Pos

182. Triarga TV

BAB III PEMBAHASAN 3.1 Kegiatan Pengolahan Data Pengolahan data pemasaran pada surat kabar harian rakyat Lampung dilakukan setiap hari kecuali hari minggu dengan cara mengecek data pemasaran yang masuk setiap hari. Adapun proses pemasaran pada surat kabar harian rakyat lampung sebagai berikut: Proses pemasaran dimulai dari proyeksi semua redaktur pada malam hari, kemudiana peliputan berita pada siang harinya oleh wartawan. Berita yang telah

18

diperoleh kemudian diketik dan dimulai pengeditan oleh editor. Setelah memasuki tahap pengeditan kemudian pengecekan oleh copy editor, hal tersebut dimaksudkan untuk mengoreksi salah kata, ejaan, kurang huruf. Materi yang telah siap kemudian diatur tata letaknya oleh bagian pra cetak yang mendesain Koran agar tampiklannya menarik dan mudak dipahami oleh pembaca. Selanjutnya dicetak dalam bentuk astralon utuk diperbanyak Pencetakan itu sendiri di lakukan di PT Lampung Intermedia. Adapun cara-cara yang dilakukan dalam pemasaran Koran yaitu: 1. Melalui agen 2. Melalui display 3. Melalui ekspedisi seperti SPG, promosi pameran di daerah maupun dalam kota System pengambilan Koran dari agen: 1. Cash discount Yaitu bayar dimuka sebesar 8% tepat pada waktunya pembayaran sebesar 6% 2. Konsinyasi Yaitu bila Koran yang ada di agen tidak laku dapat dilakukan retur dan dihargai seharga koaran yang laku. 3. Inkaso/jatah putus atau dicetak.

19

Yaitu mengambil sejumlah Koran dengan mendapatkan discount 8%. 4. Gratis/perkenalan Diberikan kepada agen baru. 5. Dengan promosi iklan baris gratis Dengan adanya promosi iklan baris tersebut di maksudkan agar si pemasang iklan mau berlangganan Koran atau dengan kata lain yaitu barter

3.1.1 Mapping chart sistem informasi pemasaran yang sedang berjalan

20

Bagian persediaan koran

Bagian pengadan barang

Supplier

Manager

start

Mengecek stok koran dan membuat daftar

Daftar pesan barang

Daftar pesan barang

Daftar pesan barang faktur Menyiapka n Koran dan faktur

Faktur tertandatangani
Mengecek Koran dan menandatang i arsi p Mencatat Koran Faktur tertandatangan i

laporan faktur
Menandatan gani laporan

Kartu stok

Lapotan tertandatangan i

Seiap hari

Membua t laporan

arsip

Laporan

end

Membut laporan

1.

Diagram Arus Dokumen (DAD)
Laporan

21

Diagram arus dokumen merupakan suatu diagram yang menggambarkan suatu proses aliran data atau informasi yang sedang berjalan pada sistem dengan menggunkan simbol-simbol. Dimulai dari persiapan terhadap file-file yang dibutuhkan untuk proses data masuk menjadi sebuah informasi yang tepat dan akurat. Berikut tampilan-tampilan simbol yang digunakan dalam pembuatan diagram arus dokumen : Simbol Keterangan Menunjukan awal dan akhir dari sebuah program Menunjukkan suatu dokumen input dan output baik untuk proses manual, mekanik atau komputer Merupakan kumpulan dokumen Menunjukkan suatu proses yang dilakukan dengan komputer Merupakan suatu proses tanpa menggunakan komputer (manual) Menunjukan arah suatu proses

Tabel 2.1 Simbol Diagram Alir Dokumen

2. Diagram Konteks (Contex Diagram)

22

Diagram Konteks adalah sebagai diagram paling tinggi (Top Level) yang hanya menggambarkan sistem secara garis besar. Diagram konteks hanya mempunyai satu proses saja, yaitu proses dengan nomor 0. diagram konteks ini menunjukan hubungan antara sistem dengan lingkungan luarnya. Simbol Keterangan Merupakan satuan luar sistem yang memberikan masukan dan menerima keluaran data dari hasil pengolahan suatu sistem informasi

Data yang mengalir pada sistem informasi Menunjukan nama sebuah sistem yang sedang dikembangkan

Tabel 2.2 Simbol Diagram Konteks 3. Data Flow Diagram (DFD) Data Flow Diagram (DFD) merupakan aliran antara dua external entity, proses, arus data dan media penyimpanan. Data Flow Diagram (DFD) sering digunkan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir. Dengan adanaya Data Flow Diagram (DFD) diharapkan para pemakai sistem yang kurang memahami dibidang komputer dapat mengerti sistem yang sedang berjalan.

23

Berikut ini akan disajikan beberapa simbol yang menunjang aliran data flow diagram: Simbol Keterangan Merupakan satuan luar sistem yang memberikan masukan dan menerima keluaran data dari hasil pengolahan suatu sistem informasi

Data yang mengalir pada sistem informasi Tabel 2.3 Simbol Data Flow Diagram (DFD)

4.

Kamus Data (Data Dictionary)

Komunikasi antar pengguna dan analisis sistem menjadi bagian yang amat penting bagi berjalannya sistem tersebut, sehingga dipandang perlunya suatu media yang dapat mendeskripsikan hal tersebut secara jelas. Kamus data merupakan alat

komunikasi bagi pemakai dan analisis sistem sehingga pemakai dapat memahami semua data yang mengalir dalam sistem dengan lengkap. Menurut Jogiyanto Hartono, MBA, Ph.D. (2005:725) kamus data adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi. Konsep dari kamus data sebagai katalog fakta tentang data dan kebutuhan – kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi mutlak tersedia, sehingga pemakai dapat memahami semua data yang mengalir dalam sistem dengan lengkap dapat tersaji bagi para pengguna informasi tersebut.

24

1.

Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan data dalam penggambaran data flow diagram.

2.

Mendeskripsikan komposis paket data yang bergerak melaui aliran, misalnya data alamat diuraikan menjadi jalan,nomor, kota, negara,dan kode pos.

3.

Menjelaskan spesifikasi nilai dan satuan yang relevan terhadap data yang Mengalir dalam sistem tersebut.

5.

Entity Relationship Diagram (ERD) Diagram ini menunjukan hubungan antara entitas-entitas yang ada dalam sebuah sistem. ERD terdiri dari entitas dan relasi, kedua komponen ini dideskripsikan lebih jauh melalui atribut-atribut dibawah ini 1. Entitas

Merupakan individu yang mewakili satuan terkecil yang nyata, eksistensinya dapat dibedakan dari satuan kecil lainnya.

2.

Atribut

Atribut sering digunakan dalam basis data untuk menunjukkan fungsinya dalam membentuk karakteristik (sifat-sifat) yang melekat pada sebuah tabel. 3. Relasi

25

Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berlainan. 4. Derajat Relasi Menunjukkan hubungan maksimum entitas yang dapat berelasi pada himpunan entitas lain. Hubungan antara entitas-entitas yang ada dalam sebuah sistem dapat dipaparkan melalui simbol – simbol berikut: SIMBOL KETERANGAN Menunjukkan suatu entitas Menunjukkan penghubung Tabel 2.4 Simbol Entity Relationship Diagram (ERD). 3.2 Fasilitas Pengolahan Data Pengolahan data pemasaran pada koran harian rakyat Lampung sudah dilakukan secara modern yaitu pada proses perhitungan data pemasaran yang sudah diimplementasikan dalam bahasa pemrograman. Adapun fasilitas-fasilitas itu adalah : Pada pengeditan,perhitungan, penyimpanan data pemasaran sudah

mengunakan sistem komputer misalnya, microsoft word, microsoft exel, Pada pengeditan berita misalnya, coreldraw,adobe page maker,photosof.

26

3.2.1 Gambaran Software yang digunakan pada surat kabar harian rakyat lampung Secara umum dapat dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu perangkat keras atau yang selanjutnya disebut hardware, perangkat lunak yang lazim disebut software. Tanpa adanya software, hardware hanya benda mati biasa dan tidak dapat dioprasikan seperti yang diharapkan. Software merupakan perangkat lunak berupa sistem atau program-program yang berbasis perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data komputer. Menurut Kamus Lengkap Dunia Komputer, (2005:416) Software adalah perangkat lunak yang terdiri dari program, prosedur, subrutin, dan sejumlah tata cara yang berkaitan dengan proses operasi pengolahan data . Adapun perangkat software yang digunakan dalam pembuatan data pemasaran dan data pengeditan berita pada surat kabar harian rakyat lampung ini adalah microsoft word, microsoft exel, adobe page maker, coreldrow, photoshop, software yang digunakan akan dipaparkan sebagai berikut: 1. Microsoft Word Microsoft Word adalah aplikasi sebuah program pengolah kata (word processor) yang dibuat oleh Microsoft Corporation. Program ini biasanya digunakan para pemakai komputer untuk kegiatan tulis-menulis. Seperti pembuatan surat, proposal, artikel, brosur, booklet, dan lain-lain dengan aneka font (huruf) dan layout yang

27

tersedia. Kita juga dapat membuat naskah ilmiah dengan rumus-rumus matematika, fisika maupun kimia dan mendesain sebuah dokumen dengan variasi yang Selain, unik dan sangat lengkap. gambar

Microsoft Word, ada beberapa jenis word processor yang popular

dan sudah beredar di masyarakat diantaranya : WordStar (WS), WordPerfect (WP), AmiPro, WordPad, dan lain-lain. Microsoft Word sebagai program pengolah kata memberikan fasilitas-fasilitas yang lebih familiar dibandingkan dengan pengolah data lainya.

Program pengolah kata Microsoft Word telah mengeluarkan versi 1.0. sampai 6.0. untuk versi DOS. Kemudian, seiring dengan kemajuan perusahaan pembuatnyya, Microsoft Coorporation telah mengeluarkan 12 versi Microsoft Word, yaitu versi ’95, ’97, 2000, 2002, 2003, dan 2007. 2. Microsoft Exel Microsoft Excel merupakan perangkat lunak untuk mengolah data secara otomatis meliputi perhitungan dasar, penggunaan fungsi-fungsi, pembuatan grafik dan manajemen data. Perangkat lunak ini sangat membantu untuk menyelesaikan permasalahan administratif mulai yang paling sedernaha sampai yang lebih kompleks. Permasalahan sederhana tersebut misalnya membuat rencana kebutuhan barang meliputi nama barang, jumlah barang dan perkiraan harga barang. Permasalahan ini sebenarnya dapat juga diselesaikan menggunakan Microsoft Word karena hanya sedikit memerlukan proses perhitungan, tetapi lebih mudah

28

diselesaikan dengan Microsoft Excel. Contoh permasalahan yang lebih kompleks adalah pembuatan laporan keuangan (general ledger) yang memerlukan

banyak perhitungan, manajemen data dengan menampilkan grafik atau pivot tabel atau penggunaan fungsi-fungsi matematis ataupun logika pada sebuah laporan. Penyelesaian permasalahan yang komplek juga dapat memanfaatkan pemograman macro yang disediakan oleh Excel agar proses penggunaan lebih mudah. 3. Adobe Page Maker adobe pagemaker adalah program desktop publishing yang sangat populer dan banyak digunakan dalam dunia penerbitan dan percetakan. Dengan PageMaker Anda dapat menata layout buku, majalah, bulletin dan koran dengan mudah. Saat ini banyak praktisi grafika yang menangani berbagai proyek publikasi komersial dengan page maker dan program pendukung lain seperti adobe photoshop untuk mengolah gambar foto.

4. Adobe photoshop adobe photoshop, atau biasa disebut photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap

29

sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5. 5. Corel Drow CorelDraw merupakan salah satu aplikasi pengolah gambar berbasis vector yang banyak dipakai oleh pengguna PC. Karena berbagai kemudahan dan keunggulan yang dimiliki oleh coreldraw, maka coreldraw sering dimanfaatkan untuk desktop publishing, percetakan, dan bidang lain yang memerlukan pemrosesan visual. Selain itu hardwarenya antara lain sebagai berikut :

1. Komputer Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah

30

aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika. Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer. Kata komputer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung. Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer. 2. Printer

31

Printer adalah suatu alat untuk mencetak semua tulisan, dokumen, yang terlihat pada monitor, dan lain-lain yang tergantung pada computer distronge.printer termasuk peralatanoutput yang dinamakan peripheral. 3.3. Prosedur Pengolahan Data 3.3.1. Pengertian Data Kata data berasal dari DATUM yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa, diskusi, presentasi ilmiah, atau tes statistik. Bila dilihat dari menurut asal sumbernya, data dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu data primer dan data sekunder. Sehingga setiap penelitan pasti memerlukan data sebagai bahan analisa. Berikut ini adalah pengertian dan definisi data menurut beberapa ahli:

1. WEBSTER NEW WORLD DICTIONARY Data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa data itu sesuatu yang diketahui atau dianggap. 2. WAHYU SUPRIYANTO & AHMAD MUHSIN Data merupakan bahan baku informasi, dapat didefinisikan sebagai kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, fakta, tindakan, benda,dan sebagainya.

32

3. ZULKIFFI.A.M Data adalah keterangn atau bukti mengenai suatu kenyataan yang masih mentah, masih berdiri sendiri-sendiri, belum diorganisasikan, dan belum diolah 4. NUZULLA AGUSTINA Data adalah keterangan mengenai sesuatu hal yang sudah sering terjadi dan berupa himpunan fakta, angka, grafik, tabel, gambar, lambang, kata, hurufhuruf yang menyatakan sesuatu pemikiran, objek, serta kondisi dan situasi 5. SLAMET RIYADI Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari hasil suatu pengamatan. Data dapat berupa angka atau lambing 6. KUSWADI & E. MUTIARA Data adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan, dapat berupa angka, lambang atau sifat. 7. LIA KUSWAYATNO Data adalah kumpulan kejadian/peristiwa yang terjadi di dunia nyata. Data dapat berupa angka-angka, huruf-huruf, simbol-simbol khusus, atau gabungan dari semuanya.

33

8. ANHAR Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian dan merupakan kesatuan nyata yang nantinya akan digunakan sebagai bahan dasar sutu informasi 9. HAER TALIB Data adalah sekumpulan fakta dan sebuah fakta adalah kenyataan atau kejadian 10. H. J SRIYANTO Data adalah suatu keterangan atau informasi tentang objek penelitian (indahf/Carapedia). Pencarian Terbaru (100) Pengertian data. Definisi data. Data adalah. Pengertian membaca menurut para ahli. Pengertian data dan informasi menurut para ahli. Definisi data menurut para ahli. Pengertian membaca. Pengertian diskusi menurut para ahli. Data menurut para ahli. Definisi penelitian menurut para ahli. Pengertian penelitian menurut para ahli. Pengertian diskusi. Pengertian data primer. Pengertian analisis menurut para ahli.

34

Data primer menurut para ahli. Pengertian datum. Definisi membaca. Pengertian statistik menurut para ahli. Pengertian data kelompok. Pengertian data primer dan data sekunder. Definisi membaca menurut para ahli. Defenisi data. Arti data. Membaca menurut para ahli. Pengertian data primer dan data sekunder menurut para ahli. Definisi membaca menurut ahli. Pengertian membaca menurut beberapa ahli. Pengertian data primer menurut para ahli. Pengertian data menurut beberapa ahli. Pengertian data sekunder menurut para ahli. Definisi presentasi. Pengertian berdiskusi. Analisis menurut para ahli. Definisi analisis menurut para ahli. Penelitian menurut para ahli. Pengertian data primer menurut ahli. Pengertian data menurut. Pengertian presentasi menurut para ahli. Data primer dan data sekunder. Pengertian statistika menurut para ahli. Definisi data sekunder. Pengertian huruf. Data menurut. Pengertian penelitian menurut ahli. Pengertian data dan datum. Definisi data primer. Pengertian data dan contohnya. Pengertian definisi data. Definisi diskusi menurut para ahli. Pengertian presentasi. Definisi presentasi menurut para ahli. Pengertian data sekunder. Pengertian internet menurut beberapa ahli. Pengertian analisis menurut ahli. Contoh data dan informasi. Data menurut ahli.

35

Pengertian statistik menurut ahli. Pengertian data sekunder dan data primer. Hakikat membaca menurut para ahli. Pengertian objek penelitian menurut para ahli. Pengertian informasi para ahli. Pengertian data dan informasi. Definisi diskusi. Definisi statistik menurut para ahli. Jenis jenis membaca menurut para ahli. Membaca menurut ahli. Pengertian membaca menurut ahli bahasa. Defenisi data menurut para ahli. Pengertian membaca menurut ahli. Pengertian membaca menurut 10 ahli bahasa. Definisi data primer dan data sekunder. Pengertian internet menurut para ahli. Definisi data menurut pakar. Diskusi menurut para ahli. Defenisi membaca menurut para ahli. Arti penelitian menurut para ahli. Pengertian huruf menurut para ahli. Pengertian presentasi data. Pengertian penelitian menurut para pakar. Pengertian data primer dan sekunder. Penelitian menurut ahli. Definisi datum. Definisi internet menurut para ahli. Definisi data menurut. Pengertian penelitian menurut beberapa ahli. Pengertian data penelitian. Pengertian data datum. Pengertian data berkelompok. Pengertian data beserta contohnya. Pengertian datum statistika. Pengertian membaca dari beberapa ahli. Pengertian data sekunder dan primer. Pengertian diskusi kelompok. Arti analisis menurut para ahli. Pengertian data informasi menurut para ahli. Data dan informasi menurut para ahli. Pengertian data dan fakta. Data sekunder dan primer.

36

3.3.2. Pengertian Sistem Sstem adalah sebuah tatanan (dengan (keterpaduan) satuan yang terdiri khusus) atas sejumlah saling

komponen fungsional berhubungan dan

fungsi/tugas

yang

secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu

proses/pekerjaan tertentu. Basis data hanyalah sebuah objek yang pasif, oleh karena itu ada pembuatnya. Basis data tidak akan pernah berguna jika tidak ada pengelola / penggeraknya. Yang menjadi pengelola / penggerak-nya secara langsung adalah program/aplikasi (software). Gabungan keduanya (basis data dan pengelolanya) menghasilkan sebuah sistem. Karena itu, secara umum sebuah sistem basis data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file (tabel) yang saling berhubungan (dalam sebuah basis data di sebuah sistem komputer) dan sekumpulan program (DBMS) yang memungkinkan beberapa pemakai dan / atau program lain untuk mengakses dan memanipulasi file-file (tabel-tabel) tersebut. Lebih jauh lagi, dalam sebuah sistem basis data, secara lengkap akan terdapat komponenkomponen utama sebagai berikut: 1. Perangkat Keras (Hardware). 2. Sistem Operasi (Operating System). 3. Basis Data (Database). 4. Sistem (Aplikasi/Perangkat Lunak) Pengelola Basis Data (DBMS). 5. Pemakai (User). 6. Aplikasi (perangkat lunak) lain (bersifat opsional).

37

Komponen Sistem Basis Data 1. Perangkat Keras (Hardware) Perangkat Keras yang biasanya terdapat dalam sebuah sistern basis data adalah : 1. Komputer (satu untuk sistem yang stand-alone atau lebih dari satu untuk sistem jaringan).. 2. Memori Sekunder yang on-line (Harddisk). 3. Memori sekunder yang off-line (Tape atau Removable Disk) untuk keperluan backup data. 4. Media/perangkat komunikasi (untuk sistem jaringan). 5. Sistem Operasi (Operating System) Secara sederhana, sistem Operasi merupakan program yang mengaktifkan/ memfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dalam komputer dan melakukan operasi-operasi dasar dalam komputer (operasi I/O, pengelolaan file, dan lain-lain). Sejumlah Sistem Operasi yang banyak digunakan seperti: MS-DOS, MS-Windows 3.1, MS-Windows 95 (untuk komputer stand-alone atau untuk komputer client dalam sistem jaringan) atau Novel-Netware, MS-Windows NT, Unix dan Sun-Solaris (untuk komputer server dalam sistem Jaringan). Program pengelola basis data hanya dapat aktif (running) jika Sistem Operasi yang dikehendakinya (sesuai) telah aktif.

38

2. Basis Data (Database) Sebuah sistem basis data dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi/memiliki sejumlah objek basis data (seperti file/ tabel, indeks, dan lain-lain). Di samping berisi/menyimpan data, setiap basis data juga

mengandung/menyimpan definisi struktur (baik untuk basis data maupun objekobjeknya secara detail). 3. Sistem Pengelola Basis Data (Database Management System/DBMS) Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah Perangkat Lunak (Sistem) yang khusus/spesifik. Perangkat lunak inilah (disebut DBMS) yang akan menentukan bagaimana data diorganisasi, disimpan, diubah dan diambil kembali. Ia juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan

keakuratan/konsistensi data, dan sebagainya. Perangkat lunak yang termasuk DBMS seperti dBase III+, dBase IV, FoxBase, Rbase, MS-Access dan BorlandParadox (untuk kelas sederhana) atau Borland-Interbase, MS-SQLServer, CAOpen Ingres, Oracle, Informix dan Sybase (untuk kelas

kompleks/berat).Keuntungan DBMSDBMS memungkinkan perusahaan maupun pengguna individu untuk: Mengurangi pengulangan data apabila dibandingkan dengan file-file komputer yang disimpan terpisah di setiap aplikasi komputer, DBMS mengurangn jumlah

39

total file dengan menghapus data yang terduplikasi

di

berbagai

file. Data

terduplikasi selebihnya dapat ditempatkan dalam sate file. Mencapai independensi data Spesifikasi data disimpan dalam skema pada tiap program aplikasi. Perubahan dapat dibuat pada struktur data tanpa memengaruhi program yang mengakses data. Mengintegrasikan data beberapa file saat file

dibentuk sehingga menyediakan kaftan logis, maka organisasi fisik bukan merupakan kendala. Organisasi logis, pandangan pengguna, dan program aplikasi tidak hares tercermin pada media penyimpanan fisik. Mengambil data dan informasi dengan cepat hubungan-hubungan logis, bahasa manipulasi data, serta bahasa query memungkinkan pengguna mengambil data dalam hitungan detik atau menit. Meningkatkan keamanan DBMS mainframe maupun komputer mikro dapat menyertakan beberapa lapis keamanan seperti kata sand] (password), direktori pemakai, dan bahasa sand] (encryption) sehingga data yang dikelola akan lebih aman. Kerugian DBMS keputusan menggunakan DBMS mengikat perusahaan atau pengguna untuk: Memperoleh perangkat lunak yang mahal DBMS mainframe masih sangat mahal. Walaupun harga DBMS berbasis komputer mikro lebih murah, tetapi tetap merupakan pengeluaran besar bagi suatu organisasi kecil. Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar DBMS sering memerlukan kapasitas penyimpanan clan memori lebih besar daripada program aplikasi lain. Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA DBMS memerlukan pengetahuan khusus agar dapat memanfaatkan kemampuannya secara penuh.

40

Pengetahuan khusus ini disediakan paling baik oleh para pengelola basisdata (DBA). Baik basisdata terkomputerisasi maupun DBMS bukanlah prasyarat untuk memecahkan masalah. Namun, keduanya memberikan dasar-dasar

menggunakan komputer sebagai suatu sistem informasi bagi para spesialis informasi dan pengguna. 4. Pemakai (User) Ada beberapa jenis/tipe pemakai terhadap suatu sistem basis data yang dibedakan berdasarkan cara mereka berinteraksi terhadap sistem: Programmer Aplikasi Pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui Data Manipulation Language (DML), yang disertakan (embedded) dalam program yang ditulis dalam bahasa pemrograman induk (seperti C, Pascal, Cobol, dan lain-lain).User Mahir (Casual User) pemakai yang berinteraksi dengan sistem tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yang telah disediakan oleh suatu DBMS. User Umum (End User/Naive User) pemakai yang berinteraksi dengan sistern basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen,(executable program) yang telah ditulis/disediakan sebelumnya. User Khusus (Specialized User) pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional, tetapi untuk keperluan-keperluan khusus, seperti untuk aplikasi Al, Sistem Pakar, Pengolahan Citra, dan lain-lain, yang bisa saja mengakses basis data dengan/tanpa DBMS yang bersangkutan.

41

5. Aplikasi (Perangkat Lunak) Lain Aplikasi (Perangkat Lunak) lain ini bersifat opsional. Artinya, ada / tidaknya

tergantung pada kebutuhan kita. DBMS yang kita gunakan lebih berperan dalam pengorganisasian data dalam basis data, sementara, bagi pemakai basis data (khususnya yang menjadi end-user/naive-user) dapat dibuatkan/disediakan

program khusus/lain untuk melakukan pengisian, pengubahan dan pengambilan data. Program ini ada yang sudah disediakan bersama dengan DBMS-nya, ada juga yang harus dibuat sendiri dengan menggunakan aplikasi lain yang khusus untuk itu (development tools). Pengatur Penyimpanan pengatur penyimpanan adalah modul program yang menyediakan antarmuka antara data tingkat rendah yang disimpan pada basisdata dengan program aplikasi dan query yang dikirimkan ke sistem. Pengatur penyimpanan bertanggung jawab terhadap interaksi dengan pengatur file. Data mentah disimpan pada disk menggunakan sistem file yang disediakan oleh sistem operasi konvensional. Pengatur penyimpanan

menerjemahkan berbagai pernyataan DML menjadi perintah sistem file tingkat rendah. Oleh karena itu, pengatur penyimpanan bertanggung jawab terhadap penyimpanan, pengambilan, dan perubahan data dalam basisdata. Komponen

pengatur penyimpanan sebagai berikut: pengatur otorisasi dan integritas, menguji batasan integritas dan mengecek otoritas pengguna untuk mengakses data.

Pengatur transaksi, memastikan bahwa basisdata tetap konsisten meskipun ada kegagalan pada sistem dan eksekusi transaksi yang terjadi bersamaan

42

berlangsung tanpa terjadi konflik. Pengatur file, mengatur alokasi ruang pada disk dan struktur data yang digunakan untuk mewakili informasi yang disimpan pada disk. Pengatur penyimpanan sementara, bertanggungjawab mengambil data dari disk, memasukkannya ke memori utama, dan memutuskan data yang akan disimpan sementara dalam memon utama. Pengatur penyimpanan

sementara adalah bagian penting sistem basisdata karena ini memungkinkan basisdata menangani data berukuran jauh lebih besar dari ukuran memori menerapkan beberapa struktur data sebagai

utama.Pengatur

penyimpanan

bagian penerapan sistem fisik, yaitu: File data, menyimpan basisdata sendiri. Kamus data, menyimpan metadata

tentang struktur basisdata, terutama skema basisdata. Indeks, menyediakan akses cepat ke data yang memiliki nilai tertentu. Pemroses Query Komponen pemroses query meliputi: Interpreter DDL, menerjemahkan perintah DDL dan mencatat definisi-definisi dalam kamus data. Compiler DML, menerjemahkan perintah DML dalam bahasa query menjadi rencana evaluasi yang Query atas instruksi tingkat rendah yang terdiri
Program aplikasi Skema basis data

dimengerti oleh mesin evaluasi query Mesin evaluasi query, mengeksekusi instruksi tingkat rendah yang dihasilkan oleh kompiler DML Programe Pengguna Pengaturan Basis Data
Proses DML Proses Query Kompiler DDL

KOde Objek Program

Pengaturan Kamus

Staf/DBA

DBMS
Kode Objek Program

Pengatur absis Data

Kode Objek

Basis Data Dan Kamus Data

43

Gambar Struktur Sistem Abstraksi Data Salah satu tujuan dari DBMS adalah untuk menyediakan fasilitas/antar muka (interface) dalam melihat/menikmati data (yang lebih ramah /user oriented) kepada pemakai/user. Untuk itu, sistem tersebut akan menyembunyikan detail

tentang bagaimana data disimpan dan dipelihara. Karena itu, sering kali data yang terlihat oleh pemakai sebenarnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik. Abstraksi data merupakan tingkatan/ level dalam bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data. Ada 31eve1 abstraksi data : 1. Level Fisik (Physical Level)

44

Merupakan level terendah dalam abstraksi data, yang menunjukkan bagaimana sesungguhnya suatu data disimpan. Pada level ini, pemakai melihat data sebagai gabungan dari struktur dan datanya sendiri. Pemakai juga berkompeten dalam mengetahui bagaimana representasi fisik dari

penyimpanan/pengorganisasian data. Pada level ini kita berurusan dengan data sebagai teks, sebagai angka, atau bahkan melihatnya sebagai himpunan bit data. 2. Level Lojik/Konseptual (Conceptual Level) Merupakan level berikutnya dalam abstraksi data yang menggambarkan data apa yang sebenarnya (secara fungsional) disimpan dalam basis data dan

hubungannya dengan data yang lain. Pemakai pada level ini yang, misalnya, mengetahui bahwa data pegawai disimpan/direpresentasikan dalam beberapa

file/tabel, seperti file pribadi, file pendidikan, file pekerjaan, file keluarga, dan sebagainya. 3. Level Penampakan (View Level) Merupakan level tertinggi dari abstraksi data yang hanya menunjukkan sebagian dari basis data. Banyak user dalam sistem basis data tidak akan terlibat (concern) dengan semua data/informasi yang ada/disimpan. Para user umumnya hanya membutuhkan sebagian data/informasi dalam basis data yang kemunculannya di mata pemakai diatur oleh mengkonversi data aplikasi end-user. Aplikasi ini juga yang

asli/fisik menjadi data bermakna/lojik

pada

pemakai.

45

Misalnya, data hari yang disimpan dalam bentuk kode (I untuk Senin, 2 untuk Selasa, dan seterusnya) yang kemudian ditampilkan bukan dalam bentuk kodenya (1,2,3, dan seterusnya) tapi sudah dalam bentuk nama harinya (Senin, Selasa, Rabu, dan seterusnya). Data yang 'dinikmati' pemakai juga bahkan sama sekali berbeda dengan representasi fisiknya, misalnya untuk data yang dapat divisualkan sebagai gambar, data yang dapat diperdengarkan sebagai suara, dan sebagainya. Data yang diperlihatkan juga bisa saja tidak berasal dari hanya sebuah tabel tapi mewakili relasi antar tabel, tapi bagi pemakai yang

menggunakannya terasa sebagai satu kesatuan data yang kompak. Bahasa Basis Data (Database Language) DBMS merupakan perantara bagi pemakai dengan basis data dalam disk. Cara berinteraksi/ berkomunikasi antara pemakai dengan basis data tersebut diatur dalam suatu bahasa khusus yang ditetapkan oleh

perusahaan pembuat DBMS. Bahasa itu dapat kita sebut sebagai Bahasa Basis Data yang terdiri atas sejumlah perintah (statement) yang diformulasikan dan dapat diberikan user dan dikenali/diproses oleh DBMS untuk melakukan suatu aksi/ pekerjaan tertentu. Contoh-contoh bahasa basis data adalah SQL, dBase,

QUEL dan sebagainya. Sebuah Bahasa Basis Data biasanya dapat dipilah ke dalam 2 bentuk, yaitu : 1. Data Definition Language (DDL) Struktur/skema basis data yang menggambarkan / mewakili desain basis data secara keseluruhan dispesifikasikan dengan bahasa khusus yang disebut Data

46

Definition Language (DDL). Dengan bahasa inilah kita dapat membuat tabel baru, membuatindeks, mengubah tabel, menentukan struktur penyimpanan tabel, dan sebagainya. Hasil dari kompilasi perintah DDL adalah kumpulan tabel yang disimpan dalam file khusus yang disebut Kamus Data (Data Dictionary). Kamus Data merupakan suatu metadata (superdata) yaitu data yang

mendeskripsikan data sesungguhnya. Kamus Data ini akan selalu diakses dalarn suatu operasi basis data sebelum suatu file data yang sesungguhnya diakses.

2. Data Manipulation Language (DML) Merupakan bentuk Bahasa Basis Data yang berguna untuk melakukan manipulasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Manipulasi data dapat berupa :  Penyisipan/Penambahan data baru ke suatu basis data.  Penghapusan data dari suatu basis data.  Pengubahan data di suatu basis data. Pada level fisik, kita harus mendefinisikan algoritma yang memungkinkan pengaksesan yang efisien terhadap data. Pada level yang lebih tinggi, yang dipentingkan bukan hanya efisiensi akses, tetapi juga efisiensi interaksi manusia (pemakai) dengan sistem (kemudahan permintaan akses). Data

Manipulation Language (DML) merupakan bahasa yang bertujuan memudahkan

47

pemakai untuk mengakses data sebagaimana direpresentasikan oleh model data. Ada 2 jenis DML, yaitu :
1. Prosedural, yang mensyaratkan agar pemakai menentukan, data apa

yang diinginkan serta bagaimana cara mendapatkannya nonprosedural, yang membuat pemakai dapat mencantumkan data apa yang diinginkan tanpa menyebutkan bagaimana cara mendapatkannya. Tipe-tipe Basisdata setiap perusahaan membutuhkan basisdata. Perusahaan dan perorangan

membutuhkan basisdata setiap hari dan beberapa di antaranya tidak sadar menggunakannya. Ada beberapa tipe basisdata, beberapa basisdata bertipe sederhana, sedangkan yang lainnya sangat kompleks. Ketika mencari sebuah perusahaan dalam Yellow Pages, Anda menggunakan basisdata. Ketika memesan buku dari toko buku online di internet, Anda mengakses basisdata. Satu bentuk paling sederhana basisdata yang paling dikenal orang adalah kabinet. Infonnasi disimpan dalam laci, dalam folder map. Banyak perusahaan masih membongkar kertas kerja dalam kegiatan sehari-hari daripada menyimpan informasinya dalam komputer. Meskipun semua perusahaan tidak mungkin menghilangkan sama sekali kertas kerja, keuntungan menyimpan data dalam sistem komputer lebih banyak daripada biaya untuk mempelajari cara menggunakan program manajemen data.

48

Langkah-langkah dasar merancang basisdata adalah keputusan perusahaan mengalokasikan sumber daya untuk mempelajari basisdata, merancang struktur basisdata, dan menerapkan serta mengatur basisdata. Setelah basisdata dirancang dan aplikasi telah dibuat atau dibeli, manajemen basisdata secara keseluruhan menjadi sederhana untuk basisdata administrator basisdata yang berpengalaman. Setelah perusahaan memutuskan untuk merancang sistem basisdata, model basisdata yang akan digunakan harus dibuat. Berikut adalah tipe-tipe basisdata: 1. Model basisdata file (Flat file database model) 2. Model basisdata hierarki (Hierarchical database model) 3. Model basisdata jaringan (Network database model) 4. Model basisdata relasional (Relational database model) 5. Model basisdata berorientasi objek (Object oriented database model) 6. Model basisdata relasi objek (Object relational database model) DBMS adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menyimpan data. Sebuah DBMS harus memiliki karakterisik sebagai berikut:  Data disimpan pada perangkat keras dan harus tetap ada setelah diakses. Metode akses termasuk pembuatan data baru, modifikasi data yang sudah ada, dan penghapusan data. Ini disebut data persistence.

49

 Banyak pengguna harus diizinkan untuk mengakses data secara bersamaan. Hal ini disebut eoncurrency.  Transaksi diatur agar sistem dapat memanipulasi data dan DBMS harus memiliki kemampuan menyimpan sekumpulan pekerjaan.  Bahasa query harus tersedia untuk mengambil data berdasarkan kriteria yang diberikan oleh pengguna.  Data harus dapat dipulihkan setelah terjadi kerusakan. Jika data hilang, DBMS harus memiliki kemampuan untuk mengembalikan data. Lingkungan Basisdata Lingkungan basisdata adalah sebuah habitat di mana terdapat basisdata untuk bisnis. Dalam lingkungan basisdata, pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna bisa datang dari dalam lingkungan basisdata atau dari luar lingkungan. Pengguna melakukan semua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (mining for data), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Masih dalam lingkungan, pengguna tertentu bisa tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis. Ada tiga macam lingkungan basisdata, yaitu: 1. Lingkungan Mainframe

50

Lingkungan tradisional untuk sistem basisdata masa lalu adalah lingkungan mainframe. Lingkungan mainframe terutama terdiri atas komputer mainframe yang memungkinkan koncksi banyak pengguna. Dumb terminal dihubungkan ke komputer mainframe agar pengguna dapat berkomunikasi dengan mainframe. Pada dasarnya, terminal adalah perpanjangan mainframe, terminal bukan

komputer independen. Istilah dumb terminal mengisyaratkan bahwa terminal tidak bisa berpikir. Terminal tergantung pada komputer mainframe untuk

melakukan semua pemrosesan. Salah satu masalah utama dalam lingkungan mainframe adalah keterbatasan penggunanya. Sekarang ini, banyak perusahaan telah beralih ke lingkungan client-server.

Terminal

Terminal

Terminal

Komputer Mainframe Gambar Struktur Basisdata Lingkunagan Mainframe

51

2. Lingkungan Client-Server Sejumlah masalah yang muncul dalam lingkungan mainframe diselesaikan dengan teknologi client-server. Lingkungan client-server terdiri atas sebuah komputer utama, yang disebut server, dan satu atau lebih PC yang

dihubungkan ke server. Basisdata terletak pada server, yang merupakan bagian terpisah dari PC. Masing-masing pengguna yang ingin mengakses basisdata pada server harus memiliki PC sendiri. Karena PC adalah sistem komputer terpisah, aplikasi dibuat dan diinstal pada PC di mana melalui aplikasi itulah pengguna dapat mengakses basisdata pada server. Aplikasi pada client mengirimkan permintaan data atau transaksi melalui jaringan secara langsung ke basisdata host server. Informasi dikirimkan melalui jaringan ke basisdata menggunakan open database connectivity (ODBC) atau software jaringan lainnya. Salah satu masalah dalam lingkungan client-server adalah ketika versi baru aplikasi dibuat, aplikasi harus diinstal dan dikonfigurasi ulang pada tiap-tiap komputer client. Meskipun dana tambahan harus dikeluarkan dengan adanya perawatan aplikasi pada PC, tetapi keuntungannya pun ada. Keuntungan utama lingkungan client-server adalah PC dapat diikutsertakan pada beberapa pemrosesan aplikasi karena PC

memiliki CPU, memori, dan penyimpan sendiri. Oleh karena itu, server dapat membagi pekerjaan ke semua client. Karena PC dapat "berpikir" dan

menjalankan aplikasi lain, pengguna dapat lebih produktif. Sebagai contoh,

52

seorang pengguna dapat berhubungan dengan basisdata pada server dan pada saat yang bersamaan, ia dapat mengecek email. 3.3.3 Pengertian Informasi

Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan” Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya. Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Informasi adalah jenis acara yang mempengaruhi suatu negara dari sistem dinamis. Para konsep memiliki banyak arti lain dalam konteks yang berbeda.[1] Informasi bisa di kattakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi
[2]

Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya,

53

dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, Persepsi, Stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan

rangsangan mental. Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya. Informasi adalah data yang telah diberi makna melalui konteks. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel) seringkali digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya makna dan manfaat. 3.3.4. Pengertian Sistem Informasi I. Konsep Dasar A. Konsep Dasar sistem

54

Suatu sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana, suatu sitem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel yang terorganisir, saling berintraksi,saling tergantung satu sama lain,dan terpadu. Dari defenisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem secara umum yaitu : 1. Setiap sistem terdiri dari unsurunsur 2. Unsurunsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan. 3. Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem. 4. Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar. B. Konsep Dasar Informasi Secara umum informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih bermguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi merupakan data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengambilan keputusan. C. KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI Sitem Informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi oprasi organisasi

55

yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategis dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk pengambilan keputusan. II. Komponen Dan Elemen Sistem Informasi a. Komponen Sistem Informasi sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut blok bangunan (building blok), yang terdiri dari komponen input, komponen model, komponen ouput, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lainnya membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran. 1. Komponen input Input mewakili data yang masuk kedalam sitem informasi. Input disini termasuk metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan, yang dapat berupa dokomun-dokumen dasar. 2. Komponen model Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan. 3. Komponen output

56

Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem. 4. Komponen teknologi Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, teknologi digunakan untuk menerima input, menjalan model,menyimpan dan mengakss data, menghasilkan dan mengirim keluaran, dan membentuk pengendalian dari sistem secara keseluruha. 5. Komponen hardware Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi. Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk

memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi. 6. Komponen software Software berfungsi sebagai tempat untuk mengolah,menghitung dan

memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi. 7. Komponen basis data Basis data (data base) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan lainnya, tersimpan di perangkat keras computer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam

57

basis data untuk keprluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data didalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik juga berguna untuk efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data di akses atau dimanipulasi mengunakan perangkat lunak paket yang disbut DBMS (Data base Management Sistem).

8. Komponen kontrol Banyak hal yang merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperature, air, debu, kecurangan-kecurangan, kegagalan-kegagalan sistem itu sendiri, ketidak efisienan, sabotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan utuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah atau pun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi. 3.3.5. Pengertian Pemasaran Pemasaran adalah salah satu kegiatan dalam perekonomian yang membantu dalam menciptakan nilai ekonomi. Nilai ekonomi itu sendiri menentukan harga barang dan jasa. Faktor penting dalam menciptakan nilai tersebut adalah produksi, pemasaran

58

dan konsumsi. Pemasaran menjadi penghubung antara kegiatan produksi dan konsumsi. Banyak ahli yang telah memberikan definisi atas pemasaran ini. Definisi yang diberikan sering berbeda antara ahli yang satu dengan ahli yang lain. Perbedaan ini disebabkan karena adanya perbedaan para ahli tersebut dalam memandang dan meninjau pemasaran. Dalam kegiatan pemasaran ini, aktivitas pertukaran merupakan hal sentral. Pertukaran merupakan kegiatan pemasaran dimana seseorang berusaha menawarkan sejumlah barang atau jasa dengan sejumlah nilai keberbagai macam kelompok sosial untuk memenuhi kebutuhannya. Pemasaran sebagai kegiatan manusia diarahkan untuk memuaskan keinginan dan kebutuhan melalui proses pertukaran. Pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain (Kotler, 1997). Definisi pemasaran ini bersandar pada konsep inti yang meliputi kebutuhan (needs), keinginan (wants), dan permintaan (demands). Manusia harus menemukan kebutuhannya terlebih dahulu, sebelum ia

memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat dilakukan dengan

59

cara mengadakan suatu hubungan. Dengan demikian pemasaran bia juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan pembeli dan penjual (Swasta, 1996). 3.4. Sistem Baru Yang Diusulkan Sistem pemasaran Koran yang diusulkan adalah sistem yang didukung dengan perangkat komputer sehingga pengecekan data pemasaran akan lebih mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama.

3.4.1.

Alur Sistem Yang Diusulkan

Laporan Pembelian

Data Pemasaran

AGEN

SISTEM INFORMASI PEMASARAN MANAGER

Data Pemasaran Laporan Pengadaan Barang

Laporan Pengeluaran

PENGGUNA

60

Gambar 3.2 Alur System Yang Diusulkan

3.4.2. Data Flow Diagram Level 0 (Dfd 0) Adapun data flow diagram level 0 (DFD lavel 0) dari system informasi pemasaran
koaran Bagian yang meminta

Surat Kabar Harian Rakyat Lampung Pt Wahana Semesta Alam adalah sebagai berikut:
0

Data masuk
Agen

Sistem Pengadaan

data yang di butuhkan
Persediaan

Penyediaan koran
Koran

terima koran

Koran pesanan Laporan Koran masuk
Percetakan PEMBUKUAN/ Manager OPR KOMPUTER

61

Koran masuk

Laporan hasil keluar masuk Koran

Gambar 3.3 Data Flow Diagram Level 0 (DFD level 0

3.4.3. Data Flow Diagram Level 1 (DFD Level 1) Adapun Data Flow Diagram Level 1 (DFD Level 1) dari sistem informasi pemasaran Koran harian rakyat lampung adalah sebagai berikut:
Bagian yang meminta Data Koran Yang Dipesan 1.0

Pengadaan

TKPercetakan

L

Manager

D1
Koran Masuk

LKM

Pembukuan/ Opr komputer

2.0

PK

Pesan Koran

Agen

62

D-2

MK Gambar Data Flow Diagram Level 1 (DFD Level 1)

Sistem Informasi Pemasaran Koran harian rakyat lampung NO. Nama 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. TK L LKM PK MK FK LP Keterangan Terima Koran Laporan Laporan Koran Masuk Pesan Koran Masuk Koran Faktur Laporan Pembelian

63

3.5. Rancangan Basis Data 3.5.1. Entity Relationship Diagram 1.KodeSupplier * 2. Nama
No.B ukti Supplier

No. Bukti *
Kode Tanggal spare part

Kode sparep art

Kode Supplier ** Kode Barang **

No.S IDi

3. Contact 4. Fax
Pengada 5. Alamat an

M

R 2

M

Total Bayar R M 3 Barang

M
Pemak aian

No. Transaksi *
Kode sparep art

Kode Koran * Nama koran Satuan Harga Satuan R Persediaan 1

No.Bu kti

Kode Lampung ** Jumlah **
No.WO NoD.SI

SubTotal ** Total Bayar

R Gambar 3.5 Entry Relationship DiagramNo Pemaakian 4 Barang (ERD) Pengadaan Kode koran

Supplier 3.6. Prosedur Pengolahan Data Nama

No WO *

Jumlah

Anggota

3.6.1. Normalisasi Divisa
Posisi No telep

No. pemakaian * Tanggal No.wO ** Kode Koran Disetujui

64

3.6.2. Basis Data Nama table Primary key Secondary key : Pemakaian : No_ pemakaian : No_WO

No 1

Nama Field No_pemakaian

Type Text

Width 12

Key *

Keterangan Nomor Pemakai

65

2 3 4

Tanggal Disetujui No_WO

Date Text Text

25 8 **

Tanggal Disetujui oleh Nomor WO

Table 3.8 Basis Data 1. Data Pemakaian

Nama table Primary key Secondary key

: Detail_Pemakaian : No_ pemakaian : Kode_Barang

No 1

Nama Field No_pemakaian

Type Text

Width 12

Key *

Keterangan Nomor Pemakai

66

2 3

Jumlah Kode_Barang

Single Text

12 **

Nama Supplier Kode Barang

Table 3.3 Basis Data 2. Data Detail Pemakaian

Nama table Primary key Secondary key

: Pengadaan : No_ Bukti : Kode_Supplier

No 1

Nama Field No_Bukti

Type Text

Width 12

Key *

Keterangan Nomor Bukti

67

2 3 4

Tanggal Total_Bayar Kode_Supplier

Date

-

Tanggal Total_Bayar ** Kode_Supplier

Curency Text 7

Table 3.4 Basis Data 3. Data Pengadaan

Nama table Primary key Secondary key

: Data Pengadaan : No_ Bukti : Kode_Barang

No 1

Nama Field No_Bukti

Type Text

Width 12

Key *

Keterangan Nomor Bukti

68

2 3 4

Jumlah Sub Total Kode_Barang

Single Text Text

7 **

Jumlah Sub Total Kode_Barang

Table 3.5 Basis Data 4. Data Detail Pengadaan

Nama table Primary key Secondary key

: Pengguna : No_ Pengguna : -

No 1

Nama Field No_Pengguna

Type Text

Width 7

Key *

Keterangan Nomor WO

69

2 3 4 5

Nama Devisi Posisi No_Telp

Text Text Text Text

25 25 25 15

Nama Divisi Posisi Nomor Telpon

Table 3.6 Basis Data 5. Data Pengguna

Nama table Primary key Secondary key

: Barang Gudang : Kode_Barang Gudang : -

No 1

Nama Field Kode_Barang

Type Text

Width 7

Key *

Keterangan Kode Barang

70

2 3 4 5

Nama_Barang Satuan Harga_Satuan Persediaan

Text Text Currenc y Single

33 10 -

Nama Barang Satuan Harga Satuan Persediaan

Table 3.7 Basis Data 6. Data Barang

Nama table Primary key Secondary key

: Supplier : Kode_Supplier : -

No 1

Nama Field Kode_Supplier

Type Text

Width 7

Key *

Keterangan Kode Supplier

71

2 3 4 5

Nama_Supplier Contact Alamat Alamat

Text Text Text Text

25 13 50 30

Nama Supplier Contact Alamat Alamat

Table 3.8 Basis Data 7. Data Supplier

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

72

4.1 Kesimpulan Setelah penulis melakukan PKL selama 2 bulan di surat kabar harian rakyat lampung, penulis menyimpulkan bahwa: 1. Rakrat lampung merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang persurat kabaran, yang senantiasa menyajikan informasi dan beri-beri yang actual dan percaya . 2. Prose pemasran dimulai dari proyeksi semua redaktur pada malam hari, kemudian peliput berita pada siang harinya oleh wartawan. Berita yang telah diperoleh kemudian diketik dan di mulai pengeditan oleh editor. Setelah memasuki tahap pengediatan kemudian pengecekan oleh copy editor, hal tersebut dimaksudkan untuk mengoreksi salah kata, ejaan, kurang huruf. Materi yang telah siap kemudian diatur tata telaknya oleh bagian precetak yang mendesain corel agar tampilannya menarik dan mudah dipahami oleh pembaca. Selanjutnya diprint dalm bntuk astrolon. Pencetakan itu sendiri dilakukan di Rakyat Lampung. 4.2 Saran 4.2.1 Saran Utuk Surat Kabar Harian Rakyat Lampung Kelangungan kerja terselenggara berkat bantuan dari segi fasilitas, sarana dan prasarana. Adapun factor yang lebih menunjang yaitu dari segi penyajian berita termasuk tampilan itu sendir. Oelh karena itu, penulis dengan segala kerendahan

73

hati memberikan sedikit masukan yang mungkin berguna bagi rakyat lampung, sra penulis adalah sebagai berikut: 1. Karyawan haru tepat waktu 2. Tampilan dan penyajian berita sebaiknya disain semenarik mungkin 3. Halaman Koran lebih diperbanyak 4. Berita tentang olah raga lebih dilengkapi 5. Untuk pemasaranya lebih ditingkatkankarena masih banyak masyarakat belum mengenal surat kabar harian rakyat lampung

3.2.2 Saran Untuk Lembaga Pendidikan DCC Kampus C Tanjung Seneng 1. Membantu mahasiswa mendapkan tempat praktek kerja lapangan(PKL) sudah baik, tetapi ada baiknya ditingkatkan lagi, seperti bekerjasama dengan perusahaan\ seperti Instansi kecil maupun besar. Harus lebih banyak dan lebih menjalin hubungan yang baik. 2. Memberikan mata kuliah dengan kebutuhan dunia kerja.

74

DAFTAR PUSTAKA Tim Pengajar. 2011. Panduan Penulisan Laporan Akhir. DCC Kampus C Tanjung Seneng.Bandar Lampung. Surat Kabar Harian Rakyat Lampung. Sejarah Berdirinya Surat Kabar Harian Rakyat Lampung.

75

Surat Kabar Harian Rakyat Lampung. Struktur Organisasi dan susuna personalia harian rakyat lampung. Surat Kabar Harian Rakyat Lapung http://www.therakyatlampung.com http://www.google.com

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful