Bagaimana bentuk relasi rasul-jemaat? Efesus 1:1-2 Paulus adalah rasul terhadap jemaat Efesus.

Lebih dari itu, Paulus menjadi rarul bukan karena diutus oleh jemaat, bukan karena sukarela menawarkan diri untuk pelayanan, melainkan karena kehendak Allah (ayat 1). Kerasulannya menjadi dasar isi surat dan sekaligus menyatakan sifat resmi surat yang ditulisnya. Hubungan Paulus dengan jemaat didasarkan pada relasi formal yakni rasul dan jemaat. Sementara itu jemaat yang menerima surat dilukiskan Paulus sebagai kudus dan percaya. Kudus karena menjadi milik Allah melalui iman pada Yesus. Jemaat Efesus juga dinyatakan sebagai percaya karena memiliki relasi dengan Yesus. Jemaat Efesus telah mendasarkan hidupnya pada Yesus. Dua ciri utama jemaat adalah kudus dan percaya. Paulus adalah rasul, sedang jemaat adalah kudus dan percaya. Ini dua keadaan dan status yang berbeda. Bagaimana relasi keduanya? Paulus menjelaskan bahwa keduanya terkait karena memiliki dasar yang sama yakni Yesus Kristus. Yesus mempersatukan Paulus dan jemaat Efesus. Paulus dan jemaat masing-masing memiliki dasar yang sama. Paulus adalah rasul Yesus Kristus, sementara jemaat Efesus adalah jemaat Yesus Kristus. Juka Kristus menjadi dasar relasi manusia, maka setiap perbedaan merupakan berkat. Tanpa Kristus setiap perbedaan status, gender, ras, atau etnis dapat menjadi sumber konflik. Di samping itu ada factor lain penghubung Pauus dan jemaat yakni Allah yang dikenal sebagai Bapa. Allah adalah Bapa oleh karena Yesus Kristus. Bapa adalah sumber anugerah dan damai baik kepada Paulus maupun jemaat Efesus. Anugerah adalah inisiatif perbuatan Allah untuk menciptakan damai. Sementara damai adalah bentuk perbuatan Allah yakni menciptakan damai antarmanusia dan manusia dengan Allah. Kebenaran ini tidak saja menghubungkan Paulus dengan jemaat Efesus, tetapi juga dengan kita kini. Oleh karena Yesus Kristus dan pilihan Bapa atau Paulus, maka kini kita mengakui otoritas surat ini. Renungkan: Sebagai apakah kita ingin dikenal oleh orang lain? Bagaimana sehari-hari kita mempersepsikan diri kepada orang lain? Apakah kita sudah menjadikan Kristus sebagai dasar relasi dengan orang lain? Keselamatan ajaib. Efesus 1:1-6 Ajaibnya keselamatan dari Tuhan, akan kita sadari apabila kita membandingkan keadaan kita di luar Kristus dengan berkat-berkat rohani yang kita dapat dalam keselamatan (ayat 3). Juga apabila kita merenungkan bahwa untuk mewujudkan keselamatan itu, Allah Bapa (ayat 3-6), Putra (ayat 7-12), Roh Kudus (ayat 13-14) mengerjakan karya-karya yang indah, serasi dalam kerjasama demi kita ciptaan-Nya yang telah berontak berdosa terhadap-Nya. Kota Efesus, lazimnya kota besar, pastilah dipenuhi dengan berbagai gaya hidup yang salah. Namun, di kota itu kini keselamatan telah mewujud. Orang percaya yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dalam kehidupan mereka mengalami keselamatan ajaib. Mereka bukan lagi orang yang hidup sia-sia dalam kecemaran dosa. Mereka diubah Tuhan menjadi orangorang kudus (ayat 1). Sejak itu, berkat rohani seperti kasih karunia dan damai sejahtera (ayat

2), serta seluruh kepenuhan arti keselamatan (ayat 3) menjadi pengalaman riil mereka. Itulah keajaiban keselamatan yang Tuhan kerjakan dari waktu ke waktu, termasuk yang kini Anda terima dan alami. Bagian ini berbicara tentang sumber keselamatan dan maksud keselamatan. Bapa telah memilih kita (ayat 4), menetapkan kita menjadi anak-anak-Nya (ayat 5). Rencana itu terwujud karena Putra-Nya, Yesus Kristus melakukan karya penyelamatan bagi kita. Itu akan kita renungkan besok. Ajaran tentang rencana keselamatan dan pilihan kekal Allah Bapa ini membuat keselamatan bertumpu pada sesuatu yang pasti dan bukan pada kondisi atau pengalaman kita. Maksud keselamatan adalah agar kita hidup memuliakan Allah. Menerima anugerah Allah yang ajaib ini pasti mendorong kita menaikkan pujian syukur dan menjadikan kehidupan kita suatu kepujian yang serasi dengan kemuliaan dan anugerah-Nya itu. Renungkan: Keajaiban rencana keselamatan Allah dan kurban penyelamatan yang ditanggung-Nya bagi kita, menolong kita agar dapat menghayati keselamatan, mensyukurinya, dan hidup kudus. Mengapa memuji? Efesus 1:3-10 Ayat-ayat berikut ini membawa kita bermuara kepada suatu pujian kepada Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus. Sungguh suatu pujian yang luar biasa dan menakjubkan. Pertama, pujian kepada Bapa. Allah yang dikenal sebagai Bapa adalah sumber segala berkat (ayat 3). Bapalah yang telah memilih kita (ayat 4). Tujuan Bapa memilih kita adalah supaya kita kudus dan tak bercacat. Bapalah yang menentukan kita menjadi anak-anak-Nya (ayat 5). Bapalah yang menganugerahkan kepada kita anugerah-Nya yang mulia (ayat 6). Bapa menyatakan kepada kita rahasia kehendak-Nya (ayat 9). Bapalah yang mempersatukan segala sesuatu di dalam Kristus (ayat 10). Bapa jugalah yang mengerjakan sesuatu menurut kehendak-Nya (ayat 11). Apakah puji-pujian kita menghayati kebenaran-kebenaran indah ini tentang Allah Bapa sumber dan tujuan hidup kita? Kedua, pujian kepada Yesus. Allah Bapa memberkati kita karena Yesus Kristus. Tanpa relasi pribadi dengan Kristus, berkat-berkat yang diberikan Bapa tidak dapat kita nikmati dan alami. Di dalam Kristus, Bapa memberkati kita (ayat 3). Di dalam Yesus, Bapa memilih kita (ayat 4). Di dalam kita memperoleh penebusan (ayat 7). Di dalam Kristus, Allah Bapa mempersatukan segala sesuatu (ayat 10). Di dalam Yesus, etnis Yahudi (ayat 11,12) dan etnis nonYahudi bersatu menjadi umat Allah (ayat 13). Di dalam Yesus dua etnis yang berbeda dipersatukan. Yesuslah yang memungkinkan kita hidup penuh pujian sebab mengalami berkat-berkat Allah melalui Dia. Ketiga, pujian kepada Roh Kudus. Allah memberkati umat-Nya dengan berkat rohani (ayat 3). Artinya, semua berkat-berkat Roh Kudus diberikan Bapa karena kita adalah umat-Nya. Roh Kudus merupakan meterai dari semua berkat yang diberikan Bapa (ayat 3). Roh Kudus adalah jeminan warisan kita (ayat 14). Karya penyelamatan Yesus Kristus boleh kita cicipi kini dan seterusnya karena Roh Kudus memungkinkan kita masuk di dalam pengalaman rohani tersebut.

bergandengan tangan dengan seluruh umat percaya membawa kasih Kristus yang telah kita terima dan alami kepada orang yang belum mengenal-Nya agar mereka pun dapat dipersatukan dalam karya penebusan-Nya. Pertama. Hal ini dijelaskan Paulus dengan mempergunakan pronomia kami dan kamu. Pernyataan Paulus ini. Sekarang pertanyaannya bagaimana menjadi umat Allah? Paulus menyebut dua hal yang kelihatannya bertolak belakang.Pertanyaan buat kita adalah siapa saja anak-anak Allah itu? Paulus menegaskan bahwa anak-anak Allah tidak hanya terdiri dari etnis Yahudi saja. memiliki warisan yang sama dan Roh Kudus yang sama (ayat 14).. merupakan adaptasi dari hukum Romawi saat itu yang menetapkan bahwa anak yang diadopsi juga harus memiliki dan menikmati hak yang sama dengan anak kandung. hidup kudus dan tanpa cela. Kita sudah mengalami penebusan. Kedua etnis yang berbeda sekarang tidak hanya memiliki dasar yang sama yakni Yesus Kristus (ayat 11. 12). Pronomina kami menunjuk pada etnis Yahudi dimana Paulus adalah anggotanya.13). pengampunan dosa oleh pengurbanan Kristus. kehendak Allah (ayat 5.13). dan kata kamu juga (ayat 13). Keduanya menjadi satu umat Allah. ada hak yang harus kita terima dan ada kewajiban yang harus kita jalankan. Kedua.. Sementara pronominal kamu menunjuk pada semua etnis di luar etnis Yahudi. sebagai tanggung jawab kita adalah: Pertama. Langkah selanjutnya yang harus kita lakukan. Paulus menulis di dalam Dialah kami .11). Dalam hal ini kita bertanggung jawab untuk meninggalkan perilaku cemar kita dan memasuki proses penyucian yang dilakukan oleh Roh Kudus.12). Menjadi umat Allah. Manusia dari segala etinis menjadi umat Allah karena dan oleh kehendak Allah. Kemudian Paulus menulis di dalam Dia kamu juga (ayat 13). tetapi juga sama-sama berada dalam Kristus. Efesus 1:7-14 Diangkatnya kita menjadi anak-anak Allah adalah dampak dari keputusan Allah memilih kita. tetapi juga sama-sama berada dalam Kristus. Persatuan dua etnis yang . Kita adalah orang-orang Kristen yang juga anak-anak pilihan Allah di dalam Kristus. Kedua etnis ini sekarang tidak hanya memiliki dasar yang sama yaitu Yesus Kristus (ayat 11. Renungkan: Pancarkan kemuliaan Tuhan yang telah memilih dan memiliki kita secara utuh dan penuh melalui sikap hidup kita.Renungkan: Paulus mengungkapkan banyak alasan mengapa orang Kristen memuji Allah. Hal ini jelas melalui kata kami (ayat 11.9. Efesus 1:11-14 Siapakah umat Allah itu? Paulus menegaskan bahwa umat Allah terdiri dari etnis Yahudi dan juga etnis nonYahudi. memiliki warisan yang sama dan dimeteraikan dengan Roh Kudus sebagai tanda bahwa mereka adalah sah milik Kristus (ayat 13-14). sehingga dunia dapat melihat tanda bahwa kita adalah sah milik Allah. Sebagai anak. supaya kami (ayat 11. Adakah alasan hari ini bagi Anda untuk memuji Allah? Hal apa yang membuat Anda tidak dapat memuji Allah? Hak dan tanggung jawab anak-anak Allah. tetapi juga etnis non Yahudi.

Mereka sudah tidak memiliki kuasa terhadap orang yang percaya Yesus. John Stott dengan indah merumuskan relasi kehendak Allah dan pemberitaan Injil: Pemberitaan Injil adalah satu-satunya sarana yang ditetapkan Allah dalam melepaskan manusia dari kebutaan dan perbudakan mereka yang dipilih-Nya dalam Kristus sebelum dunia dijadikan. Jemaat menjadi sempurna karena dipenuhi oleh Kristus. Kebangkitan Kristus adalah bentuk nyata kuasa Allah. Paulus berdoa agar Allah menjadikan mata hatimu tenang (ayat 18). dan dengan demikian kehendak-Nya terjadi. kita tidak melihatnya karena mata hati kita masih gelap.bertentangan bukanlah keinginan atau hasil usaha manusia. Musuh lain yang tidak dapat dilawan manusia adalah iblis dan pengikutnya. Jika Kristus memenuhi jemaat. [2]. Kristus adalah kepenuhan jemaat. Tetapi setiap yang percaya pada Yesus tidak perlu takut menghadapi kematian. Tanpa pemberitaan Injil iman tidak mungkin lahir. mengapa orang Kristen menyingkirkan Kristus dari dalam jemaat? Mengapa takut menyaksikan Kristus? Renungkan: Bila mata hati telah melihat demonstrasi kuasa Allah. Mata hati harus dicerahkan agar dapat melihat betapa hebat kuasa Allah bagi kita (ayat 19). Musuh utama manusia adalah kematian. Ada tida bentuk manifestasi kuasa Allah melalui Kristus. Masalahnya sekarang. Kuasa Allah nampak di dalam membangkitkan Kristus dari kematian (ayat 20). Jelas bahwa memberitakan Injil berarti memberlakukan kehendak Allah. [3]. Kuasa Allah nampak dengan melantik yesus sebagai kepala jemaat (ayat 22). mengapa kita masih takut hidup sebagai pengikut Kristus? Mengapa takut dan malu menjadi saksi Kristus? Kekayaan rohani di dalam Kristus. Kristus telah menaklukkan iblis dan meletakkan mereka di kaki-Nya. mengaja gereja justru melakukan tindakan sebaliknya? Bagaimana mengenal kuasa Allah? Efesus 1:15-23 Dengan doa! Tanpa doa tidak mungkin mengenal kuasa Allah. pemberitaan Injil (ayat 13). Injil ini disebut Paulus sebagai Injil keselamatan (ayat 13). . Paulus mengatakan bahwa kuasa Allah telah diungkapkan dan tidak tersembunyi. Juga memberitakan Injil menghasilkan persekutuan umat manusia menurut cara yang tidak dapat dibuat oleh usaha-usaha manusia. Kuasa Allah nampak dengan mendudukkan Kristus di sebelah kanan-Nya mengatasi segala sesuatu (ayat 20-22). membebaskan mereka untuk percaya pada Yesus. mengapa di dalam gereja masih dipisahkan tembok etnis? Jika Kristus telah merubuhkan tembok etnis. Kedua. Renungkan: Jika umat Allah melintasi semua batas etnis. [1]. akibatnya kita tidak mampu melihat karya Allah di dalam dan melalui Kristus. Tidak seorang pun mampu melawannya. Jika tidak ada yang memberitakan Injil tidak mungkin etnis Yahudi dan nonYahudi memiliki iman pada Yesus.

Perbuatan manusia mencerminkan perseteruannya dengan Allah. [2]. Universalitas keadaan manusia ini diungkapkan Paulus melalui pronominal kamu (ayat 1. panggilan Allah. Allah memberikan dorongan kepada kita untuk hidup dengan penuh pengharapan (ayat 19). Berikutnya. Manusia diciptakan oleh Allah sehingga pertanyaan siapa manusia harus dilihat dari sisi penciptanya. Mata hati di sini berarti batin manusia yang meliputi perasaan. Renungkan: Apakah Anda mau mengenal Allah. Murka Allah adalah respons-Nya ketika berhadapan dengan dosa. Berikutnya. Allah menunjukkan kasih-Nya. kesanggupan. Semua manusia tanpa kecuali sudah mati (ayat 1). Di hadapan sesame manusia tentu saja manusia terlihat saleh dan bermoral. Murka Allah tidak sama dengan emosi kemarahan manusia. Tetapi di hadapan Allah. Alkitab menjawab pertanyaan ini dalam hubungan dengan Allah. Paulus dengan tepat dan kurat merumuskan siapa manusia. Siapa manusia? Efesus 2:1-3 Jawaban terhadap pertanyaan ini dapat diberikan dari sudut biologis. pikiran. Itulah yang kini menjadi pusat perhatian doa Paulus.Efesus 1:15-23 Dalam doa Paulus ini kita menemukan berkat-berkat atau kekayaan ilahi yang Paulus inginkan agar dinikmati oleh orang-orang yang bertobat. . setiap orang memerlukan Roh yang menyatakan kebenaran firman dan yang kemudian memberi hikmat untuk memahaminya dan menerapkannya. Paulus ingin agar jemaat mengenal Tuhan dan kuasa kebangkitan-Nya. kekayaan Allah dan kuasa Allah melalui pengalaman hidup Anda? Terapkanlah fungsi Anda sebagai tubuh Kristus. Etnis Yahudi yang mengklaim diri sebagai umat Allah tidak ada bedanya dengan etnis-etnis nonYahudi. Tanpa Kristus semua manusia: mati. agar jemaat dapat mengenal kuasa Allah (ayat 19-23). Allah murka karena dosa bukan karena temperamen Allah yang tak terkendali. Akan tetapi. dan kita (ayat 3). dan kemauan. Manusia diperbudak oleh system dan nilai-nilai duniawi yang menolak Allah. Harus disadari bahwa gambaran ini adalah gambaran tentang keadaan manusia dalam hubungannnya dengan sesama manusia. agar jemaat mengenal panggilan Allah (ayat 18a). agar jemaat mengetahui kekayaan Allah (ayat 18b). Paulus juga meminta dalam doanya agar Allah menjadikan mata hati jemaat terang dan terbuka untuk melihat empat kenyataan rohani yaitu agar jemaat dapat mengenal Allah (ayat 17b). berkat-berkat atau kekayaan ilahi tersebut tidak dapat dipahami secara alamiah. Inilah artinya mati. Manusia hidup di dalam hawa nafsu daging dan pikiran jahat. manusia diperbudak (ayat 2). manusia dimurkai Allah. Ketiga kata kerja ini melukiskan keadaan manusia.2). dlsb. Kesalehan manusia seperti kain kotor di hadiran Allah. Manusia mengikuti jalan dunia. Roh juga memberikan kuasa. sesaleh apa pun seseorang. Iblis dan pengikut-Nya memperbudak semua manusia dengan berbagai bentuk perhambaaan yang menindas. [3]. tetap saja ia orang berdosa dan berada di bawah murka Allah. yang beriman dan yang sudah berada di dalam Kristus. Artinya. Manusia menaati penguasa kerajaan angkasa. sosiologis. untuk mempraktikkan kebenaran. diperbudak dan dimurkai. menjanjikan suatu masa depan yang indah. Apa atau siapakah yang memperbudak kita? Paulus menyebut tiga bentuk: [1]. Kepada kita ahli-ahli waris-Nya.

Frasa tetapi Allah adalah kabar baik yang menyingkapkan dahsyatnya anugerah Allah. Mengenai siapa kita di hadapan Allah mengantar kita pada pengenalan akan Allah lebih dalam. Efesus 2:1-10 Setelah menjelaskan kekayaan rohani kita di dalam Kristus. Hidup dapat berubah radikal hanya oleh dan dalam Kristus. Keberdosaan dan dosa perbuatan mematikan dalam arti mencemarkan hati. melumpuhkan kehendak dan akhirnya menjerumuskan orang ke dalam kebinasaan. Keajaiban anugerah Allah telah mengeluarkan kita dari kubangan dosa yang dahsyat dan ditempatkan dalam ruang takhta kemuliaan-Nya. Melalui firman Allah. Hanya Dialah yang mampu mengubah seluruh hidup lama kita yang cemar oleh dosa menjadi suatu ciptaan baru berciri kemuliaan ilahi (ayat 10). Paulus menjelaskan tentang status dan kondisi orang-orang Yahudi dan non Yahudi yang berseteru. Renungkan: Allah tidak dapat bekerja di dalam kita tanpa Ia terlebih dahulu bekerja bagi kita dan tanpa kita percaya kepada Anak-Nya. diperbudak dan dimurkai. Tanpa relasi dengan Kristus tidak mungkin kita mengalami betapa .8) dan untuk mengungkapkan kebaikan-Nya (ayat 7). melalui kebangkitan-Nya didamaikan dan dibangun menjadi Bait Allah (ayat 11. untuk menyatakan anugerah-Nya yang berlimpah-limpah (ayat 7. Tetapi Allah! Efesus 2:4-10 Kata tetapi dalam ayat 4 sangat penting. Inisiatif keselamatan datang dari Allah. Pada bacaan esok. Paulus menjelaskan dua hal: kedudukan rohani jemaat di dalam Kristus dan apa yang Allah perbuat terhadap orang-orang Yahudi dan non Yahudi. Keselamatan sama sekali bukan hasil usaha manusia. Jemaat yang hidup di luar Kristus memiliki kehidupan rohani yang kosong dan hidup dalam ketidakberdayaan menghadapi dunia. Paulus mengungkapkan apa yang telah diperbuat Allah bagi orang berdosa. Allah bertindak menyelamatkan manusia. Paulus ingin agar jemaat makin memahami perbedaan tajam antara akibat dosa dan akibat anugerah. Sebaliknya. Apa yang dilakukan Allah? Allah menghidupakan kita (ayat 5). doa dan penderitaanlah Allah bekerja dalam kita. diperbarui dan dibangkitkan untuk hidup dalam kemuliaan kuasa pemerintahan dan kedaulatan Kristus. Allah memberi kita tempat di surga (ayat 6). dengan anugerah Allah yang besar dan berlimpah. Allah membangkitkan kita (ayat 6). Kata tetapi mengontraskan keadaan manusia yang mati. Tepat bila dikatakan bahwa orang yang hidup tanpa Kristus sebenarnya mati. Ia memaparkan status dan kondisi hidup jemaat Efesus bahkan juga dirinya sebelum menerima Kristus (ayat 3). menggelapkan pikiran.Renungkan: Jika manusia tidak mengenal diri sendiri sulit sekali manusia menyadari betapa besar anugerah Allah. jemaat yang hidup di dalam Kristus akan dihidupkan.22). untuk menyatakan kasih-Nya yang besar (ayat 4). Kedudukan rohani di dalam Kristus. Mengapa Allah bertindak? Allah menyelamatkan manusia untuk menyingkapkan rahmat-Nya yang kaya (ayat 4). Ketiga hal ini terjadi melalui dan di dalam Yesus Kristus.

Mengapa Paulus mengingatkan masa lalu jemaat Efesus? Dengan mengingat masa lalu mereka akan semakin menyadari perubahan yang telah Allah kerjakan. Renungkan: Semua kita pun seperti jemaat Efesus bukan Yahudi. Untuk menerima keselamatan. Semua hukum-hukum Allah yang mengatur umat-Nya tidak mereka kenal. Mereka tidak memiliki pengharapan bahwa suatu hari Allah akan menjadikan mereka umat-Nya. Tetapi. [5]. [3]. Jemaat Efesus dahulu tanpa kewargaan. Paulus mengatakan bahwa keselamatan hanya terjadi oleh karena iman. masa lalu yang gelap dan kelam bila diingat akan membuat depresi dan hati sedih. Ingatlah masa lalu. Dahulu jemaat Efesus tidak termasuk anggota kerajaan Allah. Bahkan Paulus mengatakan iman pada Yesus juga adalah pemberian Allah (ayat 8). Ungkapan ini menunjukkan bahwa jemaat Efesus dahulu tidak hidup di bawah pemerintahan Allah. Mereka berpikir bahwa keselamatan yang begitu sederhana harus dilengkapi dan disempurnakan dengan berbagai jasa dan perbuatan manusia. Demikian sederhana? Ya. Jemaat Efesus dahulu tanpa pengharapan. Ingatlah semua perubahan yang telah dilakukan Allah melalui dan di dalam hidup kita . Kesadaran ini akan membuk mata rohani betapa ajaibnya anugerah Allah. Agar lebih jelas.dahsyatnya anugerah Allah. Mereka tidak memiliki pengharapan bahwa suatu hari Allah akan menjadikan mereka umat-Nya. Apa maksudnya? Menjadi Kristen tidak berarti menjadi warga negara Israel. manusia tidak perlu menyiksa diri. Hidup tanpa pengharapan. Renungkan: Injil yang menyelamatkan adalah Injil tentang murka Allah dan kasih Allah. Hidup tanpa pengharapan untuk menjadi umat Allah. Bagaimana keadaan jemaat Efesus sebelum menerima Kristus? Dalam ayat 11-12 terungkap 5 bentuk: [1]. Mereka tidak memiliki relasi pribadi dengan Allah yang hidup. Mereka menyembah banyak allah. Keselamatan begitu sederhana sehingga banyak yang tidak mau menerimanya. Inilah keadaan manusia yang tidak percaya pada Yesus. tidak perlu mengumpulkan kebaikan. Jika jemaat Efesus tanpa Kristus maka semua berkat-berkat dan pekerjaan Allah melalui Kristus tidak dapat dialami. Efesus 2:11-12 Masa lalu yang manis dan indah bila diingat akan menyenangkan hati. Jemaat Efesus dahulu tanpa Kristus. [2]). Sehingga janji-janji sebagai umat perjanjian tidak berlaku pada mereka. Sehingga sama sekali tidak ada bagi manusi aalasan untuk memegahkan diri. Jemaat Efesus dahulu tanpa perjanjian. Hanya iman pada Yesus yang menyelamatkan. maka tidak memiliki hakhak. [4]. tidak perlu membangun kesalehan. Paulus menyatakan bahwa keselamatan bukan hasil usaha manusia (ayat 8). Mereka dikatakan tidak tidak termasuk warga negara Israel. Mereka tidak mengenal Kristus. Tanpa iman tidak mungkin seseorang mendapat keselamatan. Sebaliknya. Pemahaman keduanya inilah yang membuat kita hidup penuh syukur. Paulus menegaskan bahwa keselamatan diperoleh hanya oleh iman pada Yesus. bukan hasil pekerjaan manusia (ayat 9). Semuanya adalah anugerah Allah yang diterima melalui iman pada Yesus. Allah tidak mengikat perjanjian dengan mereka seperti Allah mengikat perjanjian dengan Israel. Untuk menegaskan hal ini. Juga menggerakkan kita untuk terus bersaksi. Jemaat Efesus dahulu tanpa Allah.

Dalam keadaan demikian bagaimana mungkin kita dapat bersekutu dengan Allah di dalam hadirat-Nya? Komunitas Allah di sini tidak lagi menunjuk pada etnis Yahudi saja.4. sombong. Yesus Kristus tidak hanya memperdamaikan perseteruan etnis Yahudi dengan etnis non Yahudi. Yes. pemberita Injil. Renungkan: Di dalam ibadah. pergaulan.9). Apa isi rahasia Injil? Umat Allah terdiri dari segala etnis (ayat 6). sehingga Paulus menyebut diri sebagai tahanan Kristus (ayat 1). dan mereka sungguh mengetahui dan menyadari bahwa program Allah dalam Perjanjian Lama sebagian besar memang hanya melibatkan orang-orang etnis Yahudi. Dalam menjelaskan dirinya sebagai pemberita Injil. Paulus banyak mendapatkan tantangan. Paulus menjelaskan hal ini karena kebanyakan petobat baru di jemaat Efesus berasal dari etnis non Yahudi. Istilah semua etnis penting sekali. tetapi memperdamaikan keduanya dengan diri-Nya dalam satu tubuh yaitu jemaat (ayat 13-18). dua hal terungkap: berita Injil dan tugas memberitakan Injil. Kondisi ini menimbulkan kesombongan dalam diri orang-orang Yahudi yang selalu berusaha agar orang-orang non Yahudi tidak pernah melupakan hal itu. Berita yang disampaikannya dalah misteri atau rahasia (ayat 3. Umat yang diperdamaikan itu dilihat sebagai Bait Allah Perjanjian Baru. karena banyak manusia yang dengan sadar dan . Melalui peristiwa salib. curiga. tetapi karena ia adalah kebenaran yang dinyatakan Allah kepada manusia (ayat 5). Umat Allah tidak meliputi semua manusia. Penggenap perjanjian Allah itu bukan pada bangunannya tetapi pada persekutuan yang hidup dari anggota keluarga Allah yang didasari oleh pewartaan janji Allah melalui para nabi PL dan kesaksian para rasul tentang Kristus. Oleh sebab itu Paulus menempatkan etnis non Yahudi sebagai umat yang juga dapat menikmati karya Kristus (ayat 13). dan janji itu dipenuhi dalam Yesus Kristus. sepatutnyalah nama Tuhan ditinggikan. Pemberitaan Injil inilah yang menyebabkannya menjadi tahanan kaisar Nero. Paulus. Tetapi Paulus tidak pernah melihat hidupnya. Akibatnya egoisme. Apakah kita semakin menjadi serupa dengan Kristus? Mengapa orang sekitar kita tidak melihat perubahan dalam diri kita? Keajaiban Allah berlaku universal.masing-masing. 57:19). dan karya kita. atau hanya diketahui para elite rohani. tetapi juga kepada etnis non Yahudi. sebab Allah juga berjanji bahwa Ia akan menciptakan damai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekat (bdk. dan perseteruan antaretnis menyambangi kehidupan manusia. Efesus 3:1-13 Dalam memberitakan Injil kepada etinis nonYahudi. Bangsa Israel salah besar jika menganggap Allah dan karya-Nya adalah mutlak hak mereka. Berita Injil disebut rahasia bukan karena isinya kabur. Efesus 2:11-22 Dosa menyebabkan orang melupakan Allah.

yaitu jemaat. Secara positif pengakuan ini memacu orang atau kelompok tersebut untuk meningkatkan kualitas pengalaman atau kemampuannya. Tidak hanya Paulus. Renungkan: Memberitakan Injil adalah tugas yang mulia karena mewartakan rahasia kekal Allah (ayat 10). juga jemaat sekarang wajib memberitakan rahasia menyatunya semua etnis sebagai umat Allah kepada semua manusia (ayat 9). pastilah Gereja Tuhan akan mampu menjadi peragaan pelbagai hikmat Allah. Jadi tidak hanya Pauus yang memberitakan rahasia rencana Allah itu. Tidak ada lagi perbedaan etnis Yahudi dan etnis nonYahudi. Allah menyatakan rahasia ini. yaitu rahasia Allah. maka siapapun akan merasa dirinya sendirilah ang paling benar. Manusia dari segala etnis memiliki relasi dengan Allah melalui iman pada Yesus sehingga setara sebagai satu umat. Olehnya Paulus didorong untuk mewartakan Injil kepada semua orang Tugas kita. dan orang lain pasti salah. jika kekhususan itu ditempatkan pada porsi perasaan tanpa iman dan logika. Melalui jemaat. Kepada Paulus. secara negatif. Jika Allah memaksa semua manusia yang menolak-Nya menjadi umat-Nya. sebagai anggota tubuh Kristus dan sebagai peserta janji (ayat 6). Orang-orang non Yahudi yang sudah percaya telah dipersatukan dengan orang-orang Yahudi yang percaya dalam satu tubuh. juga jemaat turut serta dalam pemberitaan Injil. dan menyadari pertolongan anugerah Allah. Efesus 3:1-13 Pengalaman yang seseorang atau sekelompok orang lalui maupun nikmati. maka sedikitnya dua hal terjadi: Allah adalah diktator dan manusia berubah menjadi robot. Apakah saat ini kita semua sudah melakukannya? Renungkan: Seandainya setiap orang Kristen seperti Paulus: menyadari diri sebagai pelayan Kristus bukan pelayan diri sendiri. Ini terjadi melalui persatuan umat dengan Kristus. mereka beranggapan bahwa hanya mereka yang memiliki hikmat ilahi. pasti memberi alasan akan kekhususan diri orang atau kelompok tersebut. sebagaimana yang dilakukan oleh jemaat pada masa lampau (ayat 10) adalah memberitakan dan menawarkan rahasia Allah itu kepada semua orang untuk mereka alami. Begitu pula dengan orang-orang non Yahudi—-orang-orang Yunani para pengikut agama misterimelalui pengalaman spiritual. Paulus mengatakan bahwa rahasia Allah ini telah memberikan pengaruh yang dahsyat terhadap diri dan pelayanannya. Paulus sekarang memberitakan rahasia kekayaan Kristus kepada semua etnis nonYahudi sehingga jemaat lahir (ayat 8).sengaja menolak untuk menjadi umat Allah. Kedua anggapan ini sungguh keliru. merasa bahwa mereka dikhususkan Allah. Semua etinis umat Allah memiliki kesamaan: sebagai ahli waris. . Umat Allah bersifat internasional. karenanya Paulus mengungkapkan suatu kebenaran. Orang-orang Yahudi melalui penyataan Allah dan pengalaman hidup nenek moyang mereka bersama Allah. orangorang yang percaya kepada Kristus pada masa kini. Membuka rahasia Allah. Allah sekarang menyingkapkan rahasia-Nya kepada malaikat dan pemerintah dan penguasa di surga (ayat 10). Namun.

Paulus juga berdoa agar makin mengenal kasih Kristus. Inilah keadaan orang Kristen seperti yang juga Tuhan Yesus perintahkan dalam Matius 5:48. juga mampu mengerjakannya (ayat 20-22). demikian panjang sehingga bertahan hingga kekekalan. tetapi pada maksud-maksud baik Allah yang kekal dalam Yesus Kristus. John Stott memberi komentar yang menarik tentang hal ini: Kasih Kristus demikian lebar sehingga meliputi semua etnis manusia. Efesus 3:14-21 Bagi Paulus. panjang. Paulus mendoakan agar orang percaya semakin dalam memiliki relasi dengan Kristus melalui Roh Kudus.Doa seorang pemberita Injil. dan menjadikan itu sebagai bagian yang penting dari kehidupan. Pauus berdoa agar orang percaya berakar dan berdasar dalam kash. Arti kedua lebih dekat dengan yang Paulus maksudkan. Kepenuhan Allah berarti kelimpahan anugerah-Nya yang dicurahkan memenuhi manusia. Orang Kristen akan menjadi sempurna sama seperti Bapa adalah sempurna. Sikap optimis Paulus ini menunjukkan kepada kita bahwa kebergantungan dirinya kepada Allah bukanlah formalitas tetapi sudah merupakan bagian dari hidupnya. demikian dalam sehingga menjangkau orang yang paling berdosa. Akhirnya. Roh Kudus dan Yesus tinggal dalam hati kita. demikian tinggi sehingga meninggikannya ke surga. Kasih Kristus seperti apa? Lebar. Renungkan: Hendaknya doa-doa kita berorientasi bukan pada kebutuhan dan keinginan kita. doa agar jemaat Tuhan memperoleh kekuatan dan peneguhan Roh Allah (ayat 16-17). Paulus memakai metafora tumbuhan (akar) dan bangunan (fondasi). Ada tiga pokok penting yang Paulus sampaikan kepada Allah Bapa di surga. Inilah doa Paulus kepada Allah (ayat 14). Paulus berdoa agar orang percaya dipenuhi kepenuhan Allah (ayat 19). tinggi dan dalam. Di dalam doa ini Paulus memohon hal-hal hakiki agar setiap orang percaya dapat menghayati segala yang Allah sediakan. Roh Kudus menguatkan batin orang percaya. 1. Apa isi doa Paulus? Ada empat hal yang didoakannya. Paulus berdoa agar Allah menguatkan jemaat (ayat 16). Kepenuhan Allah dapat juga berarti kepenuhan yang memenuhi Allah sendiri yakni kesempurnaan-Nya. Sang Bapa yang berkuasa baik di bumi maupun di surga (ayat 14-15). Paulus berdoa agar jemaat memahami kasih Kristus (ayat 18). Pertama. Doa merupakan sumber kekuatan dalam memberitakan Injil dan untuk penerima Injil. 2. tetapi juga memberikan kesanggupan dan . kasih semakin dikenal dan dihayati. Doa syafaat umat. Dan Paulus percaya bahwa Allah tidak hanya mendengar doanya. dan Kristus tinggal dalam batin orang percaya. Kehadiran Roh Kudus dalam hidup seseorang tidak hanya bukti keselamatan. Bagi kita yang percaya Yesus. Dengan semakin mempraktikkan kasih. serta menguasai semua aspek kehidupan (ayat 17). keberadaannya sebagai narapidana bukanlah halangan untuk berkomunikasi dengan Allah. Efesus 3:14-21 Bagi Paulus memberitakan Injil berjalan seiring dengan berdoa. 3.

Agar kesatuan ini menjadi nyata bagi dunia maka pertama sekali orang Kristen perlu mewujudnyatakan moralitas kesatuan. kesatuan itu sudah ada dan jemaat mengekspresikannya melalui moralitas kesatuan. kesatuan umat sudah ada. Allah menginginkan agar kita mengalami kepenuhan Allah. Ketiga. Kesatuan umat Allah bersumber dari Allah yang satu. Umat Allah menjadi satu karena diciptakan oleh Allah yang Esa. Ada lima bentuk moralitas kesatuan: rendah hati. Renungkan: Menurut Anda. kasih dan saling membantu (ayat 2). namun umat Allah menjadi satu bukan karena hasil usaha jemaat. Paulus tidak menginginkan jemaat memiliki standar ukuran yang salah dalam menguji kehidupan mereka sendiri. apakah hambatan utama dalam mengekspresikan kestuan jemaat? Mengapa orang Kristen sulit sekali bersatu? Apakah upaya konkrit Anda untuk mewujudnyatakan kesatuan umat? Disatukan oleh Kristus. Benar bahwa kesatuan jemaat harus diupayakan. Kesatuan umat Allah sudah ada karena hanya ada satu Roh (ayat 4). Ia ingin agar kita. Paulus tetap menginginkan agar jemaat memahami lebar.kekuatan untuk menjalankan kehidupan Kristen. Semua orang Kristen yang menjadi umat Allah harus mendemonstrasikan kesatuannya sebagai umat Allah. panjang. satu iman dan satu baptisan yang bersumber dari satu Tuhan (ayat 5). dipanggil mendemonstrasikan kesatuan yang ada padanya kepada dunia (ayat 1). Artinya. Kesatuan umat Allah tidak akan terwujud tanpa moralitas kesatuan di dalamnya. secara pribadi. juga merupakan pengharapan kita. dalam dan tinggi kasih itu. lemah lembut. Kristen di Indonesia masa kini? Apa doa Anda bagi Kristen di Indonesia? Kesatuan umat Allah. Walaupun pada kenyataannya kasih Kristus melampaui segala pengetahuan. Kedua. Jika negara kita disatukan oleh satu asas. Ringkasnya. doa untuk kepenuhan Allah (ayat 19). Efesus 4:1-6 Bhinneka tunggal jika adalah asas yang dianut bangsa kita sebagai upaya untuk mempersatukan keragaman budaya di negeri ini. Hal inilah yang Paulus inginkan agar diketahui jemaat saat itu dan kita di zaman ini. Dan orang Kristen diperintahkan Paulus untuk memelihara kesatuan itu (ayat 3). Efesus 4:1-6 Umat Allah yang terdiri dari semua etnis. Umat Allah sudah menyatu karena memiliki satu pengharapan (ayat 4). . Standar yang benar dalam hal ini adalah Yesus Kritus sendiri. mengenal kasih Kristus yang melampaui segala sesuatu itu. Tentu parameter yang dipakai bukan secara fisik. Umat Allah sudah menjadi satu karena memiliki dan didiami oleh Roh yang sama. doa supaya jemaat memperoleh pemahaman dan pengenalan terhadap kasih Kristus (ayat 18). Tuhan Yesus yang kita percayai adalah dasar baptisan. Renungkan: Telusuri butir-butir permohonan doa Paulus ini! Masih relevankah bila itu kita doakan bagi kita. sabar. dan ukuran kepenuhan kita adalah Allah sendiri. Kesatuan umat yang sudah ada tidak ada artinya jika tidak terlihat jelas di dalam sejarah.

Kepada setiap orang percaya diberikan karunia (ayat 7). dalam kenyataannya sulit sekali mencegah terjadinya perpecahan di dalam gereja. sabar. satu Tuhan. Bila jemaat telah diperlengkapi untuk tugas pelayanan maka pada akhirnya tubuh Kristus akan bangun. Kanonisasi Alkitab selesai. Semua faktor internal dalam kehidupan orang-orang Kristen mengimplikasikan bahwa manusia yang harkat kemanusiaannya yang lama telah rusak. kini berada dalam pendamaian dan penyatuan di dalam Kristus. pemicu perpecahan tersebut adalah ketidakseriusan kita memahami arti panggilan Allah. gembala dan pengajar (ayat 11). Kristus juga memberi karunia kepada jemaat. agar semua jemaat diperlengkapi untuk tugas pelayanan. Sebenarnya. Artinya. Efesus 4:7-16 Kesatuan umat Allah tidak berarti bahwa semua orang Kristen menjadi seragam atau satu bentuk dalam segalanya. kita mendapatkan jawaban menarik bahwa orang Kristen dipersatukan oleh panggilan Allah yang dialaskan pada satu tubuh. nabi. Jelas bahwa seharusnya tidak ada perpecahan dalam gereja karena itu bertentangan dengan panggilan Allah. satu Allah dan Bapa (ayat 4-6). Pengajaran adalah sarana utama pendewasaan iman. satu iman. serta menunjukkan kasihnya terhadap sesama dalam menjalankan kehidupannya baik di tengah-tengah persekutuan gereja maupun di tengahtengah masyarakat (ayat 2). Dari daftar karunia ini jelas karunia rasul dan nabi tidak diperlukan lagi dalam jemaat masa kini karena Alkitab telah lengkap tertulis. Keragaman umat Allah terlihat dari berbagai bentuk karunia. Sekarang yang dibutuhkan adalah pengajaran agar isi Alkitab dimengerti.apakah yang mempersatukan orang-orang Kristen yang jumlahnya milyaran dengan beragam karakter? Melalui tulisan ini. Paulus hanya memberikan 5 karunia: rasul. satu baptisan. bukan untuk kepentingan pribadi atau prestise pribadi. satu pengharapan. Keragaman tanpa kesatuan akan mencipkakan kekacauan. Dalam teks ini. Namun. Tidak boleh dalam zaman modern ini ada yang mengklaim sebagai rasul atau nabi sehingga perkataannya setara dengan otoritas Kitab Suci dan diperlakukan sebagai Kitab Suci. Paulus mengingatkan dan mengimbau supaya setiap orang Kristen memiliki kehidupan yang berpadanan dengan panggilan-Nya (ayat 1). Keragaman memperkaya bahkan memperindah kesatuan. penginjil. Kelima bentuk karunia berkaitan dengan tugas pengajaran. Jadi tidak hanya Roh Kudus sumber karunia. orang Kristen harus menerapkan sikap rendah hati. kesatuan tanpa keragaman akan menakutkan. Bisa dibayangkan betapa indahnya kehidupan seperti ini bila terjadi di dalam gereja. Semua jemaat diberikan karunia untuk pembangunan tubuh Kristus yakni jemaat. lemah lembut. Mengapa iman didewasakan? Tujuannya. Renungkan: Sudahkah hidup kita mencerminkan perpadanan serasi dengan panggilan Allah sehingga Kristus terlihat nyata di dalamnya? Karunia-karunia umat Allah. Berbagai perbedaan karakter dan kepentingan dalam jemaat tidak dilihat sebagai kekayaan umat yang mempersatukan tetapi dilihat sebagai kekayaan pribadi yang mengancam. Semua karunia diberikan oleh Kristus (ayat 7). Bukan kesatuan seperti ini yang dimaksudkan. Bila ada orang Kristen mengklaim . Meski berbeda-beda harus disadari bahwa semua karunia berasal dari sumber yang sama. Allah memanggil kita untuk menjadi satu. Orang yang baru percaya pada Yesus harus didewasakan imannya. Jadi pemberian karunia bertujuan untuk pembangunan tubuh Kristus (ayat 12). Sebaliknya. dan kesatuan itu harus dinyatakan dalam praktik hidup kita sehari-hari (ayat 1-3).

dendam dan benci. kasih dan pengampunan (ayat 31-32). Sentralitas Kristus terlihat jelas. Di dalam gereja ada jemaat yang . marah. Karena itu Paulus menuliskan bahwa Allah tidak menganugerahkan kasih karunia yang sama kepada kita. Bagaimanakah hidup orang yang tidak mengenal Allah? Hati mereka yang keras mengakibatkan pikiran sia-sia (ayat 17). Sehingga hidup mereka serba kacau yang nampak dari pikiran yang tumpul. Orang percaya harus menguasai diri (ayat 26-27). karena orang yang percaya Yesus telah belajar mengenal Yesus Kristus. Renungkan: Karunia apakah yang Anda miliki? Bagaimana Anda telah mengembangkan karunia tersebut berperan dalam pembangunan tubuh Kristus? Kesucian umat Allah. pertikaian. Dikuasai hawa nafsu dan serakah berbuat cemar (ayat 19). tetapi saat marah jangan membiarkan iblis mengubah kemarahan menjadi kekerasan dan kebencian. Orang percaya jangan mencuri tetapi bekerja keras dan jujur (ayat 28). Efesus 4:7-16 Bersatu bukan berarti menghilangkan keunikan kepribadian setiap orang dan juga bukan berarti meleburkan diri dalam sebuah komunitas sehingga kehilangan jati diri. orang percaya harus hidup suci. Tidak ada artinya menyatakan diri sebagai ciptaan baru namun tabiat dan kebiasaan lama masih terus dilakukan. maka dapat dikatakan karunia tersebut tidak berasal dari Kristus. Boleh marah. dan fitnah dengan sesama orang percaya. pengertian gelap dan kebodohan. namun jangan dipelihara dan berkembang tidak terkendali. tidak akan membuat kita kehilangan jati diri dan talenta/kemampuan yang Tuhan berikan kepada kita. bukan untuk menghancurkan orang lain (ayat 30).punya karunia tetapi karunia tersebut tidak untuk membangun jemaat. bila itu berarti menyebabkan kematian? Kesatuan yang tidak menghilangkan jati diri. tetapi jangan menjadi angkuh. mendengar Kristus dan menerima pengajaran dalam Kristus (ayat 21). Paulus menasihatkan mereka untuk tidak lagi hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah (ayat 17). Ini berarti orang percaya menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru. setiap hari dibarui dalam roh dan pikiran (ayat 23). Paulus berbicara tentang anugerah Allah dalam konteks kemampuan jemaat melayani Allah. geram. Sekarang orang percaya harus membuang dusta dan berkata benar (ayat 25). Kebohongan menghancurkan persekutuan umat Allah. Sebaliknya. Semua tabiat lama harus dibuang karena manusia lama sudah dibuang. Renungkan: Adakah tabiat lama yang harus dibuang hari ini? Mengapa terus memelihara tabiat lama. serta jauh dari Allah mengakibatkan mereka hidup di bawah murka Allah. tetapi masing-masing dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus (ayat 7). Orang percaya jangan memiliki relasi yang pahit. Boleh marah. Jangan mengambil hak dan milik orang lain. Sebagai umat Allah. Boleh marah. Efesus 4:7-16 Orang yang percaya pada Yesus harus hidup sesuai dengan panggilannya sebagi umat Allah. dalam persekutuan umat hendaklah ada keramahan.Dalam bagian ini Paulus meneruskan pembahasan dengan menekankan bahwa panggilan Allah agar kita menjadi satu. Orang percaya mempergunakan mulut untuk membangun sesama (ayat 29).

Efesus 4:17-24 Hitam bukan putih. Penjelasan di atas semakin mempertegas keyakinan kita bahwa komunitas Kristen memiliki kesatuan dan persatuan yang sejati. sehingga tidak mudah untuk diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran (ayat 13-14). Dalam bagian ini Paulus memberikan perbandingan mencolok antara kehidupan orang di dalam Kristus dengan orang yang di luar Kristus. Mereka hidup terpisah dari Sang Pencipta. Renungkan: Anda yang telah menanggalkan citra kemanusiaan lama untuk selama-lamanya. gembala-gembala dan pengajar-pengajar (ayat 11). Sedangkan orang yang berada di dalam Kristus adalah orang yang mengenal Kristus. haruslah juga menanggalkan semua perilaku lama yang penuh kecemaran. pemberita-pemberita Injil. Renungkan: Sudahkah Anda terlibat dengan orang Kristen lainnya membangun tubuh Kristus dan melayani Kristus dengan kemampuan yang Allah anugerahkan untuk Anda? Hitam putih. [3] setiap orang Kristen dimampukan menjaga prinsip-prinsip kebenaran Allah dalam bertingkah laku dan bertutur kata sehingga semakin bertumbuh ke arah Kristus (ayat 15). nabi-nabi. sebagai manusia baru yang hidup di dalam Kristus. Orang yang berada di luar Kristus adalah orang yang tidak mengenal Tuhan. dapat kita pergunakan untuk membangun tubuh Kristus dan melayani Kristus. dan menyerahkan diri kepada kecemaran hawa nafsu untuk memperoleh kenikmatan semu (ayat 17-19). Ilustrasi warna ini tepat untuk menggambarkan kehidupan orang Kristen yang jelas. Artinya. [2] setiap orang Kristen dapat mencapai kedewasaan rohani yang lebih matang dan iman yang stabil. dan menjadi anak-anak Allah (ayat 21-24). Semua fungsi ini menunjukkan bahwa: [1] setiap orang Kristen. memikul tanggung jawab untuk membangun tubuh Kristus sesuai dengan karunia Tuhan yang ada di dalam dirinya. di luar di dalam Kristus. Apa maksud Paulus membuat dan memaparkan perbandingan ini? Maksudnya adalah agar jemaat di Efesus melakukan tanggung jawabnya hidup sebagai orang kudus di dalam Kristus. hidup kita kini jelas-jelas telah menanggalkan manusia lama yang hidup dalam dosa. Diharapkan pula bahwa kita.berfungsi sebagai rasul-rasul. Mereka adalah orang yang hidupnya telah ditebus dari dosa. Efesus 4:25-5:2 . keduanya berbeda tajam. orang-orang Kristen sebagai tubuh Kristus masa kini pun melakukan tanggung jawab hidup kudus di hadapan Tuhan Yesus Kristus. dan fungsi serta kemampuan yang Allah anugerahkan kepada kita. tidak hanya pendeta atau pemimpin jemaat. Berani tampil beda. Hidup mereka menuju kepada kehidupan kekal bersama Allah. Orang yang ada di dalam Kristus tidak mungkin serempak hidup di dalam dosa.

Berani tampil beda. Di zaman sekarang ini. . Sehingga setiap perbuatan seks di luar pernikahan harus dihindari. Jika orang percaya menjauhi orang jahat. mampu mengendalikan diri dalam keadaan marah. di antaranya tidak berkata dusta. Hidup dalam kasih merupakan bukti nyata meneladani Kristus. bagaimana ia bisa percaya pada Yesus dan diperbarui? Jika tidak ada yang mengasihi orang yang amoral dan vulgar. yaitu kasih-Nya yang dalam untuk umat-Nya sehingga Ia rela menyerahkan diri sebagai persembahan kurban yang harum bagi Allah (ayat 5:2). bukan saja sebagai suatu keharusan tetapi juga sebagai tanda atau bentuk keunikan dalam kehidupan Kristen. Karena Kristus telah melakukannya untuk kita. Secara khusus. Seks adalah pemberian Tuhan dan hanya boleh dinikmati dalam konteks pernikahan. umat Allah hidup dengan meneladani Allah (ayat 1). Paulus menginginkan agar jemaat Efesus berani tampil beda dalam kehidupannya. siapa yang akan menelanjangi perbuatan tersebut? Perbuatan dan orang yang berbuat adalah dua hal yang berbeda. Akan tetapi jangan kita mengartikan kesulitan itu sama dengan tidak mungkin. Paulus juga mendorong orang percaya untuk meneladani Kristus (ayat 2). tidak semua orang Kristen dapat mempraktikkan prinsip mengasihi dan mengampuni seperti anjuran Paulus. Perbuatannya harus ditelanjangi agar orangnya bertobat dan datang pada Yesus untuk menerima pengampunan. dan menjaga tutur kata sehingga tidak berkata kotor (ayat 25-31). juga perkataan vulgar dan kotor (ayat 4). dan Ia mampu. [2] landasan kehidupan yang telah diletakkan oleh Kristus. Kita akan menyimpulkan bahwa atribut itu merupakan upaya mereka untuk mempublikasi identitas dirinya dengan harapan orang memahami siapa dirinya. Perhatikan atribut yang dipakai mulai dari baju. tidak emosional. Efesus 5:1-21 Sebagai anak-anak terang. pernak-pernik sampai tingkah lakunya. maka hal-hal yang tidak mungkin bagi kebanyakan orang menjadi mungkin bagi kita. Paulus menegaskan agar jemaat mempraktikkan pola kasih Kristus ini dalam kehidupan mereka. Yesus Kristus telah mencontohkan hal tersebut. cobalah untuk mengamati gerak-gerik dan penampilan ABG (Anak Baru Gede). Menjauhi perbuatan jahat tidak berarti membuang orang yang melakukannya. Anak-anak terang tidak pantas berlaku amoral dan vulgar (ayat 11). Mereka mencari identitas dengan ikut tren. Orang yang amoral dan vulgar akan dihukum. yaitu: [1] moralitas bagi kehidupan orang Kristen. Oleh karena itu Paulus memberikan beberapa penekanan. 2. Tujuannya adalah agar mereka menjadi berbeda dengan orang di luar Kristus. Sama seperti Yesus yang meneladani Allah demikian juga umat-Nya. anak-anak terang harus menjauhi perbuatan seksual. Mengapa? Ada 4 alasan. Renungkan: Maukah Anda mendasarkan hidup Anda pada semangat untuk saling mengasihi dan saling mengampuni. 1. sehingga keunikan kita nyata dalam dunia ini? Hidup sebagai anak terang. Segera bertobat untuk menerima pengampunan. Artinya. sulit menemukan orang atau keluarga Kristen yang memiliki pola hidup seperti ini. Jika sekali waktu Anda mengunjungi mal. Berkaitan dengan hakikat sebagai anak-anak terang (ayat 8-14). Tidak hanya perbuatan seks yang dibuang.

dan dokter hidup sebagai dokter. Adalah tidak benar bila anak-anak terang hidup sebagai anak-anak gelap. Dengan kesadaran waktu yang sangat tinggi. Efesus 5:3-20 Waktu adalah kata yang sulit untuk di definisikan. Waktu mencatat detik demi detik setiap peristiwa sekecil apa pun yang dikerjakan oleh anak-anak terang atau anak-anak gelap. atlit hidup sebagai atlit. Renungkan: Hakikat menentukan fungsi. waktu adalah pencatat tercepat yang ada di dunia ini. dan anak-anak terang mendapatkan bagian dalam kerajaan Kristus dan Allah (ayat 5-6). Akan tetapi. Paulus tidak ingin jemaat di Efesus tercatat oleh waktu sebagai anak-anak terang yang hidup dalam kegelapan. Akibatnya. Ingatlah bahwa apa yang telah kita perbuat pasti tercatat dalam waktu dan tidak mungkin dapat dihapus oleh siapapun juga.3. Hidup dalam pengaruh anggur yang memabukkan dengan hidup yang penuh dengan Roh (ayat 18). Kedua. Menjadi orang berhikmat berarti mengutamakan kehendak Allah di dalam seluruh hidup (ayat 17). Berhubungan dengan Roh Kudus (ayat 18-21). Hidup seperti orang bebal dengan hidup seperti orang arif (ayat 15). para suami bebas bertindak sewenang-wenang terhadap isteri karena tidak . bukan untuk hidup dalam berbagai kecemaran dosa yang menyesatkan dan membawa kepada kebinasaan. Paulus ingin agar jemaat Efesus menebus waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat. Yaitu. Artinya. Catatan waktu. Efesus 5:21-33 Zaman di mana jemaat Efesus hidup adalah zaman yang sangat meninggikan kedudukan lakilaki. Hidup dalam berbagai perkataan kotor dengan hidup penuh ucapan syukur (ayat 4). Terlihat aneh jika artis hidup sebagai tentara. Anak-anak terang telah dipenuhi Roh. Waktu terus berjalan. Melalui perbandingan ini Paulus memberitahukan bahwa orang-orang durhaka atau anak-anak yang hidup dalam kegelapan mendapatkan murka Allah. 4. Paulus memberikan perbandingan kontras antara anak-anak terang dan anak-anak gelap berkaitan dengan moral dan etika mereka yaitu hidup dalam percabulan dan pencemaran dengan hidup sebagai orang kudus (ayat 3). dalam pengertian menggunakan waktu dengan efisien dan efektif untuk pekerjaan dan pelayanan Tuhan. tentara hidup sebagai tentara. Apakah tujuan dari perbandingan ini? Pertama. Anak-anak terang memiliki hikmat untuk hidup sebagai anak-anak terang (ayat 15-17). Renungkan: Apa yang sedang dan akan Anda perbuat atau kerjakan dalam hidup kini? Mintalah kepada Tuhan agar Anda dibimbing-Nya ke arah hidup yang bijaksana sehingga Anda dapat mengerti kehendak Tuhan dalam kehidupan Anda. Dipenuhi Roh berarti dipenuhi ucapan syukur. Relasi suami-isteri = relasi Kristus dengan umat. Ini berakibat lahirnya suatu persekutuan dimana pujian dominan. Perbuatan amoral dan vulgar bukan kehendak Allah.

laki-laki dan perempuan sama kedudukan dan haknya. yaitu bahwa Paulus tidak berbicara masalah otoritas atau kekuasaan tetapi berbicara tentang cinta kasih suami terhadap isteri. Kata kunci yang mengatur relasi fungsi suami-istri adalah kata tunduk. Kristus rela mengurbankan diri-Nya.33). suami isteri harus saling merendahkan diri (ayat 21). bukan kasih sentimental yang murahan seperti banyak didendangkan dalam lagu-lagu pop. Akan tetapi. Perempuan dan laki-laki memiliki relasi yang setara dan sederajat. Bentuk tunduk suami kepada istri diwujudkan dengan kasih. Jika setiap pasangan suami isteri Kristen memberlakukan prinsip ini dalam rumah tangganya. Istri tunduk pada suami bukan karena adat-istiadat. sementara suami tunduk pada istri (ayat 21). sebagai kepala haruslah mengasihi isteri (ayat 25). menyerahkan diri untuk jemaat (ayat 25). karena sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip kebenaran yang diyakini. melainkan karena relasi Kristus-jemaat. Perempuan sering direndahkan dan dilecehkan oleh lakilaki. yaitu: pertama.28. Kristus tidak bertindak sewenang-wenang terhadap tubuh-Nya. Juga seperti Kristus adalah kepala jemaat.ada hukum yang akan menjeratnya. karena suami adalah kepala (ayat 22-23). Sebagai Kepala. Hubungan suami isteri ini Paulus jadikan analogi untuk menjelaskan tentang hubungan Kristus dengan jemaat. Paulus memberikan dasar hubungan bagi suamiisteri. Di dalam keluarga. Namun. Paulus harus mengulanginya berkali-kali karena mudah sekali suami menyalahgunakan fungsinya sebagai kepala istri. Tiga kali Paulus menekankan kasih suami kepada istri (ayat 25. Istri tunduk denganmenerima prinsip penciptaan bahwa suami adalah kepala istri. Istilah sama seperti penting artinya (ayat 22-25. Efesus 5:22-33 Relasi gender lain dari relasi fungsi. Dalam kehidupan praktis. Di hadapan Allah. kita menemukan hal menarik. bagaimana kasih suami kepada istri terungkap? Suami . Paulus tetap mengarahkan para suami untuk menjadikan salib Kristus sebagai patokan untuk bertindak. Sama seperti Kristus mengasihi jemaat demikian juga suami mengasihi istri (ayat 25). Ketiga. demikian juga suami adalah kepala istri (ayat 23). Relasi umat Allah sebagai istri dan suami. relasi istri dan suami bukan relasi gender melainkan relasi fungsi. perempuan berfungsi sebagai istri. Renungkan: Pernikahan Anda menggambarkan relasi Anda dengan Kristus. Suami. Kedua. 28. dan bagi para isteri Paulus mengingatkan untuk tunduk dan hormat pada suami yang mengasihinya. sementara laki-laki berfungsi sebagai suami. keluarga Kristen tidak menganut sistem ini.29. Dari penjelasan ini. Oleh karena kasih-Nya kepada mempelai-Nya.33). Model kasih suami tidak bersumber dari kasih yang berlaku dalam suatu budaya masyarakat. dapat dipastikan bahwa tidak ada suami yang menindas isteri dan tidak ada isteri yang tidak tunduk dan tidak hormat kepada suami. karena mereka saling memperlakukan dengan penuh kasih sayang dan hormat. Relasi perempuan dan laki-laki yang demikian tidak benar. tetapi justru memelihara dan memberikan pertumbuhan hingga menjadi dewasa. Kristus mengasihi jemaat. isteri harus tunduk dan taat terhadap suami. Untuk mengantisipasi keadaan ini. Jadikanlah nasihat Paulus ini sebagai pedoman dalam rumah tangga Anda. Kristus berkorban untuk jemaat karena jemaat begitu berharga di mata Kristus. Kasih suami kepada istri sama seperti kasih Kristus kepada jemaat. Istri tunduk kepada suami.

orang tua. Relasi sejati tidak pernah dibangun di atas ancaman. Masalah ini terjadi karena kedua pihak tidak memahami kata tunduk. Tunduk juga berlaku dalam relasi hamba-tuan. Otoritas disertai ancaman akan merusakkan relasi hamba-tuan. Hamba taat kepada tuan dengan bekerja baik karena upahnya berasal dari Tuhan (ayat 8). tuan juga harus tunduk kepada hamba. Setiap orang tua pasti menginginkan anak-anaknya taat dan hormat kepada mereka. Hamba taat dengan bekerja segenap hati (ayat 6). Juga banyak anak-anak bingung bagaimana harus berlaku sebagai anak. [2]. banyak orangtua sulit menjalankan fungsinya. mengapa di Indonesia sering sekali kita menjumpai tindakan/aksi protes kaum pekerja/karyawan yang menuntut perusahaan/tuan mereka? Mendidik dan melayani. Misalnya. bukan karena tertekan atau terpaksa. hamba-tuan (ayat 5:21). Pada masa kini. Sejalan dengan itu. hamba bekerja rajin dan tekun karena kehadiran Yesus Kristus. Alasannya. 20:12). seorang anak lakilaki tidak menyesal telah membunuh ayah kandungnya. Keinginan ini hanyalah ambisi orang tua semata jika anak-anak tidak dididik atau diberitahu caranya. orangtua. Bentuk tunduk orangtua diekspresikan melalui perbuatan yang tidak membangkitkan amarah anak dan melalui didikan dalam ajaran dan nasihat Tuhan (ayat 4). karena ia marah melihat sikap ayahnya yang selalu menyiksa ibu yang dicintainya. dalam Kristus serasi adanya. Renungkan: Tunduk dan kasih. Agar keinginan ini menjadi proyek keluarga. Janji kebahagiaan dan umur panjang melekat pada hukum kelima ini. Artinya. orangtua juga tunduk kepada anak. kasih yang memimpin terekspresi dalam bentuk tunduk yang berkorban. Paulus memaparkan tugas orang tua.memelihara dan merawat istri seperti ia mengasihinya. Efesus 6:1-9 Tunduk juga berlaku dalam relasi anak-orangtua. Hamba bekerja bukan untuk menyenangkan hati tuan melainkan untuk menyenangkan Tuhan Yesus (ayat 7). . Hamba taat kepada tuan dengan takut dan gentar (ayat 5). Efesus 6:1-9 Jika kita mencermati keadaan di sekitar kita. Anak-anak tunduk kepada orangtua bukan karena tuntutan budaya. [1]. masih banyak peristiwa-peristiwa mengenaskan yang terjadi karena ketidakharmonisan relasi dalam keluarga. melainkan karena menyadari bahwa Kristus adalah Tuan yang tidak kelihatan. Bentuk tunduk anak adalah taat. Tunduk adalah karena kasih. Relasi umat Allah: sebagai anak. tuan-hamba. [4]. Bentuk tunduk tuan ditampakkan dengan kesadaran bahwa Tuhan Yesus adalah Tuan mereka dan juga Tuan para hamba (ayat 9). Tuan harus membayar upah yang layak dan memberi waktu istirahat yang cukup. Pertama. [3]. Peristiwa ini menginformasikan kepada kita bahwa ternyata ketidakharmonisan hubungan suami isteri berdampak pada sikap anak terhadap orang tua. Bentuk tunduk tuan diungkapkan melalui penggunaan otoritas yang benar. maka istri tidak perlu tundik kepada suami. bukan hanya manusia saja. Sesuai tuntutan hukum kelima (Kel. Renungkan: Menurut Anda. melainkan taat kepada kehendak Allah (ayat 2). bertugas mendidik karena bapak adalah kepala keluarga yang bertanggung jawab terhadap pendidikan anak-anaknya. Sejalan d engan ketaatan anak. jika suami tidak mengasihi. Meski tidak dilihat tuannya. khususnya bapak.

dan firman Allah. Begitu pula antara tuan (atasan) dengan hamba (karyawan). Mengabaikan kehadiran roh-roh jahat dalam dunia. Renungkan: Didiklah anak-anak kita dalam kasih Allah sebagai pribadi yang utuh. Terlalu memberi perhatian berlebihan terhadap roh-roh jahat sehingga mengabaikan kuasa Kristus. Kuasa Allah telah diungkapkan melalui salib Kristus. Orang Kristen telah menerima keselamatan dari Allah dan sedang menanti sepenuhnya pada saat Yesus datang kedua kali. Perlengkapan terakhir adalah firman Allah yang merupakan pedang Roh (ayat 17). Dengan demikian tidak akan ada perlakuan sewenang-wenang terhadap para pekerja (ayat 9). Iman pada Allah berarti percaya pada janji Allah. Kebenaran adalah kebenaran isi Alkitab atau hidup kristiani yang benar (ayat 14). [2]. keselamatan. pembenaran. Seorang hamba haruslah taat dan melayani tuannya. penguasa dan roh jahat di u dara (ayat 12).Mendidik anak bukan tugas yang mudah. Manusia lemah dan tidak mungkin menghadapi roh-roh. [1]. Maut dan kuasa Iblis telah dikalahkan. Baju zirah pembenaran adalah pulihnya relasi dengan Allah melalui Yesus yang melindungi orang percaya dari semua tuduhan iblis (ayat 14). Manusia tidak mampu melawan mereka. 4:1-10). Karenanya orang Kristen harus mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah (ayat 13). Sebaliknya. sehingga Paulus memperingatkan supaya didikan orang tua tidak menimbulkan amarah bagi anak-anak (ayat 4). Karenanya orang percaya harus bergantung sepenuhnya pada kuasa Allah (ayat 10). pekerja. hamba-Nya dengan baik. tuan-tuan harus memperlakukan para hamba mereka dengan adil dan layak. karyawan kita dengan adil dan layak. Kita tidak tahu kapan dan bagimana iblis menyerang. iman. dengan setiap hari menjadikan firman Allah santapan kita dan setiap hari kita wujudkan dalam hidup. Sikap seperti hamba inilah yang seharusnya menjadi sikap orang Kristen terhadap Kristus: taat dan melayani Kristus (ayat 5-7). masa kini Allah menyelamatkannya dari semua serangan si jahat. . Efesus 6:10-18 Paulus mengingatkan bahwa ada kuasa-kuasa yang tidak kelihatan yang berusaha merusak kesatuan umat dan menyelewengkan kesucian umat. Tuhan sudah menjadikan semua hal yang perlu agar kita suci seperti Kristus. Roh-roh jahat ini sangat berkuasa dan licik penuh tipi muslihat. Hendaklah para orang tua memperlakukan anak-anak mereka seperti Yesus memperlakukan umat yang Ia kasihi. Ada 6 jenis perlengkapan: kebenaran. Itulah sebabnya kita harus siap sedia. berita Injil damai sejahtera. Perlakukanlah pembantu. Yesus melawan serangan iblis dengan firman Allah (Mat. akan melindungi kita dari serangan iblis berbentuk keraguan dan kebimbangan. Pemerintah. seperti itu pulalah. Perlengkapan rohani untuk hidup suci. Anak bukan robot yang hanya menerima dan mengerjakan hal-hal yang yang diinginkan orang tua. seperti Allah memperlakukan kita. Jadi apa yang harus diperbuat? Ada dua sikap ekstrim yang harus dihindari. Kerelaan memberitakan Injil damai sejahtera sangat dibenci iblis karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan manusia dari cengkeraman roh-roh jahat (ayat 15). Renungkan: Kita adalah milik Tuhan.

Benar mengerti Injil tetapi tidak berani memberitakannya menunjukkan Injl yang . Bergantung pada Allah melalui doa. Oleh karena itu selain mengenakan perlengkapan senjata Allah (ayat 14-18).13). Renungkan: Awal kehidupan Kristen Anda adalah peperangan melawan penguasa-penguasa kegelapan. Paulus memohon agar ia dengan benar dan berani menyampaikan Injil. penghulu-penghulu dunia yang gelap ini dan roh-roh jahat di udara (ayat 12). tidak otomatis berarti berdoa dalam Roh. Mengapa? Oleh karena kita akan berjuang menghadapi musuh yang utama yaitu pemerintah-pemerintah. mari masuklah itulah akhir peperangan rohani kita. merupakan awal baginya untuk menempuh jenjang pendidikan SLTP. Di samping semua itu. Paulus juga menyadari bahwa ia bergantung pada Allah. Ia tidak segan-segan memohon agar jemaat juga mendoakannya.Pada bagian akhir surat Efesus ini Paulus secara tidak langsung mengatakan bahwa mereka baru ada pada awal kehidupan Kristen. begitu seterusnya. kesulitan yang dihadapinya pun akan lebih tinggi. dan kebergantungan ini memberikan kekuatan untuk kita memenangkan peperangan ini. menangkan peperangan rohani Anda dari hari ke hari. Kapan peperangan rohani ini berakhir? Ketika Tuhan Allah mengatakan Hamba yang setiawan. juga merupakan pernyataan bahwa jemaat dan Paulus bergantung pada Allah. juga berdoa dengan berbagai bentuk doa dan permohonan. Di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Bersama dengan Kristus. Oleh karena itu. Demikian juga bagi seseorang yang telah menerima Kristus sebagai Tuhan atas hidupnya. melainkan untuk semua jemaat. Berdoa tidak hanya untuk diri sendiri. Akan tetapi. Bagaimana berdoa? Paulus mengatakan bahwa orang Kristen harus berdoa setiap saat. Seluruh komunitas Kristen akan berjuang bersama. Doa adalah bentuk komunikasi kita dengan Allah. Senjata yang lengkap tanpa doa tidak berarti apa-apa. Doa juga disampaikan dengan tidak putus-putus. Doa merupakan pernyataan bergantung sepenuhnya pada Allah. pertobatan hanyalah awal dari kehidupannya bersama Kristus. Semua perlengkapan rohani yang disediakan Allah harus diambil dan dipakai. Secara khusus. kita harus berdoa dengan konsisten baik untuk diri sendiri maupun untuk mendukung yang lainnya (ayat 18-19). Berdoa menunjukkan kebergantungan kita kepada Allah. benar dan berani. Efesus 6:18-24 Dalam bacaan kemarin telah kita lihat bagaimana orang Kristen bergantung sepenuhnya kepada Allah. Tidak hanya setiap saat. penguasa-penguasa. Paulus tidak berbasa-basi dalam hal ini. kita harus ingat bahwa kita tidak berjuang sendiri. hal terpenting adalah doa. Doa dalam Roh berarti doa yang digerakkan dan dipimpin oleh Roh Kudus. Berdoa setiap saat dalam semua permohonan yang tak putus-putus kepada semua orang kudus. Kapan peperangan rohani kita dimulai? Ketika kita percaya kepada Kristus. Doa jemaat untuk Paulus tidak hanya merupakan ekspresi persekutuan di antara keduanya. Tujuannya adalah supaya orang Kristen dapat berdiri sampai akhir dalam peperangan rohani ini (ayat 13). Efesus 6:10-24 Akhir dari perjalanan seorang anak menyelesaikan pendidikannya di tingkat SD. Semua pemberita Injil membutuhkan dua hal ini yakni. Ia masih harus bertahan hingga mencapai garis akhir dalam menghadapi peperangan rohani.Awal kehidupan Kristen. orang Kristen dianjurkan untuk mengenakan perlengkapan senjata Allah (ayat 11.

tanpa kuasa. Renungkan: Sungguhkah Anda bergantung pada Allah dalam hidup dan pelayanan Anda? . Sebaliknya. berani memberitakan Injil tanpa pengertian yang benar memeperlihatkan Injil yang tanpa hikmat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful