ALIRAN KALAM DALAM ISLAM

Dewi Setianingrum1, Siska Fitrianingrum2 Tingkat IV Teknik Kripto1, Tingkat IV Teknik Rancang Bangun Peralatan Sandi2 Sekolah Tinggi Sandi Negara

Abstraksi Ilmu kalam telah ada sejak dahulu kala dan diajarkan oleh 25 nabi untuk meyakinkan bahwa Allah adalah pencipta seluruh alam semesta. Hingga pada masa Nabi Muhammad SAW, umat Islam adalah umat yang satu akidah, satu syariah, dan satu akhlaqul karimah. Jikalau terdapat perselisihan pendapat, maka hal tersebut dapat langsung diatasi dengan wahyu yang diturunkan kepada Nabi. Namun, ketika masa peninggalan Nabi Muhammad SAW ilmu kalam mengalami perkembangan seiring dengan banyaknya pemikiran umat Islam. Dalam paper ini akan dijelaskan mengenai latar belakang munculnya ilmu kalam yang beraneka ragam tersebut, faktor yang menimbulkannya, serta penjelasan dari macam ilmu kalam tersebut. I. PENDAHULUAN Kalam secara etimologis berarti kata-kata, namun dalam kajian Islam kalam sering digunakan untuk menunjukkan firman Allah, demikian juga dengan ajaran-ajaran dasar Islam (aqidah) sering disebut dengan ilmu kalam. Ahmad Amin menjelaskan bahwa disebut ilmu kalam karena masalah pokok yang menjadi perbedaan pendapat pada bidang aqidah adalah masalah kalam Allah dan penciptaan Alquran, atau karena pembuktian pokok-pokok ajaran agama menyerupai ilmu mantiq (logika) dalam membangun berbagai argumentasi.1 Pada masa kepemimpinan Rasulullah SAW, umat Islam masih dalam kesatuan dalam berbagai aspek kehidupan agama, termasuk masalah aqidah (tauhid). Penamaan aqidah pada saat itu langsung di bawah bimbingan Rasulullah SAW, baik melalui penjelasan, nasehat, maupun dalam bentuk sikap dan tingkah laku beraqidah. Keadaan seperti ini menjadikan umat Islam tidak mengalami kesulitan dalam memecahkan berbagai persoalan keagamaan, karena masih ada sosok Rasulullah SAW yang akan menjelaskan
1

Nasrah. Kalam dan Sekte-sekte Dalam Khawarij. Jurusan Bahasa Arab Fakultas Sastra, Universitas Sumatera Utara, hal 1 mengutip dari pernyataan Ahmad Amin, Duha al-Islam, Beirut : Dar al-Kutb al-‘Arabiyah.

1

segala permasalahan tersebut, sehingga tidak ada masalah aqidah yang tidak terselesaikan yang kemudian ditaati dan menjadi pedoman bagi umat Islam. Pada masa kepemimpinan khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab, wilayah kekuasaan Islam semakin meluas yang menyebabkan persoalan-persoalan keagamaan pun semakin beragam, termasuk masalah aqidah. Tetapi setelah Umar bin Khattab wafat dan Utsman bin Affan diangkat sebagai khalifah ketiga, maka muncullah berbagai persoalan di kalangan umat Islam, persoalan yang berawal dari masalah kekhalifahan (persoalan politik) hingga menyebar ke masalah aqidah. Awal mula adanya perselisihan dipicu oleh Abdullah bin Saba’ (seorang yahudi) pada pemerintahan khalifah Utsman bin Affan dan berlanjut pada masa khalifah Ali. Dan awal mula adanya gejala timbulnya aliran-aliran adalah sejak kekhalifahan Utsman bin Affan. Pada masa itu di latar belakangi oleh kepentingan kelompok, yang mengarah pada terjadinya perselisihan sampai terbunuhnya khalifah Utsman bin Affan. Kemudian digantikan oleh Ali bin Abi Thalib, pada masa itu Ali langsung mendapat tantangan dari pemuka-pemuka yang ingin menjadi khalifah, tantangan pertama muncul dari Talhah dan Zubeir dari Mekkah, tantangan kedua muncul dari Muawiyah dan keluarga dekat Usman bin Affan, yakni tidak mengakui Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah. Tantangan dari Talhah dan Zubeir melahirkan perang jamal (unta) yang berakhir dengan kemenangan dipihak Ali, dan tantangan dari Muawiyah melahirkan perang Siffin yang diselesaikan denga tahkim (arbitrase)2. Namun kemudian terjadi ketidakadilan dalam tahkim yang mengakibatkan sebagian pendukung Ali bin Abi Thalib keluar dari barisan Ali dan memnbentuk kelompok dengan nama khawarij. Disatu sisi, muncul pula kelompok bau pembela Ali bin Abi Thalib yakni kelompok Syiah. Khawarij memandang Ali, Muawiyah ‘Amr bin Ash, Abu Musa al-Asyari dan lainlain yang menerima tahkim adalah kafir, sesuai dengan Alquran dalam QS. Al Maaidah : 44, yaitu

Artinya : “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir”.
2

usaha perantara dalam meleraikan sengketa (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

2

Disamping munculnya persoalan mu’min dan kafir, muncul persoalan tentang kehendak dan perbuatan manusia. Apakah manusia memiliki kebebasan berkehendak dan berbuat, ataukah manusia melakukannya dengan terpaksa. Aliran yang membahas mengenai masalah ini adalah Qadariyah dan Jabariyah. Kemudian pada masa selanjutnya, Mu’tazilah mempelajari filsafat dan ilmu pengetahuan Yunani dan menterjemahkannya ke dalam bahasa Arab sehingga pengaruh filsafat Yunani mulai muncul dan membawanya ke lapangan teologi. Sebagai antitesa terhadap pandangan Mu’tazilah yang rasional, maka muncullah aliran al-Asy’ariyah dan al-Maturidiyah yang juga disebut sebagai golongan tradisional Islam. Bermula dari itulah akhirnya timbul berbagai aliran di kalangan umat islam, masing-masing kelompok juga terpecah belah, akhirnya jumlah aliran di kalangan umat islam menjadi banyak, seperti aliran syi’ah, khawarij, murji’ah, dan lain-lain. II. FAKTOR-FAKTOR TIMBULNYA ALIRAN KALAM DALAM ISLAM Faktor yang menyebabkan timbulnya aliran kalam dalam Islam dapat

dikelompokkan menjadi 2 bagian, yaitu : 2.1 Faktor Internal a) Adanya pemahaman dalam Islam yang berbeda Perbedaan ini terdapat dalam hal pemahaman ayat Al-Qur’an, sehingga berbeda dalam menafsirkan pula. Mufasir satu menemukan penafsirannya berdasarkan hadist yang shahih, sementara mufasir yang lain penafsirannya belum menemukan hadist yang shahih. Bahkan ada yang mengeluarkan pendapatnya sendiri atau hanya mengandalkan rasional belaka tanpa merujuk kepada al Qur’an dan hadist. b) Adanya penyerapan tentang hadist yang berbeda Penyerapan hadist berbeda yaitu ketika para sahabat menerima berita dari para perawinya dari aspek “matan” ada yang disebut hadist riwayah (asli dari Rasul) dan diroyah (redaksinya disusun oleh para sahabat), ada pula yang di pengaruhi oleh hadist (isra’iliyah), yaitu hadist yang disusun oleh orang-orang yahudi dalam rangka mengacaukan islam. Oleh karena itu diperlukan suatu debat penentangan terhadap ajaran sesat yang ingin menjerumuskan Islam,
3

kepentingan ini bertujuan sebagai sumber kekuasaan untuk menata kehidupan. seperti aliran Mu’tazilah. 4 . akal di gunakan setiap keterkaitan dengan kalam sehingga terkesan berlebihan dalam penggunaan akal. d) Mengedepankan akal Dalam hal ini. sangat jelas. c) Adanya kepentingan kelompok atau golongan Kepentingan kelompok pada umumnya mendominasi sebab timbulnya suatu aliran. 2. dimana syiah sangat berlebihan dalam mencintai dan memuji Ali bin Abi Thalib. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. yaitu : Artinya : “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.dalam Alquran pada QS.2 Faktor Eksternal a. e) Adanya kepentingan politik Kepentingan ini bermula ketika ada kekacauan politik pada zaman Ustman bin Affan yang menyebabkan wafatnya beliau. sedangkan khawarij sebagai kelompok yang sebaliknya. Akibat pengaruh dari luar Islam Pengaruh ini terjadi ketika munculnya aliran syi’ah yang muncul karena propaganda seseorang yahudi yang mengaku islam. yaitu Abdullah bin Saba. hal ini mendorong munculnya ilmu Kalam. Perintah ini menuntut umat Islam untuk mempelajari cara melakukan perdebatan dengan baik. An-Nahl : 125 tertulis bagaimana cara melakukan perdebatan itu.

kelak disebut Syi’ah dan kelompok lain menolak sikap Ali. b) Pokok-Pokok Pikiran Syi’ah Kaum Syi’ah memiliki lima prinsip utama yang wajib dipercayai oleh penganutnya. Syi’ah benar-benar muncul ketika berlangsung peperangan antara Ali dan Mu’awiyah yang dikenal dengan Perang siffin. yang disebut Khawarij. Adapun menurut Watt.1 Syiah a) Pengertian dan latar belakang timbulnyaaliran Syi’ah Secara bahasa Syi’ah berarti pengikut. kemudian tumbuh dan berkembang pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib. pasukan Ali diceritakan terpecah menjadi dua. Miqad bin Al aswad dan Ammar bin Yasir. Sehingga terdapat keinginan oleh umat islam untuk membantah alasan-alasan mereka yang memusuhi islam. menurut Abu Zahrah Syi’ah mulai muncul pada akhir dari masa jabatan Usman bin Affan. Akibat terjemahan filsafat Yunani Buku-buku karya filosofi yunani di samping banyak membawa manfaat juga ada sisi negatifnya bila di tangan kalangan yang tidak punya pondasi yang kuat tentang akidah dan syariat islam. sebagai respon atas penerimaan Ali terhadap arbitrase yang ditawarkan Mu’awiyah. Kelima prinsip itu adalah : 5 . Pertama. istilah syiah ini untuk pertama kalinya ditujukan pada para pengikut Ali (syi’ah Ali). pemimpin pertama ahl. Secara istilah Syi’ah sering dimaksudkan pada kaum muslimin yang dalam bidang spritual dan keagamaannya selalu merujuk pada keturunan Nabi Muhammad SAW. Para pengikut Ali yang disebut syi’ah ini diantaranya adalah Abu Dzar al Ghiffari. Selanjutnya.b. III. ALIRAN-ALIRAN KALAM DALAM ISLAM 3.al bait pada masa Nabi Muhammad SAW. Dalam peperangan ini. satu kelompok mendukung sikap Ali. terdapat dua pendapat. Mengenai latar belakang munculnya aliran ini. atau yang sebut sebagai ahl al-bait. Yang dimaksud dengan pengikut disini ialah para pendukung Ali bin Abi Thalib.

Imamah berarti kepemimpinan dalam urusan agama dan dunia sekaligus. 3. 5. segala makhluk.1. Al Tauhid Kaum Syi’ah mengimani sepenuhnya bahwa Allah itu ada. bahwa hari akhirat itu pasti terjadi. ia pengganti rasul dalam memelihara Syari’at. Al Nubuwwah Kepercayaan Syi’ah terhadap para Nabi-nabi juga tidak berbeda dengan keyakinan umat muslim yang lain. tidak beranak. 4. 2. Perpecahan ini terutama dipicu oleh masalah doktrin Imamah. mencela kezaliman dan orang yang berbuat zalim. Diantara sekte – sekte Syi’ah tersebut adalah Itsna Asy’ariyah. 3. tunggal. tidak diperanakkan. Maha esa. melaksanakan Hudud. c) Sekte–sekte dalam Syi’ah Dalam perjalanan sejarah. kelompok Syi’ah akhirnya terpecah menjadi beberapa sekte. dan tidak ada seorang pun yang menyamainya. Al Ma’ad Ma’ad berarti tempat kembali (hari akhirat). Allah tidak melakukan perbuatan zhalim dan perbuatan buruk. ia tidak melakukan perbuatan buruk karena ia melarang keburukan. Allah mengutus sejumlah nabi dan rasul ke muka bumi untuk membimbing umat manusia. dan Ghullat. Sab’iyah. tempat bergantung. Al Imamah Menurut Syi’ah. Dan juga mereka mempercayai adany sifat-sifat Allah. Menurut mereka. Al ‘Adl Kaum Syi’ah mempunyai keyakinan bahwa Allah Maha Adil. dan mewujudkan kebaikan dan ketentraman umat.2 Khawarij 6 . kaum Syi’ah sangat percaya sepenuhnya akan adanya hari akhirat. Zaidiyah.

Kelompok ini juga kadang kadang menyebut dirinya Syurah yang berarti “golongan yang mengorbankan dirinya untuk Allah”. Menurut bahasa nama khawarij ini berasal dari kata “kharaja” yang berarti keluar. bahwa yang disebut Khawarij adalah setiap orang yang keluar dari imam yang hak dan telah di sepakati para jema’ah. Mu’awiyah bin Abi Sofyan dan Amr Bin Ash. b) Tokoh-tokoh Khawarij Berikut merupakan tokoh-tokoh Khawarij yang penting. Atas dasar ini. dan menurut fakta sejarah. hanya Ali yang berhasil terbunuh ditangan mereka. baik ia keluar pada masa sahabat khulafaur rasyidin. Dengan demikian. Kelompok khawarij ini merupakan bagian dari kelompok pendukung Ali yang memisahkan diri. Latar belakang ketidaksetujuan mereka itu beralasan bahwa tahkim itu merupakan penyelesaian masalah yang tidak didasarkan pada ajaran Al-Qur’an. tapi ditentukan oleh manusia sendiri.Untuk itu mereka berusaha keras agar dapat membunuh ke empat tokoh ini. Menurut ibnu Abi Bakar Ahmad AlSyahrastani. antara lain : 7 . kemudian golongan yang semula mendukung Ali ini selanjutnya berbalik menentang dan memusuhi Ali beserta tiga orang tokoh pelaku tahkim lainnya yaitu Abu Musa Al-Asyari. muncul.a) Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Khawarij Aliran Khawarij merupakan Aliran teologi tertua yang merupakan aliran pertama yang muncul dalam teologi Islam. di samping itu nama lain dari khawarij ini adalah Haruriyah. istilah ini berasal dari kata “harura”. nama suatu tempat dekat kufah. Nama itu diberikan kepada mereka yang keluar dari barisan Ali. yang merupakan tempat mereka menumpahkan rasa penyesalannya kapada Ali bin abi Thalib yang mau berdamai dengan Mu’awiyah. timbul. atau pada masa tabi’in secara baik-baik. pada waktu perang siffin. dengan beralasan ketidaksetujuan mereka terhadap sikap Ali bin abi Thalib yang menerima tahkim (arbitrase) dalam upaya untuk menyelesaikan persilisihan dan konfliknya dengan mu’awiyah bin abi sofyan.. gubernur syam. orang yang melakukan tahkim dan merimanya adalah kafir. dan orang yang tidak memutuskan hukum dengan al-quran adalah kafir. atau memberontak.

dan harus di bunuh. Al-Azariqah 3. Al Sufriyah Secara umum ajaran-ajaran pokok Khawarij adalah: 1. Abdullah bin Basyir 8. Zubair bin Ali 9. Al-Ibadiah 8. Al-Sa’Alibah 7. Hausarah al-Asadi 5. sehingga Aliran ini hanya tinggal dalam catatan sejarah. Quraib bin Maruah 6. Al-baihasyiah 5. Al-Ajaridah 6. Qathari bin Fujaah c) Sekte-sekte dan ajaran pokok Khawarij Terpecahnya Khawarij ini menjadi beberapa sekte. mengawali dan mempercepat kehancurannya. 8 . Abdullah bin Wahab al-Rasyidi. Al-Najdat 4. Al-Muhakkimah 2.1. Sekte-Sekte tersebut adalah: 1. Orang Islam yang melakukan Dosa besar adalah kafir. Mustarid bin sa’ad 4. Nafi’ bin al-azraq 7. Urwah bin Hudair 3. pimpinan rombongan sewaktu berkumpul di Harura (pimpinan Khawarij pertama) 2.

4. 6. Khalifah Ali dianggap menyelewang setelah terjadi Tahkim (Arbitrase). dengan Ali bin abi tahAlib) dan para pelaku tahkim. Khalifah harus dipilih langsung oleh rakyat. dan zubair. Orang-orang yang terlibat dalam perang jamal (perang antara Aisyah. 3. 3. Talhah. Pandangan mereka itu terlihat pada kata murji’ah yang barasal dari kata arja’a yang berarti menangguhkan. dan dijatuhi hukuman mati bila zhalim. Mereka menangguhkan penilaian terhadap orang-orang yang terlibat dalam peristiwa tahkim itu di hadapan tuhan. Hal-hal yang melatarbelakangi kehadiran murji’ah antara lain adalah : 9 . bukan kafir. termasuk yang menerima dan mambenarkannya di hukum kafir. dan mangucapkan dua kalimat syahadat yang menjadi dasar utama dari iman. 5. Khalifah dipilih secara permanen selama yang bersangkutan bersikap adil dan menjalankan syari’at islam.2. Khalifah tidak harus keturunan Arab.a dianggap telah menyeleweng. karena hanya tuhanlah yang mengetahui keadaan iman seseorang. 7. tetapi setelah tahun ke tujuh dari masa kekhalifahannya Usman r.3 Murji’ah a) Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Murji’ah Aliran Murji’ah ini muncul sebagai reaksi atas sikapnya yang tidak mau terlibat dalam upaya kafir – mengkafirkan terhadap orang yang melakukan dosa besar. Orang mukmin yang melakukan dosa besar itu dianggap tetap mengakui bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad sebagai Rasulnya. sebagai mana hal itu dilakukan oleh aliran khawarij. Dengan demikian setiap orang muslim berhak menjadi Khalifah apabila sudah memenuhi syarat-syarat. Khalifah sebelum Ali adalah sah. mengakhirkan dan memberi pengharapan. Demikian pula orang mukmin yang melukan dosa besar masih di anggap mukmin di hadapan mereka. Dengan kata lain bahwa orang mukmin sekalipun melakukan dosa besar masih tetap mukmin. Oleh karena itu orang tersebut masih tetap mukmin.

Abu Hanifah. Adanya pendapat yang menyalahkan aisyah dan kawan-kawan yang menyebabkan terjadinya perang jamal. 3. 3. sekalipun seseorang menyatakan dirinya musyrik. Tokoh murji’ah Moderat antara lain adalah Hasan bin Muhammad bin Ali bin Abi Thalib. Adanya perbedaan pendapat antara Syi’ah dan Khawarij. Adanya pendapat yang menyalahkan orang yang ingin merebut kekuasaan Usman bin Affan. ada yang moderat. bagaimanapun besarnya dosa seseorang. kemungkinan mendapat ampunan dari tuhan masih ada. Orang islam yang melakukan dosa besar tidak dihukumkan kafir. b) Ajaran-ajaran Murji’ah Ajaran-ajaran pokok murji’ah dapat disimpulan sebagai berikut: 1. aliran murji’ah ini terpecah menjadi beberapa macam sekte. Sedangkan yang ekstrem antara lain ialah kelompok Jahmiyah. Iman hanya membenarkan (pengakuan) di dalam hati 2. Murji’ah mengalami berbagai perbedaan pendapat dikalangan pengikutnya yang mendasari lahirnya aliran-aliran selanjutnya. ada pula yang ekstrem. pengikut Jaham bin Shafwan.1. yang berpendapat. mengkafirkan pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan ali dan mengkafirkan orang yang terlihat dan menyetujui tahkim dalam perang siffin. Hukum terhadap perbuatan manusia ditangguhkan hingga hari kiamat c) Tokoh dan sekte dalam Murji’ah Dalam perkembangannya. Abu Yusuf dan beberapa ahli hadits. 2. Muslim tersebut tetap mukmin selama ia mengakui dua kalimat syahadat 3.4 Jabariyah a) Pengertian dan latar belakang timbulnya aliran Jabariyah 10 . orang itu tidak dihukum kafir. Kelompok ini berpendapat.

Mengenai kemunculan faham al-jabar ini. Dalam bahasa Inggris.blogspot. hal 31. 1983. Di antara ahli yang dimaksud adalah Ahmad Amin. Aliran ini dimulai di kota Tirmizh (Iran Utara). dan dikenal juga dengan aliran Jahmiyah. Mereka merasa lemah dalam menghadapi kesukaran-kesukaran hidup. 5 Harun Nasution.3 Faham al-jabar pertama kali diperkenalkan oleh Ja’d bin Dirham kemudian disebarkan oleh Jahm bin Shufwan dari Khurasan. mereka banyak bergantung pada kehendak alam.html. Ia menggambarkan bahwa kehidupan bangsa Arab yang dikungkung oleh gurun pasir Sahara memberikan pengaruh besar ke dalam cara hidup mereka. Lebih lanjut.4 Dalam perkembangan selanjutnya faham al-jabar juga dikembangkan oleh tokoh lainnya Al-Husain bin Muhammad An-Najjar dan Ja’d bin Dirrar. Harun Nasution5 menjelaskan bahwa dalam situasi demikian. masyarakat Arab tidak melihat jalan untuk mengubah keadaan sekeliling mereka sesuai dengan keinginannya sendiri. para ahli sejarah pemikiran mengkajinya melalui pendekatan geokultural bangsa Arab. Pahala dan siksa serta kewajiban merupakan keterpaksaan seperti semua perbuatan. 11 .rdemha65. Pendapat ini dikutip dari pernyataan alSyahrastani. 4 Faham ini diduga berasal dari filsafat Yunani yang didirikan oleh Zeno (336-265 SM) dari kota Citium pada tahun 30 SM yang kemudian dikembangkan oleh para pengikutnya. Manusia tidak mampu melakukan sesuatu dan memang tidak bisa disebut mampu. Di dalam aktifitasnya. jabariyah disebut fatalisme. dan kebebasan. kehendak. Jakarta. UI Press. Akhirnya. yaitu paham yang menyebutkan bahwa perbuatan manusia telah ditentukan dari semula oleh qadha dan qadar Tuhan.Kata Jabariyah berasal dari kata jabara yang berarti memaksa. Di dalam AlMunjid. sejarah analisa perbandingan. Ketergantungan mereka kepada alam Sahara yang ganas telah memunculkan sikap penyerahan diri terhadap alam. Teologi Islam : Aliran-aliran. Hal ini membawa mereka kepada sikap fatalisme. dijelaskan bahwa nama jabariyah berasal dari kata jabara yang mengandung arti memaksa dan mengharuskannya melakukan sesuatu.com/2009/03/persoalan-kalam-satu. 6 adalah ajaran atau paham bahwa manusia dikuasai oleh nasib (Kamus Besar Bahasa Indonesia).6 b) Dasar Ajaran Jabariyah 3 www. ia terpaksa karena tidak mempunyai kemampuan.

namun bertempat tinggal di Khuffa. Ia berasal dari khurasan. c) Tokoh-tokoh Jabariyah dan doktrinnya Menurut Asy-Syahratsani. Al-Ihsan : 30 Artinya : “Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu). Pendapat Jahm yang berkaitan dengan persoalan teologi adalah sebagai berikut: 12 . seperti ke Tirmidz dan Balk. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. Ia ditawan dan dibunuh secara politis tanpa ada kaitannya dengan agama. Ia menjabat sebagai sekretaris Haris bin Surais. Ash-Shaffat : 96 Artinya : “Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu” • QS. Sebagai seorang penganut dan penyebar paham jabariyah.Dalam menyebarkan fahamnya. jabariyah dapat dikelompokan menjadi dua bagian. telah banyak usaha yang dilakukan Jahm yang tersebar ke berbagai tempat. Ia seorang da’i yang fasih dan lincah (orator). kelompok ekstrim dan moderat. aliran ini menunjukkan dalil-dalil Alquran untuk mendukung pendapatnya. seorang Mawali yang menentang pemerintah Bani Umaiyah di Khurasan. kecuali bila dikehendaki Allah. antara lain yaitu : • QS. Jahm bin Shufwan Nama lengkapnya adalah Abu mahrus Jahm bin Shafwan. Di antara totoh-tokoh Jabariyah ekstrim ialah sebagai berikut: 1.

Al-Murji’i baru itu tidak dapat disifatkan kepada Allah b) Allah tidak mempunyai sifat yang serupa dengan makhluk. Kemudian Alja’d lari ke Kufah dan disana ia bertemu dengan Jahm serta mentransfer pikirannya kepada Jahm untuk dikembangkan dan disebar luaskan. Itulah sebabnya para pengkritik dan sejarawan menyebutnya dengan Al-Mu’tazili. melihat. Ja’d bin Dirham Al-ja’d adalah seorang Maulana bani Hakim yang tinggal di Damaskus. Pendapat Jahm tentang keterpaksaan ini lebih terkenal dibanding dengan pendapatnya tentang surga dan neraka. Begitupula Tuhan tidak dapat dilihat dengan indera mata di akhirat kelak. b) Surga dan neraka tidak kekal.Mu’tazilah.a) Manusia tidak mampu untuk berbuat apa-apa. Ia dibesarkan di dalam lingkungan orang kristen yang senang membicarakan teologi. Dalam hal ini. ia dipercaya untuk mengajar di lingkungan pemerintah Bani Umaiyah. Ia tidak mempunyai daya. mendengar dan melihat. tetapi setelah tampak pikiranpikirannya yang kontroversial. 2. Doktrin pokok Ja’d secara umum sama dengan pikiran Jahm. kalam Tuhan. meniadakan sifat Tuhan(nafyu as-sifat). konsep iman. Allah maha suci dari segala sifat dan keserupaan dengan manusia seperti berbicara. Sesuatu yang dan As-Ariah. AlGhuraby menjelaskannya sebagai berikut : a) Alquran itu adalah makhluk. dan melihat Tuhan di akhirat. Pada awalnya. dan Al-Asy’ari. dia baru. tidak mempunyai kehendak sendiri. dan mendengar 13 . d) Kalam Tuhan adalah makhluq. pendapat Jahm hampir sama dengan Murji’ah. dan tidak mempunyai pilihan. bani Umaiyah menolaknya. Tidak ada yang kekal selain Tuhan. Dengan demikian beberapa hal. Oleh karena itu. pendapatnya sama dengan konsep iman yang diajukan kaum Murji’ah. seperti berbicara. c) Iman adalah ma’rifat atau membenarkan dalam hati.

Kemudian yang termasuk tokoh Jabariyah Moderat antara lain sebagai berikut : 1) An-Najjar Nama lengkapnya adalah Husain bin Muhammad An-Najjar (wafat 230 H). Itulah yang disebut kasab dalam teori Al-Asy’ary. Akan tetapi. b) Tuhan tidak dapat dilihat di akhirat. manusia dalam pandangan An-Najjar tidak lagi seperti wayang yang gerakannya tergantung pada dalang. Tetapi manusia mempunyai bagian di dalamnya. manusia tidaklah majbur (dipaksa oleh Tuhan). Para pengikutnya disebut An-Najariyah. Menurut paham Kasab. yakni bahwa manusia tidak hanya merupakan wayang yang digerakkan dalang. baik perbuatan jahat. tidak seperti wayang yang dikendalikan oleh dalang dan tidak pula menjadi pencipta perbuatan. Dengan demikian. sebab tenaga yang diciptakan Tuhan dalam diri manusia mempunyai efek untuk mewujudkan perbuatan-perbuatannya. tetapi manusia bagian atau peran dalam mewujudkan perbuatan-perbuatan itu. An-Najjar menyatakan bahwa Tuhan dapat saja memindahkan potensi hati (Ma’rifat) pada mata sehingga manusia dapat melihat Tuhan. Inilah yang dimaksud dengan Kasab (Acquisitin). Diantara pendapat-pendapatnya antara lain : a) Tuhan menciptakan segala perbuatan manusia. Tenaga yang diciptakan di dalam diri manusia mempunyai efek untuk mewujudkan perbuatannya. Pendapatnya tentang perbuatan manusia sama dengan Husein An-Najjar. 14 . tetapi manusia memperoleh perbuatan yang diciptakan Tuhan. Jabariyah Moderat mengatakan bahwa Tuhan memang menciptakan perbuatan manusia. 2) Adh-Dhirar Nama lengkapnya adalah Dhirar bin Amr. Berbeda dengan Jabariyah Ekstrim. maupun perbuatan baik.c) Manusia terpaksa oleh Allah dalam segala-galanya.

5 Qadariyah Istilah qadariyah berasal dari bahasa Arab yaitu qadara berarti memutuskan dan memiliki kekuatan. Montgomery Watt dalam tulisan Hellmut Ritter dengan bahasa Jerman dipublikasikan oleh majalah Der Islam pada tahun 1933 menyatakan bahwa aliran qadariyah ditemukan dalam kitab Ar-Risalah yang ditujukan untuk Kholifah Abdul Malik karya Hasan Al-Basri sekitar tahun 700 M. Mengenai Ru’yat Tuhan di akhirat. Dalam kitab Syarh Al Uyun. 3. artinya tanpa campur tangan Tuhan7. Hasan AlBasri (642-728) merupakan anak tahanan di Irak.wordpress. orang Irak tersebut memperoleh informasi dari Al-Auzai. ahli teologi menyatakan bahwa aliran qadariyah pertama kali didirikan oleh Ma`bad bin Khalid Al-Juhani pada tahun 79 H dan kepemimpinan selanjutnya digantikan oleh Ghaylan bin Marwan Al-Dimsyiqi yang bertempat tinggal di Damskus. Sebagaimana dikatakan Muhammad Ibnu Syu`ib. W.Secara tegas.com/2010/06/15/faham-qadariyah/. Hadist ahad tidak dapat dijadikan sumber dalam menetapkan hukum. artinya perbuatan manusia tidak hanya dilakukan oleh Tuhan. Dhirar mengatakan bahwa Tuhan dapat dilihat di akhirat melalui indra ke enam. Ibnu Nabatah mengatakan bahwa yang pertama kali memunculkan aliran qadariyah adalah orang Irak yang beragama Kristen kemudian masuk Islam dan kembali lagi ke agama Kristen yang bernama Susan. tetapi juga oleh manusia itu sendiri. 3. Menurut Ahmad Amin. dilahirkan di Madinah tetapi 7 http://khofif. Kemunculan aliran qadariyah memiliki berberapa versi yaitu : 1. Pendapat ini dikutip dari pernyataan Wasil bin Atha` 15 . kemampuan atau kekuasaan. Ia juga berpendapat bahwa Hujjah yang dapat diterima oleh Nabi adalah Ijtihad. Ayahnya merupakan maula (pembantu) Usman bin Affan. Dhirar mengatakan bahwa suatu perbuatan manusia dapat ditimbulkan oleh dua pelaku secara bersamaan. Ghaylan merupakan seorang ahli pidato sehingga banyak orang tertarik dengan perkataan dan pendapatnya. 2. Pengertian qadariyah secara terminologi adalah suatu aliran yang percaya bahwa segala tindakan manusia tidak diintervensi oleh Tuhan.

Takdir Tuhan merupakan ketetapan yang telah 16 . Secara politis. Terbukti bahwa adanya gerakan tersebut di pengajian Hasan Al Basri. Pernyataan tersebut dihubungkan dengan keterangan Adz-dhahabi dalam Mizan Al-I`tidal seperti dikutip oleh Ahmad Amin yang menyatakan bahwa Ma`bad Al-Jauhadi pernah berlajar pada Hasan Al-Basri. Hal tersebut terjadi karena saat itu banyak yang menganut aliran qadariyah. Sehingga mungkin bahwa aliran qadariyah dikembangkan oleh Hasan Al-Basri. Hal ini diperkuat dengan pernyataan Ibnu Nabatah yang menyatakan bahwa seseorang yang mencetuskan pendapat pertama tentang masalah tersebut adalah seorang Kristen dari Irak yang telah masuk Islam kemudian pendapat tersebut diambil oleh Ma1bad dan Ghailan. Dalam kitab tersebut menjelaskan bahwa manusia berhak memilih mana yang baik dan buruk bagi dirinya. para ulama berpikir untuk berorientasi pula pada dunia. Masyarakat Arab yang cenderung fatalis. Sebab utama yang melatar belakangi munculnya aliran qadariyah adalah: 1. Karena adanya pengaruh orang-orang Kristen yang banyak dipekerjakan di istana-istana khalifah.tahun 657 pergi dan tinggi di Basrah hingga akhir hidupnya. Meyakini adanya hukum Sunnatullah yang berisi semua penentuan takdir manusia yang telah ditetapkan dalam kehidupan. - Sebagian pendapat menyatakan bahwa aliran qadariyah pertama kali terdapat di Damaskus. Dahulu para ulama dan umat Islam hanya berorientasi akhirat saja namun seiring dengan perkembangan jaman. Banyaknya pendapat mengenai asal usul aliran qadariyah merupakan kesulitan yang dialami oleh para peneliti dalam menentukan tentang tepat terjadinya pertama kali aliran qadariyah. pemerintah yang berkuasa yaitu Bani Umayyah menganut dan menekankan faham fatalis. Dari perbedaan pendapat tentang asal usul qadariyah. Watt menyatakan bahwa Ma`bad Al-Jauhani dan Ghailan Ad-Dimasyqi adalah penganut qadariyah yang hidup setelah Hasan Al-Basri. yaitu sesuatu yang berkaitan atau bertautan dengan nasib atau takdir. antara lain : - Sebagian terdapat di Irak. 2.

Dengan memberikan kebebasan kepada manusia dalam bertindak.A. Muhammad Abduh menyatakan bahwa pendidikan Islam harus mengadakan penyesuaian-penyesuaian sesuai dengan tuntutan zaman terutama pada era globalisasi. - Manusia memliki takdir yang tidak dapat diubah mengikuti hukum alam tetapi manusia dapat mengembangkan daya pikirnya untuk menghasilkan karya yang mengimbangi atau mengikuti hukum alam tersebut. manusialah yang menentukan. Tokoh Islam yang menganut aliran qadariyah antara lain Ibnu Sina. Ghailan juga menjelaskan bahwa “Manusia berkuasa untuk melakukan perbuatan-perbuatan atas kehendak dan kekuasaannya sendiri. Abuddin Nata. tanpa ada campur tangan Tuhan”. Aqidah aliran qadariyah memiliki tiga keyakinan yaitu : - Memiliki hurriyyah atau kebebasan bertindak. membuat manusia harus tetap mengikuti Qadar atau kadar Allah atau disebut juga dengan istilah free will dan free act. Berikut ini adalah beberapa dasar dari pemikiran aliran qadariyah menurut ayat Al-Qur`an antara lain : 17 . Hal ini diperkuat dengan pendapat dari Drs. terbentuklah aliran qadariyah.ditentukan oleh para penguasa. Sehingga surga atau neraka didapatkan bukan dari takdir Allah melainkan atas kehendak dan perbuatan yang telah dilakukan sendiri. Sedangkan faham qadariyah berbeda dengan ketetapan pemerintah. Hal ini menyatakan adanya aliran qadariyah. Jamaluddin al-Afghani. - Merupakan aliran rasionalisme yaitu aliran yang meyatakan bahwa kebenaran dan penentuan hidup diperoleh melalui kemampuan akal. Oleh karena itu. Sedangkan takdir meruapakan ketentuan Allah SWT terhadap alam semesta sejak zaman azali yaitu hukum yang dalam Al-Qur`an disebut sunnatullah. Setiap manusia dapat bebas melakukan tindakan namun tindakan tersebut harus dapat dipertanggung jawabkan dengan tetap pada jalur ajaran Islam. yang menyatakan bahwa “Manusia dinilai mempunyai kekuatan untuk melaksanakan kehendaknya itu. al-Muwardi. M. Dalam menentukan keputusan yang menyangkut perbuatannya sendiri. dan manusia pula yang melakukan atau tidak melakukan perbuatan-perbuatan jahat atas kemampuan dan dayanya sendiri”.

1. Dan jika mereka meminta minum. yang gejolaknya mengepung mereka. 3. dan barangsiapa yang ingin (kafir) biaralah ia kafir. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. Surat Ali Imran ayat : 165 Artinya : Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud). 2.6 Mu`tazilah 18 . maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman.” Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuhmusuhmu (pada peperangan Badar).” Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orangorang zalim itu neraka. 3. niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Surat Al-Kahfi ayat : 29 Artinya : Dan katakanlah: “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu. Surat An-Nisa ayat : 111 Artinya : Barangsiapa yang mengerjakan dosa. kamu berkata: “Darimana datangnya (kekalahan) ini?” Katakanlah: “Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri. maka sesungguhnya ia mengerjakannya untuk (kemudharatan) dirinya sendiri.

kelemahan. Dalam aliran mu`tazilah terdapat lima pokok ajaran8 yaitu 1. dan keterputusasaan. pelaku dosa besar adalah kafir sedangkan menurut Murjiah adalah muslim. Saat itu. manusia.Pengertian Mu`tazilah atau I`tizaal berasal dari bahasa Arab yang secara etimologi memiliki arti kesendirian. Pokok pemikiran dalam aliran Muta`zilah adalah rasionalisme yaitu akal memiliki kemutlakan kebenaran dan tidak bertentangan dengan wahyu. Yaitu janji dan ancaman menjelaskan bahwa Alah tak memberikan imbalan kepada manusia sesuai perbuatan yang dilakukan. Wasil merupakan murid pengajian Al-Hasan Al-Basri. Wasil tidak setuju dengan pendapat Imam. tersembunyi dan terputus. namun adalah Al Manzilah Baina Al-Manzilataini. Secara terminologi para ulama. Wasil membentuk pengajian baru dan mempelopori munculnya aliran Mu`tazilah.ac. Berisi mengenai sifat Allah adalah dzat-Nya itu sendiri. Karena tidak sependapat dengan Imam. Berarti keadilan menyatakan bahwa Allah SWT akan Wal Wa`du. Al Asma wal Ahkam (pendapat Al Manzilah baina). Penyebaran ajaran mu`tazilah mengalami beberapa kesulitan yaitu pemahaman mengenai qadar dalam ajaran mu`tazilah bertentangan dengan pemerintah Bani Umayah yang saat itu sedang berkuasa. memberi pahala pada muslimin yang baik dan memberi siksa pada muslimin yang jahat. karena kelompok ini bertujuan menyelesihi jalannya umat Islam khususnya Ahli Sunnah dan bersendiri dengan konsep akalnya yang khusus sehingga akhirnya membuat mereka menjadi lemah. Allah di alam akhirat kelak tak terlihat oleh mata Al Adl. 8 http://blog. Pertama kali dikembangkan oleh Wasil Bin Atha` Al-Makhzumi Al-Ghozzal pada abad ke-2 Hijriyah. 2. Wasil menyatakan bahwa pelaku dosa besar adalah bukan mukmin maupun kafir. Imam mengatakan bahwa menurut khawarij. Semua pemimpin Bani Umayah menentang adanaya ajaran mu`tazilah kecuali Yazid bin Al Waalid bin Abdul Malik bin Marwan karena beliau menganut ajaran mu`tazilah. At Tauhid. akan ingkar janji.uin-malang. 3.id/ivageje/2010/10/11/aliran-mutazilah/ 19 . Wasil bertanya mengenai pelaku dosa besar kepada Imam Hasan. 4. Dosa besar dilakukan di antara mukmin dan kafir yaitu fasik. tahun 105-110 H di kota Basrah (Irak). Mu`tazilah sebagai satu kelompok dari qadariyah yang sangat erat dan kuat. Al- Qur`an ialah makhluk Allah.

Dalam aliaran Mu`tazilah menyatakan behwa manusia berwenang melakukan segala perbuatannya sendiri. 3. Hal ini lebih berkaitan dengan hukum atau fikih.5. Amar Ma`ruf berarti tuntutan berbuat baik dan Nahi Mungkar berarti mencegah perbuatan yang tercela. Dasar munculnya aliran mu`tazilah terdapat dalam Al-qur`an sebagai berikut : 1. Oleh karena itu. Surat Al-Muddatstsir ayat : 38 Artinya : Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang diperbuatnya. Surat Fushshilat ayat : 46 Artinya : Barangsiapa mengerjakan amal yang saleh maka (pahalanya) untuk dirinya sendiri dan barangsiapa mengerjakan perbuatan jahat. Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hambahambaNya. Surat An-Najm ayat : 39 – 41 Artinya : Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperolah selain apa yang telah diusahakannya. Amar Ma`ruf Nahi Mungkar. 20 . manusia berhak mendapatkan pahala atasa kebajikan yang dilakukan dan berhak mendapat siksa atas kejahatan yang dilakukan. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna. maka (dosanya) untuk dirinya sendiri. 2.

dan bukan ciptaan Allah. dan sebagainya. Dalam tulisan tersebut. terdapat pendapat bahwa Al-Asy`ari mendapat mimpi dari Rasulullah SAW dan Beliau berkata. Al-Asy`ari memutuskan untuk meninggalkan aliran mu`tazilah. 4. Al-Asy`ari telah menulis beragam karangan mengenai ilmu ke-Islaman sebanyak kurang lebih 90 buah. Sebelum itu. yang mendengar. Berikut adalah pandangan-pandangan Asy`ariyah yang berbeda dengan Mu`tazilah9: 1. tolonglah madzhab-madzhab yang mengambil riwayat dariku. karena itulah yang benar”. Anthropomorphist. dan pikiran Aristoteles. 2. Namun sejak perdebatan tersebut. “Wahai Ali. guru mu`tazilah. golongan Islam lain. dkk. Al-Asyari mengasingkan diri untuk memikirkan hal tersebut. Al-Jubbai tidak dapat menjawab pertanyaan dari AlAsy`ari. Selain itu. Mustahil kalau Tuhan mempunyai sifat. 9 Makalah Aliran Asy`ariyah.7 Asy`ariyah Dikembangkan pertama kali oleh Abu Hasan Ali bin Isma`il Al-Asy`ari (873 – 935 M). seperti yang melihat. Agung. tidak berarti bahwa Allah itu adanya karena diciptakan.3. Al-qur`an itu qadim. Perbuatan-perbuatan manusia bukan aktualisasi diri manusia. Khawarij. seorang sahabat Rasulullah SAW. Selama menjadi penganut mu`tazilah. Namun dari diskusi tersebut. Al-Asy`ari mulai ragu untuk mengikuti aliran mu`tazilah. Hingga Al-Asyari diberi kepercayaan untuk melakukan perdebatan dengan lawan penganut mu`tazilah. Universitas Islam Negeri 21 . Selama 15 hari. Sejak saat itu. yang dahulunya tidak ada. AL-Asy`ari menolak golongan Materialist. Artinya harus ditakwilkan lain. 3. Kejadian ini berulang hingga tiga kali yaitu pada sepuluh dari pertama bulan Ramadhan. dan sepuluh hari yang ketiga di bulan Ramadhan. Al-Asy`ari merupakan penganut aliran mu`tazilah yang taat hingga umur 40 tahun. Al-Asy`ari juga pernah berdiskusi dengan Al-Jubbai. sepuluh hari yang kedua. Tuhan dapat dilihat kelak di akhirat. melainkan diciptakan oleh Tuhan. Bahwa Tuhan mempunyai sifat. namun tidak dengan cara seperti yang ada pada makhluk.

Menolak konsep tentang posisi tengah (manzilah bainal manzilataini). Apa pun yang dilakukan Allah adalah adil.5. Surat Ar-Ruum ayat : 25 Artinya : Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan iradat-Nya. seketika itu (juga) kamu keluar (dari kubur). 2. Surat Yasiin ayat : 82 Artinya : Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya : “Jadilah!” maka terjadilah ia. Keadilan Tuhan terletak pada keyakinan bahwa Tuhan berkuasa mutlak dan berkehendak mutlak. melainkan tidak seperti apapun. kafir. yaitu memiliki atau melakukan sesuatu seperti yang dilakukan makhluk. dan perbuatan. Harus dibedakan antara iman. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi. (lalu Allah berfirman) : “Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?” kepunyaan Allah yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. tiada satupun dari keadaan mereka yang tersembunyi dari Allah. 3. Mengenai anthropomorfisme. Berikut adalah beberapa dalil Al-qur`an yang dijadikan pedoman dalam meyakinkan adanya aliran asy`ariyah : 1. 22 . 6. Surat Al-Mu`min ayat : 16 Artinya : (yaitu) hari (ketika) mereka keluar (dari kubur). 7. sebab tidak mungkin pada diri seseorang tidak ada iman dan sekaligus tidak ada kafir. Mereka menentang konsep janji dan ancaman (al-wa`d wa al-wa`id). jangan dibayangkan bagaimananya.

Dapat terlihat bahwa Maturidiyah memberikan kebebasan penuh berdasarkan akal manusia dibandingkan dengan Asy`ariyah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir. 2. Surat Al-Qiyaamah ayat : 22 – 23 23 .8 Maturidiyah Pendiri pertama aliran Maturidiyah adalah Al Huda Abu Mansur Muhammad bin Muhammad Al Maturidi yang berasal dari Samarkand. (sebagai rahmat) daripada-Nya.3. aliran Maturidiyah memiliki banyak kesamaan dengan Asy`ariyah namun terdapat perbedaan tentang persoalan ma`rifah (mengetahui Allah). Aliran Samarkand memiliki aliran yang mendekati dengan Mu`tazilah namun pada aliran Bukhara mendekati ke cara berpikir aliran Asy`ariyah. sedangkan Asy`ariyah menganggap wajib berdasarkan syara`. Berdasarkan pemikiran. Dalam aliran maturidiyah terdapat dasar Al-qur`an yang dijadikan pedoman dalam mengajarkan aliran maturidiyah antara lain : 1. seseorang akan masuk surga apabila dosa para pelaku dosa besar atau fasik diampuni oleh Tuhan. Surat Al-Jaatsiyah ayat : 13 Artinya : Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya. Dalam penentuan keimanan seorang manusia. selama manusia tersebut yakin terhadap keEsa-an Allah dan kerasulan Muhammad SAW tanpa harus melaksanakan ibadah. manusia tersebut dapat tergolong ke dalam manusia yang beriman. aliran maturidiyah tidak terlalu memperdulikan pelaksanaan ibadah. Maturidiyah kewajiban tersebut berdasarkan penalaran akal. Paham tersebut tidak sesuai dengan aliran Murji`ah karena dalam aliran Murji`ah. Dalam perkembangannya aliran Maturidiyah terbagi menjadi dua aliran yaitu aliran Samarkand dan aliran Bukhara.

Dari penalaran tersebut. Menurut Al-Ghazali hal tersebut tidak seharusnya diterjemahkan secara langsung seperti bahwa Allah memiliki sejumlah anggota badan. dan maturidiyah yang sudah tercampur dengan logika yunani. tamsil. terdapat makna substansi lain yang merujuk pada pengertian dan 24 . Hal ini tersurat dalam nash yang bermakna lahirnya tanpa ta`til (peniadaan). uluhiyah. Dalam aliran Salafiyah meyakini bahwa asas pertama Islam adalah ke-Esa-an Allah yang meliputi tauhid rububiyah. dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah. dan asma`wa sifat. dan takyif. 3. mahzab kaum salaf tersebut mendapat kritik dari Al-Khatib Ibn Al-Jauzi yang tidak setuju apabila paham tersebut dijadikan sebagai mahzab teologi kaum salaf. Hal ini bertentangan dengan aliran mu`tazilah. maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. tasybih. Namun dalam perkembangannya. asy`aryah. Kepada Tuhannyalah mereka melihat.Artinya : Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Surat An-Nisa ayat : 48 Artinya : Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik. Mahzab tersebut memperlakukan Allah sebagaimana benda indrawi atau makhluk.9 Salafiyah Pendiri gerakan aliran Salafiyah adalah Ibnu Tamiyah dan Muhammad bin Abdul Wahab yang mengambil mazhab dari Imam Ahmad bin Hambal.aliran salafiyah mengajarkan bahwa semua akal memiliki fungsi untuk mendukung dan menguatkan dalail naqli seperti prinsip yang telah dipegang sebelumnya oleh kaum salaf dari kalangan sahabat dan tabiin. pemberian Allah dengan sifat-sifat inderawi mustahil bagi-Nya. 3. bagi siapa yang dikehendaki-Nya. ta`wil.

dan larangan-Nya. Hal tersebut adalah penjelasan tentang kesempuranaan penciptaaan. Mengenai penciptaan Allah menyatakan bahwa segala pencipta segala sesuatu dibentuk berdasarkan sebab diciptakannya. 3. dan mengutukinya serta meyediakan azab yang besar baginya. kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya. yaitu kemurkaan Allah kepada mereka. Dan manusia merupakan pelaku terhadap segala perbuatan dengan potensi yang telah diberikan oleh Allah. 2. Surat Al-Maidah ayat : 80 Artinya : Kami melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Misal kata “tangan” dapat diartikan tidak sebagai jism namun seperti “negeri ini berada di tangan penguasa”. Hal ini didasarkan pada Al-Qur`an : 1. Surat Al-Baqarah ayat : 210 25 . Surat An-Nisa ayat : 93 Artinya : Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam. perintah. dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka. Terdapat pendapat yang menyatakan bahwa mereka adalah sahabat-sahabat Nabi dan golongan Muhajirin dan Anshar yang mengikuti Sunnah Nabi. Allah tetap tidak menyukai maksiat dan menghendaki sifat terpuji. Salaf berarti terdahulu dan Ahlu Salaf adalah orang-orang terdahulu.perbuatan-Nya.

maka muncullah organisasi-organisasi Islam dengan nama yang bermacam-macam di seluruh Indonesia.blogspot. ALIRAN -ALIRAN DI INDONESIA Pada awal abad ke-20 muncul gerakan Wahabi yang dipimpin oleh raja Abdul Aziz Ibn Saud. Macam-macam nama aliran tersebut antara lain10 : 4. Ulama-ulama Jawi akhirnya membentuk organisasi sendiri. sebagai wadahnya pada waktu itu di Indonesia sudah ada Jam’iyatul Chair yang berpusat di Jakarta dengan cabang-cabangnya. ketenangan tanah suci Mekah menjadi terganggu. Nama Jam’iyatul Chair disesuaikan dengan Jam’iyah Al Chairiyah. diantara anggotanya antara 10 Diambil dari http://pagenjahan. Anggotanya terdiri dari keturunan Arab yang ada di Indonesia. tetapi rahmat yang diharap-harapkan itu tidaklah datang melainkan azab Allahlah yang datang.com/2011/06/aliran-aliran-islam-di-indonesia. Kemudian setelah SI terpecah menjadi SI merah yang bercorak komunis dan SI putih yang murni. Ulama-ulama Jawi pada awalnya menggabungkan diri dengan SI. Dan hanya kepada Allah dikembalikan segala urusan. Maka dalam kondisi yang demikian banyak ulama-ulama Jawi yang kembali ke Indonesia dan kemudian menyebarkan ilmunya ke seluruh Indonesia tahun 1916.1 Jam’iyatul Chair Didirikan pada tahun 1901 M di Jakarta sebagai hasil dari masuknya faham Syeh Muhammad Abduh ke Indonesia melalui majalah Al Urwatul Wutsqa. yang didirikan Syech Muhammad Abduh di Mesir.html dengan beberapa penghilangan sesuai kebutuhan. Al Irsyad dan SI (Sarikat Islam). Ar Robithah Al Alawiyah. Dan karena Belanda membatasi gerak Jam’iyatul Choir. karena terjadi perang dunia I pada tahun 1914-1918. 26 . IV. Organisasi ini kemudian berkembang maju. dan diputuskanlah perkaranya. dan juga Muhammadiyah yang berpusat di Yogyakarta. Dan hubungan tanah suci Mekah dengan Indonesia kemudian terputus. Untuk menampung ulama-ulama itu. maka ulama-ulama Jawi akhirnya meninggalkan SI karena Belanda mencurigai seluruh SI akibat SI merah melakukan kekacauan. *naungan awan bersama malaikat biasanya mendatangkan hujan artinya rahmat. sebagai perwujudan lahirnya alam pikiran Islam Modern di Indonesia.Artinya : Tiada yang mereka nanti-nantikan melainkan datangnya Allah dan malaikat (pada hari kiamat) dalam naungan awan*.

Kemudian SI dimasuki oleh orang-orang yang berjiwa komunis yang menyebabkan SI pecah menjadi SI putih yang murni dan SI merah yang berhaluan komunis.4 Muhammadiyah 27 . 4. Menginginkan pemerintahan sendiri. Aliran ini melakukan modernisasi dalam empat bidang. 4. Ahmad Dahlan dan HOS Cokroaminoto.3 Sarikat Islam (SI) Sebagai perwujudan kesepakatan dengan Syeh Ahmad Surkaty. Pada tahun 1016 M. Persis. Organisasi ini merupakan kelanjutan dari organisasi Jam’iyatul Chair yang terpecah menjadi tiga macam. Sarikat Islam mulai bergerak di bidang politik. sedangkan SI putih lalu meningkatkan namanya menjadi Partai Sarikat Islam Indonesia (PSII). Untuk menonjolkan unsur politiknya. arRabithah al Awaliyah dan Al Irsyad. Diantara simpatisan Al Irsyad antara lain Muhammadiyah. Akhirnya SI merah keluar dari SI dan membentuk Partai Komunis Indonesia (PKI).2 Al Irsyad Jam’iyatul Ishlah wal Irsyad atau disingkat Al Irsyad merupakan organisasi yang berdiri pada tahun 1914. maka SI ditingkatkan namanya menjadi Partai Sarikat Islam (PSI). Thawalib. Pada awalnya organisasi ini bernama SDI (Sarikat Dagang Islam) yang didirikan pada tahun 1911 di Solo di bawah pimpinan H. yaitu Jam’iyatul Chair. Jam’iyatul Washliyah. turut merundingkan soal pemerintahan. Samanhudin. yaitu Bahasa Arab. HOS Cokroaminoto kemudian mendirikan organisasi bernama Sarikat Islam (SI). Kemudian muncul pula organisasi yang berusaha menggabungkan semuanya yaitu Nahdlatul Ulama atau NU. tetapi adanya SI merah yang berhaluan komunis menjadikan keruhnya tanggapan masyarakat terhadap SI.lain KH. Pendidikan Agama Islam. Musyawaratut Thalibin. Dalam perkembangan selanjutnya di Indonesia muncul organisasi yang bermacam-macam tetapi mada intinya merupakan perkembangan dari dua organisasi sebelumnya yaitu organisasi simpatisan Al Irsyad dan organisasi simpatisan Ar Rabithah Al Awaliyah. Sedangkan simpatisan Ar Rabithah Al Awaliyah antara lain Persatuan Tarbiyatul Islamiyah. Pelajaran Agama. dan Ukhuwah Islamiyah 4.

Jamil Jambek dan Abdullah Ahmad di Sumatera Barat. tanpa madhab. dan Jam’iyatul Chair di Jawa. maka bersama-sama dengan SI yang dipimpin oleh HOS Cokroaminoto. A. H. Dahlan mendirikan Muhammadiyah di Yogyakarta. Abdullah Karim Amrullah kemudian menulis kitab Ushul Fiqh yang bernama Sullaman Mushul yang menerangkan tentang umat Islam tidak boleh puas dengan mengikuti adzab. tetapi harus berusaha ber-ijtihad sendiri langsung memetik hukum dari Quran dan Hadist.Sebagaimana kesepakatan dengan Syeh Ahmad Sukarty. Untuk mencapai tujuannya. Pendapat ini tidak disetujui oleh sebagian ulama yang kemudian para ulama berusaha membentuk organisasi baru yang bernama Tarbiyatul Islamiyah. Didirikan pula madrasah diniyah untuk putri. KH. maka diterbitkan pula majalah Al Munir yang antara lain berisi terjemahan Al Urwatul Wutsqo. Organisasi ini berusaha mengadakan modernisasi seperti yang telah dilakukan oleh Syeh Muhammad Abduh di Mesir.Muhammadiyah yang berasaskan Islambertujuan untuk menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam. 4.5 Thawalib Organisasi ini didirikan pada tahun 1907 oleh H.6 PERTI 28 . maka diadakan usaha-usaha antara lain : • • • • • Membentuk majlis Tabligh Mendirikan sekolah-sekolah Mendirikan majlis Tarjih Mendirikan panti asuhan dan PKU untuk mengurusi orang sakit Mendirikan organisasi Aisyiyah untuk kaum wanita 4. Abdul Karim Amrullah. sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenarnya. Aliran ini lebih menitikberatkan kepada masalah pendidikan dan pembentukan kader yang sanggup ber-ijtihad. M. Madrasah Diniyah didirikan untuk mendidik kader-kader. Abdullah Ahmad mendirikan Adabiyah School di Padang sebagai sarana untuk menyiarkan pikiran pembaharuan.

29 . organisasi PMT bergabung dengan Nahdlatul Ulama (NU). Karena itu sumber pemikiran NU tidak hanya Al Quran dan sunnah.7 PMT Dengan alasan yang sama terhadap Thawalib. tetapi juga menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik. Untuk menegaskan prinsip dasar organisasi ini. yang dijadikan sebagai dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial. PMT didirikan pada tahun 1930 di bawah pimpinan Syech Mustofa Husein Purbabaru. sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrem aqli (rasionalis) dengan kaum ekstrem naqli (skripturalis).Persatuan Tarbiyatul Islam (PERTI) didirikan di Sumatra Barat oleh ulama yang tidak setuju dengan Thawalib.H. Kedua kitab tersebut kemudian diejawantahkan dalam khittah NU. kemudian juga merumuskan kitab I’tiqad Ahlussunah Wal Jamaah. Usaha-usahanya antara lain : • • • Mendirikan Madrasah Menerbitkan majalah SUARTI (Suara Tarbiyatul Islam) Menerbitkan buletin Al Mizan Organisasi ini terus berkembang sampai proklamasi kemerdekaan RI dan menjelma menjadi Partai Tarbiyatul Islam dengan singkatan tetap PERTI.H. Hasyim Asy’ari merumuskan kitab Qanun Asasi (prinsip dasar). maka K. Setelah proklamasI kemerdekaan RI. Organisasi PERTI ditetapkan bermadzab Syafi’i. keagamaan. yang dipimpin oleh Syech Sulaiman Ar Rasuly. Organisasi ini dipimpin oleh K. 4. dan politik. 4. maka di Tapanuli didirikan Persatuan Muslimin Tapanuli (PMT) yang mengadakan kegiatan yang sama dengan PERTI di daerah Tapanuli. Hasyim Asy’ari sebagai Rais Akbar. NU menganut paham Ahlussunah waljama’ah.8 NU Nahdlatul Ulama (NU) adalah sebuah organisasi Islam terbesar nomor 1 di Indonesia yang berdiri pada 16 Rajab 1344 H (31 Januari 1926).

13Nahdhatul Wathan 30 . 4. yaitu Syafi’i Memberikan kebebasan kepada para anggotanya untuk beramal menurut faham masing-masing • Mengalihkan pemikiran umat Islam yang sedang sibuk mempermasalahkan chilafiyah kepada masalah da’wah yang sebenarnya. 4. Dalam perkembangannya organisasi ini menonjol dalam amar makruf nahi munkar.12PUSA Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA) merupakan organisasi yang melanjutkan usaha dari SI. Hassan di Bandung pada tahun 1923. Usahanya untuk meningkatkan kesadaran beragama dan membentuk kader dengan membuka sekolah dan madrasah. 4. terutama pemberantasan kemaksiatan. Program kerjanya antara lain : • • Menetapkan satu madzhab. Mengutamakan kegiatan di bidang da’wah hasil usahanya melahirkan organisasi da’wah besar. yaitu yayasan Zending Islam Indonesia. 4.9 PERSIS Sebagai akibat pembatasan gerak yang dilakukan oleh Belanda tehadap Jam’iyatul Chair.4. di Sumatera Utara. bertujuan untuk melaksanakan syariat Islam dalam masyarakat. Selanjutnya Musyawaratut Thalibin bergabung dengan MIAI atau Masyumi. Dan setelah Masyumi bubar. maka diadakanlah persatuan Islam (PERSIS) yang didirikan oleh A. serta meningkatkan syiar Islam dengan meningkatkan pendidikan. sebagian anggota Musyawaratut Thalibin ada yang bergabung dengan NU dan ada juga yang bergabung dengan Al Jam’iyatul Washliyah.11Jam’iyatul Washliyah Diresmikan pada tahun 1930.10Musyawaratut Thalibin Organisasi ini lahir di Kalimantan sebagai perkembangan lebih lanjut dari organisasi Sarikat Islam.

Usaha Nahdhatul Wathan adalah meningkatkan kesadaran beragama dengan membuka sekolah-sekolah.16TPI Taman Pendidikan Islam (TPI) didirikan pada tahun 1950 di Medan dengan ketua H.Organisasi ini didirikan di Nusa Tengara. Pada awal berdirinya menggunakan nama Centraal Zending Islam Indonesia. b. amal. Dalam Al-qur`an juga telah tersurat bahwa aliran Islam terdiri dari banyak aliran. 31 . Menghormati segala bentuk ajaran yang terdapat dalam setiap aliran dengan tidak mengganggu dan memaksakan kehendak orang lain agar mengikuti ajaran aliran kalam yang lain. badan ini menjadi otonom di dalam organisasi Al Jam’iyatul Wasliyah. 4. Pada tahun 1950 setelah MIAI dibubarkan. Mengerti mengenai segala ajaran mengenai aliran kalam dalam Islam. c. Riva’i Abd Manaf. yang berpusat di Medan. Hal ini membuat agar tidak menganggap buruk pada setiap aliran Islam yang lain. merupakan organisasi gabungan dari organisasi yang ada di Indonesia. Organisasi ini mementingkan pendidikan meliputi ilmu. 4. kemudian di Indonesiakan menjadi Majlis Tinggi Penyiaran Islam Indonesia.14MIAI Majlis Islam ‘Alaa Indonesia atau MIAI. sebagai kelanjutan dari SI. Hikmah yang diharapkan dari penjelasan tersebut antara lain : a. V. dan maal. HARAPAN Berdasarkan penjelasan mengenai berbagai macam aliran kalam yang terdapat dalam Islam terdapat berbagai hikamah yang dapat diambil.15JZII Yayasan Zending Islam Indonesia (JZII) adalah suatu badan yang dibentuk sebagai pelaksana dari hasil keputusan MIAI tentang zending Islam. 4. dengan sasaran orang-orang yang bekerja di perkebunanperkebunan Belanda.

dan sifat-sifat Tuhan11. Fakultas Syari`ah dan Hukum. keadilan.html. KESIMPULAN Ilmu kalam adalah ilmu yang membahas mengenai aqidah dasar Islam. [2] David Susanto. Madrasah Aliyah Negeri Kandangan.wordpress. Teologi Islam : Aliran-aliran. diakses tanggal 8 November 2011.com/aliran-maturidiyah/. [3] Harun Nasution. satu syariah. diakses tanggal 9 November 2011. Masing-masing aliran tersebut memiliki ajaran dan doktrin yang berbeda satu sama lain. 11 Nasrah. Universitas Islam Negeri. REFERENSI [1] Agung. dkk. masalah wahyu. Jurusan Bahasa Arab Fakultas Sastra. kehendak dan perbuatan Tuhan. [6] http://istanailmu.blogspot. akal. kufur. hal 2 32 . Makalah Aqidah Akhlak. Setiap aliran kalam memiliki makna dan dasar sendiri dalam menetapkan aliran pokok untuk setiap aliran kalam.d. Jakarta.com/2010/04/aliran-asyariyah. diakses tanggal 8 November 2011. 1983.com/2011/02/12/aliran-mu%e2%80%99tazilah-asal-usul-dan-al- ushul-al-khamsah/html. dan satu akhlaqul karimah. VII. sejarah analisa perbandingan. e. Namun semenjak peninggalan Nabi Muhammad SAW. [5] http://delsajoesafira. [4] http://bundahomepage. Keadaan tersebut melahirkan banyak macam-macam aliran kalam dalam Islam. Universitas Sumatera Utara. dkk. iman. dikatakan bahwa segala sesuatu merupakan berasal dari Allah dengan pendapat setiap ulama yang berbeda namun memiliki satu tujuan yaitu beriman kepada Allah. Kalam dan Sekte-sekte Dalam Khawarij. UI Press. Pada awalnya umat Islam adalah umat yang satu aqidah. mulai muncul beberapa perselisihan antar umat Islam khususnya mengenai aqidah. Makalah Aliran Asy`ariyah. Dari penjelasan tersebut. VI.

diakses tanggal 9 November 2011.blogspot.com/artikel/kisah-islami/aliran-salafiyyah/.wordpress. Universitas Sumatera Utara. Kalam dan Sekte-sekte Dalam Khawarij.wordpress.com/2011/06/aliran-aliran-islam-di-indonesia.html.wordpress. diakses tanggal 3 November 2011. diakses tanggal 9 November 2011.com/2011/01/23/aliran-kalam-dalam-islam/. 33 .com/2010/06/15/faham-qadariyah/. diakses tanggal 9 November 2011. [8] http://khofif.[7] http://kapanpunbisa.com/tag/aliran-kalam-dalam-islam/feed/. Jurusan Bahasa Arab Fakultas Sastra.html.blogspot.rdemha65. [13] Nasrah.html. diakses tanggal 3 November 2011. [12] http://salwintt.blogspot. [14] www. [9] http://pagenjahan.com/2011/09/aliran-qadariyah.com/2009/03/persoalan-kalam-satu. diakses tanggal 9 November 2011. diakses tanggal 16 Januari 2011.wordpress. [11] http://ihsan26theblues. [10] http://pemudapersisgarut.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful